Keluhan ortu bayi prematur

http://mail.eng.ui.ac.id/?_task=mail&_action=get&_mbox=INBOX.Inkub25Jan13&_uid=639&_part=2&_mimewarning=1&_embed=1

http://mail.eng.ui.ac.id/?_task=mail&_action=get&_mbox=INBOX.Inkub25Jan13&_uid=639&_part=2&_mimewarning=1&_embed=1

Assalamualaikum wr.wb.

Dear Prof Raldi,

Saya Adhimas K.W. beserta Istri Nurlaila Alfajri, istri saya baru saja melahirkan anak ke 2 kami yang beratnya 1,5 kg, awal lahir diRSB Harapan Bunda Bandung tetapi tanggapan bidan setelah lahir harus dirujuk ke RS yg memiliki fasilitas NICU dan kami memilih RS Al Islam Bandung dikarenakan letaknya yg cukup dekat dengan kediaman orang tua kami, sampai disana bayi kami langsung di bawa ke IGD dan langsung dirawat diruang NICU, pada saat awal dirawat saya kaget pada saat diberitahu perkiraan biaya rawat 2,8jt/hari dan tanpa pikir panjang dan perkiraan rawat cuma 1 atau 2 hari maka saya pun menyetujui untuk perawatan diRS tersebut karena saya mementingkan keselamatan anak saya dulu.

Pada hari pertama saya diminta untuk deposit sebesar 4,5jt. Pada hari k 2 istri bersikeras ingin menjenguk putra kami walaupun belum pulih total dr proses persalinan dan diinformasikan oleh perawat yg berjaga untuk membuat kartu BPJS untuk putra kami guna memperingan biaya perawatan, dihari ke 3 kami memutuskan untuk mendaftarkan BPJS untuk putra kami dan ternyata pada hari itu kami tidak mendapatkan nomer antrian, keesokan harinya pun kami datang lebih awal dan tetap tidak mendapatkan nomer antrian sampai akhirnya kami browsing dan bisa mendaftarkan dibeberapa BANK cabang pembantu.

Kartu BPJS kami bisa jadi dihari tersebut akan tetapi milik anak kami harus lsg kekantor pusat dikarenakan belum memiliki N.I.K., setelah kami mendatangi kantor BPJS pusat sistem online merekapun error sampai kartu itu kami terima 1minggu kemudian.

Setelah kartu jadi kami pun mengajukan kartu BPJS k RS Al Islam dan ternyata ditolak oleh pihak RS dikarenakan telah melebihi batas ketentuan 3x24jam. Kami mencoba bernegosiasi dengan pihak RS tetap tidak membuahkan hasil hingga kami mencoba alternatif dengan mencari RS yg sudah bisa menggunakan fasilitas BPJS se-kota bandung, seluruh RS diBandung kami tlp satu persatu tetapi semua mengatakan penuh dan tanpa putus asa akhirnya kami memutuskan untuk mendatangi RS itu satu persatu dan tetap mereka mengatakan penuh. Hingga saat ini biaya RS putra kami sudah mendekati nominal 20jt sedangkan kami baru membayar deposit 4,5jt dan tagihan deposit selanjutnya 5jt beberapa hari kemaren.

Masih ada 10,5jt yg harus kami penuhi, dan perkiraan pihak RS perkembangan anak kami harus dirawat 3 mingguan lagi. Untuk memenuhi kekurangan yg 10,5jt pun belom ada bayangan bagaimana kami bisa membayar untuk perawatan 3 minggu kedepan?.

Saat ini kami berencana untuk membawa pulang anak kami karena tidak sanggup untuk membayar biayanya, apalagi dari sisi kerjaan saya baru merintis berwiswasta kecil2an sambil masih mencari lowongan pekerjaan. Kami mohon dengan sangat bisa membantu bayi kami untuk meminjamkan Inkubator bapak.

Berikut data lengkap kami yg bapak butuhkan :
Nama anak : Athaar Khairi Wibowo
Tgl lahir : 06/10/2014
Berat : 1,5kg, Tinggi : 43cm
Nama ibu : Nurlaila Alfajri
No.HP ibu : 081312105900
Nama ayah : Adhimas Kurniawan Wibowo
No.HP ayah : 082299128600
Pekerjaan : Wiraswasta
E-mail : adhimaskurniawanwibowo@gmail.com
Alamat : Kp Sukamanah jl.Raya Ciomas no.29 RT1/RW3 kel.pagelaran kec.ciomas kab.bogor.
Tempat dirawat : RS Al Islam Bandung
Tgl pulang : belum diketahui.
kurang lebihnya kami ucapkan terima kasih dan besar harapan kami untuk menerima bantuan dari bapak.

Regards,

Adhimas K.W.

New HOPE…for All…

Oleh: Harlina Alwi

Ada rasa haru, “surprise” dan bangga membaca berita bahwa rencana pelantikan presiden RI periode 2014 – 2019 kali ini melibatkan banyak elemen masyarakat dari mulai ibukota negara Jakarta hingga ke berbagai provinsi Indonesia. Tidak atau belum pernah terjadi, sepanjang pengetahuan saya, bahkan pada era pemerintahan Suharto sekalipun, pelantikan presiden diikuti dengan kirab budaya dan pesta rakyat. Mungkin juga belum pernah terjadi bahwa pelantikan presiden RI diminati dan diperhatikan oleh masyarakat dunia. Berbagai media internasional menaruh minat besar untuk meliput. Pemimpin negara bukan saja negara tetangga tetapi juga negara maju menyatakan akan hadir atau menunjuk wakilnya untuk menghadiri acara pelantikan ini …..
Di dalam negeri, ada yang menyambut acara ini dengan rasa senang dan bangga … Namun diantaranya dan tidak dapat dipungkiri, ada tidak sedikit elemen masyarakat yang memandang dan menilai negatif fenomena ini. Luka akibat proses pemilihan presiden ternyata begitu dalam dan memang tidak mudah disembuhkan.
Apapun alasannya …, tentu akan lebih baik kalau kita berpikir positif …
Bahwa perhatian yang besar baik dari dalam negeri maupun luar negeri sekaligus merupakan “beban berat” bagi pemerintahan baru. Karena hal ini menandakan bahwa pemerintahan baru Republik Indonesia diperhatikan dan diharapkan oleh banyak orang … Baik di dalam maupun luar negeri …
Semua mata memandang dan akan menilai, mengkritisi segala sepak terjang pemerintah. Menguliti dan mungkin juga menjegal. Semua mata masyarakat akan meminta dan bahkan menuntut agar pemerintah terutama presiden dan wakilnya amanah dan memegang teguh kepercayaan yang sudah diraih …
Memastikan agar langkah mereka semata-mata ditujukan untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa dan negara … Dan untuk keharmonisan kehidupan masyarakat dunia …
NEW HOPE for ALL …..
Inshaa Allah …..
Posting oleh Lina Alwi ke Catatan kecil dari sekitarku pada 10/17/2014 08:08:00 AM
-0-

INDONESIA JAYA – 17 Okt 2014

Cuplikan berita dari detik.com (bbrp jam y.l.)

Salah satu komentar lainnya dari akun bernama Sony Thio,”Sebaiknya apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi saat ini patut dicontoh dan diteladani oleh pemangku kekuasaan yang ada di daerah. Mempunyai sifat yang rendah hati, walaupun telah dicaci maki, difitnah, dilecehkan dan seterusnya, beliau tetap menganggap lawan-lawan politiknya merupakan bagian dari perjalanan hidupnya dan bukan sebagai musuh dalam hidupnya, sungguh luar biasa.”

Sedangkan Prabowo dalam FB-nya menjelaskan kepada para pendukungnya tentang pertemuannya dengan Jokowi.

“Dalam pertemuan saya dengan saudara Joko Widodo tadi saya sampaikan, bahwa saya merasakan di dalam hati sanubari Joko Widodo yang paling dalam beliau adalah seorang patriot. Beliau ingin yang terbaik untuk Indonesia. Oleh karena itu saya memilih untuk membangun silaturahmi dengan beliau, sesuai dengan ajaran-ajaran budaya nenek moyang kita,” tulisnya.

Bayi Jogja dan Tangerang

Hampir pd saat yang sama Gateway Center Incubator menerima dua sms dari ‘remote-area’.

Satu dari Jogja dan satu lagi tidak jauh (meskipun pasti macet) dari Markaz (UI Depok).

17/10/2014
09:58:59
Selamat pagi prof. Saya Fery ayah dari Fadelia Adhwa mengucapkan terimakasih atas peminjaman Inkubator nya. saat ini sudah 2,6. Dan inkubator baru saja di Ambil oleh Bpk.Gede sekali lagi Terimakasih.
Fery Fadly Jokja 240814
+6282225988xxx

Jadi ceritanya Pak Fery dari Jogja bbrp mg y.l. ingin pinjam inkubator. Kami punya 2 agen relawan dari Jogja (duh…luarbiasa mereka sehigga selamatlah bayi prematur di Jogja), pak Chandra dan pak Gde Bayu. Tinggal saya pilih salah satu saja dari mereka. Kali ini pak Bayu, yang langsung respons: ” Ya nanti kalau delivery dari pak Chandra sdh sampai, pasti akan sy layani”. karena saat itu pak Chandra (bosnya bubur ayam) baru pulang dari Jkt memboyong 6 unit inkubator utk Jogja. Nah ini rupanya sdh OK. Dan terlihat dari SMS betapa gembira pak Fadly, bayinya sdh sehat berat 2,6 kg.

Berikut pak Dian Bagrita kasi laporan (hmm… mulai kaya peg negeri aja pake laporan segala). Biasanya Center berinisiatif seminggu 2x kirim sms ke ortu bayi nanyain kabar bayi. Tapi beliau ini proaktif malah kasi info duluan. Karena itu saya tulis di blog, hal ini amat memudahkan kami dalam melakukan monitoring bayi2 yang lagi ON.

17/10/2014
09:08:19
Just info prof. 1)alhamdulillah anak sy sehat dan aktif serta nyaman tidur’a. 2)BB sekarang sdh 1,62 kg Panjang sdh 42cm. Terimakasih
Dian Bagrita R 061014
+6285813962xxx

Itulah sekelumit kisah dihari Jum’at yang berkah, semoga makin banyak bayi prematur bisa tertolong oleh Program Socio_teknopreneur peminjaman gratis inkubator bayi, yg telah berjalan selama hampir 3 tahun. Sdh lebih dari 200 bayi terselamatkan untuk daera Jabodetabekban belum terhitung yang diluarkota (ada 14 kota lain). perkiraan saya adalah 20% nya dibanding dg yg handle oleh Markas UI Depok ini.

SNTTM ke 13 th 2014

SNTTM yg ke 13 (Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin) diselenggarakan di Universitas Indonesia 15-16 Okt 2014. Didahului sehari sebelumnya oleh rapat tahunan BKSTM Badan Kerjasama Teknik Mesin se Indonesia..
Tahun ini sebagai penyelenggara adalah Dep Teknik Mesin FTUI.
Lihat video clip dengan 4 keynote speaker
Raldi A. Koestoer (FTUI)
Supangkat Iwan Santoso (Indonesia Power)
Ruzhu Wang (Shanghai Jiao Tong Univ-China)
Shin Hyung Rhee (Seoul National University)

Pengujian Air Minum di Rumah

Mari kita coba lihat hasil pengujian PH air minum di rumah dengan menggunakan PH meter digital. PH yang netral untuk air adalah 7 sedangkan tubuh manusia yg sehat normal adalah 7,35. Bila PH tubuh kita cenderung asam berarti kurang dari 7, menurut buku kesehatan itu artinya asidosis kurang sehat. Banyak penyakit bersarang. Makin banyak penyakit makin asam. Kanker itu senang berkubang dilingkungan yang asam.

So ini hasil pengujiannya. Pengujian PH air minum di rumah. Paling kiri no 1 Kan Gen Water 7,7; no 2 Air minum yg dimasak di dapur 5,1 ; no 3 Air teh 4,4 ; no 4 Air aqua gelas merk Vit 5,4. Bila foto di klik mk akan terlihat PH meter digitalnya yg ditunjuk dg jari tangan.

