Toko Souvenir Eropa


Toko Souvenir Eropa

Judul diatas sudah mencerminkan tiga kata kunci, namun kata kunci yang utama ada di kata terakhir yaitu EROPA. Nah ini berkaitan dengan cita-cita saya sejak tahun 2006/7. Jadi asal muasalnya adalah tentu karena latar belakang pengenalan saya terhadap daratan eropa ini yang bermula di tahun 1980. Pastilah sudah lama alias jadul, termasuk dengan segala suka dan sukanya (biasanya orang nyebut suka dan duka, tapi saya ruba h jadi suka dan suka). Semua itu bagi saya menunjukkan bahwa yang dulu duka sekarang sudah berubah menjadi suka. Ternyata kalau hal itu sudah lama dan kita masih mengenangnya persespsi dan rasa itu jadi berubah sendiri. Yang dulu saya rasakan sedih dan sakit sekarang peristiwa itu malah menjadi hikmah alias bermanfaat bagi saya. Itulah sebabnya semua berubah dari duka jadi suka.

OK begitulah ditahun sekian itu saya dan keluarga jalan2 ke Eropa beberapa Negara  dikunjungi mungkin ada 6. Diantaranya Pcis, Jerman, Belgia, Swiss..dst nya lah. Dipihak lain sejak tahun 2003 saya sudah merintis bisnis alkes dengan segala persoalan ini itu, juga mineral, sama jugalah jatuh bangunnya. Fabrikasi sepeda, dengan tim yang mula-mula kompak terus pecah berantakan walau proyek selesai. Begitu jadi semua itu adalah pengalaman berbisnis. Nah di travelling Eropa itu terpikir oleh saya mengapa saya tidak coba2 buka toko souvernir aja di Eropa terutama waktu kami jalan2 di Bruxelles lihat maneken-pis yang sudah ber x x saya lihat tu anak kecil pipis terus2an. Banyak banget turis yang pada belanja souvenir, yang membuat keinginan saya menggumpal. Karena pengalaman saya beberapa tahun ini saya kira udah cukup (2011-2003=8 tahun) jadi rasanya udah cukuplah tahu gimana caranya merealisasikan entity bisnis.

Jadi gimana caranya ?

Gampang banget ternyata caranya wahai saudara-saudaraku…  Atau saya kasi lihat buktinya dulu deh, nih lihat foto…

-0-

-0-

Weleh weleh…sapa sangka saya jadi komisaris 4 perusahaan yang bergulir (artinya jalan). Some says “susah lho bikin perusahaan itu bisa  bergulir…” Emang bener wahai saudara-saudaraku. Dan jadi komisari disini bukan hadiah dari pemerintah yang biasanya kedudukan ini jadi tempatnya bancaan para menteri dan eselon satu untuk dapat gaji buta dari BUMN pemerintah. Jauh dari itu, ini company bikin sendiri dan mbangun sendiri. Mau tahu berapa yang dibangun dan gak jalan ? Ya sejumlah itu juga. Toh masih ada yang nggremet alias jalan tertatih-tatih.

Ya’ kita kembali ke laptop… Jadi suatu saat dalam perjalanan umroh yang kessekian kali, saya ditemani oleh 2 sahabat lama (anak mesin angkatan kepala 7) dua orang. Satu diantaranya udah lama banget gak ketemu, koq bisa ya tahu2 umroh bareng ?? Demikianlah Allah SWT ngatur, you terima aja deh. Eh tahun depannya gitu lagi, umroh lagi bareng kali ini teman satu yang botak bersama istrinya. Dari pertemuan selama perjalanan yang lama, banyaklah kami exchange info, dari cerita ngalor ngidul sampe pijit2an. Bahkan saya masukin di youtube saya…Coba deh search ‘umroh’. Tahulah saya bahwa si YS ini berbisnis workshop manufaktur, banyak bikin menara2 BTS, dan lain2 kerjaan pelat. Saya pernah ke Wshopnya dia punya plasma cutting segala motong pelat setebal 10 cm… gila juga nih orang. Padahal sungguh mati tampangnya blo’on. Udah gitu emang juga dia orang betawi jadi gitu deh ngomongnya rada2… saya bilangnya ‘”kamse’u”. Tapi seringkali kocak, dan buat saya dia amat polos. Gak banyak cincong…berpikir praktis gak kaya saya njlimet sok intelektual, rada egosentris krn ngerasa pinter. Tapi ujungnya gak bikin apa2. Bahkan do’i punya klien banyak perusahaan asing dan big company.

