Gelar Ilmu dan Invensi


Berbagai produk hasil penelitian telah dipamerkan pada acara Gelar Ilmu di Balairung Univ Indonesia tgl 12-13 Sep 2012. Utamanya adalah hasil dari berbagai fakultas di UI yang telah banyak melakukan penelitian. Ada juga beberapa kerjasama dengan pihak swasta baik yang masih dalam perintisan maupunnyang sudah bergulir.
Paralel dengan itu diselenggarakan juga berbagai workshop. Salah satu diantaranya adalah workshop Komersialisasi Invensi dan HAKI. Telah memaparkan presentasinya Chandra Darusman dari WIPO Singapore. Radjuli dari kemenhukham. Disamping dua inventor Nasikin dengan produk Bio-Ad dan Raldi A. Koestoer dengan produk Inkubatornya.

Walaupun workshopnya mengenai komersialisasi namun produk inkubator yang ditampilkan malah khusus inkubator non-komersial. Hal ini disebabkan karena produk lanjutan ini sekarang justru telah melewati tahap komersial bahkan memasuki tahap non-komersil sehingga program yang dijalankan adalah murni untuk membantu bayi prematur secara gratis didukung oleh fasilitas dari Dep Teknik MEsin FTUI yaitu Program Peminjaman Inkubator Gratis untuk menyelamatkan bayi prematur didaerah Jakarta dan sekitarnya. Untuk itulah didisain khusus Inkubator Grashof yang menggunakan prinsip Natural Convection, dimensinya lebih kecil namun konsumsi energinya sangat hemat, 20 Watt saja.  Selanjutnya nanti bila ada yayasan yang mendukung akan dilanjutkan kedaerah-daerah lain, dengan demikian akan banyak bayi prematur bisa tertolong.

Sedangkan aditif solar Bio-Ad dari Prof Nasikin telah banyak digunakan oleh perusahaan besar diseluruh Indonesia, sejauh ini sudah lebih dari 20 perusahaan besar yang merasa terbantu karena dengan produk ini konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat. Testimoni dari perusahaan Tambang Newmont di Nusa Tenggara, menyatakan bahwa dengan Bio-Ad ini penghematan konsumsi mereka bisa sampai dengan 12,5%. Anda bisa bayangkan bahwa konsumsi solar di Newmont menghabiskan pertahun s/d 1 Trilyun rupiah, jadi penghematan 12,5% berarti 125 M. Wuuuiiihhh … seharusnya prof Nasikin berhak dapat separuhnya, itu saja berarti 62,5 M… Luarbiasa…

Lengkapnya acara workshop bisa dilihat dibawah ini.
Sesi 1
“Komersialisasi Invensi”
Membangun Strategi Komersialisasi, Proses dan Pencapaian
Pembicara : Mr. Candra N Darusman, Deputy Director WIPO
Singapore Office
Riset Pasar dan Valuasi Teknologi
Pembicara : Mr. Hariyanto Salim, Associate Consultant, Business Innovation Center (BIC)
Komersialisasi Bidang Teknologi
Pembicara : Ir. Razilu, M.Sc, Direktur Teknologi dan Informasi
Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual
Kementerian Hukum dan HAM RI*
Moderator : Henny Marlina
Diskusi
ISHOMA
Sesi 2
“Berbagi Pengalaman dalam Komersialisasi Invensi”
Aditif yang disintesa dari minyak kelapa sawit menuju komersialisasi
Pembicara : Prof. Nasikin (Inventor)
Inkubator Bayi dengan Sarana Pengarah Panas
Pembicara : Prof. Raldi (Inventor)
Moderator : Dr Aries.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s