Etika Medik Dokter Masa Kini


Oleh : Dr Hendrawan Nadesul

-0-

Dari  Ali Riza Hassan Facebook ………..Tulisan Dr.HANDRAWAN NADESUL…

-0-

Di negara2 lain ada Aturan BATAS JUMLAH PASIEN PER HARI.
Di negara kita, TIDAK ada aturan ttg BATAS itu.
Muncul kasus malapraktik, disebabkan pasien bertemu dokter
yg TIDAK RAMAH (misconduct).
Ketika rakyat perlu, INDUSTRI MEDIK malah TERUS MENEKAN.

Sbg dokter, tak patut bila karena potret buruk, cermin dibelah.

Karena profesi dokter masih dipagari oleh etika profesi, maka
posisi saya (sbg seorang dokter) menjadi SERBA-SALAH.

Jadi:
1).PERLU diadakan “PRAKTIK-BERSAMA” (bukan karena uang)
….agar berlangsung proses tilik-sejawat (peer review)
….sehingga kekuasaan dokter menjadi ADA BATAS-nya..

2).Sistim kesehatan NEGARA sudah saatnya meng-GRATIS-kan
….setiap warga negara.

3).Pendidikan ETIKA MEDIK harus menjadi MODUL TERSENDIRI
….bagi SETIAP CALON DOKTER.

4).Rakyat juga harus makin pintar sehat, makin kritis & skeptik,
….agar berkuranglah kekuasaan dokter.
….Artinya, dokter TIDAK berani berpraktik seenaknya lagi.
….Kekuasaan dokter perlu dibagi untuk hak pasien.
….Hukum kedokteran sudah saatnya ditegakkan.

Meski tidak setiap kasus yg merugikan pasien adalah KESALAHAN
PIHAK MEDIK, dan walau masih banyak dokter yg baik…..
tetapi jika perubahan di atas tak terjadi, malu aku jadi dokter Indonesia.

http://cetak.kompas.com/…/malu.aku.jadi.dokter.indonesia

cetak.kompas.com

Iklan

One response

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s