Peminjaman inkubator di koran Metropolitan

koestoer:

Peminjaman gratis inkubator

Originally posted on Raldi Artono Koestoer:

Lihat foto koran Metropolitan hal pertama dan kedua sebelah bawah, tgl 18 April 2014. Berita tentang Peminjaman Gratis Inkubator.

Saya sendiri belum pernah baca koran ini.

Judulnya:

1. Pakai Bahan Khusus Laris Dipinjam Keluarga Miskin

2. Rancang Bangun Inkubator Khusus Bayi Kembar

Koran Metro hal 1,  METJKT180414_1

Koran Metro hal lanjutan...

13-19 METJKT180414

raldi artono Koestoer, profesor pembuat inkubator murah

Pakai Bahan Khusus, Laris Dipinjam Keluarga Miskin
Inkubator bayi biasanya hanya
dimanfaatkan orang tua dari
kalangan ekonomi menengah ke
atas. Maklum, harga sewa atau
belinya relatif mahal. Untungnya,

sEDErhana:

Prof Raldi Artono Koestoer

raldi artono

mampu menciptakan inkubator

Koestoer
(kanan) dan

yang murah. Dia bahkan sering

inkubator

meminjamkan karyanya itu

bikinannya.

kepada warga miskin.

ARYO MAHENDRO

PADA 1989, Raldi baru menyelesaikan
kuliah doktoralnya di Universite de Paris
Creteil di provinsi Val de Marne. Waktu itu
kakaknya meminta Raldi memperbaiki sebuah bayi itu pun dilakukan. Hasilnya, alat tersebut muda. Dia melihat implementasi alat canggih
inkubator yang rusak. Pembongkaran dan kembali…

View original 146 more words

Peminjaman inkubator di koran Metropolitan

Lihat foto koran Metropolitan hal pertama dan kedua sebelah bawah, tgl 18 April 2014. Berita tentang Peminjaman Gratis Inkubator.

Saya sendiri belum pernah baca koran ini.

Judulnya:

1. Pakai Bahan Khusus Laris Dipinjam Keluarga Miskin

2. Rancang Bangun Inkubator Khusus Bayi Kembar

 

Koran Metro hal 1,  METJKT180414_1

Koran Metro hal lanjutan...

13-19 METJKT180414

raldi artono Koestoer, profesor pembuat inkubator murah

Pakai Bahan Khusus, Laris Dipinjam Keluarga Miskin
Inkubator bayi biasanya hanya
dimanfaatkan orang tua dari
kalangan ekonomi menengah ke
atas. Maklum, harga sewa atau
belinya relatif mahal. Untungnya,

sEDErhana:

Prof Raldi Artono Koestoer

raldi artono

mampu menciptakan inkubator

Koestoer
(kanan) dan

yang murah. Dia bahkan sering

inkubator

meminjamkan karyanya itu

bikinannya.

kepada warga miskin.

ARYO MAHENDRO

PADA 1989, Raldi baru menyelesaikan
kuliah doktoralnya di Universite de Paris
Creteil di provinsi Val de Marne. Waktu itu
kakaknya meminta Raldi memperbaiki sebuah bayi itu pun dilakukan. Hasilnya, alat tersebut muda. Dia melihat implementasi alat canggih
inkubator yang rusak. Pembongkaran dan kembali berfungsi. tersebut hanya terjangkau oleh kalangan
pemeriksaan terhadap mesin penghangat Sejak itu pula, tercetus ide di benak Raldi berduit. ”Kalau di rumah sakit, orang tua

aryo mahEnDro/jawapos
pasien harus keluar uang Rp 1–8 juta per
hari hanya untuk fasilitas inkubatornya,”
kata Raldi. Guru besar Departemen Teknik
Mesin Fakultas Teknik Universitas Indonesia
itu pun memutar otak.

Raldi ingin membuat alat kesehatan secanggih
itu. Tetapi, alat itu harus murah,
mudah, portable, dan hemat listrik. Sebab,
menurut dia, inkubator sejatinya hanya
digunakan untuk menjaga suhu tubuh bayi
agar tetap pada 34 derajat Celsius. Sementara,
hanya rahim ibu yang dapat menghangatkan
suhu tubuh bayi yang lahir terlalu cepat.

”Jadi, inkubator ini konsep dasarnya seperti
menggantikan dekapan hangat sang ibu
untuk bayinya yang masih rapuh,” jelas pria
yang juga personel grup musik The Prof
Band tersebut.

Kemudian, pada awal 1995, pria yang mengidolai
Mick Jagger tersebut mulai mengembangkan
dan memodifikasi inkubator

MITI dan Steinbeis visit UI-Inkubator

Lab NICU di lantai 2 Dep Teknik Mesin dikunjungi oleh MITI dan Steinbeis.

Mereka ingin mendengar cerita tentang program peminjaman gratis inkubator untuk masyarakat gol menengah kebawah. Bos Jerman ini terkagum-kagum mendengar inovasi tentang Grashof Incubator… Dia kaget waktu saya bilang Grashof itu peneliti asal Karlsruhe…

Foto 2 steinbeis

Mengenai sejarah pengembangan inkubator di FTUI, bisa di klik pada link berikut:

http://koestoer.wordpress.com/tim-inkubator-dengan-majalah-swa/

http://koestoer.wordpress.com/keren-banget-triplet-8-b-9-k/

Mereka yang membutuhkan layanan gratis kami utk peminjaman inkubator di rumah silakan kirim pesan melalui

SMS 0856 5931 2070 

SMS center kami.-

Semoga bermanfaat...

 

 

 

 

 

Pemilu 09Ap14 TPS 031 Cilandak

Tepatnya di Cilandak Barat jalan Lebak Bulus 1 dan 2,. Jadi sat blok ini di dekat jl Haji Nasi’in, lokasinya di dalam blok pertokoan daerah rumah haji Arjani. Terlihat rapih dengan susunan kursi bahkan ada kopi dan jajan gorengan pasar…Luarbiasa, angkat jempol deh sama haji Arjani Betawi asli dari lebak bulus.
Waktu jalan santai nuju TPS kami melewati TPS lain yaitu no 033 dan ternyata disitu kasihan banget karena ngantrinya dijalan mobil kepanasan lagi. Aduh…antar tetangga TPS aja terjadi perbedaan sosial yang cukup besar.
Dan jadinya nyoblos yang mana atau siapa ?
Yah…Apa boleh buat saya coblos teman-temAN SENDIRILAH. Abis…yang lain maaf saja…saya tidak kenal samasekali. Mending nyoblos yang kenal dong.
Salam Demokrasi.

Being the truth by Gandi

Di kelas Etika tahun lalu pada Program International, murid-muridnya terdiri dari, surely Melayu (Indonesia), kemudian satu Saudian, satu female Korean dan satu Indian. Sayang Saudian mengundurkan pada minggu-minggu awal.

Saya mintalah pada semua, masing-masing untuk presentasi ttg berbagai hal berbeda. Khusus Indian karena berasal dari Gandi’s School, maka topiknya tentang Gandi.

Dan… Gandi memang dahsyat…

Being the truth

Lemhannas – Rachmantio – Metalurgi

Judul diatas agak lucu, seperti tidak ada hubungannya satu sama lain. Jujur kata memang saya konek-konekin saja, karena peristiwanya memang demikian. Undangan dari pak Gub-Lemhannas saya terima sehari sebelumnya, kemudian ditambah sms malamnya, jadilah walau tidak yakin bisa datang tepat waktu, toch saya berangkat juga dari Selatan jam setengah tujuh. Expecting satujam akan sampai, ternyata baru jam 9 lewat masuk di Merdeka Selatan seb DKI. Pak Hendri Wadek I sedang presentasi program perayaan 50 tahun FTUI. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan tahun ini bisa dilihat di poster depan dekanat FTUI.
Beberapa yang hadir tokoh masa kini dan tokoh masa lalu FTUI, dan utamanya – the most senior metallurgist –

Bapak Dr Ing.- H. Rachmantio.

Yang diakhir sessi beliau  bercerita banyak tentang kelahiran kembali Jurusan Metalurgi di tahun 1975, dimana tadinya sudah berhenti selama beberapa tahun dan sebagian mahasiswanya pindah ke ITB dan sebagian lagi tetap tinggal di FTUI Salemba. Seharusnya cerita panjang Pak Rachmantio itu di rekam, tapi kelihatan panitia bukan saja tidak siap tapi gak kepikiran. Jadi baiknya metallurgist yang paling senior sekarang ini di DTMM mohon pada pak Rachman untuk menuliskannya demi kepentingan FTUI. Beliau juga memperkenalkan beberapa buku yang beliau tulis., tentang material, solid fisik dan teknologi jembatan. Tulisan ini sebenarnya hanya pengantar video klip saja, lihat sendiri deh videonya…

Cara Membawa Inkubator dg Bagasi Pesawat

Dear Emil,

Terimakasih atas sharingnya membawa inkubator dari Jakarta ke Pontianak.

Mohon ijin untuk saya posting di blog, karena bulan depan akan ada yang membawa inkubator dari Jakarta ke Bali, yaitu sdr Wayan Nata. Beliau bersedia menjadi agen peminjaman inkubator gratis untuk daerah Bali.

Salam.

On 25-03-2014 12:51, Emilius Sudirjo wrote:
> Dear Bg Raldi,
>
> Sebelumnya maaf kalau lambat merespon permintaan abang untuk share
> pengalaman membawa inkubator portabel dengan bagasi pesawat. Berikut
> pengalaman saya:
>
> Saat harus membawa inkubator dari UI ke Pontianak (dengan pesawat
> udara) terus lanjut lewat jalur darat ke Ngabang(Kab.Landak, KalBar)
> saya sempat berpikir 2 pilihan, yaitu dengan menggunakan bagasi atau
> dibawa masuk ke kabin. Karena dimensinya yang cukup besar ternyata
> tidak muat untuk dibawa masuk ke kabin. Alasannya adalah terkendala
> pada tempat penyimpanan di kabin. Akhirnya saya memutuskan membawa
> dengan bagasi.
>
> Pertama saya sempat berpikir mau membuat pallet kayu dengan dilapisi
> peredam kejut/benturan sehingga aman sampai ke tujuan. namun karena
> terbatasnya waktu yang saya miliki maka saya mencari cara lain.
> Akhirnya saya hanya membungkus dengan menggunakan kardus tebal yang
> kaku. Bagian yang tersulit adalah membungkus bagian tutup inkubator
> yang terbuat dari acrillyc. Untuk bagian bawa karena terbuat dari kayu
> saya tidak melapisi dengan bahan lain, tapi hanya dengan kardus saja
> kemudian di plester dan diikat. Nah untuk bagian tutup acrillycnya
> setelah saya bungkus dengan kardus (dengan posisi bagian atas terbuka)
>
> , bagian dalamnya saya pasang peredam kejut dengan menggunakan kardus
> yang digulung membentuk bagung seperti lampu neon. saya pasang sekitar
> 8 peredam kejut, 4 melintang dan 4 membujur. selanjutnya dibandara
> saya minta dibungkus dengan plastik bening. saat check in saya minta
> dipasangi tanda pecah belah (fragille) kepada petugasnya. Puji Tuhan
> sampai di Pontianak inkubatornya selamat, dan juga saat dibawa dengan
> taksi ke tujuan akhir inkubatornya tetap bisa berfungsi.
>
> Demikian share saya Bang, semoga bermanfaat
>
> salam,
>
> Emilius
>
> Emilius Sudirjo, MSc

