Purnabakti bpk tris budiono

Berkat pak tris, bayi di Jatim tertolong

Tentu saja kita semua keluarga besar DTM-FTUI kenal siapa pak tris BM. Apalagi saya yang sejak awal karier, bahkan sejak mhs dulu, sudah kenal betul dengan beliau berikut dengan karakternya yang special. Meminjam kata-katanya alm Prof Nakula “Kalau tidak ada pak tris kita nggak guyub”.

Teman-teman di lantai dua ini menyaksikan kegiatan saya dalam peminjaman incubator gratis kepada keluarga bayi premature, demikian juga pak tris tentunya. Sehingga datanglah beliau pada suatu hari ke ruangan saya yang selalu ditemani oleh Rehan asisten yang banyak nangani peminjaman incubator ini.

“Apa yang saya bisa bantu ?”, demikian gaya offeringnya straight-to-the point. Tentu saja saya senang mendengar model tembak langsung seperti ini tanpa basa-basi. Saya sampaikanlah bahwasanya kami perlu adanya Relawan untuk daerah Jawa-Timur, karena saat itu baru ada satu orang Relawan di Malang dengan hanya 2 unit inkubator. Sedang Jatim adalah derah yang populasinya besar tentu saja bayi prematurnya juga banyak. Permintaan dari sana banyak yang tidak tertangani. “Oh gitu ya nanti saya carikan”. Datanglah beliau bbrp hari kemudian dengan mengajukan seorang calon bernama Dhoho Sastro alumni FHUI. Info dari pak tris, beliau ini juga punya kegiatan social member bantuan hukum untuk orang susah di daerah Jember dan sekitarnya. Kebetulan saat itu juga ada rombongan rekan-rekan muda dari pak Dhoho yang datang ke ibukota, yang disarankan oleh pak tris untuk mampir di DTM mengunjungi kami di markaz incubator lantai 2 DTM.

Jadi presentasilah saya dan Rehan kepada mereka dengan slide yang sudah selalu siap, dan seperti biasa ceritalah saya dengan mendramatisir semua aspek masalah bayi premature. Beberapa anggota mereka yang wanita sampai bercucuran airmata sesenggukan mendengar kisah sedih para keluarga bayi yang kebanyakan berasal dari golongan menengah bawah. Sedangkan anggota mereka yang cowok kelihatan Cuma cengangas-cengenges saja.

Pendeknya jadilah pak tris donasi 2 unit (sekian juta loh artinya) yang ditempatkan di Jember dengan pak Dhoho sebagai Relawannya. Bahkan sekalian beliau yang mengantar incubator tsb ke Jember. Nah pada saat mau pergi itu bulan Agustus 2014 kalau tak salah, saya nitip beberapa unit pada beliau. Jadilah saya yang menentukan route perjalanannya. Kalu bukan pak tris orangnya pastilah gak ada yang mau menuruti permintaan route saya itu.  Pak tris yang awalnya hanya mau anter 2 unit incubator itu saya titipin 4 unit tambahan. Dengan demikian saya minta routenya menjadi

Jakarta – Pantura – Semarang – Magelang – Yogya – Malang – Jember

Ho..ho..ho.. ngelunjak ya. Itulah titipan incubator saya untuk agen di beberapa kota tsb diatas. Entah apa mobilnya saya lupa, tapi yang jelas penumpangnya jadi gak boleh banyak, coz kursi belakang di tekuk dan dicopot semua supaya muat banyak incubator.

Alkisah setelah 2 unit Jember tersedia, beberapa permintaan di Jatim bisa terlayani berkat usaha giat dan ikhlas dari pak Dhoho Sastro dan anak buahnya. Pak Dhoho ini saya sebut sebagai Relawan GOLD, yang artinya relawan yang bekerja antar jemput incubator untuk gol men-bawah, persis seperti yang kami lakukan di Depok ini. Kliennya dimonitor dengan seksama, sehingga perkembangannya kamipun bisa memantau juga dari jauh. Karena komunikasi SMS baik dengan agen maupun dengan klien berjalan lancar.

Tak nyana, minggu lalu ada SMS spt berikut:

Selamat malam, maaf sy Pak Markus Ruku dari Banyuwangi Jatim, sy dapat no.Hp ini dari internet bahwa tim ini telah menyediakan inkubator, terus bgmn kami bisa dapat inkubator krn saat ini kami mengadopsi anak yg dibuang br umur 6 bulan, berat bebi hanya 1,1kg. tolong balas terima kasih

Kemudian setelah melalui lomunikasi silang menyilang dengan agen Jember, rekomen pak tris ini (Pak Dhoho), akhirnya,

Slmt sore sy menginformasikan bhw kami sdh mengambil inkubatur di Jember tadi malam, hy blm kami gunakan krn bayi kami minum susu masih menggunakan sonde oya ralat berat badan bayi per 17 januari turun mjd 920grm tapi kuningnya sdh tdk ada

Kita doakan semoga bayi dengan berat minim di Banyuwangi bisa tertolong.

Bantuan dari pak tris, mencarikan relawan, mendonasi 2 unit, mengantar ke Jember dengan rute se akan2 tdk efisien, ternyata berarti banyak untuk menolong bayi di Jawa-Timur.

