UAS PTM DES 2017

UAS PTM Des 2017

PTM Sistem Sentral Pendingin, Stress-Strain Logam dan Sambungan Mekanik

Teks ini adalah soal Ujian Akhir Semester bagi mhs Reguler mata kuliah Pengantar Teknik Mesin 2017.

Tuliskan di bagian atas hal pertama lembar jawaban anda, Nama, NPM, Email, Nomor HP/WA, Nomor group.

Tugas UAS ini dikerjakan di rumah secara individual, boleh buka buku, buka catatan, buka akses internet. Dilarang keras copy/paste.

Diposting di blog tanggal 14 Des 2017 jam 20.00. Dikumpul melalui kordinator kelas (langsung ke kord dari masing2 anggota tanpa mel ketua group). Selanjutnya kord meringkas file (di Zip) jadi satu, dan mengirim filezip ke dosen, tanggal 17 Des 2017 (Ahad) jam 17.00. Agar tidak terlalu besar harap filenya dibagi 2. (Group 1 s/d 8 satu filezip, group sisanya satu filezip). Kerjakan semua dengan MSWord 12 pt 1,5 spasi jenis huruf TMR dan/atau Arial. Mereka yg terlambat mengumpulkan, tidak akan diperiksa.

Soal 1 (10%)

Sampaikanlah pendapat anda (0,5-1 hal) tentang kuliah Pengantar Teknik Mesin setelah menyelesaikan kuliahnya selama satu semester ini.

Soal 2 (45-50%).

Anda telah mempelajari system pendinginan refrigerasi yang sederhana untuk rumahan. Untuk system yang lebih besar atau sentral, metodenya sedikit berbeda walau prinsipnya sama. Agar supaya system besar lebih efisien maka sentral tata-udara gedung tinggi menggunakan mesin pendingin yg disebut CHILLER yg gunanya utk mendinginkan air s/d 3-5 dgC.

  1. Jelaskan fungsi dan prinsip kerja dari unit Chiller ini, gunakanlah gambar atau ilustrasi skematik.
  2. Jelaskan dengan menggunakan kata-kata anda sendiri, fungsi dan prinsip kerja dari beberapa peralatan EQUIP dibawah ini. Namun sebelum itu lihat dulu, no mhs anda, bila digit akhir 0-3 (EQUIP= Pendingin kotak mayat 10 lt). Digit 4-6 (EQUIP=Coldstorage). Digit 7-9 (EQUIP=Pendinginan daging, softdrink, sayur dll di Hypermarket).
  3. Chiller anda terkadang membutuhkan COOLING TOWER, jelaskan dengan gambar prinsip kerja alat ini.

Soal 3 (30-35%,  3-1   2/3 dan  3-2   1/3).

  1. Gambar dan jelaskan (eksplor) mengenai diagram Stress-Strain dari material Metal. Termasuk didalamnya beberpa titik penting yg menunjukkan kekuatan material itu terhadap beban Tarik dan geser. Petunjuk, ingatlah akan titik-titik penting P-E-Y-U-B, Ductile and Brittle, Young Modulus.
  2. Klien meminta anda untuk menyambung dua pelat baja dg ukuran 50 cm x 50 cm, carilah solusi yg terbaik utk penyambungan tetap dari bahan diatas.

Soal 4 (10%).

Gunakan logika anda untuk menjawab pertanyaan berikut, mengapa Indonesia tidak mempunyai industry mobil dan/atau motor, padahal kita memerlukan banyak kendaraan angkut dan transportasi darat. Sejauh ini kita hanya jadi konsumen saja dan tidak pernah bisa untuk menjadi produsen.

Iklan

Tidur di Pelukan Ibu

 

Sebuah foto yang menggerakkan dunia!
Di Irak, seorang gadis kecil menggambar foto ibunya di lantai panti asuhannya. Dia dengan hati-hati melepaskan sepatunya, meletakkan tubuhnya di dada ibu dan tertidur … Saya benar-benar tidak tahu bagaimana menggunakan bahasa manusia untuk menafsirkan gambar seperti itu. Apakah kita masih memiliki cukup alasan untuk mengeluh tentang kebahagiaan? Hargai apa yang kita miliki sekarang. Sebenarnya, kebahagiaan bisa sederhana!

tidur 186b169c-7aba-4cd3-9e39-b97c86f0f889

Take Home Ex Final 111217 Intro ME

Final Examination Raldi

Take Home Examination
Introduction to Mechanical Engineering

Facilitator : Raldi A. Koestoer

Write in the first case above, Your Name, NPM, Email, Mobile Phone No., Group No.

Conditions: This take home examination must be done individually. Open book, open note, open internet, it is forbidden to copy-paste.

Date issued Sunday 10 December 2017. Should be collected from the classroom (every student) direct to the  coordinator and then coordinator to teacher Wednesday 13 Dec 2017 at 16.00. Working with 12 points MSWord Times N Roman typeface.

Problem 1 (10%)
Explain briefly (0,5-1 page), after completing the course, what is your opinion about this subject Introduction to Mechanical Engineering,

Problem 2 (45-50%)
You’ve been studied the cooling system of mechanical refrigeration for the small system. For the big or central system, the method is slightly different than that of the small one. For having an efficient system we use a big cooling machine called CHILLER. Its function is to produce a cooling (or chilled) water until its temperature achieved 3-5 dgC.

(A) Explain with figure as we discussed in the class, the working principle of this CHILLER cooling machine, with four main components of mechanical ref system.

(B) Explain in detail with your own words, complete with figures or schematics illustration,the  functions and the working principles of  the following  components. See first, the last digit of your NPM (Student’s number). If your last digit include or in between of: 0-3: please choose [cooling system for a tenth storeys building], 4-6  COLD-STORAGE System, 7-9 Cooling system for a hypermarket.

(C) Your CHILLER sometimes need a COOLING TOWER, please explain with figure the working principle of a cooling-tower.

Problem 3 (30-35%)
Explain with figure (a 2/3 and b 1/3)

  • Figure out and explore a Stress and Strain diagram of a metal material, include several points important which shows the strength of material due to tensile and/or shear stress. Notes: remind Stress, Strain, Points P-E-Y-U-B, Ductile and Brittle, Young Modulus.
  • People ask you to make a realization of a fix joint of two steel plates similar sizing of 50 cm x 50 cm, so please explain what should be done and depict the best solution.

Problem 3 (10%).

Now use your logical thingking to answer this question, why Indonesia do not have an automobile or automotive industry eventhough this country since longtime need a lot of car and/or motorcycle. So far this country stay and always become a consumer, never be a producer. 0,5 – 1 page.

 

Kesan MPKTB14 S304 2017

Sebelum kelas berakhir, saya minta kepada semua peserta kelas MPKT B14 yang berlokasi di gedung S304, untuk menuliskan kesan, pesan, saran, curhat, kritik atau apa saja, cukup 1 halaman. Tulisan mhs ini boleh pakai nama atau anonim tanpa nama, sehingga tidak ada kekuatiran akan mempengaruhi nilai mereka. Kenyataannya tidak ada yg menulis dengan anonim, semua dengan gamblang menuliskan namanya.
Beberapa diantaranya saya paparkan dibawah ini dengan memilih berdasarkan panjangnya, artinya saya tidak memasukkan mana yg saya suka tapi memilih random berdasarkan panjangnya (lebih dari 1 halaman).

Silakan menyimak tulisan atau kesan-kesan mereka.

NAMA : KEYSIA JUNE ELEXIA
NPM : 1706985464
KELAS : MPKT-B 14

PESAN DAN KESAN SELAMA DI KELAS MPKT-B 14

Tak terasa sudah di penghujung semester satu, banyak sekali cerita dan pelajaran yang saya dapatkan selama berada di kelas MPKT-B 14. Terutama dari Prof. Raldi yang telah memberikan banyak cerita, pengalaman hidup, dan pelajaran yang dapat saya jadikan bekal di masa depan. Saya begitu terharu ketika Prof. Raldi memberikan nasihatnya kepada seluruh mahasiswa di kelas pada hari Rabu, 29 November 2017 lalu. Hari itu adalah hari terakhir kami belajar di kelas S 304. Nasihat dan kata-kata yang dilontarkan oleh Prof. Raldi hari itu sangat menyentuh hati saya dan akan selalu saya ingat. Di hari itu, bukan hanya nasihat yang diberikan oleh beliau, namun juga sebuat penampilan mengagumkan. Ketika Prof. Raldi mulai memainkan lagu My Heart Will Go On dengan gitarnya, saya tak kuasa menahan rasa haru yang ada di dalam hati saya, air mata saya pun jatuh.
Hari itu merupakan hari yang penuh kenangan untuk saya. Di satu sisi saya merasa senang atas canda tawa kami pada hari itu, di sisi lain saya merasa sedih karena harus berpisah dengan mereka. Banyak sekali cerita dan kenangan yang saya rasakan di kelas MPKT-B 14. Senang, sedih, semua pernah saya rasakan di sana. Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan betapa beruntungnya saya karena pernah berada dan bertemu dengan keluarga besar MPKT-B 14. Menurut saya, Prof. Raldi adalah orang yang sangat menginspirasi. Beliau telah menginspirasi banyak orang, terutama saya, sebagai mahasiswanya.
Mungkin sedikit pesan saya untuk teman-teman semua, baik dari Departemen Sipil maupun Metalurgi, jangan pernah lupakan teman-teman MPKT-B 14, karena baik senang maupun susah telah kita lewati bersama di bawah bimbingan dosen terhebat kita, Prof. Raldi dan jangan berhenti mengejar cita-cita kalian, teruslah semangat.
Dan semoga mendapat jodoh yang baik. Aamiin.

Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Prof. Raldi Artono Koestoer atas segala ilmu yang telah Prof. berikan dengan tulus dan ikhlas. Terima kasih atas cinta yang Prof. salurkan kepada seluruh mahasiswamu dan pengabdianmu terhadap umat manusia begitu luar biasa. Semoga apa-apa yang Prof. impikan dapat tercapai dan semoga Prof. dan keluarga selalu berada di bawah lindungan Allah SWT. Aamiin.

For our best teacher, Prof. Raldi Artono Koestoer.

-0-

Image may contain: 7 people, people smiling, people standing

Aloysia Elva Ardina

DTI 2017
NPM : 1706985426
aloysia.elva@ui.ac.id

• Kritik :
Menurut saya tidak ada kritik dari pembelajaran MPKT-B yang selama ini saya jalani. Seringnya tayangan layanan inkubator gratis justru mengingatkan diri saya agar kelak saya sebagai seorang engineer harus melakukan suatu misi sosial untuk life improvement. Tayangan inkubator gratis pun mengajarkan saya sebagai seorang engineer agar dalam menyelesaikan permasalahan harus dipikirkan solusi yang efektif dan efisien (incubator yang cost-less, portable) tanpa mengurangi nilai dari kualitas.
• Saran :
Pembelajaran MPKT-B selain ditekankan dalam pemecahan masalah dengan diskusi dalam kelas bisa pula dilakukan praktek lapangan dalam skala kecil sehingga makna pembelajaran lebih terasa nyata.
• Pesan & Kesan :
Dalam MPKT-B ini, saya dilatih untuk menyelesaikan masalah sekitar saya yang selama ini tidak saya sadari. Dengan demikian tujuan saya sebagai seorang engineer pun semakin jelas dengan adanya beberapa arahan dari pembelajaran MPKT-B karena saya dilatih untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan dari kasus-kasus yang diberikan. Semoga apa yang telah ditanamkan Professor Raldi benar-benar bisa saya olah dan kembangkan untuk kemajuan bangsa saya sendiri, Indonesia.

-0-

Assalamu’alaikum, Prof. Raldi.
Semoga kesehatan dan kesejahteraan selalu menyertai Anda.
Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya untuk satu semester yang sudah kita lewati bersama, dengan Prof. Raldi yang senantiasa memberikan kami ilmu. Tidak hanya ilmu, Anda juga merupakan seseorang yang sangat inspiratif. Dengan proyek sosial incubator gratis, Anda berhasil membuat kami para mahasiswa baru Fakultas Teknik untuk mengubah mind-set. Bahwa sebenarnya, pengetahuan dan ilmu yang kita miliki itu tidak hanya berguna bagi masa depan kita, tetapi juga berguna bagi masa depan orang lain. Semua tergantung pada pribadi kita sendiri, ingin memperkaya diri atau menjadi berguna bagi masyarakat. Benar, kan, Prof?
Hal lain yang selalu Anda tekankan adalah bahwa sudah seharusnya para anak daerah seperti saya setelah selesai belajar hendaknya balik ke kampong halaman untuk melakukan perubahan. Dan saya bertekad untuk melaksanakan itu suatu saat nanti, Prof.
Kesan selama dididik oleh Prof. Raldi selama ini adalah menyenangkan. Anda berhasil menciptakan kondisi kelas yang nyaman, sehingga walaupun kami berasal dari departemen yang berbeda, tidak ada rasa canggung di antara kami dan semua dapat berbaur dengan baik. Perkataan Anda yang terkadang terkesan gokil dan lucu pun semakin mencairkan suasana kelas.
Saya juga mengagumi kemampuan Anda bermain musik. Juga ide tentang menyanyikan lagu kebangsaan setelah kelas selesai. Menurut saya itu adalah hal yang kreatif. Salah satu cara untuk menumbuhkan semangat nasionalisme tanpa perlu berkoar-koar dan berbicara panjang lebar. Semoga hal ini bisa dicontoh oleh dosen yang lain.
Pesan saya, semoga Anda tetap menjadi dosen yang baik, keren, gokil, dan disukai oleh mahasiswa dan mahasiswinya. Semoga Prof. Raldi tetap sehat dan diberikan keberkahan umur. Semoga tetap dan selalu menjadi sosok inspiratif yang menginspirasi orang lain. Semoga incubator gratisnya dapat berkembang menjadi lebih baik dengan jaringan yang lebih luas.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih.
Maafkan saya kalau mungkin selama ini belum menjadi mahasiswi yang ideal.
Cut Rana Aldila P

-0-

Image may contain: 24 people, people smiling, people standing and indoor

Sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri , nama saya Jihan Shohwatu Darussalam. Seorang mahasiswa angkatan 2017 yang sejak sekolah menengah pertama menjadikan Universitas Indonesia sebagai salah satu universitas harapan , tempat impian saya menemukan serta mengembangkan diri. Tentu sebagai seorang mahasiswa baru , pertama tama saya merasa sangat bersyukur dapat menjadi mahasiswa Fakultas Teknik, khususnya Teknik Industri Universitas Indonesia. Sebagai seorang mahasiswa baru pula ,sejak awal saya menginjakan kaki saya di fakultas kebanggaan ini saya merasa saya amat terfasilitasi , baik itu dengan infrastruktur yang ada di Fakultas Teknik maupun mata kuliah, serta dosen – dosen yang mengajar.
Dari segi infrastruktur saya merasa beruntung bisa mendapatkan kelas dan lab yang nyaman serta fasilitas lainnya. Dari segi mata kuliah yang disediakan dan dosen dosennya yang menjadi fasilitator pun saya merasa amat beruntung. Pada awal masuk kuliah, saya merasa khawatir apa saya dapat beradaptasi dengan baik di universitas ini, selain itu ada satu hal yang membuat saya cukup bingung sekaligus penasaran ,yaitu salah satu mata kuliah yang terdengar asing dan tak umum, MPKT . Dan pada semester awal ini kebetulan sekali saya mendapatkan MPKT B.
Di kelas MPKT B say diberi motivasi, dipandu atau dibekali untuk mengenal sistem belajar dan mengajar seorang mahasiswa yang benar bagaimana. Saya diperkenalkan sistem student center learning bukan lagi teacher center leraning. Dimana perbedaan dua metode tersebut amat signifikan. Saya pun diajarkan untuk bekerja sama melalui kelompok kelompok yang disediakan , baik itu focus group maupun home group. Dikelompok itu pula saya belajar bagaimana berdiskusi, berani mengeluarkan pendapat serta menjadi pendengar yang baik bila ada saran dan kritik dari teman satu kelompok saya. Tak hanya itu pula , saya dilatih bagaimana manyampaikan suatu presentasi dengan baik. Penggunaan kalimat serta pemanfaatan waktu yang baik, serta menarik perhatian audience agar mereka mau mendengarkan informasi yang akan saya sampaikan. Mungkin pada awalnya mata kuliah ini terdengar sederhana, tetapi hingga akhir semester awal ini saya benar benar merasakan manfaat yang ada dengan mempelajari MPKT B ini. Tidak hanya dosen MPKT B saya, saya merasa mendapatkan dosesn dosen dengan metode pengajaran yang dapat saya paami, baik itu dosen kalkulus ,PTI,MPKT Bahasa inggris,dsb.
Saya berharap mata kuliah MPKT B dianggap penting pula setara dengan mata kuliah lainnya. Karena bila sejak awal seorang mahasiswa tidak diperkenalkan bagaimana metode perkuliahan , cara belajar dan mengajar yang ada, akan sulit untuk seorang mahasiswa baru beradaptasi serta berkembang.
Semoga MPKT B buakn sekedar melulu belajar tentang teori, tapi seperti yang diajarkan prof Raldi. Mengenai aksi nyata yang bermakna, terima kasih prof, semoga saya dan teman teman bisa melanjutkan perjuangan.

-0-

Yang terhormat, Prof Raldi
Assalamu’alaikum Wr.Wb Prof Raldi, salam sejahtera dan semoga Prof selalu dalam keadaan yang sehat selalu. Perkenalkan Prof nama saya Hikam Angga Saputra dari Departemen Teknik Metalurgi dan Material, mohon maaf sebelumnya Prof izinkan saya menulis surat ini dengan memperkenalkan nama saya Prof.
Jujur, saya sebenarnya ingin sekali bertemu dengan Prof Raldi dengan maksud untuk berbincang-bincang/mengobrol-ngobrol. Ada begitu banyak hal yang ingin saya tanyakan dan saya ingin tahu mendalam tentu dengan pengalaman yang begitu banyak yang Prof miliki.
Pada awalnya saya adalah tipikal orang suka dan sering sekali bekerja di belakang layar, dalam organisasi dan dalam kegiatan apapun. Saya senang, hasil yang saya kerjakan bisa membuat orang yang bekerja/berorganisasi dengan saya merasa bangga. Orang lain pun tidak ada yang mengetahui dengan semua proses yang ada dan hasilnya yang mereka nilai, yang ada hanya mereka menganggap bahwa itu adalah hasil dari tim/organisasi mungkin tidak sepenuhnya karena ada juga yang menganggap bahwa itu hasil dari satu ataupun sebagian orang saja yang mereka nilai turut ambil dalam organisasi tersebut, dan orang lain pun tidak terlalu mengaggap bahwa ada orang di belakang layar yang mungkin turut ambil yang begitu besar dalam terciptanya hasil tersebut. Apa arti sebauh pujian jika dibandingkan dengan niat kita untuk memberikan pengaruh positif dan berkontribusi untuk orang lain tanpa tau bahwa itu kita yang melakukannya, karena itu merupakan sebuah kebahagian sederhana yang kita peroleh, mungkin itu pandangan orang-orang dibelakang layar.
Saya ingin berkata bahwa saya sangat beruntung bisa menggali ilmu dari kelas MPKT-B ini. Tujuannya jelas, berpikir kritis, menganalisa, bekerja-sama, mencari solusi untuk memecahkan sebuah permasalahan dan diharapkan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui cara kita berpresentasi di depan dan berdiskusi bersama-sama membuat diri saya pribadi menjadi berubah, yang awalnya saya hanya bekerja di belakang layar dan mungkin hanya sendiri bekerja, akan tetapi dengan MPKT-B ini saya dan yang lain bisa memecahkan masalah secara bersama-sama dan orang lain pun menilai bahwa itu merupakan hasil bersama tidak ada yang dipandang lebih ataupun dipandang tidak ada kontribusinya padahal berkontribusi besar.
Awal masuk kelas MPKT-B saya ingat ketika Prof Raldi pertama kali memperkenalkan hasil karya Prof dan tujuan dari itu semua. Jujur menurut saya, itu adalah sesuatu yang brilliant yang belum pernah saya lihat. Saya sebelumnya sudah tau inkubator itu apa, fungsinya apa, dan bentuknya apa, tapi yang saya kagum adalah sebuah niat dan tujuan yang menurut pandangan saya wow that’s amazing. Sulit untuk menemukan orang yang mempunyai niat dan tujuan seperti Prof Raldi di zaman sekarang ini. Orang tentu bisa juga membuatnya, akan tetapi tujuannya lain yaitu untuk mengkomersialkan produknya sendiri dan untuk keuntungan sendiri. Jujur, saya iri Prof dengan apa yang Prof telah berikan untuk Indonesia ini, saya seharusnya malu sebagai pemuda belum bisa memberikan kontribusi saya untuk Indonesia. Saya merasa bersyukur bisa berkuliah di Universitas Indonesia dan mendapatkan mata kuliah MPKT-B, banyak sekali ilmu yang dapat diperoleh salah satunya dan besar manfaatnya yaitu salah satunya membangun sebuah kesadaran. Kesadaran yang dimaksud adalah rasanya kepedulian terhadap setiap masalah dalam konteks ini adalah yang dihadapi Indonesia. Sulit sekali membangun sebuah kesadaran terutama pemuda dan generasi saat ini yang orientasinya hanya ke diri sendiri. Pada awalnya saya bepikiran bahwa masalah yang ada di Indonesia biarlah pemerintah yang mengatasi, tapi saya merasa dan termotivasi dari orang-orang yang sadar dengan kepedulian bahwa point yang disasar adalah generasi pemudanya yang harus turun tangan. Buat apa tinggal di sini tapi tidak bisa memberikan kontribusi apa-apa, hanya menikmati, bersenang-senang, tinggal dengan fasilitas lengkap dan enak, padahal diluar sana orang-orang sedang mengalami kesulitan sampai setiap waktu dan materi yang mereka miliki sangatlah berharga. Miris rasanya melihat mereka harus berjuang dengan pilihannya antara mereka bisa bertahan atau tidak bisa bertahan untuk hidup jika dibandingkan dengan orang-orang yang hidup dengan keadaan berlebihan, hidup nyaman dan enak, fasilitas lengkap, dan hidup sangat terjamin. Tidak adil rasanya bagi mereka, bukan karena salah mereka yang sejak dari awal tidak berjuang akan tetapi sarana fasilitas dan keterbatasan yang mereka miliki yang menghalangi perjuangan awal mereka untuk hidup sejahtera.
Seorang ibu dan anak di daerah Kukusan Beji yang hidup di pinggiran jalan raya, duduk dan beristirahat di pinggir jalan raya yang sehari-hari banyak kendaraan lewat dengan kencang. Dan seorang kakek-kakek tua yang duduk di dekat jalan raya di daerah Puspiptek, Tangerang Selatan berharap ada seseorang yang mau membantunya. Sebuah cambukan bagi pemuda Indonesia dan khususnya bagi saya bahwa ini Indonesia kami, ini keluarga kami juga, kami harus mampu berbuat dan turun tangan untuk membantu mereka, menjadi agen perubahan, dan sesederhannya memberikan kebahagian bagi mereka dengan membuat sebuah senyuman mereka, karena ini merupakan tugas dan kewajiban kami sebagai pemuda.
Terima kasih banyak Prof atas segala ilmu, nasihat dan masukannya selama ini. Cita-cita kami masih panjang, tujuan kami masih banyak dan kewajiban serta tanggung jawab kami masih besar. Doakan kami agar selalu berada di jalan yang lurus dan mendapatkan keberkahan. Doakan kami juga agar dapat bermanfaat bagi orang lain dan Indonesia seperti yang telah Prof lakukan. Mohon maaf apabila kami bersikap salah dan tidak mengenakan, kami akan terus belajar dan belajar. Terima kasih sekali lagi Prof Raldi.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb

-0-

Beberapa foto:

Penanggulangan Eceng Gondok

Mantan murid S2 yang sekarang jadi Dekan FT Univ Khairun Ternate, mengirim pesan WA, bunyinya begini: ” Pak Raldi, di kampung saya Ternate ada danau luasnya 150 hektar, tapi ada problem disana yaitu Eceng Gondok. Apakah bisa mencarikan solusinya ?”. Langsugn saya jawab: ” Siiiaaaappp”. Padahal saya belum tahu gimana solusinya.

