Pengalaman Agen Relawan Inkubator


Berikut ini adalah pengalaman dari bapak YS yang menjadi Agen Relawan sejak bulan Februari 2016, beliau termasuk agen dari daerah Jabodetabek. Salah satu pengalaman awal beliau saat mengunjungi kediaman keluarga bayi prematur yang memerlukan inkubator di Pondok Gede Bekasi. Dua JEMPOL untuk pak YS.-

-0-

Alhamdulillah dari kunjungan kemarin, saya jadi semakin tahu beberapa hal, terutama mengenai kondisi keluarga yang membutuhkan bantuan alat inkubator dan juga mengenai kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh masyarakat di RSCM melalui fasilitas Jamkes dan BPJS. Ibu Juniarti (sang ibu dari bayi Rahmadonna yang sudah di rumah) melahirkan bayi kembar dengan salah satu bayinya (Rahmadinna) sekarang masih berada di RSCM karena perlu mendapat penanganan khusus.

20160307 pd gede
Ditengah kesibukan mengurus bayi Rahmadonna di rumah dan tentu juga keluarganya,  sang ibu harus memompa ASI untuk bayi Rahmadinna yang memerlukan  serta mengirimkannya ke RS setiap hari sesuai arahan dokter. Sang ibu bercerita mengenai situasi yang dialaminya menghadapi sikap dan pernyataan dokter disana yang membuat ia menjadi kalut apalagi memikirkan soal biaya untuk inkubator sang bayi. Hal inilah yang sebelumnya sering membuat sang ibu menangis memikirkan kondisi diatas. Alhamdulillah perhatian kecil dari tim inkubator ini seperti memberi    semangat baru bagi sang ibu untuk terus melakukan yang terbaik bagi sang bayi yang dicintainya. Rasa syukur dan terimakasih diucapkan oleh sang ibu kepada tim inkubator UI.
Sementara kemarin tampak bayi Rahmadonna walaupun masih kecil fisiknya, tapi mulai menunjukkan gerakan yang cukup aktif dan kulitnya tampak memerah. Sang ibu masih khawatir dengan gejala kuning yang ada di lengan bayi. Mereka berterima kasih sekali dengan adanya bantuan alat ini yang memang tengah dibutuhkan.

Si ibu yang tampak masih lelah dan sakit akibat operasi mengalami gejala depresi paska kelahiran (baby blues) dan perlu mendapatkan bantuan dari psikolog agar tak berpengaruh secara emosional kepada bayinya. Saya mencoba mendorong semangat agar sang ibu tetap tegar, berikhtiar dan percayakan segala sesuatunya pada yang diatas sambil mengatakan untuk terus berkomunikasi dengan pihak inkubator UI melalui SMS Center atau bisa langsung menghubungi saya jikalau diperlukan.

[Foto bayi Rahmadonna kiriman hari ini yang nyaman dalam inkubator seperti dilaporkan oleh ibunya]20160307 rohmadoni
Sang suami yang tampak tegar dan tenang selalu mendampingi sang istri bersama anak pertama mereka yang lucu. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di daerah Pondok Gede, Jakarta namun kebahagian tetap tampak terpencar pada keluarga kecil itu. Sungguh hari Jumat kemarin hari yang membahagiakan hati saya. Jum’ah barokah.

Salam, one of the volunteer

Iklan

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s