Ceramah Arcandra Off-shore platform


Arcandra Tahar mantan menteri ESDM, memberikan ceramah umum di UI khususnya di Fak. Teknik. Ruangan K-301 auditorium yang mampu memuat 300-400 orang penuh dengan hadirin yang terdiri dari mhs, dosen dan alumni. Bahkan sampai di balkon atas hadirin penuh sekali dan tentu saja ada yg duduk di lantai dan berdiri di pinggir.
Arcandra murid dari 2 orang disainer off-shore platform di Houston Texas dan bekerja bersama mereka. Saya lupa nama2 mereka, tetapi yang satu sudah almarhum wafat pada usia 87 th. Sedangkan satu lagi masih ada dan masih berhub erat dg Arcandra usianya sdh 70 sekian thn. Berbagai tipe anjungan lepas pantai diperkenalkan mulai dari tipe awal yang rigid dan hanya bisa utk laut dangkal. Kedalaman s/d 1500 ft (bagi 3 saja jadi meter). Selanjutnya utk laut dalam dirancang dengan mooring sistem dan sudah dipakai di North-sea. Tapi ada yang terguling kaki diatas kepala dibawah karena terjangan ombak besar dan badai. Lalu dirancanglah oleh Arcandra tipe lain yang bisa tahan ombak bahkan sampai 6 derajat kebebasan dan dipatenkan. Di Amrik biasa orang bikin paten dan bukan hal yg istimewa. Rancangannya sudah dibeli oleh kontraktor minyak Amrik dan mancanegara. Mungkin ada 7-8 tipe sesuai perkembangan teknologi terakhir. Diantaranya ada juga yg sudah dipakai di Indonesia (dimananya saya lupa)
Nah… Kemudian yang terakhir yang paling modern yang beliau katakan Front-end off-shore oil rig platform bukan saja bisa menanggulangi ombak keatas bawah samping atau bahasa teknis nya six degrees of freedom, rancangan Arcandra yang terakhir ini juga…TAHAN GEMPA 9,5 SKALA RICHTER. Gempa sekeras itu belum pernah terjadi di Indonesia. Rancangannya ini sudah diuji-coba dengan baik dan berhasil dipasang di Peru.
Dalam diskusi beliau juga menjelaskan ttg blok Masela yg problem utamanya adalah transportasi gas. Lalu mengapa Amrik sekarang surplus minyak, bahkan ada satu saat ditahun-tahun y.l. belum lama Amrik produksi minyaknya terbesar di dunia bahkan mengalahkan Timur-Tengah. Semua itu karena TEknologi yang berkembang terus. Sekarang di AMrik ada Shale oil and gas, sehingga produksi naik 2-3 kali lipat dari tahun2 seblmnya.
Presentasi sangat menarik dengan gambar dinamis, penjelasan dengan bahasa sederhana jadi semua orang mengerti. Kondisi migas Indonesiapun beliau kelihatan menguasai berapa kebutuhan berapa produksi DN dan berapa impor. Tentu bukan itu saja masih banyak yang lain yang juga dibahas dalam diskusi tanya jawab. Pertanyaan penting menyangkut kemampuan industri kita utk bisa membuat konstruksi platform juga dibahas dan kesimpulannya Indonesia bisa bikin sendiri karena teknologinya tidak jauh dari Pressure-Vessel yang sudah bisa dibikin oleh banyak perusahaan DN digabung dengan galangan. Beliau juga sudah lihat kemampuan PT PAL yang bila diperlukan siap utk bikin sendiri anjungan laut dalam rancangan Arcandra. BTW kalau mau tahu lebih dalam silakan tanya sendri sama orangnya. COz saya bukan ahlinya dibidang ini. Salam Raldi 070916.-

Iklan

One response

  1. Pak Arcandra itu S1 nya alumni dari mana prof? S2 nya? S3 nya?
    Tapi beliau udah pernah atau bisa bikin “Incubator” spt prof Raldi gak ya?
    –00–
    Beliau S1 di ITB, S2 S3 di Texas. Inkubator saya tukang kayu aja bisa koq bikinnya, sangat gampang…

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s