Ritech 2011 Pameran Riset dan Teknologi


Pameran Teknologi hasil Riset yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kemenristek ini sekaligus juga dibarengi dengan perayaan Hakteknas Hari Kebangkitan Teknologi Nasional. Kalo dulu ditandai dengan peluncuran pesawat  terbang N250.

Sekarang tidak pakai peluncuran apa2.Tapi banyak juga yang bisa dilihat sebagai hasil riset dari  berbagai litbang dan Universitas. Hanya masih kurang pemanfaatan hasil riset tsb. Implementasinya masih sangat minim. Yang agak berbeda tahun ini adalah munculnya beberapa penelitian dari pemerintah Daerah termasuk DKI sendiri. Selain itu Balitbang dari setiap kementrian juga menunjukkan hasil-hasil mereka walaupun seperti biasanya, kelanjutan pemanfaatan kepada masyarakat belum banyak terlihat.

BIC Bussiness Innovation Center memamerkan 103 Innovations yang juga sudah  terkumpul dalam bentuk buku. Bagian outdoor banyak diisi oleh teknologi militer hasil balitbang Kemhan.

Lihat video dan foto berikut:

http://www.youtube.com/watch?v=lyG-NpctH5Q

Diperkenalkan EcoPowerBooster oleh Fak Teknik Univ Nasional, bahan bakar bisa dihemat 20-70%. Hal ini nampaknya sangat diminati

oleh penggemar motor.

RITECH Expo 2011 yang bertemakan “Inovasi Untuk Kesejahteraan Rakyat”, secara resmi dibuka oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi RI, Suharna Surapranata, dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran. Sore hari, Presiden SBY berkesempatan datang untuk memberikan arahan dan berdialog dengan peneliti, perekayasa, inovator, industri dan mahasiswa dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.

Salah satu aspek yang menjadi kendala dalam kolaborasi litbang dengan sektor produksi adalah adanya perbedaan/gap antara peneliti dan industri. Untuk itu, kementrian Ristek mendorong penguatan intermediasi iptek antara peneliti dan industri melalui BIC (Business Innovation Center)

Di Hakteknas 2011, BIC secara khusus melaksanakan serangkaian kegiatan, salah satunya business gathering, business matching yang melibatkan komunitas peneliti dan industri sampai terjadinya kerjasama antara lembaga litbang dengan industri. Selain itu juga launching buku “103 Inovasi Indonesia” yang berisikan hasil-hasil R&D dari lembaga litbang/perguruan tinggi seluruh Indonesia yang memiliki prospek komersialisasi.

Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) mendapat kesempatan untuk mengisi stand BIC,  yang bertempat di Hall B, No 01- 08, dengan menampilkan beberapa produk inovasi dukungan RAMP Indonesia seperti : Kompor Biomasa, Alat Perontok Padi, Alat Pancing Gurita, Obat Antidiabetes dari Buncis dan Biskuit Lele.
Disamping pameran ada juga seminar hasil riset oleh Lembaga Penelitian Kementrian, beberapa ttg kebijakan Teknologi Zuhal, Chairul Tabjung, Purnomo Yusgiantoro.   Pameran yang berlangsung hingga tanggal 12 Agustus dibuka untuk umum, mulai dari jam 9 pagi hingga sore

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s