Bhosporus Topkapi Aya-Sofia


SAFARI TURKI
Tiba di kota Istanbul pada hari jumat 28 Des 2012, dari bandara langsung diajak untuk mengunjungi
Grand Bazzar
yaitu sebuah pusat perbelanjaan kota Istanbul, pasar tradisional besar yang telah ada sejak jaman Ottoman (Terakhir abad 19). Berbagai bang dijual mulai dari kerajinan kulit sampai dengan karpet besar dan kecil. Pemandu wisata orang lokal bernama Burhan sudah mewanti-wanti untuk berhati-hati dalam berbelanja, karena sekarang pasar ini sudah menjadi tujuan turis manca Negara maka harganya sudah melambung sedang kualitas tidak dijamin. Sedangkan bila anda menawar barang tidak bisa kurang dari 10-20% saja turunnya. Selain itu barang bermerk atau perhiasan tidak ada serifikatnya. Duh… untuk apa saya berbelanja kalau begitu ? Tapi untuk sekedar menyaksikan suasana Grand Bazzar dan berjalan-jalan saja tidak ada salahnya.

Safari Turki Seb Barat

IstanbulPamukkale Ankara

Memang suasana sangat ramai, banyak sekali turis dari manca negar berdatangan ke pasar ini. Tentu saja karena sudah menjadi pasar ini sudah menjadi salah satu tempat yang dipromosikan untuk dikunjungi oleh semua agen turis di Turki maupun di negara lain. Cuaca dingin dibawah 5 dgC menyebabkan semua harus berbaju tebal, bahkan perlu juga tutup kepala karena kuping terasa beku. Jalan-jalan di pasar ini seperti gurita bercabang-cabang, jadi bila tidak berhati-hati bisa tidak bisa balik pulang. Tak lama kami jalan, kelihatannya lebih enak duduk di cafe sambil cuci mata dan menikmati kopi turki yang harum baunya.

Grand Bazzar Istanbul Turki

Gran baazar turkey

Peta Safari
Ada baiknya sebelum melanjutkan bualan tentang wisata Turki sebelah barat ini kita melihat terlebih dahulu peta Turki bagian barat. Lihat peta Turki sebelah barat mulai dari kota Istanbul. Kota ini juga turki utara seb atasnya dibatas oleh – Laut Hitam -,
dan khusus kota Istanbul ini terletak antara dua laut dimana seb selatannya ada – laut Marmara -.
Kedua laut tersebut dihubungkan oleh – Selat Bosphorus -.

Safari Turki ini menjelajah dari Istanbul menyusur pinggir laut Marmara menuju kota – Izmir -.
Melalui tepi laut Marmara. Jadi pertama kearah kiri dulu, sepanjang jalan yang mulus dan sepi itu kami berada disebelah atas laut sehingga sore hari itu pinggir pantai ada di kiri bus, menjelang malam kami menyeberang selat menuju Turki bagian Asia (jadi tadinya di Turki bagian Eropa). Atau disebut ASIA MINOR. Penyeberangan sangat lancer dan hamper tak ada problem, dilaut yang tenang itu tahu-tahu2 20 menit berlalu kita sudah tiba di seberang atau bagian Asia. Menuju kota Izmir, lalu Kusadasi, Pamukkale, Antalya (d/h Anatolia), propinsi Canakkale dengan kota Konya. Setelah itu naik menuju ibukota Turki yaitu Ankara, kemudian Boru lalu balik Ke Istanbul dan pulang Jakarta via Abu Dhabi, Transit saja 5 jam di Bandara.

Bhosporus Cruise
Naik kapal di selat Bhosporus, sangat menyenangkan. Siang sampai sore hari dengan cuaca yang cerah tapi dingin menggigit serta sedikit angin, menyaksikan dan mendengarkan cerita peradaban Turki sejak 2000 tahun SM Sebelum Masehi s/d Turki Modern yang sekarang ini setelah menjadi Republik sejak 1923. Tuh…Gak tahu kan ? Kalau Turki mulai jadi Republik dengan presiden pertamanya Mustafa Kemal Attaturk. Sebelah kiri kapal adalah bagian Eropa, dengan berbagai gedung, fasilitas kesebelasan Galatasaray, Masjid Sultan Ahmet, Sekolah dan Universitas, dan tak lupa resotaran terapung untuk pesta elite Galatasaray. Jembatan besar yang membelah Istanbul dan selat Bhosporus ada dua jembatan besar yang terentang sejauh satu kilometer. Mirip dengan jembatan Jawa-Madura Suramadu. Diarah balik kapal pesiar ini menyusur bagian Asia yang kelihatannya malah kuran terfasilitasi disbanding bagian Eropa. Matahari tenggelam jam 5 sore disaat wisata kapal berakhir bersamaan dengan hirupan teh wangi ala Turki.

