Terimakasih dari Bayi Kembar 3 Untuk Inkubator UI


Tapi kembali lagi dari segi biaya, aku tetap bersikeras membawa pulang anak ku apapun resikonya. Akhirnya dengan perbinjangan dan saran dari dokter yang merawat anak ku, anak ku diperbolehkan dibawa pulang. Sesampai dirumah, bayi kembarku aku tempatkan dikamar barunya, yaitu di infubator dari kampus UI. Andaikan dia dapat berkata, pasti Cuma satu yang ingin diucapkan “ terimakasih ayah, terimakasih Prof. Dr. Ir. Raldi Artono, berkat kalian  aku sekarang bisa tidur di dekat ibuk ku “.

Inilah sebuah cerita dari seorang bapak bayi kembar tiga. Baru minggu lalu beliau mengembalikan inkubator untuk bayi kembar tiga prematur, dan semuanya sekarang sudah sehat seperti bayi normal. Mari kita ikuti kisahnya…

-0-

Salam sejahtera buat kita semua

Oleh: Beni Ridwan

 

Pertama saya panjatkan puji syukur kehadirat tuhan YME, atas karunia dan pertolongan-Nya lah saya dapat menjalani dan senantiasa tegar dalam menjalani semua ujian dan coba’an yang diberikan untuk mencapai sebuah akhir yang menggembirakan.

Berikut sedikit cerita pengalaman saya tentang indahnya sebuah usaha, kerja keras dan kesabaran yang berbuah keberhasilan.

 

Di usiaku tepat 32 tahun, tuhan menitipkan rejeki yang sangat luar biasa lagi buat aku, istri ku hamil lagi anak kedua dari buah cintaku. Anak ku yang pertama laki – laki dengan kehamilan istriku yang kedua kami berdua ingin sekali dikaruniai seorang anak perempuan. Hari berganti hari dan usia kehamilan istriku menginjak 6 bulan. Saya ingin sekali  tau perkembangan calon anak keduaku. Bersama istriku saya coba kerumah sakit untuk USG. Kaget dan senang jadi satu di dadaku, ternyata hasil USG menyatakan kami akan dikarunia dua anak kembar.

Waoooo.. luar biasa,, terbayang betapa lucu – lucunya anakku nanti.

Perkiraan dokter anakku lahir normal 9 bulan 10 hari. Dalam hatiku berkata, Masih ada waktu buat cari tambahan untuk keperluan persalinan nanti.Ternyata usia kandungan baru 7 bulan istriku melahirkan. Segala doa kupanjatkan kepada tuhan agar persalinan istriku diberi kelancaran dan istriku beserta bayiku baik – baik saja.

Jam terus berlalu hingga terdengar tangisan anak ku seakan memanggilku, senang sekali aku melihat istriku melahirkan secara normal, dia sehat, bayiku juga sehat. Sebuah pertolongan tuhan yang sangat luar biasa.

Akan tetapi dibalik kesenangan itu, ada sesuatu hal yang membuatku sedikit terdiam, aku harus melihat sebuah kenyataan dan itu aku anggap kasih sayang tuhan yang diberikan kepadaku. Ternyata anak ku lahir premature, kami dikarunia bayi kembar 3. Dua laki – laki dan satu perempuan. Sebuah pemandangan yang sedikit mengusik batinku. Tapi  Mungkin tuhan melihat aku seorang yang lebih kuat daripada orang lain. Aku yakin itu. Sedikit aku ingat kata – kata “ Tidak ada sebuah ujian dan coba’an tanpa adanya jalan keluar, selagi kita mau berdoa dan slalu berusaha”.

dua hari sudah berlalu istriku dan ketiga bayi kembarku dirumah sakit, tetapi istriku esoknya minta pulang, mungkin dia tau pasti pengeluaran untuk biaya rumah sakit tidak sedikit. Mengingat aku hanya orang perantauan yang bekerja dijakarta. Jadi tidak punya KJS atau yang lain untuk meringankan semua biaya rumah sakit.

Terlebih ketiga anak ku harus di inkubatordan harus mendapatkan perawatan lebih dirumah sakit.

Akhirnya istriku pulang walaupun kesehatan nya mungkin juga belum maksimal.

Tapi aku tetap bersyukur kepada tuhan, istriku melahirkan normal, aku tidak bisa bayangkan andaikata istriku di operasi Sesar. Berapa biaya lagi yang harus aku keluarkan untuk rumah sakit.

