Ujian S2 dan S3 DTM-FTUI

Hari ini ikut menguji S2 dan S3. Pagi tadi dimulai dengan Ujian Prapromosi S3, ibu Zuryati Jafar dari Unhas dengan penguji external Prof Dr Ir Efendi Arief dari Unhas. Prom dan Copromnya saya dan Prof Nandy Putra, sedangkan ketua sidang Dr Ir Budihardjo. Penguji lain Prof Harinaldi, Dr Engkos dan Dr M I Alhamid. Hasilnya lumayan tapi perbaikannya…waduh…banyak amaaaat…

Afternoon, rencana sebenarnya ada dua orang S2 tapi yang satu tidak jadi ujian karena kemungkinan ada problem asmara. Jadi tinggal satu Sdr Hemi Dadang, tugasnya… R290 dan R22,pembimbingnya Dr Agus Pamitran. Kliatannya hasilnya OK juga.

Nyok liat videonya…

video tesis S2

 

Video ujian prapromosi S3

Iklan

Guru Besar UI – Harinaldi Dedi Priadi Djoko M Hartono

Pengukuhan Guru Besar baru di Universitas Indonesia, Fakultas Teknik, telah dilaksanakan tgl 13 Feb 2013 hari Rabu yang dipimpin oleh Ketua DGB-UI (Dewan Guru Besar UI) Prof DR dr Biran Affandi SpOG.
Dari Dep Tek Metalurgi dan Material : Prof Dr Ir Dedi Priadi DEA, dengan judul pidato, Peranan Teknologi Pembentukan Logam dan Pemanfaatan Material Baja dalam Manufaktur Logam Indonesia. Lahir di Jakarta 17 Okt 1959.
Dari Dep Teknik Mesin: Prof Dr Ir Harinaldi M.Eng. dengan judul pidato, Teknik Kontrol Aliran pada Rekayasa Termofluida dalam Menghadapi Tantangan Global Penghematan Energi.Lahir di Jakarta 30 Oktober 1968.
Dari Dep Teknik Sipil: Prof Dr Ir Djoko Mulyo Hartono SE M.Eng., dengan judul pidato: Perlindungan Air Permukaan Sebagai Air Baku Air Minum dan Tantangannya dalam Menghadapi Perubahan Iklim. Lahir di Bandung 1 September 1952.
Laporan dari ketua DGB-UI menyatakan bahwa jumlah Guru Besar di UI sekarang ada 250. Yang terbanyak dari Fak Teknik ada 42, diikuti oleh Fak Kedokteran 35. Sepanjang umur UI baru kali ini jumlah GB FKUI disusul oleh Fak Teknik. Yang ketiga adalah FISIP, GB nya berjumlah 26.

Lihat video dan foto,

Biofuel dari Algae (lumut)

Forum Group Discussion in sciece and technology tentang biofuel dan biodiesel diselenggarakan di Dep Tek Mesin FTUI pada tgl 25 Mei 2011.
Meeting dibuka oleh Ketua Departemen Dr Ir Harinaldi M.Eng untuk memperkenalkan Biofuel yg merupakan hasil penelitian Prof Ricky Wee diperkenalkan dan di demo kan didepan staf pengajar dan mhs Doktoral. Hadir juga Dr Nelson dari Teknik Kimia. Bioenergi yang ramah lingkungan ini patut untuk digunakan di negara kita yang sudah terpolusi oleh bahan bakar fosil terutama di kota2 besar.

Surat dari Adit ttg SEM

Alhamdulillah, terima kasih Pak Hendri.

Bukti bahwa kita semua mampu menyalak (meminjam istilah Pak Gandjar) di tingkat Internasional. Motto yang dulu sekali saya sampaikan kepada mahasiswa bahwa at least we should “compete in style” (sambil terus berdoa dalam hati, semoga bisa winning in style) ternyata di ijabah oleh yang Maha Membimbing, Membantu dan Memudahkan, menjadi “winning in some category truly in style”, Alhamdulillah. Bukti bahwa penilaian saya saat menatap mata lugu mahasiswa mahasiswa ini satu persatu bahwa mereka bisa berbuat besar dengan motivasi besar yang kita berikan terbukti benar.

