Itikaf di MAPI dan MASK


Mulai malam ke 20 bulan Ramadhan bergegaslah saya ke masjid di malam hari, tahun ini basis saya di MAPI Masjid Agung Pondok Indah, coz dekat dengan tempat tinggal. Hampir selalu saya bawa bekal dari rumah jadi tidak tergantung ada atau tidak yang jual makanan ataupun kadang oleh panitia masjid makan sahur disediakan, Entah malam keberapa, satu kali saya di MASK Masjid Agung Sunda Kelapa, terakhir kemari mungkin 2 tahun yang lalu. Saat itu di MASK makan sahur dibagikan nasi kotak. Namun kali ini saya agak terkejur karena dari awal datang, tempat parkir mobil di pinggir-pinggir masjid sudah penuh sampai ke arah gereja. Tapi akhirnya dapat juga dekat Rumah Sehat. Betul juga ketika masuk kedalam baik diatas dibelakang atau di bawah semua penuh. Dulu-dulu gak gini2 amat. Acaranya lumayan penuh mulai jam 00.00 tadarus bersama dipimpin ustad, ditayangkan juga quran dengan infocus proyektor yang besar. Walau sudah ada dua proyektor toh dari kiri belakang sayatetap susah melihat dari layar, lebih baik menyimak dengan mushaf ditangan saja. Ada juga saya mampir di Al Bina hotel Century senayan….SOrry ini editing belakangan, mereka menyebutnya bukan MAPI tapi MRPI Masjid Raya Pondok Indah, tadi malam baru saya lihat lagi.

Jam 01.00 ada ceramah yang dibawakan oleh Prof NU. Saya singkat isinya untuk berbagi dengan sahabat sekalian. Suatu hari Rasulallah SAW selesai solat akan memberikan tauziyah pada sahabat, nabi mendengar ada yang menangis di sudut. Disitu ada mimbar lama yang sudah tidak terpakai karena mimbar yang baru sudah terpasang. Para sahabat melihat nabi komat-kamit bicara dengan mimbar lama itu. Setelah itu nabi kembali menemui para sahabat, tentu saja mereka kemudian bertanya pada nabi: ” Ya Rasulallah dengan siapa kiranya tadi anda berbicara ?”

Rasulallah SAW kemudian dengan perlahan menjelaskan bahwasanya tadi beliau bicara dengan mimbar tua itu, yang bersedih karena merasa sudah takkan dipakai lagi untuk membantu nabi dalam berdakwah untuk syiar agama islam. Lalu nabi meminta mimbar tua itu untuk rela mengikhlaskan dan nanti Allah akan mengijinkannya untuk menjalankan tugas yang sama di surga. Mimbar tua itu mengerti dan maklum dan tidak lagi bersedih karena akan mendapat ganti yang lebih baik nanti.

Jadi Prof NU menjelaskan itulah mengapa di gua Hira, malaikat berkata “iqro…”, yang pertama itu nabi menjawab “Apa yg harus saya baca ?” Sampai dengan 3x malaikat berkata iqro. Lalu seperti apa yang kita baca di Al Alaq – iqro bismirabbika ladzi khalaq… Maksud dari iqro yang ketiga itulah artinya kita harus melihat jauh lebih dalam dari pembacaan wujudiah saja. Tapi harus mengkaji segala sesuatu yang terkandung dari tanda-tanda alam (ayat). Segala sesuatu itu hidup tidak ada benda mati, Dinyatakan bahwa sesuatu itu terdiri dari dua hal yaitu wujud (beliau mengatakan arch… mohon maaf saya kurang jelas menangkapnya, Tapi kira-kira wujud atau bentuk luar) sedangkan yang kedua adalah jawhar (substansi atau esensi). Contohnya adalah manusia terdiri dari JIWA (substansi) dan RAGA (bentuk lahiriah). Kalau jiwa saja tanpa raga, bukan manusia atau raga saja tanpa jiwa bukan manusia (wah ini artinya mayat dong….)  Saya sendiri baru pertama kali dengar cerita ini.