Nah ini saya mulai dengan mengumpulkan informasi dulu.

http://papuapeacenews.blogspot.co.id/2013/11/upaya-penanggulangan-dan-penanganan.html

https://pesonarawapening.wordpress.com/2012/02/13/kerajinan-enceng-gondok/

 

-0-

Nanti setelah cukup info, baru kita pilih jalan mana yang sebaiknya ditempuh.

Sementara itu dulu.-

Inkubator Gratis to India

Quoting Mahesh Prasad M <orionmahesh@gmail.com>:

Hi

Good Day!

Firstly I introduce myself as a Entrepreneur providing Event and Branding Solutions in Bangalore India.
Glad to inform that I came across Inkubator Gratis in a program on TV channel NHK Japan.
Currently India stands at No 1 position for Premature Deaths in the world and I believe that Inkubator Gratis being available free to the poor
is a boon to Indian newborns.
I am very inspired by the work and values of Dr Raldi Koerster.I wish to have a  Foundation established providing Free Incubator Rental  Facility
established in India.
 Hence please provide the details of the person whom I can Interact with further in regard to manufacture, Service and maintenance of Incubators.
Thanking You,
Best Regards

Mahesh Prasad.M

Entrepreneur/ Consultant
No 1x/yy, Udani Layout, Cambridge Road,
Bangalore, India
-0-
Dear Mr. Mahesh Prasad,
We are pleased to receive the acknowledgment for our activity initiated by Prof. Raldi Artono Koestoer from all the countries over the planet-earth, especially India, which has the highest rate of premature babies.
As what we have been dreaming of, after reaching 300-400 cities in Indonesia entirely, we are willing to spread it over the Equatorial Belt due to the identical climate with Indonesia, mainly in the developed and poor countries.
No commercialization in our activity. In other words, the product is not to be turned into earnings, but to offer an opportunity to all premature and yellow babies to survive. We are settling with SMEs (small-medium enterprises) during the manufacture.
Can we help anything in order to fulfill your aim to establish a foundation for lending the incubator freely? For further necessary lead, you can have a contact with Ibnu Roihan (called as Rehan), the one in charge for production and technical thing, also maintenance of Grashof Incubator (in which we named it), through e-mail (rehan@inkubator-gratis.org).
Warm Regards,
Raldi artono Koestoer
Yayasan Bayi Prematur Indonesia
Tim Inkubator UI

Testimoni dari Loughborough University

Hai. Anda jadi contoh kuliah saya di Loughborough University

From Surya Mxxxx <S.xxxxx@lboro.ac.uk>
To koestoer@eng.ui.ac.id 
Date Wed 23:25

 

Assalamu’alaikum Prof. Koestoer,

Cuman mau kasih tau kalo anda jadi contoh seorang Social Innovator yang berhasil dari negara berkembang di salah satu kuliah saya.

Didit.

NB: Seperti anda, saya juga seorang Alumni Perancis dari BPPT-OFP 1986-1992.  Anda dulu pernah mengajar Fisika untuk persiapan kami berangkat ke Perancis di BAL – Menteng.  Saya dulu malah pernah main ke Lab Bapak ketika masih di Salemba.  Saya sangat mengerti inovasi yang bapak hasilkan karena anak ke dua saya lahir premature usia 6 bulan kehamilan. Bila tidak ada incubator dia mungkin tidak selamat. Untung kami menetap di Inggris, jadi semua gratis. Coba di Indonesia, nggak bakal selamat anak saya itu. BTW, kegiatan saya sekarang mengajar Manajemen Teknologi dan Inovasi di Loughborough University, Inggris. Sekian dulu nanti disambung.

-0-

Berikut Info dari India.

Hi

Good Day!

Firstly I introduce myself as a Entrepreneur providing Event and Branding Solutions in Bangalore India.
Glad to inform that I came across Inkubator Gratis in a program on TV channel NHK Japan.
Currently India stands at No 1 position for Premature Deaths in the world and I believe that Inkubator Gratis being available free to the poor
is a boon to Indian newborns.
I am very inspired by the work and values of Dr Raldi Koerster.I wish to have a  Foundation established providing Free Incubator Rental  Facility
established in India.
 Hence please provide the details of the person whom I can Interact with further in regard to manufacture, Service and maintenance of Incubators.
Thanking You,
Best Regards

Mahesh Prasad.M

Entrepreneur/ Consultant
No 12/23, Udani Layout, Cambridge Road,
Halasuru,Bangalore -560008,Karnataka,India.

Mengundang Raldi A. Koestoer

Sejak 4-5 tahun terakhir ini, karena aktivitas Sosio-teknopreneur yang kami jalankan, undangan dari berbagai pihak berdatangan yang pada dasarnya meminta kami (Tim Inkubator UI) menjadi pembicara atau narasumber. Hal ini terutama adalah karena TINDAKAN NYATA yang kami lakukan dalam menolong bayi prematur dngan meminjamkan secara GRATIS inkubator GRASHOF yang spesial (Portable home incubator, berat 13 kg dan Power hanya 50 Watt saja). Sampai dengan akhir 2016 sudah 1500 bayi tertolong. Perlu diketahui bahwa per Oktober 2017 ini jaringan agen relawan peminjaman gratis inkubator bayi ini telah tersebar di 59 kota mulai dari Aceh sampai Papua.
Jurnalis media massa juga berdatangan baik cetak maupun elektronik. Bisa kami ambil contoh media elektronik TV dan Radio yang pernah datang ke markas kami, misalnya Metro-tv (Kick-Andy, 360 dan Good News for Today), SCTV (nominasi award 2014), TVRI (produk DN), Net-TV (IMS Ind Morning Show), DAAI-TV (Berita siang dan satu lagi saya lupa), Kompas-TV (Sapa Indonesia), Trans 7 (Hitam putih – Deddy Corbuzier), Indonesia CNN Heroes.
Beberapa kantor berita dan TV Luar Negeri, misalnya AFP (Agence France Presse – Prancis), NHK Jepang dan Zoomin-TV Belanda (Local heroes). AFP kemudian membroadcast liputannya sehingga disiar-ulang di 20 negara (UK, Hungaria, Afsel, Afrika utara, Vietnam, Thailand, Malaysia, China, dll..).-
Boleh coba untuk di klik:
CNN : https://www.youtube.com/watch?v=nfJ_F57YWWo&t=1279s
Trans 7 : https://www.youtube.com/watch?v=JNW49lTJ5AY
Kompas TV: https://www.youtube.com/watch?v=A5dEWjMml3w

Terbitan media cetak juga banyak, diantaranya: Jawapos, Tabloid Nova, Majalah Muslimah Bandung. Tentu saja masih banyak lagi.
Permintaan ceramah juga banyak berdatangan dari Jabodetabek dan Luarkota. Diantaranya yang luarkota adalah, Bangka, Kudus, Jokja, Makassar, Bogor, Balikpapan. Tentu saja sebagai Narasumber LPDP (lembaga Pengelola Dana Pendidikan – Kemenkeu) juga sudah sering kami lakukan bahkan mungkin sudah lebih dari 10 x Ceramah disana (Cibubur tempat diklat LPDP).

Dari uraian diatas jelaslah manfaat dari apa yang kami sampaikan. Tujuan kami yang utama adalah menolong bayi prematur dengan menminjamkan inkubator secara gratis dan utamanya adalah menolong orang yang tidak mampu.

Konten

Ceramah ini k.l. berisikan:

Sosio-teknopreneusip, Aktivitas global dan terintegrasi peminjaman gratis inkubator utk kalangan pra-sejahtera, Bagaimana R & D nya, manufaktur batch-production, Jaringan relawan di 59 kota, Bagaimana dg pembiayaannya, siapakah agen relawan itu, dampak positif krn banyak yg terinspirasi shg rakyat tertolong, Pengembangan dan roadmap selanjutnya. Dst…

Durasi
Ceramah kami biasanya memakan waktu 1 jam, kemudian untuk tanya jawab 30 menit, sehingga total waktu adalah 1,5 jam. Namun seringkali terjadi tanya-jawab sangat ramai, sehingga moderator memperpanjang waktu t-jawab, sehingga total waktu menjadi 2 jam. Kami sudah sering menolak talk-show hanya karena diberi waktu hanya 30 menit saja. Kalaupun ceramah kami dimampatkan bisalah menjadi 1 jam saja dimana waktu terbagi dua antara ceramah 45 menit dan t-jawab 15 menit.

Full Performance

Dalam setiap ceramah, kami berusaha selalu menampilkan yang terbaik dari kami. Karena itu kami membawa alat peraga yg berupa Portable  Home Incubator yang merupakan produk kami dilengkapi dengan Lampu Fototerapi yang juga merupakan produk sendiri. Dua alkes ini sudah terbukti sangat efektif menolong bayi dengan keberhasilan sejauh ini 100%. Lebih dari itu Buatan DN ini TKDN nya hampir 100% (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Tentu saja hal ini sangat baik untuk ditampilkan terutama bagi kaum muda. Untuk menjadi inspirasi bagi mereka. Alat peraga ini akan dinyalakan karena itu perlu kabel ekstensi untuk listriknya dan meja kecil untuk penempatannya.

Sound System (SS)

Perlu disediakan SS yg jernih, dilengkapi dengan 2 (dua) mic wireless dan 1 clip-on mic. Clipon ini akan saya pakai krn sy ingin kedua tangan bebas. Jack audio laptop langsung konek dengan speaker publik. Hal ini penting krn kami akan memutar video dimana suaranya perlu didengar dg baik oleh audience

Anggota tim

Tim kami terdiri dari 3 orang (Raldi A. Koestoer – Prof, Ibnu Roihan S2 – asisten produk, dan Juan Karnadi S1 – asisten IT system). Sehingga bila lokasi jauh di luarkota,  perlu disediakan tiket (Garuda) utk 3 orang dan 2 kamar penginapan. Hotelnya sesuai standar pengundang saja, asal jangan terlalu jelek. Kami jauh dari pemikiran sok elit seperti layaknya ustad selebriti jaman kini atau juga motivator yang sok ahli bisnis tapi tanpa visi yg jelas. Catatan: bila institusi pengundang cukup mampu, untuk para pejuang kemanusiaan, mengapa tidak menyediakan 1 tiket kelas bisnis (atau 1st class) dan 2 tiket kelas ekonomi. Bila jarak tempuh bisa dijangkau mobil, mohon diperhitungkan biaya transpor dan biaya makan dijalan 4 orang (3 + 1 org driver).-

Honor

Kami tdk menetapkan honor, disesuaikan saja dengan kemampuan institusi pengundang. Hal ini menegaskan bahwa kami bergerak dibidang sosial (makanya disebut sosio-teknopreneur), non-profit orientation, non-komersial. Mhs FTUI dari berbagai departemen sering mengundang kami dan tentu saja gratis tanpa honor demikian juga mhs UI. Namun bila panitia banyak sponsornya, mengapa tidak menyumbang untuk kepentingan menolong bayi prematur ?

Audience

Bila audience nya banyak mahasiswa, maka penampilan kami akan menjadi lebih bervariasi dengan musik. Kami sebut SHARING and ENTERTAINING. Utk itu perlu disediakan gitar akustik dengan amplifiernya. Akan ada pertunjukkan satu lagu GITAR KLASIK. Hal ini untuk memperlihatkan keseimbangan otak kiri dan kanan. Sekaligus utk menampilkan kembali jenis musik gitar klasik yang sdh hampir punah.

Hal lain yg belum dicantumkan akan dirunding bersama. Dan kami sangat terbuka untuk berdiskusi atau bernegosiasi. Sehingga keinginan kami untuk menginspirasi kaum intelektual tua maupun muda agar bisa mengaplikasikan ilmunya untuk menolong gol pra-sejahtera bisa tercapai.

STOP BERWACANA…MULAILAH DENGAN TINDAKAN NYATA.

Hamka Pujangga Nusantara

Puisi alm. Prof Hamka..

TERLENA

Waktu berlalu begitu pantas menipu kita yang terlena

Belum sempat berdzikir di waktu pagi, hari sudah menjelang siang, belum sempat bersedekah pagi, matahari sudah meninggi.

Niat pukul 9.00 pagi hendak Sholat Dhuha, tiba-tiba adzan Dhuhur sudah terdengar..

Teringin setiap pagi membaca 1 juz Al-Quran, menambah hafalan satu hari satu ayat, itu pun tidak dilakukan.

Rancangan untuk tidak akan melewatkan malam kecuali dengan Tahajjud dan Witir, walau pun hanya 3 rakaat, semua tinggal angan-angan.

Beginikah berterusannya nasib hidup menghabiskan umur? Berseronok dengan usia?

Lalu tiba-tiba menjelmalah usia di angka 30, sebentar kemudian 40, tidak lama terasa menjadi 50 dan kemudian orang mula memanggil kita dengan panggilan “Tok Wan, Atok…Nek” menandakan kita sudah tua.

Lalu sambil menunggu Sakaratul Maut tiba, diperlihatkan catatan amal yang kita pernah buat….

Astaghfirullah, ternyata tidak seberapa sedekah dan infaq cuma sekedarnya, mengajarkan ilmu tidak pernah ada, silaturrohim tidak pernah buat.

Justeru, apakah roh ini tidak akan melolong, meraung, menjerit menahan kesakitan di saat berpisah daripada tubuh ketika Sakaratul Maut?

Tambahkan usiaku ya Allah, aku memerlukan waktu untuk beramal sebelum Kau akhiri ajalku.

Belum cukupkah kita menyia-nyiakan waktu selama 30, 40, 50 atau 60 tahun?

Perlu berapa tahun lagikah untuk mengulang pagi, siang, petang dan malam, perlu berapa minggu, bulan, dan tahun lagi agar kita BERSEDIA untuk mati?

Kita tidak pernah merasa kehilangan waktu dan kesempatan untuk menghasilkan pahala, maka 1000 tahun pun tidak akan pernah cukup bagi orang-orang yang terlena.

HAMKA
(Pujangga Nusantara)

Jaga Kebersihan Inkubator Grashof

Pa Raldi,
izin dan periksa materi kebersihan
From ibnu roihan Add contact
To koestoer@eng.ui.ac.id Add contact
Reply-To ibnu.roihan@yahoo.com Add contact
Date Sat 20:07
Message 6 of 3173 change-formatchange-format

Sudah kesekian kalinya saya mendapatkan foto dari beberapa agen relawan mengenai kondisi inkubator, khususnya bagian box bawah.

Biasanya saya mendapatkan foto kondisi tersebut saat ada problem suhu atau QC setelah peminjaman.

Yang didapatkan dari gambaran foto tersebut, box bawah amatlah kotor.
Jika diperbolehkan, saya akan posting tulisan di bawah ini di grup.

Jika diperbolehkan, mohon koreksinya, agar tidak ada tersinggung dan merasa di-“guru”-i.

Berikut draft postingan yang akan saya share ke grup.

——-

Kepada para Bapak / Ibu Agen Relawan yang baik hati, ada yang perlu kami sampaikan yang sebenarnya ingin disampaikan sejak lama.

Mengenai kebersihan inkubator.

Perlu kita sadari bersama, bahwasanya peminjam inkubator adalah dari berbagai macam kalangan. Dan sudah kesepakatan bersama bahwa pemeliharaan adalah tanggung jawab kita bersama (setiap pemilik inkubator), baik itu markas maupun agen relawan.

Keadaan rumah dan kondisi lingkungan yang tidak bisa kita prediksi serta perilaku para peminjam, adalah sesuatu yang perlu kita wajarkan. Oleh sebab itu memang program ini juga memberikan suatu pelajaran yang namanya “sabar” dan “ikhlas”.

Inkubator grashof yang dibuat memang dirancang sesederhana mungkin, utamanya bagian box bawah. Selain untuk menjangkau biaya produksi juga dirancang agar mudah dalam hal pembersihan.

Oleh karena itu, mohon bantuan dan kerelaannya, jika ada waktu, sebaiknya setelah dipinjam alangkah baiknya box bagian dalam juga dibersihkan.

Karena yang kurang disadari adalah bahwa debu halus bisa masuk ke dalam dan menumpuk bahkan menjadi noda/bercak/jamur yang sulit dibersihkan jika tidak dibersihkan secara berkala.

Kami, dari center, sangat terbuka jika memang ada yang perlu ditanyakan mengenai bagaimana cara pembersihan, walau di modul sudah diberikan tata caranya.

Mohon maaf jika pesan ini terlalu “menggurui”. Semua ini demi kenyamanan bayi, kepercayaan orangtua bayi, dan juga lifetime inkubator.

Terima kasih atas waktunya. Dan sekali lagi mohon maaf.

——

Sekian dan terima kasih.

Dia Lebih Kaya dari Bill Gates

Kiriman dari WA seorang teman… Ada di Facebook.

• Seseorang bertanya pada Bill Gates, adakah orang yang lebih kaya dari dirimu ?….

• Bill Gates menjawab hanya satu orang. bertahun-tahun yang lalu, aku pergi ke bandara New York, aku membaca surat kabar yang digelar disana. aku tertarik pada salah satu surat kabar tersebut aku ingin membelinya ternyata koinku tidak cukup.
tiba-tiba seorang pria kulit hitam memanggil saya dan mengatakan koran ini untuk anda.
aku berkata, tapi koinku tidak cukup. dia berkata tidak masalah aku memberikan anda gratis

• Setelah 3 bulan, aku pergi lagi ke bandara New York. secara kebetulan cerita itu terjadi lagi, anak yang sama memberikan koran gratis. aku bilang aku tidak bisa menerimanya
lalu ia berkata, ‘aku akan memberimu keuntungan dari apa yang telah aku lakukan.’

Setelah lewat 19 thn, aku sudah kaya dan aku memutuskan untuk menemukan anak itu.
aku menemukannya setelah satu setengah bulan mencarinya.
aku bertanya padanya, kau kenal aku ? dia bilang ya, kau terkenal Bill Gates.

Aku bilang, beberapa tahun yang lalu kau memberiku surat kabar gratis 2 kali. sekarang, aku ingin mengimbangimu. aku akan memberikan semua yang kau inginkan. pemuda kulit hitam itu menjawab,
“anda tidak dapat mengimbangiku ! ”
Aku bilang kenapa ? Dia berkata : “Karena aku memberimu ketika aku miskin, sedangkan anda ingin memberi saya ketika anda kaya ? jadi bagaimana kamu bisa mengimbangiku ?

Bill Gates bilang, kurasa pria kulit hitam itu lebih kaya dari aku,

Kita tidak harus menunggu kaya untuk memberi
karena adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima…
😇🙏😘

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1368676716586772&id=100003333716290

 

 

Wisuda UI 25-26 Agt 2017

Total lulusan UI dari vokasi s/d Doktor berjumlah 8481. Lulusan vokasi berjumlah 1300 orang, program sarjana (S1) berjumlah 4107 terdiri dari program kelas Reguler 2762 orang, Sarjana ekstensi 280 orang Kelas Khusus Internasional 205 orang, kelas paralel 860 orang,
Lulusan berpredikat cumlaude dari vokasi 428 org, sarjana reguler 794 org, kelas KKI 29 org dan sarjana cumlaude kelas paralel ada 96 org.
esan Rektor untuk mahasiswa, “Kalian diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual melainkan yang lebih pentingdari itu adalah harus memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial.”
Lulusan UI perlu mempunyai inisiatif besar untuk membantu masyarakat dan memecahkan persoalan-[ersoalan yang ada dan memberikan kontribusi positif guna meningkatkan kualitas bangsa.

 

Ada lagu Batak

Empat pemuda/i tentu saja mereka semua mhs/i UI naik panggung menyanyikan lagu Batak. Ada pengantar ttg artinya dari pak Dibyo, tapi saya kurang nyimak, jadi kita tanyakan saja pada mereka2 yg berasal dari Tapanuli. Mari kita dengarkan

Inspirasi dari Tere Liye

Tulisan Tere Liye – Ada baiknya utk dishare ke anak2 kita.. dgn harapan mudah2an bisa menginspirasi dan memantapkan pilihan anak2 kita nantinya…

MERDEKA

Tere Liye

Adik2 remaja sekalian, jika kalian masih bercita-cita jadi PNS, biar besok2 hidup terjamin sampai tua, maka itu cita-cita generasi luamaa sekali, orang tua kita dulu, SMA angkatan 70-80 mungkin masih begitu. Jika kalian bercita-cita jadi karyawan BUMN, biar gaji bagus, pensiun ada, besar pula, maka itu juga generasi lama, paman-paman, tante-tante kita dulu, SMA angkatan 90-an, itu cita-citanya. Jika kalian bercita-cita jadi karyawan multi nasional company, perusahaan swasta besar, biar bisa tugas di LN, tunjangan dollar, itu juga cita-cita kakak-kakak kita dulu, yang SMA angkatan 2000-an.

Kalian adalah generasi berbeda. Kalian adalah yang SMP, SMA, atau kuliah di tahun 2010 ke atas. Seharusnya kalian tidak bercita-cita seperti itu lagi. Kalian adalah warga negara dunia, tersambung dengan seluruh sudut dunia. Apa cita-cita kalian? Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi pekerjaan bebas, dan pekerjaan2 yang menakjubkan lainnya. Kalian menonton film seperti Iron Man, Avengers, Minion, maka besok2 giliran film kalian yang ditonton orang. Kalian jadi konsumen Burger King, KFC, dll, maka besok2 giliran orang lain yang jadi konsumen franchise milik kalian. Hari ini kalian memakai baju, pakaian buatan orang lain, besok2 giliran orang lain yg pakai baju kalian. Hari ini kalian berobat ke rumah sakit, besok2 giliran orang yang berobat di klinik dengan sistem dan cara berbeda milik kalian.
Itulah dunia kalian. Masa depan. Jangan mau hanya jadi pengikut, follower, tapi berdiri di depan, giliran orang lain yang mengikuti dan mendengarkan trend yg kita buat. Maka saat itu tiba, kita bisa benar2 bilang: Merdeka!!

Ayolah, lupakan sejenak bekerja jadi PNS, karyawan BUMN, atau karyawan swasta, masuk pagi, pulang malam. 30-40 tahun bekerja, pensiun. Itu sudah terlalu banyak orang yang melakukannya, masa’ kita akan ikut jalan serupa, saatnya kalian memulai jalan berbeda. Jangan takut dengan kegagalan, jangan takut dengan tidak punya pekerjaan, menganggur, dll, dll. Sepanjang kita memang sungguh2, tahan banting, kita bisa menjadi yang terbaik di bidang yg kita geluti.

Setinggi apapun jabatan kalian, jika masih PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta, maka sejatinya tetap saja suruhan orang lain. Punya atasan, dan hidup kita laksana siklus dari bulan ke bulan, gajian ke gajian. Asyik duduk di belakang meja, lamat-lamat menatap media sosial, komen ini, komen itu, dan sebagainya, dan sebagainya. Tapi tetap saja begitu-begitu saja hidup kita. Tidak, adik-adik sekalian, hidup kalian bisa lebih berwarna. Kalian bisa jadi apa saja. Jangan buat sempit cita-cita, mimpi-mimpi kalian. Generasi kalian seharusnya tidak terikat waktu, tidak korupsi waktu, sebaliknya, kalian bebas dan fleksibel menentukan jam kerja sendiri.

Yakinlah, besok lusa, karya kalian akan menaklukkan kota-kota jauh, bahkan negara-negara jauh. Besok lusa, profesi kalian akan memiliki reputasi hingga pulau-pulau seberang, benua-benua luar. Kalian bukan lagi generasi yang bahkan naik pesawat saja mahal dan susah. Atau mau berkirim kabar harus memakai telegram dan pager. Sambutlah masa depan kalian yang gemilang. Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi2 penuh passion dan suka-cita. Itulah panggilan generasi kalian. Dan saat kalian bisa menggapainya, kalian bisa berteriak sekencang mungkin: Merdeka! Karena hidup kalian sungguh sudah merdeka.

Mulailah dari sekarang, remaja. Cari hobi dan aktivitas bermanfaat. Tekuni. Besok-besok kalian menjadi master di bidang tersebut. Maka kita tidak lagi bicara tentang besok pagi2 berangkat kerja, sore2 pulang nanti macet, aduh, besok sudah Senin lagi, melainkan bicara: besok saya akan menginspirasi siapa, nanti sore saya akan mengubah apa, dan besok Senin saya akan meluncurkan karya apa lagi. Demikian.

