Raldi Inkubator Gratis di Hitam Putih Deddy Corbuzier


Acara talkshow TV Hitam Putih di Trans-7, tanggal 20 Juni 2014 jam 18.30.

Dipandu oleh Deddy Corbuzier.

Peminjaman gratis Inkubator bayi untuk di rumah.

Versi video yang sudah diedit fokus pada inkubator bayi…

 

Dan bila ingin lihat versi panjang termasuk robot sampah anak SD, dibawah ini ada jugavideonya.

Mereka yang ingin berpartisipasi memberikan sumbangan,

infaq, sedekah, wakaf, charity, guna menolong bayi prematur,

silakan klik:

https://koestoer.wordpress.com/2014/02/01/tolong-bayi-prematur/

Semoga semakin banyak payi prematur dan BBLR yang dapat terselamatkan.

7 responses

  1. Mantappp prof. Senang sekali hasil karya ini bisa terpublikasi di media. Semoga dengan adanya talkshow ini menjadi inpirasi untuk saling memberikan manfaat.

    “sebaik-baik manusia adalah manusia yang memberi manfaat untuk orang lain”.

    Salam

  2. Saya tinggal di Solo Prof, barangkali Prof Raldi berkenan memberi saran untuk pemanfaatan dana – dana penelitian yang kadang sisa seperti itu. Jujur pak, mgkn banyak dosen yang kadang menerima dana penelitian yang berlebih, kadang di laporan pertangung jawaban harus me mark up kuitansi/nota untuk mengepaskan dana penelitian dengan anggaran dana awal…..dan itu yang kadang sangat sulit untuk saya lakukan……alasan harus me-mark up adalah karena dana yang dicairkan harus habis, karena kalo sisa, pengembaliannya susah. Atau malah pemerintah mengikhlaskan dana sisa tersebut untuk menghargai ide dan intelektualitas dari Dosen, mungkin itu malah jauh lebih baik. Sehingga dosen – dosen tidak perlu me mark up nota/kuitansi. Maturnuwun banyak Prof tanggapannya…..semoga Prof Raldi dan keluarga senantiasa sehat, dan dimudahkan segala urusannya. Amin
    -0-
    cukup sekali saja begitu..uang sisa utk menjalankan penelitian dg tujuan yg benar…Jangan mau markup krn nanti jadi kebiasaan buruk. percayalah bahwa Allah akan memberikan rejeki dari t4 yg tdk di sangka2.

    • cukup sekali saja begitu..uang sisa utk menjalankan penelitian dg tujuan yg benar…Jangan mau markup krn nanti jadi kebiasaan buruk. percayalah bahwa Allah akan memberikan rejeki dari t4 yg tdk di sangka2.

      • Pak, sebelumnya maaf, saya sering sekali diskusi dengan dengan dosen2 senior mengenai dana penelitian yang kadang sisa. Tujuan saya adalah mencari kebenaran dari uang sisa itu. Saya sering bertanya “Kuitansi yang Bpk/Ibu tulis apakah benar sesuai dengan pengeluaran?”, Jawab mereka “Ada yang benar sesuai, ada yang tidak benar (di mark up)”
        Saya bertanya lagi “Apakah dikti tau hal ini?”
        Jawab mereka “Tentu tau, orang – orang dikti itu juga peneliti dan reviewer, ini sudah menjadi rahasia umum”
        Kata mereka lagi ” Kalo tidak seperti ini siapa yang akan memberi penghargaan terhadap ide dan intelektualitas kita?”
        Sementara saya diam dan mecoba menerima jawaban mereka, tapi saya tetap ragu2. Karena yang menjawab seperti itu juga dosen muslim, rajin sholat, sering ngisi kajian……..
        Hampir sebagian besar dosen yang saya kenal di sini seperti itu Pak. Meskipun
        Saya masih juga ragu…..kebetulan tahun ini saya menerima dana IBM untuk pertama kali sebanyak Rp 49 juta, dan dana penelitian dosen pemula 12 juta. Kalo saya perkirakan, kemungkinan ada sisa dari uang tersebut. Lembaga di tempat kami menyarankan agar uang dihabiskan karena pengembalian uang sisa akan susah birokrasinya.
        Memang kadang uang2 seperti itu menggoda, apalagi gaji di t4 kami secara objektif tidak besar. Tapi halalkah?
        Mohon bapak berkenan memberi saran untuk pemanfaatan uang – uang sisa tersebut.
        Maaf merepotkan. Semoga Alloh senantiasa melindungi Bapak sekeluarga. Amin
        -0-
        Bila hasil penelitian anda berupa barang. Langsung saja bikin barang itu lagi dan berikan pada mereka yg memerlukannya. Jadi tidak ada sisa uang proyek.
        Andai bukan barang, niatkanlah utk mendiseminasi aktivitas positif misalnya dalam bidang, pendidikan, peningkatan ketrampilan, usaha gotong royong, pelestarian alam. Mhn petunjuk Allah.
        Biasanya kemudian bantuan dan kemudahan lain akan datang, baik materil maupun non materil.
        Jangan berputus asa, kuncinya adalah NIAT YG TULUS.

      • Terima kasih atas saran – saran dari Prof Raldi, semoga Alloh senantiasa menjaga keberkahan dari harta yang kami peroleh dan memutus harta – harta yang tidak barokah. Sukses untuk Prof Raldi

  3. aslm…..Prof Raldi, saya Erni Suparti, dosen muda di suatu universitas di kota Solo. Pak, saya terharu melihat tayangan di acara “hitam putih” kemarin. Kebetulan saya dosen muda yang sedang gelisah dengan dana penelitian yang kadang sisa, kalo dikembalikan kadang birokrasinya susah, saya tertarik dengan pemanfaatan dana Bapak dari world bank yang sisa yang kemudian bapak gunakan untuk menyediakan inkubator gratis…..
    -0-
    cukup sekali saja begitu..uang sisa utk menjalankan penelitian dg tujuan yg benar…Jangan mau markup krn nanti jadi kebiasaan buruk. percayalah bahwa Allah akan memberikan rejeki dari t4 yg tdk di sangka2.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s