Coolbox Motor Buatan FTUI

Dan inilah sebuah Coolbox Motor yang sedang dikembangkan oleh tim di Heat Transfer Lab Dep Teknik Mesin FTUI, yang dipimpin oleh Imansyah Ibnu Hakim. Sekarang sedang dalam taraf pembuatan prototipe komersil dan diharapkan tahun depan 2011 sudah bisa masuk pasar. Prinsip yang digunakan adalah sebuah model yang sudah sejak beberapa tahun ni dikembangkan di Heat Transfer Lab yaitu PRINSIP TERMOELEKTRIK.

Lihat berikut ini video dan fotonya.

IDENTIFIKASI dan DISEMINASI IPTEK

Forum Group Diskusi
IDENTIFIKASI dan DISEMINASI IPTEK
KemMenNeg Ristek, Gd II BPPT, Jl MH Thamrin no 8
30 November 2010

Tema Keynote Speech (untuk Ristek):
1. Peranan Ristek dalam Mendukung Pengembangan IPTEK di Industri Besar
2. Perkembangan IPTEK yang mendukung Industri Strategis
Keynote Speaker untuk “Identifikasi Kebutuhan Iptek” berasal dari Kementerian RISTEK
Keynote Speaker untuk “Diseminasi Iptek” berasal dari Wakil Industri

Susunan Acara :
08.00 – 08.30 Registrasi
08.30 – 08.50 Keynote Speech I (Ristek)
08.50 – 09.05 Paparan Hasil Survei Awal “Identifikasi Kebutuhan IPTEK” (Isti Surjandari)
09.05 – 09.45 Diskusi (Moderator : Fauzia Dianawati)
09.45 – 10.00 Penarikan Kesimpulan (Moderator)
10.00 – 10.15 Coffee Break
10.15 – 10.35 Keynote Speech II (Wakil Industri)
10.35 – 10.50 Paparan Hasil Survei Awal “Diseminasi” (Raldi A Koestoer)
10.50 – 11.30 Diskusi (Moderator : Arian Dhini)
11.30 – 11.45 Penarikan Kesimpulan (Moderator)
11.45 – 12.00 Penutupan (Ristek)
12.00 – selesai Makan Siang

Demam Entrepreneur

Entrepreneur Workshop:

The Yellow Way to be Entrepreneur

 

Demam Entrepreneur [DE] akhir-akhir ini semakin marak saja, mulai dari kalangan mahasiswa sampai para karyawan. Mareka ada yang rela meninggalkan bangku kuliah dan pekerjaan demi mengejar sebuah status yang bernama “Entrepreneur”. Ada sebagian yang berhasil namun tidak sedikit pula yang gagal sampai terlilit hutang. Semua ini tidak terlepas dari peran para motivator dan buku-buku “best seller” yang memicu dan mempengaruhi pola pikir mereka dalam mengambil keputusan dan bertidak.

Bercita-cita menjadi seorang entrepreneur adalah suatu tujuan yang mulia, bahkan sangat dianjurkan karena di samping dapat keuntungan bagi diri sendiri juga sekaligus dapat membantu orang lain dalam menciptakan lapangan kerja. Namun jalan untuk itu tidaklah semudah yang dibayangkan, memerlukan kesiapan mental dan usaha yang pantang menyerah.

The Yellow Way to be Entrepreneur [TYWE] adalah sebuah cara alternatif untuk menjadi seorang entrepreneur dengan tingkat resiko yang minimal dan terukur serta tingkat keberhasilan yang dapat diprediksi. Di sini akan diajarkan tentang motivasi menjadi entrepreneur, filosofi kekayaan dan uang, cara mendapatkan uang, nilai-nilai hidup serta keahlian yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur. TYWE dirancang dalam bentuk workshop selama 3 hari dengan metode penyampaian materi yang interaktif.

Tujuan Workshop

Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan:

  • Menambah spirit entrepreneurship serta mendapatkan arahan (guidance) tentang jalan alternatif untuk menjadi seorang entrepreneur dengan resiko yang minimal.
  • Menambah skill dalam membuat rencana bisnis (business plan) yang profesional dengan bantuan sistem pakar (expert system).
  • Mampu membuat business plan yang efektif dan mempresentasikannya kepada pihak lain (investor/lembaga keuangan/bank).

Peserta Workshop

Workshop ini diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin menjadi entrepreneur terutama bagi para karyawan yang sudah bosan bekerja atau mau menjelang pensiun atau sedang berada dalam masa persiapan pensiun.

Atau juga pegawai menengah keatas, diatas 35 th, yang sudah punya sedikit modal sebagai hasil kerja selama ini, sudah cukup punya pengetahuan dan pengalaman, juga networknya sudah banyak, mau memulai usaha yang mandiri tidak tergantung orang lain.

Mereka yang berniat suci ingin membuka lapangan kerja bagi orang lain. Disini terbuka kesempatan untuk menjadi manusia yang berguna bagi sesama.-

raldi-crop

Pohon Baobab di UI

Pohon Baobab diyakini mempunyai daya regenerasi tinggi. Pohon yang tumbangpun, selama masih menyentuh tanah, hampir dipastikan akan tetap hidup dan bertunas kembali (dari majalah TEMPO 22-28 Nov 2010). Lihat videonya.-

Itulah sebagian kecil keistimewaan Ki Tambleg (nama pohon Baobab) yang membuat Gumilar (Rektor UI) kesengsem. Rektor tak segan turun tangan agar Ki Tambleg hidup di UI. Sudah 7 yang direlokasi dari Subang Jawa Barat sejak September lalu. Gumilar menambahkan kandungan air Baobab bisa mencapai 70% dari berat tubuhnya. Iu belum termasuk kemampuan menyerap air sebagai sumber persediaan makanan.

idup di UI. “Pohon ini,” kata Gumilar, Selasa pekan lalu, “adalah jawaban atas ancaman terhadap keamanan pangan di masa depan.” Sehari sebelumnya, prosesi serupa digelar untuk menegakkan ki tambleg seberat 80 ton.

Kini sudah tujuh ki tambleg yang direlokasi dari Subang, Jawa Barat. Pemindahan lima pohon ki tambleg dilakukan sejak September lalu. Tak aneh jika batang-batang raksasa ki tambleg itu telah bertunas. Kelimanya bisa dilihat berdiri melingkar di halaman depan gedung rektorat. Adapun sisanya, itu tadi, di halaman belakang gedung yang sama. Proses relokasi belum selesai lantaran masih ada tiga pohon lagi yang akan dipindahkan ke UI. “Ini rekor dunia. Belum ada yang memindahkan pohon sebesar ini, apalagi hingga sepuluh,” kata Gumilar antusias.

Ukuran pohon yang direlokasi ke UI jauh dari ukuran sebenarnya saat tumbuh di Subang. Satu dari dua pohon yang ditanam terakhir mempunyai berat 135 ton, dengan tinggi 17 meter dan diameter batang 4,7 meter. Satu lagi setinggi 14 meter dan beratnya 45 ton. Tapi, untuk kelancaran pemindahan, pohon itu terpaksa dipangkas. “Setelah dipangkas, beratnya jadi 80 ton dan 35 ton dengan tinggi 12 meter,” kata Maryanto, konsultan proyek pemindahan ki tambleg.

Menurut Maryanto, ki tambleg yang dia relokasi sangat istimewa. Ki tambleg mempunyai ukuran batang yang besar dan kokoh. Batang pohonnya lunak, hampir sama dengan batang pohon kelapa. Daunnya hijau dengan lebar setara telapak tangan anak usia dini. “Kadar air dalam kayunya sangat tinggi,” kata Maryanto. Beberapa di antaranya diperkirakan berumur seratusan tahun.

Gumilar menambahkan, kandungan air baobab bisa mencapai 70 persen dari berat tubuhnya. Itu belum termasuk kemampuan menyerap air sebagai sumber persediaan makanan. Daun pohon ini dapat digunakan untuk lalap atau sayur. Kulit pohonnya dapat digunakan untuk membuat tali, bahkan pakaian. Pohon ini ditengarai juga mengandung zat-zat yang dipergunakan sebagai obat tradisional.

Di Eropa, buah pohon baobab telah diterima luas sebagai produk alam. Dagingnya diproduksi dalam kemasan bubuk yang khusus dipergunakan masyarakat sebagai penambah bahan untuk mengolah sup dan berbagai makanan olahan lain. “Ini pohon masa depan,” kata Gumilar.

Suatu waktu Gumilar membawa pulang buah baobab. Di rumahnya, buah yang asam itu diolah sendiri. Gumilar membuat dua hidangan: satu sup asin, satu lagi sup manis. “Yang manis saya campur kurma,” katanya. Hidangan buatannya itu dimakan ramai-ramai dengan wartawan. Hasilnya? Kedua sup itu ludes. “Istri saya sampai bilang ke mereka, �Kalian mau saja dijadikan kelinci percobaan,'” kata Gumilar berkelakar.

Pakar buah tropis, Reza Tirtawinata, pernah membawa buah baobab dari Angola, Afrika. Masyarakat setempat memang terbiasa mengolah buah yang disebut imbondeiro ini sebagai minuman segar atau campuran es krim. “Tapi nilai ekonominya tidak ada,” kata doktor dari Institut Pertanian Bogor ini. Di Angola, baobab tumbuh liar dan tidak dipelihara. Tentang kandungan nutrisi buah baobab yang luar biasa, Reza tak membantahnya.

Ide pemindahan baobab ke UI tercetus pada awal 2008. Saat itu, Gumilar sedang berada di Jerman. Satu artikel koran berbahasa Inggris membuatnya penasaran. Lebih-kurang isinya menuturkan kandungan nutrisi buah baobab. “Buah istimewa ini dijuluki superfruit,” kata Gumilar.

Pohon baobab diyakini mempunyai daya regenerasi tinggi. Pohon yang tumbang pun, selama masih menyentuh tanah, hampir dipastikan akan tetap hidup dan bertunas kembali. Salah satu buktinya dirasakan Gumilar saat pohon di depan gedung rektorat tersambar petir. “Lihat, pohon ini pernah disambar petir, tapi tetap tumbuh daunnya,” kata Gumilar seraya menunjuk pohon raksasa itu.

Pucuk dicita, baobab pun tiba. Gumilar mendapati puluhan baobab raksasa tumbuh di Subang. Dua tempat hidup baobab itu merupakan ladang tebu milik PT PG Rajawali II dan lahan milik PT Sang Hyang Seri. Setelah membahasnya bersama, kedua perusahaan bersedia menghibahkan pohon-pohon baobab kepada UI.

Lalu bagaimana baobab sampai ke Indonesia? Baobab di kawasan Subang diperkirakan ditanam pemerintah kolonial Belanda lebih dari 160 tahun lalu. Bahkan yang lebih tua dibawa para pedagang dari Timur Tengah yang menyebarkan Islam. Selain di Subang, kita bisa melihat baobab raksasa di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Kebun Raya Purwodadi, Jawa Timur, dan di Nusa Tenggara. “Jumlahnya puluhan saja,” kata Kepala Bagian Tata Usaha Purwodadi Tuladi.

Peneliti Kebun Raya Purwodadi, Deden Nudiana, menyatakan baobab tidak bisa tumbuh di sembarang tempat. Pohon dari kerabat randu-randuan ini hanya cocok tumbuh di daerah kering atau tepatnya daerah beriklim monsun kering. “Iklim yang tidak cocok bisa membuat baobab tidak berbuah,” katanya. Setahu dia, baobab di Kebun Raya Bogor, yang ditanam berbarengan dengan di Purwodadi pada 1950-an, belum bisa menghasilkan buah lantaran pengaruh cuaca.

Tapi itu bisa berbeda dengan Depok, yang berdekatan dengan Jakarta. Gumilar mengatakan kehadiran ki tambleg di UI mempunyai peran penting. “Baobab kami gunakan untuk konservasi dan riset,” kata Gumelar. Ia yakin berbagai khasiat, fungsi, dan karakteristik baobab berpotensi menjawab masalah manusia di masa depan. Kini krisis pangan sudah di depan mata akibat isu pemanasan global, perubahan iklim, dan pertambahan penduduk yang terus meningkat. Jika dimanfaatkan, Gumilar yakin, ki tambleg akan menjadi salah satu tumpuan dalam mempersiapkan nutrisi, kalsium, bahan pangan sayuran, dan pengembangan obat-obatan herbal.

Proyek ambisius itu masih harus melalui ujian panjang. Sementara ini, kesulitan yang sudah harus dihadapi adalah semua hal yang berkaitan dengan proses pemindahan pohon-pohon itu. Satu pohon memerlukan enam hari. Selain crane, dibutuhkan truk trailer beroda 26 untuk pengangkutan dari Subang, yang menempuh jarak 135 kilometer selama 17 jam. Biayanya bisa mencapai Rp 100 juta.

Rudy Prasetyo, Ananda Badudu (Depok)

Technopreneur Short Course

Entrepreneur Workshop:

The Yellow Way to be Entrepreneur

 

Demam Entrepreneur [DE] akhir-akhir ini semakin marak saja, mulai dari kalangan mahasiswa sampai para karyawan. Mareka ada yang rela meninggalkan bangku kuliah dan pekerjaan demi mengejar sebuah status yang bernama “Entrepreneur”. Ada sebagian yang berhasil namun tidak sedikit pula yang gagal sampai terlilit hutang. Semua ini tidak terlepas dari peran para motivator dan buku-bukubest seller” yang memicu dan mempengaruhi pola pikir mereka dalam mengambil keputusan dan bertidak.

Bercita-cita menjadi seorang entrepreneur adalah suatu tujuan yang mulia, bahkan sangat dianjurkan karena di samping dapat keuntungan bagi diri sendiri juga sekaligus dapat membantu orang lain dalam menciptakan lapangan kerja. Namun jalan untuk itu tidaklah semudah yang dibayangkan, memerlukan kesiapan mental dan usaha yang pantang menyerah.

The Yellow Way to be Entrepreneur [TYWE] adalah sebuah cara alternatif untuk menjadi seorang entrepreneur dengan tingkat resiko yang minimal dan terukur serta tingkat keberhasilan yang dapat diprediksi. Di sini akan diajarkan tentang motivasi menjadi entrepreneur, filosofi kekayaan dan uang, cara mendapatkan uang, nilai-nilai hidup serta keahlian yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur. TYWE dirancang dalam bentuk workshop selama 3 hari dengan metode penyampaian materi yang interaktif.

Tujuan Workshop

Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan:

  • Menambah spirit entrepreneurship serta mendapatkan arahan (guidance) tentang jalan alternatif untuk menjadi seorang entrepreneur dengan resiko yang minimal.
  • Menambah skill dalam membuat rencana bisnis (business plan) yang profesional dengan bantuan sistem pakar (expert system).
  • Mampu membuat business plan yang efektif dan mempresentasikannya kepada pihak lain (investor/lembaga keuangan/bank).

Peserta Workshop

Workshop ini diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin menjadi entrepreneur terutama bagi para karyawan yang sudah bosan bekerja atau mau menjelang pensiun.

Atau juga pegawai menengah keatas 35 th keatas,, yang sudah punya sedikit modal sebagai hasil kerja selama ini, sudah cukup punya pengetahuan dan pengalaman, juga networknya sudah banyak, mau memulai usaha yang mandiri tidak tergantung orang lain.

