Estafet Inkubator Purwokerto-Tasikmalaya

Berikut ini adalah kisah seru penyelamatan bayi prematur di Tasikmalaya oleh para sahabat mulia Agen Relawan Inkubator Gratis di Purwokerto, yang tergabung dalam komunitas Zone Bombong. Komunitas yang gemar menolong sesama ini telah mempunyai ambulans sendiri, dan aktivitasnya mengantar orang sakit dikenal sebagai SIBULAN (Siaga Ambulans) utk daerah Purwokerto dan sekitarnya.

-0-

Julius Setya Kesuma added 6 new photos — with Juan Karnadiand 6 others.

2 hrs · Purwokerto ·

-0-

INKUBATOR GRATIS TERBANG MENOLONG BAYI PREMATUR DI TASIKMALAYA

“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya. ‘Jadilah!’ maka terjadilah ia. Maka Maha Suci (Allah) yang ditangannya atas segala sesuatu dan kepadanyalah kamu dikembalikan”(QS Yasin 82:83)

“Jangan pernah kamu berputus asa dari rahmat Allah…”(QS Az-Zumar : 53)

3 hari lalu tiba tiba ada sms masuk dari “bos” di head office inkubator: “Apakah si bulan zona bombong bisa mengantarkan inkubator ke tasikmalaya?”
Masih ragu, akhirnya saya jawab: “baik mas akan saya koordinasikan dengan temen2 dulu”.
Kenapa harus ragu? Iya karena belum lama ini si bulan nya zona bombong mengalami kecelakaan cukup serius, sehingga belum bisa beroperasi kembali.

Mencoba menghubungi jaringan si bulan semuanya memang sedang sibuk mengantar pasien ke berbagai tempat, tapi belum ada yg menuju ke barat arah Tasik atau Bandung.

Saya tidak boleh berhenti berusaha! saya tahu bahwa inkubator ini sudah diharapkan sekali kehadiranya oleh orang tua bayi prematur di Tasikmalaya. Ibunda si jabang bayi juga beberapa kali sms memberi kabar bahwa bayinya sudah pulang dan menanyakan kapan inkubator akan diantar ke rumahnya. Tidak boleh panik, sebagai hambahNYA kita hanya boleh berharap dan memohon kepadaNYA, Allah akan memberi petunjuk.

Nekatlah ba’da sholat subuh langsung saya keluarkan jurus andalan saya…hehe apa itu?
Iya jurus andalan saya ketika terdesak adalah woro2 di di bbm, fb dan whatsapp; begini bunyinya:

_Selamat pagi kawan, salam ibadah berjama’ah. Hari ini saya butuh armada atau tepatnya tumpangan untuk mengantar #INKUBATOR gratis untuk menolong bayi prematur dari Purwokerto ke Tasikmalaya, jadi jika ada kawan2 yang hendak ke Tasik atau ke Bandung melewati Tasik, mohon kesediaanya untuk meluangkan space di mobilnya seukuran 1×0,5 m2. Di Tasik sudah menunggu relawan yang secara estafet akan mengantar ke rumah bayi prematur tsb_

…keyakinan saya cuma satu, Allah akan bantu saya, Allah yang maha besar akan menggerakan hati temen2 saya untuk membantu mengantarkan inkubator ini hingga ke rumah bayi prematur di Tasikmalaya (5 jam perjalanan darat dari Purwokerto).

Alhamdulilah sekali lagi Allah hadir tepat waktu, rekan rekan saya di zona bombong satu per satu menghubung saya bahwa mereka bersedia membantu mengantarkan inkubator ini.
Mas Aw Wijaya telepon bahwa beliau sedang otw ke Tasik dan sudah sampai di Wangon, beliau bersedia mengantar inkubator gratis ini ke Tasik asal ada yang mengantar ke Wangon.
Tik tok tik tok saya lagi siap siap mau mandi berniat mengantar inkubator ke Wangon, kling kling ada Whatsapp masuk, ternyata dari Mas Aan alias Kang Ahmad MC Kondang Zona Bombong itu,” Mas Jul saya bersedia mengantar ke Wangon” katanya sangat lantang!
ALHAMDULILLAH YA ALLAH, kentara sekali nikmatMU untuk hamb, siap mas silahkan ke rumah inkubator sudah siap!!

Finally inkubator dibawa oleh beberapa relawan sbb:
Etape 1 : Sabtu Jam 9.00 Kang Ahmad mengambil inkubator di rumah agen relawan Purwokerto (saya)
Etepe 2 : Sabtu Jam 9.15 Kang Ahmad mengantarkan Inkubator dari Purwokerto ke Wangon, jarak tempuh 1 jam;
Etape 3: Sabtu Jam 10.30 Mas Aw Wijaya menunggu di Wangon dan mengantarkannya ke Tasikmalaya, jarak tempuh 4 jam;
Etape 4: Mas Danial Kusumah menunggu di Tasikmalaya dan mengantarkannya ke rumah bayi prematur (peminjam) pada hari Minggu Pukul 11.

Inkubator sukses terbang ke rumah bayi prematur, berikut laporannya:

_Peminjaman 1 unit inkubator gratis kepada keluarga Bapak Muchamammad Dharsono dan Ibu Hen hen Herlina yang beralamat di Kampung Bobojong, Tasikmalaya. Putri pertamanya yang bernama Anindita Ceisya Syahmina, lahir pada tanggal 3 Maret 2017 dengan berat badan 1.500 gram dan panjang 30 cm di RS TMC Tasikmalaya. Semoga dengan dukungan dari inkubator ini, bayi Anindita dapat tumbuh sehat Aamiin Yaa Rabbal ‘alamin._

Terima kasih kpd semua pihak yg telah mendukung, Prof Raldi Artono Koestoer dan Ibnu ‘Rehan’ Roihan selaku Selaku Centre Yayasan Bayi Prematur Indonesia, serta Mas Heri Kristanto yang telah turut aktif menebarkan semangat perjuangan ini.

Terima kasih untuk para relawan (Kang Ahmad & Mas Aw) & rekan rekan komunitas zona bombong serta Mas Danial Kusumah yang telah ikhlas membantu dan tanpa pamrih mengantarkan inkubator gratis ini hingga sukses terbang ke Tasikmalaya menolong bayi prematur. Peminjaman kali ini adalah yang paling berkesan, melibatkan banyak orang, menjadi berkah untuk banyak orang, karena nantinya saya tidak ingin masuk surga sendirian!! Teruslah nganan!!!

Alhamdulillahi robbil ‘alamin
Jazakumullah khairan katsiran
Jazakumullah ahsanal jaza

INGAT YA!! INI GRATIS…TISSS

BUTUH INKUBATOR ?
Silahkan SMS KE SMS Center
0856-5931-2070 (SMS Only)
Atau
Hubungi Agen Relawan Purwokerto
0812-2966-2255

Support by Yayasan Bayi Prematur Indonesia

TASIKMALAYA, 12.03.17

-0-
Image may contain: 2 people, people smiling, people standing
Image may contain: 2 people, people standing and stripes
Image may contain: 2 people, people standing
Image may contain: 2 people, people standing
Image may contain: 1 person, sitting and indoor
+2

Like

 

Like

 

Love

 

Haha

 

Wow

 

Sad

 

Angry

Comment

Comments
Rian Dodonk
Rian Dodonk mantapp.. mas heri ada dimna2 ya..
Like · Reply · 1 · 1 hr

 

Heri Kristanto
Heri Kristanto Yg blm kesampaian seumur umur blm pernah kaki ini bercengkerama dgn bumi serambi mekah..semoga sy segera bs silaturahmi ke aceh bang Rian Dodonk
Like · Reply · 2 · 1 hr

 

Heri Kristanto replied · 2 Replies · 21 mins
Indra Wawan M
Indra Wawan M Subahannalloh…insya Alloh berkah dan smoga Alloh terima amalan mas Julius Setya Kesuma…aamiin
Like · Reply · 2 · 1 hr

 

Danial Kusumah
Danial Kusumah Barokalloh..aa Heri sama aa Julius mantap jiwa
Like · Reply · 2 ·

Move On – Seri 1

Rasanya lebih menggigit kalau kita menggunakan istilah anak muda sekarang di medsos. Namun kemungkinan ada beberapa pengertian yang mirip, nanti kita lihat lebih lanjut dalam tulisan ini. Jadi artikel ini tentu saja ditujukan untuk kalangan tertentu, bila tidak keberatan saya sebut saja, untuk mereka yang sudah rada berumur dalam banyak pengertian. Bila ingin lebih eksak saya sebut saja mereka yang sudah berusia 45 th keatas. Bukan berarti sebuah angka mutlak 45 itu, bisa saja lebih muda dari itu atau lebih tua dari usia itu. Tapi bila sudah lebih tua, saya kuatir sudah merasa terlambat.
Saya cerita ttg diri sendiri dulu deh… Biar jelas ini merupakan pengalaman jadi pastilah – sesuai kata dengan perbuatan -. Setahun atau dua tahun menjelang umur saya 45, ada perasaan gelisah dalam diri saya. Sepertinya hidup ini koq kurang tantangannya, rasanya sejauh ini saya koq belum berbuat apa-apa yang bermanfaat. Paling ya untuk diri sendiri dan keluarga. Kemudian Allah memperjalankan saya kemana-mana dan mempertemukan saya dengan banyak profesor hebat dari berbagai negara. Berdiskusi ttg pendidikan mulai dari selevel SMA (saya visit SMA di Manila) s/d dengan studi S1, S2 dan S3 di berbagai negara. Saya diberi kesempatan melihat lebih dari 100 an laboratorium canggih dan sederhana di seantero dunia. Sampai saya bosan… Lalu napak tilas religius Mekah madinah masjidil Aqsha, Betlehem Yerusalem Amman Laut Mati Masjid Ibrahim dua kali ke Vatikan… Gak tahu lagi deh… Jadi untuk apa Allah menunjukkan tempat itu semua kepada saya. Lalu bikin makalah ilmiah untuk ikut seminar, rasanya mudah saja, Asal sudah bikin penelitian eksperimental, semua bisa di-report kembali karena semua itu sesuatu yang memang dikerjakan jadi resultnya juga tidak perlu dipersoalkan atau dibantah. Dan yang agak lebih mengesalkan saya, seakan-akan hebat dan canggih tapi tidak ada gunanya. Bahkan buat saya sendiri saja tidak ada gunanya apalagi untuk orang lain. Dulu belum jaman Scopus dan indeks-indeksan seperti sekarang. Jadi penelitian yang dilakukan tidak ditujukan untuk menambah angka kredit. Research for the sake of research only. Pernah suatu saat saya berada di seminar di kota Surabaya. Pembicara utamanya Ir Suleiman dulu direktur PT PAL (bikin kapal) beliau ini termasuk koleganya Habibie (mantan Pres dan d/h juga Menristek), ini yang disampaikan “Gak bisa kita meneliti sekedar meneliti saja, sekarang harus berubah, meneliti harus ada gunanya untuk bangsa ini”. Walaupun saat itu audience tidak ada yang bereaksi, jauh sesudah itu kata-kata itu terngiang ditelinga saya.

Masuk Ristek
Tahun 2004 saya pindah ke RIstek jadi pejabat eselon II istilahnya disana ASDEP (Asisten Deputi). Lumayan untuk pengalaman, jadi saya memahami birokrasi pemerintahan secara lebih detail, dan menurut saya sekarang semua itu hanya bikin saya jadi bodoh saja. Jadi peg negeri seakan kita dilarang untuk kreatif, itu sebabnya saya katakan untuk saya ini adalah medan yang kurang tepat. Jauh lebih baik jadi dosen yang atleast mentrasnfer ilmu tiap hari pada peserta didik, ilmu paling tidak jadi bermanfaat. Budget negara habis untuk sesuatu yang tidak manfaat. Saya yakin sampai sekarang pun masih begitu. Disatukan jadi Kemenristekdikti-pun tidak merubah keadaan. Malah lebih banyak duit habis untuk hal yang tidak bermanfaat. Walhasil 2 tahun disitu, saya mengundurkan diri, karena untuk saya kurang manfaat.
Sebulan sekali kompartemen Energi bikin meeting. Yang hadir para ahli dari berbagai lembaga riset, BATAN, BPPT, LIPI, Kem ESDM, juga ada Universitas. Setelah sekian bulan bertemu, sepakatlah para ahli ini bikin Buku Putih Energi. Guna memberi masukan pada pemerintah mengenai kebijakan Energi untuk negara kita. Task-force ini kemudian intens rapat bukan saja di kantor tapi juga sampai menginap di hotel. Jadilah kemudian sebuah buku yang warnanya putih isinya tentang berbagai hal tentang Energi. Pimpinan gugus ini dulu pak HH (Alm), tentu saja beliau sudah bekerja keras untuk bisa menjadikan buku ini sebuah karya yang diharapkan bermanfaat untuk pembuat kebijakan Energi di Indonesia. Namun sampai sekarang (itu tahun 2006) saya tidak pernah mendengar buku putih itu dijadikan acuan bahkan disinggung orangpun tidak. Boleh dibilang kerja keras yang menghabiskan budget sekian tapi tidak ada gunanya. Ini sekedar salah satu contoh saja kerjaan yang tak bermanfaat di kementrian, saya yakin masih banyak lagi kerjaan ataupun proyek yang mubazir dikalangan pemerintahan.
(Sementara saya hentikan disini dulu. Segera menyusul Seri 2…Pada frekwensi dan gelombang yang sama di blog saya. Jadi…jangan kemana-mana).-

……………………………………………………………………………..

Inexpensive NICU v1

NICU disini adalah singkatan dari Neonatal Intensive Care Unit, jadi kira-kira NICU ini adalah ICU-nya bayi terutama bayi baru lahir (neonatal), juga bayi prematur dan bayi BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah). Tentu saja saya tidak perlu berpanjang kata mendefinisikan apa saja isinya. Bila anda tahu tentang ICU (AI Si Yu) maka seperti itulah isinya hanya saja untuk bayi ditambah dengan Inkubator bayi. Dan segala sesuatunya spesial untuk bayilah pokoknya.
Seperti saya sampaikan pada artikel yang lalu tentang kunjungan kami ke RSIA Lestari di Cirendeu bahwa beberapa tahun yang lalu saya pernah melihat Menkes menyampaikan di TV (Kalau tak salah ibu Nafsiah Mboi, yang saya ingat beliau rambutnya disasak tinggi). Investasi untuk ruang NICU bisa memakan biaya 1 s/d 2 Milyar rupiah. Tentu saja nilai itu wajar untuk skala komersial atau harga pasar. Sehingga waktu kunjungan ke RSIA diatas saya sampaikan bahwa kami akan bikin NICU yg murah. Istilah kami, waktu itu asal terpikir begitu saja ‘Inexpensive NICU’. Toh kata NICU-nya sendiri sudah bahasa Inggris jadi sekalian saja padanannya kami buat bahasa Inggris juga.
Sebenarnya ide bikin NICU itu terlintas sewaktu kami berkunjung ke RS Pendidikan di Makassar bulan Septermber tahun 2014. Saat itu RS tsb baru dibangun dan tentu saja ruang NICU nya baru juga dan belum pernah dipakai malah. Saat itulah saya bertanyatentang banyak hal, diantaranya mengenai harga peralatan NICU itu. Harga Inkubatornya tentu saja diatas 100 an lah kan seakan-akan canggih. Juga terlihat ada lampu fototerapi yang terlihat bentuk lampu bluelite-nya melingkar-lingkar seperti ular. Ada juga Patient-Monitor yang bukan saja canggih semua sudah digital tapi juga bentuk danwarnanya secara estetika sangat memikat dan Kata orang sana harganya puluhan jutalah. Saat itulah dalam hati saya berkata kalau alat inkubator itu yg berharga 100 an itu bisa kami buat menjadi hanya 3,5 an saja dan juga fototerapi yang 20 an itu bisa kami buat dengan ongkos 1 saja, lha mengapa tidak kami lanjutkan dengan membuat peralatan lain dengan mutu terjamin, seperti 2 alat diatas yang sudah terbukti menyelamatkan lebih dari 1500 an bayi di 47 kota/kabupaten.
Pastilah kalangan awam bilang “Mana mungkin invest NICU 1 M itu dibuat jadi 10 J saja ?”. Tapi kami bukan orang biasa, utamanya kami punya motivasi dan semangat yang tinggi, mirip dengan semangat para pendaki gunung. Modal kami yang utama tentu saja backup dari Allah SWT, yang pasti mengulurkan tangan pada mereka yang punya niat baik. Tentu saja niat kami adalah untuk menolong gol pra-sejahtera. Untuk mereka yang mampu sudah ada solusinya di RS besar yang punya fasilitas lengkap. Tapi buat gol men-bawah harus bagaimana ? Apalagi didaerah yang fasilitasnya amat minim. Kami sudah lihat sendiri di banyak daerah banyak RSIA yang tidak memiliki inkubator.
(Sementara ceritanya di-cut sampai disini dulu, dan akan segera disambung besok-besok. Tolong diingatkan).-

Tafsir Annisa 138-139

Tafsir Annisa 138-139, oleh Nadirsyah Hosen
Chenia M. Sepita Sofyan (dari Facebook).-
Yesterday (25 Feb 2017) at 2:19pm ·
Tafsir al-Nisa: 138-139 bukan mengenai Pilkada
“Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi AWLIYA dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.”
Mari kita jujur pada keilmuan kita, dan jangan ikut-ikutan main politik. Setelah sebelumnya gagal mempolitisir terjemahan QS al-Maidah:51, kali ini sebagian pihak terus menerus mengangkat terjemahan QS al-Nisa:138-139 dengan melabeli muslim yang pilih kandidat non-Muslim sebagai munafik. Masalahnya, kata “awliya” baik dalam QS al-Maidah:51 maupun QS al-Nisa:139 sama-sama tidak bicara soal pemimpin.
Parahnya lagi banyak yang tidak bisa membedakan teks asli al-Qur’an dalam bahasa Arab, dengan terjemahannya. Yang ngotot mengatakan orang lain munafik karena memilih pemimpin non-Muslim itu ternyata hanya pakai terjemahan satu versi, padahal terjemahan lainnya tidak mengatakan Awliya sebagai pemimpin. Kok ngotot gara-gara terjemahan? Ironis bukan?
Mari lihat sendiri Qur’an terjemahan di rumah masing-masing. Cek QS al-Nisa ayat 139. Apa terjemahannya? Cek juga terjemahan dalam berbagai bahasa lain, nanti kita akan terkejut membacanya.
Pelacakan saya terhadap kitab-kitab tafsir klasik saya belum menemukan yang mengartikan awliya dalam QS al-Nisa ayat 139 sebagai pemimpin. Umumnya mereka mengartikannya sebagai teman setia, pelindung, penolong atau sekutu. Akan ada yang protes: Kalau sebagai teman setia saja tidak boleh apalagi sebagai pemimpin? Sampai di sini anda sudah ngeles dengan memakai logika yang tidak sahih. Katanya anda ingin berpegang pada al-Qur’an dan membela ulama, kenapa setelah ditunjukkan penjelasan para ulama, anda justru memakai logika? Ini namanya memaksakan logika anda untuk menarik-narik ayat al-Qur’an agar sesuai dengan kepentingan politik anda. Dengan kata lain, anda tidak membela al-Qur’an tetapi membela logika anda sendiri.
Tafsir al-Thabari mengartikan awliya pada ayat ini sebagai penolong dan kekasih, bukan pemimpin. Kata “kafir” dalam QS al-Nisa ayat 139 ini menurut Ibn Abbas ditujukan kepada Yahudi. Tafsir Khozin juga berpendapat serupa. Sayyid Thantawi menguatkan pendapat Ibn Abbas ini. Kalau kita mengikuti alur ketiga kitab tafsir ini, yang secara khusus dilarang adalah menjadikan Yahudi di Madinah saat itu sebagai penolong dan pelindung serta teman setia, bukan semua orang kafir.
Tafsir al-Qurtubi mengatakan awliya dalam ayat ini konteksnya membantu dalam amalan yang berkenaan dengan agama. Tafsir al-Munir juga mengatakan hal yang sama. Itu artinya, kalau kita ikuti alur kedua kitab tafsir ini, berhubungan baik dengan non-Muslim di luar masalah agama, seperti bermuamalah, bertetangga, bekerja, transaksi, dll, dibenarkan oleh Islam. Kedua Tafsir ini –yang satu klasik, dan yang satunya modern– mengutip riwayat Nabi yang saat hendak berjihad didatangi seorang musyrik yang hendak membantu Nabi dalam jihadnya itu. Tawaran bantuan orang Musyrik ini ditolak oleh Nabi (HR Abu Dawud). Jadi, inilah konteks yg dimaksud QS al-Nisa ayat 139, bukan soal kepemimpinan.
Saya terus terang tidak keberatan siapapun yang menang. KH Mar’ruf Amin sudah menegaskan bahwa beliau pun rela dan akan menerima siapapun yang menang dalam proses Pilkada yang demokratis, transparan dan jujur. Saya tidak keberatan Anies-Sandi yang menang. Saya pun akan menerima kalau Ahok-Djarot yang menang. Yang penting semuanya rukun, damai, dan menegakkan politik etis tanpa mempolitisir ayat suci, bertarung dengan elegan, menawarkan program yang bermanfaat buat rakyat, dan menang secara terhormat.
Pada saat yang sama umat harus terus diedukasi dan diberi pencerahan akan makna dan kandungan ayat al-Qur’an sesuai tafsir para ulama, bukan pakai logika dan kepentingan para politisi. Setiap upaya mereduksi ayat suci ke dalam kubangan politik kotor harus kita lawan. Setiap upaya pembodohan terhadap umat dengan semata hendak membangkitkan emosi massa harus kita tangkal. Setiap penafsiran dan penerjemahan yang tidak sesuai dengan qawa’id tafsir harus kita jelaskan dengan merujuk kepada kitab-kitab tafsir yang mu’tabar. Mari kita jujur pada keilmuan kita!
10 rujukan kitab Tafsir saya cantumkan di bawah ini (monggo kalau ada yang berkenan melengkapi referensi ini):
1. Tafsir al-Thabari:
‎دِينِي أَوْلِيَاءَ: يَعْنِي أَنْصَارًا وَأَخِلَّاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ , يَعْنِي: مِنْ غَيْرِ الْمُؤْمِنِينَ {أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ} [النساء: ١٣٩]
2. Tafsir al-Qurthubi:
‎وَتَضَمَّنَتِ الْمَنْعَ مِنْ مُوَالَاةِ الْكَافِرِ، وَأَنْ يُتَّخَذُوا أَعْوَانًا عَلَى الْأَعْمَالِ الْمُتَعَلِّقَةِ بِالدِّينِ. وَفِي الصَّحِيحِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَجُلًا مِنَ الْمُشْرِكِينَ لَحِقَ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَاتِلُ مَعَهُ، فَقَالَ لَهُ: (ارْجِعْ فَإِنَّا لَا نَسْتَعِينُ بِمُشْرِكٍ).
3. Tafsir Ibn Abbas:
‎ثمَّ بيَّن صفتهمْ فَقَالَ {الَّذين يَتَّخِذُونَ الْكَافرين} يَعْنِي الْيَهُود {أَوْلِيَآءَ} فِي العون والنصرة {مِن دُونِ الْمُؤمنِينَ} المخلصين {أَيَبْتَغُونَ} أيطلبون {عِندَهُمُ} عِنْد الْيَهُود {الْعِزَّة} الْقُدْرَة والمنعة {فَإِنَّ الْعِزَّة} المنعة وَالْقُدْرَة {لِلَّهِ جَمِيعاً}
4. Tafsir al-Tsa’labi:
‎ثم وصف المنافقين فقال { ٱلَّذِينَ يَتَّخِذُونَ ٱلْكَافِرِينَ أَوْلِيَآءَ } أنصاراً وبطانة { مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِندَهُمُ ٱلْعِزَّةَ } يعني الرفد والمعونة والظهور على محمّد وأصحابه.
5. Tafsir Hasyiah al-Shawi:
‎قوله: { أَوْلِيَآءَ } أي أصحاباً يوالونهم ويستعزون بهم، لزعمه أن الكفار لهم اليد العليا، وأن الإسلام سيهدم لقلة أهله.
6. Tafsir al-Munir:
‎وتضمنت الآية المنع من موالاة الكفار، وأن يتخذوا أعوانا على الأعمال المتعلقة بالدين.
‎وفي الصحيح عن عائشة رضي الله عنها أن رجلا من المشركين لحق بالنبي صلّى الله عليه وسلّم يقاتل معه، فقال له: «ارجع فإنا لا نستعين بمشرك»
7. Tafsir al-Wasith Sayyid Thantawi:
‎والمراد بالكافرين هنا: اليهود – على أرجح الأقوال – فقد حكى عن المنافقين أنهم كانوا يقولون: إن أمر محمد صلى الله عليه وسلم لن يتم فتولوا اليهود، ولأن غالب سكان المدينة – من غير المسلمين – كان من اليهود
‎وقوله { مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ } حال من فاعل يتخذون. أى: يتخذون الكفار أنصارا لهم حالة كونهم متجاوزين ولاية المؤمنين ونصرتهم.
8. Tafsir al-Qasimi:
‎ٱلَّذِينَ يَتَّخِذُونَ ٱلْكَافِرِينَ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلْمُؤْمِنِينَ } أي: يتخذونهم أنصاراً مجاوزين موالاة المؤمنين
9. Tafsir al-Khozin:
‎ثم وصف الله تعالى المنافقين فقال تعالى: الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكافِرِينَ أَوْلِياءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ يعني يتخذون اليهود أولياء وأنصارا وبطانة من دون المؤمنين وذلك أن المنافقين كانوا يقولون إن محمدا لا يتم أمره فيوالون اليهود فقال الله تعالى ردا على المنافقين: أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ يعني يطلبون من اليهود العزة والمعونة والظهور على محمد صلّى الله عليه وسلّم وأصحابه فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعاً
10. Tafsir al-Sya’rawi:
‎وأول مظهر من مظاهر النفاق أن يتخذ المنافقُ الكافرَ ولياً له؛ يقرب منه ويوده، ويستمد منه النصرة والمعونة، والمؤانسة؛ والمجالسة، ويترك المؤمنين.
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia – New Zealand dan Dosen Senior Monash Law School