Buta Mata Buta Warna dan Buta Hati

Tercenung lama, geleng kepala berkali-kali, ada rasa sedikit sakit hati sedikit dendam untuk tidak mengatakannya sedikit-banyak menyumpah-nyumpah, kalau saya saja punya rasa seperti itu apalagi mereka yang benar-benar cacat tuna ini-itu, mendengar berita di Metrotv kemarin tentang seleksi calon mahasiswa untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri SNMPTN. Kalaulah negeri kita ini hancur karena ulah para koruptor… Kalaulah negeri kita ini kalah jauh prestasinya dibanding dengan negeri tetangga sekalipun mempunyai kekayaan alam berlimpah, Karena pejabatnya hanya mementingkan kepentingan dirinya sendiri dan golongannya… Itu sih semua soal biasa. Dalam beberapa tahun saja bisa diperbaiki bila pemerintah berganti dengan pejabat-pejabat yang amanah.
Tetapi…,  sekali lagi… tetapi… bila pejabat penentu kebijakan dunia pendidikan baik ditingkat nasional Diknas, maupun lokal perguruan tinggi menentukan kebijakan diskriminatif yang salah, melarang mereka yang Tuna-Netra, Tuna-Rungu, Buta Warna dan cacat lain untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas atau pendidikan tinggi lainnya, apapun bidangnya maka akibat buruknya sangatlah fatal. Masa depan bangsa ini akan tertutup kabut, atau penjajahan 350 th akan terulang lagi tanpa bisa bangkit. Jauh lebih parah dari kehancuran karena korupsi…
Mengapa demikian ? Mengapa masa depan bangsa bisa hancur karena pejabat pendidikan yang ‘the so-called’ intelek itu salah menentukan kebijakan.
Karena diskriminasi dan larangan diatas menyangkut pada marginalisasi pendidikan untuk kaum muda sekarang, anak-anak kita, cucu-cucu kita nanti. Pembatasan pada mereka yang sangat mungkin punya bakat dan otak yang cemerlang. Yang akan jadi pemimpin di masa depan nanti. Masa depan negara kita akan kelam dan tertutup kabut karena penentu kebijakan pendidikan kita berpikir sempit dan terkotak.
Andai mereka itu insinyur, pastilah mereka itu insinyur-insinyuran, bila mereka ST tentulah mereka itu ST-ST an. Andai mereka itu Doktor, pastilah mereka itu doktor-doktoran, andai mereka itu dokter, pastilah mereka itu dokter-dokteran.
Siapa itu dokter-dokteran, mereka itu dokter palsu, hanya anak kecil yang bermain dokter-dokteran. Jadi bukan dokter beneran, hanya bajunya saja tapi pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan seorang dokter tidak dimilikinya. Bila mereka Profesor pastilah bohong gelarnya itu, karena dia tidak tahu esensinya pendidikan…Apalagi…apalagi kalau dia professor ilmu pendidikan…pastilah itu gelar palsu yang sebenar-benarnya.
-0-
Alkisah sesorang di Inggris, kalau bicara terdengar seperti knalpot motor lagi idle, tidak ada orang yang bisa mengerti. Matanya juling hanya satu yang bisa melihat secara kabur, itupun tertutup kacamata tebal. Tidak bisa jalan, jadi sepanjang waktu menggunakan kursi roda, jadi dia cacat banget. Namun di Negara itu semua orang cacat bisa dan boleh sekolah ke perguruan tinggi dan boleh pilih jurusan apa saja. Sekarang ini kira2 umurnya beliau sudah 70 sekianlah. Saya membaca bukunya 10 th yang lalu. Disitu tertulis, beliau membuat sebuah formula atau rumus yang…yang satu rumusnya…panjangnya…panjangnya… 49 halaman. Kalau anda cukup intelek tebak saja siapa beliau itu, inisialnya SH. Silakan posting di FB.
-0-
Suatu hari di lab, kami bekerja dengan banyak kabel dan warna-warni dengan diameter yang cukup kecil. Warna yang bervariasi itu menunjukkan standar yang digunakan, apakah JIS, BS, ISO, AFNOR, DIN, atau ASTM (jaman itu belum ada CE). Dengan susah payah saya memisahkan kabel-kabel tersebut, toh akhirnya saya berhasil juga. Tidak seluruhnya saya menggunakan mata, separuh keberhasilan itu adalah karena saya menggunakan otak. Pada warna yang saya sulit membedakan, saya ukur resitance-nya dan karena tipe kabel itu memang materialnya berbeda maka dengan mudah kita bisa membedakan nilai resistance bahkan sudah langsung digitalized berbentuk angka. Pemisahan dan cara saya menangani persoalan itu saya ceritakan pada supervisor yang juga seorang GB. Beliau langsung kasi komen begini: “Alors donc…Vous-etes Daltonian hein… « Kira-kira artinya begini : « oh jadi kamu termasuk Daltonian. » Kenapa saya disebut Daltonian oleh Supervisor ini ?
Dulu anda pernah belajar tentang Hukum DALTON kan ? Nah rupanya si Dalton ini…BUTA WARNA. Oh jadi saya termasuk kaumnya Dalton ya… Gpp juga sih… Gak ada bedanya koq ama yang lain.
Ilmu di lab itu berbasis pada prinsip Seebeck – Peltier, sampai hari ini saya pakai dan sudah banyak dan akan lebih banyak lagi, menyelamatkan bayi premature yang berjuang sendirian melawan hyphothermia.
-0-
Dari 6 lelaki dalam keluarga ada 3 orang yang BW. Saya yang tengah, dan kakak saya paling tua dipanggil mas Yaxxxx, yang saya rasa otaknya paling kurang…hik…hik..hik… Bapaknya si Ninxx (Amxx Lutxxx, yang komen di FB tuh. Dia pasti cekikikan baca artikel ini, coz bapaknya dibilang otaknya paling kurang…)
Tapi sekurang-kurangnya otaknya (duh ini bahasa gak karuan)… toh dia bisa juga jadi DSA. Apa itu DSA ? Dokter Spesialis Anak. Tuh… otak yang paling kurang aja bisa jadi dokter bahkan spesialis lagi.
Wah saya ini adik yang kurang-ajar ya, kakak dibilang otaknya kurang. Minta maaf Mas…minta maaf sekali lagi…Sorry Ninxx… Sungguh ini cuman becanda. Maksudnya untuk menunjukkan bahwa si BW itu bisa jadi dokter bahkan spesialis, sudah ribuan anak kecil mendapatkan pelayanan beliau termasuk semua ponakan laki (duapuluh lebih)… disunat sama beliau. Tuh… heboh kan ?
Kemudian saya yang tengah… Wah ini gak fair kalo cerita tentang diri sendiri. So plis Tanya aja deh ama yang posting di FB. Si Aropa keren, Shoim ganteng (kesian deh lo im…), Azimil Rajo dirajo, Fariz Sepang… Siapa lagi tuh yang gak kesebut. Ceritain deh, yang bagus dan yang jelek biar fair. Tentang diri saya, gak pp koq saya di maki-maki. Saya anggap itu sebagai imbalannya saya suka maki-maki orang di dalam kelas.
Lalu adik saya, nah ini bedanya dengan saya rada banyak. Pertama… kalo saya pemain gitar, dia pemain biola. Saya di Universitas dia di pemerintahan, dia pendek saya tinggi…? Gak deng, terbalik. Kayanya dia kerjanya cuman cengangas-cengenges aja, tapi tahu-tahu jadi eselon satu di Kemenko. Itupun sambil main biola ujug-ujug jadi Doktor ilmu lingkungan. Kabarnya setelah selesai jadi Preskom di PT KXX sekarang jadi Preskom juga di PT PEXXX, semua BUMN. Kayanya dia dapat banyak kemudahan karena dia BW deh..? Tanya aja ama orangnya ada di FB tuh.
-0-
Saat saya melihat wawancara Metrotv dengan dua penyandang cacat buta mata Sarjana Hukum lulusan UI, saya terharu sangat waktu yang laki itu mengatakan bahwa dia bisa membaca web internet dengan jelas dan clear tanpa kesulitan apapun dengan computer khusus untuk orang cacat. Dia bilang “Dunia ini sudah terbuka luas bagi saya dengan berselancar tanpa halangan apapun didunia maya.” Duh…Mengapa harus ada pembatasan lagi, kalau mereka yang cacat itu saja sudah membuktikan dirinya mampu berprestasi sama dengan atau bahkan lebih daripada mereka yang normal, maka sungguh buta hatinya mereka yang menentukan kebijakan diskriminatif itu. Bagaimana perasaannya nanti kalau suatu saat mereka punya anak yang cacat yang nanti tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi padahal otaknya mampu. Percayalah bahwa bila kita peduli dan memberi kesempatan yang sama pada mereka yang cacat dengan mereka yang normal, maka hasil positifnya akan kita dapatkan berkali lipat di kemudian hari. Ini hukum alam saja sebenarnya.
-0-
Mewakili semua perasaan mereka yang punya kekurangan fisik, hati saya berdoa… Allah ampunilah mereka yang belum mengerti, maafkanlah kebijakannya yang kurang tepat. Turunkanlah hidayah dan petunjukmu agar mereka memperbaiki apa yang kurang tepat bagi para penyandang cacat…
Semoga Negara kita tahun ini betul-betul mendapat pemimpin yang adil dan amanah yang lebih adil pada mereka yang cacat yang lebih peduli kepada para difabel, memberi kesempatan yang sama pada si Buta Warna. Memberi bantuan pendidikan pada mereka yang kurang mampu. Sehingga masa depan anak cucu akan jauh lebih baik daripada masa kita sekarang.

NB:  Gara-gara postingan saya yang kontradiktif di FB, tadi pagi saya dicaci-maki oleh seseorang dengan SMS. Saya cuma balas “Sabar…sabar…”  Expecting tulisan ini meluruskan apa-apa yang masih bengkok, semoga bermanfaat untuk dunia pendidikan kita.

—000—

Copy status Facebook

SNMPTN : Mereka yg Buta Warna (calon mhs) dilarang masuk Teknik…hayo loh…rasain loh yg BW…Sial nasib loh… Emang elo-eloh dianggap otaknya gak nyampe koq… Jadi jangan suka sok pintar.
6Like ·  · Promote · Share

Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kalau anda ingin diperiksa kesehatannya secara gratis, maka jangan ragu segera kontak

SMS Center MCU – +6208161992186     Nanti komunikasi akan dilanjut oleh tim HMCU (Hitech Medical Checkup)

Checkup untuk satu orang hanya diperlukan waktu 5 menit. Harus pergroup (min 5 max 8) dengan satu orang kordinator.
Hasilnya lengkap dengan laporan 36 items kesehatan anda berarti bila dicetak kertasnya akan berjumlah 36 halaman. Dengan demikian laporan akan dicopy di flaskdisk kordinator anda. Sementara ini reportnya dalam bah Inggris, mungkin baru th depan ada dalam bahasa Indonesia.
Sensor dipegang ditangan, gelombang elektromegnetik transmit and receive dikirim ke seluruh tubuh hasilnya sudah langsung bisa dibaca dengan anjurannya sekalian.

Layanan ini GRATIS,  sekali lagi GRATIS.

Persyaratan.

1. Daftar harus satu group, minimal 5 orang maksimal 8 orang.
2. Lebih diprioritaskan: 40 th keatas bukan berarti orang muda tidak boleh. Golongan ekonomi menengah kebawah juga diutamakan (sayang reportnya bah Ing, jadi orang sering bingung gak ngerti, wong saya aja masih bingung koq). Bulan Maret April 2014 ini hanya dikhususkan bagi CIVITAS ACADEMICA Universitas Indonesia (karyawan, mhs, dosen, staf lain). Setelah itu baru untuk umum.
3. Setiap group hrs membawa satu flashdisk. Karena hasil pemeriksaan tidak mungkin untuk di print jadi di copy file saja.

Penjelasan teknologinya adalah sbb:  (segera menyusul).

Ini dia:  Human body is an aggregate of numerous cells, which continuously grow develop, split, regenerate and die. By splitting up, cells renew themselves. Specific condition of human body and therefore, different signals of electromagnetic waves will be emitted by the conditions of good health, sub-health, diseases, etc. The conditions of life can be analyzed if such specific electromagnetic wave signals can be analyzed. Our machine is a modern medical Check-up analyzer in fact  is a new instrument to analyze such phenomenon. The weak magnetic frequency and energy of human body are collected by holding the sensor, and after amplification by the instrument and treatment by the built-in micro-processor, the data are compared with the standard quantum resonant spectrum of diseases, nutrition and other indicators incorporated in the instrument to judge whether the sample waveforms are irregular using the Fourier approach. Analysis and judgment can thus be made on health condition and main problems of the testee based on the result of waveform analysis, as well as standard protective and curative proposals.