Merdeka!

Tere Liye

-0-

Komen saya :

Anak muda yang luarbiasa !  Sangat menginspirasi. Yakin Indonesia akan semakin maju kalau anak mudanya kaya gini.

Time To Be Meaningful

Time To Be Meaningful
(Introduction to Free Incubator for Nusantara)
This writing was made before our invitation for inspiring talk in Kalimantan.
Apparently in Balikpapan. We are accustomed to witnessing the rising public’s
enthusiasm for what we have been doing. But it is far more important about the way
to convert the positive energy into real WORK, real ACTION. Affection would never
happen, had we done nothing. There, the spirit is simply fading, as we are being
confused on uncertainty in which we create it over. Our daily disorder.
Commitment
Alright. There is no use of wasting energy for the sake of such resistance. So we
decided to make a commitment. We want to prove that a prospering work exists not to
impress others. It is all the excellence from the long story that ensures the quality, and
there gains reputation and trust as well. We have already undergone it for these 5 years
(more). Also, we have done varied ways to fulfill those all. The unit is not to be intended
for any commercial; must be lent continually as it has already been in many provinces
and their rurals.
More, we strictly give the borders to any institution or company; notably not to
oppose against our goal: serving the marginal community. Why? We might think that
excellence does come only from “smart work” (i.e. cooperating with stabilized
company). But the answer is NO! We already have an understanding for babies’
nutrition. It will actually lead the mothers’ way of thinking to give formula instead of
breast milk (ASI). But the right one is doing the contrary. We are just letting the wrong
be right. That way is going to be a tough one, isn’t it?
Besides, innovation would only occur if (and if only) we had been through
challenge and overcome it in cheerfulness. Finding way with all the might we have.
The aim is to arouse the entrepreneurship’s spirit. Therefore, we invited all the SMEs
having any interest for our program to collaborate together. Also, we are often asking
the volunteers to actively seek for the preemie and yellow Nusantara babies as well in
need of help. Entrepreneurship is gained through our local wisdom, gotong royong
along with any upcoming innovation.
Independent Community
It is obvious that collective awareness is the thing that drives our nation, our
country into the elegant one. Our volunteers in Jonggol are keen to make charitable
deeds in their region; including the free wheel-chair. Donation keeps coming for them.
Then, other role models are Zona Bombong Purwokerto and Blood For Life
Foundation (BFLF) with free ambulance program. Recently, BFLF has just made
application for blood donation, Go-Blood. Not to mention superfine service from a
volunteer and his family in Surabaya (also once they accompanied our unit to
Madura), Friday free-porridge in Yogyakarta inspired by the vision of our activity. A
massive impact. Yes. Because we are proactively filling and supporting for one another.
We utilize our network to sustain the empowerment’s practice. For eligibility,
strategical approach to both medical and non-medical people, and the foremost one is
to arouse those that have been living very poorly. We want to raise, encourage them
that they have the right to get the equality for health service. Still, we often urge them
to spread the spirit of sharing and living for one another; not to be the close-minded
ones. This is the unity that depicts Indonesia.
Sustained welfare is being pondered by us too. Now, we are developing the
incubator for the twin. We have already lent the incubator over for twins and triplets
too; but it is the modification from the single-large scale one for hospital. Another one
is the mini generator for the regions with bad supply of electricity from State Electric
Company (PLN). It came into our mind after witnessing the hardship of our people
living in uneven area and its rural to be reached by PLN. They have to be through
approximately six hours without power. We found it out in Rancabungur a fortnight
(two weeks) ago. The mother told us that there would be a 8 – 10 hours period without
power in her place. And it was still in Jabodetabek miserably. Then how in everywhere
else? We have probably never wondered it before.
It is the reason that we want that our incubator can be used without depending
on the State Electric Company (PLN) in future one day. At least there will be power
while being cut off. We are working so very hard to fully perform it immediately. The
main and simulation are already complete. What is left is to do the real experiment
before entering the real step. A truly wonderful thing… From misery, we do actually
change it to ease, availability, productivity, happiness, and so the good on. That is the
way to carry out our role towards independent community.
Devotion
Devotion by working. Thus has become our motto for long ago. And devotion is
the prime objective on our activity. Man has to live, grow in the society, and work for
it. The young is literally the leading player. And we are to orient to the WORK -the true
one- along with our action. True dedication does only come from the ones that needn’t
look for self-explication (position, existence, occupation, and so forth) and have very
brave, thoughtful, yet keen heart. The risk is apparent: being against unpleasant truth.
But alas, some of us choose to follow this saying: “Evil-minded people dare do
the evil. Good people daren’t do the good.” Obviously, we don’t even have the courage
to be through uncertainty in this world. Many say it as a consequence, but the thing is
that we are not prepared yet. COME ON! Even though the first sentence of the saying
cannot be changed, otherwise we can for the second one. DARE TO DO THE GOOD.
We are what we do, not what we say we will do. There will be more brilliance to
entirely solve nowadays problems in our beloved country. But it is acquired in sacrifice,
hardwork, then COURAGE to FIGHT FOR IT. Better than ZERO action. The same goes
on our activity. And this is the ongoing test for us. Work (creation) is to be obtained,
not to be opposed against no action. Not on our watch. Let’s sharpen and better our
compassion. Time to be meaningful!
Juan Karnadi
Digital and Publication
Yayasan Bayi Prematur Indonesia
juan@inkubator-gratis.org
-0-

From Raldi A. Koestoer: Juan Karnadi join the club on April 2016, he looked-like an autist student, but infact he has a lot of excellence. Among others in IT (please click http://www.inkubator-gratis.org), Arduino sketch-coding, and in writing an article in bahasa as-well-as in english. The above pages is one of his creation. As a 7th semester student in Teknik Komputer, he’s done a lot of things which makes progress for the incubator’s team.

Saatnya Jadi Bermakna

Saatnya Jadi Bermakna
(Pengantar Inkubator Gratis untuk Nusantara)
Tulisan ini dibuat jelang pertemuan kami dengan adik-adik serta para pendidik di sebuah universitas Kalimantan. Tepatnya di Balikpapan. Sudah terbiasa kami tiap kali melihat antusiasme publik yang begitu memuncak akan apa yang kami lakukan. Tetapi ada yang jauh lebih penting dari itu, yakni bagaimana mengkonversi energi positif tadi menjadi sebuah karya nyata. Efek tular tidak akan terjadi, bila kita tak kunjung berjalan, urung bergerak. Doing something. Dan akhirnya semangat pun menguap, dan berpusarlah kita dalam ketidakpastian yang kita buat sendiri. Itulah penyakit kita.
Komitmen
Baiklah. Sia-sia kita menghabiskan energi kalau hanya membahas hal demikian. Maka kami pun membuat sebuah komitmen. Jadi kami ingin membuktikan bahwa sebuah karya yang menyejahterakan lahir bukan karena terlihat hebat. Ia terbentuk dari perjalanan panjang yang menjamin kualitas, sehingga kemudian memperoleh reputasi dan kepercayaan. Kami pun telah menjalaninya selama lima tahun lebih. Beragam upaya juga telah kami lakukan demi mewujudkan semua itu. Kami melarang adanya aktivitas komersil dalam bentuk apa pun di kegiatan kami; juga pembiaran tak terpakainya inkubator gratis yang telah tersebar di banyak daerah serta pelosoknya.
Tak berhenti sampai disitu. Kami pun memberi batasan terhadap berbagai institusi dan perusahaan. Utamanya agar tidak merintangi tujuan awal kami: melayani kaum marginal. Salah satunya menolak pemasangan label mereka pada inkubator buatan kami. Mengapa begitu? Masalahnya kebanyakan kita mengira bahwa pencapaian dapat diperoleh dengan sekadar kerja cerdas saja. Cukup bekerjasama dengan institusi/perusahaan yang telah stabil. Padahal ini keliru. Termasuk di dalamnya soal asupan bayi. Hal demikian dapat membentuk cara berpikir yang salah dari kaum ibu bahwa susu formula lebih baik dari ASI. Yang benar justru sebaliknya. Jadilah kita gampang terperangkap mengikuti segala jalan pintas yang ada. Memang tampak berat.
Lagipula inovasi hanya terjadi ketika berada dalam tantangan dan menjalaninya dalam kegembiraan serta keceriaan. Terus berusaha mencari jalan. Intinya membangkitkan semangat kewirausahaan. Karena itulah kami mengajak para UKM berkolaborasi untuk kemudian kami bina. Agen relawan juga kami tuntut supaya punya inisiatif mencari para bayi Nusantara (prematur dan kuning) yang memerlukan pertolongan. Entrepreneurship diperoleh dalam kearifan lokal gotong royong serta berjalan seiring terus bermunculannya inovasi-inovasi baru.
Masyarakat Mandiri
Nyata kita saksikan hari ini bahwa kesadaran kolektif telah memberikan sebangsa sebuah kepastian membangun keutuhan tanpa beban masa lalu. Membuat kita membawa perjalanan sendiri menuju bangsa spektakuler. Ada agen relawan kami di Jonggol yang gemar mengadakan kegiatan-kegiatan sosial di daerah sekitarnya. Bahkan suami-istri ini menggratiskan peminjaman kursi roda. Donasi pun terus berdatangan. Juga komunitas Zona Bombong di urwokerto yang menjadi mitra kami lewat program Si Bulan (Siaga Ambulans). Siapa pun yang sakit segera dijemput di tempat, lalu diantar ke layanan kesehatan yang ingin dituju. Langkah serupa juga diambil oleh mitra kami di Aceh: Blood For Life Foundation (BFLF). Belakangan, yayasan ini telah berhasil membuat aplikasi pencari donor darah, Go-Blood. Anda bisa lihat liputannya yang telah ditayangkan CNN Indonesia beberapa waktu lalu. Tak lupa pelayanan prima dari seorang agen relawan kami serta keluarganya di Surabaya (sampai ke pulau Madura) dan penyedia bubur gratis di hari Jumat yang terinspirasi kegiatan kami di Yogyakarta. Ini berdampak sangat masif. Ya. Karena kita proaktif saling mengisi dan melengkapi satu dengan yang lain.
Jaringan yang ada kami manfaatkan guna menunjang pelaksanaan pemberdayaan. Baik kelengkapan sarana-prasarana produksi inkubator, pendekatan strategis terhadap pihak medis maupun non-medis, dan yang terpenting mengangkat warga pra-sejahtera dari keterpurukan. Kami ingin agar mereka yang jauh dari kata sejahtera tergugah bahwa mereka berhak mendapat persamaan dengan kaum berada dalam kualitas pelayanan kesehatan. Mereka pun juga kami ajak menyebarluaskan semangat berbagi dan saling menghidupi. Biar hidupnya tidak pedit (pelit dan kikir). Inilah ikatan persatuan yang menggambarkan Indonesia.
Tak luput perhatian kami akan peningkatan kesejahteraan. Kini kami tengah mengembangkan inkubator khusus untuk bayi kembar. Sudah berkali-kali kami meminjamkan inkubator untuk kembar dua maupun tiga. Tapi yang kami pinjamkan ialah masih hasil dari modifikasi inkubator besar skala rumah sakit yang dikhususkan untuk satu orang bayi saja. Dan masih ada lagi pengembangan yang kami lakukan: pembangkit mini khusus untuk menyalakan inkubator kala mati listrik. Kesadaran kami ini berawal kala melihat betapa sulitnya masyarakat daerah -dan pelosoknya- terjangkau oleh listrik PLN. Enam jam (kurang lebihnya) tanpa listrik harus mereka lewati. Bahkan ada yang lebih parah. Itu kami dapati ketika mengambil inkubator yang telah selesai di pakai minggu lalu ke Rancabungur. Pada kami, sang ibu berujar bahwa listrik di daerahnya mati setiap 8 – 10 jam. Itu masih di Jabodetabek. Lantas bagaimana dengan yang diluar Jawa? Bisa Anda bayangkan sendiri.
Itu sebabnya kami ingin agar inkubator bisa digunakan tanpa perlu bergantung suplai listrik. Setidaknya masih ada listrik ketika aliran di putus PLN. Kami pun tengah mengupayakannya agar bisa segera terealisasi dalam waktu dekat. Kerangka inti dan simulasi telah selesai. Tinggal real experiment di lapangan dengan alat sebenarnya sebelum masuk pada penerapan dan tahap lebih jauh berikutnya. Ah… Indahnya. Dari yang tadinya tragedi kini dapat kita ubah bersama menjadi kemudahan, ketersediaan, keproduktifan, kebahagiaan, dan hal bermakna lainnya. Demikian upaya kami mengamalkan ilmu menuju masyarakat mandiri.
Bakti
Berbakti dengan berkarya. Itulah motto kami. Benar. Bakti adalah keutamaan dari kegiatan kami. Manusia harus tinggal, tumbuh, dan mumpuninya membaktikan dirinya pada masyarakat. Kaum muda yang jadi pemeran utamanya. Dan kita harus berorientasi pada karya dan tindakan nyata. Dedikasi untuk berbakti hanya datang dari mereka yang sudah tidak memerlukan penjelasan diri (kedudukan, eksistensi, jabatan, dan seterusnya) dan memiliki hati, wisdom, serta keberanian yang kuat. Resikonya jelas: langsung berhadapan dengan unpleasant truth.
Sayangnya sebagian kita memilih mengikuti pepatah ini: “Orang jahat berani berbuat kejahatan. Orang baik TIDAK BERANI berbuat kebaikan.” Gamblang sekali nyali kita menghadapi ketidakpastian dunia ini. Banyak orang mengatakan itu sebagai konsekuensi, tapi sebenarnya lebih karena ketidaksiapan kita. Kita lebih suka mementingkan pendapat kita tentang kehidupan ketimbang bagaimana menjalani kehidupan itu sendiri. Tidak! Kalaupun tidak bisa membalikkan kalimat pertama pepatah diatas, kita bisa untuk kalimat keduanya. Berani berbuat kebaikan.
We are what we do, not what we say we will do. Kelak makin banyak akal menyelesaikan permasalahan di negara kita saat ini. Tapi perlu pengorbanan, lalu kegigihan untuk memperjuangkannya, dan waktu untuk mencapai keberhasilan itu. Jauh lebih baik daripada cuma gemar berwacana saja. Dan hal ini juga berlaku di tempat kami, dan kami pun membiasakan diri. Tidak boleh ada yang berakhir jadi wacana. Not on our watch. Mari asah dan pertajam kepedulian. Saatnya Jadi Bermakna!
Juan Karnadi
Digital dan Publikasi
Yayasan Bayi Prematur Indonesia
juan@inkubator-gratis.org

Bikin EKG sendiri

Bermula dari ngurusin inkubator sampailah kami sekarang pada satu kondisi yang memancing jiwa keinsinyuran kami. Setelah beberapa kali mengunjungi RS besar dan kecil termasuk Puskesmas, terlihat banyak hal masih sangat perlu ditangani. Jadi bayi prematur itu beratnya sangat minim, kalau bayi normal Indonesia beratnya 2,5 kg maka bayi yang sering kami tangani ini ada yg … Baca lebih lanjut

Bayi Nusantara Sehat

Laporan perkembangan bayi prematur yg berada di inkubator per kondisi pagi ini 09Juli2017
-0-
08:01:50
Alhamdulillah sehat pak bb nya sudah 2 kg, oia pak saya ingin mengembalikan inkubatornya insya allah senin ya pak
nur jannah bogor
08:05:14
2,50 kg
Heri Budianto Pacitan
08:05:38
Bayinya masuk nicu sejak hari rabu, karna apnea 7x beruntun dicek ada penyumbatan di livernya.. Ini dirawat di rsud ketileng.. Inkubatornya apakah sy pul
stefani semarang
08:08:19
Alhamdulillah bayi sehat walafiat. Iya insyAllah hri rabu saya akan kesna untuk mengembalikan.sblmnya trmksh
Heri wahyudi
08:09:32
Alhamdulillah sehat, sdh mulai gak krasan lama2 didlam inkubator, pagi stelah diseka biasanya diinkubator klo siang diluar, dan dedeknga skg tidur diluar sdh gak kdinginan.. beratnya skg 2100gram
Uul qumala Lamongan
08:10:00
2 kg..lebih 250 ons pak
Heri Budianto Pacitan
08:10:47
Baik.. Nanti sore sy pulangkan ke tempat sy ambil kemarin..
stefani semarang
08:12:23
Bayi sehat, nyaman di inkubator, berat terakhr blm tau.
Yuliana kebumen
08:15:41
Fototerapinya sudah dikembalikan kemarin siang ke ibu vivi agen cipinang, pak.. Terima kasih ya sudah banyak membantu..
Kety Listiani Ciracas
08:16:31
Alhmdullh sehat bu berat badan udah naik
Mustakim ciledug
08:20:53
Ya ini bayi alhamdulillah sudah sehat rencananya besok senin sy kembalikan pak sebelum dah sesudahnya sy ucapkan terima kasih
Syahroni Ciganjur
08:22:44
Selamat pagi. Berat bayi sdh 2.5kg. Sdh sy info ke oak hadi.. cuma beliau sarankan jangan buru2 dikembalikan gpp.. krna belum ada yg menggunakan. Terimakasih banyak… kalau mmg barus dikembalikan bs hari ini jg..
ferly stephanie mataram
08:26:46
assalamu,wrwb. bp/ibu keadaan ramdan sehat. dan skrg alat yg dipinjamkn sudah sy kembalikan krn sudah cukup, jga sudah susah buat anak. bongsor. 2. dankm mengucapkan byk trimaksh yg banyak atas bantuannya. smoga tetap jaya, dan berkah slalu.
Darsih pasar rebo
08:27:30
Alhammdulillah Baik prof, Alhammdulillah Sudah 1938 kg prof, Terima Kasih Prof Atas Doa Nya…
Rianto bekasi
08:40:12
Kbr baik pak. Sebentar pak nnti sya timbangkan dlu adek bayi nya
Ihsan nurudin karanganyar
08:41:32
Kabar ade kecil semakin baik, nyaman sekali dia tidurnya.. sekarang sudah 2000 gram beratnya
Zia Fauziah Fuadah
09:08:08
Nyaman dan berat bdn ya 1kilo 2 ons trmks
Ngatiman Sukoharjo
09:09:30
Sudah
Nur asiyah Surabaya

PERJALANAN MENCARI KEBENARAN

Tulisan Eka Pratama (ITB 2002)

(artikel ini penuh makna, silakan disimak).-

Bismillaahirrahmaanirrahiim…
Saya bukan ustadz. Saya hanya seorang “truth seeker” yang suka menulis. Semoga Allah meluruskan niat saya menulis hanya karena Allah, dan bukan karena yang lain. Tulisan ini pun request dari seseorang (yang dekat) yang bertanya pada saya mengenai temannya, yang memiliki pertanyaan unik mengenai Al-Qur’an. Tentang mengapa ayat Al-Qur’an sering kali sulit dimengerti?
Mengapa ayat-ayat nya seperti meloncat-loncat dan tidak tersusun secara sistematis?
Bagaimana cara meraih maknanya dengan baik sehingga bisa diamalkan dalam kehidupan kita?
Apakah ada pengaruhnya jika kita bisa berbahasa arab dalam mempelajari Al -Quran?
Bukankah mampu berbahasa Arab pun belum menjamin seseorang bisa menjangkau makna Qur’an?

Mendengar pertanyan-pertanyaan ini seperti dejavu. Teringat pertanyaan-pertanyaan saya sendiri beberapa tahun yang lalu, yang bahkan lebih liar dari ini. Tapi Alhamdulillah… Justru pertanyaan-pertanyaan seperti itulah, yang jika kita mencari jawabannya dengan tulus dan murni untuk mencari kebenaran (bukan kesombongan), kemudian kita menemukan jawabannya, akan membuat iman kita kokoh dan tak tergoyahkan.

Tulisan ini mungkin tidak bisa menjawab semua pertanyaan di atas. Saya hanya sharing pengalaman saya sendiri, yang mungkin bisa diambil manfaatnya dan dipakai untuk memotivasi. Motivasi untuk terus mencari jawaban, menggunakan segala potensi yang kita miliki, termasuk akal. Dan akal bukanlah logika tanpa batas. Akal adalah logika yang tunduk dan rendah hati.

Motivasi bagi siapapun yang memiliki pertanyaan yang sama, atau bahkan yang sedang mengalami krisis keimanan, atau untuk siapapun yang pada titik tertentu dalam hidupnya mulai bertanya: Mengapa saya ada di sini? Untuk apa sih tujuan hidup ini? Apa yang terjadi setelah saya mati? Dari mana saya tahu saya memiliki keyakinan yang benar?

Well, mari kita mulai.
Alhamdulillah…I was born as a muslim. Yup, orang tua dan keluarga saya juga muslim. (Saya tidak sedang mengomentari istilah agama warisan yang ditulis seorang remaja baru-baru ini, hehe.)
Saya hanya mau menceritakan bahwa saya sangat menyesal karena sangat terlambat menyadari anugrah Allah yang telah menakdirkan saya terlahir di keluarga muslim. Penyesalan yang baru terjadi beberapa tahun ke belakang, mungkin sekitar tahun 2014. Sebelum itu, interest saya terhadap ilmu agama sangat minim, sangat jarang ikut kajian, apalagi baca buku agama. Ibadah pun pas-pasan, shalat subuh sering kesiangan, baca Qur’an jarang-jarang, zakat kadang-kadang, pas ada yang minta bantuan paling enggan, puasa bulan Ramadhan juga datar-datar aja dan lewat begitu aja tanpa ada perubahan. Fokus saya saat itu adalah: uang, bayar utang, menafkahi istri dan anak, membangun rumah tangga, rumah, mobil, pendidikan anak dan sejenisnya. Karena menurut saya pada saat itu, itulah yang bisa mendatangkan kebahagiaan dalam hidup.

Hingga suatu saat ketika utang semakin sedikit, penghasilan makin naik, karir pekerjaan semakin baik (walaupun menuntut waktu lebih banyak dan tanggung jawabnya lebih besar), rumah sudah ada, mobil sudah ada, biaya kesehatan ditanggung, saya mulai suka bertanya sendiri: What’s next? (Selanjutnya apa?).
OK, next-nya mungkin rumah yang lebih bagus, mobil yang lebih bagus, dan sejenisnya. Dan ketika semua itu tercapai, saya mulai ngerasa aneh. Kok kerasa hampa ya? Ngga sebahagia yang dibayangkan sebelumnya. Meanwhile, tanpa disadari tuntutan pekerjaan makin ganas, dan stress mulai melanda. Instead of baca Qur’an, musik-film-game lah yang jadi andelan. Stress memang hilang, tapi sesaat. Besoknya balik ke kantor stress lagi. Sampai akhirnya semua itu mulai berpengaruh ke kesehatan. Mulai sering sakit, daya tahan tubuh drop, sering kena maag, asam lambung, dll. Saya kadang menjadi sedikit delusional, sering membuat lagu sendiri, membuat puisi sendiri, kadang hanyut di alam khayalan dan angan-angan kosong. Rindu akan kedamaian, yang abstrak, yang entah bagaimana mencapainya.

Sampai suatu hari, saya jatuh kepeleset di stasiun dengan posisi jatuh terduduk. Ceritanya panjang sebenernya, singkat cerita saya jadi ngga bisa berdiri, ngga bisa duduk, apalagi jalan, karena setelah diperiksa dokter, ada urat yang kejepit di punggung/pinggang. Ada cairan lumbal disc yang pecah dan menjepit saraf. Saya harus dioperasi, walaupun cuma operasi kecil. Tapi tetep harus dibius total. Saya masih ingat betul, pemandangan terakhir yang saya ingat di ruang operasi, sebelum saya ngga sadar, adalah lampu di atas ruang operasi. Melihat lampu itu dengan syahdu, saya membatin: “Gimana kalau ada yang salah dan saya mati? Inikah akhir perjalanan hidup?”