Lestari Peduli Sebuah Pengabdian

Lestari Peduli Sebuah Pengabdian
Bermula dari kontak-kontakan dengan email, akhirnya kami berkunjung ke RSIA Lestari di Cirendeu Tangsel. Terus-terang saya sudah agak lupa wajahnya. Tapi beliau membahasakan dirinya ‘mbak TIti’ kepada saya. Dulu akhir tahun 90 an rasanya saya pernah ketemu dan bicara tentang sesuatu hal, dan kemudian jaman dulu lagi waktu saya masih kecil saya pernah melihatnya mungkin juga berbicara. Oleh karena itu saya ingat tinggalnya disebelah HI (Hotel Indonesia). Salinan kalimatnya yang menyebutkan, kami masih sepupuan: “…kita sebetulnya kan saudara sepupu jauh ( dari kel RP Soeroso)…”. Semangatnya bikin saya malu karena beda umur dengan saya saja sudah satu dekade. Ceritanya bikin saya terharu, sudah lama dan bisa bikin pemulung bisa punya penghasilan tetap.
Jadilah pagi itu dengan mas Rehan dan manager Transport pak Gatot, kami menuju Cirendeu dan waktunya 1 jam melalui jalan belakang lewt Cinere yang sudah sangat dipahami oleh manager.
Tertegun dan terharu saya mendengar cerita beliau tentang effort-nya mendirikan RSIA itu. Mulai dari tanah sekian kali sekian milik orang Betawi yang dibayar dari hari kehari dengan hasil praktek dokternya tanpa surat secuilpun. Mengigat pesan ibundanya yang terngiang ditelinga, untuk menolong golongan prasejahtera dan jangan cari kaya dari Rumah Sakit. Kata anak-anak muda sekarang itulah sebuah LEGACY yang perlu kita pertahankan.
Obrolan sejarah sebuah perjuangan panjang sampai dua dekade itu tertangkap video. Dengan demikian lebih baik kita dengarkan saja walaupun tidak mewakili semua, namun ‘ghiroh’nya bisa menjadi penyemangat orang muda terutama mereka yang bergerak dibidang kesehatan sampai pelayanan masyarakat.

 

Cita-cita kami adalah membuat INEXPENSIVE NICU. Dua atau tiga tahun yang lalu Menkes …Saya lupa namanya tapi rambutnya disasak. Beliau bilang bahwa investasi ruang NICU butuh biaya 1-2 milyar rupiah. Nah disini kami mau berinovasi dari 1 Milyar menjadi… 10 juta saja. Jadi abis2nya kira 10-20 juta lah.  Mohon doa anda semua…20170223_123326

Kelas Yang Menginspirasi

Oleh: Salsabila Putri

SatuSemesterku di S 404
Waktu tak terasa berlalu begitu cepat. Kurang lebih sudah satu semester saya menjalankan rutinitas sebagai seorang mahasiswa. Masih sangat melekat di kepala saya momen-momen mendebarkan ketika menunggu keputusan SNMPTN, momen dimana Universitas Indonesia mempercayakan saya untuk mengenyam pendidikan di salah satu universitas terbaik di negri ini. Banyak sekali pengalaman berharga yang telah terjadi pada kehidupan saya selama satu semester ini. Salah satunya tersimpan rapi di kelas S-404. Kelas MPKT-B dengan fasilitator Prof. Raldi beserta teman-teman yang telah berhasil mengisi hari-hari saya selama satu semester ini.
Saat pertama kali mendapat mata kuliah MPKT-B, jujur saya sempat merasa kebingungan karena belum tahu apa tujuan dari mata kuliah ini. Ditambah lagi, saya harus berbaur dengan orang-orang dari departemen lain, orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Seiring berjalannya waktu saya merasa sangat nyaman dan bersyukur dapat berada di kelas ini. Dari kelas inilah saya dipertemukan dengan dosen yang sangat menginsipirasi saya, Prof. Raldiartono. Setiap harinya ia selalu memberikan inspirasi dan semangat kepada kami untuk terus berkarya dan mengabdikan diri kepada Indonesia. Ia adalah pencetus Inkubator gratis. Inkubator ini ditujukan kepada kaum marginal yang pada praktiknya dalam kehidupan sehari-hari masih sangat sulit u ntuk mendapatkan akses kesehatan.Oleh karenaapa yang telah ia lakukan ini, Prof. Raldi menyebut dirinya sebagai bapak dari bayi prematur. Dari apa yang telah Prof. Raldi lakukan saya dapat mengambil nilai-nilai baik yang dapat saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu untuk terus membantu sesama tanpa pamrih. Prof. Raldi juga berpesan agar kami semangat belajar serta memotivasi kami agar kami bisa pergi ke Paris suatu hari nanti. Namun, dibalik sosoknya yang inspiratif ini, ia bukanlah sosok yang kaku melaikan sosok dosen yang sangat asik. Ia sangat baik dan selalu menciptakan suasana yang menyenangkan di kelas seperti dengan cara menyanyi ataupun berfoto bersama. Lagu favorit kelas kami adalah Indonesia Jaya oleh Harvey Maliholo, lagu ini memiliki pesan yang mendalam dan lagu ini pula lah yang menjadi lagu perpisahan kelas kami. Sifatnya ini juga membuat saya tidak malu untuk mengeluarkan aspirasi dalam forum dikelas karena ia sangat open-minded dan menghargai semua pendapat murid-murid dikelasnya.

Selama satu semester saya belajar banyak dari MPKT-B ini. Metode CL dan PBL yang diterapkan pada MPKT-B ini menurut saya sangat baik dalam melatih pola pikir sebagai seorang mahasiswa dan memang sudah seharusnya diterapkan sejak awal semeseter. Dari kelas MPKT-B ini saya belajar untuk menghargai pendapat orang lain dan juga bekerja sama. Jika saya boleh jujur, bekerja sama bukanlah hal yang mudah. Ketika kita bekerja dalam satu kelompok pasti ada kendala yang terjadi. Selama proses pembelajaran MPKT-B ini saya beberapa kali diberikan kesempatan sebagai ketua kelompok. Dari kesempatan itu saya belajar untuk menjadi pemimpin yang baik, membagi tugas sama rata sehingga tidak terjadi sentralisasi dalam pengerjaan tugas. Selain itu, saya juga lebih mampu berpikir kritis karena mata kuliah ini serta berani mengemukakan pendapat yang didukung oleh fakta. Namun, kekurangan dari mata kuliah ini adalah masih banyak orang yang belum mampu menerapkan metode CL dan PBL dengan baik sehingga hanya mengandalkan orang-orang tertentu dari kelompoknya saja, mungkin hal ini tidak terjadi di kelas kami namun banyak sekali terjadi di luar sana. Selain itu pemanfaatan scele sebagai wadah diskusi online pun belum terlaksana dengan baik. Namun saya yakin dengan pelaksanaan sistem yang lebih matang, MPKT-B akan menjadi maat kuliah yang sangat bermanfaat bagi kehidupan para mahasiswa nantinya.
Salah satu hal penting yang saya dapatkan dari kelas ini adalah, saya terpacu untuk bermimpi. Fasilitator saya yang luar biasa telah membuat saya sadar bahwa kita harus mempunyai mimpi yang besar. Mimpi besar saya adalah menjadi seorang consultant yang mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Indonesia. Selain itu, saya ingin sekali memiliki lembaga yang menaungi pendidikan anak dari kaum marginal serta lembaga yang berkaitan dengan empower women. Menurut saya, pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk kemajuan Indonesia di masa depan, dan anak-anaklah yang nantinya akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa Indonesia ini. Saya ingin menciptakan bibit-bibit unggul yang berkualitas dan menghapus batasan latar belakang yang mereka miliki saat ini. Saya ingin semua anak memiliki hak yang sama untuk belajar, memiliki hak yang sama untuk menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.
Satu semester bukanlah waktu yang singkat, namun jika dilewati dengan hati yang ikhlas dan keceriaan waktu itu terasa berjalan begitu cepat. Saya merasakan hal itu di kelas S- 404 ini. Berbagai suka duka saya dapatkan dikelas ini, sampai akhirnya semua kenangan tersebut saya tutup rapat dan letakkan dengan baik di salah satu bagian di memori saya. Saya berharap, meskipun kelas ini telah usai namun kita semua masih dapat terus berhubungan satu sama lain dan mungkin suatu saat nanti kita sama-sama dapat mengirimkan sebuah foto ke grup Whatsapp kita dan berkata “Pak, alhamdulillah saya saat ini berada di Paris!”.

Ditulis oleh: Salsabila Putri Styaningrum (1606827504)

Vaksin Penyebab AUTIS

Artikel ini copas dari WAG. Tidak ada info ttg sumbernya.-

-0-
“Vaksin Penyebab AUTIS”

Buat para Pasangan MUDA. Oom dan Tante yg punya keponakan… atau bahkan calon ibu … perlu nih dibaca ttg autisme.. Bisa di share kpd yg masih punya anak kecil spy ber-hati2. Stlh kesibukan Lebaran yg menyita waktu, baru skrg sy bisa dpt waktu luang membaca buku “Children with Starving Brains” karangan Jaquelyn McCandless,MD yg (terjemahannya) diterbitkan oleh Grasindo.
Ternyata buku yg sy beli di toko buku Gramedia seharga Rp. 50.000,-itu benar2 membuka mata sy, dan sayang sekali baru terbit stlh anak sy Joey (27 bln) didiagnosa mengidap Autisme Spectrum Disorder.

Bagian satu, bab 3, dari buku itu benar2 membuat sy menangis.
Selama 6 bln pertama hidupnya (Aug 2001-Feb 2002), Joey memperoleh 3x suntikan vaksin Hepatitis B, dan 3x suntikan vaksin HiB. Menurut buku tsb (hal 54-55) ternyata dua macam vaksin yg diterima anak sy dlm 6 bln pertama hidupnya itu positif mengandung zat pengawet
Thimerosal, yg terdiri dr Etilmerkuri yg menjadi penyebab utama sindrom Autisme Spectrum Disorder yg meledak sejak awal thn 1990 an. Vaksin yg mengandung Thimerosal itu sendiri sdh dilarang di Amerika sejak akhir thn 2001.
Alangkah sedihnya sy, anak yg sy tunggu kehadirannya selama 6 thn, dilahirkan dan divaksinasi di sebuah rumahsakit besar yg bagus, terkenal, dan mahal di Karawaci Tangerang, dgn harapan memperoleh treatment yg terbaik, ternyata malah “diracuni” oleh Mercuri dgn selubung vaksinasi.

Beruntung sy msh bisa memberi ASI sampai skrg, sehingga Joey tdk menderita Autisme yg parah. Tetapi tetap saja, sampai skrg dia blm bicara, hrs diet pantang gluten dan casein, hrs terapi ABA, Okupasi, dan nampaknya hrs dibarengi dgn diet supplemen yg keseluruhannya sangat besar biayanya.

Melalui e-mail ini sy hanya ingin menghimbau para dokter anak di Indonesia, para pejabat di Dep Kesehatan, tolonglah baca buku tsb dan tolong musnahkan semua vaksin yg msh mengandung Thimerosal. Jgn sampai (dan bukan tdk mungkin sdh terjadi) sisa stok yg tdk habis di Amerika Serikat tsb di ekspor dgn harga murah ke Indonesia dan dikampanyekan sampai ke puskesmas2 spt contohnya vaksin Hepatitis B, yg skrg sedang giat2 nya dikampanyekan sampai ke pedesaan.
Kpd para orang tua dan calon orang tua, marilah kita bersikap proaktif, dan assertif dgn menolak vaksin yg mengandung Thimerosal tsb, cobalah bernegosiasi dgn dokter anak kita, minta vaksin Hepatitis B dan HiB yg tdk mengandung Thimerosal.

Juga tolong e-mail ini diteruskan kpd mereka yg akan menjadi orang tua, agar tdk mengalami nasib yg sama spt sy.

Sekali lagi, jgn sampai kita kehilangan satu generasi anak2
penerus bangsa, apalagi jika mereka datang dr keluarga yg berpenghasilan rendah yg utk makan saja sulit apalagi utk membiayai biaya terapi supplemen, ABA, Okupasi, dokter ahli Autisme (yg daftar tunggunya sampai ber-bulan2) , yg besarnya sampai jutaaan Rupiah perbulannya.

Terakhir, mohon doanya utk Joey dan ratusan, bahkan ribuan teman2 senasibnya di Indonesia yg skrg sdg berjuang membebaskan diri dr belenggu Autisme.

“Let’s share with others… Show them that WE care !” Persiapan kita utk cucu ya….

BPJS dan Bayi Prematur

Berikut ini adalah sebuah artikel yang ditulis oleh ibu Enny Bonaventura tentang pengalamannya sejak dua tahun menjadi agen relawan Peminjaman Inkubator Gratis untuk daerah Jonggol-Bogor dan sekitarnya.

-0-

Enny Bonaventura tagged you and 17 others in a post.
Enny wrote: “Terimakasih Tuhan .. pertolongan-Mu tak pernah terlambat .. Puji Tuhan .. Kamis 26 Jan 2017 malam, telah terlaksana peminjaman inkubator gratis untuk bayi ibu Kartikasari dan bapak Dwi Aryanto .. Ibu Kartikasari adalah seorang karyawan pabrik di kawasan Karawang .. di usia kandungan yang ke 6 bulan, ibu Kartikasari merasakan kontraksi pada saat sedang bekerja di pabrik .. karena ini adalah kehamilan yang pertama, maka beliau tidak mengerti bahwa kontraksi tersebut adalah benar2 tanda untuk melahirkan, maklum .. usia kandungan-nya kan baru 6 bulan. Pada hari Rabu 25 Jan 2017 kemarin, bayi perempuan ibu Kartikasari di lahirkan secara normal dengan berat 1200 gr. Pada saat kelahiran bayi mereka yang tak di sangka-sangka karena sebelum waktu-nya ini .. ayah sang bayi yaitu bp Dwi Aryanto, tengah berada di kampung halaman mereka di Klaten Jawa Tengah .. sebagai buruh serabutan. Untunglah ibu Kartikasari tinggal di rumah kakak ipar nya, yaitu bp Budi Utama .. Kakak Ipar yang baik ini dengan sigap membantu segala sesuatu yang di perlukan pada saat darurat ini : antar ke rumah sakit .. cari info peminjaman inkubator gratis .. dll Tadi-nya .. keluarga ini berharap, bisa menggunakan kartu BPJS dari pabrik tempat ibu Kartikasari bekerja. Namun apa daya, ternyata kartu BPJS yang ada ternyata hanya BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS tenaga kerja dana pensiun .. yang tidak bisa di pakai untuk biaya melahirkan. Biaya Rumah Sakit yang mencapai 8 juta rupiah sungguh sangat mengagetkan keluarga ini .. padahal baru dua hari di rumah sakit.. maka mau tak mau harus tanda-tangan pulang paksa, walaupun pihak team medis katakan .. paru2 bayi belum kuat .. bisa-bisa sampai parkiran saja sudah meninggal sang bayi ini.

Betapa hancur hati sang ayah, mendengar kondisi bayi di inkubator, dan biaya yang begitu berat bagi mereka .. maka segala sesuatu yang bisa di jual .. di jual saja untuk segera melunasi biaya Rumah Sakit … Dengan kondisi yang panik & sedih ini, sang ayah segera berangkat dari Klaten menuju Karawang, untuk mendampingi sang istri dan menebus bayi-nya dari rumah sakit. Namun di tengah situasi yang berat ini, Tuhan tidak meninggalkan keluarga ini .. SMS yang di kirim ke SMS Center Peminjaman Inkubator Gratis, segera mendapat jawaban, dan segera di koordinasikan dengan kami, agen relawan wilayah Jonggol. Inkubator segera di siapkan .. di bersihkan .. di sterilkan .. di cek fungsi2-nya 🙂 Kira2 jam 7 malam sampailah keluarga ini dari Karawang, di antar mobil sewa.

Dan berceritalah ayah ibu bayi ini mengenai kondisi mereka, mulai dari kelahiran bayi yang sebelum waktu-nya, BPJS yang ternyata bukan BPJS Kesehatan, sampai kondisi sang ibu yang terpaksa berhenti kerja karena melahirkan, dan ayah-nya yang juga tidak ada penghasilan pasti karena bekerja sebagai buruh serabutan.. Hp sang ayah udah mulai sering error .. sementara sang ibu tidak ada hp .. Padahal hp untuk ibu ini sangat penting untuk komunikasi dengan SMS Center. Tuhan sungguh baik, pada siang hari sebelum keluarga ini datang, ada seorang bapak baik hati menyumbangkan hp sederhana. Maka segera kami salurkan donasi hp tersebut. Sang ayah sampai menangis terharu karena merasakan kebaikan Tuhan di tengah kondisi keuangan yang morat marit ini. Adik bayi juga memerlukan tabung oksigen, karena paru-paru belum kuat .. dan lagi-lagi betapa baik Tuhan mengasihi keluarga ini, karena tabung oksigen baru saja kemarin-nya di kembalikan oleh peminjam sebelum-nya .. jadi bisa di pinjamkan buat adik bayi 🙂 Menjelang pulang, ternyata sang ibu belum menghasilkan ASI .. dan pihak rumah sakit menyarankan agar adik bayi di beri susu BBLR .. Kembali kami salurkan donasi susu BBLR dan susu Lactamom untuk ibu menyusui .. lagi-lagi .. ayah bayi trenyuh dan meneteskan air mata .. karena merasakan betapa besar kasih Tuhan buat mereka 🙂 Sehat terus cepat besar yah adik bayi cantikk 🙂 Tuhan sungguh mengasihimu .. :)”

bayi-pak-dwi

Terimakasih kepada prof Raldi Artono Koestoer, mas Ibnu ‘Rehan’ Roihan, bp Renthona Singarimbun, ibu Lili Lie, ibu Betty Eljani, cik Odilia Astuti Wijono Banjuradja, Jo-Jo Puspa, koh Ari Sadewo Wahyu .. Semua anggota COOL Mahoni : Gerryawan Liem, Mei Ing, Vitriana Damayanti, Hepi Nuarti, Meyman Gulo, Meiboni Zebua, Prisca Mauretz, Nurpatria Mauretz, Zita Irwana, Anastasia Vitta, Erik Aditya Yudha, Nona Chaty Joseph, Ruth Cory Lusianna, Holy Butar .. dan masih banyak lagi yang tidak dapat di sebutkan satu per satu .. Tuhan berkati kita semua atas pelayanan ini 🙂

Bagi rekan-rekan semua yang baik hati, mari kita sebarkan info peminjaman inkubator & lampu foto terapi gratis ini ya .. supaya lebih banyak lagi bayi prematur, bayi kuning & keluarga-nya yang bisa tertolong 🙂 God bless

Bratislava nuju Budapest Raldi A. Koestoer

Perjalanan dari Bratislava menuju ke Budapest lamanya 2,5 jam dengan coach-bus Eurolines. Bus itu isinya hanya 10 orang jadi kami bisa slonjoran didalam. Dan enaknya sudah dilengkapi dengan wifi gratis dan charger HP. Mau apalagi ? Jalannya di Eropa bagus gak ada lubang2 tolnya rata semua. Kanan kiri pemandangan tertutup salju tipis, WC tersedia, shockbreaker empuk. Tinggal kita tidur saja dengan senderan bisa di tracking ke belakang.

https://www.youtube.com/watch?v=LoNNVY4G-vo

Inkubator Menolong Bayi Cileungsi

Puji Tuhan .. terimakasih Tuhan .. Atas pertolongan Tuhan .. peminjaman inkubator gratis sore tadi sudah terlaksana dengan baik. Ceritanya, siang tadi jam 11.30 an kembali suster Evlin Gledis dari ruang NICU RSUD Cileungsi hubungi kami via WA, menanyakan apakah ada inkubator yang bisa di pinjam. Setelah kami pastikan bahwa ada inkubator untuk di pinjamkan, suster Evlin segera hubungi ke pihak keluarga, bahwa ada inkubator yang bisa di pinjam, gratis. Pihak keluarga rupa-nya masih kurang yakin bahwa benar2 gratis, lalu mereka hubungi salah satu kerabat yang bekerja sebagai perawat di RS lain. Ternyata, kerabat yang perawat ini belum pernah dengar ada inkubator di pinjamkan gratis 🙂

Maka suster Evlin harus meyakinkan keluarga bahwa peminjaman ini benar2 gratis. Setelah bertemu dengan pihak keluarga yang tinggal di kampung Jeprah RT 001 RW 011 desa Jonggol, kecamatan Jonggol, kami akhirnya paham, mengapa keluarga ini khawatir untuk biaya peminjaman. Ternyata, ayah ibu bayi Sabrina, yaitu bp Asep & ibu Leli, sehari-hari-nya tidak ada penghasilan tetap. Ayah bayi kerja serabutan, ibu bayi tidak bekerja. selain itu, kondisi ibu Leli juga tuna rungu dan kurang bisa bicara, tangan kiri dan kaki kiri kurang ada tenaga, jadi kalau menggendong bayi tidak bisa bertumpu ke tangan kiri. Untuk segala aktivitas harus di bantu nenek bayi.

