Guru Besar Baru Arsitektur FTUI

Tiga orang Guru Besar Baru FTUI telah dikukuhkan di UI kemarin tgl 081014. Dua dari Dep Arsitektur dan satu dari Dep Teknik Mesin.

Kemas Ridwan Kurniawan

dengan pidatonya: PARADOX: Sebuah Naratif Tentang Arsitektur dan Urbanisme di Indonesia Pasca Reformasi.

Yandri Andri Yatmo

dengan pidatonya: Arsitektur untuk Masyarakat

Adi Surjosatyo

dengan pidatonya: Peranan Teknologi Gasifikasi: Usaha KontribusiStrategis Penyediaan Sumber Bahan Bakar Alternatif di Indonesia.

Sila lihat video dan foto

Iklan

Lemhannas – Rachmantio – Metalurgi

Judul diatas agak lucu, seperti tidak ada hubungannya satu sama lain. Jujur kata memang saya konek-konekin saja, karena peristiwanya memang demikian. Undangan dari pak Gub-Lemhannas saya terima sehari sebelumnya, kemudian ditambah sms malamnya, jadilah walau tidak yakin bisa datang tepat waktu, toch saya berangkat juga dari Selatan jam setengah tujuh. Expecting satujam akan sampai, ternyata baru jam 9 lewat masuk di Merdeka Selatan seb DKI. Pak Hendri Wadek I sedang presentasi program perayaan 50 tahun FTUI. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan tahun ini bisa dilihat di poster depan dekanat FTUI.
Beberapa yang hadir tokoh masa kini dan tokoh masa lalu FTUI, dan utamanya – the most senior metallurgist –

Bapak Dr Ing.- H. Rachmantio.

Yang diakhir sessi beliau  bercerita banyak tentang kelahiran kembali Jurusan Metalurgi di tahun 1975, dimana tadinya sudah berhenti selama beberapa tahun dan sebagian mahasiswanya pindah ke ITB dan sebagian lagi tetap tinggal di FTUI Salemba. Seharusnya cerita panjang Pak Rachmantio itu di rekam, tapi kelihatan panitia bukan saja tidak siap tapi gak kepikiran. Jadi baiknya metallurgist yang paling senior sekarang ini di DTMM mohon pada pak Rachman untuk menuliskannya demi kepentingan FTUI. Beliau juga memperkenalkan beberapa buku yang beliau tulis., tentang material, solid fisik dan teknologi jembatan. Tulisan ini sebenarnya hanya pengantar video klip saja, lihat sendiri deh videonya…

Celotehan Mhs Kimia

Artikel ini merupakan salinan dari sebuah blog mahasiswa Teknik Kimia. Nanti dibawah anda bisa lihat addressnya.

-0-

Celotehan Prof. Raldi – Kapsel 5 September 2013. Kamis, 5 September 2013 di gedung K301 diadakan kuliah Kapita Selekta yang diadakan oleh Teknik Mesin Universitas Indonesia, dengan tujuan memahami permasalahan industry dan permasalahan yang dihadapi secara umum; mata kuliah ini tidak memiliki mata kuliah prasyarat pengambilannya, sehingga bisa diikuti oleh mahasiswa Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Teknik Kimia UI, yang sudah menginjak semester 2 keatas. Kamis ini pembicaranya adalah Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA; ia adalah Guru Besar di Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Indonesia yang berkeahlian di bidang Konversi Energi. Seperti kebanyakan dosen Teknik Mesin, ia juga dosen yang suka humor dan berprestasi, dan sudah banyak bisnis teknologinya (teknopreneurship).

Tema yang dibahas kali ini cukup banyak, karena ini seperti celotehan dari Prof Raldi untuk penerus bangsa Indonesia ini. Tema pertama adalah tentang seni musik dalam kegiatan akademik. Sebagai orang yang suka musik Beliau menunjukan kepada kita para mahasiswa bagaimana peraturan main di penampilan musik klasik, kami para penonton harus datang memakai jas (berpakaian rapi) dan datang tidak boleh terlambat, karena pintu masuk ruang acara akan ditutup sampai penampilan berakhir, dan disaat permainan berlangsung para penonton harus diam untuk mendengarkan musik klasik yang dimainkan tanpa bantuan mic ataupun alat elektronik lainnya, suara musik ini sudah cukup diperbesar dengan bantuan perlengkapan di belakang pemain gitar klasik tersebut. Beliau bercita-cita dari saat remaja sebagai pemain band tetapi cita-cita beliau tidak sama dengan kehendak orang tuanya yang ingin beliau menjadi seorang engineer, walaupun begitu ia tetap bisa melakukan keduanya, walau diwaktu yang berbeda. Inti yang dimaksudkan oleh Prof. Raldi adalah jadilah apa yang menyenangkan diri Anda (bisa saja berkembang di akademik dan bisa juga di luar akademik); dan bercita-citalah sebesar-besarnya karena dengan disertai doa dan usaha, cita-cita kita akan terkabul disuatu saat nanti karena hanya Tuhan lah yang tahu waktunya. Komentar pribadi, saya setuju dengan apa yang dikatakan oleh Prof. Raldi dan ingin menambahkan tentang Tuhan akan memberi pada waktu yang tepat.

Tema kedua adalah tentang pesan kapita selekta ini adalah writing with blogging. Karena jaman sekarang ini teknologi sudah maju, maka nilai edukasi / akademis itu bernilai jika tertulis dalam suatu yang bisa dibaca oleh umum (baik buku, blog, koran). Beliau juga seorang blogger yang cukup aktif. Inti yang diberikan : tulislah apa yang bisa kita sharingkan kepada orang lain sehingga orang lain juga mengetahui kesalahan-kesalahan maupun keberhasilan-keberhasilan yang kita buat dan sudut pandang lain atau baru tentang suatu permasalahan. Komentar pribadi, saya juga dulu sering blogging, tetapi lama kelamaan hal itu berkurang dan sekarang dimulai dengan hal ini saya akan mulai post hasil kapita selekta setiap minggunya.

Tema ketiga adalah dunia bisnis dan profesi untuk Indonesia masa depan dan energy Indonesia tahun 2030. Beliau mengungkapkan kesalahan Indonesia dalam masalah pemerataan penduduk dilihat dari jumlah energy listrik yang didistribusi 80% adalah untuk Jawa, Madura, Bali dan sisanya baru ke lainnya. Diharapkan pemerataan ini dimulai dengan pemaanfaatan energy geothermal yang belum dimaanfatkan oleh Indonesia, yang sebagaimana kita ketahui Indonesia adalah termasuk Negara yang dilewati oleh ring of fire. Beliau juga mengungkapkan tentang dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) untuk EBT (Energy Baru dan Terbarukan) tahun 2006 hanya 3% dan sampai tahun inipun masih bernilai yang sama. Diharapkan oleh beliau Indonesia dimasa yang akan datang bisa menyamakan nilai dana EBT sama dengan kebutuhan untuk minyak, batubara dan gas; agar Indonesia bisa bertahan bahkan maju karena negara kita ini kaya akan sumberdaya alamnya. Untuk memajukan Indonesia, Indonesia membutuhkan pemimpin yang jujur (tidak korupsi) maka bawahannya juga bisa dibenarkan secara hukum, seperti Jokowi-Ahok yang sudah mempraktekannya; dan juga Indonesia memang masih dikekang oleh Negara-negara asing, hal ini dibuat agar Indonesia tidak maju, untuk mengatasi ini Pemerintah harus mengembangkan usaha-usaha dalam negeri dengan bantuan dana, maupun membeli barang produk sendiri apalagi untuk teknopreneurship itu susah sekali untuk tetap bertahan apalagi jika tidak ada yang menyediakan dana. Komentar pribadi, untuk pemerataan hal ini bisa dibuat jika Indonesia dibuat Negara bagian(maksud saya masing-masing daerah harus mampu menghasilkan dana sendiri untuk daerahnya, maka mereka akan berusaha membuat lapangan kerja dan industry sendiri agar tidak memakan dana yang besar); untuk EBT saya setuju karena dengan riset-riset memajukan EBT tersebut Indonesia bisa menjadi Negara maju; untuk pemimpin yang jujur, saya setuju juga tetapi memang lebih baik lagi jika semua orang(atasan maupun bawahan) memiliki hati yang suci dan benar; untuk memajukan wirausahawan itu sangat benar, di Indonesia menurut saya masih sangat kurang pengusaha-pengusaha yang awalnya didanai oleh pemerintah.

Pesan tambahan dari Prof. Raldi adalah masalah tepat waktu, hal ini bisa dilihat dari Negara-negara yang maju seperti Jepang, Singapur,dll. Mereka tidak pernah main-main dengan waktu, telat sedikit saja Anda bisa kehilangan kesempatan bisnis Anda. Pesan lainnya yaitu, orang kaya pasti sombong, tetapi orang kaya sekali malah rendah hati, maka dari itu kita harus rendah hati dahulu biar nanti kaya raya :)

Kritik untuk Prof. Raldi: Terimakasih sudah membuka sudut pandang baru tentang apa yang terjadi di Indonesia, tetapi jangan cepat menyerahkan masalah itu kepada kita saja, Bapak juga masih bisa membenarkan Indonesia selama Bapak masih berkontribusi di Negara ini :P

Saran untuk semua yang ikut kapsel maupun yang membaca post ini, lakukan semua yang diberitahukan Prof. Raldi, karena tujuannya baik dan bermanfaat bagi kita maupun sekitar (Negara).

 -0-
Berikut ini addressnya.
Sorry ternyata ybs mhs Mesin bukan Teknik Kimia…

Bayi Kembar Tiga Triplet

TRIPLET
Sudah 2 bulan yang lalu saya memperkirakan akan ada permintaan peminjaman incubator untuk bayi kembar. Kami mengantisipasi beberapa permintaan sebelumnya, mungkin sudah 3x ada yang meminta pinjam incubator bayi kembar. Dari ketiga itu hanya satu kami layani yaitu permintaan kedua untuk bayi Anindita dan Anindiya  lihat di

https://koestoer.wordpress.com/bayi-kembar-sudah-sehat/,

tentu dengan meminjamkan incubator single biasa tapi dipakai berdua. Kelihatan juga di foto mereka berdua rada kesempitan, padahal inkub yang kami pinjamkan itu yang ukuran paling besar yang ada ditempat kami.
Oleh karena itulah kami kemudian berusaha membuat incubator untuk bayi kembar. Kali ini dengan memodifikasi inkub no 3 yang palibg besar. Dipannya diangkat beberapa sentimeter sehingga dua bayi bila diposisikan melintang bisa cukup leluasa. Dirancang bangun oleh Ibnu Roihan ST (baru jadi nih…waktu diminta bantu dia masih skripsi, jadi terpaksa nurut). Manufakturingnya diserahkan pada Ir Syarifudin Kepala Teknisi, walaupun agak lambat tapi akhirnya selesai juga. Belum selesai barangnya sudah ada permintaan dari seorang ibu di Grogol, bayinya kembar. Setelah 3 hari komunikasi SMS akhirnya keluarga ini tidak jadi meminjam inkub karena bayinya bisa tetap di RS dan pembayarannya ditanggung asuransi hamper 100%. Konon menurut info ibu itu sudah 15 hari bayinya di RS biayanya sudah sampai 60 juta. Tapi karena dibayari oleh asuransi mereka tenang-tenang saja.

inkubator bayi kembar

inkubator bayi kembar

Belum seminggu jadi…tahu2 muncul lagi permintaan peminjaman dari Bandung. Yang ini nenek sayang cucu (ibu Rani), “Ponakan saya melahirkan bayinya kembar, di Rumah Sakit biayanya tinggi, bapak bayi kurang aktif, jadi saya yang carikan incubator”, demikianlah nenek sayang cucu berceloteh tentu melalui SMS juga. Besok paginya sudah datang mobil besar untuk mengangkut incubator bayi kembar ini karena saya sudah kasi tahu harus pakai mobil setara kijang panther. Karena special untuk bayi kembar ukurannya p x l x t ini adalah 80 x 70 x 150 cm3. Pak Syarif sebagai asisten saya urusan incubator sudah saya sms sehingga pagi2 beliau sudah menyiapkannya termasuk timbangan bayi, dan surat peminjaman. Hari ini berarti sudah ada seminggu incubator bayi kembar itu berada di Bandung.
Tahu-tahu menjelang tengah malam kemarin muncul SMS permintaan peminjaman. Mari kita lihat komunikasi SMS nya.
-0-
B: Selamat malam pak..maaf menggangu..kl boleh sy mau pinjam inkubator untuk bayi triplet sy bisa atau tidak? biaya rumah sakit mahal sekali.sy minta tolong pak
Isteri sy:hany Yolanda Anak kembar triplet sy: Haikal (2kg) Haidar (1,8kg) Haiman (2,5kg) Lahir:14juli2013 Nama sy:Bagus adi leksono Pekerjaan:swasta Alamat: Pamanukan Subang
Sy mau minta tolong pinjam inkubator,sy bersedia ambil dan kembalikan bila anak2 sy sudah baik pertumbuhan fisiknya.sy mohon bantuan prof.
-0-
Wuuhh… Dalam hati saya, baru minggu lalu ada bayi kembar sekarang bayi kembar tiga ? Gimana ya nyebutnya… betul TRIPLET gitu kali ? Kenapa jadi banyak yang dobel dan tripel gini sekarang ya ?
Hal ini agak mengherankan saya, untunglah kami sekarang sudah mengantisipasi.
Jadi…sampai dengan akhir tahun lalu. Kami hanya memiliki 6 inkubator dari berbagai jenis. Sedikit saya cerita sejarah peminjaman incubator gratis ini. Karena asalnya bikin inkub untuk RS, maka awalnya yang ada adalah 2 inkubator besar dan satu incubator tak sempurna. Yang terakhir ini kerjaan mahasiswa beberapa tahun yang lewat, belum selesai bikin ini itu tim sudah bubar berantakan, jadi aja nongkrong ngejogrog barang setengah jadi (Si Irjun tuh…). Lalu oleh tim 2012 Kristof dan Dimas, incubator yang terbengkelai ini direparasi. Maka jadilah ada 3 inkubator awal dan yang terakhir inilah yang paling besar yang kemudian kami rubah jadi incubator untuk bayi kembar. Akhir tahun lalu dan awal tahun ini kami sudah memiliki armada 6 inkub dengan komposisi 3 besar dan 3 kecil. Yang tipe kecil, lahir karena kebutuhan untuk kemudahan transportasinya maka ukurannya dibuat kecil dan hemat energi. Lihat artikel tentang inkubator grashof di blog ini juga. https://koestoer.wordpress.com/2012/08/07/inkubator-grashof/

Hatta suatu saat di awal tahun 6 penghangat ini dipinjam semua, dan pada saat itu juga datang 6 permintaan peminjaman melalui SMS. Maka dengan sangat berat hati dan terpaksa, saya menjawab SMS itu demikian ” Kami ingin sekali menolong bapak ibu dengan meminjamkan inkubator kami dengan gratis, namun dengan sangat menyesal kami tidak dapat memenuhi permintaan, karena semua inkubator yang ada sudah dipinjam semua”. Gak enak rasanya menjawab demikian itu, karena tentu mereka sangat kecewa dan tak tahu harus minta tolong kemana lagi. Timbullah niat saya untuk memperbesar armada ini. Mulailah saya kirim email pada beberapa orang mantan murid dan teman dekat, bila mereka ingin infaq sedekah jangan jauh2 tapi nyumbang aja buat  bikin inkubator. Berdatanganlah bantuan itu dari kiri kanan, bahkan cukup malah lebih untuk bikin beberapa  inkubator lagi. Segera saya realisasikan, jadilah 4 inkubator rumahan, 2 dari kayu dan 2 dari metal.  Satu diantaranya saya sumbangkan untuk agen kami di Jawa Tengah yaitu di Pemalang melalui kemurahan hati rekan dosen Dr Ir Jos Istiyanto. Hal ini sesuai dengan visi misi kami untuk mengembangkan aktivitas sosial ini ke seluruh wilayah Indonesia. Berarti langkah pertama sudah dimulai melalui Pemalang Jawa Tengah. Jadi daerah Jawa Tengah bayi prematur  yang memerlukan peminjaman inkubator gratis, silakan kontak mel Pak Jos

Bapak Jos Istiyanto, no HP +6287780977472,

Email : josist@eng.ui.ac.id

https://koestoer.wordpress.com/inkubator-gratis-di-jawa-tengah/

Bersama asisten kami merencanakan untuk membuat Phototerapy untuk bayi kuning, karena sebelumnya memang ada juga permintaan alat ini untuk bayi kuning. Sekarang masih dalam tahap manufakturing, biar lambat insya Allah akan selesai sebelum lebaran ini.

