Kesan MPKTB14 S304 2017


Sebelum kelas berakhir, saya minta kepada semua peserta kelas MPKT B14 yang berlokasi di gedung S304, untuk menuliskan kesan, pesan, saran, curhat, kritik atau apa saja, cukup 1 halaman. Tulisan mhs ini boleh pakai nama atau anonim tanpa nama, sehingga tidak ada kekuatiran akan mempengaruhi nilai mereka. Kenyataannya tidak ada yg menulis dengan anonim, semua dengan gamblang menuliskan namanya.
Beberapa diantaranya saya paparkan dibawah ini dengan memilih berdasarkan panjangnya, artinya saya tidak memasukkan mana yg saya suka tapi memilih random berdasarkan panjangnya (lebih dari 1 halaman).

Silakan menyimak tulisan atau kesan-kesan mereka.

NAMA : KEYSIA JUNE ELEXIA
NPM : 1706985464
KELAS : MPKT-B 14

PESAN DAN KESAN SELAMA DI KELAS MPKT-B 14

Tak terasa sudah di penghujung semester satu, banyak sekali cerita dan pelajaran yang saya dapatkan selama berada di kelas MPKT-B 14. Terutama dari Prof. Raldi yang telah memberikan banyak cerita, pengalaman hidup, dan pelajaran yang dapat saya jadikan bekal di masa depan. Saya begitu terharu ketika Prof. Raldi memberikan nasihatnya kepada seluruh mahasiswa di kelas pada hari Rabu, 29 November 2017 lalu. Hari itu adalah hari terakhir kami belajar di kelas S 304. Nasihat dan kata-kata yang dilontarkan oleh Prof. Raldi hari itu sangat menyentuh hati saya dan akan selalu saya ingat. Di hari itu, bukan hanya nasihat yang diberikan oleh beliau, namun juga sebuat penampilan mengagumkan. Ketika Prof. Raldi mulai memainkan lagu My Heart Will Go On dengan gitarnya, saya tak kuasa menahan rasa haru yang ada di dalam hati saya, air mata saya pun jatuh.
Hari itu merupakan hari yang penuh kenangan untuk saya. Di satu sisi saya merasa senang atas canda tawa kami pada hari itu, di sisi lain saya merasa sedih karena harus berpisah dengan mereka. Banyak sekali cerita dan kenangan yang saya rasakan di kelas MPKT-B 14. Senang, sedih, semua pernah saya rasakan di sana. Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan betapa beruntungnya saya karena pernah berada dan bertemu dengan keluarga besar MPKT-B 14. Menurut saya, Prof. Raldi adalah orang yang sangat menginspirasi. Beliau telah menginspirasi banyak orang, terutama saya, sebagai mahasiswanya.
Mungkin sedikit pesan saya untuk teman-teman semua, baik dari Departemen Sipil maupun Metalurgi, jangan pernah lupakan teman-teman MPKT-B 14, karena baik senang maupun susah telah kita lewati bersama di bawah bimbingan dosen terhebat kita, Prof. Raldi dan jangan berhenti mengejar cita-cita kalian, teruslah semangat.
Dan semoga mendapat jodoh yang baik. Aamiin.

Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Prof. Raldi Artono Koestoer atas segala ilmu yang telah Prof. berikan dengan tulus dan ikhlas. Terima kasih atas cinta yang Prof. salurkan kepada seluruh mahasiswamu dan pengabdianmu terhadap umat manusia begitu luar biasa. Semoga apa-apa yang Prof. impikan dapat tercapai dan semoga Prof. dan keluarga selalu berada di bawah lindungan Allah SWT. Aamiin.

For our best teacher, Prof. Raldi Artono Koestoer.