Tapi di tengah kondisi Ayah Ibu bayi yang serba terbatas itu, kami melihat bagaimana Tuhan mengasihi keluarga ini. Ibu Leli yang hamil kembar, melahirkan di usia kandungan 8 bulan, posisi bayi dalam kandungan, yang satu normal, yang satu lagi melintang.

Bisa di bayangkan bagaimana kesulitan keluarga ini untuk masalah biaya. Syukurlah, perangkat desa tempat mereka tinggal, membantu pembuatan BPJS darurat, yang menggunakan surat keterangan tidak mampu, baik untuk ibu bayi .. maupun untuk bayi kembar-nya. Sayang sekali bayi kembar yang sulung, lahir dengan berat 1700 gr akhirnya berpulang kepada sang Pencipta, setelah bertahan 3 minggu, karena kelainan jantung. Sehingga tinggal sang adik, yang lahir dengan berat 1300 gr yg bertahan hingga 37 hari di RSUD Cileungsi, sampai kondisi paru2 yang tadinya infeksi, akhirnya sembuh & stabil. Bayi Sabrina pulang ke rumah dengan berat 1475 gr setelah di rawat selama 37 hari 🙂

Dengan berat 1475 gr, bayi Sabrina memerlukan inkubator untuk di pakai di rumah 🙂 Keluarga bayi sangat mengucap syukur karena peminjaman inkubator ciptaan Prof Raldi Artono Koestoer ini benar2 gratis 🙂 Sungguh terharu melihat bagaimana guyub rukun nya keluarga & tetangga di sekitar rumah bayi Sabrina ini. Begitu inkubator datang, semua tetangga dan kerabat berkumpul menyambut bayi & inkubator nya 🙂 Heboh dehh 🙂

Sesampai di rumah, bayi Sabrina menangis karena lapar & haus. Bayi Sabrina belum bisa menyusu langsung pada ibu. ASI di pompa hasilnya sedikit. Sementara sang ayah pergi membeli susu khusus untuk bayi BBLR, tidak berhasil. Akhirnya, puji Tuhan ada persediaan susu BBLR di rumah kami yang bisa di berikan untuk bayi Sabrina, semoga cocok ya susu BBLR nya 🙂 Terimakasih kepada bapak donatur yang baik hati 🙂 Sehat terus yah adik bayi Sabrinaaa .. Tuhan sangat mengasihimu 🙂

Terimakasih kepada prof Raldi Artono Koestoer, mas Ibnu ‘Rehan’ Roihan, bp Renthona Singarimbun, ibu Margaret Lie, ibu Betty Eljani, cik Odilia Astuti Wijono Banjuradja, Jo-Jo Puspa, koh Ari Sadewo Wahyu .. Semua anggota COOL Mahoni : Gerryawan Liem, Mei Ing, Vitriana Damayanti, Hepi Nuarti, Meyman Gulo, Meiboni Zebua, Prisca Mauretz, Nurpatria Mauretz, Zita Irwana, Anastasia Vitta, Erik Aditya Yudha, Nona Chaty Joseph, Ruth Cory Lusianna, Holy Butar .. dan masih banyak lagi yang tidak dapat di sebutkan satu per satu .. Tuhan berkati kita semua atas pelayanan ini 🙂

Bagi rekan-rekan semua yang baik hati, mari kita sebarkan info peminjaman inkubator & lampu foto terapi gratis ini ya .. supaya lebih banyak lagi bayi prematur, bayi kuning & keluarga-nya yang bisa tertolong 🙂 God bless

NAKHIR MPKTB-08 2016 RALDI

Nama Presen LTM DLL UTS UAS NAKHIR
Adilla Pratiwi 82 78.37 67 78 77
Adimas Yosia Prasetiyo 82 79 84 81 81
Andreas Exa Saputra 87 82.26 86 95 87
Ayu Jayanti 82 79.11 78 79 80
Aziza Nurul Fitri 82 81.21 83 76 81
Cindhy Nafa Sari 82 81.58 74 74 79
Dano Hanifah 82 65.88 62 58 68
Dicky Nurachman 81 81.95 71 87 80
Dinda Rahmadita 82 81.74 84 91 84
Dinda Wulan Alindi 82 81.32 77 78 80
Dwira Satria Arby 85 82.26 71 84 81
Dyah Pustika Apsari 82 81.58 77 74 79
Edgar Harvian Tanchurya 82 80.16 75 75 79
Felita Setiawati Haryo Subowo 82 81.53 73 84 80
Ferdinand Teguh 82 78.95 78 86 81
Fidhela Setiawati Haryo Subowo 82 81.63 80 86 82
Galuh Yustisia Nugroho 82 81 88 75 82
Irvi Nurul Jannah Siahaan 81 80.89 81 85 82
Jessica Mediasri 82 81.53 70 79 79
Kenny Fathurrahman 85 79.53 75 83 81
Medhira Fathinadia 82 77.89 92 75 81
Meilia Agatha Priska Sinabariba 87 82.16 68 77 80
Mimin Edwar 82 81.47 62 75 76
Mu’to Naimah 82 81.16 71 70 77
Nanda Rachmintan Septira 82 77.22 81 70 78
Resa Astuti Harahap 82 81.16 65 81 78
Rininta Rahmadianti 82 81.63 80 81 81
Rizky Alya Putri 82 81.53 88 89 84
Salsabila Putri Styaningrum 85 81.37 80 84 83
Septiana Crista Debora 81 81.63 82 79 81
Shania Asril Anwar 81 79.56 73 75 78
Tiffany Karisma 81 76 79 58 75
Verrel Alhafizh 85 81.21 84 85 84
Widia Rahayu Nita 81 80.74 80 76 80
Zelika Razna 85 77.58 76 75 79
Zhafira Rahmayanti 82 81.89 80 76 80

Bayi Prematur Hari ini 18Des16

Y Bayi Prematur dan Neonatal

18/12/2016 12:54:27
Dear Tim UI, 1. Alhamdulillah semakin sehat, nyaman & nyenyak ketika tidur. 2. Pagi tadi ditimbang 2,55kg. Mulai kemarin kita coba tanpa inkubator, kalau semakin baik mgkin hari rabu kita antarkan ke UI. Terimakasih banyak team UI..
Kuswanto bekasi

18/12/2016 08:28:34
Sudah tidak d inkubator pak,kmarin sudah di ambil pak aji.trimakasih banyak tim ui sudah meminjamkan inkubator gratis untk anak saya..trimakasih banyak
dwi cahyono mojokerto

8/12/2016 08:20:33
Iya sekarang sudah mendingan .mksh bnyk atas perhatianya dan peminjaman inkubatornya ya pak..
April Istiar Purbalingga

18/12/2016 08:02:53
Alhamdulillah Sudah 2,4kg. Rencana mau balikin Inkubator. Apakah hari mggu buka? (Red: Tutup mas)…
Dwi Poedjiastono TangSel

18/12/2016 07:59:09
Alhamdulillah sudah, cek up sudah normal kuningnya. Bisa dikembalikan ke mana ya alatnya? Terima kasih banyak, alatnya sungguh membantu.
dian kurnia jagakarsa

18/12/2016 07:27:19
Alhamdulillah sehat, hari ini beratnya 1925gr, terimakasih
Siti Masruroh Mojokerto

18/12/2016 07:23:40
Alhamdulilah bayinya nyaman tidur di inkubator, berat badannya sudah 2200 g
muhlasin banjarnegara

18/12/2016 07:22:13
Alhamdulillah pak dedenya nyaman tidur di inkubatornya. Berat dedenya sekarang sudah naik alhamdulillah 1.360 gram. Mohon maaf pak saya agak telat lapornya, tadinya jam 8an saya akan lapor. Terimakasih banyak bapak/ibu atas bantuan dan doanya.
andry cimahi

18/12/2016 07:17:17
1.Alhamdulillah sehat,nyaman pak. 2.Beratnya 1900gr. Terimakasih
zulfa tangerang

Jadi Penceramah Seminar Kesehatan

Ngimpi apa saya, koq tahu-tahu ikut jadi penceramah pada sebuah seminar kesehatan di Bandung. Bermula dari pesan WA yang dikirim oleh pak Budiman dari RBC (Rumah Bersalin Cuma-cuma): [10:57, 9/30/2016] RBC Dir: Assalamualaikum..sehat prof?
[13:12, 9/30/2016] RBC Dir: Dalam rangka Milad 12 th Klinik RBC( Rumah Bersalin Cuma-cuma) kami akan mengadakan event selama 2 hari, tgl 25 & 26 , hari pertama akan mengadakan seminar kesehatan, dan hari kedua ceramah..untuk seminar salah satu pemateri yg akan kami undang adalah bpk prof Raldi mewakili pemerhati kesehatan..smg prof ada waktu dan bersedia …maaf dok baru via wa, resminya akan kami kirim proposal nya, maaf dan trims..

Kenudian setelah dua kali diundur dari tgl 25 Okt lalu 23 Nov dan diundur lagi 03Des, jadilah kemudian seminar tsb diselenggarakan.

iklan-rbc

Pembicaranya a.l. – Dr. H. Hanny Rono S., Sp.OG(K), M.M  – dr. Jeffry Iman Gurnadi, SpOG(K) FM, M.Kes (Praktisi Kesehatan, Founder RBC) – Dr Tita Farida. Sp.A, M.Kes  – Raldi A. Koestoer (bukan dokter) dan Bidan Kesih (Bidan peraih Srikandi Award).

Pagi dari rumah jam 07.10 kami berangkat dari rumah Gg Bekmisar Kahfi 2 Cipedak Jaksel, bersama Rehan asisten saya di Tim Inkubator UI dan Gatot manager transportasi. Kami berbekal 1 unit inkubator dan 1 unit fototerapi yang akan kami hadiahkan kepada RBC sebagai kado ulang tahunnya. Sepanjang perjalanan saya kebanyakan tidur saja sampai di Pasteur baru bangun. Jl Pajajaran tidak sulit menemukannya. Poltekkes itu ternyata cukup besar bahkan mungkin tanah luas di Jalan itu milik Kemenkes semua. Karena gedung-gedung disebelahnya kelihatannya dibawah Dinas Kesehatan semua. Disambut oleh pak Budiman saya langsung masuk auditorium yang cukup besar bahkan ada balkonnya. Ruangan penuh dengan ibu-ibu. Perkiraan saya mereka itu pastilah bidan dan perawat sekitar Bandung.

Sungguh saya tidak menyangka sebegitu banyak audience-nya. Rupanya saat saya masuk ibu dokter Tita (Dr Tita Farida. Sp.A, M.Kes) baru memulai paparannya. Tentu saja karena beliau dokter spesialis anak dan ceramahnya tentang bayi, saya menyimak dengan penuh perhatian. Buat saya ini sebuah kuliah saja. Inilah kira-kira isinya

1) Evidence based dalam menegakan diagnose Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) dan Klasifikasinya 2) Evidence based faktor risiko, penyebab, permasalahan yang menyertai Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) 3) Evidence based dalam penatalaksanaan dan terapi penatalaksaan Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) 4) Metode Kangguru 5) Simulasi Resusitasi bayi baru lahir.

20161203_142336

Dengan ibu dokter Tita Farida SpA dari RS Batangkara Bandung

Duh banyak juga saya dapat ilmu dari ibu dokter Tita dari RS Bayangkara Sari Asih. Sesudah makan siang jam 13, mulailah giliran saya bicara. Waktu yg diberikan pada saya 1 jam 15 menit. Tentu presentasi saya lengkap dengan clipon mic, video dan sound-system. Termasuk meja kecil utk show-up inkubator. Pastilah ruang auditorium itu terkadang ramai dengan tepuk tangan karena lebih mirip acara inspirasi dan motivasi. Sekaligus saya peragakan cara operasi inkubator Grashof kami yang sangat mudah. Hanya tinggal tekan tombol sekali waktu start dan sekali waktu matiin setelah selesai pemakaian 24 jam x 30 hari (biasanya orang pinjam satu bulan). Pastilah waktunya jadi melar baru selesai jam 14.30.  Dibawah ada foto bersama pak Habe Sungkaryo direktur RBC (jenggot tebal).

20161203_143204

Untuk saya seminar ini sangat istimewa, kenapa ? Puluhan kali saya bicara di seminar tapi hampir semua mengenai engineering dan teknologi. Baru kali inilah saya berdampingan dengan para dokter atau para ahli kesehatan. Walaupun sudah beberapa kali turut menguji  S3 di FIK (Fak Ilmu Keperawatan) dan saat ini ada disertasi yang sedang berjalan dibidang Bi0medik FKUI. Tak lupa kami sampaikan juga bahwa sudah lebih dari 1500 bayi tertolong sejak 4 tahun kami memulai aktivitas ini.

Alhamdulillah semoga dengan syiar peminjaman gratis inkubator di Bandung ini, akan lebih banyak lagi bayi prematur yang tertolong.

Coding Excell Farrel

Data kami di Excell baru sekarang sempat diolah. Kami minta bantuan dari seorang mhs teknik mesin angkatan 2015 namanya Farrel. Kemudian dengan caranya yang luarbiasa…yaitu membuat program dengan MACRO-EXCELL. Dan hasilnya menakjubkan, kami bisa mengetahui berapa jumlah persis setiap tahun bayi yang kami tolong. Sekaligus juga kami bisa search apa saja, mulai dari nama bayi, berat bayi, tgl lahir dan banyak lagi yang lain. Dibawah inilah Codingnya…Bravo Farrel…

-0-

Sub SearchBox()

Dim myButton As OptionButton
Dim MyVal As Long
Dim ButtonName As String
Dim sht As Worksheet
Dim myField As Long
Dim DataRange As Range
Dim mySearch As Variant

‘Load Sheet into A Variable
Set sht = ActiveSheet

‘Unfilter Data (if necessary)
On Error Resume Next
sht.ShowAllData
On Error GoTo 0

‘Filtered Data Range (include column heading cells)
Set DataRange = sht.Range(“A4:K517”) ‘Cell Range
‘Set DataRange = sht.ListObjects(“Table1”).Range ‘Table

‘Retrieve User’s Search Input
mySearch = sht.Shapes(“UserSearch”).TextFrame.Characters.Text ‘Control Form
‘mySearch = sht.OLEObjects(“UserSearch”).Object.Text ‘ActiveX Control
‘mySearch = sht.Range(“A1″).Value ‘Cell Input

‘Loop Through Option Buttons
For Each myButton In ActiveSheet.OptionButtons
If myButton.Value = 1 Then
ButtonName = myButton.Text
Exit For
End If
Next myButton

‘Determine Filter Field
myField = Application.WorksheetFunction.Match(ButtonName, DataRange.Rows(1), 0)

‘Filter Data
DataRange.AutoFilter _
Field:=myField, _
Criteria1:=”=*” & mySearch & “*”, _
Operator:=xlAnd

‘Clear Search Field
sht.Shapes(“UserSearch”).TextFrame.Characters.Text = “” ‘Control Form
‘sht.OLEObjects(“UserSearch”).Object.Text = “” ‘ActiveX Control
‘sht.Range(“A1”).Value = “” ‘Cell Input

End Sub

-0-
Berikut sedikit contoh datanya untuk bayi yang kami tolong th 2014:

Gazelle Al Muchsin Sitti Nur Afny Andri Ramadan RS Budi Kemuliaan Jakarta 08778242574xx
Nabila M. Ayu Ningsih Rohmani RSUD Cilegon Lampung –
Malika Salma Alwi Lindawati Muhammad Alwi RSI Cempaka Putih Jakarta 0877820097xx
Qhanaya Harisha Putri Febriy Hari Saputra Bogor 08966577345xx
Haikal As Sirozi Fera Rosmayanti M. Sirozjudin RS Al Ikhsan Bandung 0857212158xx

-0-

Mohon doa anda agar kami bisa menyebarkan peminjaman gratis inkubator ini ke seluruh Nusantara. FYI saat ini sudah ada di 39 kota dan atau kabupaten kota.

Jelang Pertemuan Agen Relawan

Ide menulis sesuatu menjelang pertemuan para agen relawan peminjaman gratis inkubator bayi ini baru datang tadi sore selagi pulang kantor. Kemarin saya posting di WA Agen Relawan, bahwa para agen perlu bertemu dan saya usul lokasinya (istilahnya sekarang TKP) sebaiknya di Jawa-Tengah. Semua tentu paham bahwa agen yang paling banyak itu berada di Jawa-Tengah dan Jogja. Jadi tentu lebih fair bila kita selenggarakan meeting itu di salah satu kota Jateng.

Bulan Juni lalu pak Adji dari Surabaya pernah juga usul ide yg sama. Walaupun saat itu saya setuju, namun dalam hati saya masih mikir. “Memangnya siapa yang mau sponsorin ?”

Setelah sabtu yang lalu saya bertemu dengan pak Candra dan pak Harry. Yang di FB saya panggil ‘Mujahid Joglo’ Jogja Solo, barulah terpikir oleh saya pentingnya sebuah pertemuan. Pertanyaan yang diajukan baik pak Candra maupun pak Harry membuat saya tersadar bahwa… banyak sekali pengalaman kami di Markas ini, yang notabene sudah menolong lebih dari 1500 an bayi, yang perlu di-share kepada para agen. Rasanya belum pernah ada, orang atau institusi sekalipun yang pernah menangani demikian banyak bayi prematur (yang pastilah bermasalah…FYI tidak ada bayi prematur yang tidak bermasalah) dengan metodologi yang sangat praktis. Buat kami di markas yang HANYA DUA ORANG SAJA, menolong bayi prematur seperti, kalau orang Betawi bilang ‘kaya makan kacang goreng aja’. Artinya saking seringnya kita lakukan setiap hari, sampai rasanya enteng saja tidak berat sama sekali. Bahkan tidak cemas sama sekali. Itupun kami kerjakan sambil kami bekerja profesional. Saya sebagai dosen di UI dan asisten saya mas Rehan, sambil sekolah menyelesaikan studi S2 nya. Kakak saya dokter anak senior (usianya 73 th) beliau inilah yang th 1989 dulu menyuruh saya untuk bikin inkubator, yang tentu saja sudah praktek puluhan tahun, tidak pernah menangani bayi prematur kembar tiga sedangkan kami di markas sudah beberapa kali menangani prematur kembar 3.

Satu hari ada rekan dosen kolega di lab yang datang pagi-pagi ngobrol di kantor saya sambil ngopi. Beliau tanya sudah berapa bayi yg ditangani, saya jawab biasa saja ‘sudah 1500’, demikian jawab saya, tentu saja ini membuatnya terkejut. Tapi pernyataan saya selanjutnya ini bikin beliau lebih kaget lagi. “Bulan lalu kami baru menolong bayi kembar tiga……  UNTUK YANG KETUJUH KALINYA”  – ini bikin kopinya muncrat dari mulut -. Untung saja beliau tidak menghadap ke saya, tapi rada kesamping, sehingga saya selamat dari semburan kopinya…

BTW masih ada segudang lagi cerita baik dari saya maupun mas Rehan, yang tidak akan habis dalam waktu 7 jam sekalipun. Karena tentu saja kepada para agen relawan saya akan cerita blak-blakan semua yang ada -behind the scene-. Isi dapurnya dari apa yang kami alami di markas. Saya sitir kata-kata pak Adji agen kita di Surabaya, bila ditanya apa suka dukanya mengurus peminjaman inkubator gratis ini ? … Tidak ada dukanya…SUKA SEMUA.

Kembali ke meeting yang kita rencanakan. Kira-kira saya sih satu hari penuh cukuplah untuk meeting kita agar bisa saling tukar menukar pengalaman. Kalau kita mulai jam 9 maka 15 menit pertama pembukaan dan agenda pertemuan. Setelah itu 15-30 menit perkenalan antar agen relawan, inipun bisa disambung dengan break kopi. Kemudian 1 jam pemaparan dari saya termasuk pemutaran beberapa kliping video. Dilanjut dg 1 jam tanya jawab dan komentar, usulan, dlsb. ISHOMA jam 12-13 Istirahat Sholat dan Makan Siang.