Alhamdulillah saya masih hidup, dan operasinya berjalan lancar. Beberapa hari kemudian saya sudah bisa pulang ke rumah dan menjalani masa pemulihan. Sudah bisa duduk, berdiri dan berjalan walaupun belum normal. Saya mulai suka bermimpi yang aneh-aneh. Suatu hari saya bermimpi sedang digantung di atas lautan api yang menyala-nyala. Astaghfirullah….mimpinya serasa begitu nyata, sampai pas bangun pun rasanya masih teringat bagaimana panas yang terasa.

Mimpi itu seperti lecutan yang menghantam keras. Setelah itu saya mulai sering membuka Al-Qur’an, dan mulai membaca buku-buku agama. Air mata pun mulai sering menetes. Rasa sesal mulai meresap ke dalam hati.

Mimpi berikutnya tak kalah menakutkan. Ketika terbelalak melihat matahari terbit dari arah barat. Dan seketika itu datang rasa sesal yang begitu nyelekit. Tertutup sudah pintu taubat. Astaghfirullah…

Setelah itu, semangat mempelajari Al-Qur’an semakin menggebu-gebu. Pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri terus terlontar. Saking banyaknya pertayaan sampai harus dicatat untuk dicari jawabannya kemudian. Seperti terlahir kembali menjadi orang yang baru. Pertanyaan-pertanyaan seperti “Mengapa saya ada di dunia ini?”, “Apa tujuan saya ada di sini?”, ” Apa tujuan hidup ini?”, “Apa yang terjadi setelah kita mati?”, “Bagaimana saya tahu apa yang saya yakini ini benar?”, “Apa sih sebenarnya isi Al-Qur’an?”. Bahkan sampai bertanya, “Apa buktinya ya Qur’an itu benar dari Sang Pencipta, dan bukan buatan manusia?”, dan “Apa buktinya ya Islam itu benar?”.

Berhubung pertanyaan saya agak liar, saya kadang menghindari pertanyaan langsung kepada ustadz. Karena setelah saya sensor pertanyaannya pun, seringkali jawabannya kurang memuaskan. Seringkali malah saya mendapat renspon bahwa pertanyaan saya ini ngga patut, dan bahwa keyakinan itu ya harus yakin aja, bahwa agama itu diyakini dengan hati, bukan dengan akal. Dan seringkali diakhiri dengan kata “Pokoknya begini, dan begitu”. Terpaksa saya iya kan aja, walaupun saya membatin, “Kalau keyakinan itu ya harus yakin aja, orang yang beragama lain juga bisa pake argumen yang sama dong. Terus masa ada multiple kebenaran, padahal antara satu dan yang lain bertentangan? Taklid buta dong jadinya.”

Sehingga saya lebih banyak mencari sendiri melalui membaca buku, artikel, menonton video ceramah, dokumenter, dll. Hingga seorang teman memperkenalkan saya dengan video-video Ust. Nouman Ali Khan, begitu juga teman lain yang memperkenalkan dengan video Dr. Zakir Naik. Walaupun tidak pernah bertemu, mereka terasa begitu dekat di hati. Both of them are my heroes. Isi ceramahnya benar-benar persis dengan apa yang saya butuhkan. Saya sangat beruntung, bahasa Inggris yang sehari-hari digunakan di tempat kerja, ternyata sangat berguna untuk mendengarkan ceramah mereka berdua dalam bahasa aslinya.

Saya sangat terinspirasi dengan Dr Zakir Naik ketika beliau sedang berdebat dengan seorang atheis, kemudian beliau berkata, “So you’re an atheist? Congratulation! You’re half a moeslim. To become a moeslim you need to admit that there is no god, except Allah, Laa ilaaha illallah. You already believe there’s no god, correct? Then my job is to convince you another half: illallah, except Allah.” (Jadi anda ateis? Selamat! Berarti anda setengah muslim. Untuk menjadi seorang muslim, anda harus mengakui bahwa tidak ada tuhan, selain Allah, Laa ilaaha illallah. Anda sudah percaya bahwa tidak ada tuhan, benar? Jadi saya tinggal meyakinkan anda setengah bagian berikutnya: illallah, kecuali Allah).

Beliau juga menjelaskan bahwa kunci untuk menjawab pertanyaan: “Apa bukti Islam lah yang benar?”, adalah Al-Qur’an. Bahwa selain menjadi petunjuk dan pedoman hidup, Al-Qur’an juga merupakan sebuah mukjizat. Hard proof bahwa itu memang berasal dari Tuhan Yang Esa, Allah. Beliau menguraikan bagaimana ayat-ayat Qur’an mendahului science sebanyak 1400 tahun. Sesuatu yang baru-baru ini saja ditemukan science, ternyata sudah disebutkan Al-Qur’an 1400 tahun yang lalu, di tengah gurun pasir tandus, melalui Nabi yang Ummi (tidak bisa baca tulis). Siapa kah yang memberi tahu Nabi Sallallahu’alaihi wasallam, jika bukan Allah The Creator.

“Di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang yang yakin, dan juga pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”
(Adz Dzaariyaat: 20-21)

Beberapa di antaranya:
1. Teori Big Bang dan asal usul alam semesta yang baru di era science modern ditemukan (1980an), yang menyatakan bahwa alam semesta saat ini terus mengembang. Dan dulu merupakan suatu kesatuan massa besar namun kemudian terjadi ledakan besar sangat dahsyat (big bang) yang terus mengembangkan alam semesta. Hal ini ternyata sudah diisyaratkan dalam Surat Al-Anbiyaa: 30
“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”

2. Bulan bercahaya dengan memantulkan sinar matahari. Hal ini juga baru diketahui science modern. Dulu orang menyangka bulan memancarkan cahayanya sendiri. Dan ayat Qur’an sudah menyebutkannya jauh lebih dulu dalam Surat Al-Furqaan: 61 dan juga ayat-ayat lain. Al Qur’an selalu konsisten menyebutkan matahari dengan “Syams” atau “Siraaj (obor)” atau “wahhaaj (lampu menyala)”. Dan cahaya bulan dengan kata ” muniir” yang artinya tidak mengelurkan cahayanya sendiri.

3. Besi yang sekarang ada di bumi, tidak terbentuk saat bumi terbentuk pertama kali. Penemuan astronomi modern mengungkap bahwa logam besi yang ada di bumi ternyata berasal dari benda-benda luar angkasa. Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan di dalam inti bintang-bintang raksasa. Hal ini lagi-lagi sudah disebutkan dalam Surat Al Hadid: 25. Pada ayat ini, kata “Anzalnaa” berarti “Kami turunkan”.

4. Gunung sebagai pasak yang memiliki root/akar yang menhujam ke lapisan dalam bumi sebagai penstabil kerak bumi. Hal ini baru diketahui ilmu geologi modern. Dan Al Qur’an sudah menyebutkan ini dalam Surat Thaha: 6-7, Surat Al-Anbiyaa:31, dan Surat Lukman:10.

5. Gunung yang bergerak perlahan (beberapa cm per tahun). Juga baru diketahui ilmu geologi modern. Dan Al Qur’an sudah menyebutkan ini dalam Surat An Naml:88.

6. Fenomena pembatas antara dua perairan. Seperti di daerah Selat Giblatar, yaitu pertemuan antara Laut Mediterania dan Laut Atlantik. Diungkapkan oleh ahli Oseanografi Francis J. Cousteau. Dan ini sudah disebutkan dalam Surat Ar-Rahman: 19-20 dan An-Naml: 61.

7. Penciptaan manusia di dalam kandungan ibu. Dr Keith Moor, seorang ahli embriologi dibuat takjub dengan begitu akuratnya Al-Qur’an mendeskripsikan perkembangan embrio dalam Surat Al-Alaq:1-2, Surat Al-Mu’minuun:12-14, Surat Al Qiyamah:38 dan Surat Al Hajj: 5.

Dan masih banyak lagi dan tidak bisa saya sebutkan satu per satu di sini karena begitu banyaknya. Subhaanallah…
Sedikit demi sedikit pertanyaan-pertanyaan itu mulai menemukan jawabannya masing-masing. Di sini saya mulai menyadari betapa pentingnya menguasai bahasa Arab klasik. Karena terjemahan kadang doesn’t even scratch the surface. Terlalu banyak makna yang hilang.

Keyakinan terhadap kebenaran Al-Qur’an semakin terasa mantap. Meskipun masih ada beberapa pertanyaan yang masih belum terjawab. Kitab agama lain pun ada yang mempunyai kandungan science. Apakah itu berarti kitab mereka pun benar? Untuk meyakinkan, berarti ada satu hal lagi yang harus dipastikan, yaitu apakah informasi yang berada di dalam Al Qur’an itu intact atau utuh dan free from corruption? Di sini juga saya pun bertanya-tanya mengapa ayat-ayat Al Qur’an terlihat seperti melompat-lompat dan seperti tidak sistematis?
Di sinilah kajian-kajian Ust Nouman Ali Khan begitu banyak memberikan jawaban yang memuaskan.

Ust Nouman begitu mendalam membahas sisi linguistik Al-Qur’an, yang membuat saya benar-benar terpukau dengan Al-Qur’an. Semangat untuk belajar bahasa Arab klasik terasa makin menggebu-gebu jadinya. Sebagai seseorang yang hobi menulis dan membuat puisi, saya dibuat takjub dengan surat-surat yang incredibly poetic, terutama surat-surat Makkiyah. Walaupun baru mulai belajar bahasa Arab, I can’t help myself ketika mendengarkan ayat-ayat yang begitu puitis, seringkali tak kuasa menahan air mata yang mengalir, karena keindahan bahasanya yang begitu kuat terasa, meskipun didengar oleh telinga saya yang non-arab. Lebih indah dari lagu atau irama mana pun. Lebih dahsyat dari puisi mana pun. Belum lagi jika ayat itu berhubungan dengan penciptaan atau alam. Bagi penggemar science seperti saya, yang sering nonton video dokumenter tentang alam, bagaimana terbentuknya bumi, luar angkasa, bintang-bintang, blackhole, dan sebagainya, ayat-ayat scientific dan luar biasa puitis itu benar-benar menembus ke dalam jiwa.

Saya pun dibuat takjub dengan Ring Composition Structure di beberapa Surat Madaniyah. Serta ayat-ayat yang incredibly symmetric. It’s so mind boggling, menakjubkan. Jelas sudah, manusia tidak memiliki mental capability untuk membuat yang seperti ini. It’s definitely word of God.

Berikut beberapa contoh-contoh keindahan linguistik dalam Al-Qur’an:
1. Dalam Surat Al-Muddatsir ayat 3, Allah SWT berfirman,
‎ وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ
Terjemahan simpelnya: “dan agungkanlah Tuhanmu”, sedangkan terjemahan yang lebih mumpuninya: “dan nyatakanlah hanya keagungan Tuhanmu saja”
Huruf و dalam bahasa Arab, sebenarnya tidak selalu berarti “dan”. Huruf و dapat digunakan untuk 21 jenis fungsi, dan salah satunya sebagai isti’naf yaitu untuk memulai kalimat baru. Sehingga sisanya berbunyi رَبَّكَ فَكَبِّر
Nah sekarang perhatikan dengan baik. Kalimat tersebut dimulai dengan huruf ر dan diakhiri dengan huruf ر juga. Huruf kedua adalah huruf ب dan huruf kedua terakhir adalah huruf ب juga. Huruf ketiga adalah huruf ك dan huruf ketiga terakhir adalah huruf ك juga. Dan huruf ف di tengahnya. Subhanallah! Suatu rangkaian simetris yang hanya terdiri dari 7 huruf. Dalam bahasa Indonesia kita perlu menuliskan “dan nyatakanlah hanya keagungan Tuhanmu saja”. Dan Qur’an hanya membutuhkan 7 huruf yang disusun secara sangat elegan.

2. Dalam Surat Ya Sin ayat 40, Allah SWT berfirman,
‎ لَا الشَّمْسُ يَنبَغِي لَهَا أَن تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
Terjemahannya simpelnya: “Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.”
Allah SWT berfirman tentang benda-benda angkasa, dimana masing-masing “berenang”/”melayang”/beredar/berputar pada garis edarnya. Sekarang perhatikan kata كُلٌّ فِي فَلَكٍ
Perhatikan huruf pertama ك dan bagaimana diakhiri dengan huruf ك juga. Huruf kedua adalah ل dan huruf kedua terakhir adalah ل juga. Huruf ketiga adalah ف dan huruf ketiga terakhir adalah ف juga. Dan di pusatnya ada huruf ي
Sekarang mari kita ilustrasikan:
‎ ك – ل – ف – ي – ف – ل – ك
Pusat dari rangkaian huruf tersebut adalah huruf ي yang merupakan huruf pertama kata berikutnya يَسْبَحُونَ yang artinya mengorbit/berputar. Subhaanallah! Bagaimana mungkin manusia bisa merangkai kata sedahsyat ini? It’s so not human. It could only come from God.

3. Ayat Kursi yang tentunya sudah familiar bagi seorang muslim.
Ayat ini terbagi menjadi 9 kalimat:
‎ (1) اللّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
“Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, yang terus menerus mengurus (makhkluk-Nya)”
‎ (2) لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ
“tidak mengantuk dan tidak tidur”
‎ (3) لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ
“Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi”
‎ (4) مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ
“Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa izin-Nya”
‎ (5) يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ
“Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang dibelakang mereka”
‎ (6) وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء
“dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki”
‎ (7) وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ
“Kursi-Nya meliputi langit dan bumi”
‎ (8) وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا
“Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya”
‎ (9) وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
“dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar”

Kalimat pertama diakhiri dengan 2 nama Allah, yaitu الْحَيُّ (Yang Maha Hidup) dan الْقَيُّومُ (Yang Maha Mandiri; Sumber dari segala sesuatu). Dan kalimat pertama ini, memiliki kesamaan dengan kalimat ke-9, dimana juga disebutkan 2 nama Allah, yaitu الْعَلِيُّ (Maha Tinggi) dan الْعَظِيمُ (Maha Besar).

Kemudian lihatlah kalimat ke-2, dan hubungannya dengan kalimat kedua dari akhir (kalimat ke-8). Mengantuk dan tidur adalah sifat makhluk. Manusia misalnya, akan mengantuk jika kelelahan. Tapi bagi Allah, memelihara dan menjaga langit dan bumi tidak membuatnya lelah atau berat.

Kemudian perhatikan kalimat ke-3, dan koneksinya dengan kalimat ketiga dari akhir (kalimat ke-7). Dua kalimat tersebut saling melengkapi. Pada kalimat ketiga, Allah menegaskan bahwa Dia lah pemilik apa yang ada di langit dan di bumi. Dan pada kalimat ke-7, Allah menegaskan bahwa Kursi-Nya, Kerajaan-Nya meliputi langit dan bumi. Di dunia ini, pemilik yang memiliki suatu properti, belum tentu penguasa/raja yang memiliki kerajaan/authority. Dan raja yang memiliki kekuasaan, belum tentu sebagai pemilik. Karena kepemilikan itu, terhadap suatu objek atau properti. Sedangkan kerajaan adalah mengenai kekuasaan untuk mengendalikan orang. Di dalam ayat ini Allah sedang menegaskan bahwa Allah adalah Pemilik sekaligus Raja bagi langit dan bumi.

Kemudian kalimat ke-4, dan hubungan maknanya dengan kalimat keempat dari akhir (kalimat ke-6). Di kalimat ke-4 Allah menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang memiliki authority, kecuali Allah memberikannya. Dan ini dilengkapi dengan kalimat ke-6 yang menegaskan bahwa tak ada seorang pun yang memiliki ilmu-Nya, kecuali Allah menghendakinya.

Dan lihatlah bagaimana kalimat ke-5 yang berada di tengah, yang bertindak bagai cermin bagi kalimat di depan dan di belakangnya, sambil menegaskan bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang ada di depan dan di belakang mereka.
Who speak like that? Subhaanallah! So beautiful!

4. Surat Al-Baqarah, surat terpanjang dalam Al-Qur’an, dengan jumlah 286 ayat, has take the symmetry to the whole new level. Struktur ini dinamakan Ring Composition Structure. Hal ini baru-baru ini saja ditemukan melalui penelitian linguistik modern.

Surat ini bisa dibagi menjadi 9 bagian, berdasarkan tema:
Bagian 1: Keimanan & Kekafiran
Bagian 2: Penciptaan & Pengetahuan
Bagian 3: Hukum yang diberikan kepada Bani Israil
Bagian 4: Ujian yang telah dijalani Nabi Ibrahim
Bagian 5: Perpindahan arah kiblat shalat
Bagian 6: Muslim akan diuji
Bagian 7: Hukum yang diberikan kepada muslim
Bagian 8: Penciptaan & Pengetahuan
Bagian 9: Keimanan & Kekafiran

Perhatikan bagaimana kesembilan tema tersebut simetris dan seperti membentuk struktur cincin, dengan bagian ke-5 sebagai cermin atau pusat tema. Dan di dalam bagian ke-5 ini terdapat ayat ke-143, yang posisinya tepat di tengah surat (total ayat ada 286), perhatikanlah bunyi ayat ini:

“Dan demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) ‘umat pertengahan’ agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menjadikan kiblat yang (dahulu) kamu (berkiblat) kepadanya, melainkan agar Kami mengetahui siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sungguh, (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sungguh, Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang kepada manusia.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 143)

Subhaanallah! Pernyataan umat Islam sebagai umat pertengahan, lokasinya tepat berada di tengah surat ini.

Dan ternyata struktur ini bukan hanya ada pada level makro (tema) saja. Tetapi juga pada sub-tema. Jadi terdapat struktur cincin di dalam cincin. Misalnya saja pada Bagian 8 – Penciptaan & Pengetahuan:

Bagian awal (ayat 254): Mukmin harus mengeluarkan sebagian harta dari apa yang Allah berikan

Bagian tengah (ayat 255-260): Allah Maha Kuasa dan Maha Mengetahui. Allah memberi kehidupan dan kematian.

Bagian akhir (ayat 261-284): Perumpamaan tentang zakat/sedekah

Bahkan struktur ini tidak berhenti pada level sub-tema saja, tapi bahkan pada level ayat. Misalnya ayat 255 yaitu ayat Kursi yang telah dibahas sebelumnya.
Subhaanallah!

Level kepresisian yang menakjubkan ini, jelas terasa sebagai mukjizat ketika mempelajari Sirah Nabawiyah atau sejarah Nabi Muhammad Sallallahu’alaihi wasallam. Saat itu, saya baru paham bahwa ayat-ayat Qur’an itu diturunkan secara piecemeal, sedikit demi sedikit, sesuai dengan kejadian atau tantangan-tantangan yang dihadapi Nabi Sallallahu’alaihi wasallam saat menjalani misinya sebagai Rasulullah. Dengan kata lain, ayat-ayat yang turun adalah jawaban terhadap kejadian atau tantangan yang dihadapi tersebut. Dan kejadian atau tantangan tersebut jelas-jelas di luar kontrol beliau. Contoh kongkrit nya misalnya: Seseorang mukmin bertanya kepada beliau tentang suatu permasalahan, atau ketika musuh menantang beliau. Respon dari hal ini berupa turunnya ayat kepada beliau, menjawab situasi spesifik yang beliau hadapi. Dan turunnya ayat ini tidak harus berurutan di surat yang sama dan tidak harus turun secara kronologis. Selama kurun waktu 23 tahun, ayat-ayat Al-Qur’an diturunkan, out of sequence (tidak berurutan). Segera setelah suatu ayat turun, barulah Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wassallam akan diinstruksikan oleh Allah untuk meletakkan ayat ini di posisi ini di surat ini. Dan ayat itu di posisi itu di surat itu. Dan seterusnya, sehingga posisinya fixed.

Dan perlu diingat, pada saat itu Qur’an adalah oral tradition. Para sahabat Nabi tidak melihat Qur’an seperti kita sekarang, dalam bentuk kitab (tertulis). Mereka mendengar Al-Qur’an. It’s an audio experience, not visual experience. Sebuah pengalaman audio namun setelah dituliskan ternyata membentuk suatu struktur linguistik yang luar biasa. Is that humanly possible?

Al-Qur’an ini, tidak seperti buku biasa buatan manusia. Ayat yang sekilas terlihat melompat-lompat ternyata membentuk suatu struktur yang luar biasa.

Fakta lain sebagai hard proof bahwa Al-Qur’an memiliki struktur linguistik yang perfectly balanced adalah statistik kata di dalamnya. Di era modern ini Al-Qur’an sudah bisa dianalisis struktur linguistiknya menggunakan komputer. Jumlah total suatu kata tertentu dalam Al-Qur’an bisa dihitung dengan cepat dan mudah. Perhatikan fakta-fakta berikut:
– Kata “ad-dunya” (dunia) terhitung sebanyak 115 kali. Dan kata “al akhirat” (akhirat) persis sama sebanyak 115 kali.
– Kata “malaaikat” (malaikat) terhitung sebanyak 88 kali. Dan begitupun kata “Syayaatiin” (syaitan) sebanyak 88 kali.
– Kata “al-hayaat” (Kehidupan) terhitung sebanyak 145 kali. Dan begitupun kata kematian sebanyak 145 kali.
– Kata “Ash-shaalihaat” (amal baik) terhitung sebanyak 167 kali. Dan begitupun kata “As-saya-aat” (amal buruk) juga sebanyak 167 kali.
– Kata “ibliis” (iblis) terhitung sebanyak 11 kali. Dan kata berlindung dari iblis, terhitung sebanyak 11 kali.
– Frasa “mereka berkata”, terhitung sebanyak 332 kali. Dan kata “Katakanlah”, juga sebanyak 332 kali.
– Kata “bulan” sebanyak 12 kali
– Kata “hari” sebanyak 365 kali

Again, is that humanly possible?

Saya begitu dibombardir dengan kedahsyatan mukjizat Al-Qur’an. Dan ternyata itu belum selesai. Al-Qur’an juga menawarkan dahsyatnya struktur matematis yang dimilikinya. Salah satu yang mencolok adalah huruf-huruf initial yang mengawali beberapa surat seperti ق di Surat Qaf, huruf يس di Surat Ya Sin, dan sebagainya. Mari kita perhatikan beberapa contoh berikut:

– Jumlah huruf ق di Surat Qaf ada 57. Dan 57 =
3 x 19. Artinya, 57 adalah kelipatan 19. Sehingga jumlah huruf ق di Surat Qaf merupakan kelipatan 19.
Dan ternyata jumlah huruf ق di Surat Asy-Syura juga ada 57. Jika jumlah huruf ق di kedua surat itu dijumlahkan, 57 + 57 = 114. Dan 114 = 2 x 3 x 19. Kelipatan 19 lagi.
– Jumlah huruf ي di Surat Ya Sin ada 237, dan jumlah huruf س ada 48. Jika dijumlahkan, 237 + 48 = 285. Dan 285 = 3 x 5 x 19. Kelipatan 19 lagi.
– Jika initial حم yang terdapat pada Surat Al-Mu’min, Surat Al-Fussilat, Surat Asy-Syura, Surat Az-Zukhruf, Surat Ad-Dukhan, Surat Al-Jasiyah, dan Surat Al-Ahqaf, dijumlahkan maka:
Surat Al-Mu’min: terdapat 64 huruf “ha” dan 380 huruf “mim”
Surat Al-Fussilat: terdapat 48 huruf “ha” dan 276 huruf “mim”
Surat Asy-Syura: terdapat 53 huruf “ha” dan 300 huruf “mim”
Surat Az-Zukhruf: terdapat 44 huruf “ha” dan 324 huruf “mim”
Surat Ad-Dukhan: terdapat 16 huruf “ha” dan 150 huruf “mim”
Surat Al-Jasiyah: terdapat 31 huruf “ha” dan 200 huruf “mim”
Surat Al-Ahqaf: terdapat 36 huruf “ha” dan 225 huruf “mim”
Jika kita jumlahkan semua, hasilnya: 2147. Dan 2147 = 113 x 19. Kelipatan 19 lagi.
– Initial عسق di Surat Asy-Syura juga tidak terlepas dari ini. Jumlah huruf ع ada 98. Jumlah huruf س ada 54. Jumlah huruf ق ada 57. Jika dijumlahkan, 98 + 54 + 57 = 209. Dan 209 = 11 x 19. Kelipatan 19 lagi.
– Begitu pun initial كهيعص di Surat Maryam. Terdapat 137 huruf “Kaf”, 175 huruf “Ha”, 343 huruf “Ya”, 117 huruf “Ain”, dan 26 huruf “Shad”. Jika dijumlahkan, 137 + 175 + 343 + 117 + 26 = 798. Dan 798 = 2 x 3 x 7 x 19. Kelipatan 19 lagi.