Let’s go back to our SMS conversation…

-0-

A: Boleh dtg senin pagi
B: Terima kasih banyak prof. Kira2 pakai mobil avanza bisa ngga prof?
A: Bisa
B: Itu untuk 3 bayi muat prof.
A: 3 inkubator…
Kami bisa meminjamkan inkubator gratis, Tlg kirim info dg email (kalau ada, kalo gak sms jg boleh). 1) nama bayi (kalo kembar tulis semua) 2)tgl lahir 3) berat lahir 4) nama ibu, HP, email 5)nama ayah, HP, email 7) alamat lengkap 8) R Sakit mana 9) Kapan bisa pulang. 10) Tahu drmana ttg kami ?- Email saya koestoer@eng.ui.ac.id

B: Jd 1 bayi 1 inkubator prof?maaf prof malam2 menggangu.ini sy msh d rmh sakit prof.anak2 sy msh di RS di inkubator. Biayanya sampai skrg sdh 23jt. Sy iseng browsing dpt no telp prof.
A: Bayi prematur memang berat biayanya, jd kami menolong ortu bayi dg home incubator, jwb dulu info data yg kami butuhkan
B: Nama bayi(triplet):
1.Haikal (2kg)
2.Haidar(1,8kg)
3.Haiman(2,5kg)
Lahir:14 juli 2013    Hp isteri:081319208879    Hp suami:081381416010   Email isteri:Yolandahany@yahoo.com
Email suami: Bagusadi38@gmail.com  Sementara ini masih dirawat di RS.Mekar Arum Jl.Cipendeuy subang

A: Alamat rmh lengkap ?
B: Desa Kertajaya
Rt 02 Rw 01 no 45
Kec.Tambak Dahan
Kab.Subang

2 dari 3 bayi triplet sedang di fototerapi

2 dari 3 bayi triplet sedang di fototerapi

-0-

Itulah cerminan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat di Dep Teknik Mesin FTUI ini, sudah banyak bayi prematur yang tertolong. Mengapa bisa lancar sekarang ini ? Rumusnya sederhana… KERJAIN AJA GAK USAH BANYAK CINGCONG…

Nanti Allah yang akan membantu segala sesuatunya, buktinya cabang Jawa Tengah sekarang sudah mulai bisa jalan.

Sekaligus dalam rangka bulan Ramadhan ini, mari kita doakan agar bayi-bayi prematur kita yang mengalami berbagai kesulitan diawal kehidupan bisa tertolong semua dan jadi sehat walafiat beriman dan bertaqwa, untuk bisa bermanfaat bagi bangsa dan umat.

Menyelamatkan satu nyawa berarti menyelamatkan semuanya…

Raldi A.K. 19 Juli 2013.- Ramadhan ke 10.-

-0-

Lihat juga artikel lain tentang inkubator:

MAKSA PULANG BAYI PREMATUR

MENOLONG BAYI PREMATUR

BAYI PREMATUR

INKUBATOR DES 2009

LAB NICU – FTUI

DEWI TVONE DILIPUT RALDI-TV

GRATIS KOQ GAK PERCAYA

GELAR ILMU DAN INVENSI

TERIMAKASIH DARI CILEBUT

-0-

Editing 20 Juli 2013, 06.15.

To chat with Ratna and other friends, turn on chat.
Chat Conversation Start
6 hours ago

Prof. Raldi apa kabar? Sedikit curhat, hr ini saya berbuka puasa dengan teman-teman di Aceh.. Cerita-cerita, salah seorang teman yg bbrp bln lalu tinggal di Serang akhirnya harus kehilangan anak keduanya yg lahir prematur (anak pertamanya jg meninggal dlm kandungan)..Anak keduanya ini lahir prematur umur kandungan 7 bulan. Hampir sebulan di RS, akhirnya keluar RS krn tak mampu lg bayar RS..dan otomatis hrs melepaskan inkubator utk anaknya…karena tdk tau informasi dimana dan bagaimana meminjam inkubator tanpa hrs opname di RS, akhirnya anak keduanya hanya dapat bertahan hidup sebulan dirumah…Sedih sekali saya mendengar kisahnya…seandainya saya tau, saya akan menghubungi Prof dan mhn meminjamkan inkubator tsb untuk anaknya….Tapi yaa semua memang sudah takdir Allah….Semoga inkubator yg Prof ciptakan, dapat terus bermanfaat membantu ibu-ibu yg sangat membutuhkan alat ini untuk anak tercintanya…Terima Kasih

salam bu Ratna… Kalau mau bantu di Aceh ? kita bikin agen fasilitator peminjaman gratis inkubator bayi. Bisa saya awali dg menyumbang gratis 1 inkubator dari UI Depok.
Assalamualaikum wr.wbWaahh boleh sekali pak….Alhamdulillah sekali jika bs dibantu…karena selama ini, saya sering berhubungan dengan ibu-ibu perempuan di daerah/desa2 yg jauh dr kota Banda Aceh…Terima Kasih Prof….Saya senang sekali dan berterima kasih sekali kepada Prof Raldi yg membantu kami ibu-ibu di Aceh.. Mengenai mekanismenya seperti apa, nanti Insyaallah jika saya kejakarta, kita bs berdiskusi kembali…

4 hours ago
Tolong pikirin bgmn cara mbawa kesananya…
2:54pm
Iyaa pak, Insyaallah saya usahakan bagaimana caranya bs dibw ke Aceh…

Students Now Leaders Tomorrow

Begitulah kira-kira judul yang lebih cocok untuk ceramah saya pada kuliah perdana Kapita Selekta untuk mahasiswa dari dua departemen yaitu Teknik Kimia dan Teknik Mesin. Tentunya kali ini bukanlah kali pertama saya berbicara pada kuliah perdana Kapsel (begitu disingkatnya oleh mahasiswa), mungkin sudah yang kelima atau keenam kalinya, bahkan berturut-turut. Jadi sudah hampir mengalahkan Rudy Hartono juara olahraga bulutangkis di tournament All-England yang menjadi juara 7x berturut-turut. Entah mengapa pak Idrus sebagai dosen pengelola dari Dep Teknik Mesin selalu meminta saya untuk memberikan kuliah perdana Kapsel ini padahal ibu Tilani sebagai pengelola dari DTK pastilah sudah bosan melihat saya setiap kali, sekalipun saya tidak pernah merasa bosan untuk bertemu dengan ibu Tilani, karena dulu kami semua berasal dari satu jurusan di Teknik Mesin beberapa puluh tahun yang lalu.

Behind the scene

Ada baiknya saya cerita dulu tentang beberapa hal sebelum muncul di panggung Auditorium K301. Pak Idrus melalui SMS mengusul judul, yag buat saya rada aneh ‘Asam Urat’. Sambil mengatakan judul yang aneh malah menarik utk mhs. SMS nya yang ke 2 kali menegaskan “Betul judulnya itu ?” Ya gpp lah, saya pikir ada baiknya ditambah dengan kata-kata yang lebih serius supaya terkesan gak main-main. Jadilah judul itu lumayan cukup aneh tapi menarik

  • Asam Urat, Karier dan Musik     –

Baru sekali rasanya ada judul ceramah macam ini… Memang 2-3 minggu sebelumnya saya terkena penyakit asam urat sampai tak bisa jalan lihat tulisan saya tentang asam urat dengan akar melinjo.

Biasanya slide ppt yang saya bikin ada k.l. 10 an slide. Tapi kali ini sebenarnya saya tak mau pakai slide, maunya saya ngomong aja terus kaya stand-up komedi. Namun karena ada judul musiknya, mau tak mau harus pakai musik dong. Jadilah saya persiapkan, sambil mikir musik macam mana yang pantas utk ditampilkan. Sudah lama saya berniat utk kasi ceramah dibarengi dengan musik. Kalau boleh saya ingin jadi orang pertama yang bikin ceramah dibarengi dengan musik bahkan musik menjadi bagian yang integral dari ceramahnya. Dan hal ini sudah saya kerjakan bebrapa kali di kuliah Kapsel ini. Awalnya saya Cuma putar video saya lagi nyanyi bersama The Professor Band, bahkan sampai 2x ceramah tetap saya putar video yang sama. Nah kali ini harus lain dong, pasti nanti ibu Tilani bosan lihat videonya yang itu-itu saja. So mulailah saya cari mencari video saya yang lagi nyanyi. Untung ketemu waktu dulu th 2009 saya pernah nyanyi di FISIP-UI. Lain daripada itu saya juga mau kasi tunjuk bukan videonya saja tapi juga permainan music saya, untuk itu saya bawa gitar dan flute. Semester lalu saya sudah kasi ceramah dengan permainan music flute (suling). Jadilah dua alat itu saya bawa, dan sebenarnya saya agak malu bawanya ke auditorium atas. Karena nanti kalau ketemu orang pasti semua akan nanya ini itu “Koq bapak bawa alat-alat music, emangnya mau ngamen?” Terus saya jawab apa dong tergagap-gagap pastinya… lha wong orang mau ceramah koq yang dibawa alat musik.

Asam urat warning utk hidup sehat

Jumlah mhs yang hadir lebih dari 100 orang kalau boleh saya perkirakan ada 120 an kali. Kebanyakan tentu semester 6 lah kira-kira (saya memang tidak tahu Kapsel itu m.k. semester berapa ?), tentu usianya sekitar 20 tahunan. Yang cowo ganteng dan gagah yang cewe cantik dan pastinya semua kelihatan smart gitu, itulah sebabnya saya selalu bersemangat ceramah di depan orang muda harapan bangsa ini. Tentunya mereka ini juga masih sehat bodinya dan jarang kena penyakit. Tidak seperti kami yang tua-tua ini yang setiap hari bicaranya tentang penyakiiiit aja,,,… Coz why ? coz memang orang sudah berumur penyakit selalu ada-ada saja, baik pria maupun wanita. Dan banyak diantaranya yang terkena asam urat. Bicara kesehatan dengan anak muda pasti gak nyambung, tapi yang mau saya share justru bukan bagaimananya, tetapi tentang Paradigma Kesehatan yang saya pegang sejak 10 th ini. Jadi sudah sejak tahun 2000 saya tidak pernah minum obat dokter. Bagaimana bisa ? Aneh kah ? Lucu kah ?

Utamanya adalah saya tidak mau dijadikan tabung reaksi oleh dokter. Kalau kita flu saja lalu pergi ke dokter, maka lulusan fak kedokteran yang katanya pandai-pandai ini akan memberi kita obat minimal 6 macam. Obat sakit flu nya sendiri Cuma satu sedang lima yg lain adalah obat yang bukan-bukan. Yang Cuma utk nambah koceknya si dokter saja. Ada vitamin ini itu, ada anti biotic ini itu, pastilah bikin kita tambah gak enak badan. Itulah yang saya bilang kita dijadiin tabung reaksi sama lulusan Fak kedokteran yang salah didik itu, tanpa mengecilkan arti dari dokter yang benar-benar bekerja dengan baik (inipun kebanyakan dokter di daerah). Dan kemudian salinan resepnya mereka kasi ke detailman yang segera menghitung jatah prosentase utk dokter dari harga obat yang dibeli pasien. OK lah system yg kurang baik itu tak usah kita panjangkan lagi, tapi sekarang paradigma tadi. Kesehatan dari badan kita tentu tak lepas dari hubungan INPUT-PROSES-OUTPUT. Prosesnya sudah Tuhan yang bikin, proses yang sempurna. Saya bilang orang Bioproses tentu paling mengerti masalah ini, tanyalah pada mereka. Sehingga tinggallah inputnya kita atur, utamanya adalah MAKANAN. Kalau input bagus dan berkualitas pastilah outputnya juga akan bagus. Energi, dan semua yang terlihat ditubuh kita jadi proporsional, seperti layaknya orang-orang muda yang ada didepan saya waktu ceramah, energik dan bersinar. So…aturlah makananmu… jadi makanan yang mana yang bagus itu ? Tubuh kita ini sudah match dengan apa yang ada di alam. Coba deh pikir, jaman dahulu kan orang makan dengan sumber yang ada di alam ini saja. Jadi buah segar dan sayur segar itulah pasti yang bagus. Ikan dari sungai atau laut langsung dimasak. Jadi masih segar dan enak tidak didinginkan dulu sampai berhari-hari. Buah dan sayur segar itu hanya memerlukan waktu 15 menit dilambung utk nanti diproses terus ke usus. Sedangkan makanan yang sudah banyak diproses dan panjang pasti memakan waktu lama pizza kek… blackforest kek…, walaupun enak tapi lambung memerlukan waktu lama untuk menguraikannya. Dengan demikian proses yang lama ini memakan energy yang banyak dari tubuh kita, krn menggunakan otot dan syaraf bawah sadar. Lalu wajarlah kalau menurut food-combining, buah harus dimakan dahulu. Karena kalau tidak dia akan terhalang oleh makanan lain (nasi misalnya yg banyak itu) dan akhirnya buah keburu busuk sebelum sempat diproses. Dengan begitu sari buah jadi hilang manfaatnya. Karena saya tidak minum obat sel darah putih jadi terlatih karena dia banyak berperang melindungi tubuh dari serangan virus penyakit yang datang setiap hari. Sedangkan bila saya minum obat makan ‘kopassus’ saya jadi tidak bekerja karena sudah ditangani obat. Sesungguhnya imunitas tubuh kita yang sudah dikasi Tuhan ini haruslah selalu siap tempur dan makin banyak bertempur melawan virus makin terlatih dia.