Acara siang 1 jam pertama ide saya adalah konten medis ttg 1) Kelahiran bayi 2) Bayi prematur 3) Bayi kuning. Tentu saja saya mengharap rekan senior perawat kita ibu Heni dan ibu Anggoro serta dokter Sylvie. Lebih berperan daripada saya sendiri. 1 jam lagi adalah Rencana selanjutnya. Misalnya Jateng perlu jadi contoh terutama karena sudah bisa saling mengisi antara 1 kota dengan kota lain yg inkubatornya kurang. Soft promotion seperti apa yg sesuai dengan visi misi kita. Lalu Bgmn mempercepat penyebaran ke Sumatera Kalimantan Sulawesi dan Indonesia Timur. Kerjasama seperti apa yang patut kita jalankan. Sudah ada penawaran dari satu BUMN utk CSR mereka, namun format yang sesuai masih perlu kita bicarakan.

Tentu saja saya berterimakasih kepada bapak-bapak yang sudah menyatakan ingin membantu dan mendukung. Untuk saya pernyataan itu kurang tegas. Pernyataan yg tegas itu begini: ” Saya Mr XXX bersedia untuk menjadi PIC nya”. Nah itu baru tegas. Itulah ide sementara yang ada, tentu saja usulan dan komentar dari para agen akan sangat dihargai untuk bisa meningkatkan layanan kita agar bisa menolong lebih banyak bayi prematur dan BBLR.

Live Simply Love Generously

Piano lessons

TRUE  STORY…PLEASE DO NOT DELETE, RETURN IF YOU CAN’T FORWARD TO AT  LEAST ONE PERSON!!!

At the prodding of my friends I am  writing this story.  My name is Mildred Honor. I am a former  elementary school Music Teacher from Des Moines, Iowa.

I have  always supplemented my income by Teaching Piano Lessons… Something  I have done for over 30 years. During those years,
I found that Children have  many levels of musical ability, and even though I have never had the  prodigy, I have taught some very talented students. However, I have also had my share of what I call ‘Musically Challenged  Pupils.

One such Pupil being Robby. Robby was 11 years old when his Mother (a Single Mom) dropped him off for his first Piano Lesson.

I prefer that Students (especially Boys) begin  at  an earlier age, which I explained to Robby.  But  Robby said that it had always been his Mother’s Dream to hear him  play the Piano, so I took him as a Student.

At the end of  each weekly Lesson he would always say ‘My Mom’s going to hear me Play someday.’  But to me, it seemed hopeless, he just did not have any Inborn Ability. I only knew his Mother from a distance as she dropped Robby off or waited in her aged Car to pick him up.  She always waved and smiled, but never dropped  in.

Then one day Robby stopped coming for his Lessons.   I thought about calling him, but Assumed that because of his lack of Ability he had decided to pursue something else.  I was also glad  that he had stopped coming. He was a Bad Advertisement for my Teaching!

Several Weeks later I mailed a flyer recital to the  Students’ homes. To my surprise, Robby (who had received a flyer)  asked if he could be in the Recital. I told him that the Recital  was for current Pupils and that because he had dropped out, he really did not Qualify.

He told me that his Mother had been Sick and Unable to take him to his piano lessons, but that he had been practicing.  ‘Please Miss Honor, I’ve just got to Play,’  he insisted. I don’t know what led me to allow him to play in the  Recital – perhaps it was his insistence or maybe something inside of me saying that it would be all right.

The night of the Recital came and the high school gymnasium was packed with Parents,  Relatives and Friends. I put Robby last in the Program, just before I was to come up and thank all the Students and Play a finishing  piece. I thought that any damage he might do would come at the end of the Program and I could always salvage his poor performance  through my ‘Curtain Closer’.

Well, the Recital went off without a Hitch, the Students had been Practicing and it Showed.  Then Robby came up on the stage. His Clothes were Wrinkled and his Hair looked as though he had run an egg beater through it. ‘Why wasn’t he dressed up like the other Students?’ I thought.  ‘Why didn’t his Mother at least make him Comb his Hair for this Special  Night?’

Robby pulled out the Piano bench, and I was Surprised when he announced that he had chosen to play Mozart’s Concerto No.21 in C Major.  I was not prepared for what I heard next.   His fingers were light on the keys, they even danced nimbly on the Ivories.  He went from Pianissimo to Fortissimo, from Allegro to Virtuoso; his Suspended Chords that Mozart demands were  Magnificent!  Never had I heard Mozart played so well by anyone his age.

After six and a half minutes, he ended in a Grand Crescendo, and everyone was on their feet in Wild Applause!!!  Overcome and in Tears, I ran up on stage and put my arms around Robby in Joy.

‘I have never heard you Play like that Robby,  how did you do it?’  Through the Microphone Robby explained:  ‘Well, Miss Honor, Remember I told you that my Mom was sick?   Well, she actually had Cancer and Passed Away this Morning.  And well… she was Born Deaf, so tonight was the first time she had ever heard me Play, and I wanted to make it  Special.’

There wasn’t a Dry Eye in the house that  evening.  As People from Social Services led Robby from the stage to be placed in to Foster Care, I noticed that even their Eyes were red and Puffy.  I thought to myself then how much Richer my Life had been for taking Robby as my Pupil.

No, I have never had a Prodigy, but that night I became a Prodigy…  of Robby. He was the Teacher and I was the Pupil, for he had taught me the meaning of Perseverance and Love and Believing in Yourself, and may be even taking a chance on someone and you didn’t know why.

Robby was Killed years later in the Senseless  Bombing of the Alfred P. Murray Federal Building in Oklahoma City  in April, 1995.

A Footnote to the story. If you are thinking  about Forwarding this Message, you are probably wondering which People on your address list aren’t the ‘appropriate’ Ones to receive this type of Message. The Person who sent this to you believes that we can all make a Difference!!!

Thank you for reading this… !! May God Bless You Today, Tomorrow and Always.

If God didn’t have a Purpose for us, we  wouldn’t be here!
Live Simply.
Love Generously.
Care  Deeply.
Speak Kindly.

Bayi di Aceh tertolong…

Blood For Life Foundation added 4 new photos.

Bahagia itu yang ada dalam hati kami melihat pasangan Muda yang baru menikah dan memiliki bayi yang tampan meskipun pada saat lahir beratnya 1100 gram atau 1,1 kg di RS.Ibu dan Anak …
Kami mengecek kondisi bayi yg bernama Raji Yurkiansyah yg memakai Inkubator Portabel….meskipun hujan lebat..akhirnya kami sampai di Gampong dyah Baro Lampase Banda Aceh…Rumah kontrakan papan yang sederhana tapi semangatnya luar biasa…Alhamdulilah setelah memakai inkubator portabel beratnya si bayi sudah 1,7 kg dan kondisi sehat serta ibunya juga bisa istirahat yg cukup dan terus memberi ASI agar kondisi berat bayi cepat normal…Alhamdulilah hampir 2 tahun yg lalu Prof Raldi dari Universitas Indonesia Seorang penemu inkubator portabel mengamanahkan 2 unit inkubator portabel kepada BFLF sudah 7 bayi premature yang menggunakan inkubator portabel ini dan alhamdulilah sehat2 semuanya……………..
Niat kami semoga Inkubator Portabel ini bisa di miliki seluruh kab dan kota se Aceh sehingga bayi2 Premature yang lahir di Aceh dan menjadi normal kembali dengan peminjaman Gratis ke Rumah orang tua yang memiliki bayi2 premature tidak ada masa waktu peminjaman sampai bayinya normal baru dikembalikan ke BFLF…Mohon doa sahabat agar niat ini terwujud..amin ya Rabbal alamin

aceh-021116-v2

aceh-021116-v3aceh-021116-v4

aceh-021116-v1

Harsumud 28 Okt

Harsumud, Hari Sumpah Pemuda dirayakan setiap tanggal 28 Okt. Kalau dulu saya pernah tanya pada bapak saya,”Koq bisa sih para pemuda itu bikin sumpah sakti, dan betul terasa sakral sampai puluhan tahun kemudian.”Padahal saat itu negara Indonesia saja belum ada.  Bapak saya cuman bilang ” Itu sudah kehendak Allah.”

Saya sendiri merasa bahwa pemuda masa itu memang luarbiasa semangatnya. Bukan berarti dimasa berikutnya juga kurang semangat. Tapi mungkin karena gejolak perjuangan saat itu memang begitu memuncak, terutama rasa ingin membebaskan diri dari kungkungan penjajajhan Belanda. Fotonya hari ini di harian Kompas terpampang dan tertulis beberapa nama mulai dari Prof Mr Sunario s/d dr Pangaribuan Siregar. Tanpa mengecilkan semua yang hadir pada pertemuan bersejarah itu.

Lihat daftar panitia dan peserta kongres tahun 1928 itu, di link berikut

https://koestoer.wordpress.com/2008/10/25/pahlawan-sumpah-pemuda/

Nasionalisme pemuda jaman kini mulai bangkit juga. Utamanya di media daring, kita tidak menutup mata terhadap penggunaan medsos yang diantaranya untuk maksud negatif. Namun bisa dilihat para pemuda dan mahasiswa kita sekarang yang tanggap terhadap keunggulan internet, sudah mulai bergerak menolong sesama dengan mnggunakan media daring ini. Mulai dari media sosial, sampai dengan penggunaan blok sudah banyak menolong gol pra-sejahtera. Ada juga yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan dan juga meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat bawah. Diantaranya indorelawan.org dan tak lupa kegiatan kami menolong bayi prematur dengan link:

http://www.inkubator-gratis.org

Sudah tertolong lebih dari 1500 bayi di 37 kota/kabupaten seantero Nusantara. mohon doa bapak dan ibu sekalian semoga kami bisa menolong bayi diseluruh Nusantara. Visi kami adalah menolong bayi dengan meminjamkan dengan gratis inkubator gratis utamanya untuk kalangan tidak mampu. Lihat brosur kami.

inkubator-gratis-untuk-nusantara

Tentu saja promosi di dunia daring di motori oleh anak-anak muda, yang dengan trampil membuat hubungan dengan banyak pihak menjadi lancar. Tentu tanpa kecanggihan dunia IT tak mungkin kami mampu menjangkau 37 kota dan kabupaten. Dan lucunya justru kami menggunakan Teknologi 2G yang sudah agak ketinggalan tapi malah bisa tembus sampai dengan gol yang paling bawah. Pemulung saja sekarang punya Handphone sehingga bila mereka ingin minta bantuan untuk pinjam inkubator mereka bisa langsung menghubngi kami melalui SMS Center gateway

0856 5931 2070

Dengan teknologi ini kami bisa tembus ke semua golongan. Sekalipun silaturahmi dengan agen relawan semua dilakukan dengan Whatsapp. Inti dari aktivitas sosial menolong bayi prematur ini adalah karena jaringan agen relawan yang dibangun berbasiskan kearifan-lokal kita yaitu GOTONG-ROYONG.

Jadi bayi di Aceh ditolong oleh orang Acehbayi di Cilegon ditolong oleh oreang Cilegon, bayi di Malang ditolong oleh orang Malang. Masyarakat sudah bisa berdaya sendiri. Dari tadinya aktivitas ini bermula dari Pengabdian Masyarakat di kampus sekarang sudah menjadi aktivitas Pemberdayaan Masyarakat seluruh Nusantara.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalimat Ajakan

1 BAHAGIA: Berbagi Kebaikan, menolong sesama, melihat Senyum Lepas Terpancar, dan menggerakan Masyarakat Nusantara untuk saling Bergotong-royong.
2 Inti dari penggugah sosial: berbagi dan memberi lebih. Semangat penggugah sosial itu datang dari semangat berbagi. Jadilah bermakna untuk sesama, dan juga semesta.
3 Kita harus berkarya nyata untuk kepentingan sosial. Saatnya menghidupkan gotong-royong dan kepedulian. Ciptakan kehidupan produktif penuh gerakan dan aksi melayani mereka yang belum sejahtera.
4 Keinginan kuat memperbaiki masa depan datang dari mereka yang sudah selesai dengan dirinya. Mari lakukan tindakan bermakna. Lepas dari masa lalu, mengutamakan kesejahteraan masyarakat, dan menghilangkan egosentris dan egosektoral.
5 “Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony.” – Mahatma Gandhi
6 Berbagi Kebahagiaan dengan Inkubator Gratis.
Kami hanya ingin memberi, berbuat kebaikan, menolong serta melayani bayi-bayi yang memerlukan kehangatan.
7 Sebuah bangsa yang bahagia adalah bangsa yang mengedepankan keterbukaan dan gotong royong, mengutamakan keterlibatan kolektif berkelanjutan. Keluar dari belenggu diri, dan hasrat menguasai.
8 Saatnya kita bergerak, mengurus yang tak terurus, memberdayakan yang tak terberdayakan, dan menyejahterakan yang belum tersejahterakan.
9 “We only live once. But if we do it right, once is enough. See beyond imperfection. Better NOW than LEVER (Later and Never).”
10 Mari mengambil langkah. Kitalah aktor penentu sejarah perjalanan bangsa. Mulailah sebuah tindakan nyata, saling berbagi dan memperhatikan kesulitan. Karena hidup adalah kebahagiaan yang harus kita bagikan.
11 end mailview-right

Intro to Mech Eng Midtest

Take Home Midtest
Introduction to Mechanical Engineering

Facilitator : Raldi A. Koestoer

Write in the first case above, Your Name, NPM, Email, Mobile Phone No., Group No.

Conditions: This take home midtest must be done individually. Open book, open note, open internet, it is forbidden to copy-paste. Date issued Friday 14/10/16 at 19.00. Should be collected from the classroom (every student) direct to the  coordinator and then coordinator to teacher Tuesday 18/10/16 at 16:00. Working with 12 points MSWord Times N Roman typeface.

Problem 1 (20%)
Explain briefly (0,5-1 page) what you want to do after completing your studies at UI in other words what profession you choose just after graduation. Furthermore, what your dreams or what would be your goal in the next 15 years (what do you want to be?).

Problem 2 (50%)
Power Plant (Steam Power Plant) is an installation for generating electrical energy then the energy will be transmitted and distributed all over the city and the countryside. Fuels used include coal, diesel (HSD) or gas. (A) Explain the working principle of this power plant, with four main components. (B) Explain with figures or schematics illustration, functions and principles of each of the four main components.
(C) See the last digit of your NPM (Student’s number). If your last digit include or in between of: 0-3: please choose Geothermal system, 4-6 Nuclear Power System, Solar Power System for 7-9. Explain with the picture of how the above system works and compare the advantages and disadvantages with the Steam Power Plant.

Problem 3 (30%)
Briefly explain (a) how a mechanical refrigeration cooling system works with four main components. The working fluid is used and why you should use such a strange working fluid on the system, why don’t use only water as the working fluid. (B) Fill in your group’s data sheet on the measurement of AC system. T means the temperature. T ambient outdoor air, T air out of condenser (outdoor unit), the average room indoor T, T air out of evaporator.
Now use your logical thingking to answer the following questions: (c) What is the inlet air temperature of Condenser? Why the temp in and out of condenser is different
And what is the evaporator inlet air temperature? Why the temp in and out of Evaporator is different. Describe all of your logic.

Masalah ortu bayi

Heh heh heh… Maaf semua, saya baru online… Ya, ibu Andi Musdariah dari Makassar agen relawan kita. Semestinya p Djaja Nur bisa kontak langsung. BTW kejadian spt bayi di Makassar itu sudah bbrp x terjadi di Markas dan sy yakin kejadian spt itu hampir tiap hr ada di negara kita ini. Mari kita pikirkan bgmn solusinya. Dg inkubator kita persoalan 50% bisa tertangani, sedang 50 sissanya masih puluhan juta bahkan ada yg lebih dr 100 jt…. Nanti dilanjut mau jemput orang dulu…
Yah ini saya lanjutkan cerita ttg masalah ortu bayi kg kekurangan dana utk bayinya yg masih di RS.
Suatu hari datang permintaan inkubator dari ibu Milah (nama samaran). Tentu kami layani spt biasa. Pada saat sudah terjadi kesepakatan ibu Milah kirim berita bahwa bayi tidak bisa keluar dari RS karena harus melunasi dulu tagihan yg besarnya k.l. dua digit. Hal yg sama pernah kami alami 2 th seblmnya namun tagihannya hanya satu digit saja. bila size-nya segitu Markas bisa membantu saat itu juga bayi bisa keluar. Perlu diketahui juga Agen Krawang pernah membantu ibu bayi yg kena tagihan dua digit utk mengeluarkan bayinya dari RS. Nah lanjut ke ibu Milah tadi, krn tagihannya besar saya berpikir mungkin salah satu donatur yg pernah membantu bisa turun tangan. Saya kontaklah, walaupun bisa membantu tapi hanya 1 digit saja, tentu masih kurang. Makin hari makin tambah tagihannya ibu Milah menjerit-jerit di SMS. Dan kami hanya berdoa saja… Ndilalah entah bantuan itu dtg darimana saya juga tidak tahu, setelah satu minggu ternyata akhirnya bayi bisa keluar dengan pelunasan yang sdh 2x lipat dari tagihan semula. Bayi ibu Milah akhirnya tertolong dg inkubator. Lima minggu kemudian setelah bayi sehat keluarga besar mereka datang dengan bayi kakek nenek om tante bapak dan ibu kakak bayi. Mereka mengucap terimakasih tak terhingga atas bantuan inkubator gratis sehingga bayinya yg saat itu tertidur digendongan ibu Milah sudah sehat.
Alhamdulillah…bahwa sebuah persoalan bisa ‘selesai sendiri’. Saya anggap saja bahwa semua itu selesai karena doa saya (Yang ini memang saya sering ke GR an).
Dulu waktu kami bincang-bincang dg bang Andi Noya (Kick Andy show), beliau kasi solusi begini. Yayasan Kick Andy sudah punya donatur tetap utk masalah URGENT. Shg bila diperlukan setiap saat bisa di call dan dana dikirim langsung pada yg butuh. Jadi tdk melalui bang Andi Noya lagi. Hanya info dan rekomendasinya saja yang berasal dari bang Andy Noya. Tentu saja Kick Andy dg metrotv-nya sudah sangat terkenal dan sudah mendapat kepercayaan yang besar dari masyarakat sehingga KA itu mudah mendpt donatur urgent spt diatas. Dan bang Andy juga kasi catatan begini “Pak Raldi kan melihat kami sekarang, spt-nya mudah, tapi dahulu kami juga susah merangkak sedikit demi sedikit, bahkan banyak juga dapat cemoohan orang.”
Namun demikian, tidak perlu kuatir, mintalah pertolongan pada Allah SWT, niscaya bantuan entah darimana akan datang. Dan kita tetap fokus menolong bayi dengan inkubator dan fototerapi gratis, karena orang lain tidak bisa melakukannya.
Bukankah kita merasakan ‘kebahagiannya’ kala bayi yang ditolong sudah sehat. Kita ikut bahagia bersama keluarga bayi, kita ikut bahagia bersama keluarga besar bayi. Sesungguhnya sebuah kelahiran itu seyogyanya membawa KEBAHAGIAAN.
Salam Semua from Raldi – Cipedak Jagakarsa.-

Foto pertama Agen Relawan Surabaya bpk Adji Pramudia. Foto kedua Agen Relawan Solo bpk Harry Sukono.

inkub-sby-14141660_10154022877139285_1292981649704599654_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

hari-sungkono

 

PTM 02 2016 v2 Senin GK306

NAMA NPM
KELOMPOK 1
Alan Habibullah 1406532614
Alvin Julian Rahmat 1506674154
Mohamad R Priatmoko 1506674141
Dhimas Andianto 1506674160
Muhammad A Dewantoro 1506674135
Davigara D. Primayandi 1506674173
KELOMPOK 2
Ignatia A Chita Nirmala 1506674236
Rayzi Rizqika 1506674223
Firhan Rizki Hardian 1506674192
Febrina Astarinadya 1506674204
Adryan Rizky Alviano 1506674210
Taufan Cahyo 1506674186
KELOMPOK 3
Muh Fa’iq Vidi Wardhana 1506674255
Dita Cahyani 1506674261
Hamida Yuan Malayin 1506674274
Muh Rayidd Fansuri 1506674280
Yahya Dimas Zakaria 1506674293
Arief Wildhan Naro Putra 1506674305
KELOMPOK 4
Savira E Dermawan 1506674311
Raden Bregas D Hatmojo 1506674324
Takdir Hidayat Salim 1506674330
Ryan Ramadhan Arifin 1506674343
Yala Abrara 1506674356
Immanuel Nunut Pardamean Poltak Saktiwan 1506674362
KELOMPOK 5
Alfien Muhammad 1506674381
Habibie Muhammad Ega 1506674425
Hardi Krisnanto 1506674394
Randitia Andika Putra 1506674412
Romy Rolineo Munthe 1506674375
Trianti Puji Sadermi 1506674406
KELOMPOK 6
Khairul Fakhri 1506674431
Anton Permana 1506674444
Nabila Alifani 1506674450
Muhammad Farrell Hidayat 1506674463
Afiq Amhar Nuryadin 1506674476
Muhammad Rizky Habibie 1506674482
KELOMPOK 7
Dadan Kosasih 1506674495
Mega Tri Hartono 1506674500
Erlangga Novtrama Ciko 1506674513
Ahmad Fauzan 1506690385
Muhammad Iqomatuddin K 1506724013
Afif Irfin 1506724234
KELOMPOK 8
Poly 1506724846
Muhammad Hadafi Faturrahman 1506725243
Febriyan Yusuf Anwar 1506725842
William Jerrel 1506725962
Felix 1506726164
Rho Asa Geo 1506726353
KELOMPOK 9
Bisma Renata Artala 1506727822
Bagas Pratomo 1506730376
Muhammad Rabbani Reksoprodjo 1506731864
Muhammad Hazmi Amirullah 1506734632
Ali Fajar Hadi 156728850
Shafyandra Farras Maulidina
KELOMPOK 10
Jeremy Ranatan 1506736991
Lulu Safira 1506734651
Lasta Azmillah Akbar 1506736410
Amadeus Dewangga 1506737161
Teddy Heriyanto 1506738315
Andika Ramadhan Gurnida 1506742943
KELOMPOK 11
Aria Dito Warganegara 1506742981
Umar Abdul Aziz 1506743063
Aprian Bamta Sinuraya 1506743044
Kukuh Tri Margono 1506742962
Timothy Felix Vickary 1506743031
Laksamana Andromeda
KELOMPOK 12
Kresna Septian 1506743076
Leonardo Fabianto 1606885523
Maulana Trinanda 1606885851
Arya Amardani 1606886085
Christopher Clement Rusli 1606887573
Ahmad Yusuf Ismail 1606889553
KELOMPOK 13
Andhika Purnama Adrian 1606894074
Josua Argha Prima 1606894124
Harrison 160689411
Irfan Abdurahman Setiawan 1606889566
Mukhtar Hadi 1606892094
Muh Yusuf A  1606894175
KELOMPOK 14
Andaru Wiratama 1606904503
Barly Joshua Djaja 1606895631
Yohanes Bobby Sanjaya 1606896193
Celine Kevin 1606904516
Muhammad Farrell Athallah Nursidin 1606904522
Raden Gavin Coraggio Puntadewa 1606895650
KELOMPOK 15
Hakan Tandjono 1606904560
Gilang Fauzan 1606904604
Herbert Jusuf P. 1606904586
Kevin Noventa 1606904636
Raden Nanda Ghalib A. 1606904554
Romy Dzaky Amin Amany 1606904541
Kelompok 16
Serafina Purti Deborah Simatupang 1606904642
Rilend Ariq Putra 1606904674
Humam Syauqi Dawa 1606904680
Muhammad Fachrurozy Al Firdaus 1606904661
Agie Rifanggi 1506796082
Yolanda Rudy Johan 1506730344
Amalia Pradipta Arsyad 1506674242

