Ibu Lianti Guru SD

Suatu malam saya dikontak oleh Neza dan pak Nurohim, dengan SMS mereka bilang ada guru SD sekolah Master yang melahirkan bayi prematur jadi perlu pinjaman inkubator.
Pagi tadi ibu Lianti dan bapak bayi datang mengembalikan inkubator dengan gembira mengabarkan bayinya sudah sehat “sudah bisa muter dan nendang pintu inkubatornya”. Demikianlah, kami juga gembira semoga bayi nanti jadi anak yang patuh pada orangtua.

Data bayinya : Nama Hafidzul rizky, Tempat tgl lahir Bogor, 08-11-2014, Berat 1, 8 kg, Usia kandungan 36 minggu.

Ini Conversation SMS dg ibu Lianti.

11/11/2014
14:36:41
Aslm. Mas mf, sy lianti dr ibu bayi yg butuh inkubator. Sy dr sklh master trminal depok

(Ada bbrp convesation ditengah, tp malas nyarinya…)

22/11/2014
07:34:18
(Tim-UI) Bpk ibu Lianti, 1)Gmn kabar bayinya, apakah terlihat nyaman tidurnya ? 2)Sdh berapa beratnya ? Kami doakan Smg segera sehat. Salam.

04/12/2014
22:54:55
aslm. Bpk mf, sy Lianti yg pinjam salah satu inkubator. Alhmdllh ank kami brat badannya sdh 2600grm, rencananya tgl 8 des ini kmi mau mngembalikn inkubatornya. Apa bpk ada d hr itu? mf, klo ada bpk jam brp ada d tempat?

04/12/2014
22:57:19
ibu Lianti, Ya ditunggu..jam 10 ada. bila sy tak di tempat ada asisten Ibnu Roihan.

-0-

Dan ini foto tadi pagi

Ibu Lianti guru SD ibu dari bayi prematur Hafidzul dengan suaminya pak Casradi penjahit.

Ibu Lianti guru SD ibu dari bayi prematur Hafidzul dengan suaminya pak Casradi penjahit.

Tamu Baznaz

Markaz Inkubator di lantai 2 mendapat kunjungan istimewa dari

Husein Ibrahim MBA Laksamana Muda TNI-AL (Pur).

Beliau adalah Dewan Pengawas Baznas dan pada saat yang sama punya yayasan poliklinik di Solo yang pasiennya siapa saja tidak bayar alias gratis dan kemudian dijadikan member dengan kartu. Sehingga saat ini membernya sudah berjumlah 12 ribu… Asal Pati dan kenal dg SBY dari sejak mantan Pres itu masih berpangkat mayor dan sering dikasi buku sama pak Husein ini.

Wah misinya sudah cocok nih dengan inkubator gratis. Dan benar saja, beliau sedia bekerjasama untuk yayasannya menjadi agen relawan inkubator di daerah SOLO.

Alhamdulillah memang kami pernah punya calon peminjam inkubator bayi dari Solo dan terpaksa harus ambil di ageHusein Ibrahim MBA - IMG_0221n terdekat yaitu di Yogyakarta. Di sebelah kami terlihat sebuah inkubator kembar, hasil  modifikasi sdr Ibnu Roihan. Dari inkubator gaya RS yang lama, dan sudah banyak berjasa menyelamatkan bayi kembar prematur (mungkin sudah 4 atau 5 kembaran, berarti kali dua ya, bayi prematur).

Demikianlah Allah SWT mendatangkan relawan2 berhati mulia yang sedia bekerjasama mengelola kegiatan Socio-Technopreneurship, Peminjaman gratis inkubator bayi untuk di rumah, yang kini sudah tersebar di 15 kota. Modal pertamanya hanya 2 inkubator untuk biaya produksinya…murah hanya 5 juta rupiah saja (delivery Depok). Dengan amanah, pemakaiannya gratis terutama untuk golongan yang tidak mampu. Kontak SMS center 0856 5931 2070… Mereka yang butuh bantuan ortu bayi, kami tunggu, mereka yang berhati mulia untuk jadi relawan juga kami tunggu.

Beliau usianya masih muda…tigapuluh…tujuh….dibalik.

 

Sebuah catatan dari calon agen relawan:

Saya Andixx Rahaxx dari Bandung,

Memiliki anak istimewa yang  lahir pada tanggal 28 Februari 2012 lahir premature 32 minggu dengan berat 1,6 kg, yang harus dirawat di NICU selama 1,5 bulan , dengan menghabiskan biaya 144 juta rupiah. Berangkat dari biaya yang mahal saat melahirkan anak, saya merasa tertarik menjadi relawan dikarenakan ingin membantu warga yang tidak mampu disekitar bandung yang memiliki anak lahir prematur, agar bisa merawat bayinya sendiri. Saya tertarik melihat apa yang Profesor Raldi Artono Koestoer lakukan sungguh sangat mulia, perkenankan saya juga membantu menyelamatkan bayi prematur.

Kegiatan Sunat massal Nara Kreatif

Berita dari Nezatullah kordinator pengurus Yayasan Nara Kreatif yang menghimpun anak jalanan dan yatim piatu di perum Bumi Harapan Permai.

-0-

Insya allah dalam bulan desember ini, bila sudah dapat keputusan dari YBM BRI (Yayasan Bank Rakyat Indonesia), NK akan mengadakan kegiatan sosial yaitu,

Sunatan Massal

di Nara Kreatif  untuk anak-anak sekitar kampung Dukuh, tanggal 18 desember. Pesertanya 119 orang, sesuai dengan angka ulang tahun BRI .
Kegiatan hari ini  01 Des 2014 Agenda pagi hari, jam 7 – 9, bersih bersih lingkungan, setelah itu jam 9 – 12 lomba di lapangan dekat Nara Kreatif, selanjutnya jam setengah 2 – 5 sore evaluasi pendidikan bersama pengajar.
Nezatullah Ramadhan,
Yayasan Nara Kreatif
Perumahan Bumi Harapan Permai
Jalan Bumi Pratama III. Blok K – 4
Dukuh, Kramat Jati. Jakarta Timur
Follow Us : @nararecycle

Short Talk with Polman Babel

Dosen polman BabelJam 09.00 waktu Ind Barat saya mendapat kesempatan untuk bicara atau ngobrol2 dengan para pengajar di lembaga Pendidikan Polman Babel (Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung), dahulu adalah Politeknik Timah. Baru tahun 2010 mereka menjadi institusi negeri. Karena meman gtidak terlalu direncanakan, baru malamnya sambil makan kepiting dicetuskan ide untuk berbagi dengan para dosen disana, jadi dari tadinya siang dirubah menjadi pagi sebelum sholat jumat. Lumayan ada belasan dosen yg hadir sekalipun dadakan. Diskusi dimoderatori oleh Bpk Robert yang sudah mengontak saya bbrp kali sejak dari Jakarta.
Tentu saja saya mulai memancing motivasi dan semangat untuk berkarya bagi masyarakat babel sendiri, dari ceramah keynote saya sebelumnya tentang Socio-Technopreneurship Peminjaman Gratis Inkubator Bayi yang diawali hanya dengan uang sisa proyek untuk 2 inkubator sekarang sudah eksis jaringan relawan di 15 kota di seluruh Indonesia. Anjuran saya hanya satu saja:
ONE MAN ONE PRODUCT ONE ACTIVITY
Jadi pilih satu saja untuk anda jadikan produk unggulan anda sendiri, tidak usah banyak2. Dan pastilah sesuatu yang mampu anda kerjakan dan menjadi ‘passion’ anda jadi kesukaan anda yang tanpa dibayarpun anda mau mengerjakannya. Lebih dari sekedar hobi, sehingga mungkin anda harus mengeluarkan biaya sendiri. Itulah artinya investasi. Boleh dibilang uang hilang, atau anggap saja infaq sekedah. Sehingga tidak anda pikirkan lagi ongkosnya malah anda lebih berorientasi kepada hasilnya. Tentu saja saya mengatakan itu bukan kaya Mario Teguh yang sekedar ngomong sehingga akhirnya jadi konsultan cinta dan rumah tangga, tapi berbasis kepada PRODUK NYATA (bisa dilihat dan diraba) seperti nature nya kami dari Mechanical Engineering. Dan kita sendirilah yang harus mengusahakannya agar produk kita jadi bermanfaat untuk masyarakat.
Mereka punya problem kalau bikin proposal penelitian sering ditolak. Tentu saja juri2 itu salah arah, politeknik jangan disamakan dengan universitas yang memang menjadi pionir bagi kemajuan teknologi, politeknik lebih sesuai kepada pemanfaatan hasil karya utk masyarakat. lebih cocoknya pada Pengabdian Masyarakat yaitu sila kethga dari Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat).
Kebijakan yang pukul-rata untuk semua orang itu memang harus dirubah, maklumlah para decision maker itu tidak paham tentang pendidikan jadi yang muncul adalah hanya pola pikir ‘sok mau canggih’ jadi akhirnya semua penelitian itu tidak ada gunya utk rakyat. Para profesional medis juga banyak yang sok mau canggih, hal ini bisa dikonfirmasi pada orang yang paling pintar di UI yaitu Prof Agus ahli forensik. Padahal toh yang dipakai uang rakyat juga.
(raldi 28112014)

Medical Checkup Gratis di Bojonggede

Ibu-ibu PKK (ada juga bapak2 yg nylundup) di Villa Mutiara Bojonggede mendapat kesempatan langka untuk diperiksa kesehatannya secara gratis pada hari senin tgl 24 Nov 2014. Hanya diperlukan 5 menit utk memeriksa satu orang, dengan peralatan canggih MCU-Analyzer yang menggunakan gelombang Elektromanetik oleh seorang Dukun-Hitech. Laporan ringkas dan laporan lengkap tersedia dalam bentuk file komputer (softcopy).

Bila ada kelompok lain yg berminat silakan kontak SMS-center MCU 0856 5931 2070.

Agen Relawan Inkubator PAPUA

Agen Relawan Inkubator gratis PAPUA Abepura Jayapura

Darwin Kris Rumbiak.

Mengambil satu paket inkubator untuk menolong bayi2 prematur di Papua. Selamat…semoga sampai di Abepura dengan tanpa kurang suatu apa. (kulit hitam rambut kariting mata manyala…hidup Papua…)

Di ujung timur Nusantara kita Inkubator gratis buatan FTUI (kerjasama dg Y Bayi Prematur) telah hadir. Semoga bayi-bayi yang banyak lahir prematur,… di bumi dimana surya terbit awal ini,  segera dapat tertolong. Mereka bilang di Papua kaum ibu bekerja berat di ladang termasuk juga ibu hamil  sehingga banyak bayi lahir  kurang bulan. Tentu saja banyak yang tidak tertolong karena minimnya fasilitas. Lho Kemana yang lelaki ? Oh yang laki menjaga kampung, takut diserang musuh…?