Karier utk para leaders masa depan teknopreneur

Kebanyakan lulusan Sarjana Teknik kita ini ingin bekerja ditempat yang gajinya gede. Tentunya perusahaan asinglah, banyaknya dibidang minya, gas bumi dan tambang. Langsung saya jelek2in aja…Sorry banget nih apa boleh buat banyak juga teman dekat saya jadi ikut kena tampar. “Mereka itu hanya jadi budaknya orang-orang asing saja”. Direktur Chevron sendiri atau Dirut PTFI yang nota bene adalah orang Indonesia yang hebat berkualitas. Dan ada juga diantara mereka yang alumni kita, itu kerjanya Cuma ‘dikongkon’ sama orang bule aja. Berapa besarnya saham kita di PTFI, lihat sendiri di artikel ini. Prinsipalnya di Negara sanalah yang mengatur semuanya. SDA (Sumber Daya Alam) kita Cuma dijual murah aja. Sampai beberapa tahun y.l. pak DI mencari gas ke Iran karena di Dalam Negeri tidak bisa dapat. Padahal Negara kita kaya dengan gas bumi. Cuma gas kita sudah dikunci dengan kontrak2 jangka panjang. Nah kalau anda lulusan FTUI nanti kerja di company asing itu jadilah anda budak2 mereka itu. Sampai Dirutnya sekalipun. Paling selesai jadi Dirut 5 thn pensiun (paling lama itu juga) terus ngelamar kerja lagi. Sama dong ama lulusan baru yg umur 22-23 thn. Karena sudah terbiasa jadi follower (bahasa jeleknya bebek). Jadi anda berbuat apa utk bangsa ini ? Bandingkan dengan lulusan yang ikut dengan program ‘Indonesia Mengajar’, anak2 muda dengan idealisme yang luarbiasa… Saya sungguh terharu membaca kisah2 mereka. Jangan sekedar mau jadi orang cepat kaya saja tetapi hidup tidak berguna sampai di akhir hayat. Bahkan sudah ngeruk SDA negeri kita sendiri…Lihat bumi kalimantan yang hancur itu…trenyuh hati saya… Mari bangkit anak muda untuk Indonesia masa depan.

Siapa dong yang memimpin Indonesia nanti kalau bukan anda-anda, yang sekarang mhs di Universitas elit ini. Pastilah amanah ini pantasnya memang diserahkan pada anda-anda. Yang nanti seharusnya menjadi teknopreneur pemilik pabrik kimia, owner industry manufaktur, industry kelautan dlsb. Pastilah amanah ini tidak akan bisa dijalankan oleh tukang ojek, atau supir angkot. Mereka tidak memiliki ‘tools’ nya sedangkan anda sudah mendapat bekalnya selamasekolah di UI ini. Ayo bangkit… untuk masa depan. Tunjukkan jati diri anda yang sebenarnya, jangan sekedar jadi bebek-bebek aja…

Musik dalam kehidupan

Jangan dikira music itu tidak penting. Pernah tahu Einstein kan penerima hadiah nobel fisika, penemu teori relativitas yang tersohor itu. Penemu rumus E=mc2. Beliau pernah suatu saat diminta ceramah dikalangan elit di Eropa. Eh bukannya bicara tentang fisika, Einstein malah main biola dua jam penuh memperdengarkan karya-karya Mozart yang menjadi favoritnya. Karena memang sebenarnyalah beliau adalah pemain biola yang handal. Sering juga beliau berpartisipasi dalam orkestra dan musik kamar. Beliau bilang “Kalau saya bicara rumus-rumus fisika, maka tak seorangpun mengerti, tapi bila saya main music maka semua orang bisa menikmati.”

Musik itu menyeimbangkan diri kita, bahkan sekarang sudah banyak orang melakukan terapi penyembuhan dengan music. Jadi otak kita kiri dan kanan seimbang stress hilang bahkan ide-ide baru muncul karena adanya keselarasan syaraf kita yang bergetar bersama alunan music diseluruh otak dan sel tubuh. BTW ceramah dan music di auditorim itu bisa anda lihat di youtube, klik saja

Sudah dua kali lagu titanic saya mainkan bersama music minus one dalam ceramah Kapsel ini. Pastilah selalu ada salah-salahnya karena tidak pakai latihan, tapi tak masalah kan ? Yang penting bisa saya tunjukkan bahwa saya bisa memainkannya. Jarang orang memainkan flute, untuk saya sound-nya sangat istimewa bikin sayaraf saya jadi longgar. Seringkali kalau saya bunyikan dibelakang rumah, kodok dan katak berloncatan mereka ikut menikmatinya. Saking serunya saya bicara dan main music malah saya lupa memainkan gitar, padahal gitarnya sudah dipajang didepan. Tak apalah lain kali ya, kita dengar bersama solo gitar saya. Atau klik saja blok saya https://koestoer.wordpress.com/musik

Saya berharap anda semua kasi komen tentang ceramah dan tulisan ini. Dan untuk semua mhs peserta kuliah, mari kita bikin komunitas Kapsel mulai th ini 2013. Saya minta tolong Azimil mhs mesin utk jadi moderator milis. Dan kalau saya berharap anda jadi teknopreneur maka DTM ata DTK tidak penting lagi, karena kita pasti butuh semuanya, yang penting usaha bisa bergulir. Ingat cerita saya tentang pengusaha muda di Batam yang punya karyawan 6000 orang ?… Gila kan padahal dia gak pernah mengikuti pendidikan di sekolah elit seperti anda. So…ANDA PASTI BISA…

Ini milisnya,

Kapsel_2013_v1@yahoogroups.com

Itu tulisannya Kapsel underscored 2013…spy gak salah. Kita lanjutkan diskusi kita untuk Indonesia masa depan. Dan sesudah ini anda semua adalah MITRA SAYA.

Banyak diantara mhs, mereka berbakat seni juga artinya banyak waktu digunakan juga untuk bermain music. Ada dua mantan murid saya yang toh lulus juga, namun sekarang berkarier justru dibidang music bukan dibidang teknik. Buat saya sih ok ok aja yang penting anda enjoy menjalankannya. Gak usah terlampau banyak dipikirin. Biasanya orang lain, mungkin juga orang tua yang memikirkannya. Orangnya sendiri sih santai aja.

Guyz…Send your comments and opinions, c u.-

Bahan slide ppt bisa diunduh di 4shared:

http://www.4shared.com/file/4860n7mb/Kapita_Selekta_14_Feb_2013.html?

You lie…kamu bohong !

Kisah ini saya alami sewaktu ikut dalam sebuah seminar di Bali ISTP SANUR-BALI.
Sambil menunggu presentasi dari Prof A.C. McIntosh dari University of Leeds, saya
sempatkan sedikit waktu untuk menulis. Jadi saya hotel Grand Bali Beach dalam
rangka ISTP-14 (International Symposium on Transport Phenomena). Meeting para
ahli dibidang Transport Phenomena lebih detail lagi bidang Heat, Mass and
Momentum Transfer. Event ini sudah berlangsung sejak 14 tahun yang lalu setahun
sekali diselenggarakan berpindah-pindah. Tahun ini Indonesia kebagian dan yang jadi
host-nya adalah Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik UI tempat dimana saya
bekerja. Panitia penyelenggaranya semua adik-adik yunior saya, kebanyakan yang
sudah pada jadi doktor jadi relatif sudah pernah ikut seminar internasional macam ini.
Saya sudah presentasi kemarin sore di session Heat Transfer.

Bagus atau jelekpresentasi saya gak jadi soal yang penting sudah selesai jadi sudah lega tidak adabeban lagi rasanya. Kalau belum presentasi rasanya stress juga, biar udah pengalaman
berkali-kali tetep aja stress itu tidak bisa hilang. Yang penting kita bisa ikut berkiprah
didunia internasional. Paper international ini juga sarana untuk kenaikan pangkat bagi
dosen dan peneliti karena nilai angka kreditnya cukup besar. Hari ini hari terakhir
karena dari rencana simposium yang 3 hari diperpendek jadi hanya 2 hari saja
sedangkan hari ke 3 diisi tour ke Kinatamani untuk para peserta seminar.
Banyak peserta mundur karena bom Bali dan SARS.
Hal ini disebabkan banyak peserta yang mengundurkan diri karena peristiwa bom Bali
dan berjangkitnya SARS. Peserta dari Australia kebanyakan mundur karena trauma
bom Bali. Sedangkan peserta dari Timur Tengah banyak yang mundur karena takut
sama SARS. Awalnya ada 200 lebih peserta yang menyatakan kesediaannya untuk
datang namun karena kendala-kendala tadi makalah yang jadi tinggal hanya 94 saja di
Proceeding dan peserta yang datang mungkin hanya 70 lebih. Saya pribadi tentu lebih
senang seminarnya 2 hari saja apalagi di hari ke 3 ditawarin tour. Rencananya besok
saya mau ikut.
16.45
Dari kejauhan disebelah kiri terlihat 2 orang sedang mengayuh kano, disebelah kanan
jarak beberapa meter saja dari tempat saya duduk di pasir ada sepasang turis Jepang
muda sedang memandang laut santai. Persis di depan saya ada bapak sama anak
lakinya lagi menikmati pinggir pantai laut Sanur. Tak ketinggalan sepasang turis bule
disebelah kiri, tentu saja yang wanita berbikini walaupun yang body-nya sudah
banyak kendor disana-sini, Gak pa pa lah.. who cares ? Angin laut terus berhembus
segar, saya menikmatinya sambil menulis catatan harian ini yang nantinya saya
niatkan untuk melengkapi buku saya edisi 2003 yang lagi direformat oleh Qose, yang
terakhir ini mahasiswa sastra, nama aslinya Kosim, dia teman main band dan suka
bantuin nerjemahin macam-macam teks. Walaupun sekarang musim libur siswa
sekolah dan juga musim libur di Eropa dan Amerika, dan walaupun kelihatannya di
plane kemarin passengers banyak sekali, namun kelihatan sekali bahwa turis di Bali
ini berkurang banyak. Sanur yang tampak oleh saya terlihat sepi dibanding biasanya.
Dari sejak datang hari minggu saya belum mampir ke Kuta, banyak yang bilang toko-tokonya banyak yang tutup karena tidak ada pembeli.
Simposium ini berakhir sore ini, tadi session terakhir Heat Transfer saya jadi
Chairman. Dari sedianya ada 4 makalah yang akan dipresentasikan hanya ada 3 yang
hadir, Makalah pertama tadi dibawakan oleh orang India tapi nampaknya dia bukan
dari India yang aneh dia sebenarnya juga bukan authornya (penulisnya) dia Narayana
diminta oleh temannya india bernama Sreetamu yang sejak kemarin galak betul
nanyanya kepada setiap pemakalah mungkin dia pulang duluan. Tapi kelihatannya
okay dengan bahasa Inggris aksen India Narayana presentasi dengan cepat dan lancar.
Komentar dari audience ada beberapa salahsatunya dari McIntosh Prof dari Leeds
yang saya sebut diawal teks. Pertanyaan ini membuat suasana jadi lebih idup. Yang
kedua dari Hanyang Univ Korea Mr Park, dia bicara tentang optimasi Plate Heat
Exchanger. Kelihatannya audience kurang menangkap sehingga tidak ada yang tanya
terpaksalah saya nanya kebetulan saya mengerti sedikit, lumayanlah tanya jawab itu
dan pertanyaan saya memang ringan-ringan saja. Cuma saya agak kaget waktu saya
beri komentar awal, dia jawab “You lie!”, gila ini orang saya dibilang bohong tapi
dari ekspresi dia selanjutnya kelihatannya dia tidak bermaksud mengejek saya tapi
memang aksen orang korea itu agak aneh, cadel orang betawi bilang. Setelah
beberapa menit baru saya sadari bahwa komentar dia tadi itu maksudnya “You’re
right ! ”
Begitulah sering terjadi salah paham karena bahasa, untung tadi saya tidak cepat
marah. Presentasi ketiga juga banyak matematiknya, terus terang saya tidak mengerti
ternyata audiencenya cuma tinggal tiga orang dan tidak satupun yang tanya.
Terpaksalah sessi itu saya tutup demikian saja dan kami lebib cepat selesai dari sessi-sessi
lain karena memang hanya 3 makalah yang dibahas dari seharusnya 4.
Angin dan ombak dari arah laut menderu-deru, matahari sudah semakin condong
kearah barat sudah hampir satu jam saya duduk dan menulis dipantai sanur ini.
Gimana kalau saya main flute dulu dipinggir laut kan excited. Okay saya main dulu
ya… flutenya ada di ransel yang saya bawa ini. (17.15).
090703-20.00
Sembari nunggu pesawat mungkin 30 menit lagi take-off dari bandara Ngurah Rai,
saya sempatkan sedikit menulis… Wah tapi nampaknya pintu menuju pesawat sudah
terbuka mungkin sebentar lagi passenger akan disuruh naik boarding ke pesawat. Biar
aja deh sampai di announce… Benar aja dah dipanggil.