Ini foto bayiku saat dirawat dirumah sakit:

Hari terus berjalan, tiap pagi dan sore aku mengantarkan ASI untuk anak ku dirumah sakit. Perjalanan kerumah sakit ya cukup lumayan jauh dari tempat kontrakan ku. Walaupun capek badanku tak kurasa demi kesehatan anak ku.

Semua aktifitas itu aku jalani hamper setengah bulan. Waaahhh …. Semua diluar duga’anku. Mulai dari biaya rumah sakit, ongkos jalan ku. Heemm… cukup membuat aku hampir sedikit frustasi kalau bahasa gaulnya. Hehehe..

Hingga pada akhirnya aku berunding dengan istriku aku putuskan untuk membawa pulang bayiku. Aku coba bilang sama dokter yang merawat anak ku, tapi tidak diperbolehkan karena menyangkut kesehatan anak ku. Di pikir – pikir bener juga sih, tapi kembali lagi ke biaya rumah sakit. Aku tidak bisa bayangkan kalau missal sampai terlalu lama dirumah sakit. Berapa besar lagi biaya yang harus aku keluarkan. Disisi lain itu untuk kesehatan anak ku, tapi disisi lain juga ini diluar semua biaya perkiraan ku. Huuuffff…. Kalau orang bilang pusing 100 keliling. Hahahaha…..

Tapi aku tidak mau terus terdiam dan tenggelam dalam cobaan ini, aku coba – coba cari di Koran, berita, orang – orang bahkan internet. Untuk mendapatkan inkubator bekas dan murah yang mau dijual. Aku pikir  lebih baik beli bekas dari pada nanti biaya rumah sakit semakin membengkak.

Tapi itu tak semudah yang aku bayangkan, tidak ada yang mau jual barang yang aku cari. Aku Hampir aja putus asa, pikiran ku kalut, stress mikirin biaya rumah sakit dan kesehatan anak ku. Puuuusssssiiinnggggggg….!!!

Tapi sekali lagi, tuhan tidak akan diam dikala hamba Nya berusaha dan slalu berdoa kepada Nya.

Atas usahaku tuhan kasih jalan, waktu itu aku buka lagi internet di HP ku. Rencana mau buka web di tokobagus.com, berharap ada yang jual.

Eh ternyata ada website dari Universitas Indonesia ( UI ) yang muncul di tampilan layar hp ku. Terus aku buka dan teliti aku baca secara perlahan.

Betapa gembiranya aku, ternyata di UI ada inkubator yang di pinjamkan secara GRATIS. Sebuah gagasan yang luar biasa dari Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, D.E.A. Tidak akan aku lupakan malam itu. Sebuaah jawaban dari setiap doaku. Luar biasa…

buru – buru kabar baik ini aku sampaikan istriku. Tak menunggu lama paginya aku datang ke UI untuk membuktikan kebenaran informasi yang aku baca. Puji syukur aku terus ucapkan, ternyata informasi itu benar apa adanya. Sampai di UI aku mendapatkan sambutan yang ramah, tidak memandang apa profil dan derajatku. Sebuah pengalaman yang sulit dilupakan dalam hidupku.

Kurang lebih 1 jam di UI, aku di jelaskan tentang cara pengoperasian alat tersebut, karena jujur aku melihat alat itu ya baru dirumah sakit dan hari itu. Hehehe..

Setelah mendapatkan penerangan yang jelas dan teliti, alat itu diperbolehkan saya bawa pulang.

Sampai dirumah aku berbincang lagi dengan istriku. Sampai akhirnya terciptalah suatu keputusan untuk membawa pulang anak ku.

Esok harinya aku kerumah sakit untuk mengambil anak ku. Awalnya dokter tidak memperbolehkan anak ku dibawa pulang. Karena kesehatan anak ku memang belum baik. Aku sependapat dengan dokter, karena memang betul adanya. Tapi kembali lagi dari segi biaya, aku tetap bersikeras membawa pulang anak ku apapun resikonya. Akhirnya dengan perbinjangan dan saran dari dokter yang merawat anak ku, anak ku diperbolehkan dibawa pulang. Sesampai dirumah, bayi kembarku aku tempatkan dikamar barunya, yaitu di infubator dari kampus UI. Andaikan dia dapat berkata, pasti Cuma satu yang ingin diucapkan “ terimakasih ayah, terimakasih Prof. Dr. Ir. Raldi Artono, berkat kalian  aku sekarang bisa tidur di dekat ibuk ku “.

