Kurikulum SD harusnya begini

Subject Re: Bizinov2010-Community Re: the highest bridge in the world
Sender mnurhuda@ub.ac.id
Recipient bizinov2010@googlegroups.com
Copy Paulus Boen , Bivinov2012 – Satrio Arismunandar , Bizinov 2010 Pudjianto
Reply-To bizinov2010@googlegroups.com
Date 06.04.2012 11:15
Pak Ridwan Gunawan ysh,

Saya sangat setuju dengah tulisan Bapak.

Tulisan Bapak mencerminkan kebijakan seorang yang sudah kenyang makan garam.

Intinya memang pendidikan dan pendidikan.
Makanya, resouces kita yang sedikit, harusnya digunakan untuk mencerdaskan
bangsa, agar bangsa ini kelak mampu bersaing dengan Vietnam, Korea, Jepang
dan bangsa-bangsa lain di dunia.

Jangan resources yang tinggal sedikit ini dibuat bancakan, dibakar habis
dijalan. Coba bayangkan, misalkan subsidi BBM yang 127 trillyun itu
digunakan untuk membangun sekolah bermutu, lab yang bermutu, pengembangan
SDM yang handal…betapa besar impact yang ditimbulkan.

Coba misalkan, kurikulum SD diubah, ketimbang disuruh menghapalkan nama
menteri, wali kota sampai nama istrinya, diganti dengan kurikulum yang
lebih real, ketrampilan misalkan.

Ajari anak SD kelas pegang dan menggunakan obeng, gergaji, palu, kelas 3
perkenalkan dengan mesin-mesin sederhana, baik combustion maupun electric,
ajari mereka membuat mainan sendiri, betapa mereka akan berkembang di
kemudian hari menjadi manusia-manusia trampil. Nggak usah bikin,
keteratrikan mereka dari kecil pasti akan berbuah sikap mental yang sangat
mendukung inovasi di kemudian hari.

Semuanya tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, dan itu bisa
diambilkan dari jatah subsidi BBM atau penghapusan subsii BBM.

Tapi tidak seperti sekarang. Peningkatan anggaran pendidikan sebesar 20%
APBN malah digunakan untuk foya-foya dan bancakan. Tiap tahun buku
pelajaran berubah. Yang namanya intensifikasi pendidikan cuma menyekoki
anak dengan pelajaran hapalan yang seabreg. Apa yang pada jaman kita dulu
diberikan pada saat kelas 2 SMP, sekarang diberikan pada anak kelas 2 SD.
Jadilah perkembangan mental anak sekarang seperti dibonzai.

Anak SD kelas 2 sudah diajari menghapal fotosintetis, tanpa pernah tahu
sebenarnya fotosintetis itu. Disuruh menghapal macam-macam energi,
sedangkan gurunya sendiri tak bisa mengerti secara benar apa itu energi.
Semuanya mau disuruh menjadi generalis, padahal dalam hidup yang yang
dibutuhkan adalah ketrampilan praktis, bukan hapalan model cepat tepat di
TV-RI.

Akibatnya, setelah besar, kita memang lebih suka menjadi broker, karena
menjadi broker yang dibutuhkan memang hanya omong besar, bukan kerja besar
seperti yang ditunjukkan oleh bangsa-bangsa maju.

Salam
M. Nurhuda

Teman teman,
Kita ini punya Pancasila dan prinsipnya Gotong Royong 30 tahu lalu kita
lebih kaya dari Tiongkok. Saya biasa memonitor sendiri semua negara
berlembang dengan membawa staff keiling secara intensive waktu di Astrta
bail ke negara berkembang maupun maju. Jadi saya tahu setidaknya dengan
mata kepala sendiri kemajuan Jepang sejak Astra partneran dengan Jepang
tahun 1968 nan mulai dengan pendirian Toyota Astra dan saya masuk resmi
(ahun 1972 dan pensiun total tahun 2008. Tahun 1976man saya “diundang”
Hyundai mau melihat bagaimana mereka mulai dengan model Pony. Kita sebagai
Astra sudah “lebih maju” dengan produksi Kijang kita. Kita masih sempat
“dijamu” dan tukar pikiran dengan pendiri unit mobilnya dan masih
“bangga” pabrik kita nggak kaah. Eh sekarang ja messkipun Astra secara
kollektif menguasai pasar mobil domestik barangkali 60% semua kendaraan
bermotor dari sepedamotor sampai traktor, dan jadi perusahan publik
“terbesar dengan 160,000 karyawan dan untung 2 Milliard Dollar lebih serta
jadi kandidat perusahan publik dengan “sejuta pemilik” dan terpandang di
regional dan international ( tanpa memikirkan ada porsi kepemiiklan
asingnya yang lebih dari 50%) dimana saya juga ikut bangga kerja selama r6
tahun; tetap saja bukan apa2nya Hyundai Group, bahkab bukan apa2nya
Hyundai-Kia Motors Group. Jadi mari kita mawas diri membangun negara kita
dengan baik. Dulu membandingkan dengan Korea dan Gaiwan, terus dengan Cina
dan India sekarfang dipecundangi dan dianggap ” A nation of coolies ” oleh
saudara serumpun dan tetangga. Jembatan Madura dipereteli. Jadi besi tua
dan Jembatak Kutai Kartanegara yang sarat korupsi roboh. Kalau di Cina
yang juga sangaty korupt, setidaknya koruptor yang proyek jembatannya
roboh benar2 digantung di Tien An Men Square ditonton publik supaya ada
efek jera. Memang Teng Siauw Ping bilang : “Tak perdfuli. Warna kuit
kucing apa; yang penting bisa menangkap tikus”. Padahal pilihan warna
“Kucing” angauta “KPK” sarat kepentingan partgai dan pressure group.
Bukan bohong meskipun saya yang dulu milih SBY kadang2 “kecewa” dengan
safety play dia. Namun juga kita insyaf demokrasi berdasarkan kabinet
Presidensiil kita sekarang kan banyak “dibajak” oleh DPR dan gerombolan
demonstran atau presssure group liar. Mereka kat mengindahkan lagi jabatan
presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Kepala Negara itu
simbol tertinggi bangsa. Jadi kalau kita tak menghormati ja siapa lagi.
Sebagai kepala pemerintahan kuita bebas mengeritik dan berdemo. Tapi
pasang speaker raksasa didepan Istana Negara waktu presiden SBY sebagai
Kepala Nagara menerima kepala negara asing ( Austria ? ) Maki2 SBY katus
turun bukanlah pelaksanaan demokrasi yang baik. Sekali lagi
kuncinya……….. Pendidikan. Namun kata pribahasa “Ignorance is not
innocent”.
Demokrasi kita sudah sangat baik. Japui jangan kebablasan dan tugas kita
para intelektual (katanya) yang beruntung mendapatkan pendidiklan tinngi
ja mengawalnya sesuai denga cita2 luhur Sumpah Pemuda 1928 dan Prolamasi
Kemerdekaan ’45. Namun janga sepotong sepotong mengartikan UUD45. UUD 45
itu yang penting adalah jiwanya, bukan pasal2nya. Kalau UUD45 dilakukan
tanpa perubahan, ja akan ada dikgator baik Soekarno dan diktator penuh
kritikl Soeharto. Mereka tentu ada baik dan buruknya sesuai zamannya.
Tanpa pemikiran2 angkatan Soekarno,m tak ada NKRI. Tanpa “tangan besi
Soeharto” yang banyak melanggar HAM dan ada korupsinya ( meskipun
totalnya korupsi Orde Baru barangkali jkanya 10% dari koprupsi ABPN zaman
“reformasi” yang diduga 30%). Ja susah juga kita survive sebagai NKRI
karena ada 650 suku bangsa dan sebagian besar kecewa ( meskipun
dibandingkan dengan jumah penduduk kecil karena suku Jawa jan 60%nan (?)).
Ja imilah tantangan kita membangun NKRI yang lebih baik. Kita kritis tpi
harus balans daam memberi penilaian. Talk masalah kita berbeda pandapat
karena namanya kaum “intlektual” maka ” We agree to disagree”.
Selamat berjuang terus untuk bangsa. Kadang2 b agi sebagian kita: “The
Journey Is The Destination”. Ja sampai negara NKFI adil dan makmur masih 3
generasi lagi kali. Perlajanan jauh dimulai dengan langkah pertama yang
benar.
Baiknya Pak Kristanto di BIC undang kita2 buat kegiatan “Ngobroldi Wrung
Kopi” karena one way discussion via internet ada baik dan limitasinya.
Kita pakai keduanya.
Sent from my BlackBerryŽ
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

—–Original Message—–
From: Paulus Boen
Date: Thu, 5 Apr 2012 22:12:00
To: Ridwan Gunawan Ir.
Subject: the highest bridge in the world

[image: Inline image 1]

The Aizhai suspension bridge was built as part of an expressway from
southwest China’s Chongqing Municipality to Changsha city in Hunan.

[image: Inline image 2]

Work started on the engineering feat in October 2007 and it has now
finally
opened to traffic.

[image: Inline image 3]

The completion of the bridge shortens the journey time between the two
cities from several days to just eight hours

[image: Inline image 4]

Driving across the bridge, which links two tunnels together, drivers are
offered a breathtaking view of the Dehang Canyon

[image: Inline image 5]

Pedestrians can also walk across the bridge, which is lit up at night with
1,888 lights, using a special walkway

Sentilan

Dalam acara sentilan-sentilun kemarin, ada satu yang saya ingat dari kata-katanya Mbah Tejo alias 0sujiwo Tejo. Sambil memegang saxofonenya dia bilang begini:

Kalau hemat adalah pangkal kaya,

Maka

Santun adalah pangkal KORUPSi.

Sudah sering saya kemukakan pada generasi muda, bahwa sopan-santun itu tidak identik dengan ETIKA. Contohnya sangat banyak kita lihat di TV negara kita ini. Tingkah laku yang sopan-santun itu malah diperlihatkan oleh para koruptor yang karena pandainya, maka korupsinya tidak bisa terungkap. Bahkan bisa balik menyerang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Sedangkan mereka yang jujur malah berkata apa adanya tanpa rekayasa dibuat-buat, sehingga kadang-kala terlihat kurang sopan. Jadi Etika itu berkaitan dengan tindakannya atau amal perbuatan, bukan soal kesantunan kelihatan tampak muka bagus tapi dibelakang justru berbuat curang atau korupsi yang merugikan masyarakat banyak.

Terimakasih dari Cilebut

Untuk yang ke sekian kalinya

Lab Perpindahan Kalor
Departemen Teknik mesin
Fak Teknik UI

menyumbangkan Alat Kesehatan yaitu INKUBATOR BAYI sebagai output dari penelitian dan pengembangan di kampus.
Tgl 18 Maret 2012 haari Senin telah diserahkan satu unit ke puskesmas ibu dan anak yang dikelola oleh ibu bidan Asri yang telah menunggu sejak satu bulan lalu brhubung karena masih ada beberapa masalah yang harus diselesaikan inkubator belum bisa diserahkan pada waktunya.

Sumbangan produk litbang dari DTM-FTUI diawali 2 tahunyang lalu melalui proyek IMHERE yang berakhir th 2010, kemudian dilanjutkan atas inisiatif dari staf di Laboratorium P. Kalor sehingga boleh dibilang sumbangan alkes kepada puskesmas di lingkungan depok ini merupakan CSR dari Departemen T. Mesin.
Berikut ini adalah surat terimakasih yang disampaikan panjang melalui SMS:

-0-

assalamualaikum..maap prof, rencananya mau telp prof langsung,saya takut prof lg sibuk, maap kalo lewat sms aja, saya mau bilang terimakasih atas sumbang inkubatornya, saya ga bisa membalas kebaikan prof, saya cuma bisa mendo’akan amal kebaikan prof di balas oleh Allah, keluarga prof di beri kesehatan, rezeki prof semoga bertambah dari yang di berikan, amin, insyaallah inkubator ini bermanfaat buat kami masyarakat cilebut timur, tuk laporannya nanti saya bareng bd.indrawani,cuma itu yg bisa saya ucapkan, maap kalo ada kata yg salah ya prof,trimakasih yg amat sangat,wassalam..
dari ibu Bidan Asri, Cilebut Timur
-0-

http://www.youtube.com/watch?v=ibfjqny60KM

Lihat juga beberapa artikel mengenai inkubator

http://koestoer.wordpress.com/2012/02/07/pinjam-pakai-gratis-inkubator-bayi/

http://koestoer.wordpress.com/2011/03/02/amedic-produk-alat-kesehatan/

http://koestoer.wordpress.com/2011/12/20/inkubator-selamatkan-bayi-lagi/

Mukti Wibowo Disainer Kapal

Pak Mukti dalam diskusi utk membuat kapal pelat datar di UI Depok. Kami masih kekurangan satu orang dalam rapat ini yaitu Hadi Tresno Wibowo, yang lagi sakit. Beliaulah penggagas kapal jenis ini (yg kami sebut kapal patah2). Tahap selanjutnya adalah membuat dokumen yang berkaitan dengan kapal atau juga dalam bentuk yg lebih bisa dibaca oleh investor yaitu Business Plan.
Diruangan yang sempit tapi bersejarah ini sudah banyak ditelorkan bisnis berbasis teknologi. Yang sudah eksis diantaranya adalah Alat Kesehatan (lihat inkubator yg ada diruangan), Dampak reklamasi pantura pada pembangkit, Water Treatment Plant. Sedangkan yang sudah lama dalam perintisan dan masih terus dicoba adalah Minyak nilam…
So… yang hadir disini adalah Mukti Wibowo, Aryadi, Yahya, Mirza dan Raldi.

Originally posted on Raldi Artono Koestoer:

Ini SMS 3 minggu y.l. tgl 17 Jan 2012 dari sahabat lama Ir EP.

(+) Prof sy sdh baca inkubator di blog anda, mau tanya inkubator itu dimana bs didapat dan estimate brp ya harganya? Cucuku mgg lalu lahir dini shg perlu di masukan ke inkubator. Wass (Edwiro n Yuli)

Mas ed.. Cucunya skrg tinggal dimana ? alamat persisnya dmn ?

(+) Skrg tinggal di rumah saya di jl. Batu kramat II/22 Rt 17 Rw 05 kel. Batuampar Kramat jati, Jak Tim.

Ini yg masuknya dari condet ya…

Masuknya dari condet ya ? Jam 10-11 an nanti insya Allah saya antar…

(+) Ya, tapi lebih lancar lewat jalan raya bogor msk ke kompl bulak rante (dpn smp 49) trs arah inerbang/condet. Di google map lbh jelas.

Ok nanti sy coba GPS dulu…

Sdh brkt staf saya GATOT 08161848410, mengantar inkubator mhn dibantu nuruninnya, boleh dipakai s/d bayi insya Allah SEMBUH…

View original 567 more words

UI no 1 Kampus Pintar

On Sat, 17 Mar 2012 15:53:25 +0700, Raldi Artono Koestoer wrote:

The top ten…

RANK JENIS PERGURUAN TINGGI TOTAL SCORE
1 Universitas Universitas Indonesia 4.871
2 Universitas Universitas Gunadarma 4.839
3 Universitas Universitas Bina Nusantara 4.473
4 Universitas Universitas Gadjah Mada 4.452
5 Institut Institut Teknologi Bandung 4.330
6 Universitas Universitas Komputer Indonesia 4.307
7 Universitas Universitas Pendidikan Indonesia 4.230
8 Institut Institut Pertanian Bogor 4.229
9 Politeknik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 4.195
10 Universitas Universitas Brawijaya 4.167

Intinya adalah dari layanan Sistem Informasi di kampus baik untuk Pendidikan dan Pengajaran maupun untuk Pelayanan Penelitian para dosennya dan juga Administrasi Pendidikan.

Di UI pelayanan ini berpusat di PPSI-UI (Pusat Pelayanan Sistem Informasi) yang dipimpin oleh

Prof Riri Fitri Sari

dari Dep Teknik Elektro FTUI.-

Berikut ini sedikit sambutan dari beliau:

Terimakasih Prof Raldy, Pak Hendri dan Prof Gotty, Pak Jaya dan semua..