Ini di pesawat.-  Tadi pagi dengan bus saya ikut tour Kintamani bersama seluruh
partisipan seminar ISTP. Banyak juga yang ikut sehingga panitia perlu menyiapkan
dua bus lengkap dengan tour guide berbahasa Inggris. Tujuan pertama ke Batu Bulan
untuk melihat Barong and Keris Dance, selama satu jam. Rupanya tempatnya
memang sudah disiapkan untuk turis. Tempat duduknya bisa menampung ratusan
penonton memang banyak juga bus turis lain yang sengaja mampir disitu jadi sudah
well-organized. Dulu tahun 1987 atau 88, Wahyu anak barep saya waktu itu masih
kecil mungkin kelas satu SD, jurusan Mesin pernah piknik ke Bali, kayanya waktu itu
juga mampir ke tempat seperti ini tapi tidak sama karena seingat saya waktu itu
teaternya ditengah sawah. Sampai disitu jam 0900 kita sudah disambut dengan
gamelan bali, sementara itu berdatanganlah turis lain sampai jam setengah sepuluh
banyak juga turis mancanegara kira-kira fifty-fifty dengan turis domestik. Jam 0930
tarian mulai dengan munculnya penari barong dua orang belakang depan mirip
dengan barongsay cina. Sebelumnya sudah dibagikan penjelasan tentang tarian itu
dalam berbagai bahasa saya lihat ada juga bahasa korea dan jepang kelihatannya
penyelenggara sudah cukup siap dengan segala sesuatu kepentingan para turis baik
domestik maupun mancanegara.
Bagi saya tarian berikut musiknya sungguh bagus dan terasa asli dibawakan oleh
orang bali dan live show pula jadi sangat alamiah. Walaupun lembar keterangan
tentang tariannya kurang jelas, namun pesan yang disampaikan dapat tertangkap yaitu
pertikaian antara kebaikan dengan kebatilan tidak akan pernah berakhir sampai akhir
dunia. Senitari yang indah itu menunjukkan budaya bali yang tinggi dalam suasana
yang asli bali ini getaran jiwanya sangat terasa. Belakangan waktu saya tanya sama
Nyoman Wardana dari univ Brawijaya yang ikut seminar ini, pak wardana ngerti
dong ya apa yang dikatakan para penari itu, penari itu sambil menari juga menyanyi
ngidung dan bicara. “Wah gak ngerti, mereka itu bicara bahasa bali kuno”, gitu jawab
pak wardana.

-0-

Tulisan ini merupakan salah satu artikel yang ada di buku yang berjudul

DUA DEKADE dan bisa di download melalui address ;

http://www.4shared.com/zip/InmtBsNI/BukuDuaDekade.html


 

Tim Inkubator dengan Majalah SWA

Menyusul liputan dari media elektronik TVONE pada bulan Desember 2012 yang lalu, beritanya bisa disimak di

halaman ini, dan juga turunan beritanya.

Berikutnya tanggal 15 Januari 2013 hari Selasa, salah satu media cetak datang menemui tim Inkubator FTUI. Majalah SWA (kalau tak salah ini majalah bisnis ?) datang ke kampus UI diwakili oleh 2 wartawannya yaitu Rangga dan Wisnu. Mereka khusus datang utk meliput Tim Inkubator FTUI dengan aktifitasnya
PEMINJAMAN GRATIS INKUBATOR UTK BAYI PREMATUR.

Dibawah ini adalah isi dari wawancara tersebut.

1. Apa yang mendorong Anda membuat Inkubator bayi yang dapat disewakan dengan harga murah?

Wah ini jawabannya sebenarnya panjang. Baiklah saya coba persingkat sejarah aktivitas PEMINJAMAN GRATIS INKUBATOR ini. Koreksi sedikit, kami tidak menyewakan tetapi meminjamkan dengan gratis.

Alkisah di th 1989, kakak saya dokter anak membawa pulang sebuah inkubator buatan DN yang sdh rusak kerumahnya. Saya ada disitu, setelah saya lihat, saya bilang kpd kakak, inkubator ini banyak salahnya dlm pembuatan, terutama tanpa adanya pengaman utk pemanasannya dan sistem pemanasannya sendiri terkesan asal saja. Lalu dia bilang – Kamu paham sistemnya ? – Jawab saya – Tentu saja..- – Lho kenapa gak kamu saja yang bikin, daripada orang lain yang tidak mengerti, malah salah dan berbahaya untuk bayi ? -. Perlu diketahui sebelumnya bahwa background saya adalah Mechanical Engineering and Heat Transfer (Teknik Mesin dan Perpindahan Kalor). Mulailah terpikir oleh saya saat itu untuk membuat Inkubator bayi ini. Namun demikian baru tahun 1994/95 saya mulai meneliti dengan bahan kardus dan triplek yg dimensinya sebesar kabin bayi inkubator. Dari sisi energi, utk memenuhi ketentuan suhu 33-34 dgC di kabin bayi dengan memasang pemanas sekian watts dari bawah tidak ada problem namun utk mengendalikan suhu agar tetap konstan menjadi kendala karena harus menggunakan kontroler elektronik yg waktu itu cukup mahal (buatan eropa dan Jepang).

Singkat kata setelah melalui beberapa tugas skripsi dan munculnya produk dari NIC (New Industrial Countries, Taiwan Hongkong Korea. Cina saat itu blm muncul). Mulai ada kontroler yg relatif murah namun kinerjanya meyakinkan setelah melalui banyak kali pengujian. Produk pertama tugas skripsi inkubator bayi dari kayu muncul dengan sistem pemanas lampu tahun 2002. Kemudian group mhs FTUI th 2003 ikut PIMNAS ke XVI di Solo (Pekan Ilmiah Mhs Nasional). Kami menjadi primadona sehingga masuk berita harian KOMPAS setengah halaman. Namun demikian keputusan juri lebih bersifat politis ketimbang teknis sehingga kami tidak menjadi juara saat itu.

2. Seperti apa teknologinya? Apa yang membedakan dengan inkubator yang banyak dipergunakan di rumah sakit sekarang? Bagaimana soal reliabilitasnya?

Teknologi inkubator konvensional sebenarnya sangat simpel. Inti utamanya adalah kita ingin mendapatkan suhu 33-34 dgC yg sebenarnya adalah suhu yg sedikit lebih rendah dari suhu 37 dgC selama bayi dlm kandungan ibu. Berat bayi prematur (BBLR-Berat Bayi Lahir Rendah) sangat rendah dibawah 2 Kg (ada yang sampai 1,2 Kg), shg bayi tidak cukup punya energy (massa kalor) utk berada di suhu ruangan 28 dgC (hipotermia, bayi kedinginan). Tentu caranya adalah dengan memberikan kalor dgn pemanasan kedalam sistem dlm hal ini adalah pemasangan heater dibawah yg kemudian ditiup dg fan keatas dimana bayi berada. Teknologi selanjutnya adalah bagaimana mempertahankan suhu itu tetap konstan 33-34 dgC yaitu dengan menggunakan kontroler elektronik. Dengan begitu suhu akan terjaga pada suhu dan kelembaban yang diinginkan.

Teknologi baru kami adalah membuat sistem dengan SIRKULASI ALAMIAH dan konveksi alamiah. Artinya udara dari bawah mengalir sendiri keatas tanpa fan dengan system ducting khusus dan system lubang fresh-air tertentu, serta dengan menggunakan pemanas yg dalam hal ini lampu dengan wattage yg kecil yang sdh diukur sesuai dengan kebutuhan kalor di ruang bayi. Sistem kami ini tidak menggunakan fan lagi, sehingga sangat silent (tak ada bunyinya) sehingga bayi merasa nyaman didalamnya. Bahan materinya juga khusus dipilih yang bersifat isolative terhadap bocor listrik, jadi sangat aman bagi bayi dan perawatnya. Kebutuhan listrik yang kecil ini (10x lebih kecil daripada inkubator biasa yang ada di Rumah Sakit) menyebabkan incubator ini bisa digunakan di rumah orang yg tidak mampu yg listriknya hanya terbatas 450 Watt saja. Untuk perbandingan,  konsumsi listrik segitu bila kita gunakan  incubator konvensional, maka listriknya sudah langsung habis, sehingga rumah tidak bisa pakai listrik utk keperluan lain. Sistem incubator grashof ini sudah kami uji coba berkali-kali pada berbagai keadaan. Pagi siang sore malam, utk derah dingin (mis Puncak), ruangan ber AC dan non AC. Namun demikian kami anjurkan agar tidak menggunakan AC, karena dalam ruang tanpa AC saja bayi premature sudah kedinginan apalagi kalau pakai AC. Dengan demikian dapat dikatakan incubator ini sangat reliable, sejauh ini sejak kami mulai dengan program peminjaman gratis, inkubator grashof sudah menyelamatkan sekian puluh bayi premature. Grashof sendiri adalah nama seorang peneliti Jerman dalam bidang konveksi alamiah yang wafat tahun 1897.

3. Kalau dijual, berapa kira-kira harganya? Apakah terjangkau oleh Puskesmas-Puskesmas di Indonesia, terutama di pelosok-pelosok?

Inkubator kami ini tidak untuk dijual, dan hanya akan dipergunakan untuk keperluan social membantu masyarakat, utamanya adalah utk membantu gol yg tidak mampu karena mereka harus membayar mahal utk berada di RS atau puskesmas, atau mungkin tidak ada akses sama sekali ke puskesmas apalagi Rumah Sakit.

Utk bagian yg komersial kami sudah punya perusahaan alkes yang memang diperuntukkan bagi kegiatan komersial meningkatkan produksi DN. Bila ada pihak yg memerlukan incubator bayi utk keperluan social membantu masyarakat miskin, silakan datang utk bekerjasama dengan kami.

4. Apakah memungkinkan diproduksi secara massal? Apakah dia perlu investor untuk memproduksinya secara massal?

Memproduksinya secara masal sangatlah mudah, namun sementara ini kami ingin membangun infrastrukturnya terlebih dahulu yg berbentuk jaringan dengan pihak lain dikota lain dengan mrk yg mempunyai visi misi yg sejalan dengan kami sehingga suatu saat nanti menjadi sebuah gerakan nasional diseluruh negeri untuk menyelamatkan bayi-bayi premature kita.

Bila ada investor yg mau membantu tentu saja bisa. Kami sebut ‘Angel Investor’ krn visi dan misinya harus sejalan dengan kami. Yaitu Mengutamakan kepentingan masyarakat banyak utamanya kaum yg tidak mampu. Sistem demikian ini sekarang dimungkinkan dengan adanya program2 CSR dari berbagai perusahaan, dimana mereka menyisihkan sebagian kecil profitnya utk membantu gol tdk mampu atau juga untuk pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan.

5. Apakah Anda sudah menghitung berapa besar kebutuhan untuk Puskesmas dan klinik-klinik kecil di seluruh Indonesia?

Pertanyaan ini lebih layak diajukan pada Kemenentrian Kesehatan yang lebih bertanggung jawab. Kami hanya ingin membantu langsung masyarakat dengan TINDAKAN NYATA dengan menggunakan ilmu yang ada pada kami serta kemampuan manajemen organisasi  dengan segala ketulusan dan keikhlasan sekaligus menjadi sarana pendidikan bagi mahasiswa atau siapa saja yg ingin belajar mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan Teknologi untuk rakyat.

Kami yakin bahwa Allah selalu ada beserta kami, timur dan barat adalah milik Allah kemana wajahmu menghadap disitulah Allah ada. Menolong satu jiwa berarti menolong semuanya. Raldi A. Koestoer – 08161992186 – koestoer@eng.ui.ac.id

TVOne diliput oleh Tim Inkubator FTUI

Tim TVone yang terdiri dari mbak Dewi, mas Marwan dan mas Joni datang ke lantai 2 DTM-FTUI. Mereka terperangah karena maksud hati meliput thu-tahu malah diliput oleh Tim Inkubator FTUI.
Lihat saja liputannya di video youtube ini.
Setelah diceritakan panjang lebar tentang pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim Inkubator yang lahir dari Lab Perpindahan Kalor DTMFTUI ini, mereka merasa terharu sehingga waktu pulang mereka menangis sampai termehek-mehek.
Duh kasihan sekali mereka…

12 Nov Harkesnas QV Kematian Bayi

Hari ini 12 November dicanangkan sebagai Hari Kesehatan Nasional. Berita Utama harian Kompas membahas tentang problematika  kematian ibu dan bayi di negara kita ini dnegan judul

–          Serius, Kematian Ibu dan Anak –

157 ribu bayi di Indonesia  meninggal setiap tahun, tahun 2009 tercatat 5 ibu melahirkan 6 bayi meninggal, tahun 2011 ada 10 ibu melahirkan 29 bayi meninggal, jadi kondisinya makin buruk ? Lalu apa kerjanya Kementrian Kesehatan ?

Bandingkan dengan Negara lain Angka Kematian Bayi per 1000 kelahiran: Jepang 2, Sing 2, Korsel  4, Brunei  6, Malaysia  6, Thailand 11, Cina 13, Vietnam 17, Filipina 20, Indonesia 25, India 47, Timor Leste 46, Myanmar 46. Kita boleh bergembira karena menang dari Myanmar India dan Timor Leste, tapi coba dong lihat Thailand jauh diatas kita, bahkan Cina yang penduduknya 1,5 Milyar saja berada jauh diatas kita. Malu deh kita sama Vietnam aja kalah.

Tak usah banyak ribut dan tak usah banyak ngedumel, lantas apa yang bisa kita lakukan untuk menolong ibu dan bayi-bayi kita ini ? Generasi penerus ini harus kita selamatkan dan kita usahakan agar bertumbuh kembang secara sehat.

Departemen Teknik Mesin FTUI tahun 2010 yang lalu dalam implementasi Proyek IMHERE, melaksanakan program Appropriate Technology Implementation. Pada program ini, dosen yang telah menghasilkan produk tertentu di enforce untuk membuat dan kemudian menyumbangkan hasil karyanya untuk masyarakat. Salah satu diantaranya adalah produk INKUBATOR BAYI yang telah dimanufaktur dengan sukses sejak beberapa tahun yang lalu. Dua inkub telah disumbangkan pada puskesmas dan Rumah Sakit Ibu dan Anak, dan setelah dicek 6 bulan kemudian ternyata frekuensi penggunaannya sangat banyak. Sisa dana digunakan untuk membuat satu unit lagi yang kemudian kami pergunakan dalam

program PEMINJAMAN GRATIS inkubator bayi.

Berkat donasi dari relawan kami berhasil menambah armada incubator kami dengan berbagai cara bahkan dengan disain baru yang SANGAT HEMAT ENERGI, saat ini kami memiliki 6 unit incubator yang selalu siap untuk dipinjamkan secara gratis menolong bayi  premature di daerah Jakarta selatan dan Depok. Seperti minggu ini  ada 3 inkub kami sedang digunakan oleh bayi premature di daerah Depok dan sekitarnya. Bahkan hari ini kamipun satu jam lagi akan mengantarkan sebuah incubator bayi untuk dipinjam gratiskan ke bayi yang memerlukannya. Bapak bayi tadi pagi sudah mengirim sms, ini contohnya : – pak Klo jd d krim hari ni biar ga bingung k tmpat krja saya pt toa Galva industries jl raya jkt bogor km 34-35.Klo sdh sampe ksh kbr atau tanya satpam .Masdi bagian quality.Salam masdi.