Sejauh ini s/d bulan November 2014, inkubator gratis sudah hadir di 15 kota dengan 17 lokasi. Tentulah Allah yang membukakan jalan.

 

Widening Your Way of Thingkin’ with this interview

Kabari: Bisa diceritakan bagaimana awalnya mengembangkan inkubator, lantas menyalurkannya secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang miliki bayi prematur?

Berawal dari teknik mesin dimana disana ada laboratorium perpindahan kalor. Sudah sejak lama melakukan riset, kemudian menjadi produk generasi pertama di tahun 2001.  Lalu terus dikembangkan, bahkan ingin bersaing dengan produk dari luar negeri. Dan tahun 2006, saya bersama beberapa murid mendirikan UKM. Semakin berkembang sempat juga joint venture dengan pihak lain namun pecah kongsi. Dan di Tahun 2010 ada proyek dari World Bank, melalui DIKTI lalu ke universitas kemudian ke masing-masing departemen. Proyek itu dibagi menjadi sub proyek yang salah satunya bernama ATI (Adcance Technology Implication), jadi kita mengimplikasikan hasil-hasil dari laboratorium. Dapatlah saya salah satu,  lalu kita buat inkubator kemudian  disumbangkan ke rumah-rumah sakit bersalin.

Lihat lanjutannya di:

http://kabarinews.com/raldi-koestoer-pencetus-inkubator-gratis/72307

interview inkubator

Tomografi 3D made in Jogja

Terima kasih pak Pujianto atas lampirannya.

Memang betul, alat kita baru untuk model CTScan untuk spesimen laboratorium.
Ukuran diameter spesimen 5-25 mm, tinggi 20 mm.
Resolusi tinggi no problem. Untuk proses menghasilkab citra resolusi
tinggi 1500 x 1500, 600-1200 slices, perlu proses scanning data 20 menit.
Kita masih ingin lanjutkan inovasinya agar prosesnya dapat dipercepat
hingga maksimum 2 menit saja.
Waktu scan 20 menit relatif sama dengan waktu scan alat CTScan tercanggih
saat ini. Itupun baru 128 - 512 slices. 64 slices sudah kuno. Resolusi 512
x 512. Selama waktu 20 menit itu, pasien terpapar radiasi sekitar 100X
dosis radiasi sekali foto roentgen (chest radiografi). Bila niatan 2 menit
ini tercapai, maka dosis radiasi yang diterima pasien cuma 10X dosis foto
roentgen. Jauh lebih aman.
Bahkan bukan tidak mungkin saya dapat mencapai kinerja 1 menit scan saja.
Dosisnya bisa saya reduksi hingga hanya 5x dosis radiasi foto roentgen
saja.

Bila Indonesia mau bikin CTScan medis, maka Pemerintah (dan DPR) harus
memperbesar nyalinya.:=)

Salam,
GB Suparta
van Jogja

Dear all Sakit itu sakit beneran , baik badan maupun kantong nya dijaman modern ini , dan nakin membuat sakit sakitan sekelilingnya , Ingin sembuh itu pasti , masalahnya mampu enggak biayanya ? karena saking mahalnya berobat. Banyak kalangan akhirnya memilih terkun maupun jamoe dan juga prana atau apapun yg dapat dan menjanjikan kesembuhan.

Bisnis penyakit sangat menguntungkan , karena dibutuhkan , gak bisa nawar2 , harus cash keras , apalagi harus didiagnosa dengan alat canggih made in import, Rumah sakit swasta bertaraf internasional , tumbuh pesat dan makin besar , makin mewah ( service nya makin parah ) dg alat super canggih ditempatkan , rebutan dokter ternama dan ahli2 makin marak , tarif bukannya makin murah tetapi jor2an mahal2an , krn makin mahal makin mujarab, Ini bisnis yg tidak mengikuti management umum dan alamiah , kalau ingin ditelisik , keluar dari pakem2 management bisnis.

Coba lihat di jakarta , RS pemerintah maupun swasta , selalu penuh sesak dg orang sakit , berapapun tarifnya tetap penuh , apakah ini menunjukkan masih murahnya biaya sakit ? – buktinya mau beli kesembuhan sampai ngantri , atau memang pesakitan di Indonesia makin banyak ? siapa yg bisa menganalisa ? pasti gak ada yg pas.

Marak produk import , baik obatnya , dokternya dan yang paling banyak adalah peralatan super canggih ( apa benar alatnya ? ) – keingat jaman prambors , dimana ada mesin cuci full otomatis ( pakai full) , dari cuci , ngeringin dan setrika lipat jadi satu BOX , gede box nya karena didalamnya dono sdan kasino, heheh Jor 2 an import alat canggih , dan laku keras pakai ngantri juga, biayanya jut jut an , begitu harus bayar sebelum memakai alatnya, tambah sakitlah sipasien atau yg ngantar karena terke jut . inilah bis sakit. Pemerintah , khususnya Ristek yg menjadi tumpuan mengenai teknologi canggih dan memberikan insentive, agar perkembangan inovasi teknologi di Indonesia , tidak terlihat perannya , masyarakat melihat dan merasakan dimana tidak ada nya teknologi kita dalam peralatan , buktinya import semua. lokal gak iso. Naah ada satu lagi yg sangat menentukan perkembangan inovasi berbasis teknologi kita khususnya peralatan utk sakit , adalah Kementerian kesehatan , dg segala macam alasan untuk kepentingan masyarakat , lebih baik import saja, enggak beresiko , ijin edar saja ( walau sudah terbukti ) gak mudah , malah gak mungkin didapatkan.

Terlampir Karya inovasi teknologi anak bangsa untuk Indonesia ada dan bisa,Scanner dengan tampilan tomografi 3 D nya , agar dokter tambah teliti melihat hasilnya , sangat membantu diagnosa agar enggak ngawur , dan makin cepat sembuhnya, apakah bisa beredar ? , lain cerita , perjuangan panjang untuk menyatakan inovasi teknologi anak bangsa ada dan bisa, Selamat berjuang. click untuk memperbesar https://docs.google.com/file/d/0B94wf8jkFqMXUUZEV3Nkd2NaLUU/edit

Keluhan ortu bayi prematur

http://mail.eng.ui.ac.id/?_task=mail&_action=get&_mbox=INBOX.Inkub25Jan13&_uid=639&_part=2&_mimewarning=1&_embed=1

http://mail.eng.ui.ac.id/?_task=mail&_action=get&_mbox=INBOX.Inkub25Jan13&_uid=639&_part=2&_mimewarning=1&_embed=1

Assalamualaikum wr.wb.

Dear Prof Raldi,

Saya Adhimas K.W. beserta Istri Nurlaila Alfajri, istri saya baru saja melahirkan anak ke 2 kami yang beratnya 1,5 kg, awal lahir diRSB Harapan Bunda Bandung tetapi tanggapan bidan setelah lahir harus dirujuk ke RS yg memiliki fasilitas NICU dan kami memilih RS Al Islam Bandung dikarenakan letaknya yg cukup dekat dengan kediaman orang tua kami, sampai disana bayi kami langsung di bawa ke IGD dan langsung dirawat diruang NICU, pada saat awal dirawat saya kaget pada saat diberitahu perkiraan biaya rawat 2,8jt/hari dan tanpa pikir panjang dan perkiraan rawat cuma 1 atau 2 hari maka saya pun menyetujui untuk perawatan diRS tersebut karena saya mementingkan keselamatan anak saya dulu.

Pada hari pertama saya diminta untuk deposit sebesar 4,5jt. Pada hari k 2 istri bersikeras ingin menjenguk putra kami walaupun belum pulih total dr proses persalinan dan diinformasikan oleh perawat yg berjaga untuk membuat kartu BPJS untuk putra kami guna memperingan biaya perawatan, dihari ke 3 kami memutuskan untuk mendaftarkan BPJS untuk putra kami dan ternyata pada hari itu kami tidak mendapatkan nomer antrian, keesokan harinya pun kami datang lebih awal dan tetap tidak mendapatkan nomer antrian sampai akhirnya kami browsing dan bisa mendaftarkan dibeberapa BANK cabang pembantu.

Kartu BPJS kami bisa jadi dihari tersebut akan tetapi milik anak kami harus lsg kekantor pusat dikarenakan belum memiliki N.I.K., setelah kami mendatangi kantor BPJS pusat sistem online merekapun error sampai kartu itu kami terima 1minggu kemudian.

Setelah kartu jadi kami pun mengajukan kartu BPJS k RS Al Islam dan ternyata ditolak oleh pihak RS dikarenakan telah melebihi batas ketentuan 3x24jam. Kami mencoba bernegosiasi dengan pihak RS tetap tidak membuahkan hasil hingga kami mencoba alternatif dengan mencari RS yg sudah bisa menggunakan fasilitas BPJS se-kota bandung, seluruh RS diBandung kami tlp satu persatu tetapi semua mengatakan penuh dan tanpa putus asa akhirnya kami memutuskan untuk mendatangi RS itu satu persatu dan tetap mereka mengatakan penuh. Hingga saat ini biaya RS putra kami sudah mendekati nominal 20jt sedangkan kami baru membayar deposit 4,5jt dan tagihan deposit selanjutnya 5jt beberapa hari kemaren.

Masih ada 10,5jt yg harus kami penuhi, dan perkiraan pihak RS perkembangan anak kami harus dirawat 3 mingguan lagi. Untuk memenuhi kekurangan yg 10,5jt pun belom ada bayangan bagaimana kami bisa membayar untuk perawatan 3 minggu kedepan?.

Saat ini kami berencana untuk membawa pulang anak kami karena tidak sanggup untuk membayar biayanya, apalagi dari sisi kerjaan saya baru merintis berwiswasta kecil2an sambil masih mencari lowongan pekerjaan. Kami mohon dengan sangat bisa membantu bayi kami untuk meminjamkan Inkubator bapak.

Berikut data lengkap kami yg bapak butuhkan :
Nama anak : Athaar Khairi Wibowo
Tgl lahir : 06/10/2014
Berat : 1,5kg, Tinggi : 43cm
Nama ibu : Nurlaila Alfajri
No.HP ibu : 081312105900
Nama ayah : Adhimas Kurniawan Wibowo
No.HP ayah : 082299128600
Pekerjaan : Wiraswasta
E-mail : adhimaskurniawanwibowo@gmail.com
Alamat : Kp Sukamanah jl.Raya Ciomas no.29 RT1/RW3 kel.pagelaran kec.ciomas kab.bogor.
Tempat dirawat : RS Al Islam Bandung
Tgl pulang : belum diketahui.
kurang lebihnya kami ucapkan terima kasih dan besar harapan kami untuk menerima bantuan dari bapak.