Waktu Kan Gen Water (no 1) saya campur dengan air yg dimasak (no 2) dengan kuantitas yg k.l. sama, ternyata hasiilnya PH=7,0 berarti air masak meningkat PH nya dari tadinya 5,1 jadi 7,0 setelah dicampur 50/50 dengan Kan Gen Water.

Karena tubuh kita 70-80% terdiri dari air, maka tentulah air minum kita menjadi penting untuk kesehatan tubuh kita. Jadi para ahli kesehatan air minum menganjurkan kita untuk minum air yang cenderung basa (PH lebih dari 7). Nah katanya air gunung asli berarti air mineral asli itulah yang PH nya cocok untuk kesehatan tubuh. Lalu bagaimana kita bisa membuat air minum kita yg dimasak didapur, yg menurut hasi test diatas cenedrung asam, bisa menjadi netral atau basa.

Nah tunggu infonya pada artikel yang akan datang. Saya akan nyoba-nyoba dulu. Seakan-akan saya ahli kimia padahal bukan. Tentu saja para ahli kimia air dan kesehatan boleh komentar malah sangat diharapkan agar kita sehat semua. Mari berbagi info untuk Indonesia yang sehat.

Guru Besar Baru Arsitektur FTUI

Tiga orang Guru Besar Baru FTUI telah dikukuhkan di UI kemarin tgl 081014. Dua dari Dep Arsitektur dan satu dari Dep Teknik Mesin.

Kemas Ridwan Kurniawan

dengan pidatonya: PARADOX: Sebuah Naratif Tentang Arsitektur dan Urbanisme di Indonesia Pasca Reformasi.

Yandri Andri Yatmo

dengan pidatonya: Arsitektur untuk Masyarakat

Adi Surjosatyo

dengan pidatonya: Peranan Teknologi Gasifikasi: Usaha KontribusiStrategis Penyediaan Sumber Bahan Bakar Alternatif di Indonesia.

Sila lihat video dan foto

Petikan SMS Bayi Kembar

Petikan SMS Bayi Kembar

26/09/2014 11:38:03

Bapibu, bgmn kabar bayi ?

28/09/2014 08:32:08 Alhmdlh kbr baik prof dan bbny terus bertambh, minumnya juga semangat.
 28/09/2014 12:50:36 (di dlm inkub). Doanya prof mdh2n bulan dpn anak2 sy BBny sudah ideal and bs sltrhmi ke prof.
28/09/2014 12:50:36 Alhmdlh sehat dan nyaman. Yg pertama 2,5kg dan yg kedua 2kg. Klo siang sudah dilatih diluar inkubator, cm malem belum soalnya cuaca msh dingn sktr 28-29c
02/10/2014 10:21:29 (Tim-UI) Bpk ibu Dede mahfudh, 1)Gmn kabar bayinya ? 2)Sdh berapa beratnya ?
04/10/2014 07:38:03 Alhmdlh si kembar sehat prof. Kakaknya 2,7 dan adiknya 2,2.
04/10/2014 07:38:53 Kakaknya sudah tdk di inkubator. Adiknya msh latihan di luar kalau siang

Kapal TRIWITONO di Danau UI

Kapal ini diberi nama oleh penggagasnya TRIWITONO. Jadi tadi siang dalam rangka percobaan untuk peresmian tgl 13 Okt 2014 nanti, saya ikut naik dan merasakan lajunya kapal itu di danau UI. Penggagas dan pembuatnya adalah

HADI TRESNA WIBAWA

Salah satu dosen di PS Teknik Perkapalan FTUI. Sedangkan Alm bapak Triwitono adalah pendiri PS Teknik Perkapalaan ini. Seperti biasa kesempatan naik Kapal Pelat Datar ini tidak saya lewatkan begitu saja tanpa mengambil video-klip walau hanya beberapa menit (mungkin 7 menit) sekali putar danau.

Plis Klik

Berikut ini adalah nota resmi dari group yg sedang melakukan litban dan pengujian kapal pelat datar ini. By The Way kami sambil becanda selalu menyebut kapal ini dengan nama ‘kapal patah-patah’ alias broken-ship karena terdiri dari pelat saja sehingga mudah membuatnya (tak ada bagian yg lengkung).

-0-

Overview Note Kapal Pendidikan & Riset

Pidato Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada tanggal 22 Juli 2014 setelah penetapan KPU di atas Kapal Pinisi di Pelabuhan Sunda Kelapa, mengisyaratkan keseriusannya mengembangkan Indonesia menjadi negara maritim.

Tidak secara kebetulan kalau yang dipakai adalah Kapal Pinisi yang sudah dikenal dunia, kapal yang mempunyai sejarah dan budaya yang panjang dengan nakhoda dan awak kapal yang terkenal kehandalannya. Tuntutan kemajuan zaman dengan transportasi laut yang lebih modern, mengandalkan teknologi dan modal yang besar diharapkan tidak menyurutkan peran pelayaran rakyat yang sudah terbukti dengan setia melayari pelosok Nusantara.

(maaf foto sulit di unggah)

Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang berkesinambungan, tidak bisa dilepaskan dari sejarah dan budaya bahari Indonesia. Road map budaya bahari ini sudah lama menjadi topic penelitian di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.

Berbicara mengenai wilayah negara maritim Indonesia, seringkali terlibat dalam perselisihan mempertahankan pulau-pulau terluar yang berbatasan dengan wilayah negara tetangga. Fakultas Hukum Universitas Indonesia sering terlibat perkara ini, pendampingan hukum bagi nelayan Indonesia yang ditangkap oleh negara tetangga karena memasuki wilayahnya tanpa sengaja, menghadapi tumpang tindihnya aturan dan kewenangan berbagai instansi pemerintah, masalah illegal fishing, dll.

Kurangnya kapal untuk menghubungkan antar pulau yang selama ini mengandalkan kapal perintis dan kapal pelayaran rakyat serta belajar dari pengalaman fakultas-fakultas di atas, Program Studi Teknik Perkapalan Universitas Indonesia mencoba mendesain kapal secara sederhana dan mudah dibuat, dapat melibatkan pengrajin kapal tradisional yang tersebar di Nusantara, desain Kapal Pelat Datar sudah diajukan permohonan pendaftaran paten dengan:

Judul Invensi             : Kapal dengan Lambung Pelat Datar

No. Permohonan     : POO 201304514

Tanggal Pengajuan  : 07 November 2013

Berbicara dengan Rektor Universitas Indonesia dalam rangka Dies Natalis FTUI ke-50 yaitu peresmian kapal TRIWITONO, Kapal Pendidikan dan Riset di danau Universitas Indonesia, kami menyadari betapa luar biasa potensi Universitas Indonesia yang memiliki berbagai bidang ilmu yang ada di tiap fakultas. Potensi ini kalau dipadupadankan menjadi manfaat yang besar bagi kesinambungan Pembangunan Indonesia, suatu pembangunan yang dilihat dari berbagai segi.

Salam Makara yang dikenal sebagai salam persatuan seluruh civitas Universitas Indonesia dan juga sebagai simbol kebanggaan dan pengabdian Universitas Indonesia untuk bangsa dan negara ini pasti mampu mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Catatan: foto-foto yg saya dapatkan dari

sanlaruska fathernas
Naval Architect University of Indonesia
ternyata tidak bisa saya unggah. Jadi terpaksa saya gantikan dengan video  foto lain yang diambiltadi siang waktu mencoba kapal di danau UI.

Inkubator UI di Bali Maju Terus

Mengambil inkubator yang telah dikembalikan oleh ibu : Wayan Ari.
Berat bayi sudah 3 kg lebih dan telah terlihat sehat…, semoga bayinya sehat selalu bu.

petikan bbm dari ibu wayan ari:
Swastyastu pak Wayan Nata, punapi kabarnya?
astungkara anak tiang sampun 3 kg mangkin beratnya.
mudah mudahan tidak turun lagi.
Kami sudah konsul dengan dokter ayu katanya pemakaian inkubator sudah cukup.
kapan bapak ada dirumah biar saya kembalikan inkubatornya, sekalian tiang ucapkan terima kasih.

sembari dari kampus saya dan istri langsung mampir kerumah si ibu bayi untuk mengambil inkubator;

terima kasih dititipkan untuk tim inkubator UI, Prof Raldi Artono Koestoer danY Bayi Prematur dan Neonatal

-0-

Mengambil Inkubator (telah dikembalikan) dari Ibu : Roselia
Bayi ibu Roselia yang lahir dengan berat 1,6 kg sekarang sudah sehat.
Terima kasih diucapkan oleh bapak dan ibu bayi untuk tim inkubator UI, Prof.Raldi Artono Koestoer dan Y Bayi Prematur dan Neonatal.

— with Dee As MadeDian.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=951996834816382&set=pcb.951998104816255&type=1

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=951996804816385&set=pcb.951998104816255&type=1&theater

Socio-technopreneurship inkubator bayi di Makassar

Kalaulah sekarang sedang berjangkit di dunia sebuah virus yang ditakuti oleh semua negara dinamakan VIRUS EBOLA, kami malah menyebarkan virus lain yang tidak perlu ditakuti, malah perlu dipahami lalu ditiru. Itulah yang disebut Socio-Technopreneurship.

Jadi macam mana binatangnya Socio-Technop ini ? Itulah makanya harus dengar ceramahnya dulu, tidak cukup waktu 7 jam untuk menjelaskannya…

Demikianlah karena niat kami adalah menyebarkan virus ini, maka mulailah langkah pertama di Sulawesi Selatan, dengan sebuah contoh kasus yang kami sebarkan untuk seluruh nusantara ini, yaitu  – Peminjaman Gratis Inkubator Bayi untuk di rumah -. Wabil khusus ditujukan untuk menolong gol menengah bawah. Ibu Andi Musdariah dosen Poltek Ujung Pandang yang menjadi host-nya dan seminarnya diselenggarakan di aula poltek yang lokasinya di kampus Unhas ini.

Diterima oleh Wadir 2 bpk Andi Gunawan, ceramah dihadiri oleh banyak kalangan dosen dan tentu saja mahasiswa poltek. Acaranya persis berlangsung seperti apa yg telah direncanakan

09.10.30 Inspiring Story Perubahan Paradigma dan Pola Pikir Bisnis- Bisnis Sosial- Entrepreneur- Sosio-Technopreneurship
10.30-10.45 Istirahat
10.45 -12.00 Aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator Bayi di Jabotabekban dan 12 kota sejak jan 2012
12.00-12.15 Aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator di Makassar (Yayasan Panrita Multi Edukasi)

12.15. 13.15 Ishoma

13.15-13.45 Intro Workshop 20 Prototype Inkubator Bayi
13.45- 16.00 Designing and Manufacturing Grashof- Inkubator (oleh Ibnu Roihan ST)

Tapi kemudian terjadi hal-hal yang diluar dugaan dan memakan banyak waktu sehingga kepulangan tertunda yaitu… fotow memotow.. yang luarbiasa heboh. Semuanya minta di potret sama pembicara…hiqhiqhiq… kaya selebriti. Dan ternyata setelah itu dilanjut dengan wawancara TV, yaitu SAN-TV (betul gak tuh nulisnya ?)… Huh luarbiasa heboh. Tak diduga esoknya sudah tayang di MNC-TV jam 12.30 WIT. Akhirnya…akhirnya … sy masuk juga ke TV-DANGDUTAN… gila pdhal sy gak pernah nonton tv itu.

Tak lupa bada Zhuhur saya diminta kultum di masjid Poltek Ujung Pandang. Ini karena disitu ada Rahman mantan student S2 di Teknik Mesin FTUI 2-3 tahun yang lalu.

Esok paginya kami visit Rumah Sakit Pendidikan Unhas, yang baru dibangun dan baru pindah dari tempat lama. Ada beberapa gedung nampaknya dan masih belum semua selesai. RS ini khusus dibawah Kemendikbud jadi tdk dikelola oleh Kemenkes. Langsung kami nuju ruang NICU nya dan mengambil banyak foto sekalian menginterview perawat yang disitu. Saya ambil juga videonya plis lihat youtube (search aja NICU Unhas). Waktu mau pulang kami sempat beraudiensi dengan Dokter Idhar Mappa… lupa…ahli jantung dan penyakit dalam. Beliau manusia luarbiasa berpandangan strategis terutama berorientasi pada kepentingan dan kemanfaatan untuk rakyat banyak.

