BPJS dan Bayi Prematur


Berikut ini adalah sebuah artikel yang ditulis oleh ibu Enny Bonaventura tentang pengalamannya sejak dua tahun menjadi agen relawan Peminjaman Inkubator Gratis untuk daerah Jonggol-Bogor dan sekitarnya.

-0-

Enny Bonaventura tagged you and 17 others in a post.
Enny wrote: “Terimakasih Tuhan .. pertolongan-Mu tak pernah terlambat .. Puji Tuhan .. Kamis 26 Jan 2017 malam, telah terlaksana peminjaman inkubator gratis untuk bayi ibu Kartikasari dan bapak Dwi Aryanto .. Ibu Kartikasari adalah seorang karyawan pabrik di kawasan Karawang .. di usia kandungan yang ke 6 bulan, ibu Kartikasari merasakan kontraksi pada saat sedang bekerja di pabrik .. karena ini adalah kehamilan yang pertama, maka beliau tidak mengerti bahwa kontraksi tersebut adalah benar2 tanda untuk melahirkan, maklum .. usia kandungan-nya kan baru 6 bulan. Pada hari Rabu 25 Jan 2017 kemarin, bayi perempuan ibu Kartikasari di lahirkan secara normal dengan berat 1200 gr. Pada saat kelahiran bayi mereka yang tak di sangka-sangka karena sebelum waktu-nya ini .. ayah sang bayi yaitu bp Dwi Aryanto, tengah berada di kampung halaman mereka di Klaten Jawa Tengah .. sebagai buruh serabutan. Untunglah ibu Kartikasari tinggal di rumah kakak ipar nya, yaitu bp Budi Utama .. Kakak Ipar yang baik ini dengan sigap membantu segala sesuatu yang di perlukan pada saat darurat ini : antar ke rumah sakit .. cari info peminjaman inkubator gratis .. dll Tadi-nya .. keluarga ini berharap, bisa menggunakan kartu BPJS dari pabrik tempat ibu Kartikasari bekerja. Namun apa daya, ternyata kartu BPJS yang ada ternyata hanya BPJS Ketenagakerjaan, dan BPJS tenaga kerja dana pensiun .. yang tidak bisa di pakai untuk biaya melahirkan. Biaya Rumah Sakit yang mencapai 8 juta rupiah sungguh sangat mengagetkan keluarga ini .. padahal baru dua hari di rumah sakit.. maka mau tak mau harus tanda-tangan pulang paksa, walaupun pihak team medis katakan .. paru2 bayi belum kuat .. bisa-bisa sampai parkiran saja sudah meninggal sang bayi ini.

Betapa hancur hati sang ayah, mendengar kondisi bayi di inkubator, dan biaya yang begitu berat bagi mereka .. maka segala sesuatu yang bisa di jual .. di jual saja untuk segera melunasi biaya Rumah Sakit … Dengan kondisi yang panik & sedih ini, sang ayah segera berangkat dari Klaten menuju Karawang, untuk mendampingi sang istri dan menebus bayi-nya dari rumah sakit. Namun di tengah situasi yang berat ini, Tuhan tidak meninggalkan keluarga ini .. SMS yang di kirim ke SMS Center Peminjaman Inkubator Gratis, segera mendapat jawaban, dan segera di koordinasikan dengan kami, agen relawan wilayah Jonggol. Inkubator segera di siapkan .. di bersihkan .. di sterilkan .. di cek fungsi2-nya 🙂 Kira2 jam 7 malam sampailah keluarga ini dari Karawang, di antar mobil sewa.

Dan berceritalah ayah ibu bayi ini mengenai kondisi mereka, mulai dari kelahiran bayi yang sebelum waktu-nya, BPJS yang ternyata bukan BPJS Kesehatan, sampai kondisi sang ibu yang terpaksa berhenti kerja karena melahirkan, dan ayah-nya yang juga tidak ada penghasilan pasti karena bekerja sebagai buruh serabutan.. Hp sang ayah udah mulai sering error .. sementara sang ibu tidak ada hp .. Padahal hp untuk ibu ini sangat penting untuk komunikasi dengan SMS Center. Tuhan sungguh baik, pada siang hari sebelum keluarga ini datang, ada seorang bapak baik hati menyumbangkan hp sederhana. Maka segera kami salurkan donasi hp tersebut. Sang ayah sampai menangis terharu karena merasakan kebaikan Tuhan di tengah kondisi keuangan yang morat marit ini. Adik bayi juga memerlukan tabung oksigen, karena paru-paru belum kuat .. dan lagi-lagi betapa baik Tuhan mengasihi keluarga ini, karena tabung oksigen baru saja kemarin-nya di kembalikan oleh peminjam sebelum-nya .. jadi bisa di pinjamkan buat adik bayi 🙂 Menjelang pulang, ternyata sang ibu belum menghasilkan ASI .. dan pihak rumah sakit menyarankan agar adik bayi di beri susu BBLR .. Kembali kami salurkan donasi susu BBLR dan susu Lactamom untuk ibu menyusui .. lagi-lagi .. ayah bayi trenyuh dan meneteskan air mata .. karena merasakan betapa besar kasih Tuhan buat mereka 🙂 Sehat terus cepat besar yah adik bayi cantikk 🙂 Tuhan sungguh mengasihimu .. :)”

bayi-pak-dwi

Terimakasih kepada prof Raldi Artono Koestoer, mas Ibnu ‘Rehan’ Roihan, bp Renthona Singarimbun, ibu Lili Lie, ibu Betty Eljani, cik Odilia Astuti Wijono Banjuradja, Jo-Jo Puspa, koh Ari Sadewo Wahyu .. Semua anggota COOL Mahoni : Gerryawan Liem, Mei Ing, Vitriana Damayanti, Hepi Nuarti, Meyman Gulo, Meiboni Zebua, Prisca Mauretz, Nurpatria Mauretz, Zita Irwana, Anastasia Vitta, Erik Aditya Yudha, Nona Chaty Joseph, Ruth Cory Lusianna, Holy Butar .. dan masih banyak lagi yang tidak dapat di sebutkan satu per satu .. Tuhan berkati kita semua atas pelayanan ini 🙂

Bagi rekan-rekan semua yang baik hati, mari kita sebarkan info peminjaman inkubator & lampu foto terapi gratis ini ya .. supaya lebih banyak lagi bayi prematur, bayi kuning & keluarga-nya yang bisa tertolong 🙂 God bless

Iklan

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s