Regards,

Adhimas K.W.

New HOPE…for All…

Oleh: Harlina Alwi

Ada rasa haru, “surprise” dan bangga membaca berita bahwa rencana pelantikan presiden RI periode 2014 – 2019 kali ini melibatkan banyak elemen masyarakat dari mulai ibukota negara Jakarta hingga ke berbagai provinsi Indonesia. Tidak atau belum pernah terjadi, sepanjang pengetahuan saya, bahkan pada era pemerintahan Suharto sekalipun, pelantikan presiden diikuti dengan kirab budaya dan pesta rakyat. Mungkin juga belum pernah terjadi bahwa pelantikan presiden RI diminati dan diperhatikan oleh masyarakat dunia. Berbagai media internasional menaruh minat besar untuk meliput. Pemimpin negara bukan saja negara tetangga tetapi juga negara maju menyatakan akan hadir atau menunjuk wakilnya untuk menghadiri acara pelantikan ini …..
Di dalam negeri, ada yang menyambut acara ini dengan rasa senang dan bangga … Namun diantaranya dan tidak dapat dipungkiri, ada tidak sedikit elemen masyarakat yang memandang dan menilai negatif fenomena ini. Luka akibat proses pemilihan presiden ternyata begitu dalam dan memang tidak mudah disembuhkan.
Apapun alasannya …, tentu akan lebih baik kalau kita berpikir positif …
Bahwa perhatian yang besar baik dari dalam negeri maupun luar negeri sekaligus merupakan “beban berat” bagi pemerintahan baru. Karena hal ini menandakan bahwa pemerintahan baru Republik Indonesia diperhatikan dan diharapkan oleh banyak orang … Baik di dalam maupun luar negeri …
Semua mata memandang dan akan menilai, mengkritisi segala sepak terjang pemerintah. Menguliti dan mungkin juga menjegal. Semua mata masyarakat akan meminta dan bahkan menuntut agar pemerintah terutama presiden dan wakilnya amanah dan memegang teguh kepercayaan yang sudah diraih …
Memastikan agar langkah mereka semata-mata ditujukan untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa dan negara … Dan untuk keharmonisan kehidupan masyarakat dunia …
NEW HOPE for ALL …..
Inshaa Allah …..
Posting oleh Lina Alwi ke Catatan kecil dari sekitarku pada 10/17/2014 08:08:00 AM
-0-

INDONESIA JAYA – 17 Okt 2014

Cuplikan berita dari detik.com (bbrp jam y.l.)

Salah satu komentar lainnya dari akun bernama Sony Thio,”Sebaiknya apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi saat ini patut dicontoh dan diteladani oleh pemangku kekuasaan yang ada di daerah. Mempunyai sifat yang rendah hati, walaupun telah dicaci maki, difitnah, dilecehkan dan seterusnya, beliau tetap menganggap lawan-lawan politiknya merupakan bagian dari perjalanan hidupnya dan bukan sebagai musuh dalam hidupnya, sungguh luar biasa.”

Sedangkan Prabowo dalam FB-nya menjelaskan kepada para pendukungnya tentang pertemuannya dengan Jokowi.

“Dalam pertemuan saya dengan saudara Joko Widodo tadi saya sampaikan, bahwa saya merasakan di dalam hati sanubari Joko Widodo yang paling dalam beliau adalah seorang patriot. Beliau ingin yang terbaik untuk Indonesia. Oleh karena itu saya memilih untuk membangun silaturahmi dengan beliau, sesuai dengan ajaran-ajaran budaya nenek moyang kita,” tulisnya.

Bayi Jogja dan Tangerang

Hampir pd saat yang sama Gateway Center Incubator menerima dua sms dari ‘remote-area’.

Satu dari Jogja dan satu lagi tidak jauh (meskipun pasti macet) dari Markaz (UI Depok).

17/10/2014
09:58:59
Selamat pagi prof. Saya Fery ayah dari Fadelia Adhwa mengucapkan terimakasih atas peminjaman Inkubator nya. saat ini sudah 2,6. Dan inkubator baru saja di Ambil oleh Bpk.Gede sekali lagi Terimakasih.
Fery Fadly Jokja 240814
+6282225988xxx

Jadi ceritanya Pak Fery dari Jogja bbrp mg y.l. ingin pinjam inkubator. Kami punya 2 agen relawan dari Jogja (duh…luarbiasa mereka sehigga selamatlah bayi prematur di Jogja), pak Chandra dan pak Gde Bayu. Tinggal saya pilih salah satu saja dari mereka. Kali ini pak Bayu, yang langsung respons: ” Ya nanti kalau delivery dari pak Chandra sdh sampai, pasti akan sy layani”. karena saat itu pak Chandra (bosnya bubur ayam) baru pulang dari Jkt memboyong 6 unit inkubator utk Jogja. Nah ini rupanya sdh OK. Dan terlihat dari SMS betapa gembira pak Fadly, bayinya sdh sehat berat 2,6 kg.

Berikut pak Dian Bagrita kasi laporan (hmm… mulai kaya peg negeri aja pake laporan segala). Biasanya Center berinisiatif seminggu 2x kirim sms ke ortu bayi nanyain kabar bayi. Tapi beliau ini proaktif malah kasi info duluan. Karena itu saya tulis di blog, hal ini amat memudahkan kami dalam melakukan monitoring bayi2 yang lagi ON.

17/10/2014
09:08:19
Just info prof. 1)alhamdulillah anak sy sehat dan aktif serta nyaman tidur’a. 2)BB sekarang sdh 1,62 kg Panjang sdh 42cm. Terimakasih
Dian Bagrita R 061014
+6285813962xxx

Itulah sekelumit kisah dihari Jum’at yang berkah, semoga makin banyak bayi prematur bisa tertolong oleh Program Socio_teknopreneur peminjaman gratis inkubator bayi, yg telah berjalan selama hampir 3 tahun. Sdh lebih dari 200 bayi terselamatkan untuk daera Jabodetabekban belum terhitung yang diluarkota (ada 14 kota lain). perkiraan saya adalah 20% nya dibanding dg yg handle oleh Markas UI Depok ini.

SNTTM ke 13 th 2014

SNTTM yg ke 13 (Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin) diselenggarakan di Universitas Indonesia 15-16 Okt 2014. Didahului sehari sebelumnya oleh rapat tahunan BKSTM Badan Kerjasama Teknik Mesin se Indonesia..
Tahun ini sebagai penyelenggara adalah Dep Teknik Mesin FTUI.
Lihat video clip dengan 4 keynote speaker
Raldi A. Koestoer (FTUI)
Supangkat Iwan Santoso (Indonesia Power)
Ruzhu Wang (Shanghai Jiao Tong Univ-China)
Shin Hyung Rhee (Seoul National University)

Pengujian Air Minum di Rumah

Mari kita coba lihat hasil pengujian PH air minum di rumah dengan menggunakan PH meter digital. PH yang netral untuk air adalah 7 sedangkan tubuh manusia yg sehat normal adalah 7,35. Bila PH tubuh kita cenderung asam berarti kurang dari 7, menurut buku kesehatan itu artinya asidosis kurang sehat. Banyak penyakit bersarang. Makin banyak penyakit makin asam. Kanker itu senang berkubang dilingkungan yang asam.

So ini hasil pengujiannya. Pengujian PH air minum di rumah. Paling kiri no 1 Kan Gen Water 7,7; no 2 Air minum yg dimasak di dapur 5,1 ; no 3 Air teh 4,4 ; no 4 Air aqua gelas merk Vit 5,4. Bila foto di klik mk akan terlihat PH meter digitalnya yg ditunjuk dg jari tangan.

Waktu Kan Gen Water (no 1) saya campur dengan air yg dimasak (no 2) dengan kuantitas yg k.l. sama, ternyata hasiilnya PH=7,0 berarti air masak meningkat PH nya dari tadinya 5,1 jadi 7,0 setelah dicampur 50/50 dengan Kan Gen Water.

Karena tubuh kita 70-80% terdiri dari air, maka tentulah air minum kita menjadi penting untuk kesehatan tubuh kita. Jadi para ahli kesehatan air minum menganjurkan kita untuk minum air yang cenderung basa (PH lebih dari 7). Nah katanya air gunung asli berarti air mineral asli itulah yang PH nya cocok untuk kesehatan tubuh. Lalu bagaimana kita bisa membuat air minum kita yg dimasak didapur, yg menurut hasi test diatas cenedrung asam, bisa menjadi netral atau basa.

Nah tunggu infonya pada artikel yang akan datang. Saya akan nyoba-nyoba dulu. Seakan-akan saya ahli kimia padahal bukan. Tentu saja para ahli kimia air dan kesehatan boleh komentar malah sangat diharapkan agar kita sehat semua. Mari berbagi info untuk Indonesia yang sehat.

Guru Besar Baru Arsitektur FTUI

Tiga orang Guru Besar Baru FTUI telah dikukuhkan di UI kemarin tgl 081014. Dua dari Dep Arsitektur dan satu dari Dep Teknik Mesin.

Kemas Ridwan Kurniawan

dengan pidatonya: PARADOX: Sebuah Naratif Tentang Arsitektur dan Urbanisme di Indonesia Pasca Reformasi.

Yandri Andri Yatmo

dengan pidatonya: Arsitektur untuk Masyarakat

Adi Surjosatyo

dengan pidatonya: Peranan Teknologi Gasifikasi: Usaha KontribusiStrategis Penyediaan Sumber Bahan Bakar Alternatif di Indonesia.

Sila lihat video dan foto

Petikan SMS Bayi Kembar

Petikan SMS Bayi Kembar

26/09/2014 11:38:03

Bapibu, bgmn kabar bayi ?

28/09/2014 08:32:08 Alhmdlh kbr baik prof dan bbny terus bertambh, minumnya juga semangat.
 28/09/2014 12:50:36 (di dlm inkub). Doanya prof mdh2n bulan dpn anak2 sy BBny sudah ideal and bs sltrhmi ke prof.
28/09/2014 12:50:36 Alhmdlh sehat dan nyaman. Yg pertama 2,5kg dan yg kedua 2kg. Klo siang sudah dilatih diluar inkubator, cm malem belum soalnya cuaca msh dingn sktr 28-29c
02/10/2014 10:21:29 (Tim-UI) Bpk ibu Dede mahfudh, 1)Gmn kabar bayinya ? 2)Sdh berapa beratnya ?
04/10/2014 07:38:03 Alhmdlh si kembar sehat prof. Kakaknya 2,7 dan adiknya 2,2.
04/10/2014 07:38:53 Kakaknya sudah tdk di inkubator. Adiknya msh latihan di luar kalau siang

Kapal TRIWITONO di Danau UI

Kapal ini diberi nama oleh penggagasnya TRIWITONO. Jadi tadi siang dalam rangka percobaan untuk peresmian tgl 13 Okt 2014 nanti, saya ikut naik dan merasakan lajunya kapal itu di danau UI. Penggagas dan pembuatnya adalah

HADI TRESNA WIBAWA

Salah satu dosen di PS Teknik Perkapalan FTUI. Sedangkan Alm bapak Triwitono adalah pendiri PS Teknik Perkapalaan ini. Seperti biasa kesempatan naik Kapal Pelat Datar ini tidak saya lewatkan begitu saja tanpa mengambil video-klip walau hanya beberapa menit (mungkin 7 menit) sekali putar danau.