Itulah sebabnya nabi Ibrahim bisa bersahabat dengan api. Walaupun dibakar dengan nyala api yang besar, tapi nabi Ibrahim merasakan api itu dingin saja. Atau nabi Musa yang bisa membelah laut atau lengan bajunya yang bisa menjadi ular lalu memakan ular buatan tukang sihir Firaun. Tiada satu butir pasirpun di pantai yang tidak dalam pengendalian Allah. Allah tahu berapa jumlah butir pasir itu, sedangkan kita manusia pasir segenggam saja tidak sanggup menghitungnya.

Kasih Sayang pada…

Lanjut berbagi untuk para sahabat mukminin dan mukminah. Di MAPI ceramahnya setelah solat Subuh setiap hari di 10 hari terakhir. Dipersingkat saja nih karena sudah mau berangkat ke masjid (sudah 22.27). Nabi Musa diminta Allah untuk menemui seseorang yang akan menjadi penghuni surga karena perbuatan amalnya didunia. Berjalanlah Musa keberbagai penjuru mencari si FUlan ini. Akhirnya ditemukan rumah si Fulan. Uluk salam nabi Musa disambut hangat oleh Fulan bahkan dijamu. Kemudian si Fulan minta ijin sebentar masuk kamar tidurnya dan kemudian dia keluar membawa dua ekor binatang (tak perlu saya sebut hewan apa) lalu dimandikannya dua hewan itu dengan kasih sayang dan setelah bersih dimasukkannya lagi ke kamar tidurnya sambil diusap dengan lembut. Terheran sangat nabi Musa, karena menurut Allah SWT si Fulan ini bakal masuk surga kenapa dia memelihara binatang dikamarnya. Bertanyalah nabi Musa:”Wahai Fulan, Allah mengatakan bahwa kamu adalahcalon penghuni surga, tetapi mengapa kamu memlihara binatang di kamar tidurmu bahkan memperlakukannya seperti manusia ?”  Dengan perlahan Fulan menjelaskan “Ketahuilah wahai Musa, bahwa hewan jantan itu sebenarnya adalah AYAHKU dan hewan betina yang satu lagi itu adalah IBUKU”    Fulan melanjutkan “Aku anaknya tidak perlu bertanya apa yang telah mereka perbuat didunia ini sehingga mereka dikutuk Allah jadi hewan, tugasku sebagai anaknya hanyalah memelihara mereka dengan penuh kasih sayang. Allahlah yang akan menentukan segala sesuatunya nanti. Tugasku sebagai anak hanyalah memelihara mereka dengan penuh kasih sayang.”

Nabi mUsa minta ijin pulang, tak perlulah lagi dia bertanya panjang lebar mengapa Allah menetapkan si Fulan sebagai penghuni surga karena apa yang dilakukan nya sebagai seorang anak terhadap orang tua, sudah bisa menjadi contoh untuk mendapat kedudukan yang sepadan disisi Allah.

Jelang masa akhir Ramadhan, baca juga artikel

https://koestoer.wordpress.com/wadaun-ramadhan-slmt-tinggal-rmd/

Tanah Abang-20130801-01397

 

 

 

 

 

 

Masjid Raya Pondok Indah menyediakan tempat dan sarana untuk beribadah itikaf di 10 hari terakhir Ramadhan. Disediakan minum utk para mutakifin sedangkan makan sahur bisa dibeli di bagian jual makanan dan bazar dimana tersedia berbagai menu. Qiyamulail dimulai jam 02.00 dipimpin oleh imam hafidz dilanjut dengan muhasabah. Setelah subuh berjamaah ceramah kuliah subuh diisi oleh penceramah yang bermutu bukan humor dan dagelan semata yang kebanyakan disukai oleh ibu-ibu berseragam.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s