 

 

PTM-01 2016 v2

PTM-01 Pengantar Tek Mesin 01 JUMAT Jam 13-14.30

No NPM Nama
Group 1
1 1206241861 Cahyo Mangunnegoro
2 1306405004 Hariz Bayu Wicaksono
3 1406532311 Hugo Wibowo Haryoseno
4 1406532324 Ade Luthfi
5 1406532330 Ary Virgiawan Zaelani
6 1406532343 Farhan Harish Mufid

Group 2
7 1406532356 Ganang Adhitama
8 1406532375 Sekar Monika Setyorini
9 1406532381 Miftah Shidqi Ramadhan
10 1406532394 Andro Cohen
11 1406532412 Nabila Aditya
12 1406532431 Bima Putra Pamungkas

Group 3
13 1406532444 Yusuf Abdurrakhman Saleh
14 1406532450 Muhammad Syafiq Azmi
15 1406532463 Muhammad Barryl Anggriawan
16 1406532476 Muhammad Naufal Lubis
17 1406532482 Valerie Deva Simangunsong
18 1406532495 Muhammad Fadli Zein

Group 4
19 1406532500 Abdul Hakim Muzakki
20 1406532513 Try Mulya
21 1406532526 Bayu Amarta Zulkarnaen
22 1406532532 Luky Luxasa Sunara
23 1406532545 Fadillah Herman
24 1406532551 Irvanda Adam Pramono

Group 5
25 1406532564 Adrian Rajendra
26 1406532570 Tania Mentari Desriyani
27 1406532601 Rahadian Dwi Putra
28 1406532620 Iqbal Rizky Ramadhan
29 1406563696 Ahmad Alfan Farizi
30 1406564414 Damian Nicolas

Group 6
31 1406565682 Jefri Alfonso Sigali
32 1406565865 M Zikri Habibi
33 1406566735 Olga Marcelina
34 1406567750 Ihsanur Rohim
35 1406567965 Jordy Angkawidjaja
36 1406568734 Fachreza Imam P

Group 7
37 1406570146 M W Ajiwibowo
38 1406570562 Nugraha Pancasaputra
39 1406571180 Dendang Bayu Aji
40 1406573236 Rizal Ibnu Wahid
41 1406574131 Wimba Pramudita Widi
42 1406574661 Rheza Daniswara

Group 8
43 1406574674 Hisyam Farhansyah Lubis
44 1406574913 Taro Agustian D
45 1406575714 Muhammad Sidqi H
46 1406576194 Pancar M Pribadi
47 1406577442 Immanuel Santoclin B
48 1406579454 Rizal Idram Namo

Group 9
49 1406603541 Derizar Ihsan Pratama
50 1406603636 Afif Muhammad Rabbani
51 1606822030 Muhammad Jihadil
52 1606822320 Rachman Setiawan
53 1606822926 Aswin Nidham Ahmad Silanda
54 1606823216 Idwandi Fedori

Group 10
55 1606824004 Hanif Furqon Hidayat
56 1606824396 Anandirizki Naufal Winardi Abubakar
57 1606824465 Amrullah Farad Sunaryo
58 1606824566 Gumiwang Natrat Cekas
59 1606824774 Nur Akhmad Fajar Khozali
60 1606825051 Adam Sultansyah

Group 11
61 1606825474 Naufal Abi Nubli
62 1606826243 Tanwir Ahmad Farhan
63 1606827076 Muhamad Agil Fadhel Kurnianto
64 1606827132 Rafi Naufal Akbar
65 1606827712 Sekar Asrini Lambang
66 1606828974 I Dewa Gede Ryan Andhika

Group 12
67 1606829094 Wahyudi Prasidhatama
68 1606829610 Romi Putra
69 1606829756 Auli Rahman
70 1606830303 Natasya Farisa Purwoko
71 1606831350 Dio Teguh Prabowo
72 1606832952 Fathnan Fat-ham Mubiina

Group 13
73 1606835185 Muhammad Yusuf Raihan
74 1606835260 Rizkyawan Wibawa
75 1606835626 Ahmad Hamzah Syafiq
76 1606836364 Nugraha Danadipa
77 1606836420 Lintang Kusuma Asmara
78 1606837530 Darfian Ruswifaqa

Group 14
79 1606837644 Tjokorda Gde Satya Yoga
80 1606838092 Ronaldo Yosua
81 1606838520 Shabrina Kartika Putri
82 1606838905 Dania Nurul Paramita
83 1606876525 Muhammad Jeri At Thabari
84 1606877452 Ahmad Syauqi Suhairi
97 1606883884 Muhamad Anggoro Jofansya

Group 15
85 1606877774 Farel Abdia Harfy
86 1606878663 Rivaldo Gere Gurky
87 1606878865 Victor Chai
88 1606879306 Muhammad Thareqky
89 1606879823 Muhammad Arifin Julian
90 1606880011 Gavin Cakraditya
98 1606884874 Bethanivitra Arisoni

Group 16
91 1606881115 Aldo Renaldy
92 1606882055 Wiratama D Sungkono
93 1606882332 Mohamad Raihan Umar
94 1606883083 Adinugroho Anindito
95 1606883285 Husein Ammar
96 1606883410 Refa Yudhatama Ramadhan
99 1606885246 Muhammad Ghazy Alghifari

Ceramah Sambil Main Gitar

Saya biasa mengisi kuliah perdana Kapita Selekta di Dep Teknik Mesin. Tapi kali ini mhs digabung bbrp dep yaitu Mesin Metalurgi Prog Internasional dan Prodi Kapal. Sudah dua tahun terakhir inisaya kalo ngasi ceramah selalu diselingi dengan permainan gitar tunggal. Dan tentu saja hanya satu lagu karena kalo kebanyakan itu namanya pertunjukan musik bukan ceramah. Tentu saja ini bukan untuk menunjukkan kemampuan bermusik saya tapi sekedar bicara ttg multiple-intelligent yaitu kecerdasan berganda artinya jangan melihat seseorang itu dari IQ nya saja karena kunci sukses itu bukan IQ semata tapi ada macam2 yang lain. Saya kasi contoh WS Rendra yang pengetahuannya amat luas didunia filsafat dan kebudayaan, sedangkan beliau terkenal justru sebagai penyair kondang dan juga stradara dan pemain teater terkenal.

Disini saya mau kasi lihat waktu saya main gitar di kuliah perdana kapita selekta tgl 1 Sep 2016 yang lalu di ruang auditorium K-301. Dibanyak ceramah LPDP juga saya selalu bermain gitar satu lagu tentu saja saya memperkenalkan gitar klasik yang sekarang lebih populer dengan istilah finger-style karena lagu-lagunya bukan lagu klasik lagi tapi lagu pop. Terimakasih pada Dr Ir Badrul Munir yang telah merekam selama 45 detik.

Ceramah Arcandra Off-shore platform

Arcandra Tahar mantan menteri ESDM, memberikan ceramah umum di UI khususnya di Fak. Teknik. Ruangan K-301 auditorium yang mampu memuat 300-400 orang penuh dengan hadirin yang terdiri dari mhs, dosen dan alumni. Bahkan sampai di balkon atas hadirin penuh sekali dan tentu saja ada yg duduk di lantai dan berdiri di pinggir.
Arcandra murid dari 2 orang disainer off-shore platform di Houston Texas dan bekerja bersama mereka. Saya lupa nama2 mereka, tetapi yang satu sudah almarhum wafat pada usia 87 th. Sedangkan satu lagi masih ada dan masih berhub erat dg Arcandra usianya sdh 70 sekian thn. Berbagai tipe anjungan lepas pantai diperkenalkan mulai dari tipe awal yang rigid dan hanya bisa utk laut dangkal. Kedalaman s/d 1500 ft (bagi 3 saja jadi meter). Selanjutnya utk laut dalam dirancang dengan mooring sistem dan sudah dipakai di North-sea. Tapi ada yang terguling kaki diatas kepala dibawah karena terjangan ombak besar dan badai. Lalu dirancanglah oleh Arcandra tipe lain yang bisa tahan ombak bahkan sampai 6 derajat kebebasan dan dipatenkan. Di Amrik biasa orang bikin paten dan bukan hal yg istimewa. Rancangannya sudah dibeli oleh kontraktor minyak Amrik dan mancanegara. Mungkin ada 7-8 tipe sesuai perkembangan teknologi terakhir. Diantaranya ada juga yg sudah dipakai di Indonesia (dimananya saya lupa)
Nah… Kemudian yang terakhir yang paling modern yang beliau katakan Front-end off-shore oil rig platform bukan saja bisa menanggulangi ombak keatas bawah samping atau bahasa teknis nya six degrees of freedom, rancangan Arcandra yang terakhir ini juga…TAHAN GEMPA 9,5 SKALA RICHTER. Gempa sekeras itu belum pernah terjadi di Indonesia. Rancangannya ini sudah diuji-coba dengan baik dan berhasil dipasang di Peru.
Dalam diskusi beliau juga menjelaskan ttg blok Masela yg problem utamanya adalah transportasi gas. Lalu mengapa Amrik sekarang surplus minyak, bahkan ada satu saat ditahun-tahun y.l. belum lama Amrik produksi minyaknya terbesar di dunia bahkan mengalahkan Timur-Tengah. Semua itu karena TEknologi yang berkembang terus. Sekarang di AMrik ada Shale oil and gas, sehingga produksi naik 2-3 kali lipat dari tahun2 seblmnya.
Presentasi sangat menarik dengan gambar dinamis, penjelasan dengan bahasa sederhana jadi semua orang mengerti. Kondisi migas Indonesiapun beliau kelihatan menguasai berapa kebutuhan berapa produksi DN dan berapa impor. Tentu bukan itu saja masih banyak yang lain yang juga dibahas dalam diskusi tanya jawab. Pertanyaan penting menyangkut kemampuan industri kita utk bisa membuat konstruksi platform juga dibahas dan kesimpulannya Indonesia bisa bikin sendiri karena teknologinya tidak jauh dari Pressure-Vessel yang sudah bisa dibikin oleh banyak perusahaan DN digabung dengan galangan. Beliau juga sudah lihat kemampuan PT PAL yang bila diperlukan siap utk bikin sendiri anjungan laut dalam rancangan Arcandra. BTW kalau mau tahu lebih dalam silakan tanya sendri sama orangnya. COz saya bukan ahlinya dibidang ini. Salam Raldi 070916.-

Inkubator CKD

CKD singkatan dari Completely Knocked Down, atau terjemahannya kedalam bahasa Indonesia adalah Lepas-Pasang. Prototipe pertama kami buat di Djokja untuk kepentingan kami sendiri display dll. Sedangkan prototipe kedua sudah dibawa ke Mamberamo oleh Dokter Indah Permata. Alhamdulillah per hari ini ada bayi yang sedang tidur dalam kehangatan dan kenyamanan di Puskesmas Mamberamo Tengah Kobakma. Dokter Indah membawanya sendiri dengan hanya memasukkan inkubator tipe G tersebut kedalam koper. Bravo kita ucapkan kepada disainernya IBNU-ROIHAN mhs S2 Dep Teknik Mesin UI. Mari kita lihat moving-pic nya.

Tipe sebelumnya adalah tipe utuh (tipe F) yang hanya bisa dibagi dua bagian atas dan bagian bawah. TEntu saja untuk pengiriman di pulau Jawa tidak ada masalah, tetapi bila dikirim keluar Jawa maka resikonya bisa pecah karena bagian atas terbuat dari akrilik. Dan kami pernah mengalami inkubator pecah waktu dikirim ke Aceh. Sudah biayanya mahal karena volumetrik resikonya pun berat. Karena itu kami mendisain lagi tipe G lepas-pasang seperti yang anda lihat videonya diatas.

Berikut ini adalah moving-pic tipe F yang sejauh ini s/d th ke 4 sudah menyelamatkan k.l. seribu limaratus bayi prematur di 36 kota/kab kota.

Mohon doa dari anda semua, semoga kami bisa menolong lebih banyak lagi bayi-bayi kita, yang mungkin 40-50 thn lagi akan menjadi pemimpin bangsa kita. Siapa tahu 50 thn lagi ada yang jadi Presiden NKRI.

Berikut ini kita lihat inkubator tipe baru yaitu tipe lepas-pasang sedang ‘in-action’  di puskesmas Kobakma di Mamberamo Tengah Papua. Kiriman dokter Indah Permata.

bayi papua Image 2016-09-01 at 15.01.55Bayi Ibu Una, prematur BB 1000gram . Bayi pertama rawatan inkubator di Puskesmas Kobakma, Mamb.Tengah, Papua. Mohon doanya Bapak/Ibu.

Inovasi baru ini direncanakan dan dikonsep sejak tahun 2015. Dirancang oleh sdr Ibnu Roihan yang sudah saya sebutkan diatas. Pembuatannya terutamabagian atas akrilik dilaksanakan di Jokjakarta dengan bantuan komunikasi yang intens dengan Agen Relawan disana yaitu bapak CANDRA. UKM Workshop Laser-Cutting yang memadai dan responsif dipimpin oleh Bapak Darwin, menjadikan 2 batch protipe bisa menjadi kenyataan di bulan Juni 2016. Dan akhirnya pada awal September 2016 tipe baru ini sudah mulai bekerja di ujung timur negara kita yaitu di Mamberamo tengah atas bantuan seorang dokter wanita lulusan UNDIP dokter Indah Permata. Tidak lupa pula dokter Dedi Simanjuntak yg saat ini berada di kampus John-Hopkins Baltimore USA, awardee LPDP PK-55. Beliaulah yang membidani hub komunikasi dg dokter Indah. Terimakasih kepada FTUI yang telah membiayai purwarupa ini melalui bapak-bapak  Dedi Priadi (Dekan), M Asvial (Wadek), Akhmad Yuwono (Manager Litbang), Nasruddin (Kadep Tek Mesin). Mohon doa anda semua agar cita-cita kami menolong bayi prematur di seluruh Nusantara bisa menjadi kenyataan.

 

Bayi Habibi

IMG-20160822-WA0005 HabibiDear Prof Koestoer dan Tim Inkubator UI,

Terima kasih atas peminjaman inkubatornya. Insya Allah saat ini bayi saya sudah banyak perkembangan. Dua hari yg lalu beratnya sudah hampir mencapai 2,5kg. Mungkin hari ini sudah mencapai 2,5kg-2,6kg. Tapi hari ini belum bisa ditimbang karena saya kerja 2 shift (7.00-22.00).

Paling kendala saat ini adalah sudah 3 malam saya coba tidur diluar inkubator, tapi diatas jam 1 pagi rewel karena masih kedinginan padahal sudah dibedong dan diselimuti.

Berikut ini saya kirimkan foto bayi saya per hari ini yang tidak menggunakan fototerapi karena ibunya sendirian di rumah dan takut untuk fototerapi.

Semoga kebaikan prof. dan tim menjadi ladang amal dan keberkahan.

Regards
Andhika Pradana

Markas Inkubator Gratis

Jadi yang dibilang Markas Inkubator adalah kantor saya yaitu:

Markas Inkubator
Departemen Teknik Mesin FTUI
Kampus UI Depok
Gedung MRC Lantai 6

Jadi kalo ke Kampus dg Mobil pribadi atau motor. Masuk dari Garbatama yaitu pintu gerbang UI. Mobil bayar 4 ribu (kalo gak ada stiker UI), motor gratis. Nanti ketemu bunderan ambil ke kanan, seb kiri terlihat Alfa Midi yaitulah Fak Psikologi. Jalan terus melewati FISIP, terus lagi turunan lalu di kiri Fak Ekonomi. Setelah itu ada Engineering Center terus lagi dikit…
Nah sampai pintu masuk Fak Teknik. Masuk ada bunderan lapangan ditengah ada bendera. Itulah Dekanat FTUI. Terus muter bunderan itu sampai mau keluar ada pos satpam ambil belok kiri. Kalo ditutup bilang ama satpam mau ambil inkubator atau mau ketemu Prof Raldi (begitu sy dipanggil di kawasan ini). Masuk terus nanti ketemu seb kanan ada TURBIN segede truk. Seb kiri itulah Gd Dep Teknik Mesin. Anda boleh brenti disini kalo mau dan tanya ke resepsionis, dimana tempat ngumpetnya pak Raldi. Tapi kalo mau terus satu gedung lagi… Itulah Gedung MRC, silakan masuk dan naik lift ke lantai 6. Keluar lift seb kanan disitu kantor saya. Yang sebenarnya tempat inventory-nya inkubator.

Kalo naik kend umum, yang enak dengan kereta api, langsung turun di stasiun Univ Indonesia. Keluar kearah kampus lalu tunggu BIKUN (Bis Kuning) dan nanti tanya supirnya minta brenti di fakultas teknik (bukan politeknik). Selanjutnya lihat tulisan diatas krn sudah dipintu masuk FTUI. Bikun ini gratis untuk mhs dan umum.
KAlo turun bus (feeder trans jakarta) dari halte bus bisa jalan kearah stasiun lalu nunggu bus atau tunggu disitu juga BIKUN (Bis Kuning) yang akan membawa anda ke Fak Teknik.

Daun Kelor dan Tabung Bayi

Daun Kelor dan Ceramah Tabung Bayi
Dear All My Friends
Tulisan ini menyambung pembicaraan kita mengenai kapsul daun kelor, yang sudah banyak dipesan oleh teman-teman bahkan sudah lebih dari 20 orang. Tadi saya kontak teman saya yang nawarin kapsul itu, namanya pak Iwan Rahadianto. Beliau senang mendengar banyak yang pesan, namun stock yang tersedia hanya 12 botol sekarang ini. Jadi begini ide saya :
Pertama, jangan bayar dulu semua, walaupun saya sudah memberi no rek biar urusan batch pertama ini beres dulu saja. Semoga batch kedua nanti bisa lebih banyak terpenuhi permintaan anda semua.

Kedua, kan saya belum bilang ongkirnya brp, krn saya sendiri juga belum tahu. Tapi…ini ide saya… Sekalian saya mengundang anda semua untuk datang ke Markas Inkubator Bayi untuk mendengar BUALAN saya tentang – Inspiring Talk, Socio-Technopreneurship Peminjaman Gratis Inkubator Bayi untuk Seluruh Nusantara – , yang sejauh ini sudah menolong lebih dari 1000 bayi di 33 kota. Nah… Sekalian datang mengambil kapsul daun kelor, dengar dan lihat video bagaimana kami menolong bayi prematur. Di seb ruangan saya ada ruang meeting cukup untuk 20 orang dg fasilitas HDTV dll. For you to know kami sudah diliput oleh berbagai media elektronik (Metro, Trans, Trans-7, SCTV, DAAI, CNN, MITV, dll). Tentu saja media cetak juga. Biasanya saya kalo presentasi 1,5 jam.
Waktunya Selasa 16 Agustus Jam 13.30 s/d jam 16.

Ketiga, suguhannya… saya Cuma bisa nyediain aqua air mineral saja. Jadi bila ada yg berbaik hati untuk membawa sedikit snack untuk kita-kita. Ada baiknya yg mau promosi kue nastar atau lasagna bisa dipakai utk sarana coba2 dan icip2.

Keempat, bila ada diantara anda yg belum pernah membaca tentang kegiatan kami, bisa melihat beberapa artikel saya yang ada di blog (I’m proud to be a blogger).-
https://koestoer.wordpress.com/2016/08/10/menolong-bayi-prematur-kembar-3/
https://koestoer.wordpress.com/2016/07/10/berita-bayi-prematur-nusantara/
https://koestoer.wordpress.com/2016/06/29/seribu-bayi-setahun/
Segitu dulu dari saya dan semoga dengan memanfaatkan herbal lokal kita semua jadi sehat, dan dengan teknologi yang tepat guna, bayi-bayi kita jadi sehat semua.
Salam.-

-0-

KHASIAT DAUN KELOR

Dalam 2 Menit”’ Mata Jadi Jernih”Asam Urat Sembuh Total” Diabetes dan Kanker Akan Terobati”’Dengan Daun Kelor.. Tolong Bagikan Begini Cara Meramunya !

Daun kelor yaitu satu diantara type sayuran yang sekarang ini popular.
Daun kelor asli Indonesia telah popular faedahnya sampai ke mancanegara.

Dalam 2 Menit”’ Mata Jadi Jernih ” Asam Urat Pulih Keseluruhan ” Diabetes serta Kanker Akan Terobati”’Dengan Daun Kelor.. Tolong Bagikan Begini Cara Meramunya!
Banyak peneliti yang sudah dapatkan faedah daun
kelor untuk kesehatan tubuh. Daun kelor telah diduga sebagai tanaman
ajaib yang dapat digunakan sebagai obat herbal semuanya penyakit.

K4ndung4n vitamin C daun kelor makin banyak dari sayur maupun
buah yang lain. Diluar itu, k4ndung4n vitamin A serta pot4sium dalam daun
kelor sekian tinggi. Tak heran jika daun kelor disangka
sebagai tanaman ajaib yang sekian bagus untuk badan.

Faedah Daun Kelor Untuk Pengobatan Untuk Tubuh, Diabetes, Kanker
K4ndung4n­k4ndung4n dalam daun kelor ini buat daun kelor
mempunyai begitu banyak faedah. Manfaat daun kelor untuk badan
sekian banyak, mulai dari mengobati penyakit dalam sampai
penyakit luar.

