Tamu dari 50 Kota Sumbar


Jumat 05 September kemarin kami kedatangan tamu dari 50 Kota Sumbar…Hiii banyak amat 50 kota ?
Jadi begii ceritanya…50 Kota adalah nama sebuah kabupaten (atau katakanlah sebuah kota) yang lokasinya diSumatera Barat. Jadi bukan jumlah kotanya ada 50, tapi namanya saja yang 50 Kota. Kota terdekat yang biasanya dikenal orang adalah Payakumbuh. Nah mulai jelas sekarang.
Ibu Emirilia seorang Arsitek datang ke markas inkubator di lantai 2 DTM-FTUI bersama suaminya, yanag ternyata kerjanya di Kudus (insinyur mesin pula’ lagi). Menyampaikan niatnya untuk menjadi relawan peminjaman inkubator gratis untuk kabupaten sumatera barat itu.
Puskesri
Bayi prematur disana tidak tertangani. Jadi bila ada kasus kelahiran BBLR dan prematur, yah boleh dikatakan banyak yang tidak bisa ditolong sehingga Angka Kematian Bayi tinggi. Akses ke mana2 susah dan Puskesri jauh (Pusat Kesehatan Nagari, kalau di Jawa Puskesmas). Bidan yang ada dikampung tidak ada yang memiliki inkubator, jangankan bidan Puskesri-nya juga tidak memiliki inkubator bayi. Waktu saya tanya bagaimana listriknya, eh ternyata disana setiap rumah punya GEN_SET. Jadi tentu saja tiap hari mereka nonton tv semua punya kulkas dlsb. Kami lega, karena dengan demikian inkubator bisa nyala terus, dan kami sejauh ini masih mengandalkan pasokan energi listrik.
Iklim lokal
Kami bertanya tentang iklim lokal, dinginkah panaskah. Ternyata agak dingin katanya. Justru sangat berbeda dengan daerah Pakanbaru yang panas karena dikelilingi oleh kebun sawit. Oh begitu ya…jadi terpikir langsung berapa power pemanas yang diperlukan untuk inkubator disana nanti.
Visi Misi inkubator Gratis
Tentu saja kami sampaikan visi misi kami yang menginginkan agar inkubator ini bisa digunakan untuk bayi prematur tanpa biaya samasekali. Karena itulah kami hanya akan melakukan serah terima dengan biaya produksi 2,5 juta per unit berdasarkan kerjasama, jadi bukan jual-beli. Kami tidak menjual inkubator. Jadi dengan siapa Tim Inkubator UI ini bekerjasama ? dengan para relawan. malah lebih jelasnya saya sebut KORDINATOR RELAWAN. Untuk penjelasan yang lebih dalam silakan lihat di:

https://koestoer.wordpress.com/2014/06/30/tingkatan-relawan/

https://koestoer.wordpress.com/pengabdian-masyarakat/calon-agen-peminjaman-inkubator/

Jadi ada persyaratan umur, krn nanti hrs bertanggung jawab terhadap keberlangsungan aktifitas peminjaman inkubator. Tentu saja berjiwa volunteer, membantu orang lain adalah kesukaannya. Berjanji tidak akan mengkomersilkan kegiatan ini. Semua ini adalah hubungan dari hati ke hati dan hanya Allah-lah saksinya.

Sejak Januari 2012 sampai dengan September 2014 (2,5 th lebih sedikit), kegiatan ini sudah merambat ke 12 kota.

Saya coba sebutkan mulai dari yang terjauh.  1) Banda Aceh 2) Denpasar 3) Jember 4) Malang 5) Yogyakarta 6) Magelang 7)Semarang 8) Pemalang 9) Jabodetabekban (ini markas di Depok) 10) Cilegon 11) Ngandak (Kalbar) 12) Sopeng (Sulsel)

Akan menyusul 3 lagi… Kab 50 Kota (Sumbar), Perawang (dekat Pakanbaru) dan Jeneponto (Sulsel). Semoga lebih banyak bayi prematur bisa tertolong di bumi Allah ini…Mari kita hangatkan bayi-bayi itu agar nyaman tidurnya dan sehat badannya.

Kami ini apalah artinya, tentu tidak akan mampu berbuat sejauh itu. Memangnya siapa yang mendatangkan manusia-manusia yang berhati mulia untuk membantu kami menyebarkan program ini ke kota-kota lain… PASTILAH ALLAH YANG MEMBUKAKAN SEMUA PINTU.

Saya berhenti menulis karena menangis lagi…dan lagi…setiap hari..

 

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s