Bayi Habibi

IMG-20160822-WA0005 HabibiDear Prof Koestoer dan Tim Inkubator UI,

Terima kasih atas peminjaman inkubatornya. Insya Allah saat ini bayi saya sudah banyak perkembangan. Dua hari yg lalu beratnya sudah hampir mencapai 2,5kg. Mungkin hari ini sudah mencapai 2,5kg-2,6kg. Tapi hari ini belum bisa ditimbang karena saya kerja 2 shift (7.00-22.00).

Paling kendala saat ini adalah sudah 3 malam saya coba tidur diluar inkubator, tapi diatas jam 1 pagi rewel karena masih kedinginan padahal sudah dibedong dan diselimuti.

Berikut ini saya kirimkan foto bayi saya per hari ini yang tidak menggunakan fototerapi karena ibunya sendirian di rumah dan takut untuk fototerapi.

Semoga kebaikan prof. dan tim menjadi ladang amal dan keberkahan.

Regards
Andhika Pradana

Markas Inkubator Gratis

Jadi yang dibilang Markas Inkubator adalah kantor saya yaitu:

Markas Inkubator
Departemen Teknik Mesin FTUI
Kampus UI Depok
Gedung MRC Lantai 6

Jadi kalo ke Kampus dg Mobil pribadi atau motor. Masuk dari Garbatama yaitu pintu gerbang UI. Mobil bayar 4 ribu (kalo gak ada stiker UI), motor gratis. Nanti ketemu bunderan ambil ke kanan, seb kiri terlihat Alfa Midi yaitulah Fak Psikologi. Jalan terus melewati FISIP, terus lagi turunan lalu di kiri Fak Ekonomi. Setelah itu ada Engineering Center terus lagi dikit…
Nah sampai pintu masuk Fak Teknik. Masuk ada bunderan lapangan ditengah ada bendera. Itulah Dekanat FTUI. Terus muter bunderan itu sampai mau keluar ada pos satpam ambil belok kiri. Kalo ditutup bilang ama satpam mau ambil inkubator atau mau ketemu Prof Raldi (begitu sy dipanggil di kawasan ini). Masuk terus nanti ketemu seb kanan ada TURBIN segede truk. Seb kiri itulah Gd Dep Teknik Mesin. Anda boleh brenti disini kalo mau dan tanya ke resepsionis, dimana tempat ngumpetnya pak Raldi. Tapi kalo mau terus satu gedung lagi… Itulah Gedung MRC, silakan masuk dan naik lift ke lantai 6. Keluar lift seb kanan disitu kantor saya. Yang sebenarnya tempat inventory-nya inkubator.

Kalo naik kend umum, yang enak dengan kereta api, langsung turun di stasiun Univ Indonesia. Keluar kearah kampus lalu tunggu BIKUN (Bis Kuning) dan nanti tanya supirnya minta brenti di fakultas teknik (bukan politeknik). Selanjutnya lihat tulisan diatas krn sudah dipintu masuk FTUI. Bikun ini gratis untuk mhs dan umum.
KAlo turun bus (feeder trans jakarta) dari halte bus bisa jalan kearah stasiun lalu nunggu bus atau tunggu disitu juga BIKUN (Bis Kuning) yang akan membawa anda ke Fak Teknik.

Daun Kelor dan Tabung Bayi

Daun Kelor dan Ceramah Tabung Bayi
Dear All My Friends
Tulisan ini menyambung pembicaraan kita mengenai kapsul daun kelor, yang sudah banyak dipesan oleh teman-teman bahkan sudah lebih dari 20 orang. Tadi saya kontak teman saya yang nawarin kapsul itu, namanya pak Iwan Rahadianto. Beliau senang mendengar banyak yang pesan, namun stock yang tersedia hanya 12 botol sekarang ini. Jadi begini ide saya :
Pertama, jangan bayar dulu semua, walaupun saya sudah memberi no rek biar urusan batch pertama ini beres dulu saja. Semoga batch kedua nanti bisa lebih banyak terpenuhi permintaan anda semua.

Kedua, kan saya belum bilang ongkirnya brp, krn saya sendiri juga belum tahu. Tapi…ini ide saya… Sekalian saya mengundang anda semua untuk datang ke Markas Inkubator Bayi untuk mendengar BUALAN saya tentang – Inspiring Talk, Socio-Technopreneurship Peminjaman Gratis Inkubator Bayi untuk Seluruh Nusantara – , yang sejauh ini sudah menolong lebih dari 1000 bayi di 33 kota. Nah… Sekalian datang mengambil kapsul daun kelor, dengar dan lihat video bagaimana kami menolong bayi prematur. Di seb ruangan saya ada ruang meeting cukup untuk 20 orang dg fasilitas HDTV dll. For you to know kami sudah diliput oleh berbagai media elektronik (Metro, Trans, Trans-7, SCTV, DAAI, CNN, MITV, dll). Tentu saja media cetak juga. Biasanya saya kalo presentasi 1,5 jam.
Waktunya Selasa 16 Agustus Jam 13.30 s/d jam 16.

Ketiga, suguhannya… saya Cuma bisa nyediain aqua air mineral saja. Jadi bila ada yg berbaik hati untuk membawa sedikit snack untuk kita-kita. Ada baiknya yg mau promosi kue nastar atau lasagna bisa dipakai utk sarana coba2 dan icip2.

Keempat, bila ada diantara anda yg belum pernah membaca tentang kegiatan kami, bisa melihat beberapa artikel saya yang ada di blog (I’m proud to be a blogger).-
https://koestoer.wordpress.com/2016/08/10/menolong-bayi-prematur-kembar-3/
https://koestoer.wordpress.com/2016/07/10/berita-bayi-prematur-nusantara/
https://koestoer.wordpress.com/2016/06/29/seribu-bayi-setahun/
Segitu dulu dari saya dan semoga dengan memanfaatkan herbal lokal kita semua jadi sehat, dan dengan teknologi yang tepat guna, bayi-bayi kita jadi sehat semua.
Salam.-

-0-

KHASIAT DAUN KELOR

Dalam 2 Menit”’ Mata Jadi Jernih”Asam Urat Sembuh Total” Diabetes dan Kanker Akan Terobati”’Dengan Daun Kelor.. Tolong Bagikan Begini Cara Meramunya !

Daun kelor yaitu satu diantara type sayuran yang sekarang ini popular.
Daun kelor asli Indonesia telah popular faedahnya sampai ke mancanegara.

Dalam 2 Menit”’ Mata Jadi Jernih ” Asam Urat Pulih Keseluruhan ” Diabetes serta Kanker Akan Terobati”’Dengan Daun Kelor.. Tolong Bagikan Begini Cara Meramunya!
Banyak peneliti yang sudah dapatkan faedah daun
kelor untuk kesehatan tubuh. Daun kelor telah diduga sebagai tanaman
ajaib yang dapat digunakan sebagai obat herbal semuanya penyakit.

K4ndung4n vitamin C daun kelor makin banyak dari sayur maupun
buah yang lain. Diluar itu, k4ndung4n vitamin A serta pot4sium dalam daun
kelor sekian tinggi. Tak heran jika daun kelor disangka
sebagai tanaman ajaib yang sekian bagus untuk badan.

Faedah Daun Kelor Untuk Pengobatan Untuk Tubuh, Diabetes, Kanker
K4ndung4n­k4ndung4n dalam daun kelor ini buat daun kelor
mempunyai begitu banyak faedah. Manfaat daun kelor untuk badan
sekian banyak, mulai dari mengobati penyakit dalam sampai
penyakit luar.

Itu sebagian faedah yang dapat diambil dari daun kelor.

1. Menyehatkan kulit
Daun kelor mempunyai k4ndung4n vitamin c serta anti­oksidan yang
sekian tinggi, ke­2 z4t ini sekian baik untuk kesehatan kulit.
Daun kelor yang untuk jadikan sayur serta dikonsumsi melalui cara
teratur bisa menghaluskan kulit serta menghindar

timbulnya jerawat.
Daun kelor yang di t. u. m. b. u. k dapat juga untuk jadikan masker muka
yang dapat buat kulit muka makin halus serta cantik.

2. Menangani diabetes
Satu di antara manfaat daun kelor yakni dapat menangani diabetes.

Manfaat daun kelor untuk diabetes bisa kurangi k4ndung4n gula dalam d4r4h. Daun kelor bisa untuk menjadikan! nsul! n alami untuk menangani diabetes. Makan sayur daun kelor dapat juga menghindar penyakit gula d4r4h atau diabetes.

3. Menyehatkan mata Daun kelor banyak juga mempunyai k4ndung4n vitamin A yang sekian baik untuk mata. Mengkonsumsi

daun kelor dapat buat mata selalu dalam kondisi sehat dan jernih. Daun kelor dapat juga mengobati penyakit mata, langkahnya dapat dikonsumsi selekasnya maupun air rebusan daun kelor di basuhkan pada mata yang sakit sehari­hari sampai pulih.

4. Menghindar kanker Anti­oksidan dalam daun kelor demikian tinggi, diluar itu daun kelor memiliki k4ndung4n pot4sium yang banyak. Satu di antara manfaat dari daun kelor yaitu bisa menghindar kanker. Manfaat daun kelor untuk kanker yakni bisa memperlambat bahkan hentikan serta menyingkirkan kanker yang ada pada badan.

5. Mengobati rematik Daun kelor juga sekian baik untuk mengobati rematik. Manfaat daun kelor untuk pengobatan rematik bisa kurangi rasa sakit pada sendi serta bisa kurangi penumpukan asam urat pada sendi hingga bisa menyembuhkan rematik atau asam urat.

Daun kelor memang sangat popular di mancanegara ataupun didalam negeri. Berbagai penyakit dapat diobati dengan daun kelor. Selain bisa menyembuhkan berbagai penyakit, daun kelor juga sekian baik untuk dikonsumsi sehari­hari.
Manfaat daun kelor yang dikonsumsi sehari­hari yakni bisa berikan kekeb4lan tubuh hingga tubuh tak mudah sakit. Selain itu, kelor dapat juga tingkatkan kekeb4lan badan dari beragam virus yang ada.

(Disalin dari WA/milis group lain).-

Menolong Bayi Prematur Kembar 3

Ada baiknya sebagai introduksi kita lihat komunikasi SMS secara kronologis antara kami (Center Inkubator) dg mereka ortu bayi kembar 3.

12/05/2016 22:06:46
1)a.b.c.(kmbar tiga)2)09.05.2016.3)1600gr.45 cm.1300gr.45cm.1000gr.45 cm.4)supriatin.085781245122.28th.5)deden 085781245122.6)kp kelapa rt 01 rw 024.ds.segara jaya .kec.taruma jaya .bekasi.7) RSUD bekasi.8)14.05 .2016

13/05/2016 16:50:51
Trakash atas bntuannya .?pnjaman inkubator mnimal brapa hari ?

12/06/2016 13:55:16
1).kabar bayi shat.tidurnya nyaman.2.)bayi 1)1.9kg .bayi 2)2.0kg.bayi 3)1.3kg

24/07/2016 13:00:26
Mhon maaf.jka sy blm bsa mengembalikan inkubatornya.kendala kami biaya tranportasi yg blum ada.kami sekeluarga mengucapkan bnyak terima kasih .sy tnggal
di kampung kelapa .desa segara jaya.kec.taruma jaya kab.bekasi 17218

-0- Saat inilah kami memutuskan untuk mengambil incubator yg terdiri dari 1 unit incubator bayi kembar (besar) dan 1 unit incubator single. Karena terlihat bahwa mereka tidak punya kesanggupan untuk mengembalikan unit-unit tersebut waktu pengambilan dulu mereka ditolong oleh tetangganya. -0-

Sekilas laporan pengambilan inkubator di Bekasi Utara.

orangtua ; deden/supriatin
alamat ; bekasi utara (dekat kilang pertamina – laut)
kembar tiga ; 1600/1300/1000 gram ; pr/pr/lk

Berangkatlah pagi hari jam 09.00 Tim Inkubator UI terdiri dari Ibnu Roihan (Manager Teknik) dan Gatot Warsono (Manager Transportasi).-

Rute depok-lokasi-depok ; 5.5 jam (3 jam berangkat – 2.5 jam pulang)

kisah singkat (berbagi cerita):

kembar 3 di RSUD bekasi. BPJS hanya berlaku untuk 1 bayi, yaitu bayi pertama. bayi 2 dan 3 paksa pulang karena tidak ada biaya. untuk bayi 3 (1000 gram), sudah pasrah keadaannya, karena pulang dengan keadaan yang sangat riskan.

diberitahu oleh pasien di RSUD bekasi mengenai peminjaman inkubator ini. coba kontak dan langsung diproses. keluarga mendapatkan 1 inkubator bayi kembar dan 1 inkubator grashof. karena ada 3 bayi kembar prematur.

dirawat di rumah selama 3 bulan (lama peminjaman). karena ASI ibu bayi tidak keluar, harus belanja susu formula untuk kebutuhan 3 bayinya di saat keterbatasan dana. bapak bayi hanyalah pedagang keliling. mereka berdua pendatang dari purbalingga jawa tengah. bayi kembar 3 ini adalah anak ke 3 hingga 5. 2 anak sebelumnya sudah berumur 9 dan 5 tahun.

lokasi memang jarang sekali yang mempunyai kendaraan roda 4. itulah kenapa walaupun kita tawarkan biaya taksi, mungkin sulit untuk mencarinya. tempatnya sangat sepi.

akhir pertemuan, mereka titip salam dan titip ucapan terima kasih kepada Tim Inkubator atas peminjamannya. melihat dari raut wajahnya, senyum yang lepas dan senang bahwa 3 bayi kembarnya sudah sehat. dan diakhiri dengan foto bersama.

berikut keterangan dari foto yang tersedia:

1. lokasi rute pengambilan. memang berupa hamparan sawah dan juga kilang gas dari pertamina. sepi, hanya pada saat pasar saja terlihat ramai.

2. tempat tinggal di kontrakan. menempati pintu tengah dari 3 pintu yang ada (rumah berbata coklat)

3. foto-foto bayi kembarnya saat di RS. saya tidak tahu yang mana bayi 1/2/3. karena mirip semua.

4. bayi 1 setelah 3 bulan. nama, putri meilani. lahir 1600 gram, sekarang 4 kg.

5. bayi 2 setelah 3 bulan. nama, putri mihrima. lahir 1300 gram, sekarang 4.2 kg. kabarnya yang paling kuat nyusunya.

6. bayi 3 setelah 3 bulan, nama, putra beajid. lahir 1000 gram, sekarang 3.8 kg.

7. foto bersama dengan inkubator yang dipinjam serta anak tetangga.

8. foto bayi kembar 3 beserta orangtuanya yang sudah sehat dan bergembira.

9 dan 10. rute pulang sama hamparan sawah walaupun beda rute ambil.

Lihat juga

https://koestoer.wordpress.com/2016/07/05/kembar-3-yang-ke-7/

Belitung Nan Indah

Piknik ke Belitung keluarga besar DTM-FTUI Dep Teknik Mesin tgl 29-31 Juli 2016. Sungguh mengesankan, tentu saja kita tidak boleh melupakan seseorang yang berjasa bagi Belitung, penulis terkenal ANDREA HIRATA dengan bukunya Lasykar Pelangi. JAdi sejak buku itu laris th 2008 dilanjut dengan film-nya besutan Mira Lesmana dan Riri Riza, maka th 2010 mulai terjadi perubahan di Belitung. Utamanya apa yang ada di buku Lasykar Pelangi bisa kita lihat rekam jejaknya di pulau Belitung ini.

Kalau boleh saya beri julukan Andrea Hirata adalah MANUSIA PEMBAHARU.

Mari kita lihat video acak-adut berikut ini…

 

Menuju pulau Kelayang, Kepayang dan Lengkuas dimana ada Mercu-suar.

 

Nuju pulang

 

ITINERARY HARI-1 (29 Juli 2016)

GROUP PERTAMA 07.00 : Arrival Bandara hananjoedin Tanjung Pandan, Metting service dengan local guide kami, dan menuju Bus masing masing yang telah di siapkan 2 bus kapasitas 33 seat setiap bus. 08.00 : Meninggalkan Bandara Menuju Mie Atep Belitung 08.30 : Tiba di Mie Atep Untuk menikmati Mie Belitung 09.30 : menuju Kota Manggar Melewati Bandara Hananjoedin, dan 1 bus akan ikut menjemput peserta Group kedua .

GROUP KEDUA 09.35 : Arrival Bandara hananjoedin Tanjung Pandan, Metting service dengan local guide kami, dan menuju Bus masing masing yang telah di siapkan 10.30 : Menuju Desa Manggar melewati Jalan Tengah dan mengunjungi Vihara Dwi Kwan Im 11.30 : Tiba diVihara Dwi Kwan Im explore 12.00 : Menuju Rest Vega 12.20 : Tiba di rest Vega untuk menikmati makan siang 14.00 : Menuju Desa Gantung untuk mengunjungi Kampung Ahok 14.30 : Tiba di Kampung Ahok/Rumah Ahok explore 15.15 : Menuju Museum Andrea Hirata 15.30 : Tiba di Museum explore 16.15 : menuju Replika SD Muhammadiyah Gantung 16.20 : Tiba di Replika SD Muhammadiyah explore 16.50 : Menuju Tanjung pandan rest Raja Seafood untuk Makan Malam 18.30 : Tiba di Resto untuk Makan Malam 20.00 : menuju Hotel grand Hatika 20.30 : Proses check in Hotel

HARI-2 (30 Juli 2016) 05.00 : Morning call 07.00 : Makan Pagi di Hotel 08.00 : Berkumpul di Lobby untuk Prepare Acara Island Hopping, di sarankan membawa baju Ganti karena akan beraktivitas dipantai, memakai sandal yg tahan air, membawa sun block, membawa makanan makanan kecil dikarenakan di pulau pulau tidak ada tempat jualan jajanan, dan tidak di benarkan membuang sampai di Pantai/ Dipulau. 08.15 : Menuju Pantai Tanjung Tinggi, yang sangat terkenal dengan bebatuan granite raksasa nya dan tempat syuting film Laskar Pelangi, 09.00 : Tiba di Pantai tanjung Tinggi explore 09.40 : ke Pantai Tanjung Kelayang untuk Titik start Island Hopping 10.00 : Tiba di Pantai Tanjung Kelayang prepare untuk pembagian live vest/ wajib di pakai untuk keselamatan, menuju Pulau Pasir, Pulau Lengkuas, Pulau Burung, Pulau Kepayang 12.00 : makan siang di Pulau Kepayang 15.15 : kembali menuju ke Pantai Tanjung Kelayang 15.45 : Tiba di Pantai Tanjung Kelayang ( Note Live vest jangan sampai tertinggal di Pulau, harap di bawa kembali ke Pantai Tanjung Kelayang untuk dikembalikan . 16.15 : kembali ke Hotel untuk membersihkan diri dan prepare Gala Dinner di Hotel bahamas

18.30 : Di jemput dan di antar ke Hotel Bahamas tempat Gala Dinner 18.45 : Tiba di Bahamas Acara Gala Dinner diiringi Live Music 22.30 : Selesai Acara dan kembali ke Hotel 23.00 : Tiba di Hotel dan beristirahat HARI-3 (31 Juli 2016) 05.00 : Morning Call 07.00 : breakfast di Hotel 08.00 : check out Hotel dan di ajak berbelanja oleh oleh ( bagasi yang akan di bagasikan harap di tinggal di Lobby dan di serahkan ke Pihak CSA Tour ) 08.15 : Tiba di tempat oleh oleh 10.15 : Selesai berbelanja menuju mie atep Untuk menikmati sajian Makanan Khas Belitung