Itu sebagian faedah yang dapat diambil dari daun kelor.

1. Menyehatkan kulit
Daun kelor mempunyai k4ndung4n vitamin c serta anti­oksidan yang
sekian tinggi, ke­2 z4t ini sekian baik untuk kesehatan kulit.
Daun kelor yang untuk jadikan sayur serta dikonsumsi melalui cara
teratur bisa menghaluskan kulit serta menghindar

timbulnya jerawat.
Daun kelor yang di t. u. m. b. u. k dapat juga untuk jadikan masker muka
yang dapat buat kulit muka makin halus serta cantik.

2. Menangani diabetes
Satu di antara manfaat daun kelor yakni dapat menangani diabetes.

Manfaat daun kelor untuk diabetes bisa kurangi k4ndung4n gula dalam d4r4h. Daun kelor bisa untuk menjadikan! nsul! n alami untuk menangani diabetes. Makan sayur daun kelor dapat juga menghindar penyakit gula d4r4h atau diabetes.

3. Menyehatkan mata Daun kelor banyak juga mempunyai k4ndung4n vitamin A yang sekian baik untuk mata. Mengkonsumsi

daun kelor dapat buat mata selalu dalam kondisi sehat dan jernih. Daun kelor dapat juga mengobati penyakit mata, langkahnya dapat dikonsumsi selekasnya maupun air rebusan daun kelor di basuhkan pada mata yang sakit sehari­hari sampai pulih.

4. Menghindar kanker Anti­oksidan dalam daun kelor demikian tinggi, diluar itu daun kelor memiliki k4ndung4n pot4sium yang banyak. Satu di antara manfaat dari daun kelor yaitu bisa menghindar kanker. Manfaat daun kelor untuk kanker yakni bisa memperlambat bahkan hentikan serta menyingkirkan kanker yang ada pada badan.

5. Mengobati rematik Daun kelor juga sekian baik untuk mengobati rematik. Manfaat daun kelor untuk pengobatan rematik bisa kurangi rasa sakit pada sendi serta bisa kurangi penumpukan asam urat pada sendi hingga bisa menyembuhkan rematik atau asam urat.

Daun kelor memang sangat popular di mancanegara ataupun didalam negeri. Berbagai penyakit dapat diobati dengan daun kelor. Selain bisa menyembuhkan berbagai penyakit, daun kelor juga sekian baik untuk dikonsumsi sehari­hari.
Manfaat daun kelor yang dikonsumsi sehari­hari yakni bisa berikan kekeb4lan tubuh hingga tubuh tak mudah sakit. Selain itu, kelor dapat juga tingkatkan kekeb4lan badan dari beragam virus yang ada.

(Disalin dari WA/milis group lain).-

Menolong Bayi Prematur Kembar 3

Ada baiknya sebagai introduksi kita lihat komunikasi SMS secara kronologis antara kami (Center Inkubator) dg mereka ortu bayi kembar 3.

12/05/2016 22:06:46
1)a.b.c.(kmbar tiga)2)09.05.2016.3)1600gr.45 cm.1300gr.45cm.1000gr.45 cm.4)supriatin.085781245122.28th.5)deden 085781245122.6)kp kelapa rt 01 rw 024.ds.segara jaya .kec.taruma jaya .bekasi.7) RSUD bekasi.8)14.05 .2016

13/05/2016 16:50:51
Trakash atas bntuannya .?pnjaman inkubator mnimal brapa hari ?

12/06/2016 13:55:16
1).kabar bayi shat.tidurnya nyaman.2.)bayi 1)1.9kg .bayi 2)2.0kg.bayi 3)1.3kg

24/07/2016 13:00:26
Mhon maaf.jka sy blm bsa mengembalikan inkubatornya.kendala kami biaya tranportasi yg blum ada.kami sekeluarga mengucapkan bnyak terima kasih .sy tnggal
di kampung kelapa .desa segara jaya.kec.taruma jaya kab.bekasi 17218

-0- Saat inilah kami memutuskan untuk mengambil incubator yg terdiri dari 1 unit incubator bayi kembar (besar) dan 1 unit incubator single. Karena terlihat bahwa mereka tidak punya kesanggupan untuk mengembalikan unit-unit tersebut waktu pengambilan dulu mereka ditolong oleh tetangganya. -0-

Sekilas laporan pengambilan inkubator di Bekasi Utara.

orangtua ; deden/supriatin
alamat ; bekasi utara (dekat kilang pertamina – laut)
kembar tiga ; 1600/1300/1000 gram ; pr/pr/lk

Berangkatlah pagi hari jam 09.00 Tim Inkubator UI terdiri dari Ibnu Roihan (Manager Teknik) dan Gatot Warsono (Manager Transportasi).-

Rute depok-lokasi-depok ; 5.5 jam (3 jam berangkat – 2.5 jam pulang)

kisah singkat (berbagi cerita):

kembar 3 di RSUD bekasi. BPJS hanya berlaku untuk 1 bayi, yaitu bayi pertama. bayi 2 dan 3 paksa pulang karena tidak ada biaya. untuk bayi 3 (1000 gram), sudah pasrah keadaannya, karena pulang dengan keadaan yang sangat riskan.

diberitahu oleh pasien di RSUD bekasi mengenai peminjaman inkubator ini. coba kontak dan langsung diproses. keluarga mendapatkan 1 inkubator bayi kembar dan 1 inkubator grashof. karena ada 3 bayi kembar prematur.

dirawat di rumah selama 3 bulan (lama peminjaman). karena ASI ibu bayi tidak keluar, harus belanja susu formula untuk kebutuhan 3 bayinya di saat keterbatasan dana. bapak bayi hanyalah pedagang keliling. mereka berdua pendatang dari purbalingga jawa tengah. bayi kembar 3 ini adalah anak ke 3 hingga 5. 2 anak sebelumnya sudah berumur 9 dan 5 tahun.

lokasi memang jarang sekali yang mempunyai kendaraan roda 4. itulah kenapa walaupun kita tawarkan biaya taksi, mungkin sulit untuk mencarinya. tempatnya sangat sepi.

akhir pertemuan, mereka titip salam dan titip ucapan terima kasih kepada Tim Inkubator atas peminjamannya. melihat dari raut wajahnya, senyum yang lepas dan senang bahwa 3 bayi kembarnya sudah sehat. dan diakhiri dengan foto bersama.

berikut keterangan dari foto yang tersedia:

1. lokasi rute pengambilan. memang berupa hamparan sawah dan juga kilang gas dari pertamina. sepi, hanya pada saat pasar saja terlihat ramai.

2. tempat tinggal di kontrakan. menempati pintu tengah dari 3 pintu yang ada (rumah berbata coklat)

3. foto-foto bayi kembarnya saat di RS. saya tidak tahu yang mana bayi 1/2/3. karena mirip semua.

4. bayi 1 setelah 3 bulan. nama, putri meilani. lahir 1600 gram, sekarang 4 kg.

5. bayi 2 setelah 3 bulan. nama, putri mihrima. lahir 1300 gram, sekarang 4.2 kg. kabarnya yang paling kuat nyusunya.

6. bayi 3 setelah 3 bulan, nama, putra beajid. lahir 1000 gram, sekarang 3.8 kg.

7. foto bersama dengan inkubator yang dipinjam serta anak tetangga.

8. foto bayi kembar 3 beserta orangtuanya yang sudah sehat dan bergembira.

9 dan 10. rute pulang sama hamparan sawah walaupun beda rute ambil.

Lihat juga

https://koestoer.wordpress.com/2016/07/05/kembar-3-yang-ke-7/

Belitung Nan Indah

Piknik ke Belitung keluarga besar DTM-FTUI Dep Teknik Mesin tgl 29-31 Juli 2016. Sungguh mengesankan, tentu saja kita tidak boleh melupakan seseorang yang berjasa bagi Belitung, penulis terkenal ANDREA HIRATA dengan bukunya Lasykar Pelangi. JAdi sejak buku itu laris th 2008 dilanjut dengan film-nya besutan Mira Lesmana dan Riri Riza, maka th 2010 mulai terjadi perubahan di Belitung. Utamanya apa yang ada di buku Lasykar Pelangi bisa kita lihat rekam jejaknya di pulau Belitung ini.

Kalau boleh saya beri julukan Andrea Hirata adalah MANUSIA PEMBAHARU.

Mari kita lihat video acak-adut berikut ini…

 

Menuju pulau Kelayang, Kepayang dan Lengkuas dimana ada Mercu-suar.

 

Nuju pulang

 

ITINERARY HARI-1 (29 Juli 2016)

GROUP PERTAMA 07.00 : Arrival Bandara hananjoedin Tanjung Pandan, Metting service dengan local guide kami, dan menuju Bus masing masing yang telah di siapkan 2 bus kapasitas 33 seat setiap bus. 08.00 : Meninggalkan Bandara Menuju Mie Atep Belitung 08.30 : Tiba di Mie Atep Untuk menikmati Mie Belitung 09.30 : menuju Kota Manggar Melewati Bandara Hananjoedin, dan 1 bus akan ikut menjemput peserta Group kedua .

GROUP KEDUA 09.35 : Arrival Bandara hananjoedin Tanjung Pandan, Metting service dengan local guide kami, dan menuju Bus masing masing yang telah di siapkan 10.30 : Menuju Desa Manggar melewati Jalan Tengah dan mengunjungi Vihara Dwi Kwan Im 11.30 : Tiba diVihara Dwi Kwan Im explore 12.00 : Menuju Rest Vega 12.20 : Tiba di rest Vega untuk menikmati makan siang 14.00 : Menuju Desa Gantung untuk mengunjungi Kampung Ahok 14.30 : Tiba di Kampung Ahok/Rumah Ahok explore 15.15 : Menuju Museum Andrea Hirata 15.30 : Tiba di Museum explore 16.15 : menuju Replika SD Muhammadiyah Gantung 16.20 : Tiba di Replika SD Muhammadiyah explore 16.50 : Menuju Tanjung pandan rest Raja Seafood untuk Makan Malam 18.30 : Tiba di Resto untuk Makan Malam 20.00 : menuju Hotel grand Hatika 20.30 : Proses check in Hotel

HARI-2 (30 Juli 2016) 05.00 : Morning call 07.00 : Makan Pagi di Hotel 08.00 : Berkumpul di Lobby untuk Prepare Acara Island Hopping, di sarankan membawa baju Ganti karena akan beraktivitas dipantai, memakai sandal yg tahan air, membawa sun block, membawa makanan makanan kecil dikarenakan di pulau pulau tidak ada tempat jualan jajanan, dan tidak di benarkan membuang sampai di Pantai/ Dipulau. 08.15 : Menuju Pantai Tanjung Tinggi, yang sangat terkenal dengan bebatuan granite raksasa nya dan tempat syuting film Laskar Pelangi, 09.00 : Tiba di Pantai tanjung Tinggi explore 09.40 : ke Pantai Tanjung Kelayang untuk Titik start Island Hopping 10.00 : Tiba di Pantai Tanjung Kelayang prepare untuk pembagian live vest/ wajib di pakai untuk keselamatan, menuju Pulau Pasir, Pulau Lengkuas, Pulau Burung, Pulau Kepayang 12.00 : makan siang di Pulau Kepayang 15.15 : kembali menuju ke Pantai Tanjung Kelayang 15.45 : Tiba di Pantai Tanjung Kelayang ( Note Live vest jangan sampai tertinggal di Pulau, harap di bawa kembali ke Pantai Tanjung Kelayang untuk dikembalikan . 16.15 : kembali ke Hotel untuk membersihkan diri dan prepare Gala Dinner di Hotel bahamas

18.30 : Di jemput dan di antar ke Hotel Bahamas tempat Gala Dinner 18.45 : Tiba di Bahamas Acara Gala Dinner diiringi Live Music 22.30 : Selesai Acara dan kembali ke Hotel 23.00 : Tiba di Hotel dan beristirahat HARI-3 (31 Juli 2016) 05.00 : Morning Call 07.00 : breakfast di Hotel 08.00 : check out Hotel dan di ajak berbelanja oleh oleh ( bagasi yang akan di bagasikan harap di tinggal di Lobby dan di serahkan ke Pihak CSA Tour ) 08.15 : Tiba di tempat oleh oleh 10.15 : Selesai berbelanja menuju mie atep Untuk menikmati sajian Makanan Khas Belitung

GROUP PERTAMA PULANG JAM 13.05 10. 45 : Tiba di Danau Kaolin explore 11.00 : menuju Bandara Hananjoedin 11.15 : Tiba di bandara pembagian boarding pass 13.05 : Flight to Jakarta

GROUP KEDUA PULANG JAM 14.55 10.15 : Selesai berbelanja menuju Mie Atep Untuk menikmati sajian Makanan Khas Belitung 11.30 : menuju Danau Kaolin 12.00 : Tiba di Danau Kaolin Explore 12.30 : menuju Bandara 12.45 : Tiba di Bandara pembagian boarding pass 14.55 : Flight to Jakarta

MENU MAKANAN 1. 29 JULI 2016 a. Makan Siang di Rest Vega Manggar (Buffet) Sop Baso Ikan Ikan Bakar Cumi Goreng Tepung Ayam Goreng Mentega Cah Kankung Nasi Putih Teh Tawar Hangat / Dingin Buah b. Makan Malam di Rest Raja Seafood (Buffet) Ikan Kakap Saus Padang Sop Kombinasi Seafood Udang Saos Tiram Ayam Goreng Mentega Caisim Cah Teh Tawar Hangat / Dingin Nasi Putih Otak-Otak Asinan Buah

2. 30 JULI 2016 a. Makan Siang di Pulau Kepayang (Round Table 12 Pax 1 Meja) Ikan Bakar Gangan Ikan Kakap Cumi Tepung Cah Kangkung Lalapan Sambel Buah Air Mineral Es Kelapa Muda (Pake Gelas ala Piknik Yah) b. Makan Malam di Bahamas Dinner with Live Music Menu Menyusul belum fix dari pihak Bahamas 3. 31 JULI 2016 a. Mie Belitung + Es Jeruk Kunc

 

 

 

 

Dosen Dep Teknik Mesin FTUI

Saya membuat video ini dengan bersemangat pada 19 Juli 2016 hari Selasa.
1. Rapat DGB Dep Teknik Mesin FTUI
2. Rapat dosen Tek Mesin FTUI Kurikulum, Dana Lab, dana skripsi dll
3. Serah Terima Jabatan Ketua P2m Mesin FTUI dari Dr Ir Imansyah Ibnu Hakim pada Dr Ir Ardiyansyah Yatim

Silakan KLIK

Lihat juga berita bayi prematur Nusantara, sudah lebih dari 1000 bayi terselamatkan…

https://koestoer.wordpress.com/2016/07/10/berita-bayi-prematur-nusantara/

 

Berita Bayi Prematur nusantara

Sambil melihat acara TV Tri Bimbo, Taufik ismail di acara Mata Najwa, sambil berlinang air mata… luarbiasa lagu religi dari Bimbo berikut sejarah terciptanya. Kami sampaikan berita tentang aktivitas menolong bayi prematur dari seluruh Nusantara. Lihat kiriman sms dari ibu bayi dibawah ini.

10/07/2016
13:10:02
Alhamdulillah baik pak,,berat bdan,a 2,38 pak insyaAllah kl sdh 2,5 kg sy akan mengembalikannya pak..
Maryati Jaktim

13:28:32
Bapak/ibu, alhamdulillah berat anak saya sudah naik lagi, sekarang 2,2. Terimakasih
dinata pati

13:20:40
Alhamdulillah, bayinya nyaman tidur di Inkubator, berat saat ini 1,955. Amin dan terima kasih
eva sidoarjo

13:19:32
1) Kbr byi’x allhmdllah shat…tdur’x jg sllu nyenyak 2)brat’x msih 2,1kg …aamiin
nur bandung

13:13:02
Alhamdulillah, bayi masih nyaman di inkubator, berat kmarin tgl 7 juli 2016 berat bayi 1650 gram…mudah2an sehat dan bisa tambah lg berat badan nya..Aamiin ..
zakaria pasar minggu

13:07:28
Tim UI, inkubator masih ada di tempat kami, kami masih menunggu kabar dari bapak Totok, sekiranya beliau sudah berada di kota Malang, kami segera membawa inkubatornya ke tempat beliau, demikian kabar dari kami ..
ain malang

14:03:19
Inkubator sdh di rumah pak, td diantar pak adji. Mudah2 an bs manfaat untuk bayi saya. Terima kasih byk pak..
katong malang

13:51:32
Kabar bayi Azmirzazuly Faried AF baik. Berat badannya sekarang 2250gr
Ahmad Zulfahmi jatinegara

13:47:52
1.Alhmdllh baik,,,,,,alhmdllh msh nyman,,,,,2.mksh doa nya ibk/bpk,,,kmrn ini naik turun bb nya.
yusefrilla karawang

14:58:48
maaf pak sebelumny ini saya Aji (no saya sblumny 081296633444) , kmarin blum sempat konfirmasi. 1) alhamdulillah pak bayinya nyaman d inkubator gak rewel, 2) kemarin tgl 5 juni di timbang dg timbangan dr tim ui 1,48 kg, hari ini d timbang sudah naik ke 1,58 kg. aamiin. makasi pak doanya..
Aji v2 Serang

15:27:06
Iya nyaman sekarang sudah 2.450kg
siti saodah jombang

Kembar 3 yang ke 7

Melanjutkan berita tentang Seribu Bayi pada minggu yang lalu, perkenankalah kami berbagi cerita mengenai sedikit pengalaman bergaul dengan masyarakat pra-sejahtera di Nusantara ini, yang jelas-jelas masih sangat membutuhkan pertolongan. Kali ini seperti judul diatas, tentang bayi prematur kembar tiga atau orang mengatakan triplet. Punya anak atau bayi normal pastilah menggembirakan dan membahagiakan orangtua, tapi punya bayi yang lahir prematur justru seringkali malah jadi bikin stress karena harus masuk ruang NICU (ICU utk bayi) yang biayanya mahal. Apalagi jaminan kesehatan BPJS masih berjalan tersendat dan masih banyak kalangan pra-sejahtera yang terkendala dengan berbagai alasan sehingga malah tidak tercover oleh BPJS. Tentu saja tanpa mengabaikan jasa BPJS krn banyak diantara mereka yang sudah tertolong oleh sistem BPJS ini baik seluruhnya maupun sebagian.
Punya bayi prematur satu saja sudah repot, kalau bayinya kembar repotnya dobel, nah apalagi kalau bayinya ada 3 prematur…Duh tak terbayang repot dan stressnya ibu bayi dan kel bayi umumnya. Kami di Markas Inkubator ini memiliki 4 unit inkubator bayi kembar… Rasanya di negara ini hanya kamilah yang memiliki twin-incubator semacam ini. Tentu saja kami membuat atau memodif nya karena banyaknya permintaan peminjaman untuk bayi kembar.
Tak dinyana permintaan untuk bayi prematur triplet di bulan Mei ybl ini ternyata merupakan permintaan bayi prematur kembar tiga yang ke TUJUH, yang kesemuanya sudah tertangani dengan baik menggunakan inkubator kami.
Mari kita lihat cuplikan conversation dibawah ini.

12/05/2016  20:17:31

Bayi 1 bayi 2 bayi 3 (Kmbar tiga),09.05.2016. supriatin. 0857812451xx. 28 th.deden. 0857812451xx.32 th kp kelapa,rt .01 rw 024.taruma jaya bekasi.RSUD.BEKASI

Kiriman SMS semacam ini sudah biasa kami terima, artinya bayi blm diberi nama. Tentu saja gol pra-sejahtera agak kurang literasi shg kamilah yg harus pro-aktif memberikan petunjuk. Seminggu sekali kami tanya BB bayi, seringkali SMS kami tak dijawab. Namun dari 4 mg tak dijwb ada juga sekali dua dijwb, dan yg penting BB ketiga bayi meningkat sejak berada di rumah dg bantuan inkubator kami 1 unit twin dan 1 unit single. After two month saya minta foto, yg 2 hr lalu masuk ke email saya/ Alhamdulillah kelihatan sehat ketiganya dan laporan dari ibunya, tinggal yang kecil saja yg masih pakai inkubator yang lainnya sudah lepas dari inkubator, artinya sudah seperti bayi normal.

Saya bertanya dalam hati, ‘koq bisa ya menyelamatkan bayi prematur kembar 3 ?’   Tentulah semua ini karena ridho dan ijin Allah SWT semata-mata. Dan dibulan Ramadhan yang berkah ini, saya berdoa terus untuk bayi-bayi kita dan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami serta seluruh jajaran Agen Relawan di 32 kota/kab bisa membantu sesama yang berada dalam kesulitan. Semoga semua alumni inkubator kami menjadi orang yang berguna bagi sesama. Mohon bantuan doa dari bapak dan ibu semua agar cita-cita kami untuk menolong bayi di seluruh Nusantara bisa tercapai.

20160704_kbr 3 v1

 

-0-

Salah satu komen ortu bayi kembar (diambil dari FB).-

Yakub Ferdinand Bapak Prof Raldi Artono Koestoer sikembar saya sudah besar. Sehat, ganteng dan cantik.

Saya tidak pernah bisa melupakan kebaikan bapak dan tim inkubator gratis. Allah pasti balas semua jasa bpk dan tim.

Doakan moga kami bisa mengikuti jejak bapak memberi manfaat buat orang banyak.

Ini anak kembar kami: Makkah & Madinah

Yakub Ferdinand's photo.
Like · Reply · 1 · 2 hrs · Edited

Raldi Artono Koestoer
Raldi Artono Koestoer Mhn ijin share…

Yakub Ferdinand
Yakub Ferdinand Monggo pak

 

Seribu Bayi Setahun

Perkenankan kami sebagai PENGABDI MASYARAKAT, melaporkan kegiatan yang sudah diketahui oleh kalangan internal fakultas yaitu Peminjaman Gratis Inkubator Bayi. Judul diatas perlu diperpanjang sedikit agar lebih jelas yaitu Seribu bayi TERSELAMATKAN dalam setahun menurut frekuensi kerja yang sekarang ini atau tahun ini. Alhamdulillah di bulan Ramadhan hari ke 25 kami mencoba menyajikan ekstrak data 3 bulan dari 32 kota dan atau kabupaten, lokasi dimana beroperasi Agen Relawan Peminjaman Gratis Inkubator Bayi. Jumlah inkubator yang beroperasi di lokasi tsb diatas adalah 135 unit. Dan rata-rata setiap inkubator dipinjam selama 1,5 bulan per bayi. Jadi setiap inkubator bisa beroperasi 8x dalam setahun.