Alhamdulillah semuanya karena kerja keras semua pemangku kepentingan.
Semoga menjadi penyemangat bahwa sebenarnya ‘langit kita masih biru’.
Kemarin di Rektorat Prof Emil Salim memberikan mimpi dan tugas kita
semua
“Indonesia 2045 dengan pendapatan perkapita USD 40000″. Amin ya Allah.

Semoga dapat terus dipertahankan dan juga bisa menjadi salah satu yang
terdepan ditingkat internasional
Sekarang memang zamannya di Ranking – sebuah kertas penghargaan yang
berharga.
Semoga kita melakukan sesuatu dengan lebih baik, bukan karena
kompetitor kita, tapi niat untuk memberikan yang terbaik yang kita bisa.

Salam hangat penuh semangat.

Riri Fitri Sari

-0-

Daftar lengkap Kampus Pintar indonesia versi Tesca:
http://tescaindonesia.org/top100.php

SMARTHOUSE Futuristik Teknologi

Wireless Teknologi yang memungkinkan node Veda Client hingga mencapai 2^16 node dalam satu area rumah atau gedung dan mencapai 2^64 node secara keseluruhan global node veda client
Mendukung terbentuknya Pervasive Computing disetiap rumah yang terpasang Veda Client
Secure Technology dengan enkripsi data AES 128 bit
High Reliable data dengan metode CSMA-CA untuk penanganan penyaluran data secara Wireless
Low Cost Computation, Cost Consumption, Cost Production, Data Rate
****************************
Kontak Person: Ramadita Budhi +628161924335 ramditabudhi@yahoo.com
****************************

English start again

English class start again. Eventhough with three peoples only in the beginning which were Gandjar, Ario and Raldi, teacher Susi decide to continue the lesson. Lately join Yulianto, Hendar, Tresna and Yudan.

nglish class of Mechanical Engineering lectures.
We were discussing also about the next trip to Yogyakarta… Ask the details to pak Gandjar…

Finnaly class finished with a lot of fun.

Fesbuk Twitter Produk Anak Bangsa

Facebook, tentu anda sudah mengenalnya dong. Twitter… anak muda kenal banget nih yang ini.
Nah Facebook ama Twitter bergabung jadi satu belum tahu kan ?
Dan yang hebatnya lagi ini produk anak bangsa sendiri lagi. Kalau anda alumni UI maka ini produk alumni UI lagi… luarbiasa. Itulah kerjaannya alumni FTUI. Alumni Mesin lagi, jadi saya wajib dong mendukungnya. Namanya:

Agi Yogiansyah

Jadi klik saja :

http://skyersworld.com/

Baru softlaunching minggu lalu. Cepat segera anda daftar deh, tentu masih ada kekurangan disana-sini tapi entu kita fahamlah untuk pengembangannya perlu waktu dan dukungan dari kita2 semua. Segera mendaftar jadi member biar ramai disitu.
Portal ini terutama buat JEJARING SOSIAL DAN PENDIDIKAN.
Berikut ini visi misinya yg saya salin dari webnya.-
-0-
What is SKYers World

SKYers World is place for skyers to enlarge vision, retrain brain, increase the confidence, attract the good around , seize the profitable opportunities in path,

step forward daily, make positive engage relationship, and the place that no “imposisible and give up” words.

Our Vision

We want each individual Indonesian youth have the opportunity to develop the potential, talent, desire, and their dreams with a quality education for a better Indonesia.

Our Mision

1. Equalize opportunities for youth of Indonesia get the best quality of education

2. Increased awareness of the potential of every youth Indonesia, talents, desires and dreams respectively.

3. Increased prosperity through the distribution of labor and entrepreneurship.

Our Value

1. We believe every individual is born with specific talent

2. We believe every individual is unique and special

3. Every individual has the right to a decent education and welfare

4. Every individual has the right to follow the wishes and dreams with their talent and potential .

UNTUK IBU

Ibu yang kami cintai

Allah SWT telah mentakdirkan engkau menjadi ibu kami.

Ibu yang telah melahirkan sebelas putera puteri yang sehat dan

yang menurunkan para cucu,

yang dikemudian hari menjadi anak serta cucu yang soleh soleha.

Kami bangga telah dipilih oleh Allah menjadi putera puterimu.

Ibu yang kami cintai.

Ibu telah merawat dan membesarkan kami dengan penuh keprihatinan dan bukannya tanpa kesulitan,

tanpa gelimang harta dan tahta.

Kesederhanaan, budi-pekerti dan kejujuran serta potensi diri, itulah yang ibu bangkitkan dalam diri kami.

Bangga kami akan kemuliaan hatimu, keluhuran budi pekerti, kedermawanan dan keikhlasan terhadap sesama hamba illahi.

Ibu yang kami cintai

Rasanya tak sanggup kami tuliskan kalimat apapun yang pantas kami torehkan untukmu.

Tak sanggup pula kami membalas budi baik dan pengorbananmu. Doa-doamu engkau rangkai hari demi hari untuk keberhasilan hidup kami.

Terimakasih ibu,

Tanpa doa-doamu kami tak akan menjadi seperti ini. Tak cukup waktu bagi kami membahagiakan dan membaktikan diri kami kepadamu.

Namun doa-doa kami selalu ada dalam setiap nafas dan shalat kami, mengiringi perjalananmu ke haribaan Illahi.

Semoga Allah SWT memberkahi jasa-jasa dan pengorbananmu untuk kami, mengampuni dosa-dosa dan kekhilafanmu, menerima iman islammu dan memberikan tempat yang layak disisi Allah SWT, selamat jalan ibu.

Ibu,

Kau telah pergi meninggalkan kami. Kau meninggalkan kami dengan sejuta kenangan penuh kasih.

Kau telah melahirkan kami dengan selamat, sehat dan sentosa.

Terimakasih Allah SWT mengirimkan perempuan terbaik untuk kami.

Kami bangga lahir dari rahim seorang ibu yang hebat, tegar dan berani melawan berbagai tantangan dan rintangan.

Kau adalah pahlawan kami.

Kau adalah sosok yang luarbiasa.

Kami belum dapat membalas semua pengorbananmu, kecuali dengan doa.

Semoga Allah SWT dapat membalas semua budi kasihmu.

Selamat jalan ibu, selamat beristirahat di kedamaian abadi.

Semoga ibu mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

Amiin Ya Robal Alamin.

-0-

Ibu wafat 20 Jan 2012.

Lihat di:

http://koestoer.wordpress.com/about/family-1-n-2/ibu-wafat-20jan12/

Surat Ujug-ujug dari Lebak

Satu pagi saya di telpon seseorang. Dia bilang KH TB AH dari pon-pes Hidayatul Ihwan di Lebak Rangkas Bitung Banten. Ngomongnya rada kurang jelas ini itu, tapi kira2 mau kasi oleh2 ama saya. Nanti ada anak santrinya yg akan dating ke kantor sy ngasi oleh2 itu.

Ya saya bilang oke aja kalau ada orang mau datang ngasi oleh2. Walau saya tanya kenapa atau apa sebabnya saya dikasi oleh2, dia menjawab brebet brebet brebet yg saya tidak begitu mengerti.

Okay saya tungguin aja, dan jam 11 an memang datang seorang anak, bernama Abdi dia ngaku pegawainya pak Haji AH dan memberi saya sehelai kain dengan bau parfum yg menyengat. Begitu saja dan waktu saya Tanya anak itu darimana datangnya dia bilang Cipanas… lho koq Cipanas ? Padahal si Haji dari Lebak ? Tapi anak ini nunduk aja tidak banyak bicara dan kliatannya susah utk di-tanya2. Saya bekalin duit aja dia buat pulang ama saya kasi baju koko.

Lalu saya bukalah surat Kyai Haji tadi, suratnya bisa dilihat di lampiran foto jpg dibawah ini. Isinya minta sumbangan 100 zak semen. Karena lagi bangun mesjid. Niat saya memang ingin bantu kalau ada kesempatan. Mau jugalah saya kalau memang ada masjid yg perlu bantuan. Jadi saya telponlah eh sorry smslah si bapak itu bilang kalau sy akan berkunjung utk lihat masjidnya. Dan ini jawab smsnya:

-0-

Wa. Alaikum salam wr wb, alhmdlah amiin pak . Anak sy sdh tatang ke bpk . Tks banyak peratian d niat mulia bpk untuk mempringan pembgunan yg sgt prihatin d bemutuhka skl biyaya . Inysa allah ke datangan bpk kmi tggu siang d malam . Salam do,a kmi seklrga di banten wasalam wr wb, kh tb ahmad hamdani kel .

-0-

Sambil iseng saya search di google nama pak haji itu dan keluarlah di blog seseorang yg k.l. isinya sama dengan surat yg saya terima dari si pak haji, bahkan namanya pak hajinya juga persis sama. Kejadiannya malah sudah lama th 2008.


Kamis 25 Desember,2008.-
saat sedang santai sore2, saya kedatangan seseorang yang nggak saya kenal,
katanya diutus oleh KH.TB Ahmad Hamdani, Pondok Pesantren Nurul Iman,
Kp.Guradog, Desa Guradog, Kec.Cibeber, kab.Lebak, Banten.
Hmmm.. jauh juga ya..
Dia (yang katanya santri di ponpes tersebut) selain menyampaikan sepucuk surat,
dia juga membawa titipan dari pak kiayi, berupa 3 buah benda pusaka:
keris, tasbih terbuat dari tulang dan semacam parfum yang wanginya sangat menyengat..
(dia bilang, ini kujang hikmah, koniba salwa yang katanya banyak khasiatnya,
diantaranya rejeki yang terus mengalir, dan dia sudah merasakan khasiat tersebut)
Isi suratnya menceritakan bahwa pak kiayi mendapat ilham dan ilapat serta pernah mimpi’ seolah2 harus memberikan benda pusaka kesayangannya kepada suami saya..
Di akhir suratnya dia tulis bahwa dia tidak bermaksud menjual pusaka2 ini, tapi saat ini dia sedang membangun mesjid, yang mana sangat membutuhkan semen 150 sak dan keramik 100 dus..
Karena saya dan suami nggak percaya pusaka2an, maka saya berinisiatif memberi si santri sejumlah uang dan suruh membawa lagi benda pusakanya, setelah saya sempet buka bungkusannya dan saya foto)
Duh Gusti..
mau minta sumbangan koq berbelit2 amat yak?

-0-

Nah gimana pendapat anda ?

Boleh kasi komen… Mungkin ini salah satu modus minta sumbangan dengan sebuah jalan cerita yang tidak jauh dari isi blog ditasa yaitu menggunakan modus pembangunan masjid ?

Atau bagaimana,…?

Salam Ral 21Feb2012.-

NB (Ini 2 SMS sebelumnya):

Ass wr wb . Bpk raldi artono yth sblmya sy mhn maaf mggu ke sibukan bpk . Pak inysa allah sy mau utus anak ke bpk ke depok ngantar oleh oleh dri sy husus buat bpk . Alhmdlah hasil pengajian d dorongan do,a para santri sudah sy rekes secara pribdi husus buat bpk pribadi . Mudah mudahan atas ijin d ridho allah swt ada barokah nya buat bpk sekluarga terutama kita semua amiin. Salam hormat d do,a kmi di banten wasalam wr wb, kh tb ahmad hamdani banten mhn kbrya .

Ass wr wb, tks banyak kbrya bpk . Inysa allah siang anak sy sampai ke bpk . Salam hormat dan do,a sy buat bpk seklrga di depok amiin . Kh tb ahmad hamdani banten wasalam wr wb,

-0-

Lebih baik gak usah diladenin lah, nyari duit aja ni orang….

 

 

Radja Ketjil

Malam minggu keluarga kecil pergi jalan2 ke Gansi. Lalulintas cukup macet terutama menjelang perempatan Poins Square nuju pondok indah. Namun setelah lampu merah walau padat kearah PI dst rada lancar.
Masuk Gansi cukup ruwet walaupun ternyata mall ini punya tempat parkir yg cukup luas bila kita masuk dari arah sebelahnya, tapi naik langsung ke L2 alias lantai 2. Boleh juga lah sehingga nyari parkirnya gak begitu stress.
Ramai juga Gandaria City ini banyak juga pengunjungnya. Restoran ada banyak dimana-mana.Tapi bo”… Yang namanya ngikutin ibu dan anak perempuannya ini…, rumah makan segitu banyak mulai dari UG-G-L1-L2 dst koq bisa sih gak ada yg cocok.
Wanita memang SULIT DIMENGERTIIII
sampe cape deh kaki ini ngikut kesana kemari, masi juga gak ketemu restoran yg cocok.
“Bapak aja deh yg milih…”
Mereka setuju, ok bapak millih cepet aja milihnya… But guyz… u know what happened ?
Ternyata mereka gak mau juga tuh…
Sarap semua.-
Yah terpaksa deh ngikut lagi jalan muter2. Haduh…pegel kaki nih…
Gak tahu gimana tahu2 ibu dan anak wanitanya ini masuk ke restoran Radja Ketjil begitu namanya. Ini bukan pertama kalinya kami masuk restoran ini, dan buat saya apalah pentingnya saya bisa makan dimana aja. Wong ini semua buat saya resto yang enak koq…
Bah… yang penting akhirnya saya bisa duduk. Lumayan sudah banyak orang didalam, tapi msh ada tempat utk kami.
Dan hebatnya ini resto udah sih kita cape jalan sana sini, eh.. mereka ngeladeninnya lluuaammaa banget.

Akhirnya keluar juga lah pesanannya… hmmm… ternyata enak juga. Atau karena kami udah kelamaan jalan2 ?

Pesanan saya seperti biasa … amat primitif… Nasi gowreng… bego ya… Mau makan dimana aja pesennya tetep ituh. Dan enak juga nasgornya… walhasil terhiburlah kami, sampai lama juga kami nongkrong di resto itu.

Saya gak ada hubungan lho dg yg punya resto itu… jadi ini bukan iklan, hanya sekedar crita aja… Salam 190212.-

ya9aYixu6U0

 

Internship di Taiwan

National Tsing Hua University (NTHU)

Bersama ini disampaikan informasi dari National Tsing Hua University (NTHU) - Taiwan, mengenai Internasional Internship Program dengan info sebagai berikut :

A. Outstanding Academic Performance
* NTHU was ranked first in Taiwan in 2012 by the U.K. Times.
* The world ranking of CoE is continuously increasing, from 114th in 2008, to 84th in 2009, and to 67th in 2010, according to the QS Times.
* Three Nobel Laureates, one Wolf Prize winner, and ten academicians (Academia Sinica, Taiwan) are from NTHU.

B. Excellent Research Environment
* State of the art research facilities
* 127 brilliant faculty members, 46 professional staff, and 3000 intelligent and friendly students
* Collaboration with 137 universities in 30 different countries

C. Attractive Surroundings
* NTHU is located in Hsinchu City; the world famous Science and Industrial Park is within walking distance; and it is just 90 minutes by car to Taipei 101 and the National Palace Museum
* The campus is beautiful, with abundant greenery, small hills, scenic lakes, Chinese Gardens, and ecological reserves
* The university's surroundings are superb, safe and convenient, providing gourmet food courts, bookstores, supermarkets, traditional markets, and shopping malls for electronics items

D. Academics :
* Department of Chemical Engineering
* Department of Power Mechanical Engineering
* Department of Materials Science and Engineering
* Department of Industrial Engineering and Engineering Management
* Institute of NanoEngineering and MicroSystems
* Institute of Biomedical Engineering

About Internship

A. High-Value Global Engineer Leadership Scholarship
* Subsidized round-trip airline ticket
* Monthly living allowance
* Free university accommodation

B. Program Application
* Worldwide undergraduate and graduate students with good academic performance are qualified to apply
* The internship duration is at least two months
* Applications can be submitted anytime

Demikian informasi ini disampaikan. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi link berikut http://www.eng.nthu.edu.tw/engineering/index.htm.

Atas perhatian Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.

Salam hormat,
Yunita D. Hapsari
Sekretaris Man. Pendidikan & Riset FTUI

Pinjam Pakai GRATIS Inkubator Bayi

Ini SMS 3 minggu y.l. tgl 17 Jan 2012 dari sahabat lama Ir EP.