GROUP PERTAMA PULANG JAM 13.05 10. 45 : Tiba di Danau Kaolin explore 11.00 : menuju Bandara Hananjoedin 11.15 : Tiba di bandara pembagian boarding pass 13.05 : Flight to Jakarta

GROUP KEDUA PULANG JAM 14.55 10.15 : Selesai berbelanja menuju Mie Atep Untuk menikmati sajian Makanan Khas Belitung 11.30 : menuju Danau Kaolin 12.00 : Tiba di Danau Kaolin Explore 12.30 : menuju Bandara 12.45 : Tiba di Bandara pembagian boarding pass 14.55 : Flight to Jakarta

MENU MAKANAN 1. 29 JULI 2016 a. Makan Siang di Rest Vega Manggar (Buffet) Sop Baso Ikan Ikan Bakar Cumi Goreng Tepung Ayam Goreng Mentega Cah Kankung Nasi Putih Teh Tawar Hangat / Dingin Buah b. Makan Malam di Rest Raja Seafood (Buffet) Ikan Kakap Saus Padang Sop Kombinasi Seafood Udang Saos Tiram Ayam Goreng Mentega Caisim Cah Teh Tawar Hangat / Dingin Nasi Putih Otak-Otak Asinan Buah

2. 30 JULI 2016 a. Makan Siang di Pulau Kepayang (Round Table 12 Pax 1 Meja) Ikan Bakar Gangan Ikan Kakap Cumi Tepung Cah Kangkung Lalapan Sambel Buah Air Mineral Es Kelapa Muda (Pake Gelas ala Piknik Yah) b. Makan Malam di Bahamas Dinner with Live Music Menu Menyusul belum fix dari pihak Bahamas 3. 31 JULI 2016 a. Mie Belitung + Es Jeruk Kunc

 

 

 

 

Dosen Dep Teknik Mesin FTUI

Saya membuat video ini dengan bersemangat pada 19 Juli 2016 hari Selasa.
1. Rapat DGB Dep Teknik Mesin FTUI
2. Rapat dosen Tek Mesin FTUI Kurikulum, Dana Lab, dana skripsi dll
3. Serah Terima Jabatan Ketua P2m Mesin FTUI dari Dr Ir Imansyah Ibnu Hakim pada Dr Ir Ardiyansyah Yatim

Silakan KLIK

Lihat juga berita bayi prematur Nusantara, sudah lebih dari 1000 bayi terselamatkan…

https://koestoer.wordpress.com/2016/07/10/berita-bayi-prematur-nusantara/

 

Berita Bayi Prematur nusantara

Sambil melihat acara TV Tri Bimbo, Taufik ismail di acara Mata Najwa, sambil berlinang air mata… luarbiasa lagu religi dari Bimbo berikut sejarah terciptanya. Kami sampaikan berita tentang aktivitas menolong bayi prematur dari seluruh Nusantara. Lihat kiriman sms dari ibu bayi dibawah ini.

10/07/2016
13:10:02
Alhamdulillah baik pak,,berat bdan,a 2,38 pak insyaAllah kl sdh 2,5 kg sy akan mengembalikannya pak..
Maryati Jaktim

13:28:32
Bapak/ibu, alhamdulillah berat anak saya sudah naik lagi, sekarang 2,2. Terimakasih
dinata pati

13:20:40
Alhamdulillah, bayinya nyaman tidur di Inkubator, berat saat ini 1,955. Amin dan terima kasih
eva sidoarjo

13:19:32
1) Kbr byi’x allhmdllah shat…tdur’x jg sllu nyenyak 2)brat’x msih 2,1kg …aamiin
nur bandung

13:13:02
Alhamdulillah, bayi masih nyaman di inkubator, berat kmarin tgl 7 juli 2016 berat bayi 1650 gram…mudah2an sehat dan bisa tambah lg berat badan nya..Aamiin ..
zakaria pasar minggu

13:07:28
Tim UI, inkubator masih ada di tempat kami, kami masih menunggu kabar dari bapak Totok, sekiranya beliau sudah berada di kota Malang, kami segera membawa inkubatornya ke tempat beliau, demikian kabar dari kami ..
ain malang

14:03:19
Inkubator sdh di rumah pak, td diantar pak adji. Mudah2 an bs manfaat untuk bayi saya. Terima kasih byk pak..
katong malang

13:51:32
Kabar bayi Azmirzazuly Faried AF baik. Berat badannya sekarang 2250gr
Ahmad Zulfahmi jatinegara

13:47:52
1.Alhmdllh baik,,,,,,alhmdllh msh nyman,,,,,2.mksh doa nya ibk/bpk,,,kmrn ini naik turun bb nya.
yusefrilla karawang

14:58:48
maaf pak sebelumny ini saya Aji (no saya sblumny 081296633444) , kmarin blum sempat konfirmasi. 1) alhamdulillah pak bayinya nyaman d inkubator gak rewel, 2) kemarin tgl 5 juni di timbang dg timbangan dr tim ui 1,48 kg, hari ini d timbang sudah naik ke 1,58 kg. aamiin. makasi pak doanya..
Aji v2 Serang

15:27:06
Iya nyaman sekarang sudah 2.450kg
siti saodah jombang

Kembar 3 yang ke 7

Melanjutkan berita tentang Seribu Bayi pada minggu yang lalu, perkenankalah kami berbagi cerita mengenai sedikit pengalaman bergaul dengan masyarakat pra-sejahtera di Nusantara ini, yang jelas-jelas masih sangat membutuhkan pertolongan. Kali ini seperti judul diatas, tentang bayi prematur kembar tiga atau orang mengatakan triplet. Punya anak atau bayi normal pastilah menggembirakan dan membahagiakan orangtua, tapi punya bayi yang lahir prematur justru seringkali malah jadi bikin stress karena harus masuk ruang NICU (ICU utk bayi) yang biayanya mahal. Apalagi jaminan kesehatan BPJS masih berjalan tersendat dan masih banyak kalangan pra-sejahtera yang terkendala dengan berbagai alasan sehingga malah tidak tercover oleh BPJS. Tentu saja tanpa mengabaikan jasa BPJS krn banyak diantara mereka yang sudah tertolong oleh sistem BPJS ini baik seluruhnya maupun sebagian.
Punya bayi prematur satu saja sudah repot, kalau bayinya kembar repotnya dobel, nah apalagi kalau bayinya ada 3 prematur…Duh tak terbayang repot dan stressnya ibu bayi dan kel bayi umumnya. Kami di Markas Inkubator ini memiliki 4 unit inkubator bayi kembar… Rasanya di negara ini hanya kamilah yang memiliki twin-incubator semacam ini. Tentu saja kami membuat atau memodif nya karena banyaknya permintaan peminjaman untuk bayi kembar.
Tak dinyana permintaan untuk bayi prematur triplet di bulan Mei ybl ini ternyata merupakan permintaan bayi prematur kembar tiga yang ke TUJUH, yang kesemuanya sudah tertangani dengan baik menggunakan inkubator kami.
Mari kita lihat cuplikan conversation dibawah ini.

12/05/2016  20:17:31

Bayi 1 bayi 2 bayi 3 (Kmbar tiga),09.05.2016. supriatin. 0857812451xx. 28 th.deden. 0857812451xx.32 th kp kelapa,rt .01 rw 024.taruma jaya bekasi.RSUD.BEKASI

Kiriman SMS semacam ini sudah biasa kami terima, artinya bayi blm diberi nama. Tentu saja gol pra-sejahtera agak kurang literasi shg kamilah yg harus pro-aktif memberikan petunjuk. Seminggu sekali kami tanya BB bayi, seringkali SMS kami tak dijawab. Namun dari 4 mg tak dijwb ada juga sekali dua dijwb, dan yg penting BB ketiga bayi meningkat sejak berada di rumah dg bantuan inkubator kami 1 unit twin dan 1 unit single. After two month saya minta foto, yg 2 hr lalu masuk ke email saya/ Alhamdulillah kelihatan sehat ketiganya dan laporan dari ibunya, tinggal yang kecil saja yg masih pakai inkubator yang lainnya sudah lepas dari inkubator, artinya sudah seperti bayi normal.

Saya bertanya dalam hati, ‘koq bisa ya menyelamatkan bayi prematur kembar 3 ?’   Tentulah semua ini karena ridho dan ijin Allah SWT semata-mata. Dan dibulan Ramadhan yang berkah ini, saya berdoa terus untuk bayi-bayi kita dan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami serta seluruh jajaran Agen Relawan di 32 kota/kab bisa membantu sesama yang berada dalam kesulitan. Semoga semua alumni inkubator kami menjadi orang yang berguna bagi sesama. Mohon bantuan doa dari bapak dan ibu semua agar cita-cita kami untuk menolong bayi di seluruh Nusantara bisa tercapai.

20160704_kbr 3 v1

 

-0-

Salah satu komen ortu bayi kembar (diambil dari FB).-

Yakub Ferdinand Bapak Prof Raldi Artono Koestoer sikembar saya sudah besar. Sehat, ganteng dan cantik.

Saya tidak pernah bisa melupakan kebaikan bapak dan tim inkubator gratis. Allah pasti balas semua jasa bpk dan tim.

Doakan moga kami bisa mengikuti jejak bapak memberi manfaat buat orang banyak.

Ini anak kembar kami: Makkah & Madinah

Yakub Ferdinand's photo.
Like · Reply · 1 · 2 hrs · Edited

Raldi Artono Koestoer
Raldi Artono Koestoer Mhn ijin share…

Yakub Ferdinand
Yakub Ferdinand Monggo pak

 

Seribu Bayi Setahun

Perkenankan kami sebagai PENGABDI MASYARAKAT, melaporkan kegiatan yang sudah diketahui oleh kalangan internal fakultas yaitu Peminjaman Gratis Inkubator Bayi. Judul diatas perlu diperpanjang sedikit agar lebih jelas yaitu Seribu bayi TERSELAMATKAN dalam setahun menurut frekuensi kerja yang sekarang ini atau tahun ini. Alhamdulillah di bulan Ramadhan hari ke 25 kami mencoba menyajikan ekstrak data 3 bulan dari 32 kota dan atau kabupaten, lokasi dimana beroperasi Agen Relawan Peminjaman Gratis Inkubator Bayi. Jumlah inkubator yang beroperasi di lokasi tsb diatas adalah 135 unit. Dan rata-rata setiap inkubator dipinjam selama 1,5 bulan per bayi. Jadi setiap inkubator bisa beroperasi 8x dalam setahun.

Dari bulan Januari s/d Maret 2016, tepatnya 1 Jan s/d 31 Mar 2016 ada 248 pengguna inkubator Grashof buatan FTUI ini. Datanya bisa diakses melalui blok ini juga, silakan klik link berikut

https://koestoer.wordpress.com/2016/06/29/data-bayi-pengguna-inkubator-gratis-jan-mar-2016/

Tentu saja paling banyak bayi tersebut dari daerah Jabodetabekban (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi dan Bandung). Mengapa demikian ? Tentu saja karena Center atau Markasnya berada di UI Depok tepatnya di Dep Teknik Mesin FTUI. Perlu diketahui sejak dua tahun terakhir ini, kami meminjamkan bukan saja inkubator tetapi juga Lampu Fototerapi untuk menolong bayi kuning atau bayi yang mengalami Hyperbilirubinemia. Jadi yang tersaji merupakan campuran antara inkubator dan lampu fototerapi, yang keduanya dipinjamlan dengan gratis utamanya untuk gol pra-sejahtera.

Bila secara kasar kita sebut 3 bulan ada 248 bayi tertolong, atau biar mudahnya sebut saja +/- 250 bayi tertolong maka dengan mudah bisa kita simpulkan bahwa dalam setahun (dengan ritme atau frekuensi kerja yang sama) maka tahun ini akan tertolong 1000 (seribu) bayi prematur (12/3*250=1000).  Seuah sistem kerja yang bisa disebut ‘smart working’ karena semua itu hanya dikerjakan oleh…SATU ORANG SAJA. Kami menggunakan SMS Gateway Center sebagai pusat kordinasi dan komunikasi dengan semua pihak. Mulai akhir 2012  digunakan sistem ini s/d Juni 2015, sayalah yang menjadi operatornya. Sejak Juni 2015 s/d sekarang asisten saya Ibnu Roihan (Rehan) yang menghandle operasional kordinasi. Perlu juga disampaikan terutama dibulan Ramadhan ini, bahwa semua ide yang brilian itu…datangnya dari Allah SWT, bukan dari manusia. Jadi supaya bisa dapat ide yang bagus maka ‘mohonlah hanya kepada Allah’, jangan minta kepada yg lain.

Dan sesungguhnya kami sedang BERJIHAD menolong bayi prematur. Mengapa ? Karena setiap hari pasti ada permintaan dari para ibu bayi yang memerlukan pertolongan dan transaksi peminjaman itu terjadi setiap hari di banyak daerah dimana inkubator kami berada. Semua komunikasi transaksi peminjaman inkubator tercatat melalui Gateway Center SMS kami. Enhancementnya saat ini adalah usaha ini bukan lagi sekedar Pengabdian Masyarakat tapi sudah lebih jauh menjadi PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Bahkan dananyapun berasal dari masyarakat sendiri sehingga masyarakat kita menemukan kembali kearifan lokal yang dulu kita miliki yaitu GOTONG-ROYONG. Karena bayi di Malang ditolong oleh relawan Malang, bayi di Makasar ditolong oleh relawan Makasar dan demikian seterusnya. Kami di Markas UI Depok ini hanya sebagai Pusat kordinasi saja.

Jalan masih panjang, targetnya adalah 300 kota dan kabupaten. Untuk itu kami mohon doa dari anda semua, semua lebih banyak bayi prematur dan bayi kuning di tanah air kita ini yang bisa tertolong dengan Program Peminjaman Gratis Inkubator Bayi dan Fototerapi.

 