Mampirlah kami sesudah itu ke Akademi Perawat Sandi Karsa. Dari dokter Wahyudin ketua yayasan dan ibu direktur, kami mendapat penjelasan bahwa Makassar ini pusatnya sekolah perawat. Hampir 70 sekolah tinggi perawat ada di lokasi Makassar dan sekitarnya. Dengan kata lain pusat studi keperawatan untuk wilayah timur Indonesia ini Makassarlah pusatnya. Sambutan dari ibu-ibu perawat senior ini luarbiasa… Sampai foto-foto menyebabkan kami terlambat lagi meneruskan kunjungan ke STIKES… Hah kacau…lupa lagi namanya. Padahal disitu sudah dikasi makan sampai kenyang….Oh ya baru inget sekarang STIKES Nani Hasanuddin Makassar (…uh… edited 2709). Disitu ada istilah baru, yg kami dengar: ” Kami-kami ini hanya PENJAGA LADANG saja.”

So…Kesimpulannya kunjungan kami ini sepertinya sudah diramalkan oleh Napoleon Bnaparte jaman dahulu kala:

VINI – VIDI – VICI

Tentu saja semua ini adalah karena Allah SWT yang membukakan semua pintu, kata relawan senior dari Soppeng pak Djaja Nur Mas kalau nawaitu-nya sudah baik, insya Allah segala sesuatunya akan lancar.

Bayi Arkhan Suka Nendang

Assalamualaikum Prof, Saya Sigit Aptriyanto, ayah dari bayi Arkhan Arasyi.

Mohon maaf sangat baru sekarang saya bisa email profesor Raldi.
Disini, saya ingin mengucapkan beribu ribu terima kasih kepada Profesor, Bapak Syarief (nama yg sama persis dengan mertua saya, hehe..) dan juga semua tim Inkubator FT UI serta semua relawan yang ikut andil didalam program tsb. Berkat peminjaman gratis inkubator dari profesor, Alhamdulillah sangat” bermanfaat bagi perkembangan putra kami sampai dengan saat ini.
Andai boleh saya sedikit bercerita, bermula dari jagoan kami yang lahir di usia kandungan 30 minggu, dan atas saran istri untuk mencoba meminjam inkubator gratis di UI, kemudian saya browsing” wordpress profesor. dan sudah saya simpan nomor Prof untuk saya meminjam inkubator setelah dede Arkha pulang dari RS nanti. dari seringnya memantau WordPress Prof, malah kemudian timbul ide untuk membuat Cute Incubator sendiri berdasar info dari web dan lihat videonya di youtube. ( https://koestoer.wordpress.com/2014/07/19/cute-incubator-penghangat-bayi-praktis/ )
Namun, setelah sering bertemu dan beberapa kali mengobrol dengan ayahanda dari adek Rafa Atafi ( https://koestoer.wordpress.com/2014/09/02/bayi-rafa-atafi/ )
dimana saat perawatan di RS Haji JakTim, putra beliau dirawat bersebelahan dengan putra kami di Ruang NeoNatus. Oleh beliau di sarankan coba untuk sms saja, siapa tau masih ada inkubator yang belum dipinjam atau sudah dikembalikan, karena beliau sendiri sudah sms profesor dan saat itu tinggal ambil inkubator tsb.
Akhirnya saya coba sms Prof. Raldi, dan Alhamdulillah, langsung diberi balasan. Profesor ini bener” orang yg ramah. terlebih saat saya bertemu beliau. setelah hari yang disepakati via sms, saya datang ke UI, meminjam Incubator tsb, dan hari itu juga saya bawa pulang putra saya dari RS setelah 25 hari dirawat di RS.
Dirumah, adek Arkha terlihat sangat nyaman berada di dalam inkubator bersuhu kabin 32 – 33 derajat celcius. terlebih kemarin” saat tiap malam sering hujan, sangat” bersyukur sekali dengan adanya inkubator pinjaman tsb, adek tidak merasa kedinginan. dan untung saja saya dapat pinjaman inkubator yg gede (A – 04M ) karena putra kami sangat gemar menendang nendang saat berada di dalamnya.  semoga nanti besarnya bisa jadi pesepakbola profesional, Aamiin..
Ini Info Terakhir tentang bayi Kami,
Muhammad Arkhan Arasyi Sigit
bb saat lahir : 1,350 kg ( 02 Agustus 2014 )
panjang badan : 40 cm
bb saat keluar dari RS : 1,480 kg ( 27 Agustus 2014 )
bb saat ini : 2,0 kg. ( 20 September 2014 )
hanya saja kmren berat badannya sempat naik turun Prof, karena dia masih belajar juga minum ASI-nya.
Mohon doanya Profesor, Tim Inkubator FT UI dan semua pembaca WordPress profesor, semoga putra kami secepatnya bisa mencapai berat 2,5 kg. biar bisa tiap hari tanpa inkubator, dan inkubator bisa segera saya kembalikan untuk bisa dipakai bayi lain yg membutuhkan, dan nanti adek bisa diajak jalan” ke rumah pak ustad Lutfi jengukin temenya dek Rafa Atafi tentunya.
Sekali lagi, saya dan keluarga mengucapkan banyak” terima kasih Prof. semoga segala kelancaran rejeki dan kesehatan akan selalu Allah berikan untuk Profesor, keluarga, dan semua Tim Inkubator FT UI. Dan juga semoga nantinya akan semakin banyak Relawan” baru yg bergabung dengan Profesor untuk mengabdi pada bangsa ini, terutama menolong generasi” masa depan Indonesia yang berasal dari keluarga” yg berada dibawah garis mampu. Aamiin..
Mohon maaf Prof, tadi niatnya bercerita sedikit, eh setelah selesai malah sepanjang ini ternyata. Dan beberapa saya juga sisipkan foto” betapa nyamanya adek Arkhan Arasyi di dalam inkubator peminjaman dari Profesor dan Tim Inkubator FT UI. Matur Sembah Suwun, Wassalamualaikum wr. wb.
Sigit Aptriyanto dan Keluarga.
Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi.

Daur Ulang Kertas dan Anak Binaan

Kegiatan produksi Daur Ulang Kertas ini dikerjakan oleh anak binaan di RUMAH NARA KREATIF. Dimana mondok belasan anak seumuran SD SMP dibawah pengelolaan yayasan dg nama yg sama. Pengelolanya yg utama adalah NEZATULLAH RAMADHAN 23 th, anak muda yang berjiwa sosial tinggi dengan penuh semangat membina adik-adik binaan tanpa kenal lelah. Sedangkan anak binaan sendiri terdiri dari berbagai tipe dan latar belakang. Memang ada anak jalanan, ada anak autis, ada anak yatim, anak diusir orang tua, anak pemulung…dan macam-macam lagi.

Anda bisa lihat kegiatan mereka lebih lengkap di

http://www.narakreatif,co,id/ ,

sudah banyak media yang menulis tentang mereka baik itu media cetak maupun elektronik. Dari awal tiga tahun yl saya ikut ngurusin agar aktivitas ini bisa jalan. Ayahnya Neza ini teman saya jaman dulu di Jl Pramuka Jakpus tahun 70 an Astarizal, beliau turut aktif ngurus anak binaan. Banyak kemajuan selama 3 th berjalan ini, diantaranya sekarang sudah ada kegiatan pendidikan Paket A,B dan C. Pengajian, Budidaya cacing, dan kerajinan enceng gondok. Kerjasama dengan sekolah Master pak Nurrohim sejak th lalu sudah berjalan lancar (lihat juga https://koestoer.wordpress.com/2013/04/26/nurrohim-masternya-sekolah-master/).

Kemarin malam saya ajak kakak saya dokter spesialis anak, supaya turut membina kesehatan anak-anak, karena saya lihat ada beberapa anak yang batuk-batuk. Daripada nanti malah jadi ketularan semua, mending kita ajak aja deh dokter untuk turut membina kesehatan anak binaan ini. BTW, kalihatannya my brother ini sudah ketuaan, jadi kalaulah ada dokter muda yang punya jiwa sosial, saya ajak deh untuk bergabung bersama membina kesehatan anak-anak ini.

Banyak sudah yang dilakukan, mereka sudah banyak ikut lomba dan menang. Sehingga anak binaan sudah sempat jalan-jalan ke beberapa kota. Besok mereka mau training di puncak, ada dermawan yg nawarin villanya. Tapi tentu masih banyk lagi yang diperlukan. Kegiatan lengkapnya bisa dilihat diwebsite mereka diatas. Pendidikan ketrampilan sangat diperlukan agar mereka nanti mampu menghidupi dirinya, kemudian mengangkat harkat keluarganya. Uluran tangan dermawan dalam berbagai bentuk tentu juga diperlukan. Mari kita lihat kunjungan saya kemarin kesana disaat warga belajar sedang ‘full study’.

Alamat: Perum Bumi Harapan permai

Jl Bumi Pratama III Blok K-4

Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur

Telp: +6285781056589 (Neza)

Atau

Telp. +62 21 87790781. Email : narakreatif@yahoo.co.id

Seminar Makasar 230914

Peminjaman Inkubator GRATIS…

Contoh Pemberdayaan Masyarakat dengan Socio-Technopreneurship.-

Senin sore 22/09 s/d 24/09 sore sy ada di Makasar untuk seminar
Ttg Pemberdayaan Masyarakat dg Socio-Technopreneurship; Contoh : Peminjaman Inkubator gratis untuk Bayi Prematur.

Selasa tgl 23-9-2014
07.00. dijemput di hotel
08.00. Registrasi Peserta
08.30. Pembukaan
09.10.30 Inspiring Story Perubahan Paradigma dan Pola Pikir Bisnis- Bisnis Sosial- Entrepreneur- Sosio-Technopreneurship
10.30-10.45 Istirahat
10.45 -12.00 Aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator Bayi di Jabotabekban
12.00-12.15 Aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator di Makassar (Yayasan Panrita Multi Edukasi)

12.15. 13.15 Ishoma

13.15-13.45 Intro Workshop 20 Prototype Inkubator Bayi
13.45- 16.00 Designing and Manufacturing Grashof- Inkubator
16.00 Wawancara dengan media lokal(tentative, menunggu konfirmasi)

Hari Rabu 24-09-2014

07.30 Kunjungan
09.00 Kunjungan ke NICU Rumah Sakit Pendidikan UNHAS
10.00-11.00 Kunjungan ke Sekolah Tinggi Ilmu Kebidanan Sandi Karsa
11.00- 12.00 Kunjungan Ke STIKES Nani Hasanuddin
12.00-13.00 Ishoma di Yayasan Panrita Multi Edukasi
14.00 ke Bandara

Hari Kamis belum ada agenda (menunggu respond dr pihak terkait

PC; Ibu Ana Musdariah +62 813 5506 0444 (Makasar),
Ibnu Roihan +62 813 1840 7340 (Jkt)

Center Info : +62 856 5931 2070

Inkubator UI di DAAI-TV dan Agen di 12 Kota

Sebuah stasiun TV lagi datang ke lantai 2 DTM-FTUI. Entah apa yang dicari disebuah pojok ruangan pada bulan ramadhan 1435 H yang lalu. Mereka tanya2 ini itu…dan tahu2 muncul di siaran HALO INDONESIA… Saksikan saja.

Sedangkan tadi pagi kami di interogasi oleh…Tabligher ANDI NATA… Kalo sama mereka saya minder…

Kami sudah mempunyai Agen Relawan

Peminjaman Gratis Inkubator Bayi

di 12 kota, antara lain:

Banda Aceh

Denpasar

Jember

Malang

Yogyakarta

Magelang

Semarang

Pemalang

Jabodetabekban (Center kami di Depok)

Cilegon

Ngandak (Kalbar)

Sopeng (Sulsel)

Sejauh ini sejak Januari 2012, sudah lebih dari 200 an bayi prematur dan BBLR tertolong. Mulai satu, lalu sepuluh, lantas seratus, berarti setelah 2,5 tahun menuju ke seribu. Yang terjadi adalah peningkatan LOGARITMIK… 0 1 2 3 dst 10 pangkat 0 sm dg 1, 10 p 1 sm dg 10 dan 10 p 2 sm dg 100 lalu 10 p 3 sm dg 1000.

