SUS Sepeda Untuk Sekolah


SAVE OUR JAKARTA, SAVE OUR CHILDREN,

SAVE OUR EDUCATION, SAVE OUR PLANET.

Pers rilis Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia

Minggu 22 Agustus 2010, Gedung D Kemendiknas.

Ketua Danang Caksono 0811161479

http://www.youtube.com/watch?v=5TmoB8ZWonA

Lanjutannya berita KOMPAS 23 Agustus 2010.

Edukasi

23 Agustus 2010 | 13.16 WIB

Kenalkan, Laskar Sepeda Merah Putih!

JAKARTA, KOMPAS.com — Tingginya angka putus sekolah dan buruknya tingkat polusi
udara merupakan dua masalah yang belum juga tertuntaskan. Konsorsium Sepeda Sekolah
Indonesia menggabungkan dua permasalahan itu menjadi satu ide sederhana untuk
membantu mengurangi angka putus sekolah sekaligus mereduksi tingkat polusi udara.


Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia, Minggu (22/8/2010) kemarin, meluncurkan program
Laskar Sepeda Merah Putih, yaitu program yang membagikan 7 unit sepeda lipat bantuan
dari Departemen Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Bantuan ini diharapkan bisa
ikut menyelamatkan siswa dari ancaman putus sekolah sekaligus mengurangi dampak
polusi akut di Ibu Kota.

“Kita harus menyelamatkan Jakarta dengan bersepeda. Badan sehat, merdeka dari
polusi, save our Jakarta,” kata Ketua Konsorsium SSI Danang Caksono.

Tujuh unit sepeda lipat tersebut dibagikan antara lain kepada SMUN 3 Setiabudi
Jakarta, SMUN 13 Jakarta Utara, SMUN 1 Depok, SMP 3 Bogor, SMPN 2 Curug Bogor, MA Al
Hidayah Depok, dan Ponpes Hidayatullah Depok. Satu unit sepeda dari konsorsium
diberikan kepada SMK Utama (Unggul Tanpa Memungut Anggaran) Depok.

Danang mengungkapkan, program ini memang fokus kepada pemberian sepeda kepada siswa
agar tidak putus sekolah. Selama ini, program yang ada kebanyakan berupa pemberian
beasiswa, dana bantuan pendidikan, atau pembagian buku sekolah gratis.

“Kami melihat celah yang belum tersentuh dan itu adalah dari segi transportasi.
Untuk itu, yang kami pikirkan adalah memberikan sepeda,” lanjut Danang.

Dia mengatakan, angka putus sekolah saat ini masih sangat memprihatinkan, yang
menembus angka 12 juta siswa. Persoalan transportasi menjadi salah satu pemicunya
lantaran ongkos transportasi umum tetap mahal. Dengan kondisi ekonomi orangtua yang
pas-pasan, tak sedikit anak yang tidak bisa sekolah hanya karena mahalnya
transportasi.

“Jika naik sepeda ke sekolah akan menjadi gratis,” ungkap Danang.

Untuk menggulirkan bantuan sepeda ini, Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia sendiri
menggandeng FTUI. “Rancangan sepeda lipat didesain sendiri oleh FTUI, termasuk
bantuan pengadaan jok, ban, atau gigi, yang juga buatan FTUI,” kata Danang.

⁠Penulis: Aprianita ⁠ ⁠Editor: Latief ⁠

Salam
Nanang

Iklan

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s