Investasi dan Pendaftaran

Investasi          : Rp 2.750.000,- / peserta, Group (min. 3 org) : Rp 2.600.000,- / peserta

Early bird        : Rp 2.500.000,- / peserta (sebelum 1 Desember 2010)

Pembayaran     : Transfer via rekening (masukkan kode transfer pada 3 digit terakhir)

Rek. BNI 0006631418 a/n Raldi Artono Koestoer

Rek. Mandiri 103-000427932-5 a/n Raldi Artono Koestoer

Rek. BCA 2721396675 a/n Hasballah

Konfirmasi      : SMS nama, alamat, pekerjaan  dan kode transfer ke no. 087882920929

Informasi         : 087882920929 / 082166493393 (Hasballah)

Email:    abelahoo@yahoo.com

Waktu dan Tempat Workshop

JumatSabtu  25-26 Feb 2011

Hotel [akan ditentukan kemudian] Jakarta

 

 

Entrepreneur Spirit: Make Today’s Dececision for Your Better Future

Motivator: Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA

Jumat, hari ke 1.

08.00 – 08.30  : Why Entrepreneur?

08.30 – 10.00  : Teori Relavitas Kaya (e = kmc2)

10.00 – 10.30  : Coffee Break

10.30 – 11.30  : Hukum Kekekalan Uang

11.30 – 13.30  : Shalat Jumat dan Makan Siang

13.30 – 15.00  : Value Transfer (DQ = k.D(Æ))

15.00 – 15.30  : Coffee Break

15.30 – 17.00  : Kesetimbangan Hidup

Sabtu, hari ke 2.

Entrepreneur Skill: Cara Mudah dan Efektif Membuat Business Plan

Tutor: Hasballah, ST

08.00 – 08.30  : Business Plan Overview

08.30 – 10.00  : Business Development Stage

10.00 – 10.30  : Coffee Break

10.30 – 12.00  : Introduction to Business Plan Pro

12.00 – 13.00  : Makan Siang

13.00 – 15.00  : Business Planning

15.00 – 15.30  : Coffee Break

15.30 – 17.00  : Business Planning (lanjutan)

———————————

Bibir Sumiati digunting di Arab

Lanjutan berita Sumiati (dari Tempo Interaktif).-

Arab Saudi Belasungkawa Atas Kasus Sumiati

Kamis, 18 November 2010 | 14:53 WIB

 

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kerajaan Arab Saudi menyampaikan belasungkawa atas kasus yang menimpa Sumiati binti Salan Mustapa, yang disiksa dan digunting bibirnya. “Kegembiraan mereka adalah kegembiraan kami, kesedihan mereka juga kesedihan kami,” kata Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Abdurrahman Mohammed Amen al-Khayyath di kediamannya, di Jakarta, Kamis (18/11).

Menurutnya, majikan Khalid Saleh al-Akhmin yang diduga menyiksa tenaga kerja asal Nusa Tenggara Barat itu sudah diperiksa kepolisian setempat. “Kami pastikan proses hukum berjalan. Semua sama di mata hukum,” ujarnya.
Namun Al-Khayyath tidak bisa memastikan penahanan pelaku. “Penyelidikan masih berlangsung. Keterangan lebih lanjut akan disampaikan langsung ke Kedutaan Indonesia di Riyadh,” katanya dalam Bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan.
Hukuman atas pelaku penyiksaan itu belum bisa diperkirakan. “Bisa denda, penjara, atau hukuman lain tergantung jalannya pengadilan,” ujar Al-Khayyath.
Dia memastikan penyiksaan yang dialami Sumiati, 23 tahun, merupakan bukan praktek yang lazim. Menurutnya, terdapat satu juta tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi. “Kebanyakan senang berada di sana dan akan kembali lagi,” katanya.
Tiap tahun, dia melanjutkan, tenaga kerja di Saudi mengirim uang sekitar US$ 2 miliar atau sekitar Rp 18 triliun ke Indonesia. “Mereka datang untuk mencari rezeki yang halal,” ujar Al-Khayyath.
Sebaliknya, warga Saudi juga menyukai tenaga kerja Indonesia. “Akhlak mereka baik dan santun,” katanya.
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga menjamin keselamatan tenaga asing. Mereka sudah meratifikasi Konvensi Internasional Perlindungan Buruh Migran. “Saat ini sedang menggodok undang-undang perlindungan tenaga kerja asing yang terbaru,” katanya. Al-Khayyath memastikan undang-undang itu berlaku tanpa pandang bulu.
Beberapa waktu lalu dia dipanggil pulang untuk diperiksa polisi terkait kematian pembantu asal Indonesia di rumahnya di Saudi. “Jenazah tidak boleh dipulangkan sebelum pemeriksaan selesai,” katanya. Setelah dipastikan pembantunya meninggal akibat serangan jantung, baru dia diperbolehkan kembali bertugas.
Reza M

 

———————————–

Salinan berita dari Okezone..

Biadab nih…

-0-

Bibir Digunting Majikan, Sumiati Masih Syok Senin, 15 November 2010 – 16:15 wib Maria Ulfa Eleven Safa – Okezone

Foto: blogspot.com

JAKARTA – Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang disiksa majikan di Arab Saudi, Sumiati binti Salan Mustapa masih syok dan sulit untuk diajak berkomunikasi. Untuk itu, pemerintah melalui Konsulat Jenderal RI di Jeddah akan menunggu kondisi Sumiati pulih untuk dimintai keterangan.

“Konjen RI di Jeddah sudah melakukan pendampingan terhadap TKW kita dan memastikan korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang diperlukan,” kata Jubir Kementrian Luar Negeri Michael Teene kepada okezone, Senin (15/11/2010). Michael mengatakan saat ini pemerintah sudah melaporkan kasus ini ke kepolisian setempat.

“Proses hukum sedang berjalan dan kita sudah persiapkan seorang pengacara untuk proses hukum selanjutnya,” imbuhnya. Tidak hanya itu, pemerintah saat ini tengah menelusuri keberadaan keluarga korban karena keluarga korban belum mengetahui kejadian ini. “Kita sedang telusuri keberadaan keluarganya untuk menginformasikan ini melalui perusahaan yang mengirimnya,” tutup Michael yang juga mengatakan korban merupakan tenaga kerja legal.

Penyiksaan yang dialami Sumiarti terkuak saat 8 November lalu dia dibawa ke Rumah Sakit King Fahd di Madinah. Luka-luka di sekujur tubuhnya menunjukkan bahwa dia mengalami siksaan yang parah, terlebih Sumiati kehilangan sebagian dari bibirnya karena digunting oleh majikan.

Bina Insan Mandiri

Oleh: Fajardo Yoshia

Perjalanan kali ini dilaksanakan pada hari minggu, 3 Oktober 2010. Ada sebuah misi yang kami bawa dalam perjalanan ini, yaitu mewawancarai kaum-kaum marjinal yang ada di sudut kemewahan kota. Wawancara ini  merupakan salah satu tugas yang diberikan dalam  mata kuliah Etika Engineering. Dalam menjalankan tugas ini, saya bersama dengan partner saya, Iksan, akan mencoba mewawancarai kaum tersebut.

Pada awalnya kami berniat untuk mewawancarai anak-anak jalanan ataupun pengemis yang ada di stasiun kereta api atau di dalam kereta api. Namun, pada hari itu kami tidak melihat adanya pengemis dan anak jalanan yang ada di stasiun. Ditambah lagi hujan deras yang mengguyur stasiun Pondok Cina, menghambat perjalanan kami. Kami akhirnya memutuskan untuk mencari tempat-tempat yang boleh dibilang kumuh yang ada di tengah kota ini. Terbesit di pikiran kami untuk bergerak menuju Stasiun Depok Baru, dengan asumsi adanya perkampungan kumuh di sekitar stasiun tersebut. Dengan menggunakan kereta ekonomi, kami bergerak menuju Stasiun Depok Baru.

Akhirnya kami sampai di Stasiun Depok Baru. Benar saja, saat kami berada di di gerbang Stasiun tersebut, terdapat dua pemandangan yang sangat bertolak belakang. Saat kami menoleh ke kanan, berdiri sebuah pusat perbelanjaan ITC Depok. Namun, saat kami menoleh ke kiri, terlihat  atap-atap  rumah yang bertumpukan dan terlihat sangat kumuh. Kami masuk ke dalam perkampungan tersebut dengan informasi bahwa di dalam perkampungan tersebut terdapat sebuah panti asuhan. Menurut informasi yang kami peroleh, panti asuhan itu terletak di dekat Mesjid di belakan Terminal Depok Baru. Kami berjalan menyusuri terminal dan lorong-lorong yang becek.

Akhirnya kami sampai pada sebuah Mesjid di belakang terminal tersebut. Namun kami tidak melihat adanya panti asuhan. Kami terus bergerak menyusuri gang-gang yang ada dan bertanya kepada orang-orang sekitar. Di sepanjang gang, banyak terdapat gerobak-gerobak pemulung dan rumah-rumah semi permanen. Kami mencoba mencari pemilik dari gerobak-gerobak tersebut namun kami gagal mendapatkannya. Kami mengetuk pintu sebuah rumah dan bertanya kepada penghuninya tentang keberadaan panti asuhan di lingkungan tersebut. Penghuni rumah tersebut menunjukkan kami jalan menuju panti asuhan tersebut. Akhirnya kami sampai di panti asuhan tersebut. Panti asuhan tersebut bernama Yayasan Bina Insan Mandiri. Saat kami berada di depan ruangan tata usaha yayasan tersebut, kami melihat seorang anak, tertidur, merengek kesakitan karena di kakinya terdapat luka yang belum sembuh. Kami mencoba berkomunikasi dengan anak tersebut, namun sayang sekali, anak tersebut tidak dapat berbicara. Kemudian keluarlah seseorang dari ruangan tata usaha yayasan tersebut. Dia bertanya kepada kami tentang maksud dan tujuan kami datang ke tempat tersebut. Kemudian kami menyampaikan bahwa kami ingin mewawancarai pengelola dari yayasan tersebut. Ia memanggil seorang temannya dan kemudian mengajak kami ke sebuah ruangan. Di tempat itulah kami mewawancarai pengelola yayasan tersebut. Berikut adalah data-data yang kami dapatkan dari hasil wawancara yang kami lakukan.

Beliau adalah Bapak Sadawah. Usia beliau adalah 24 tahun. Beliau merupakan salah satu staf pengajar di yayasan tersebut. Yayasan tersebut bernama Yayasan Bina Insan Mandiri, yang beralamat di Jl. Margonda Raya No. 58, Terminal Depok. Yayasan tersebut berdiri pada tahun 2000, melalui ide dan pemikiran 3 orang yang peduli dengan melihat adanya anak jalanan yang terlantar. Dengan modal yang mereka miliki, mereka sepakat mendirikan sebuh yayasan yang menampung anak-anak jalanan dan memberikan mereka pendidikan dan keterampilan. Awalnya, yayasan ini mendidik 3 orang anak jalanan. Namun, yayasan yang mereka dirikan tersebut mendapatkan respon negative dari masyarakat sekitar. Masyarakat beranggapan bahwa yayasan tersebut adalah tempat anak-anak berandalan, tempat berjudi dan mabok-mabokan. Karena respon tersebut, akhirnya aktifitas di yayasan ini berlangsung secara sembunyi-sembinyi. Walaupun terkesan sembunyi-sembunyi, yayasan ini semakin berkembang dan memiliki banyak anak didik. Karena perkembangan tersebut, dengan susah payah, akhirnya yayasan ini memperoleh pengakuan dari masyarakat. Yayasan ini disahkan oleh pemerintah setempat pada awal tahun 2005 dan mendapatkan dukungan dari Depdiknas. Sampai sekarang, yayasan ini telah berhasil mendidik puluhan anak jalanan dan beberapa dari mereka telah menjadi orang sukses dan memiliki mata pencaharian yang cukup baik. Sumber dana untuk menjalankan panti asuhan ini berasal dari salah satu partai besar di Indonesia. Selain itu, yayasan ini memperoleh sumber dana dari para alumni yang telah berhasil berkat adanya yayasan ini. Terdapat empat orang alumni yang telah bekerja sebagai polisi di Singapura. Merekalah yang menyumbangkan sebagian pendapatan mereka untuk keberlangsungan pendidikan di yayasan ini. Yayasan ini tidak membebankan biaya sedikitpun kepada anak didik atau dengan kata lain pendidikan di yayasan ini gratis.

Pada tahun 2010, yayasan ini tengah mengasuh 50 anak didik. Banyak di antara mereka adalah pengamen-pengamen kreatif  yang seringkali terlihat beroperasi di sepanjang jalan Margonda. Banyak dari antara mereka tidak memiliki orang tua, dibuang sejak mereka dilahirkan, bahkan kabur dari rumah karena tidak tahan dengan perlakuan orang tua mereka dan merasa tidak diperhatikan. Selain itu, beberapa dari mereka berasal dari keluarga yang broken home.

Aktifitas di yayasan ini anara lain :

1.      Pendidikan Usia Dini

2.      Paket A setara SD

3.      Paket B setara SMP

4.      Paket C setara SMA

5.      Keaksaraan fungsional

6.      Kursus jahit, computer dan percetakan.

Selain bidang pendidikan, yayasan ini juga menyelenggarakan pelayanan di bidang sosial, dan kesehatan. Yayasan ini pernah menyelenggarakan sunatan masal dan pengobatan gratis untuk warga kurang mampu. Yayasan ini pernah mengadakan ujian akhir di dalam penjara, bagi orang-orang yang dalam masa pendidikannya di bangku sekolah terbentur masalah kriminalitas yang mengharuskan mereka tidak dapat melanjutkan pendidikan dan terbelengu di balik jeruji besi. Setelah mereka bebas dari penjara, mereka telah memiliki ijasah karena telah mengikuti ujian yang diselenggarakan yayasan tersebut. Selain  itu, yayasan ini melatih anak didik mereka untuk melukis dan bermain musik. Salah satu wujud kreatifitas mereka adalah mereka memiliki grup music kresek, yaitu grup music dimana alat music yang mereka mainkan berasal dari barang-barang bekas, seperti : ember bekas, botol air mineral bekas, panci, gallon, dan lain-lain. Grup music ini lazimnya saat ini disebut music bengkel. Dalam waktu dekat, yayasan ini juga akan membuka pelayanan pemakaman jenazah.

Pendidikan di yayasan ini biasanya dilaksanakan pada malam hari, 3 kali dalam seminggu, dan setiap sesinya berlangsung sekitar 2 jam. Hapir seluruh anak didik di yayasan ini bekerja pada siang hari, sehingga kegiatan belajar baru dapat dilaksanakan malam hari. Tenaga pengajar di yayasan ini adalah para alumni dari yayasan ini dan juga anak didik yang duduk di bangku kuliah dan dibiyayai oleh yayasan ini. Mereka tersebar di Poltek UI, Universitas Triananda, dan Universitas Indonesia. Merekalah yang menjadi tenaga pengajar di yayasan ini.

kamar di Yayasan Bina Insan Mandiri

 

 

 

 

 

 

 

 

Prestasi yang pernah ditoreh oleh anak-anak didik di yayasan ini, antara lain :

1.      Juara Pertama Olimpiade paket A pada tahun 2006.

2.      Juara Kedua lomba music kresek se-Jakarta.

3.      Pada tahun ini, dikirimkan 12 orang perwakilan untuk mengikuti olimpiade matematika di Senayan.

Kendala yang dialami oleh yayasan ini adalah:

1.      Kurangnya fasilitas berupa buku-buku pelajaran.

2.      Kurangnya fasilitas computer untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan mengakses internet.

3.      Minimnya sarana dan prasarana pendidikan, seperti tempat belajar dan juga ruang kelas.

Kendala-kendala tersebut sudah sedikit terpecahkan dengan adanya sumbangan Depniknas berupa dua buah container yang saat ini digunakan sebagai ruang kelas dan lab computer, dimana computer tersebut juga merupakan sumbangan. Namun, kondisi lab computer yang mereka miliki belum optimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar mereka.

