Tanggapan Gelisah Teknologi

Oleh: Hari Satriyo

E-mail hari@informatika.lipi.go.id

Terima kasih pak Adriano atas pencerahannya. Apa sih arti Hari Satriyo Basuki di R&D Center. Saya pernah kerja di Lembaga Elektroteknika Nasional yang sekarang jadi LEN INdustri dimana dulu he he he duluuuu sekali sudah direncanakan untuk menelriti dan membuat transistor dengan menduplikat yang ada dan cukup berhasil. Akan tetapi penelitian elektronika itu tidak sesederhana dan sesingkat serta semurah itu.

Kami waktu itu sudah bangga sekali akan tetapi perkembangan di luar sedemikian pesatnya dan nggak terkejar oleh kami damn kita Indonesia.Alatnya yangs edemikian muahalnya, rangkaiannya yang sudah sedemikian kompleksnya dan sebagainya, dan kalau di kembalikan ke cerita india rancho maka hal itu tidak mungkin, apakah kita mau membuat komputer PC yang sebesar 3 kamar tidur lagi? Walau dapat berfungsi tetapi bukan jamannya dan akan nggak ada yang makai.

Jangan terlalu pesimis pak, coba liat Hartono Istana elektronika yang membuat Polytron dari Lemari es sampai TV Plasma, PT Panggung Elektronik yang membuat dengan merk AKIRA dan lainnya walau dengan duplikasi tetapi ada sentuhan teknologi dan terjual di Jerman dll dengan merk Jerman. OEM. SDM IPTEK tidak hanya yang di Pemerintahan tetapi di Industri juga ada dan banyak yang berhasil. Pernah baca pencakar langit tertinggi didunia di Dubai? Salah satu perncangnya dari Indonesia.

Saya sendiri juga nggak suka dengan kemunduran teknologi tetapi ya mungkin yang di atas sebagai penentu negara ini maish memekikr pengembangan ditempat lain. Jangankan hanya beli peralatan pembuat komponen elektronika yang milyardan atau pembuat gas untuk AC atau pembuat bahan kapal terbang, untuk minta osciloscope atau alat ukur seharga 10 jutaan saja nggak disetujui, mana bisa kita bersaing dengan Hartono dan Panggung dibidang elektronika. Mungkin koment saya terlalu panjang pak dan yang pasti ya saya juga gelisah tetapi apa sih yang bisa dilakukan oelh saya?

Iklan