Plis Klik

Berikut ini adalah nota resmi dari group yg sedang melakukan litban dan pengujian kapal pelat datar ini. By The Way kami sambil becanda selalu menyebut kapal ini dengan nama ‘kapal patah-patah’ alias broken-ship karena terdiri dari pelat saja sehingga mudah membuatnya (tak ada bagian yg lengkung).

-0-

Overview Note Kapal Pendidikan & Riset

Pidato Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada tanggal 22 Juli 2014 setelah penetapan KPU di atas Kapal Pinisi di Pelabuhan Sunda Kelapa, mengisyaratkan keseriusannya mengembangkan Indonesia menjadi negara maritim.

Tidak secara kebetulan kalau yang dipakai adalah Kapal Pinisi yang sudah dikenal dunia, kapal yang mempunyai sejarah dan budaya yang panjang dengan nakhoda dan awak kapal yang terkenal kehandalannya. Tuntutan kemajuan zaman dengan transportasi laut yang lebih modern, mengandalkan teknologi dan modal yang besar diharapkan tidak menyurutkan peran pelayaran rakyat yang sudah terbukti dengan setia melayari pelosok Nusantara.

(maaf foto sulit di unggah)

Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang berkesinambungan, tidak bisa dilepaskan dari sejarah dan budaya bahari Indonesia. Road map budaya bahari ini sudah lama menjadi topic penelitian di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.

Berbicara mengenai wilayah negara maritim Indonesia, seringkali terlibat dalam perselisihan mempertahankan pulau-pulau terluar yang berbatasan dengan wilayah negara tetangga. Fakultas Hukum Universitas Indonesia sering terlibat perkara ini, pendampingan hukum bagi nelayan Indonesia yang ditangkap oleh negara tetangga karena memasuki wilayahnya tanpa sengaja, menghadapi tumpang tindihnya aturan dan kewenangan berbagai instansi pemerintah, masalah illegal fishing, dll.

Kurangnya kapal untuk menghubungkan antar pulau yang selama ini mengandalkan kapal perintis dan kapal pelayaran rakyat serta belajar dari pengalaman fakultas-fakultas di atas, Program Studi Teknik Perkapalan Universitas Indonesia mencoba mendesain kapal secara sederhana dan mudah dibuat, dapat melibatkan pengrajin kapal tradisional yang tersebar di Nusantara, desain Kapal Pelat Datar sudah diajukan permohonan pendaftaran paten dengan:

Judul Invensi             : Kapal dengan Lambung Pelat Datar

No. Permohonan     : POO 201304514

Tanggal Pengajuan  : 07 November 2013

Berbicara dengan Rektor Universitas Indonesia dalam rangka Dies Natalis FTUI ke-50 yaitu peresmian kapal TRIWITONO, Kapal Pendidikan dan Riset di danau Universitas Indonesia, kami menyadari betapa luar biasa potensi Universitas Indonesia yang memiliki berbagai bidang ilmu yang ada di tiap fakultas. Potensi ini kalau dipadupadankan menjadi manfaat yang besar bagi kesinambungan Pembangunan Indonesia, suatu pembangunan yang dilihat dari berbagai segi.

Salam Makara yang dikenal sebagai salam persatuan seluruh civitas Universitas Indonesia dan juga sebagai simbol kebanggaan dan pengabdian Universitas Indonesia untuk bangsa dan negara ini pasti mampu mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Catatan: foto-foto yg saya dapatkan dari

sanlaruska fathernas
Naval Architect University of Indonesia
ternyata tidak bisa saya unggah. Jadi terpaksa saya gantikan dengan video  foto lain yang diambiltadi siang waktu mencoba kapal di danau UI.

Inkubator UI di Bali Maju Terus

Mengambil inkubator yang telah dikembalikan oleh ibu : Wayan Ari.
Berat bayi sudah 3 kg lebih dan telah terlihat sehat…, semoga bayinya sehat selalu bu.

petikan bbm dari ibu wayan ari:
Swastyastu pak Wayan Nata, punapi kabarnya?
astungkara anak tiang sampun 3 kg mangkin beratnya.
mudah mudahan tidak turun lagi.
Kami sudah konsul dengan dokter ayu katanya pemakaian inkubator sudah cukup.
kapan bapak ada dirumah biar saya kembalikan inkubatornya, sekalian tiang ucapkan terima kasih.

sembari dari kampus saya dan istri langsung mampir kerumah si ibu bayi untuk mengambil inkubator;

terima kasih dititipkan untuk tim inkubator UI, Prof Raldi Artono Koestoer danY Bayi Prematur dan Neonatal

-0-

Mengambil Inkubator (telah dikembalikan) dari Ibu : Roselia
Bayi ibu Roselia yang lahir dengan berat 1,6 kg sekarang sudah sehat.
Terima kasih diucapkan oleh bapak dan ibu bayi untuk tim inkubator UI, Prof.Raldi Artono Koestoer dan Y Bayi Prematur dan Neonatal.

— with Dee As MadeDian.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=951996834816382&set=pcb.951998104816255&type=1

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=951996804816385&set=pcb.951998104816255&type=1&theater

Socio-technopreneurship inkubator bayi di Makassar

Kalaulah sekarang sedang berjangkit di dunia sebuah virus yang ditakuti oleh semua negara dinamakan VIRUS EBOLA, kami malah menyebarkan virus lain yang tidak perlu ditakuti, malah perlu dipahami lalu ditiru. Itulah yang disebut Socio-Technopreneurship.

Jadi macam mana binatangnya Socio-Technop ini ? Itulah makanya harus dengar ceramahnya dulu, tidak cukup waktu 7 jam untuk menjelaskannya…

Demikianlah karena niat kami adalah menyebarkan virus ini, maka mulailah langkah pertama di Sulawesi Selatan, dengan sebuah contoh kasus yang kami sebarkan untuk seluruh nusantara ini, yaitu  – Peminjaman Gratis Inkubator Bayi untuk di rumah -. Wabil khusus ditujukan untuk menolong gol menengah bawah. Ibu Andi Musdariah dosen Poltek Ujung Pandang yang menjadi host-nya dan seminarnya diselenggarakan di aula poltek yang lokasinya di kampus Unhas ini.

Diterima oleh Wadir 2 bpk Andi Gunawan, ceramah dihadiri oleh banyak kalangan dosen dan tentu saja mahasiswa poltek. Acaranya persis berlangsung seperti apa yg telah direncanakan

09.10.30 Inspiring Story Perubahan Paradigma dan Pola Pikir Bisnis- Bisnis Sosial- Entrepreneur- Sosio-Technopreneurship
10.30-10.45 Istirahat
10.45 -12.00 Aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator Bayi di Jabotabekban dan 12 kota sejak jan 2012
12.00-12.15 Aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator di Makassar (Yayasan Panrita Multi Edukasi)

12.15. 13.15 Ishoma

13.15-13.45 Intro Workshop 20 Prototype Inkubator Bayi
13.45- 16.00 Designing and Manufacturing Grashof- Inkubator (oleh Ibnu Roihan ST)

Tapi kemudian terjadi hal-hal yang diluar dugaan dan memakan banyak waktu sehingga kepulangan tertunda yaitu… fotow memotow.. yang luarbiasa heboh. Semuanya minta di potret sama pembicara…hiqhiqhiq… kaya selebriti. Dan ternyata setelah itu dilanjut dengan wawancara TV, yaitu SAN-TV (betul gak tuh nulisnya ?)… Huh luarbiasa heboh. Tak diduga esoknya sudah tayang di MNC-TV jam 12.30 WIT. Akhirnya…akhirnya … sy masuk juga ke TV-DANGDUTAN… gila pdhal sy gak pernah nonton tv itu.

Tak lupa bada Zhuhur saya diminta kultum di masjid Poltek Ujung Pandang. Ini karena disitu ada Rahman mantan student S2 di Teknik Mesin FTUI 2-3 tahun yang lalu.

Esok paginya kami visit Rumah Sakit Pendidikan Unhas, yang baru dibangun dan baru pindah dari tempat lama. Ada beberapa gedung nampaknya dan masih belum semua selesai. RS ini khusus dibawah Kemendikbud jadi tdk dikelola oleh Kemenkes. Langsung kami nuju ruang NICU nya dan mengambil banyak foto sekalian menginterview perawat yang disitu. Saya ambil juga videonya plis lihat youtube (search aja NICU Unhas). Waktu mau pulang kami sempat beraudiensi dengan Dokter Idhar Mappa… lupa…ahli jantung dan penyakit dalam. Beliau manusia luarbiasa berpandangan strategis terutama berorientasi pada kepentingan dan kemanfaatan untuk rakyat banyak.

Mampirlah kami sesudah itu ke Akademi Perawat Sandi Karsa. Dari dokter Wahyudin ketua yayasan dan ibu direktur, kami mendapat penjelasan bahwa Makassar ini pusatnya sekolah perawat. Hampir 70 sekolah tinggi perawat ada di lokasi Makassar dan sekitarnya. Dengan kata lain pusat studi keperawatan untuk wilayah timur Indonesia ini Makassarlah pusatnya. Sambutan dari ibu-ibu perawat senior ini luarbiasa… Sampai foto-foto menyebabkan kami terlambat lagi meneruskan kunjungan ke STIKES… Hah kacau…lupa lagi namanya. Padahal disitu sudah dikasi makan sampai kenyang….Oh ya baru inget sekarang STIKES Nani Hasanuddin Makassar (…uh… edited 2709). Disitu ada istilah baru, yg kami dengar: ” Kami-kami ini hanya PENJAGA LADANG saja.”

So…Kesimpulannya kunjungan kami ini sepertinya sudah diramalkan oleh Napoleon Bnaparte jaman dahulu kala:

VINI – VIDI – VICI

Tentu saja semua ini adalah karena Allah SWT yang membukakan semua pintu, kata relawan senior dari Soppeng pak Djaja Nur Mas kalau nawaitu-nya sudah baik, insya Allah segala sesuatunya akan lancar.