(+) Prof sy sdh baca inkubator di blog anda, mau tanya inkubator itu dimana bs didapat dan estimate brp ya harganya? Cucuku mgg lalu lahir dini shg perlu di masukan ke inkubator. Wass (Edwiro n Yuli)

Mas ed.. Cucunya skrg tinggal dimana ? alamat persisnya dmn ?

(+) Skrg tinggal di rumah saya di jl. Batu kramat II/22 Rt 17 Rw 05 kel. Batuampar Kramat jati, Jak Tim.

Ini yg masuknya dari condet ya…

Masuknya dari condet ya ? Jam 10-11 an nanti insya Allah saya antar…

(+) Ya, tapi lebih lancar lewat jalan raya bogor msk ke kompl bulak rante (dpn smp 49) trs arah inerbang/condet. Di google map lbh jelas.

Ok nanti sy coba GPS dulu…

Sdh brkt staf saya GATOT 08161848410, mengantar inkubator mhn dibantu nuruninnya, boleh dipakai s/d bayi insya Allah SEMBUH dan SEHAT. Bila sudah selesai nanti tolong beritahu kami utk diambil kembali agar bisa digunakan utk menolong bayi prematur yang lain. Teriring doa smg bayi sgr sehat. Salam.-

(+) Matur nuwun Prof.

SMS an lagi tgl 18 Jan 2012

Mas Ed, apakah bayi sdh dimasukkan inkubator ? Gmn perkembangannya ?

(+) Ass Prof. Alatnya sdh dpt berfungsi bagus. Mudah2an bs cpt tumbuh berkembangnya si bayi. Waktu lahir 7 jan yl beratnya 1.8 kg td pg ditimbang sdh 2.2 kg. Mudah2an kalo sdh 3.5 kg tdk lagi di inkubator. Kira2 sebulan lagi. Terima kasih sekali lagi lho Prof. Salam buat kel. Wass

Ok pokoknya sampai sehat bayinya…

Dan ini SMS tgl 07 Feb 2012 (hari ini).

(+) Prof, alhamdulilah berkat inkubatornya cucu sy semakin sehat. Beratnya sdh 3 kg dr semula 1.8 kg. Mulai kemaren sdh tidak di inkubatos lagi. Mgkn ada yg membutuhkan lagi, maka inkubator akan kami kembalikan, kemana sy antar kan ? Sebelumnya sy sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan nya shg cucuku sehat dan tumbuh normal, semoga Allah swt membalas budi baik Prof Raldiartono. Amin.

Ok Alhamdulillah, sy coba ambil mgkn hari ini atau besok. Nanti sy kabarin lagi…

Mas Ed, staf sy Ir Gatot Warsono brkt skrg dari depok ambil inkubatornya… tlg dibantu ngangkat nanti. Salam.-

(+) Sudah diangkat oleh pak. Gatot. Sekali lagi terima kasih Prof.

—000—

Sudah lama terpikir oleh saya untuk membuat sebuah usaha sewa pakai incubator bayi. Mengapa begitu ? Ya tentunya banyak bayi premature yang tidak bisa tinggal lama2 di Rumah Sakit tapi masih membutuhkan lingkungan yang hangat sehingga harus masuk incubator. Biasanya karena berat bayi lahir rendah sehingga bayi menggigil kedinginan tak kuat menghadapi lingkungan barunya yang membutuhkan energy yang cukup. Kemudian bila bayi sudah selesai pakai insya Allah sudah sehat, kan inkubatornya bisa dimanfaatkan oleh bayi lain yg memerlukannya.

Dengan waktu berlalu sekian lama merubah pola pandang saya… Atau juga setelah umur semakin lanjut. Mengapa tidak saya gratisin saja semuanya jadi buat saya seperti sedekah dalam bentuk yang berbeda. Karena pasti masih banyak bayi premature yang memerlukan uluran tangan kita. Dari sebelumnya saya niat mencari untung, sekarang niat itu berubah untuk mencari untung juga… tapi untung di akhirat dengan menggunakan produk kami sendiri.

Mulainya bulan nopember th lalu. Satu unit inkubator saya sumbangkan untuk sebuah puskesmas di Bojong, yg dikelola oleh ibu bidan Idrawani. Lihat artikel waktu tertolongnya bayi pertama di incubator tsb. Klik di:

http://koestoer.wordpress.com/2011/12/20/inkubator-selamatkan-bayi-lagi/

Walhasil…dengan ini saya umumkan kepada bapak ibu, saudara/i, mahasiswa/i, alumni,  kalau ada anaknya atau cucunya atau adiknya, yang memerlukan incubator untuk bayi kontak saya saja cukup dengan SMS seperti contoh diatas.

HP +6281619921xx – Email koestoer@eng.ui.ac.id

(Edited: Maaf sekarang ke SMS Center +62 856 5931 2070…hanya SMS, email tetap spt diatas)

Fanpage Facebook : Y BAYI PREMATUR

PINJAM PAKAI INKUBATOR BAYI GRATIS…

Sampai dengan bayinya sehat incubator boleh dipakai. Daripada mahal2 beli ginian kan mending telpon saya saja. Kalau Anda tinggal di JABODETABEK, insya Allah akan diantar. Kalau tinggalnya jauh dari TB Simatupang tolong saja usahakan kendaraannya (Kijang aja cukup koq) untuk mengangkut incubator ini. Ukurannya lumayan kira2 (txpxl) = 1,20mx1mx0,7m (Edited: Sekarang 40x50x60 cm3,  portable, enteng 13 kg).-

Barangsiapa menyelamatkan satu nyawa manusia, maka seperti dia menyelamatkan manusia semuanya. Siapa yang tahu kata-kata itu adanya dimana ? Plis terka,kalau benar jawabannya nanti saya kasi hadiah… tulis saja di komen artikel ini. Tapi tentu yang berhak dapat hadiah adalah yang menjawab pertamax. OK ? Ditunggu…

Edit 2013: Selanjutnya baca ,,, http://koestoer.wordpress.com/2011/12/20/inkubator-selamatkan-bayi-lagi/

Penyakit Guru

Gara-gara nonton Kick-Andy, saya jadi tergugah untuk menulis artikel di blog saya. Tentu ini karena saya concern dong…  sebagai dosen. Kan dosen=guru, namun kebanyakan dosen mengabaikan atau tidak tahu bahwa walaupun ditingkat Perguruan TInggi namun porsi pendidikan tetap harus lebih besar dari porsi ilmu.
Benarkah begitu ?
Mau lihat buktinya ?
Lihat tuh yg korupsi di siaran TV setiap hari akhir-akhir ini, mereka2 itu orang pinter2 semua. Tetapi ‘pendidikan’nya kurang banget bahkan minus tentu maksudnya pendidikan moral, makanya ilmu tinggi yang dimiliki kemudian digunakan di jalan yang sesat.
Nah inilah penyakit guru yang juga penyakit dosen.

TIPUS  : Tidak Punya Selera
MUAL  : Mutu Amat Lemah
KUDIS  : Kurang DISiplin
ASMA  : Asal Masuk Kelas
KUSTA : Kurang StrAtegi
TBC        : Tidak Bisa Computer
KRAM  : Kurang TRampil
ASAM URAT  : Asal Sampaikan Materi Urutan Kurang Akurat
LESU    : Lemah SUmber
DIARE : Di kelas Anak REmehkan
GINJAL : Gajinya Nihil Jarang Aktif Dan Lambat

Gak usah kita komentarin deh… dirasain aja. Kalo bisa ngurangin penyakit itu setengahnya saja, maka keadaan sudah menjadi bertambah baik. BTW saya komentar sedikit pada penyakit terakhir Ginjal… Kayanya kalo di Universitas saya sih sudah tidak terjadi lagi.. Malah kalaupun gaji sudah cukup tapi masih teriak2 minta ini itu malah jadi gak produktif tuh. Berarti penyakit lain yang timbul. GINJAL Gaji Nihil kalo disini gaji cukup tapi jarang aktif malah jarang nongol alias datang hanya utk ngajar doang, dan lambat sudah pasti berarti juga tidak peduli. Wah lebih parah ya…

Tuhan Sedang Sibuk

Buku “Tuhan Sedang Sibuk”
Posted by: “nanang” nanang60@yahoo.com nanang60
Fri Feb 3, 2012 1:21 am (PST)

Tuhan Sedang Sibuk
29 Januari 2012.-
JAKARTA, KOMPAS.com- Fenomena irasionalitas dalam pendidikan semakin memprihatinkan. Fenoma ini tidak hanya ditemui di kalangan siswa atau guru, tetapi juga banyak ditemui dalam kebijakan pendidikan nasional.

Persoalan irasionalitas yang merebak dalam pendidikan tersebut antara lain disorot dalam buku karya Ahmad Rizali, anggota Dewan Pembina Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang diluncurkan dalam rapat kerja nasional IGI. Buku kedua Ahmad Rizali berjudul “Catatan Waktu; Tuhan Sedang Sibuk” ini berisi kritik sosial dan pendidikan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Ahmad Rizali, Minggu (29/1/201) menjelaskan, tulisan dalam buku ini mengkritik kebijakan pendidikan yang menyebabkan jutaan siswa menjadi irasional. Sebagai contoh dalam pelaksanaan ujian nasional (UN).

Tuhan Sedang Sibuk merupakan salah satu judul tulisan yang berisi betapa sibuknya Tuhan ketika jutaan siswa beramai-ramai istighosah meminta Tuhan meluluskannya dalam menghadapi UN, tanpa ikhtiar, tanpa belajar.

Ahmad juga menyebut program rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI/SBI) juga irasional. Program ini menciptakan manusia-manusia yang terasing dengan negerinya sendiri, menumbuhkan kecemburan sosial, dan kastanisasi pendidikan.

“Pendidikan nasional semestinya kembali kepada pendidikan bernalar dan bermoral,” kata Ahmad.

Hasil survei asesmen siswa usia sekolah menengah pertama oleh lembaga dunia menempatkan Indonesia pada level terendah hanya karena siswa Indonesia dianggap lebih banyak menghafal, tetapi tidak bernalar. Akibatnya siswa Indonesia dinilai tidak bisa berkompetisi di era global.

“Karena itu, IGI yang fokus pada peningkatan kualitas dan profesionalisme guru, merekomendasikan pentingnya pendidikan bernalar,” papar Ahmad

3 Feb 2012
wasalam
Nanang

http://ahmadrizali.com

Berbagi Malam

Malam ini, seperti malam Jum’at lainnya saat tidak ada halangan atau acara, kami ”pisah ranjang” sementara. Saya tidur sendiri atau mengajak anak tidur di kamar kami mengisi bagian tempat tidur yang kosong. Sementara suami mengungsi ke rumah ibunya, menginap disana dan langsung berangkat ke kantor keesokan harinyanya, seusai menemani ibunya sarapan pagi.

Hal ini sudah berlangsung sekitar 4 tahun, yaitu sejak ibunya yang saat ini sudah berusia 85 tahun terkena stroke dan dirawat di RSCM. Jadi sejak itu, seluruh anak lelakinya yang berjumlah 6 orang bersepakat untuk secara bergantian menginap di rumah ibu mereka. Agar bila terjadi sesuatu di malam hari, ada lelaki yang ”bergerak” mengurusi berbagai hal yang diperlukan. Maklum saja, ibu mertua saya sekarang tinggal di rumah hanya dengan perawat  yang menemaninya selama 24 jam. Siang hari ada Nelly untuk membantu membereskan pekerjaan rumah. Sebetulnya ada Bayu cucunya yang ikut tinggal dengannya. Tapi … mana ada anak muda yang betah di rumah menemani nenek-nenek pikun. Jadi seusai kuliah, yang entar sampai jam berapa itu, dia umumnya baru akan tiba di rumah menjelang tengah malam atau rata-rata sekitar jam 22.00..
Entah sampai kapan jadwal menginap itu akan berlangsung dan masih dipatuhi mereka karena ternyata, tidak selamanya berjalan dengan lancar. Lama kelamaan, beberapa dari istri-istri mereka mengeluh akan ”kewajiban” berbagi malam dengan ibu mertua. Maklumlah, jaman sekarang jamannya ”kemandirian keluarga inti”. Anak-anak yang sudah menikah, terutama yang hidup di kota besar, membentuk keluarga inti yang solid. Keluarga yang betul-betul melepaskan diri dari ”pengaruh” keluarga besarnya. Begitu pula adanya dengan kehidupan kami pada lima belas tahun pertama perkawinan.
Seiring dengan berjalannya waktu, ada perubahan persepsi dalam melihat hubungan antara anak dan orangtua yang semakin lanjut usia. Suami saya, terutama, melihat bahwa menemani dan merawat orangtua saat mereka sudah tua dan pikun, ibarat mendapat kesempatan dari Allah SWT untuk meraih ”pahala surga”. Akankah kita kita raih dan dan genggam kesempatan itu atau kita tampik begitu saja. Itu sebabnya suami akan marah sekali kalau kami secara tidak sengaja ”salah ngomong” dan dianggap meledek rutinitasnya tidur di rumah ibunya.
”Nggak usah ngeledek!!! Bayangkan kalau kamu tua nanti dan anakmu sama sekali tidak mau merawat atau bahkan untuk sekedar menengok ibunya”, sahutnya ketus menanggapi ”kesalahan omong” itu. Padahal ledekan itu hanya karena keisengan kami saja. Bukan disebabkan karena kami (anak dan istrinya) berkeberatan.
Tapi… mungkin ada benarnya juga apa yang dikatakannya itu. Saya selalu meyakini bahwa orangtua adalah cermin bagi anak-anaknya dan apa yang dilakukan orangtua akan menjadi contoh bagi anak-anaknya. Bahkan perhatian dan kasih sayang serta kedekatan hubungan antara orangtua dengan anak akan berbalas dengan hal yang sama saat kita tua nanti. Artinya, bila saat anak-anak masih kecil lebih banyak diasuh dan diurus oleh pengasuhnya, maka kelak saat kita tua nanti maka si anak akan lebih suka menempatkan orangtuanya ke rumah jompo dibandingkan dengan mengurus orangtuanya di rumah dengan alasan yang sebetulnya sangat logis. Supaya para manula memiliki kegiatan bersama di lingkungan yang terjamin. Padahal .. tidak semua orangtua suka berada di panti jompo. Mereka tentu akan lebih suka berada di tengah keluarga bersama anak dan cucu-cucunya serta tinggal di lingkungan yang familiar. Kita mungkin akan berdalih macam-macam untuk menghindari ”kewajiban” mengurus atau tinggal dengan orangtua di kala mereka tua. Yang paling umum adalah dalih ”kemandirian” keluarga dan menghindari konfllik antara menantu-mertua. Memang inipun bukan hal yang mudah untuk dijalani.
Ketika usia sudah mencapai ½ abad, saya seringkali tepekur, bagaimana kelak kami akan menghabiskan masa tua. Akankah kami menghabiskan masa tua di tengah anak – menantu dan cucu-cucu? Ataukah harus menghabiskan waktu dalam kesendirian. Bisa jadi kemungkinan kedua yang akan terjadi. Anak lelaki dan menantu saya sudah memastikan tidak bermaksud tinggal di Indonesia. Tapi, banyak rahasia hidup yang berada di dalam genggaman Allah SWT. Siapa tahu saat kami tua nanti, si anak hilang itu akan kembali tinggal di Indonesia bersama anak – istrinya. Untuk sementara, yah… jalani saja hidup ini sebagaimana adanya.
Dua minggu yang lalu, mertuaku akhirnya meninggal dunia dalam usianya yang hampir 90 tahun. Mungkin lebih baik begitu karena sudah hampir 1 tahun terakhir beliau hanya terbaring di tempat tidur. Sudah tidak mampu lagi berkomunikasi dengan anak-cucu dan cicitnya, apalagi untuk beribadah. Jadi… kualitas hidup seperti apalagi yang bisa diharapkannya? Semoga beliau mendapat tempat yang layak disisiNya.
Lebak bulus, 25 Januari 2007 jam 23.45
reedit, 31 Januari 2012[1]
reedit

-0-

Cerita aslinya dan banyak cerita lain bisa dilihat di blog berikut (blog istri saya). klik saja:
Posting oleh Lina Alwi ke Catatan kecil dari sekitarku pada 2/01/2012 10:12:00 PM

Pahlawan dari Pinupahar

Subject: [keluargaunesa] Namanya Rizki Sugiarto
Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan akan tiba di tempat ini. Desa Ramuk, kecamatan Pinupahar. Tempat di mana seorang gadis bernama Rizki Sugiarto, salah seorang peserta SM-3T Unesa, ditugaskan. Namanya yang seperti nama laki-laki itulah yang telah ‘mengecoh’ kepala sub TK-SD Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dinas PPO) Sumba Timur, sehingga dia harus ‘nrimo’ ditugaskan di SD yang sangat-sangat terpencil. Sendirian. Jika Kasub TK-SD tahu bahwa dia sebenarnya berjenis kelamin perempuan, dia mungkin tidak akan ditugaskan di tempat seperti ini.