Kemarin malampun sudah ada lagi yg minta pinjam incubator: – Nama bayi.haniyah salma,21 okt 2012,berat 1280 gram,ibu yanti sulistiawati,hp 085780731332. Ayah maryudin hp 087883006690 alamat jl.haji dimun rt 04/06 no 16 kel.sukamaju.kec.cilodong.depok RS.SENTRA MEDIKA,cisalak,bayi plg tggu bobotnya tambah,

Kebanyakan keluhan orang tua bayi adalah karena tidak mampu membayar Rumah Sakit dimana bayi premature lama berada di RS. Biayanya per hari bervariasai dari 500 rb s/d 5 juta rupiah. Ada suami istri insinyur saja mengeluh karena mereka terpaksa jual motor karena bayinya satu bulan berada di RS. Mereka bersyukur bahwasanya kami dari Lab Perpindahan kalor FTUI  bisa meminjamkan secara gratis incubator untuk bayi premature mereka. Jadilah program ini semacam CSR (Corporate Social Responsibility) dari DTM-FTUI.  Dari pengalaman kami selanjutnya, kebanyakan bayi bila sudah disusui oleh ibunya maka beratnya cepat sekali nambah. Sehingga bila bayi dirumah, maka ibunya bisa setiap hari memberikan ASI, maka dengan cepat bayi prematurnya tumbuh sampai berat normal.

Demikianlah usaha kami dalam rangka melaksanakan tugas pokok  Pengabdian Pada Masyarakat sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas Indonesia Fakultas Teknik.

Salam Harkesnas.-

Lihat juga artikel

https://koestoer.wordpress.com/2012/10/08/maksa-pulang-bayi-prematur/

Gratis koq gak percaya

Dalam menjalankan fungsi Pengabdian Masyarakat, kami dari Dep Teknik Mesin UI memberikan pelayanan : PEMINJAMAN GRATIS INKUBATOR BAYI.

Utamanya adalah untuk menolong bayi premature, yang seringkali lama dirawat di Rumah Sakit, sehingga menghabiskan biaya yang banyak. Dan diantara permasalahannya itu adalah karena bayi mesti berada didalam incubator karena mengalami hipotermi.

Nampaknya di Jakarta ini pelayanan gratis sudah jarang ada, sehingga pelayanan kami dalam menolong bayi premature ini sering tidak dipercaya oleh masyarakat. Banyak yang ngomong kira-kira begini:”Haree geenee mana ada yang gratiiiisss…”

Foto: Inkubator ikut pameran teknologi di Balairung.-

Buat kami itu wajar saja karena kehidupan Jakarta ini yang sudah serba komersil mungkin menjadikan penduduknya berpola-pikir serba bayar. Memang juga kata-kata ‘profesinalisme’ itu menyesatkan. Artinya orang hanya mau kerja sesuai profesi dengan kualitas memadai …asal bayarannya cocok. Jadi kalau tidak dibayar para professional ini …TIDAK MAU BEKERJA. Duh…segitunya ya manusia. Padahal kami justru berpola-pikir sebaliknya, kami ingin bekerja dengan hati untuk menolong sesame manusia tidak perduli kaya miskin, tidak perduli agamanya apa, tidak perduli sukunya apa…TITIK.

Dan disuatu pagi muncullah SMS ke handphone saya, demikian.

Bapak Bayi:  Ibu sri suyxxx  pkerjaan swasta.Ayah masxx suwartoyo kerja swasta.Kp sindangkarsa rt05 rw09 sukamaju baru tapos depok.Bayi lahir cowo kmbar prematur sesar1.55Kg165.d rs tumbuh kembang 18.10.12 drawat 10Hr d rs.D rawat d rmh seminggu yg 1.55 meninggal.Yg 1.65D rwt d sentra medika depok smpe skrang.Tlong bsa bantu anak kami ga .Salam masxx.

RAK: Bisa

Bapak Bayi: CaraNya gimana.memang gratis beneran.Terus terang untuk nebus perawatan yg d rs tumbuh kembang saja entah darimana nanti.Belum yang d rs sentra medika sampe seKarang masih d rawat.Kami trauma klo pulang paksa apalagi skrang musim hujan.Trimakasih

RAK: Gratis koq

Bapak bayi: Terus kita gimana nih.nunggu bayi pulang dulu atau gimana.TeRus terang klo ada biaya kami ga bisa

RAK: Gak ada biaya sama sekali…boleh dtg ke t4 kami dulu utk lihat, Kampus UI Depok, FTUI Gd Dep Teknik Mesin Lt 2.

Bapak Bayi: Wkt terbatas ga smpe kapan.Menghubungi siapa

RAK: s/d bayinya sehat…

Bapak Bayi: Maksudnya untuk konsultasi ke ui sampe jam berapa. d luar jam kerja atau minggu bsa ga soalnya saya masih kerja

RAK: Utk ngeliat inkub-nya bukan utk konsultasi (saya bukan dokter). Kalau dtg hanya bisa waktu kerja, sabtu minggu tutup. Sampeyan ini terlalu banyak nanya. Pertanyaan berikut bila tdk penting tidak akan kami  jawab. Salam Raldi.-

Demikanlah sebuah sampel hubungan komunikasi antara kami dengan masyarakat yang utamanya adalah orang tua dari bayi premature. Alhamdulillah sejauh ini sudah cukup banyak yang mendapatkan pelayanan dari kami. Problemnya sekarang adalah adanya beberapa permintaan dari luar kota, bahkan cukup jauh, kami masih belum tahu lagi bagaimana bisa menangani masalah ini. Bila anda ad aide dan mungkin punya fasilitas, dengan tangan terbuka kami bersedia untuk bekerja sama. Salam Raldi 09Nov12.-

Kwartet MAB di HBH FTUI lintas Angkatan

Kwartet MAB (Mata Air Biru, Tien-Ita-Diyan-Luki, ) ‘unjuk gigi’ pada Halal Bihalal Lintas Angkatan FTUI yang diselenggarakan oleh Manminsib dbk mas tris Budiono M. 02 Sept 2012 di gedung Lemhanas kebon Sirih. Diiringi oleh Nanta’s Band yang terdiri dari alumni dari Dep Tek Mesin (tua dan muda, anak dan bapak, Nanta M80, Iyan M06, Dani E08, Duan M05, & Arin FIB 09) .
Hadir mulai angkatan paling tua 64 s/d dengan Angk 93.
Banyak doorprize disebar diantaranya yang dapat sepeda lipat adl Anton Katili M71 dan microwave direbut oleh mas tris sendiri. Banyak yang hadir dibuntuti oleh cucunya termasuk MC mas Nardi. Sahibul bait Gublemhanas sempat juga mengiringi kwartet MAB ini dengan saxophone-nya.
Hadir juga founding fathers Bpk2 Boy Mewengkang dan Suhari Sargo. Acara fotow memotow lengkap utk tiap angkatan dan gabungan angkatan yg berdekatan. Pasti kita bisa lihat banyak foto di FB Manminsib setelah pertemuan HBH tadi. Tauziyah dari ustad Sofyan Harahap…luarbiasa.

Adakah yang bisa menolong ?

Efektif sejak Jan 2012 kegiatan social kami di DTM-FTUI yang berawal dari program IMHERE membantu puskesmas dengan produk DTM dalam hal ini incubator bayi, berlanjut dengan – Peminjaman gratis incubator bayi – Kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu bayi premature yang harus dimasukkan incubator dengandemikian bayi bisa dirawat di rumah oleh ibunya.
Berbagai persoalan muncul, kebanyakan adalah karena kesulitan biaya RS, salah satunya bisa dilihat dari hubungan SMS, seperti yg bisa dibaca dari konversasi dibawah ini dari tgl 20 Juli 2012 s/d 21 Juli 2012.
Bila ada diantar pembaca yang bisa membantu orang tua bayi premature dibawah ini baik material maupun immaterial (fasilitas, koneksi dll), harap langsung kontak saja ybs, karena no HP ada tertera dibawah ini.
Menolong kaum duafa di bulan yang suci ini amatlah dianjurkan. (Raldi 23Jul12 ; 05.50).
–00—

XX: Mlam pak..bayi sya prematur,dan kami sudah belasan jt habis buat biaya,kami tdk snggup lgi msti berlama2 di rs ,krna biaya yg sngat mencekik kami.kalu bisa sya meminjam incubator untk anak sya pak cheryl namanya..trimks
Bisa pokoknya insya Allah kami usahakan… Nanti pagi sy sms lg…Raldi.
XX: Iya pak..byar brpa pak?Rs ank sya di mitra kemayoran smpai saat ini jg kami msh mncari buat kluarin ank sya,krna terlalu byk untuk ini itu..sya mau serahkan smua ini pda Tuhan dngan alat incubator ini,smua bisa beres.trimks bnyk pak raldi..sya dngan berry.
Gak bayar koq…gratis.-
XX: Trimks pak raldi..
Insya Allah bisa , tlg kirim info dg email (kalau ada, kalo gak sms jg boleh). 1) nama bayi 2)tgl lahir 3) berat lahir 4) nama ibu, HP, email 5)nama ayah, HP, email 7) alamat lengkap 8) R Sakit mana 9) Kapan bisa pulang.- Email saya koestoer@eng.ui.ac.id

XX: Sya tdk ada email ,FB sya ada. 1)chery tesalonika zefanya 2)12 juli 2012 3)880Gram 4)aina 5)tiberias 08176558887 6)baladewa kiri rt 05 rw 011 no 5,jak pus 8)RS mitra kemayoran 9)blum bsa plng ktnya pak..

Bila inkub ada di rmh apakah bayi boleh pulang. Bila memang demikian inkub sgr kami antar…
XX: Sya bingung pak ,msti bgaimana ngomong dngan RS ini.sya sih mau nekat aj dngan keadaan ini..tpi RS itu byk persyratan untk lepas dri oxygen2 itu,bpak ad kesimpulan dngan bayi berat 880g ?.trimks..
Ini sy konsul ke bidan, smg bs jd pertimbangan >> Maaf Prof br bls… Klo pendapat saya bayi dg berat 900 cukup berat tuk perawatan dirmh… Karna paru2 blm matang dia butuh 02,nutrisi nya dr infus dan ngt(selang makanan)…memang y utama inkubator supaya tdk terjadi hipotermi.,tp perlu perawatan khusus…o ya,bayi prematur jg rawan terjadi infeksi…trimakasih
XX: Prof kira2 ada dokter yg lebih murah tdk buat anak kami..krna kami sudah gk snggup dsni,trlalu besar biaya nya ditmbah dngan obat2an.
XX: Tq prof untk info ke bidan nya..
Emang brp sih biayanya sehari ?
XX: 10hri sja sdh hbis 20jt prof..
XX: Obat2an aja sehari kami mesti tebus 500rb..smpai tertingginya 1,7jt prof tq
Waduh mahalnya… Apa bisa cari RS yg lb murah…?
XX: Itulah prof..sya aja udh kelimpungan.cr2 info tpi kmi jg krng pngetahuan ttg RS prof..klo gk tebus obat mah msh bsa prof,mslhnya shari itu bsa smpe 700rban buat obat sja
Bisa minta obat generic gak ?
———

Mahasiswa UI membantu kaum miskin

Nama baik Universitas Indonesia kembali terangkat, mencuat ke permukaan. Kali ini bukan di dunia internasional, bukan di jurnal ilmiah bergengsi apalagi di kongres ataupun seminar iptek yang canggih dan hebat. Tapi kali ini justru di kalangan masyarakat miskin, diantara kaum yang terpinggirkan. Mereka yang tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Orang-orang yang tidak pernah mendapat fasilitas pendidikan apalagi fasilitas kesehatan yang memadai. Mahasiswa langsung terjun ke tengah masyarakat yang kurang beruntung, untuk memberi bantuan dan secercah harapan serta sedikit kegembiraan dan mungkin juga secuil kenikmatan pada anak-anak orang miskin, anak yatim piatu, mereka yang tinggal di pinggir kali, bahkan di gubuk-gubuk pemulung.
Siapakah mahasiswa-mahasiswa itu ? Ide darimana koq tahu-tahu muncul keinginan membantu kaum miskin yang ada di sekitarnya ? Kaum intelektual yang biasa bergaul dengan buku dan computer, kebanyakan malah anak orang kaya, yang masing-masing punya laptop untuk mengerjakan tugas-tugasnya. Kita tahu betul sekarang sekolah di UI bayarnya mahal, jadi tingkat social dari mhs sekarang memang tidak sama lagi dengan dulu.