Dari bulan Januari s/d Maret 2016, tepatnya 1 Jan s/d 31 Mar 2016 ada 248 pengguna inkubator Grashof buatan FTUI ini. Datanya bisa diakses melalui blok ini juga, silakan klik link berikut

https://koestoer.wordpress.com/2016/06/29/data-bayi-pengguna-inkubator-gratis-jan-mar-2016/

Tentu saja paling banyak bayi tersebut dari daerah Jabodetabekban (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi dan Bandung). Mengapa demikian ? Tentu saja karena Center atau Markasnya berada di UI Depok tepatnya di Dep Teknik Mesin FTUI. Perlu diketahui sejak dua tahun terakhir ini, kami meminjamkan bukan saja inkubator tetapi juga Lampu Fototerapi untuk menolong bayi kuning atau bayi yang mengalami Hyperbilirubinemia. Jadi yang tersaji merupakan campuran antara inkubator dan lampu fototerapi, yang keduanya dipinjamlan dengan gratis utamanya untuk gol pra-sejahtera.

Bila secara kasar kita sebut 3 bulan ada 248 bayi tertolong, atau biar mudahnya sebut saja +/- 250 bayi tertolong maka dengan mudah bisa kita simpulkan bahwa dalam setahun (dengan ritme atau frekuensi kerja yang sama) maka tahun ini akan tertolong 1000 (seribu) bayi prematur (12/3*250=1000).  Seuah sistem kerja yang bisa disebut ‘smart working’ karena semua itu hanya dikerjakan oleh…SATU ORANG SAJA. Kami menggunakan SMS Gateway Center sebagai pusat kordinasi dan komunikasi dengan semua pihak. Mulai akhir 2012  digunakan sistem ini s/d Juni 2015, sayalah yang menjadi operatornya. Sejak Juni 2015 s/d sekarang asisten saya Ibnu Roihan (Rehan) yang menghandle operasional kordinasi. Perlu juga disampaikan terutama dibulan Ramadhan ini, bahwa semua ide yang brilian itu…datangnya dari Allah SWT, bukan dari manusia. Jadi supaya bisa dapat ide yang bagus maka ‘mohonlah hanya kepada Allah’, jangan minta kepada yg lain.

Dan sesungguhnya kami sedang BERJIHAD menolong bayi prematur. Mengapa ? Karena setiap hari pasti ada permintaan dari para ibu bayi yang memerlukan pertolongan dan transaksi peminjaman itu terjadi setiap hari di banyak daerah dimana inkubator kami berada. Semua komunikasi transaksi peminjaman inkubator tercatat melalui Gateway Center SMS kami. Enhancementnya saat ini adalah usaha ini bukan lagi sekedar Pengabdian Masyarakat tapi sudah lebih jauh menjadi PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Bahkan dananyapun berasal dari masyarakat sendiri sehingga masyarakat kita menemukan kembali kearifan lokal yang dulu kita miliki yaitu GOTONG-ROYONG. Karena bayi di Malang ditolong oleh relawan Malang, bayi di Makasar ditolong oleh relawan Makasar dan demikian seterusnya. Kami di Markas UI Depok ini hanya sebagai Pusat kordinasi saja.

Jalan masih panjang, targetnya adalah 300 kota dan kabupaten. Untuk itu kami mohon doa dari anda semua, semua lebih banyak bayi prematur dan bayi kuning di tanah air kita ini yang bisa tertolong dengan Program Peminjaman Gratis Inkubator Bayi dan Fototerapi.

 

Data Bayi Pengguna Inkubator Gratis Jan-Mar 2016

No Nama Bayi Lahir Tanggal Berat Nama Ibu Usia
1 A Cilacap 21-Jan-16 1800 Aeni Najihah
2 Abbizar M Swandana Madiun 26-Mar-16 1900 Theresia Harnes Irianto 23
3 Abdiel An Nafii Tangerang 19-Jan-16 2040 Dewi Sartika 23
4 Abdul A D Cahya Salatiga 21-Jan-16 2200 Oktrinasari Dwi H. 23
5 Abdul Hafiz E C Salatiga 21-Jan-16 1700 Oktrinasari Dwi H. 23
6 Abdullah Syams Bantul 18-Jan-16 3200 Aci Rahman 31
7 Abidzar Keanu Alfaqih Jakarta 10-Feb-16 1580 Ani Supriyanti
8 Abizar Nailun Ibrahim Jakarta 22-Feb-16 2200 Anna 29
9 Adeeva K Kuhmaira Jakarta 15-Feb-16 1650 Siti Mar’atusolikhah 22
10 Adeeva Nurhidayat Jakarta 03-Feb-16 2100 Risqa 39
11 Adlan Huken Pranaja Jakarta 03-Jan-16 2500 Megawati 31
12 Aerilyn Bellvania Cintakirana Bekasi 23-Feb-16 3500 Nur Amaliah 24
13 Ahmad Rafa Surabaya 16-Feb-16 1200 Nur Cholifah
14 Ainiya Fatima Azmi Ciamis 25-Jan-16 1100 Imas Masitoh 31
15 Ainun Mahya Dariyanto Karawang 24-Dec-15 1585 Sri Mulyani 31
16 Aisha Hazna Shanum Cirebon 23-Mar-16 1800 Idah Rosidah 41
17 Aisha Humaira Suyoto Solo 23-Jan-16 1500 Safitri Dwi Wulandari 38
18 Aisyah Dinda Azzahra Cilacap 16-Feb-16 1000 Rina Wijianti 30
19 Akbar Zain Arias Bandung 21-Jan-16 2450 Astri Yulianti 29
20 Alean Ghany Ilham Jakarta 12-Feb-16 990 Sri Setiawati 28
21 Alesha Tiara Hadiansa Jakarta 03-Feb-16 2000 Austrie Damayanti 29
22 Alesha Zahra Camilla Jakarta 22-Mar-16 1900 Herayanti 26
23 Ali Zainal Abidin Surabaya 25-Mar-16 2000 Rizkiya Alvionita 18
24 Alifah Kumala Dewi Sukabumi 13-Jan-16 1700 Daeni Sukissriyati 29
25 Almaira Safa Salsabila Tangerang 30-Dec-15 1550 Vipa Halifah 23
26 Alvira Sidoarjo 24-Mar-16 1860 Nia Astri Rahayu 22
27 Alvita Azhari Bandung 21-Jan-16 1900 Endah Nurlela 26
28 Alya Rizkia Nurdini Putri Cisalak 08-Feb-16 1500 Lefi Muhaefi 31
29 Amali Nalendra Ciputat 01-Mar-16 3450 37
30 Ameera Shidqia Almega Bandar Lampung 07-Nov-15 700 Riska Dwi Aryani 32
31 Anindya Depok 10-Mar-16 2900 Era 28
32 Anindya Ayu Putri Setiawan Depok 12-Mar-16 1400 Hilda Apriani 32
33 Anindya Nirmala Salsabila Bandung 13-Feb-16 1400 Megawati Andriani 28
34 Anindyta Nirmala Salsabila Bandung 13-Feb-16 1250 Megawati Andriani 28
35 Anisa Pujianinsih Bengkulu 17-Mar-16 1260 Puji Astuti 41
36 Anugrah Ciawi 04-Jan-16 900 Siti Saripah
37 Aqila Kanaya Winandar Jakarta 21-Feb-16 3300 Miftahhurahmi 26
38 Aqila Nasra Bandung 28-Jan-16 1700 Suci Sumiarti 32
39 Arahman Saputra Bandung 31-Jan-16 1280 Yuyun Aminah
40 Arbyan Ali Bekasi 17-Jan-16 3200 Irma 31
41 Arjuna Cikal Pratomo Depok 19-Jan-16 1300 Santi 21
42 Arquina Khalavi Cristy Bandung 03-Feb-16 1100 Aini Indah Pramanik 23
43 Arsakha Virendra Simo Wibowo Bandung 26-Feb-16 1450 Fira Anggrainy 25
44 Arsy Nafilah Depok 11-Feb-16 1500 Nenih 34
45 Arteta Cikal Pratomo Depok 19-Jan-16 1300 Santi 21
46 Arya Satya Ciputat 09-Feb-16 1000 Lusi Dian Nira
47 Asymah Sukabumi 05-Jan-16 1650 Siti Halimatusadiyah 28
48 Asyraf Banjar 29-Feb-16 1800 Asmawati 24
49 Attala Javier Tiandri Jakarta 16-Jan-16 1700 Maria Tia Prawesti 23
50 Audrey Natania Pratama Malang 27-Dec-15 1900 Suciwati 22
51 Avicenna Nazilla Adina Putri Jakarta 11-Dec-15 1000 Putri Lisnawati 34
52 Axel Ayydin Khalif Jakarta 16-Mar-16 1550 Ade Sugina 24
53 Ayra Zahra Jakarta 20-Dec-15 1305 Rabbab 36
54 Ayyasi Tasikmalaya 27-Feb-16 1300 Amina 34
55 Azka Banjar 29-Jan-16 1900 Asmawati 24
56 Azka Bilal Firmansyah Cibubur 20-Feb-16 1068 Wiwid Puji Hastuti 19
57 Azquerra Nisyu Fredella Bandung 11-Dec-15 870 Veggy Gaisani 20
58 Azzahra Afifah Bekasi 06-Feb-16 3300 Ratna Desi 32
59 Baheera Dwi Hapsari Jakarta 29-Feb-16 1710 Uli Murdiya Ningsih 32
60 Bara Ilmika Surabaya 25-Feb-16 1700 Ainul Rosyidah 25
61 Benaiah Joshua Dias Jakarta 03-Mar-16 2860 Rahasia Sahulata 43
62 Bilqis Poso 24-Feb-16 1600 Kurotul Aini 20
63 Bintang Satrio Subang 29-Feb-16 2300 Dewi Rosita 32
64 Cahaya Febrianti Mataram 18-Feb-16 1250 Rodiah 30
65 Caroline Hadiwardoyo Semarang 10-Mar-16 1650 Merryna 28
66 Chayra Valiant Earlyta Bangkalan 28-Jan-16 1800 Bestsea 35
67 Choirunissa Jakarta 14-Jan-16 1700 Nurkholisah 36
68 Dimas Reza Anggoro Pamulang 16-Feb-16 3200 Novi Rosini 26
69 Divia anggraini Jakarta 16-Mar-16 2800 Irna
70 Duta Danika Salim Gombong 10-Feb-16 1230 Titi Raha 34
71 Early Aolona Simanjuntak Cilegon 07-Mar-16 1550 Ervina Silvia L. Bakara 35
72 Elshanum Tanaya Savic Jakarta 18-Jan-16 1590 Elsa Shifia 26
73 Elvira Sidoarjo 24-Mar-16 1200 Nia Asti Rahayu 22
74 Elysa Tangerang 23-Feb-16 1150 Siti Nupriyati
75 Endah Tangerang 06-Jan-16 2200 Endah Mahastuti 31
76 Eneng Tasikmalaya 05-Mar-16 1200 Yeni
77 Fabian Pasha Abimana Surabaya 26-Feb-16 3500 Quraini 26
78 Fachri Jakarta 24-Jan-16 3200 Hermawati
79 Fadh Galih Hilmi Subang 16-Mar-16 2400 Epon Sopiah 41
80 Fadlan Rizky Ramadhan Saputra Bogor 05-Feb-16 2080 Yeti Septiani 22
81 Falencia Tangerang 1540 Elymawati 35
82 Febi Febriana Aulia Dewi Cianjur 22-Feb-16 2000 Dede Reni
83 Febriyani Tricahya Bogor 28-Feb-16 1600 Endang Mulyana 26
84 Felicia Tangerang 1540 Elymawati 35
85 Felizio Putra Cikarang 19-Jan-16 3220 Ferri Hermayanti 35
86 Gadis Melodyna Cilegon 07-Mar-16 2400 Nuzula Mustika 24
87 Galuh Mahya Dariyanto Karawang 24-Dec-15 1320 Sri Mulyani 31
88 Gerhana Putri Bogor 09-Mar-16 1500 Yani
89 Ghazi Ghalibie Bandung 04-Feb-16 1500 Atik Istiantini 37
90 Ghazy Serang 18-Jan-16 1700 Rika Hartati 30
91 Gibran Abil F. Jember 04-Mar-16 1650 Yuni Puji Rahayu 27
92 Gisela Jakarta 16-Jan-16 1300 Lenny 37
93 Grace Jenry Christina Jakarta 04-Feb-16 870 Jam 45
94 Hadli Furqaan Dhanurendra Jakarta 12-Feb-16 3030 Puspita Praptiningsih 26
95 Haidar Aqeel Zada Jakarta 26-Jan-16 2920 Nurhasanah 30
96 Hanaa Ahmad Jakarta 28-Feb-16 2600 Ajeng Qurrotul Ain 36
97 Hidayah Jakarta 14-Mar-16 1100 Farihah 34
98 Humaira Husna Ardiani Tangerang 08-Feb-16 1400 Dian Restuti 26
99 Humairah Salsabila Pontianak 02-Feb-16 2900 Monna Agustiani 26
100 Ilyasa Azhar Prambowo Bandung 16-Feb-16 1600 Hafizha Aslam Basyaib 20
101 Imanuel Galerano Arif Nuhroho Yogyakarta 28-Dec-15 940 Monika Kartika Nugrahani 28
102 Inara Dwi Rahayu Jakarta 02-Mar-16 1600 Menur Prabaningrum 26
103 Inayah Fathiyyaturahma Jakarta 10-Mar-16 1300 NN 27
104 Ishaan Fakhri Maazin Bandung 13-Jan-16 2800 Apriyanti 25
105 Ismail Hamzah Januaji Bandung 20-Jan-16 3300 Isum Sumiati 32
106 Januar Rifki Saputra Wates 22-Jan-16 3330 Meily Riyanti 24
107 Je Bandung 30-Jan-16 2040 Intan Chastra Susanti 26
108 Jizzy Ghania El Juna Semarang 14-Mar-16 1400 Winarni Tri Wahyuni 22
109 Joshua Imanuel Pattikawa Tangerang 25-Feb-16 2100 Sri Wahyuni 32
110 Kajita Kaisar Dofatulaisy Berau 26-Mar-16 1850 Inti Kurniawati
111 Kamasean Keenan Bagaskara Surakarta 23-Dec-15 1550 Pratiwi Widayanti 43
112 Kanaya Marliana Bandung 19-Mar-16 1705 Marlinda Triutami 26
113 Karel Abraham Al Azmi Depok 15-Feb-16 3050 Lita Sahara
114 Kaysha Athahirah Wahyudin Sumedang 22-Jan-16 3000 Mrliyana Kusmayati 32
115 Kelsen Gavriel Bandung 25-Mar-16 1800 Shena Pertiwi 22
116 Kevin N. Setiawan Bekasi 13-Jan-16 1900 Nina Angriani 33
117 Khabibah Maulidiyah Bahjah Malang 21-Dec-15 2100 Kiki Amilia Dewi 31
118 Khadija Kavi Semarang 12-Jan-16 3750 Eviana Eka Wahyuni 40
119 Khalid Abdurrahman Boyolali 11-Mar-16 1600 Suyatmi 35
120 Khanza Aliah Putri Samarinda 12-Feb-16 920 Ani Lujeng 28
121 Khaulah Nur Syahidah Bogor 20-Mar-16 920 Nurlela 26
122 Kim Aysela Kurnia Semarang 23-Jan-16 3300 Trias Permatasari 29
123 Kinara Marliani Bandung 19-Mar-16 1450 Marlinda Triutami 26
124 Lexa Ayydin Halif Jakarta 16-Mar-16 2100 Ade Sugina 24
125 Lintang Tangerang 18-Dec-15 1100 Tarini
126 M Ghaffar Arif Palembang 22-Nov-15 816 Emmy Yulinda 36
127 M. Ardhiya Ghibran Faiq Malang 18-Feb-16 1800 Yayuk Indayani 35
128 M. Ervino Attaya Banjarmasin 20-Nov-15 2000 Zulfiana Sari 42
129 M. Fadhil Ismail Surabaya 30-Jan-16 3400 Fitria Yuniar Oktaviani 24
130 M. Rayhan Tsaqib Jakarta 22-Jan-16 3100 Ameriia 32
131 Marissha Depok 02-Mar-16 2200 Sumiyati 33
132 Maryam Jamila Bekasi 16-Mar-16 1700 Yulia Cahya Pratiwi 18
133 Maulana Zidane Al Qhaffi Semarang 23-Feb-16 1960 Evi 19
134 Mikaila Tangerang 10-Mar-16 1800 Janah 39
135 Miracle Adrian Kaleb Siahaan Bandung 13-Jan-16 1200 Sri Puji Lestari 37
136 Moch. Rizky Febriano Surabaya 09-Feb-16 1350 Ika Irawati Sari 28
137 Muchammad Uwais Al-Qarni Kendal 15-Jun-16 2500 Yusnia Tungga Dewi 24
138 Muh. Wahyu Makasar 21-Jan-16 1300 Irhana 43
139 Muhamad Magelang 05-Jan-16 1100 Isnaini 21
140 Muhamad Ardiansyah Depok 11-Feb-16 1700 Nenih 34
141 Muhamad Azis Putra Waskito Jombang 26-Feb-16 1400 Etik Andriani 34
142 Muhammad Althaffathan Bayanaka Bekasi 20-Jan-16 3100 Nurul Khotolimah 34
143 Muhammad Ardan Maulana Bogor 04-Dec-15 2300 Ria Serinita 22
144 Muhammad Athalla Wicaksono Bogor 19-Jan-16 1200 Ika Yuni Aprianti 27
145 Muhammad Azzam Al Fatih Cileungsi 15-Jan-16 2470 Lilik Narwan 25
146 Muhammad Dzikri Cengkareng 16-Dec-15 3500 Hilalia 30
147 Muhammad Farras Daffandra Priyadi Tangerang 31-Dec-15 2995 Deria Suryani 26
148 Muhammad Fathan Abdillah Jakarta 01-Feb-16 1480 Dewi Sukma Purnamasari 20
149 Muhammad Haikal Arasyid Jakarta 07-Mar-16 800 Muhiyah 34
150 Muhammad Ilyasa Pekanbaru 17-Jan-16 600 Eko Wiyanti 29
151 Muhammad Jeffri Boyolali 19-Feb-16 1900 Amanda Deva Apriliana 20
152 Muhammad Raffa H Bekasi 19-Feb-16 500 Dewi Sri 19
153 Muhammad Raffi H Bekasi 19-Feb-16 550 Dewi Sri 19
154 Muhammad Rafli Ar Razak Depok 19-Jan-16 2700 Widia Astuti 32
155 Muhammad Ravinza Al Rasyid Bogor 16-Jan-16 3700 Rahma Agustiana
156 Muhammad Restu Bumi Cirebon 27-Feb-16 1400 Aini Nurhani 36
157 Muhammad Ridho Fauzi Purwokerto 14-Jan-16 2000 Siti Nur Endah 38
158 Muhammad Vierry Hamizan Nuharto Sidoarjo 03-Feb-16 1400 Ira Saraswati 29
159 Muhammad Zhafran Rasyid Shalih Tangerang Selatan 29-Dec-15 3300 Tika Yuliandar 25
160 Mustafha Lutfie Al Manfaluty Jakarta 29-Jan-16 953 Ade Irma 41
161 Mutiara Sarla Bekasi 25-Feb-16 1300 Romlah 19
162 Nadine Sunrise Adishree Jakarta 25-Feb-16 3400 Yoshe Malau
163 Nagisa Terra Alesha Bogor 24-Feb-16 2900 Aldila 29
164 Naila Fadilla Gustaman Bandung 07-Jan-16 1650 Santi 23
165 Nataya Syifa Depok 10-Mar-16 2200 Maryati 38
166 Nathania Alesa Rahmatiani Mojokerto 23-Jan-16 1500 Ayu Miarsih 19
167 Naura Alesha Rosadi Bekasi 30-Jan-16 2100 Mira 27
168 NN Banyumas 23-Nov-15 1700 Rengga Utami 28
169 NN Jakarta 15-Feb-16 1850 Ria Damayanti 25
170 NN Bekasi 19-Feb-16 2300 Rani Sstuti
171 NN Bandung 30-Jan-16 1150 Lia 22
172 NN Magelang 16-Feb-16 1200 Tetik Widayanti 25
173 NN Pemalang 11-Jan-16 1300 Resmi Daesah 26
174 NN Bekasi 23-Feb-16 1800 Lilik Dwi S.
175 NN Tegal 03-Mar-16 1700 Mei Rina Dwi Hartati 25
176 NN Boyolali 27-Feb-16 1700 Arumsari 26
177 NN Bekasi 18-Jan-16 1600 Ina Kusniawati 25
178 NN Wonosobo 10-Feb-16 1800 Wahyuni Azulfa
179 NN Denpasar 12-Jan-16 1400 Titik Rustiana 34
180 NN Depok 09-Feb-16 2410 Ayu Finasti Gumelar 23
181 NN Tegal 04-Jan-16 1175 Andri Astuti 34
182 NN Jakarta 24-Feb-16 2000 Nolis Suryani 27
183 NN Bantul 10-Mar-16 1500 Indras Prastiyana
184 NN Bandung 26-Jan-16 1200 Eros 28
185 NN Cengkareng 03-Feb-16 1980 Susilawati 30
186 NN Bekasi 18-Feb-16 2100 Ina Kusniawati 25
187 NN Cilegon 21-Dec-15 1600 Usmawati
188 NN Serang 22-Mar-16 1200 Aswati 30
189 NN Wonosobo 10-Feb-16 1900 Wahyuni Azulfa
190 Nur Wahid Cibinong 30-Dec-15 1800 Ami Siti Muslikhatun 20
191 Nurdaini Bogor 02-Jan-16 2200 Maryam
192 Nuzulul Latifa Yaqinu Kaffa Ilallah Surabaya 05-Feb-16 1500 Nur Khasanah
193 Petra Nathanael Siburian Surabaya 29-Dec-15 2280 Delima Apriliyana N 22
194 Prabu Ali Sulthon Jakarta 25-Feb-16 3300 Sa’diatul Mar’ati 35
195 Precious Waney Jakarta 31-Dec-15 2000 Elis Sitepu 34
196 Qissya Ashima Syifa Cikarang 12-Jan-16 1540 Noor Rachmi Azizah 23
197 Queenara Huzaimah Khairy Rizki Cirebon 19-Mar-16 1200 Gilarsi B’tari Suci 24
198 Quenzino Alrafaeyza Wijaya Cianjur 22-Jan-16 3400 Winda Septia Anggraeni
199 Rabia Ainul Mardiah Depok 07-Feb-16 3350 Mira 31
200 Raden Prabu Indra Kusuma Jakarta 06-Feb-16 3290 Anita Timbuleng 33
201 Raditya Arkana Abiyyu Surabaya 12-Feb-16 2200 Erliyanti Andika Sari
202 Radiyatul Fathul Arkhan Jakarta 15-Dec-15 3160 Selviana Nabila 16
203 Rafa Azka Putra Bandung 04-Feb-16 2500 Eka Darwati 33
204 Rafanda Jakarta 23-Feb-16 2600 Endah 22
205 Rafha Jakarta 15-Feb-16 400 Mantari 24
206 Rafi Azka Putra Bandung 04-Feb-16 2500 Eka Darwati 33
207 Rafli Anugrah Irawan Tangerang 09-Mar-16 2200 Dede Suryani 33
208 Rahmadonna Jakarta 18-Feb-16 2000 Juniarti 28
209 Raisya Shakila Putri Bogor 10-Mar-16 3240 Intan Kumala Prabadewi 34
210 Raja Bismika Haian Surabaya 12-Jan-16 900 Nur Hayati 31
211 Rakai Temahan Akkaru Bekasi 13-Feb-16 3300 Dewi Nurnaeny 27
212 Rania Mukhbita Shanum Jakarta 03-Feb-16 3000 Armi Yusnita
213 Rasya Al Hadi Cilegon 22-Dec-15 1150 Noviyanti 27
214 Rayka Arzanka Alkamran Jakarta 21-Mar-16 2600 Rennie Ariani 31
215 Raziq Hafuza Madani Prambulih 17-Feb-16 2000 Lili Kusumawati
216 Revanditya Febrian Jakarta 03-Feb-16 1600 Pujianti 32
217 Rheva Adonia Azzahra Jakarta 09-Feb-16 1240 Nurmala Agustina 28
218 Risma Aulia Rahmah Banjarmasin 11-Feb-16 150 Rahimah 42
219 Rizki Hanan Bogor 24-Feb-16 1750 Syaqila Dede Sulastri 20
220 Rohman Serang 16-Dec-15 1800 Tu’ah Rosnawati 22
221 Said Nugraha Pratama Pekanbaru 26-Feb-16 1800 Mely Yanti 22
222 Salsabila Frederika Solo 26-Jan-16 3200 Ayu Anita Mustika 25
223 Sawon Cilacap 26-Jan-16 1500 Darisah
224 Sayyata Kaisarah Dofatulaisy Berau 26-Mar-16 2100 Inti Kurniawati
225 Shafiyah Zakhyra Diasaputri Solo 28-Jan-16 1160 Nor Diah Amanati 32
226 Shane Yuva Natrica Sueken Bekasi 25-Dec-15 1800 Dewi Sartika 38
227 Siti Maryam Cengkareng 12-Feb-16 1500 Endang Lestari 31
228 Siti Rai Zida Ziad Banjar 26-Jan-16 2200 Siti Hana Lutfiyah 26
229 Siti Raka Zada Ziad Banjar 26-Jan-16 1600 Siti Hana Lutfiyah 26
230 Soffia Putri Erwis Semarang 19-Jan-16 1000 Juni Ernawati 34
231 Sophia Firdhani Widiasti Tangerang 07-Jan-16 1090 Aminatun Solikhah 25
232 Sultan Ahmad Al Fatih Bekasi 24-Jan-16 1700 Amalia Dwinita 27
233 Sulthan Mahfud Jakarta 01-Mar-16 3400 Tuti Maulidiawati 31
234 Syafa Dwi Ashar Jakarta 04-Mar-16 1285 Asri 31
235 Syaqila Febi Naila Jakarta 15-Feb-16 1100 Yusnidar 39
236 Sybil Azkiya Thafana Bandung 23-Nov-15 1800 Sofia Abryani Putri
237 Tabina Adeeva Humaira Bekasi 22-Mar-16 1200 Ida Dana Sharry 25
238 Trisha Saqyla Cikampek 30-Jan-16 1900 Ai Daryanti 22
239 Tsaniya Maula Khairunisa Bandung 23-Mar-16 1450 Apong Anis 35
240 Umar Farouq Jakarta 09-Jan-16 2940 Vivin Arisa Ramadanti
241 Uways Kolaka Utara 08-Mar-16 1350 Nursuina Rahma Arpi 31
242 Ve Bandung 30-Jan-16 2070 Intan Chastra Susanti 26
243 Wulan Tangerang 18-Dec-15 740 Tarini
244 Yulianti Jakarta 29-Dec-15 1670 Yulianti Syahfitri
245 Zacky El Azzami Tangerang 18-Jan-16 1450 Marizayanti 31
246 Zain Al-Fath Bahesthy Depok 31-Dec-15 2800 Aisyah 32
247 Zalfa Khalilah Adni Cikarang 30-Jan-16 3086 Sri Ramdhaniati 24
248 Zein Al Kalish Setiawan Depok 12-Dec-15 1640 Lisna Trisnawati 28