Gitulah singkat cerita tahun 2011 kemarin ini kami berencana bikin kapal… Hah ! bikin kapal ?? Sok tau banget !! Mau jadi Onasis apa ? Ngimpi kali ni ye ?

Jadi ada si Hadi tuh (M75) si Cina dosen dari program studi kapal. Kapal yang streamline itu dibikin sederhana aja dari pelat2. Tingginya dibagi tiga panjangnya juga dibagi tiga sehingga bisa dibuat dari pelat saja. Kan motong dan ngelasnya gampang dan bisa dibikin modul sekaligus untuk ukuran kecil dan sedang tak perlu dibuat di galangan. Hambatannya hanya berkurang sedikit. Bahkan bisa disambung las ‘in-situ’. Buat saya ini ide bagus kan… So saya panggillah si YS ini utk berunding dengan Hadi utk bisa merealisasikan jadi bisnis manufaktur kapal patah2 (ini istilah kami, di Inggrisin jadi ‘the broken-ship’).

Suatu saat dari pulang rundingan soal kapal ini dengan pihak lain, saya dimobil berdua ama YS ngobrol. Tercetuslah ide saya untuk bikin took souvenir di Belgia tadi. Dan kalo saya definisikan ini jadi toko ARTISANAT dan ANTIQUITES. Nih saya jelasin dikit… Artisanat itu asalnya dari Artis (seniman) yang asalnya lagi dari Art (seni), Sedangkan Antiquite itu asalnya dari Antique (barang antik). Jadi enaknya disebut TOKO BARANG SENI DAN KERAJINAN KHAS INDONESIA. Nah gitu dong, kalo di Eropa kan jadi eksklusif.

And then saya kalo punya keinginan tuh terus bilang2 alias be-koar2 dan terus2an saya omong ke anak bini saya. Sehingga udah tahun 2010 dan 2011 anak saya (kelas 3 SMP perempuan). “Kapan dong toko souvenirnya bapak di Belgia itu jadi”. Selalu saya jawab “Nanti nanti…tenang aja”.

Waktu si YS dimobil saya ajakin bikin toko di Eropa dia langsung nyambut dan bilang ke anak bininya yang juga langsung bilang “iya deh …iya deh”. Semua semangat. Kita sepakat, saya bagian luar negeri dia bagian dalam negeri. Jadilah kemudian saya kontak beberapa relasi di Eropa yg notabene kebanyakan mantan murid.

-0-

O iya BTW tadi saya bilang kan… Gimana caranay merealisasikan bisnis ya..

Nah ni dia caranya dan sudah pasti ampuh dan jalan .. emang sudah terbukti koq.

Jadi gimana ? gini lho…

…..b..e..r..d..o..a…

Gitu aja… tapi musti amat sangat serius. Krn Allah SWT sudah berjanji bahwa doa kita pasti dikabulkan dan emang bener itu. Kan buktinya saya udah tunjukin diatas dg kartu nama saya tuh…

Karena itulah juga tadi malam saya solat tahajud dan berdoa semoga cita2 ini bisa terkabul.

Kerennya sih untuk meningkatkan devisa Negara kita. Untuk meningkatkan nilai ekspor kita, untuk membuka lapangan kerja buat anak bangsa… dll …dll.

Begitulah kira2 saudara-saudaraku, tentu saya mohon bantuan do’anya semoga cita2 luhur diatas bisa terlaksana. Dan ceita ngalor ngidul ini juga utk menjelaskan pada kawan2 yang saya kontak sehubungan dengan niatan ini. Tentu rencana belum fix2 amat. Bahkan mohn bantuan saran sekaligus karena maunya dibelahan bumi yg lain dimana suasana bisnisnyapun belum banyak saya ketahui.

Sementara itu dulu dan sekali lagi mohn doanya.

Raldi A. Koestoer 13 Janjuari 2012, jumat.-

One response

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s