-0-

Image may contain: 7 people, people smiling, people standing

Aloysia Elva Ardina

DTI 2017
NPM : 1706985426
aloysia.elva@ui.ac.id

• Kritik :
Menurut saya tidak ada kritik dari pembelajaran MPKT-B yang selama ini saya jalani. Seringnya tayangan layanan inkubator gratis justru mengingatkan diri saya agar kelak saya sebagai seorang engineer harus melakukan suatu misi sosial untuk life improvement. Tayangan inkubator gratis pun mengajarkan saya sebagai seorang engineer agar dalam menyelesaikan permasalahan harus dipikirkan solusi yang efektif dan efisien (incubator yang cost-less, portable) tanpa mengurangi nilai dari kualitas.
• Saran :
Pembelajaran MPKT-B selain ditekankan dalam pemecahan masalah dengan diskusi dalam kelas bisa pula dilakukan praktek lapangan dalam skala kecil sehingga makna pembelajaran lebih terasa nyata.
• Pesan & Kesan :
Dalam MPKT-B ini, saya dilatih untuk menyelesaikan masalah sekitar saya yang selama ini tidak saya sadari. Dengan demikian tujuan saya sebagai seorang engineer pun semakin jelas dengan adanya beberapa arahan dari pembelajaran MPKT-B karena saya dilatih untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan dari kasus-kasus yang diberikan. Semoga apa yang telah ditanamkan Professor Raldi benar-benar bisa saya olah dan kembangkan untuk kemajuan bangsa saya sendiri, Indonesia.

-0-

Assalamu’alaikum, Prof. Raldi.
Semoga kesehatan dan kesejahteraan selalu menyertai Anda.
Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya untuk satu semester yang sudah kita lewati bersama, dengan Prof. Raldi yang senantiasa memberikan kami ilmu. Tidak hanya ilmu, Anda juga merupakan seseorang yang sangat inspiratif. Dengan proyek sosial incubator gratis, Anda berhasil membuat kami para mahasiswa baru Fakultas Teknik untuk mengubah mind-set. Bahwa sebenarnya, pengetahuan dan ilmu yang kita miliki itu tidak hanya berguna bagi masa depan kita, tetapi juga berguna bagi masa depan orang lain. Semua tergantung pada pribadi kita sendiri, ingin memperkaya diri atau menjadi berguna bagi masyarakat. Benar, kan, Prof?
Hal lain yang selalu Anda tekankan adalah bahwa sudah seharusnya para anak daerah seperti saya setelah selesai belajar hendaknya balik ke kampong halaman untuk melakukan perubahan. Dan saya bertekad untuk melaksanakan itu suatu saat nanti, Prof.
Kesan selama dididik oleh Prof. Raldi selama ini adalah menyenangkan. Anda berhasil menciptakan kondisi kelas yang nyaman, sehingga walaupun kami berasal dari departemen yang berbeda, tidak ada rasa canggung di antara kami dan semua dapat berbaur dengan baik. Perkataan Anda yang terkadang terkesan gokil dan lucu pun semakin mencairkan suasana kelas.
Saya juga mengagumi kemampuan Anda bermain musik. Juga ide tentang menyanyikan lagu kebangsaan setelah kelas selesai. Menurut saya itu adalah hal yang kreatif. Salah satu cara untuk menumbuhkan semangat nasionalisme tanpa perlu berkoar-koar dan berbicara panjang lebar. Semoga hal ini bisa dicontoh oleh dosen yang lain.
Pesan saya, semoga Anda tetap menjadi dosen yang baik, keren, gokil, dan disukai oleh mahasiswa dan mahasiswinya. Semoga Prof. Raldi tetap sehat dan diberikan keberkahan umur. Semoga tetap dan selalu menjadi sosok inspiratif yang menginspirasi orang lain. Semoga incubator gratisnya dapat berkembang menjadi lebih baik dengan jaringan yang lebih luas.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih.
Maafkan saya kalau mungkin selama ini belum menjadi mahasiswi yang ideal.
Cut Rana Aldila P