Data Bayi Pengguna Inkubator Gratis Jan-Mar 2016

No Nama Bayi Lahir Tanggal Berat Nama Ibu Usia
1 A Cilacap 21-Jan-16 1800 Aeni Najihah
2 Abbizar M Swandana Madiun 26-Mar-16 1900 Theresia Harnes Irianto 23
3 Abdiel An Nafii Tangerang 19-Jan-16 2040 Dewi Sartika 23
4 Abdul A D Cahya Salatiga 21-Jan-16 2200 Oktrinasari Dwi H. 23
5 Abdul Hafiz E C Salatiga 21-Jan-16 1700 Oktrinasari Dwi H. 23
6 Abdullah Syams Bantul 18-Jan-16 3200 Aci Rahman 31
7 Abidzar Keanu Alfaqih Jakarta 10-Feb-16 1580 Ani Supriyanti
8 Abizar Nailun Ibrahim Jakarta 22-Feb-16 2200 Anna 29
9 Adeeva K Kuhmaira Jakarta 15-Feb-16 1650 Siti Mar’atusolikhah 22
10 Adeeva Nurhidayat Jakarta 03-Feb-16 2100 Risqa 39
11 Adlan Huken Pranaja Jakarta 03-Jan-16 2500 Megawati 31
12 Aerilyn Bellvania Cintakirana Bekasi 23-Feb-16 3500 Nur Amaliah 24
13 Ahmad Rafa Surabaya 16-Feb-16 1200 Nur Cholifah
14 Ainiya Fatima Azmi Ciamis 25-Jan-16 1100 Imas Masitoh 31
15 Ainun Mahya Dariyanto Karawang 24-Dec-15 1585 Sri Mulyani 31
16 Aisha Hazna Shanum Cirebon 23-Mar-16 1800 Idah Rosidah 41
17 Aisha Humaira Suyoto Solo 23-Jan-16 1500 Safitri Dwi Wulandari 38
18 Aisyah Dinda Azzahra Cilacap 16-Feb-16 1000 Rina Wijianti 30
19 Akbar Zain Arias Bandung 21-Jan-16 2450 Astri Yulianti 29
20 Alean Ghany Ilham Jakarta 12-Feb-16 990 Sri Setiawati 28
21 Alesha Tiara Hadiansa Jakarta 03-Feb-16 2000 Austrie Damayanti 29
22 Alesha Zahra Camilla Jakarta 22-Mar-16 1900 Herayanti 26
23 Ali Zainal Abidin Surabaya 25-Mar-16 2000 Rizkiya Alvionita 18
24 Alifah Kumala Dewi Sukabumi 13-Jan-16 1700 Daeni Sukissriyati 29
25 Almaira Safa Salsabila Tangerang 30-Dec-15 1550 Vipa Halifah 23
26 Alvira Sidoarjo 24-Mar-16 1860 Nia Astri Rahayu 22
27 Alvita Azhari Bandung 21-Jan-16 1900 Endah Nurlela 26
28 Alya Rizkia Nurdini Putri Cisalak 08-Feb-16 1500 Lefi Muhaefi 31
29 Amali Nalendra Ciputat 01-Mar-16 3450 37
30 Ameera Shidqia Almega Bandar Lampung 07-Nov-15 700 Riska Dwi Aryani 32
31 Anindya Depok 10-Mar-16 2900 Era 28
32 Anindya Ayu Putri Setiawan Depok 12-Mar-16 1400 Hilda Apriani 32
33 Anindya Nirmala Salsabila Bandung 13-Feb-16 1400 Megawati Andriani 28
34 Anindyta Nirmala Salsabila Bandung 13-Feb-16 1250 Megawati Andriani 28
35 Anisa Pujianinsih Bengkulu 17-Mar-16 1260 Puji Astuti 41
36 Anugrah Ciawi 04-Jan-16 900 Siti Saripah
37 Aqila Kanaya Winandar Jakarta 21-Feb-16 3300 Miftahhurahmi 26
38 Aqila Nasra Bandung 28-Jan-16 1700 Suci Sumiarti 32
39 Arahman Saputra Bandung 31-Jan-16 1280 Yuyun Aminah
40 Arbyan Ali Bekasi 17-Jan-16 3200 Irma 31
41 Arjuna Cikal Pratomo Depok 19-Jan-16 1300 Santi 21
42 Arquina Khalavi Cristy Bandung 03-Feb-16 1100 Aini Indah Pramanik 23
43 Arsakha Virendra Simo Wibowo Bandung 26-Feb-16 1450 Fira Anggrainy 25
44 Arsy Nafilah Depok 11-Feb-16 1500 Nenih 34
45 Arteta Cikal Pratomo Depok 19-Jan-16 1300 Santi 21
46 Arya Satya Ciputat 09-Feb-16 1000 Lusi Dian Nira
47 Asymah Sukabumi 05-Jan-16 1650 Siti Halimatusadiyah 28
48 Asyraf Banjar 29-Feb-16 1800 Asmawati 24
49 Attala Javier Tiandri Jakarta 16-Jan-16 1700 Maria Tia Prawesti 23
50 Audrey Natania Pratama Malang 27-Dec-15 1900 Suciwati 22
51 Avicenna Nazilla Adina Putri Jakarta 11-Dec-15 1000 Putri Lisnawati 34
52 Axel Ayydin Khalif Jakarta 16-Mar-16 1550 Ade Sugina 24
53 Ayra Zahra Jakarta 20-Dec-15 1305 Rabbab 36
54 Ayyasi Tasikmalaya 27-Feb-16 1300 Amina 34
55 Azka Banjar 29-Jan-16 1900 Asmawati 24
56 Azka Bilal Firmansyah Cibubur 20-Feb-16 1068 Wiwid Puji Hastuti 19
57 Azquerra Nisyu Fredella Bandung 11-Dec-15 870 Veggy Gaisani 20
58 Azzahra Afifah Bekasi 06-Feb-16 3300 Ratna Desi 32
59 Baheera Dwi Hapsari Jakarta 29-Feb-16 1710 Uli Murdiya Ningsih 32
60 Bara Ilmika Surabaya 25-Feb-16 1700 Ainul Rosyidah 25
61 Benaiah Joshua Dias Jakarta 03-Mar-16 2860 Rahasia Sahulata 43
62 Bilqis Poso 24-Feb-16 1600 Kurotul Aini 20
63 Bintang Satrio Subang 29-Feb-16 2300 Dewi Rosita 32
64 Cahaya Febrianti Mataram 18-Feb-16 1250 Rodiah 30
65 Caroline Hadiwardoyo Semarang 10-Mar-16 1650 Merryna 28
66 Chayra Valiant Earlyta Bangkalan 28-Jan-16 1800 Bestsea 35
67 Choirunissa Jakarta 14-Jan-16 1700 Nurkholisah 36
68 Dimas Reza Anggoro Pamulang 16-Feb-16 3200 Novi Rosini 26
69 Divia anggraini Jakarta 16-Mar-16 2800 Irna
70 Duta Danika Salim Gombong 10-Feb-16 1230 Titi Raha 34
71 Early Aolona Simanjuntak Cilegon 07-Mar-16 1550 Ervina Silvia L. Bakara 35
72 Elshanum Tanaya Savic Jakarta 18-Jan-16 1590 Elsa Shifia 26
73 Elvira Sidoarjo 24-Mar-16 1200 Nia Asti Rahayu 22
74 Elysa Tangerang 23-Feb-16 1150 Siti Nupriyati
75 Endah Tangerang 06-Jan-16 2200 Endah Mahastuti 31
76 Eneng Tasikmalaya 05-Mar-16 1200 Yeni
77 Fabian Pasha Abimana Surabaya 26-Feb-16 3500 Quraini 26
78 Fachri Jakarta 24-Jan-16 3200 Hermawati
79 Fadh Galih Hilmi Subang 16-Mar-16 2400 Epon Sopiah 41
80 Fadlan Rizky Ramadhan Saputra Bogor 05-Feb-16 2080 Yeti Septiani 22
81 Falencia Tangerang 1540 Elymawati 35
82 Febi Febriana Aulia Dewi Cianjur 22-Feb-16 2000 Dede Reni
83 Febriyani Tricahya Bogor 28-Feb-16 1600 Endang Mulyana 26
84 Felicia Tangerang 1540 Elymawati 35
85 Felizio Putra Cikarang 19-Jan-16 3220 Ferri Hermayanti 35
86 Gadis Melodyna Cilegon 07-Mar-16 2400 Nuzula Mustika 24
87 Galuh Mahya Dariyanto Karawang 24-Dec-15 1320 Sri Mulyani 31
88 Gerhana Putri Bogor 09-Mar-16 1500 Yani
89 Ghazi Ghalibie Bandung 04-Feb-16 1500 Atik Istiantini 37
90 Ghazy Serang 18-Jan-16 1700 Rika Hartati 30
91 Gibran Abil F. Jember 04-Mar-16 1650 Yuni Puji Rahayu 27
92 Gisela Jakarta 16-Jan-16 1300 Lenny 37
93 Grace Jenry Christina Jakarta 04-Feb-16 870 Jam 45
94 Hadli Furqaan Dhanurendra Jakarta 12-Feb-16 3030 Puspita Praptiningsih 26
95 Haidar Aqeel Zada Jakarta 26-Jan-16 2920 Nurhasanah 30
96 Hanaa Ahmad Jakarta 28-Feb-16 2600 Ajeng Qurrotul Ain 36
97 Hidayah Jakarta 14-Mar-16 1100 Farihah 34
98 Humaira Husna Ardiani Tangerang 08-Feb-16 1400 Dian Restuti 26
99 Humairah Salsabila Pontianak 02-Feb-16 2900 Monna Agustiani 26
100 Ilyasa Azhar Prambowo Bandung 16-Feb-16 1600 Hafizha Aslam Basyaib 20
101 Imanuel Galerano Arif Nuhroho Yogyakarta 28-Dec-15 940 Monika Kartika Nugrahani 28
102 Inara Dwi Rahayu Jakarta 02-Mar-16 1600 Menur Prabaningrum 26
103 Inayah Fathiyyaturahma Jakarta 10-Mar-16 1300 NN 27
104 Ishaan Fakhri Maazin Bandung 13-Jan-16 2800 Apriyanti 25
105 Ismail Hamzah Januaji Bandung 20-Jan-16 3300 Isum Sumiati 32
106 Januar Rifki Saputra Wates 22-Jan-16 3330 Meily Riyanti 24
107 Je Bandung 30-Jan-16 2040 Intan Chastra Susanti 26
108 Jizzy Ghania El Juna Semarang 14-Mar-16 1400 Winarni Tri Wahyuni 22
109 Joshua Imanuel Pattikawa Tangerang 25-Feb-16 2100 Sri Wahyuni 32
110 Kajita Kaisar Dofatulaisy Berau 26-Mar-16 1850 Inti Kurniawati
111 Kamasean Keenan Bagaskara Surakarta 23-Dec-15 1550 Pratiwi Widayanti 43
112 Kanaya Marliana Bandung 19-Mar-16 1705 Marlinda Triutami 26
113 Karel Abraham Al Azmi Depok 15-Feb-16 3050 Lita Sahara
114 Kaysha Athahirah Wahyudin Sumedang 22-Jan-16 3000 Mrliyana Kusmayati 32
115 Kelsen Gavriel Bandung 25-Mar-16 1800 Shena Pertiwi 22
116 Kevin N. Setiawan Bekasi 13-Jan-16 1900 Nina Angriani 33
117 Khabibah Maulidiyah Bahjah Malang 21-Dec-15 2100 Kiki Amilia Dewi 31
118 Khadija Kavi Semarang 12-Jan-16 3750 Eviana Eka Wahyuni 40
119 Khalid Abdurrahman Boyolali 11-Mar-16 1600 Suyatmi 35
120 Khanza Aliah Putri Samarinda 12-Feb-16 920 Ani Lujeng 28
121 Khaulah Nur Syahidah Bogor 20-Mar-16 920 Nurlela 26
122 Kim Aysela Kurnia Semarang 23-Jan-16 3300 Trias Permatasari 29
123 Kinara Marliani Bandung 19-Mar-16 1450 Marlinda Triutami 26
124 Lexa Ayydin Halif Jakarta 16-Mar-16 2100 Ade Sugina 24
125 Lintang Tangerang 18-Dec-15 1100 Tarini
126 M Ghaffar Arif Palembang 22-Nov-15 816 Emmy Yulinda 36
127 M. Ardhiya Ghibran Faiq Malang 18-Feb-16 1800 Yayuk Indayani 35
128 M. Ervino Attaya Banjarmasin 20-Nov-15 2000 Zulfiana Sari 42
129 M. Fadhil Ismail Surabaya 30-Jan-16 3400 Fitria Yuniar Oktaviani 24
130 M. Rayhan Tsaqib Jakarta 22-Jan-16 3100 Ameriia 32
131 Marissha Depok 02-Mar-16 2200 Sumiyati 33
132 Maryam Jamila Bekasi 16-Mar-16 1700 Yulia Cahya Pratiwi 18
133 Maulana Zidane Al Qhaffi Semarang 23-Feb-16 1960 Evi 19
134 Mikaila Tangerang 10-Mar-16 1800 Janah 39
135 Miracle Adrian Kaleb Siahaan Bandung 13-Jan-16 1200 Sri Puji Lestari 37
136 Moch. Rizky Febriano Surabaya 09-Feb-16 1350 Ika Irawati Sari 28
137 Muchammad Uwais Al-Qarni Kendal 15-Jun-16 2500 Yusnia Tungga Dewi 24
138 Muh. Wahyu Makasar 21-Jan-16 1300 Irhana 43
139 Muhamad Magelang 05-Jan-16 1100 Isnaini 21
140 Muhamad Ardiansyah Depok 11-Feb-16 1700 Nenih 34
141 Muhamad Azis Putra Waskito Jombang 26-Feb-16 1400 Etik Andriani 34
142 Muhammad Althaffathan Bayanaka Bekasi 20-Jan-16 3100 Nurul Khotolimah 34
143 Muhammad Ardan Maulana Bogor 04-Dec-15 2300 Ria Serinita 22
144 Muhammad Athalla Wicaksono Bogor 19-Jan-16 1200 Ika Yuni Aprianti 27
145 Muhammad Azzam Al Fatih Cileungsi 15-Jan-16 2470 Lilik Narwan 25
146 Muhammad Dzikri Cengkareng 16-Dec-15 3500 Hilalia 30
147 Muhammad Farras Daffandra Priyadi Tangerang 31-Dec-15 2995 Deria Suryani 26
148 Muhammad Fathan Abdillah Jakarta 01-Feb-16 1480 Dewi Sukma Purnamasari 20
149 Muhammad Haikal Arasyid Jakarta 07-Mar-16 800 Muhiyah 34
150 Muhammad Ilyasa Pekanbaru 17-Jan-16 600 Eko Wiyanti 29
151 Muhammad Jeffri Boyolali 19-Feb-16 1900 Amanda Deva Apriliana 20
152 Muhammad Raffa H Bekasi 19-Feb-16 500 Dewi Sri 19
153 Muhammad Raffi H Bekasi 19-Feb-16 550 Dewi Sri 19
154 Muhammad Rafli Ar Razak Depok 19-Jan-16 2700 Widia Astuti 32
155 Muhammad Ravinza Al Rasyid Bogor 16-Jan-16 3700 Rahma Agustiana
156 Muhammad Restu Bumi Cirebon 27-Feb-16 1400 Aini Nurhani 36
157 Muhammad Ridho Fauzi Purwokerto 14-Jan-16 2000 Siti Nur Endah 38
158 Muhammad Vierry Hamizan Nuharto Sidoarjo 03-Feb-16 1400 Ira Saraswati 29
159 Muhammad Zhafran Rasyid Shalih Tangerang Selatan 29-Dec-15 3300 Tika Yuliandar 25
160 Mustafha Lutfie Al Manfaluty Jakarta 29-Jan-16 953 Ade Irma 41
161 Mutiara Sarla Bekasi 25-Feb-16 1300 Romlah 19
162 Nadine Sunrise Adishree Jakarta 25-Feb-16 3400 Yoshe Malau
163 Nagisa Terra Alesha Bogor 24-Feb-16 2900 Aldila 29
164 Naila Fadilla Gustaman Bandung 07-Jan-16 1650 Santi 23
165 Nataya Syifa Depok 10-Mar-16 2200 Maryati 38
166 Nathania Alesa Rahmatiani Mojokerto 23-Jan-16 1500 Ayu Miarsih 19
167 Naura Alesha Rosadi Bekasi 30-Jan-16 2100 Mira 27
168 NN Banyumas 23-Nov-15 1700 Rengga Utami 28
169 NN Jakarta 15-Feb-16 1850 Ria Damayanti 25
170 NN Bekasi 19-Feb-16 2300 Rani Sstuti
171 NN Bandung 30-Jan-16 1150 Lia 22
172 NN Magelang 16-Feb-16 1200 Tetik Widayanti 25
173 NN Pemalang 11-Jan-16 1300 Resmi Daesah 26
174 NN Bekasi 23-Feb-16 1800 Lilik Dwi S.
175 NN Tegal 03-Mar-16 1700 Mei Rina Dwi Hartati 25
176 NN Boyolali 27-Feb-16 1700 Arumsari 26
177 NN Bekasi 18-Jan-16 1600 Ina Kusniawati 25
178 NN Wonosobo 10-Feb-16 1800 Wahyuni Azulfa
179 NN Denpasar 12-Jan-16 1400 Titik Rustiana 34
180 NN Depok 09-Feb-16 2410 Ayu Finasti Gumelar 23
181 NN Tegal 04-Jan-16 1175 Andri Astuti 34
182 NN Jakarta 24-Feb-16 2000 Nolis Suryani 27
183 NN Bantul 10-Mar-16 1500 Indras Prastiyana
184 NN Bandung 26-Jan-16 1200 Eros 28
185 NN Cengkareng 03-Feb-16 1980 Susilawati 30
186 NN Bekasi 18-Feb-16 2100 Ina Kusniawati 25
187 NN Cilegon 21-Dec-15 1600 Usmawati
188 NN Serang 22-Mar-16 1200 Aswati 30
189 NN Wonosobo 10-Feb-16 1900 Wahyuni Azulfa
190 Nur Wahid Cibinong 30-Dec-15 1800 Ami Siti Muslikhatun 20
191 Nurdaini Bogor 02-Jan-16 2200 Maryam
192 Nuzulul Latifa Yaqinu Kaffa Ilallah Surabaya 05-Feb-16 1500 Nur Khasanah
193 Petra Nathanael Siburian Surabaya 29-Dec-15 2280 Delima Apriliyana N 22
194 Prabu Ali Sulthon Jakarta 25-Feb-16 3300 Sa’diatul Mar’ati 35
195 Precious Waney Jakarta 31-Dec-15 2000 Elis Sitepu 34
196 Qissya Ashima Syifa Cikarang 12-Jan-16 1540 Noor Rachmi Azizah 23
197 Queenara Huzaimah Khairy Rizki Cirebon 19-Mar-16 1200 Gilarsi B’tari Suci 24
198 Quenzino Alrafaeyza Wijaya Cianjur 22-Jan-16 3400 Winda Septia Anggraeni
199 Rabia Ainul Mardiah Depok 07-Feb-16 3350 Mira 31
200 Raden Prabu Indra Kusuma Jakarta 06-Feb-16 3290 Anita Timbuleng 33
201 Raditya Arkana Abiyyu Surabaya 12-Feb-16 2200 Erliyanti Andika Sari
202 Radiyatul Fathul Arkhan Jakarta 15-Dec-15 3160 Selviana Nabila 16
203 Rafa Azka Putra Bandung 04-Feb-16 2500 Eka Darwati 33
204 Rafanda Jakarta 23-Feb-16 2600 Endah 22
205 Rafha Jakarta 15-Feb-16 400 Mantari 24
206 Rafi Azka Putra Bandung 04-Feb-16 2500 Eka Darwati 33
207 Rafli Anugrah Irawan Tangerang 09-Mar-16 2200 Dede Suryani 33
208 Rahmadonna Jakarta 18-Feb-16 2000 Juniarti 28
209 Raisya Shakila Putri Bogor 10-Mar-16 3240 Intan Kumala Prabadewi 34
210 Raja Bismika Haian Surabaya 12-Jan-16 900 Nur Hayati 31
211 Rakai Temahan Akkaru Bekasi 13-Feb-16 3300 Dewi Nurnaeny 27
212 Rania Mukhbita Shanum Jakarta 03-Feb-16 3000 Armi Yusnita
213 Rasya Al Hadi Cilegon 22-Dec-15 1150 Noviyanti 27
214 Rayka Arzanka Alkamran Jakarta 21-Mar-16 2600 Rennie Ariani 31
215 Raziq Hafuza Madani Prambulih 17-Feb-16 2000 Lili Kusumawati
216 Revanditya Febrian Jakarta 03-Feb-16 1600 Pujianti 32
217 Rheva Adonia Azzahra Jakarta 09-Feb-16 1240 Nurmala Agustina 28
218 Risma Aulia Rahmah Banjarmasin 11-Feb-16 150 Rahimah 42
219 Rizki Hanan Bogor 24-Feb-16 1750 Syaqila Dede Sulastri 20
220 Rohman Serang 16-Dec-15 1800 Tu’ah Rosnawati 22
221 Said Nugraha Pratama Pekanbaru 26-Feb-16 1800 Mely Yanti 22
222 Salsabila Frederika Solo 26-Jan-16 3200 Ayu Anita Mustika 25
223 Sawon Cilacap 26-Jan-16 1500 Darisah
224 Sayyata Kaisarah Dofatulaisy Berau 26-Mar-16 2100 Inti Kurniawati
225 Shafiyah Zakhyra Diasaputri Solo 28-Jan-16 1160 Nor Diah Amanati 32
226 Shane Yuva Natrica Sueken Bekasi 25-Dec-15 1800 Dewi Sartika 38
227 Siti Maryam Cengkareng 12-Feb-16 1500 Endang Lestari 31
228 Siti Rai Zida Ziad Banjar 26-Jan-16 2200 Siti Hana Lutfiyah 26
229 Siti Raka Zada Ziad Banjar 26-Jan-16 1600 Siti Hana Lutfiyah 26
230 Soffia Putri Erwis Semarang 19-Jan-16 1000 Juni Ernawati 34
231 Sophia Firdhani Widiasti Tangerang 07-Jan-16 1090 Aminatun Solikhah 25
232 Sultan Ahmad Al Fatih Bekasi 24-Jan-16 1700 Amalia Dwinita 27
233 Sulthan Mahfud Jakarta 01-Mar-16 3400 Tuti Maulidiawati 31
234 Syafa Dwi Ashar Jakarta 04-Mar-16 1285 Asri 31
235 Syaqila Febi Naila Jakarta 15-Feb-16 1100 Yusnidar 39
236 Sybil Azkiya Thafana Bandung 23-Nov-15 1800 Sofia Abryani Putri
237 Tabina Adeeva Humaira Bekasi 22-Mar-16 1200 Ida Dana Sharry 25
238 Trisha Saqyla Cikampek 30-Jan-16 1900 Ai Daryanti 22
239 Tsaniya Maula Khairunisa Bandung 23-Mar-16 1450 Apong Anis 35
240 Umar Farouq Jakarta 09-Jan-16 2940 Vivin Arisa Ramadanti
241 Uways Kolaka Utara 08-Mar-16 1350 Nursuina Rahma Arpi 31
242 Ve Bandung 30-Jan-16 2070 Intan Chastra Susanti 26
243 Wulan Tangerang 18-Dec-15 740 Tarini
244 Yulianti Jakarta 29-Dec-15 1670 Yulianti Syahfitri
245 Zacky El Azzami Tangerang 18-Jan-16 1450 Marizayanti 31
246 Zain Al-Fath Bahesthy Depok 31-Dec-15 2800 Aisyah 32
247 Zalfa Khalilah Adni Cikarang 30-Jan-16 3086 Sri Ramdhaniati 24
248 Zein Al Kalish Setiawan Depok 12-Dec-15 1640 Lisna Trisnawati 28

I’tikaf masjid UI

Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, umat muslim dianjurkan utk i’tikaf di masjid (berdiam diri di masjid) memperbanyak tadarus, zikir, banyak mendekatkan diri pada Allah SWT. Menulis i’tikaf rada repot jadi akan saya ringkaskan saja jadi itikaf jadi lebih mengindonesia.