So guyz, aktivitas ini bukan program dari universitas, bukan juga program dari fakultas. Biasanya kalau program yang diarahkan dari atas, tentu anggaran juga sudah disediakan. Kalau tak ada anggaran maka tidak ada kerja deh… Siapa yang mau kerja bakti tanpa dibekali dana yang cukup. Tapi yang ini berbeda sahabatku… Bahkan semua bantuan dan kerja ini kami tanggung sendiri biayanya dengan masing-masing iuran sejumlah uang yang mampu kami pikul, asli dari uang sendiri, jadi bukan dari pemerintah berarti juga bukan uang hak rakyat.
Inisiatifnya datang dari guru dan murid bersama-sama. Semua di-compile dalam bentuk proyek. Jadi brainstorming ide, lalu perencanaan, kumpul proposal dan budget. Minta ijin sana sini dulu dengan surat dari guru kelas ada juga surat keterangan karena mungkin kalau kita masuk lahan orang tanpa keterangan yang , sangat mungkin kita akan dicurigai. Disinilah intelektualitas diperlukan, siapa lagi yang akan menolong rakyat miskin kalau bukan mahasiswa. Etika itu bukanlah sopan santun, lihat saja mereka yang kelihatan santun di TV, bahkan cantik sepertinya pintar bicara politik karena memang wakil rakyat di parlemen. Tapi nyatanya mereka toh korupsi juga namun karena ‘pintar’ korupsinya jadi tidak bisa ketahuan. Intinya etika itu adalah AMAL PERBUATAN. So… disinilah tindakan nyata itu perlu direalisasikan.
Tugas utama di kelas Etika ini disebut Proyek Etika Terpuji, dari mulai ide awal, konsep, perencanaan, proposal, survey, eksekusi dan laporan final, total waktunya 6 minggu. Baru kali ini di kelas Internasional FTUI kuliah Etika diselenggarakan, walau di kelas regular secara parallel juga berjalan kuliah Etika tapi bahasan ini hanya menyangkut kelas internasional saja. 35 orang member of the class terbagi dalam tujuh group yang mendefinisikan sendiri proyek apa yang akan mereka laksanakan untuk menolong kaum miskin yang ada disekitar mereka.
Jadilah satu group yang dimotori oleh mahasiswa seniman, mereka bergerak masuk nylusup ke sekolah kecil anak jalanan yang tidak punya… yang tidak punya…apa ?
Yang tidak punya WC… duh jadi group ini nekad membuatkan WC untuk sekolah itu. Tentu mereka mengusahakan dari bahan-bahan yang sederhana saja. Mhs ganteng-ganteng ini tak canggung babat rumput alang-alang kemudian memasang triplek dlsb. Padahal di rumahnya sendiri saja mereka pasti tidak pernah membabat rumput. Group lain rupanya mereka ini pencinta lingkungan, sehingga di hari bumi mereka merayakan bersama anak-anak dilingkungan pinggir kali sambil memberi pencerahan dan bermain bersama kaum yang terpinggirkan (sampai kepinggir kali).
Ada lagi yang niat betul untuk membantu pemulung. Bahkan perkampungan pemulung ini memang sudah mereka datangi saat tugas awal visit yang lalu. Mereka bergerak membeli semen dan pasir untuk membuat tanggul yang kala banjir air masuk ke rumah pemulung. Mahasiswi yang kinyis-kinyis pun tak canggung mengangkat ember adukan semen pasir… Kan ada yang dari jurusan sipil, jadi semestinya mereka memang sudah pernah praktek bikin adukan semen pasir. Kalau anda tak percaya lihat saja videonya saat mereka tersenyum bersama pemulung diantara gerobak sampah. Group 4 punya ide hebat, mereka bikin kursus menjahit untuk anak yatim, sehingga diharapkan nanti pada saatnya anak remaja putri yang yatim ini bisa mendapat pekerjaan di konpeksi yang banyak memerlukan tenaga penjahit. Ada pula group yang bikin taman bacaan untuk anak, dengan maksud menanamkan sedari kecil rasa gemar membaca.Sekaligus mereka menyumbang buku dan memperindah ruang baca dan membuat acara cerita anak. Sehari bersama anak-anak merupakan sebuah kegiatan yang berarti bagi rakyat miskin.
Group 6 ini hebat juga mereka datang ke mushola dan segera memperbaiki dan membuat MCK dan memperbaiki tempat wudhu dengan menambah. Bahkan MCK ini merupakan bangunan baru. Koq tak bisa dipercaya… akankah budget mereka mencukupi, tapi konon mereka nyari sumbangan ke developer, yang penting MCK nya berfungsi. Yayasan Sahabat Anak dikunjungi oleh group 7 dengan 200 buku sumbangan, diantara anggota group mereka ini ada yang berkebangsaan Pakistan, sekalipun demikian si Nafees ini tak canggung bergaul dengan anak-anak di Gambir jakpus. Juga none Jakarta as one of the member, weekend itu jadi guru TK juga sehari. Kalau tidak karena tugas proyek etika ini kapan mereka akan sempat menghibur anak-anak miskin ini. Sekali lagi bila anda tak percaya, watch the video.
Terimakasih kepada mahasiswa yang telah mengharumkan nama UI, yang akhir-akhir ini menurun di massmedia karena berbagai hal yang terjadi ditingkat elitnya. Kali ini mengharumkan nama UI di mata masyarakatnya sendiri yang ternyata belum pernah disentuh oleh sivitas akademika. Bahkan pesan dari orang miskin itu terungkap dari laporan mereka “Adik-adik mhs nanti kalau sudah jadi pejabat, janganlah melupakan kami yang bergelimang sampah ini.”

Raldi A. Koestoer – 06 Mei 2012.-

Terimakasih dari Cilebut

Untuk yang ke sekian kalinya

Lab Perpindahan Kalor
Departemen Teknik mesin
Fak Teknik UI

menyumbangkan Alat Kesehatan yaitu INKUBATOR BAYI sebagai output dari penelitian dan pengembangan di kampus.
Tgl 18 Maret 2012 haari Senin telah diserahkan satu unit ke puskesmas ibu dan anak yang dikelola oleh ibu bidan Asri yang telah menunggu sejak satu bulan lalu brhubung karena masih ada beberapa masalah yang harus diselesaikan inkubator belum bisa diserahkan pada waktunya.

Sumbangan produk litbang dari DTM-FTUI diawali 2 tahunyang lalu melalui proyek IMHERE yang berakhir th 2010, kemudian dilanjutkan atas inisiatif dari staf di Laboratorium P. Kalor sehingga boleh dibilang sumbangan alkes kepada puskesmas di lingkungan depok ini merupakan CSR dari Departemen T. Mesin.
Berikut ini adalah surat terimakasih yang disampaikan panjang melalui SMS:

-0-

assalamualaikum..maap prof, rencananya mau telp prof langsung,saya takut prof lg sibuk, maap kalo lewat sms aja, saya mau bilang terimakasih atas sumbang inkubatornya, saya ga bisa membalas kebaikan prof, saya cuma bisa mendo’akan amal kebaikan prof di balas oleh Allah, keluarga prof di beri kesehatan, rezeki prof semoga bertambah dari yang di berikan, amin, insyaallah inkubator ini bermanfaat buat kami masyarakat cilebut timur, tuk laporannya nanti saya bareng bd.indrawani,cuma itu yg bisa saya ucapkan, maap kalo ada kata yg salah ya prof,trimakasih yg amat sangat,wassalam..
dari ibu Bidan Asri, Cilebut Timur
-0-

http://www.youtube.com/watch?v=ibfjqny60KM

Lihat juga beberapa artikel mengenai inkubator

https://koestoer.wordpress.com/2012/02/07/pinjam-pakai-gratis-inkubator-bayi/

https://koestoer.wordpress.com/2011/03/02/amedic-produk-alat-kesehatan/

https://koestoer.wordpress.com/2011/12/20/inkubator-selamatkan-bayi-lagi/

ANDI NATA

Anak muda ini adalah mahasiswa Mesin angkatan 2007. Saya kenal sudah sejak dia mulai masuk di DTM-FTUI (Dep Tek Mesin), kami sering diskusi tentang persoalan macam2. Dari mulai agama sampai bisnis. Dan nasehat saya untuk dia lain dengan orang2.

Jadi saya bilang begini: ” Andi, kamu gak usah kelarin sekolah deh, kan kamu sudah berhasil jadi wirausahawan, ngapain lagi sekolah ? Daripada kamu bolos2 melulu, sana bingung sini bingung, jadi brenti aja. Toh uang udah banyak..”

Tapi memang kalau anda lihat orang2 yang rajin di sekolah bahkan berprestasi excellent, biasanya gak jadi orang kaya. Mereka yang sekolah di jalanan (gak sekolah) malah sukses di bisnis. Ini seperti apa yang dikatakan oleh Robert Kiyosaki gurunya semua wirausahawan:

IF YOU WANT TO BE RICH…

DON’T GO TO SCHOOL.-

Nah baru saja si ANDI ini ngirim sms minta dukungan ama saya mau jadi juara favorit Wirausaha Muda Mandiri se Indonesia. Ya saya tolongin deh dengan menulis di blog ini agar teman2nya mendukung melalui Youtube katanya.

Ini SMS nya dibawah.-

-0-

Aslkm.. Pak, mhn do’a dn dkungan trs dr bpk,. Disampaikan kepada seluruh teman2, kluarga, dan kolega,

Dukung saya Andi Nata untuk menjadi Juara Favorit Wirausaha Muda Mandiri se Indonesia.

video sy mulai d publish pada tanggal 9-18 Januari 2012 di akun YouTube http://www.youtube.com/andi nata/wirausahamudamandiri

Persiapkan diri teman, kluarga dan kolega untuk mendukung dengan cara membuat akun Youtube dan memberi komentar positif kepada kami.

Oh iya, komentar terbaik ada insentif/hadiah yang disiapkan oleh Mandiri lohh.. 😀

Salam Wirausaha Muda. Dan temui sy d Expo Wirausaha Muda Mandiri d Jakarta Convention Centre 19-22 Jan 2012. Andi Nata-Finalis nasional wirausaha muda mandiri wakil jabodetabek. Tks

DTM-FTUI Foto Bersama

Hari ini tgl 28 Des 2011, rupanya merupakan hari yang istimewa bagi DTM-FTUI, karena ada beberapa hal. Yang pertama adalah adanya kunjungan dari bapak2 dari Puslitbang PLN Duren Tiga diantaranya, bapak2 Teguh, Hamdan, Dadas, Agoes, Hanggoro dan pak Putu. Tujuannya adalah untuk bekerjasama dalam Reverse Engineering untuk peralatan pembangkit.

foto bersama DTM-FTUI

Kemudian yang kedua adalah ulang tahun bapak tris Budiono M. Dosen senior DTM yang sudah mencapai usia 40 tahun (dikorting cukup banyak). Selanjutnya adalah hari foto bersama dosen-dosen DTM-FTUI sehingga terlihat mereka semua lebih ganteng dari hari biasanya karena semua lengkap dengan jas dan dasi panjang, dasi kurus dan dasi kupu2. Foto2 berlangsung di ruang DTM, dibelakan dengan backgroun rotor turbin dan di dekanat baik di tangga maupun di ruang meeting.

Ujian Darwin Rio

Ujian pra-promosi Doktor (S3) sdr

Darwin Rio Budi Syaka

telah diselenggarakan 02 Des 2011 di Dep Teknik Mesin FTUI.

Dewan pengujinya adalah M. Idrus Alhamid (promotor), Budihardjo (ko-promotor), Nasruddin (ko-promotor), Dua penguji internal Raldi A. Koestoer (ketua sidang) dan Nandy Putra. Sedangkan penguji eksternalnya adalah Yuli santoso dariITB dan Ary Bachtiar dari ITS.
Judul disertasinya: Sistem Refrigerasi Cascade dengan menggunakan Refrigeran Ramah Lingkungan (Etana/CO2) untuk Aplikasi Temperatur Rendah.

Entrepreneur Leadership

Entrepreneur Leadership, judul salah satu sessi dalam kuliah ETIKA di FTUI oleh Raldi A. Koestoer.
90 orang peserta mahasiswa bakalan jadi Leader of Tomorrow… Nasehat yang utama adalah, semua lulusan UI harus jadi leader jangan sekedar jadi karyawan yang disuruh-suruh melulu walaupun pintar. Tapi Profesional pintar itu tidak pernah punya ide yang orisinil, akibatnya jadi mengerjakan pekerjaan orang terus,

Dirinya sendiri tak pernah menggagas tak pernah punya visi. Lama kelamaan kemampuannya menggagas menjadi hilang. Padahal orang bilang mereka pintar… tapi tak kreatif. Para profesional itukan karyawan… Direktur sekalipun, dia dikongkon terus oleh owner of the company.
Otak kanannya tak pernah digunakan, Sebenarnya itu tak beda dengan TKI dan TKW, bedanya cuma gajinya lebih besar saja.

Sebenarnya itulah intinya NASIONALISME.-

Bangun visi anda setiap hari, tak peduli apa itu, visi harus menjangkau melampaui batas-batas normal anda. Visi anda harus penuh makna, hal-hal yang lain apapun bentuknya adalah sesuatu yg sementara sifatnya. Namun visi anda tidak… dia adalah penghubung antara anda dengan budaya serta peradaban.-

(Ral 24-25 Nov 2011).-

——————————————————–

Dear Prof.
thanks you very much for your lesson today, it’s very impressive and interesting for me,
perkenalakan saya Hasnan pak, salah satu mahasiswa bapak, semoga bapak tidak keberatan saya email, saya baca-baca blog bapak, rasanya semangat saya kembali muncul, 6 tahun saya bekerja sebagai desain mesin, mold, di PT. EPSON, mulai thun 2009 saya mulai untuk bisnis sendiri, dengan menerima jasa desain, dan konsultasi, berupa desain mesin, desain cetakan plastik, dsb,
barangkali Prof butuh desain mesin, atau lainya, Insyallah saya bisa bantu,
silahkan lihat beberapa hasil kerja di http://satu-teknik.blogspot.com/
, mohon maaf karena belum semua bisa sy upload

semoga email ini tidak mengganggu bapak

wassalamulaikum
Hasnan

Prof Nakoela Wafat

Telah berpulang ke Rachamtullah pada hari kamis 20 Okt 2011, dosen senior Dep Teknik MEsin FTUI, pendiri FTUI
Prof Ir Nakoela Soenarta Dipl Ing
Pakar teknik mesin otomotif usia 86 tahun, wafat di RS Dharma Nugraha Rawamangun karena infeksi pernafasan. Prof Nakoela tercatat juga selain sebagai dosen di UI juga di Univ Atmajaya, Univ Pancasila,Univ Tarumanegara. Aktif di IATO (Ikatan Ahli Teknik Otomotif) dan BKM PII.

Letkol (purn) TNIAD, memperoleh bintang gerilya dan Kartika Eka Paksi. Dengan demikian terlihat saat wisuda atau dies natalis dimana beliau memakai toga, di dadanya lengkap atribut bintang maka jadilah beliau prof yang paling banyak bintang jasanya.
Beliau juga dikenal sebagai penulis untuk banyak media massa,salah satu tulisannya yang terkait dengan Dep Teknik Mesin FTUI, bisa dilihat di blog ini. Klik saja:
https://koestoer.wordpress.com/2007/10/02/sekelumit-sejarah-teknik-mesin-ui-bag-3-selesai/

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan oleh Allah SWT. (Ral 211011).-

Halal bihalal Dep Tek Mesin FTUI 11Sep11

Departemen Teknik Mesin FTUI menyelenggarakan Halal bihalal tgl 11 Sep 2011 di kediaman bapak tris Budiono jalan Amurang 39 Cinere. Hadir sesepuh DTM FTUI bapak Prof Nakolea Soenarta dan bpk Suhari Sargo.

Nasehat sesepuh didunia akademik kita harus jujur tak boleh bohong tapi boleh salah, sedangkan didunia politik orang boleh bohong tapi tidak boleh salah. Contohnya Agus Condro, sebagai whistle blower malah dihukum penjara. Maling di Saudi dipotong tangannya, Di cina koruptor dipotong kepalanya, tapi koruptor di Indonesia malah dipotong masa tahanannya.

