Asam Urat dengan Akar Melinjo


Asam Urat dengan Akar Melinjo

Pada suatu hari, yaitu hari Rabu, seseorang dengan lahap mengunyah setengah piring pucuk ubi dan ditambah dengan gulai otak dipadu dengan nasi hangat. Tentu saja makan memakan itu diselenggarakan dengan seksama dan khidmat di… Rumah Makan Padang. Wah…sayang sekali seseorang tersebut lupa memotret rumah makan yang bersejarah itu. Tapi lokasinya tak jauh dari daerah Jatisampurna karena baru saja mengunjungi yayasan KDM.

Seseorang itu adalah daku sendiri tentunya, yang keesokan harinya merasa jari-jari kakinya agak sakit. Namun jalan masih normal. Itu masih hari kamis disaat Jabotabek diserang banjir besar dimana banyak sekali daerah Jakarta terendam banjir terutama kampung melayu dan kampung pulo. Hampir semua tv menyajikan acara banjir Jakarta itu sebagai program utama. Sebagai akibatnya, meeting bisnis yg rencananya jumat jadi terpaksa pindah atas anjuran rekan yang dari Bogor, tadinya di Jakarta jadi ke
012413_0806_AsamUratden1.jpg

Figure 1 keadaan jumat siang setelah solat jumat

kota Bogor.

So… Berangkatlah daku ke Bogor berunding dengan 3 orang teman bisnis di Botani Square Starbuck. Padahal waktu itu jalan sudah TERPINCANG-PINCANG pakai sepatu sandal. Artinya saat itu Asam Urat sudah menyerang buku jari jempol kakiku. Kalau ditekan rasanya sakit, kalau jalandengan gaya jalan biasa, rasa sakit luarbiasa. Jadi daku berjalan dengan sedikit gaya turun naik alias pincang atau orang betawi bilang PENGKOR, dalam rangka mengurangi sakitnya itu. Pulang dari Bogor solat jumat di Depok dilakukan dengan susah payah. Terutama disaat duduk, kaki kanan rasanya sakit. Tapi karena kalo solat di Depok semua orang daku kenal jadi malu kalo solatnya kita beda. Maksudnya dengan gaya orang sakit sambil duduk saja. Pikiran daku, kalo aku solat beda nanti semua orang nanya2 kenapa, maka daku menjawabnya repot dan agak2 malu gitu.

Bangun pagi di hari Sabtu…Aduh…Mak…Sakit sekali kukukakiku, buku jari dan semua jari sakit nyut nyut tan…terus2an. Kalo jalan apalagi, terpaksa jalan sambil pegang dinding, pegang meja atau apa saja dipegang. Coz prinsipnya hanya bisa jalan dengan satu kaki, kaki kanan kalo nginjek gitu sakitnya minta ampun. Tongkatku yang sudah daku beli 20 tahun yang lalu sekarang mulai deh terpakai. Padahal dulu waktu beli, memang asal beli dan dalam hati bertanya-tanya kapan nanti saatnya daku akan menggunakan tongkat ini. Nah itulah saatnya, tanggal 19 Januari 2013 tongkat lama tsb mulai ada gunanya. Weekend itu banyak janji dibatalkan. Mulai dari yang pergi ke Yogya, yang tauziyah setelah nyantuni anak yatim setahun wafatnya ibu, lalu juga kawinan anaknya seorang Sahabat…

012413_0806_AsamUratden2.jpg

Figure 2 keadaan hari minggu pagi

Semua batal, coz kaki cenat cenut sakit …dan bukan itu saja tapi juga BENGKAK dan warnanya merah dalu. Jadi malamnya Daku kirimlah sms ke kakak menyatakan besok tak bisa datang karena diserang oleh Asam Urat ini. Tak dinyana kakak ini membalas sms menyuruh daku datang malam itu juga karena dia punya obat saktinya

katanya begini:”Minum malam paginya bisa langsung pencak silat”.

Wah… yang bener aja ni orang bohong apa gimana ? Tapi yang namanya orang sakit, gak begitu mikir macem2 ‘pokoknya yang penting sembuh’. Besok pagi baru daku minta tolong bos daku untuk mengambil the so called Obat Mujarab itu ke cipinang muara, untung daerah situ sekarang gak banjir lagi karena sudah ada banjir kanal timur. Jadi obatnya itu adalah

AIR SEDUHAN AKAR MELINJO.

012413_0801_AsamUratden3.jpg

Figure 3 akar melinjo yang sudah dicacah

Anehnya adalah buah atau biji melinjo, juga emping sangat dilarang untuk dimakan bagi orang yang kena asam urat, tapi malah akar pohonnya justru  menjadi obat bagi penyakit asam urat itu sendiri. Hebat memang… demikianlah Allah selalu menyediakan obat untuk segala jenis penyakit.