Berbeda dg tahun2 sebelumnya biasanya masjid UI Depok tidak menyelenggarakan itikaf bareng, tapi kali ini kelihatannya mulai dikordinir, terlihat dari adanya poster pengumuman di beberapa tempat. Kebetulan saya lihat di pos masuk UI. Mohon maaf kalau saya salah, krn bbrp tahun y.l. saya datang itikaf di masjid UI tapi kelihatannya hanya ada bbrp orang saja dan tidak ada panitia yang mengurus, jadi seperti inisiatif perorangan saja. Biasanya ditandai dengan adanya qiyamulail berjamaah seperti di masjid lain. Tadi malam waktu saya sampai menjelang jam 23.00 kelihatan terjadi keributan di pos masuk, satu orang pengunjung terlihat seperti mau memukul satpam. Tapi berhasil dilerai sehingga keributan tidak berlanjut.

Parkir penuh, mobil saya tidak kebagian tempat sama sekali di parkiran masjid UI. Terpaksa saya keluar dan pakir di Fak Hukum, gak apa2 deh cuma jalan sedikit koq… Kalau mobil saja penuh, motor gak usah ditanya…Banyak banget. Jadi begitu masuk kedalam, para mutaqif bergeletakkan dengan berbagai posisi. Ada yang duduk tadarusan, ada ngobrol, anak kecil lari2an. Tentu saja tak sedikit yang ngorok dengan berbagai irama perkusi dan suara kodok bangkong. Jam 02.30 QL dimulai dengan juz 23 surat ke 36 surat Yasin. Suara imam mengalun merdu. Saat demikian ini yang saya sukai bila mendengar suara imam yg fasih banget dan lancar, serasa kita terbawa terbang tinggi melayang. Bahkan 2 hari lalu di Attin tak sedikit jemaah yang menangis sedu sedan termasuk imamnya sendiri, terlarut dalam bacaan yg syahdu. 10 rakaat ditambah 3 witir, mengikut metode Mekah Madinah, yang selesai dalam waktu satu jam.

Tentu saja jemaah didominasi oleh para mahasiswa, kelihatan dari wajahnya yang masih muda. Saya bergumam dalam hati…’Jangan2 saya sudah jadi orang yang paling tua diantara seluruh jemaah yang hadir ?’  Mengingat umur nabi yg k.l. 63 th dan berarti saya sudah tidak lama lagi 1-1,5 th lagi. Akan kah saya diberi waktu oleh Allah ? (sampai Ramadhan tahun2 y.a.d.).  Dan bila saya diberi waktu, amanah apa yang harus saya jalankan ? Suasana itikaf selalu menjadikan saya berkontemplasi merefleksi diri.

Beberapa mantan murid menegur saya, bila tak salah mereka ini para ETIKAWAN (mantan murid mata kuliah Etika, yang s/d th 2011 masih berasal dari 5 jurusan M, E, Mt, TI, TP). Krn seingat saya mereka bukan dari jurusan Mesin. Sudah barang tentu mereka kelihatan lebih dewasa, kan sudah jadi alumni bbrp tahun. Juga ada dosen FT tapi kami tak sempat ngobrol, krn hanya lihat dari jauh.

Rupanya panitia harus lebih siap lagi di hari2 mendatang, mengapa ? Karena pas jemaah mau wudhu dan gosok gigi sehabis sahur, ternyata air mati… lha gimana ? terbayang itu toilet baunya jadi gak karuan. Mau wudhu gak ada air, jadi terpaksa tayamum deh, atau yang masih punya sisa sedikit aqua di botol, bisa wudhu dg cara menghemat air. Panitia minta jemaah bersabar… Walau sampai pulang ba’da Subuhpun kelihatannya air masih belum ada.

Begitulah sedikit pengalaman itikaf keliling yang sudah saya jalankan sejak… Tahun 1994. Progresnya sangat nyata dari segi kuantitas. Dulu sepi dan hanya sedikit, yang ramai hany di masjid Istiqlal saja. Sekarang hampir di semua masjid jami diselenggarakan itikaf dan qiyamulail berjamaah di 10 hari terakhr Ramadhan. Tentang kualitas, lebih baik bila kita introspeksi saja pada diri masing2, sudah sampai dimana usaha peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah SWT. Utamanya dari tindakan2 nyata kita dalam beramar ma’ruf nahi mungkar. (Ral 280616).-

Baca juga bbrp artikel lain ttg itikaf:

https://koestoer.wordpress.com/2006/11/03/itikaf-di-masjid-masjid-jami-jakarta/

https://koestoer.wordpress.com/2006/10/16/itikaf-di-malam-nuzulul-qur%E2%80%9Dan2005/

https://koestoer.wordpress.com/2013/07/30/si-fincang-fergi-itikaf/

20160627_234343

 

 

 

Prototipe Baru Inkubator UI

Judul Purwarupa (prototype): Pengembangan Inkubator Grashof Tipe Completly Knocked Down   (CKD) Untuk Menjangkau Daerah Pedalaman Indonesia.

Salah satu program pemerintah yaitu MDGs (Millennium Development Goals) adalah mengurangi angka kematian bayi. Sekarang berlanjut menjadi SDG (Sustainable Dev Goals). Sebagai perbandingan, untuk Indonesia, angka kematian bayi masih berkisar 30 berbanding 1000 (30 bayi mati per 1000 kelahiran). Sedangkan untuk negara ASEAN rata-rata hanya 10-15 per 1000 kelahiran. Dari 30 kasus tersebut, salah satunya adalah kelahiran bayi prematur yang tidak tertolong karena tidak ada akses ke ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) di Rumah Sakit, dimana inkubator menjadi salah satu alat yang vital untuk menangani hipotermia yang dialami bayi prematur dan BBLR. Oleh karena itu, program peminjaman gratis inkubator menjadi penting adanya. Untuk  itulah diperlukan desain inkubator portable agar bisa digunakan di rumah. Inkubator yang dirancang mengambil konsep dari teori grashof yang memanfaatkan proses konveksi alami udara. Desain inkubator Grashof ini spesial dirancang agar hemat energi, enteng dan portable serta hemat biaya sehingga sangat sesuai digunakan ntuk golongan menengah-bawah.

Peminjaman gratis Inkubator Grashof dan Fototerapi yang dijalankan oleh Tim Inkubator UI semenjak awal tahun 2012 sudah menolong hampir 700-an bayi (prematur dan bilirubinemia) di beberapa lokasi di Indonesia. Untuk pencapaian penyebaran agen relawan peminjaman gratis inkubator seluruh Indonesia dari tahun 2013 hingga sekarang sudah mencapai 30-an kota/kabupaten. Tentu saja masih jauh dari target hingga 300-400 kota/kabupaten seluruh Indonesia.

Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai lebih dari 17.000 pulau. Dalam menyebarkan  inkubator kepada agen relawan, terutama lintas pulau, masih terkendala dalam hal biaya kirim dari inkubator sehubungan dengan volumetrik pengiriman dan juga terkendala dalam resiko kerusakan karena inkubator ini bersifat fragile (mudah pecah). Oleh karena itu, agar resiko kerusakan Inkubator Grashof bisa diminimalisir hingga sampai tujuan (khususnya pengiriman lintas pulau dan pedalaman), maka perlu adanya perubahan design dan pengembangan untuk mengantisipasinya. Disamping itu peningkatan penyebaran agen relawan peminjaman gratis inkubator jadi lebih mudah, sehingga banyak bayi prematur yang bisa tertolong.

Oleh karena itu, Tim Inkubator UI akan mengembangkan Inkubator Grashof tipe Completly Knocked Down (CKD) agar  biaya pengiriman bisa diharapkan berkurang hingga 50% dan juga resiko kerusakan bisa diminimalisir.

Deskripsi dan Spesifikasi

Inkubator portable hemat energi (Inkubator Grashof) yang dirancang khusus untuk golongan pra-sejahtera. Penggunaannya spesial di rumah dan  inkubator dipinjamkan gratis untuk masyarakat yang mempunyai bayi premature. Inkubator Grashof Tipe Completly Knocked Down (CKD) mempermudah pengiriman karena dengan mudah bisa di bongkar–pasang.

 

Nama Inkubator Grashof tipe CKD
Ditujukan Bayi Prematur / Hipotermia/BBLR
Bahan Acrylic 5 mm dan Multiplex 12 mm
Dimensi Total 65 x 45 x 45 cm
Berat (+/-) 13.5 kg
Komponen Utama Lampu Pijar 25 Watt ; 2 Buah
Sistem Kerja Konveksi Alamiah
Keterangan Lainnya Hemat Energi

Paling Senyap (Tidak Ada Suara)

Alamiah, ramah lingkungan

Paling Ringan

Aman Dan Mudah Dibawa

RANCANGAN PROTOTIPE CKD (LEPAS_PASANG)

Purwarupa v1Purwarupa v2

Prinsip Kerja

Menggunakan prinsip radiasi, konveksi alami dan sirkulasi alami, perpindahan kalor, dari lampu bohlam 25 Watts. Energi listrik masuk memanaskan lampu bohlam. Bohlam memanaskan udara sekitar ruang pemanas melalui radiasi dan konveksi alami. Udara menjadi panas dan densitasnya menurun akibatnya udara jadi enteng dan naik keatas. Tempatnya diisi oleh aliran udara segar yang masuk melalui lubang udara luar dan kemudian dipanaskan lagi oleh bohlam. Demikian udara bersirkulasi secara alami naik dari bawah melalui lubang melintasi ruang pemanas ke kabin bayi. Setelah mengisi kabin dengan udara hangat, udara terus mengalir ke lubang di atas-sisi kabin. Dengan sirkulasi udara yang konstan, suhu tetap sedikit lebih rendah dari suhu tubuh manusia. Aliran laminar seragam terjadi karena dinding atas banyak lubang yang memungkinkan udara hangat mengalir keluar.

Bagian atas dari inkubator terbuat dari akrilik dengan ketebalan 5 mm. Akses  ke kabin untuk menempatkan bayi, terletak di bagian yang berlawanan dari sirkulasi pemanasan. Bagian bawah dari inkubator yang terbuat dari kayu sebagai pilihan. Dengan konduktivitas termal rendah bisa digunakan dengan aman. Inkubator yang paling senyap karena tidak ada fan/kipas yang digunakan dalam sistem sehingga akibatnya tidak ada perangkat yang menghasilkan suara. Kondisi ini membuat bayi tidur dengan tenang.

Berat total dari inkubator yan hanya sekitar 13.5 kg menjadikan inkubator ini peralatan portabel yang mudah diangkut. Energi listrik 2x25W yang diberikan telah diuji untuk cuaca tropis Indonesia. Di lokasi tertentu di wilayah pegunungan, lebih baik digunakan @40  Watt x 2 bohlam pemanas, yang bisa ditemukan di mana saja di toko listrik dengan harga sangat murah.

Dimensi keseluruhan seara volumik tidak lebih dari 65x45x45 cm3. Sebuah perangkat cut-off thermostat dipasang untuk menjaga inkubator dalam kondisi aman kapan saja dan dimana saja.

AZAS MANFAAT

  • Manfaat / Aspek Edukasi

Inkubator Grashof ini ditujukan untuk membantu masyarakat golongan pra-sejahtera yang tidak mempunyai akses ke rumah sakit karena ketidakmampuan mereka untuk membayar biaya masuk rumah sakit dan lain-lain. Sehingga diharapkan banyak bayi prematur di pedalaman Indonesia dapat tertolong.

Manfaat dari segi ekonomi, antara lain :

  1. Masyarakat kurang mampu tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk menyewa inkubator di rumah sakit karena inkubator grashof akan dipinjamkan dengan gratis.
  2. Desain khusus untuk rumah, sehingga daya listrik, dimensi, berat, dan lainnya sangat hemat untuk masyarakat (menengah ke bawah)

Manfaat dari segi sosial budaya, antara lain :

  1. Hubungan batin dan fisik dari orangtua kepada bayi di rumah secara langsung, sehingga dengan sendirinya tumbuh-kembang bayi menjadi lebih cepat menuju kondisi bayi normal.
  2. Mengubah pola pikir masyarakat secara umum tentang perlunya kita saling tolong-menolong di kehidupan atau berrgotong-royong untuk saling membantu tanpa memandang Suku Agama dan Ras.
  3. Membangun dan meningkatkan mutu UKM sebagai vendor pembuatan alat tersebut.

PARTISIPASI DAN DONASI

Mereka yang ingin berpartisipasi menyumbang untuk pengembangan prototipe ini dan turut menyukseskan program peminjaman inkubator gratis untuk menolong bayi prematur di seluruh Nusantara,  bisa memberikan DONASI melalui link berikut:

http://www.inkubator-gratis.org/2016/06/16/bantu-pembuatan-inkubator-untuk-bayi-prematur-seluruh-nusantara/

Donasi anda akan sangat bermanfaat untuk menolong bayi prematur dari kalangan pra-sejahtera.

Menolong satu nyawa bayi kita berarti menolong seluruh negeri ini.

 

Small Project

SMALL PROJECT FOR STUDENT

(Dalam rangka mengisi waktu libur)

Judul: Pengolahan data Excell dan Word untuk jadi E-book.

TOR in brief (Term of Reference)

Deskripsi singkat: Tersedia Kumpulan data pertama (D1), dalam bentuk teks didalam format Excell (xls) kolom dan baris. Bulk data ini harus diolah dengan cara sorting mulai dari single, double dan triple sorting. Selanjutnya disusun menurut page/sheet masih dalam format Excell, namun selanjutnya harus dijadikan format MSWord (Doc).

Kumpulan data kedua (D2), dalam bentuk format MSWord merupakan teks biasa hanya perlu koreksi dan editing. Dalam D2 ini ada foto dan video, sehingga untuk video nanti perlu ada pencantuman address url-link.

D1 dan D2 ini nanti akan digabung dengan tujuan untuk dibuat E-book.

Keterangan lebih detail lagi akan dijelaskan pada saat pertemuan pertama.

Waktu: 2 bulan dengan meeting (copy darat) seminggu sekali. Mungkin kadang-kadang akan 2 kali tergantung kebutuhan. Ada masa percobaan satu minggu, artinya calon akan di test dulu dengan diberikan sebagian data untuk diolah. Hal ini diperlukan untuk melihat kemampuan pengolahan data excell dari calon.

Calon yang berminat tentu saja harus mahir dalam memanipulasi Excel dan Word. Lebih disukai lagi bila menguasai Macro-Excell (pemrograman dalam Excell). Pekerjaan dilakukan dengan computer atau laptop dirumah. Hubungan komunikasi bisa dilakukan on-line melalui email, WA dan SMS. Peminat mahasiswa, boleh dari jurusan atau prodi mana saja. Bahkan boleh dari fakultas mana saja. Tidak dibedakan antara pria dan wanita.

Imbalan:  NEGOCIABLE, tentu saja usulannya akan datang dari owner. Digunakan system termin 2 atau 3x tergantung juga pada progress pekerjaan.

Calon harap mengirim email terlebih dahulu melalui

koestoer@eng.ui.ac.id

Harap disertai dengan biodata ringkas dari calon beserta softcopy pasfoto. Ditunggu s/d 30 Juni 2016.

Kontak Owner:

Raldi Artono Koestoer, Dep Teknik Mesin FTUI. No HP/SMS/WA 0816-1992186, Email koestoer@eng.ui.ac.id dan koestoer2000@yahoo.com, koestoer.wordpress.com. Gd DTM-FTUI lt 2 atau Gd MRC (seb DTM) lt 6.

Nilai Etika 2016

No NPM T1 T2 T3 T4 TA
1 1206237290 74 80 73 75 75
2 1206241861 65 65 73 0 0
3 1206254486 71 79 73 70 73
4 1206260715 75 75 73 0 59
5 1306368721 0 77 73 70 62
6 1306368734 77 82 83 80 81
7 1306368785 75 78 83 79 80
8 1306368822 77 83 83 80 82
9 1306368835 76 80 83 79 80
10 1306368841 73 78 83 75 79
11 1306368860 77 83 83 80 82
12 1306368873 76 80 83 80 81
13 1306368892 76 79 83 80 80
14 1306368904 74 82 83 75 80
15 1306368955 79 83 83 83 82
16 1306368974 72 76 83 75 78
17 1306368980 73 78 83 75 79
18 1306369005 76 80 83 80 81
19 1306369011 72 81 83 72 79
20 1306369024 75 78 86 79 81
21 1306369043 79 81 86 85 84
22 1306369075 76 81 86 80 82
23 1306369081 77 80 86 82 83
24 1306392185 76 82 86 79 82
25 1306401656 74 80 86 75 81
26 1306402721 77 79 86 83 83
27 1306405010 76 81 86 79 82
28 1306413574 78 82 86 83 83
29 1306445405 68 73 86 70 77
30 1406532583 74 82 86 75 81
31 1406532614 74 77 86 79 77
T1 wwcr
T2 uts
T3 PET
T4 UAS
AA ABSEN PUNI AA 1 A 1

Khemo Mantu dancing ala India

Teman saya Khemo Sabnani orang India, mantu. Anaknya Kemal menikah dengan ‘putri Jawa’ namanya sesuai juga Putri Setyowati. Nah yang istimewa dari acara nikahan itu adalah adanya sessi tari atau tepatnya dancing ala film India, yang bisa diikuti oleh semua orang. Lihat saja hebohnya di video dibawah.

Tamunya banyak banget, maklum kelihatannya kedua besanan baik bapak maupun ibu orangnya super gaul. Makanannya juga istimewa terutama…NASI BIRYANI… Duh asli deh.

Dihibur dengan lagu-lagu The Beatles oleh band. Dan ternyata besan juga dulunya ‘rocker’ kelihatan dari permainan gitarnya bersama band pengisi acara.

Untuk kedua mempelai… Semoga berbahagia sampai nenek kakek.

 

UAS ETIKA TERPUJI 2016

UAS ETIKA 2016 (THE)

 

Lihat nomor mhs anda, focus kepada digit terakhir saja:

Digit Magic keywords (MKW)
0  mindset
1 self-evaluation
2 murah hati
3 berbagi
4 mandiri
5 kepemimpinan
6 konstruktif
7 akhlak
8 ketulusan
9 sabar

MKW ini akan digunakan dalam UAS (THE) anda.

 

UAS (THE) Etika Terpuji ( v 001.0)

(Issued 16 Mei 2016)

Telah dibagikan kepada semua peserta MAGIC KEYWORDS (kata kunci), bisa satu kata saja, atau dua kata. Ada juga keywords dalam bahasa Inggris (tentu tak masalah bila memahami artinya).

THE (Take Home Examination) ini  dikumpul langsung pada kordinator tanpa mel ketua group.

Senin 23 Mei 2016,  jam 12.30, dari kordinator kelas ke dosen, dan harus diketik MSWord  (jadi anda punya waktu seminggu untuk mengerjakannya di rumah).

Harap menuliskan di hal pertama bag atas : nama lengkap, no mhs, email, no HP, nomor kelompok dan MAGIC KEYWORDS anda.

Dilarang melakukan copy/paste dari pekerjaan teman. Baik joki maupun kudanya akan mendapat nilai nol. UAS atau THE ini adalah test individual, harus dikerjakan sendiri.

Kembangkanlah semua ide jenius anda,  tidak ada batasan minimum dan maksimum dalam mengerjakan THE ini. Kerjakan dengan urut mulai awal s/d no terakhir.