Sekelumit persahabatan, sebuah tindakan nyata, dibarengi dengan kepedulian yang tinggi, berdampak langsung pada penyelamatan bayi terbuang nun jauh di ujung timur pulau Jawa…Terimakasih pak tris…

(Ral 23Jan15).- (diposting 160215).-

Iklan

DTM-FTUI Foto Bersama

Hari ini tgl 28 Des 2011, rupanya merupakan hari yang istimewa bagi DTM-FTUI, karena ada beberapa hal. Yang pertama adalah adanya kunjungan dari bapak2 dari Puslitbang PLN Duren Tiga diantaranya, bapak2 Teguh, Hamdan, Dadas, Agoes, Hanggoro dan pak Putu. Tujuannya adalah untuk bekerjasama dalam Reverse Engineering untuk peralatan pembangkit.

foto bersama DTM-FTUI

Kemudian yang kedua adalah ulang tahun bapak tris Budiono M. Dosen senior DTM yang sudah mencapai usia 40 tahun (dikorting cukup banyak). Selanjutnya adalah hari foto bersama dosen-dosen DTM-FTUI sehingga terlihat mereka semua lebih ganteng dari hari biasanya karena semua lengkap dengan jas dan dasi panjang, dasi kurus dan dasi kupu2. Foto2 berlangsung di ruang DTM, dibelakan dengan backgroun rotor turbin dan di dekanat baik di tangga maupun di ruang meeting.

Rapat Gowes jelang 27Maret11

Rapat gowes jelang acara 27 Maret 2011 diselenggarakan kemarin tanggal 15 Maret2011 dipimpin oleh mas tris. Riuh rendah uda dan uni alumni  masing-masing bicara dengan semangat karena banyak adik2 mahasiswa dan mahasiswi yang ganteng dan cantik pada hadir. Mereka inilah yang nanti akan membantu perhelatan alumni tanggal 27 nanti.

Jalur Gowes A (panjang) sudah dibahas. Ini yang 2 jam jadi harus dtg pagi karena mulainya jam 7. Jalur jalan santai yg start jam 7.30. Kemudian jalur Gowes B (pendek), berangkat jam 8, dengan track counterflow thd yg lain. Mengapa demikian ? Sederhana saja, karena baik naik sepeda maupun jalan akan diselingi dengan fotow memotow jadi bakalan stuck kalau semua jadi satu.

Oceh mengocehnya uda dan uni alumni pada rapat kemarin bisa dilihat pada video berikut, sekaligus dengan adik2 mhs terutama mhsi yang cantik ya… Diantaranya yang hadir Daryanto Darmadi, Raldi Artono, Riarno H, Fanina A, Tris Budiono, Ida Iqbal, Djarot Soedarsono, Ardhin Ichwan.

Rundown acara final nanti akan dipublish oleh mas tris. Sejauh ini masih akan ada beberapa perubahan.-

85 tahun Prof Nakoela

Ulang tahun ke 85 Prof Nakoela Soenarta dirayakan di Club House Senayan Golf, dalam bentuk surprised party. Jadi secara diam2 tanpa pemberitahuan pada Prof Nakoela, sehingga beliau cukup kaget… koq tahu2 orang2 udah pada datang dan ramai. Semua atas inisiatif Prof Budiarso dan mas tris Budiono dan beberapa lagi alumni Mesin FTUI yang lain.

Walau sudah 85 tahun beliau menunjukkan endurance dengan memberikan wejangan pidato selama satu jam. Bahkan pada akhir beliau minta untuk menyanyikan lagu berbahasa Belanda, sudah selesai menyanyikan satu lagu minta tambah satu lagu lagi yaitu -Cucak Rowo-…Luarbiasa.

Beberapa nasehatnya yang patut diteladani, diantaranya supaya panjang umur kita harus selalu senam otak (olah otak), bagaimana caranya ? Nah ini dia caranya atau rahasianya.

Walaupun sudah tua, tapi jangan pernah putus untuk… IQRO… alias membaca. Baca dan bacalah terus katanya. Sekalipun pengertian kita sudah lemah, biar tinggal 5% mengertinya, baca aja terus. Dengan demikian otak jadi bekerja, otak sama dengan badan kita perlu digerakkan terus menerus. Jadi selain olahraga harus ada juga olahotak. Dan yg terakhir ini sudah terbukti dengan melihat endurance nya prof  Nakoela.

Acara ini juga dimeriahkan oleh band FTUI 70 an, yg personilnya k.l. Budiarso, Arifin, Amir Hasan, Raldi, Muchson, Budi Susilo. Waktu latihan sekali di rumah mas Budiarso sih ada Ibnu dan Ida. Dibantu juga oleh keyboard player satriawan (Mhs Mesin 2006).-

http://www.youtube.com/watch?v=RalKiD8V8ZI

Ada juga peluncuran bukunya dengan judul:

…Naluri… pokonya ada 3 N gitu deh… Saya lupa sorry ya.

kalo mau pesen sama mas tris aja (tribuma@eng.ui.ac.id).-

Rangkaian foto dan video masih ada di:

http://koestoer.blogspot.com/2010/10/prof-nakoela-85-th-video.html