Subhaanallah! Jika Al-Qur’an ini sudah tercampuri tangan manusia (corrupted), dan misalnya satu huruf ق saja hilang, atau huruf ي hilang, atau huruf lainnya, maka saya tidak akan bisa menikmati mukjizat kelipatan 19 ini sekarang. Dan perhatikanlah Surat Al-Muddatsir ayat 27-31 berikut ini:

“Dan tahukah kamu apa Saqar itu?
Ia tidak meninggalkan dan tidak membiarkan,
Yang menghanguskan kulit manusia.
Di atasnya ada sembilan belas.
Dan yang Kami jadikan penjaga neraka itu hanya dari malaikat; dan Kami menentukan bilangan mereka itu hanya sebagai cobaan bagi orang-orang kafir, agar orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, agar orang yang beriman bertambah imannya, agar orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu; dan agar orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata), “Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. Dan Saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia.”
(QS. Al-Muddatsir: 27-31)

Ini baru beberapa contoh saja. Masih banyak lagi contoh-contoh lain yang bertebaran di dalam Al-Qur’an. Dan semakin dalam kita menyelam ke dalam Al-Qur’an, semakin banyak harta karun yang kita temukan. Dan harta karun itu seperti tidak ada habisnya. Bagai lautan luas. Dan sepertinya kita tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk memahami semuanya.

Dan setelah mukjizat demi mukjizat, sudah saat nya hati dan akal kita tunduk kepada Allah. Jalani perintah-perintah Allah di dalam Al-Qur’an. Patuhilah perintah-perintah Rasul-Nya. Atii’ullaha wa atii’urrasul. Taatilah Allah dan Rasul-Nya.

Jadikanlah Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Because Al-Qur’an is a “live” guidance. Kita akan terkejut ketika kita sedang menghadapi suatu masalah hidup, dan ketika membuka Al-Qur’an, secara kebetulan kita mendapati ayat yang seakan-akan merespon langsung atas permasalahan kita. Ketika akan melangkah ke dalam kemaksiatan, tiba-tiba saja teringat ayat-ayat Allah yang melarang perbuatan tersebut. We will receive His Guidance thru His words in the Qur’an.

Jadilah hamba-Nya. The summary of entire Qur’an is basically to accept the fact that we are slaves and He is our Master (Ringkasan seluruh Qur’an pada dasarnya adalah untuk menerima kenyataan bahwa kita adalah hamba dan Dia adalah Rabb kita). Satu-satunya tujuan hidup kita, the sole purpose of this life, adalah mengabdikan diri kepada-Nya. Itulah satu-satunya cara agar kita mendapatkan kedamaian yang sesungguhnya. Kedamaian di Surga-Nya.

‎وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”
(QS. Az-Zariyat: 55)

Minat Bikin Buku Cari Editor

Kemarin saya posting di FB, isinya spt berikut: – Diriku mo bikin buku 1000 hal…bagi 2 deh jd 500..adakah editor muda yg bs bantu..isinya ttg penyelamatan 1000 nyawa.. kontak koestoer@eng.ui.ac.id cv needed.-

Sudah ada beberapa orang menyatakan minat dengan mengirim email ataupun juga messenger, diantaranya ada kawan lama yang relatively tidak muda, ini bikin saya rada kurang enak perasaan. BTW rasanya perlu saya intro sedikit sebab musababnya.

Anda tentu tahu kegiatan saya 5 tahun terakhir ini, utamanya meminjamkan inkubator gratis kepada para ibu bayi prematur. Demikian banyak pengalaman yang kami dapatkan dari kegiatan ini membuat diri saya berpikir, mengapa tidak di-share saja ke masyarakat umum utamanya kaum muda agar menjadi inspirasi bagi mereka untuk kita secara bottom-up menolong diri sendiri kalau meminjam istilah Bung Karno dulu BERDIKARI (Berdiri Diatas Kaki Sendiri). Dari sekedar mampu membuat satu alat sekali lagi SATU ALAT saja, ternyata sekarang sudah bisa menolong ribuan bayi dan yang lebihnya lagi bisa menolong ortu bayi dari kesulitan finansial orang tak mampu, yang membelit kala mereka punya bayi prematur (bayi yang lahir kurang dari 37 minggu dikandungan) disaat baru lahir (neonatal). Silakan search di google dan youtube, berita aktivitas kami telah tersebar di 20 negara (Asia: Nepal, Vietnam, Malaysia, Cina, thailand. Berikut Eropa: Inggris, Perancis, Spanyol, Italy, Hungary dll. Afrika: lupa lagi saya).-
Disamping itu saya ini kan blogger sekaligus juga vlogger, jadi sudah banyak tulisan saya sepanjang tahun-tahun pertama peminjaman gratis inkubator ini di blog saya https://koestoer.wordpress.com. Mulai 2016 aktivitas blog ini sudah banyak di cover oleh web inkubator yaitu https://www.inkubator-gratis.org. Tentu saja sekarang sudah lebih pro karena ditangani oleh rekan muda kita yang 1/2 autis tapi pintar komputer, dialah Juan Karnadi yang senang menyebut dirinya ‘digital-strategist’. Nah artikel di blog inilah yang ingin saya masukan jadi… Apa ya istilahnya? Mungkin gini yg tepat. Jadi background dan sekaligus foreground dari kisah ibu dan bapak bayi termasuk juga saudara atau penghubungnya. Mengapa demikian ?… Nah ini istimewanya… Karena semua coversation kami dengan pihak keluarga bayi tercatat dengan sempurna. Lha koq bisa ? … Itulah rahasianya. Jadi begini per Juni 2017 ini agen relawan kami ada di 50 kota dan kab kota, sedangkan per september 2016 jumlah user inkubator (bayi prematur) sudah 1500. Kami melayani semua conversation mereka melalui SMS-Gateway Center. Itu artinya percakapan sms kami dengan bapak ibu bayi, ataupun dengan agen relawan, semua tercatat di komputer…Amazing bukan ?
Itulah kemudian niat saya menggabungkan semua artikel yang saya buat di blog dengan coversation dg ortu-bayi berikut dengan foto-fotonya bahkan dengan videonya. Lha kalo bayinya saja sudah lebih dari 1500 berarti conversationnya kan paling kurang segitu juga. Lalu bila dengan 1 bayi saja percakapan digital itu bisa jadi dokumen 1 halaman kan artinya kita pasti bisa bikin lebih dari 1500 halaman. Katakanlah kita seleksi sedemikian rupa antara dokumen percakapan dengan ditambah artikel saya (mungkin 100-200 hal), ditambah lagi dengan foto dan video…masa ya gak lebih dari 1000 hal. Malah saya kira bisa 2000 hal. Tapi bikin segitu banyak tulisan walau sudah ada bahannya, mungkin malah gak kelar-kelar.

Berikut ini info yang perlu untuk calon editornya.
Saya sebut info-dokumenter yaitu conversation kami dengan bapak ibu bayi ada dalam bentuk data Excell. Berbentuk tabel dimana ada catatan waktunya tanggal dan jam menit detik. Tercatat dalam bentuk FILO (First In Last Out). SMS masuk yang awal akan tertera di tabel excell sebagai baris yang terakhir. Fahamkah ? Kalau kurang faham nanti saya kirim contoh datanya. So… so what ? Si calon editor harus mahir mengolah excell terutama untuk menjadikan data itu urut kembali menjadi FIFO (First In First Out). Bagaimana caranya ? tentu saja dengan menggunakan fungsi SORT atau saya menyebutnya sorting. Namun tidak cukup dengan single sorting tapi juga dengan double-sorting atau bahkan triple-sorting. Saya mengenal model spreadsheet ini jaman dulu dari LOTUS, sekarang sudah ganti Microsoft-Excell pastilah sudah lebih canggih. Kemudian karena yang dikerjakan ini lebih dari 1000 halaman maka kita perlu bikin programnya atau di excell namanya MACRO-EXCELL supaya bisa cepat selesai. Kalau tidak maka kita harus bikin action lebih dari 1000 kali, cape dong…
Yang kedua adalah kemampuan wordprocessing dengan Microsoft-Word, tentu yang ini banyak yang bisa. Tapi kali ini kita harus memadukannya dengan pembuatan e-book. Untuk membuat e-book sudah banyak software-nya dan bisa di-unduh gratis, atau ada juga yang online. Namun saya sendiri belum pengalaman bikin e-book. Dulu pernah sekali bikin e-book, tapi dikerjakan rame2 dengan mahasiswa. Jadi mereka yang lebih berperan dalam pengerjaannya. Nah kelanjutannya ini adalah ide saya… Jadi begini, bahan artikel saya di blog itu banyak yang include dengan videonya. Jadi saya ingin agar disamping foto maka videonya ini juga masuk dalam e-book. Jadi e-book nya kekinian banget… Mengapa ? karena ada videonya didalam.
Selesai dengan target e-book, baru kita mikir tentang versi cetaknya. Tentu saja lebih mudah, karena menurut saya kita tinggal potong videonya dari versi e-book ditambah penjelasan bahwa videonya bisa dikonek dengan link, karena semua video itu ada di youtube.

Kami punya anggaran untuk merealisasikan buku ini, tentu saja tidak terlalu banyak. Saya juga tidak ingin menyiksa orang dengan bekerja tanpa bayar, namun diharapkan idealisme yang sama dengan spirit kami dalam aktivitas ini. Visi misi kami adalah menolong bayi prematur yang berarti juga menolong ibu bapaknya, dengan demikian kami mengharapkan pembicaraan mengenai anggaran ini bukan menjadi hal yang utama, tapi niat untuk menolong sesama haruslah menjadi landasannya. Atau dengan kata lain tentang allowance mengerjakan editing diatas bisa ‘negociable’. By the way Kalau bisa untuk buku yang pertama (500 an hal) selesai dalam waktu 3 bulan ? Boleh juga anda tuliskan penawaran anda tentang allowance 3 bulan ini… Maunya berapa gitu… Ingat ya ada tawarabn royalti dibawah.

Tambahan untuk semua itu adalah mengontak penerbit, kita seleksi dulu mana penerbit yang sesuai dan kemudian nego mengenai ini itu dan sebagainya. Editor buku diharapkan jadi manager yang ngurus penerbitan juga. BTW saya juga akan menawarkan pada editor prosentase dari ROYALTI bagian kami. Itulah sebabnya mungkin allowancenya ‘moderate’ tapi bagian royalti nanti bisa lebih berarti.

Mereka yang berminat dengan berbagai requirement diatas, silakan kirm CV ke koestoer @eng.ui.ac.id

-0-

Raldi A. Koestoer – 10 Juni 2017.-

Fototerapi GRATIS untuk bayi kuning

Tim Inkubator UI (dan Yayasan Bayi Prematur Ind – Jokja) , juga meminjamkan dengan gratis lampu FOTOTERAPI (bluelite). Sejauh ini (4 th) sudah menyelamatkan banyak bayi yang terkena billirubinemia (bayi kuning). Mereka yang memerlukannya silakan kontak SMS center kami (kirim SMS):

0856 5931 2070

Sejauh ini semua terlayani dengan baik.

Fungsi terapi sinar biru ini akan mengubah bilirubin menjadi senyawa yang larut dalam air sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh bayi. Terapi penyinaran sinar biru dengan menggunakan lampu Blue Light biasanya dilakukan di rumah sakit. Mengingat biaya yang mahal hingga mencapai belasan juta rupiah maka dengan lampu ini kita bisa melakukan penghematan dengan melakukan terapi tersebut dirumah sendiri.

PROSEDUR TERAPI SINAR BIRU :
1. Mata bayi ditutup dengan kain kasa agar cahaya sinar dari fototerapi tidak merusak retina mata.
2. Pakaian bayi dibuka agar penyinaran bisa merata ke seluruh tubuh.
3. Lampu Blue Light diletakkan pada jarak 10 20 cm diatas tempat tidur bayi.
4. Mengganti posisi bayi secara berkala agar penyinaran merata. Kadang bayi perlu tengkurap.
5. Bayi harus-sering diberikan ASI untuk melancarkan pencernaannya dan terhindar dari dehidrasi akibat efek panas sinar biru. 2-3 jam sekali.
6. Lama penyinaran biasanya 2-4 hari tergantung kadar bilirubin. Minimal berlangsung selama 24 jam. Selanjutnya setiap 24 jam dievaluasi lagi apakah bayi masih perlu mendapat perpanjangan waktu penyinaran. Evaluasi dilakukan dengan melihat tanda fisik bayi atau dengan pemeriksaan laboratorium, yaitu memeriksa kadar bilirubin dalam darah bayi.
7. Bila kadar bilirubin 12-15 mg/dl, terapi dilakukan selama 2-3 hari. Bila kadarnya mencapai 15-20 mg/dl terapi dilakukan selama 3-4 hari.

Semoga bayi Indonesia sehat semua.

Untuk lebih banyak melihat kegiatan kami silakan klik

https://www.inkubator-gratis.org

IMG_20151214_061410

Berita inkubator gratis sampai di negeri Cina

Indonesian professor of this invention, save thousands of newborns … …
2017-05-16 to see Indonesia

Indonesia Kuril travel agency WeChat public ID: nusarayatour

Since the home incubator, Hela Marti in the care of less than the daughter of Mary Maria when the peace of mind more. (Agence France-Presse)

As of last year, as many as 670,000 preterm infants in Indonesia need help with an incubator, but the cost is affordable for most poor families. A professor of engineering in Indonesia, so self-made incubator for low-income families free to borrow, so far saved thousands of newborn life.

62-year-old professor of the University of Indonesia, Radi use their own expertise to design and manufacture a lightweight, easy to carry the premature child incubator, and in 2012 to start his incubator lending plan. Each incubator production fee of 3.5 million rupiah (about 1775 yuan), Lardy raised funds through fundraising, access to the middle class, including many health care workers generous.

Has made 180 incubators

The program was originally implemented in Jakarta and has now been extended to another 48 cities covering the western Sumatra Island to the easternmost Papua area.

Raldi hoped that the plan could be further extended to 300 cities. He said he has made 180 incubators so far, helping about 1,500 newborns, including twins and triplets. He said: “Our success rate is one hundred percent .1500 baby all healthy and well.”

In February this year, the birth of Mary Mary is one of the beneficiaries, the premature birth was only 1.2 kg, the weight is less than half of the general newborns. Under the government insurance plan, Maria May to stay in the hospital incubator for seven weeks. Her situation is stable, the hospital will she was discharged, but when she was only 1.5 kg, still need to incubator, but after the discharge of the incubator is no longer insured

Mary Marie’s father asked for help from friends, where the incubator plan. He said: “I made a cell phone text message, the other soon responded. Not a few minutes, an operator contacted me, said the baby can be home to receive an incubator.

Mari Mayma currently weighs 2.4 kilograms, although most of the time she has to stay in the incubator, but her parents are now finally put down the heart of stone, and occasionally hug her daughter.
Related Reading:
Sepa Island, what’s fun?
What are the large exhibitions in Indonesia in 2017?
Fun Bali: 5 days 4 nights trip, fast up …
Fun Bali: 4 days 3 night trip fresh baked, go for fast …….
Fun Bali: 3 days 2 nights trip, quickly walked ……..
Bali food new places: old Korean home Muslims, about it?
Fun Bali: Car Rental (7 cars) ……..
Indonesia’s most classic 8-day tour, so play the most cool [Indonesian manuscript]
Bali 2 days 1 night trip, walk up …….
Issue 187: Wang dispensers and Tintin find a trip to Indonesia
Tintin’s Indonesian Impression Note (2) Yogyakarta: The Kingdom of Motto
Yogyakarta 2 days a night trip, feel the cradle of Java civilization …….
Sumatra Benniu Festival, experience a different kind of Indonesian scenery (10 people from the group)
Median 4 days 3 nights tour, feel the charm of Sumatra
A water platform wedding plus two nights private pool villa accommodation only 20000 yuan
Insert the wings, study the understanding of the Indonesian market ……..
Love her, take her to Bali wedding … …

Wonderful recommendation:

Bali romance wedding wedding company
We chat number: Baliromance (← long press)
Bali professional wedding photography, wedding planning (church wedding, lawn wedding, water wedding) experts, high-end overseas wedding private custom experts
Indonesia Qiandao International Travel Service
Micro signal: nusarayatour(← long press copy)
See Indonesia for the Indonesian Qiandao International Travel Service WeChat public number
(Jakarta, Bali to the agency), the main business: business and business reception, exhibition contractors and reception, business registration and change, visa processing, ticket hotel reservations, car rental, travel services, free exercise, Bali wedding planning and wedding photography, wedding rental services.
Jakarta Chinese Muslim Restaurant (Sulaiman Resto)
Micro Signal :Wudivip 2 (← long press)
Indonesia Jakarta’s first northwest flavor of the Muslim restaurant, since its opening in 2012, by China and Indonesia all levels of customers of all ages.
Eiffel Language Center
We chat number:Eiffel Language Center (← long press)
艾孚语言中心,您的印尼语学习掌上宝! (印尼语培训,中文培训,中印尼英三语翻译,留学中国.印尼)

Testimoni Pemakai Fototerapi

    • rinibramantoroAlhamdulillah…. akhirnya hasil cek kadar bilirubin dek Indra hari ini sudah bisa bikin tersenyum. 9.2 mg/dL, yg artinya dibawah nilai rujukan maksimal <12 mg/dL.
      Deg2an dimulai sejak usia hari ke-3 dek Indra, Senin 8 Mei 2017, saat itu dokter Sp.anak menyarankan dek Indra dirawat di RS utk disinar krn hasil periksa lab, didapati kadar bilirubin 12.3 mg/dL. Dengan pertimbangan Ario, si kakak, sudah batuk2 masuk angin mungkin krn capek bolak balik rumah-RS, akhirnya kami memutuskan hari senin itu tetap pulang ke rumah. Dokter Sp.anak kasih noted; besoknya langsung kontrol cepat…bawa hasil lab terbaru. Dan astaghfirullah, Selasa 9 Mei, hasil lab menunjukkan angka kadar bilirubin 13.4 mg/dL 😭. Alhamdulillah suami tetap cool, sementara saya sudah merasa kliyengan kepala cenut2. Suami @bramabdinagoro terpikir hubungi seorg sahabat dan panutan yaitu Prof. Raldiartono @koestoer , guru besar Dept Teknik Mesin FTUI, yang sudah sangat dikenal krn jasa beliau dalam hal sociopreneur, peminjaman inkubator gratis. Ternyata saya baru tahu kalau beliau juga mengembangkan alat fototerapi /sinar biru utk bayi kuning. Dapet tanggapan baik bgt, alat fototerapi bisa dipinjam hari itu juga dan bisa lsg diambil ke kampus FTUI utk dibawa pulang ke rumah. Alhamdulillah, setelah perjuangan lebih kurang 10 hari sejak 9 Mei s.d. hari ini 19 Mei, didptkan hasil lab yg menggembirakan.
      Agak lama, sampai 10 hari, krn prakteknya dek Indra tidak di fototerapi 24 jam spt jika di RS, krn kalau di RS bayi yg disinar/fototerapi minum ASI dari botol (ibu harus memompa ASI), sedangkan saya krn alat fototerapi di rumah, masih bisa memberi ASI langsung. Malem juga ga full di fototerapi krn khawatir saya ketiduran, bayi kehausan atau terbangun & ngusel2 penutup mata (hrs dijaga jgn menatap sinar biru nya lsg).
      Terima kasih Prof. Raldiartono dan tim yg hebat..sudah sangat membantu bayi2 di Indonesia dg peminjaman inkubator & fototerapi nya👍👍 Barakallah…Semoga Prof. Raldiartono & tim selalu sukses 🙏
    • ningsih_ayeeshaAlhamdulillah.. Semoga dedek indra tambah sehat ya mba 😘😘
    • rinibramantoroMakasih mba @ningsih_ayeesha 😘 iya mba…skrg sdh lebih lega, ga dagdigdug lagi…Semoga sehat terus ya
    • rinibramantoroMba @ningsih_ayeesha , senin kmrn aku n dek Indra ikut anter Ario les Yamaha lho…tp nunggu di mobil aja
    • ningsih_ayeeshaYa ampun udh diangkut aja mba si kecil.. Yha gak liat deh, 😍😍
    • rinibramantoroHihihi, senin kmrn sekalian abis dr yamaha, lanjut ke RS Bunda buat kontrol ke obgyn..pas emang jadwalnya senin
    • Delete CommentkoestoerSemoga sehat terus…
    • rinibramantoroAamiin YRA, Prof @koestoer

  • ningsih_ayeeshaAlhamdulillah.. Semoga dedek indra tambah sehat ya mba 😘😘
  • rinibramantoroMakasih mba @ningsih_ayeesha 😘 iya mba…skrg sdh lebih lega, ga dagdigdug lagi…Semoga sehat terus ya
  • rinibramantoroMba @ningsih_ayeesha , senin kmrn aku n dek Indra ikut anter Ario les Yamaha lho…tp nunggu di mobil aja
  • ningsih_ayeeshaYa ampun udh diangkut aja mba si kecil.. Yha gak liat deh, 😍😍
  • rinibramantoroHihihi, senin kmrn sekalian abis dr yamaha, lanjut ke RS Bunda buat kontrol ke obgyn..pas emang jadwalnya senin
  • Delete CommentkoestoerSemoga sehat terus…
  • rinibramantoroAamiin YRA, Prof @koestoer

ECC SCORE INT PROG 2017

NAME STU NO Assign Exams Fin score
Bintang Samodro 1406641882 77.5 75.8 76.6
Fauzan Widianto 1406641911 76 74.0 75.0
Manal Aimam 1606971325 84 82.0 83.0
Marc Suteau 1606971331 77 75.5 76.3
Karim R. Karjadi 1406547206 76 75.0 75.5
Satrio Utama 1406546046 75.5 76.8 76.1
Pandya Dhira 1206291853 76 74.0 75.0

MOVE ON – Seri 2

Tentu saja artikel ini lanjutan dari seri 1… Nah di akhir seri 1 kita bicara ttg kementrian, khususnya Ristek (lihat seri-1: https://koestoer.wordpress.com/2017/03/03/move-on-seri-1/). Sekarang sejak disatukan jadi Kemenristekdikti maka…Tebak apa yang terjadi ?

