Cara Packing Inkubator Kirim JNE


Bagaimana cara packing inkubator untuk dikirim ke tempat yang jauh ?
Pengalaman dari Agen Relawan Wayan Nata dari Bali, bisa kita simak pada email beliau berikut fengan fotonya.
Cara ini akan kami praktekkan minggu depan untuk mengirim inkubator ke Banda Aceh.  Relawan disana ibu Ratna Sary sudah menunggu. Mohon do’a anda semua semoga pengiriman bisa sukses sehingga bayi prematur di Banda Aceh bisa mendapat fasilitas peminjaman gratis ini.
-0-
Dear:  Yth. Prof. Raldi

Bapak Ibnu. Roihan dan Mas rehan

Selamat sore,

Mohon maaf baru sempat lihat email.

Sehubungan dengan pengiriman inkubator ke Bali, waktu itu saya kirim via JNE Jl. Margonda Raya 265 dekat hotel Bumi Wiyata.

Tadinya saya rencana membawa inkubator secara langsung sendiri naik pesawat sesuai dengan yang pernah di shear Prof. Raldi ke saya. Tapi setelah saya chek tiket untuk penerbangan keesokan harinya tidak ada. dan baru ada penerbangan untuk 2 hari berikutnya. Jadi saya pikir lebih baik saya kirim untuk bisa sampai 1 hari karena dari sms Ibu Hilda beliau membutuhkan inkubator tersebut sesegera mungkin.

Setelah didiskusikan dengan istri kami putuskan untuk kirim via JNE.

Di JNE kami menanyakan apakah bisa kami kirim inkubator tersebut dengan waktu itu kami bawa langsung inkubator tersebut ke kantor JNE di Jl Margonda 265 yang buka 24 Jam. Kata petugas bisa. Trus saya menanyakan apakah bisa dijamin kalau inkubator yang saya kirim tidak pecah. Petugas menjawab, InsyaAllah tidak ada masalah pak karena petugas kami akan packing dengan babel plastik, steroform dan kayu.

Saya pun menanyakan, bagaimana saya bisa yakin kalo inkubator saya di packing dengan benar? Dan saya sampaikan inkubator itu sedang ditunggu oleh ibu yang memerlukan di Bali. Petugas pun menyampaikan ke pada saya, kalo bapak mau ikut packing bersama petugas kami untuk yakin bahwa itu aman menurut bapak, bapak boleh ikut packing dan kami akan panggil petugas untuk packing sekarang, kata petugas JNE. Saya pun meng-iyakan tawaran tersebut.

Petugas JNE menyiapkan babel plastik, kardus dan bola-bola koran.
Saya pun memberikan intruksi dan ikut dalam proses tersebut.
Saya minta:a
1. Bagian ruang di bawah kasur bayi, atau ruang lampu. Saya minta diisi dengan bola koran (koran yang di remas remas) untuk menjaga timbangan, dan termometer digital bergerak kesana kemari saat pengiriman.
2. Untuk memegang bagian alas kasur dan kotak bawah saya minta, kotak bagian bawah dan bagian bawah kasur diisolasi dengan lakban bening (jangan yang coklat karena biasanya yg warna coklat meninggalkan bekas sehingga saat di buka inkubator jadi kotor.
3. Bagian akrilik juga di lakban dengan bagian kotak kayu untuk menjaga agar tidak bergeser. Kemudian bagian dalam akrilik saya isi dengan gulungan kardus, seperti neon untuk menyangga akrilik supaya tidak meleot saay mendapat tekanan dari luar (seperti yang caya yang disampaikan oleh Prof ral).
4. Setelah disangga disangga dengan berapa gulungan kardus saya minta diisi dengan bola bola koran dan babel plastik hingga ruang akrilik tersebut penuh.
5. Setelah itu inkubator dibungkus dengan babel plasting sampai dengan 4 sampai 6 kali gulungan.
6. Setelah itu bagian luar di lapisi dengan steroform. Sebelum di packing dengan kayu.
Untuk packing kayu saya tidak melihat karna tidak dilakukan disana, tapi menurut saya tidak apa-apa karna saya yakin packing bagian dalam sampai steroform cukup meyakinkan saya bahwa itu cukup aman melindungi inkubator.
Untk biaya, inkubator dihitung berdasarkan volume dimana volume inkubator yang saya kirim dianggap setara dengan berat 32 kg.
Kami dikasi opsi 2 pilihan, kalau sampai 1 hari kami pake paket “Yes” dengan total biaya sampai packing kurang lebih Rp 927.000,-  atau pakai paket “Ok” sampai 3-4 hari dengan biaya kurang lebih setelah dihitung Rp 586.000,-. Kami tentunya memilih pakai “yes” karna inkubator harus sampai besok supaya bisa segera kami pinjamkan ke ibu Hilda.
Inkubatorpun sampai esok hari sesuai dengan janji petugas JNE, dan setelah di chek oleh intri dan Bapak saya. Inkubator sampai dengan selamat dan masih dalam keadaan baik.
Adapun alamt JNE tempat saya mengirim inkubator adalah : Jl Margonda Raya No. 265 Depok (Dekat hotel Bumi Wiyata), Tlpon 021-77203388.
Demikian Prof yang dapat saya sampaikan terkait pengiriman inkubator yang saya lakukan.
Salam,

Wayan.

Packing inkubator untuk dikirim keluar pulau

Packing inkubator untuk dikirim keluar pulau

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s