Solusi yang terbesit di benak saya adalah mencoba masuk dan membantu dalam penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat. Masyarakat harus disadarkan dengan konsep “jangan membuat manusia baru jika belum siap untuk menghidupi manusia baru tersebut”. Seperti yang telah dipaparkan di atas, banyak dari anak didik di yayasan ini berasal dari anak yang dibuang orangtuanya dan kabur dari orangtuanya karena tidak mendapatkan kasih sayang yang layak. Orangtua harus memikirkan kehidupan anaknya dan kesiapan mereka untuk mempunyai dan menghidupi anak-anak mereka. Melalui penyuluhan yang diberikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat berfikir terlebih dahulu saat mereka ingin mempunyai seorang anak, tentang beratnya memiliki seorang anak, dan tanggung jawab mereka menghidupi anak mereka. Dengan penyuluhan ini diharapkan akan mengurangi angka anak terlantar dan anak jalanan. Selain itu, untuk menunjang pendidikan di yayasan ini, saya memiliki solusi untuk menyalurkan buku-buku pelajaran ke yayasan ini. Mungkin dengan mengadakan acara pengumpulan buku-buku bekas saat diakhir masa tahun ajaran SD, SMP, dan SMA. Buku-buku yang telah terkumpulkan dapat disumbangkan ke yayasan ini.

Demikianlah uraian perjalanan kami mewawancarai salah satu yayasan yang membina anak-anak jalanan, suatu yayasan yang tidak pernah dipandang, terpencil, terasing, namun terbukti berhasil membina ujung tombak bangsa yaitu anak-anak muda dengan pendidikan yang selayaknya.

Laskar Sepeda CSR Pertamina


Lihat video picture penyerahan sepeda pada sekolah negeri di Medan

http://www.facebook.com/home.php#!/video/video.php?v=457002794284

Pertamina tahun 2010 ini telah melaksanakan program CSR (Community Social Responsibility) dengan mencanangkan aktivitas Laskar Sepeda. Jadi di beberapa sekolah dibagikan sepeda yang intinya digunakan untuk murid2 bertransportasi dari rumah ke sekolah. Program ini dengan sendirinya juga mendukung program Lingkungan Hijau dan sehat dengan menggunakan sepeda sebagai kendaraan sehari-hari. Telah dipilih beberapa daerah dimana Pertamina banyak beraktifitas yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Semarang dan Surabaya.

Kerjasama telah direalisasikan dengan nyata antara banyak pihak diantaranya Pertamina, PSSI (Persatuan Sepeda Sekolah Indonesia), FTUI, PT SUI (Sekawan Utama Int), PT SAE. Kerja tim ini dimotori oleh banyak tokoh yang telah mulai beraktifitas sejak bulan Juli 2010. Mereka diantaranya Julian (Ptm), Habe Arifin, Ahmad Rizali (PSSI), Raldi, Hendri (FTUI), Dedi Rahmat, Ismail H, Dedi Heri, Muh Reza, Ramadita Budhi, Yudha (PT SUI), Yong, Pamuji (PT SAE).

Banyak hal yang bisa dilakukan dengan CSR BUMN yang betul-betul bisa berguna untuk masyarakat dan rakyat kita.  Tanpa perlu banyak birokrasi, tanpa banyak tanda tangan, tanpa perlu upacara, tanpa perlu formil2an… KERJAIN AJAH…-

Relawan = Pahlawan

Mereka hadir ditengah kesulitan. Menerjang debu panas, mengangkat wanita tua dan anak2, mengangkut pengungsi, membagikan bantuan.

Semua tanpa pamrih, bahkan bertarung nyawa diantara serpihan nyala abu merapi. Banyak juga yang akhirnya jadi korban karena tak sempat menyelamatkan diri ketika Merapi memuntahkan laharnya.

Dihari pahlawan 10 Nopember 2010 ini, marilah kita angkat mereka semua jadi

PAHLAWAN NASIONAL

Tanpa perlu tanda jasa, tanpa perlu sertifikat, tanpa perlu bertengkar dengan memanggil ahli sejarah dan pejabat berwenang, tanpa ukiran nama dalam buku sejarah.

Diakui ataupun tidak, saya akan memberi GELAR pada mereka: PAHLAWAN MERAPI.-

–00–

Anda yang setuju, silakan kasi komen. Yang tidak setuju kasi komen juga. Atau anda mau nambahin gelarnya lagi ? Silakan saja. Mari kita doakan mereka…

Lihat video picture yg diambil dari foto www.boston.com ()

http://www.youtube.com/watch?v=iShStrkIsq0.-

Bikin Panti 1 Hari

Dalam waktu satu hari, sudah bisa bikin Panti Asuhan…

Bagaimana bisa terjadi ?

Lihat komunikasi berikut dengan seorang sahabat di Purwokerto:

***

9 Nop 2010 10:53 AM

Farihan from Ral. Kalo sy kirim 2×2,5 juta bisa nggak jadi biaya awal bikin rumah Yatim Piatu Mini (5-10 oranganak). Tempatnya ngonrak dulu aja. Andai bisa, mg depan akan sy kirim 2,5 yg pertama. Salam.-

9 Nop 2010 11:14 AM

Sangat bisa pa prof insyaalloh , jazakmulloh khoir

9 Nop 2010 12:25 AM

Nanti mlm sy kirim yg pertama… Nanti yg kedua akhir bulan atau awal bln dpn. Salam. Nanti kalau sdh jalan sy sambangi….

9 Nop 2010 2:01 PM

Jazakumulloh khoir, insyaalloh mlm in ane kordins dg teman2 Pa Prof

9 Nop 2010 7:08 PM

sdh dikirim 2,5 jt kliring (tunggu 1 hari) utk Rmh Yatim piatu Purwokerto. Ral.-

10 Nop 2010 6:22 AM

Assalam, shobahul khoir Pa Prof, semlem ane udh kordinsi dg temn2,insyaalloh infq dr P Prof kit gnkn u pmblian kasur &mej beljr sederhana, krn tmpt tdur dpt bantuan dr rsud banyumas, u pantiny sdh ada yg waqaf,insyaalloh kl tdk ada hlngn tgl 18 nov kita resmikn dg nm “DARUL JANNAH” memfokuskn ank perempuan, bl pa Prof brkenan hadr kami sngat bahagia, smg Alloh mmudhkan sgl urusn kita,Amin

10 Nop 2010 8:15 PM

Alhamdulillah, cepat sekali… Demikianlah bila Allah berkehendak kun fayakun maka jadilah. Saya belum bisa kesana tgl 18, tolong kirim saja foto dan videonya via email. Tp insya Allah lain kali akan saya kunjungi. Semg sgl sesuatunya lancar, saya doakan dari jauh. Salam, Ral.-

***

Untuk teman2 yang ingin bersedekah dan atau berinfaq dengan sembunyi2 atau terang2an untuk panti asuhan jangan ragu Allah SWT pasti akan membalas dengan imbalan yg berlipat.

Silakan kirim sementara ke nomor rekening saya di

BNI nomor 0006631418 (UI Depok) a.n. Raldi Artono Koestoer.

Tolng kasi tahu lewat SMS (+628161992186) kalau sdh kirim biar bisa saya cek.

Nanti akan saya lanjutkan ke Panti Asuhan diatas.

 

PhD Postdoc Scolarship

PhD Scholarship

Please forward this email to your friends if they are also interested in

scholarships.

 

Chevening Rolls-Royce Science and Innovation Leadership Programme 2011, UK

 

Scholarship program for mid-career Indian professionals Study

Subject: Science, Innovation, and Related Public Administration

Employer: University of Oxford Level: Mid-Career.. [Apply Now]

 

The Singapore International Graduate Award (SINGA) 2011, Singapore

 

The Singapore International Graduate Award (SINGA) Study Subject:

Science, Technology & Research Employer: Agency for Science,

Technology & Research (A*STAR),.. [Apply Now]

 

International PhD Program in Biomedical Research, FMI, Switzerland

 

scholarship program for doctoral studies at Friedrich Miescher

Institute for Biomedical Research Study Subject: infection biology,

neurobiology,cell biology, developmental biology,biophysical.. [Apply Now]

 

William Randolph Hearst Endowed Fellowship, USA

 

William Randolph Hearst Endowed Fellowship for Minority Students Study Subject:

Issues and Challenges Affecting Philanthropy, Social Enterprise, Nonprofit

Organizations, and Other Actors.. [Apply Now]

 

Academic Jobs India | Education, Research, Teaching and Science Jobs in India :

Search at http://academicjobs.in/

 

PhD Research Fellowship in Renewable Energy, Norway

 

Candidates must be enthusiastic about, and greatly interested in research

involving simulation studies in a cross-disciplinary context Study Subject:

Science.. [Apply Now]

 

PhD Research Fellowship at the Faculty of Humanities and Education, Norway

 

For this fellowship applicant is able to work in a goal-oriented, organized,

concentrated and independent manner Study Subject: Education Employer:.. [Apply

Now]

 

PhD Research Fellowship in Industrial Mathematics, Norway

 

Candidate will participate in the activities of the NORCOWE research center with

a particular focus on control systems Study Subject:.. [Apply Now]

 

 

 

 

 

 

PhD Position, Institute of General and Applied Linguistics and Cultural Studies (IASK), Germany

 

Postdoctoral researcher is expected to conduct independent research with

projects embedded in the group’s research themes Study Subject: Science

Employer:.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Research Fellowship in the Project “Stem Cells for Bone Tissue

Engineering” , Norway

For this fellowship candidates must have a PhD or other corresponding education

equivalent to a Norwegian doctoral degree Study Subject:.. [Apply Now]

 

PhD Scholarships at Faculty of Life Sciences, University of Copenhagen

Study Subject: Food, health, Climate, energy and environment,Politics, economics

and developing countries,Animals, ethics and welfare, Veterinary and animal

sciences, Biotechnology.. [Apply Now]

 

PhD Scholarship within Molecular Electron Cryomicroscopy, Denmark

Scholarship program for doctoral studies at University of Copenhagen Study

Subject: Science Employer:University of Copenhagen Level : PhD Scholarship

Description:.. [Apply Now]

 

PhD Scholarship in Plant Molecular Biology/Protein Chemistry, Denmark

Scholarship at Department of Biology Study Subject: Biology,Chemistry Employer:

University of Copenhagen Level: PhD Scholarship Description: The Faculty of

Science,.. [Apply Now]

 

The Glimpse Correspondents Program, USA

The Glimpse Correspondents Program for US and Non US Citizens Study Subject:

Writing and Photography Employer: National Geographic Society Level:.. [Apply

Now]

 

Postdoctoral Teaching Fellowship 2011, USA

Fellowship at University Honors Program Study Subject: English and other subject

Employer: California University of Pennsylvania Level: Postdoctoral Fellowship

Description:.. [Apply Now]

 

Junior Research Fellowship, B. A. College of Agriculture, India

Candidates must have M. Sc. (Agri) in Agril. Economics/ Extension

Education/Agril. Statistics/ MBA in Agri. Business Management Study Subject:

Agriculture.. [Apply Now]

 

 

 

 

 

 

John Bardeen Engineering Fellowship 2011, USA

For this fellowship students must have masters or doctoral degree Study Subject:

Engineering Employer: Fermi National Accelerator Laboratory Level: Doctoral..

[Apply Now]

 

Academic Jobs India | Education, Research, Teaching and Science Jobs in India :

Search at http://academicjobs.in/

 

Chevening Rolls-Royce Science and Innovation Leadership Programme 2011, UK

Scholarship program for mid-career Indian professionals Study Subject: Science,

Innovation, and Related Public Administration Employer: University of Oxford

Level: Mid-Career.. [Apply Now]

 

Erasmus Mundus Master in Membrane Engineering EM3E

Masters scholarship for international students in Europe Study Subject:

Engineering Employer: Erasmus Mundus Level: Masters Scholarship Description:

Erasmus Mundus is.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Position in Functionalization of Nanoparticles, Spain

Fellowship for those students who have experience in nanoparticle

fictionalization Study Subject: Organic Chemistry Employer: Madrid Institute for Advanced Studies.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Position in Carbon Nanomaterials-Nanocrystals Composites, Spain

Fellowship for those students who have experience in carbon nanotubes or carbon

fibers as well as good knowledge of English.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Position in Synthesis and Structural/Magnetic Characterization of Nanoparticles, Spain

Fellowship for those students who have god academic record and have fluent

English Study Subject: Chemistry Employer: Madrid Institute for.. [Apply Now]

 

Russian State Fellowship Programme 2011-2012, Canada

 

Russian State Fellowship Programme for Canadian Students Study Subject:Any

Employer: Ministry of Education and Science of the Russian Federation Level:..

[Apply Now]

 

PhD Research Fellow in Petroleum Geology, Norway

Candidate will work on specific area i.e. Petroleum Systems and Basin

Development Study Subject: Rock Physics, Petroleum Geology Employer:

University.. [Apply Now]

 

PhD Position “Loading of micro-containers for oral drug delivery”, Denmark

Doctoral studies at Technical University of Denmark Study Subject:

Micro- and Nanotechnology Employer: Technical University of Denmark

Level: PhD Scholarship.. [Apply Now]

 

 

 

 

 

 

ICO International Fellowships, Germany

Fellowship program of international applicants in Ophthalmology

Study Subject:Ophthalmologists Employer: International Council of

Ophthalmology Level: Fellowship Description: The ICO Fellowships.. [Apply Now]

 

The Legatum Fellowship at MIT, USA

Study Subject: Entrepreneurship Employer: MIT Level: Graduate

Fellowship Description:The Legatum Center seeks entrepreneurs who aspire

to have a lasting and.. [Apply Now]

 

RGS-IBG Hong Kong Research Grant, China

Research grants for students from any country to undertake

geographical research in the Greater China region Study Subject:

Geography Employer:.. [Apply Now]

 

TEC Research Fellowship Scheme 2011, Mauritius

TEC Research Fellowship Scheme 2011 Study Subject: a) Tertiary

Education policies b) Biomedical and Pharmaceutical c) Energy efficiency

and Renewable.. [Apply Now]

 

PhD Position in the Synthetic Biology, Germany

Scholarship at Centre for Biological Signaling Studies Study

Subject: Synthetic Biology Employer: University of Freiburg Level: PhD

Scholarship Description: The.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Positions, The Institute for Molecular Medicine and Cell Biology,Germany

The project is CRC-850 Â “Control of Cell Motility in Morphogenesis,

Cancer Invasion and Metastasis” Study Subject: Biology Employer:

University.. [Apply Now]

 

Japanese Association of University Women International Fellowship, Japan

Fellowship program for womens to carry out independent research or

advanced study at the post-graduate level in Japan. Study Subject:.. [Apply Now]

 

Junior Research Fellowships, Freiburg Institute for Advanced Studies (FRIAS),

Germany

Fellowship at the school of language and literature Study Subject:

Science Employer: University of Freiburg Level: Junior Researcher

Fellowship Description:.. [Apply Now]

 

NHP Early Stage Investigator Scholar Award 2011

NHP Early Stage Investigator Scholar Award Study Subject: HIV

Vaccine Clinical Research Employer: HIV Vaccine Trials Network Level:

Research Scholarship.. [Apply Now]

 

2011The Lemmermann Foundation’s Scholarship Award, Rome

Scholarship program for masters and doctoral studies Study Subject:

Archaeology, History, History of Art, Italian, Latin, Musicology,

Philosophy, Philology Employer:The.. [Apply Now]

 