-0-

Image may contain: 24 people, people smiling, people standing and indoor

Sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri , nama saya Jihan Shohwatu Darussalam. Seorang mahasiswa angkatan 2017 yang sejak sekolah menengah pertama menjadikan Universitas Indonesia sebagai salah satu universitas harapan , tempat impian saya menemukan serta mengembangkan diri. Tentu sebagai seorang mahasiswa baru , pertama tama saya merasa sangat bersyukur dapat menjadi mahasiswa Fakultas Teknik, khususnya Teknik Industri Universitas Indonesia. Sebagai seorang mahasiswa baru pula ,sejak awal saya menginjakan kaki saya di fakultas kebanggaan ini saya merasa saya amat terfasilitasi , baik itu dengan infrastruktur yang ada di Fakultas Teknik maupun mata kuliah, serta dosen – dosen yang mengajar.
Dari segi infrastruktur saya merasa beruntung bisa mendapatkan kelas dan lab yang nyaman serta fasilitas lainnya. Dari segi mata kuliah yang disediakan dan dosen dosennya yang menjadi fasilitator pun saya merasa amat beruntung. Pada awal masuk kuliah, saya merasa khawatir apa saya dapat beradaptasi dengan baik di universitas ini, selain itu ada satu hal yang membuat saya cukup bingung sekaligus penasaran ,yaitu salah satu mata kuliah yang terdengar asing dan tak umum, MPKT . Dan pada semester awal ini kebetulan sekali saya mendapatkan MPKT B.
Di kelas MPKT B say diberi motivasi, dipandu atau dibekali untuk mengenal sistem belajar dan mengajar seorang mahasiswa yang benar bagaimana. Saya diperkenalkan sistem student center learning bukan lagi teacher center leraning. Dimana perbedaan dua metode tersebut amat signifikan. Saya pun diajarkan untuk bekerja sama melalui kelompok kelompok yang disediakan , baik itu focus group maupun home group. Dikelompok itu pula saya belajar bagaimana berdiskusi, berani mengeluarkan pendapat serta menjadi pendengar yang baik bila ada saran dan kritik dari teman satu kelompok saya. Tak hanya itu pula , saya dilatih bagaimana manyampaikan suatu presentasi dengan baik. Penggunaan kalimat serta pemanfaatan waktu yang baik, serta menarik perhatian audience agar mereka mau mendengarkan informasi yang akan saya sampaikan. Mungkin pada awalnya mata kuliah ini terdengar sederhana, tetapi hingga akhir semester awal ini saya benar benar merasakan manfaat yang ada dengan mempelajari MPKT B ini. Tidak hanya dosen MPKT B saya, saya merasa mendapatkan dosesn dosen dengan metode pengajaran yang dapat saya paami, baik itu dosen kalkulus ,PTI,MPKT Bahasa inggris,dsb.
Saya berharap mata kuliah MPKT B dianggap penting pula setara dengan mata kuliah lainnya. Karena bila sejak awal seorang mahasiswa tidak diperkenalkan bagaimana metode perkuliahan , cara belajar dan mengajar yang ada, akan sulit untuk seorang mahasiswa baru beradaptasi serta berkembang.
Semoga MPKT B buakn sekedar melulu belajar tentang teori, tapi seperti yang diajarkan prof Raldi. Mengenai aksi nyata yang bermakna, terima kasih prof, semoga saya dan teman teman bisa melanjutkan perjuangan.