Saya menerima sms Rizki sekitar tiga minggu yang lalu, sehari setelah kami melakukan supervisi di semua kecamatan. Smsnya masuk sekitar pukul 21.00 WIB (pukul 22.00 WITA). ‘Ibu, saya Rizki. Saya ditugaskan di SD Ramuk, kecamatan Pinupahar. Ibu, tempat saya sangat jauh dari kecamatan. Saya harus berjalan melintasi bukit dan menembus hutan serta menyeberangi banyak sungai, jika saya akan ke kecamatan, dengan jarak tempuh lebih dari 5 jam. Makanya ketika ada supervisi tempo hari, saya tidak bisa menemui ibu di kecamatan. Ibu, sebenarnya saya sangat berat meninggalkan kepala sekolah, guru-guru, dan murid-murid saya di sini. Tapi saya tidak yakin saya kuat tinggal di sini.’

Intinya, Rizki meminta saya untuk mengusulkan ke dinas PPO supaya dia dipindahkan ke tempat yang lebih dekat dengan kecamatan Pinupahar. Tapi di sisi lain, dia merasa sangat berat meninggalkan sekolahnya. Saya merasakan ada pergumulan dalam batinnya. Antara tetap tinggal, dan keraguannya untuk bisa bertahan. Saya membesarkan hatinya: ‘Rizki, kalau aku jadi kamu, maka aku akan terus berusaha bertahan, demi anak-anak, demi sekolah, dan demi masyarakat desa Ramuk yang sudah terlanjur berharap banyak kepadamu. Kamu bisa memberi banyak manfaat bagi mereka. Coba pertimbangkan itu….’ Tapi malam itu, Rizki tetap pada keputusannya, minta dipindahkan.

Besok paginya, sms Rizki masuk lagi di ponsel saya. ‘Ibu, kalau memang tidak memungkinkan, saya tidak apa-apa tidak dipindahkan. Saya akan terus berusaha bertahan di desa Ramuk.’

Berhari-hari setelah itu, saya tidak pernah lagi menerima sms Rizki. Namun beberapa temannya yang justeru bersms ke saya. Menyampaikan keprihatinan mereka pada kondisi Rizki dan tempat tinggalnya. Dia tinggal sendirian di aula sekolah. Tanpa listrik. Pernah suatu hari, Rizki mendapati gembok pintu aula tempatnya tinggal seperti dicongkel orang. Malam hari, beberapa kali dia mendengar seseorang atau ‘sesuatu’ mengetuk-ngetuk pintu. Karena prihatin dengan kondisi Rizki, hampir seminggu dua kali, teman-temannya yang ada di desa Umandudu (desa yang terletak di atas desa Ramuk, bisa ditempuh sekitar 2 jam dengan berjalan kaki), bergantian menemaninya.

Kondisi itulah yang membuat saya memutuskan untuk menjangkau tempat Rizki. Selain itu juga saya merasa tidak fair kalau saya tidak tahu di mana tempat tugas para peserta SM-3T. Ketika kita menugaskan seseorang, maka seharusnya kita tahu seperti apa tempat mereka bertugas tersebut. Seperti itu jugalah pendapat bapak Rektor.

Maka sejak kemarin, di tengah perjalanan menuju Pinupahar (setelah menyusur Katala Hamulingu dan Tabundung, dua kecamatan sebelum Pinupahar), saya meminta pak Camat Pinupahar untuk mengusahakan 5 buah motor yang bisa mengantarkan kami ke Ramuk, dan mungkin sampai ke Umandudu. Waktu itu saya belum bisa memastikan berapa yang akan berangkat ke sana. Dalam rombongan kami ada pak Rektor, mas Amin (sekretaris rektor), mas Rukin, mas Bimo (humas Dikti), mbak Arifah (PIH Dikbud), Andra (admin SM-3T yang selalu membantu saya), dan dua crew Trans TV (Peter dan Fariz), serta Joko (peserta SM-3T yang bertugas di Umandudu, yang khusus turun ke Waingapu untuk mendampingi kami). Tapi saya punya keyakinan pak Rektor akan berangkat, begitu juga mas Rukin. Mas Amin juga berangkat, karena dia harus selalu mendampingi pak Rektor. Joko juga pasti ikut, karena Umandudu adalah lokasinya. Paslah. Tapi malam itu, setibanya kami di Pinupahar dan berembug tentang siapa yang akan berangkat ke Ramuk dan Umandudu, pak Rektor meminta mas Bimo juga sebaiknya ikut. Maka pak camat harus mencarikan sebuah motor lagi malam itu juga. Trans TV dan PIH Dikbud memutuskan tidak berangkat. Mereka akan fokus membuat profil peserta SM-3T, siswa, sekolah, guru, kepala sekolah, masyarakat, dan lingkungan alam di sekitar desa Tawui yang luar biasa indah, dengan pantai dan hamparan lembah dan bukit-bukitnya yang tinggi menjulang. Selepas makan malam di rumah pak Camat, ketika kami beristirahat di rumah panggung bermenara khas Sumba, orang-orang media itu bekerja lembur di mess peserta SM-3T yang sempit, membuat script, mewawancarai beberapa peserta, dan mengolah hasil rekaman mereka seharian tadi.

Kami berangkat dari Tawui, desa terdekat di Kecamatan Pinupahar, setelah pertemuan dengan camat, kepala desa, kepala sekolah, guru-guru, dan peserta SM-3T, dalam rangka pengisian instrumen monev serta menggali berbagai persoalan di lapangan. Pak Camat melepas kami dengan bekal makan siang yang sudah disiapkan oleh ibu camat. Dua mobil yang kami sewa mengantar kami menuju Lelunggi, desa yang masih bisa dijangkau dengan mobil. Kami diantar di bibir sungai, dan di seberang sungai yang cukup lebar itu, enam sepeda motor bersama pengendaranya sudah menunggu kami. Driver kami, mas Oscar, begitu mengkhawatirkan saya. Dia memaksa saya membawa payung yang ada di mobilnya karena dia pastikan saya akan memerlukan payung itu. Sebenarnya saya enggan membawanya, tapi saya tidak sampai hati menolaknya. Akhirnya Jokolah yang kuminta membawakan payung itu (tapi ternyata malah ‘hilang’ karena ketinggalan di suatu tempat ketika kami beristirahat di tengah perjalanan menuju desa Ramuk).

Itulah sungai pertama yang kami seberangi. Meskipun tidak terlalu dalam, namun arusnya cukup deras. Pak Rektor yang sudah ada di seberang berteriak ke Joko supaya menggandeng saya yang sudah ‘nyemplung’ ke sungai siap menyeberang. Pak Kepala Sekolah SD Okatana (Okatana, desa yang juga akan kami singgahi), juga langsung menangkap tangan saya, membantu mencapai Joko. Dan terjadilah momen ‘yuyu kangkang menyeberangkan kleting kuning’ itu (versi mas Rukin; kebetulan saya berjaket kuning, dan Joko berkalung kain Bali berwarna hijau).

Itu adalah sungai pertama. Setelah itu ada delapan sungai lagi yang harus kami ‘langgar’ (istilah orang Sumba). Selebihnya adalah jalan setapak, berbatu-batu terjal. Berlubang-lubang penuh kubangan, berlumpur, naik-turun, berkelok-kelok tajam, dan jurang-jurang menganga di sisi kiri-kanan. Saya melihat jurang-jurang yang hanya berjarak sekitar satu meter dari jalan setapak itu dengan ‘gagah berani’. Saya tidak mau membayangkan sepeda motor yang saya tumpangi terpeleset lalu tergelincir masuk jurang. Saya mengandalkan pikiran positif, doa dan sholawat yang terus saya gumamkan, serta kelihaian petugas kecamatan mengendalikan motor yang dikendarainya. Tak terhitung berapa kali kami yang dibonceng harus turun karena motor tidak kuat naik saking curamnya. Suaranya meraung-raung mengingatkan saya pada tontonan tong setan di mana seseorang mengendarai sebuah motor berputar-putar dalam sebuah ‘tong’ besar. Namun itu hanyalah sebuah tontonan. Sedangkan yang terjadi saat ini adalah benar-benar sebuah kenyataan. Kami sedang berada dalam kondisi dimana kami semua berkendara dengan kegilaan yang melebihi tong setan itu… Lebih-lebih bila kami baru saja ‘melanggar’ sungai, maka semua pengendara akan bersama-sama menarik gas sekuat-kuatnya untuk memastikan air sungai tidak mengganggu mesin motor. Raungannya yang keras memekakkan telinga, memecahkan kesunyian di tengah hutan belantara.

Selepas dari SD Okatana yang bisa kami capai dalam waktu sekitar 30 menit, pada pukul 13.00, kami berangkat menuju Ramuk. Perjalanan menuju Ramuk jauh lebih menegangkan. Betul-betul menguras emosi dan adrenalin. Saya suka berpetualang, tapi saya sungguh tidak pernah membayangkan saya akan melakukan petualangan segila ini. Namun hati saya menangis sepanjang perjalanan itu. Teringat sms-sms Rizki dan teman-temannya. Joko sudah sering menyampaikan seperti apa lokasi tempat dia dan Rizki ditugaskan, namun saya tidak menduga, lokasi tersebut begitu sulitnya untuk dicapai. Dan Rizki, anak gadis itu, ada di sini. Di tengah hutan belantara. Sendirian. Tanpa listrik. Tanpa teman untuk berbagi. Sempat mengeluh dan minta pindah, namun secepat itu pula dia mencabut keputusannya, dan memastikan untuk tetap bertahan. Betapa luar biasanya anak itu……

Sekitar satu kilometer dari tempat Rizki, kami semua berhenti di sebuah mata air di pinggir jalan. Semua mencuci muka dengan air yang luar biasa segar dan jernih itu. Saya berwudhu. Seperti kemarin ketika di perjalanan menuju Pinupahar, di mana saya sholat di tengah hutan, di pinggir jalan, saya berniat melakukan sholat jama’ takdim dhuhur ashar, namun segera saya urungkan karena tempat Rizki sudah dekat, artinya saya masih bisa mengejar waktu sholat.

Dan sampailah kami di SD Ramuk yang catnya sudah kusam serta bangunanya yang sangat sederhana. Rizki tinggal di aula SD itu. Pintu aula dalam keadaan tertutup ketika kami datang. Joko mengetuk pintu dan memanggil nama Rizki. Begitu pintu dibuka, muncullah tubuh mungil itu. Seperti tidak percaya dia menatap saya. Tangan saya langsung terkembang dan memeluknya. ‘Kamu luar biasa, Ki. Kamu kuat, Ki…’ Suaraku tertahan-tahan karena menahan tangis. ‘Ya, ibu, saya harus kuat, saya harus kuat…’ Matanya basah. Dan setengah berdesis dia berbisik di telinga saya. ‘Tapi beri saya teman, ibu, saya butuh teman…..’. Saya mengangguk dan memastikan dia akan saya carikan teman. Sedetik kemudian saya melepaskan pelukan saya dan membiarkan pak Rektor, mas Rukin, mas Bimo, dan mas Amin, menyalami Rizki dengan tatapan haru sekaligus takjub. Dada saya semakin sesak menahan emosi, dan saya bilang ke Rizki, kalau saya sudah berwudhu dan mau numpang sholat. Anak manis itu segera menyilakan kami semua masuk. Pak rektor dan yang lain duduk di tikar di dalam aula itu. Rizki membawa saya ke ‘kamar’nya, tentu saja ada di ruangan itu juga, hanya disekat dengan sebuah papan dan lemari plastik yang sudah koyak. Digelarnya sajadah untuk saya di tempat sholat yang sekaligus menjadi tempat tidurnya itu, di lantai kusam beralas tikar. Sebuah al-Quran yang mungkin menjadi temannya melewati malam-malamnya dalam kesendirian, tergeletak di dekat bantalnya. Meskipun semuanya serba terbatas, nampak sekali kalau Rizki menyukai kerapian.

Dan di atas sajadah Rizki, saya menyungkurkan kepala dan menangis sepuasnya. Tangis yang sudah saya tahan sejak tadi, pecah. Ketabahan perempuan muda itu mengoyak-ngoyak perasaan saya. Semangat pengabdiannya mencabik-cabik hati. Ketulusannya membuat emosi saya runtuh. Bahkan saya saja tidak yakin akan mampu melewati hari-hari saya dalam keadaan serba terbatas seperti ini. Tanpa teman. Dalam gelap yang hanya diterangi oleh sebuah pelita. Dalam ruangan besar yang jauh dari tetangga. Tidak ada TV, tape, radio, toko dan warung. Tidak ada alat transportasi apa pun, kecuali mau berjalan berjam-jam untuk mencapai tempat dimana ojek atau oto bisa dicapai.

Maka meluncurlah doa-doa saya siang itu khusus untuk Rizki. Saya mohonkan pada Allah agar ditambahkan kekuatan dan ketabahan baginya. Kemudahan untuknya dalam melaksanakan tugas pengabdiannya. Kemaslahatan bagi anak-anak didiknya, guru-guru, sekolah, masyarakat, karena kehadirannya. Dan keberhasilannya dalam mencapai cita-cita mulianya, menjadi guru. Rizki Sugiarto, gadis itu, insyaallah akan menjadi guru hebat dan luar biasa yang sudah teruji oleh alam….

Pinupahar, 27 Januari 2012

From: luthfiyahn@yahoo.com
Sender: keluargaunesa@yahoogroups.com
Date: Sat, 28 Jan 2012 17:20:03
To: keluargaunesa yahoogroups<keluargaunesa@yahoogroups.com>; Wahono widodo<wahonow@gmail.com>; Wasis<wasisfaa@yahoo.com>; Trisakti FBS<trisaktiunesa@yahoo.com>; Lucia Tri Pangesthi Primanto<luciapangesthi@yahoo.co.id>; Nanik Indahwati<nan.noick@gmail.com>; suwarno imam<suwarnoimams@yahoo.com>; amin sekrektor<amin_unesa@yahoo.co.id>; Aftika Andra<andramoon_04@yahoo.com>
Reply-To: keluargaunesa@yahoogroups.com

eko
wahyueko1989@yahoo.com
118.97.136.174
Submitted on 2012/04/10 at 5:35 pm

ananda rizki……
semoga ananda riski senantiasa dalam perlindungan ALLAH SWT
dulu saya tidak pernah percaya tentang adanya sosok pahlawan tanpa tanda jasa itu ada, namun melihat pengorbanan dan perjuangan riski, barulah saya sadar bahwa sosok itu memang ada meskipun terkadang terpinggirkanselamat bertugas riski

by teman sm3t dari aceh besar

Unapprove | Reply | Quick Edit | Edit | History | Spam | Trash
M. Jusuf Ismail
smaunggulan.sch.id x
adilcomp@yahoo.com
180.248.48.112
Submitted on 2012/03/02 at 6:46 am

Alhamdulillah, masih ada orang di Republik ini yg masih punya integritas yg kuat. Maju terus Rizky…, masa depan generasi yg akan datang ada di tanganmu.

Ading VanBasten
adynk.van.basten@hotmail.com
202.147.194.98
Submitted on 2012/02/06 at 8:56 am

hanya airmata yang keluar saat membaca kisah ini. semoga ananda rizki selalu dalam lindungan ALLAH SWT dan dijauhkan dari segala macam bahaya hingga tugas dan pengabdiannya selesai. dan semoga lahir atas anak2 didiknya putra-putri bangsa yang cerdas dan beriman yang kelak dapat membangun desa mereka tidak lagi menjadi desa yang tertinggal. Amiin.