Pastilah anda sudah tahu jawabannya kan ? Tapi mungkin istilahnya akan berbeda untuk masing2 orang. Menurut saya istilahnya adalah MAKIN MUBAZIR. Artinya semakin besar anggarannya mungkin jadi 10-20 x lipat dari 5-6 th lalu, tetapi program-programnya semakin tidak berguna untuk rakyat Indonesia. Jadi berguna untuk siapa ? Hanya untuk segolongan kecil orang saja. Siapa mereka itu ? Pertama ya orang2 di kementrian itu, yangpakai batik keren dan kadang pakai jas  mondar-mandir cengengesan karena merasa berjasa untuk negara, padahal cuma ngabisin budget negara tanpa manfaat untuk rakyat. Yang kedua adalah para peneliti baik di Universitas maupun di Litbang yang terus-menerus melaksanakan proyek penelitian yang samasekali tidak berguna untuk rakyat mau si TM sekalipun yang katanya jurnalnya ada di Q1 (yang paling bergengsi), nilai Scopusnya dan juga H-indexnya sudah banyak. Bukannyapenelitian itu tidak berguna sama sekali tetapi bagi saya cukup sekali dua kali saja setelah itu harus switch pada kemanfaatannya untuk orang banyak. Pengabdian Masyarakat (Darma ke 3 Universitas) adalah hilirnya. Jadi haru segera melangkah ke hilir jangan terus berada di muara. Tentu saja itu lebih enak karena berada di zone nyaman. Break-up the comfort zone…karena kalau tidak sebenarnya kita tetap di tempat bahkan sebenarnya mundur. Coba bandingkan dengan anak2 muda yang berada didunia digital sekarang ini ada yg sudah berhasil dengan ide kreatifnya membangun start-up business. Membuka lap kerja puluhan sampai ratusan ribu orang (lihat GOJEK).-

Karena berasal dari Univ yg sama  dg TM, kalau ketemu selalu saya tanya “Jadi…uda ada gunanya belum riset anda ?” Dia selalu tersipu malu, karena tidak bisa menjawab pertanyaan saya. Dan kemudian muncullah jawabannya yang high-class yg tidak akan dimengerti oleh orang biasa, emang sih dia orang pintar jadi bisa aja car alasan yang seakan-akan masuk akal. Tapi buat saya semua itu NGOMONG-DOANG, wacana terus. Tidak pernah ada eksekusi. Kalau mau lihat kementrian yang berhasil maka lihatlah Kementrian Kelautan dan Perikanan yang panglimanya Susi Pujiastuti. Sangat membumi keberhasilan programnya jelas. Emang dia lulusan Universitas ? Pasti bukanlah. Jadi mereka yang gelarnya tinggi dan banyak, gak manfaat. Istilahnya mereka seperti singa yang mengembik. Tentu saja lebih bagus kambing yang mengaum.-

(seri-2 selesai dulu).-

Cerita Bahagia

Cerita bahagia Peminjaman Inkubator Gratis…
Bayi kami lahir pada tanggal 7 februari 2017 dengan berat badan 1,25 kg. Karena lahir prematur bayi kami harus dirawat di dalam inkubator ruang NICU yang berada di RS terbaik Bogor.17391933_1890212101LiaPrayogi
Timbul rasa kecemasan akan perawatan si kecil jika suatu hari dirawat di rumah. Salah satu teman kami menyarankan utk meminjam inkubator di Fakultas Teknik Universitas Indonesia secara Cuma-cuma (gratis). Pada awalnya saya tidak percaya, alat semahal inkubator di pinjamkan begitu saja. Untuk menghilangkan rasa penasaran saya cari informasi tsb lewat Youtube dan google. Dan…
Hebat, ternyata benar adanya informasi ini, terlebih lagi inkubator ini hasil karya Anak Negri (produk lokal). Mendebarkan…

Profesor Raldi Artono Koestoer, beliau lah sang pencipta Inkubator gratis ini..

Tak perlu lama berpikir, langsung saya SMS ke no 0856-5931-2070 untuk mendapatkan info lebih jelas. Secepat kilat sms saya langsung di balas. Pelayanan sms center nya cepat, lugas, jelas.

Sebulan lebih setelah dirawat di RS langsung saya konfirmasi ulang ke nomer 0856-5931-2070 “inkubator gratis”, dan saya langsung diminta datang ke Fakultas Teknik Universitas Indonesia untuk ambil Inkubatornya. Begitu mudahnya tanpa ribet …

Alhamdulillah saya bisa langsung ketemu Profesor Raldi Artono Koestoer dan tim. Begitu hangat mereka menerima kedatangan kami.
Langsung diberi arahan tentang penggunaan inkubatornya dan tata cara perawatan bayi.

Penjelasannya sangat jelas, mudah dipahami, dan luarbiasa benar2 pinjam gratis… 🙂
Subhanallah…
Dan akhirnya saya bisa langsung bawa inkubator nya ke rumah di cilebut, Bogor.
Alhamdulillah Maryamah Khairunnisa (putri pertama kami) bisa langsung nyaman beristirahat di dalam inkubator yang sangat menakjubkan ini.

Saya Yulia Herawati dan Prayogi sebagai orangtua dari Maryamah Khairunnisa dan atas nama keluarga besar kami mengucapan banyak terima kasih kepada Bapak Profesor Raldi Artono Koestoer dan tim beserta Yayasan Bayi Prematur Indonesia atas kebaikannya dan ketulusannya meminjamkan Inkubatornya kepada kami secara gratis.

Faktor Kesuksesan

Untuk anak muda, kiranya baik untuk memperhatikan faktor-faktor berikut. Untuk orang tua, bisa digunakan dalam pendidikan anak. Faktor apa saja yang membuat seseorang itu sukses, utamanya BUKAN IQ… Jadi prestasi akademis yang biasanya dipersepsikan sebagai IQ ternyata tidak termasuk dalam 12 faktor utama ini.

-0-

Ingin tahu 12 faktor pertama yang berpengaruh terhadap kesuksesan anda dan anak anda kelak?

1. Jujur
2. Disiplin
3. Pandai bergaul
4. Dukungan dr pasangan hidup
5. Bekerja lebih keras dr yg lain
6. Mencintai apa yg dikerjakan
7. Kepemimpinan Yang Baik dan Kuat
8. Semangat & berkepribadian kompetitif
9. Pengelolaan Kehidupan yang baik
10. Kemampuan menjual gagasan ide dan produk
11. Berinvestasi dg bijak
12. Pandai melihat peluang

-0-

Tahukah anda IQ menduduki posisi nomor berapa ?…

Nomor Berapa ayo…?

Nomor tigapuluh…

Estafet Inkubator Purwokerto-Tasikmalaya

Berikut ini adalah kisah seru penyelamatan bayi prematur di Tasikmalaya oleh para sahabat mulia Agen Relawan Inkubator Gratis di Purwokerto, yang tergabung dalam komunitas Zone Bombong. Komunitas yang gemar menolong sesama ini telah mempunyai ambulans sendiri, dan aktivitasnya mengantar orang sakit dikenal sebagai SIBULAN (Siaga Ambulans) utk daerah Purwokerto dan sekitarnya.

-0-

Julius Setya Kesuma added 6 new photos — with Juan Karnadiand 6 others.

2 hrs · Purwokerto ·

-0-

INKUBATOR GRATIS TERBANG MENOLONG BAYI PREMATUR DI TASIKMALAYA

“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya. ‘Jadilah!’ maka terjadilah ia. Maka Maha Suci (Allah) yang ditangannya atas segala sesuatu dan kepadanyalah kamu dikembalikan”(QS Yasin 82:83)

“Jangan pernah kamu berputus asa dari rahmat Allah…”(QS Az-Zumar : 53)

3 hari lalu tiba tiba ada sms masuk dari “bos” di head office inkubator: “Apakah si bulan zona bombong bisa mengantarkan inkubator ke tasikmalaya?”
Masih ragu, akhirnya saya jawab: “baik mas akan saya koordinasikan dengan temen2 dulu”.
Kenapa harus ragu? Iya karena belum lama ini si bulan nya zona bombong mengalami kecelakaan cukup serius, sehingga belum bisa beroperasi kembali.

Mencoba menghubungi jaringan si bulan semuanya memang sedang sibuk mengantar pasien ke berbagai tempat, tapi belum ada yg menuju ke barat arah Tasik atau Bandung.

Saya tidak boleh berhenti berusaha! saya tahu bahwa inkubator ini sudah diharapkan sekali kehadiranya oleh orang tua bayi prematur di Tasikmalaya. Ibunda si jabang bayi juga beberapa kali sms memberi kabar bahwa bayinya sudah pulang dan menanyakan kapan inkubator akan diantar ke rumahnya. Tidak boleh panik, sebagai hambahNYA kita hanya boleh berharap dan memohon kepadaNYA, Allah akan memberi petunjuk.

Nekatlah ba’da sholat subuh langsung saya keluarkan jurus andalan saya…hehe apa itu?
Iya jurus andalan saya ketika terdesak adalah woro2 di di bbm, fb dan whatsapp; begini bunyinya:

_Selamat pagi kawan, salam ibadah berjama’ah. Hari ini saya butuh armada atau tepatnya tumpangan untuk mengantar #INKUBATOR gratis untuk menolong bayi prematur dari Purwokerto ke Tasikmalaya, jadi jika ada kawan2 yang hendak ke Tasik atau ke Bandung melewati Tasik, mohon kesediaanya untuk meluangkan space di mobilnya seukuran 1×0,5 m2. Di Tasik sudah menunggu relawan yang secara estafet akan mengantar ke rumah bayi prematur tsb_

…keyakinan saya cuma satu, Allah akan bantu saya, Allah yang maha besar akan menggerakan hati temen2 saya untuk membantu mengantarkan inkubator ini hingga ke rumah bayi prematur di Tasikmalaya (5 jam perjalanan darat dari Purwokerto).

Alhamdulilah sekali lagi Allah hadir tepat waktu, rekan rekan saya di zona bombong satu per satu menghubung saya bahwa mereka bersedia membantu mengantarkan inkubator ini.
Mas Aw Wijaya telepon bahwa beliau sedang otw ke Tasik dan sudah sampai di Wangon, beliau bersedia mengantar inkubator gratis ini ke Tasik asal ada yang mengantar ke Wangon.
Tik tok tik tok saya lagi siap siap mau mandi berniat mengantar inkubator ke Wangon, kling kling ada Whatsapp masuk, ternyata dari Mas Aan alias Kang Ahmad MC Kondang Zona Bombong itu,” Mas Jul saya bersedia mengantar ke Wangon” katanya sangat lantang!
ALHAMDULILLAH YA ALLAH, kentara sekali nikmatMU untuk hamb, siap mas silahkan ke rumah inkubator sudah siap!!

Finally inkubator dibawa oleh beberapa relawan sbb:
Etape 1 : Sabtu Jam 9.00 Kang Ahmad mengambil inkubator di rumah agen relawan Purwokerto (saya)
Etepe 2 : Sabtu Jam 9.15 Kang Ahmad mengantarkan Inkubator dari Purwokerto ke Wangon, jarak tempuh 1 jam;
Etape 3: Sabtu Jam 10.30 Mas Aw Wijaya menunggu di Wangon dan mengantarkannya ke Tasikmalaya, jarak tempuh 4 jam;
Etape 4: Mas Danial Kusumah menunggu di Tasikmalaya dan mengantarkannya ke rumah bayi prematur (peminjam) pada hari Minggu Pukul 11.

Inkubator sukses terbang ke rumah bayi prematur, berikut laporannya:

_Peminjaman 1 unit inkubator gratis kepada keluarga Bapak Muchamammad Dharsono dan Ibu Hen hen Herlina yang beralamat di Kampung Bobojong, Tasikmalaya. Putri pertamanya yang bernama Anindita Ceisya Syahmina, lahir pada tanggal 3 Maret 2017 dengan berat badan 1.500 gram dan panjang 30 cm di RS TMC Tasikmalaya. Semoga dengan dukungan dari inkubator ini, bayi Anindita dapat tumbuh sehat Aamiin Yaa Rabbal ‘alamin._

Terima kasih kpd semua pihak yg telah mendukung, Prof Raldi Artono Koestoer dan Ibnu ‘Rehan’ Roihan selaku Selaku Centre Yayasan Bayi Prematur Indonesia, serta Mas Heri Kristanto yang telah turut aktif menebarkan semangat perjuangan ini.

Terima kasih untuk para relawan (Kang Ahmad & Mas Aw) & rekan rekan komunitas zona bombong serta Mas Danial Kusumah yang telah ikhlas membantu dan tanpa pamrih mengantarkan inkubator gratis ini hingga sukses terbang ke Tasikmalaya menolong bayi prematur. Peminjaman kali ini adalah yang paling berkesan, melibatkan banyak orang, menjadi berkah untuk banyak orang, karena nantinya saya tidak ingin masuk surga sendirian!! Teruslah nganan!!!

Alhamdulillahi robbil ‘alamin
Jazakumullah khairan katsiran
Jazakumullah ahsanal jaza

INGAT YA!! INI GRATIS…TISSS

BUTUH INKUBATOR ?
Silahkan SMS KE SMS Center
0856-5931-2070 (SMS Only)
Atau
Hubungi Agen Relawan Purwokerto
0812-2966-2255

Support by Yayasan Bayi Prematur Indonesia

TASIKMALAYA, 12.03.17

-0-
Image may contain: 2 people, people smiling, people standing
Image may contain: 2 people, people standing and stripes
Image may contain: 2 people, people standing
Image may contain: 2 people, people standing
Image may contain: 1 person, sitting and indoor
+2

Like

 

Like

 

Love

 

Haha

 

Wow

 

Sad

 

Angry

Comment

Comments
Rian Dodonk
Rian Dodonk mantapp.. mas heri ada dimna2 ya..
Like · Reply · 1 · 1 hr

 

Heri Kristanto
Heri Kristanto Yg blm kesampaian seumur umur blm pernah kaki ini bercengkerama dgn bumi serambi mekah..semoga sy segera bs silaturahmi ke aceh bang Rian Dodonk
Like · Reply · 2 · 1 hr

 

Heri Kristanto replied · 2 Replies · 21 mins
Indra Wawan M
Indra Wawan M Subahannalloh…insya Alloh berkah dan smoga Alloh terima amalan mas Julius Setya Kesuma…aamiin
Like · Reply · 2 · 1 hr

 

Danial Kusumah
Danial Kusumah Barokalloh..aa Heri sama aa Julius mantap jiwa
Like · Reply · 2 ·

Move On – Seri 1

Rasanya lebih menggigit kalau kita menggunakan istilah anak muda sekarang di medsos. Namun kemungkinan ada beberapa pengertian yang mirip, nanti kita lihat lebih lanjut dalam tulisan ini. Jadi artikel ini tentu saja ditujukan untuk kalangan tertentu, bila tidak keberatan saya sebut saja, untuk mereka yang sudah rada berumur dalam banyak pengertian. Bila ingin lebih eksak saya sebut saja mereka yang sudah berusia 45 th keatas. Bukan berarti sebuah angka mutlak 45 itu, bisa saja lebih muda dari itu atau lebih tua dari usia itu. Tapi bila sudah lebih tua, saya kuatir sudah merasa terlambat.
Saya cerita ttg diri sendiri dulu deh… Biar jelas ini merupakan pengalaman jadi pastilah – sesuai kata dengan perbuatan -. Setahun atau dua tahun menjelang umur saya 45, ada perasaan gelisah dalam diri saya. Sepertinya hidup ini koq kurang tantangannya, rasanya sejauh ini saya koq belum berbuat apa-apa yang bermanfaat. Paling ya untuk diri sendiri dan keluarga. Kemudian Allah memperjalankan saya kemana-mana dan mempertemukan saya dengan banyak profesor hebat dari berbagai negara. Berdiskusi ttg pendidikan mulai dari selevel SMA (saya visit SMA di Manila) s/d dengan studi S1, S2 dan S3 di berbagai negara. Saya diberi kesempatan melihat lebih dari 100 an laboratorium canggih dan sederhana di seantero dunia. Sampai saya bosan… Lalu napak tilas religius Mekah madinah masjidil Aqsha, Betlehem Yerusalem Amman Laut Mati Masjid Ibrahim dua kali ke Vatikan… Gak tahu lagi deh… Jadi untuk apa Allah menunjukkan tempat itu semua kepada saya. Lalu bikin makalah ilmiah untuk ikut seminar, rasanya mudah saja, Asal sudah bikin penelitian eksperimental, semua bisa di-report kembali karena semua itu sesuatu yang memang dikerjakan jadi resultnya juga tidak perlu dipersoalkan atau dibantah. Dan yang agak lebih mengesalkan saya, seakan-akan hebat dan canggih tapi tidak ada gunanya. Bahkan buat saya sendiri saja tidak ada gunanya apalagi untuk orang lain. Dulu belum jaman Scopus dan indeks-indeksan seperti sekarang. Jadi penelitian yang dilakukan tidak ditujukan untuk menambah angka kredit. Research for the sake of research only. Pernah suatu saat saya berada di seminar di kota Surabaya. Pembicara utamanya Ir Suleiman dulu direktur PT PAL (bikin kapal) beliau ini termasuk koleganya Habibie (mantan Pres dan d/h juga Menristek), ini yang disampaikan “Gak bisa kita meneliti sekedar meneliti saja, sekarang harus berubah, meneliti harus ada gunanya untuk bangsa ini”. Walaupun saat itu audience tidak ada yang bereaksi, jauh sesudah itu kata-kata itu terngiang ditelinga saya.

Masuk Ristek
Tahun 2004 saya pindah ke RIstek jadi pejabat eselon II istilahnya disana ASDEP (Asisten Deputi). Lumayan untuk pengalaman, jadi saya memahami birokrasi pemerintahan secara lebih detail, dan menurut saya sekarang semua itu hanya bikin saya jadi bodoh saja. Jadi peg negeri seakan kita dilarang untuk kreatif, itu sebabnya saya katakan untuk saya ini adalah medan yang kurang tepat. Jauh lebih baik jadi dosen yang atleast mentrasnfer ilmu tiap hari pada peserta didik, ilmu paling tidak jadi bermanfaat. Budget negara habis untuk sesuatu yang tidak manfaat. Saya yakin sampai sekarang pun masih begitu. Disatukan jadi Kemenristekdikti-pun tidak merubah keadaan. Malah lebih banyak duit habis untuk hal yang tidak bermanfaat. Walhasil 2 tahun disitu, saya mengundurkan diri, karena untuk saya kurang manfaat.
Sebulan sekali kompartemen Energi bikin meeting. Yang hadir para ahli dari berbagai lembaga riset, BATAN, BPPT, LIPI, Kem ESDM, juga ada Universitas. Setelah sekian bulan bertemu, sepakatlah para ahli ini bikin Buku Putih Energi. Guna memberi masukan pada pemerintah mengenai kebijakan Energi untuk negara kita. Task-force ini kemudian intens rapat bukan saja di kantor tapi juga sampai menginap di hotel. Jadilah kemudian sebuah buku yang warnanya putih isinya tentang berbagai hal tentang Energi. Pimpinan gugus ini dulu pak HH (Alm), tentu saja beliau sudah bekerja keras untuk bisa menjadikan buku ini sebuah karya yang diharapkan bermanfaat untuk pembuat kebijakan Energi di Indonesia. Namun sampai sekarang (itu tahun 2006) saya tidak pernah mendengar buku putih itu dijadikan acuan bahkan disinggung orangpun tidak. Boleh dibilang kerja keras yang menghabiskan budget sekian tapi tidak ada gunanya. Ini sekedar salah satu contoh saja kerjaan yang tak bermanfaat di kementrian, saya yakin masih banyak lagi kerjaan ataupun proyek yang mubazir dikalangan pemerintahan.
(Sementara saya hentikan disini dulu. Segera menyusul Seri 2…Pada frekwensi dan gelombang yang sama di blog saya. Jadi…jangan kemana-mana).-

……………………………………………………………………………..

Inexpensive NICU v1

NICU disini adalah singkatan dari Neonatal Intensive Care Unit, jadi kira-kira NICU ini adalah ICU-nya bayi terutama bayi baru lahir (neonatal), juga bayi prematur dan bayi BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah). Tentu saja saya tidak perlu berpanjang kata mendefinisikan apa saja isinya. Bila anda tahu tentang ICU (AI Si Yu) maka seperti itulah isinya hanya saja untuk bayi ditambah dengan Inkubator bayi. Dan segala sesuatunya spesial untuk bayilah pokoknya.
Seperti saya sampaikan pada artikel yang lalu tentang kunjungan kami ke RSIA Lestari di Cirendeu bahwa beberapa tahun yang lalu saya pernah melihat Menkes menyampaikan di TV (Kalau tak salah ibu Nafsiah Mboi, yang saya ingat beliau rambutnya disasak tinggi). Investasi untuk ruang NICU bisa memakan biaya 1 s/d 2 Milyar rupiah. Tentu saja nilai itu wajar untuk skala komersial atau harga pasar. Sehingga waktu kunjungan ke RSIA diatas saya sampaikan bahwa kami akan bikin NICU yg murah. Istilah kami, waktu itu asal terpikir begitu saja ‘Inexpensive NICU’. Toh kata NICU-nya sendiri sudah bahasa Inggris jadi sekalian saja padanannya kami buat bahasa Inggris juga.
Sebenarnya ide bikin NICU itu terlintas sewaktu kami berkunjung ke RS Pendidikan di Makassar bulan Septermber tahun 2014. Saat itu RS tsb baru dibangun dan tentu saja ruang NICU nya baru juga dan belum pernah dipakai malah. Saat itulah saya bertanyatentang banyak hal, diantaranya mengenai harga peralatan NICU itu. Harga Inkubatornya tentu saja diatas 100 an lah kan seakan-akan canggih. Juga terlihat ada lampu fototerapi yang terlihat bentuk lampu bluelite-nya melingkar-lingkar seperti ular. Ada juga Patient-Monitor yang bukan saja canggih semua sudah digital tapi juga bentuk danwarnanya secara estetika sangat memikat dan Kata orang sana harganya puluhan jutalah. Saat itulah dalam hati saya berkata kalau alat inkubator itu yg berharga 100 an itu bisa kami buat menjadi hanya 3,5 an saja dan juga fototerapi yang 20 an itu bisa kami buat dengan ongkos 1 saja, lha mengapa tidak kami lanjutkan dengan membuat peralatan lain dengan mutu terjamin, seperti 2 alat diatas yang sudah terbukti menyelamatkan lebih dari 1500 an bayi di 47 kota/kabupaten.
Pastilah kalangan awam bilang “Mana mungkin invest NICU 1 M itu dibuat jadi 10 J saja ?”. Tapi kami bukan orang biasa, utamanya kami punya motivasi dan semangat yang tinggi, mirip dengan semangat para pendaki gunung. Modal kami yang utama tentu saja backup dari Allah SWT, yang pasti mengulurkan tangan pada mereka yang punya niat baik. Tentu saja niat kami adalah untuk menolong gol pra-sejahtera. Untuk mereka yang mampu sudah ada solusinya di RS besar yang punya fasilitas lengkap. Tapi buat gol men-bawah harus bagaimana ? Apalagi didaerah yang fasilitasnya amat minim. Kami sudah lihat sendiri di banyak daerah banyak RSIA yang tidak memiliki inkubator.
(Sementara ceritanya di-cut sampai disini dulu, dan akan segera disambung besok-besok. Tolong diingatkan).-

