Terowongan Bawah Tanah Paris


Dear all,

Gubernur Jokowi sudah memerintahkan pelaksanaan pembuatan jaringan gorong-gorong besar dibawah Jalan Thamrin dan sekitarnya. Sistem drainase bawah tanah di Malaysia menjadi acuannya.
Kalau ingin tidak tanggung-tanggung, seharusnya yang menjadi acuan adalah sistem drainase bawah tanah Paris. Sistem ini dimulai tahun 1370 ketika seluruh Eropa termasuk Perancis berada dalam Jaman Kegelapan. Waktu itu dibikin dulu terowongan drainage dibawah rue Montmartre. Tapi jaringan terowongan besar bawah tanah seperti bentuknya sekarang dibangun lebih dari 100 tahun yang lalu yaitu tahun 1850. Dan pada tahun 1878 dibangun di terowongan itu 2 sistem daur ulang air limbah sungai Seine yaitu satu unit untuk air minum dan satu unit lagi air bersih tapi bukan air minum. Pada tahun 1878 terowongan pengelolaan limbah bawah tanah ini panjangnya sudah 600 km. Bayangkan. Tapi pemimpin Paris tidak berpuas diri. Sampai tahun 1977, total panjang terowongan limbah

mencapai 1600 km.
Perang Dunia I (1914-1918) membikin hidup susah banget, tapi sudah ada kesadaran jangan biarkan limbah dari sistem bawah tanah dikembalikan ke sungai Seine begitu saja. Maka tahun 1935 dibangun instalasi treatment limbah berskala industri. Jadilah treatment air limbah Paris terbesar di Eropa, yang menghasilkan lebih dari 2 juta meter kubik air bersih tiap hari.

Heran, sungai Seine itu besarnya lebih dari sungai Ciliwung plus semua sungai yang lewat Jakarta digabung jadi satu. Nggak bau, dan bisa dilewati kapal serta tongkang pengangkut barang. Tapi banjirnya kok nggak parah amat, nggak seperti Jakarta. Itu ya berkat sistem drainase yang baik itu.

Tak ada kota sedunia ini yang punya jaringan air limbah bawah tanah seperti Paris, sekarang panjangnya 2,100 km. Disana ada saluran besar air minum dan air bersih non-air minum. Kabel telpon ada disitu. Kabel pneumatik ada disitu karena orang Paris berkirim surat kilat pakai tekanan udara, sekarang digantikan SMS dan e-mail. Bahkan pusat pengatur lalu lintas ada disana.

RM

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s