ACHMAD SJAFI’I
gravatar.com/achsya x
achsya51@yahoo.co.id
180.251.91.181

Penghargaan bukan hanya sekedar dorongan dan pujian, namum setelah tugas mereka selesai dan kembali ketempatnya semula, maka apakah kita rela membioarkan Rizki dan Rizki yang lain tetap ditelantarkan.
Karena bukan rahasia lagi untuk menggapai menjadi guru yang pns dperlukan perjuangan berat bersaing tidak dengan ilmu dan kemampuan tetapi bersaing dengan meraka yang punya uang dan orang yang punya kedudukan dan kekusaan
Selamat ananda Riszki, semoga Allah Yang Maha Adil dan Maha Bijaksana selu meridhoi amal perbuatanmu
(salah seorang yanganaknya menjadi Guru SM 3 T di Sumba Timur)

EDOM Raldi A. Koestoer

EDOM Raldi A. Koestoer

EDOM adalah singkatan dari Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa. Semua dosen di UI di evaluasi juga oleh mhs. Survey ini anonim jadi hasilnya bisa dipercaya.

Kode Mata Kuliah : ENG300803 (2 SKS)
Nama Mata Kuliah : Etika Enjiniring (Etika Enjiniring-02)
Jumlah Responden : 91 Responden dari 91 Mahasiswa
Nilai Rata-Rata Keseluruhan : 5.0725 (Skala 1 – 6)

Keterangan Nilai:

  1. Sangat Tidak Sesuai, bila kenyataan di lapangan sangat tidak sesuai dengan komponen yang dinilai.
  2. Tidak Sesuai , bila kenyataan di lapangan kurang sesuai dengan komponen yang dinilai.
  3. Agak Tidak Sesuai , bila kenyataan di lapangan agak tidak sesuai dengan komponen yang dinilai.
  4. Agak Sesuai , bila kenyataan di lapangan agak sesuai dengan komponen yang dinilai.
  5. Sesuai, bila kenyataan di lapangan cukup sesuai dengan komponen yang dinilai.
  6. Sangat Sesuai, bila kenyataan di lapangan sangat sesuai dengan komponen yang dinilai.
Komponen Penilaian

Dr, Ir Raldiartono K M.Sc

A. Materi Pelajaran

5.07 (Rata-Rata)

1. Dosen menyampaikan rancangan pengajaran dengan jelas di awal perkuliahan.

5.04

2. Materi perkuliahan disusun secara sistematis sehingga mahasiswa dapat melihat kaitan antarmaterinya.

4.94

3. Metode pengajaran yang digunakan memfasilitasi mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam perkuliahan.

5.15

4. Metode pengajaran yang digunakan membantu mahasiswa memahami materi perkuliahan.

5.16

B. Proses Pembelajaran

5.09 (Rata-Rata)

5. Dosen menyampaikan materi perkuliahan dengan jelas.

4.98

6. Dosen menciptakan suasana kelas yang kondusif untuk belajar.

5.19

7. Dosen memberikan contoh yang membantu memahami konsep yang sulit.

4.99

8. Dosen menjawab pertanyaan mahasiswa dengan jelas.

5.15

9. Dosen memberikan umpan balik yang konstruktif.

5.14

10. Dosen menerapkan pembelajaran sesuai rancangan.

5.1

11. Dosen memanfaatkan alat bantu (misal LCD Proyektor/OHP/Papan Tulis/dll.) secara efektif.

5.12

C. Pengelolaan Kelas

5.15 (Rata-Rata)

12. Kuliah/praktikum dilaksanakan tepat waktu.

5.29

13. Dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengajukan pendapat.

5.1

14. Dosen bersedia membantu mahasiswa mengatasi kesulitan dalam perkuliahan.

5.15

15. Dosen peka terhadap keadaan mahasiswa.

5.18

16. Dosen menerima masukan dari mahasiswa.

5.14

17. Dosen konsisten menerapkan peraturan perkuliahan.

5.07

D. Evaluasi Pembelajaran

4.98 (Rata-Rata)

18. Materi penilaian (misal Kuis, Tugas, UTS, UAS, praktik, dll.) sesuai dengan rancangan pengajaran

4.99

19 Bobot penilaian tiap materi penilaian sesuai dengan beban pengerjaannya.

4.97

20. Nilai-nilai tugas dan ujian yang telah saya peroleh menggambarkan kemampuan saya secara akurat.

4.97

Nilai Rata-Rata Keseluruhan

5.0725

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Etika Enjiniring (Etika Enjiniring-02)

dosen keren nan mendidik, serta seorang seniman inspiratif
Terimakasih Pak Raldi yang telah mengajarkan kepada saya kehidupan diluar sana, kepedulian, dan menanamkan sifat antikorupsi, semoga Pak Raldi diberikan kesehatan dan umur panjang untuk bisa melahirkan generasi-generasi terbaik bangsa
Terimakasih Pak Raldi yang telah mengajarkan kepada saya kehidupan diluar sana, kepedulian, dan menanamkan sifat antikorupsi, semoga Pak Raldi diberikan kesehatan dan umur panjang untuk bisa melahirkan generasi-generasi terbaik bangsa
sistem belajar mengajr yang diterapkan pak Raldi sangat jauh berbeda dengan pengajaran yang dilakukan oleh dosen lain, UNIK, MENARIK, INOVATIF dan KREATIF semoga sistem belajar mengajar yang dilakukan oleh Prof Raldi ini tetap terus seperti ini sehingga mahasiswa tidak lagi pasif melainkan aktif bukan hanya didakam kelas tetapi jiga dimasyarakat. terima kasih Prof Raldi karena telah menjadi SENIOR HIDUP yang selalu memberikan contoh bertindak nyata pada kami semua
super sekali pak ngajarnya
Prof. Raldi sangat dahsyat dalam memotivasi mahasiswanya melalui multiple intelegence, quantum learning, dan star of success. Beliau sangat memberikan nuansa perkuliahan yang sangat menarik, atraktif, dan mengompori mahasiswanya. Sangat berbeda dan menarik. Terima kasih.
may god bless you, sir :)
dalam mengajar, pak raldi sudah cukup bail. beliau mampu menciptakan suasana yang kondusif dan tiap perkataannya selalu didengar oleh mahasiswa. terima kasih atas bantuan bapak selama 1 semester ini
Pak Raldi cukup baik menyampaikan kuliah dan tugas dari beliau membuat saya mengerti kondisi masyarakat yang sebenarnya
saya sangat senang mengikuti kuliah etika terpuji ini. saya harap kuliah ini dapat terus berjalan dan terus diajarkan oleh Prof. Raldi karena beliau merupakan seorang pengajar yang sangat inspiratif
Kalo bisa banyakin permainan di dalam kelas pak :)
kuliah ini merupakan kuliah yang paling menyenangkan dan paling memberikan pelajaran yang sangat luas… bukan hanya belajar di dalam kelas, tetapi belajar dari lingkungan yang ada di sekitar kita, dan kita diharuskan melakukan sebuah tindakan terpuji yang bermanfaat bagi orang banyak.. gak ada bosannya mengikuti kuliah etika ini.. thanks buat Prof. Raldi atas pembelajarannya selama ini semoga apa yang Anda berikan kepada kami dapat kami implementasikan kelak setelah kami lulus dari perguruan tinggi ini.. sekali lagi terima kasih banyak atas apa yang telah Anda berikan kepada saya..
Terima kasih telah mengajarkan kami berbagai ilmu yang mencerahkan, semoga dapat kami manfaatkan dengan baik. amin saran: materi tentang etika enjinering di dunia kerja profesional juga disinggung. komentar: kelas ini hebat karena konkret tak hanya berkonsep di atas kertas tapi juga ada tindakan lapangan. semoga bisa di terapkan menjadi gaya belajar di kelas etijing yang lain.
mantap.. banyak ilmuu.. take action..
bagus se suai
Terima kasih Pak Raldi atas segala nasehat dan ilmu yang telah Bapak berikan kepada seluruh peserta kuliah Etika Enjiniring ini. Semoga kami semua dapat terus mengingat dan mengamalkan semua yang telah Bapak berika selama perkuliahan ini. Sekali lagi terima kasih Pak.
terima kasih pak
terima kasih atas pelajaran kehidupan yang telah bapak berikan selama satu semester ini.
Kelas terbaik lah ini
Tetap Semangat pak!!
proyeknya menyenangkan
terimakasih atas pengajarannya pak
Nilainya A semua dong
terima kasih pak untuk kelas etikanya..
Terimakasih Pak, semoga tetap dapat memberikan pesan motivasi di milis meskipun kelasnya sudah selesai. Kelas ini akan terus diingat karena masih ada tujuan dari kelas ini yang baru dapat dicapai saat kami sudah lulus nanti
lanjutkan pak bagus banget
Suasana kelas yang ceria serta tugas-tugas yang aplikatif membuat kelas ini menjadi salah satu kelas favorit saya.. Menurut saya semuanya sudah baik, jadi tinggal dipertahankan saja..terima kasih..
terimakasih Prof
makasih pak
Terima Kasih, Pak. Sukses
Terimakasih prof. atas olmu yang telah diberikan kepada kami.
Doakan saya pak, saya bisa mengerjakan pr yg bapak kasih..saya akan tahu tulisan apa yang ada di monumen di jembatan negri seberang sana.

Mengingat utk mata kuliah yang lain hasil kuantitatifnya k.l. sama maka yg lain saya tampilkan saran2nya saja.

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Etika Enjiniring (Etika Enjiniring-E)

kuliah yang luar biasa
pak, kalau bisa…..nilai nya disesuaikan dengan kapasitas mahasiswa dalam pengerjaan proyek pak.cos banyak mahasiswa yang aktiv kerjain proyek dari awal hingga akhir tapi nilainya lebih rendah dari mahasiswa yang cuma numpang nama doank dalam proyek..jadi jangan hanya menilai dari tugas paper yang dibuat mahasiswa… bearti orang yang pinter ngemeng doank bisa lebih baik donk…
Dear Pak Raldi Terima kasih atas bimbingannya selama kuliah di Mata kuliah Etika Engineering ini saya sangat senang dapat kesempatan di ajar oleh bapak, karena saya merasa pola pikir saya, keberanian saya untuk mengembangkan tulisan-tulisan harian saya semakin membaik dan cara pengajaran yang bapak berikan juga sangat menarik sekali. semoga saya bisa diajar lagi oleh bapak di lain kesempatan. sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas bimbingan dan kerja samanya. Regards Rinaldi Dewantara
saran : 1. sebaiknya memberikan rincian prosentase nilai (tugas & ujian) di awal perkuliahan agar mahasiswa bisa tahu dan menjadi gambaran usahanya selama 1 semster. 2. peraturan perkuliahan yang di buat berdasarkan kesepakatan 2 belah pihak (mahasiswa & dosen)
Terima kasih atas bimbingannya selama perkuliahan etika enjiniring Prof Ral, semoga ilmu yg bapak transfer dapat bermanfaat bagi kami dan dapat kami aplikasikan sesuai kondisi lingkungan sekitar kami. Regards -Ekstensi Metalurgi 2010-
selamat malam, pembelajaran yang aneh dan berbeda. lanjutkan konsep pembelajarannya. saran : lebih peka terhadap keadaan mahasiswa terimakasih mudah-mudahan ilmu yang bapak berikan bermanfaat.Amin dwisunuaji
Dalam memberikan materi kuliah sangat antusias, sehingga mahasiswa mudah menyerap maksud & tujuan tiap-tiap materi. pesan-pesan moral yang sangat bermanfaat didapatkan disetiap pertemuan. banyak hal yang dapat diambil, diterima, dan dipahami serta dilaksanakan dalam kegiatan sehari-hari khususnya untuk moral dan etika. terima kasih Pak Rald telah membimbing dan mengajarkan suatu pesan moral yang mungkin tidak dengan mudah saya dapatkan dimasyarakat, semoga ilmu yang diajarkan dapat bermanfaat untuk saya dan lingkungan disekitar saya.

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Desain Penelitian (Desain Penelitian)

terima kasih pak
Sistem penyampaian materi dan tugas kuliah sudah sesuai. Namun pelaksanaan kegiatan perkuliahan sebaiknya dilakukan secara tepat waktu agar waktu perkuliahan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
terima kasih Pak, semoga semakin bijak dan smakin rendah hati..
Terima Kasih, Prof
thanks
Terimakasih Pak.
mantap pak
Dosen 1 dan 2 telah mampu memberikan kemudahan kepada mahasiswa untuk memahami materi kuliah. perkuliahan akan lebih baik lagi jika perkuliahan dengan metode diskusi antar mahasiswa ditingkatkan.
terima ksih untuk semua ilmu dan arahan yang telah bapak beri kepada saya.. semoga smua bermanfaat dan kebaikan bapak dibbalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda.. Aamiin..
semoga ilmunya bermanfaat bagi saya
terima kasih Prof
makasih
Silabus tentang mata kuliah desain penelitian agar lebih diperjelas sehingga tidak ada redudance pengajaran sebelum dan sesudah UTS dengan dosen yang berbeda.
Terima kasih Prof atas bimbingannya, semoga kedepannya menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Amin.
sebaiknya di pertahankan yang sudah ada saat ini, kemudian materi lapangan di perbanyak mengenai konsep penelitian bagi mahasiswa.
Saya menyukai cara pengajaran dengan bersepeda keliling kampus UI
tips dan trick untuk jurnal internasional mohon ditingkatkan

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Teknopreneur (Teknopreneur-01)

disiplin, berdedikasi.. humoris, dan penuh semangat.. mantap
very inspiring
mata kuliah yang sangat menarik pakk!!
Luar biasa pak terima kash untuk sharing2nya. Terima kasih.

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Pengukuran dan Metrologi (Pengukuran dan Metro)

lebih bisa menciptakan suasana belajar yg kondusif
terimakasih pak
Like this

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Introduction to Mechanical Engineering (Introduction to Mech)

dosen paling keren,,, sukses terus pak !!
Saya kalah gaul. Dan kalah keren. Thank you pak, you are my inspiration!
saya merasa mendapat ilmu yang cukup banyak dari mata kuliah ini

 

Video berikut ini, hanya utk intermezo dan hiburan kita semata-mata:

Kata kunci/tag:

EDOM, Evaluasi Dosen, Etika, Responden, Skala,

Saran, kritik, ide, komentar, kelas kuliah, Introduction to Mechanical Engineering,

Pengukuran dan Metro, inspiring, Teknopreneur,Desain Penelitian, Enjiniring

Untuk Adik Kelas di Kebumen

On Tue, 24 Jan 2012 08:57:21 +0700, angga fauzian wrote:

Asslamualaikum Prof :)

Alhamdulillah semester lalu saya banyak berjumpa dengan Bapak.. Dalam rentang waktu itu, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil.. Terimakasih untuk pesan-pesan moral yang diberikan..

Terimakasih untuk dorongan keberanian yang menuntut saya untuk terus
take action..

Kelas teknopreneur membuka lembaran baru rencana kehidupan saya..Maaf mungkin hingga hari ini belum bisa memenuhi syarat sebagai teknopreneur.. Tapi saya pastikan Pak, teknopreneur tak sekedar omong belaka..

Namun suatu hari teknopreneur menjadi nyata dalam kehidupan saya..

Hanya saja sekarang memang belum terfokus kesana.. Kelas etika enjinering mengajarkan saya akan kehidupan sosial dan

kepedulian.. Dari sana saya menemukan sesuatu dalam kehidupan saya Pak..

Indah sekali rasanya, bahagia sekali rasanya.. Saat bisa membuat orang lain berada dalam kondisi yang lebih baik dari

sebelum dan sesudah bertemu kita.. Mungkin itu yang menjadi passion dalam kehidupan saya Pak..

Yang pada akhirnya membuat saya memutuskan diri untuk mendarmabhaktikan hidup saya untuk bisa membantu orang lain terlepas dari beban kehidupannya melalui kegiatan yang bertajuk sosial dan pendidikan..

Perjumpaan yang sangat bermanfaat Pak..

Emm.. untuk masalah proyek yang pernah saya ceritakan ke Prof. Raldy
waktu itu.. Insya Allah akan dilaksanakan tanggal 29 Januari Pak..

