Katakan TIDAK pada tirani di UI


Yth para Dosen, Mahasiswa, Alumni Universitas Indonesia dan masyarakat umum yang pro-keadilan..

Katakan TIDAK pada tirani di UI.

Hadiri pidato

Guru Besar Prof. Dr. Emil Salim,

di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia,

hari Senin, 5 September 2011,

mulai pukul 10 pagi

“Sengkarut Rektor, Raja dan Ruyati”

Ikuti aksi menaruh batu di Rektorat UI tuliskan TKI/TKW utk mengingat penderitaan pahlawan devisa kita di Arab Saudi.

Salam,
Gadis Arivia

Guru Besar UI Mantap Gulingkan Rektor Gumilar Sumantri

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vanroy Pakpahan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sejumlah guru besar Universitas Indonesia (UI) akan menggelar pertemuan untuk mematangkan rencana menggulingkan rektor UI Gumilar Sumantri. Rencananya, pertemuan akan digelar di kediaman Prof Emir Salim.

“Dari internal UI hari ini sebagian guru besar yang sepakat dengan wacana itu akan berkumpul di kediaman Prof Emil Salim,” kata Guru Besar Sosiologi UI Thamrin Amal Tamagola, saat dihubungi , Kamis (1/9/2011).

Selain mematangkan rencana menggulingkan Gumilar, pertemuan ini juga akan diberdayakan untuk menjaring dukungan bagi civitas akademi UI lain.

“Sampai saat ini sebagian besar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) juga sudah memberikan dukungan mereka sepakat untuk menggulingkan Gumilar,” katanya.

Dukungan penggulingan, ujar Thamrin, Gumilar juga sudah disetujui oleh alumni UI yang tergabung di Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI).

“Mereka akan menggelar aksi menumpuk batu didepan rektorat yang bertulis nama TKI kita yang dipancung di Saudi Arabia,” tegas Thamrin.

Untuk diketahui wacana penggulingan Gumilar dipicu oleh pemberian gelar Doctor Honoris Causa bidang kemanusiaan kepada Raja Abdullah di Istana Al Safa, Saudi pada tanggal 21 Agustus 2011 lalu. Setelah pemberian gelar itu reaksi muncul pada internal UI. Gumilar dinilai tidak peka terhadap kondisi sosial masyarakat Indonesia akibat dipancungnya TKI Ruyati binti Satubi di Arab Saudi.

Apalagi pemberian gelar tersebut dilakukan Gumilar tanpa sepengetahuan civitas akademi Ui. “Gumilar itu tidak mengerti suasana kebatinan kita yang masih sangat sakit akibat tindakan kejam Saudi kepada TKI kita,” ujar Thamrin.

Penulis: Vanroy Pakpahan  |  Editor: Widya Buana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s