Buatlah essay (bisa diartikan dengan karangan bebas) yang berkaitan dengan beberapa  hal di bawah ini:

  1. Deskripsikan tentang tugas Proyek Etika Terpuji (PET) anda,  lokasi  obyek dan pekerjaannya sendiri. Dilarang copy-paste dari tugas group anda, berarti hanya mengandalkan ingatan anda saja.
  2. Pelajaran  apa yang anda dapatkan dari PET tersebut.  Apa maknanya bagi kehidupan anda.
  3. Bandingkanlah kehidupan mereka (obyek PET anda) dengan kehidupan anda pribadi.
  4. Sebutkanlah teman anda dalam group yang paling aktif dan berperan paling besar sehingga proyek group bisa sukses. Tanpa dia kemungkinan group anda akan gagal, jelaskan juga alasan-alasannya.
  5. Apa yang akan anda lakukan untuk bisa menolong atau meringankan beban kaum marginal.  Mengingat dalam diskusi dikelas kita sepakat untuk menolong sesama dan tentu anda mengetahui bahwa manusia yang  berguna itu adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama.
  6. Carilah hubungan antara magic keywords yang diberikan pada anda dengan kegiatan proyek PET.
  7. Apa kaitannya tugas proyek PET yg telah anda laksanakan dengan masalah etika yang menjadi topik bahasan selama ini.
  8. Bagaimana pendapat anda tentang penggunaan internet untuk kepentingan gol/orang yg kurang bertanggung jawab sehingga melanggar etika, moral dan hukum. Akhir-akhir ini banyak kasus perkosaan s/d pembunuhan terhadap anak-anak karena terpengaruh efek negative internet. Dan bagaimanakah pencegahannya baik jangka pendek maupun jangka panjang.
  9. Lihat Teks berikut.

Alat berat akhirnya menghancurkan satu demi satu bangunan yang masih berdiri di Jalan Kepanduan II, Kalijodo, Jakarta Barat, pada Senin, 29 Februari 2016. Pemerintah DKI Jakarta akhirnya menertibkan kawasan Kalijodo yang dianggap telah menempati tanah negara selama puluhan tahun. Proses pembongkaran bangunan dimulai sekitar jam 07:30 WIB tanpa ada perlawanan dari warga. Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi, menyebutkan bahwa Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk tidak mengeluarkan ganti rugi penggusuran bangunan warga Kalijodo karena bangunan tersebut berada di atas lahan milik negara.

Secara khusus Effendi memang telah meminta warga untuk patuh dan mau direlokasi, karena bila terus melawan, yang rugi adalah warga sendiri. Menurutnya, tanpa ruang terbuka hijau (RTH), Jakarta akan semakin sumpek dan akan terus mengalami banjir. Pemerintah ingin mewujudkan bahwa 30 persen tanah di Jakarta adalah untuk RTH. Salah satu caranya adalah dengan mengembalikan fungsi tanah negara ke peruntukannya. Kalau dibiarkan seperti sekarang, akan menjadi penyebab rusaknya kehidupan, termasuk di antaranya banjir dan segala macarn penyakit lainnya.

Tuliskan opini anda sehubungan dengan penggusuran Kalijodo di DKI Jakarta.

  1. Tuliskanlah opini anda terhadap kuliah Etika kita  yang anda alami sampai dengan akhir kuliah ini.

 

SELAMAT BEKERJA…

Dosen Raldi Artono Koestoer.-

Nara Kreatif dan Merck

 

 

 

 

SUSUNAN ACARA

SEREMONIAL PENAMBAHAN FASILITAS SUPPORT BY PT MERCK

JUMAT, 13 MEI 2016

 

 

NO. WAKTU KEGIATAN KETERANGAN
1. 16.00 – 16.05 Pembukaan MC :

Abang None Jakarta Timur*

2. 16.05 – 16.10 Menyayikan Lagu Indonesia Raya  
3. 16.10 – 16.30 Sambutan-sambutan :

1)    Nezatullah Ramadhan

(Ketua Yayasan Nara Kreatif)

2)    Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA

(Dewan Pengawas)

3)    Arryo Aritrixso Wachjuwidajat

(Direktur Plant PT Merck Tbk)

 
4. 16.30 – 16.40 Penampilan Tari Daerah Warga Belajar Sekolah Nara Kreatif
5. 16.40 – 16.55 Serah Terima Bantuan

(Pembukaan Plang dan Penandatanganan)

 
6. 16.55 – 17.05 Foto Bersama  
7. 17.05 – 17.55 Kelas Inspirasi Arryo Aritrixso Wachjuwidajat

(Direktur Plant PT Merck Tbk)

8. 17.55 – 18.00 Penutupan MC :

Abang None Jakarta Timur*

 

*Masih menunggu konfirmasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyakit karena Pikiran

SALINAN

Good morning all my friend,selamat menikmati libur pjg,sedikit berbagi pengetahuan: Penyakit itu 90% berasal dari pikiran, 10%-nya dari pola makan. Gak Percaya?? Lihat Orang Gila, makan apa pun fisiknya sehat karena pikirannya selalu Happy.

Berikut korelasi daftar penyakit dengan pikiran negatif:

1) MARAH, selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh kita mengalami depresi 6 jam.

2) DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN akan menyebabkan imun tubuh kita mati.. Dari situlah bermula segala penyakit, seperti STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan / penyumbatan pembuluh darah).

3) Jika kita sering membiarkan diri kita STRESS, maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN.

4) Jika kita sering merasa KHAWATIR, maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG.

5) Jika kita MUDAH TERSINGGUNG, maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur).

6) Jika kita sering mengalami KEBINGUNGAN, maka kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH.

7) Jika kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yang BERLEBIHAN, maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL.

8) Jika kita suka ber-NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).

9) Jika kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH, maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS.

10) Jika kita sering merasa APATIS (tidak pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH.

11) Jika kita sering MENGANGGAP SEPELE semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES.

12) Jika kita sering merasa KESEPIAN, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh).

13) Jika kita sering BERSEDIH & merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit LEUKEMIA (kanker darah putih).
Bh

Sumber : Buku “The Healing & Discovering the Power of the Water” (by : Dr. Masaru Emoto).
Semoga Bermanfaat

Visi Misi Negara Kesatuan

Banyaknya korupsi dengan berbagai bentuknya membuat pemerintah baik pusat maupun daerah kebingungan tidak tahu harus mulai darimana memperbaiki keadaan ini. KPK sudah mulai menunjukkan gigi dengan OTT beberapa koruptor baik tingkat pusat maupun daerah. Tapi karena begitu banyak bentuk korupsi kelihatan maupun tidak, tentu saja tidak semua bisa terlacak bahkan tentu saja berlaku hukum 90/10 yang terlacak hanya 10% dari yg tidak ketahuan. Sedangkan 90% lagi masih berjalan bahkan meningkat kualitas dan kuantitasnya.
Negara kita punya UUD-45 dan Pancasila, namun 2 tools itu masih hanya sampai dimulut saja belum dalam bentuk aksi yang masif. Untuk bisa sampai ketingkat pelaksanaan atau eksekusi dari UUD-45 dan Pancasila itu, mari kita berpikir secara komprehensif, yaitu metodologi implementasinya harus bagaimana.
Nah ini pola pikir saya dalam bentuk langkah demi langkah.
Visi Misi diatas saya terjemahkan menjadi arah negara kita 15 tahun kedepan. Bahkan duakata itu saya jadikan satu saja yaitu jadi VISIMISI. Begini pola pikirnya.
Pertama, arah 15 tahun itu kita jadikan satu kata saja yaitu Kesejahteraan Rakyat. Bila kita terjemahkan menjadi nilai kuantitatif maka income per keluarga menjadi 500 USD untuk keluarga yang termiskin. Bila ada keluarga yang tidak punya penghasilan maka dia dapat tunjangan sejumlah 500 itu untuk menghidupi keluarganya. Kita gunakan ukuran dolar saja biar tidak terlalu tergerus oleh inflasi. Dengan demikian jelas bahwa urusan bangsa ini kita fokuskan dulu ke masalah internal intinya. Jadi pendekatannya adalah dari dalam keluar. Yang dimaksud keluar itu adalah urusan luar negeri atau juga kerjasama external.
Kedua atau masalah selanjutnya yg perlu kita tangani adalah masalah HUKUM yang harus berpihak kepada kepentingan umum atau masyarakat banyak sesuai dengan amanah UUD-45. Jadi harus dibenahi lagi permasalahan Undang-undang, Peraturan Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dan juga Peraturan yang dibuat oleh semua Kementerian. Berarti aparat dulu yang harus dibenahi. Terkait disini adalah para Penegak Hukum Hakim Jaksa Polisi dan mereka semua nanti berpartisipasi dalam pelaksanaan Hukum dan Peraturan. Dan sekarang ini sudah harus dikembangkan Pembuatan dan Penegakan Hukum berbasiskan Sistem Informasi (Komputer dan Teknologi Informasi). Tentu saja dengan acuan dan rujukan untuk kepentingan masyarakat banyak. Dengan demikian nanti sistem IPTEK dan Industri akan maju pesat karena didorong oleh Hukum dan Per-undang-undangan.
Bahkan dengan sistem Hukum yang benar maka kesehatan masyarakat menjadi terjamin. Pelayanan kesehatan dasar menjadi gratis untuk masyarakat bawah (BPJS kelas tiga gratis, BPJS kelas dua baru bayar karena hanya masalah lokal saja yg berbeda). Harus dibentuk LBH (Lembaga Bantuan Hukum) s/d ibaratnya tingkat Puskesmas. Dengan begini linkungan alam lokal juga terlindungi. Masalah Tataguna lahan teratasi.
Ketiga baru masalah Pendidikan. Sekolah diperbanyak terutama sekolah Kejuruan didaerah (SMK) sampai ke ujung timur (Papua). Tentu saja untuk sekolah standar s/d SMA/SMK harus gratis. Karena negara wajib mencerdaskan bangsa seperti apa yang ada di UUD-45. SMA Kelautan, perikanan, pesisir, perkapalan, pemanfaatan sungai, perlu diperbanyak. Pendidikan otak kanan harus dikedepankan karena pendekatan yang hanya mengagungkan ilmu hanya menjadikan koruptor-koruptor yang berilmu. Sehingga negara kita makin kacau, semua hanya berpikir untuk egonya saja. Softskill harus ada, IKIP harus dihidupkan lagi karena mereka inilah yang seharusnya meluruskan kembali pendidikan kita yang sekarang lebih berat pada pendidikan akademis semata. Seakan-akan gelar itulah yang menjadi tujuannya bukan kehidupan berkualitas dan harmonis yang menjadi tujuannya. Kita boleh punya banyak orang pintar tapi negara menjadi semakin kacau, karena si cerdik-pandai ini tereksploitasi oleh uang. Pendidikan adalah pendidikan yang memerdekakan manusia dari keterbatasan lahir dan batin menuju pada kehidupan yang berkualitas.

Memang siapa saya ? Siapa elu ? Koq sok berpikir besar untuk bangsa dan negara ?
Biarlah daripada tidak berkontribusi apa-apa. Tulisan ini toh untuk mennjukkan bahwa saya masih tetap peduli pada kehidupan bangsa ini. Diminta ataupun tidak saya tetap ingin berkontribusi.

THMT KKE 2016 v1

Soal THMT KKE 2016
Konversi dan Konservasi Energi (Maret – April 2016)
Dosen Raldi Artono Koestoer
Pertama tulislah dahulu nama anda, nomor mhs, Email dan no HP, no group anda, di bagian atas hal pertama. Semua dikerjakan dg MSWord 2010 atau 2013.
THMT ini terdiri dari dua bagian, yaitu Bagian A berkaitan dengan masalah Konversi Energi sedangkan bagian B, berkaitan dengan masalah Konservasi Energi serta ide kreativitas dlm bid energy.
Kedua soal ini di-issue tgl 30 Maret 2016 secara bersamaan.
Namun waktu pengumpulan akan berbeda, Bagian A dikumpul (transfer file dari kord kelas ke dosen) tgl 03 April Minggu jam 12.00. Sedangkan soal bagian B dikumpul tgl 06 April Rabu jam 12.00… Kelas paralel dikumpul ke AMMAR dan kelas reguler ke FUAD.
Seperti biasa dari member pada ketua group lalu ketua group kirim pada sdr kordinator kelas (Fuad dan Ammar). Kord harus mengumpulkan ke dosen dlm bentuk satu file transfer (by email di zip, 1 group 1 folder). Semua harus meng-anti-virus terlebih dahulu filenya. Bila di file anda ada virus, maka pekerjaan anda tidak akan diperiksa. Nama file adalah nama anda (nickname saja cukup). Contoh nama file : Fulan_UTS_A atau boleh juga Joni_MidtesB. Tentu saja anda dilarang copy paste.

Soal A.
Telah di ekspos banyak topik di kelas beberapa diantaranya sudah kita diskusikan didalam kelas. Topik tersebut saya persingkat bunyinya menjadi demikian:
1) PLTU utk daerah diluar Jawa-Bali 2) Sistem Pendingin utk kapal nelayan yg efisien3) Energi non-fosil Hidro (Big, mini, mikro, piko) 4) Energi Panas Bumi dan penggunaannya di Indonesia 5) Bahan Bakar Nabati (BBN) keuntungan dan hambatan 6) Energi Nuklir 7) Gasifier dengan berbagai bahan bakar, biomassa lokal 8) Energi Angin dan kemungkinan pengembangannya di Indonesia 9) Energi Surya dgn photovoltaic atau pemakaian direct thermodynamic10) Free Energy, perpetual machine, Telsa system.
Topik diatas akan saya tambah bbrp lagi jadi:
11) Pemanfaatan Energi local utk daerah asal anda (mis anda orang Aceh, ya pilihlah utk Aceh). 12) Pemanfaatan biomassa didaerah pertanian dan perkebunan 13) Teknologi baru utk pemanasan (peleburan logam) Hutchinson effect, electromagnetic, dll Lihat google dan youtube 14) Energi samudra, seperti tidal, OTEC, celah antar pulau dll 15) Energi bersih dan problem turunnya harga minyak dunia, penggunaan dan potensi EBT serta emisi karbon, 16) Ketergantungan kita pada energy fosil, produksi turun konsumsi naik, keterbatasan infrstruktur 17) Pengembangan energy bersih yg terkendala investasi awal tinggi, payback period lama, adanya subsidi BBM. 18) Peningkatan kord dan kerjasama antara pemerintah praktisi akademisi dan investor.
Dengan demikian tersedia banyak topik (k.l. belasan) untuk anda membuat makalah yang minimal 3 halaman tidak termasuk gambar dan tabel. Kembangkanlah dengan tabel grafik dan data yang obyektif. Makalah anda mencakup latar belakang, perumusan masalah, pendekatan masalah, prinsip kerja, data fakta obyektif dan kenyataan yang terjadi. Boleh ada perbandingan, bisa ada pengolahan data, cobalah menganalisis. Bagian akhir harus berisi telaah kritis, kemungkinan pemanfaatan di Indonesia baik di kota besar maupun di remote-island, opini, diskusi, kesimpulan. Artinya pendapat anda sendiri bukan sekedar menyalin sana sini saja. Semua tulisan dibuat dengan bahasa Indonesia yang baik. Dan jangan lupa mencantumkan referensi.
Lihat no mhs anda, perhatikan dua digit terakhir, jumlahkan. Itulah no topic yang harus anda pilih dalam membuat makalah. Contoh si Fulan no mhs nya berakhir dgn angka 23, 2+3=5 maka berarti si Fulan harus memilih topic no 5 yaitu Bahan Bakar Nabati. Bila angka akhir 99 maka anda mengerjakan topik no 18 (Peningkatan kerjasama pem dll). Topik bukan berarti judul karena judul boleh anda buat bebas sehingga makalah bisa dikembangkan sesuai minat anda.

Soal B.
Konservasi, Heat Recovery, Penghematan Energi dan ide kreatif free energy generation.
Bagaimana memanfaatkan energy yang terbuang atau menghemat membuat lebih efisien di beberapa peralatan
1. Pemanfaatan kalor buang Condenser dan/atau cooling tower dari sebuah pembangkit skala kecil.
2. Air conditioning dalam gedung. Kalor yg terbuang di outdoor unit utk sistem split.
3. Kalor terbuang di kendaraan motor dan atau mobil.
4. Penghematan energy Rumah Tangga, coba ide baru dg masukan energy baterei atau system energy lain (matahari, angin dll) sebagai subtitusi, sehingga rekening listrik berkurang bahkan bisa nol samasekali.
5. Pemanfaatan kalor terbuang di tungku pengecoran logam
6. Penghematan energy utk industry kecil dan atau home-industry. Ambil sebuah kasus mis:pabrik tahu, industry krupuk atau kripik, toko kue,
7. Pemanfaatan energy matahari atau energi non-fosil lain untuk keperluan satu kampung yang terdiri dari 10 keluarga.
8. Tanggapan terhadap kemungkinan penurunan harga BBM sbg dampak turunnya harga minyak dunia termasuk komen thd subsidi bahan bakar di Indonesia. Mengapa perlu ada subsidi untuk sebagian masyarakat kita.
9. Konversi langsung energy matahari utk berbagai keperluan (mis pompa, kompor dapur bahkan untuk pendinginan, dll)
10. Ide baru free energy utk skala rumahan atau juga untuk listrik satu kampung (petunjuk lihat google dan youtube)
Sekarang perhatikan digit terakhir dari no mhs anda, maka anda harus memilih topik konservasi anda sesuai dgn digit terakhir no anda. Mis si Jonibudi no mhs berakhir dengan angka 5 maka dia harus memilih topic no 5 yaitu Pemanfaatan kalor terbuang di tungku… Bila berakhir dengan angka nol maka anda harus memilih topic no 10.
Sama seperti instruksi di soal A, anda harus membuat makalah minimal 3 hal dengan beberapa ketentuan yang sama dengan soal bagian A.

SELAMAT BEKERJA…

PK-55 LPDP Inspiring Talk

Perlu dijelaskan dulu LPDP, singkatannya apa saya juga lupa, tapi mereka adalah para penerima beasiswa dari Kemenkeu. Yang mendayagunakan sisa anggaran untuk keperluan yang lebih produktif atau investasi jangka panjang. Dalam hal ini pemberian beasiswa untuk anak muda lulusan universitas di Indonesia untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3 baik di Luar Negeri maupun juga di Perguruan Tinggi Dalam Negeri. PK adalah Program Keberangkatan ke sekian, jadi PK-55 adalah angkatan ke 55. Kelihatannya makin lama makin baik pengelolaannya. Dalam acara pelatihan mereka, ada sessi memanggil penceramah dari berbagai instansi, diantaranya kebetulan saya mendapat kehormatan untuk sharing di depan 200 an lebih insan-insan muda berbakat ini. Tentu saja saya berbagi tentang:

Inspiring Talk, Socio-Technopreneurship, Peminjaman Gratis Inkubator Bayi untuk seluruh Nusantara.- Tidak lupa ada sessi entertaining permainan GITAR KLASIK yang saya tampilkan sendiri. Seperti acara biasanya setiap semester saya mengisi Kapita-Selekta di Dep Teknik Mesin FTUI. Sebuah MK yang dikelola oleh Prof MI Alhamid.

Lima menit cuplikannya bisa dilihat di video berikut ini.