Mereka adalah amanah terbesar bagi kita yang sudah semestinya dibentuk menjadi pemimpin yang benar dan lurus dengan berwawasan internasional untuk negeri yang sangat kaya ini. Kompetisi SEM ini adalah salah satu upaya agar mereka percaya diri menyalak setara dengan bangsa bangsa besar. Selamat saya sampaikan kepada seluruh Senior saya yang telah tanpa jeda membimbing mahasiswa mahasiswa di TIM SEM khususnya yang “nurut” dan senatiasa haus akan motivasi membakar dari kita para Dosen. Dan tentunya doa dan banyak dukungan dari seluruh Pimpinan FTUI, DTM-FTUI, Dosen FTUI dan UI yang telah memungkinkan sejarah emas kompetisi internasional ini menjadi bagian dari UI.

Semoga seperti “bayangan” ideal yang pernah terbersit di otak saya, bahwa TIM SEM ini kelak akan menjadi TIM UI sesungguhnya dengan melibatkan peran serta seluruh mahasiswa UI (tentu sebagian besar manjadi porsi kita FTUI) mengingat tantangan ke depannya jika memang ingin terus mengikuti kompetisi SEM, akan semakin berat dan menuntut profesionalisme engineering (material, desain, sistem gerak, teknik pengaturan, manajemen tim, material, desain, sistem gerak, teknik pengaturan, manajemen tim dll, dll) yang tinggi.

Terima kasih atas kepercayaan yang telah Pak Harinaldi, berikan kepada saya di awal pembentukan Tim SEM ini, serta terutama permohonan maaf sebesarnya saya sampaikan kepada seluruh Dosen yang terlibat di SEM UI, karena saya terpaksa melepas tanggung jawab saya di TIM SEM UI untuk belajar lagi tentang sistem kendaraan, hingga tidak sempat menjadi bagian dari kisah kejayaan ini.

Salam haru dan bangga Mohammad Adhitya (MAD) Ps.

(ini ada sedikit kutipan kekaguman yang diposting di FB saya, hehehe. Disampaikan oleh salah satu alumni FTUI, Dr. Yono Reksoprodjo. Berikut kutipannya)

“Guys, kebetulan sempat ketemu mas Mizan Allan De Neve (Presiden Asosiasi Desain Produk Indonesia) di acara Kementrian Pertahanan…beliau salah satu ahli design and styling automotive…mobil kalian yang ditengah itu (maksunya adalah kendaraan kelas prototipe yang berbentuk patah patah, MAD) dia puji design-nya….futuristic katanya ….ya begitulah kalo harus merancang style..harus predict barang itu jadi trend disaat diluncurkan hingga habis masa technology-nya….salut!!!!”

———————————————-

Berita Koran.

Senin, 12 Juli 2010

SURABAYA (Suara Karya): Tim Sapu Angin Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) menjadi juara dalam kompetisi internasional “Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2010” di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia, 8-10 Juli.

“Alhamdulillah, tim Indonesia mendapat juara dalam kompetisi mobil hemat BBM tingkat Asia di Malaysia,” kata staf khusus Mendiknas, Ir Sukemi, di Surabaya per telepon, Minggu.
Ia menjelaskan tim Indonesia yang menjuarai kompetisi mobil hemat energi tingkat Asia di Malaysia adalah tim Sapu Angin dari ITS dan tim Zamrud Khatulistiwa Universitas Indonesia (UI) untuk kelas Urban Concept.
“Tim Sapu Angin ITS menang dalam dua kategori sekaligus yakni juara pertama kategori Combustion Grand Prize (237,6 km/liter) dan juara pertama kategori Gasoline Fuel Award (237,6 km/liter),” ujarnya mengungkapkan.
Untuk tim “Zamrud Khatulistiwa” UI menjadi juara kedua dan ketiga untuk urban concept.