Tafsir Annisa 138-139

Tafsir Annisa 138-139, oleh Nadirsyah Hosen
Chenia M. Sepita Sofyan (dari Facebook).-
Yesterday (25 Feb 2017) at 2:19pm ·
Tafsir al-Nisa: 138-139 bukan mengenai Pilkada
“Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi AWLIYA dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.”
Mari kita jujur pada keilmuan kita, dan jangan ikut-ikutan main politik. Setelah sebelumnya gagal mempolitisir terjemahan QS al-Maidah:51, kali ini sebagian pihak terus menerus mengangkat terjemahan QS al-Nisa:138-139 dengan melabeli muslim yang pilih kandidat non-Muslim sebagai munafik. Masalahnya, kata “awliya” baik dalam QS al-Maidah:51 maupun QS al-Nisa:139 sama-sama tidak bicara soal pemimpin.
Parahnya lagi banyak yang tidak bisa membedakan teks asli al-Qur’an dalam bahasa Arab, dengan terjemahannya. Yang ngotot mengatakan orang lain munafik karena memilih pemimpin non-Muslim itu ternyata hanya pakai terjemahan satu versi, padahal terjemahan lainnya tidak mengatakan Awliya sebagai pemimpin. Kok ngotot gara-gara terjemahan? Ironis bukan?
Mari lihat sendiri Qur’an terjemahan di rumah masing-masing. Cek QS al-Nisa ayat 139. Apa terjemahannya? Cek juga terjemahan dalam berbagai bahasa lain, nanti kita akan terkejut membacanya.
Pelacakan saya terhadap kitab-kitab tafsir klasik saya belum menemukan yang mengartikan awliya dalam QS al-Nisa ayat 139 sebagai pemimpin. Umumnya mereka mengartikannya sebagai teman setia, pelindung, penolong atau sekutu. Akan ada yang protes: Kalau sebagai teman setia saja tidak boleh apalagi sebagai pemimpin? Sampai di sini anda sudah ngeles dengan memakai logika yang tidak sahih. Katanya anda ingin berpegang pada al-Qur’an dan membela ulama, kenapa setelah ditunjukkan penjelasan para ulama, anda justru memakai logika? Ini namanya memaksakan logika anda untuk menarik-narik ayat al-Qur’an agar sesuai dengan kepentingan politik anda. Dengan kata lain, anda tidak membela al-Qur’an tetapi membela logika anda sendiri.
Tafsir al-Thabari mengartikan awliya pada ayat ini sebagai penolong dan kekasih, bukan pemimpin. Kata “kafir” dalam QS al-Nisa ayat 139 ini menurut Ibn Abbas ditujukan kepada Yahudi. Tafsir Khozin juga berpendapat serupa. Sayyid Thantawi menguatkan pendapat Ibn Abbas ini. Kalau kita mengikuti alur ketiga kitab tafsir ini, yang secara khusus dilarang adalah menjadikan Yahudi di Madinah saat itu sebagai penolong dan pelindung serta teman setia, bukan semua orang kafir.
Tafsir al-Qurtubi mengatakan awliya dalam ayat ini konteksnya membantu dalam amalan yang berkenaan dengan agama. Tafsir al-Munir juga mengatakan hal yang sama. Itu artinya, kalau kita ikuti alur kedua kitab tafsir ini, berhubungan baik dengan non-Muslim di luar masalah agama, seperti bermuamalah, bertetangga, bekerja, transaksi, dll, dibenarkan oleh Islam. Kedua Tafsir ini –yang satu klasik, dan yang satunya modern– mengutip riwayat Nabi yang saat hendak berjihad didatangi seorang musyrik yang hendak membantu Nabi dalam jihadnya itu. Tawaran bantuan orang Musyrik ini ditolak oleh Nabi (HR Abu Dawud). Jadi, inilah konteks yg dimaksud QS al-Nisa ayat 139, bukan soal kepemimpinan.
Saya terus terang tidak keberatan siapapun yang menang. KH Mar’ruf Amin sudah menegaskan bahwa beliau pun rela dan akan menerima siapapun yang menang dalam proses Pilkada yang demokratis, transparan dan jujur. Saya tidak keberatan Anies-Sandi yang menang. Saya pun akan menerima kalau Ahok-Djarot yang menang. Yang penting semuanya rukun, damai, dan menegakkan politik etis tanpa mempolitisir ayat suci, bertarung dengan elegan, menawarkan program yang bermanfaat buat rakyat, dan menang secara terhormat.
Pada saat yang sama umat harus terus diedukasi dan diberi pencerahan akan makna dan kandungan ayat al-Qur’an sesuai tafsir para ulama, bukan pakai logika dan kepentingan para politisi. Setiap upaya mereduksi ayat suci ke dalam kubangan politik kotor harus kita lawan. Setiap upaya pembodohan terhadap umat dengan semata hendak membangkitkan emosi massa harus kita tangkal. Setiap penafsiran dan penerjemahan yang tidak sesuai dengan qawa’id tafsir harus kita jelaskan dengan merujuk kepada kitab-kitab tafsir yang mu’tabar. Mari kita jujur pada keilmuan kita!
10 rujukan kitab Tafsir saya cantumkan di bawah ini (monggo kalau ada yang berkenan melengkapi referensi ini):
1. Tafsir al-Thabari:
‎دِينِي أَوْلِيَاءَ: يَعْنِي أَنْصَارًا وَأَخِلَّاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ , يَعْنِي: مِنْ غَيْرِ الْمُؤْمِنِينَ {أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ} [النساء: ١٣٩]
2. Tafsir al-Qurthubi:
‎وَتَضَمَّنَتِ الْمَنْعَ مِنْ مُوَالَاةِ الْكَافِرِ، وَأَنْ يُتَّخَذُوا أَعْوَانًا عَلَى الْأَعْمَالِ الْمُتَعَلِّقَةِ بِالدِّينِ. وَفِي الصَّحِيحِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَجُلًا مِنَ الْمُشْرِكِينَ لَحِقَ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَاتِلُ مَعَهُ، فَقَالَ لَهُ: (ارْجِعْ فَإِنَّا لَا نَسْتَعِينُ بِمُشْرِكٍ).
3. Tafsir Ibn Abbas:
‎ثمَّ بيَّن صفتهمْ فَقَالَ {الَّذين يَتَّخِذُونَ الْكَافرين} يَعْنِي الْيَهُود {أَوْلِيَآءَ} فِي العون والنصرة {مِن دُونِ الْمُؤمنِينَ} المخلصين {أَيَبْتَغُونَ} أيطلبون {عِندَهُمُ} عِنْد الْيَهُود {الْعِزَّة} الْقُدْرَة والمنعة {فَإِنَّ الْعِزَّة} المنعة وَالْقُدْرَة {لِلَّهِ جَمِيعاً}
4. Tafsir al-Tsa’labi:
‎ثم وصف المنافقين فقال { ٱلَّذِينَ يَتَّخِذُونَ ٱلْكَافِرِينَ أَوْلِيَآءَ } أنصاراً وبطانة { مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِندَهُمُ ٱلْعِزَّةَ } يعني الرفد والمعونة والظهور على محمّد وأصحابه.
5. Tafsir Hasyiah al-Shawi:
‎قوله: { أَوْلِيَآءَ } أي أصحاباً يوالونهم ويستعزون بهم، لزعمه أن الكفار لهم اليد العليا، وأن الإسلام سيهدم لقلة أهله.
6. Tafsir al-Munir:
‎وتضمنت الآية المنع من موالاة الكفار، وأن يتخذوا أعوانا على الأعمال المتعلقة بالدين.
‎وفي الصحيح عن عائشة رضي الله عنها أن رجلا من المشركين لحق بالنبي صلّى الله عليه وسلّم يقاتل معه، فقال له: «ارجع فإنا لا نستعين بمشرك»
7. Tafsir al-Wasith Sayyid Thantawi:
‎والمراد بالكافرين هنا: اليهود – على أرجح الأقوال – فقد حكى عن المنافقين أنهم كانوا يقولون: إن أمر محمد صلى الله عليه وسلم لن يتم فتولوا اليهود، ولأن غالب سكان المدينة – من غير المسلمين – كان من اليهود
‎وقوله { مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ } حال من فاعل يتخذون. أى: يتخذون الكفار أنصارا لهم حالة كونهم متجاوزين ولاية المؤمنين ونصرتهم.
8. Tafsir al-Qasimi:
‎ٱلَّذِينَ يَتَّخِذُونَ ٱلْكَافِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ } أي: يتخذونهم أنصاراً مجاوزين موالاة المؤمنين
9. Tafsir al-Khozin:
‎ثم وصف الله تعالى المنافقين فقال تعالى: الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكافِرِينَ أَوْلِياءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ يعني يتخذون اليهود أولياء وأنصارا وبطانة من دون المؤمنين وذلك أن المنافقين كانوا يقولون إن محمدا لا يتم أمره فيوالون اليهود فقال الله تعالى ردا على المنافقين: أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ يعني يطلبون من اليهود العزة والمعونة والظهور على محمد صلّى الله عليه وسلّم وأصحابه فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعاً
10. Tafsir al-Sya’rawi:
‎وأول مظهر من مظاهر النفاق أن يتخذ المنافقُ الكافرَ ولياً له؛ يقرب منه ويوده، ويستمد منه النصرة والمعونة، والمؤانسة؛ والمجالسة، ويترك المؤمنين.
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia – New Zealand dan Dosen Senior Monash Law School

Lestari Peduli Sebuah Pengabdian

Lestari Peduli Sebuah Pengabdian
Bermula dari kontak-kontakan dengan email, akhirnya kami berkunjung ke RSIA Lestari di Cirendeu Tangsel. Terus-terang saya sudah agak lupa wajahnya. Tapi beliau membahasakan dirinya ‘mbak TIti’ kepada saya. Dulu akhir tahun 90 an rasanya saya pernah ketemu dan bicara tentang sesuatu hal, dan kemudian jaman dulu lagi waktu saya masih kecil saya pernah melihatnya mungkin juga berbicara. Oleh karena itu saya ingat tinggalnya disebelah HI (Hotel Indonesia). Salinan kalimatnya yang menyebutkan, kami masih sepupuan: “…kita sebetulnya kan saudara sepupu jauh ( dari kel RP Soeroso)…”. Semangatnya bikin saya malu karena beda umur dengan saya saja sudah satu dekade. Ceritanya bikin saya terharu, sudah lama dan bisa bikin pemulung bisa punya penghasilan tetap.
Jadilah pagi itu dengan mas Rehan dan manager Transport pak Gatot, kami menuju Cirendeu dan waktunya 1 jam melalui jalan belakang lewt Cinere yang sudah sangat dipahami oleh manager.
Tertegun dan terharu saya mendengar cerita beliau tentang effort-nya mendirikan RSIA itu. Mulai dari tanah sekian kali sekian milik orang Betawi yang dibayar dari hari kehari dengan hasil praktek dokternya tanpa surat secuilpun. Mengigat pesan ibundanya yang terngiang ditelinga, untuk menolong golongan prasejahtera dan jangan cari kaya dari Rumah Sakit. Kata anak-anak muda sekarang itulah sebuah LEGACY yang perlu kita pertahankan.
Obrolan sejarah sebuah perjuangan panjang sampai dua dekade itu tertangkap video. Dengan demikian lebih baik kita dengarkan saja walaupun tidak mewakili semua, namun ‘ghiroh’nya bisa menjadi penyemangat orang muda terutama mereka yang bergerak dibidang kesehatan sampai pelayanan masyarakat.

 

Cita-cita kami adalah membuat INEXPENSIVE NICU. Dua atau tiga tahun yang lalu Menkes …Saya lupa namanya tapi rambutnya disasak. Beliau bilang bahwa investasi ruang NICU butuh biaya 1-2 milyar rupiah. Nah disini kami mau berinovasi dari 1 Milyar menjadi… 10 juta saja. Jadi abis2nya kira 10-20 juta lah.  Mohon doa anda semua…20170223_123326

Kelas Yang Menginspirasi

Oleh: Salsabila Putri

SatuSemesterku di S 404
Waktu tak terasa berlalu begitu cepat. Kurang lebih sudah satu semester saya menjalankan rutinitas sebagai seorang mahasiswa. Masih sangat melekat di kepala saya momen-momen mendebarkan ketika menunggu keputusan SNMPTN, momen dimana Universitas Indonesia mempercayakan saya untuk mengenyam pendidikan di salah satu universitas terbaik di negri ini. Banyak sekali pengalaman berharga yang telah terjadi pada kehidupan saya selama satu semester ini. Salah satunya tersimpan rapi di kelas S-404. Kelas MPKT-B dengan fasilitator Prof. Raldi beserta teman-teman yang telah berhasil mengisi hari-hari saya selama satu semester ini.
Saat pertama kali mendapat mata kuliah MPKT-B, jujur saya sempat merasa kebingungan karena belum tahu apa tujuan dari mata kuliah ini. Ditambah lagi, saya harus berbaur dengan orang-orang dari departemen lain, orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Seiring berjalannya waktu saya merasa sangat nyaman dan bersyukur dapat berada di kelas ini. Dari kelas inilah saya dipertemukan dengan dosen yang sangat menginsipirasi saya, Prof. Raldiartono. Setiap harinya ia selalu memberikan inspirasi dan semangat kepada kami untuk terus berkarya dan mengabdikan diri kepada Indonesia. Ia adalah pencetus Inkubator gratis. Inkubator ini ditujukan kepada kaum marginal yang pada praktiknya dalam kehidupan sehari-hari masih sangat sulit u ntuk mendapatkan akses kesehatan.Oleh karenaapa yang telah ia lakukan ini, Prof. Raldi menyebut dirinya sebagai bapak dari bayi prematur. Dari apa yang telah Prof. Raldi lakukan saya dapat mengambil nilai-nilai baik yang dapat saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu untuk terus membantu sesama tanpa pamrih. Prof. Raldi juga berpesan agar kami semangat belajar serta memotivasi kami agar kami bisa pergi ke Paris suatu hari nanti. Namun, dibalik sosoknya yang inspiratif ini, ia bukanlah sosok yang kaku melaikan sosok dosen yang sangat asik. Ia sangat baik dan selalu menciptakan suasana yang menyenangkan di kelas seperti dengan cara menyanyi ataupun berfoto bersama. Lagu favorit kelas kami adalah Indonesia Jaya oleh Harvey Maliholo, lagu ini memiliki pesan yang mendalam dan lagu ini pula lah yang menjadi lagu perpisahan kelas kami. Sifatnya ini juga membuat saya tidak malu untuk mengeluarkan aspirasi dalam forum dikelas karena ia sangat open-minded dan menghargai semua pendapat murid-murid dikelasnya.

Selama satu semester saya belajar banyak dari MPKT-B ini. Metode CL dan PBL yang diterapkan pada MPKT-B ini menurut saya sangat baik dalam melatih pola pikir sebagai seorang mahasiswa dan memang sudah seharusnya diterapkan sejak awal semeseter. Dari kelas MPKT-B ini saya belajar untuk menghargai pendapat orang lain dan juga bekerja sama. Jika saya boleh jujur, bekerja sama bukanlah hal yang mudah. Ketika kita bekerja dalam satu kelompok pasti ada kendala yang terjadi. Selama proses pembelajaran MPKT-B ini saya beberapa kali diberikan kesempatan sebagai ketua kelompok. Dari kesempatan itu saya belajar untuk menjadi pemimpin yang baik, membagi tugas sama rata sehingga tidak terjadi sentralisasi dalam pengerjaan tugas. Selain itu, saya juga lebih mampu berpikir kritis karena mata kuliah ini serta berani mengemukakan pendapat yang didukung oleh fakta. Namun, kekurangan dari mata kuliah ini adalah masih banyak orang yang belum mampu menerapkan metode CL dan PBL dengan baik sehingga hanya mengandalkan orang-orang tertentu dari kelompoknya saja, mungkin hal ini tidak terjadi di kelas kami namun banyak sekali terjadi di luar sana. Selain itu pemanfaatan scele sebagai wadah diskusi online pun belum terlaksana dengan baik. Namun saya yakin dengan pelaksanaan sistem yang lebih matang, MPKT-B akan menjadi maat kuliah yang sangat bermanfaat bagi kehidupan para mahasiswa nantinya.
Salah satu hal penting yang saya dapatkan dari kelas ini adalah, saya terpacu untuk bermimpi. Fasilitator saya yang luar biasa telah membuat saya sadar bahwa kita harus mempunyai mimpi yang besar. Mimpi besar saya adalah menjadi seorang consultant yang mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Indonesia. Selain itu, saya ingin sekali memiliki lembaga yang menaungi pendidikan anak dari kaum marginal serta lembaga yang berkaitan dengan empower women. Menurut saya, pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk kemajuan Indonesia di masa depan, dan anak-anaklah yang nantinya akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa Indonesia ini. Saya ingin menciptakan bibit-bibit unggul yang berkualitas dan menghapus batasan latar belakang yang mereka miliki saat ini. Saya ingin semua anak memiliki hak yang sama untuk belajar, memiliki hak yang sama untuk menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.
Satu semester bukanlah waktu yang singkat, namun jika dilewati dengan hati yang ikhlas dan keceriaan waktu itu terasa berjalan begitu cepat. Saya merasakan hal itu di kelas S- 404 ini. Berbagai suka duka saya dapatkan dikelas ini, sampai akhirnya semua kenangan tersebut saya tutup rapat dan letakkan dengan baik di salah satu bagian di memori saya. Saya berharap, meskipun kelas ini telah usai namun kita semua masih dapat terus berhubungan satu sama lain dan mungkin suatu saat nanti kita sama-sama dapat mengirimkan sebuah foto ke grup Whatsapp kita dan berkata “Pak, alhamdulillah saya saat ini berada di Paris!”.

Ditulis oleh: Salsabila Putri Styaningrum (1606827504)

Vaksin Penyebab AUTIS

Artikel ini copas dari WAG. Tidak ada info ttg sumbernya.-

-0-
“Vaksin Penyebab AUTIS”

Buat para Pasangan MUDA. Oom dan Tante yg punya keponakan… atau bahkan calon ibu … perlu nih dibaca ttg autisme.. Bisa di share kpd yg masih punya anak kecil spy ber-hati2. Stlh kesibukan Lebaran yg menyita waktu, baru skrg sy bisa dpt waktu luang membaca buku “Children with Starving Brains” karangan Jaquelyn McCandless,MD yg (terjemahannya) diterbitkan oleh Grasindo.
Ternyata buku yg sy beli di toko buku Gramedia seharga Rp. 50.000,-itu benar2 membuka mata sy, dan sayang sekali baru terbit stlh anak sy Joey (27 bln) didiagnosa mengidap Autisme Spectrum Disorder.

Bagian satu, bab 3, dari buku itu benar2 membuat sy menangis.
Selama 6 bln pertama hidupnya (Aug 2001-Feb 2002), Joey memperoleh 3x suntikan vaksin Hepatitis B, dan 3x suntikan vaksin HiB. Menurut buku tsb (hal 54-55) ternyata dua macam vaksin yg diterima anak sy dlm 6 bln pertama hidupnya itu positif mengandung zat pengawet
Thimerosal, yg terdiri dr Etilmerkuri yg menjadi penyebab utama sindrom Autisme Spectrum Disorder yg meledak sejak awal thn 1990 an. Vaksin yg mengandung Thimerosal itu sendiri sdh dilarang di Amerika sejak akhir thn 2001.
Alangkah sedihnya sy, anak yg sy tunggu kehadirannya selama 6 thn, dilahirkan dan divaksinasi di sebuah rumahsakit besar yg bagus, terkenal, dan mahal di Karawaci Tangerang, dgn harapan memperoleh treatment yg terbaik, ternyata malah “diracuni” oleh Mercuri dgn selubung vaksinasi.

Beruntung sy msh bisa memberi ASI sampai skrg, sehingga Joey tdk menderita Autisme yg parah. Tetapi tetap saja, sampai skrg dia blm bicara, hrs diet pantang gluten dan casein, hrs terapi ABA, Okupasi, dan nampaknya hrs dibarengi dgn diet supplemen yg keseluruhannya sangat besar biayanya.

Melalui e-mail ini sy hanya ingin menghimbau para dokter anak di Indonesia, para pejabat di Dep Kesehatan, tolonglah baca buku tsb dan tolong musnahkan semua vaksin yg msh mengandung Thimerosal. Jgn sampai (dan bukan tdk mungkin sdh terjadi) sisa stok yg tdk habis di Amerika Serikat tsb di ekspor dgn harga murah ke Indonesia dan dikampanyekan sampai ke puskesmas2 spt contohnya vaksin Hepatitis B, yg skrg sedang giat2 nya dikampanyekan sampai ke pedesaan.
Kpd para orang tua dan calon orang tua, marilah kita bersikap proaktif, dan assertif dgn menolak vaksin yg mengandung Thimerosal tsb, cobalah bernegosiasi dgn dokter anak kita, minta vaksin Hepatitis B dan HiB yg tdk mengandung Thimerosal.

Juga tolong e-mail ini diteruskan kpd mereka yg akan menjadi orang tua, agar tdk mengalami nasib yg sama spt sy.

Sekali lagi, jgn sampai kita kehilangan satu generasi anak2
penerus bangsa, apalagi jika mereka datang dr keluarga yg berpenghasilan rendah yg utk makan saja sulit apalagi utk membiayai biaya terapi supplemen, ABA, Okupasi, dokter ahli Autisme (yg daftar tunggunya sampai ber-bulan2) , yg besarnya sampai jutaaan Rupiah perbulannya.

Terakhir, mohon doanya utk Joey dan ratusan, bahkan ribuan teman2 senasibnya di Indonesia yg skrg sdg berjuang membebaskan diri dr belenggu Autisme.

“Let’s share with others… Show them that WE care !” Persiapan kita utk cucu ya….

BPJS dan Bayi Prematur

Berikut ini adalah sebuah artikel yang ditulis oleh ibu Enny Bonaventura tentang pengalamannya sejak dua tahun menjadi agen relawan Peminjaman Inkubator Gratis untuk daerah Jonggol-Bogor dan sekitarnya.

-0-

Enny Bonaventura tagged you and 17 others in a post.
Enny wrote: “Terimakasih Tuhan .. pertolongan-Mu tak pernah terlambat .. Puji Tuhan .. Kamis 26 Jan 2017 malam, telah terlaksana peminjaman inkubator gratis untuk bayi ibu Kartikasari dan bapak Dwi Aryanto .. Ibu Kartikasari adalah seorang karyawan pabrik di kawasan Karawang .. di usia kandungan yang ke 6 bulan, ibu Kartikasari merasakan kontraksi pada saat sedang bekerja di pabrik .. karena ini adalah kehamilan yang pertama, maka beliau tidak mengerti bahwa kontraksi tersebut adalah benar2 tanda untuk melahirkan, maklum .. usia kandungan-nya kan baru 6 bulan. Pada hari Rabu 25 Jan 2017 kemarin, bayi perempuan ibu Kartikasari di lahirkan secara normal dengan berat 1200 gr. Pada saat kelahiran bayi mereka yang tak di sangka-sangka karena sebelum waktu-nya ini .. ayah sang bayi yaitu bp Dwi Aryanto, tengah berada di kampung halaman mereka di Klaten Jawa Tengah .. sebagai buruh serabutan. Untunglah ibu Kartikasari tinggal di rumah kakak ipar nya, yaitu bp Budi Utama .. Kakak Ipar yang baik ini dengan sigap membantu segala sesuatu yang di perlukan pada saat darurat ini : antar ke rumah sakit .. cari info peminjaman inkubator gratis .. dll Tadi-nya .. keluarga ini berharap, bisa menggunakan kartu BPJS dari pabrik tempat ibu Kartikasari bekerja. Namun apa daya, ternyata kartu BPJS yang ada ternyata hanya BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS tenaga kerja dana pensiun .. yang tidak bisa di pakai untuk biaya melahirkan. Biaya Rumah Sakit yang mencapai 8 juta rupiah sungguh sangat mengagetkan keluarga ini .. padahal baru dua hari di rumah sakit.. maka mau tak mau harus tanda-tangan pulang paksa, walaupun pihak team medis katakan .. paru2 bayi belum kuat .. bisa-bisa sampai parkiran saja sudah meninggal sang bayi ini.

Betapa hancur hati sang ayah, mendengar kondisi bayi di inkubator, dan biaya yang begitu berat bagi mereka .. maka segala sesuatu yang bisa di jual .. di jual saja untuk segera melunasi biaya Rumah Sakit … Dengan kondisi yang panik & sedih ini, sang ayah segera berangkat dari Klaten menuju Karawang, untuk mendampingi sang istri dan menebus bayi-nya dari rumah sakit. Namun di tengah situasi yang berat ini, Tuhan tidak meninggalkan keluarga ini .. SMS yang di kirim ke SMS Center Peminjaman Inkubator Gratis, segera mendapat jawaban, dan segera di koordinasikan dengan kami, agen relawan wilayah Jonggol. Inkubator segera di siapkan .. di bersihkan .. di sterilkan .. di cek fungsi2-nya 🙂 Kira2 jam 7 malam sampailah keluarga ini dari Karawang, di antar mobil sewa.