Kemudian ternyata seminggu kemudian saya dipanggil lagi untuk memberikan ceramah yang sama di PK-56. Nampaknya setiap minggu ada angkatan baru ?

Baguslah…Jadi dimasa datang bila mereka sudah kembali, negra kita bisa lebih berkualitas daripada saat ini.

LPDP – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Lihat di   http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/

Ide Kantong Sampah Non-plaastik

Tak dinyana, bila dibanding dengan kondisi tahun lalu, maka rumah anak binaan dari yayasan Nara Kreatif, sudah jauh…jauh …

Pak Raldi yth, saya kagum sekali dengan kegiatan itu. Saya saat ini didepan Net TV ada siaran ttg grup pembina anak jalanan itu, jadi langsung cari di internet dan dapat blog bapak. Saya ibu rumah tangga, mau usul boleh ya: saat ini kita mengurangi penggunaan tas plastik, tapi pembantu saya protes saat saya tidak bolehkan mereka belanja pakai kantong plastik. Kita butuh kantong untuk sampah, apakah bisa dibuat kantong sampah untuk rumahtangga yang ramah lingkungan ? kebutuhannya besar sekali karena sampah rumah diambil oleh tukang sampah akan berceceran bila tidak dikantongin; mendidik memisah sampah hasilnya masih mimpi. Perlu cepat ada produsen kantong sampah yang tidak boleh hancur sebelum 72 jam misalnya, pakai koran tanpa diproses terlalu cepat hancur. Semoga grup ini berhasil membuat kantong sampah ukuran kantong plastik untuk rumahtangga, kebutuhannya besar sehingga secara ekonomi rasanya bisa menghasilkan, bisa dapat hak paten juga. Sampaikan salam saya kepada adik adik hebat dalam kelompok hebat itu ya Pak Raldi….. sukses selalu !

Toety, cipete

-0-

Ayo para pegiat lingkungan, ide bagus nih… Demi lingkungan yang lebih sehat, gak usah di paten2 in deh, yang penting bisa bermanfaat utk semua.

Visit Fatmawati

TIm Inkubator UI, berkunjung ke RS Fatmawati tgl 17 Maret 2016, jam 10-12. Diterima dengan ramah oleh Dr Jaya dan Dr Rita di Perinatologi Gedung Teratai lantai 2. Berbeda dengan 3-4 th yang lalu saya ke RS ini untuk keperluan berbeda, saya lihat banyak sekali perubahan. Utamanya banyak bangunan baru demikian juga dengan fasilitas-fasilitasnya. Disamping masih adanya pembangunan gedung baru jgua didalam kompleks RS ITU.

Jadi pasien RS ini amat banyak, di bagian Perina itu saja bila lagi banyak bisa s/d 60 bayi tumpuk menumpuk (?)…Ah masa iya sih segitu banyak. Dulu saya tak percaya karena ada user inkubator yang bilang “Mungkin di RS Fat itu adalah 40 an bayi…” Ternyata banyaknya pasien bayi itu suatu hal yang biasa disini. Dalam hati saya bergumam : ” Beruntung kita punya dokter-dokter yang berdedikasi seperti mereka-mereka ini.” Tanpa mengecilkan arti paramedis lainnya.

 

Baidewey seperti yang sudah saya singgung diatas, bahwa di RS ini banyak fasilitas baru. Sewaktu kami diajak ke ruang NICU dimana ada Dr. Lola Purnama Dewi, SpA, beliau ini ternyata menempati satu lantai spesial PICU dan NICU bahkan di NICU nya semua peralatan baru dan modern. Kalau tidak salah hitung mungkin ada 10 an unit NICU set. Yang satu set nya mungkin bernilai 1/2 M – 1 M rupiah. Dalam hati saya, bila fasilitas ini memang untuk masyarakat BPJS, beruntunglah kita. Demikian juga dinyatakan oleh ibu dokter Lola, beliau merasa setelah 30 th berkarier baru sekaranglah mendapatkan perlatan yang diidam-idamkan, setingkat dengan Beth Medical Center di New-York.

Sempat juga saya ambil video dengan metode kocar-kacir karena shooting sembari ngobrol sana-sini. Ibu dari penyanyi Afghan ini mengaku bahwa sejak kecil Afghan sering dinyanyiin, makanya bisa jadi penyanyi beken. Dr jaya menambahkan bahwa ibu Lola ini juga seorang penari…Wuah lengkap ya, otak kanan dan kirinya seimbang.

Yang penting kedua bagi kami, dokter Jaya siap membantu Peminjaman Gratis Inkubator Bayi, dan bersedia menjadi KONSULTAN kami. Beliau mau juga berpartisipasi di forum WA agen relawan, sehingga kalau ada pertanyaan berkaitan dengan detail medis, beliau bisa berbagi info dengan para relawan yang nanti dilanjut ke ortu bayi.

Tokoh:

Dr. Jaya Ariheryanto E., SpA

Dr. Lola Purnama Dewi, SpA

20160317_113929

 

Laporan Bayi Nusantara 13Maret2016

Peminjaman inkubator gratis ini sudah ada di 30 kota/kabupaten. Seminggu sekali dimonitor oleh Center Incubator Depok. Beberapa langsung respons, dan jawaban mereka bisa dilihat dibawah ini. Ibu atau bapak bayi ditanya tentang kenyamanan bayi dan beratnya.

Alhamdulilah beibi kbr sehat untk berat bdan sudah ad 2kg,insyaalloh alat bsk sya kemblikan ke bu anggoro bnyumanik prasetiyo semarang

 

1. Nyaman. 2.Brt badan 1,42 kg Aminn..Trm kasih. Tamri jakut

 

Puji Tuhan, sudah mulai berkurang,,, terima kasih utk incubatornya,,, (Red bayi kuning) Lucky jatinegara

 

Pak kami dr pihak keluarga ingin menginfokan hari senin kami akan bertemu dengan pak agus di universitas parahyangan bdg jam 13.00 untuk memproses peminjaman inkubator..terima kasih banyak atas bantuannya..

Garth bandung

 

Alhamdulillah pak sehat pak. Bayi pun tidur Nyaman pak. Hanya saja suka ngulet/ngeregangin kaki n tangan mulu. Alhamdulillah sudah naik jadi 169. Pak. Endang Mulyana Cibinong

 

Alhamdulillah, sdh mulai pulih, lbh aktif dan suka nyusu, kuning nya jga sdh mulai hilang, mksih ya Dewi Rosita karawang

 

1.Sehat,nyaman 2. Berat 1350 gram Yusnidar Jakbar

 

alhamdulilah cucu sy sehat skrg beratny sdh 2645 gram , maaf inkubator msih d pakai karena kalo cuacany hujan cucu gelisah kalo d tidurkan d luar tp kalo d masukkan inkubator tidur ny nyenyak skali pak budiyanto (ph) bandung

 

Kabar baik ibu kemaren kmren2 sempet gk nyamal tidur di inkubator tp hri kmren smpet pules tidurnya klo berat badan nya naik satu on bu Noviana  bogor

 

nyaman,berat badanya dari 1,9 sekarang 2,1 terimakasih. tarini Tangerang

 

Alhamdulillah sehat… Ya Alhamdulillah degan adanya bantuan inkubator bayi kami terlihat lebih nyaman .. Beratnya sekarang sudah 1,040.. Nur cholifah  surabaya

 

alhamdulilah,pak,bayinya sehat,beratnya1675 kg,trmakash atas doanya pak, heru surabaya

 

Ya pak mf dlm mggu2 ini nti nti saya kembalikan skli lg saya minta mf ismiyati Sragen (Red, sejak Nov 2015)

 

Allhamdulilah nyaman, dan berat sudah 1700 gram,mksh untuk inkubatornya ani benhil

 

Ya (TIM-UI) bayi saya alhamdulilah sehat,tidurnya nyaman dlm incubator,brtnya skrg 1,4,Aamiin eka dini tangerang

 

Baik,alhamdulillah sudah agak berkurang,terimakasih pak sumiyati depok (Red, bayi kuning fototerapi)

 

Alhamdullilah sehat,alhamdullilah nyaman,kemarin hari kamis 2 kg,terima kasih atas do’anya,semongga tuhan membalas kebaikan bapak/ibu tim ui amin,kami bapak/ibu iksani mengucapkan banyak terima kasih. iksani tegal

 

Alhamdulillah sekarang dede nya udah belajar tidur diluar pak. Kini berat nya udah 3 kg Insyallah minggu sekarang inkubatornya mau dikembalikan. Terima kasih banyak ya pak buat bantuannya, ini sangat membantu sekali deden (istri) cikampek

 

Alhamdulillah,terlihat nyaman, beratnya hbs ditimbang 1,680 gram bapak. Amirul mukminin  boyolali

 

1) alhamdulilah baik 2) beratnya msh 2,4 & blm konsisten, msh naik turun timbangannya Masih.. Noor Rachmi purwakarta

 

Kabarnya Baik, Tidur nyaman, Berat saat ini 1305 gr, Amin..terimakasih atas perhatiannya. Nurmala Agustina jakpus

 

Ini saya bpk yoggi 1).bayinnya masih nyaman pak,2)beratnya anak pertama 2 kg dan anak kedua 1,7 trma kasih pak yogi pratomo v2 depok

 

Alhamdulillah baik, bbnya skg 1,7kg. alhamdulillah nyaman bayinya diinkubatornya.. aamiin..terimakasih banyak atas bantuan dan doanya.. safitri dwi karanganyar

 

Puji Tuhan, sudah mulai berkurang,,, terima kasih utk incubatornya,,, Lucky jatinegara (bayi kuning)

Mohon doa bapak dan ibu semua agar bayi-bayi kita diatas segera sehat.

Nara Kreatif Outing di Ciomas

Aktifitas luar-ruang dari Nara Kreatif Sekolah Kejar Paket di Kramat Jati kali ini diselenggarakan tgl 10-11 Maret 2016 di Bukit Air Ciomas . Sebuah daerah di Bogor yang berbukit dan lembah dengan banyak pancuran air jernih.
Tiga sekolah yang diangkut dengan empat truk tronton saling menunggu di meeting point Sentul rest-area.
Sekolah Taman Harapan Bekasi, Sekolah Master Depok dan juga sekolah Kejar Paket Nara Kreatif, bersama mereka belajar sambil mengenal alam.
Bantuan datang dari berbagai pihak. BNI Syariah yang memang sudah sering membantu NK dalam berbagai kegiatannya. Kali ini ada MERCK yang dengan semangat mengikutkan 45 orang stafnya ikut menjadi instruktur. Partisipasi namun tak kalah ramainya adalah Garuda-Food dan Nutri-Food.
150 anak dari golongan pra-sejahtera, yang terbagi dalam 10 kelompok belajar bersama dengan model moving class. Abang None Jakarta Timur juga hadir sebagai MC pagi termasuk menjadi instruktur dalam belajar kelompok. Jarang ada kegiatan outing yang mengkhususkan anak dan remaja dari gol Pra-sejahtera dilaksanakan. Tetapivisi misi dari NK ini memang mengarah kesana yaitu memberdayakan gol mengengah kebawah. Mereka bergembira sambi belajar di lingkungan alam yang indah di Ciomas. Dipimpin oleh seorang anak muda cerdas dan peduli Nezatullah Ramadhan, sebagai Direktur Nara Kreatif, acara berlangsung dengan santai dan gembira.

Beberapa tokoh, Bapak Sahroni, head of sales and marketing, MERCK ndonesia. ibu Dian Astariana, corporate comm external relation head, Garuda-Food. Yosea Kurnianto, brand assoc community Dev, Nutri-Food. Raldi Artono Koestoer, Dewan Pengawas Nara-Kreatif. Nezatullah Ramadhan, Direktur Nara Kreatif, Apriliani, Kepala Sekolah Nara Kreatif. Leony Agus Setiawati, owner Bukit Air Ciomas.

Hanya memberi tak harap kembali..

Selamat pagi dan salam GMT (Gerhana Matahari Total) .. smile emoticon smile emoticon

Hari ini seluruh dunia sedang terpukau dalam peristiwa yang hanya terjadi 350 th sekali smile emoticon Di Indonesia ada beberapa tempat yang ramai pengunjung sampai over kapasitas smile emoticon Bahkan di Ternate, kepulauan Maluku, menjadi tempat para raja & putri kerajaan berkumpul menikmati fenomena alam yang langka ini : Gerhana Matahari Total 350 th an smile emoticon

Namun bagi keluarga bp Taufik dan ibu Elsa, terlebih penting bagi mereka adalah kehidupan bayi prematur mereka. Jadi hari ini dari jam 7 pagi mereka berangkat ke Citra Indah Jonggol, ber-jibaku dengan jarak jauh & kemacetan, untuk mengambil inkubator bayi, sebagai persiapan untuk kepulangan bayi mereka ke rumah hari ini smile emoticon

Perjuangan keluarga ini bagi bayi prematur mereka juga tidak mudah .. Dilahirkan di usia kandungan 29 minggu (7 bulan 1 minggu), terpaksa harus di operasi caesar karena ketuban pecah dan air ketuban habis. Bayi prematur ini harus di rawat di NICU selama 2 minggu ..

Total perawatan di rumah sakit tahap pertama adalah dari 18 Januari 2016 sampai 3 Maret 2016 Bisa di bayangkan berapa biaya-nya, karena BPJS untuk bayi belum sempat di buat pada saat bayi lahir duluan di luar perkiraan.

Singkat cerita, akhirnya bp Taufik cari info mengenai peminjaman inkubator gratis di internet .. di dapat lah info SMS CENTER Peminjaman Inkubator Gratis smile emoticon Dan kebetulan pula kakak dari pak Taufik ternyata tinggal di Jonggol dan mendapat info ada Agen Relawan di Jonggol smile emoticonMaka hari ini, bp Taufik & ibu Elsa, bersama ibu terkasih dan di dampingi oleh kakak yg tinggal di Jonggol datang ke rumah Agen Relawan Jonggol untuk mengambil inkubator bayi yang sangat di butuhkan oleh bayi prematur mereka smile emoticon

Harapan kami, semoga bayi bp Taufik & ibu Elsa ini sehat terus dan segera mencapai kondisi terbaik smile emoticon Mohon bantu doa yaa .. smile emoticon

Terimakasih kepada prof Raldi Artono Koestoer, mas Ibnu ‘Rehan’ Roihan, bp Renthona Singarimbun, Margaret Lie, Jo-Jo Puspa, Betty Eljani, Odilia Astuti Wijono Banjuradja, Hepi Nuarti, Meyman Gulo, Meiboni Zebua,Gerryawan Liem, Prisca Mauretz, Zita Irwana, Anastasiaditya Familly, Holy Butar, Ruth Cory Lusianna dan semua rekan-rekan yang sudah mendukung kegiatan kemanusiaan ini smile emoticon Tuhan berkati kita semua berlimpah-limpah smile emoticon

[Komen red: Ini kayanya The Boy’s and Girl’s Band from Jonggols]

20160308204133 Taufik

20160308184317 Sopyan

Pengalaman Agen Relawan Inkubator

Berikut ini adalah pengalaman dari bapak YS yang menjadi Agen Relawan sejak bulan Februari 2016, beliau termasuk agen dari daerah Jabodetabek. Salah satu pengalaman awal beliau saat mengunjungi kediaman keluarga bayi prematur yang memerlukan inkubator di Pondok Gede Bekasi. Dua JEMPOL untuk pak YS.-

-0-

Alhamdulillah dari kunjungan kemarin, saya jadi semakin tahu beberapa hal, terutama mengenai kondisi keluarga yang membutuhkan bantuan alat inkubator dan juga mengenai kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh masyarakat di RSCM melalui fasilitas Jamkes dan BPJS. Ibu Juniarti (sang ibu dari bayi Rahmadonna yang sudah di rumah) melahirkan bayi kembar dengan salah satu bayinya (Rahmadinna) sekarang masih berada di RSCM karena perlu mendapat penanganan khusus.

20160307 pd gede
Ditengah kesibukan mengurus bayi Rahmadonna di rumah dan tentu juga keluarganya,  sang ibu harus memompa ASI untuk bayi Rahmadinna yang memerlukan  serta mengirimkannya ke RS setiap hari sesuai arahan dokter. Sang ibu bercerita mengenai situasi yang dialaminya menghadapi sikap dan pernyataan dokter disana yang membuat ia menjadi kalut apalagi memikirkan soal biaya untuk inkubator sang bayi. Hal inilah yang sebelumnya sering membuat sang ibu menangis memikirkan kondisi diatas. Alhamdulillah perhatian kecil dari tim inkubator ini seperti memberi    semangat baru bagi sang ibu untuk terus melakukan yang terbaik bagi sang bayi yang dicintainya. Rasa syukur dan terimakasih diucapkan oleh sang ibu kepada tim inkubator UI.
Sementara kemarin tampak bayi Rahmadonna walaupun masih kecil fisiknya, tapi mulai menunjukkan gerakan yang cukup aktif dan kulitnya tampak memerah. Sang ibu masih khawatir dengan gejala kuning yang ada di lengan bayi. Mereka berterima kasih sekali dengan adanya bantuan alat ini yang memang tengah dibutuhkan.

Si ibu yang tampak masih lelah dan sakit akibat operasi mengalami gejala depresi paska kelahiran (baby blues) dan perlu mendapatkan bantuan dari psikolog agar tak berpengaruh secara emosional kepada bayinya. Saya mencoba mendorong semangat agar sang ibu tetap tegar, berikhtiar dan percayakan segala sesuatunya pada yang diatas sambil mengatakan untuk terus berkomunikasi dengan pihak inkubator UI melalui SMS Center atau bisa langsung menghubungi saya jikalau diperlukan.

[Foto bayi Rahmadonna kiriman hari ini yang nyaman dalam inkubator seperti dilaporkan oleh ibunya]20160307 rohmadoni
Sang suami yang tampak tegar dan tenang selalu mendampingi sang istri bersama anak pertama mereka yang lucu. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di daerah Pondok Gede, Jakarta namun kebahagian tetap tampak terpencar pada keluarga kecil itu. Sungguh hari Jumat kemarin hari yang membahagiakan hati saya. Jum’ah barokah.