Lihat video…

Halal Bihalal FTUI 5Sep11

Acara Halal bihalal di FTUI 05 Sep 2011 telah dimulai sejak jam 8 pagi. Mereka yang datang jam 8.30

saja (termasuk saya) sudah harus menempuh salam2an sat setengah lingkaran saking sudah banyaknya

orang yang hadir. Berikutnya acara dilanjutkan dengan pidato dekan yang menyatakan UI berada dalam masa transisi.

Dekan FTUI belum menyatakan apakah dirinya bakal ikut pencalonan atau tidak (Rektor y.a.d), hal ini disinggung

krn banyak sms yang nanya hal itu.. Lalu lanjut dengan doorprize berupa amplop dari 100 rb s/d 300 rb,

handphone, blender, printer, sepeda 6 unit TV dan kulkas. Terakhir HB ditutup dengan makan daging kambing

dan ikan bakar.

Tim SEM UI 2011

Boosting…
Kegiatan anak-anak kita di UI dalam lomba Shell Eco-Marathon.
Mohon dukungannya.
-0-

 

 

 

 

 

 
Dari Fariz Muryadi Tim SEM UI 2011 (Facebook)
Teman-teman yang baik… 🙂

Minta dukungan buat tim Shell Eco Marathon Universitas Indonesia dong, kami sedang ada kontes penggalangan dukungan untuk acara tanggal 6-9 Juli di sirkuit Sepang Malaysia nanti, sebagai catatan, rival kita adalah universitas-un…iversitas se-Asia.

Caranya : masuk ke http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fecomarathon.shell.com%2F2011%2Fvote.php&h=1b177

Trus vote no 33 (Tim Nakoela Universitas Indonesia) dan no 514 (tim sadewa Universitas Indonesia)

Demi Indonesia, hidup mahasiswa!!!!

Terima kasih 

nb : ini berbeda dengan like kemarin, kali ini vote, bukan like ya. 🙂
Kontak: Fariz Muryadi 08529235065.

Senat DGB FTUI

Telah terpilih anggota senat dari Guru Besar FTUI

1. Prof Eko Rahadjo (Elektro)
2. Prof Yulianto (Mesin)

Pemilihan terdiri dari dua ronde. Pada ronde pertama terpilih 7 orang kemudian diambil 4 yang terbaik. Pada putaran selanjutnya barulah terpilih dua orang wakil DGB FTUI yang tersebut diatas untuk menjadi anggota di Senat Universitas Indonesia.

Lihat foto2 di:

Final Project Examination of S1

Final Project Examination of S1 in Mech Engineering Fac of Eng Univ of Indonesia, was started this morning. Students present their work in form of comprehensive presentation as well as discussion including question and answer with the lecturers.

Final project students, who present their speech, are Hamdalah Hazhar, Kapa Coss,a J, Gilang AIV, Sabdo Waluyo, M Iqbal Bimo A, Rian Saputra, Tasia Larosa, Ardhana P. And the reviewer from Mech Dept are four lecturer, Nandy Putra, Danardono, Agus Pamitran, Raldi Artono.-

Topics, Cryosurgery based on peltier element, thermoacoustic cooling, Screen mesh wick in straight and loop heat pipe, Thermoelectric on Agarose gel electrophoresis.-

Uploaded by koestoerytube on Jun 17, 2011

Ekskursi Galangan Kapal

Studi Ekskursi mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan FTUI dipimpin oleh bapak dosen Mukti Wibowo, telah dilaksanakan pada tanggal 03 Mei 2011. Anak Buah Kapal berjumlah 43 orang telah bertandang ke galangan kapal di Merak milik PT Caputra Mitra. Berbagai jenis kapal yang sedang dibuat maupun direpair telah dilihat dengan mata kepala sendiri, dengan demikian ABK sedikit lebih bisa memahami tentang proses pembuatan maupun repair beberapa jenis kapal. Pengenalan terhadap material kapal terkini juga dijelaskan oleh staf PT Caputra.

Kapal baik yg sedang dalam fabrikasi maupun yang di repair telah dilihat oleh para mahasiswa dengan termangu-mangu sambil berpotret ria sana sini… Diantara jenis kapal yang ada disana tongkang, tugboat, kapal pesiar, crew boat dll.-

Dan yang lebih asyik.. pulangnya para ABK ditraktir makan minum gratis di rumah makan padang sederhana di rest area km-45 jalan tol Merak, oleh pak Bowo sehingga mereka pulang dengan tertawa-tawa sendiri dan adapula yang tertawa bersama-sama karena kenyang dan senang…

Lihat video,

Klik video ABK makan bersama setelah lelah studi tour…

(ABK boleh kasi komen…).-

Inkubator Bayi Buatan FTUI

Inkubator bagi Bayi Prematur, Amankah?

TAK SATU pun orangtua yang menginginkan bayinya lahir prematur -lahir pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Namun bila harus demikian, apa boleh buat! Tentu harus menerima kenyataan dengan berbesar hati.
Bayi prematur memang cenderung lebih mudah terserang infeksi dibandingkan bayi cukup bulan karena fungsi organ belum sempurna. Sering kali bayi prematur tetap harus tinggal di rumah sakit walaupun si ibu sudah diperbolehkan pulang. Selama dirawat, bayi mungil tersebut diletakkan ke dalam kotak kaca bernama inkubator. Selama ia berbaring di sana, dokter, suster maupun orangtua harus ekstra sabar dan cermat menangani perkembangan kesehatannya.
Inkubator AmanInformasi mengenai efek samping inkubator yang dapat menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan bayi sempat mencuat pemberitaannya beberapa waktu lalu. Tak ayal hal ini membuat resah beberapa orangtua yang bayinya sedang dirawat di inkubator.

Padahal, inkubator bagi bayi prematur aman sepanjang dilakukan sesuai dengan standar prosedur penggunaan. Perlu diketahui, setiap bayi prematur yang lahir memiliki kondisi yang berbeda-beda. Ada yang termasuk dalam kondisi “aman” atau menderita penyakit ringan, ada pula bayi prematur yang menderita penyakit berat. Semua ini tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing bayi prematur.Kondisi seperti ini lah yang membuat bayi-bayi tersebut “berjuang” demi mendapatkan perkembangan yang lebih baik. Nah, inkubator berfungsi untuk menjaga agar bayi tetap mendapatkan suhu yang stabil. Kondisi suhu yang sesuai membuat bayi merasa nyaman dan aman.

Tergantung Kondisi Bayi

Lamanya bayi berada di dalam inkubator tergantung kepada kondisi masing-masing bayi. Suhu yang digunakan pun disesuaikan dengan kebutuhan akan kondisi bayi.
Inkubator hasil riset di lab Perpindahan Kalor FTUI
Setiap bayi baru lahir dilihat dahulu kondisinya lalu dicocokkan dengan tabel yang sudah disediakan, di sana sudah tertera mengenai suhu yang akan dipasang. Ini berlaku pada semua inkubator.

Sepanjang dilakukan sesuai dengan standar prosedur penggunaan maka tata laksana inkubator akan berjalan baik. Sayangnya, kebanyakan inkubator yang digunakan di Indonesia teknologinya masih kurang bila dibandingkan dengan inkubator buatan luar negeri seperti Eropa. Harga yang terlalu mahal menjadi alasan utama mengapa kebanyakan rumah sakit menggunakan produksi dalam negeri dan China. Walau begitu, inkubator tersebut tetap bisa digunakan secara optimal.

Di Indonesia tidak banyak produsen inkubator branded. Salah satu diantaranya adalah inkubator yang dikembangkan dari riset di Lab Perpindahan Kalor FTUI, dimana sekarang produknya telah banyak bisa ditemukan di Rumah Sakit di Indonesia. Salah satu tipe yang harganya terjangkau tapi tetap memenuhi syarat kesehatan dan SNI dapat dilihat pada video dan foto dibawah ini.
Bila ada diantara anda yang tertarik terhadap produk ini, silakan kontak
AMEDIC  DJAJA  BERSAMA
Ramadita Budhi (M97)
Email ramaditabudhi@yahoo.com, HP ‍+628161924335

(Mom& Kiddie//tty, teks diambil dari lifestyle-okezone)


Sepeda(han) di Kampus UI

Trayek sepeda santai tgl 27 sudah dijelajahi oleh pak Ardin. Lihat dalam video dan lagu (pasang speaker).-

Tim pendahulu sepedahan di kampus UI dbp Ardin Ichwan telah menyusuri trayek yang akan dilalui untuk acara alumni FTUI manminsib
tgl 27 Maret 2011
Routenya bisa dilihat dalam sajian video dan lagu termasuk pohon Baobab lambang kelestarian alam.
klik di https://koestoer.wordpress.com/2010/11/22/pohon-baobab-di-ui/
cerita lain bisa dilihat di:
lihat di https://koestoer.wordpress.com/

Kelas ETIKA 2011

Kelas ETIKA 2011 dengan jumlah students sebanyak 90 orang, membahas tentang tugas pertama

PEDULI KAUM MARGINAL.

Penjelasan oleh dosen sekaligus pemaparan contoh-contoh yang telah dilakukan oleh mahasiswa semester lalu.

Satu gambar bicara seribu kata.

Satu video bicara sejuta kata…

So… Lihat saja videonya.

Semoga kelas ini bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak dan pada saatnya nanti bermanfaat untuk bangsa dan negara.-

Kapal Patah-Patah updated

Disain Baru Kapal Patah-Patah Sebuah ide baru yang diperkenalkan oleh

Hadi Tresna Wibowo

Salah seorang dosen di Teknik Perkapalan Fak Teknik UI, yaitu kapal Patah-patah.

Biasanya orang merancang kapal dengan spline yg halus pada haluan, lambung dan buritan kapal, tapi sekarang tidak perlu begitu, bikinnya susah dan lama.

Cukup dengan memotong dalam bentuk plat yg terukur, lalu dilas…maka jadilah kapal dengan biaya yang murah dan waktu pembuatan yang singkat.

–00–

(Sayang gambarnya masih belum bisa di upload. Ada bbrp kendala teknis).-

(Ya’ ini gambarnya sdh di update)

Deklarasi Djoeanda pada tahun 1957 yang menyatakan Indonesia sebagai satu Negara Kepulauan, dimana laut antar Pulau bukan lagi pemisah namun menjadi satu dengan daratan sebagai kesatuan wilayah yang utuh. Deklarasi Djoeanda tersebut menunjukkan dengan tegas geopolitik bangsa Indonesia yang selanjutnya disebut sebagai Wawasan Nusantara. Konsep geopolitik tersebut menjadi sangat penting karena menjadi dasar pemikiran seluruh komponen bangsa dalam mengatur ruang hidup untuk mewujudkan kesejahteraan dan keamanan. Pengakuan dunia atas Azas Negara Kepulauan (UNCLOS -82/ Article – IV) harus dimaknai oleh Indonesia sebagai pengakuan dunia atas hak-hak Indonesia didalam mengelola laut dan perairannya sesuai dengan kaidah-kaidah hukum international serta hukum hukum nasional yang tidak bertentangan dengan hukum internasional.

Pengelolaan laut dan perairan dalam arti pendayagunaan perairan kedaulatan dan yuridiksi nasional haruslah dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif, yang pada dasarnya dititik beratkan kepada 2 orientasi utama yaitu Geopolitik dan Geoekonomi.

– Geopolitik berorientasi kepada kepentingan jaminan pendayagunaan laut bagi tegaknya kedaulatan Negara dan integritas wilayah.

– Geoekonomi berorientasi kepada kepentingan jaminan pendayagunaan laut bagi dinamisasi pembangunan nasional untuk mewujudkan cita-cita nasional. Dalam konteks diatas , maka pembangunan kemampuan dan kekuatan guna mewujudkan 2 orientasi di atas merupakan tuntutan wajar yang harus direalisasikan, yaitu :

– Kekuatan armada yang mampu menjamin tegaknya kedaulatan dan hukum di laut. – Kekuatan armada yang mampu mendinamisasikan pembangunan sektor kelautan.

– Kekuatan industri maritime nasional yang professional dan kompetitif. Dapat disimpulkan bahwa Kekuatan Armada yang didukung Industri Maritim Nasional yang professional dan kompetitif jelas sangat dibutuhkan untuk menunjang konsep Geopolitik dan Geoekonomi bangsa Indonesia dalam rangka mewujudkan pertahanan, keamanan dan integrasi bangsa.

Terpisah dari masalah utama dalam pengelolaan laut saat ini, yaitu belum solidnya kebijaksanaan nasional yang menjamin terwujudnya pemanfaatan laut secara optimal dilihat dari perspektif pertahanan keamanan, ekonomi, sosial dan kelestarian lingkungan; peran lembaga penelitian dari perguruan tinggi juga belum menunjukkan hasilnya secara nyata untuk kebutuhan tersebut diatas.

APA YANG DAPAT MENJADI SOLUSI ATAS SEMUA PERMASALAHAN KEMARITIMAN INDONESIA?? APA YANG BISA KEMBALI MEMBANGUN JIWA MARITIM INDONESIA?? INILAH JAWABANNYA!!!

Ada dua konsep untuk rancang bangun Armada Nasional ini :

1. Desain kapal yang sederhana sehingga mudah dibangun di wilayah manapun di seluruh Nusantara. 2. Biaya investasi dan operasional yang sangat bersaing dibandingkan dengan pembangunan armada yang sama ukurannya. Dengan ini kami mengajukan sebuah alternative desain kapal yang kami sebut kapal pelat datar. Kapal kapal pelat datar adalah sebuah kapal yang bentuk lambungnya terdiri dari pelat datar yang disusun sedemikian rupa membentuk lambung kapal. Aspek bentuk lambung kapal yang stream line tetap diperhitungkan dengan cermat dengan tujuan untuk mengurangi hambatan kapal. Kekurangan dan kelebihan desain kapal Pelat Datar dibandingkan dengan kapal umumnya (kapal dengan lambung lengkung) adalah sebagai berikut : Kapal Pelat datar Kapal umumnya Prose Pembuatan Mudah dan sederhana Lebih rumit Peralatan yang digunakan Mesin potong dan mesin las Mesin potong, roll, bending dan mesin las Kontruksi Lurus, datar Lengkung Waktu pembuatan Lebih cepat — Biaya pembuatan Lebih murah — Hambatan kapal — Sedikit lebih rendah Penggunaan Pelat Lebih Efisien.

— MODIFIKASI YANG TELAH  DILAKUKAN:

1. AIR CUSHION MENGGUNAKAN GIANT BUBBLE Air cushion atau Bantalan Udara merupakan inovasi untuk mengurangi hambatan kapal yang menjadi kelemahan utama pada kapal pelat datar, dengan adanya bantalan udara, aliran air tidak akan langsung menghantam pelat kapal namun akan bergesekan dengan bantalan udara terlebih dahulu yang notabene koefisien geseknya sangat kecil. Air Cushion diproduksi dari gas buang dari motor seperti pada system turbocharger namun perbedaannya gas buang ini akan ditransfer menuju wadah air cushion di bawah lambung kapal yang dibuat sedemikian rupa.

