Sudah 7 Tahun Tak Pernah Minum Obat..! Benarkah?


7 Tahun Tak Pernah Minum Obat

Kata-kata diatas itulah yang sering saya kumandangkan untuk memancing teman-teman agar ikut pola makan yang saya anut.

Mengapa 7 tahun?

Itu sebenarnya kira-kira saja, yaitu mulai tahun 2000 an. Saya ingat saatnya karena di Lebaran tahun itulah kami sekeluarga hijrah dari Bekasi ke Lebak Bulus.

Tak pernah minum obat ? Betul apa begitu ?

Apakah ini sekedar hoax saja ? (hoax=kebohongan di internet).-

Sabar… sabar… ini akan saya jelaskan.

Jadi kalau dikatakan benar 100% tentu tidak, tapi kalau dikatakan benar 90%, saya bisa menjamin IYAAA.. betul.

Demikian ini penjelasannya. Selama 7 tahun ini kami boleh dibilang sekeluarga adalah:

PEMAKAN BUAH DAN PEMINUM JUS… Makan buah dan minum jus tiap hari. Akibatnya aja deh yang saya critain. Yaitu kami merasa sehat dan memang sehat. Coba bandingkan sama teman seangkatan saya. Beberapa sudah meninggal dunia. Walau ada diantaranya yang meninggal karena ketabrak dan itupun sudah lama berarti out of context tapi yang lain cepat-cepat meninggalkan dunia ini karena penyakit degeneratif (jantung kanker diabetes… dll). Yang bypass jantung dan dibalon sudah banyak. Seusia saya plus minus 53 tahun kalau lelaki sudah botak dan rambut lebih banyak putihnya. Kalau masih kliatan item itu di cat, ini biasanya yang berasal dari militer. Kalau perempuan sudah pada pakai jilbab karena malu kliatan banyak ubannya, kalau masih item itu pasti di cat, nanti kalau udah bosan ngecat baru dia pakai kerudung setelah itu baru jadi ’muslimah’ alias mengenakan jilbab. Yang pede abis membiarkan rambutnya item putih katanya biar nampak berwibawa. Ini biasanya wartawati senior atau pejuang feminis termasuk penganut kebebasan pers include pornografi.

Jadi apa maksudnya saya ngomongin kepala dan rambut orang ?

Karena rambut saya masih item. Dan ini yang saya bangga-banggain. Walaupun memang ada ubannya tapi tak banyak jadi tak terlihat.Kalau orang bilang karena turunan, maka adik saya paling muda rambutnya sudah putih semua Istri saya sering nyariin uban dikepala saya dan kemarin dia bilang:”Udah banyak ubannya bapak”. Saya sadar sepenuhnya bahwa saya juga pasti akan ubanan. Menjadi Uzur itu sebuah proses alamiah. Namun memperpanjang usia semua organ fungsi tubuh bagi saya adalah bagian dari ikhtiar kita manusia. Buku tentang makanan sehat sudah tertulis dimana-mana jadi tinggal dibaca aja. Hidup mati memang di tangan Allah tapi berusaha menjadi sehat itu usaha kita sendiri.

Ada juga saya minum obat tapi itu krn sesuatu hal. Kadang kalau makan diluar saya sering kemakan cabe rawit. Saya sendiri gak tahan pedas sebagai akibatnya suka moncor. Nah untuk menghentikannya itu saya minum imodium.

Dalam banyak pertemuan dengan mantan murid saya, kebanyakan mereka agak malu karena saya gurunya malah kliatan lebih muda dan segar ketimbang mereka yang tampangnya sudah keruh tak karuan dan ubanan alias rambut putih item. Perut sudah melembung bodi overweight. Walaupun banyak diantara mereka mengatakan:”Bapak koq kurusan”. Memang berat badan saya daripada ’dulu’ sudah berkurang 10 kiloan. Sekarang ini 57-58 kg sesuai atau proporsional dengan tinggi tubuh menurut rumusan BB yang mana saja, berat ini masih dalam range yang normal banget. Plus sejak tiga tahun terakhir ini saya mengikuti istri saya puasa senin kamis secara konsisten.

Tapi yang lebih penting lagi dari itu adalah saya merasa sehat.

Sakit kepala ? Masuk angin ? Meriang ? Flu ?

Hampir tidak pernah. Alias.. boleh dikata setahun hanya sekali. Padahal dulu sering bahkan mungkin seminggu sekali. Memang saya selalu berusaha memunculkan kemampuan self-healing saya. Kalau anda ingin tahu lebih jelas mengenai self-healing ini bacalah bukunya Deepak Chopra, saya lupa judulnya apa. Dengan begitu saya jarang ke dokter, bukan berarti tidak pernah. Terutama kalau saya itu ke dokter gigi, malah 6 bulan sekali karena perlu dibersihkan karang gigi, maklum gigi saya posisinya tak karuan. Dengan dokter, kita malah harus bekerjasama. Namun harus selalu menggunakan akal sehat dalam memelihara kesehatan tubuh kita sendiri. Paradigma dokter-dokter kita kebanyakan masih pengobatan kedokteran kuratif bukan kedokteran preventive. Jadi mau sakit apa aja akan dikasi dan disuruh minum obat. Wong gak sakit aja disuruh minum obat koq… Dengan semua obat suplemen itu. Tentu itu sebuah pola pikir yang salah dan menyesatkan. Namun gempuran iklan pabrik obat itu memang luarbiasa jadi sulit membendungnya bahkan ahli farmasi dan dokterpun dipekerjakan oleh pabrik obat untuk menganjurkan orang sehat minum obt (suplemen), seperti sering saya dengar di radio dalam acara program kesehatan.

Guyz, sudah tahunan saya kampanye pola ini. Namun keberhasilannya NOL PERSEN atau NOL BESAR, artinya tidak ada satupun teman handai tolan yang mengikuti pola ini. Tapi beberapa minggu ini gara-gara training di hotel Ciputra ada mas Bambang Suryawan yang nampaknya ’berjanji’ untuk mengikuti pola ini. Kalau saya mengingatkan dengan sms beliau masih menjawab ”Terimakasih dik Ral diingatkan minum jus”. Khusus saya mention mas Bambang karena saya berharap punya pengikut. Saya tulis ini dan akan saya promosikan di blog saya di dua tempat supaya banyak orang yang bisa mendapatkan cara murah untuk hidup sehat. Karena sering saya bilang ke teman-teman:” sekali kamu masuk Rumah Sakit, langsung jatuh miskin lho..” Bayangkan biaya bypas jantung saja minimal 60 juta untuk satu pembuluh. Dan kalau pola makan tak berubah maka tak berapa lama akan masuk RS lagi. Bayangkan saja sendiri…

Selamat Akhir Tahun 2007.

Selamat Tahun Baru 2008.

(Raldi A. Koestoer – 31 Des 07.-)

Iklan

7 responses

  1. Mas Ral,
    Agak kurang jelas, apakah anda hanya makan jus & buah saja atau + olah raga . Kalau + olah raga, apa olah raga yg pas utk lansia. Saya kurang lebih 2 tahun lbh tua dari anda, saya perkirakan dari tahun masuk anda di FTUI.

    Salam,
    Irawan

  2. wah bagus nih pak, kebetulan saya sering masuk angin, hehe penyakit langganan. mudah2an bisa ikut membiasakan diri berpola hidup sehat.
    >> Skr jadinya sdh 10 th (Ral).-

  3. terima kasih utk artikel ini pak. saya setuju dg konsep minum just dan makan buah tiap hari. tapi haduh..kadang susah cari waktu buat ngejus. jadi makan buah dan sayur aja.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s