Nanti kalau ada waktu saya terjemahin pakai google… Sabar ya…

Penyakitnya Prof Budiarso DRPM bisa ditebak oleh mesin ini. Penyakitnya pak Ag…agak kurang etis diungkapkan disini. Kalau pak Iman langsung ketahuan asam urat.

-0-

Bila anda ingin tahu berapa tarif pemeriksaan di salahsatu Rumah Sakit di Jakarta, lihat daftar tarif dibawah ini:

MRCCC Medical Check-Up

MCU Packages

Simple : Rp. 850.000,-
Basic : Rp. 1.050.000,-
General : Rp. 2.100.000,-
Deluxe male : Rp. 3.730.000,- female : Rp. 3.660.000,-
Silver male : Rp. 5.660.000,- female : Rp. 6.060.000,-
Gold male : Rp. 8.455.000,- female : Rp. 8.855.000,-
Diamond male : Rp. 13.200.000,- female : Rp. 13.600.000,-
MCU Packages
1. Simple
Includes the following examinations :

Doctor Examination ( General Practitioner, Dentist )
Test : Eye Examination (Auto refrakter, Tonometry, Funduscopy, Ishihara test) & EKG
Radiology : Thorax AP/ PA
Laboratory
- Complete Blood Count, Blood Type & Rhesus
- Diabetic Screen : Fasting Blood GLUCOSE
- Liver Function Screen : SGOT-SGPT
- Lipid Screen : TOTAL CHOLESTEROL, TRIGLYCERIDES
- Kidney Function Screen : UREUM, CREATININE
- Serology : HbsAg
Complete Urinalysis
Health Report & Consultation
Snack (Bread)
2. Basic
Includes the following examinations :

Doctor Examination ( General Practitioner, Dentist, Ophthalmologist )
Test : Eye Examination ( Auto refrakter, Tonometry, Fundoscopy, Ishihara test ), EKG, Hearing Test ( Audiometry )
Radiology : Thorax AP/ PA
Laboratory
- Complete Blood Count, Blood Type & Rhesus
- Diabetic Screen : Fasting Blood GLUCOSE, GLUCOSE(2pp)
- Liver Function Screen : SGOT-SGPT, Phosphatase Alkaline
- Lipid Screen : TOTAL CHOLESTEROL, TRIGLYCERIDES
- Kidney Function Screen : UREUM, CREATININE
- Serology : HbsAg
Complete Urinalysis
Stool Routine Analysis
Health Report &Consultation
Meals (Snack + Lunch) MRCCC
3. General
Includes the following examinations :

Doctor Examination ( General Practitioner, Internist, Ophthalmologist, ENT, Dentist )
Test : Eye Examination ( Auto refrakter, Tonometry, Fundoscopy, Ishihara test ), EKG, Audiometry, Serology
Radiology : Thorax AP/ PA, Abdomen US (complete)
Laboratory
- Complete Blood Count
- Diabetic Screen : Fasting Blood GLUCOSE, HbA1c (Glyco Hb)
- Liver Function Screen: SGOT-SGPT, Gamma GT, TOTAL PROTEIN-ALBUMIN/ Globulin
- Lipid Screen : Cholesterol Total, HDL, LDL, TRIGLYCERIDES
- Kidneys Function Screening: UREUM, CREATININE, URIC ACID
- Hepatitis B Screening: HbSAg. Anti HBs
Complete Urinalysis
Stool Routine Analysis
Health Report &Consultation
Breakfast MRCCC
Lunch MRCCC

Keren banget…triplet 8 b 9 k

Ujug-ujug saya dapat kiriman email dari pak Bagus dari Subang, yang tahun lalu mendapat pinjaman inkubator gratis dari tim UI :

Allhamdullilah. .berkat bantuan prof.Raldi anak2 kami sekarang sehat semua..berat badannya masing2 9,5kg..umur 8bln…terimakasih prof

Saya tidak perlu berpanjang kata lagi, tapi satu gambar ini bicara seribu kata

putra2 pak Bagus Adi dari Subang, yg lahir prematur dan mendapat bantuan pinjaman inkubator gratis dari Tim UI

putra2 pak Bagus Adi dari Subang, yg lahir prematur dan mendapat bantuan pinjaman inkubator gratis d-0-

From murni khuarizmiAdd contact
To koestoer@eng.ui.ac.idAdd contact
Date Today 21:36
Berita tentang incubator bayi ciptaan bapak sungguh menggugah. Sampai di ulas oleh pak Ciputra dan banyak lagi. Saya teman Abdul Aziz mesin 91.

Baron dg Garbagepeneurship

Kembali BARON NOORWENDO menyampaikan kuliah tamu di ruang kelas Etika_2014_V1. namun kali ini beliau tidak sendiri, namun ditemani dengan garbagepreneur muda ada dua orang.

Aktivitas sosialnya yaitu memanfaatkan sampah sampai menjadi UANG, atau barang lain yang bermanfaat, sudah jauh lebih maju daripada setahun yang lalu. Bahkan penerusnya si Rashid dan Ridho sudah mendirikan company based on garbage, yaitu

ZERO WASTE INDONESIA

Kegiatan pengelolaan sampah ini sudah banyak sekali, silakan lihat banksampahdepok.blogspot.com

Busway Bau Apek

Tahun 2004 saat busway (Bus Trans Jakarta) baru mulai ada, saya adalah termasuk -first period busway user- Biasanya saya naik mulai dari depan Masjid Al-Azhar di Kebayoran-baru, yang merupakan shelter pertama sesudah terminal bus Blok-M, dimana busway start untuk jurusan Blok M – Kota. Waktu itu belum banyak peminat nya sehingga hamper pasti saya dapat duduk. Dengan demikian perjalanan dari Kebayoran sampai Thamrin itu sangat menyenangkan bagi saya. Cukup 15-20 menit saya sudah sampai di Thamrin.
Terus-terang saja, dalam hati saya muji-muji Sutyoso (gub DKI saat itu), karena serasa memberikan solusi yang pas untuk saya, sekalipun belum tentu pas untuk penduduk DKI lainnya. Tahun 2006 saya tidak lagi menggunakan busway karena tujuan ngantor pagi sudah berubah. Dari pusat kota ke pinggir kota alias ke Depok. Lama kemudian saya naik busway lagi sekali-sekali, tentu saja jalurnya sudah lebih banyak di tahun 2009. Karena bukan pada peak-hour dari Pasar Minggu ke Jl Krakatau (Latuharhari) masih terasa nikmat, bahkan bisa ngambil video-klip dengan tenang.
Bulan lalu saya mau ke Kuningan, karena takut macet, maka jadilah saya naik busway dengan jalur Kementan ke kuningan. Disitulah saya lihat, padat sekali karena memang peak-hour sore jam 17. Berdesakan bau keringat plus asap plus apek tak karuan. Dan banyak orang pakai masker. Pintu susah payah nutupnya karena banyak orang dan seret. Petugasnya teriak terus nyuruh orang jangan masuk karena sudah penuh. Didalam terasa bus itu sudah reot dan uzur banget rasanya banyak bunyi2an seperti banyak baut yang gak dikencengin. Di shelter sepanjang pejaten penumpang banyak nunggu antri panjang dan tidak semua terangkut.
Tadi pagi saya baca di surat pembaca Koran Republika 26 Feb 2014, keluhan sorang pengguna busway:
Busway Tidak Nyaman
Saya adalah warga Jakarta yang setiap hari menggunakan busway untuk berangkat dan pulang kantor. Akhir2 ini saya merasakan busway makin tidak nyaman.
Yang saya rasakan AC didalam busway sering tidak menyala, ditambah lagi dengan bau kendaraan yang apek karena tidak pernah dibersihkan. Sebagian armada busway juga sudah tua. Kendaraan ini berbunyi berderit-derit ketika jalan yang membuat waswas penumpang. Saya mohon pak Jokowi bisa memperbaiki kondisi busway seperti saat awal beroperasi dulu.

Rasanya cocok dengan apa yang saya rasakan bulan lalu waktu menggunakan busway sore hari pulang kantor. Sama dengan surat pembaca Koran diatas, “Pak Jokowi tolong dong buswaynya diperbaiki seperti kaya dulu lagi”.
Duh cape deh jadi Jokowi, jadi tempat penampungan keluhan rakyat Jakarta. Gak papa ya, abis mau ngeluh ama siapa lagi ? Pejabat yang lain kan sudah tertutup mata dan telinga hatinya.

Deklarasi

Banyak tanggapan masuk di Fesbuk menyambut tulisan saya mengenai sebuah testimoni dari seorang ibu yang bayinya waktu lahir beratnya hanya 1 kilo namun sekarang sudah sehat dan lucu berikut dgn foto bayi waktu lahir berbelit selang infus, juga foto saat sekarang sudah gemuk dan lucu.
Beberapa ada yang tanya ttg armada inkubator ada juga yang menawarkan kerjasama bila ada hasil-hasil penelitian lain.
Kumpulan inkubator (saat ini ada 10 berbagai jenis), kami sebut ARMADA. Inkubatornya sendiri kami sebut tank amphibi… Jadi gak cocok ya ? Semestinya armada itu utk kapal perang. Tapi waktu musibah banjir melanda Jakarta, inkubator ini berguna juga utk menyelamatkan bayi di rmh mrk yg kebanjiran, walaupun kemudian diungsikan bbrp blok dari situ. Jadi itulah akhirnya saya sebut ARMADA TANK AMPHIBI.
Like · · Share · 22 hours ago near Jakarta ·
Adapula dari rekan muda Andy…
Andy Tirta Prof, Semoga jadi amal jariyah kebaikan selalu… puluhan, ratusan bahkan mungkin nanti ribuan anak2, akan punya satu Bapak Angkat, Prof Raldi namanya
Raldi Artono Koestoer Sudah saya declare ” Sayalah ayah dari semua bayi prematur…”
-0-

Jadi memang sudah saya deklarasikan sejak tahun 2012:

SAYALAH AYAH DARI SEMUA BAYI PREMATUR.

Dengan demikian tidak ada kemungkinan lain bagi saya kecuali harus menolongnya dengan segala daya upaya. Mohon bantuan do’a dari anda semua.

Lahir 1050 Gr Skr Montok Lucu

Pada Selasa, 11 Februari 2014 21:46, Jety Jety <jety_0108@yahoo.co.id> menulis:
Dear Pak Raldi,
 
Maaf saya baru sempat email Bapak.
Terima kasih banyak atas perhatian Bapak dan Tim Incubator UI selama ini yang terus memantau perkembangan baby Samuel.
 
Puji Tuhan, kondisi baby sekarang ini dalam keadaan sehat walafiat. Montok, lucu dan menggemaskan. Secara perhitungan kedokteran usia baby sudah memasuki 2,5 bulan dan berat badan baby sekarang ini sudah 4900 gram.
 
Data baby waktu lahir:
Nama Samuel Andrea Benedict, laki-laki, lahir tgl 21 Sep 2013, prematur pada usia kandungan 28 minggu, berat lahir 1050 gram. Waktu lahir sempat dirawat di NICU rumah sakit selama 2 bulan. Kondisi baby waktu itu mengalami sesak napas dan harus diberikan oksigen. Dokter baru mengijinkan pulang saat kondisi berat bayi sudah mencapai 2080 gram dan panjang 45 cm.
 
Hasil pemeriksaan dokter saat itu, baby sesak napas karena ada kelainan pada klep jantung (salah satu klep kendor 3 cm) dan mengalami tetralogy ofrallot. Menurut dokter, saat baby usia 1 thn harus dilakukan operasi (2x operasi) untuk perbaikan klep dan pompa jantungnya.
 
Kami hanya bisa pasrah dan terus berdoa kepada Tuhan. Agar baby terus sehat dan jantungnya bisa normal kembali tanpa perlu dioperasi. Mohon dukungan doanya.
 
Bersama ini saya kirimkan foto baby waktu lahir dan sekarang.
 
