Kapal Patah-Patah updated


Disain Baru Kapal Patah-Patah Sebuah ide baru yang diperkenalkan oleh

Hadi Tresna Wibowo

Salah seorang dosen di Teknik Perkapalan Fak Teknik UI, yaitu kapal Patah-patah.

Biasanya orang merancang kapal dengan spline yg halus pada haluan, lambung dan buritan kapal, tapi sekarang tidak perlu begitu, bikinnya susah dan lama.

Cukup dengan memotong dalam bentuk plat yg terukur, lalu dilas…maka jadilah kapal dengan biaya yang murah dan waktu pembuatan yang singkat.

–00–

(Sayang gambarnya masih belum bisa di upload. Ada bbrp kendala teknis).-

(Ya’ ini gambarnya sdh di update)

Deklarasi Djoeanda pada tahun 1957 yang menyatakan Indonesia sebagai satu Negara Kepulauan, dimana laut antar Pulau bukan lagi pemisah namun menjadi satu dengan daratan sebagai kesatuan wilayah yang utuh. Deklarasi Djoeanda tersebut menunjukkan dengan tegas geopolitik bangsa Indonesia yang selanjutnya disebut sebagai Wawasan Nusantara. Konsep geopolitik tersebut menjadi sangat penting karena menjadi dasar pemikiran seluruh komponen bangsa dalam mengatur ruang hidup untuk mewujudkan kesejahteraan dan keamanan. Pengakuan dunia atas Azas Negara Kepulauan (UNCLOS -82/ Article – IV) harus dimaknai oleh Indonesia sebagai pengakuan dunia atas hak-hak Indonesia didalam mengelola laut dan perairannya sesuai dengan kaidah-kaidah hukum international serta hukum hukum nasional yang tidak bertentangan dengan hukum internasional.

Pengelolaan laut dan perairan dalam arti pendayagunaan perairan kedaulatan dan yuridiksi nasional haruslah dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif, yang pada dasarnya dititik beratkan kepada 2 orientasi utama yaitu Geopolitik dan Geoekonomi.

– Geopolitik berorientasi kepada kepentingan jaminan pendayagunaan laut bagi tegaknya kedaulatan Negara dan integritas wilayah.

– Geoekonomi berorientasi kepada kepentingan jaminan pendayagunaan laut bagi dinamisasi pembangunan nasional untuk mewujudkan cita-cita nasional. Dalam konteks diatas , maka pembangunan kemampuan dan kekuatan guna mewujudkan 2 orientasi di atas merupakan tuntutan wajar yang harus direalisasikan, yaitu :

– Kekuatan armada yang mampu menjamin tegaknya kedaulatan dan hukum di laut. – Kekuatan armada yang mampu mendinamisasikan pembangunan sektor kelautan.

– Kekuatan industri maritime nasional yang professional dan kompetitif. Dapat disimpulkan bahwa Kekuatan Armada yang didukung Industri Maritim Nasional yang professional dan kompetitif jelas sangat dibutuhkan untuk menunjang konsep Geopolitik dan Geoekonomi bangsa Indonesia dalam rangka mewujudkan pertahanan, keamanan dan integrasi bangsa.

Terpisah dari masalah utama dalam pengelolaan laut saat ini, yaitu belum solidnya kebijaksanaan nasional yang menjamin terwujudnya pemanfaatan laut secara optimal dilihat dari perspektif pertahanan keamanan, ekonomi, sosial dan kelestarian lingkungan; peran lembaga penelitian dari perguruan tinggi juga belum menunjukkan hasilnya secara nyata untuk kebutuhan tersebut diatas.

APA YANG DAPAT MENJADI SOLUSI ATAS SEMUA PERMASALAHAN KEMARITIMAN INDONESIA?? APA YANG BISA KEMBALI MEMBANGUN JIWA MARITIM INDONESIA?? INILAH JAWABANNYA!!!

Ada dua konsep untuk rancang bangun Armada Nasional ini :

1. Desain kapal yang sederhana sehingga mudah dibangun di wilayah manapun di seluruh Nusantara. 2. Biaya investasi dan operasional yang sangat bersaing dibandingkan dengan pembangunan armada yang sama ukurannya. Dengan ini kami mengajukan sebuah alternative desain kapal yang kami sebut kapal pelat datar. Kapal kapal pelat datar adalah sebuah kapal yang bentuk lambungnya terdiri dari pelat datar yang disusun sedemikian rupa membentuk lambung kapal. Aspek bentuk lambung kapal yang stream line tetap diperhitungkan dengan cermat dengan tujuan untuk mengurangi hambatan kapal. Kekurangan dan kelebihan desain kapal Pelat Datar dibandingkan dengan kapal umumnya (kapal dengan lambung lengkung) adalah sebagai berikut : Kapal Pelat datar Kapal umumnya Prose Pembuatan Mudah dan sederhana Lebih rumit Peralatan yang digunakan Mesin potong dan mesin las Mesin potong, roll, bending dan mesin las Kontruksi Lurus, datar Lengkung Waktu pembuatan Lebih cepat — Biaya pembuatan Lebih murah — Hambatan kapal — Sedikit lebih rendah Penggunaan Pelat Lebih Efisien.

— MODIFIKASI YANG TELAH  DILAKUKAN:

1. AIR CUSHION MENGGUNAKAN GIANT BUBBLE Air cushion atau Bantalan Udara merupakan inovasi untuk mengurangi hambatan kapal yang menjadi kelemahan utama pada kapal pelat datar, dengan adanya bantalan udara, aliran air tidak akan langsung menghantam pelat kapal namun akan bergesekan dengan bantalan udara terlebih dahulu yang notabene koefisien geseknya sangat kecil. Air Cushion diproduksi dari gas buang dari motor seperti pada system turbocharger namun perbedaannya gas buang ini akan ditransfer menuju wadah air cushion di bawah lambung kapal yang dibuat sedemikian rupa.

2. WATER NOZZLE

Untuk lebih mengurangi hambatan sekaligus menambah efisiensi propulsi, dapat digunakan water nozzle yang ter

dapat di belakang wadah air cushion, sehingga aliran air yang terbuang setelah bergesek dengan air cushion

dapat termanfaatkan maksimal dengan ditransfer menuju propeller. Dengan percobaan yang kami lakukan didapat hasil efisiensi propeller meningkat 15-30% Dengan demikian, kapal Pelat Datar inilah merupakan jawaban atas majunya kemaritiman Nusantara yang bisa memecahkan segala permasalahan maritime di negara kita.

Iklan

2 responses

  1. Saya mendukung konsep kapal pelat datar. Dengan proses pembuatan yang mudah dan biaya yang rendah, semoga dapat dibuat diberbagai penjuru nusantara dan memajukan kemaritiman nusantara.

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s