Saat pertama kali saya menyatakan KAMI AKAN MENGEMBANGKAN AKTIVITAS INI KE 34 PROVINSI, di Net-TV bulan Nov 2013. Jadi belum genap setahun sudah berkembang ke 12 kota.

Akan segera menyusul beberapa kota lain dalam 2-3 bulan ini, yaitu

Kab 50 kota (Sumbar)

Perawang (dekat Pekan Baru, daerah kebun sawit)

Belitung

Madura (Dlm penjajakan atas bantuan Prof M Idrus Alhamid)

Makassar

-0-

Memang ada company yang mampu membuka cabang di 12 kota dalam waktu satu tahun ?

Andaikan bisa, pastilah company itu sebuah firma yang besar yang didukung oleh SDM yang kuat dimana managernya semua lulusan Amrik dan Eropa. Tabligher yang visit kami tadi pagi bergumam: ” Sungguh…DAHSYAT ! “

Sungguh dan sesungguhnya kami yang hanya ber2 ber3 ini juga TIDAK MAMPU. Allah lah yang membukakan semua pintu, Allah lah yang mendatangkan semua relawan itu ke pojok lantai 2 DTM_FTUI. Sehingga kami mudah berbagi dengan mereka, Allah lah yang menyediakan dana dan semua rejekinya. BagiNYA tidak ada yang tidak mungkin.

Kembali saya bersujud memohon AmpunanNya

Kembali saya memohon lindunganNya

Kembali saya memohon BerkahNya… Kami mohon doa bapak ibu saudara semua… Allah Maha Pengasih Maha Penyayang Maha KUASA.

-0-

Kontak SMS gateway INKUBATOR

0856 5931 2070

Eh, malah kulo piyambak…dialek osing

Anda pernah dengar ROGOJAMPI ?
Saya juga belum pernah dengar, baru kali ini. Begitulah ibu Nurul kirim SMS ke Center Inkubator dari kecamatan Rogojampi Kab Banyuwangi… Duh jauh ya…
Saya kontaklah agen relawan di Jember pak Dhoho Sastro. Syukur Alhamdulillah nyambung. Beliau aktif kemarin mengantar inkubator UI (Jember Banyuwangi) utk menolong bayi prematur Syakira Ofita Nuri.

Berikut laporan agen Jember tadi siang.

-0-

Prof Raldi dan Bung Ibnu, apa kabar?

Lewat email ini saya mau melaporkan, satu armada inkubator yang dititipkan pada saya, kemarin meluncur ke Banyuwangi. Saya menemui pasangan muda Muh. Eka Nuri dan Alfi Nurul Diana, yang baru saja mendapatkan anak pertamanya. “Kami menunggu lama, untuk mendapatkan anak ini. Butuh waktu 4 tahun, baru istri saya hamil. Ternyata baru 8 bulan, anak ini sudah keluar. Ketubannya pecah, sehingga harus operasi caesar.”

Terlahir dengan berat hanya 2000 gram, bayi yang kemudian diberi nama Syakira Ofita Nuri kini menjadi buah hati pasangan muda ini. Ketika hamil, Bu Nurul kebetulan menonton tayangan Hitam Putih yang menampilkan Prof. Raldi dengan program inkubator gratisnya.

“Waktu nonton acara di Hitam Putih itu, saya ingat dengan tetangga saya yang melahirkan anak pas masih usia kandungan 7 bulan. Bayinya harus masuk inkubator di rumah sakit. Saya terus mencatat nomor telpon yang ada di TV itu. Siapa tahu ada tetangga lain yang mungkin bakal butuh,” cerita Bu Nurul. “Eh, malah kulo piyambak,” tambahnya dengan dialek osing yang kental. (Eh malah saya sendiri)

Desa Bubuk, tempat tinggal keluarga ini, merupakan salah satu desa yang relatif tradisional. Penduduknya didominasi dengan masyarakat Osing, masyarakat asli Banyuwangi. Satu armada telah meluncur, dan semoga bisa memberi manfaat bagi masyarakat di kawasan sunrise of java ini.

NB. untuk foto, mohon maaf. Ada sedikit masalah dengan HP saya, sehingga di email ini belum bisa kirimkan foto. Untuk inkubator pertama. Kemarin saya dapat kabar dari Pak Sutrisno (bapak dari bayi yang bersangkutan). “Alhamdulillah, berat bayi sudah mencapai 2000 gram. Program Inkubator sangat bermanfaat.” Oh ya untuk dokumen-dokumen penting yang dikirimkan Bung Ibnu Roihan, sudah saya download tapi belum belum saya baca semua. Email ini sekaligus untuk konfirmasi ya.

Sementara itu dulu.

Salam-Dhoho

=0=

Menyelamatkan satu nyawa berarti menyelamatkan semuanya.

Pemuda harapan bangsa

Bermula dari email RS the fresh-graduate yang bilang bahwa groupnya, penerima beasiswa LPDP mau minta wejangan dan nasehat dari orang yang dianggap sudah jadi pengabdi masyarakat. Mereka sebentar lagi akan berangkat melanjutkan studinya ke UK. Dalam hati sih:” Cie cie…cie pengabdi masyarakat ?”  Predikat baru nih kayanya, Naik tingkat dari tadinya disebut…’Pecundang Teknologi’…hek..hek..hek..ter mehek2.

Jadi begini emailnya, kalo gak percaya saya copas sedikit.

Assalamualaikum. Selamat Pagi Prof Raldi. Saya RS Prof, mahasiswa bimbingan Prof NP. Saya beserta rekan2 penerima beasiswa LPDP yang akan berangkat kuliah ke luar negeri diarahkan untuk meminta wejangan dari tokoh yang telah mengabdikan dirinya pada masyarakat. Saya mengajukan nama Prof Raldi ke rekan2, dan diminta untuk menanyakan kesediaan Prof untuk ditemui. Apakah memungkinkan jika kami menemui Prof pada hari Minggu atau Senin ini? Terimakasih Prof. Salam, RS.

Dan tentu saja saya bersedia. Saya sebenarnya tidak concern pada mereka one by one, tapi saya concern pada… MASA DEPAN BANGSA INI. Saya menyaksikan mhs yg hebat (dikala muda) waktu di kampus jadi aktivis yang secara murni membela kepentngan rakyat. Dan garang, memperjuangkan hak-hak kaum yang tertindas. Tentu saja mereka juga pandai karena banyak yg lulus tepat waktu dengan nilai yang baik. Tapi 10-15 th kemudian berubah. Jadi pegawai negeri bahkan juga jadi pejabat yang L E M O T … Duh hilang kegarangannya semasa mahasiswa. Bila diwawancara oleh wartawan menjawab penuh dengan hambatan… Tentu saja karena banyak menyembunyikan sesuatu. Kelihatan takut salah, atau jawaban yang ngambang kanan kiri banyak ngeles. Tentu saja dilain pihak dalam talkshow TV mereka jg jadi orang yang mahir bicara ngeles (kedepan kita hrs gini gitu, tp yg lalu gak diomongin krn kerja gak ada hasil. Budget abis result nol) tetapi bukan bicara yang sebenarnya seperti dulu waktu mrk mhs. Ada juga yang akhirnya dipanggil KPK, yg notabene oleh teman sendiri si Jobud yang berkepala dingin itu.

Inilah yang saya sampaikan kpd mereka. Buktikan nanti 10-20 thn lagi bahwa saya… salah. Nanti kalian akan bekerja hanya utk kepentingan kaum elit, gol atas, orang-orang kaya. Lah…lalu rakyat siapa yang mikirin (kata Cak Lontong: ” Miiikkiiirr ! “) Padahal kalian sekolah notabene atas biaya rakyat.

Tentu saja saya bumbui dengan dongeng inkubator gratis yang sekarang sudah eksis di 12 kota. Terlihat sekali mereka mempunyai semangat dan motivasi yang meng-gebu2. Mari kita lihat sedikit foto dan videonya. Mereka akan studi lanjut ke London, Sheffield dan Manchester. Katanya PK 17, selamanya Indonesia.  Dua lulusan ITB dan dua lulusan UI.

Penerima beasiswa LPDP yg akan ke UK

Tamu dari 50 Kota Sumbar

Jumat 05 September kemarin kami kedatangan tamu dari 50 Kota Sumbar…Hiii banyak amat 50 kota ?
Jadi begii ceritanya…50 Kota adalah nama sebuah kabupaten (atau katakanlah sebuah kota) yang lokasinya diSumatera Barat. Jadi bukan jumlah kotanya ada 50, tapi namanya saja yang 50 Kota. Kota terdekat yang biasanya dikenal orang adalah Payakumbuh. Nah mulai jelas sekarang.
Ibu Emirilia seorang Arsitek datang ke markas inkubator di lantai 2 DTM-FTUI bersama suaminya, yanag ternyata kerjanya di Kudus (insinyur mesin pula’ lagi). Menyampaikan niatnya untuk menjadi relawan peminjaman inkubator gratis untuk kabupaten sumatera barat itu.
Puskesri
Bayi prematur disana tidak tertangani. Jadi bila ada kasus kelahiran BBLR dan prematur, yah boleh dikatakan banyak yang tidak bisa ditolong sehingga Angka Kematian Bayi tinggi. Akses ke mana2 susah dan Puskesri jauh (Pusat Kesehatan Nagari, kalau di Jawa Puskesmas). Bidan yang ada dikampung tidak ada yang memiliki inkubator, jangankan bidan Puskesri-nya juga tidak memiliki inkubator bayi. Waktu saya tanya bagaimana listriknya, eh ternyata disana setiap rumah punya GEN_SET. Jadi tentu saja tiap hari mereka nonton tv semua punya kulkas dlsb. Kami lega, karena dengan demikian inkubator bisa nyala terus, dan kami sejauh ini masih mengandalkan pasokan energi listrik.
Iklim lokal
Kami bertanya tentang iklim lokal, dinginkah panaskah. Ternyata agak dingin katanya. Justru sangat berbeda dengan daerah Pakanbaru yang panas karena dikelilingi oleh kebun sawit. Oh begitu ya…jadi terpikir langsung berapa power pemanas yang diperlukan untuk inkubator disana nanti.
Visi Misi inkubator Gratis
Tentu saja kami sampaikan visi misi kami yang menginginkan agar inkubator ini bisa digunakan untuk bayi prematur tanpa biaya samasekali. Karena itulah kami hanya akan melakukan serah terima dengan biaya produksi 2,5 juta per unit berdasarkan kerjasama, jadi bukan jual-beli. Kami tidak menjual inkubator. Jadi dengan siapa Tim Inkubator UI ini bekerjasama ? dengan para relawan. malah lebih jelasnya saya sebut KORDINATOR RELAWAN. Untuk penjelasan yang lebih dalam silakan lihat di:

http://koestoer.wordpress.com/2014/06/30/tingkatan-relawan/

http://koestoer.wordpress.com/pengabdian-masyarakat/calon-agen-peminjaman-inkubator/

Jadi ada persyaratan umur, krn nanti hrs bertanggung jawab terhadap keberlangsungan aktifitas peminjaman inkubator. Tentu saja berjiwa volunteer, membantu orang lain adalah kesukaannya. Berjanji tidak akan mengkomersilkan kegiatan ini. Semua ini adalah hubungan dari hati ke hati dan hanya Allah-lah saksinya.

Sejak Januari 2012 sampai dengan September 2014 (2,5 th lebih sedikit), kegiatan ini sudah merambat ke 12 kota.

Saya coba sebutkan mulai dari yang terjauh.  1) Banda Aceh 2) Denpasar 3) Jember 4) Malang 5) Yogyakarta 6) Magelang 7)Semarang 8) Pemalang 9) Jabodetabekban (ini markas di Depok) 10) Cilegon 11) Ngandak (Kalbar) 12) Sopeng (Sulsel)

Akan menyusul 3 lagi… Kab 50 Kota (Sumbar), Perawang (dekat Pakanbaru) dan Jeneponto (Sulsel). Semoga lebih banyak bayi prematur bisa tertolong di bumi Allah ini…Mari kita hangatkan bayi-bayi itu agar nyaman tidurnya dan sehat badannya.