Dua botol daku dikirim, jam 11 pagi hari minggu daku minum segelas, jam 2 siang minum lagi segelas. Kemudian daku tidur siang. Bangun waktu bada ashar… wah rasa sakit kaki sudah berkurang banyak. Kalau tadinya sakitnya terasa cenut-cenut sekarang sudah jadi cenit-cenit… Tuh lumayan kan ? Untuk mereka yang belum pernah kena asam urat, perlu diketahui bahwa mereka yang kena asam urat ini biasanya sulit untuk tidur karena rasa sakit yang menyerang di kaki sedemikian rupa sehingga orang tidak bisa tidur. Tapi sungguh aneh daku malah tidur nyenyak padahal siang juga sudah tidur.

Dan… bangun pagi alhamdulillah… Sakitnya sudah berkurang banyak lagi. Sebetulnya sudah tidak sakit lagi kecuali bila dipakai jalan. Artinya kaki kanan belum bisa digunakan untuk menumpu berat badan. Jadi kalau jalan masih pincang. Namun bengkaknya masih ada hanya sedikit berkurang dari waktu hari sabtu. Senin daku bisa ngantor walau pincang, tentu saja sebagai akibatnya semua orang bertanya kenapa daku pincang. ‘Gue kena asam urat !’ Demikian jawaban daku. Dan hampir semua mereka tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban daku. Tiada satupun diantara mereka yang ikut prihatin melihat daku sakit asam urat.

Begitulah pemirsa, orang yang tak tahu diri selalu ngeledekin orang lain yang kena asam urat akhirnya KETULAH kena batunya dirinya diserang asam urat dan seluruh dunia menertawakannya sebagai balasan terhadap perbuatannya yang suka ngeledek kawan2nya yang terkena asam urat. Lihat juga artikel :

https://koestoer.wordpress.com/ketulah-kena-saam-ruat/

Senin itu daku puasa jadi tidak makan apa-apa siangnya. Malamnya makan seperti biasa di rumah, selasa pagi waktu bangun, daku merasa agak sakit lagi di kaki kanan. Untung di rumah sudah pesan sama adik akar melinjo dan dia bisa dapat. Walau pakai tongkat lagi selasa itu, malam daku sudah bisa minum seduhan akar melinjo dengan menyeduhnya sendiri di rumah dari 3 botol air menjadi 2 botol seduhan akar melinjo. Kamis pagi ini kaki daku sudah normal kembali bengkaknya hilang, hanya tinggal warna merahnya masih ada sedikit. Dan daku sudah bisa berjalan normal seperti biasa alias tidak pincang lagi.

012413_0801_AsamUratden4.jpg

Figure 4 kamis pagi ini sdh tidak sakit lagi dan kempes

Lesson-learned nya adalah Jangan sekali-sekali ngeledekin orang pincang karena asam urat, nanti ketulah kena asam urat. Dan yang kedua adalah akar melinjo ternyata merupakan obat yang mujarab bagi mereka yang terkena asam urat. Karena baik bengkaknya maupun warna merahnya tak jadi soal sebenarnya…tapi sakit nyut2annya itu loh pemirsa… ampun deh nyeri banget dan terus2an gak brenti. Jadi kita diam saja nyut2annya terus menyerang. Akhirul kata saya doakan semua orang yang terkena asam urat agar segera sembuh dan bisa berkegiatan seperti biasa. Ral 24Jan13.-

 

Tambahan 26Jan13, copas dari Anton Katili Facebook.

Binahong
Mempercepat pemulihan kesehatan setelah operasi, melahirkan, khitan, segala luka2 dalam, radang usus. Melancarkan dan menormalkan peredaran dan tekanan darah.
Cara Pemakaian.
untuk pemakaian dalam, ambil umbi secukupnya, dicuci bersih, kemudian direbus, setelah dingin disaring dan hasilnya diminum 2-3 kali sehari. Cara ini untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, typus, disentri, kesegaran jasmani, mencegah stroke, asam urat dan sakit pinggang. Namun dapat pula umbinya dikeringkan, lalu ditumbuk halus, kemudian dimasukkan kedalam kapsul 0,5 mh dan diminum 3 kali sehari.
Untuk pemakaian luar, daun dan batang ditumbuk halus kemudian dio;eskan pada bagian yg sakit.
Like ·  · Share

2 responses

  1. Prof. Ral, alhamdulillah kalo sudah baikan. Asam urat ane dah naik ke dengkul, Selasa 22 Jan lalu disedot cairannya 75 cc, kagak pake dibius, tuh jarum suntik mentok ampe tulang, ngilu kali rasanye….ntar ane uplaod dech pic nye ke blog ane. Setelah sembuh, jangan lupa bikin makanan nyang kadar purin nye tinggi, biar nggak salah makan.

  2. Terimakasih Pak RAK saya selalu terima tulisannya dari tahun 2011. Dan saya sering baca potongaan kalimat awalnya dan tidak dengan lanjutanya, sayang kelanjutannya tidak bisa mudah di buka juga tidak dibaca. Hal ini perlu jadi masukan Pak RAK , karena tidak mudah dibuka dari HP. Jadi bagus tulisan bagus gampang di akses juga dari HP , baik dari BB atau HP lainnya.Format Mobil. Terimaksih Pak RAK
    Salam Mobil

    Havid Hermanu
    Alumni UI 84 Teknik Sipil 76
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s