Bibir Sumiati digunting di Arab


17 November 2010 (edit)

Bibir Sumiati digunting di Arab

Lanjutan berita Sumiati (dari Tempo Interaktif).-

Arab Saudi Belasungkawa Atas Kasus Sumiati

Kamis, 18 November 2010 | 14:53 WIB

 

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kerajaan Arab Saudi menyampaikan belasungkawa atas kasus yang menimpa Sumiati binti Salan Mustapa, yang disiksa dan digunting bibirnya. “Kegembiraan mereka adalah kegembiraan kami, kesedihan mereka juga kesedihan kami,” kata Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Abdurrahman Mohammed Amen al-Khayyath di kediamannya, di Jakarta, Kamis (18/11).

Menurutnya, majikan Khalid Saleh al-Akhmin yang diduga menyiksa tenaga kerja asal Nusa Tenggara Barat itu sudah diperiksa kepolisian setempat. “Kami pastikan proses hukum berjalan. Semua sama di mata hukum,” ujarnya.
Namun Al-Khayyath tidak bisa memastikan penahanan pelaku. “Penyelidikan masih berlangsung. Keterangan lebih lanjut akan disampaikan langsung ke Kedutaan Indonesia di Riyadh,” katanya dalam Bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan.
Hukuman atas pelaku penyiksaan itu belum bisa diperkirakan. “Bisa denda, penjara, atau hukuman lain tergantung jalannya pengadilan,” ujar Al-Khayyath.
Dia memastikan penyiksaan yang dialami Sumiati, 23 tahun, merupakan bukan praktek yang lazim. Menurutnya, terdapat satu juta tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi. “Kebanyakan senang berada di sana dan akan kembali lagi,” katanya.
Tiap tahun, dia melanjutkan, tenaga kerja di Saudi mengirim uang sekitar US$ 2 miliar atau sekitar Rp 18 triliun ke Indonesia. “Mereka datang untuk mencari rezeki yang halal,” ujar Al-Khayyath.
Sebaliknya, warga Saudi juga menyukai tenaga kerja Indonesia. “Akhlak mereka baik dan santun,” katanya.
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga menjamin keselamatan tenaga asing. Mereka sudah meratifikasi Konvensi Internasional Perlindungan Buruh Migran. “Saat ini sedang menggodok undang-undang perlindungan tenaga kerja asing yang terbaru,” katanya. Al-Khayyath memastikan undang-undang itu berlaku tanpa pandang bulu.
Beberapa waktu lalu dia dipanggil pulang untuk diperiksa polisi terkait kematian pembantu asal Indonesia di rumahnya di Saudi. “Jenazah tidak boleh dipulangkan sebelum pemeriksaan selesai,” katanya. Setelah dipastikan pembantunya meninggal akibat serangan jantung, baru dia diperbolehkan kembali bertugas.
Reza M

 

———————————–

Salinan berita dari Okezone..

Biadab nih…

-0-

Bibir Digunting Majikan, Sumiati Masih Syok Senin, 15 November 2010 – 16:15 wib Maria Ulfa Eleven Safa – Okezone

Foto: blogspot.com

JAKARTA – Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang disiksa majikan di Arab Saudi, Sumiati binti Salan Mustapa masih syok dan sulit untuk diajak berkomunikasi. Untuk itu, pemerintah melalui Konsulat Jenderal RI di Jeddah akan menunggu kondisi Sumiati pulih untuk dimintai keterangan.

“Konjen RI di Jeddah sudah melakukan pendampingan terhadap TKW kita dan memastikan korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang diperlukan,” kata Jubir Kementrian Luar Negeri Michael Teene kepada okezone, Senin (15/11/2010). Michael mengatakan saat ini pemerintah sudah melaporkan kasus ini ke kepolisian setempat.

“Proses hukum sedang berjalan dan kita sudah persiapkan seorang pengacara untuk proses hukum selanjutnya,” imbuhnya. Tidak hanya itu, pemerintah saat ini tengah menelusuri keberadaan keluarga korban karena keluarga korban belum mengetahui kejadian ini. “Kita sedang telusuri keberadaan keluarganya untuk menginformasikan ini melalui perusahaan yang mengirimnya,” tutup Michael yang juga mengatakan korban merupakan tenaga kerja legal.

Penyiksaan yang dialami Sumiarti terkuak saat 8 November lalu dia dibawa ke Rumah Sakit King Fahd di Madinah. Luka-luka di sekujur tubuhnya menunjukkan bahwa dia mengalami siksaan yang parah, terlebih Sumiati kehilangan sebagian dari bibirnya karena digunting oleh majikan.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s