Istana Topkapi
Wisata jalan kaki di kota Istanbul ini, memang cukup melelahkan…Tak heran karena memang banyak yang bisa dilihat dan direnungkan. Oleh sebab ceritanya yang panjang dan peristiwa yang mengiringinya,tak habis kita pikir dan telaah. Luarbiasa sekali… Jadi apa yang ada di Topkapi ini ? Istana peninggalan jaman Ottoman ini meninggalkan banyak benda-benda bersejarah jaman lama, karena dalam kekuasaannya yang berabad-abad ini Turki merambah sampai ke Eropa dan Asia lainnya. Di Eropa sampai Prancis dan Jerman, di Asia hampir seluruh jazirah Arab dan Afrika.
Tentu saja ada peninggalan perhiasan dan baju-baju kekaisaran termasuk Mahkota jaman dulu.
Tentu saja ada peninggalan jaman Islam termasuk pedang Nabi, pedang para kalifah (Usman dan Ali), Quran jaman dulu dengan tulisan tangan, bahkan kunci pintu Ka’bah abad 16, Batu Hitam atau Hajar Aswad abad 16, ada juga disitu. Sayang di dalam itu kita tidak boleh mengambil foto karena selalu diawasi oleh ‘Jandarma’ alias polisi atau tentara Turki. Dan turisnya…aduh banyak sekali, jadi kami semua antri melihat segala sesuatu dengan lambat. Tapi tahukah anda dari Negara mana turis yang paling banyak ? Gak tahu kan ?
Tebak dulu dong…Biasanya dari Jepang ya…wehhh salah Jepang sejak tragedy Fukushima jadi Negara hemat alias pelit alias prihatin jadi penduduknya disuruh puasa jalan-jalan. Tanya aja tuh ama si Yuko dia pasti tahu deh. So… Dari Korea kah ? Kan negara itu banyak ngasih beasiswa untuk master dan doktor sehingga calon-calon mhs yang kelaparan dari Indonesia bisa dapat makan sambil belajar dan minum ginseng (spy kuat belajar sambil puasa)… wehhh…masih salah.
So turis yang paling banyak saya temukan di Turki itu adalah dari… e n d o n e s e a… Tuh gila ya tu negara, turisnya bisa paling banyak di Turki. Pantes aja pedagang kaki lima nya disana udah bisa ngomong betawi : » Morah…morah…semoa…doapoloh « . Begitu celotehnya pedagang sana.

Hippodrome Square
Terus jalan kaki nuju Hippodrome Square… Jadi apa itu Hippodrome ?
Hippo itu artinya kuda, dan drome itu jalanan bisa berarti lintasan pacuan. Jadi disitu tempat atraksi berkuda memanah dan tombak. Perlombaan adu ketangkasan berkuda dan upacara-upacara. Disitu ada obelisk hadiah dari raja Mesir. Sambil berjalan terus ditengah cuaca dingin dan napas keluar uap, tahu-tahu di depan sudah ada menara masjid yang tinggi dan lancip. Ternyata itulah…

Blue Mosque Masjid Sultan Ahmet
Orang Eropa menyebutnya Blue Mosque karena atap biru didalam masjid. Tetapi resminya bernama masjid Sultan Ahmet II. Besar sekali interiornya. Dihiasi dengan lampu Kristal melingkar dan membentang diatas. Mirip dengan masjid Nabawi di Madina. Jendela kaca timah (aduh…koq saya lupa apa namanya ? O iya …stain-glass… betul kah?). Sehingga pantulan dan transmisi sinar matahari menjadi berubah warna-warni. Sepatu harus dilepas dimasukkan kedalam kantong plastic yang sudah disediakan.

Hagia Sophia
Orang Indonesia lebih banyak menyebutnya Aya-Sofia. Dan dikenalnya di tanah melayu sebagai masjid. Memang ada benarnya, namun ternyata sejarah mereka menyimpan banyak peristiwa di Hagia-Sophia ini. Mereka yang nasrani menyebutnya gereja Aya-Sofia…? Mereka juga benar, coz sejarah tempat ini yang sekarang jadi Museum memang unik, seperti juga apa yg terlihat didalamnya. Bangunan awal sejak jaman Romawi sebelum masehi memang sudah dijadikan semacam istana atau kastil besar. Bersamaan dengan masuknya agama Kristen, maka berubahlah tempat ini menjadi gereja walau itu proses yang lambat karena awalnya agama Kristen juga ditolak di kerajaan Romawi dahulu. Namun setelah banyak penganut nasrani dan kemudian kaum ini berkuasaa maka tempat ini dijadikan gereja. Sehingga diujung atas terlhat gambar besar bunda maria sedang memangku Yesus. Seiring dengan masuknya Islam ke turki ini, gereja besar Hagia Sophia dijadikan masjid besar. Dan di dinding kanan atas atas terlihat tulisan aksara arab ‘Allah’ sedang dikiri atas tertulis ‘Muhammad’ dua tulisan besar itu mengapit bunda maria yang sedang memangku yesus. Inilah keunikan dari museum ini (demikianlah sekarang jadinya). Disekeliling atas ada grafir besar kaligrafi dari 4 kalifah Abubakar, Umar, Usman, ali, ditambah dengan Hasan dan Husen.
Sementara sampai disinidulu ceritanya nanti disambung lagi. (Raldi A. Koestoer 06Jan12).-

NB: Untuk komunitas ETIKAWAN, semua tempat yang disebutkan di artikel ini sekaligus jadi PR 15 Tahun yang kedua. Ingat yg pertama adalah diperbatasan Amerika-Canada ada plakat besar, apa tulisan yang tertera disitu.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s