Bayi Arkhan Suka Nendang

Assalamualaikum Prof, Saya Sigit Aptriyanto, ayah dari bayi Arkhan Arasyi.

Mohon maaf sangat baru sekarang saya bisa email profesor Raldi.
Disini, saya ingin mengucapkan beribu ribu terima kasih kepada Profesor, Bapak Syarief (nama yg sama persis dengan mertua saya, hehe..) dan juga semua tim Inkubator FT UI serta semua relawan yang ikut andil didalam program tsb. Berkat peminjaman gratis inkubator dari profesor, Alhamdulillah sangat” bermanfaat bagi perkembangan putra kami sampai dengan saat ini.
Andai boleh saya sedikit bercerita, bermula dari jagoan kami yang lahir di usia kandungan 30 minggu, dan atas saran istri untuk mencoba meminjam inkubator gratis di UI, kemudian saya browsing” wordpress profesor. dan sudah saya simpan nomor Prof untuk saya meminjam inkubator setelah dede Arkha pulang dari RS nanti. dari seringnya memantau WordPress Prof, malah kemudian timbul ide untuk membuat Cute Incubator sendiri berdasar info dari web dan lihat videonya di youtube. ( https://koestoer.wordpress.com/2014/07/19/cute-incubator-penghangat-bayi-praktis/ )
Namun, setelah sering bertemu dan beberapa kali mengobrol dengan ayahanda dari adek Rafa Atafi ( https://koestoer.wordpress.com/2014/09/02/bayi-rafa-atafi/ )
dimana saat perawatan di RS Haji JakTim, putra beliau dirawat bersebelahan dengan putra kami di Ruang NeoNatus. Oleh beliau di sarankan coba untuk sms saja, siapa tau masih ada inkubator yang belum dipinjam atau sudah dikembalikan, karena beliau sendiri sudah sms profesor dan saat itu tinggal ambil inkubator tsb.
Akhirnya saya coba sms Prof. Raldi, dan Alhamdulillah, langsung diberi balasan. Profesor ini bener” orang yg ramah. terlebih saat saya bertemu beliau. setelah hari yang disepakati via sms, saya datang ke UI, meminjam Incubator tsb, dan hari itu juga saya bawa pulang putra saya dari RS setelah 25 hari dirawat di RS.
Dirumah, adek Arkha terlihat sangat nyaman berada di dalam inkubator bersuhu kabin 32 – 33 derajat celcius. terlebih kemarin” saat tiap malam sering hujan, sangat” bersyukur sekali dengan adanya inkubator pinjaman tsb, adek tidak merasa kedinginan. dan untung saja saya dapat pinjaman inkubator yg gede (A – 04M ) karena putra kami sangat gemar menendang nendang saat berada di dalamnya.  semoga nanti besarnya bisa jadi pesepakbola profesional, Aamiin..
Ini Info Terakhir tentang bayi Kami,
Muhammad Arkhan Arasyi Sigit
bb saat lahir : 1,350 kg ( 02 Agustus 2014 )
panjang badan : 40 cm
bb saat keluar dari RS : 1,480 kg ( 27 Agustus 2014 )
bb saat ini : 2,0 kg. ( 20 September 2014 )
hanya saja kmren berat badannya sempat naik turun Prof, karena dia masih belajar juga minum ASI-nya.
Mohon doanya Profesor, Tim Inkubator FT UI dan semua pembaca WordPress profesor, semoga putra kami secepatnya bisa mencapai berat 2,5 kg. biar bisa tiap hari tanpa inkubator, dan inkubator bisa segera saya kembalikan untuk bisa dipakai bayi lain yg membutuhkan, dan nanti adek bisa diajak jalan” ke rumah pak ustad Lutfi jengukin temenya dek Rafa Atafi tentunya.
Sekali lagi, saya dan keluarga mengucapkan banyak” terima kasih Prof. semoga segala kelancaran rejeki dan kesehatan akan selalu Allah berikan untuk Profesor, keluarga, dan semua Tim Inkubator FT UI. Dan juga semoga nantinya akan semakin banyak Relawan” baru yg bergabung dengan Profesor untuk mengabdi pada bangsa ini, terutama menolong generasi” masa depan Indonesia yang berasal dari keluarga” yg berada dibawah garis mampu. Aamiin..
Mohon maaf Prof, tadi niatnya bercerita sedikit, eh setelah selesai malah sepanjang ini ternyata. Dan beberapa saya juga sisipkan foto” betapa nyamanya adek Arkhan Arasyi di dalam inkubator peminjaman dari Profesor dan Tim Inkubator FT UI. Matur Sembah Suwun, Wassalamualaikum wr. wb.
Sigit Aptriyanto dan Keluarga.
Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi.

Daur Ulang Kertas dan Anak Binaan

Kegiatan produksi Daur Ulang Kertas ini dikerjakan oleh anak binaan di RUMAH NARA KREATIF. Dimana mondok belasan anak seumuran SD SMP dibawah pengelolaan yayasan dg nama yg sama. Pengelolanya yg utama adalah NEZATULLAH RAMADHAN 23 th, anak muda yang berjiwa sosial tinggi dengan penuh semangat membina adik-adik binaan tanpa kenal lelah. Sedangkan anak binaan sendiri terdiri dari berbagai tipe dan latar belakang. Memang ada anak jalanan, ada anak autis, ada anak yatim, anak diusir orang tua, anak pemulung…dan macam-macam lagi.

Anda bisa lihat kegiatan mereka lebih lengkap di

http://www.narakreatif,co,id/ ,

sudah banyak media yang menulis tentang mereka baik itu media cetak maupun elektronik. Dari awal tiga tahun yl saya ikut ngurusin agar aktivitas ini bisa jalan. Ayahnya Neza ini teman saya jaman dulu di Jl Pramuka Jakpus tahun 70 an Astarizal, beliau turut aktif ngurus anak binaan. Banyak kemajuan selama 3 th berjalan ini, diantaranya sekarang sudah ada kegiatan pendidikan Paket A,B dan C. Pengajian, Budidaya cacing, dan kerajinan enceng gondok. Kerjasama dengan sekolah Master pak Nurrohim sejak th lalu sudah berjalan lancar (lihat juga https://koestoer.wordpress.com/2013/04/26/nurrohim-masternya-sekolah-master/).

Kemarin malam saya ajak kakak saya dokter spesialis anak, supaya turut membina kesehatan anak-anak, karena saya lihat ada beberapa anak yang batuk-batuk. Daripada nanti malah jadi ketularan semua, mending kita ajak aja deh dokter untuk turut membina kesehatan anak binaan ini. BTW, kalihatannya my brother ini sudah ketuaan, jadi kalaulah ada dokter muda yang punya jiwa sosial, saya ajak deh untuk bergabung bersama membina kesehatan anak-anak ini.

Banyak sudah yang dilakukan, mereka sudah banyak ikut lomba dan menang. Sehingga anak binaan sudah sempat jalan-jalan ke beberapa kota. Besok mereka mau training di puncak, ada dermawan yg nawarin villanya. Tapi tentu masih banyk lagi yang diperlukan. Kegiatan lengkapnya bisa dilihat diwebsite mereka diatas. Pendidikan ketrampilan sangat diperlukan agar mereka nanti mampu menghidupi dirinya, kemudian mengangkat harkat keluarganya. Uluran tangan dermawan dalam berbagai bentuk tentu juga diperlukan. Mari kita lihat kunjungan saya kemarin kesana disaat warga belajar sedang ‘full study’.

Alamat: Perum Bumi Harapan permai

Jl Bumi Pratama III Blok K-4

Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur

Telp: +6285781056589 (Neza)

Atau

Telp. +62 21 87790781. Email : narakreatif@yahoo.co.id

Seminar Makasar 230914

Peminjaman Inkubator GRATIS…

Contoh Pemberdayaan Masyarakat dengan Socio-Technopreneurship.-

Senin sore 22/09 s/d 24/09 sore sy ada di Makasar untuk seminar
Ttg Pemberdayaan Masyarakat dg Socio-Technopreneurship; Contoh : Peminjaman Inkubator gratis untuk Bayi Prematur.

Selasa tgl 23-9-2014
07.00. dijemput di hotel
08.00. Registrasi Peserta
08.30. Pembukaan
09.10.30 Inspiring Story Perubahan Paradigma dan Pola Pikir Bisnis- Bisnis Sosial- Entrepreneur- Sosio-Technopreneurship
10.30-10.45 Istirahat
10.45 -12.00 Aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator Bayi di Jabotabekban
12.00-12.15 Aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator di Makassar (Yayasan Panrita Multi Edukasi)

12.15. 13.15 Ishoma

13.15-13.45 Intro Workshop 20 Prototype Inkubator Bayi
13.45- 16.00 Designing and Manufacturing Grashof- Inkubator
16.00 Wawancara dengan media lokal(tentative, menunggu konfirmasi)

Hari Rabu 24-09-2014

07.30 Kunjungan
09.00 Kunjungan ke NICU Rumah Sakit Pendidikan UNHAS
10.00-11.00 Kunjungan ke Sekolah Tinggi Ilmu Kebidanan Sandi Karsa
11.00- 12.00 Kunjungan Ke STIKES Nani Hasanuddin
12.00-13.00 Ishoma di Yayasan Panrita Multi Edukasi
14.00 ke Bandara

Hari Kamis belum ada agenda (menunggu respond dr pihak terkait

PC; Ibu Ana Musdariah +62 813 5506 0444 (Makasar),
Ibnu Roihan +62 813 1840 7340 (Jkt)

Center Info : +62 856 5931 2070

Inkubator UI di DAAI-TV dan Agen di 12 Kota

Sebuah stasiun TV lagi datang ke lantai 2 DTM-FTUI. Entah apa yang dicari disebuah pojok ruangan pada bulan ramadhan 1435 H yang lalu. Mereka tanya2 ini itu…dan tahu2 muncul di siaran HALO INDONESIA… Saksikan saja.

Sedangkan tadi pagi kami di interogasi oleh…Tabligher ANDI NATA… Kalo sama mereka saya minder…

Kami sudah mempunyai Agen Relawan

Peminjaman Gratis Inkubator Bayi

di 12 kota, antara lain:

Banda Aceh

Denpasar

Jember

Malang

Yogyakarta

Magelang

Semarang

Pemalang

Jabodetabekban (Center kami di Depok)

Cilegon

Ngandak (Kalbar)

Sopeng (Sulsel)

Sejauh ini sejak Januari 2012, sudah lebih dari 200 an bayi prematur dan BBLR tertolong. Mulai satu, lalu sepuluh, lantas seratus, berarti setelah 2,5 tahun menuju ke seribu. Yang terjadi adalah peningkatan LOGARITMIK… 0 1 2 3 dst 10 pangkat 0 sm dg 1, 10 p 1 sm dg 10 dan 10 p 2 sm dg 100 lalu 10 p 3 sm dg 1000.

