Prototipe Baru Inkubator UI


Judul Purwarupa (prototype): Pengembangan Inkubator Grashof Tipe Completly Knocked Down   (CKD) Untuk Menjangkau Daerah Pedalaman Indonesia.

Salah satu program pemerintah yaitu MDGs (Millennium Development Goals) adalah mengurangi angka kematian bayi. Sekarang berlanjut menjadi SDG (Sustainable Dev Goals). Sebagai perbandingan, untuk Indonesia, angka kematian bayi masih berkisar 30 berbanding 1000 (30 bayi mati per 1000 kelahiran). Sedangkan untuk negara ASEAN rata-rata hanya 10-15 per 1000 kelahiran. Dari 30 kasus tersebut, salah satunya adalah kelahiran bayi prematur yang tidak tertolong karena tidak ada akses ke ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) di Rumah Sakit, dimana inkubator menjadi salah satu alat yang vital untuk menangani hipotermia yang dialami bayi prematur dan BBLR. Oleh karena itu, program peminjaman gratis inkubator menjadi penting adanya. Untuk  itulah diperlukan desain inkubator portable agar bisa digunakan di rumah. Inkubator yang dirancang mengambil konsep dari teori grashof yang memanfaatkan proses konveksi alami udara. Desain inkubator Grashof ini spesial dirancang agar hemat energi, enteng dan portable serta hemat biaya sehingga sangat sesuai digunakan ntuk golongan menengah-bawah.

Peminjaman gratis Inkubator Grashof dan Fototerapi yang dijalankan oleh Tim Inkubator UI semenjak awal tahun 2012 sudah menolong hampir 700-an bayi (prematur dan bilirubinemia) di beberapa lokasi di Indonesia. Untuk pencapaian penyebaran agen relawan peminjaman gratis inkubator seluruh Indonesia dari tahun 2013 hingga sekarang sudah mencapai 30-an kota/kabupaten. Tentu saja masih jauh dari target hingga 300-400 kota/kabupaten seluruh Indonesia.

Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai lebih dari 17.000 pulau. Dalam menyebarkan  inkubator kepada agen relawan, terutama lintas pulau, masih terkendala dalam hal biaya kirim dari inkubator sehubungan dengan volumetrik pengiriman dan juga terkendala dalam resiko kerusakan karena inkubator ini bersifat fragile (mudah pecah). Oleh karena itu, agar resiko kerusakan Inkubator Grashof bisa diminimalisir hingga sampai tujuan (khususnya pengiriman lintas pulau dan pedalaman), maka perlu adanya perubahan design dan pengembangan untuk mengantisipasinya. Disamping itu peningkatan penyebaran agen relawan peminjaman gratis inkubator jadi lebih mudah, sehingga banyak bayi prematur yang bisa tertolong.

Oleh karena itu, Tim Inkubator UI akan mengembangkan Inkubator Grashof tipe Completly Knocked Down (CKD) agar  biaya pengiriman bisa diharapkan berkurang hingga 50% dan juga resiko kerusakan bisa diminimalisir.

Deskripsi dan Spesifikasi

Inkubator portable hemat energi (Inkubator Grashof) yang dirancang khusus untuk golongan pra-sejahtera. Penggunaannya spesial di rumah dan  inkubator dipinjamkan gratis untuk masyarakat yang mempunyai bayi premature. Inkubator Grashof Tipe Completly Knocked Down (CKD) mempermudah pengiriman karena dengan mudah bisa di bongkar–pasang.

 

Nama Inkubator Grashof tipe CKD
Ditujukan Bayi Prematur / Hipotermia/BBLR
Bahan Acrylic 5 mm dan Multiplex 12 mm
Dimensi Total 65 x 45 x 45 cm
Berat (+/-) 13.5 kg
Komponen Utama Lampu Pijar 25 Watt ; 2 Buah
Sistem Kerja Konveksi Alamiah
Keterangan Lainnya Hemat Energi

Paling Senyap (Tidak Ada Suara)

Alamiah, ramah lingkungan

Paling Ringan

Aman Dan Mudah Dibawa

RANCANGAN PROTOTIPE CKD (LEPAS_PASANG)