Ini foto saat datang dari rumah sakit dan di invubator dari kampus UI :

Hari – hari terus berlalu, segala saran dari dokter maupun dari kampus Ui aku praktekan.

Aku rawat bayi kembarku bersama dengan istri dan mertuaku, untung saja mertuaku dulu sempat jadi baby suster. Jadi sedikit tau tentang bagaimana merawat seorang baby.

Rasa syukur terus aku panjatkan dalam setiap hariku, tiap pagi selalu aku mengontrol berkembangan bayi kembarku. Dan kadang – kadang waktu pagi istriku menjemurnya sesuai saran dari mertuaku.

Berkat tangan dingin istri dan mertuaku yang tekun merawat bayi kembarku Semaikin hari keadaan nya pun semakin membaik. Awalnya berat badannya hanya 1,3 kg sekarang berangsur – angsur mendekati normal. Bahkan sekarang beratnya sudah seperti bayi normal. Sebuah pertolongan yang sangat luar biasa yang diberikan tuhan kepadaku atas kerja keras dan usahaku.

 

Ini foto buah hatiku saat ini :

kembar 3 yg lagi ON (Sedang meminjam inkubator FTUI)

kembar 3 yg lagi ON (Sedang meminjam inkubator FTUI)

 

Kini bayi kembarku sudah sehat dan normal sesuai yang kami harapkan sekeluarga.

Kerja keras ku selama ini terbayar sudah dengan senyum dan nyanyian tangisan bayi – bayi mungilku yang kini mengisi hari – hariku.

Semua ini berkat pertolongan tuhan yang sangat luar biasa.

Dan tak lupa juga aku sangat berterimakasih kepada seluruh crew kampus Universitas Indonesia, yang telah ikut membantu memberikan fasilitas Invubator gratis. Bagiku ini suatu gagasan yang sangat luar biasa dari Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, D.E.A. yang telah mencetuskan program ini.  Ini sangat membantu sekali untuk masyrakat sekarang, terlebih biaya rumah sakit semakin hari semakin meningkat.

Sekali lagi terimakasih Kampus Universitas Indonesia, berkat program ini kami sekeluarga bisa menyisihkan sedikit tabunganku untuk pendidikan putra putriku kelak.

 

 

 

 

2 responses

  1. Assalamu’allaikum Profesor RALDI Masih ingat dengan saya ? Saya Ridwan Rosyid ayah datri Bayi HAIDAR RIANQOLAZ UBAYDILLAH R SHIRASYID Bayi yang lahir dengan berat cuma 900 Gram/ 9 Ons, di RS Kabupaten Bekasi tanggal 4 April  2014, berkat perhatian dan pertolongan Profesor RALDI DKK serta TIN INCUBA sekarang putra kami usianya 13 Bulan dan tumbuh sehat bahkan sangat aktifkami sekeluarga sangat berterimaksih kepada TIM INCUBA UI – Depok, Khususnya Prof. RALDI, semoga perjuangan Profesor DKKselalu diberkahi dan dicatatat oleh ALLAH SWT sebagai ibadah sholeh Profesor. Amin

  2. Assalamu’allaikum Wr. Wb.

    Alhamdulillah keadaan bayi kami HAIDAR RIANQOLAZ saat ini semakin baik dan tambah sehat Prof,

    berat badan bayi awal lahir 9 Ons saat ini sudah 2,2 Kg dan uasia bayi kami sudah 2 bulan, terimakasih

    atas bantuan Profesor atas peminjaman INCUBATOR hal itu sangat membantu kami untuk pertumbuhan

    bayi kami. bersama ini saya kirimkan juga rekaman bayi kami waktu menggunakan INCUBATOR dan

    timbangan yang di pinjamkan Profesor. dan sekedar info bagi IBU2 yang bayinya lahir prematur di bawah

    1Kg lebih baik bayi diberikan susu Simxxx Product dari PT XXX. ini sangat terbukti khasiat dan

    manfaatnya untuk menambah berat badan bayi yang lahir dengan berat badan sangat rendah

    semoga apa yang Profesor dan teman-teman lakukan untuk menolong bayi-bayi prematur menjadi

    ladang amal ibadah buat Profesor. Amin

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s