2. WATER NOZZLE

Untuk lebih mengurangi hambatan sekaligus menambah efisiensi propulsi, dapat digunakan water nozzle yang ter

dapat di belakang wadah air cushion, sehingga aliran air yang terbuang setelah bergesek dengan air cushion

dapat termanfaatkan maksimal dengan ditransfer menuju propeller. Dengan percobaan yang kami lakukan didapat hasil efisiensi propeller meningkat 15-30% Dengan demikian, kapal Pelat Datar inilah merupakan jawaban atas majunya kemaritiman Nusantara yang bisa memecahkan segala permasalahan maritime di negara kita.

Laskar Sepeda CSR Pertamina


Lihat video picture penyerahan sepeda pada sekolah negeri di Medan

http://www.facebook.com/home.php#!/video/video.php?v=457002794284

Pertamina tahun 2010 ini telah melaksanakan program CSR (Community Social Responsibility) dengan mencanangkan aktivitas Laskar Sepeda. Jadi di beberapa sekolah dibagikan sepeda yang intinya digunakan untuk murid2 bertransportasi dari rumah ke sekolah. Program ini dengan sendirinya juga mendukung program Lingkungan Hijau dan sehat dengan menggunakan sepeda sebagai kendaraan sehari-hari. Telah dipilih beberapa daerah dimana Pertamina banyak beraktifitas yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Semarang dan Surabaya.

Kerjasama telah direalisasikan dengan nyata antara banyak pihak diantaranya Pertamina, PSSI (Persatuan Sepeda Sekolah Indonesia), FTUI, PT SUI (Sekawan Utama Int), PT SAE. Kerja tim ini dimotori oleh banyak tokoh yang telah mulai beraktifitas sejak bulan Juli 2010. Mereka diantaranya Julian (Ptm), Habe Arifin, Ahmad Rizali (PSSI), Raldi, Hendri (FTUI), Dedi Rahmat, Ismail H, Dedi Heri, Muh Reza, Ramadita Budhi, Yudha (PT SUI), Yong, Pamuji (PT SAE).

Banyak hal yang bisa dilakukan dengan CSR BUMN yang betul-betul bisa berguna untuk masyarakat dan rakyat kita.  Tanpa perlu banyak birokrasi, tanpa banyak tanda tangan, tanpa perlu upacara, tanpa perlu formil2an… KERJAIN AJAH…-

Halal bihalal FTUI 16Sep10

Halal bihalal keluarga besar FTUI diselenggarakan tgl 16 Sep 2010 hari kamis. Silaturahmi di lobi aula FTUI sejak pagi jam 8 telah mulai, jadi kalau datang telat jam 8.30, maka lingkaran salam yg harus dilalui sudah panjang.
Setelah itu ada ramah tamah undian doorprize sepeda, kulkas dan juga uang cash… hmmm lumayan.
TAk lupa acara diakhir dengan makan berbagai hidangan yang telah tersedia. Banyak dosen senior yang datang, bahkan yang tertua Prof Nakoela 85 th juga tak ketinggalan ikut silaturahmi.

SUS Sepeda Untuk Sekolah

SAVE OUR JAKARTA, SAVE OUR CHILDREN,

SAVE OUR EDUCATION, SAVE OUR PLANET.

Pers rilis Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia

Minggu 22 Agustus 2010, Gedung D Kemendiknas.

Ketua Danang Caksono 0811161479

http://www.youtube.com/watch?v=5TmoB8ZWonA

Lanjutannya berita KOMPAS 23 Agustus 2010.

Edukasi

23 Agustus 2010 | 13.16 WIB

Kenalkan, Laskar Sepeda Merah Putih!

JAKARTA, KOMPAS.com — Tingginya angka putus sekolah dan buruknya tingkat polusi
udara merupakan dua masalah yang belum juga tertuntaskan. Konsorsium Sepeda Sekolah
Indonesia menggabungkan dua permasalahan itu menjadi satu ide sederhana untuk
membantu mengurangi angka putus sekolah sekaligus mereduksi tingkat polusi udara.


Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia, Minggu (22/8/2010) kemarin, meluncurkan program
Laskar Sepeda Merah Putih, yaitu program yang membagikan 7 unit sepeda lipat bantuan
dari Departemen Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Bantuan ini diharapkan bisa
ikut menyelamatkan siswa dari ancaman putus sekolah sekaligus mengurangi dampak
polusi akut di Ibu Kota.

“Kita harus menyelamatkan Jakarta dengan bersepeda. Badan sehat, merdeka dari
polusi, save our Jakarta,” kata Ketua Konsorsium SSI Danang Caksono.

Tujuh unit sepeda lipat tersebut dibagikan antara lain kepada SMUN 3 Setiabudi
Jakarta, SMUN 13 Jakarta Utara, SMUN 1 Depok, SMP 3 Bogor, SMPN 2 Curug Bogor, MA Al
Hidayah Depok, dan Ponpes Hidayatullah Depok. Satu unit sepeda dari konsorsium
diberikan kepada SMK Utama (Unggul Tanpa Memungut Anggaran) Depok.

Danang mengungkapkan, program ini memang fokus kepada pemberian sepeda kepada siswa
agar tidak putus sekolah. Selama ini, program yang ada kebanyakan berupa pemberian
beasiswa, dana bantuan pendidikan, atau pembagian buku sekolah gratis.

“Kami melihat celah yang belum tersentuh dan itu adalah dari segi transportasi.
Untuk itu, yang kami pikirkan adalah memberikan sepeda,” lanjut Danang.

Dia mengatakan, angka putus sekolah saat ini masih sangat memprihatinkan, yang
menembus angka 12 juta siswa. Persoalan transportasi menjadi salah satu pemicunya
lantaran ongkos transportasi umum tetap mahal. Dengan kondisi ekonomi orangtua yang
pas-pasan, tak sedikit anak yang tidak bisa sekolah hanya karena mahalnya
transportasi.

“Jika naik sepeda ke sekolah akan menjadi gratis,” ungkap Danang.

Untuk menggulirkan bantuan sepeda ini, Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia sendiri
menggandeng FTUI. “Rancangan sepeda lipat didesain sendiri oleh FTUI, termasuk
bantuan pengadaan jok, ban, atau gigi, yang juga buatan FTUI,” kata Danang.

⁠Penulis: Aprianita ⁠ ⁠Editor: Latief ⁠

Salam
Nanang

CSR DTM-FTUI dlm proyek IMHERE

Melihat judulnya, nampaknya perlu diberi keterangan terlebih dahulu semua abreviasi diatas. CSR Corporate Social Recponsbility, DTM Departemen Teknik Mesin, FTUI Fakultas Teknik Universitas Indonesia, IMHERE Indonesia Managing Higher Education Relevance and Efficiency yaitu program Dikti yang dimenangkan oleh DTM dan mulai dijalankan th 2009. Di UI hanya ada 2 Program Studi yang berhasil mendapatkannya yaitu Teknik Mesin dan Fasilkom.

Salah satu, sebut saja subprogramnya adalah ATI Appropriate Technology Implementation. Maksudnya adalah, hasil2 penelitian dari DTM yang sudah bisa masuk ke pasar atau sudah setara dengan produk komersial lainnya didorong dengan memproduksinya dan menyumbangkan langsung hasilnya ke masyarakat agar bisa dimanfaatkan oleh end-user yang memerlukannya.

Walhasil ada 3 produk tahun ini yaitu 1) Inkubator bayi 2) Vaccin Carrier dan 3) Sepeda Lipat. On-going project ini sedang dijalankan dan bila dilihat dalam tayangan video bersama dengan artikel ini terlihat saat Vaccin Carrier dan incubator sedang diserahterimakan di sebuah puskesmas Jakarta Utara. Sedang dua unit lagi VC dan Inkub diserahkan pada puskesmas Depok dan RSIB Depok. Mungkin perlu dijelaskan sedikit tentang Vaccin Carrier. VC ini sebuah kotak pendingin untuk transportasinya vaccine atau virus atau zat lain yang membutuhkan suhu rendah pada saat dibawa dari satu tempat ke tempat lain. VC yang dibuat disini berbasiskan Termoelektrik dan suhunya bisa mencapai -15 dgC. Walau biasanya 8 dgC saja sdh cukup tapi tentu itu semua bergantung pada keperluan teknis dan biologis dari vaccine itu sendiri, Hal ini tentu lebih pantas dijelaskan oleh dokter atau ahli mikrobiologi. Sedang kami2 ini hanya prekayasa agar suhu rendah itu bisa tercapai. Vaccin itu kalau 1-2 jam berada pada suhu diatas 8 dgC katanya pada mati, akhirnya jadi tak manfaat. VC ini dikembangkan oleh Prof Nandy Putra.

Sedang Inkubator bayi mungkin sudah lebih jelas yaitu cube penghangat bagi bayi yang lahir premature atau bayi berat lahir rendah. Sedangkan Sepeda lipat nampaknya tak perlu diterangkan lagi karena sudah banyak terlihat dijalan. Karya ini dikembangkan oleh Pak Hendri DS Budiono (dosen DTM juga). Esok hari 17 Agustus akan ada upacara di depan bunderan HI penyerahan beberapa unit sepeda lipat Seliqui kepada PSSI Persatuan Sepeda Sekolah Indonesia.

So dengan kata lain, program ini merupakan program CSR nya DTM, dimana hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen di laboratorium Perguruan Tinggi bisa langsung bermanfaat dan digunakan untuk masyarakat. Dengan cara ini terlihat manfaatnya kerja dosen di Universitas, yang tidak sekedar mengajar saja tapi juga meneliti dan mengembangkan segala sesuatu untuk kepentingan masyarakat banyak.

Delivery ke Puskesmas Pademangan ini dilaksanakan tanggal 16 Agustus 2010 oleh Ridho Irwansyah, Adam Sina dan Dimas GEndut, semua dari tim Alkes di Lab Perpindahan Kalor FTUI. Dokter dan perawat di Puskesmas tentu gembira, bahkan saat itu kebetulan ada bayi baru lahir dari seorang ibu muda yang usianya belum 18 th (begitu kata si pelapor). Bayi tersebut langsung dimasukkan kedalam incubator lihat foto di video bagian akhir dimana incubator itu sudah berisi bayi.

Makin hari makin terlihat bentuk kedewasaan institusi kita dengan dijalankannya program ini. Jadi CSR itu tidak saja dilaksanakan oleh perusahaan besar (Corporate) tapi juga oleh institusi pendidikan kita sendiri dan diantaranya adalah Dep Teknik Mesin FTUI. Kita ucapkan selamat kepada DTM-FTUI yang juga telah mendapat resertifikasi ISO beberapa hari yang lalu. Setelah 65 tahun merdeka (esok kan 17 Agustus) ada juga anak bangsa yang berprestasi untuk menolong sesamanya, meningkatkan produk nasional yang amat berguna bagi masyarakat.

(Raldi A. Koestoer, 16 Agustus 2010).-

Awas Maling di Depok

Assalamualaykum,

Pagi ini ada berita mengagetkan di Departemen Teknik Industri. Sekitar jam
4 pagi diketahui bahwa ruang sekdep dan ruang sekretariat teknik industri
(Fak Teknik UI -red) dibobol oleh orang (orang2) yang dicurigai sebagai pencuri.

Ruang2 tersebut diacak2, laci2 dan lemari2 dibongkar. Mereka masuk dengan cara
membongkar jendela. Polisi sudah memeriksa dan mengidentifikasi tempat
kejadian perkara. Sementara ini yg sudah diketahui hilang adalah sejumlah
uang dan 3 buah laptop.

Dengan ini kami menghimbau rekan2 dosen, terutama sekretaris departemen dan
akuntan untuk berhati-hati menyimpan uang maupun barang-barang berharga
di ruangan kantor. Apalagi dengan sudah dekatnya
bulan puasa dan lebaran, biasanya angka kejahatan pun turut meningkat.

Mudah2an hal ini tidak terjadi lagi di departemen lain di FTUI ini.

Wass,

Anna
Sekretaris DTI

French Delegation to UI

Visit of French delegation to University of Indonesia Faculty of Engineering on tuesday 27 April 2010.

They’re all from doctorate school.

http://www.dailymotion.com/video/xd3g29_ftui-france-v2_school

Komentarnya Prof Riri Fitri Sari:

Selamat Prof. Raldy.
Citizen Journalism sudah dicontohkan lebih konkrit lagi oleh Prof Raldy.
Siang itu peralatannya kelihatan sudah semakin berevolusi dari botol
shampo menjadi lebih keren, semoga sudah bisa diproduksi sendiri juga.

Saya visit web beliau yang sebagian juga sudah di copy di
koestoer.staff.ui.ac.id (Semua kita berhak memiliki alamat yang prestigius
seperti ini, untuk melengkapi yang ada di staff.ui.ac.id/namadosen).

Menanggapi kedatangan delegasi dari Perancis kemarin, saya berharap ada
rekan-rekan yang bertemu ‘jodoh’ untuk menjadi peer penelitian dan
benchmarking.

Sukses selalu untuk semua.

Riri

Test Bah Inggris EPT utk Dosen FTUI

Test Bahasa Inggris EPT utk Dosen FTUI Test bahasa Inggris EPT yg diselenggarakan oleh Pusat Pelayanan Bahasa FIB-UI untuk para dosen FTUI. Kebanyakan dosen ikut semua kecuali beberapa. Pagi-pagi sudah terjadi antrian untuk absen dan ambil jatah ransum. Setelah siap semua test dimulai jam 10 tepat. Guyz… ternyata susah mek… Bagian pertama Listening… aduh mak saya gak ngerti semuanya, Kayanya di AMrik aja kita gak susah2 kaya gini ? Section 2 structure mendinganlah dikit, tapi sudah terlanjur patah arang rada shock di section 1. Section 3 nya samalah kira2, lumayan total 3 jam dengan jedah 10 menitan.

Video berikut ini menunjukkan saat dosen2 dapat istirahat 10 menit jadi semepet makan minum dan meluruskan urat2 yang tegang. Untungnya walaupun gak ngerti waktu listening karena suara tapenya rada kurang jelas, tapi kita tetap bisa jawab karena multiple-choice dan tak ada angka negatif. Shooting videonya juga pakai gemetar karena sudah lama gak ikut test ginian malah biasanya ngetesin orang kan, ini namanya ketulah…