Sekian dari saya, maju terus untuk Bapak dan Tim Incubator UI. Dengan dukungan Bapak dan Tim, saya percaya akan lebih banyak baby2 yang tertolong.
Kiranya Tuhan yang membalas segala kebaikan Bapak. GBU.
 
Salam,
Jety
Bayi prematur Samuel berat 1050 gr waktu baru lahir,foto  usia 3 mg
Usia 2,5 bulan, montok dan lucu...
Usia 2,5 bulan (=4,5 bulan normal), montok dan lucu…
Bayi prematur Samuel berat 1050 gr waktu baru lahir,foto usia 3 mg

Minjem Gampang Mbalikin Susah

Sabtu sore biasanya kami gunakan untuk jalan-jalan dengan sambil makan diluar. Karena sang anak bbrp hr y.l. ulang tahun, ibunya berinisiatif membelikan kado walau sudah agak telat karena senin s/d jumat sore, anak tinggal di asrama. Sambil nunggu mereka saya buka HP BB, tahu-tahu saya baca “Pak Raldi…Mantabs…” Tertulis dari Hamdi (M99) yang tergabung di milis alumni mesin. Saya ingat ini orang yang kayanya arab keriting, logatnya jawa, dan memang benar ternyata dia lampirkan foto Koran Jawapos yang awal terbitnya dan tentu juga terkenal di Surabaya atau daerah Jawa-Timur.

Reportase Hilmi Setiawan Jawapos

Reportase Hilmi Setiawan Jawapos

Seperti yang saya beritakan juga di blog saya, bahwa kami di kantor dikunjungi jurnalis Jawapos, yang mau meng-cover berita tentang kegiatan kami seputar Peminjaman Gratis Inkubator Bayi untuk bayi premature di rumah. Nah sekarang baru keluar rupanya reportase Hilmi Jawapos tgl 08 Feb 2014. Esok harinya istri saya bilang “ Udah ada tuh di Koran Padang Ekspress…” Wah rupanya Jawapos ini group Koran daerah sekarang jadi bisa diposting di Koran daerah lain. Melalui Facebook juga banyak yang kasi selamat dan kasi semangat, untuk kami melanjutkan serta mengembangkan upaya menolong bayi premature di rumah ini.

Calon Agen Malang

Berbarengan dengan itu di hari sabtu, bapak Totok Wahyudi. Calon Agen Peminjaman incubator yang berdomisili di Malang datang ke rumah. Diskusilah kami panjang lebar tentang pengalaman selama dua tahun ini dari Januari 2012 s/d Januari 2014. Ternyata beliau bukan saja bersedia membantu kegiatan volunteer ini tapi beliau bersama teman-temannya sudah mengumpulkan uang untuk minta dibikinkan incubator. Seperti pernah saya launch sebelumnya bahwa satu incubator perlu biaya bikin 2,5 juta. Mereka sudah mengumpulkan s/d 5 juta, jadi bisa untuk 2 inkubator. Ditambah dengan satu hibah dari saya, maka bulan Maret nanti pak Totok akan datang ke Jakarta dengan kendaraan yang cukup besar akan mengangkut 3 unit incubator untuk daerah Malang dan sekitarnya. Diharapkan bulan Maret nanti hujan sudah mereda jadi jalan darat Jakarta ke Malang bisa lebih aman dari hujan dan banjir.

Agen Kalimantan

Calon Agen dari Kalbar datang Senin Seperti sudah direncanakan dan sudah konfirmasi, rekan alumni muda sdr Emilius Sudirjo dating dari Kalimantan Barat, kota Ngabang kabupaten Landak… Mohon maaf Emil, saya belum pernah dengar nama daerah itu, untung juga kamu cerita jauhnya 100 km dari Pontianak. Jadi untuk agen Kalbar ini satu paket yang kami hibahkan untuk menyelamatkan bayi premature adalah:

1 unit incubator Grashof, 1 unit Fototerapi double lamp, 1 unit timbangan bayi digital, dan 1 unit Termometer digital.

Terimakasih pada sdr Emilius Sudirjo

Terimakasih pada sdr Emilius Sudirjo

Emil datang dengan satu orang teman (orang Jakarta). Tentu mereka rada kebingungan bagaimana caranya dengan Lion-air Emil akan bawa paket incubator dan fototerapi. Untuk bagian akrilik atas bisa dilepas sehingga bagian fragile ini bisa ditenteng tangan. Nanti kalau dia ditahan dan di-tanya2 sama pramugari bilang aja ini alat penting untuk puskesmas dan RS di Kalbar. Jadi dengan demikian markas kami sekarang kosong, coz semua armada lagi bertugas baik di Jabodetabek maupun di luarkota.

Inkubator dan fototerapi satu paket

Inkubator dan fototerapi satu paket

Nah inilah problemnya, gimana nanti kalau ada bayi di Jkt yang perlu incubator ? SMS Permintaan peminjaman Sby Dari minggu pagi sudah beberapa kali HP saya berbunyi. Dan seperti biasa tidak saya ladeni…kenapa ? Coz banyak sales ini itu yang nawarin ini itu juga, jadi aja skrg saya gak pernah nyautin telp. Kalau ada nomor yang tidak saya kenal selalu saya sms balik “Kirim sms aja…” begitu call-back saya.

Muncul 2 permintaan di minggu pagi…Selamat Pagi Pak, saya Ixx +62812316269xx dari Surabaya … Hari ini saya baca Jawa Pos tentang incubator gratis untuk warga miskin yg Prof ciptakan dan kebetulan pula teman kami kemaren masuk RS karena p’darahan hebat lagi padahal usia kandungan baru 7 bln kurang 17 hari dan oleh dokter diminta untuk di lahirkan paksa karena keadaan yg memaksa, teman kami kesulitan untuk biaya, apk kami bisa ajukan ke Pak untuk meminjam inkubator tersebut untuk teman kami ?? Atas perhatian dan feedback dari Prof kami ucapkan banyak Terima Kasih / Ixx Surabaya. Dan menyusul minggu malam dari kota Bogor…Assalamualaikum.. Saya sanxx dr bogor +62896382352xx, sudah 2 hari ini melahirkan bayi prematur , diusia 8 bln dgn berat 1600 gr , saya bc di internet bpk menyewakan inkubator gratis utk warga miskin , apa msh ada? Terima kasih, mohon balas secepatnya, karna selamat di rumahsakit sudah menelan biaya yg besar, saya mohon bantuannya terima kasih.

Tarik nafas dalam-dalam, saya rada keder pastilah… Namun ini sudah ke sekian kalinya saya menghadapi persoalan seperti ini jadi…Stay calm, tenang, tenang pasti ada solusinya. Mengapa keder ? Yah tentulah karena markas kami kosong semua armada tempur tank amfibi kami sedang berjuang menyelamatkan bayi sehingga tidak ada yang ready di markas besar. Beberapa peminjam yg sdh lama, 3 mg sampai satu bulan lebih, saya kirimi sms nagih incubator bila bayinya sudah sehat diatas 2,3 kg. Hanya dua (dari tiga) yg menjawab positif bayinya sudah normal dan sehat, tapi masih belum bisa mengembalikan. Inilah sifat manusia gampang meminjam susah mengembalikan. Dalam hati, apakah saya harus nyewa sejenis debt-collector buat nagih. Tapi mana ada yg volunteer, pastilah minta bayaran yg tinggi krn harus juga nyewa preman bertatoo…Duh segitunya buat nagih incubator… Pastilah ada jalan yang lebih halus, kan Allah juga yg akan menggerakkan hati mereka. Allahlah yg sanggup membolak-balikkan hati manusia. Apa akal…? Nah muncullah dibenak saya, mengapa tidak saya forward saja sms ibu yg panic mau minjam incubator pada mereka pemakai yg sudah lama…? Bukankah mereka juga mengalami hal yang sama bulan yang lalu ?

Ini dia fwd-nya: Mari kita saling membantu sesama >> >> Assalamualaikum.. Saya sanxx dr bogor +62896382352xx, sudah 2 hari ini melahirkan bayi prematur , diusia 8 bln dgn berat 1600 gr , …dst sama dg diatas…

Benar ternyata mereka menjawab, krn mungkin teringat pengalamannya sendiri waktu panik bulan2  lalu saat bayi prematurnya baru lahir. Berikut jawaban mereka: Dari pak Yax: ya prof.mhn maaf ini sy sdg tugas luar kota blm sempat utk kembalikan inkubator.hr kamis ini br kembali ke bdg.klo tdk terlalu mlm sampai rmh,sy akan langsung ke depok.mhn maaf sblmnya prof.

Dari pak Andxx: Insya Allah besok segera pak….hari ini saya masih nyari kendaraan utk besok tetapi masih digunakan….mudah2an bsk pagi ada kbr baik utk kesana….kalo tidak saya akan cari yg lain segera…Alhamdulillah hari ini bayinya sudah tidak mau di inkubator lagi….Segera besok mohon doanya untuk dimudahkan Terimakasih.

Demikianlah cuplikan cerita – one day in the life – , semoga bermanfaat bagi kita semua.

Menulis sambil mendengarkan – Ana Vidovic plays Sonatina -

Tim UI Juara Asia Supermileage Vehicle

Piala Pertama dari Tim Mahasiswa FTUI pada HUT FTUI ke-50

From ario@eng.ui.ac.id

07:12 Assalamu’alaikum wrwb.

Kepada Bapak dan Ibu Dosen FTUI yth, Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, Tim UI Supermileage Vehicle (UI-SMV) Universitas Indonesia Sadewa Otto berhasil membawa tropi juara I di kelas Urban Gasoline dengan perolehan 301.68 km/l pada ajang kompetisi mobil hemat energi Shell Eco Marathon (SEM-ASIA) 2014 di Manila, Filipina. Dengan demikian tim UI berhasil memecahkan rekor Asia yg telah ditorehkan oleh ITS pada tahun 2010 dengan pencapaian 275 km/l. Sedangkan tim Nakoela di kelas Prototipe Gasoline berhasil menempati ranking 4 dari 45 tim yang bertanding di kelas ini dengan perolehan 342.48 km/l. Atas nama seluruh tim UI-SMV yang terdiri dari 23 mahasiswa, 3 alumni dan 4 dosen yaitu: Ario SB, Prof. Bambang Sugiarto, Prof. Danardono dan Prof. Heri Hermansyah, menyampaikan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak baik moril maupun materiil sehingga Tim mahasiswa UI-SMV dapat memberikan piala pertama dari Tim Mahasiswa bagi HUT FTUI tercinta yang ke-50. Terima kasih kami sampaikan kepada Rektor UI, Dekan FTUI, Kadep T. Mesin, ILUNI FT, ILUNI UI, para dosen dan alumni FTUI, pihak sponsor, donatur dan seluruh pihak yang telah mendukung Tim UI-SMV yang kami tidak dapat sebut satu persatu. Semoga tim UI-SMV dapat kembali menorehkan prestasi terbaiknya di ajang nasional Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) 2014 dan SEM-Asia di tahun 2015. Demikian terima kasih atas perhatiannya. Wassalam,

…menangnya jauh euy…

1897699_10203094738558246 supermileage

Jawapos Datang

Kegiatan Socio-Technopreneurship (demikian kami sebut supaya kelihatan keren) Peminjaman Gratis Inkubator bayi untuk menolong bayi prematur di rumah, rupanya menarik perhatian salah satu media cetak. Datanglah di hari kamis tgl 06 Februari 2014 jurnalis dari koran Jawapos, berbadan besar agak gendut sdr Hilmi Paxxxx (dikasi xx spy kelihatan misterius). Janji jam 10 an tapi baru dtg jam 11.30 dikarenakan motornya kempes dan bocor melulu coz tak sanggup menahan bodi yg terlalu berat majikannya.

Begitu datang langsung beliau motret sana sini dgn kamera sakunya. Tentu saja kami agak heran krn biasanya jurnalis kalo dtg bawa peralatan foto video yg beratnya s/d  10 ton, tapi yg ini rupanya lain, badan boleh besar tapi tustel tetap kecil. Selesai motret, mulailah wawancara, tp sebelum itu saya nanya dulu: ” Apakah anda sudah membaca dari bbrp artikel yg saya kirim melalui email ?…. Wah belum sempat pak…”  Tentu saja kita tidak perlu heran karena memang kerja wartawan adalah untuk mengejar berita, bukan baca artikel.