Saat pertama kali saya menyatakan KAMI AKAN MENGEMBANGKAN AKTIVITAS INI KE 34 PROVINSI, di Net-TV bulan Nov 2013. Jadi belum genap setahun sudah berkembang ke 12 kota.

Akan segera menyusul beberapa kota lain dalam 2-3 bulan ini, yaitu

Kab 50 kota (Sumbar)

Perawang (dekat Pekan Baru, daerah kebun sawit)

Belitung

Madura (Dlm penjajakan atas bantuan Prof M Idrus Alhamid)

Makassar

-0-

Memang ada company yang mampu membuka cabang di 12 kota dalam waktu satu tahun ?

Andaikan bisa, pastilah company itu sebuah firma yang besar yang didukung oleh SDM yang kuat dimana managernya semua lulusan Amrik dan Eropa. Tabligher yang visit kami tadi pagi bergumam: ” Sungguh…DAHSYAT ! “

Sungguh dan sesungguhnya kami yang hanya ber2 ber3 ini juga TIDAK MAMPU. Allah lah yang membukakan semua pintu, Allah lah yang mendatangkan semua relawan itu ke pojok lantai 2 DTM_FTUI. Sehingga kami mudah berbagi dengan mereka, Allah lah yang menyediakan dana dan semua rejekinya. BagiNYA tidak ada yang tidak mungkin.

Kembali saya bersujud memohon AmpunanNya

Kembali saya memohon lindunganNya

Kembali saya memohon BerkahNya… Kami mohon doa bapak ibu saudara semua… Allah Maha Pengasih Maha Penyayang Maha KUASA.

-0-

Kontak SMS gateway INKUBATOR

0856 5931 2070

Eh, malah kulo piyambak…dialek osing

Anda pernah dengar ROGOJAMPI ?
Saya juga belum pernah dengar, baru kali ini. Begitulah ibu Nurul kirim SMS ke Center Inkubator dari kecamatan Rogojampi Kab Banyuwangi… Duh jauh ya…
Saya kontaklah agen relawan di Jember pak Dhoho Sastro. Syukur Alhamdulillah nyambung. Beliau aktif kemarin mengantar inkubator UI (Jember Banyuwangi) utk menolong bayi prematur Syakira Ofita Nuri.

Berikut laporan agen Jember tadi siang.

-0-

Prof Raldi dan Bung Ibnu, apa kabar?

Lewat email ini saya mau melaporkan, satu armada inkubator yang dititipkan pada saya, kemarin meluncur ke Banyuwangi. Saya menemui pasangan muda Muh. Eka Nuri dan Alfi Nurul Diana, yang baru saja mendapatkan anak pertamanya. “Kami menunggu lama, untuk mendapatkan anak ini. Butuh waktu 4 tahun, baru istri saya hamil. Ternyata baru 8 bulan, anak ini sudah keluar. Ketubannya pecah, sehingga harus operasi caesar.”

Terlahir dengan berat hanya 2000 gram, bayi yang kemudian diberi nama Syakira Ofita Nuri kini menjadi buah hati pasangan muda ini. Ketika hamil, Bu Nurul kebetulan menonton tayangan Hitam Putih yang menampilkan Prof. Raldi dengan program inkubator gratisnya.

“Waktu nonton acara di Hitam Putih itu, saya ingat dengan tetangga saya yang melahirkan anak pas masih usia kandungan 7 bulan. Bayinya harus masuk inkubator di rumah sakit. Saya terus mencatat nomor telpon yang ada di TV itu. Siapa tahu ada tetangga lain yang mungkin bakal butuh,” cerita Bu Nurul. “Eh, malah kulo piyambak,” tambahnya dengan dialek osing yang kental. (Eh malah saya sendiri)

Desa Bubuk, tempat tinggal keluarga ini, merupakan salah satu desa yang relatif tradisional. Penduduknya didominasi dengan masyarakat Osing, masyarakat asli Banyuwangi. Satu armada telah meluncur, dan semoga bisa memberi manfaat bagi masyarakat di kawasan sunrise of java ini.

NB. untuk foto, mohon maaf. Ada sedikit masalah dengan HP saya, sehingga di email ini belum bisa kirimkan foto. Untuk inkubator pertama. Kemarin saya dapat kabar dari Pak Sutrisno (bapak dari bayi yang bersangkutan). “Alhamdulillah, berat bayi sudah mencapai 2000 gram. Program Inkubator sangat bermanfaat.” Oh ya untuk dokumen-dokumen penting yang dikirimkan Bung Ibnu Roihan, sudah saya download tapi belum belum saya baca semua. Email ini sekaligus untuk konfirmasi ya.

Sementara itu dulu.

Salam-Dhoho

=0=

Menyelamatkan satu nyawa berarti menyelamatkan semuanya.

Pemuda harapan bangsa

Bermula dari email RS the fresh-graduate yang bilang bahwa groupnya, penerima beasiswa LPDP mau minta wejangan dan nasehat dari orang yang dianggap sudah jadi pengabdi masyarakat. Mereka sebentar lagi akan berangkat melanjutkan studinya ke UK. Dalam hati sih:” Cie cie…cie pengabdi masyarakat ?”  Predikat baru nih kayanya, Naik tingkat dari tadinya disebut…’Pecundang Teknologi’…hek..hek..hek..ter mehek2.

Jadi begini emailnya, kalo gak percaya saya copas sedikit.

Assalamualaikum. Selamat Pagi Prof Raldi. Saya RS Prof, mahasiswa bimbingan Prof NP. Saya beserta rekan2 penerima beasiswa LPDP yang akan berangkat kuliah ke luar negeri diarahkan untuk meminta wejangan dari tokoh yang telah mengabdikan dirinya pada masyarakat. Saya mengajukan nama Prof Raldi ke rekan2, dan diminta untuk menanyakan kesediaan Prof untuk ditemui. Apakah memungkinkan jika kami menemui Prof pada hari Minggu atau Senin ini? Terimakasih Prof. Salam, RS.

Dan tentu saja saya bersedia. Saya sebenarnya tidak concern pada mereka one by one, tapi saya concern pada… MASA DEPAN BANGSA INI. Saya menyaksikan mhs yg hebat (dikala muda) waktu di kampus jadi aktivis yang secara murni membela kepentngan rakyat. Dan garang, memperjuangkan hak-hak kaum yang tertindas. Tentu saja mereka juga pandai karena banyak yg lulus tepat waktu dengan nilai yang baik. Tapi 10-15 th kemudian berubah. Jadi pegawai negeri bahkan juga jadi pejabat yang L E M O T … Duh hilang kegarangannya semasa mahasiswa. Bila diwawancara oleh wartawan menjawab penuh dengan hambatan… Tentu saja karena banyak menyembunyikan sesuatu. Kelihatan takut salah, atau jawaban yang ngambang kanan kiri banyak ngeles. Tentu saja dilain pihak dalam talkshow TV mereka jg jadi orang yang mahir bicara ngeles (kedepan kita hrs gini gitu, tp yg lalu gak diomongin krn kerja gak ada hasil. Budget abis result nol) tetapi bukan bicara yang sebenarnya seperti dulu waktu mrk mhs. Ada juga yang akhirnya dipanggil KPK, yg notabene oleh teman sendiri si Jobud yang berkepala dingin itu.

Inilah yang saya sampaikan kpd mereka. Buktikan nanti 10-20 thn lagi bahwa saya… salah. Nanti kalian akan bekerja hanya utk kepentingan kaum elit, gol atas, orang-orang kaya. Lah…lalu rakyat siapa yang mikirin (kata Cak Lontong: ” Miiikkiiirr ! “) Padahal kalian sekolah notabene atas biaya rakyat.

Tentu saja saya bumbui dengan dongeng inkubator gratis yang sekarang sudah eksis di 12 kota. Terlihat sekali mereka mempunyai semangat dan motivasi yang meng-gebu2. Mari kita lihat sedikit foto dan videonya. Mereka akan studi lanjut ke London, Sheffield dan Manchester. Katanya PK 17, selamanya Indonesia.  Dua lulusan ITB dan dua lulusan UI.

Penerima beasiswa LPDP yg akan ke UK

Tamu dari 50 Kota Sumbar

Jumat 05 September kemarin kami kedatangan tamu dari 50 Kota Sumbar…Hiii banyak amat 50 kota ?
Jadi begii ceritanya…50 Kota adalah nama sebuah kabupaten (atau katakanlah sebuah kota) yang lokasinya diSumatera Barat. Jadi bukan jumlah kotanya ada 50, tapi namanya saja yang 50 Kota. Kota terdekat yang biasanya dikenal orang adalah Payakumbuh. Nah mulai jelas sekarang.
Ibu Emirilia seorang Arsitek datang ke markas inkubator di lantai 2 DTM-FTUI bersama suaminya, yanag ternyata kerjanya di Kudus (insinyur mesin pula’ lagi). Menyampaikan niatnya untuk menjadi relawan peminjaman inkubator gratis untuk kabupaten sumatera barat itu.
Puskesri
Bayi prematur disana tidak tertangani. Jadi bila ada kasus kelahiran BBLR dan prematur, yah boleh dikatakan banyak yang tidak bisa ditolong sehingga Angka Kematian Bayi tinggi. Akses ke mana2 susah dan Puskesri jauh (Pusat Kesehatan Nagari, kalau di Jawa Puskesmas). Bidan yang ada dikampung tidak ada yang memiliki inkubator, jangankan bidan Puskesri-nya juga tidak memiliki inkubator bayi. Waktu saya tanya bagaimana listriknya, eh ternyata disana setiap rumah punya GEN_SET. Jadi tentu saja tiap hari mereka nonton tv semua punya kulkas dlsb. Kami lega, karena dengan demikian inkubator bisa nyala terus, dan kami sejauh ini masih mengandalkan pasokan energi listrik.
Iklim lokal
Kami bertanya tentang iklim lokal, dinginkah panaskah. Ternyata agak dingin katanya. Justru sangat berbeda dengan daerah Pakanbaru yang panas karena dikelilingi oleh kebun sawit. Oh begitu ya…jadi terpikir langsung berapa power pemanas yang diperlukan untuk inkubator disana nanti.
Visi Misi inkubator Gratis
Tentu saja kami sampaikan visi misi kami yang menginginkan agar inkubator ini bisa digunakan untuk bayi prematur tanpa biaya samasekali. Karena itulah kami hanya akan melakukan serah terima dengan biaya produksi 2,5 juta per unit berdasarkan kerjasama, jadi bukan jual-beli. Kami tidak menjual inkubator. Jadi dengan siapa Tim Inkubator UI ini bekerjasama ? dengan para relawan. malah lebih jelasnya saya sebut KORDINATOR RELAWAN. Untuk penjelasan yang lebih dalam silakan lihat di:

http://koestoer.wordpress.com/2014/06/30/tingkatan-relawan/

http://koestoer.wordpress.com/pengabdian-masyarakat/calon-agen-peminjaman-inkubator/

Jadi ada persyaratan umur, krn nanti hrs bertanggung jawab terhadap keberlangsungan aktifitas peminjaman inkubator. Tentu saja berjiwa volunteer, membantu orang lain adalah kesukaannya. Berjanji tidak akan mengkomersilkan kegiatan ini. Semua ini adalah hubungan dari hati ke hati dan hanya Allah-lah saksinya.