Angga Fauzian no 2 dari kanan

AF no 2 dr kanan bawah... Kebumen banget ya..... Maju terus Kebumen.-

Bismillah.. Dengan segenap keberanian saya maju.. Entah bagaimana jadinya besok, namun saya akan berusaha memberikan yang terbaik..

Sebenarnya ada banyak sekali hal yang ingin saya tanyakan ke Prof.
Raldy terkait hal ini..

Namun sepertinya kemarin Pak Raldy lagi sangat sibuk..

Dan sepertinya tak pantas juga melibatkan Bapak dalam acara ecek-ecek
seperti ini..

Disini saya hanya ingin mohon doanya Pak..

Semoga apa yang telah saya coba siapkan, bermanfaat buat adik-adik
kelas di kampung..

Saya sangat berharap bisa membawa sebagian dari mereka melanjutkan
kuliah di Universitas Indonesia dan bisa mengenalkan mereka ke orang
hebat seperti Prof. Raldy ini..

Mohon maaf Pak mungkin pesan ini tak begitu penting..

Tapi saya merasa perlu menyampaikan hal ini..

Sekali lagi saya mengucapkan banyak terimakasih atas banyak hal yang
telah diajarkan..

Maaf kalau kata-kata saya amburadul..

Belum terbiasa menyusun kata-kata dengan baik dan benar..

Wassalamualaikum Prof :)

Best Regard..

Angga Fauzian Kebumen..

—————————————

Pada 24 Januari 2012 14:22, Raldi Artono Koestoer menulis:

Dear Angga,

Alhamdulillah kuliah yg saya sampaikan ada gunanya buat kamu.
BTW saya sendiri lupa, rencana apa yg pernah kamu sampaikan ke saya ?
Maklum kan Profesor HARUS LUPA…

Kalau boleh saya mohon ijin surat kamu ini saya posting di blog saya…
Buat ecek2 seru2an blog saya aja…

Salam.-

Q’lail di M Haram

Hari ini Qong Xi Fa Cai 23 Jan 2012 –

HAPPY LUNAR NEW YEAR 2563
Gong Xi Fa Cai ~ Xin Nian Kuai Le
恭喜发财
Wish You Prosperity
身体健康
Good Health
吉星高照
Good Luck
财源广进
May The Good Fortunes Come To You
万事如意,心想事成
May All Your Hopes And Dreams Come True
事业有成, 合家欢乐
Successful In Business And Happy Family

Karena libur gak kerja, dari pagi kami sekeluarga gak kemana-mana, hanya Lulu anak saya tadi ke rumah temannya yg ultah. Sambil buka-buka buku coret2an saya ketemu artikel yg saya tulis tgl 13 Sept 2009. Sudah dua thn lebih tapi waktu itu belum sempat dipindah ke komputer. Nah sembari ngoprek notebook ngisi2 fesbuk, bolehlah sy tulis perjalanan saya ke Mekah umroh bertiga dengan 2 kawan lama ini.

-0-

23 Rmd, Al mukarom doktor m idrus alhamid sudah melayang di peraduannya kelihatannya beliau tadi lelah sekali Itu terlihat sebelum qiyamulail yg makan waktu 2 jam dari jam 01 s/d jam 3. Menghabiskan satu jus ayat2 alquran dalam 13 rakaat termasuk witir. Sohibnya si ‘culik’ betawi bluntas juga sudah gak sanggup melek lagi. Dia cuma sanggup sedikit nanya:”Rencane kite pa’an ni ari?”. Belum juga dijawab dia uda narik selimut en tidur.

Begitulah ceritanya pagi ini sekembalinya saya dari Haram (masjidil haram di Mekah demikian disebutnya disana), kira2 jam 1/2-7 pagi bada subuh berjamaah, yang adzannya jam 5 kurang 5 menit sedangkan solat subuhnya mendekati 1/2-6. Tadi solat bersama Soni teman sesama jemaah Duta Faras, walaupun jemaah solat subuh pagi itu sangat penuh tapi kami malah kebagian di Multazam sama seperti waktu qiyamulail padahal awalnya kami terusir oleh askar (tentara arab saudi). Namun rupanya Allah ingin memberi tempat yaang lebih baik kepada kami dengan cara yang tidak terduga.

Kamis malam jumat kami tiba dari Madina menjelang sore malam. Kalau tak salah itu tgl 10 Sept sudah masuk 20  Ramadhan. Solat tarawih 20 rakaat tak lagi ditutup dengan witir karena mulai malam itu qiyamulail dimulai sejak jam 1 malam dan diakhir setelah 10 rakaat  solat malam ditutup dengan 3 rakaat langsung, pada jam 3 kurang.

Nampaknya mata saya juga sudah mulai kriyep2… ntar2 deh disambung.

-0-

Sementara sampe disini dulu ngetiknya.- (21.50 / 23 Jan 2012).-

ANDI NATA Juara Wirausaha M Mandiri

Andi Nata mhs Teknik Mesin UI angkatan 2007 berasal dari Cirebon, berhasil menjadi juara dalam lomba Wirausaha Muda yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri. Lihat berita harian Analisa berikut ini.

-0-

A A A
Terkini – Jumat, 20 Jan 2012 16:41 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Bank Mandiri melalui perhelatan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Technopreneur (MYT) menciptakan 26 wirausahawan muda terbaik yang siap memberikan kontribusi kepada pertumbuhan sektor riil.
“Program ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia, khususnya kalangan muda untuk mampu menjadi pencipta lapangan kerja bukan menjadi pencari kerja,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, dalam sambutan Wirausaha Mandiri, di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, program wirausaha ini layak dijadikan program unggulan karena mampu mengubah cara pandang mahasiswa tentang wirausaha. Juga menjadikan sektor UMKM sebagai sektor idaman untuk berkarya, meningkatkan kualitas dan jumlah pengusaha kecil.
“Kami optimis program WMM dan MYT, akan semakin menginspirasi generasi muda untuk menjadi pencipta lapangan kerja yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Perhelatan wirausaha muda mandiri ini diikuti oleh 3.751 peserta dari 385 perguruan tinggi, dimana dari jumlah tersebut sebanyak 69 peserta berhasil menjadi finalis.
Sementara, ajang mandiri young technopreneur yang mendorong penciptaan wirausaha bidang teknologi tepat guna untuk energi terbarukan, penyediaan air bersih dan informasi teknologi, diikuti 617 peserta dan melahirkan 19 finalis.

Para pemenang penghargaan wirausaha muda mandiri kelompok mahasiswa untuk kategori industri adalah Andi Nata dari Universitas Indonesia, kategori perdagangan dan jasa adalah Annur Budi Utama dari Universitas Gajah Mada.

Untuk kategori Boga pemenang adalah Fauzan Rachmansyah dari Universitas Islam Indonesia dan kategori industri kreatif adalah Fauzan A Efwandaputra dari Universitas Padjajaran.
Sedangkan pemenang terinovatif dan terdukatif untuk kategori kreatif diberikan kepada Anggi Hayani Harahap dari Universitas Sumatera Utara dan favorit versi youtube diberikan kepada Mahendra Ega Higuita dari Institut Teknologi Sepuluh November.
Para pemenang penghargaan wirausaha muda mandiri kelompok alumni dan pascasarjana untuk kategori industri adalah Cokro Anton Wibowo dari STIE Musi, kategori perdagangan dan jasa adalah Agung Sri Hendarsa dari Nagoya University Japan.
Untuk kategori boga, pemenang adalah Odi Anindito dari Institut Teknologi Sepuluh November dan untuk kategori industri kreatif adalah Sri Wahono dari STMIK-STIE Darma Raya.
Sedangkan pemenang terinovatif diberikan kepada Jessica Diana Kartika dari Universitas Kristen Petra dan favorit versi youtube diberikan kepada Sri Wahono dari STMIK-STIE Darma Raya.
Sementara pemenang dari Mandiri Young Technopreneur untuk kategori teknologi energi terbarukan adalah Nurana Indah Paramita dan Titus Deus Prizfelix dari Institut Teknologi Bandung, untuk kategori pengelolaan air bersih adalah Alven Haekal dan Indra Gunawan dari Institut Teknologi Bandung.
Untuk kategori teknologi informasi dan komunikasi, pemenang adalah Rizky Ario Nugroho dan M Endrie Irfanie dari Institut Teknologi Telkom, dan favorit versi youtube pemenang diberikan kepada Aditya Nugraha dari Institut Pertanian Bogor.  (S034)

Leiden Univ Scholarship

New Scholarships and Financial Aid Updates from Scholarship-Positions.com

January 17, 2012: Search Free Online College Scholarship, Financial Aid and Grants

Facebook
Twitter

Dear Student,

Please find recently updated scholarships on Scholarship-Positions.com. Help Others: Please forward this email to your friends if they are also interested in scholarships.

Leiden University Excellence Scholarship (LExS) for Non-EU/EEA Students, Netherlands
Master’s Excellence Scholarship (LExS)for Non-EU/EEA Students in the field of Law Advanced, International Relations and Diplomacy at Leiden University, Netherlands.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Leeds, UK Scholarships for Masters Degree in International Transport 2012/13
Masters Scholarship in Transport Studies at the Institute for Transport Studies, University of Leeds in UK 2012/2013 Study Subject(s):Transport Studies.. [Read Full Scholarship Detail]



ACU, Australia, Scholarships and Special Offers for International Students
Australian Catholic University is offering various international Scholarships and Grants for Foreign International Students. These Scholarships are available for various.. [Read Full Scholarship Detail]

UK Transport Master’s Scholarship at University of Leeds, 2012/13 UK
Institute for Transport Studies (ITS), University of Leeds offers Master’s Scholarship in Transport Studies for UK applicants 2012-2013 Study Subject(s):Transport.. [Read Full Scholarship Detail]


Joint Doctoral Programme in Neural Processing of Time funded by Erasmus Mundus 2012-2013
Erasmus Mundus Joint Doctoral studentship in the field of neuroscience at Europe and non-European Countries 2012 Study Subject(s):Developmental, Molecular, Cellular.. [Read Full Scholarship Detail]



University of Exeter Progression Scholarship for Postgraduate Scholarship, UK 2012
Postgraduate  Scholarship in Business , Humanities, Social Sciences and International Studies,Engineering and Physical Sciences, Life and Environmental Sciences at University.. [Read Full Scholarship Detail]



2012/13 European Transport Scholarship for Masters Students at University of Leeds, UK
Masters Scholarship in Transport Studies for EU applicants at the Institute for Transport Studies (ITS), University of Leeds, UK 2012.. [Read Full Scholarship Detail]



2012 Open Society Foundations / University of St Andrews Scholarships, UK
Master’s Scholarships in International Strategy & Economics, East and Central Asian Security Studies, Peace and Conflict Studies and Sustainable Development.. [Read Full Scholarship Detail]



Laurie Daniels Scholarship at Australian Catholic University, Australia 2012
Australian Catholic University offers Bachelor’s Scholarship in Nursing at the Canberra (Signadou) campus of the University, Australia 2012 Study Subject(s):Nursing Course.. [Read Full Scholarship Detail]



Open Society Foundations/University of York Scholarships, UK 2012
Master’s Scholarships in Arts for Afghanistan Students to study in UK funded by  Open Society Foundations/ University of York  2012.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Position in Physiology by Sao Paulo Research Foundation, Brazil
Postdoctoral scholarship in Plant Physiology to work on the thematic, Brazil Study Subject(s): Competence for Crassulacean Acid Metabolism (CAM) expression.. [Read Full Scholarship Detail]



2012-2013 Jean Monnet Scholarship Programme for Citizens of the Republic of Turkey
Graduate or Research Scholarship Programme in Various fields for Citizens of the Republic of Turkey to study at Universities and.. [Read Full Scholarship Detail]



Call for Applications: Women Scientists Scheme (WOS-C) Training, India 2012
Training for Indian Women in  various Fields at Department of Science & Technology funded by Government of India 2012 Study Subject(s):Chemistry, Chemical.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD/ JRF Program in Basic Sciences at Bhabha Atomic Research Centre (BARC), India 2012
Junior Research Fellowships/ PhD in Basic Science for Indian students at Bhabha Atomic Research Centre (BARC) Training School, India 2012.. [Read Full Scholarship Detail]



2012-2013 Chancellor’s Doctoral Fellowships at University of Missouri-Kansas City, USA
UMKC Graduate Fellowships at University of Missouri, USA 2012-2013 Study Subject(s):Courses offered by UMKC Course Level:Graduate Scholarship Provider: University of.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in the field of Metabolomics and Chemometrics at Leiden University, Netherlands
PhD Studentship in Neurochemistry of migraine in patients and models, zooming into the cause at Leiden University, Netherlands Study Subject(s):Metabolomics.. [Read Full Scholarship Detail]



Two PhD Positions in Fostering Reading Comprehension Skills at Leiden University, Netherlands
Department of Education and Child Studies, The section Educational Sciences offers wo PhD Positions Fostering Reading Comprehension Skills at Leiden.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in Bioinformatics at Chalmers University of Technology, Sweden
Doctoral Studentship in Bioinformatics at Department of Mathematical Sciences, University of Technology, Sweden Study Subject(s):Bioinformatics Course Level:PhD Scholarship Provider: Chalmers.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in Mathematics at Chalmers University of Technology, Sweden
The Department of Mathematical Sciences offers PhD Studentship in Mathematics at Chalmers University of Technology, Sweden Study Subject(s):Mathematics Course Level:PhD.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Position in Fundamental Physics at Chalmers University of Technology, Sweden
The Department of Fundamental Physics announce Postdoctoral Position in Fundamental Physics at Chalmers University of Technology, Sweden Study Subject(s):Fundamental physics.. [Read Full Scholarship Detail]



Elizabeth Ann McCall Scholarship at Australian Catholic University, Australia 2012
Bachelor Scholarship in Education for Australian citizens at the Brisbane campus, Australian Catholic University, Australia 2012 Study Subject(s):Education Course Level:Bachelor.. [Read Full Scholarship Detail]



Research Fellowship in Computational Biology and Simulation Modelling at University of St Andrews, UK 2012
Research Fellowship in Computational Biology and Simulation Modelling at School of Biology,University of St Andrews, UK 2012 Study Subject(s):Computational Biology.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Positions in the Database and Informations Systems Group of KIT, Germany
Karlsruhe Institute of Technology offers PhD Positions in the Database and Informations Systems Group of KIT, Germany Study Subject(s):Database and.. [Read Full Scholarship Detail]



Sister Assumption Neary Bursary at Australian Catholic University, Australia 2012
Bachelor’s Bursary in Nursing for Australian Citizens at the Ballarat campus , Australian Catholic University , Australia 2012 Study Subject(s):Nursing Course.. [Read Full Scholarship Detail]



Arthur Mag Graduate Fellowships at University of Missouri-Kansas City, USA
University of Missouri-Kansas City offers Arthur Mag Graduate Fellowships, USA 2012-2013 Study Subject(s):Courses offered by University of Missouri-Kansas City Course.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in the field of Electronics and Information Systems at Ghent University, Belgium
Department of Electronics and information systems offers PhD Scholarship at Ghent University, Belgium Study Subject(s):Electronics and information systems Course Level:PhD.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Scholarship in the Department of Pedagogy at Ghent University, Belgium
Department of Pedagogy offers PhD Scholarship at Ghent University, Belgium Study Subject(s):Pedagogy Course Level:PhD Scholarship Provider: Ghent University, Belgium Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Position in Information Security, University of Twente, Netherlands
University of Twente offers Postdoctoral Position in the field computer science, University of Twente, 2012 Netherlands Study Subject(s):Information Security Course.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Position in Computer Science, Electrical Engineering, Mathematics, University of Twente, Netherlands
The Centre for Telematics and Information Technology, University of Twente offers PhD Position in the field of computer science, electrical.. [Read Full Scholarship Detail]



Bliss-Karns-Schwemmlein Scholarship for Study Abroad
Bliss-Karns-Schwemmlein Scholarship for  full-time Juniata student to Study in France, Germany, Russia or Spain Study Subject(s):Courses offered by University Course.. [Read Full Scholarship Detail]