NUS-DSO President’s Graduate Fellowship, Singapore

NUS-DSO President’s Graduate Fellowship for Singapore Citizens Study

Subject: Defence Research and Development Employer: DSO National

Laboratories Level: PhD Scholarship.. [Apply Now]

 

PhD Scholarship on Soil Organic Matter processes, Denmark

PhD scholarship at the Department of Forest and Landscape Ecology,

Faculty of Life Study Subject: Forest and Landscape Ecology

Employer:University.. [Apply Now]

 

PhD scholarship within Diffusion Tensor Imaging, Denmark

Study Subject: Computer Science Employer: University of Copenhagen

Level: PhD Scholarship Description: Diffusion Tensor Imaging has become a

very important.. [Apply Now]

 

3-Years Premium Research Doctoral Studentship in Computer Science 2011, UK

Scholarship for those students who have honors degree Study Subject:

Computer Science Employer: University of Cambridge Level: Doctoral

Scholarship Description:.. [Apply Now]

 

PhD Studentship within the AIFONS Project, Sweden

Scholarship at the Department of Physics and Astronomy Study

Subject: Nuclear physics Employer: Uppsala University Level: PhD

Scholarship Description: The.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Fellowship in Ab initio Simulations of Actinide Materials, Sweden

Scholarship at the department of Physics and Astronomy Study

Subject: Science Employer: Uppsala University Level: Postdoctoral

Fellowship Description: Uppsala University.. [Apply Now]

 

Scholarship opportunities for International Students, University of Ilorin, Nigeria

Scholarship program for national and international students at

University of Ilorin, Nigeria Study Subject:  Any Subject Employer:

University of Ilorin.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Research Fellowship, University of Ilorin, Nigeria

Fellowship program for international applicants in the field of

Applied Sciences,Science and Humanities at University of Ilorin, Nigeria

Study Subject:.. [Apply Now]

 

Two PhD Studentships in Ecology, Sweden

Candidate will do research on “Effects of climate change on trophic

interactions – spatio-temporal aspects of host plant utilization in.. [Apply Now]

 

PhD Position in Systematics and Evolution, Sweden

Research will be based on “Phylogeny, colonization and evolution of

water beetles on Madagascar” Study Subject: Science Employer: Stockholm

University.. [Apply Now]

 

PhD Student for Projects within the Singapore-MIT Alliance for Research &

Technology, Future Urban Mobility, Singapore

Studentship program for doctoral Studies to be supervised by NTU and

MIT faculty. Study Subject:Engineering Employer: NTU & MIT Level:.. [Apply Now]

 

 

 

 

 

 

Postdoctoral Researcher Positions at the University of Eastern Finland, Finland

This fellowship includes include completing the research presented

in the research proposal, participating in the supervision of academic

theses in.. [Apply Now]

 

PhD Positions, Institute for Environmental Decisions, Switzerland

This positions are only for those students who independently work on research

projects in the fields of economic analysis of.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Researcher Position, Bioenergy and Biofuels Group, Spain

Those students can apply who have with excellent research expertise

in catalysis and chemical reaction engineering Study Subject: Chemical

engineering,.. [Apply Now]

 

Doctoral Positions for International Applicants on Legal History and Early

Modern/Modern History, Germany

Research scholarships for national and international applicants at

Max-Planck-Institute for European Legal History Study Subject: Legal

History and Early Modern/Modern.. [Apply Now]

 

International Doctoral Research Positions within the Areas of Criminal Law,

Criminology or Sociology, Germany

Scholarship for Doctoral reserach studies at Max Planck Institute

for Foreign and International Criminal Law Study Subject: Criminal Law,

Criminology.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Fellow in Radiotracer Development for PET, Sweden

Fellowship program for postdoctoral studies at Uppsala University

Study Subject: Biochemistry and Organic chemistry Employer: Uppsala

University Level: Postdoctoral Scholarship.. [Apply Now]

 

Postdoctoral or Junior Researcher in Environmental Physics and

Biophysics with Emphasis on Porous Media Processes, Switzerland

Fellowship for those students who have some experience in research

field Study Subject: Physics, engineering, hydrology, ecophysiology,

soil science Employer:.. [Apply Now]

 

PhD Positions in Security Studies, Switzerland

Scholarship at Center for Security Studies Study Subject: Political

science Employer: Swiss Federal Institute of Technology, Zurich Level:

PhD Scholarship.. [Apply Now]

 

Postgraduate Researcher in Economics, Switzerland

Scholarships in different field Study Subject: Economics, law,

IO/innovation, information technology Employer: Swiss Federal Institute

of Technology Zurich Level: Postgraduate.. [Apply Now]

 

PhD Student Position 2010, Portugal

 

Scholarship for those students who have background in molecular

biology and yeast genetic manipulation Study Subject: Life

Sciences/Biotechnology Employer: PhD.. [Apply Now]

 

Postdoctoral Researchers and PhD Positions, Department of Biological and

Environmental Science, Finland

Scholarship at Faculty of Mathematics and Science Study Subject:

Biology and in Cell and Molecular Biology Employer: University of

Jyväskylä.. [Apply Now]

 

 

 

 

 

 

PhD Scholarship in Ribosomal RNA Methylations and Antibiotic Resistance, Denmark

 

Scholarship for doctoral studies at southern university of Denmark

Study Subject:Biochemistry and Molecular Biology Employer: Southern

University of Denmark Level:.. [Apply Now]

 

 

Postdoctoral Position in Medicinal Chemistry, Denmark

 

Fellowship program for postdoctoral position  at  southern

university of Denmark Study Subject: Medicinal Chemistry Employer:

Southern University of Denmark Level:.. [Apply Now]

 

Postgraduate Researcher in Economics of Information Technology, Switzerland

 

This scholarship is research focused Study Subject: Economics,

Information Technology Employer: Swiss Federal Institute of Technology

Zurich Level: Postgraduate Scholarship.. [Apply Now]

 

PhD Positions, Excellence Cluster Cellular Networks (EXCCN), Germany

 

Integrins are the main receptors for cell-matrix adhesion and are

continuously trafficked within the cell Study Subject: Molecular

biology, systems.. [Apply Now]

 

Nanoplast: PhD Scholarship in Nanostructured Polymer Surfaces for Optical

Functionality, Denmark

 

Scholarship for doctoral studies at Denmark Technical University

Study Subject: Engineer Employer: Denmark Technical University Level:

PhD Scholarship Description: DTU.. [Apply Now]

 

Inkubator FTUI Selamatkan Bayi

Inkubator FTUI yang disumbangkan ke sebuah Rumah Bersalin di Depok II dalam rangka program CSR Departemen Teknik Mesin FTUI, saat dikunjungi oleh tim monitor dari BPK dan DTM, sedang digunakan untuk menolong

bayi prematur dengan berat hanya 0,8 kg.

Alhamdulillah program CSR DTM FTUI telah TEPAT SASARAN. Semoga makin banyak bayi yang bisa tertolong oleh inkubator hasil penelitian FTUI.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya bahwa DTM-FTUI telah menerima program Hibah dari Dikti yaitu program

IMHERE (Indonesia Managing Higher Education for Relevance and Efficiency).

Kemudian dari beberapa subprogram sebagai implementasinya, ada yang berupa CSR bagi DTM-FTUI dan disebut sebagai ATI (Appropriate Technology Implementation), yang pelaksanaannya dimulai pada 30 April 2010 (tanda tangan kontrak).

Subprogram ini telah selesai dan tibalah saatnya untuk di monitor oleh tim baik dari DTM maupun oleh personil BPK. Dari salah satu kunjungan monitoring itulah terlihat kemanfaatan yang diperoleh dari program CSR ini yaitu inkubator bayi sebagai hasil penelitian dan pengembangan di Laboratorium Perpindahan Kalor Departemen Teknik Mesin FTUI, menunjukkan kemanfaatannya langsung di salah satu Rumah Bersalin di Depok. Management RB ini merasa sangat berterimakasih sekali atas bantuan yang telah diberikan oleh DTM FTUI. Sehingga nyatalah bahwa – Appropriate Technology Implementation ini – betul-betul telah mencapai sasarannya alias TEPAT SASARAN.

ILMU tanpa AMAL, bagaikan sayur tanpa garam.-

85 tahun Prof Nakoela

Ulang tahun ke 85 Prof Nakoela Soenarta dirayakan di Club House Senayan Golf, dalam bentuk surprised party. Jadi secara diam2 tanpa pemberitahuan pada Prof Nakoela, sehingga beliau cukup kaget… koq tahu2 orang2 udah pada datang dan ramai. Semua atas inisiatif Prof Budiarso dan mas tris Budiono dan beberapa lagi alumni Mesin FTUI yang lain.

Walau sudah 85 tahun beliau menunjukkan endurance dengan memberikan wejangan pidato selama satu jam. Bahkan pada akhir beliau minta untuk menyanyikan lagu berbahasa Belanda, sudah selesai menyanyikan satu lagu minta tambah satu lagu lagi yaitu -Cucak Rowo-…Luarbiasa.

Beberapa nasehatnya yang patut diteladani, diantaranya supaya panjang umur kita harus selalu senam otak (olah otak), bagaimana caranya ? Nah ini dia caranya atau rahasianya.

Walaupun sudah tua, tapi jangan pernah putus untuk… IQRO… alias membaca. Baca dan bacalah terus katanya. Sekalipun pengertian kita sudah lemah, biar tinggal 5% mengertinya, baca aja terus. Dengan demikian otak jadi bekerja, otak sama dengan badan kita perlu digerakkan terus menerus. Jadi selain olahraga harus ada juga olahotak. Dan yg terakhir ini sudah terbukti dengan melihat endurance nya prof  Nakoela.

Acara ini juga dimeriahkan oleh band FTUI 70 an, yg personilnya k.l. Budiarso, Arifin, Amir Hasan, Raldi, Muchson, Budi Susilo. Waktu latihan sekali di rumah mas Budiarso sih ada Ibnu dan Ida. Dibantu juga oleh keyboard player satriawan (Mhs Mesin 2006).-

http://www.youtube.com/watch?v=RalKiD8V8ZI

Ada juga peluncuran bukunya dengan judul:

…Naluri… pokonya ada 3 N gitu deh… Saya lupa sorry ya.

kalo mau pesen sama mas tris aja (tribuma@eng.ui.ac.id).-

Rangkaian foto dan video masih ada di:

http://koestoer.blogspot.com/2010/10/prof-nakoela-85-th-video.html

 

Ulurkan Tangan

Gempa di Wasior Papua Barat. Sekian orang meninggal dunia, masih banyak lagi yang hilang belum diketemukan. Satu kota hancur sehingga penduduk harus mengungsi bahkan pindah kota.

Gempa di Mentawai, bahkan disertai Tsunami dan gelombang pasang 6 meter. Ratusan meninggal, dan yang hilang masih sulit untuk dihitung. Kepulauan yang hanya mungkin dicapai dari udara dan laut karena tidak mungkin jalan darat. Medan musibah gempa ini sulit dicapai.

Gunung Merapi meletus mengeluarkan debu dan abu vulkanik pekat dengan suhu 600 derajat Celsius. Puluhan orang jadi korban. Hewan ternak ratusan mati. Mata pencarian rakyat putus. Dan sampai kini masih terus aktif abu vulkanik. Kota Yogya diliputi debu. Bandara Solo Yogya buka tutup, tergantung situasi local.

Kemarin gunung Papandayan mulai aktif dengan 28x gempa sehari. Tanda akan meletus dan peringatan Waspada sudah disiarkan oleh pemda.

MARI KITA ULURKAN TANGAN untuk membantu saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air, yang saat ini sedang memerlukan pertolongan. Berikan sumbangan serelanya, seikhlasnya, dan jangan lupa doakan mereka dan doakan bangsa kita ini agar bisa tegar, bertahan dan sanggup melewati masa-masa yang sulit ini.

Mungkin sumbangan berupa uang paling mudah untuk kita realisasikan. Dibawah ini ada beberapa nomor rekening utk penyaluran sumbangan:

BRI cab Pejaten nomor 1182-010.00002.306 a.n. PT Republika Media Mandiri.

Bank Mandiri Wr Buncit nomor 127.009.090.9092 a.n. PT Republika Media Mandiri

Mbah Maridjan Meninggal

Mbah Maridjan Meninggal

Republika

Republika – Rabu, 27 Oktober

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN – Juru Kunci Gunung Merapi  Mbah Maridjan akhirnya ditemukan tewas oleh tim penyelamat yang diterjunkan sejak Rabu (27/10) dinihari. Jasadnya sekitar pukul 06.05 berhasil dievakuasi dari lereng Gunung Merapi tepatnya di Desa Kinahrejo Kecamatan Cangkringan, Sleman atau berjarak sekitar 6 km dari puncak Merapi.

 

mbah marijan wafat saat sujud solat ashar

 

Keterangan yang dihimpun Republika, jenasah Mbah Maridjan ditemukan dalam kondisi sujud di dalam kamarnya. Ia masih mengenakan baju batik, kopiah warna putih serta sarung. Diduga saat bencana wedhus gembel datang yang bersangkutan sedang shalat.

Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Heru Trisno Nugroho membenarkan salah satu jenasah yang dikirim ke rumah sakitnya adalah Mbah Maridjan. Bintang iklan yang terkenal dengan kalimat Roso-roso itu dikirim sudah dalam kondisi tidak bernyawa. ‘’Tubuhnya sedang bersujud,’’ kata Heru kepada Republika.

Profs Iwan Tofani dan Rita S Sitorus

Telah dikukuhkan pada tanggal 16 Okt 2010, dua orang Guru Besar dari Univ Indonesia, yaitu

Pertama.

Prof drg Iwan Tofani SpBM PhD

dengan pidatonya yang berjudul:

Peran ilmu bedah mulut dan maksilofasial dalam kedokteran gigi masa depan di Indonesia

Sebagai Guru Besar Tetap FKGUI

Kedua

Prof dr Rita Sita Sitorus SpM(K) PhD

dengan pidatonya berjudul

Eliminasi kebutaan anak di Ind sejalan dengan MDGs dan vision 2020 konsep dan strategi.

Sebagai Guru Besar Tetap FKUI.

Samar Marawis Zapin

***
Dari MIA – Muhammad Idrus Alhamid
***
Samar itu berarti hiburan. Tidak harus dengan musik. Adakalanya dilakukan
disiang, sore atau malam hari. Bentuk hiburannyajuga bermacam-macam. Ada
sekelompok orang yang “hiburannya” adalah membahas masalah keagamaan
(biasanya dinamakan Rauhah), ada juga yg minum kopi atau teh, adapula yg
pakai diiringi musik/tari, kadang pakai gambus lengkap dengan gendang dan
biola-nya.

Tentang Hajir Marawis, ini adalah salah satu jenis musik zapin (atau
japin), hanya peralatan gendang, tanpa gambus, gendang yg besar dinamakan
Hajir, adapula yg seperti “tam-tam” dinamakan Dumbo. Khusus untuk hajir
marawis, yg cukup khas adalah dari Bondowoso, dengan gerakan yg sangat
dinamis, bahkan pakai “koprol” segala. Merekas juga menggunakan suling,
sebagai “aba-aba” gerakan dan lagu. Lagu-laguynya dinyanyikan bersama sama
denman penonton.

Tentang Zafin/Japin, sudah menjadi tradisi di melayu, bahkan ada juga di
Indonesia Timur (Kalimantan, Maluku dan Papua), bisa dilihat di google. Yg
“hebat” di daerah Riau/Jambi serta Malaysia.

Kalau Darwis, itu lain lagi, salah satu gerakan/aliran sufufi yg konon
khabarnya dari Turki.