Salam, one of the volunteer

Teringat akan dosen UI…

Oleh: Elsa kosmawati
Submitted on 2016/02/22 at 2:28 am
Comment Selamat mlam pak. Saya tinggal dicibinong bogor. Sangat disayangkan pelayanan rs di negri kita apalagi untuk orang yg tidak mampu. Saya sangat mnyesal tidak bisa membantu paman dan bibi saya. Karena semua kluarga panik cari rs sakit untuk bayi tsb karena butuh inkubator. Kronologi ceritanya sekitar pukul 16.00 bibi saya melahirkan putra pertamanya dirumah awalnya kluarga tidak percaya karena usia kandungan baru saja 7 bulan dan langsung meminta pertolongan pertama pada bidan yg menangani cek stiap bulannya untung saja kediaman rmh beliau tidak jauh dengan bidan tsb. Pukul 16,30 Setelah lahir bidan mngatakan bayi tsb harus di ibkubator karna berat badan rendah. Akhirnya kluarga memutuskan untuk membawa ke rs sudah 3 rumah sakit kami kunjungi. Sampai di Rumah sakit pertama pukul 17.00 langsung masuk di ruang ugd ttapi stlah tanya2 rmh sakit tsb tidak ada alat2 khusus (tdk tahu nma alatnya apa) lalu di rujuk k rs lain. Lalu smpai Rmh sakit k dua pukul 18.00 ada alat ttapi alasannya kamar penuh. Langsung rumah sakit ke tiga pukul 19.00 ada alat dan kamar pun ada keluarga langsung besyukur alhamdulillah.. Tetepi untk rmh sakit ke tiga tsb harus ada deposit uang sebesar 70juta Woow amazing luar biasa kluarga pusing stengah mati uang sebanyak itu harus cari dimana ??? Dan akhirnya keluarga berserah kepada Allah SWT keluarga pun memutuskan untuk plng krumah sampai dirumah sekitar pukul 23.30 dan 23.55 bayi tsb tak bisa di selamatkan lagi.. Stelah bayi tsb sudah tiada kenapa saya baru ingat dengan dosen ui yg pernh saya lihat d salah satu acara talk show. Seandainya saya ingat diawal… Mereka sudah menikah sekitar 5 tahun dan bayi tsb sudah dinantikan sejak dulu.. Tapi Allah lebih sayang kmu dek .. Selamat jlan syang…. Sekian cerita saya maaf jika ada salah salah kata

Brad Pitt Pangkas Rambut

Iseng2 Brad Pitt naik sepeda di Kahfi II Jaksel…Eh ketemu Mang Asep tukang cukur dari Garut. Sembari ngobrol dipangkaslah rambut Brad Pitt .
Udah kelar BP nanya, ” Berapa musti bayar Mang ?”
Mang Asep:” Tiga belas ribu aja “.
BP: ” Koq mahal sih ?”
MA:” Ya udah sepuluh deh”
BP:” Lima belas ya ”
MA: ” Ah nggak ah jangan segitu dong”.
BP: ” Kalo gitu 20 deh”
MA:” OK dealt…”

Jadilah dibayar 20 ama si Brad Pitt, sambil pesan ” Nanti kalo ngerasa kurang kirim WA aja ke saya di Hollywood, biar kurangnya saya transfer via bank”.

Kakak tersayang

Raldiati, Saudariku terkasih……

Mulai menatap dunia pada Sepuluh Agustus Sembilan Belas Empat Lima di Kota Pahlawan, seminggu sebelum Republik ini lahir.

Sosok perempuan sederhana, amat bersahaja, lugu namun keras hati.

Sejak kecil sudah terbebani dengan kerepotan membantu Ibundanya dan mengemong adik-adiknya.

Tak ada waktu untuk bergaya seperti gadis remaja lainnya yang penuh aksi dan cita-cita.

Habis waktu bersama Ibu dalam membesarkan adik-adiknya.

Raldiati berjodoh dengan lulusan Taruna Akabri Laut yang juga sederhana dan amat pragmatis.

Hidup dalam kebersahajaan tanpa gelimang harta.

Dikarunia 3 (tiga) putera-puteri yang terdidik, bersahaja, santun, dan soleha.

Hidupmu lelah, masih bekerja di saat-saat perempuan lain sudah mulai beristirahat.

April Dua Ribu Tujuh jalani ibadah umroh.

Airmata menitik, rasa haru menatap Ka’bah.

Tapak demi tapak kau jalani.

Disaat usia semakin merangkak.

Derita penyakitpun mulai merambah.

Di hari Sabtu, Sembilan Januari Dua Ribu Enam Belas, sebelum kau menapak ke usia Tujuh Puluh Satu, Allah mengangkat rasa sakitmu.

Dia tak tega kau menderita lebih lama.

 

Raldiati,

Kepergianmu meninggalkan kenangan yang dalam di hati orang-orang yang pernah terpinggirkan.

Kau angkat kaum yang papa dan tak berdaya.

Tanpa silau akan harta dan tahta.

Karena kau seorang yang teguh dan berprinsip.

Yang tetap teguh pada kendali kejujuran.

Namun kau tetap kaya.

Akan iman dan taqwa.

Kau menghembuskan nafas dengan tenang.

Dengan panduan menyebut asma-Mu.

Terbebas dari penyakit yang menyiksa.

 

Selamat jalan Raldiati,

Semoga Allah Yang Maha Kasih memberikan tempat yang layak bagimu di sisi-Nya sebagai Husnul Khotimah. Amin Ya Rabbal’Alamin……

 

Jakarta, 9 Januari 2016

Pkl. 8:20 Pagi

(Sajak ini dibuat oleh mbak Tuti Koestoer).-

 

Free-of-charge infant home-incubator

Since January 2012, Prof. Raldi Artono Koestoer has been lending his Grashof incubators free of charge to parents of premature born babies who can’t afford hospital fees, It all began in 1989 when he visited his eldest brother who is a pediatrician and had the opportunity to examine a broken incubator. At the time, incubators in Indonesia were mostly imported from USA, Germany, Japan and were very expensive. So the idea came that he would manufacture his own incubators locally in Indonesia and supply them to regional hospitals.

The Grashof incubator uses natural convection where the transfer of heat from a bulb lamplight as a heating element to the baby chamber is not generated by an external source like a blower, fan or suction device but only by density differences occuring due to temperature gradients. The density of air depend on its temperature, if the temperature rise the density decreased that means the air become lighter then move upward. Heating chamber connect to the outside air by several holes allowing fresh-air enter the heating chamber replace the hot air which moving upward to the baby’s cabin.

This type of natural circulation is not only more energy efficient but it also allows the baby to sleep easier. Most of the heat will accumulate inside the baby’s chamber before being released through outlet holes scattered in the upper part of the chamber in order to maintain a cabin temperature of between 33 – 35 degrees celcius, just slightly below the human body temperature. The theory behind natural convection was developed by German Scientist Franz Grashof in the 19th century, hence the name Grashof incubator used in honour of him.

The professor started his research on this topic in 1995. He wanted a simple design for his incubator for several reasons. A simple design will make it easier to clean and troubleshoot. He also wanted as much of the materials to be sourced locally in Indonesia in order to drive down the manufacturing and maintenance costs, while also ensuring spare parts can be sourced quickly and cheaply to keep as many incubators available for use.

Last but not least, safety is a concern. Although the incubators are all equipped with a cutoff thermostat, by only using two 25 watts light bulbs as the main heating source, it ensures that the temperature will not get too high. The highest temperature increased if the thermostat for some reason doesn’t work, can onlybe achieved to 38 dgC when ambient air at 29-30 dgC as a normal room daily temperature in Indonesia. So there will be no overheating eventhough the electronic device failed as frequently occurred in the hi-end product of hospital incubator.

The top part of the incubator is made of acrylic, while the bottom is made of wood coated with High Pressure Laminate to minimize the risk of burns or electrocution. But other materials with low thermal conductivity could also be used. Other point important of this incubator concerned to its low cost of production per unit which is only 275 USD. And mostly manufactured by the two vendors of the small scale industry. As demand from the lower society increased include for the twins preemies newborn, the team produce also three units of TWIN-INCUBATOR with the same system of natural convection.

After years of research, the first generation of Grashof incubators was born in 2001 nicknamed the wood incubator since it was mostly made of wood. In 2005 Prof. Koestoer started his small business of manufacturing his incubators with the view of selling them to regional hospitals across Indonesia, and in 2006 he sold his first incubator. However, realizing that many parents were still unable to afford NICU (neonatal intensive care unit) care, since January 2012 he made his incubators available for parents of premature born babies to borrow free of charge. An endeavor he coined ”sociotechnopreneurship”.

Initially, information about his Grashof incubators was only available on his blog http://koestoer.wordpress. com written mostly in Indonesian. Then, from word of mouth and traffic on their facebook page he managed to leverage that into several appearance on national tv. These days he spends a lot of his time replying to concerned parents through his SMS Centre. Despite all that, plus his teaching duties at University Indonesia, Prof. Koestoer also takes an active role in monitoring the babies’ progress. He maintains contact with the parents every 3 days via text messages during the 1-2 months it normally takes to get the babies to normal weight. He’s also keen in improving his designs by taking suggestions from parents that have used the incubators.

The latest model weighs only 13 kg making it more portable than before. His latest idea is to incorporate phototherapy to treat hyper-bilirubinemia which is known as a jaundice baby.

It’s not all smooth sailing in his social endeavors, however. To date, 3 incubators have been lost from parents failing to return them with Prof. Koestoer being unable to track them down. The cost is something that Prof. Koestoer considered part of the risk of providing this vital service for free to those most in need. The bigger concern is that those 3 incubators could have helped save even more young lives.

The Grashof incubators are not under any kind of patent, information on how to build your own Grashof Incubator is available for anyone in Indonesia wishing to follow his design. As long as it is for non commercial purposes and inline with the spirit of social entrepreneurship. However, utilization outside Indonesia can be afforded only after consultation with the thermal group of University of Indonesia.

Today around 110 units are operational spread across 25 cities with the aim to eventually reach all 34 provinces of Indonesia (approx. 300 cities). To date (data of November 2015) over 600 to 700 (six to seven hundreds) babies have been saved with this vital service providing the hope that many more newborn preemie of poor people in the remote region will be saved in the future.

Future planning of expanding the utilization this home-incubator, it will be taken into account to exporting the system to help other developing countries around equator, which have the same tropical climate as Indonesia, such as African or south American countries.

DSCF2018

One of the baby who has a free service of Grashof-home-incubator.

 

Jadilah seperti pohon kurma

Kiriman dari Mamak Alhamid.

-0-

Sebait catatan nasihat dari (alm) Ustadz Rahmat Abdullah

Pasangan muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah komplek perumahan.

Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.

“Cuciannya kelihatan kurang bersih ya”, kata sang istri.

“Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus.”

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:

“Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? ”

Sang suami berkata, “Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita.”

Dan begitulah kehidupan.

Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.
Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.
Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.

Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.

Sebuah pepatah kuno mengatakan bahwa “orang benar akan bertunas seperti pohon kurma”.

Pohon kurma lazim dijumpai di kawasan Timur Tengah. Dengan kondisi tanah yang kering, gersang, tandus dan kerap dihantam badai gurun yang dahsyat, hanya pohon kurma yang bisa bertahan hidup. Maka, tidak berlebihan kalau pohon kurma dianggap sebagai pohon tahan banting.

Kekuatan pohon kurma ada pada akar-akarnya. Petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dalam lubang pasir lalu ditutup dengan batu. Mengapa biji itu harus ditutup batu? Ternyata, batu itu akan memaksa pohon kurma berjuang untuk tumbuh ke atas. Justru karena pertumbuhan batang mengalami hambatan, hal tersebut membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal. Setelah akarnya menjadi kuat, barulah biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yang menekan di atasnya.

“Ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah.”
Bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa?

Sekarang kita tahu mengapa Allah kerap mengizinkan tekanan hidup datang. Bukan untuk melemahkan dan menghancurkan kita, sebaliknya Allah mengizinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita berakar semakin kuat. Tidak sekadar bertahan, tapi ada waktunya benih yang sudah mengakar kuat itu akan menjebol “batu masalah” yang selama ini menekan. Kita pun keluar menjadi pemenang kehidupan.

Allah mendesain kita seperti pohon kurma. Sebab itu jadilah tangguh, kuat dan tegar menghadapi beratnya kehidupan.

Milikilah cara pandang positif bahwa tekanan hidup tidak akan pernah bisa melemahkan, justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi para pemenang kehidupan.

Baarakallahu fiikum..🌺

Tatib WA Agen Relawan

Sehubungan dengan aktifnya WA grup ini, kami dari pusat inkubator (Tim Inkubator UI), merasa memandang perlu untuk membuat tata tertib penggunaan WA, guna memfokuskan apa yang menjadi tujuan pembuatan grup ini sejak awal. Berikut Tata-Tertibnya:

TATA TERTIB PENGGUNAAN APLIKASI WHATSAPP GRUP : FORUM AGEN RELAWAN INKUBATOR

1. Forum grup agen relawan ini digunakan hanya untuk keperluan mengenai ke-agen-an.
Melingkupi :
– Foto bayi atau keluarga peminjam.
– Konfirmasi peminjaman On dan Off serta ketersediaan inkubator.
– Masalah teknis yang tidak bisa diselesaikan dan perlu diketahui oleh para agen.
– Berbagi pengalaman tentang peminjaman (khususnya yang memotivasi).
– Berbagi berita yang sifatnya membangun untuk program ini.

2. Tidak diperkenankan memasukkan konten selain program inkubator.
Contoh :
– Copy paste mengenai berita apapun selain program ini. (atau yang biasa disebut Broadcast Yang Mengganggu), baik itu info yang sekiranya benar atau salah, maupun berguna atau tidak.

3. Masalah atau berita yang sensitive dan pribadi, mohon tidak dipublikasi di grup ini dan dikonfirmasi kembali ke sms center 085659312070.
Melingkupi :
– Berita meninggalnya orangtua peminjam atau bayi pengguna.
– Berita masalah keluarga peminjam, baik ekonomi, rumah tangga, dan hal lainnya.

4. Menghargai dan menghormati setiap pesan yang disampaikan dari (dan/atau) untuk siapapun di forum ini guna kebaikan dan kemudahan selama menjalankan program.

5. Forum ini sifatnya adalah tertutup untuk para agen relawan saja dan BPH YBPI.

6. Hal-hal yang belum tertulis di atas dan sekiranya butuh menjadi tata tertib, akan didiskusikan dan direvisi kembali.

Terima kasih.
Ttd

Tim Inkubator UI / YBPI

Musuh kita sebenarnya

Seberapa pedulikah kita pada tetangga kita yang masih dalam kemiskinan dan kebodohan alias kurang pendidikan. Kita lebih suka menuntut hak yang tinggi tanpa diimbangi dengan kewajiban kemanusiaan yang memadai. Tindakan menolong sesama sekarang ini masih terbatas bila ada bencana saja. Padahal bencana yang dahsyat itu sebenarnya ketika kemiskinan dan kebodohan masih mengelilingi kita.

Niat tulus dan keikhlasan dalam bekerja dan beraktivitas sangatlah kurang. Akibatnya keberkahan dan dan kebahagiaan hidup masih terasa jauh. Bila keikhlasan lebih diutamakan maka hidup terasa ringan. Disinilah seharusnya jihad kita, melawan kemiskinan dan kebodohan.

Student’s Opinion 2015

Opinion of the students.

General
Excellent -Ethic is a subject that must be followed by all of the students in Mechanical Engineering. Formally, in academic registration list, this subject is written as Engineering Ethics but actually in the class, the name of the subject changed slightly to Excellent Ethics. Following the name, the content and the learning method is also different than conventional method. The reason why there is a modification is due the problem of the country after the year of called ‘Reformation’ that was 1998, the political situation change drastically. Surely in the form of democracy, election system become better and better. But in the side of mentality, the problem appear significantly. A lot of people either in government or parliament, they are doing corruption. Eventhough nowadays exist a special institution named KPK who care about this matter, everywhere all over the country, person who has political power and opportunities, try to corrupt any government project.
Student principally is our future leader. They must be trained not only with science and technology but also they should have to keep with them a good attitude and integrity. It should be embedded in their daily ativities, so in the future they can lead the country in the good and positive direction.
Course in Mech Eng Dept, conducted by Prof Raldi, Year 2015
-0-
Gde Ngurah Renaldi Shantika, 1506789335, renaldi1497@hotmail.com, 087886986381
From the excellent ethics project, I learned that how to give to people who need it and now I know how it feels to be the reason for other people’s smile, it is such a wonderful feeling and I am very grateful to know how it feels right now. I think that the other people should have done the same thing as our group and the other groups. It is not a waste of time, it will be very useful to ourselves and the people we help. People should always think that giving to other people is a positive act to do not a waste of money or just a waste of time and money. Once said that no one has ever gone poor by giving and the only thing a person actually feel rich is by giving to others. It is so true that it cannot be determined that a person is rich or not. A person with lots of money cannot be called rich. What if he or she is not that humble? It means that he only rich on money not rich inside, inside his or her heart. Whether we are rich or not, popular or not, we should not ever think of our position when we give as said that it is humility that makes man as angels but it was pride that changed angels into devils. We should only think that we are the givers, does not care that we are president, actor, actress, etc. It doesn’t matter how much you have in life if what you have in life takes away from you being humble. At the end of the day, even the poorest man can be the richest depending on how much love he has in his heart. It is always important to give to other people as we could also feel comfortable when see them happy. We are not alone in this world, we lived in a big world, and we should smile together, not by our own.
The Ethic class was fun so far, never make me bored. Maybe once I ever overslept, but not because the class in not boring, I just was too tired. The class was very interesting from the very start. Prof. Raldi taught us lots of things especially about morals We learned that not only intelligence that make people success. There are more aspects that is needed in order to be a successful people. As I said before, a smart person cannot be successful without having a feeling of care about his or her surroundings. On the other hand, people who care about their surrounding and want to help people in problems have more tendency to be successful. Everyone in this Earth is smart no one is stupid. It depends on how we apply our own intelligence. However, just being smart and talkative is not enough to success. We need to make our words and brilliant ideas comes true by doing a real action that will be seen by crowd of people and obviously will make them happy as our ideas are there to solve their problem. Prof. Raldi teach us how to care about the marginal people and feel sympathy about them. He told us his experience in helping people by making a free incubator which until now have saved lots of newborn babies. From his experience, we know that there are many people that need our helps and our helps are really important for them. By helping the marginal people, we just not make them happy, but we also show the world that we are one of the people who care about each other. Ethic class had made me thought this way. Besides that, I also learned that we really need to take action for everything that we planned. We should not leave them as “plans”. Moreover, we should not ever think that our action will be a failure and do not ever be scared of failing as failure is a step to become successful. It is normal if we fail for our first try. So, do not ever hesitate yourself to do something that you think it is an action that beneficial to you or your surroundings. For the future Ethic class, I suggest Prof. Raldi would do more practical works such as going to orphanage with the whole class. I thing that it would be the most effective way so the learner will immediately know what is the purpose of the Ethic class.
Firstly for the near future, as my group mates and I had said, we want to continue our contribution to the Nurul Hikmah Free School. We will donating some chairs and tables for the student to study as some of the tables and chairs in that school are already unusable. They are already broken because they are too fragile. We already asked a school that have unused chairs and tables. We just need to wait for the confirmation from the school whether they want to give us the chairs and tables or not. For the future I think I want to cooperate with the others either they are in the ethics class or not, it is a volunteer. I planned to make some program which could help the orphans. First we will search their talent, what they are good at. After that we will split them into groups according to their talent. We will include those talented kids to some events which involves their skill. This will improves their skill and their talents will not be a waste and continue to develop.

Faris Pusponegoro, 1506789322, farispusponegoro@yahoo.com, 087739870100, Group 4
The project is indeed have a huge meaning for me. There are some lessons to get by doing this project. First of all is that I realized that there are many person who live their life under the poverty line. Realizing that fact, I have turned out my temptation of having exclusiveness and being high profile. Then, the next thing I got is that we must do the real actions to change everything. So, if we are about to help someone, just do it. Third lesson that I got is that to be professional, we must do the step no matter how hard it is. There will be no achievement without some efforts.

From my experience, at first, I don’t know what is excellent ethics lecturer, what will be discussed, and what will I get from this lecturer. Then at the first day of lecturer, Mr. Raldi gave us the preview of what will be done in this semester. At that point, I found out that this lecturer is interesting and different with another. Doing interview and giving a marginal people something is really heart-touching. Every week of lecturer, I got a new refreshment and motivation from Mr. Raldi. There are some topics to discuss regarding the real current situation in Indonesia. Then, the Excellent Ethics Project is as exciting as I thought before. This is because we’re in group helping marginal people together with planning and real actions. So, overall the excellent ethics lecturer this semester is totally excellent.
For helping marginal people in the future, I would like to give them education and motivation for achieving a better condition for their life. Also I would like to give them the capital goods to make them easier and motivated to produce something valuable.