Mulailah saya ditanya-tanya ini itu, dan tentu saja, seperti juga kepada wartawan yang lain, saya sampaikanlah kebohongan-kebohongan saya mulai dari kanan kiri atas bawah depan belakang dimensi satu sampai empat, dari  A sampai Z. Lalu beliaupun  pura-pura serius mencatat bualan saya tentang inkubator. Setelah selesai kami berdua tertawa puas terbahak-bahak. Saya tertawa senang karena merasa sudah berhasil menipu wartawan, sedang wartawan merasa senang karena telah menipu narasumber dengan pura-pura2 mencatat. Toh saya katakan padanya, anda lihatlah semua artikel yang saya kirim, semua kegiatan kami ada koq disitu. Di cuplik sana sini aja, semua itu sudah lebih dari cukup.

Selesai jurnal kita pagi sampai siang ini, sambil beliau pulang saya bilang ” Jangan lupa fotonya dikirim email ya…”

Dan malam ini saya sudah terima kiriman fotonya yg saya posting bersama tulisan ini.

Tim Inkubator UI, Syarif, Rehan, Raldi.

Tim Inkubator UI, Syarif, Rehan, Raldi.

Raldi dan Hilmi dari Jawapos dengan Inkubator Grashof

Raldi dan Hilmi dari Jawapos dengan Inkubator Grashof

http://www.youtube.com/watch?v=fAdHhSIB9LQ

Testimoni pemakai inkubator

Sudah berselang dua tahun lebih, kami meminjamkan secara gratis inkubator bayi untuk bayi prematur di rumah. Paling concern tentu para ibu yang punya bayi atau masih akan punya bayi lagi. Demikianlah, dan salah satu ibu punya blog dan cerita di blog tentang aktivitas SOSIO_TEKNOPRENEURSHIP di Dep Teknik Mesin FTUI. Secara diam-diam tanpa memberitahukan pada beliau saya reposting saja… Seakan-akan membuktikan dampak positif dari kegiatan pengabdian masyarakat kami di UI.

http://bundawannabe.wordpress.com/2013/04/22/sewa-inkubator-gratis/

Peminjaman inkubator GRATIS untuk di rumah.

Kontak SMS +62816-1992186, Email koestoer@eng.ui.ac.id

Tolong Bayi Prematur

Seperti diketahui Tim Inkubator UI bekerjasama dengan Yabapi (yayasan Bayi Prematur Indonesia) telah menjalankan program spesial, sejak Januari 2012 (berarti sudah dua tahun lebih), yaitu:

PEMINJAMAN GRATIS INKUBATOR UNTUK MENOLONG BAYI PREMATUR

Sudah lebih dari seratusan bayi tertolong oleh kegiatan pengabdian masyarakat di Dep Teknik Mesin FTUI ini. Lihat di beberapa tulisan kami di blog ini juga, misalnya:

http://koestoer.wordpress.com/2013/03/11/bayi-kembar-sudah-sehat/

http://koestoer.wordpress.com/bayi-prematur/inkubator-bayi-gratis/

Sampai dengan Januari 2014 ini  kami memiliki 14 inkubator yang terdiri dari 3 inkubator besar (versi lama) dan 11 inkubator kecil (versi baru untuk rumahan yang kami sebut Inkubator Grashof). Dua unit kami hibahkan ke Pemalang, satu unit ke Semarang dan satu unit ke Magelang. Sehingga di Pusat Jabodetabek ini ada 10 unit yang di akhir Januari habis dipinjam semua. Dengan demikian pastilah kami harus memperbanyak lagi jumlah armada inkubator kami. Baik di pusat maupun di agen yang kami sebutkan diatas tersedia juga unit fototerapi untuk menolong bayi kuning. Alat ini juga dipinjamkan dengan gratis demi menolong bayi kuning di rumah.

Namun ternyata permintaan bantuan peminjaman inkubator  masih tetap banyak dari masyarakat. Persoalan utamanya adalah masyarakat gol menengah bawah tidak mampu membayar biaya Rumah Sakit karena perharinya harus bayar Rp 500 rb s/d 5 juta rupiah. Banyak pula yg kesulitan karena utk masuk RS mereka hrs bayar DP dulu sekian juta. Mereka ini perlu kita tolong dengan meminjamkan inkubator utk menghangatkan bayi yg kedinginan krn lahir sebelum waktunya. Bayi prematur ini mengalami hipotermia (kedinginan). Bayi prematur menggigil kedinginan terutama dimusim penghujan seperti ini Des-Maret. Bayi BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah).

Karena itu kami membuka kesempatan kegiatan ini menjadi LADANG AMAL bagi bapak dan ibu atau siapa saja, yang mau membantu untuk:

berinfak  inkubator

Sedekah  inkubator

Wakaf      inkubator

Donasi    inkubator

Menyumbang untuk inkubator

Disain inkubator kami spesial untuk ditempatkan di rumah dan berdaya listrik sangat hemat antara 20 Watt s/d 50 Watt saja. Jadi bisa jalan di rumah kecil yg daya listriknya hanya 450 W tanpa masalah. Untuk diketahui inkubator di Rumah Sakit daya listriknya besar antara 300-500 Watt. Portable lihat ukurannya di http://koestoer.wordpress.com/2014/01/30/armada-inkubator-300114/

Biaya pembuatan satu inkubator adalah Rp 2,5 juta (dua juta limaratus ribu rupiah)

Kami menerima sumbangan berapa saja serelanya, boleh seperempat inkubator, boleh setengah inkubator, boleh SATU, boleh DUA atau berapa saja seikhlasnya.

Silakan kirim melalui :

Rekening tab bank  CIMB-NIAGA a.n. Raldi Artono Koestoer

Nomor  9600 1000 90126

Kontak dan info : HP 0816-1992186  ; Email : koestoer@eng.ui.ac.id

Mengingat banyaknya permintaan dari luar kota, kami berencana untuk membuka kegiatan yang sama di beberapa kota lain (sudah di 3 kota diatas) bahkan untuk 34 provinsi seluruh Indonesia, targetnya tahun ini mungkin satu di Jabar,  satu di Jatim dan satu di Kalimantan Barat. Per Januari 2014 ini kami sudah berhasil membuka AGEN PEMINJAMAN DI PEMALANG, SEMARANG dan MAGELANG.

Mohon doa dari bapak dan ibu, agar kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa berkembang dan utamanya utk mengurangi  angka kematian bayi di negara kita dengan menolong dan menyelamatkan bayi prematur. Menyelamatkan satu nyawa berarti menyelamatkan semuanya.

- SAVE OUR BABIES -

Armada Inkubator 300114

Berawal dari program IMHERE di DTM-FTUI, berlanjut dengan aktivitas Pengabdian Masyarakat di FTUI, Peminjaman gratis Inkubator bayi utk di rumah guna menolong bayi prematur.. Berikut ini adalah daftar armada inkubator yg kami miliki berikut dengan spesifikasi ukuran dimensi dan beratnya.

ARMADA INKUBATOR PORTABLE TIPE A, P, B, DAN C

No

Tipe

Inkubator

Material

Atas – Bawah

Dimensi

(P x L x T)

[cm]

Berat

Total

[kg]

Kisaran

Harga Total

[Rp]

Keterangan

Foto

1

A-01

Atas

Acrylic

Atas

68x51x35

~

Bawah

Kayu

Bawah

72x59x92

Total

72x59x127

2

A-02

Atas

Acrylic

Atas

68x51x35

~

Bawah

Kayu

Bawah

72x59x92

Total

72x59x127

3

A-03

(Kembar)

Atas

Acrylic

Atas

80x50x45

~

Bawah

Kayu

Bawah

83x63x94

Total

83 63×139

4

P-01

Keseluruhan

Kayu

18.6

Media Pemantau

Kaca

Total

67x63x66

5

P-02

Atas

Acrylic

Atas

62x43x32

13.6

Telah Dihibahkan Ke Magelang

Bawah

Kayu

Bawah

63x44x17

Total

63x44x49

6

P-02 R

Atas

Acrylic

Atas

62x43x32

15.2

Bawah

Kayu

Bawah

63×4 x17

Total

63x44x49

7

B-02

Atas

Acrylic

Atas

63x42x31

11.5

Telah Dihibahkan Ke Pemalang

Bawah

Kayu

Bawah

66x45x12

Total

66x45x43

8

C-01

Atas

Acrylic

Atas

63x42x30

12.3

Bawah

Pelat

Bawah

64x43x13

Total

64x43x43

9

C-02

Atas

Acrylic

Atas

63x42x30

12.5

Bawah

Pelat

Bawah

64x43x31

Total

64x43x43

10

D-01

Atas

Acrylic

Atas

62x43x31

+/- 13

Bawah

Kayu

Bawah

65x45x13

Total

65x45x42

11

D-02

Atas

Acrylic

Atas

62x42x31

+/- 13

Telah Dihibahkan Ke Semarang

Bawah

Kayu

Bawah

65x45x13

Total

65x45x42

12

13

 

Pada umumnya berat bagian atas (acrylic) adalah sekitar 3.4 – 3.8 [kg].

Nagih inkubator dg sopan

(Tim Inkubator UI) : Bapak ibu Fxxxx, gimana kabar bayinya ? Sdh berapa beratnya sekarang ? Kami doakan agar cepat sehat dan normal semua. Salam.

(Ibu Fxxxx) : Alhamdulillah kbr bayi sy sehat. Skrg beratnya 2,5. Aamiin, terima kasih pak doanya.

(Tim UI) : Kami turut gembira bayi bapak ibu sdh sehat dan normal kembali. Kami doakan agar bayi sehat seterusnya, dan gunakan selalu asupan ASI. Namun masih banyak bayi prematur lain yg memerlukan pertolongan, bila tidak keberatan kami mohon inkubator dikembalikan. Terimakasih telah bekerjasama dgn baik.

(Ibu Fxxxx) : Iyaa pak…memang rencananya kami akan mengembalikan inkubator. Krna bayi kami pun sdh tdk betah bobo di inkubator. Dlm bbrp hari ini kami akan mengembalikannya.

Orang Miskin Dilarang…

Dua minggu yang lalu saya baca subjudul di majalah Tempo, tulisannya begini

ORANG MISKIN DILARANG SAKIT

Artikel pendek itu menunjukkan betapa beratnya bagi orang kurang beruntung atau golongan menengah kebawah bila mereka sakit dan dirawat di Rumah Sakit. Biayanya yang besar tidak mungkin tertanggungkan oleh mereka. Bukan gol bawah saja tapi gol menengah juga terancam jatuh miskin bila ada familinya yang masuk RS, karena mahalnya biaya operasi maupun perawatan.

Namun bukan itu saja yang menjadi keluhan bagi gol menengah kebawah bila gaya subjudul Tempo dipakai maka pernyataannya menjadi

ORANG MISKIN DILARANG MELAHIRKAN

Mengapa demikian ? Simak saja SMS yang saya terima kemarin:

Selamat Sore Pak.Raldi, istri saya baru pasca melahirkan dengan usia kehamilan 7 bulan & mendapatkan bayi prematur, sedangkan saya tidak mampu untuk perawatan bayi saya di Rumah Sakit dengan biaya Rp.4.juta/hari. Tolong bantuannya Pak bagaimana caranya saya bisa pinjam alat inkubator untuk bayi prematur saya untuk saya rawat sendiri dirumah. Terima Kasih, Hormat saya FAXXXX. (20Jan14).

Jadi bila melahirkan bayi premature sedangkan anda tidak punya uang sekian juta, jangan harap bisa merawat bayi di RS, lha wong ongkosnya sehari 4 juta rupiah sedangkan perawatan bayi premature biasanya lebih dari sebulan. Katakanlah 30 hari, jadi total 30×4 = 120 juta keluar ongkos. Gol menengah setelah jual motorpun masih belum bisa menebus biaya perawatan bayi prematur. Walhasil setelah jual motor, bapak bayi kudu cari pinjaman ke sanak saudara agar bayinya bisa keluar dari RS.