Wassalam, dari saya, mia (Muhammad Idrus Alhamid)

Dari Tempo Interaktif.

SEBUAH kesenian “dari zaman Nabi” diparadekan Itulah zapin, tari-tarian pria dengan musik yang khas. Bak digoyang tepukan marwas, gendang kecil yang khas. Sebentar-sebentar terdengar teriakan penonton. Gerak tari yang sebenarnya sederhana itu, bila ditambah variasi gerak silat, misalnya, memang bisa memancing penonton – yang sebagian besar memang pria – untuk ikut berjingkrak.

Kelompok ini mencoba mempertahankan warna asli zapin, terutama musiknya. Yaitu: hanya bertahan pada satu hajir (gendang besar), ditambah lima marawis (jamak marwas), dan sebuah midruf (seruling khas). Para penari Hajir Marawis bisa sangat luwes, mirip wanita, tapi tiba-tiba bisa menunjukkan gerak-gerak otot yang mantap atau loncatan-loncatan tinggi yang gagah. Dan jangan kaget kalau tiba-tiba beberapa penari berusia mendekati 50 itu jungkir balik – tanpa kopiah mereka terlepas.

Di kalangan masyarakat keturunan Arab zapin sudah jamak. Menjadi hiburan tatkala ada perhelatan, kesenian ini terpelihara hidupnya dari masa ke masa. Para bapak biasanya mengajarkan zapin kepada anak laki-lakinya. Mungkin pula panjang umur zapin dijamin karena setiap Mauludan peringatan kelahiran Nabi Muhammad selalu ada umat Islam yang berzapin. Kesenian ini memang erat berkaitan dengan agama Islam. Zapin, konon, lahir pada tahun keenam Hijriyah, ketika terjadi gencatan senjata antara pihak Nabi di Medinah dan para penguasa Mekkah yang kafir.

FTUI di periksa AUN

AUN ASEAN Univ Network, tentang AUN lihat penjelasan dibawah.

Dari milis (kiriman Prof Bondan T. Sofyan).-

————————————————-

Yth. Bapak/Ibu,

Hari ini, seluruh proses assessment AUN telah selesai. Kita sudah
mendengarkan report dari tim assessor dan semua area perbaikan yang terbuka
untuk dilakukan. Full report akan dikirim oleh secretariat AUN kepada kita
dalam waktu 2 minggu, dan kita diberi kesempatan untuk meresponse nya.
Setelah itu, baru score akan keluar. Apa pun hasilnya, keberanian kita untuk
dibedah pihak luar adalah sesuatu yang patut kita banggakan.

Pada kesempatan ini, kami mengucapkan SELAMAT dan terima kasih kepada semua
pihak yang telah bahu membahu melaksanakan proses ini. Kepada Kadep dan
Sekdep DTE, DTMM, DTK, DA yang telah memimpin proses mulai dari persiapan
hingga akhir. Kepada tim AUN yang telah bekerja keras mengumpulkan data dan
merangkainya menjadi SAR yang komprehensif. Kepada tim BPMA dan IO yang
telah melakukan internal assessment, membantu kelancaran komunikasi,
penjemputan dan hal lainnya. Kepada seluruh dosen yang telah bahu membahu
memberi impresi dan jawaban yang baik kepada assessor. Kepada supporting
staff yang telah berkontribusi dengan loyalitas yang tinggi. Sampaikan salam
dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa, alumni dan employer yang telah
mendukung dengan luar biasa.

Banyak PR yang harus kita lakukan. Tentunya ini untuk terus memastikan FTUI
layak disebut institusi berkelas international.

Sekali lagi, terima kasih.

Salam hormat, Bondan

————————————————–

Info :  DTK, DTMM, DA Departemen Teknik Kimia, Dept Teknik Metalurgi dan Material, Dep Arsitektur. Sedangkan DTS dan DTM (Sipil dan Mesin) sudah diperiksa tahun lalu.-

The AUN Secretariat is based at Chulalongkorn University in Bangkok, Thailand, and liaises closely with the ASEAN Secretariat in coordinating and implementing regional cooperation activities on higher educationflag AUN : The ASEAN University Network is an arrangement between 22 universities in the ten ASEAN countries.

The AUN is composed of a Board of Trustees (BOT), the participating universities

Universiti Brunei Darussalam, Brunei Darussalam
line

we

Awas Abonemen fixphone Naik…

Telkom dan etika bisnis

Oleh: Harlina Alwi

Sejatinya, saya memang kurang peduli dengan detil tagihan telpon, kecuali kalau nilainya agak “luar biasa” tinggi, baru rincian tagihan dipelototi hingga detil sekali. Telpon kemana saja, berapa lama dan ke nomor mana. Maklum saja … rumah tempat saya “menumpang” memang sangat terbuka. Saya tinggal dengan orangtua … jadi adik-adik dan keponakan seringkali lalu lalang. Tentu sangat tidak mungkin melarang mereka menggunakan telpon.

Menuduh pembantu menggunakan telpon juga sangat tidak mungkin karena mereka sekarang masing-masing memiliki telpon genggam. Kalaupun secara sembunyi digunakan, mereka tahu persis, akan mudah diketahui. Apalagi saya tidak melarang mereka menggunakan telpon rumah, asal sepengetahuan kami. Pembayaran telponpun selalu dilakukan melalui internet banking dan seringkali dilaksanakan sebelum surat tagihan terkirim ke rumah.

Entah kenapa, saat ibu saya menaruh amplop tagihan telpon pada minggu sore itu, saya iseng membukanya. Saat itu memang saya agak lupa, apakah tagihan sudah terbayar atau belum.

Saat membaca lembar tagihan, saya melihat tertulis pada baris pertama ABONEMEN sebesar Rp.15.000,- Wah, ada kemajuan nih …., abonemen yang biasanya sekitar 36 ribu, turun sekitar 40% dari tarif awal abonemen. Tapi, kegembiraan itu hanya sekejap, karena pada baris kedua tercetak PAKET TAGIHAN TETAP sebesar Rp.100.000,-  Wah …. apalagi ini? Mata langsung menelusuri baris demi baris rincian tagihan dan bagian paling bawah tertulis pengurangan Paket Tagihan Tetap sekitar 23 ribu saja, sementara tagihan-tagihan lain seperti sljj, telpon lokal dan ponsel tetap tercetak dan nilainya lebih tinggi dari pengurangan Paket Tagihan Tetap tersebut.

Logika sederhana saja … kalau sudah ada paket tagihan tetap, seharusnya pembayaran biaya telpon tidak akan lebih dari Rp.115 ribu (paket+abonemen) ditambah PPN 10%. Lalu, siapa yang mengijinkan Telkom menagih paket tersebut, karena seharusnya setiap penambahan fitur apalagi yang dikaitkan dengan penambahan/pengurangan biaya harus ada bukti tertulis permintaan dari pelanggan.

Masih tanpa prasangka buruk kepada Telkom, saya beranjak ke kamar, menanyakan ibu saya apakah beliau yang mengijinkan adanya paket tagihan tetap tersebut. Maklum saja karena telpon tsb masih atas namanya. Namun beliau menyangkal dan memang sudah selalu saya ingatkan untuk tidak berurusan dan menolak tawaran apapun via telpon, apalagi dengan maraknya penipuan belakangan ini.

Satu demi satu, penghuni rumah saya tanyakan. Semua menjawab TIDAK PERNAH DIHUBUNGI atau TIDAK PERNAH (lebih tepat TIDAK BERANI) menerima tawaran apapun juga berkenaan dengan telpon.

Menerima jawaban seperti itu, saya kemudian menuliskan kondisi ini pada status di facebook. Ternyata, beberapa teman memang mengalami hal yang sama. Ada yang kemudian berhasil memberhentikan Paket Tagihan Tetap tersebut setelah mengajukan keberatan via 147. Yang ini memakan waktu hingga 3 bulan. Ada yang sama sekali tidak berhasil walaupun telah berulangkali menelpon ke 147.

Beberapa teman kemudian menganjurkan untuk langsung saja mengajukan keberatan ke plasa telkom, sehingga lebih cepat ditangani dan logikanya bisa langsung diprogram, karena mereka memiliki akses komputer. Masuk akal juga …., Jadi saya pikir lebih baik datang langsung ke Plasa Telkom pada hari senin pagi sambil berangkat ke kantor.

Malam hari, sepanjang perjalan menuju undangan resepsi pernikahan, pikiran saya masih tidak bisa lepas dari Paket Tagihan Tetap yang dibebankan telkom kepada pelanggannya. Bayangkan … pada saat penyedia layanan mobile phone berlomba memberikan berbagai keringanan pembayaran maupun paket murah, TELKOM sebagai provider telekomunikasi tertua di Indonesia, malah “ngemplang” pelanggannya dengan paket yang tidak jelas.

Rp.100 ribu relatif kecil … tergantung dari sudut mana kita melihat. Saya juga tidak tahu berapa banyak pelanggan telkom yang “dikadali” dengan program ini. Andaikan di seluruh Indonesia ada 23,5 juta sambungan telpon dan 10% atau 2,35 juta di antaranya dikenakan Paket Tagihan tetap, maka dari situ saja TELKOM sudah memperoleh jaminan pemasukan sebesar Rp.270,25M dari paket tagihan tetap dan abonemennya. Ditambah lagi dengan 22,5 juta dari abonemen sekitar 35ribu per sambungan sebesar Rp.740,25M atau total sebesar Rp.1,010.500.000.000,- alias lebih dari 1 trilyun. Ini belum termasuk penerimaan abonemen dari pelanggan ponsel yang tercatat sudah mencapa 81,6 juta pelanggan (data pelanggan telkom ini valid lho, karena saya membacanya dari situs telkom).

Kalau kita anggap saja pelanggan telpon seluler hanya menghabiskan rata-rata 50 ribu/bulan, maka kocek TELKOM akan bertambah lagi sebesar Rp.4.080.000.000.000,- Jadi setiap bulan, TELKOM akan menerima pemasukan sebesar Rp.5.090.000.000.000,- alias sekitar 5 trilyun ….  Bukan main …. Pantas saja kalau saham telekomunikasi menjadi blue chip. Jadi, sebetulnya tanpa harus “menipu” pelanggan, dengan pemaksaan pengenaan tarif PAKET TAGIHAN TETAP, pemasukan Telkom sudah sangat besar.

Maka, sepulang dari resepsi, saya menghubungi 147 dan dari situ diperoleh jawaban bahwa
memang mereka memasarkan paket tersebut melalui telemarketing tetapi tidak ada kejelasan apakah benar pelanggan meminta layanan tersebut karena data pengenaan tarif Paket Tagihan Tetap tersebut, diisi oleh petugas tanpa ada petunjuk lainnya. Jadi bisa diduga, bahwa TIDAK ADA PERSETUJUAN dari pelanggan.

Senin pagi, saya sempatkan datang ke Plasa Telkom menyampaikan keberatan dan tanpa banyak tanya…. bisa jadi karena “merasa bersalah”, customer service langsung memproses keberatan saya. Sedikit “keberuntungan”, ternyata saya belum membayar tagihan, sehingga saya bisa langsung meminta agar restitusi segera diperhitungkan ke dalam tagihan.

Alhasil …. setelah dihitung-hitung, saya hanya membayar tagihan sebesar 48ribu saja dari tagihan awal sebesar hampir 200 ribu. Jadi, kalau informasi customer service itu bisa dipercaya, maka selama 2 bulan pengenaan Paket Tagihan Tetap tersebut, saya membayar lebih mahal 75 ribu per bulan.

Kembali otak saya menghitung …. kalau 2,35 juta pelanggan yang “dipaksa” mengambil paket tagihan tetap itu membayar kelebihan sebesar apa yang saya bayar, yaitu 75 ribu, maka telkom mendapat “sumbangan” dari pelanggannya sebesar 176,25M/bulan atau 2,115 trilyun per tahun.

Kemana larinya dana tersebut? entahlah …. semoga memang masuk ke kas negara, karena kalau tidak ….. Biarlah Allah SWT saja yang menjadi hakim bagi orang-orang yang melakukan “penipuan” tersebut

Tito Sanyoto Mantu

Kapa Tua, senior kita dan kawan lama bagi semua orang, gaul banget…

TITO SANYOTO

Kali ini beliau mantu di Gran Melia tanggal istimewa 101010 alias 10 Oktober 2010. Dihadiri oleh hampir separuh anggota kabinet, alias banyak menteri yang hadir, banyak direktur BUMN dan pejabat eselon pemerintahan. Wah rame banget deh pokoknya. Luarbiasa beliau nih.

Putra putri yang menikah adalah Anissa Kurnely dengan Satrya Anugrah. Dua2 nya B.Comm. Sedangkan besannya adalah bapak Kun Kurnely.-

Mari lihat sedikit videonya.

Harta Bahasyim 885 M

*** Dari milis *** Wow… Harta Bahasyim Rp 885 Miliar sumber: http://nasional.kompas.com/read/2010/09/30/18572023/Wow….Harta.Bahasyim.Rp.885.Miliar-8

*JAKARTA, KOMPAS.com* — Sementara penanganan kasus Gayus Halomoan Tambunan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan belum selesai, kini Direktorat Jenderal Pajak kembali disorot setelah kasus terdakwa Bahasyim Assifie, mantan pejabat tinggi di Ditjen Pajak, mulai bergulir ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tak tanggung-tanggung, jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Bahasyim melakukan tindak pidana pencucian uang dengan

total nilai Rp 885.147.034.806.

Dakwaan itu dibacakan saat sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (30/9/2010). Fachrizal, salah satu JPU, mengatakan, Bahasyim sebelum tahun 2002 sudah memiliki uang sebesar Rp 30 miliar. Uang itu diakui Bahasyim dimiliki dari hasil usaha jual-beli tanah dan mobil, valas, cuci cetak foto, penyertaan modal pada suatu perusahaan, dan usaha lain. Sejak tahun 2003, Bahasyim sudah tercatat sebagai nasabah prioritas BNI dengan dana Rp 1 miliar. Dari dana itu, kata JPU, Bahasyim membuka rekening Taplus Bisnis Perorangan di BNI atas nama istrinya,

Sri Purwanti, dengan saldo awal Rp 633.063.416 pada Oktober 2004.

Lalu, berdasarkan rekening koran sejak 2004 hingga 2010, terdapat transaksi masuk ke rekening itu sebanyak 304 kali dengan total sekitar Rp 885,1 miliar. JPU mengatakan, di antara 304 transaksi masuk itu, terdapat 15 transaksi yang dilakukan oleh Bahasyim dengan total Rp 4.175.750.000. Uang itu disetorkan antara November 2004 dan Januari 2006 oleh Yanti Purnamasari, Customer Relationship Manager BNI.

Menurut JPU, uang itu diduga hasil tindak pidana selama Bahasyim berkerja sebagai Kepala Kantor Pemeriksa dan Penyidikan Pajak Jakarta VII, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Koja, dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Palmerah. Terakhir, dia menjabat Inspektur Bidang Kinerja Kelembagaan, Bappenas, hingga 30 Maret 2010. “Karena dalam kurun waktu antara tahun 2004 dan bulan Maret 2010, secara formil terdakwa tidak memiliki usaha yang dapat menghasilkan keuntungan dengan nilai yang relatif besar. Dengan pekerjaannya sebagai PNS, terdakwa diperkirakan hanya mempunyai penghasilan sekitar Rp 30 juta per bulan. Dengan demikian, uang yang ditempatkan terdakwa pada rekening itu patut diduga hasil kejahatan yang berkaitan dengan jabatannya,” papar Fachrizal.