I’tikaf masjid UI

Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, umat muslim dianjurkan utk i’tikaf di masjid (berdiam diri di masjid) memperbanyak tadarus, zikir, banyak mendekatkan diri pada Allah SWT. Menulis i’tikaf rada repot jadi akan saya ringkaskan saja jadi itikaf jadi lebih mengindonesia.

Berbeda dg tahun2 sebelumnya biasanya masjid UI Depok tidak menyelenggarakan itikaf bareng, tapi kali ini kelihatannya mulai dikordinir, terlihat dari adanya poster pengumuman di beberapa tempat. Kebetulan saya lihat di pos masuk UI. Mohon maaf kalau saya salah, krn bbrp tahun y.l. saya datang itikaf di masjid UI tapi kelihatannya hanya ada bbrp orang saja dan tidak ada panitia yang mengurus, jadi seperti inisiatif perorangan saja. Biasanya ditandai dengan adanya qiyamulail berjamaah seperti di masjid lain. Tadi malam waktu saya sampai menjelang jam 23.00 kelihatan terjadi keributan di pos masuk, satu orang pengunjung terlihat seperti mau memukul satpam. Tapi berhasil dilerai sehingga keributan tidak berlanjut.

Parkir penuh, mobil saya tidak kebagian tempat sama sekali di parkiran masjid UI. Terpaksa saya keluar dan pakir di Fak Hukum, gak apa2 deh cuma jalan sedikit koq… Kalau mobil saja penuh, motor gak usah ditanya…Banyak banget. Jadi begitu masuk kedalam, para mutaqif bergeletakkan dengan berbagai posisi. Ada yang duduk tadarusan, ada ngobrol, anak kecil lari2an. Tentu saja tak sedikit yang ngorok dengan berbagai irama perkusi dan suara kodok bangkong. Jam 02.30 QL dimulai dengan juz 23 surat ke 36 surat Yasin. Suara imam mengalun merdu. Saat demikian ini yang saya sukai bila mendengar suara imam yg fasih banget dan lancar, serasa kita terbawa terbang tinggi melayang. Bahkan 2 hari lalu di Attin tak sedikit jemaah yang menangis sedu sedan termasuk imamnya sendiri, terlarut dalam bacaan yg syahdu. 10 rakaat ditambah 3 witir, mengikut metode Mekah Madinah, yang selesai dalam waktu satu jam.

Tentu saja jemaah didominasi oleh para mahasiswa, kelihatan dari wajahnya yang masih muda. Saya bergumam dalam hati…’Jangan2 saya sudah jadi orang yang paling tua diantara seluruh jemaah yang hadir ?’  Mengingat umur nabi yg k.l. 63 th dan berarti saya sudah tidak lama lagi 1-1,5 th lagi. Akan kah saya diberi waktu oleh Allah ? (sampai Ramadhan tahun2 y.a.d.).  Dan bila saya diberi waktu, amanah apa yang harus saya jalankan ? Suasana itikaf selalu menjadikan saya berkontemplasi merefleksi diri.

Beberapa mantan murid menegur saya, bila tak salah mereka ini para ETIKAWAN (mantan murid mata kuliah Etika, yang s/d th 2011 masih berasal dari 5 jurusan M, E, Mt, TI, TP). Krn seingat saya mereka bukan dari jurusan Mesin. Sudah barang tentu mereka kelihatan lebih dewasa, kan sudah jadi alumni bbrp tahun. Juga ada dosen FT tapi kami tak sempat ngobrol, krn hanya lihat dari jauh.

Rupanya panitia harus lebih siap lagi di hari2 mendatang, mengapa ? Karena pas jemaah mau wudhu dan gosok gigi sehabis sahur, ternyata air mati… lha gimana ? terbayang itu toilet baunya jadi gak karuan. Mau wudhu gak ada air, jadi terpaksa tayamum deh, atau yang masih punya sisa sedikit aqua di botol, bisa wudhu dg cara menghemat air. Panitia minta jemaah bersabar… Walau sampai pulang ba’da Subuhpun kelihatannya air masih belum ada.

Begitulah sedikit pengalaman itikaf keliling yang sudah saya jalankan sejak… Tahun 1994. Progresnya sangat nyata dari segi kuantitas. Dulu sepi dan hanya sedikit, yang ramai hany di masjid Istiqlal saja. Sekarang hampir di semua masjid jami diselenggarakan itikaf dan qiyamulail berjamaah di 10 hari terakhr Ramadhan. Tentang kualitas, lebih baik bila kita introspeksi saja pada diri masing2, sudah sampai dimana usaha peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah SWT. Utamanya dari tindakan2 nyata kita dalam beramar ma’ruf nahi mungkar. (Ral 280616).-

Baca juga bbrp artikel lain ttg itikaf:

https://koestoer.wordpress.com/2006/11/03/itikaf-di-masjid-masjid-jami-jakarta/

https://koestoer.wordpress.com/2006/10/16/itikaf-di-malam-nuzulul-qur%E2%80%9Dan2005/

https://koestoer.wordpress.com/2013/07/30/si-fincang-fergi-itikaf/

20160627_234343

 

 

 

Prototipe Baru Inkubator UI

Judul Purwarupa (prototype): Pengembangan Inkubator Grashof Tipe Completly Knocked Down   (CKD) Untuk Menjangkau Daerah Pedalaman Indonesia.

Salah satu program pemerintah yaitu MDGs (Millennium Development Goals) adalah mengurangi angka kematian bayi. Sekarang berlanjut menjadi SDG (Sustainable Dev Goals). Sebagai perbandingan, untuk Indonesia, angka kematian bayi masih berkisar 30 berbanding 1000 (30 bayi mati per 1000 kelahiran). Sedangkan untuk negara ASEAN rata-rata hanya 10-15 per 1000 kelahiran. Dari 30 kasus tersebut, salah satunya adalah kelahiran bayi prematur yang tidak tertolong karena tidak ada akses ke ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) di Rumah Sakit, dimana inkubator menjadi salah satu alat yang vital untuk menangani hipotermia yang dialami bayi prematur dan BBLR. Oleh karena itu, program peminjaman gratis inkubator menjadi penting adanya. Untuk  itulah diperlukan desain inkubator portable agar bisa digunakan di rumah. Inkubator yang dirancang mengambil konsep dari teori grashof yang memanfaatkan proses konveksi alami udara. Desain inkubator Grashof ini spesial dirancang agar hemat energi, enteng dan portable serta hemat biaya sehingga sangat sesuai digunakan ntuk golongan menengah-bawah.

Peminjaman gratis Inkubator Grashof dan Fototerapi yang dijalankan oleh Tim Inkubator UI semenjak awal tahun 2012 sudah menolong hampir 700-an bayi (prematur dan bilirubinemia) di beberapa lokasi di Indonesia. Untuk pencapaian penyebaran agen relawan peminjaman gratis inkubator seluruh Indonesia dari tahun 2013 hingga sekarang sudah mencapai 30-an kota/kabupaten. Tentu saja masih jauh dari target hingga 300-400 kota/kabupaten seluruh Indonesia.

Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai lebih dari 17.000 pulau. Dalam menyebarkan  inkubator kepada agen relawan, terutama lintas pulau, masih terkendala dalam hal biaya kirim dari inkubator sehubungan dengan volumetrik pengiriman dan juga terkendala dalam resiko kerusakan karena inkubator ini bersifat fragile (mudah pecah). Oleh karena itu, agar resiko kerusakan Inkubator Grashof bisa diminimalisir hingga sampai tujuan (khususnya pengiriman lintas pulau dan pedalaman), maka perlu adanya perubahan design dan pengembangan untuk mengantisipasinya. Disamping itu peningkatan penyebaran agen relawan peminjaman gratis inkubator jadi lebih mudah, sehingga banyak bayi prematur yang bisa tertolong.

Oleh karena itu, Tim Inkubator UI akan mengembangkan Inkubator Grashof tipe Completly Knocked Down (CKD) agar  biaya pengiriman bisa diharapkan berkurang hingga 50% dan juga resiko kerusakan bisa diminimalisir.

Deskripsi dan Spesifikasi

Inkubator portable hemat energi (Inkubator Grashof) yang dirancang khusus untuk golongan pra-sejahtera. Penggunaannya spesial di rumah dan  inkubator dipinjamkan gratis untuk masyarakat yang mempunyai bayi premature. Inkubator Grashof Tipe Completly Knocked Down (CKD) mempermudah pengiriman karena dengan mudah bisa di bongkar–pasang.

 

Nama Inkubator Grashof tipe CKD
Ditujukan Bayi Prematur / Hipotermia/BBLR
Bahan Acrylic 5 mm dan Multiplex 12 mm
Dimensi Total 65 x 45 x 45 cm
Berat (+/-) 13.5 kg
Komponen Utama Lampu Pijar 25 Watt ; 2 Buah
Sistem Kerja Konveksi Alamiah
Keterangan Lainnya Hemat Energi

Paling Senyap (Tidak Ada Suara)

Alamiah, ramah lingkungan

Paling Ringan

Aman Dan Mudah Dibawa

RANCANGAN PROTOTIPE CKD (LEPAS_PASANG)

Purwarupa v1Purwarupa v2

Prinsip Kerja

Menggunakan prinsip radiasi, konveksi alami dan sirkulasi alami, perpindahan kalor, dari lampu bohlam 25 Watts. Energi listrik masuk memanaskan lampu bohlam. Bohlam memanaskan udara sekitar ruang pemanas melalui radiasi dan konveksi alami. Udara menjadi panas dan densitasnya menurun akibatnya udara jadi enteng dan naik keatas. Tempatnya diisi oleh aliran udara segar yang masuk melalui lubang udara luar dan kemudian dipanaskan lagi oleh bohlam. Demikian udara bersirkulasi secara alami naik dari bawah melalui lubang melintasi ruang pemanas ke kabin bayi. Setelah mengisi kabin dengan udara hangat, udara terus mengalir ke lubang di atas-sisi kabin. Dengan sirkulasi udara yang konstan, suhu tetap sedikit lebih rendah dari suhu tubuh manusia. Aliran laminar seragam terjadi karena dinding atas banyak lubang yang memungkinkan udara hangat mengalir keluar.

Bagian atas dari inkubator terbuat dari akrilik dengan ketebalan 5 mm. Akses  ke kabin untuk menempatkan bayi, terletak di bagian yang berlawanan dari sirkulasi pemanasan. Bagian bawah dari inkubator yang terbuat dari kayu sebagai pilihan. Dengan konduktivitas termal rendah bisa digunakan dengan aman. Inkubator yang paling senyap karena tidak ada fan/kipas yang digunakan dalam sistem sehingga akibatnya tidak ada perangkat yang menghasilkan suara. Kondisi ini membuat bayi tidur dengan tenang.

Berat total dari inkubator yan hanya sekitar 13.5 kg menjadikan inkubator ini peralatan portabel yang mudah diangkut. Energi listrik 2x25W yang diberikan telah diuji untuk cuaca tropis Indonesia. Di lokasi tertentu di wilayah pegunungan, lebih baik digunakan @40  Watt x 2 bohlam pemanas, yang bisa ditemukan di mana saja di toko listrik dengan harga sangat murah.

Dimensi keseluruhan seara volumik tidak lebih dari 65x45x45 cm3. Sebuah perangkat cut-off thermostat dipasang untuk menjaga inkubator dalam kondisi aman kapan saja dan dimana saja.

AZAS MANFAAT

  • Manfaat / Aspek Edukasi

Inkubator Grashof ini ditujukan untuk membantu masyarakat golongan pra-sejahtera yang tidak mempunyai akses ke rumah sakit karena ketidakmampuan mereka untuk membayar biaya masuk rumah sakit dan lain-lain. Sehingga diharapkan banyak bayi prematur di pedalaman Indonesia dapat tertolong.

Manfaat dari segi ekonomi, antara lain :

  1. Masyarakat kurang mampu tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk menyewa inkubator di rumah sakit karena inkubator grashof akan dipinjamkan dengan gratis.
  2. Desain khusus untuk rumah, sehingga daya listrik, dimensi, berat, dan lainnya sangat hemat untuk masyarakat (menengah ke bawah)

Manfaat dari segi sosial budaya, antara lain :

  1. Hubungan batin dan fisik dari orangtua kepada bayi di rumah secara langsung, sehingga dengan sendirinya tumbuh-kembang bayi menjadi lebih cepat menuju kondisi bayi normal.
  2. Mengubah pola pikir masyarakat secara umum tentang perlunya kita saling tolong-menolong di kehidupan atau berrgotong-royong untuk saling membantu tanpa memandang Suku Agama dan Ras.
  3. Membangun dan meningkatkan mutu UKM sebagai vendor pembuatan alat tersebut.

PARTISIPASI DAN DONASI

Mereka yang ingin berpartisipasi menyumbang untuk pengembangan prototipe ini dan turut menyukseskan program peminjaman inkubator gratis untuk menolong bayi prematur di seluruh Nusantara,  bisa memberikan DONASI melalui link berikut:

http://www.inkubator-gratis.org/2016/06/16/bantu-pembuatan-inkubator-untuk-bayi-prematur-seluruh-nusantara/

Donasi anda akan sangat bermanfaat untuk menolong bayi prematur dari kalangan pra-sejahtera.

Menolong satu nyawa bayi kita berarti menolong seluruh negeri ini.

 

Small Project

SMALL PROJECT FOR STUDENT

(Dalam rangka mengisi waktu libur)

Judul: Pengolahan data Excell dan Word untuk jadi E-book.

TOR in brief (Term of Reference)

Deskripsi singkat: Tersedia Kumpulan data pertama (D1), dalam bentuk teks didalam format Excell (xls) kolom dan baris. Bulk data ini harus diolah dengan cara sorting mulai dari single, double dan triple sorting. Selanjutnya disusun menurut page/sheet masih dalam format Excell, namun selanjutnya harus dijadikan format MSWord (Doc).

Kumpulan data kedua (D2), dalam bentuk format MSWord merupakan teks biasa hanya perlu koreksi dan editing. Dalam D2 ini ada foto dan video, sehingga untuk video nanti perlu ada pencantuman address url-link.

D1 dan D2 ini nanti akan digabung dengan tujuan untuk dibuat E-book.

Keterangan lebih detail lagi akan dijelaskan pada saat pertemuan pertama.

Waktu: 2 bulan dengan meeting (copy darat) seminggu sekali. Mungkin kadang-kadang akan 2 kali tergantung kebutuhan. Ada masa percobaan satu minggu, artinya calon akan di test dulu dengan diberikan sebagian data untuk diolah. Hal ini diperlukan untuk melihat kemampuan pengolahan data excell dari calon.

Calon yang berminat tentu saja harus mahir dalam memanipulasi Excel dan Word. Lebih disukai lagi bila menguasai Macro-Excell (pemrograman dalam Excell). Pekerjaan dilakukan dengan computer atau laptop dirumah. Hubungan komunikasi bisa dilakukan on-line melalui email, WA dan SMS. Peminat mahasiswa, boleh dari jurusan atau prodi mana saja. Bahkan boleh dari fakultas mana saja. Tidak dibedakan antara pria dan wanita.

Imbalan:  NEGOCIABLE, tentu saja usulannya akan datang dari owner. Digunakan system termin 2 atau 3x tergantung juga pada progress pekerjaan.

Calon harap mengirim email terlebih dahulu melalui

koestoer@eng.ui.ac.id

Harap disertai dengan biodata ringkas dari calon beserta softcopy pasfoto. Ditunggu s/d 30 Juni 2016.

Kontak Owner:

Raldi Artono Koestoer, Dep Teknik Mesin FTUI. No HP/SMS/WA 0816-1992186, Email koestoer@eng.ui.ac.id dan koestoer2000@yahoo.com, koestoer.wordpress.com. Gd DTM-FTUI lt 2 atau Gd MRC (seb DTM) lt 6.

Nilai Etika 2016

No NPM T1 T2 T3 T4 TA
1 1206237290 74 80 73 75 75
2 1206241861 65 65 73 0 0
3 1206254486 71 79 73 70 73
4 1206260715 75 75 73 0 59
5 1306368721 0 77 73 70 62
6 1306368734 77 82 83 80 81
7 1306368785 75 78 83 79 80
8 1306368822 77 83 83 80 82
9 1306368835 76 80 83 79 80
10 1306368841 73 78 83 75 79
11 1306368860 77 83 83 80 82
12 1306368873 76 80 83 80 81
13 1306368892 76 79 83 80 80
14 1306368904 74 82 83 75 80
15 1306368955 79 83 83 83 82
16 1306368974 72 76 83 75 78
17 1306368980 73 78 83 75 79
18 1306369005 76 80 83 80 81
19 1306369011 72 81 83 72 79
20 1306369024 75 78 86 79 81
21 1306369043 79 81 86 85 84
22 1306369075 76 81 86 80 82
23 1306369081 77 80 86 82 83
24 1306392185 76 82 86 79 82
25 1306401656 74 80 86 75 81
26 1306402721 77 79 86 83 83
27 1306405010 76 81 86 79 82
28 1306413574 78 82 86 83 83
29 1306445405 68 73 86 70 77
30 1406532583 74 82 86 75 81
31 1406532614 74 77 86 79 77
T1 wwcr
T2 uts
T3 PET
T4 UAS
AA ABSEN PUNI AA 1 A 1