Jadi bagaimana solusinya ?

Tenang…tenang…saudara-saudara. Jangan panik… Tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya, semua penyakit ada obatnya dari Allah. Demikian juga tidak ada persoalan yang tidak ada solusinya…Semua masalah pasti ada jalan keluarnya.

Karena itulah kami berinisiatif untuk meminjamkan inkubator bayi dengan gratis atau tanpa bayar kepada keluarga bayi prematur untuk merawat bayinya di rumah, sekali lagi di rumah bukan di Rumah Sakit. Aktivitas sosial Pengabdian Masyarakat yang berawal dari kegiatan di Dep Teknik Mesin FTUI dengan subproyek ATI (Advanced Technology Implementation) berlanjut menjadi kegiatan yang kami sebut:  Socio-Technopreneurship.

Berawal dari 2 unit incubator besar, yang kami pinjamkan pada keluarga bayi premature di rumah di awal Januari 2012. Sekarang sudah berkembang, armada incubator berbagai tipe kami miliki sebagai hasil pengembangan teknologi di FTUI dalam dalam produk Alat Kesehatan berbasis teknologi termal, disain manufaktur dan sedikit elektronik. Akhir Januari 2014 ini kami memiliki total 14 unit berbagai ukuran. Empat unit diantaranya disumbangkan pada agen peminjaman di Jawa-Tengah yaitu di Pemalang 2 unit, Semarang 1 dan Magelang 1 unit. Cita-cita besar kami ingin mengembangkan aktivitas Socio-Technopreneurship ini ke 34 provinsi di Indonesia.

Tiga Agen Peminjaman di Jawa-Tengah

Bapak Suwarso agen di Pemalang desa Kendalsari sebenarnya sudah dari tahun lalu menjadi mitra kami. Beliau adalah teman sekelurahan dari pak Jos Istiyanto dosen di DTM-FTUI. Pak Jos pernah cerita kalau di desanya ada orang yang juga meminjamkan incubator ala kadarnya kepada tetangga karena dulu bayinya premature dan beliau kemudian bikin dari kayu dengan pemanas botol-botol berisi air panas. Inkubator yang kami hibahkan ternyata bermanfaat untuk menolong bayi disana bahkan ada yg datang mengambil dari Semarang.

Tgl 16 Januari 2014 kami berangkat ke Jawa-Tengah dengan membawa 3 paket incubator untuk dihibahkan ke Pemalang, Semarang dan Magelang.

-0-

Peminjaman Gratis Inkubator Bayi

Telah diserah-terimakan satu paket inkubator yang terdiri dari:
1 unit inkubator Grashof
1 unit timbangan bayi 5 kg
1 unit termometer digital
1 unit fototerapi untuk bayi kuning
Kepada Agen Relawan Peminjaman Inkubator di
Pemalang (Bapak Suwarso)
Semarang (Ibu Anggorowati)
Magelang (Ibu Heni Setyowati)
Semoga bermanfaat untuk menolong bayi prematur di Jawa-Tengah.
Paket Inkubator ini dipinjamkan secara gratis untuk di rumah bukan untuk di Rumah
Sakit.
Mereka yang memerlukannya silakan kotak Call Center SMS

+628161992186

Kami akan berusaha sebaik mungkin melayani anda tanpa biaya.

-0-

NATO NAPO dan NARO

Banyak orang berilmu di Negara kita ini. Namun ilmu tinggallah ilmu bila tidak diaplikasikan maka dia akan tetap jadi ilmu saja tidak jadi apa-apa. Dia baru berguna manakala dia daplikasikan sehingga bernanfaat untuk manusia lainnya. Pandai dan pintar tinggal sekedar pandai saja, hanya berguna untuk cari makan diri sendiri saja, lalu apa gunanya jadi orang yang se’akan2’ pandai tapi tak manfaat. Tidak perlu pandai dan pintar asal mau berpikir sedikit saja sudah cukup, lalu harus… sekali lagi harus…BERTINDAK. Barulah dunia dan alam sekitar ini bergerak, mereka bereaksi terhadap tindakan kita. Tindakan positif menghasilkan reaksi dunia seisinya positif juga.

NATO No Action Talk Only kita sudah kenal semua, Bahasa gaulnya ‘ngomong doang’, semua baru jadi kenyataan bila ada tindakan, problema sebenarnya baru akan muncul bila dikerjakan sesuatu. Antara Teori dengan praktek jauh bedanya seperti jarak Antara hulu dengan hilir sungai.

NAPO No Action Plan Only, nah ini khas mereka yang berada di kampus dan Lembaga Litbang. Bikin rencana aja, bikin rancangan aja tidak ada yang selesai menjadi sesuatu yang berguna, hanya tinggal dikertas dan power-point saja. Lalu ada lagi dan sangat membosankan terus menerus dilakukan, tanpa memandang siapa sih sebenarnya yang membutuhkan uluran tangan anda orang2 ‘the so called’ berilmu…Ya rakyat itulah. Bikin dong sesuatu untuk mereka, paksain, pikirin. Resources income-nya darimana ? Mulailah dengan uang sendiri dulu… Duit sisa proyek (sisa proyek penelitian kan banyak). Nah karena uang sendiri kita jadi irit, mikir jadi fokus, dengan sendirinya nilai tambah jadi meningkat. Uang sedikit hasil jadi banyak bahkan berkualitas, dampak positif langsung muncul. Tentu saja semua itu karena Allah yang bukakan jalan. Memangnya ide brilyan itu datang darimana ? Dari Allah pastinya, manusia apalah bisanya… Kalau hanya untuk menghabiskan uang negara aja sih gampang (yang notabene uang rakyat)… Yang susah kan nyarinya. Jadi pejabat yang cuma duduk manis aja sih very easy, istri senang, anak2 semua sekolah bagus dan berhasil, fasilitas ini itu dapat tanpa usaha. Kursi empuk, semua rekening ditanggung negara. Anda berada di comfort-zone, tidak mau berubah, berusaha mempertahankan kursi empuk dan fasilitas negara… Untuk apa sekolah ? Untuk apa jadi sarjana dari Univ terkenal ? Untuk apa gelar yang tinggi dan banyak ? Untuk apa jadi guru besar ?… Ngomong doang.

NARO No Action Research Only, hasilnya Cuma bertumpuk kertas saja, terus2an…Salah dong, karena research itu cukup sekali dua kali aja lalu aplikasikan terutama mereka yang berada dibidang teknik. Pikirkan gimana caranya… dan focus, jangan uang dijadikan tujuan. Takkan ada hasilnya, bahkan award ini itu, sertifikat ini itu, lupakan saja. Cukup sekali dua saja, selembar ijazah, selembar sertifikat, award sekian juta jangan dijadikan tujuan. Tapi bila ada orang lain yang bisa tertolong, terbantu, alam yang terpelihara, energy yang jadi hemat. Kaum marginal yang terangkat, itulah yang diperlukan Negara ini.

Mulailah dengan berdoa, karena hanya atas ijin dan ridho Allah-lah segala sesuatu bisa berubah. Demikian juga kita, mohon doa pada Allah agar apa yang inginkan bisa terjadi. Allah pasti akan memberi petunjuk bila tujuan kita itu baik, Beliau pasti akan membuka pintunya bila anda mulai BERTINDAK saat ini.

Raldi Artono Koestoer – 21 Jan 2014.-

Wawancara Tabloid NOVA

Tabloid Nova datang ke ‘kandang’ kami di kampus UI Depok. Diskusi dan tanya jawab tentang :

PEMINJAMAN GRATIS INKUBATOR BAYI

berlangsung selama dua jam.

Video diambil ditengah wawancara. Jadi tokohnya ada empat yaitu:
1. Raldi (saya sendiri)
2. Ibnu Roihan (Rehan) – asisten
3. Ade Riyani HMK – jurnalis Tabloid NOVA
4. Adrianus Adrianto – Photo Journalist NOVA

Semua hepi foto2an…

Guru Besar Prof Alhamid

Pengukuhan Guru Besar FTUI

Telah dikukuhkan sebagai Guru Besar Fak Teknik UI oleh Pejabat Rektor UI Prof M. Anis pada hari Rabu 15 Jan 2014

Prof Dr Ir Muhammad Idrus Alhamid

dengan pidatonya yang berjudul

Solar thermal cooling system, upaya pengurangan polusi udara dan penghematan energi.

Bertempat di Balai Sidang Universitas Indonesia

Bumi diguncang, sangkakala ditiup…awas bentar lagi…

 

HVACR Int Workshop

HVACR Int Workshop

International Workshop on HVAC&R

 

Jan. 9-10, 2014, University of Indonesia, Depok Campus

This workshop is prepared to strengthen research collaborations and student exchanges between two universities, by exchanging information onresearch activities and educational programs on the HVAC&R field.

January 10 (Friday)

09:00 – 09.15 Opening

09:00 – 09.30 Introduction of Educational Programs and Kookmin University (Prof. Han)

Introduction of University of Indonesia (Prof. Alhamid)

09:30 – 11:30 Opening Introduction of Research Topics

Presentation on Current Research Topics (10 min each) from :

Kookmin University, Universitas Indonesia, Universiti Teknologi Malaysia,

University Technology Hussein Ons Malaysia, University of the Philippines.

11:30 – 12:30 Friday Prayer

12:30 – 13:00 Lunch

13:00 – 14:00 Presentation on Current Research Topics from student (10 min each)

14:00 – 16:00 Lab. Visit

16:00 – 17:00 General Meeting for MOU between UI and KU

Progres Inkubator Bayi 2014

Program Peminjaman Gratis Inkubator Bayi
Progres awal 2014

Dengan akan dibukanya Agen Peminjaman Gratis di beberapa kota
di pulau Jawa, pada bulan januari 2014 akan
DIHIBAHKAN beberapa inkubator bayi untuk agen baru.

Alat yg dihibahkan adalah:

1 unit inkubator bayi tipe Grashof seri D-01 s/d D-04 (Disain Produk FTUI)
1 unit Timbangan bayi
1 unit Termometer digital utk kabin bayi
1 unit Fototerapi single tipe FTA 01 s/d 03 (Disain Produk FTUI)

Beberapa agen yang akan dibuka

1. Agen SEMARANG kordinator relawan ibu Anggorowati <aangham@gmail.com>
2. Agen MAGELANG kordinator relawan ibu Heni Setyowati <henisetyowatiakper@gmail.com>
3. Agen MALANG kordinator relawan Bpk Totok Wahyudi <a3_wahyudi@yahoo.co.id>

Nomor HP menyusul.

Agen lama (th lalu)

4. Agen Pemalang kordinator relawan Bpk Suwarso ( no Hp +6285747394768).

Tgl 12 Jan pak Totok (dari Malang) akan ke Jakarta sekaligus akan kami serahkan paket tsb diatas.
Tgl 16-17 Januari kami akan ke 3 kota Jateng untuk mengantar 3 paket unit hibah.

Mohon bantuan doa dari bapak ibu sekalian agar kegiatan sosial kesehatan
yang kami sebut Socio-Technopreneurship ini bisa berjalan dengan lancar, sesuai
dengan target kami untuk membuka agen di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Terimakasih pada beberapa alumni dan dosen serta ortu bayi,  yang telah memberikan donasinya,semoga Allah memberi balasan yang terbaik dan  berkah. Lihat di http://koestoer.wordpress.com/pengabdian-masyarakat/donasi-wakaf-inkubator/

Salam.

======================
Raldi Artono Koestoer
…Menyelamatkan satu nyawa berarti menyelamatkan semuanya…

http://koestoer.wordpress.com/bayi-prematur/inkubator-bayi-gratis/

======================

Mevlana Exchange Program of Turkey

To Whom It May Concern;

This letter is related to the Mevlana Exchange Program which is supported by Turkish Government on behalf of Sirnak University, Turkey.