-0-

Yang terhormat, Prof Raldi
Assalamu’alaikum Wr.Wb Prof Raldi, salam sejahtera dan semoga Prof selalu dalam keadaan yang sehat selalu. Perkenalkan Prof nama saya Hikam Angga Saputra dari Departemen Teknik Metalurgi dan Material, mohon maaf sebelumnya Prof izinkan saya menulis surat ini dengan memperkenalkan nama saya Prof.
Jujur, saya sebenarnya ingin sekali bertemu dengan Prof Raldi dengan maksud untuk berbincang-bincang/mengobrol-ngobrol. Ada begitu banyak hal yang ingin saya tanyakan dan saya ingin tahu mendalam tentu dengan pengalaman yang begitu banyak yang Prof miliki.
Pada awalnya saya adalah tipikal orang suka dan sering sekali bekerja di belakang layar, dalam organisasi dan dalam kegiatan apapun. Saya senang, hasil yang saya kerjakan bisa membuat orang yang bekerja/berorganisasi dengan saya merasa bangga. Orang lain pun tidak ada yang mengetahui dengan semua proses yang ada dan hasilnya yang mereka nilai, yang ada hanya mereka menganggap bahwa itu adalah hasil dari tim/organisasi mungkin tidak sepenuhnya karena ada juga yang menganggap bahwa itu hasil dari satu ataupun sebagian orang saja yang mereka nilai turut ambil dalam organisasi tersebut, dan orang lain pun tidak terlalu mengaggap bahwa ada orang di belakang layar yang mungkin turut ambil yang begitu besar dalam terciptanya hasil tersebut. Apa arti sebauh pujian jika dibandingkan dengan niat kita untuk memberikan pengaruh positif dan berkontribusi untuk orang lain tanpa tau bahwa itu kita yang melakukannya, karena itu merupakan sebuah kebahagian sederhana yang kita peroleh, mungkin itu pandangan orang-orang dibelakang layar.
Saya ingin berkata bahwa saya sangat beruntung bisa menggali ilmu dari kelas MPKT-B ini. Tujuannya jelas, berpikir kritis, menganalisa, bekerja-sama, mencari solusi untuk memecahkan sebuah permasalahan dan diharapkan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui cara kita berpresentasi di depan dan berdiskusi bersama-sama membuat diri saya pribadi menjadi berubah, yang awalnya saya hanya bekerja di belakang layar dan mungkin hanya sendiri bekerja, akan tetapi dengan MPKT-B ini saya dan yang lain bisa memecahkan masalah secara bersama-sama dan orang lain pun menilai bahwa itu merupakan hasil bersama tidak ada yang dipandang lebih ataupun dipandang tidak ada kontribusinya padahal berkontribusi besar.
Awal masuk kelas MPKT-B saya ingat ketika Prof Raldi pertama kali memperkenalkan hasil karya Prof dan tujuan dari itu semua. Jujur menurut saya, itu adalah sesuatu yang brilliant yang belum pernah saya lihat. Saya sebelumnya sudah tau inkubator itu apa, fungsinya apa, dan bentuknya apa, tapi yang saya kagum adalah sebuah niat dan tujuan yang menurut pandangan saya wow that’s amazing. Sulit untuk menemukan orang yang mempunyai niat dan tujuan seperti Prof Raldi di zaman sekarang ini. Orang tentu bisa juga membuatnya, akan tetapi tujuannya lain yaitu untuk mengkomersialkan produknya sendiri dan untuk keuntungan sendiri. Jujur, saya iri Prof dengan apa yang Prof telah berikan untuk Indonesia ini, saya seharusnya malu sebagai pemuda belum bisa memberikan kontribusi saya untuk Indonesia. Saya merasa bersyukur bisa berkuliah di Universitas Indonesia dan mendapatkan mata kuliah MPKT-B, banyak sekali ilmu yang dapat diperoleh salah satunya dan besar manfaatnya yaitu salah satunya membangun sebuah kesadaran. Kesadaran yang dimaksud adalah rasanya kepedulian terhadap setiap masalah dalam konteks ini adalah yang dihadapi Indonesia. Sulit sekali membangun sebuah kesadaran terutama pemuda dan generasi saat ini yang orientasinya hanya ke diri sendiri. Pada awalnya saya bepikiran bahwa masalah yang ada di Indonesia biarlah pemerintah yang mengatasi, tapi saya merasa dan termotivasi dari orang-orang yang sadar dengan kepedulian bahwa point yang disasar adalah generasi pemudanya yang harus turun tangan. Buat apa tinggal di sini tapi tidak bisa memberikan kontribusi apa-apa, hanya menikmati, bersenang-senang, tinggal dengan fasilitas lengkap dan enak, padahal diluar sana orang-orang sedang mengalami kesulitan sampai setiap waktu dan materi yang mereka miliki sangatlah berharga. Miris rasanya melihat mereka harus berjuang dengan pilihannya antara mereka bisa bertahan atau tidak bisa bertahan untuk hidup jika dibandingkan dengan orang-orang yang hidup dengan keadaan berlebihan, hidup nyaman dan enak, fasilitas lengkap, dan hidup sangat terjamin. Tidak adil rasanya bagi mereka, bukan karena salah mereka yang sejak dari awal tidak berjuang akan tetapi sarana fasilitas dan keterbatasan yang mereka miliki yang menghalangi perjuangan awal mereka untuk hidup sejahtera.
Seorang ibu dan anak di daerah Kukusan Beji yang hidup di pinggiran jalan raya, duduk dan beristirahat di pinggir jalan raya yang sehari-hari banyak kendaraan lewat dengan kencang. Dan seorang kakek-kakek tua yang duduk di dekat jalan raya di daerah Puspiptek, Tangerang Selatan berharap ada seseorang yang mau membantunya. Sebuah cambukan bagi pemuda Indonesia dan khususnya bagi saya bahwa ini Indonesia kami, ini keluarga kami juga, kami harus mampu berbuat dan turun tangan untuk membantu mereka, menjadi agen perubahan, dan sesederhannya memberikan kebahagian bagi mereka dengan membuat sebuah senyuman mereka, karena ini merupakan tugas dan kewajiban kami sebagai pemuda.
Terima kasih banyak Prof atas segala ilmu, nasihat dan masukannya selama ini. Cita-cita kami masih panjang, tujuan kami masih banyak dan kewajiban serta tanggung jawab kami masih besar. Doakan kami agar selalu berada di jalan yang lurus dan mendapatkan keberkahan. Doakan kami juga agar dapat bermanfaat bagi orang lain dan Indonesia seperti yang telah Prof lakukan. Mohon maaf apabila kami bersikap salah dan tidak mengenakan, kami akan terus belajar dan belajar. Terima kasih sekali lagi Prof Raldi.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb

-0-

Beberapa foto:

Iklan

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s