2012-2013 Need-Based Scholarships at California State University, Chico, USA
California State University, Chico offers Need-Based Scholarships for Undergraduate Students, USA 2012-2013 Study Subject(s):Courses offered by CSU, Chico Course Level:Undergraduate.. [Read Full Scholarship Detail]



2012-2013 Online Scholarship at California State University, Chico, USA
California State University, Chico offers Online Scholarship for Undergraduate Students, USA 2012-2013 Study Subject(s):Courses offered by CSU, Chico Course Level:Undergraduate.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Research Position in Sensing Emotion in Music at Utrecht University, Netherlands
The Department of Information and Computing Sciences of Utrecht University offers PhD Research Position in Sensing Emotion in Music, Netherlands.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in Biochemistry at Ghent University, Belgium
Doctoral Studentship in Biochemistry at Ghent University, Belgium Study Subject(s):Biochemistry Course Level:PhD Scholarship Provider: Ghent University, Belgium Scholarship can be.. [Read Full Scholarship Detail]



Research Position in Forest and Water Management at Ghent University, Belgium
Department of Forest and water management offers Research Position at Ghent University, Belgium Study Subject(s):Forest and water management Course Level:Research.. [Read Full Scholarship Detail]



Rinehart-Darkatsch Scholarship for International Study in Education at Juniata College, USA
Juniata College announce Rinehart-Darkatsch Scholarship for International Study in Education, USA Study Subject(s):Courses offered by University Course Level:Graduate Scholarship Provider:.. [Read Full Scholarship Detail]



Utrecht University offers PhD Position in Sensing Emotion in Video, Netherlands
The Department of Information and Computing Sciences of Utrecht University (Netherlands) announce PhD position in Video Analysis for Sensing Emotion.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Scholarship in Engineering at Technical University of Denmark, Denmark 2012
PhD scholarship in Safety Management in the Oil-Platforms at the Department of Management Engineering at the Technical University of Denmark.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in Multiple Source Stream Integration in Human Listeners, Radboud University, Netherlands
Radboud University offers Doctoral Studentship in the of Faculty of Arts at Radboud University, Netherlands Study Subject(s):Multiple Source Stream Integration.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Position in Bioinformatics at Umeå University, Sweden
2012 Postdoctoral Position in the Department of Chemistry and Computational Life Science Cluster Umeå University, Sweden Study Subject(s):Bioinformatics Course Level:Postdoctoral.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Fellowship in Welfare Research at Umeå University, 2012 Sweden
Umeå University offers Postdoctoral Fellowship in the Department of Sociology, 2012 Sweden Study Subject(s):Welfare Research Course Level:Postdoctoral Scholarship Provider: Welfare.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Research Fellowship in Molecular Medicine at University of Oslo, Norway
Postdoctoral Research offers in stem cell biology at Centre for Molecular Medicine, University of Oslo, Norway Study Subject(s):Stem cell biology.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Position in Physiology at University of Oslo, Norway
Doctoral Position in the Institute of Basic Medical Sciences, Department of Physiology at University of Oslo, Norway Study Subject(s):Physiology Course.. [Read Full Scholarship Detail]



English Doctoral Studentship at University of Exeter, UK 2012
English Doctoral Studentship at College of Humanities Graduate School, University of Exeter, UK 2012 Study Subject(s):English Course Level:Doctoral Scholarship Provider:AHRC.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Research Fellowship in Geology and Geophysics at University of Southampton, UK 2012
Postdoctoral Research Fellowship in Geology & Geophysics at the School of Ocean and Earth Science at the National Oceanography Centre,.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Research Position in Epigenetics at University of Southampton, UK 2012
Postdoctoral Research Position in Epigenetics at Faculty of Medicine, University of Southampton, UK 2012 Study Subject(s): Epigenetics Course Level:Postdoctoral Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]



Doctoral Student Position in Economic at Lund University, Sweden 2012
The Department of Economics announce Doctoral Student Position in Economic at Lund University, Sweden 2012 Study Subject(s):Economics Course Level:PhD Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]



Ron Clarke Memorial Scholarship at Australian Catholic University, Australia 2012
Undergraduate Scholarship in Nursing for Australian citizens at Australian Catholic University, Australia 2012 Study Subject(s):Nursing Course Level:Undergraduate Scholarship Provider: Yass.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Scholarship in Wind Turbine Aeroelasticity Using Vortex Based Methods, DTU, Denmark
Technical University of Denmark in the field of engineering, 2012 Denmark Study Subject(s):Wind Turbine Aeroelasticity Using Vortex Based Methods Course.. [Read Full Scholarship Detail]


Scholarship and Financial Aid Search

Stop pro kontra Nuklir

Stop pro kontra nuklir demikian judul dari diskusi ini. Diselenggarakan oleh bapak tris Budiono ketua Manminsib sebagai penggagas Sabtu 14 Jan 2012 di FTUI Depok, berbicara narasumber
Rinaldi Dalimi dari DEN (Dewan Energi Nasional), Adi Wardoyo (BATAN Badan Tenaga Nuklir Nasional), Jarman P dari ESDM (Enegi dan SD Mineral). Beberapa penyanggah diantaranya Martin Djamin dan Ryad Chairil. Semua sepakat bahwa Teknologi Nuklir harus dikembangkan. Yang tidak sepakat tidak usah diperdebatkan toh… Karena judulnya Stop pro-kontra…

Sementara videonya di klik dibwh ini…

diskusi nuklir

Diantara Dua Pilihan

Oleh: Lina Alwi

Krishna sudah meninggalkan Hastinapura. Demikian pula dengan para raja sekutu Kurawa. Mereka harus segera mempersiapkan para prajurit agar siap maju dalam Bharatayudha yang segera berlangsung, membantu sekutunya. Amanat yang dibebankan Pandawa kepada Krishna sebagai duta perdamaian yaitu melakukan perundingan agar Kurawa bersedia mengembalikan Indraprasta atau setidak-tidaknya lima desa saja kepada Pandawa, telah gagal total. Duryodana dan Kurawa sama sekali tidak akan mengembalikan sejengkal tanahpun kepada Pandawa. Demikianlah …., Bharatayudha, perang besar di antara keturunan Bharata, sudah dipastikan akan segera terjadi.

Dewi Kunti sangat bersedih hati. Ngeri membayangkan peperangan yang akan segera terjadi. Apa yang akan tersisa dari perang besar ini, kelak? Bagaimana mungkin Pandawa Lima mampu melawan Mahaguru Kripa dan Mahaguru Drona, guru yang sangat mereka hormati dan cintai? Dan Bhisma putra Gangga yang sangat masyhur, kakek yang disayangi dan sangat menyayangi Pandawa?. Mereka semua adalah senapati mumpuni yang tak pernah terkalahkan. Dan mereka berada di pihak Kurawa. Memang betul, Mahaguru Kripa, Mahaguru Drona dan Maharesi Bhisma tidak akan sampai hati melukai dan menewaskan Pandawa yang mereka cintai, Tetapi bagaimana dengan Karna? Anak kusir Adhirata yang telah bersumpah untuk membunuh Arjuna terkasih? Karna tentu akan berusaha menyenangkan hati dan membalas budi Duryodhana atas kemewahan, kehormatan dan kemuliaan yang dikecapnya selama ini. Apakah aku harus menumpahkan kepada Karna, segala kegalauan yang bersemayam dalam hati?. Haruskah kukatakan semua rahasia yang selama ini dipendamnya, kepada Pandawa ?: Atau ….
”Wahai putra-putraku, Terimalah segala penghinaan. Sebaiknya kita tidak usah meminta kembali Indraprasta demi menghindari peperangan….”
Namun…. bagaimana mungkin Pandawa bisa menerima usulan ini? Bukankah ini bertentangan dengan dharma para ksatria?

Berbagai pikiran dan perasaan berkecamuk di benak Dewi Kunti. Kesedihannya semakin mendalam manakala teringat akan Karna. Haruskah mereka saling berbunuhan? Rasa cinta kepada anak-anaknya dan kegalauan menjelang Bharatayudha membuatnya tak dapat tidur…
”Aku harus menemui Karna ….”
Keesokan hari, sang Dewi keluar istana menuju tepi sungai Gangga, tempat biasa Karna melakukan pemujaan pada dewata. Dari kejauhan, tampaklah sosok gagah, khusu’ bersemadi sehingga tak disadarinya kehadiran Dewi Kunti. Dengan sabar, sang dewi menunggu Karna hingga selesai.

Matahari telah terik saat Karna selesai melakukan pemujaan dan menyadari kehadiran Dewi Kunti. Kaget dan bingung melanda pikirannya, Gerangan apa yang membawa permaisuri Pandhu merendahkan diri menemui anak kusir Adhirata?
”Anak Radha dan Adhirata, kusir kereta menghaturkan sembahnya padamu, wahai Ratu Kunti. Apa yang dapat hamba persembahkan kepada Paduka?”, sapa Karna penuh hormat.
”Wahai ksatria yang gagah perkasa … janganlah engkau merendahkan dirimu seperti itu. Engkau bukanlah anak Radha dan kusir Adhirata. Sesungguhnya, engkau putra Batara Surya – dewa Matahari yang lahir dari rahim Pritha, putri bangsawan yang terhormat.”

Karna terkejut dan tak mampu berkata-kata mendengar berita tak terduga ini, Namun penderitaan yang dialami akibat penghinaan putra-putra Pandhu selama ini, telah membuatnya keras hati dan merasa curiga akan maksud Kunti menceritakan hal ini.
”Engkau dilahirkan lengkap dengan senjata suci dan anting-anting emas di telingamu akibat keteledoran Pritha muda menggunakan mantra pemanggil dewata.”
”Wahai dewi… apa yang sesungguhnya Paduka inginkan dariku dan siapa Pritha?”
”Aduhai anakku tercinta…. maafkanlah ibumu ini, Pritha yang malang… Kemarilah anakku… marilah bergabung dengan adik-adikmu untuk memerintah Hastinapura, melaksanakan dharma seorang ksatria. Aku yakin, adik-adikmu akan merelakan tahta kerajaan untukmu, manakala mereka mengetahui bahwa engkau adalah saudara tua Pandawa….”

Karna tercekat … tak pernah disangkanya bahwa ia adalah anak sulung permaisuri Pandhu Dewanata. Apalagi mata batinnya menerima firasat bahwa Batara Surya membenarkan pengakuan Kunti. Batin Karna bergolak, kerinduan pada kasih ibu berbenturan dengan sakit hati dan kesedihan atas nasib malang yang dialaminya selama ini.
”Ibuku… engkaukah ibuku…, Engkaukah perempuan yang sanggup membuang aku… anakmu…. bayi tak berdaya ke sungai… ? Mengapa baru sekarang kau ungkapkan rahasia ini? Tahukah ibu, engkau telah merampas dan menghilangkan hak kelahiranku sebagai ksatria. Membuatku hidup menderita dengan penuh kehinaan. Mengapa sekarang engkau mengingatkanku akan tugas-tugasku sebagai ksatria ?”.
”Maafkan aku, anakku …….. Mari kita lupakan masa silam!”.

Karna tercenung….. berbagai perasaan berkecamuk dalam hati. Keinginan membalas cinta ibu kandung yang baru diketahuinya berbenturan dengan kewajiban diri untuk melaksanakan dharma seorang ksatria … membalas budi Duryodana yang selama ini telah memuliakannya. Kegembiraan mengetahui kebenaran atas asal usulnya terpaksa ditelannya manakala teringat betapa seringnya ia menerima hinaan para ksatria semasa hidupnya. Sebelum ia memperoleh kemuliaan dari Duryodana,
”Ibu, maafkanlah anakmu! Engkau sesungguhnya tidak mencintaiku… Kehadiranmu di sini lebih dikarenakan rasa sayangmu kepada Arjuna dan jangan kau ingkari itu!. Selama ini, aku hidup dalam naungan Duryodana dan Kurawa… Aku diangkat dan dimuliakan saat anak-anakmu menghina dan menghardikku. Dimanakah engkau saat itu…? Mengapa tak kau katakan rahasiamu pada kesempatan itu? Selama ini aku dihidupi anak-anak Dristarata. Aku dipercaya mereka sebagai sekutu yang setia. Kemuliaan dan harta yang kumiliki berasal dari mereka. Bagaimana mungkin aku meninggalkan mereka dan berkhianat saat perang pecah? Bagaimana engkau mampu menyuruhku mengkhianati dharmaku…?”
Dewi Kunti terdiam… tak mampu berkata-kata. Penyesalan selalu datang terlambat.

Karna masih menumpahkan segala perasaan yang selama ini mengcengkeram hatinya.
”Katakan ibu… apakah ada yang lebih hina daripada orang yang mengkhianati orang yang telah menolong kita? Katakan… adakah yang lebih hina daripada orang yang tak tahu membalas budi? Ibuku tercinta… aku harus membalas budi… membayar hutangku… Bila perlu, semua kubayar dengan nyawaku… Karenanya, tentu aku akan melawan anak-anakmu dalam Bharatayudha, dengan segala kekuatanku. Kalau tidak, maka aku bagaikan perampok.. yang bertahun-tahun menikmati harta kerajaan Hastinapura.”
”Aku tidak akan mengkhianati siapapun.. Aku tidak akan menipu siapapun… tidak pula menipumu, ibu.. apalagi menipu diriku sendiri. Maafkanlah anakmu ini…!”
”Oh… Karna anakku ……”
”Biarpun begitu… aku tidak akan menyia-nyiakan permintaanmu, ibu. Aku berjanji tidak akan membunuh anak-anakmu yang lain dalam peperangan kelak…, apapun yang mereka perbuat kepadaku. Namun ibu…. ini soal aku dan Arjuna… Aku atau Arjuna…. salah satu pasti akan mati dalam peperangan besar ini.”
”Wahai ibu para ksatria…. Aku berjanji, anakmu tak akan berkurang satupun juga, saat Bharatayudha usai nanti. Salah satu dari kami, Arjuna atau aku akan tetap hidup usai perang kelak dan anakmu akan tetap berjumlah lima orang. Tidak berkurang satupun juga. Percayalah…!”

Mendengar ketegasan Karna, hati Dewi Kunti semakin sedih. Ia tak kuasa berkata-kata lagi. Dipeluknya Karna dengan penuh kasih seolah melunasi seluruh hak Karna sebagai anak, yang belum pernah dicicipinya. Hatinya semakin sedih membayangkan kedua anaknya yang gagah perkasa, Karna dan Arjuna bertempur, mempertahankan dharma mereka sebagai ksatria dan saling berbunuhan. Namun diapun terharu akan keteguhan hati Karna menjalan takdir kehidupannya. Akhirnya, diapun meninggalkan sang putra Matahari yang teguh. Dengan langkah gontai Kunti kembali ke istana.
”Siapakah yang sanggup menentang suratan nasibnya? Semoga Dewata melindungimu, anakku sayang!”, doanya tulus bagi putra dewa matahari.

Lebak bulus 30 november 2006 – 23.20
Diceritakan kembali berdasarkan Mahabharata – Nyoman S Pendit dan film Mahabharata versi India.


Posting oleh Lina Alwi ke Catatan kecil dari sekitarku pada 1/11/2012 09:45:00 PM

Thermal Eng Science and Two Phase Flow

Course of Thermal Engineering Science and Two Phase Flow, conducted by Raldi A. Koestoer. Attended by student of undergraduate, Master and doctorate students, in Fac of Engineering Univ of Indonesia. Held 10 January 2012, at the third floor of Engineering Center.
They are all from Thermal Eng Discipline. A sort of scientific discussion will be much easier for student to understand the thermal phenomena and they can always compare the theorethical in thermal science with the practical engineering problem.

The two phase flow and boiling, encountered frequently in industrial practice. Furthermore such boiling exchange heat  has always been applied in safety and security of nuclear power plant.

 

The content of the course can be read from blog of Mulya Juarsa, please continue with the following text.