Kami ini apalah artinya, tentu tidak akan mampu berbuat sejauh itu. Memangnya siapa yang mendatangkan manusia-manusia yang berhati mulia untuk membantu kami menyebarkan program ini ke kota-kota lain… PASTILAH ALLAH YANG MEMBUKAKAN SEMUA PINTU.

Saya berhenti menulis karena menangis lagi…dan lagi…setiap hari..

 

Bayi Rafa Atafi

Alhamdulillah smg Allah senantiasa melimpahkan keberkahan kpd Profesor dan keluarga. Amiin.
Ingin kami informasikan ttg perkembangan yg signifikan ttg anak kami Rafa Atafi.
Alhamdulillah berat di hari ke 20 ini 1.896 kg, Mdh2an dlm wkt dekat bisa mencapai berat 2.5 shingga bisa lbh leluasa tanpa incubator.
Kami sangat terbantu dgn incubator yg dipinjamkan oleh prof. smg menjadi amal jariyah yg pahalanya terus mengalir. Terima kasih.

Info bayi: 1. Rafa Atafi. 2. 14-8-2014. 3. BB 1.5, PB 35. 4. Siti Rahma 0813804220xx. 5. Atabik Luthfi 0813146146xx,pekerjaan dosen,

(Raldi: Ho..ho..ho.. Sesama dosen harus saling membantu dong ya…)

 

Salam Ayah Rafa Atafi

Bayinya bapak Atabik Lutfi

Bayinya bapak Atabik Lutfi

BMI Body Mass Index – IDEAL

BMI Body Mass Index, Indeks Massa Tubuh.

TERNYATA BERAT BADAN SAYA IDEAL, lihat buktinya…

Klasifikasi BMI ( Body Mass Index ) :

  • < 18,5 berat badan kurang
  • 18,5 sampai 24,9 Ideal
  • 25,0 – 29,9 Berat badan lebih
  • > 30 Obesitas

Kasus saya Berat 57 kg

Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas          Lebih Banyak DudukAktivitas Ringan (Olahraga 1-3 hari/minggu)Aktivitas Cukup/Moderat (Olahraga 3-5 hari/minggu)Aktif (Olahraga/6-7 hari/minggu)Sangat Aktif (Olahraga Extra Berat)                     
   
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui

Berat Badan Anda Ideal

1. Hitung Kecukupan Kalori
Kebutuhan kalori per hari Anda sebesar 1512.663 Kalori

2. Indeks Massa Tubuh ( BMI )
BMI = 21.454

Hasil: Berat Badan Anda Ideal

Setelah anda mengetahui total kebutuhan kalori dan BMI Anda, langkah selanjutnya adalah menyesuaikan kalori dengan asupan makanan serta olahraga Anda. Hitungannya sederhana: Untuk menjaga berat badan, Anda harus mengonsumsi kalori sebanyak yang dianjurkan. Jika ingin menurunkan berat badan, maka anda harus menciptakan “defisit kalori” dan sebaliknya untuk menaikkan berat bedan, Anda harus menambah kalori dari konsumsi yang dianjurkan.

Jeritan dari Madura

Selamat pagi

Sy staf R.Neonatologi/NICU – RSUD Pamekasan Madura.

Sekedar info bhw prevalensi bayi BBLR / prematur di daerah kami sgt tinggi, shg utk prwtn lanjutan d rmh dibutuhkn inkubator2 sederhana utk digunakn oleh klg dlm mrwt bayinya.

Krn keterbatasan kemampuan srg hal tsb tdk dpt dilakukn shg justru mengakibatkn kematian bayi d rmh atau MRS kmbali dgn kondisi yg buruk. Sy mau tny, apakah program peminjaman inkubator berlaku utk wilayah Madura atau tdk? Mohon infonya, trmksh byk sblmnya.

-0-

Inilah jeritan suara hati rakyat yang sebenarnya. Kalau di Jogja dengan mudah kita temukan para relawan yang dengan segera menanggapi melalui internet, untuk Madura saya tidak begitu yakin. So… Saya bilang sama teman yang serbabisa nanganin semua persoalan kualitatif maupun kuantitatif… Prof Alhamid (penguasa selat Madura s/d Sumenep). “Nanti ya say cari’in orangnya terus saya suruh dia ngimel kamu.”
…Duh Guyz… Se akan2 semua langsung solve saja.

Mari kita tunggu kelanjutan sinetron kita ini sambil berdoa semoga bayi2 prematur di Madura bisa tertolong dengan inkubator kami.

BTW kami lagi menyiapkan 14 unit utk dioper ke berbagai daerah dan sebagian untuk jabodetabekban…

Sembunyi ditengah antara 14 unit bodi bawah inkubator

Sembunyi ditengah antara 14 unit bodi bawah inkubator

DSCF0206

14 unit dipan

14 unit dipan

mau pakai teknik motownya si tatan tapi masih kacau balau deh...kaki tripodnya aja masih kliatan.

mau pakai teknik motownya si tatan tapi masih kacau balau deh…kaki tripodnya aja masih kliatan.

Agen Relawan Inkubator Jogja yg kedua

Hari ini 2 incubator bayi sudah saya terima dari Bapak Candra. Dengan incubator itu, kami siap membantu meminjamkan secara gratis kepada pasangan/keluarga tidak mampu di wilayah Yogyakarta, yang karena kehendak Tuhan harus lahir prematur sehingga beratnya kurang dari 2.4 kg. Bila masyarakat perlu, silakan menghubungi 0274-7479377 (Bapak Bayu), email: gbsuparta@yahoo.com. Layanan untuk daerah Sambisari Kalasan Sleman Yogyakarta. Begitu laporan saya kepada Prof. Raldi Artono Koestoer dan Yayasan Y Bayi Prematur dan Neonatal. Semoga dengan incubator karya anak bangsa ini, semakin banyak bayi yang lahir di Yogyakarta tertolong.

Bapak El Chandra (ki) agen relawan 1 dan Gde bayu Suparta (ka) agen relawan 2.

Dua agen relawan peminjaman gratis inkubator bayi untuk daerah jogja dan sekitarnya... Satu pejuang saja sdh cukup untuk menyelamatkan bayi satu kampung, maka dua pahlawan pasti akan mampu menyelamatkan bayi satu DIY Jogja...Mhn ijin dan ridho Allah.

Dua agen relawan peminjaman gratis inkubator bayi untuk daerah jogja dan sekitarnya… Satu pejuang saja sdh cukup untuk menyelamatkan bayi satu kampung, maka dua pahlawan pasti akan mampu menyelamatkan bayi satu DIY Jogja…Mhn ijin dan ridho Allah.

Lantas bagaimana kalau seseorang mau jadi relawan ?

Maka plis baca dulu

http://koestoer.wordpress.com/2014/06/30/tingkatan-relawan/

dan

http://koestoer.wordpress.com/pengabdian-masyarakat/calon-agen-peminjaman-inkubator/

Merekalah yang akan menjadi pahlawan sejati bangsa ini, yang bekerja dan berkarya dalam DIAM.

Inkubator pertama Jogja

Hari ini jam 15.00, 1 unit inkubator pertama di Yogya telah di ambil oleh pak Wahyudiana (ortu dari bayi Daffa) yg sejak dari kemarin sdh pulang di rumah.

Berdasarkan info pak Wahyu saat ini Daffa hanya menggunakan pemanas dari lampu belajar dan botol air hangat yg harus diganti setiap kali airnya dingin. Dengan adanya peminjaman inkubator ini semoga Daffa malam ini dan seterusnya dapat merasakan tinggal di hotel bintang 3…..aamiin.

Salam disampaikan oleh pak Wahyu untuk Prof dan mas Roihan.

Tanpa disangka ternyata pak Wahyu memberikan kami oleh2 sekeranjang salak pondoh (krn desanya pak wahyu berada di daerah penghasil salak pondoh, Pakem) dan satu kantong camilan “klanting”. Sayangnya saya tdk bisa mengirimkan keduanya ke markas di UI jadi saya kirimkan fotonya saja.

inkubator pertama diserahkan ke peminjam di Jogjakarta

inkubator pertama diserahkan ke peminjam di Jogjakarta

Demikian laporan kami dari Yogya. Thanks

-0-

Dari bapak El Chandra Jogjakarta

(Raja Bubur Ayam di Jogja)

Bagaimana inkubator diangkut ke Sopeng Sulsel

From putra asparpin jayaAdd contact
To koestoer@eng.ui.ac.idAdd contact
Date 05-08-2014 13:23
 
 
    Saat saya di percayakan Bapak Djaja Nur Mas membawa Inkubator dari Universitas Indonesia ke Kab. Soppeng Sulawesi Selatan dengan pesawat udara.

    Setelah dari Universitas Indonesia Inkubator di bawa ke rumah di Kebon Jeruk untuk proses packing :
 
1. Bagian dalam Inkubator saya lem dulu dengan lacban bening , baru pasang kembali penutupnya supaya tidak bergerak komponennya . 
 
2. Setelah itu di bungkus pakai karton lembaran yang lemas gampang terlipat , baru di ikat pakai tali rapia ke semua sisi .
 
3. Kemudian di buatkan kardus yang tebal baru di lapisi dengan sterofoam (busa) ke semua sisi bawah atas dan samping , setelah itu di masukan Inkubator baru di tutup rapi dengan lacban . 
 
4. Mengingat Inkubator ini terbuat dari Acrillyc , maka saya ikat lagi pakai tali rapia supaya tidak bergerak/bergeser posisi , setelah ikatan rapih baru di bungkus dengan plastik lalu di lakban dan di ikat lagi pakai tali rapia .
 
5. Kemudian berangkat ke AirPort dengan mobil avanza , setelah sampai di AirPort Cengkareng rencana mau di bungkus lagi menggunakan plastik yang tersedia di AirPort ternyata petugasnya belum datang karena masih jam 04.00 Pagi , sedangkan saya Cek In jam 04.15 Pagi , pesawat berangkat jam 05.15 Pagi.
 
6. Sempat saya bingung karena Inkubator sudah mau di bagasi , akhirnya saya keluarkan dari tas yang sudah di siapkan dengan tulisan JANGAN DI BANTING/DI BALIK BERLOGO GELAS. Dan saya minta di pasangi tanda pecah belah ( Fragille ) ke petugas Cek-In lalu saya ucapkan BismillahHirrahmanirrahim . 
 
7. Setelah sampai di AirPort Makassar saya menunggu bagasi begitu saya lihat bungkusan Inkubator masih rapih saya ucapkan lagi Alhamdulillah . 
 
8. Inkubator saya masukan lagi ke mobil Rush untuk melanjutkan perjalanan ke Kab. Soppeng jarak tempuh lebih kurang 180 km , setelah sampai ke Soppeng saya buka satu persatu lem lacban pelan-pelan langsung di tes Alhamdulillah semua berfungsi . 
 
9. Lampu Neonnya (Red: lampu bluelite fototherapy) di bungkus pake kardus tebal baru di lacban semuanya kemudian saya bawa naik di kabin .
 
    Demikian share saya kepada Bapak ,  semoga bermanfaat
 
 
Wassalam
 
 
A. Wahidin Arsyad

RS Mutiara Bunda

Rumah Sakit Mutiara Bunda dan tentunya nanti menyusul beberpa nama RS yang akan kami rekomen sehubungan dengan kontak kami yang intens dengan ortu bayi prematur. Apa yang mereka katakan baik tentunya merupakan cetusan suara hati yang murni dari masyarakat yang saat membutuhkan pertolongan dimana ibu bayi melahirkan bayi prematur, mendapat layanan yang baik dan menyenangkan dari dokter dan RS. Kami hanya melanjutkan saja apa yang bapibu bayi sampaikan pada kami. Harga relatif terjangkau ‘gak ngegetok kepala’ artinya tidak terlalu mahal perharinya. Kemudian yang penting lagi waktu ortu bayi bilang “di rumah sudah ada inkubator, dapat pinjaman dari UI”. Dokter menyambut dengan positif bahkan memberi petunjuk apa-apa yang diperlukan untuk perawatan di rumah. Bukan malah mengkonfrontir dengan pertanyaan yang pedas dan menyudutkan bapak ibu bayi. Itulah sebabnya kami mention RS Mutiara Bunda Ciledug berdasarkan apa yang disampaikan oleh pak Ubay yang datang ke markas Depok mengembalikan inkubator.