Severn Suzuki membungkam pemimpin dunia

 

Severn Suzuki membungkam beberapa pemimpin dunia di PBB

Posted by: “Roy Sajogo” rdradjad@yahoo.com   rdradjad

Wed Oct 6, 2010 3:22 am (PDT)

Kisah ini menceritakan pengalaman nyata mengenai seorang anak yg bernama Severn
Suzuki, seorang anak yg pd usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s
Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk
belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada
saat itu Severn yg berusia 12 tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan
pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat
RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dgn
orang terkemuka yg berdiri & memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak
berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children
Organization. Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13
tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle
Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk
memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara
anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.


Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi
dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg
akan datang. Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang
tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya.
Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya
lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan
kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang
lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami
mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan
tiap harinya – hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung
dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan
masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika
anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap
bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya.
Saya hanyalah seorang anak kecil & saya tidak memiliki semua pemecahannya.
Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti
saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah
punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya,
yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara
memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan,
wartawan atau politisi – tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara
laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi – dan anda semua adalah anak
dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian
dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari
30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama –
perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua
menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yg
sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk
memberitahukan dunia apa yg saya rasakan.

Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu
dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja
negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan
sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dgn sandang, pangan dan papan
yang berkecukupan – kami
memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu
dengan anak-anak yang hidup di jalanan.
Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: “Aku berharap aku kaya,
dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan
obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang “.

Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia
untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama
dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu
besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di
Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang
korban perang timur tengah atau pengemis di India .

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang
dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan
menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat
baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk
mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk
tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa
anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak
boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan
hal ini – kami adalah anak-anak anda semua.

Anda sekalianlah yg memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang
tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan
mengatakan, “Semuanya akan baik-baik saja , ‘kami melakukan yang terbaik yang
dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya.”
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami
lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu
berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu” .

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang
dewasa berkata bhw kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah
untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

***********
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi PBB,
membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya dengan
pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang yang hadir diruang
pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak
berusia 12 tahun itu.
Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya: ” Hari ini saya merasa
sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan
betapa pentingnya lingkungan dan isinya disekitar kita oleh anak yang hanya
berusia 12 tahun, yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk
berpidato. Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yg telah dibuat
oleh asisten saya kemarin. Saya … tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang
berusia 12 tahun “
***********
Tolong sebarkan tulisan ini ke semua orang yang anda kenal, bukan untuk
mendapatkan nasib baik atau kesialan kalau tidak mengirimkan, tapi mari kita
bersama-sama membuka mata semua orang di dunia bahwa bumi sekarang sedang
dalam keadaan sekarat dan kitalah manusia yang membuatnya seperti ini yang harus
bertindak untuk mencegah kehancuran dunia.
*(Copyright from: Moe Joe Free)*

“Ada baiknya mulai mendengarkan pemikiran dan perkataan anak2 kita, karena
dibalik cerita mereka mungkin ada sesuatu yang kita, sebagai orang tua,
melupakan yang diperlukan bagi masa depan mereka.”

Roy S. Dradjad
Jakarta – Indonesia

Mobile: +62-21-7055 4403
eMail: rdradjad@yahoo. com

P Think GREEN, please consider the environment before printing this email

Asal Cuap2 Aja Koq…

Asal Cuap2 Aja Koq…

Ceramah di Global Islamic School

Oleh: Raldi A. Koestoer

Ini kunjungan yang ke 3 dan kali ke 2, saya memberi ceramah di Global Islamic School di daerah Condet. Dan kali ini audience-nya adalah guru-guru sains dan matematika dari tingkat SMP sampai SMU. Sedangkan ceramah pertama dulu di bulan Agusus 2007, malah audience-nya itu tidak saya ketahui dari level mana. Yang jelas mereka adalah guru dari sekolah itu. Jarak Depok ke Condet tidak terlalu jauh, 15 menit nyetir pada siang jam 1330 itu mengakibatkan saya datang 10 menit lebih awal dari jam 14 waktu yang disepakati bersama beberapa hari sebelumnya.

Hubungan dengan GIS ini bisa berlangsung lantaran teman saya ngobrol dan berdiskusi masalah pendidikan Wahyu Razak sekarang jadi Wakil Direktur di GIS. Sedangkan Direkturnya adalah pak Syaichol, orang yang saya kenal di SD Al Azhar (sekolah anak saya) sebagai pembina. Mereka gembira bahwa saya mau dan mempunyai kepedulian terhadap pembinaan pendidikan di tingkat SMU. WR bilang kebanyakan dari mereka lulusan UI dari FMIPA. Memang guru kepala SMU nya kelihatannya saya sudah sering lihat tapi… entah dimana lupa. Dia negur saya tadi waktu ketemu saya lagi keliling sembari nungguin WR. Namanya Ai, sepertinya kami sudah kenal lama.

Semua ada kira-kira 15 orang, setelah pak Syaichol membuka sebentar, WR memulai dengan memancing persoalan apa saja yang menjadi kendala bagi para guru. Yang menjadi kegundahan mereka adalah semester depan pelajaran harus diberikan dengan bahasa Inggris. Demikianlah tuntutan dari orang tua murid, karena mereka menginginkan anak-anaknya keluar dari sekolah sini bahasa Inggrisnya sudah cas cis cus. Para guru sendiri merasa mereka belum kapabel untuk mengajar dalam bahasa asing itu. Untuk materi sains dengan bahasa Indo saja sering problem, apalagi dengan bahasa Inggris. That’s the reason why they feel a bit worry if the program start next semester. But I found one of them, in the discussion speak pretty good english. I spoke in two languages in giving them motivation. I told them, belajar berenang dengan berenang. Gunakan momentum ini untuk memperbaiki diri dengan target yang amat jelas dan sudah didepan mata. Kalau menunggu guru-guru untuk mempersiapkan diri dulu, baru nanti setelah siap program dimulai, menurut saya malah tujuan tidak akan tercapai. Justru dengan mulainya program berbahasa Inggris ini guru dengan terpaksa dari minggu ke minggu memperbaiki diri dalam penguasaan bahasa asing.

Beberapa trick yang saya lakukan saya sampaikan pada guru. Diantaranya adalah apa yang tercantum dalam Quantum Learning dengan satu dua metode disitu guru bisa belajar memperbaiki diri dulu baru menggunakannya langsung bersama dengan murid-murid. Saya yakin dalam satu semester saja guru-guru akan meningkat pesat kemampuan berbahasa Inggrisnya karena keadaan akan memaksa mereka untuk maju. Kemudian tambahannya sekarang adalah, gunakanlah teknologi. Sekarang ini tekno digital mempermudah banyak hal dari film, video, audio digital display, komputer, mp3 dll dll. Semua itu akan banyak membantu komunikasi dan membantu kerja otak baik kanan maupun kiri.

Boleh dibilang untuk saya sendiri, itulah inti kemajuan saya dalam mengajar dengan mempergunakan bahasa Inggris. Untuk mereka yang belum terbiasa, hal ini merupakan siksaan berat. Tapi saya telah mulai, sejak mengajar di kelas internasional, mungkin th 2000. Dan dikelas regulerpun saya sering menggunakannya. Kuncinya adalah first language english, second language bahasa, if you’re stuck with english, both students or teacher are allowed to speak bahasa. So the communication could always be continued anytime. Enforce student to make group’s presentation in english. The discussion will make everybody practice the multiway communication without any difficulty. In the end of the session, everybody will be surprised that the class enrolled very well.

****

Sejak dulu ikut proyek EEDP (Engineering Education Development Program) 1995, saya sering memberikan ceramah pendidikan baik di tingkat perguruan tinggi maupun tingkat sekolah menengah dan sekolah kejuruan. Beberapa coba saya ingat:

–       Itenas Bandung

–       ITI (Institut Teknologi Indonesia), tiga kali

–       FTUI, ini juga mungkin 3 kali

–       Univ Darma Persada

–       Univ Muhammadiyah Yogyakarta

–       Batan Serpong

–       SMU Lab School, kalau ini bukan utk guru tapi murid kelas 3

–       Guru-guru SMK dan STM Indonesia Timur, training di Diknas

–       Para guru di Musi Banyu Asin

–       Para guru di Balikpapan

–       Guru SMU I Depok, 2 kali

–       Guru SMU dan SMK Batujajar

–       Guru di GIS dua kali

Kalau Lina istri saya tanya:”Apa sih yang kamu ceramahin didepan para guru itu ?”

Jawaban saya klise selalu itu-itu aja:”Tau tuh aku asal cuap-cuap aja… Heran mereka koq mau-maunya ndengerin…”

Sebuah jawaban yang menunjukkan kedangkalan pemikiran dan kualitas yang amat meragukan…

(Ral 20Des07, Idul Adha versi pemerintah).

Makanan Sehat

Makanan Sehat

Submitted by artikelpria on October 1, 2010

Apakah Anda tahu bahwa masyarakat kita di tengah sebuah kegemaran akan kesehatan? Cara apapun yang Anda lakukan ada informasi tentang menjadi sehat. Makan makanan sehat adalah jelas salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan Anda. Namun ketika orang mendengar dua kata itu yang mereka pikirkan adalah makanan lunak membosankan, yang tersedia secara luas sebagai makanan alami. Meskipun makanan sehat adalah sesuatu yang telah Anda makan hampir setiap hari, seringkali hanya dibuat dengan cara yang berbeda.

Makanan sehat serta kebiasaan makan adalah menyenangkan baik untuk langit-langit dan piring. Namun kita harus ingat bahwa makanan sehat adalah, semakin dekat makanan pada keadaan aslinya, makin sehat itu untuk Anda. Pertama Anda dapat mulai mengubah kebiasaan Anda makan untuk makanan sehat lebih dengan membatasi jumlah makanan siap yang Anda makan. Makanan yang dikemas sarat dengan bahan pengawet dan bahan buatan.

Tentu makanan kemasan itu nyaman, tetapi makanan sehat juga nyaman, terutama setelah Anda masuk ke dalam kebiasaan mempersiapkan makanan sehat.

Makanan sehat sangat mudah untuk dipersiapkan. Bahkan tidak memakan banyak waktu atau uang untuk makan makanan sehat. Berikut ini adalah contoh sederhana makanan fantastis yang mudah untuk dipersiapkan, harga rendah dan makanan sehat istimewa. Panggang pastel tanpa lemak sampai matang. Selanjutnya tempatkan pada roti gandum. Anda dapat menghidangkannya dengan salad serta kacang hijau dikukus. Diikuti dengan satu porsi buah segar untuk pencuci mulut. Makan ini bisa siap di meja Anda dalam waktu kurang dari setengah jam dan melibatkan semua makanan sehat.

Memanggang atau membakar daging, ikan atau ayam tanpa lemak tidak memakan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan. Membuat salad sayuran segar dapat dengan mudah dilakukan saat daging dimasak. Atau Anda dapat melengkapi makanan dengan menggunakan sayuran segar atau beku. Untuk alternatif tambahan pada makanan Anda, Anda dapat mencoba menggunakan makanan sehat yang berbeda yang belum Anda cicipi sebelumnya. Lihat toko lokal Anda yang diisi dengan berbagai macam makanan sehat termasuk buah eksotis dan sayuran. Sejumlah produk menawarkan resep dan tips untuk menunjukkan bagaimana menyiapkan buah-buahan dan sayuran yang mungkin tidak akrab di telinga Anda. Ini adalah cara yang bagus untuk mengenalkan anak-anak Anda pada berbagai makanan sehat. Tentu saja, Anda dapat melakukan percobaan dengan berbagai rempah segar yang berbeda yang juga tersedia dalam menghasilkan bagian yang dapat Anda coba untuk menambahkan rasa yang berbeda untuk makanan Anda.

Anda dapat menyiapkan makanan sehat secara teratur untuk menyiapkan makanan cepat bergizi. Makanan sehat juga dapat digunakan dalam resep lebih eksotis bila Anda punya waktu. Makanan sehat juga dapat disiapkan sebelumnya dan dibekukan untuk digunakan kemudian. Anda dapat yakin bahwa ketika Anda menyiapkan makanan beku sendiri, Anda tahu bahwa mereka tidak penuh dengan aditif buatan dan pengawet. Dorong anak untuk terlibat dalam penyusunan makanan yang sehat, sehingga menciptakan waktu agar semua dapat berbagi tentang hari mereka. Makan makanan sehat tidak perlu banyak memakan biaya, waktu atau uang, dan mereka tentu saja pilihan yang lebih baik untuk Anda.

(Kiriman dari Agus W di milis).-

 

Indonesia Japan Joint Symposium

The 4th IJJSS will be held on September 29 – October 1, 2010 at Bali, Indonesia, which Universitas Indonesia as the host of this symposium. This event is a continuation of the same two previous events, started at 2004 as realization of agreement between Chiba University and Universitas Indonesia. This symposium will provide an occasion to share and discuss various issues in comprehensive coverage of scientific and technology.

http://www.dailymotion.com/video/xf1538_indonesia-japan-joint-symposium-ijj_school

Youtube version, uploaded a bit late.-

The main objectives of this event are to provide a meeting that will enforce progress, stimulate growth and advance the state of knowledge between students and researcher from universities in Japan and Indonesia. Also, this event provides a forum for discussion of new ideas, research, development and applications, including techniques and methods to stimulate and inspired pioneering works.

Keynote Speech

Keynote Speaker I

Brief History of Autonomous Flying Robots at Chiba University

By Prof. K.Nonami, Department of Mechanical Engineering, Chiba University, 1-33 Yayoi-cho, Inage-ku, Chiba 263-8522, JAPAN

nonami@faculty.chiba-u.jp

ABSTRACT

The advance in robotics has boosted the application of autonomous vehicles to perform tedious and risky tasks or to be cost-effective substitutes for their human counterparts. Based on their working environment, a rough classification of the autonomous vehicles would include unmanned aerial vehicles (UAVs), unmanned ground vehicles (UGVs), and autonomous surface vehicles (ASVs). This paper presents the recent activities for this autonomous robots area including autonomous manipulator robots at Chiba University.

Keywords—Unmanned Aerial Vehicles and Micro Aerial Vehicles (UAVs and MAVs), Unmanned Ground Vehicles (UGVs), Autonomous Surface Vehicles (ASVs),Autonomous Dual Manipulator Robot.
BIOGRAPHY
Dr. Kenzo Nonami received Ph.D. degree in Mechanical Engineering in 1979 from Tokyo Metropolitan University. He joined Chiba University as an assistant professor from 1980 to 1985. He was a research scientist and a senior research scientist at NASA in USA from 1985 to 1988 during two years. After that he became an associate professor from 1988 to 1994. Since 1994, he has been a full professor in Department of Mechanical Engineering and Department of Electronics and Mechanical Engineering at Chiba University. Dr. Kenzo Nonami is in charge of the Vice President of Chiba University from April 1, 2008. His duties are a research and an internationalization promotion. His recent research interests are Fully autonomous unmanned small-scale helicopters, Micro aerial vehicles, Autonomous hexapod walking robot, Autonomous intelligent mobile robots with wheels, Autonomous dual manipulator and hand systems, Unmanned autonomous boats, Flywheel energy storage system powered electric vehicle, Motion and vibration control for robotics and mechatronics.

