Laporan ibu bayi prematur


Lapor Prof,
Hari ini kontrol ke dokter, beratnya skrg 2.475kg, panjang 53.5cm. Kenaikannya 420gr selama 2 minggu ini.
Kata dokter next kontrol 2mggu lagi, klo bs stabil naik sekitar 400-500gr sdh bs lbh sering diluar inkubator.
Skrg jg sdh pelan2 tidur di kasur klo siang2 udara panas.
Doakan perkembangannya naik terus biar inkubator yg disini bs dipergunakan utk yg lain yg lebih membutuhkan.
Laporan selesai.

¤mySograt&L-Berry®¤

Lighthalzen 20feb

 

 

 

 

 

 

 

Baca juga

https://koestoer.wordpress.com/bayi-kedinginan/

https://koestoer.wordpress.com/tim-inkubator-dengan-majalah-swa/

 

Simak juga berita ,etro tv

Hipotermia, Penyebab Utama Kematian Bayi Prematur

Kamis, 21 February 2013 | 18:43 WIB

Ilustrasi—vemale.com

Metrotvnews.com: Selain kendala berupa kurangnya alat dalam ruang NICU (neonatal intensive care unit), meninggalnya bayi prematur seperti Dera ternyata paling banyak disebabkan hipotermia, yakni suatu kondisi saat mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.

“Pada saat dilahirkan, bayi haruslah memiliki suhu tubuh 36,5-37,5 derajat celsius. Di bawah itu, bayi harus segera diberikan perawatan khusus guna mencegah hipotermia,” kata Dr Risma Kerina Kaban, dari Divisi Neonatologi FKUI Departemen Kesehatan Anak RSCM pada Kamis (21/2).

Menurutnya, kondisi hipotermia bisa menyebabkan berbagai kondisi yang lebih parah lainnya seperti sesak napas yang akhirnya menyebabkan bayi prematur meninggal. Risiko kematian akan semakin besar bila bayi berada di daerah yang kurang terfasilitasi dengan baik yang rumah sakitnya kekurangan inkubator untuk menghangatkan bayi.

Gejala awal hipotermia yakni apabila suhu kurang dari 36 derajat celsius atau kedua kaki dan tangan bayi teraba dingin. Bila seluruh tubuh bayi teraba dingin, bayi sudah mengalami hipotermia sedang (suhu 32-36 derajat Celsius).

Disebut hipotermia berat bila suhu tubuh kurang dari 32 derajat celsius. Untuk mengukur suhu tubuh pada hipotermia pun diperlukan termometer ukuran rendah.

Dr Risma lalu menjelaskan ada beberapa metode guna mengatasi kondisi hipotermia pada bayi prematur selain menggantungkan pada alat inkubator di ruang NICU. Di antaranya selain meletakkan bayi baru lahir di infant warmer/inkubator, lapisi juga tubuhnya dengan plastik. “Di daerah pun sebenarnya metode ini bisa digunakan karena plastik akan mempertahankan panas tubuh,” katanya.

Selain itu, ada pula perawatan metode kanguru (PMK). “Salah satu tindakan lain untuk mencegah hipotermia pada bayi prematur adalah dengan PMK atau skin to skin. Ini adalah perawatan untuk bayi baru lahir yang mudah hanya dengan menggunakan badan ibu untuk menghangatkan badannya.” (Prita Daneswari/Ray)

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s