Pak Ubay Dilah dari Ciledug DSCF0171 DSCF0173Bayi sdh sehat katanya, sudah bisa gerak dan mukul2 dinding minta dikeluarin dari inkubator. Waktu dimandiin kelihatan segar dan tertawa… Duh senangnya bapak ibu bayi, apalagi kakek nenek bayi. Selamat semoga jadi anak yang berguna untuk nusa dan bangsa.

Inkubator Kelambu

Ya’ ini salah satu solusi untuk mereka yang rumahnya banyak nyamuk. Jadi inkubator Grashof yang cukup mungil itu, ternyata bisa atau cukup diberi kelambu untuk menangkal nyamuk yang masuk memlalui lubang udara. Dengan demikian saluran udara tidak terganggu. Seperti kita ketahui aliran udara alamiah yang menjadi prinsip Grashof ini sangat penting untuk membawa aliran udara panas dari bawah ke kabin bayi.

inkubator kelambu inovasi dari ibu Dini...

inkubator kelambu inovasi dari ibu Dini…the only one in the world, hanya ada di Indonesia, inkubator UI pakai kelambu….duh inovasi apalagi ini, local-wisdom.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kontak komunikasi kami dengan ibu Dini

04/08/2014 Selamat pagi,saya dini yg pernah kirim sms mengenai peminjaman inkubator. Anak saya lahir prematur di uk 29 w bbl 800gr pjg 33cm, berat terakhir sdh 1500 gr dan sdh diperbolehkan pulang hari rabu besok. Kira2 utk peminjaman prosedurnya sperti apa, terima kasih

13/08/2014 Slamat siang, kbr baik, utk tidur nyaman cuma kl di dlm inkubatornya dia nangis suara tangisnya tidak begitu terdengar jadi kl malam bayi saya tidurkan di sebelah saya, berat alhamdulillah sdh 1775 per hari ini. Oh iya maaf tambahan, di inkubatornya kan ada lubang udara, nah nyamuk masih dpt masuk k dalam, ada solusi kah

pakai kelambu

Kelambu nya boleh di atas inkubatornya?

boleh, yg penting jalan udara lancar.

bila sdh gunakan kelambu tolong di foto. Kirim ke koestoer@eng.ui.ac.id

-0-

… Jadi itulah kontak komunikasi kami dengan ibu bayi prematur, sekaligus menunjukkan bahwa kami selalu memonitor semua bayi prematur yang berada dalam inkubator melalui sms dengan ortu bayi.

Renung 17 an

Hari kemerdekaan RI 17 Agustus 2014, dipenuhi dengan pesta rakyat di mana2. Hampir di semua daerah sampai RT RW merayakan dengan panjat pinang, lomba karung dll. Tentu kemerdekaan negeri kita untuk kaum terpelajar harus kita maknai lebih dari sekedar balap karung.

Teringat perkataan Bung Karno dulu… Duh waktu itu saya masih kecil banget, herannya koq ingat ya ?

Beliau bilang begini, perjuangan kalian nanti lebih berat dari kami2 ini. Karena kalian justru akan berhadapan dengan bangsa sendiri yang akan menjajah rakyat dengan berbagai bentuk.

Sebab itu saya tulis status di FB, ‘Merdekalah terhadap penjajahan bangsa sendiri’. Baca harian Kompas hari ini 18 Agustus 2014. Judulnya Tren Korupsi Naik Lagi. Sub: Sebagian Besar Tersangka Ada di Pemerintah Daerah dan Kementrian. Setelah sempat menurun praktek korupsi kembali marak dalam dua tahun terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan kurang efektifnya pemberantasan korupsi, yang menyebabkan koruptor tak pernah jera dan selalu memiliki kesempatan untuk melakukan korupsi. (Hal 5 Kompas cetak, Senin 18 Agustus 2014, Rubrik Politik dan Hukum).

Kondisi ini juga terlihat pada pileg yang lalu dimana calon-calon yang terpilih masih belum mencerminkan wakil rakyat sesungguhnya. Kebanyakan masih dikendalikan oleh nafsu berkuasa secara politik saja. Tentu saja tak kurang yang ingin cari penghasilan dari gaji besar para wakil rakyat itu. Sedangkan rakyat tetap menderita. Tak bisa menanggulangi kemiskinan dan selalu disuruh menolong diri sendiri tanpa kemudahan dari banyak sisi. Padahal ekonomi rakyat yang tak goyah dengan krismon ini adalah hasiil usaha sendiri tidak dibantu dengan uang pajak pemerintah. Rakyat berdaya sendiri.

Pemberdayaan Masyarakat

Menilik hasil pemilihan wakil rakyat yang masih belum akan menyuarakan Suhanura (Suara Hati Nurani Rakyat, supaya tidak rancu dengan partai Hanura). Baiknya para intelektual mulai menyingsingkan lengan baju, untuk turun tangan bertindak nyata. Jangan sekedar berteori, atau buktikan teorinya bisa jalan atau tidak. Jangan NATO jangan NAPO (NATO No Action Talk Only, NAPO No Action Plan Only). Mereka yang berada di Universitas biasanya NAPO, bikin rencana proposal melulu, tapi tidak bertindak nyata. Apalagi dengan anggaran DIKNAS dan DIKTI yang ‘mbludag’ sekarang ini, mereka nyaman dengan semua proposal penelitiannya yang hanya jadi kertas. Tentu saja dengan teori yang super canggih tapi tidak pernah bisa dijalankan.

Yo’ ayo’ berdaya lah, yo’ ayo’ bergotong royonglah. Yo’ musuh kita yang sebenarnya adalah kemiskinan dan ketidak adilan disemua sektor. Dan tidak usah maki2 siapa2…Dan tidak usah maki2 pemerintah…Dan tidak usah maki2 wakil rakyat nanti. Bekerja dan berkarya dalam diam.

Raldi 18 Agustus 2014.

Dari Brebes untuk Tim Inkubator UI

Asalam’mu alaikum, selamat malam bapak profesor, perkenal kan saya bpk zeny dari brebes, langsung saja pada inti nya, saya pribadi dari hati nurani saya, saya salut dan bangga banget terhadap ketulusan anda yg begitu menolong banyak orang teruma kepada anak2 calon penerus bangsa indonesia, dengan ada nyainkubator yg anda pinjam kan kepada orang yg d mampu, saya sebagai orang indonesia sangat2 bangga mempunyai bapak2 seperti anda, motivasi bagi banyak orang termasuk saya pribadi, semangat bpk prof,

terimakasih mhn doa anda agarkegiatan ini maju dan berjalan lancar. Salam Raldi.-

Pasti nya saya do’a kan dan seluruh orang indonesia pasti mendo’a kan kegiatan yg anda jalan kan, sekali lagi terimakasih banyak sudah memperhatikan anakbangsa bpk prof raldi, salam juga dari warga brebes,

Mhs Baru FTUI MADK 070814

MADK Masa Adaptasi Dunia Kampus FTUI di lobby FTUI tgl 07Agustus 2014.
Inspiring Talkshow dengan Tokoh Nasional FAISAL BASRI dan tokoh Lokal Raldi A. Koestoer.
Dari BUMN dan Swasta, Irvan Hakim Dirut Krakatau Steel, M Yanuar Pranuradhi VP Mandiri Sekuritas dan Danny Praditya Presdir Gagas Energi Indo.
Mhs baru FTUI ada 1200 orang dari berbagai program yaitu Reguler, Paralel dan Internasional.

Cute-Incubator Penghangat Bayi Praktis

Berikut ini adalah Penghangat Bayi Praktis atau spy keren kami sebut
Cute-Incubator
Dengan modal hanya 250 rb saja kita bisa menghangatkan bayi prematur atau BBLR dengan usaha sendiri di rumah. Kami Tim Inkubator UI menyampaikan info ini adalah untuk memberdayaan masyarakat, terutama gol ekonomi lemah.  Lihat foto video berikut

Berikut ini adalah SMS yang kami kirimkan pada bapak ibu bayi prematur yang berada di lokasi jauh diluar jangkauan kami.

SMS: Inkubator Praktis SELAMAT; 1) Beli boks plastik uk pxlxt 60x50x40 cm (kardus boleh asal bersih) 2) Bila mgkn bikin 3 lubang di 3 sisi, 15 cm dr bwh 3) Kasi lampu meja 40 Watt dari arah atas kaki bayi 4) Mata bayi tutup kain 5) Kasi asupan ASI 6) Insya Allah SELAMAT.

Lihat juga

http://koestoer.wordpress.com/2014/07/08/inkubator-sederhana-bayi-selamat/

http://koestoer.wordpress.com/2013/09/03/inkubator-penghangat-bayi-darurat/

TAHUKAH ANDA

Bahwa di Amerika pun digunakan cara yang sama. Disana problemnya bukanlah ongkos RS yang mahal krn semua sdh tercover asuransi, tapi bagaimanapun juga mereka sadar bhw bayi lebih baik berada dekat ibunya. Sedangkan bayi BBLR utk menaikkan berat  badannya 1000 gram diperlukan waktu paling kurang 4 minggu, itupun dengan asupan ASI eksklusif yang merupakan asupan terbaik untuk bayi. Bila dengan susu formula BB akan lebih lama lagi naiknya. Bila berada dirumah maka ibunya bisa menyusui dengan bebas dengan merawat bayinya 24 jam terus menerus. Dan bayi itu dimanusiakan dengan disentuh disayang dan diajak bicara oleh ibunya,… ibu happy bayi happy…ibu stress bayi stress… ibu senang bayi senang… Sesungguhnyalah bahwa bayi sudah bisa mendengar dan sudah mengenal suara ibunya. Mana ada perawat yg lebih baik dari ibu bayi…

Berikut ini ada contoh dari seorang ibu yang luarbiasa dari Bandung yaitu ibu Melda, beliau membuat sendiri penghangat bayi mengikuti anjuran kami dan alhamdulillah terlihat bahwa bayinya sedang menguap (mungkin masih ngantuk waktu difoto)… Itulah tanda-tanda kehidupan dari bayi prematur.

Sila klik: http://koestoer.wordpress.com/2014/07/08/inkubator-sederhana-bayi-selamat/

 

Testing of Grashof Incubator

New Grashof Incubators designed and manufactured by Mechanical Dept, were tested before using to save preemies newborn babies at home. Free of charge service for the community managed and organized by Faculty of Engineering Univ of Indonesia.
Contact SMS Gateway Center +6285659312070.
More than 170 babies since 2,5 years ago, were saved with a free community services under the system of Socio-Technopreneurship which will be enlarge to cover 34 provinces all-over Indonesia.

So far, the agent of free Grashof incubator exist in 9 spread locations: Cilegon, Jabodetabek, Pemalang, Semarang, Magelang, Malang, Denpasar, Banda Aceh and West Kalimantan. Next september expected new agent at Jember east-java.

Inkubator Raldi dalam Kickandy on Location

Kickandy on Location berkunjung ke DTM-FTUI di Depok. Acara ygl 11 Juli hari jumat jam 20.00 dan tayang ulangnya hari minggu 13 Juli 2014 jam 13.30.

Saksikan saja Peminjaman gratis inkubator bayi untuk menolong bayi prematur di rumah.

Inkubator yang paling hemat energi.

Inkubator yang paling senyap didunia krn tidak ada noise nya.

The most portable in the world.

Akan dikembangkan ke 34 provinsi di seluruh Nusantara.