Sejak Januari 2012 sampai dengan September 2014 (2,5 th lebih sedikit), kegiatan ini sudah merambat ke 12 kota.

Saya coba sebutkan mulai dari yang terjauh.  1) Banda Aceh 2) Denpasar 3) Jember 4) Malang 5) Yogyakarta 6) Magelang 7)Semarang 8) Pemalang 9) Jabodetabekban (ini markas di Depok) 10) Cilegon 11) Ngandak (Kalbar) 12) Sopeng (Sulsel)

Akan menyusul 3 lagi… Kab 50 Kota (Sumbar), Perawang (dekat Pakanbaru) dan Jeneponto (Sulsel). Semoga lebih banyak bayi prematur bisa tertolong di bumi Allah ini…Mari kita hangatkan bayi-bayi itu agar nyaman tidurnya dan sehat badannya.

Kami ini apalah artinya, tentu tidak akan mampu berbuat sejauh itu. Memangnya siapa yang mendatangkan manusia-manusia yang berhati mulia untuk membantu kami menyebarkan program ini ke kota-kota lain… PASTILAH ALLAH YANG MEMBUKAKAN SEMUA PINTU.

Saya berhenti menulis karena menangis lagi…dan lagi…setiap hari..

 

Bayi Rafa Atafi

Alhamdulillah smg Allah senantiasa melimpahkan keberkahan kpd Profesor dan keluarga. Amiin.
Ingin kami informasikan ttg perkembangan yg signifikan ttg anak kami Rafa Atafi.
Alhamdulillah berat di hari ke 20 ini 1.896 kg, Mdh2an dlm wkt dekat bisa mencapai berat 2.5 shingga bisa lbh leluasa tanpa incubator.
Kami sangat terbantu dgn incubator yg dipinjamkan oleh prof. smg menjadi amal jariyah yg pahalanya terus mengalir. Terima kasih.

Info bayi: 1. Rafa Atafi. 2. 14-8-2014. 3. BB 1.5, PB 35. 4. Siti Rahma 0813804220xx. 5. Atabik Luthfi 0813146146xx,pekerjaan dosen,

(Raldi: Ho..ho..ho.. Sesama dosen harus saling membantu dong ya…)

 

Salam Ayah Rafa Atafi

Bayinya bapak Atabik Lutfi

Bayinya bapak Atabik Lutfi

BMI Body Mass Index – IDEAL

BMI Body Mass Index, Indeks Massa Tubuh.

TERNYATA BERAT BADAN SAYA IDEAL, lihat buktinya…

Klasifikasi BMI ( Body Mass Index ) :

  • < 18,5 berat badan kurang
  • 18,5 sampai 24,9 Ideal
  • 25,0 – 29,9 Berat badan lebih
  • > 30 Obesitas

Kasus saya Berat 57 kg

Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas          Lebih Banyak DudukAktivitas Ringan (Olahraga 1-3 hari/minggu)Aktivitas Cukup/Moderat (Olahraga 3-5 hari/minggu)Aktif (Olahraga/6-7 hari/minggu)Sangat Aktif (Olahraga Extra Berat)                     
   
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui

Berat Badan Anda Ideal

1. Hitung Kecukupan Kalori
Kebutuhan kalori per hari Anda sebesar 1512.663 Kalori

2. Indeks Massa Tubuh ( BMI )
BMI = 21.454

Hasil: Berat Badan Anda Ideal

Setelah anda mengetahui total kebutuhan kalori dan BMI Anda, langkah selanjutnya adalah menyesuaikan kalori dengan asupan makanan serta olahraga Anda. Hitungannya sederhana: Untuk menjaga berat badan, Anda harus mengonsumsi kalori sebanyak yang dianjurkan. Jika ingin menurunkan berat badan, maka anda harus menciptakan “defisit kalori” dan sebaliknya untuk menaikkan berat bedan, Anda harus menambah kalori dari konsumsi yang dianjurkan.

Jeritan dari Madura

Selamat pagi

Sy staf R.Neonatologi/NICU – RSUD Pamekasan Madura.

Sekedar info bhw prevalensi bayi BBLR / prematur di daerah kami sgt tinggi, shg utk prwtn lanjutan d rmh dibutuhkn inkubator2 sederhana utk digunakn oleh klg dlm mrwt bayinya.

Krn keterbatasan kemampuan srg hal tsb tdk dpt dilakukn shg justru mengakibatkn kematian bayi d rmh atau MRS kmbali dgn kondisi yg buruk. Sy mau tny, apakah program peminjaman inkubator berlaku utk wilayah Madura atau tdk? Mohon infonya, trmksh byk sblmnya.

-0-

Inilah jeritan suara hati rakyat yang sebenarnya. Kalau di Jogja dengan mudah kita temukan para relawan yang dengan segera menanggapi melalui internet, untuk Madura saya tidak begitu yakin. So… Saya bilang sama teman yang serbabisa nanganin semua persoalan kualitatif maupun kuantitatif… Prof Alhamid (penguasa selat Madura s/d Sumenep). “Nanti ya say cari’in orangnya terus saya suruh dia ngimel kamu.”
…Duh Guyz… Se akan2 semua langsung solve saja.

Mari kita tunggu kelanjutan sinetron kita ini sambil berdoa semoga bayi2 prematur di Madura bisa tertolong dengan inkubator kami.

BTW kami lagi menyiapkan 14 unit utk dioper ke berbagai daerah dan sebagian untuk jabodetabekban…

Sembunyi ditengah antara 14 unit bodi bawah inkubator

Sembunyi ditengah antara 14 unit bodi bawah inkubator

DSCF0206

14 unit dipan

14 unit dipan

mau pakai teknik motownya si tatan tapi masih kacau balau deh...kaki tripodnya aja masih kliatan.

mau pakai teknik motownya si tatan tapi masih kacau balau deh…kaki tripodnya aja masih kliatan.

Agen Relawan Inkubator Jogja yg kedua

Hari ini 2 incubator bayi sudah saya terima dari Bapak Candra. Dengan incubator itu, kami siap membantu meminjamkan secara gratis kepada pasangan/keluarga tidak mampu di wilayah Yogyakarta, yang karena kehendak Tuhan harus lahir prematur sehingga beratnya kurang dari 2.4 kg. Bila masyarakat perlu, silakan menghubungi 0274-7479377 (Bapak Bayu), email: gbsuparta@yahoo.com. Layanan untuk daerah Sambisari Kalasan Sleman Yogyakarta. Begitu laporan saya kepada Prof. Raldi Artono Koestoer dan Yayasan Y Bayi Prematur dan Neonatal. Semoga dengan incubator karya anak bangsa ini, semakin banyak bayi yang lahir di Yogyakarta tertolong.

Bapak El Chandra (ki) agen relawan 1 dan Gde bayu Suparta (ka) agen relawan 2.

Dua agen relawan peminjaman gratis inkubator bayi untuk daerah jogja dan sekitarnya... Satu pejuang saja sdh cukup untuk menyelamatkan bayi satu kampung, maka dua pahlawan pasti akan mampu menyelamatkan bayi satu DIY Jogja...Mhn ijin dan ridho Allah.

Dua agen relawan peminjaman gratis inkubator bayi untuk daerah jogja dan sekitarnya… Satu pejuang saja sdh cukup untuk menyelamatkan bayi satu kampung, maka dua pahlawan pasti akan mampu menyelamatkan bayi satu DIY Jogja…Mhn ijin dan ridho Allah.

Lantas bagaimana kalau seseorang mau jadi relawan ?

Maka plis baca dulu

http://koestoer.wordpress.com/2014/06/30/tingkatan-relawan/

dan

http://koestoer.wordpress.com/pengabdian-masyarakat/calon-agen-peminjaman-inkubator/

Merekalah yang akan menjadi pahlawan sejati bangsa ini, yang bekerja dan berkarya dalam DIAM.

Inkubator pertama Jogja

Hari ini jam 15.00, 1 unit inkubator pertama di Yogya telah di ambil oleh pak Wahyudiana (ortu dari bayi Daffa) yg sejak dari kemarin sdh pulang di rumah.

Berdasarkan info pak Wahyu saat ini Daffa hanya menggunakan pemanas dari lampu belajar dan botol air hangat yg harus diganti setiap kali airnya dingin. Dengan adanya peminjaman inkubator ini semoga Daffa malam ini dan seterusnya dapat merasakan tinggal di hotel bintang 3…..aamiin.

Salam disampaikan oleh pak Wahyu untuk Prof dan mas Roihan.

Tanpa disangka ternyata pak Wahyu memberikan kami oleh2 sekeranjang salak pondoh (krn desanya pak wahyu berada di daerah penghasil salak pondoh, Pakem) dan satu kantong camilan “klanting”. Sayangnya saya tdk bisa mengirimkan keduanya ke markas di UI jadi saya kirimkan fotonya saja.

inkubator pertama diserahkan ke peminjam di Jogjakarta

inkubator pertama diserahkan ke peminjam di Jogjakarta

Demikian laporan kami dari Yogya. Thanks

-0-

Dari bapak El Chandra Jogjakarta

(Raja Bubur Ayam di Jogja)

Bagaimana inkubator diangkut ke Sopeng Sulsel

From putra asparpin jayaAdd contact
To koestoer@eng.ui.ac.idAdd contact
Date 05-08-2014 13:23
 
 
    Saat saya di percayakan Bapak Djaja Nur Mas membawa Inkubator dari Universitas Indonesia ke Kab. Soppeng Sulawesi Selatan dengan pesawat udara.

    Setelah dari Universitas Indonesia Inkubator di bawa ke rumah di Kebon Jeruk untuk proses packing :
 
1. Bagian dalam Inkubator saya lem dulu dengan lacban bening , baru pasang kembali penutupnya supaya tidak bergerak komponennya . 
 
2. Setelah itu di bungkus pakai karton lembaran yang lemas gampang terlipat , baru di ikat pakai tali rapia ke semua sisi .
 