Purwarupa v1Purwarupa v2

Prinsip Kerja

Menggunakan prinsip radiasi, konveksi alami dan sirkulasi alami, perpindahan kalor, dari lampu bohlam 25 Watts. Energi listrik masuk memanaskan lampu bohlam. Bohlam memanaskan udara sekitar ruang pemanas melalui radiasi dan konveksi alami. Udara menjadi panas dan densitasnya menurun akibatnya udara jadi enteng dan naik keatas. Tempatnya diisi oleh aliran udara segar yang masuk melalui lubang udara luar dan kemudian dipanaskan lagi oleh bohlam. Demikian udara bersirkulasi secara alami naik dari bawah melalui lubang melintasi ruang pemanas ke kabin bayi. Setelah mengisi kabin dengan udara hangat, udara terus mengalir ke lubang di atas-sisi kabin. Dengan sirkulasi udara yang konstan, suhu tetap sedikit lebih rendah dari suhu tubuh manusia. Aliran laminar seragam terjadi karena dinding atas banyak lubang yang memungkinkan udara hangat mengalir keluar.

Bagian atas dari inkubator terbuat dari akrilik dengan ketebalan 5 mm. Akses  ke kabin untuk menempatkan bayi, terletak di bagian yang berlawanan dari sirkulasi pemanasan. Bagian bawah dari inkubator yang terbuat dari kayu sebagai pilihan. Dengan konduktivitas termal rendah bisa digunakan dengan aman. Inkubator yang paling senyap karena tidak ada fan/kipas yang digunakan dalam sistem sehingga akibatnya tidak ada perangkat yang menghasilkan suara. Kondisi ini membuat bayi tidur dengan tenang.

Berat total dari inkubator yan hanya sekitar 13.5 kg menjadikan inkubator ini peralatan portabel yang mudah diangkut. Energi listrik 2x25W yang diberikan telah diuji untuk cuaca tropis Indonesia. Di lokasi tertentu di wilayah pegunungan, lebih baik digunakan @40  Watt x 2 bohlam pemanas, yang bisa ditemukan di mana saja di toko listrik dengan harga sangat murah.

Dimensi keseluruhan seara volumik tidak lebih dari 65x45x45 cm3. Sebuah perangkat cut-off thermostat dipasang untuk menjaga inkubator dalam kondisi aman kapan saja dan dimana saja.

AZAS MANFAAT

  • Manfaat / Aspek Edukasi

Inkubator Grashof ini ditujukan untuk membantu masyarakat golongan pra-sejahtera yang tidak mempunyai akses ke rumah sakit karena ketidakmampuan mereka untuk membayar biaya masuk rumah sakit dan lain-lain. Sehingga diharapkan banyak bayi prematur di pedalaman Indonesia dapat tertolong.

Manfaat dari segi ekonomi, antara lain :

  1. Masyarakat kurang mampu tidak perlu mengeluarkan dana besar untuk menyewa inkubator di rumah sakit karena inkubator grashof akan dipinjamkan dengan gratis.
  2. Desain khusus untuk rumah, sehingga daya listrik, dimensi, berat, dan lainnya sangat hemat untuk masyarakat (menengah ke bawah)

Manfaat dari segi sosial budaya, antara lain :

  1. Hubungan batin dan fisik dari orangtua kepada bayi di rumah secara langsung, sehingga dengan sendirinya tumbuh-kembang bayi menjadi lebih cepat menuju kondisi bayi normal.
  2. Mengubah pola pikir masyarakat secara umum tentang perlunya kita saling tolong-menolong di kehidupan atau berrgotong-royong untuk saling membantu tanpa memandang Suku Agama dan Ras.
  3. Membangun dan meningkatkan mutu UKM sebagai vendor pembuatan alat tersebut.

PARTISIPASI DAN DONASI

Mereka yang ingin berpartisipasi menyumbang untuk pengembangan prototipe ini dan turut menyukseskan program peminjaman inkubator gratis untuk menolong bayi prematur di seluruh Nusantara,  bisa memberikan DONASI melalui link berikut:

http://www.inkubator-gratis.org/2016/06/16/bantu-pembuatan-inkubator-untuk-bayi-prematur-seluruh-nusantara/

Donasi anda akan sangat bermanfaat untuk menolong bayi prematur dari kalangan pra-sejahtera.

Menolong satu nyawa bayi kita berarti menolong seluruh negeri ini.

 

One response

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s