Penyakit Guru


Gara-gara nonton Kick-Andy, saya jadi tergugah untuk menulis artikel di blog saya. Tentu ini karena saya concern dong…  sebagai dosen. Kan dosen=guru, namun kebanyakan dosen mengabaikan atau tidak tahu bahwa walaupun ditingkat Perguruan TInggi namun porsi pendidikan tetap harus lebih besar dari porsi ilmu.
Benarkah begitu ?
Mau lihat buktinya ?
Lihat tuh yg korupsi di siaran TV setiap hari akhir-akhir ini, mereka2 itu orang pinter2 semua. Tetapi ‘pendidikan’nya kurang banget bahkan minus tentu maksudnya pendidikan moral, makanya ilmu tinggi yang dimiliki kemudian digunakan di jalan yang sesat.
Nah inilah penyakit guru yang juga penyakit dosen.

TIPUS  : Tidak Punya Selera
MUAL  : Mutu Amat Lemah
KUDIS  : Kurang DISiplin
ASMA  : Asal Masuk Kelas
KUSTA : Kurang StrAtegi
TBC        : Tidak Bisa Computer
KRAM  : Kurang TRampil
ASAM URAT  : Asal Sampaikan Materi Urutan Kurang Akurat
LESU    : Lemah SUmber
DIARE : Di kelas Anak REmehkan
GINJAL : Gajinya Nihil Jarang Aktif Dan Lambat

Gak usah kita komentarin deh… dirasain aja. Kalo bisa ngurangin penyakit itu setengahnya saja, maka keadaan sudah menjadi bertambah baik. BTW saya komentar sedikit pada penyakit terakhir Ginjal… Kayanya kalo di Universitas saya sih sudah tidak terjadi lagi.. Malah kalaupun gaji sudah cukup tapi masih teriak2 minta ini itu malah jadi gak produktif tuh. Berarti penyakit lain yang timbul. GINJAL Gaji Nihil kalo disini gaji cukup tapi jarang aktif malah jarang nongol alias datang hanya utk ngajar doang, dan lambat sudah pasti berarti juga tidak peduli. Wah lebih parah ya…

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s