Berita UI



Jakarta – Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Azis al-Saud mendapat gelar doktor honoris causa (HC) bidang perdamaian dan kemanusiaan dari Universitas Indonesia. Merasa tak pernah diajak diskusi, Majelis Wali Amanat (MWA) mengirim surat resmi kepada Rektor UI.

Beri Gelar Doktor HC ke Raja Arab Saudi, Rektor UI Disurati MWA

“Kami kirim surat, bukan pribadi tapi secara institusi. Tapi kita nggak tahu apakah suratnya sudah dibaca (oleh rektor) atau tidak,” ujar salah satu anggota MWA, Prof Emil Salim kepada detikcom, Jumat (2/9/2011).

Selain Raja Arab Saudi, ada dua lagi pimpinan yang mendapat gelar serupa. Mereka adalah Kepala Negara Brunei Darusalam, Sultan Hassanal Bolkiah dan Presiden Turki HE Abdullah Gul. Raja Arab Saudi dan Sultan Brunei Darusalam mendapat gelar pada 21 April 2011 lalu. Sedangkan Presiden Turki pada 6 April lalu.

“Kami tidak pernah dilibatkan, tidak pernah ada komunikasi pengangkatan HC,” lanjut Emil.

“Majelis wali amanat mempertanyakan prosedur pemilihan dari 3 pejabat pimpinan asing. Kalau ada 3 prosedur pengangkatan tiga pejabat asing tanpa sepengetahuan MWA, nanti bakal ada lagi yang ke-empat, kan repot,” jelasnya.

Ada 15 anggota MWA yang terdiri dari sembilan wakil akademik dan enam wakil masyarakat. Emil sendiri berasal dari kalangan masyarakat. Selain Emil, ada juga Presdir Blue Bird Purnomo Prawiro, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Alwi Shihab, pengusaha nasional Rahmat Gobel, Wakil Mahasiswa dan Karyawan.

Emil menjelaskan, prosedur pemberian gelar ini pertama kali bakal digodok di komite. Tim ini kemudian mengusulkan kepada rektorat yang lalu dilanjutkan di tingkat MWA.

“Nggak ada batas waktu, tapi yang lama itu di komite,” tegasnya.

Harian Arab News sebelumnya melansir, Rektor UI Prof Gumilar R Somantri datang Istana Al-Safa, Jeddah, untuk memberikan gelar Doktor HC pada Raja Abdullah pada Minggu, 21 Agustus. Gumilar memberikan gelar itu karena Raja Abdullah dianggap telah berkontribusi dalam mempromosikan pengajaran Islam yang moderat, mendukung perdamaian Palestina, dan menginisiasi dialog antar agama.

“Kami juga mengapresiasi Raja atas kontribusinya dalam bidang kemanusiaan dan usaha kerasnya dalam mempromosikan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Gumilar.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s