Keynote Speaker II “Indonesian Energy Balance Strategy in the future Based on Local Characteristics and Condition”, by Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer DEA and Prof. Dr. Ir. Bambang Sugiarto, M.Eng., Department of Mechanical Engineering, Universitas Indonesia.
ABSTRACT

Future energy strategy of a country such Indonesia, should have to considere many local characteristics and condition. The problems must be explored and discussed from many points of view. The most important one, is in the supply sides, which is mainly nowadays supported by a fosil fuel such as oil, gas and coal. The availability of resources is limited and the environment impact due to the greedy exploitation and exploration, sometime could not be afforded by the local condition. The renewable resources such as biofuel, as well as solar and wind, must be developed faster in the industrial level

From the demand side (application and user) another characteristic appear. Mostly Indonesian industry were build in Java island, almost 60% of population (144 million people) also stay in Java Island, so as a consequence consumption of energy 80% is in Jamali island (Java, Madura and Bali). It means eventhough there are a lot of coal resources in Sumatra and Kalimantan, a very long transportation should be prepared to many location in Java island. As a matter a fact user in household, transportation and industry, would rather contribute their behavior in imbalancing the strategy. New energy including Nuclear, OTEC, tidal and other, in the next utilisation, must be taken into account due to many local potential in remote region.

Balance in considering many factors should be considered for the next 10 to 15 years in the future. Domestic utlisation of resources seems more important than that of income of the country from exporting natural resources.
BIOGRAPHY
Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer DEA— is a professor in Mechanical Engineering Department Faculty of Engineering University of Indonesia. He was born in Jakarta, 21 September 1954, and graduated in mechanical engineering FTUI in 1978. He finished the master’s education sector Energetics in Ecole Nationale Superieure de Mecanique et Aeronautique (ENSMA) – POITIER FRANCE in 1981, and Docteur-Ingenieuer in the field of Heat Transfer in Universite De Paris XII in 1985.

Beside served as professor in University of Indonesia, he is also active in writing scientific publication. Several scientific publications produced by him, among others, Combustion Study of Non-Carbonized Coal Briquette, Hydraulics Transport of Mud Slurry Flows in a Spiral Pipe, Research and Business Development Baby Incubator, Development of Broiler Chicken Compartment Heating System (DOC) Using Insulated Burner, Influence of Convection Fluid Heat Transfer Coefficient Convection with Nano-Particle Suspension Water (A12O3) on Fintube Heat Exchanger, Waste Peltier Element Two-Storied on the Application of Vaccines Box, the Increase of Film Condensation Heat Transfer Coefficient on a Vertical Cylindrical Condenser with Nanofluida A12O3 – Water as Cooling Fluid, Exergy Analysis of Steam Power Perfomance By Utilizing Thermal Plant Waste to Elect.

His first book was about computers and published in 1988. Then, the second book was published in 1994 titled Sistem dan Aliran Dua Fase (Two Phase System and Flows), and there was another books written in Heat Transfer field. He wrote proximally 40 national papers, and 4 international papers. He has given Heat Transfer lecture since 1985 and finished it in 2004. He also experts in Measurement Techniques, Research Methodology, and this year he gives Engineering Professional Study lecture. In 2006, he started produce medical equipments (Baby Incubator), and until July 2007 he has produced 30 incubators.

Prof. Dr. Ir. Bambang Sugiarto M. Eng— is Professor at the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Indonesia. Born 13 July 1961 in Jakarta, he completed his Bachelor in Mechanical Engineering at FTUI in 1985. Then he completed his Master and Doctoral degree at Mechanical Engineering Department, Hokaido University, Japan in 1991 and1994 respectively.

He started his research and study since receiving research fund from study of Pertamina lubricant product profile (1995), research fund from Osaka Gas Foundation (1995). In 2000, research on Biofuel was started with his colleagues from BTMP-BPPT. In 2004 with his colleagues from Gas Petrochemicals Engineering he started research on BIOADITIVE and continued with BIOGASOLINE. In the year 2006, with colleagues from Transportation laboratory department of civil engineering, study of SPBU-SPBG master plan policy from DKI Jakarta City Planning Department was started.

His teaching career was started since 1986. Now he is still teaching internal combustion engine in Mechanical Engineering Department Universitas Indonesia. There are a lot of his works in either Journals or International and National Presentation such as Fire Safety Improvement of Rumah Toko Building by Smoke Shaft Systems; Flame Height of The Propane Flame Lift-Up; The Effect of Additional LPG in 4-Stroke Motor Cycle Engine Performance; Study of Biodiesel of Coconut and Corn Ethyl Ester Use by Processing with The Processor Series type in Diesel Engine Performance; The Influence of Additive Fuel and Lubrication for Gasoline Engine Performance and Exhaust Emissions, The 7th QIR 2004, QIR-FTUI-2004; “Analisa Hasil Uji Petik Emisi Kendaraan Lama di Jakarta ( Analysis of Old Vehicle Emission Result in Jakarta ) “, Jurnal Teknologi Desember 2004, FTUI – 2004; “Study Of Energy Alternative and Low Emissions Vehicle for Dual fuel Indirect Fuel Injection System”, Proc.Indonesia-Japan Joint scientific Symp.2004,Chiba University 20-22 Oct.2004; “Effect of Oxygenate as a Fuel Additive on VCR Engine Performance”, ICEE-2007,10-11 May 2007, Phuket Thailand; and a book titled “Buku Motor Pembakaran Dalam (Book of Internal Combustion Engine)”, Bambang Sugiarto ISBN: 979 97726-7-2.

Keynote Speaker III “Wearable Antennas for Body-Centric Wireless Communications “, by Prof. Takashi Ohira, IEEE Fellow, Toyohashi University of Technology (TUT), Japan
BIOGRAPHY Koichi Ito was born in Nagoya, Japan and received the B.S. and M.S. degrees from Chiba University, Chiba, Japan, in 1974 and 1976, respectively, and the D.E. degree from Tokyo Institute of Technology, Tokyo, Japan, in 1985, all in electrical engineering. From 1976 to 1979, he was a Research Associate at the Tokyo Institute of Technology. From 1979 to 1989, he was a Research Associate at Chiba University. From 1989 to 1997, he was an Associate Professor at the Department of Electrical and Electronics Engineering, Chiba University, and is currently a Professor at the Department of Medical System Engineering, Chiba University. From 2005 to 2009, he was Deputy Vice-President for Research, Chiba University. From 2008 to 2009, he was Vice-Dean of the Graduate School of Engineering, Chiba University. Since April 2009, he has been appointed as Director of Research Center for Frontier Medical Engineering, Chiba University. In 1989, 1994, and 1998, he visited the University of Rennes I, France, as an Invited Professor.

His main research interests include analysis and design of printed antennas and small antennas for mobile communications, research on evaluation of the interaction between electromagnetic fields and the human body by use of numerical and experimental phantoms, microwave antennas for medical applications such as cancer treatment, and antenna systems for body-centric wireless communications.

Professor Ito is a Fellow of the IEEE, a Fellow of the IEICE and a member of AAAS, the Bioelectromagnetics Society (BEMS), the Institute of Image Information and Television Engineers of Japan (ITE) and the Japanese Society for Thermal Medicine. He served as Chair of the Technical Group on Radio and Optical Transmissions, ITE from 1997 to 2001, Chair of the Technical Committee on Human Phantoms for Electromagnetics, IEICE from 1998 to 2006, Chair of the IEEE AP-S Japan Chapter from 2001 to 2002, TPC Co-Chair of the 2006 IEEE International Workshop on Antenna Technology (iWAT2006), Vice-Chair of the 2007 International Symposium on Antennas and Propagation (ISAP2007) in. Japan, General Chair of iWAT2008, Co-Chair of ISAP2008 and an AdCom member for the IEEE AP-S from 2007 to 2009. He currently serves as an Associate Editor for the IEEE Transactions on Antennas and Propagation, a Distinguished Lecturer for the IEEE AP-S, and Chair of the Technical Committee on Antennas and Propagation, IEICE. He has been appointed as General Chair of ISAP2012 to be held in Nagoya, Japan in 2012.

Keynote Speaker IV ” Wavelet Transform as a Tool in Signal Processing: Its application in Medical Images “, by Prof. Dadang Gunawan, Wireless and Signal Processing (WASP) Research Group, Electrical Engineering Department – University of Indonesia.
ABSTRACT

Nowadays signal processing has been created a significant effect. Signal processing can be found everywhere: in home appliances, in Cell Phone, TVs, Automobile, GPSs, Modem Scanner, and All kind of Communication Systems and Electronic Devices, and even in Medical Equipments. Technological advancement in recent years has proclaimed a new golden age for signal processing [1]. In medical imaging, the application of signal processing i.e. Digital Signal Processing (DSP) is also having a major impact on advancing the state of the art. The advantages of DSP are well established: They operate in real time, they are highly reliable, and they are very energy efficient. They are also relatively inexpensive [2]. One of tool in signal processing is transform, i.e., wavelet transform. The wavelet transform has become a popular for performing in many applications, including image processing; especially in removing noise, smoothing, segmenting, feature extraction, interpolating, pattern recognition, etc., from images. This paper describes the results of previous work and research is being done related to the wavelet transform of its applications in medical imaging

BIOGRAPHY

Professor Dadang Gunawan holds a Doctor of Philosophy (PhD) in Electrical & Electronics Engineering from University of Tasmania, Hobart–Australia, graduated in 1995. He holds a Master of Engineering (M.Eng.) in Electrical Engineering from KEIO University, Tokyo–Japan, graduated in 1989. And, he also holds Insinyur Degree (Ir.) from University of Indonesia, graduated in 1983. In 2004, he promoted to be a permanent professor in Electrical Engineering Department University of Indonesia

Since 1983 till now, he served as a Lecturer in Electrical Engineering Department University of Indonesia. His interested areas include Signal Processing and Wavelet Transform, Image and Video Compression, Coding and Transmission, Audio and Speech Coding, Magnetic Resonance Imaging, Object Classification, Signal Recovery, Noise Cancellation, Wireless and Multimedia Communication

From 2008-now, professor Dadang served as the Head of Telecommunication Laboratory Electrical Engineering Department University of Indonesia. From 2004-07, he served as the Vice Director for Academic Venture Institution Faculty of Engineering University of Indonesia. From 2000- 2004, he served as the Vice Dean for General administration & Finance Faculty of Engineering University of Indonesia. From 1998-2000, he served as Secretary of Postgraduate Electrical Engineering Study Program University of Indonesia. From 1996-98, he served as the Assistant for Academic of Head Electrical Engineering Department University of Indonesia

Since 1998 till now, he served as Reviewer of Journal Technology Faculty of Engineering University of Indonesia and Quality of Research Faculty of Engineering University of Indonesia. He served temporarily as reviewer for National & International Seminar/Conferences. He also served temporarily as reviewer for Dissertation of Doctor in Bandung Institute of Technology, and some of overseas University

Prof Dadang has published over one hundred papers in National & International Journal, Proceeding of Seminar/Conferences as either first Author or second and third Authors.

Professor Dadang’s awards include the award of services Satyalencana Karya Satya XX; Multi Years Research Grand Award of University Research for Graduate Education (URGE) Higher Education of Directorate General Ministry of Education & Culture Republic Indonesia; Research Grand from TORAY Indonesia. The Best Researcher 1995 Awards, for research activity in Science and Engineering, University of Indonesia; The Best of Selected Publish in International Journal 1995 Awards, University of Indonesia; Finalist of the Young Researcher 1995/96 Awards, the Indonesia Institute of Science & Technology (LIPI).
Professor

Technopreneur iCreate BEM-FTUI

iCreate 2010 adalah suatu rangkaian acara yg diadakan oleh bidang Pendidikan dan IPTEK BEM_FTUI (Badan Eksekutif Mhs), sebagai wadah bagi para pelajar, mhs dan peneliti, pengajar maupun masyarakat umum untuk mengetahui dan mengembangkan ilmu dan tekmologi yang sesuai dengan perkembangan zaman di Indonesia.

Rangkaian kegiatannya meliputi

1) Pameran Teknologi. 2) Seminar bertemakan creative, Technopreneur, being creative and ecofriendly. 3) Lomba-lomba TEknologi seperti lomba robot dan web-hosting.

Acara seminar tgl 25 Sep 2010, sessi pertama diisi oleh Raldi A. Koestoer, jaman dulunya dia adalah dosen peneliti sekarang wira wiri akhirnya jadi Presiden komisaris PT Sekawan Utama Int Holding dengan tiga bidang usaha yaitu industri Alkes, Mineral proses dan Green Vehicle manufacturing. Mula2 usaha inkubator sebagai pengembangan hasil riset di lab FTUI lalu merambat ke usaha yang lain. Intinya jadi technopreneur adalah jadi orang berani… berani ngutang… yang penting usaha jalan.

***

Selingan dari Zaki Husein Facebook 25 Sep 2010.-

Tanggal 24 September 1999, ribuan mahasiswa dan rakyat melakukan aksi menentang UU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB), karena dianggap akan mengembalikan militerisme di Indonesia. Pecah pertempuran antara mahasiswa dan rakyat dengan aparat keamanan. Di Jakarta, 11 orang gugur tertembak dan 217 luka-luka. Di antara yang gugur adalah Yap Yun Hap, mahasiswa Fakultas Teknik UI, yang meninggal dengan luka tembak di depan Universitas Atma Jaya. Berikut wawancara majalah Mimbar Politik dengan ayahanda Yun Hap, Yap Pit Seng (62), dan ibundanya, Hu Kim Ngo (59).-

Balancing of Energy Strategy

Indonesian Energy Balance Strategy in the future

Based on Local Characteristics and Condition

By

Raldi A. Koestoer and Bambang Sugiarto

Abstract

Future energy strategy of a country such Indonesia, should have to considere many local characteristics and condition. The problems must be explored and discussed from many points of view. The most important one, is in the supply sides, which is mainly nowadays supported by a fosil  fuel such as oil, gas and coal. The availability of resources is limited and the environment impact due to the greedy exploitation and exploration, sometime could not be afforded by the local condition. The renewable resources such as biofuel, as well as solar and wind, must be developed faster in the industrial level.

From the demand side (application and user) another characteristic appear. Mostly Indonesian industries were build in Java island, almost 60% of population (144 million people) also stay in Java, so as a consequence consumption of energy 80% is in Jamali island (Java, Madura and Bali). It means eventhough there are a lot of coal resources in Sumatra and Kalimantan, a very long transportation should be prepared to many location in Java island. As a matter a fact user in household, transportation and industry, would rather contribute their behavior in imbalancing the strategy. New energy including Nuclear, OTEC, tidal and other, in the next utilisation, must be taken into account due to many local potential in remote region.

Balance in considering many factors should be considered for the next 10 to 15 years in the future. Domestic utlisation of resources seems more important than that of income from exporting natural resources.

Budaya Konsumtif

Diskusi tentang syarat yang diperlukan dalam menghapus kemiskinan baru- baru ini kembali dimunculkan. Kali ini Profesor Ellwood, Guru Besar Ekonomi dan Dekan Harvard Kennedy School, yang memberikan curah pendapatnya dalam Presidential Lecture yang dihadiri Presiden dan Wakil Presiden di Istana Negara, Rabu (15/9) pagi lalu.

Menurut Ellwood, terdapat empat elemen (syarat) untuk penciptaan lapangan kerja dan penghapusan kemiskinan. Keempat hal tersebut adalah ekonomi yang kuat, keunggulan komparatif jangka panjang, kelembagaan dan pemerintahan yang kuat dan efektif, serta program bagi kaum miskin yang dirancang dengan saksama. Pikiran Elwood bagi sebagian besar kita tentu bukan suatu pencerahan baru. Pasalnya, keempat gagasan syarat tersebut telah banyak diungkapkan oleh sejumlah ekonom nasional dalam berbagai kesempatan maupun media. Di bagian lain, Paul Collier (2009) dalam bukunya, The Bottom Billion: Why the Poorest Countries are Falling and What Can be Done about It, juga telah memberikan masukan yang nyaris sama, khususnya menekankan elemen structural reform dalam menghapus empat perangkap kemiskinan. Demikian pula dengan OECD (2009) dalam laporannya berjudul Trading out of Poverty yang menyarankan bahwa ”Innovation is a crucial key to connect trade to economic growth”.