Mevlana Exchange Programme is a programme which aims the exchange of students and academic staff between the Turkish higher education institutions and higher education institutions of other countries. With the regulation published in August 23, 2011, students and academic staff exchange between Turkish higher education institutions and higher education institutions of other countries has been possible.

Students may study abroad for one (minimum) or two (maximum) terms and academic staff may lecture abroad from one week (minimum) to three months (maximum). Accordingly, students and academic staff from any country may benefit from this programme being hosted by Turkish higher education institutions in order to study or lecture.

The original name of Mevlana, from whom the name of the programme is inspired, is Muhammed Celaleddin. Mevlana was born in 1207 in Belh of Horasan district that is now in the border of Afghanistan. The name “Mevlana” was used by Sultan Veled, Şems-i Tebrizi and his lovers, and virtually is a universal symbol which identifies with him. Also, he is known as Rumi by the western people. Mevlana lived in the 13th century, but as a sufi who got beyond the ages with his works, did not make any discrimination between people as indicated in his verse “Come, come whoever you are”. As well as his mercy, voluntary and unlimited humanity, he had endless tolerance and he impressed not only the world of Islam but also the whole humanity. He is accepted worldwide as an intellectual with his point of view to the people and life. UNESCO, due to the 800th anniversary of Mevlana’s birth, declared the year 2007 as Mevlana and Tolerance year.

Let us introduce you our university, Sirnak University. Sirnak University is founded by Turkish Government in 2008 in the city of Sirnak as a state university which is located on a historical province where Turkey and Mesopotamia has combined. It is new, dynamic and promising university with 2,547 students and 250 administrative and academic staff. Theology Faculty, Engineering Faculty, and Faculty of Economics and Administrative Sciences are three faculty of undergraduate education of Sirnak University. Moreover, Theology Faculty has its own master program.

We would like to exchange our students to improve cultural diversification between two countries, to advance academic improvement of our students, and to allow them utilize living in different a country.

We believe that in this global world, our students may take advantage of academic excellence, research and social opportunities of your university, and improve their academic level and social progress.

Due to the level of English Language proficiency of Sirnak University students is high enough to allow them to study and research in a foreign country, we thereby certain that you will be satisfied with/by their academic excellence.

If you have any further questions feel free to contact me at

Şırnak University

Şırnak 73000

Turkey

Yours faithfully,

Research Assistant Fatma Aydın
mevlana@sirnak.edu.tr
The Coordinator of Mevlana Exchange Program in Faculty of Theology

-0-

Tersedia pamfletnya 22 hal pdf, mereka yang minat silakan klik

http://Rapidshare.com

Sign in username Raldi, password Raldi, silakan mendownlad mevlana pamphlet.pdf

Matanya Mendelik…

On 30-12-2013 08:59, Irfan djunaedi djunet wrote:

Aslmkm pak raldi… Selamat pagi…

Mungkin ketika bapak baca email ini saat pagi ato siang atopun sore, tapi saya paling suka dengan pagi karena di pagi hari lahh segala sesak semalam bisa hilang..di pagi hari lahh segala harapan dapat dimulai bersamaan dengan jatuhnya embun… Semoga keberkahan bisa meliputi kita semua…

Saya mohon maaf belum bisa merealisasikan silaturahmi ke tempat bapak…insya allah setelah tanggal 5 jan 2014 saya mohon kesediaan bapak untuk meluangkan waktu, karena saya tahu pak prof kan banyak yang nyari secara pernah muncul di tipi sebagai artis dadakan _(just kidding pak prof)…_

Progress untuk saat ini sudah dapet 4 orang yang mau bergabung untuk infant incubator. Dan satu pertanyaan dari mereka “rencana mau kayak gimana junet?” Saya bingung mau jawabnya…sementara saya jawab “kita akan mengumpulkan dana sebesar 3 juta rupiah untuk membuat 1 unit infant incubator”. Dengan jawaban seperti ini mereka malah mengerutkan dahinya dan matanya mendelik keatas kayak org bingung,,,heheheh

Bisa bapak ngash advice??ato haruskah saya membuat proposal untuk diajukan ke bapak selaku yang punya program?? Klo emang harus buat proposal, bisakah saya dikirmkan satu sample proposal yg pernah masuk ke pak prof?? Mohon pencerahanya pak prof…

JAWABAN.-

Gw ketawa cekikikan baca surat lo...

Untung msh pagi dan sbg pengangguran sy ada waktu buat mbales.

1. ada orang itu yg utama...

2. ada tempat gak buat narok 1 atau 2 inkubator

3. Kalo ada disana t4 nya, nah saya kasi satu inkubator (se akan2 buat modal kerja)

4. Nah...udah ada kan...terserah deh mau diapain...dibongkar juga boleh...

5. Kalo inkubator itu nganggur kan gak enak...jadi cari deh pasien...alias bayi2 yg nangis kedinginan.

6. Rasain dulu deh...bgmn nylametin bayi prematur BBLR dll...ntar baru mikir mau gmn ngembanginnya.

Smtr itu dulu ya..

Makasih...

Penyembuhan Flu

Sesungguhnya bila anda terkena flu, maka yang sedang terjadi adalah proses penyembuhan itu sendiri. Tubuh sedang melawan sampah metabolisme dari makanan yang tak berguna dan yang berkelebihan di tubuh anda. Jadi justru jangan minum obat karena efeknya hanya sementara malah menghambat proses alamai penyembuhan dari tubuh anda sendiri.

So…Kalau begitu apa yang harus kita lakukan bila terkena flu. Nah…ini kiatnya untuk kita jalankan agar proses penyembuhan itu terbantu.

a. jangan makan Bila kita menderita flu, selera makan kita berkurang bukan? Sesungguhnya tubuh sudah memberitahu kita bahwa “jangan makan”. Proses pencernaan makanan akan menghabiskan banyak konsentrasi dan energi sehingga tubuh tak punya kesempatan untuk menyelesaikan tugasnya mengeliminasi racun.

b. hanya minum air Bukan jus buah, apalagi kopi atau teh. Jika kita haus, minumlah secukupnya saja. Jangan memaksakan diri minum terlalu banyak karena hal ini juga akan membuat tubuh kecapaian.

c. tidur Matikan semua televisi, musik, lampu, telepon dst, dan tidurlah dengan nyenyak. Tidur dengan nyenyak selama sekurangnya 6 jam akan membuat tubuh memiliki kesempatan mengeliminasi segalanya dengan baik. Jika bisa 12 jam tentu akan lebih baik. Bagaimana kalau meditasi? Tentu akan lebih baik lagi karena keadaan meditatif membuat tubuh memiliki kesempatan melakukan pemulihan diri lebih cepat.

d. Sederhanakan semuanya Sekalipun banyak persoalan atau masalah yang harus kita pikirkan dan kita atasi, prioritaskan kesehatan Anda. Setelah sembuh, kita akan dapat mengerjakannya dengan lebih baik dan lebih efektif.

Teks lengkapnya saya ambil dari milis FC (Food Combining). Dan tahukah anda bahwa saya sudah mempraktekkannya sejak lama. Bahkan sudah… 13 tahun. Lama juga ya ? Tahu apa akibatnya ?

SAYA JADI TIDAK PERNAH TERKENA FLU…

Mungkin terlalu sombong untuk berkata seperti itu, jadi saya ralat agar lebih moderat ‘ Saya jarang kena flu…’

Setuju kan ? Setahun paling sekali… Tuh…hebat kan ? Saya syukuri hal ini sebagai karunia Allah SWT. Nikmat sehat hanya bisa dirasakan oleh orang sakit. Utamanya adalah mohon dulu pada Allah…Lalu beliau akan membuka pintu hati, akibatnya terbukalah pintu pikiran dan logika kita, Baru TINDAKAN dimulai…Yakini dan KERJAKAN. Niscaya tubuh anda akan jadi sehat. Dengan demikian maka sesungguhnyalah Kesehatan kita datang dari Allah.

Mungkin ada manfaatnya juga bila anda mengetahui paradigma kesehatan saya. Bisa dilihat di artikel berikut:

http://koestoer.wordpress.com/2008/01/02/sudah-7-tahun-tak-pernah-minum-obat-benarkah/

(Raldi 241213)

Sembuh dari Saraf kejepit L4 L5

Info ini saya ambil dari kata pengantar bukunya LKH judulnya Bala Sanggrama. Lebih tepatnya saya salinkan dari paragraph yang berhubungan dengan penyakit saraf kejepit itu.
“Saya berangkat berobat menemui Dokter Michael Triangto di RUmah SAkit Mitra Kemayoran, Jakarta Pusat. Dokter yang amat ramah ini menyimak dengan penuh perhatian ketika saya mengutarakan keluhan saya. Sebelumnya say a membayangkan untuk sembuh harus dilakukan tindakan operasi yang bila gagal akan menjadikan saya paraplegia, selanjutnya saya harus menikah lagi dengan kursi roda, bukan main,
Ternyata obatnya saya disuruh telentang di lantai, kaki digerakkan kearah sana kearah sini …, sembuh dalam 2 minggu, sembuh total dalam sebulan. Orang-orang dengan kasus mirip, saya ajari gerakan senamnya, ternyata salah.”
Kata dokternya setiap kasus beda penanganannya.
Nah buruan deh ada ahlinya tuh di RS Mitra Kemayoran. Daripada jalan tertatih-tatih dan kesakitan lebih baik segera konsultasi ke dokter tersebut diatas.
Untuk anda yang menderita saraf kejepit saya doakan anda segera sembuh dengan membaca tulisan ini. BTW saya orang yang kurang setuju dengan tindakan operasi, karena akibatnya sering jadi lebih parah.

Produk DN vs LN

Terjadi persaingan dan pertempuran antara produk nasional dengan produk luarnegeri. Petarung dari produk DN diwakili oleh produk tradisonal BATIK. Sedangkan produk LN diwakili oleh jas dilengkapi dengan dasi. Walaupun petarungnya orang melayu juga tapi produknya dari LN.
Tentu saja pertarungan dan persaingna ini dimenangkan oleh produk dalam negeri…Anda tahu mengapa ?
Karena produk Dalam Negeri diwakili oleh

BATIK MILITER

Ha…ha…ha… Lihatlah dalam video 2 menit ini kelihatan Batik Militer memang sangat PD sekali dalam berrtarung, sampai tangan petarungnya menari-nari kesana kemari tanda optimis dan yakin akan produk dalam negeri yang akan berkiprah di negeri sendiri.

http://youtu.be/XfeqPZ8VagA

Bayi Prematur Mandi

Bayi prematur bernama Karima Azmya lahir tgl 21 November 2013 dengan berat hanya 1600 gram (BBLR Berat Bayi Lahir rendah). Atas bantuan program Pengabdian Masyarakat DTM-FTUI  orang tua bayi mendapat pinjaman gratis inkubator bayi untuk di rumah. Dengan demikian bayi mendapat perawatan intensif dari ibunya dan juga mendapat asupan ASI langsung, terlihat bahwa bayi menunjukkan tanda sehat dari gerak-geriknya. Tinggal lagi perlu dinaikkan berat badannya. Bantuan inkubator sangat bermanfaat karena dengan begitu bayi bisa tidur nyenyak tidak kedinginan dimalam musim penghujan yang kadang untuk bayi prematur masih terlalu dingin.

Bayi anda perlu bantuan inkubator ?

Kontak saja dengan SMS :

Tim Inkubator UI   + 62 857 958 760 13

Atau email saya : koestoer@eng.ui.ac.id

Inkubator Grashof buatan FTUI yang khusus untuk digunakan di rumah. Hemat Energi hanya 40 Watt, enteng portable hanya 13 kg. Bayi prematur sangat nyaman didalam inkubator dirumah dalam pengawasan ibunya.

Lihat bayi prematur didalam inkubator Grashof.

Unpatented Grashof-Incubator

The most simple to manufacture, the easiest transportable, the most suitable for Indonesian baby and tropical weather,

…ever…

Grashof Incubator definition and specifications

This simple incubator is addressed to help a marginal people who has limited acces to the hospital due to their incapability to pay hospital admission fee and others. So it should be suitable for home incubator without any air-conditioning system.

