Jokowi bikin 2000 sumur resapan di DKI


Mon Nov 18, 2013 2:27 am (PST) . Posted by:

“Elwin Rachmat”

Karena saya juga anggota Fortuga, mungkin ada baiknya saya sampaikan sedikit yang saya ketahui tentang pembuatan sumur resapan oleh Fortuga.

Fortuga bertindak semacam promotor dan konsultan terhadap Pemda DKI.
Rasanya Fortuga tidak terlibat langsung dengan pembuatan sumur resapan oleh Pemda DKI sebanyak 2000 sumur dengan biaya Rp 150 milyar.
Fortuga yang saya tahu akan menyampaikan beberapa masukan kepada Pemda DKI.

Diluar program DKI, Fortuga atas dukungan masyarakat sudah membuat beberapa sumur resapan di DKI. Program pembuatan sumur resapan oleh Fortuga ini merupakan kegiatan kemasyarakatan dalam rangka ulang tahun Fortuga yang ke 40.
Sumur resapan yang dibuat oleh Fortuga sangat dangkal serta bersifat “charity” sehingga biayanya sangat sangat murah.

Dalam kegiatan yang sama Fortuga juga sudah membuat sumur resapan di Bandung atas permintaan kerjasama dari Walikota Bandung kepada Fortuga.
Silahkan dibuka link dibawah untuk lebih jelasnya.

> http://fokusjabar.com/2013/10/27/wali-kota-bandung-mendukung-pembuatan-sumur-resapan-fortuga/

Bila Mas Rovicky dan juga pak Kuswo (yang juga anggota Fortuga) mau tahu lebih banyak tentang sumur resapan yang dibuat oleh Fortuga, silahkan mampir di Rumah Fortuga di Jl Cisanggiri IV/17 – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan.
Mungkin juga kita dapat berjumpa disana.

Salam,

Elwin Rachmat

On 17 Nov 2013, at 00:01, Rovicky Dwi Putrohari <rovicky@Gmail.com> wrote:

> 2013/11/16 Rusdi Hidayat Susilo <rusdihs@gmail.com>
>
> betul mas Hari
> Kalau nggak salah alumni itb angkatan 1973 juga mendapat tugas mengebor 1973 sumur.
>
> Bagus kalau Fortuga juga ikut dengan pendekatan ilmiah yang lebih komprehensif.
> Tidak hanya sekedar operasi yang sukses, tetapi juga hasil yang optimal.
> Dan ketiga SUMBER AIR ini diperhatikan
> http://rovicky.wordpress.com/2013/11/11/jakarta-sudah-siapkah-menghadapi-banjir-lagi/
>
> RDP
>
>
>
>
> On Saturday, November 16, 2013, Hari Subono wrote:
>
> Dear All,
> Bukannya ini yang sudah dilakukan Jokowi dengan 2000 sumur resapannya? Dan akan ditambah 4000 lagi tahun depan. Seperti yang diberitakan biayanya 150 milyar Rupiah untuk 2000 sumur dengan kedalaman minimum 60 meter.
>
> Sent from Yahoo Mail on Android
>
>
> From: Rusdi Hidayat Susilo <rusdihs@gmail.com>;
> To: Migas_Indonesia@yahoogroups.com <Migas_Indonesia@yahoogroups.com>;
> Subject: Re: [Oil&Gas] Berapa : Biaya 1 sumur water disposal di darat ?
> Sent: Sat, Nov 16, 2013 1:43:46 AM
>
>
> Kalau hanya 300 pake tig 150 hp cukup. Ada yg pernah nawarin dg kira2 100 m, harga 125 jt IDR
> cukup. Kira2 kalau 300 m ya 300 jt IDR atau 30 kUSD bisa itu.
>
> Soal kapasitas injeksi agak susah krn hrs ada injectivity test spt d sampaikan mas Alfin. Bikin saja sebanyak banyak nya sumur trus d gelontorkan tanpa pake pompa. Banyak kok water dispisal well d lap minyak yg bgt.
>
> On Friday, November 15, 2013, Rovicky Dwi Putrohari wrote:
>
> Harga sumur disposal ini mampu menginjeksikan berapa barrel per hari
> atau berapa meter cubic sejam ?
> Saya berpikir utk menginjeksikan air banjir Jakarta ke reservoir dalam
> sekitar 300 m kedalamannya.
>
> Saya yakin orang perminyakan lebih tahu harganya 😊
>
> Rdp
>
> On 11/15/13, asnovifardi <asno_vifardi@yahoo.com> wrote:
> > Pak rovicky
> > Kira-kira 1 jt usd..
> >
> > Sent from Yahoo Mail on Android
> >
> >
>
> —
> —
> *”Tidak ada satu cara terbaik untuk menyelesaikan masalah bangsa. Tapi
> pasti ada satu langkah kemajuan bila anda ikut serta memperbaikinya&quot;.*
>
>

Mon Nov 18, 2013 4:08 am (PST) . Posted by:

“Rovicky Dwi Putrohari” rovicky

2013/11/18 Elwin Rachmat <elwin.rachmat@gmail.com>

>
> Wah, saya berupaya berdiskusi tentang water disposal well ternyata Mas
> Rovicky belok ke sumur resapan. Kelihatannya selain sebagai Ketua IAGI, Mas
> Rovicky ingin juga menjadi pengamat.
>
> Tentang sumur resapan dan Fortuga, silahkan dibaca posting saya sebelumnya.
>

Mas Elwin,
Bukan dibelokkan tetapi emang sejak awal saya kepingin diskusi hal yang
sudah menjadi kegiatan umum di migas, tetapi diaplikasikan ditempat lain.
Coba-coba lateral thinking 🙂

Btw, kalau dari beberapa diskusi sebelumnya saya mendapat info dari milisi,
kalau sumurnya biaya ngebor 500K US$, nah kalau saya lengkapi dengan pompa
injeksi kira-kira 1 juta $ cukup lah (10 Milyar Rupiah), mungkin malah
lahannya yang muahall. Jadi kalau menggunakan dana 150 Milyar Rupiah bisa
dapat 15 sumur injeksi.

Nah sekarang kita lihat efektifitasnya, berapa yang mampu diinjeksikan
dengan 15 sumur injeksi, dibandingkan 2000 sumur ini. Dan apa saja dampak
yang diperoleh dari kedua cara.

Saya rasa sumur injeksi dalam dan sumur resapan bukan sebuah kontradiksi
tetapi komplimentary, Keduanya pasti akan memiliki plus-minusnya. Nah
pengetahuan atau ilmu ini yang mungkin bisa diperas dari kawan-kawan
reservoir engineer yang dapat menghitung atau memperkirakan injektivity,
fluid movement dsb. Nah tentunya akan lebih bagus kalau Fortuga yang
berencana membantu DKI ini, dapat mensponsori sumur pilot sebagai pliot
projectnya. Sponsornya tidak dalam rupiah tetapi “inkind”, misalnya ada
yang nyumbang pompa, ada yang nyumbang pipa casing, ada yang minjemin rig
dsb.

Gitu critanya mas Elwin. Mudah2an saja perminyakan ilmunya tidak sekedar
mandek di dunia migas saja.

Salam

RDP

Iklan

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s