Hadrian Kurniadi Saputra, 1506789341, hadrian2809@gmail.com, 081287663648, Group 4

Instead of donating to help children in other country, we should first look with our own eyes that children in our country too needed those donation. Therefore if we really wanted to help the children we should start with those that actually lives closer to us first. As there are actually a lot of children that requires the donation in our country.
This project was an eye opener that the children from the less fortunate family are actually willing to work their best in order to improve their living condition. I learned of this after seeing their reaction to our motivational talk as they were paying attention and responding to our quotes and ideas.

Hashfi Abidi, 1506789354, hashfi_funk@yahoo.co.uk, 081934190788, Group 4

I learned a lot of lessons during the project, and the lessons that I learned are the soft and hard skills. The examples of the hard skills that I learned are the skills required to drill a hole and hammer a nail, but the skills that I learn more are the soft skills such as decision making and leading. During the execution of the project, we encountered many problems which were expected but the magnitude and the types of the problems were not expected. Initially, the problems that we faced looked to be a problem that will consume more time than we planned, but we were able to find a solution that actually helped us to complete the project faster. Overall it was one of the hardest tasks that I have handled because I had to make decisions after decisions in which none of them were easy decisions. So, the project meant a lot to me because I have contributed to other people and also I was able to experience the real world.
In addition to that, I learned a valuable lesson in regards in helping other people. During the time of the survey, we got lots of requests and helps that the management and the teachers would like for us to help with; even though most of them are not that necessary to helped with, but it was still a hard decision to make in regards on what to help with, at least for me, because it was not a great feeling to know that there are things that they would like to be helped with, but we can only helped them some of what they wanted. It made me realise that even though we would and could help other people with anything, but there are times where it limits us to the extent that we could help with only some of them.
Excellent ethics lectures have been one of the best subjects that I have learned, and the reason is mainly because the subject focuses more on the practice than studying and understanding theories. In my opinion, the best way for humans to learn is through practice and experience, and Excellent Ethics focuses towards that. There will be arguments made on the fact that ethics is one of the easiest subjects in the world, but in my opinion it is actually the hardest because the majority of the people in the world are still not practicing ‘good’ ethics in their daily lives, even though that many people have been taught directly and indirectly by teachers, parents and/or elderlies. Also, in my opinion, ethics is one of the things that are needed to be implemented in the world to change all the problems that the world is currently facing; such as terrorist attacks, civil wars and world wars and nuclear wars. The main cause of these is the understanding of ethics because people are willing to hurt one another even though we are human beings that were by flesh and blood. Hence, I have been longing a subject and life that focuses on the practices and Excellent Ethics fulfil that desire. In conclusion, Excellent Ethics is one of the best subjects I have learned during my years in school through one of the best types of learning in which I have learned a lot.
I have always had a big vision and mission of what I would like to do in the future, which is to help other people. There are so many unfortunate people in the world, and from my observations these people are within this position because they have a weak mentality and character. This is the reason that any occupation that I will have in the future is to hopefully to ignite and make a change to the people in the world to make it a better and peaceful place to live. As in to help the marginal people with my friends or by myself in the near future, I actually intent to look for the knowledge required in sharing to the people that is needed to change the mentality and character; however, during that time, I would try to join voluntary organisations so that I would be able to contribute more to the society. Also, I would try to do it by myself or with my friends, but it is better if it is done with organisations first to gain the necessary experiences.

Nathaniel Viandy Dondokambey, 1506789442, nathanielviandy@ymail.com, 081287890834, Group 6
The lesson I have learnt is to give something small but meaningful for others. Giving or donating things is nice, as we helped them cover their needs. But, sometime by giving things there is no real interaction did, which sometimes leads into arrogance. By giving attention, there no need to us to be arrogant as we gave nothing but our time. Therefore, interactions were done and we will have more sympathy to others. This project gave so many meaningful things to learn. Of course, this means something for me.
At the beginning, I didn’t even know why I have to take this lecture. I also thought that every student in the faculty of engineering have to take this lecture. I didn’t have any idea about this lecture at all. Well, things changed after I went to this class for the first time.

I knew that I would like this class. As this class is really relaxing, there is no way I can feel really bored. This class is not like other classes which full of equations, but this class in filled with social studies. By entering this class, I knew that I would get something engineers sometimes forgot to have, social skills. As we, engineers, often have contact with complex equations to do our job, we sometimes forgot how to solve problems by looking at the feelings. Equations maybe can help, but it was sometimes not suitable to others feelings. The first interview project gave me a lesson in determining who are the people included in the marginal group. Then, by knowing who they are and what they need, I as the future leader will give them the solutions to their problems effectively.

After the take home mid-term test, we are close to our final project. Nothing much happened after we done our mid-term, as we focused on our finals. But, the final project gave us so many meaning in taking this lecture. We were taught in how to be caring person to others, how to manage a group, how to work in groups, and how to manage a problem in the middle of our project. By doing our final project, we were taught in how to be a more smart person but helpful to others. The main thing is, in becoming an engineer, I have to compile all of my knowledge for the sake of humanity. Without it, my knowledge will be useless.

I want to make a foundation for kids around the world. I want to supply them with knowledge and skills which will be useful for them. I want to make a free skill growth facility for the orphans. I think if this happened, even when a child is an orphan, they still can reach their dreams in the future. But, even though sometimes dreams don’t go as planned, we still can do something. Whatever we will going to do, as long as it is good to others, just do it.

RAIHAN NAUFAL SATRIA, 1506789455, rnsatria_13@yahoo.co.id, 081323288225, Group 6
First of all I would like to thank Prof. Raldi for giving me this excellent ethics project. This project teach us to be more care with the marginal people by helping, entertaining, and interacting with them.
From all what I did in this project, it really means a lot to me. From my opinion and my thoughts, the most valuable moment is when I interact and having fun with my cute little girl of 4 year old orphan, called Aini. She was actually very innocent orphan I think comparing to the other orphan and also she was the most calm rather than the others. I was very excited for entertaining the orphanage. We played together. From that moment, I remembered when I was in a childhood moments. It was like playing with the others and having fun with them. So, when I ran this project, it reminds me of my childhood memories.
From my opinion about taking the excellent ethics class with a lecture called Prof. Raldi is very meaningful. Although in the beginning class I felt bored and a little bit sleepy hearing what the lecture said. After he taught us about the marginal people and how do they actually lives in the real world, I realize that there are many marginal people out there asking for help, Then Prof. Raldi gave us an assignments about interviewing a marginal people, and the last project was about the excellent ethics project which is about visiting, teaching, and entertaining the orphanage. It makes us more care about them. I think having a lecture like Prof. Raldi who gave us some lessons about how to be a leader with a sympathy and always feel want to help the marginal people, is very valuable. The more I come to his class, the more I know how his attitude is. Thank you Prof. Raldi for teach us about the marginal people and how they survive in their lives.
Absolutely if we already graduate from college and then we get a job, we must’ve been forget about the marginal people. So after we have an ethics class, we will not forget about the lecture said and about the marginal people. I vow myself to be more care about the marginal people, and always help them until I die. Although my mother always taught me to help them, then I will not forget about them. If I lead this country or if become one of the government in Indonesia, surely I will force all the government to make a movement about helping the marginal people. Because in my thoughts, the marginal people always exist until the day ends. This teach us to be more care about them and always motivate us not to be selfish persons. So what would I do in the future? The simple answer is to help them by donating, visiting, and entertain the marginal people.

Rendy Harsa Rizal, 1506789474, rendy.harsa.rizal@gmail.com, 081296096711, Group 6
Lesson learned from project
There are a few lessons I learned through executing this project. First and foremost that I should be thankful of what I have, and that I should never complain asking for more. After having done the project, I realized that there are unfortunate people everywhere near us. There are people who are much more suffering than us. So when we have a perfectly ‘normal’ life and we complain, wanting more material needs and happiness, I think that act shows that we are taking things for granted and that humans are conceded. We want more of life when there are people trying hard just to have a life itself. We want to be almighty when actually only god is, and that if he wishes it we would in a blink of an eye be dead.

Another thing that I learned is that every little gesture and action of kindness means a lot. Because for some people, those gestures and actions of kindness hardly comes by. For example, we are throwing our clothes out, so rather than doing that we wanted to donate it. Just by doing that there are actually people happy to get clothes. So action speak louder than words, what I learned is that. There would be no meaning in hesitating, just go out and help no matter how small it is, I guarantee that people will feel thankful of what you have done.
Experience in Ethics class, and suggestion
What I experienced from the start of Ethics class is awesome and epic. I really understand what the prof. is doing, and I think what he does is great. Unlike ordinary lectures that teaches straight form the book, the way prof. taught us is based on real life, and we are also told to do activities. I think this is really great, and I think this is the right way to teach about ethics.

My suggestion if I have to say one, maybe you could take the class somewhere and give them hands on lessons. Maybe show the baby incubator, or go somewhere and do a class project together to help people.

If I somehow become successful in the future, I of course want to help all marginal people. But because it would be hard to help them directly one by one, so if I somehow becomes super rich I would create a charity aid foundation. The charity will help marginal people of any kind with my money, and money gotten from donation and stuff too. If I become successful and well known, I hope people would also help me, and that will ensure the continuation of the charity foundation. And that people will be able to get help for a long time.

Rizki Sakti Pradipta, 1506789480, rizkisnugroho@yahoo.com, 081289005397,
Group:6
In my opinion the excellent ethics lectures are a nice break from the day to day lectures of mathematics and other sciences. And that it has many morals that we can learn from by listening to Prof Raldi speak for an hour every Monday. Morals that we can use as guidelines for our future, that we need to change our mindset from those who constantly ask, to those who give, give to the people that need help. I enjoy prof Raldi’s lectures on ethics greatly from beginning to end, as I view that ethics is something that must be taught to everyone, and that it is something that is lacking from most people in my generations, I included.
In the future I would like to go back to the orphanage that we helped in our ethics project, and interact with the children again. and do this not to just one orphanage, but to as many orphanages as I possibly can. Enough people donate food, clothes, and money to orphanages. But not enough donate time, time that they can spend to make children in orphanages smile and be inspired to do more, and strive to become more.

Jonathan Jofianus, 1506789373, vanz_joo@yahoo.com, 081221180628
In my opinion, the relation between the visit and the interview assignment with the ethical subject that I have learned in the class week by week in the class meeting is the relation is close.
In the class, we taught about being a success and a smart people is not enough. A success that we got in the class is just an illusion. We got a high score only for ourselves. We got high score to prove that we are better that anyone. We just too focus in academic. But, we forgot about another people who don’t have a chance like us. Like learn in the school, get a good quality education, can sit in a comfortable table and chair in the class, have a class air conditioned, and many more that some people don’t have it.
We maybe got a high score in our university, in our school, get some achievement from many sectors, but we forgot about the people who have nothing near us. We may getting a high score and many trophies, but we should take care and help or at least remember, there are many people who have lived poorly near us, that we called it marginal people.
We as a student, also have a high sense of solidarity to them who have nothing near us. Because, after we graduate from college, maybe we will be more forget about them. If we have a high sense of solidarity, deepest sympathy and empathy from now, in the future, we can help much more people than now. Helping people in not easy. Helping people should be from inside our heart, and it cannot be pushed.
At first, maybe we can help people that live near us. Security, Cleaning Service, and anyone who needs our help. Maybe not only money, we can give them food, supplies, tools, or we can made something that they need.
What I get from the lesson in the class and the visit and the interview is I cannot only focus in myself, I cannot be a selfish man, I should open my eyes, look outside, look my world, that many people need me. What I got in the class should I applied in the real life, not just an ordinary theory and get a high score. I should have a high sense of solidarity to them who have nothing and need my help.
The world that we live in today is not real. When you look the people near us clearly, much of them is different from us. They totally need our attention and they need our help. They cannot live this life alone, we should help them.

I feel so lucky to get a lesson like ethical engineering. I think the lesson such as ethical engineering should not taught by mechanical engineering only, but also all of major in faculty engineering because this lesson taught us about not only know about people, but also it taught about how to have a contribution to other people who need our help to survive and live this life in this world.
From this lesson, I am taught how to interact with any kinds of people, not only my friends and people who lives near me, but also how to interact with the people who have many disabilities, the poor people, the sick people, that we called marginal people.
Beside interact with many kinds of people, I also get a lesson that now I know that the world that I live now is not the real world. Gadget, expensive car, expensive clothes, what we eat everyday, internet, books, malls, and anything else that we usually do is an illusion. That is not the real world. The real world are poverty, solitude, misery, war, a chronic disease, forgotten, and not considered is the real world. Many people live in that bad situation.
We may live in happy situation. But, remember we have a lot of fun above them who always suffer. I realize that I cannot just sit down and see what a bad thing happened to them. I should do something to help them to exit from that bad situation. From this lesson I learn many thing about social. Although I am a engineer student, but I also have a high sense of solidarity to social environment, to people who need a help from someone to exit from their situation.
Intelligence, trophies, achievement, appreciation, and academic are important, but it is not the most important. The most important thing are how we can communicate with any kinds of people, how we can understand what they need, what they feel, what they do in their daily routines, and then the last is how we can help them so they can feel what we feel now.
I hope what I get in my lesson in the excellent-ethics class can I applied in the real life. So I can help many people who need help. I wish I could realize my ideas into the real life, not just ideas.

Muhammad Ihsan Arsyad, 1506789436, mihsanarsyad@yahoo.com, 081288908456

My Excellent-ethics lecture is very unique and attractive. His name is Raldi Artono Koestoer. With his degree Prof. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA. He is teaching in Facult of Engineering, University of Indonesia. This semester, he become my lecture in Mechanical Engineering, teaching Engineering Ethics. What did I experience about lecture and also about Engineering Ethics that he teach us to become a person that care about our surroundings. How to be care with marginal people and also help them with our limitations. Beside them, Prof. Raldi also teach us about what will we needed in the future, about future leadership and also become a real-action person. I personally enjoyed the way he thought me. From his opinion that I remembered, he said that future leadership should be able to do a real action, not becoming an actor that only focusing on making up his/her reputation. Actually I enjoyed the assignment he gave to us. The assignment is to take a visit and having an interview with marginal people and I think it was very useful. From that assignment I can learn about the real condition of people. This assignment make me realize that there are so many people that are stronger while they should face the reality of life that isn’t by their side. Then I know that I should be appreciated things more than before because there are so many people that dreaming about things that I have now. He really want us to become a wise person. He really don’t want us to forget about marginal people after we graduate. He told us that usually many of their students forget about marginal people, forget about what he already thought and also become selfish. You also have to know that Prof. Raldi made an incubator for new-born baby and rent it for free. He made the incubator by himself. He open recruitment for agent who wants to help people like he do and this incubator especially for premature baby and saving their lives. It also helps their parents too. In my opinion, Prof. Raldi is very unique and attractive person. He also a wise person I think. He also teach us about valuable lesson based on his own experiences. I like him personally. No wonder everybody call him Excellent-Ethics Lecture and I totally agree with them.

Pemberdayaan Masyarakat

28/12/2015 17:17:43 Siska Faolina, bidan di Sukabumi.
Assalamualaikum, prof ini dari sukabumi. Mau tanya tentang peminjaman inkubator gratisnya, sodara saya baru melahirkan kurang bulan dan.berat bayinya 1,8kg. Pulpak dr Rs.nya. skrg sudah dirumah. Cara dan syarat peminjamannya seperti apa? Mohon jawabannya. Terimakasih.

Mohon orangtua bayi sms ke center ini. Terima kasih.

Iyaa saya ini lgi sama ibu bayinya. Bila perlu saya tlpn bisa g prof?

ini sms center, tidak bisa menerima panggilan telepon. ibu si bayi ada hp atau tidak? jika tidak, apakah anda bersedia menjadi penghubung selama proses ini berlangsung?

Mohon maaf prof. Ada hp, barusan sy tanya tidak ada pulsanya. Beli lampu 60 watt buat sementara saja blm dibeli, sepertinya tidak punya. Biaya pulang drRS saja udunan (iuran) dr keluarga. Kalo di Rs terus biaya akan trs membengkak dan g ada yg tgng jwb, itu alasan pulang paksa. Doketr menyarannkan sd 1 minggu dulu di Rs. Iyaa saya siap jadi penghubungnya. Terimakasih prof.
Saya Siska faolina, Fb saya siska faolina binti kholidi. Saya buka praktek bidan, rumah dan tmpt prktk sya berdekatan dgn rumah pasien tersebut. Alamat saya jl.raya selaxxxx rt 01 rw 0x desa lembursawah kecamatan cintanyan kab. Sukabumi.

Kirim info 1)Nama Bayi (A,B bila kembar) 2)Tgl Lahir 3)Berat,Panjang 4)Ibu,HP,Usia 5)Ayah,HP,Email 6)Alamat 7)RS mana 8)Kpn byi pulang.

1)Nama Bayi : Naura Afiatu Rrahmah 2)Tgl Lahir 24 desember 3)berat lahir 1800 gram ,Panjang 45 cm 4)ibu selma zulfatmi, 0857934046xx, 19 th 5)ivan firman , 0858720081xx 6) jl. Raya selaxxxx rt 01 rw 0x desa.lembur sawah kecamatan cicantayan kab. Sukabumi 43166 7) BLUD RS SEKARWANGI 8)byi pulang 27 desember 2015 pukul 18.30.

karena inkubator di daerah bapak/ibu belum tersedia, apakah bersedia kami bimbing membuat inkubator praktis lewat sms ini?

Boleh.

Lokasi diluar jangkauan, Jangan nyerah bikin Inkubator Praktis; 1) Beli boks plastik uk pxlxt 60x50x40 cm (kardus ok tp bersih) 2) Bila mgkn bikin 3 lubang di 3 sisi seb kepala, 15 cm dr bwh 3) Kasi lampu meja 40 Watt dari arah atas kaki bayi dan diselimuti 4) Mata bayi tutup kain 5) Kasi asupan ASI 6) Insya Allah SELAMAT. Lihat jg https://koestoer.wordpress.com/cute-incubator-penghangat-bayi-praktis/ **sms kembali jika sudah membuat untuk memastikan kesesuaiannya.

Iya terimakasih, INSYAALLAH akan dicoba.

13/01/2016 10:14:44
Salaam… prof, alhmdulillah bayi naura dari sukabumi sekarang sudah 2,4kg. Lahir 1,8 tgl 24 des. Terimakasih atas intruksi n saran inkubator sederhananya.

alhamdulillah kami turut senang mendengarnya. Jika Bapak/Ibu berkenan, sebagai dokumentasi kami, apakah bisa dikirimkan foto sewaktu bayi sedang menggunakan inkubator praktis? Bisa dikirmkan ke email koestoer@eng.ui.ac.id / ibnu.roihan@yahoo.com / WA: 0813184073xx. Terima kasih.

Secepatnya prof, saya bidan nya. Kebetulan sedang tidak di rumah pasien nya. Tiap pagi biasa nya sy kunjungi. Besok di fotokan. InsyaAllah.