Mereka yg Berbahagia

PELAYANAN GRATIS… Peminjaman Gratis INKUBATOR BAYI untuk bayi prematur untuk di rumah (Home Incubator). SMS ke …

Asalamuallaikum Prof, Saya Joko Setiawan, dahulu saya pernah dipinjami Inkubator untuk anak saya yang terlahir prematur dengan BB 1,2 kg, pada saat itu kami sebagai Orang tua binggung mau bagaimana ini anak kami sedangkan di rawat di rumah sakit biaya mahal saat itu per hari 4,5 jt/hari baru kamar saja, belum obat dan showing dokter anak, total bisa sampai 5 jt/hari, asuransi yang kami pakai hanya mengcover selama 20 hari saja, dan anak kami dianjurkan dirawat selama +/- 3 bulan, dengan gaji yang pas-pasan dan kebingungan yang sangat, saya mencoba untuk shearch di google, Ternyata Alloh SWT menunjukan kepada kami bahwa ada yang meminjamkan Inkubator secara gratis sampai anak tersebut sehat, kemudian saya Baca webblog nya di http://www.koestoer.wordpress.com, disitu tertera nmr Tlp Profesor Raldi Artono Koestor, saya Tlp Beliau dan dijawab dengan jelas dan gamblang, Alhamdulillah Inkubator dipinjamkan diantar dan diambil setelah anak kami sehat dan berangsur-angsur menjadi anak yang normal.

Muhammad Rizqi Setiawan, Lahir 3 Juli 2012, di RS. Sentra Medika Cibinong, dari berat lahir hanya 1,2kg, menggunakan Inkubator selama +/- 2 bln, berat naik menjadi 2,9kg, dan Alhamdulillah sekarang tumbuh menjadi anak yang normal dan telah berumur 2 tahun.

Semoga Alloh senantiasa memberikan kesejahteraan, dan pertolongan kepada profesor bersama team Inkubator gratis,sekali lagi kami Joko Setiawan dan Rani Catur Sakti orang tua dari Muhammad Rizqi Setiawan mengucapkan beribu-ribu Terima kasih, Hanya Alloh yang akan membalas kebaikan Anda didunia maupun diakhirat nanti, semoga Alloh membimbing kita semua untuk saling bantu membantu dan tolong menolong dalam kebaikan, Amin.

Joko Setiawan dan Keluarga

Kultum Raldi 08Juli14

Kultum dari Raldi jelang buka puasa di DTM-FTUI tentu saja sedikit banyak berhubungan dengan inkubator bayi dengan aktitasnya peminjaman gratis untuk gol menengah kebawah. 08 Juli 2014 terimakasih pada pak Syarif yang ambil video.
Aktifitas sosial yang disebut Socio-Technopreneurship sejak Januari 2012 sampai dengan Juni 2014 telah menolong 170 an bayi prematur bukan saja di Jabodetabek tapi juga di 8 kota besar lainnya.

 

Selanjutnya peminjaman gratis ini akan dikembangkan untuk 34 propinsi diseluruh nusantara.

Inkubator Sederhana Bayi Selamat

Sebagai akibat dari siaran Hitam-Putih Deddy Corbuzier di stasiun TV Trans-7. maka kami menerima banyak sekali pesan sms. Sejak hari pertama tgl 20 juni s/d 4 hari berikut, adalah k.l. 2000 sms masuk. Bagaimana menanganinya ? Tak usah kuatir pasti ada jalan.

Jadi seperti sudah saya sampaikan dimana-mana bahwa inti komunikasi kami dengan pengguna adalah dengan sms, dengan sendirinya kami memang sudah berlangganan ‘SMS Gateway Center’. Artinya semua kami teima melalui saluran internet yang sudah lumayan terdata dan terkategori dengan baik. Sehingga dengan cara semi otomatik semua bisa ditangani dengan lumayan baik. Paling tidak semua sms itu saya baca. langsung saya kategorikan. Diantaranya adalah untuk permintaan luarkota dimana agen kami tidak ada saya satukan menjadi group.

Dan sebelumnya diblog saya sudah ada tentang inkubator darurat, lihat di http://koestoer.wordpress.com/2013/09/03/inkubator-penghangat-bayi-darurat/

Semua lengkap ada gambarnya.

Dengan sedikit memodifikasi gambar menjadi kata-kata, maka saya berhasil menyederhanakan menjadi sms dengan 250 kata. Lihat template kami:

nkubator Sederhana
Inkubator MURAH SELAMAT; 1) Beli boks plastik uk pxlxt 60x50x40 cm (kardus boleh asal bersih) 2) Bila mgkn bikin 3 lubang di 4 sisi, 15 cm dr bwh 3) Kasi lampu meja 40 Watt dari arah atas kaki bayi 4) Mata bayi tutup kain 5) Kasi asupan ASI 6) Insya Allah SELAMAT.

Jadi itulah isinya sms kami yang dengan sekali klik saya kirim ke group luarkota. Mungkin ada kira-kira 500 orang… Hanya dalam bilangan detik saja. Itulah teknologi… Jangan disia-siakan. bayi farrel dengan inkubator sederhana buatan ibunya...

Walhasil ada ibu Melda dari Bandung yang mengikuti anjuran kami dan terdata dengan baik oleh kami dengan komunikasi lanjutan. Jadi inilah fotonya bayi Farel yang sedang menguap…DATA BAYI FARREL: M.Farrel FaharAlghifari..BB lahir 1,4kg PB 41cm..4juni 2014..Melda Herawanti 0856242186xx..Ginanjar 0857756023xx..Farrelmelda@gmail.Com RS.Sant yusup..Kluar RS pertama tgl 8juni,masuk RS tgl 10juni keluar kedua tgl 14juniAlamat kp cipariuk rt04 rw27 no 26 bojong kacor kel cibeuying kec cimeunyan bandung.

Anda tahu berapa ongkosnya inkubator sederhana ini…yah paling hanya Rp 200-300 ribu saja. Boks nya 100 dan lampu meja (biasanya untuk belajar) 40-60 Watt sudah termasuk bohlamnya paling ya Rp 100 ribu juga.

Nah kenapa kita harus mengeluarkan biaya besar ?

Yang penting kan bayi merasa hangat dan nyaman, apalagi berada di dekat ibunya dan dikasi asupan ASI. Maka  hiduplah bayi-bayi prematur kita dengan cara yang simpel dan murah.

 

Tingkatan Relawan

Dari acara Hitam-Putih Deddy Corbuzier minggu lalu di stasiun TV Trans-7, masuklah banyak SMS ke center gateway kami. Diantara mereka yang mengirim SMS itu, banyak juga yang mau membantu sebagai relawan peminjaman inkubator untuk daerahnya. Setelah sekali dua kali komunikasi dengan kami, akhirnya batallah keinginannya untuk menjadi relawan… Mengapa demikian ?

Sebelum menjawab pertanyaan diatas, perlu kiranya saya menjelaskan tentang tingkatan-tingkatan relawan itu menurut versi kami.

Relawan level PENONTON

Kita umpamakan aktivitas ini adalah sebuah pertandingan sepak bola, karena sekarang lagi musimnya World-Cup 2014 di Brazil. Relawan jenis penonton ini, beli karcis pertandingan lalu nonton bola, katakanlah di GBK. Waktu nonton di tribune kelas 1 lantai bawah, kadang teriak-teriak maki-maki penyerang kesebalasan favoritnya yang salah tembak gagal masukin. Namun bila kesebalan favorit masukin bola, dia jingkrak-jingkrak saking senangnya. Pulang kerumah, puaslah dia sambil bilang:” Gak percuma gue bayar 50 ribu, favorit gue menang. Dia bisa menang kan karena sumbangan gue tiap kali beli karcis tuh…” Tapi kalau favoritnya kalah dia maki-maki:” Sialan…gue udah bayar 50 ribu masih kalah juga.” Walaupun demikian kalau ada bola di GBK dia tetap setia nonton dengan bayar 50 rb, karena memang hobinya nonton bola. Jadi sambil nyumbang favoritnya sambil dia sendiri senang karena hobinya memang nonton bola.

Relawan level Korlap

Relawan jenis ini, setingkat diatas penpnton biasa diatas. Kalau Persija bertanding di GBK, sebagai JAKMANIA dia aktif ngumpulin teman-temannya utk pergi nonton bareng ke GBK. Bahkan di Twitter dan Fesbukpun dia udah teriak-teriak maki-maki tim lawan sambil ngomporin temannya utk nobar. Dan dia aktif nyari sewaan bus sehingga mereka bisa ramai-ramai datang ke GBK naik diatas bus sambil bawa bendera, walaupun didalam bus itu kosong.

Relawan level Pengurus

Ini level yang lebih tinggi. Karena rasa tanggung jawab terhadap tim favorit… Maka beliaupun sebagai seorang profesional yang sudah lebih mengerti manajemen, berusaha membaktikan diri untuk tim kesayangannya dengan menjadi pengurus. Karena untuk jadi pemain sudah tidak mungkin karena usia, namun tetap ingin berperan dan berpartisipasi aktif untuk tim kesayangannya. Sekian tahun kemudian karena memang jelas kontribusinya naiklah beliau menjadi Kepala Bidang Pencarian Dana. Mereka yang sudah berumur terus menjadi penasehat dan aktif bikin koneksi networking dengan bekas-bekas pejabat. Sehingga organisasi bisa maju.

Relawan level Pemain (PLAYER)

Dia yang berperan dilapangan. Aktif bergerak sana sini, kalau tim kalah ikut kena makian penonton. Salah tendang dikit bisa abis dicemooh oleh tabloid Olah-Raga. Tapi kalo menang, ikut disanjung sana-sini. Kalo masih muda, cewe-cewe bahkan artis pada mengerubunginya. Serasa dunia ini benar-benar miliknya. Relawan ini serius berlatih, mengkaji teoritis dan praktis, berlatih tak kenal lelah. Maju mundurnya tim tergantung dirinya. Pro-aktif mengejar bola, sekalipun tanpa bola atau bolanya tidak ada. Karena gerak tipunya dibutuhkan untuk mengecoh lawan.

Relawan level Kapten Bermain (Playing Captain)

Dialah manusia yang bertanggung jawab terhadap tim. Ikut bermain aktif dan pro-aktif. Memberikan umpan yang manis pada si goal-getter, tidak haus pujian, mengatur strategi sesaat itu di lapangan. Dia harus jeli dan pintar (IQ tinggi). Gerakannya maju mundur depan belakang. Bila diserang lawan dia juga jadi benteng yang tangguh, bahkan berjibaku sampai titik darah terakhir untuk timnya. Untuk timnya dia mau mengorbankan dirinya, waktunya, hartanya bahkan keluarganya (rela tidak pergi berlibur dengan anak-anak karena harus bertanding).

-0-

Jadi apa yang saya katakan kami masih membutuhkan relawan untuk sebuah kota besar agar aktivitas Peminjaman Gratis Inkubator ini bisa berjalan lancar adalah dari jenis PLAYING-CAPTAIN. Diinginkan mereka yang sudah berumur 40 an keatas. Mengapa ? Karena sudah cukup banyak pengalaman menghadapi hidup ini, secara organisai manajemen sudah cukup tahu dan matang. Dan juga sudah cukup mapan dari segi finansial, kan ini peminjaman gratis sehingga dia sendiri tidak boleh tergiur untuk mengkomersilkan kegiatan ini. Sebab memang sangat mudah tergelincir dan terus-terang saja memang menggoda. Buktinya hampir semua orang mengatakan ” Mengapa tidak di komersilkan saja ? ” Dan memang dianya sendiri harus jadi donatur betulan dan dibuktikan. Karena itu saya minta mereka yang umur 50 tahun harus infaq dulu 2 inkubator (sama dengan 5 juta rupiah). Teman-teman yang seumuran saya 60 th yang menggebu ingin membantu menjadi terhenti bahkan terhenyak, mengira saya akan makan duit itu. Tahukah mereka untuk siapa inkubator itu ? Ya untuk dia sendiri kan katanya mau membantu bayi prematur dikotanya jadi dua inkubator untuk start awal menolong bayi dikotanya sendiri. Masa menolong orang dari kotanya sendiri tidak mau ? Bila tak setuju  Artinya anda levelnya memang belum sampai di Relawan Playing-Captain seperti yang saya ceritakan diatas itu. Kalaupun anda kaya punya rumah milyaran, punya mobil bbrp dengan harga ratusan juta, belum tentu anda punya jiwa yang rela dan ikhlas, seperti Relawan Playing-Captain.