3. Kemudian di buatkan kardus yang tebal baru di lapisi dengan sterofoam (busa) ke semua sisi bawah atas dan samping , setelah itu di masukan Inkubator baru di tutup rapi dengan lacban . 
 
4. Mengingat Inkubator ini terbuat dari Acrillyc , maka saya ikat lagi pakai tali rapia supaya tidak bergerak/bergeser posisi , setelah ikatan rapih baru di bungkus dengan plastik lalu di lakban dan di ikat lagi pakai tali rapia .
 
5. Kemudian berangkat ke AirPort dengan mobil avanza , setelah sampai di AirPort Cengkareng rencana mau di bungkus lagi menggunakan plastik yang tersedia di AirPort ternyata petugasnya belum datang karena masih jam 04.00 Pagi , sedangkan saya Cek In jam 04.15 Pagi , pesawat berangkat jam 05.15 Pagi.
 
6. Sempat saya bingung karena Inkubator sudah mau di bagasi , akhirnya saya keluarkan dari tas yang sudah di siapkan dengan tulisan JANGAN DI BANTING/DI BALIK BERLOGO GELAS. Dan saya minta di pasangi tanda pecah belah ( Fragille ) ke petugas Cek-In lalu saya ucapkan BismillahHirrahmanirrahim . 
 
7. Setelah sampai di AirPort Makassar saya menunggu bagasi begitu saya lihat bungkusan Inkubator masih rapih saya ucapkan lagi Alhamdulillah . 
 
8. Inkubator saya masukan lagi ke mobil Rush untuk melanjutkan perjalanan ke Kab. Soppeng jarak tempuh lebih kurang 180 km , setelah sampai ke Soppeng saya buka satu persatu lem lacban pelan-pelan langsung di tes Alhamdulillah semua berfungsi . 
 
9. Lampu Neonnya (Red: lampu bluelite fototherapy) di bungkus pake kardus tebal baru di lacban semuanya kemudian saya bawa naik di kabin .
 
    Demikian share saya kepada Bapak ,  semoga bermanfaat
 
 
Wassalam
 
 
A. Wahidin Arsyad

RS Mutiara Bunda

Rumah Sakit Mutiara Bunda dan tentunya nanti menyusul beberpa nama RS yang akan kami rekomen sehubungan dengan kontak kami yang intens dengan ortu bayi prematur. Apa yang mereka katakan baik tentunya merupakan cetusan suara hati yang murni dari masyarakat yang saat membutuhkan pertolongan dimana ibu bayi melahirkan bayi prematur, mendapat layanan yang baik dan menyenangkan dari dokter dan RS. Kami hanya melanjutkan saja apa yang bapibu bayi sampaikan pada kami. Harga relatif terjangkau ‘gak ngegetok kepala’ artinya tidak terlalu mahal perharinya. Kemudian yang penting lagi waktu ortu bayi bilang “di rumah sudah ada inkubator, dapat pinjaman dari UI”. Dokter menyambut dengan positif bahkan memberi petunjuk apa-apa yang diperlukan untuk perawatan di rumah. Bukan malah mengkonfrontir dengan pertanyaan yang pedas dan menyudutkan bapak ibu bayi. Itulah sebabnya kami mention RS Mutiara Bunda Ciledug berdasarkan apa yang disampaikan oleh pak Ubay yang datang ke markas Depok mengembalikan inkubator.

Pak Ubay Dilah dari Ciledug DSCF0171 DSCF0173Bayi sdh sehat katanya, sudah bisa gerak dan mukul2 dinding minta dikeluarin dari inkubator. Waktu dimandiin kelihatan segar dan tertawa… Duh senangnya bapak ibu bayi, apalagi kakek nenek bayi. Selamat semoga jadi anak yang berguna untuk nusa dan bangsa.

Inkubator Kelambu

Ya’ ini salah satu solusi untuk mereka yang rumahnya banyak nyamuk. Jadi inkubator Grashof yang cukup mungil itu, ternyata bisa atau cukup diberi kelambu untuk menangkal nyamuk yang masuk memlalui lubang udara. Dengan demikian saluran udara tidak terganggu. Seperti kita ketahui aliran udara alamiah yang menjadi prinsip Grashof ini sangat penting untuk membawa aliran udara panas dari bawah ke kabin bayi.

inkubator kelambu inovasi dari ibu Dini...

inkubator kelambu inovasi dari ibu Dini…the only one in the world, hanya ada di Indonesia, inkubator UI pakai kelambu….duh inovasi apalagi ini, local-wisdom.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kontak komunikasi kami dengan ibu Dini

04/08/2014 Selamat pagi,saya dini yg pernah kirim sms mengenai peminjaman inkubator. Anak saya lahir prematur di uk 29 w bbl 800gr pjg 33cm, berat terakhir sdh 1500 gr dan sdh diperbolehkan pulang hari rabu besok. Kira2 utk peminjaman prosedurnya sperti apa, terima kasih

13/08/2014 Slamat siang, kbr baik, utk tidur nyaman cuma kl di dlm inkubatornya dia nangis suara tangisnya tidak begitu terdengar jadi kl malam bayi saya tidurkan di sebelah saya, berat alhamdulillah sdh 1775 per hari ini. Oh iya maaf tambahan, di inkubatornya kan ada lubang udara, nah nyamuk masih dpt masuk k dalam, ada solusi kah

pakai kelambu

Kelambu nya boleh di atas inkubatornya?

boleh, yg penting jalan udara lancar.

bila sdh gunakan kelambu tolong di foto. Kirim ke koestoer@eng.ui.ac.id

-0-

… Jadi itulah kontak komunikasi kami dengan ibu bayi prematur, sekaligus menunjukkan bahwa kami selalu memonitor semua bayi prematur yang berada dalam inkubator melalui sms dengan ortu bayi.

Renung 17 an

Hari kemerdekaan RI 17 Agustus 2014, dipenuhi dengan pesta rakyat di mana2. Hampir di semua daerah sampai RT RW merayakan dengan panjat pinang, lomba karung dll. Tentu kemerdekaan negeri kita untuk kaum terpelajar harus kita maknai lebih dari sekedar balap karung.

Teringat perkataan Bung Karno dulu… Duh waktu itu saya masih kecil banget, herannya koq ingat ya ?

Beliau bilang begini, perjuangan kalian nanti lebih berat dari kami2 ini. Karena kalian justru akan berhadapan dengan bangsa sendiri yang akan menjajah rakyat dengan berbagai bentuk.

Sebab itu saya tulis status di FB, ‘Merdekalah terhadap penjajahan bangsa sendiri’. Baca harian Kompas hari ini 18 Agustus 2014. Judulnya Tren Korupsi Naik Lagi. Sub: Sebagian Besar Tersangka Ada di Pemerintah Daerah dan Kementrian. Setelah sempat menurun praktek korupsi kembali marak dalam dua tahun terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan kurang efektifnya pemberantasan korupsi, yang menyebabkan koruptor tak pernah jera dan selalu memiliki kesempatan untuk melakukan korupsi. (Hal 5 Kompas cetak, Senin 18 Agustus 2014, Rubrik Politik dan Hukum).

Kondisi ini juga terlihat pada pileg yang lalu dimana calon-calon yang terpilih masih belum mencerminkan wakil rakyat sesungguhnya. Kebanyakan masih dikendalikan oleh nafsu berkuasa secara politik saja. Tentu saja tak kurang yang ingin cari penghasilan dari gaji besar para wakil rakyat itu. Sedangkan rakyat tetap menderita. Tak bisa menanggulangi kemiskinan dan selalu disuruh menolong diri sendiri tanpa kemudahan dari banyak sisi. Padahal ekonomi rakyat yang tak goyah dengan krismon ini adalah hasiil usaha sendiri tidak dibantu dengan uang pajak pemerintah. Rakyat berdaya sendiri.

Pemberdayaan Masyarakat

Menilik hasil pemilihan wakil rakyat yang masih belum akan menyuarakan Suhanura (Suara Hati Nurani Rakyat, supaya tidak rancu dengan partai Hanura). Baiknya para intelektual mulai menyingsingkan lengan baju, untuk turun tangan bertindak nyata. Jangan sekedar berteori, atau buktikan teorinya bisa jalan atau tidak. Jangan NATO jangan NAPO (NATO No Action Talk Only, NAPO No Action Plan Only). Mereka yang berada di Universitas biasanya NAPO, bikin rencana proposal melulu, tapi tidak bertindak nyata. Apalagi dengan anggaran DIKNAS dan DIKTI yang ‘mbludag’ sekarang ini, mereka nyaman dengan semua proposal penelitiannya yang hanya jadi kertas. Tentu saja dengan teori yang super canggih tapi tidak pernah bisa dijalankan.

Yo’ ayo’ berdaya lah, yo’ ayo’ bergotong royonglah. Yo’ musuh kita yang sebenarnya adalah kemiskinan dan ketidak adilan disemua sektor. Dan tidak usah maki2 siapa2…Dan tidak usah maki2 pemerintah…Dan tidak usah maki2 wakil rakyat nanti. Bekerja dan berkarya dalam diam.

Raldi 18 Agustus 2014.

Dari Brebes untuk Tim Inkubator UI

Asalam’mu alaikum, selamat malam bapak profesor, perkenal kan saya bpk zeny dari brebes, langsung saja pada inti nya, saya pribadi dari hati nurani saya, saya salut dan bangga banget terhadap ketulusan anda yg begitu menolong banyak orang teruma kepada anak2 calon penerus bangsa indonesia, dengan ada nyainkubator yg anda pinjam kan kepada orang yg d mampu, saya sebagai orang indonesia sangat2 bangga mempunyai bapak2 seperti anda, motivasi bagi banyak orang termasuk saya pribadi, semangat bpk prof,

terimakasih mhn doa anda agarkegiatan ini maju dan berjalan lancar. Salam Raldi.-

Pasti nya saya do’a kan dan seluruh orang indonesia pasti mendo’a kan kegiatan yg anda jalan kan, sekali lagi terimakasih banyak sudah memperhatikan anakbangsa bpk prof raldi, salam juga dari warga brebes,

Mhs Baru FTUI MADK 070814

MADK Masa Adaptasi Dunia Kampus FTUI di lobby FTUI tgl 07Agustus 2014.
Inspiring Talkshow dengan Tokoh Nasional FAISAL BASRI dan tokoh Lokal Raldi A. Koestoer.
Dari BUMN dan Swasta, Irvan Hakim Dirut Krakatau Steel, M Yanuar Pranuradhi VP Mandiri Sekuritas dan Danny Praditya Presdir Gagas Energi Indo.
Mhs baru FTUI ada 1200 orang dari berbagai program yaitu Reguler, Paralel dan Internasional.