Lembaga Survei Salah Semua


Berkenaan dengan pilkada DKI kemarin yang dimenangkan oleh Jokowi dan Ahok, apa yang diramalkan oleh Lembaga Survei ‘the so called independent’ ternyata…meleset semua… Alias ramalannya salah dan tidak benar kalau boleh dibilang salah seratus persen.

Gimana gak salah ? Lha wong semua bilang Foke-Nara yang bakal menang. Bahkan lebih dari itu ada yang sudah berani memastikan Foke-Nara bakal menang satu kali putaran saja. Komentar pengamatnya bermacam-macam, dengan mengajukan berbagai data yang menurut mereka valid sejak awal  tahun ini bahkan ada yang sejak Oktober tahun lalu, mereka mengatakan semua bilang Foke yang bakal menang. Foke paling populer karena dia incumbent dan orang asli betawi dan yang paling tahu tentang Jakarta. Ada yang berani bilang F-N 60 sekian persen jadi cukup sekali putaran saja sudah akan menang.

Dan bahkan si ahli Indobarometer yang digandeng oleh Metro-TV pagi2 waktu quick-count baru mulai dengan partisipasi 1-2% pemilih, tetap meng-agung2kan F-N dengan mengatakan 40% lebih suara utk F-N menurut hasil survei mereka. Sedikit demi sedikit keadaan berubah scorenya dimana Jokowi unggul dimana-mana dan si pengamatpun ngomongnya juga mulai berubah. Walaupun tampangnya sudah berbeda dari tadi pagi.

Beberapa diantara lembaga survei ini memang dibayar oleh calon yang banyak uangnya, itu sudah pastilah. Dan dengan sendirinya mereka akan berusaha membuat data mereka pro kepada yang bayar. Tetapi lembaga survei lain yang tidak dibayar oleh calonpun ikut2an berusaha memprediksi calon pemenang adalah  either yang banyak uang atau paling sering masuk TV dan media atau incumbent. Lembaga ini gak PD utk menyampaikan aspirasi masyarakat yang sebenarnya. Mereka ikut2 ama yang lagi kuasa aja… Suharto lagi kuasa ya muji2 Suharto, SBY lagi kuasa ya muji2 SBY, Foke lagi kuasa ya ikut menang2in Foke… Lembaga surbei macam itu lebih baik segera membubarkan diri saja, kelas kacangan banget, duit gak dapet ramalan salah….siapa yang mau percaya ?

Menurut Meliala pengamat politik dari UI. Fenomena dimana para kandidat yang punya uang membayar lembaga survei untuk memanipulasi data survei agar dirinya yang kelihatan bakal menang adalah seperti – orang jompo yang udah gak kuat bangun lalu minum VIAGRA -. Itu kata Meliala lho di TV, tapi saya kira dia pasti punya cukup alasan untuk mengatakan itu.

Iklan

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s