Grashof-incubator from University of Indonesia, unpatented-incubator

Using the principle of radiation, natural convection and natural circulation, the heat transfer, from the bulb lamp of 40-60 Watts,  can circulate naturally the airflow from the bottom fresh-air through the holes traversing the heating chamber upward to the baby’s cabin. After containing the cabin with the warm air, the air continue flowing to the outlet in the upper-side of cabin. With constant circulation of air, the temperature remain slightly inferior of  the human body temperature. Uniform laminair flow occurs due to the plate with many hole allowing hot air circulate naturally.

Upper part of the incubator made by acrylic with the thickness of 5 mm. Accesed to the cabin to place the baby, is located  in the opposite part of heating circulation. Bottom part of the incubator made of wood as a preference material. But other with lower thermal conductivity could also be used. Namely the most silent because there is no fan used in the system as a consequence there will be no device produce noise. Such a condition make the baby sleep tranquility.

The lightweight of the incubator around 15 kg in total become the most easiest portable and transportable equipment (the latest 12.5 kg only). The energy supplied has already been tested for Indonesian tropical weather. In certain  location in the mountain region, it shoud be better with 60 Watt bulb heater, that could be found anywhere in the elecrical shop and it is very cheap one.

Volumetric overall dimension should not exceed 50x50x60 cm3. A device of cut-off thermostat installed to keep the incubator in safety condition anytime anyplace.

Unpatented Grashof-incubator allow other Indonesian people can make it for an objective to assist marginal or poor community especially in the region far from the big cities or remote island. Utilisation outside Indonesia can be afforded only after discussion and consultation with the thermal group of University of Indonesia.

The newest design, the most natural, the most silent, the most cheapest, the most portable, the most saving-energy, of an infant-incubator for pre-emmies baby born, have already been, so far,  used since january 2012. And saving more than 60 babies around Jabodetabek to Bandung, with 100% succes without any problem under the university program of community services.

Any Indonesian can make it, can manufacture,  can even produce massively WITHOUT ANY PERMISSION. Everybody is free to get get benefit and get profit from Grashof-Incubator. The most important thing is… this equipment can save the Indonesian baby, warm them, give them alive. Make them healthy, make mother feel secure and save with no stress. With such a manner the  baby can recover the normal condition and stay healthy under the mother-supervision at home with love and care.

(Raldi, 11 December 2013)

-0-

Free home-incubator  services for Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi

http://koestoer.wordpress.com/2013/11/02/untuk-34-propinsi-peminjaman-gratis-inkubator-bayi/

Award untuk Wirausaha Muda

Program Shell Live-WIRE  ini memiliki semangat untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan anak muda Indonesia, membantu mengembangkan usaha yang telah mereka mulai dan sekaligus memberikan penghargaan atas usaha yang telah dikembangkannya. Sejak tahun 2003 hingga 2012, sudah lebih dari 5.000 anak muda yang mengikuti pelatihan Shell LiveWIRE.

Sementara itu, 3.043 wirausaha muda di Jawa dan Bali tercatat telah mendaftar pada ajang kompetisi wirausaha muda pemula Shell LiveWIRE Business Start-Up Awards sejak kompetisi tahunan ini dilakukan pada 2006.

Parade foto

http://youtu.be/t-JLC9eUUUo

Para kandidat after dinner

Tari Saman

Para pemenang

Lihat juga COACHING nya di:

http://koestoer.wordpress.com/2013/12/04/shell-livewire-business-start-up/

Social Invesment Manager PT Shell Indonesia Anita Setyorini, dalam penjelasannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/12), mengatakan, untuk pertama kalinya, pada BSA 2013 ini, Shell Indonesia memilih pemenang untuk kategori ecopreneur dan sociopreneur.

Para pemenang adalah Ari Yudianta (Glugu Wood Art), Fajar Ciptandi (Dwaya Manikam), Ibnu Hari Wibowo (Pizza MiniQu), Mega Siswindarto (Frozzie), Maulana Nuril Huda (Pupuk Bio Agens), Massinangling Gumelar (Mie Padang), Ronaldiaz Hartantyo (GrowBox), Rian M Noor Suwari (Sundanesia Bajogoer & Bandrek Ice Cream, Surya Darmadi (Bamba Media), Yanuar Pratama Firdaus (Spice & Spaces). Sementara dua orang wirausaha muda lainnya yaitu Puriyani Hasanah (Popons Nursery) dan Fajar Ciptandi (Dwaya Manikam) berhasil meraih penghargaan khusus yaitu ecopreneur award dan sociopreneur award.

Kesepuluh pemenang Shell LiveWIRE BSA 2013 mendapatkan hadiah dana masing-masing sebesar Rp. 25 juta per bisnis untuk pengembangan usahanya. Sementara dua pemenang untuk kategori khusus Ecopreneur dan Sociopreneur Award mendapatkan hadiah masing-masing Rp10 juta per orang. Para pemenang nantinya juga akan mendapatkan pelatihan dan bimbingan bisnis serta publikasi media.

“Mereka berhasil dijaring dari lebih 350 orang pemuda usia 18-32 tahun pemilik usaha yang telah berhasil menjalan usahanya antara 3-24 bulan. Tahun ini, jumlah peserta terbanyak datang dari wilayah Jabodetabek yaitu sebanyak 86 peserta, disusul Bandung (52), Surabaya (45), Sleman (24), Yogya (18), Malang (16) dan sisanya berasal dari daerah lain di Pulau Jawa,” katanya. (Singgih BS)

Artikel disalin dari Suara Karya 08 Des 2013.-

Profil finalis, ada di

https://docs.google.com/file/d/0B1iWD6BwNcgRcEt6Y3NCb0Z1M1k/edit

Guru Besar FTUI Sigit dan Herman

Pengukuhan Guru Besar FTUI tanggal 04 Desember 2013

Pertama:

Prof Dr Ir Sigit Pranowo Hadiwardoyo DEA

Dengan judul pidato: Pemberdayaan Audit Kelayakan Jalan untuk Mengoptimasi Peran dan Fungsi Jalan dalam Meningkatkan Perekonomian Nasional.

Dari Dep Teknik Sipil.

Kedua:

Prof Dr Ir Akhmad Herman Yuwono M Phil Eng

Dengan judul pidato:  Peranan Riset Nanomatarial semikonduktor oksida di bidang Energi dan Lingkungan untuk Mendukung Ketahanan Bangsa Indonesia.

Dari Dep Teknik Metalurgi dan Material.

Mereka adalah Guru Besar yang ke 48 dan 49 di FTUI. Sebenarnya sih 50 dan 51 tapi kata Prof nandy ada yang baru pensiun, jadi berkurang deh jumlahnya.

Lihat foto dan video pengukuhan yang diambil oleh seorang jurnalis independen (non-partai).

Shell LiveWIRE Business Start-Up

Penganugerahan bagi wirausaha muda Indonesia yang mengikuti program Shell LiveWIRE, PT Shell Indonesia bersama ini mengundang Bapak untuk hadir pada acara “Shell LiveWIRE Business Start-Up Awards 2013”  diselenggarakan pada:  Rabu, 4 Desember 2013 Hotel Mandarin Oriental – Ruang Diponegoro, Jl. M.H. Thamrin.

Dalam acara ini, PT Shell Indonesia  memberikan penghargaan kepada 10 orang wirausaha muda pemula yang kreatif memanfaatkan peluang dan piawai manfaatkan kemajuan teknologi informasi. Program Shell LiveWIRE telah dijalankan di lebih dari 25 negara dan telah membantu mengembangkan lebih dari 2.800 bisnis baru serta menciptakan lapangan kerja bagi 8,900 tenaga kerja.Di Indonesia, Shell LiveWIRE merupakan bagian dari program investasi sosial Shell Indonesia yang telah berlangsung sejak tahun 2003.

Coaching   –   Socio-Technopreneurship

Program ini memiliki semangat untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan anak muda Indonesia, membantu mengembangkan usaha yang telah mereka mulai dan sekaligus memberikan penghargaan atas usaha yang telah dikembangkannya. Sejak tahun 2003 hingga 2012, sudah lebih dari 5.000 anak muda yang mengikuti pelatihan Shell LiveWIRE.

Coaching – Belowcepekdotcom

Sementara itu, 3.043 wirausaha muda di Jawa dan Bali tercatat telah mendaftar pada ajang kompetisi wirausaha muda pemula Shell LiveWIRE Business Start-Up Awards sejak kompetisi tahunan ini dilakukan pada 2006.

DAFTAR PESERTA TAHAP FINAL
SHELL LIVEWIRE BUSINESS STARTUP AWARDS 2013
No Nama Usaha Bidang Usaha Regional
1 Puriyani Hasanah Popon’s Nursery Pertanian Jabodetabek
2 Ibnu Hari Wibowo Pizza Mini Qu Makanan Jabodetabek
3 Richard Indonesia Mural-art Mural sebagai desain interior dan campaign; serta produk-produk seni Jabodetabek
4 Surya Darmadi Bamba Media Pengembang Software Edukasi Anak-anak Jabodetabek
5 Ronaldiaz Hartantyo Growbox Creative Agriculture Jabar
6 Yanuar Pratama Firdaus Spice & Spaces Makanan dan Produk masak Jabar
7 Fajar Ciptandi Dwaya Manikam Kerajinan Tekstil dan Fashion Jabar
8 Rian M Noor Suwari Sundanesia “Bajigoer & Bandrek” Ice Cream Makanan Jabar
9 Meinar Dyan Muslimah CIRCA Kerajinan dan makanan Jabar
10 Ari Yudianta Glugu Wood Art Kerajinan dan mebel Jateng
11 Massinagling Gumelar Mie Padang Makanan Jateng
12 Arief Rahadian Sugiharto CV. Prima Rosandries (asap cair dari tempurung kelapa) Barang aromatik/penyegar (minyak atsiri), Barang farmasi bukan apotek, obat-obatan pertanian Jatim
13 Maulana Nuril Huda Bio Agens Pertanian Jatim
14 Mega Siswindiarto Frozzie Kuliner Brownies beku Jatim
15 Mohammad Azizi Bandeng MENTARI Makanan ( frozen fish ) Jatim

Etika Medik Dokter Masa Kini

Oleh : Dr Hendrawan Nadesul

-0-

Dari  Ali Riza Hassan Facebook ………..Tulisan Dr.HANDRAWAN NADESUL…

-0-

Di negara2 lain ada Aturan BATAS JUMLAH PASIEN PER HARI.
Di negara kita, TIDAK ada aturan ttg BATAS itu.
Muncul kasus malapraktik, disebabkan pasien bertemu dokter
yg TIDAK RAMAH (misconduct).
Ketika rakyat perlu, INDUSTRI MEDIK malah TERUS MENEKAN.

Sbg dokter, tak patut bila karena potret buruk, cermin dibelah.

Karena profesi dokter masih dipagari oleh etika profesi, maka
posisi saya (sbg seorang dokter) menjadi SERBA-SALAH.

Jadi:
1).PERLU diadakan “PRAKTIK-BERSAMA” (bukan karena uang)
….agar berlangsung proses tilik-sejawat (peer review)
….sehingga kekuasaan dokter menjadi ADA BATAS-nya..

2).Sistim kesehatan NEGARA sudah saatnya meng-GRATIS-kan
….setiap warga negara.

3).Pendidikan ETIKA MEDIK harus menjadi MODUL TERSENDIRI
….bagi SETIAP CALON DOKTER.

4).Rakyat juga harus makin pintar sehat, makin kritis & skeptik,
….agar berkuranglah kekuasaan dokter.
….Artinya, dokter TIDAK berani berpraktik seenaknya lagi.
….Kekuasaan dokter perlu dibagi untuk hak pasien.
….Hukum kedokteran sudah saatnya ditegakkan.

Meski tidak setiap kasus yg merugikan pasien adalah KESALAHAN
PIHAK MEDIK, dan walau masih banyak dokter yg baik…..
tetapi jika perubahan di atas tak terjadi, malu aku jadi dokter Indonesia.

http://cetak.kompas.com/…/malu.aku.jadi.dokter.indonesia

cetak.kompas.com