CSR-DTMFTUI


CSR maksudnya anda tahu dong ya… Ya’  betul Corporate Social Responsbility. Kalau ingin tahu definisi yang lebih dalam tapi lebih bego bisa dilihat teks berikut dari internet:

Corporate social responsibility (CSR), also known as corporate responsibility, corporate citizenship, responsible business, sustainable responsible business (SRB), or corporate social performance,[1] is a form of corporate self-regulation integrated into a business model. Ideally, CSR policy would function as a built-in, self-regulating mechanism whereby business would monitor and ensure its support to law, ethical standards, and international norms. Consequently, business would embrace responsibility for the impact of its activities on the environment, consumers, employees, communities, stakeholders and all other members of the public sphere.

Jadi kira2 institusi besar harus memberi dampak positif pada lingkungannya baik manusia maupun yang bukan manusia. Dampak positif tersebut harus menjadi bagian program dari institusi besar tersebut. Kalau di negara ini maka isntitusi besar tersebut diidentikkan dengan perusahaan besar  seperti Chevron, Freeport, Newmont dll. Lalu selain dari nama2 gorila tersebut masih ada yang berbaju batik misalnya Pertamina, Aneka Tambang, Sampoerna Strategic Square (tripel S dong ya…) dll. Nah mereka2 itu punya program CSR dengan caranya masing2.

Tapi sekarang bukan gorila2 itu aja yang punya program CSR… tapi… DTM FTUI Departemen Teknik Mesin FTUI punya program CSR. Gak percaya kan ?

Institusi yang skalanya segede monyet kecil ini ternyata tidak kalah niatnya dengan para gorila itu. Program CSR DTM FTUI diwujudkan dengan memasukkannya menjadi bagian dari program besar DTM yang dikenal dengan nama IMHERE… ha..ha..ha.. jargon apa pula ini ?

IMHERE singkatan dari Indonesia – Managing Hire Education for Relevance and Efficiency. Lho..lho.. koq Hire sih… Salah dong ! Yang bener tuh ‘Higher’.  Nah gitu jadi persitas deh kelihatannya. Kalau mau tahu lebih banyak tentang IMHERE ini, ada 3 orang yang paling tahu, yaitu 1) Harinaldi 2) Gandjar Kiswanto 3) Agus Pamitran.  Sedangkan saya cuma tahu subprogramnya yang berkaitan dengan CSR ini yang disebut:

ATI singkatan dari Appropriate Technology Implementation.

Produk penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan di DTM FTUI yang sudah mature menjadi produk teknologi yang bisa digunakan masyarakat banyak, didorong untuk betul2 bisa memasyarakat. Ada 3 produk yang terpilih, karena memang dianggap sudah bisa digunakan langsung oleh masyarakat domestik, yaitu:

1)  Sepeda Lipat, yang diriset dan dikembangkan oleh Hendri DS Budiono. 2) Vaccin-Carrier dikembangkan oleh Nandy Putra dan 3) Inkubator bayi, yang sudah lebih dahulu dimasyarakatkan oleh Raldi dengan  PT SUI (induk dari MSU pemegang merk Medixe).

Program insentif ini memacu semangat para dosen, utamanya tentu di DTM sendiri. Sehingga kemudian beberapa peralatan baru telah dan akan dikembangkan diantaranya yang sudah jadi adalah Alat Pemadam ukuran kecil (maaf saya lupa namanya dikembangkan oleh Yulianto) dan tahun ini Ardiyansyah akan membuat Steriliser, dimana prototipe awalnya sudah diselesaikan tahun lalu.

Masih banyak produk2 lain yang sedang dikembangkan dan diusahakan untuk bisa secepatnya dimasyarakatkan dengan berbagai upaya, sekalipun mekanismenya di UI ini sendiripun belum ada. So… masa’ sih kita gak bisa bikin terobosan.

Manfaat positifnya amat banyak. Kita ambil contoh deh salah satu produk mobil Korea. Pada awalnya tentu mereka susah unutk memasarkan mobilnya, tetapi pemerintah Korea dengan amat konsisten membeli mobil2 buatan Korea sendiri. Jadinya perusahaan mobil mereka KIA, DAEWO dll itu jadi hidup dan mampu bersaing kemudian. Bahkan bersaing dengan Jepang sekalipun.

Kalau produk bangsa sendiri bisa dipakai sendiri… Boleh dong kita bangga. Berapa banyak tenaga kerja bisa terserap, tak usah disebut deh, banyak pastinya. Belum lagi bila peralatan kita berkaitan dengan alat kesehatan seperti dua produk diatas… berpa banyak jiwa yang bisa tertolong. Yang kejadian sekarang apa ? Coba mampir ke Rumah Sakit. Yang sakit bangsa kita yang untung bangsa lain, karena semua peralatan kesehatan buatan Luar Negeri.

Eh… Daripada ribut2 tak karuan… Yuk kita berbuat sesuatu.-

Mari kita lihat foto dan videonya.

videocsrdtm

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s