Untuk para ortu


Sebuah RUMAH KELUARGA (home) yang sukses adalah suatu sekolah cinta. Yang diperlukan anak secara alami adalah ‘cinta kasih’ bukan ‘uang saku’. Bila anak tidak merasakan cinta kasih itu, mereka tidak akan belajar mencintai orang lain. Dan tidak akan menjadi orang dewasa yang bahagia. Demikian dituliskan oleh pakar pendidikan Daoed Joesoef.

Namun cinta saja tidak cukup, anak-anak perlu disiplin, tanpa disiplin sebenarnya mereka tumbuh sendirian. Orang Tua seperti menyerahkan tugas pembinaan pada orang lain, pada peer group, pada media-massa, terutama pada televisi dan film yang hingar bingar.

Orang Tua perlu menyisihkan waktu untuk melaksanakan suatu proyek bersama di rumah sebagai family homework. Perlu sesekali pergi bergandengan tangan mengunjungi pameran buku, karya seni, kerajinan tangan serta museum. Alasan tidak ada waktu untuk kebersamaan ini karena habis disita untuk mencari nafkah adalah tidak mendidik dan terlalu mengada-ada. Luangkanlah waktu untuk keluarga dan anak-anak, karena masa pembinaan dan pendidikan itu tidak bisa diulang lagi.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s