Dan berceritalah ayah ibu bayi ini mengenai kondisi mereka, mulai dari kelahiran bayi yang sebelum waktu-nya, BPJS yang ternyata bukan BPJS Kesehatan, sampai kondisi sang ibu yang terpaksa berhenti kerja karena melahirkan, dan ayah-nya yang juga tidak ada penghasilan pasti karena bekerja sebagai buruh serabutan.. Hp sang ayah udah mulai sering error .. sementara sang ibu tidak ada hp .. Padahal hp untuk ibu ini sangat penting untuk komunikasi dengan SMS Center. Tuhan sungguh baik, pada siang hari sebelum keluarga ini datang, ada seorang bapak baik hati menyumbangkan hp sederhana. Maka segera kami salurkan donasi hp tersebut. Sang ayah sampai menangis terharu karena merasakan kebaikan Tuhan di tengah kondisi keuangan yang morat marit ini. Adik bayi juga memerlukan tabung oksigen, karena paru-paru belum kuat .. dan lagi-lagi betapa baik Tuhan mengasihi keluarga ini, karena tabung oksigen baru saja kemarin-nya di kembalikan oleh peminjam sebelum-nya .. jadi bisa di pinjamkan buat adik bayi 🙂 Menjelang pulang, ternyata sang ibu belum menghasilkan ASI .. dan pihak rumah sakit menyarankan agar adik bayi di beri susu BBLR .. Kembali kami salurkan donasi susu BBLR dan susu Lactamom untuk ibu menyusui .. lagi-lagi .. ayah bayi trenyuh dan meneteskan air mata .. karena merasakan betapa besar kasih Tuhan buat mereka 🙂 Sehat terus cepat besar yah adik bayi cantikk 🙂 Tuhan sungguh mengasihimu .. :)”

bayi-pak-dwi

Terimakasih kepada prof Raldi Artono Koestoer, mas Ibnu ‘Rehan’ Roihan, bp Renthona Singarimbun, ibu Lili Lie, ibu Betty Eljani, cik Odilia Astuti Wijono Banjuradja, Jo-Jo Puspa, koh Ari Sadewo Wahyu .. Semua anggota COOL Mahoni : Gerryawan Liem, Mei Ing, Vitriana Damayanti, Hepi Nuarti, Meyman Gulo, Meiboni Zebua, Prisca Mauretz, Nurpatria Mauretz, Zita Irwana, Anastasia Vitta, Erik Aditya Yudha, Nona Chaty Joseph, Ruth Cory Lusianna, Holy Butar .. dan masih banyak lagi yang tidak dapat di sebutkan satu per satu .. Tuhan berkati kita semua atas pelayanan ini 🙂

Bagi rekan-rekan semua yang baik hati, mari kita sebarkan info peminjaman inkubator & lampu foto terapi gratis ini ya .. supaya lebih banyak lagi bayi prematur, bayi kuning & keluarga-nya yang bisa tertolong 🙂 God bless

Inkubator Menolong Bayi Cileungsi

Puji Tuhan .. terimakasih Tuhan .. Atas pertolongan Tuhan .. peminjaman inkubator gratis sore tadi sudah terlaksana dengan baik. Ceritanya, siang tadi jam 11.30 an kembali suster Evlin Gledis dari ruang NICU RSUD Cileungsi hubungi kami via WA, menanyakan apakah ada inkubator yang bisa di pinjam. Setelah kami pastikan bahwa ada inkubator untuk di pinjamkan, suster Evlin segera hubungi ke pihak keluarga, bahwa ada inkubator yang bisa di pinjam, gratis. Pihak keluarga rupa-nya masih kurang yakin bahwa benar2 gratis, lalu mereka hubungi salah satu kerabat yang bekerja sebagai perawat di RS lain. Ternyata, kerabat yang perawat ini belum pernah dengar ada inkubator di pinjamkan gratis 🙂

Maka suster Evlin harus meyakinkan keluarga bahwa peminjaman ini benar2 gratis. Setelah bertemu dengan pihak keluarga yang tinggal di kampung Jeprah RT 001 RW 011 desa Jonggol, kecamatan Jonggol, kami akhirnya paham, mengapa keluarga ini khawatir untuk biaya peminjaman. Ternyata, ayah ibu bayi Sabrina, yaitu bp Asep & ibu Leli, sehari-hari-nya tidak ada penghasilan tetap. Ayah bayi kerja serabutan, ibu bayi tidak bekerja. selain itu, kondisi ibu Leli juga tuna rungu dan kurang bisa bicara, tangan kiri dan kaki kiri kurang ada tenaga, jadi kalau menggendong bayi tidak bisa bertumpu ke tangan kiri. Untuk segala aktivitas harus di bantu nenek bayi.

Tapi di tengah kondisi Ayah Ibu bayi yang serba terbatas itu, kami melihat bagaimana Tuhan mengasihi keluarga ini. Ibu Leli yang hamil kembar, melahirkan di usia kandungan 8 bulan, posisi bayi dalam kandungan, yang satu normal, yang satu lagi melintang.

Bisa di bayangkan bagaimana kesulitan keluarga ini untuk masalah biaya. Syukurlah, perangkat desa tempat mereka tinggal, membantu pembuatan BPJS darurat, yang menggunakan surat keterangan tidak mampu, baik untuk ibu bayi .. maupun untuk bayi kembar-nya. Sayang sekali bayi kembar yang sulung, lahir dengan berat 1700 gr akhirnya berpulang kepada sang Pencipta, setelah bertahan 3 minggu, karena kelainan jantung. Sehingga tinggal sang adik, yang lahir dengan berat 1300 gr yg bertahan hingga 37 hari di RSUD Cileungsi, sampai kondisi paru2 yang tadinya infeksi, akhirnya sembuh & stabil. Bayi Sabrina pulang ke rumah dengan berat 1475 gr setelah di rawat selama 37 hari 🙂

Dengan berat 1475 gr, bayi Sabrina memerlukan inkubator untuk di pakai di rumah 🙂 Keluarga bayi sangat mengucap syukur karena peminjaman inkubator ciptaan Prof Raldi Artono Koestoer ini benar2 gratis 🙂 Sungguh terharu melihat bagaimana guyub rukun nya keluarga & tetangga di sekitar rumah bayi Sabrina ini. Begitu inkubator datang, semua tetangga dan kerabat berkumpul menyambut bayi & inkubator nya 🙂 Heboh dehh 🙂

Sesampai di rumah, bayi Sabrina menangis karena lapar & haus. Bayi Sabrina belum bisa menyusu langsung pada ibu. ASI di pompa hasilnya sedikit. Sementara sang ayah pergi membeli susu khusus untuk bayi BBLR, tidak berhasil. Akhirnya, puji Tuhan ada persediaan susu BBLR di rumah kami yang bisa di berikan untuk bayi Sabrina, semoga cocok ya susu BBLR nya 🙂 Terimakasih kepada bapak donatur yang baik hati 🙂 Sehat terus yah adik bayi Sabrinaaa .. Tuhan sangat mengasihimu 🙂

Terimakasih kepada prof Raldi Artono Koestoer, mas Ibnu ‘Rehan’ Roihan, bp Renthona Singarimbun, ibu Margaret Lie, ibu Betty Eljani, cik Odilia Astuti Wijono Banjuradja, Jo-Jo Puspa, koh Ari Sadewo Wahyu .. Semua anggota COOL Mahoni : Gerryawan Liem, Mei Ing, Vitriana Damayanti, Hepi Nuarti, Meyman Gulo, Meiboni Zebua, Prisca Mauretz, Nurpatria Mauretz, Zita Irwana, Anastasia Vitta, Erik Aditya Yudha, Nona Chaty Joseph, Ruth Cory Lusianna, Holy Butar .. dan masih banyak lagi yang tidak dapat di sebutkan satu per satu .. Tuhan berkati kita semua atas pelayanan ini 🙂

Bagi rekan-rekan semua yang baik hati, mari kita sebarkan info peminjaman inkubator & lampu foto terapi gratis ini ya .. supaya lebih banyak lagi bayi prematur, bayi kuning & keluarga-nya yang bisa tertolong 🙂 God bless

NAKHIR MPKTB-08 2016 RALDI

Nama Presen LTM DLL UTS UAS NAKHIR
Adilla Pratiwi 82 78.37 67 78 77
Adimas Yosia Prasetiyo 82 79 84 81 81
Andreas Exa Saputra 87 82.26 86 95 87
Ayu Jayanti 82 79.11 78 79 80
Aziza Nurul Fitri 82 81.21 83 76 81
Cindhy Nafa Sari 82 81.58 74 74 79
Dano Hanifah 82 65.88 62 58 68
Dicky Nurachman 81 81.95 71 87 80
Dinda Rahmadita 82 81.74 84 91 84
Dinda Wulan Alindi 82 81.32 77 78 80
Dwira Satria Arby 85 82.26 71 84 81
Dyah Pustika Apsari 82 81.58 77 74 79
Edgar Harvian Tanchurya 82 80.16 75 75 79
Felita Setiawati Haryo Subowo 82 81.53 73 84 80
Ferdinand Teguh 82 78.95 78 86 81
Fidhela Setiawati Haryo Subowo 82 81.63 80 86 82
Galuh Yustisia Nugroho 82 81 88 75 82
Irvi Nurul Jannah Siahaan 81 80.89 81 85 82
Jessica Mediasri 82 81.53 70 79 79
Kenny Fathurrahman 85 79.53 75 83 81
Medhira Fathinadia 82 77.89 92 75 81
Meilia Agatha Priska Sinabariba 87 82.16 68 77 80
Mimin Edwar 82 81.47 62 75 76
Mu’to Naimah 82 81.16 71 70 77
Nanda Rachmintan Septira 82 77.22 81 70 78
Resa Astuti Harahap 82 81.16 65 81 78
Rininta Rahmadianti 82 81.63 80 81 81
Rizky Alya Putri 82 81.53 88 89 84
Salsabila Putri Styaningrum 85 81.37 80 84 83
Septiana Crista Debora 81 81.63 82 79 81
Shania Asril Anwar 81 79.56 73 75 78
Tiffany Karisma 81 76 79 58 75
Verrel Alhafizh 85 81.21 84 85 84
Widia Rahayu Nita 81 80.74 80 76 80
Zelika Razna 85 77.58 76 75 79
Zhafira Rahmayanti 82 81.89 80 76 80

Bayi Prematur Hari ini 18Des16

Y Bayi Prematur dan Neonatal

18/12/2016 12:54:27
Dear Tim UI, 1. Alhamdulillah semakin sehat, nyaman & nyenyak ketika tidur. 2. Pagi tadi ditimbang 2,55kg. Mulai kemarin kita coba tanpa inkubator, kalau semakin baik mgkin hari rabu kita antarkan ke UI. Terimakasih banyak team UI..
Kuswanto bekasi

18/12/2016 08:28:34
Sudah tidak d inkubator pak,kmarin sudah di ambil pak aji.trimakasih banyak tim ui sudah meminjamkan inkubator gratis untk anak saya..trimakasih banyak
dwi cahyono mojokerto

8/12/2016 08:20:33
Iya sekarang sudah mendingan .mksh bnyk atas perhatianya dan peminjaman inkubatornya ya pak..
April Istiar Purbalingga

18/12/2016 08:02:53
Alhamdulillah Sudah 2,4kg. Rencana mau balikin Inkubator. Apakah hari mggu buka? (Red: Tutup mas)…
Dwi Poedjiastono TangSel

18/12/2016 07:59:09
Alhamdulillah sudah, cek up sudah normal kuningnya. Bisa dikembalikan ke mana ya alatnya? Terima kasih banyak, alatnya sungguh membantu.
dian kurnia jagakarsa

18/12/2016 07:27:19
Alhamdulillah sehat, hari ini beratnya 1925gr, terimakasih
Siti Masruroh Mojokerto

18/12/2016 07:23:40
Alhamdulilah bayinya nyaman tidur di inkubator, berat badannya sudah 2200 g
muhlasin banjarnegara

18/12/2016 07:22:13
Alhamdulillah pak dedenya nyaman tidur di inkubatornya. Berat dedenya sekarang sudah naik alhamdulillah 1.360 gram. Mohon maaf pak saya agak telat lapornya, tadinya jam 8an saya akan lapor. Terimakasih banyak bapak/ibu atas bantuan dan doanya.
andry cimahi

18/12/2016 07:17:17
1.Alhamdulillah sehat,nyaman pak. 2.Beratnya 1900gr. Terimakasih
zulfa tangerang

Jadi Penceramah Seminar Kesehatan

Ngimpi apa saya, koq tahu-tahu ikut jadi penceramah pada sebuah seminar kesehatan di Bandung. Bermula dari pesan WA yang dikirim oleh pak Budiman dari RBC (Rumah Bersalin Cuma-cuma): [10:57, 9/30/2016] RBC Dir: Assalamualaikum..sehat prof?
[13:12, 9/30/2016] RBC Dir: Dalam rangka Milad 12 th Klinik RBC( Rumah Bersalin Cuma-cuma) kami akan mengadakan event selama 2 hari, tgl 25 & 26 , hari pertama akan mengadakan seminar kesehatan, dan hari kedua ceramah..untuk seminar salah satu pemateri yg akan kami undang adalah bpk prof Raldi mewakili pemerhati kesehatan..smg prof ada waktu dan bersedia …maaf dok baru via wa, resminya akan kami kirim proposal nya, maaf dan trims..

Kenudian setelah dua kali diundur dari tgl 25 Okt lalu 23 Nov dan diundur lagi 03Des, jadilah kemudian seminar tsb diselenggarakan.

iklan-rbc

Pembicaranya a.l. – Dr. H. Hanny Rono S., Sp.OG(K), M.M  – dr. Jeffry Iman Gurnadi, SpOG(K) FM, M.Kes (Praktisi Kesehatan, Founder RBC) – Dr Tita Farida. Sp.A, M.Kes  – Raldi A. Koestoer (bukan dokter) dan Bidan Kesih (Bidan peraih Srikandi Award).

Pagi dari rumah jam 07.10 kami berangkat dari rumah Gg Bekmisar Kahfi 2 Cipedak Jaksel, bersama Rehan asisten saya di Tim Inkubator UI dan Gatot manager transportasi. Kami berbekal 1 unit inkubator dan 1 unit fototerapi yang akan kami hadiahkan kepada RBC sebagai kado ulang tahunnya. Sepanjang perjalanan saya kebanyakan tidur saja sampai di Pasteur baru bangun. Jl Pajajaran tidak sulit menemukannya. Poltekkes itu ternyata cukup besar bahkan mungkin tanah luas di Jalan itu milik Kemenkes semua. Karena gedung-gedung disebelahnya kelihatannya dibawah Dinas Kesehatan semua. Disambut oleh pak Budiman saya langsung masuk auditorium yang cukup besar bahkan ada balkonnya. Ruangan penuh dengan ibu-ibu. Perkiraan saya mereka itu pastilah bidan dan perawat sekitar Bandung.

Sungguh saya tidak menyangka sebegitu banyak audience-nya. Rupanya saat saya masuk ibu dokter Tita (Dr Tita Farida. Sp.A, M.Kes) baru memulai paparannya. Tentu saja karena beliau dokter spesialis anak dan ceramahnya tentang bayi, saya menyimak dengan penuh perhatian. Buat saya ini sebuah kuliah saja. Inilah kira-kira isinya

1) Evidence based dalam menegakan diagnose Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) dan Klasifikasinya 2) Evidence based faktor risiko, penyebab, permasalahan yang menyertai Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) 3) Evidence based dalam penatalaksanaan dan terapi penatalaksaan Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) 4) Metode Kangguru 5) Simulasi Resusitasi bayi baru lahir.

20161203_142336

Dengan ibu dokter Tita Farida SpA dari RS Batangkara Bandung

Duh banyak juga saya dapat ilmu dari ibu dokter Tita dari RS Bayangkara Sari Asih. Sesudah makan siang jam 13, mulailah giliran saya bicara. Waktu yg diberikan pada saya 1 jam 15 menit. Tentu presentasi saya lengkap dengan clipon mic, video dan sound-system. Termasuk meja kecil utk show-up inkubator. Pastilah ruang auditorium itu terkadang ramai dengan tepuk tangan karena lebih mirip acara inspirasi dan motivasi. Sekaligus saya peragakan cara operasi inkubator Grashof kami yang sangat mudah. Hanya tinggal tekan tombol sekali waktu start dan sekali waktu matiin setelah selesai pemakaian 24 jam x 30 hari (biasanya orang pinjam satu bulan). Pastilah waktunya jadi melar baru selesai jam 14.30.  Dibawah ada foto bersama pak Habe Sungkaryo direktur RBC (jenggot tebal).

20161203_143204

Untuk saya seminar ini sangat istimewa, kenapa ? Puluhan kali saya bicara di seminar tapi hampir semua mengenai engineering dan teknologi. Baru kali inilah saya berdampingan dengan para dokter atau para ahli kesehatan. Walaupun sudah beberapa kali turut menguji  S3 di FIK (Fak Ilmu Keperawatan) dan saat ini ada disertasi yang sedang berjalan dibidang Bi0medik FKUI. Tak lupa kami sampaikan juga bahwa sudah lebih dari 1500 bayi tertolong sejak 4 tahun kami memulai aktivitas ini.

Alhamdulillah semoga dengan syiar peminjaman gratis inkubator di Bandung ini, akan lebih banyak lagi bayi prematur yang tertolong.

Coding Excell Farrel

Data kami di Excell baru sekarang sempat diolah. Kami minta bantuan dari seorang mhs teknik mesin angkatan 2015 namanya Farrel. Kemudian dengan caranya yang luarbiasa…yaitu membuat program dengan MACRO-EXCELL. Dan hasilnya menakjubkan, kami bisa mengetahui berapa jumlah persis setiap tahun bayi yang kami tolong. Sekaligus juga kami bisa search apa saja, mulai dari nama bayi, berat bayi, tgl lahir dan banyak lagi yang lain. Dibawah inilah Codingnya…Bravo Farrel…

-0-

Sub SearchBox()

Dim myButton As OptionButton
Dim MyVal As Long
Dim ButtonName As String
Dim sht As Worksheet
Dim myField As Long
Dim DataRange As Range
Dim mySearch As Variant

‘Load Sheet into A Variable
Set sht = ActiveSheet

‘Unfilter Data (if necessary)
On Error Resume Next
sht.ShowAllData
On Error GoTo 0

‘Filtered Data Range (include column heading cells)
Set DataRange = sht.Range(“A4:K517”) ‘Cell Range
‘Set DataRange = sht.ListObjects(“Table1”).Range ‘Table

‘Retrieve User’s Search Input
mySearch = sht.Shapes(“UserSearch”).TextFrame.Characters.Text ‘Control Form
‘mySearch = sht.OLEObjects(“UserSearch”).Object.Text ‘ActiveX Control
‘mySearch = sht.Range(“A1″).Value ‘Cell Input

‘Loop Through Option Buttons
For Each myButton In ActiveSheet.OptionButtons
If myButton.Value = 1 Then
ButtonName = myButton.Text
Exit For
End If
Next myButton

‘Determine Filter Field
myField = Application.WorksheetFunction.Match(ButtonName, DataRange.Rows(1), 0)

‘Filter Data
DataRange.AutoFilter _
Field:=myField, _
Criteria1:=”=*” & mySearch & “*”, _
Operator:=xlAnd

‘Clear Search Field
sht.Shapes(“UserSearch”).TextFrame.Characters.Text = “” ‘Control Form
‘sht.OLEObjects(“UserSearch”).Object.Text = “” ‘ActiveX Control
‘sht.Range(“A1”).Value = “” ‘Cell Input

End Sub

-0-
Berikut sedikit contoh datanya untuk bayi yang kami tolong th 2014:

Gazelle Al Muchsin Sitti Nur Afny Andri Ramadan RS Budi Kemuliaan Jakarta 08778242574xx
Nabila M. Ayu Ningsih Rohmani RSUD Cilegon Lampung –
Malika Salma Alwi Lindawati Muhammad Alwi RSI Cempaka Putih Jakarta 0877820097xx
Qhanaya Harisha Putri Febriy Hari Saputra Bogor 08966577345xx
Haikal As Sirozi Fera Rosmayanti M. Sirozjudin RS Al Ikhsan Bandung 0857212158xx

-0-

Mohon doa anda agar kami bisa menyebarkan peminjaman gratis inkubator ini ke seluruh Nusantara. FYI saat ini sudah ada di 39 kota dan atau kabupaten kota.

Jelang Pertemuan Agen Relawan

Ide menulis sesuatu menjelang pertemuan para agen relawan peminjaman gratis inkubator bayi ini baru datang tadi sore selagi pulang kantor. Kemarin saya posting di WA Agen Relawan, bahwa para agen perlu bertemu dan saya usul lokasinya (istilahnya sekarang TKP) sebaiknya di Jawa-Tengah. Semua tentu paham bahwa agen yang paling banyak itu berada di Jawa-Tengah dan Jogja. Jadi tentu lebih fair bila kita selenggarakan meeting itu di salah satu kota Jateng.

Bulan Juni lalu pak Adji dari Surabaya pernah juga usul ide yg sama. Walaupun saat itu saya setuju, namun dalam hati saya masih mikir. “Memangnya siapa yang mau sponsorin ?”

Setelah sabtu yang lalu saya bertemu dengan pak Candra dan pak Harry. Yang di FB saya panggil ‘Mujahid Joglo’ Jogja Solo, barulah terpikir oleh saya pentingnya sebuah pertemuan. Pertanyaan yang diajukan baik pak Candra maupun pak Harry membuat saya tersadar bahwa… banyak sekali pengalaman kami di Markas ini, yang notabene sudah menolong lebih dari 1500 an bayi, yang perlu di-share kepada para agen. Rasanya belum pernah ada, orang atau institusi sekalipun yang pernah menangani demikian banyak bayi prematur (yang pastilah bermasalah…FYI tidak ada bayi prematur yang tidak bermasalah) dengan metodologi yang sangat praktis. Buat kami di markas yang HANYA DUA ORANG SAJA, menolong bayi prematur seperti, kalau orang Betawi bilang ‘kaya makan kacang goreng aja’. Artinya saking seringnya kita lakukan setiap hari, sampai rasanya enteng saja tidak berat sama sekali. Bahkan tidak cemas sama sekali. Itupun kami kerjakan sambil kami bekerja profesional. Saya sebagai dosen di UI dan asisten saya mas Rehan, sambil sekolah menyelesaikan studi S2 nya. Kakak saya dokter anak senior (usianya 73 th) beliau inilah yang th 1989 dulu menyuruh saya untuk bikin inkubator, yang tentu saja sudah praktek puluhan tahun, tidak pernah menangani bayi prematur kembar tiga sedangkan kami di markas sudah beberapa kali menangani prematur kembar 3.

Satu hari ada rekan dosen kolega di lab yang datang pagi-pagi ngobrol di kantor saya sambil ngopi. Beliau tanya sudah berapa bayi yg ditangani, saya jawab biasa saja ‘sudah 1500’, demikian jawab saya, tentu saja ini membuatnya terkejut. Tapi pernyataan saya selanjutnya ini bikin beliau lebih kaget lagi. “Bulan lalu kami baru menolong bayi kembar tiga……  UNTUK YANG KETUJUH KALINYA”  – ini bikin kopinya muncrat dari mulut -. Untung saja beliau tidak menghadap ke saya, tapi rada kesamping, sehingga saya selamat dari semburan kopinya…

BTW masih ada segudang lagi cerita baik dari saya maupun mas Rehan, yang tidak akan habis dalam waktu 7 jam sekalipun. Karena tentu saja kepada para agen relawan saya akan cerita blak-blakan semua yang ada -behind the scene-. Isi dapurnya dari apa yang kami alami di markas. Saya sitir kata-kata pak Adji agen kita di Surabaya, bila ditanya apa suka dukanya mengurus peminjaman inkubator gratis ini ? … Tidak ada dukanya…SUKA SEMUA.

Kembali ke meeting yang kita rencanakan. Kira-kira saya sih satu hari penuh cukuplah untuk meeting kita agar bisa saling tukar menukar pengalaman. Kalau kita mulai jam 9 maka 15 menit pertama pembukaan dan agenda pertemuan. Setelah itu 15-30 menit perkenalan antar agen relawan, inipun bisa disambung dengan break kopi. Kemudian 1 jam pemaparan dari saya termasuk pemutaran beberapa kliping video. Dilanjut dg 1 jam tanya jawab dan komentar, usulan, dlsb. ISHOMA jam 12-13 Istirahat Sholat dan Makan Siang.

Acara siang 1 jam pertama ide saya adalah konten medis ttg 1) Kelahiran bayi 2) Bayi prematur 3) Bayi kuning. Tentu saja saya mengharap rekan senior perawat kita ibu Heni dan ibu Anggoro serta dokter Sylvie. Lebih berperan daripada saya sendiri. 1 jam lagi adalah Rencana selanjutnya. Misalnya Jateng perlu jadi contoh terutama karena sudah bisa saling mengisi antara 1 kota dengan kota lain yg inkubatornya kurang. Soft promotion seperti apa yg sesuai dengan visi misi kita. Lalu Bgmn mempercepat penyebaran ke Sumatera Kalimantan Sulawesi dan Indonesia Timur. Kerjasama seperti apa yang patut kita jalankan. Sudah ada penawaran dari satu BUMN utk CSR mereka, namun format yang sesuai masih perlu kita bicarakan.

Tentu saja saya berterimakasih kepada bapak-bapak yang sudah menyatakan ingin membantu dan mendukung. Untuk saya pernyataan itu kurang tegas. Pernyataan yg tegas itu begini: ” Saya Mr XXX bersedia untuk menjadi PIC nya”. Nah itu baru tegas. Itulah ide sementara yang ada, tentu saja usulan dan komentar dari para agen akan sangat dihargai untuk bisa meningkatkan layanan kita agar bisa menolong lebih banyak bayi prematur dan BBLR.