Dah mo puasa nih puas2in makan ?


Nah tuh lihat judul diatas, sering banget dicelotehin ama orang2 muda. Baik itu mahasiswa atau pelajar, apalagi para profesional muda dan juga pekerja muda. Semua berlomba ke kantin, restoran atau juga pedagang makanan kaki lima untuk makan2 bersama, traktir2an. Seakan dunia malah runtuh kalau sudah mulai puasa.

“Kan ntar gak bisa makan suiang lagi lho…jadi musti dipuas2in sekarang, sebelum nanti kalau sudah puasa kita gak boleh makan siang.”
Tuh begitulah mereka saling kompor mengompor untuk banyak2an makan menjelang puasa. Bahkan yang tua sendiripun juga ikut2an, gak peduli lemak sudah bergelantungan di mana2, cholesterol naik terus, gula darah meninggi. Mereka bilang juga “mumpung belum puasa nih.”
Sahabat semua… Inilah yang perlu diluruskan. Sekalipun sebentar lagi bulan puasa tiba, janganlah pakai ilmu aji mumpung yang rendahan itu. Kalau masih muda karena emang pengalaman hidup belum banyak ya saya maklumlah, walaupun tetap mengkategorikannya sebagai perbuatan bodoh dan rada kampungan. Kalau umur sudah lanjut udahlah, biasa2 aja kalau soal perut jangan berlebihan. Mulailah mengurangi bobot kerja, memperbanyak ingat kepada Allah SWT, ingat masjid, ingat panggilan sholat. Siapa bilang umur anda akan panjang ? Kalau besok tahu2 Allah cabut nyawa kita gimana ?

Jadi segeralah ubah tabiat satanik itu, percaya deh itu akan menjerumuskan diri sendiri. Dan norak gitu loh… Kalau anak muda norak sih emang udah jamaklah, tapi kalau udah tua masih norak juga kaya gitu… kelaut aja lo… Uda gak jaman kompor2an begitu, adu banyak makan, adu banyak makan kambing lagi… hu hu hu udah banyak sih yang ngerasain penyakitnya tapi kesombongan diri sering menutupi segalanya. Jadi terus aja pura2 sehat. Bodi udah gendut berat badan naik terus, malah nanti puasa juga makannya makin banyak. Berhenti makan sebelum kenyanglah, gak usah nanya2 lagi kerjain aja.

Momentum
Nah apa yang dimaksud momentum ?
Jadi kira2 begini jadikanlah bulan ramadhan ini sebagai momentum perubahan. Misalnya, kalau anda adalah seorang perokok, maka berhentilah merokok di bulan ramadhan ini. Semoga membawa berkah buat anda dan keluarga serta handai tolan. Sungguh akan banyak yang senang kalau anda berhenti merokok.
Kalau biasanya pulang kantor lewat jam 8 malam, nah sekarang pulanglah sebelum magrib. Jadi keluarga di rumah senang karena bisa buka bersama keluarga. Usahakanlah selalu sebelum magrib sudah ada di rumah. Para bapak apalagi para ibu yang berkerja, segera pulang kalau sudah jam 4 sore, biar nyampe rumah sebelum adzan magrib. Terus siap2 untuk tarawih. Setelah berbuka secukupnya.
Semoga bulan puasa ini membawa berkah bagi kita semua. Dan diakhir ramadhan 10 hari terakhir nanti, saya pribadi mengajak anda untuk itikaf bersama di masjid jami yang dekat dengan rumah anda.
Marhaban Ya Ramadhan…
-0-
Raldi 19 Juli 2012.-

2 responses

  1. Menarik sekali tulisannya pak Raldi, tidak heran menjelang Ramadhan inflasi kita langsung melonjak. Ada yang nggak nyambung antara puasa dan inflasi, di satu sisi kita mengurangi pola konsumsi kita namun di lain sisi inflasi makin liar. Hal ini terjadi karena ternyata pengurangan pola konsumsi hanya terjadi di siang hari, begitu berbuka kaum muslimin ternyata kembali ke selera asal…semua makanan tersaji untuk dihabiskan seraya memenuhi hawa nafsu yang terkekang selama siang hari. Puasa sebagai momentum perubahan tidak nampak pengaruhnya. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang lalai seperti yang tertulis dalam Al Quran. Amin, Insya Allah. Wassallam, basyori

  2. Setuju sekali pak.. terutama di kalimat “Para bapak apalagi para ibu yang berkerja, segera pulang kalau sudah jam 4 sore, biar nyampe rumah sebelum adzan magrib.” It reminds me so much.. Makasih pak. Selamat Berpuasa buat Pak Raldi dan Keluarga, Met Berpuasa juga buat semua pembaca.. Mohon Maaf lahir dan bathin..

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s