Ada pertanyaan, memangnya orang muda tidak bisa mempunya jiwa yang rela seperti relawan yang dimaksud diatas. Masalahnya anda harus mempunyai pengalaman kehidupan dulu dan itu harus dijalani jadi bukan ujug-ujug, dan tidak bisa dipercepat. Anda harus berkeluarga dulu, punya anak dulu, anak beranjak besar dengan segala persoalannya harus anda hadapi. Badai kehidupan harus anda lewati dulu. Itu sebabnya saya tidak pernah percaya pada ustad yang muda, karena belum membuktikan dirinya tahan terhada experience waktu kehidupan. Ilmu boleh saja dia tinggi, kan hanya baca buku saja, bahkan anak muda sekarang bisa canggih berbekal AlQuran di Ipad, ustad tua jadi kalah. Tapi soal pengalaman hidup darimana dia akan dapat tanpa dijalani sendiri. Buktinya banyak ustad muda yang tegelincir karena godaan duniawi.

Demikianlah sekilas tentang relawan, semoga bisa menjawab pertanyaan beberapa mitra, mengapa mereka ditolak padahal sudah menyatakan diri bersedia menjadi relawan.

Negara Baru NKRXXX

Artikel ini merupakan  deklarasi sebuah… NEGARA BARU,,,

Ho..ho..ho.. Apa maksudnya ?

Jadi negara ini sama namanya dengan negara kita yaitu

NKRI… Tetapi bukan Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti yang biasa anda tahu. Tetapi NKRI ini adalah singkatan dari… Negara…Kesatuan…Republik…

I..N..K..U..B..A..T..O..R..

Siapa saja rakyatnya ?

Rakyatnya adalah…Para bayi prematur yang sedang tidur nyaman didalam inkubator bayi. Ada yang tidur nyenyak – deep sleep – karena merasa mendapat kehangatan yang diinginkan mirip dengan saat dirinya sedang melayang didalam cairan ketuban ibunya. Ruhnya sudah ada, walaupun kecil mungil, beratnya kebanyakan dibawah 2,5 kg bahkan ada yang hanya 800 gram saja, bayi mungil ini sudah jadi manusia seutuhnya… Hanya masih lemah sekali. Sebagai manusia, bayi ini tentulah harus dimanusiakan… Dia bukan saja mempunyai HAK AZASI tapi juga mempunyai hak yang lebih penting lagi yaitu HAK UNTUK HIDUP.

Tanpa UUD

Tentu saja karena rakyatnya adalah para bayi prematur, maka tidak perlu ada UUD. Ataupun konstitusi,  rakyat tidak memerlukan kesepakatan dasar itu. Rakyat atau bayi prematur ini bilang: ” Koq bodoh sekali mikirin gitu-gituan, kami gak perlu cocomeo macam itu.” Dalam nyenyak tidurnya di kabin penghangat bayi mereka sering nggrundel – Jangan kaya di Indonesia,UUD dibikin sendiri dan dilanggar sendiri. Ngapain bikin UUD ?

Tanpa BAYAR

Gak pake bayar-bayar. Apa saja yang rakyat perlukan boleh ambil saja tidak usah bayar. Pokoknya pake aja. Semua sudah jadi haknya semua. Hi..hi..hi.. Enak ya. Wong bayi koq, kan butuhnya cuma ASI dan penghangat saja.

Tanpa Kuitansi

Lho wajar dong, kalau tak ada bayar-bayar…dengan sendirinya kuitansi tidak diperlukan. Bila ada orang yang rela menyumbang atau infaq sedekah dengan sendirinya tidak perlu diberi kuitansi wong sudah rela. Jadi nanti kalau ada orang yang mau nyumbang untuk rakyat bayi lalu minta kuitansi, gimana ? Lha dia suruh nyumbang ke tempat lain aja deh, tempat yang banyak kuitansi bahkan kalau mau kuitansi yang banyak atau yang markup juga bisa. Emang kalau nyumbang kotak masjid dihari jumat pakai kuitansi ya ? Kalau maksa minta juga, itu sih namanya gak rela.

Tanpa Sertifikasi

Iya di negara tetangga kami, itu tuh negara Indonesia, lagi musim segala sesuatu harus ada sertifikatnya.  Makanan aja harus ada setifikatnya, padahal kita-kita para bayi gak perlu gitu-gituan kan ? Emang ASI dari ibu kita harus disertifikasi ya ? Fungsi peralatan  berjalan dengan baik sudah cukup jangan di susah-susahin. Sertifikasi and kualiti tuh intinya apa sih. Kalibrasi aja pada gak tahu, sertifikasi lagi. Ketipu sama orang barat ya ? Dikira kalau sesuatu itu datang dari barat sudah benar. Buntutnya jadi bayar mahal deh… Rakyat bayi ternyata sudah lebih faham, makanya mereka bilang: ” Kami mah gak perlu gitu-gituan… “

Tanpa Paten

Kami para bayi itu seperti kertas putih. Tanpa dosa dan masih berada dalam fitrah yang asli dengan demikian juga berada dalam fitrah agama yang asli. Berbagi untuk sesama adalah keharusan untuk kami dan kemudian juga menjadi kebiasaan yang menyenangkan. Tidak ada perbedaan kaya atau miskin, bahkan tidak ada perbedaan agama untuk rakyat kami. Semua sama, sama -sama harus ditolong, wong belum bisa jalan belum bisa ngomong, belum bisa cari duit sendiri. Lha kalo ilmu itu gak mau dibagi, maka pelajar dan mahasiswa bisa jadi pada bodo semua dong, lha gurunya gak mau bagi ilmu ? Dosen bilang – Rumus saya ini sudah dipatenkan, jadi kalau anda mau tahu musti bayar -. Gak usah jadi dosen aja, lha muridnya gak mau dikasi tahu. Gila kali tuh dosen !

Tanpa Akreditasi

Mau memeriksa mata bayi prematur di Pusat Mata Jakarta. Harus dapat akreditasi dulu Pusat itu dengan JCI Join Commission International di Chicago USA. Emang gak bayar apa dapat akreditasi itu ? Bayar mahal pasti, dan lalu dibebankan pada pasien. Huh…bayi prematur miskin aja musti nyetor duit ke Chicago Amrik. Yang bener aja, emang gak ada ahli mata kita yang bisa meriksa mata bayi dengan ikhlas tanpa bayar. Pasti ada lah, cuman belum diberdayakan saja. Jadi semua lembaga kita masih tersihir oleh sistem yang membelenggu dari barat sana.

Itulah sebanya kami dengan terpaksa mendirikan negara baru yang anti sertifikasi, anti paten, anti akreditasi, dengan sendirinya anti scopus2an buat semua tulisan ilmiah yang tidak bermanfaat untuk rakyat banyak. Hentikan semua ketololan terstruktur itu. Kembali harus melihat kebutuhan rakyat banyak. Itulah yang harus diutamakan. Memangnya uang pajak untuk kepentingan siapa ? Masa hanya untuk kepentingan Gayus dan Hadi Purnomo, para koruptor pajak itu, berikut dengan semua begundalnya di Dirjen Pajak.

Dasar negara kami hanya satu…

K..e..i..k..h..l..a..s..a..n.

Kuliah bermakna

Saya sangat bersyukur telah mengambil mata kuliah etika terpuji dan mendapat bimbingan dari Prof. Ralxx karena selama mengikuti pembelajaran, saya mendapatkan banyak pencerahan sebagai seorang engineer, motivasi untuk berbuat lebih baik sebagai seorang mahasiswa, seorang rakyat Indonesia, dan sebagai calon penerus bangsa ini. Menurut saya mata kuliah ini sangat penting untuk lebih membuka mata dan hati kita bahwa keberadaan kita di dunia ini harus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, memberikan suatu kontribusi dan bahkan bisa membuat kehidupan orang di sekitar kita menjadi lebih baik, karena dengan itulah eksistensi dan kehidupan kita dapat bermakna.

-0-

Kuliah Etika Terpuji merupakan kuliah yang “berbeda”. Sangatlah berbeda dari kuliah pada umumnya karena pembawaan dari dosennya, yaitu Prof. Raldi. Dalam kuliah ini, mahasiswa diajak untuk memikirkan hal yang berbeda dari dunianya. Banyak hal yang dipelajari dari kuliah ini, seperti bagaimana seharusnya cara berpikir seorang enjiner, dan juga pelajaran tentang cara menghadapi kehidupan ini. Selain itu, masih banyak lagi pelajaran tentang suatu etika yang seharusnya dimiliki semua orang. Dengan materi seperti itu, seharusnya lulusan Universitas Indonesia sudah siap untuk terjun di dunia yang sesungguhnya nanti.

Opini untuk kuliah etika enjinering tidak harus dijelaskan lagi, karena semua yang saya sebutkan diatas pada THE ini merupakan opini saya terhadap kuliah Etika Terpuji. menurut saya kuliah ini sangat penting untuk mahasiswa yang masih bisa dibilang “labil” menghadapi kehidupan. Opini lainnya adalah “etika” tidak harus terpaku pada perkuliahan etika terpuji saja, tetapi seharusnya etika ini selalu diberikan dan diingatkan di semua perkuliahan. Dengan adanya sedikit pelajaran etika di setiap mata kuliah, akan membuat mahasiswa lebih siap menghadapi apa yang didepannya dengan etika sangat baik. Itu semua opini dari saya tentang mata kuliah Etika Terpuji, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan mata kuliah ini dengan Prof. Raldi, saya juga sangat banyak berterimakasih pada Prof. Raldi.

-0-

Sebelumnya di sini saya akan memaparkan opini yang keluar dari hati nurani saya. Bukan saya tambah atau kurangi dengan unsur yang tidak jelas. Kuliah etika bersama Prof. Raldi adalah kejutan dan kebanggaan. Kenapa bisa seperi itu? Saya merasakan di hari pertama kuliah, Prof. Raldi menyuruh anak yang berasal dari daerah untuk balik ke daerah asalnya. Saya tersentak karena saya langsung teringat dengan desa saya. Saya mengingat bahwa di desa saya di sana hama menyerang tanaman padi milik warga desa dan juga keluarga saya. Saya mengingat warga di daerah saya yang kurang diberdayakan pemerintah, padahal ada BUMN Pupuk yang berwenang untuk mengembangkan pertanian. Hampir semua warga di desa saya berprofesi sebagai petani. Saya jadi punya tujuan untuk kembali ke desa saya, paling tidak saya berhasil mengembangkan salah satu potensi di desa dan Gresik.

Di kuliah selanjutnya saya begitu dimanjakan dengan isu-isu politik, isu sumber daya Indonesia, isu sosial, bahkan tentang teknopreneuship berbasis sosial. Prof. Raldi dalam tulisan blog-nya menulis tentang teknopreneuship berbasis sosial sebagai Sosio-Teknopreneurship. Bersama dosen tamu yang menjelaskan tentang Bank Sampah yang memajukan masyarkata sekitar. Beberapa kuliah tersebut membuka mata saya terhadap sekitar. Etika sendiri adalah amal perbuatan yang dicerminkan dari perbuatan kita yang bermanfaat bagi masyarakat. Etika bukan etiket. Dalam kuliah Etika saya bisa mendapatkan pelajaran paling berharga yaitu terjun ke masyarakat untuk mewawancarai langsung kaum marjinal. Saya disuruh belajar sendiri dari masyarakat kurang mampu. Jadi saya tahu apa yang bisa saya lakukan di kemudian hari untuk masyarakat tersebut dan bangsa ini. Banyak sekali momen yang tidak akan terlupakan, wawasan dan ilmu, idealisme dan pandangan dari kuliah Etika ini (begitu juga dengan kuliah Teknopreneurship bersama Prof. Raldi di semester lalu). Kuliah Etika seperti ini mungkin hanya ada satu di dunia, yaitu di kelas Prof. Raldi. Mengajarkan etika dan karakter bagi seorang manusia untuk mengerti sesama dan lingkungan. Saya tidak bosan untuk masuk kuliah pagi-pagi hari senin, karena penasaran dengan materi baru yang tentunya penuh dengan kejutan.

(Diambil dari jawaban  peserta kuliah Etika tahun 2014)