Tanpa mengurangi apresiasi terhadap pemikiran Ellwood di atas, lantas apakah keempat syarat itu cukup untuk menghapus kemiskinan di Indonesia? Jika tidak, elemen lain apa yang juga harus diciptakan untuk menghapus kemiskinan?Persoalan kemiskinan di Indonesia merupakan persoalan yang tidak unik. Artinya, orang menjadi miskin bukan saja karena persoalan ekonomi semata, melainkan juga karena persoalan non-ekonomi. Hal ini berbeda dengan kemiskinan yang terjadi di negara maju ataupun negara industri yang homogen didominasi oleh hambatan ekonomi. Oleh karena itu, empat syarat yang disarankan Ellwood tidak cukup untuk menghapus kemiskinan di Indonesia. Paling tidak, ada empat persyaratan lain yang juga harus dipenuhi dalam menghapus kemiskinan.

Pertama, dihilangkannya dualisme antara kota dan desa. Kedua, berkurangnya budaya konsumtif yang ada dalam masyarakat. Ketiga, adanya perubahan mindset masyarakat untuk menjadikan perempuan sebagai tenaga kerja produktif dalam keluarga seperti halnya para laki-laki. Dan keempat, membangun budaya kerja sebagai sumber mata pencaharian. Hilangnya dualisme antara desa dan kota menjadi syarat yang diperlukan untuk mengatasi kemiskinan karena keberadaan kota selama ini terbukti telah menjadi tempat penampungan penduduk miskin desa. Hal ini terjadi karena kapasitas dan kapabilitas sosial ekonomi kota dalam menyerap migrasi penduduk miskin desa terbatas. Sebagai bukti, Badan Pusat Statistik (2009) mencatat proporsi penduduk miskin di perkotaan sejak tahun 2001 terus menunjukkan peningkatan dari 9,8 persen (2001) menjadi 11,7 persen pada tahun 2009. Hal ini berbeda dengan proporsi penduduk miskin perdesaan yang terus menurun dari 24,8 persen pada tahun 2001 menjadi 17,8 per sen pada tahun 2009. Kecenderungan kemiskinan perkotaan tersebut dipastikan terus terjadi jika upaya membangun daerah perdesaan rendah.

Budaya konsumtif

Budaya konsumtif masyarakat juga harus dikurangi. Budaya seperti ini secara kasatmata dapat diamati tidak saja terbatas pada masyarakat nelayan, melainkan juga pada masyarakat petani. Untuk mengubah budaya konsumtif menjadi produktif diperlukan sentuhan pendidikan di satu pihak dan kemudahan akses masyarakat miskin perdesaan memanfaatkan lembaga perbankan dan sumber-sumber ekonomi produktif di lain pihak. Kaum perempuan bagi sebagian masyarakat miskin di perdesaan masih banyak dipandang bukan sebagai sumber potensial dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Alasan pemikiran tersebut terutama karena alasan budaya dan besarnya tanggungan keluarga. Akibatnya, sumber pendapatan keluarga menjadi tanggungan kaum laki-laki semata. Pandangan seperti ini tentu perlu diluruskan dengan cara memberikan akses yang mudah untuk memperoleh fasilitas keuangan maupun keterampilan berusaha. Program kredit usaha mikro untuk kaum perempuan melalui pola Grameen Bank merupakan salah satu contoh yang penting untuk diperluas di berbagai kantong kemiskinan. Selanjutnya, membangun budaya kerja penduduk miskin juga harus dijadikan persyaratan menghapus kemiskinan. Program-program pemerintah dan swasta yang sifatnya hanya memberikan ”ikan” dan bukan cara memancing harus seminimal mungkin dikurangi. Masyarakat miskin harus difasilitasi untuk memiliki budaya kerja dan bukan difasilitasi dengan berbagai program yang mendorong budaya masyarakat mengemis atau bergantung pada bantuan pemerintah maupun pihak swasta. Dari uraian singkat di atas, jelas bahwa syarat untuk menghapus kemiskinan di Indonesia tidak sesederhana seperti disa- rankan Ellwood. Meski begitu, catatan Ellwood dalam presentasi slide terakhirnya yang me- ngatakan ”But the most important element by far is wise, effective, powerful and inspired leadership” merupakan pernyataan yang valid.

(Salinan dari Kompas, 18 September 2010/ humasristek; Empat Syarat Ellwood Tidak Cukup Carunia Mulya Firdausy Guru Besar Ekonomi dan Profesor Riset Bidang Ekonomi LIPI)

Doa Handai Tolan

Trimakasih atas Doanya.- Raldi Artono Koestoer Terimakasih atas ucapan selamat dan doanya utk milad saya. Semoga anda semua mendapat berkah dan lindungan dari Allah SWT.-

Tagged:Abdul Aziz, Anna Temara Hadis, Widodo Wijaya Basuki, Raldiastari Hardjatmo, Yudan Whulanza, Lapisa Remon, Sitha Damayanti, Febri Razaqur Rahim, Nursanty Elisabeth, Anggie Dwiputri Irsan, Soeharjanto Soekapdjo, Yuli Aurelia, Didi Mohamad Sudiarto, Yose Martin, Tazia Irzahn Djamin, Alfian T Al, Muhammad Arif Budiyanto, Putri Rama Hamid, Nurhayati IndraPutra Siregar, Harry Juanda Husman, Indra Setiawan

Raldi Artono Koestoer Bosen kan dg 2 foto sblmnya… nih sy upload yg lain deh biar gak bosen… msh utk njawab slamat milad atawa ulangtaon… Tagged:Mathilda Hasanusi, Shinta Mencari Rama, Revana Ramyanda Koestoer, Ismail Ramli Razak, Randy Wicaksono, Budi Purnama, Pramudita Aulia Kaosbolacom, Dwi Wahyu Hidayat, Rismal Adriansyah, Dana A. Kartakusuma, Snowerdi Sumardi, Reese Tun Tou, Adi Yasir, Sony Danang Caksono, Heru Mudiono Heru, Surya Uyalie, Rikko Defriadi, Marco Septian, Yusri Fakhrizal, Michael Aldryan, Akmaldin Noor Acum, Agung Nugroho, Vip Hidayat, Adde Azhar Latief, Erlinda Achmad, Imadearya Jatmika, Nanda Kusumadjaja, Black Lotus, Djalu Tjandroso, Arindita Raldiutami Koestoer, Fuad Umar Faisal, Iskandar Muda, Sri Bramantoro Abdinagoro, Toto Arianto, Sasanti Proborini, Herowiko Thama, Gregorius Edwin Handoko, Chairil Junin Riza, Neni Sudiar Siregar, Budi Purwanto, Edrin Mohamad, Ahmad Shaugi Shahab, Mu ReZa, Teddy Batavia, Revany Ramyandi Koestoer, Batoek Adikoesoemo, Ade Sumanta

Raldi Artono Koestoer Tagged:Mach Novviali, Ahmad Dzulfahmi, Ahmad Budiman, Asep Muhtar, Cut Rullyani Muda Ratna, Yuli Aurelia, Harmen Amiroeddin, Syafrizal Mohammad, Julianto Darsono, Nita Dotulong, Siti Bonita Tandjoeng, Siti Yubaidah Sudrajat, Yapie Wattimena, Yunus Makmun, Rizky Adhi, Harun Nainggolan, Sri Haryono, Aswil Nazir, Taufik Rifbawono, Peter Sumariyoto, Yugo Isal, Titah Unggul Wirandono, Eko Win, Shantonio Siagian, Abu Hanif, Agus Kabul Ardiwinata, Agus Kristijono, Sinarputih Depok, Carla Daunton, Naymilton Roesdal, Budi Purnama, Eka Sutrisna, Anita Muslih, Narko Soendoro, Sjafril Ariestyadi, Fedri Juventini, Muchsin Attamimy, Zahra Herawati Kadarman, Luthfi Lubis, LauRa LauRa, Dedih Durahman, Adhitya Herdiono, Agus Topo

Raldi Artono Koestoer Tagged:Verdo Aja, Firmansyah Firman, Nofardiansyah Rizky Dwi Nugraha, Pupung Moenadi, Iwan Rifai Kadir, Suparlan ‘Parlan’, Teuku Firmansyah, Ibrahimsyah Teuku Raja, Teuku Muda Yusuf, Asa Sasmita, Rianto Allolinggi, Tienpop Djoko Wiryono, Agus Sidiq, Agus Muldya Natakusumah, Herlina K. Nurtjahyo, Saptono Istiawan, Idris Hadi Sikumbang, Recia Karina, Kuncoro Sidi, Kuncoro Tp, Cahyo S Wibowo, Yogi Adrian, Wawan Mardiyanto, Anang Saifuddin, Novy ‘Uwie’ Wahab, Atok Wijanarko, Rifky Ferdiansyah, Denis Gangsar Nuari, Parastryono Adhi, Baron Noorwendo, Baginda P. Parulian, Agus Kristijono, Darweli Iwel, Kurniawan Richak, Ravena Raldiantoro, Aropa Edison, Rudy Thehamihardja, Yuli Santoso, Roy S. Dradjad, Anggit Tetuko, Bambang Prihartono, Bambang Sugiarto, Windriarti Hendro, Haryo Adhitomo, Dhiki Ramadhani, Bahrul Ilmi, Septi Riansyah, Wisnu Juniartanto, Mtj Nien Fadhil

Doktor Teknik Mesin FTUI

Pada tanggal 22 Sep 2010 telah diselenggarakan ujian promosi doktor S3 di Dep Teknik Mesin FTUI. Sebagai kandidatnya adalah

Harun Al Rosyid.

Sidang promosi dipimpin oleh Dekan FTUI

Prof Dr Ir Bambang Sugiarto MEng.

Promotor Prof Dr Ing Ir Raldi Artono Koestoer, ko-promotor Prof Dr Ing Ir Nandy Setiadi D Putra, Dr Ing Nasruddin Ir MSc, Penguji Prof Dr Ir Bambang Teguh DEA, Prof Dr Ir Yanuar MEng, Dr Ir HArinaldi MEng.-

Disertasi telah dipertahankan dengan baik, pertanyaan juri semua dapat dijawab dengan baik. Sidang juri menentukan predikatnya SANGAT MEMUASKAN.

Kita ucapkan selamat kepada Dr Ir Harun Al Rosyid MT, atas semangat usahanya yang tak pernah putus asa karena kandidat dikenal sudah berusia cukup lanjut bahkan lebih tua dari semua promotor dan juri. Adapun judul penelitiannya adalah:

(sorry nanti menyusul…).-

Editan 23 Sep 2010: Nah ini baru ketemu judul disertasinya.

Analisis Exergi Peningkatan Unjuk Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Uap dengan Memanfaatkan Limbah Termal dan Pemasangan Siklus Biner Bawah.

Lasykar Sepeda

Dibawah pimpinan pak Hendri tim Lasykar Sepeda ini akan mengerjakan Seribu Sepeda dalam waktu 6 minggu. Sepeda buatan dalam negeri sekkaligus mendukung produk negeri sendiri, termasuk disainer, pekerja dan pengrajin lokal.

Setelah lebih dari setahun berjalan, ditandai dengan 2x lebaran, th lalu halal bihalal tim sepeda di resto kabayan depok. Th ini meeting setlh lebaran di EC-FTUI sekalian Halal Bihalal dengan penganan roti pesanan pak Hendri, sekalian membahas order Lasykar Sepeda utk 3 bulan mendatang.
Kalau melihat perkembangan setahun ini progress juga nampaknya terutama dimotori oleh semangat orang muda Dedy Rahmat dan Ismail Hendaryamin… Mereka luarbiasa, tentu semua dibawah bimbingan dan leadership pak Hendri DS Budiono… Maju terus Lasykar Sepeda…. PERGI HIJAU.. (maksudnya Go Green…).-

Manufakturing sepeda ini juga menjadi salah satu aktivitas Sekawan Utama Holding, dan supaya keren disebutnya Green-Vehicle Division.-

Masa”  mau jadi JAGO KANDANG terus… Di Menara Gading.-

Sudah saatnya kita turun gunung, berbuat sesuat yang nyata bermanfaat untuk rakyat. Jadi tidak sekedar dapat nilai akreditasi yang bagus saja tanpa berbuat sesuatu yang bermanfaat utk masyarakat Indonesia.
Usaha ini juga merupakan contoh aktivitas bisnis berbasis technopreneur.

Halal bihalal FTUI 16Sep10

Halal bihalal keluarga besar FTUI diselenggarakan tgl 16 Sep 2010 hari kamis. Silaturahmi di lobi aula FTUI sejak pagi jam 8 telah mulai, jadi kalau datang telat jam 8.30, maka lingkaran salam yg harus dilalui sudah panjang.
Setelah itu ada ramah tamah undian doorprize sepeda, kulkas dan juga uang cash… hmmm lumayan.
TAk lupa acara diakhir dengan makan berbagai hidangan yang telah tersedia. Banyak dosen senior yang datang, bahkan yang tertua Prof Nakoela 85 th juga tak ketinggalan ikut silaturahmi.

Mekkah Al Mukaromah

Jam gadang Mekkah dari jauh udah kliatan. Abraj-al-bait konon gitu namanya dan awal ramadhan ini jam sudah berfungsi walau kadang2 masih suka salah menunjuk waktu. Bayangan jam besar ini jatuh di Masjid Besar Mekah (Masjid al Haram) dari Menara Abraj Al-Bait – yang diperkirakan akan menjadi bangunan kedua tertinggi di dunia. Jam ini memiliki empat sisi terbuat dari ubin komposit berteknologi tinggi dengan luas total 46 meter. Beberapa bagian dilapisi emas, dengan posisi di sekitar 400 meter dari kawasan Masjid al Haram.

Umroh pertama malam hari, terasa waktu tawaf agak desak2an, syukur Alhamdulillah Tawaf dan Sa’i lancar semua. Kami berempat meninggalkan rombongan DF menuju ke Aljumaizah itu rumah sohibnya Mamak namanya Alwi bin Smith, disitulah kami tinggal. Kalau jalan kaki ke Haram kira2 ½ jam lah… enak kalau sore jalan, tapai kalau siang kan panas jadi baikan naik omprenganlah paling juga bayar 5 riyal.

Umroh kedua dari Tanim, solat ashar di masjid Tanim, selesainya baru malam hari. Umroh ketiga ba’da subuh, artinya berangkat dari rumah abis sahur kira2 jam 4 pagi, mandi di Tanim, solat subuh disana lalu berangkat ke Haram untuk melaksanakan Tawaf dan Sa’i. Suasana pagi waktu Tawaf menyenangkan, keliling Ka’bah 7x tak terlalu padat. Jam ½ 9 sudah selesai tahalul. Kami nunggu terus di Haram karena mau sekalian solat jumat. Umroh keempat Mamak duluan, beliau mulai bada ashar, sedang saya amsih istirohat di rumah. Baru sesudah sahur saya berangkat dengan berihrom disertai Yahya dan istri dan seperti biasa mandinya di Tanim. Jam 9 sudah pulang kerumah.

Memang kelebihannya yang tak bisa ditiru dan tak bisa dilakukan ditepat lain adalah ibadah umrohnya. Kalau sholat 5 waktu dimana-mana bisa, taraweh di masjid lain juga bisa, qyamulail gitu juga. Tapi umroh tak bisa lain kecuali dilakukan di Mekkah ini.