How High and How Low can we go with Heat Transfer

11012012

(a lecture note from : Course of Thermal Engineering Science and Two Phase Flow, conducted by Professor Dr. Raldi Artono Koestoer,DEA in Eng.Faculty, Indonesia University, Depok, January 10, 2012)

Kecelakaan reaktor nuklir pada tahun 1979 di USA yang menyebabkan melelehnya sebagian teras di PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) Three Mile Island unit 2 (TMI-2) telah menjadi kejadian yang terus dievaluasi untuk peningkatan performa keselamatan reaktor nuklir. Penyebab dasar dari kejadian TMI-2 adalah gagalnya sistem pendinginan[1]. Kemudian peristiwa yang sangat mengejutkan yang terjadi pada tahun 2011, adalah kejadian kecelakaan di PLTN Fukushima Dai-ichi yang sekaligus menimpa 3 unit PLTN akibat gempa[2]. Meskipun skala gempa mencapai 9 skala Ritcher namun sistem pengendalian teras berjalan baik, dimana teras mengalami pemadaman reaksi fisi (shutdown) dan listrik di PLTN padam (station blackout). Sementara, panas peluruhan (decay heat) yang tersisa sekitar 7% dari daya nominal harus didinginkan melalui pompa sirkulasi yang merupakan sistem pendinginan aktif. Pompa pendingin bersumber dari listrik genset dan berjalan sekitar 40 menit, namun ketinggian air tsunami melebihi prediksi dan masuk ke area PLTN. Banjir akibat tsunami ternyata menghantam instalasi genset dan sekaligus merusak genset yang berlanjut pada padamnya sistem pendingian panas peluruhan diteras. Kejadian ini menyebabkan gagalnya sistem pendinginan aktif. Gagalnya manajemen termal pada akhirnya menyebabkan ledakan gas hydrogen dan menyebarnya radiasi ke lingkungan (manajemen penahan radiasi gagal).

So, kelihatan banget kalo ngeliat tulisan gue di atas (diambil dari pendahuluan buwat proposal riset ristek), betapa pentingnya memahami konsep kalor. Sebagian kita memandang bahwa persoalan perpindahan kalor hanya bagian dari kehidupan saja, seperti pepatah untuk api, kecil jadi kawan besar jadi lawan. Untuk kalor saya punya pepatah sendiri, kecil berguna dan besar jauh lebih berguna, kecil tetep panas dan besar pasti lebih panas. Rata-rata sistem konversi energi yang mengkonversi energi termal menjadi energi kinteik-eletrik, selalu berhadapan dengan persoalan bagaimana kalor itu berpindah. Setelah itu bagaimana mengelolanya (thermal management). Kali ini di Lab. Applied Heat Transfer Research Groups DTM-FTUI, Prof. Dr. Raldi A. Koestoer, DEA berkenan memberikan semacam kursus singkat namun padat. Judul kursusnya keren juga : “Course of Thermal Engineering Science and Two Phase Flow”. Kalo ngebaca judulnye pasti kite kepikiran bahwa, yg diomongin melulu rumus-rumus dan gambar2 yg ngejelimetkan, tetapi Prof. Ral menyampaikannya kepada kita tetunya dengan dimensi yg berbeda dari yg mungkin dosen lain lakukan. Ada sih coret2annya dari lecture beliyau, sbb.: Dari gambar bahwa, persoalan Heat Transfer (HT) memang tidak bisa berdiri sendiri, menyangkut indisipliner keilmuan, dari teknik, mipa sampe sosbud. Bujug deh, gimana bisa ya? Gini, dari yg saya tangkep, selama kalor itu mengalami proses perpindahan dari sumbernya (katakanlah dari teras reactor) kemudian manasisn air dan air jadi uap buwat muter turbin, terus di konversi ke listrik dan terus dialirin ke mana-mana, pabrik, rumah tangga, sekolahan dll., ternayata selama proses perpindahan dan konversi energinya, banyak melibatkan interdisipliner keilmuan. Gak mungkin dunk PLTN di bangun kalo masalah sosbudpol-nya gak diselesaikan, lha wong pembangkit biasa2 aje juga kadang di demo terkait pembebasan lahan dan kesempatan kerja oleh masyarakat sekitar, lom lagi ada oknum2 yg mau jual bangsanya agar kita gak kan pernah mandiri energi, refot emang. Makanya, terkait soal itu kerjasama dan penerapan berbagai disiplin keilmuan kudu digunakan, gak bisa melulu orang mechanical or nuclear engineering yg ngatasin. Balik lagi ke HT, aspek keilmuan tekniknya saja udah berjibun yg kudu digunakan, belum lagi sciencenya. Namun Prof Ral menjelaskan dengan caranya sendiri, bahwa tidak semua persoalan dasar atau hulu istilahnya kudu kita lakukan dulu, bisa bypass, dan mencari apa saja yg kita perlukan. Konsep HT dalam penguasaannya sebenarnya bagaimana memahami secara benar dan gambling (komprehensif) perilaku kalor saat berpindah baik itu kondisi stedi (stabil) atau un-steady/gak stabil/transien. Bagagaiman kalor itu berpindah jika difahami buntutnya akan lari juga ke arah geometric, luasan. Sehingga, jika ke peralatan konversi skala mini pemikirannya adalah bagaimana kita bisa pindahkan kalor secara besar-besaran melalui volume yg kecil, dengan memperluas bidang pelepasan kalornya. Ini tantangan untuk perkembangan ke arah pendinginan pralatan elektronika dan sistem pembangkit mini lainnya. Sedangkan pada kondisi massif, kondisi transien, bagiamana suatu kuatitas kalor yang begitu besar dengan sesegera mungkin bisa kita kurangi hingga ke batas aman melalui media dan geometri yg khusus.  Ini kasus pada kecelakaan PLTN atau pembangkit lain seperti yg disampaikan pada pendahuluan di atas. Selain, bahwa studi terkait keilmuan dan engineering adalah diutamakan dalam pemahaman dan penguasaan metode, sehingga nanti saat mengembangkan atau bekerja pada institusi masing-masing semua bisa dilakukan dengan metode sendiri-sendiri.

So, selain HT juga beliau mengkaitkannya dengan persoalan filosfi dan kereligian, bahwa kunci pokoknya selain pada usaha dan kerja keras juga ada pada dikabulkannya apa yg kita tuju. Untuk lengkapnya, saya sampaikan sajian presentasi Prof. Raldi.

Dikutip dari blog:

http://juarsa.wordpress.com/2012/01/11/how-high-and-how-low-can-we-go-with-heat-transfer/

ANDI NATA

Anak muda ini adalah mahasiswa Mesin angkatan 2007. Saya kenal sudah sejak dia mulai masuk di DTM-FTUI (Dep Tek Mesin), kami sering diskusi tentang persoalan macam2. Dari mulai agama sampai bisnis. Dan nasehat saya untuk dia lain dengan orang2.

Jadi saya bilang begini: ” Andi, kamu gak usah kelarin sekolah deh, kan kamu sudah berhasil jadi wirausahawan, ngapain lagi sekolah ? Daripada kamu bolos2 melulu, sana bingung sini bingung, jadi brenti aja. Toh uang udah banyak..”

Tapi memang kalau anda lihat orang2 yang rajin di sekolah bahkan berprestasi excellent, biasanya gak jadi orang kaya. Mereka yang sekolah di jalanan (gak sekolah) malah sukses di bisnis. Ini seperti apa yang dikatakan oleh Robert Kiyosaki gurunya semua wirausahawan:

IF YOU WANT TO BE RICH…

DON’T GO TO SCHOOL.-

Nah baru saja si ANDI ini ngirim sms minta dukungan ama saya mau jadi juara favorit Wirausaha Muda Mandiri se Indonesia. Ya saya tolongin deh dengan menulis di blog ini agar teman2nya mendukung melalui Youtube katanya.

Ini SMS nya dibawah.-

-0-

Aslkm.. Pak, mhn do’a dn dkungan trs dr bpk,. Disampaikan kepada seluruh teman2, kluarga, dan kolega,

Dukung saya Andi Nata untuk menjadi Juara Favorit Wirausaha Muda Mandiri se Indonesia.

video sy mulai d publish pada tanggal 9-18 Januari 2012 di akun YouTube http://www.youtube.com/andi nata/wirausahamudamandiri

Persiapkan diri teman, kluarga dan kolega untuk mendukung dengan cara membuat akun Youtube dan memberi komentar positif kepada kami.

Oh iya, komentar terbaik ada insentif/hadiah yang disiapkan oleh Mandiri lohh.. :D

Salam Wirausaha Muda. Dan temui sy d Expo Wirausaha Muda Mandiri d Jakarta Convention Centre 19-22 Jan 2012. Andi Nata-Finalis nasional wirausaha muda mandiri wakil jabodetabek. Tks

Anak Kembar

Kemarin sore waktu sya lihat report blog ini, saya terheran2 koq banyak orang yang searching Donny Gahral. Beliau ini bos-nya Filsafat UI yang saya kenal sejak tahun 1999. Waktu saya di DO dari situ. Gak biasanya kaya gini, kalaupun ada orang yang mencari namanya, paling hanya satu dua saja sehari. Lho koq sekarang ada lebih dari 20 orang search nama itu…

Ada apa gerangan ?

Sambil baca email  sore2 saya buka detik.com, ada berita selebriti melahirkan anak kembar. Waktu saya klik ternyata Rieke Diah Pitaloka melahirkan anak kembar dengan proses Caesar. Nah… Barulah saya ngeh oh kalo gitu tadi pagi dia ini yang kirim SMS, Donny kan suaminya RDP itu. Karena gak keluar nama cuma nomornya saja, jadi saya gak tahu siapa yang ngirim.

Bunyi sms nya begini:

Alhamdulilah, telah lahir putra kembar kami, jalumanon badrika adiansyah & jalumanon wisesa adiansyah, di RSPI pagi ini, semoga kelak jadi anak yg saleh dan marhaenis.

Rada aneh nama anaknya… Konon itu berarti sesuatu dalam bahasa sunda kuno. Saya sendiri gak tahu tapi kaya2nya ada hubungannya sama banteng dan gajah.. gitu deh. Tanya sendiri sama ybs.

Wah rupanya beliau  ini pencinta Bung Karno juga makanya berharap anaknya jadi Marhaenis. Mungkin orang muda jaman kini gak begitu tahu Marhaenis itu apa. Daripada saya repot ngejelasinnya, saya anjurkan anak muda untuk membaca buku yang berkaitan dengan Presiden pertama Indonesia ini yang saya panggil Bung Karno. Karena memang demikianlah panggilannya jaman dulu.

BTW sms nya Donny saya balas lagi dimalam hari, setelah tahu kalo itu sms nya dari dia:  Slamet ya dapet anak kembar, luarbiasa… jangan lupa biarkan otak kanannya berkembang biar jadi orang yg berakal-budi… (Raldi).-

Awas Maling Password

Harap perhatikan bila anda mendapat email dari pengirim SYSTEM ADMINISTRATOR, jangan percaya. Email itu akan membajak password anda dan kemudian menggunakannya untuk kepentingan yg tidak dapat dipertanggung-jawabkan. Nerhati-hatilah, lebih baik segera di-delete saja.
Kira-kira emailnya spt dibawah ini:

-0-

Subject WebMail User
Sender System Administrator
Reply-To webmaildesk1@gmail.com
Date Sat 16:40
Dear Subscriber,

We encountered a problem with our database and our records indicate that
youraccount is not active.As a part of our regular account maintenance,
reply ourCustomer Care with your account information,
Failure to comply will lead to the termination of your Account in the
next 48 hours.

Information to send;
Email Address:
User Name:
Password:
Confirm Password:

Hoping to serve you better.
Sincerely,
Webmail Support

System Administrator

-0-

SEKALI LAGI JANGAN SAMPAI TERTIPU OLEH EMAIL SEMACAM INI…

Dibawah ini ada modus penipuan lagi melalui SMS.

Penipuan baru evolusi dr modus minta pulsa. BI sdh blokir 1702 rek disinyalir rek penampung hsl kjahatn dgn nilai 3.2M (baca detik.com & Koran Kontan 7Jan’12)

1.Modus sms msk dgn kalimat: hi ini siapa ya?Atau sms minta nama n almt seolah mau krm undngn.

2.Sms nawarin e-ticket pswt hrg murah.

3.Sms pnawarn hp/electronic murah.

4.Pura2 ☎or sms slh sambung or missed call.

Smua kalau direspond akan reg no hp kita, kena 2rb/sms setiap hr

Air jatuh tidak jauh dari pelimbahannya

Oleh: Lina Alwi

Air jatuh tidak jauh dari pelimbahannya. Ini adalah peribahasa yang saya pelajari saat masih di bangku sekolah dasar dulu. Begitu saja, dihapal, masih tanpa makna yang mendalam, Maklum, pengajaran bahasa Indonesia dari jaman dulu sampai sekarang, masih begitu-begitu saja. Tidak beranjak dari urusan tata bahasa, persamaan kata dan lawan kata. Kurang mengeksplorasi kemampuan penggunaan bahasa pada anak-anak.

Jaman saya sekolah dulu, pelajaran bahasa Indonesia sangat menarik hati. Siapa pengarang buku pelajarannya, saya lupa. Pasti beliau adalah seorang pendidik yang mumpuni. Yang sangat mengerti alam pikiran anak sehingga mampu membuat buku yang sangat bagus yang sampai saat ini, beberapa dari cerita dalam buku pelajaran itu masih saya ingat dengan baik.

Buku pelajarannya ada 2, buku bahasa Indonesia yang memuat pelajaran tata bahasa. Yang satunya lagi Bacaan Bahasaku. Isinya, ”full” cerita. Nama tokohnya sangat sederhana … Tuti, Amir, Muntu, Topo dan Sudin, tapi saya sangat suka dengan buku itu. Jadi sehabis pulang dari toko buku, langsung buku tersebut saya lalap habis, sehingga saat ulangan bahasa, saya tidak perlu belajar lagi. Itu soal buku pelajaran bahasa, lalu apa hubungannya dengan judul tulisan itu. Memang tidak ada, ini hanya karena peribahasa di atas mengingatkan saya pada pelajaran bahasa saat SD dulu yang saya jalani berpindah-pindah sekolah sampai empat kali. Kali ini saya cuma ingin cerita, ingin mencari pembenaran antara peribahasa di atas dengan penurunan sifat, kebiasaan sampai dengan profesi orang tua kepada anak.

Saya, orang Indonesia asli. Tidak memiliki dominasi kesukuan tertentu. Saya bilang ”asli”, karena saya lahir dari bapak yang orang betawi. Itupun tidak asli betul. Kakek saya, katanya punya mbah buyut keturunan Jerman yang menikah dengan Cina sengkek. Apa artinya? Saya juga nggak tahu … tapi ibu saya bilang … itu tuh, perempuan Cina yang tapak kakinya masih kecil karena masih pakai sepatu besi. Dari pihak nenek, katanya keturunan menak (bangsawan) Sunda dari Cianjur. Kulitnya putih bersih …. Jadi nggak salah kalau saya sering dikira keturunan Cina.

Nah, ibu saya berasal dari sumatera barat. Ibunya berasal dari Batusangkar dan kakek saya, mengaku dari Padang-panjang. Tapi ibu saya bilang masih ada darah ”keling”. Keling itu artinya apa, saya nggak perduli. Yang saya tahu, adik ibu saya yang lelaki kulitnya hitam seperti pantat kuali. Begitu ibu saya bilang. Nah ibu saya ini, walaupun katanya sudah tidak mau mengikuti adat minang, tapi kadang-kadang masih suka keluar juga ”tanduk”nya, terutama kalau sudah yang berkaitan dengan ”harga diri”. Biasalah …. perempuan minang yang matrilial itu memang penuh perhitungan dan karenanya sangat dominan dalam keluarga. Apalagi kalau suaminya berasal dari daerah yang punya sifat lembut.

Nah, suami saya, mengaku orang Jawa. Bapaknya dari Jawa Timur, orang Jawa yang paling ”kasar”. Ibunya … nggak tahu asal muasalnya, pokoknya orang Jawa yang besar di daerah Pasundan, tapi dengar-dengar beliau masih punya darah madura. Wuih, … mudah-mudahan bukan dari Bangkalan atau Sampang yang katanya sangar. Itu sebabnya dengan kakak-kakaknya beliau bicara dalam bahasa Sunda (yang menurut saya agak kasar), campur belanda seperti noni-noni. Maklum anak wedana jaman kumpeni. Tapi saya nggak pernah dengar suami bicara dalam bahasa Jawa di keluarganya. Katanya karena dia lahir dan besar di Jakarta, jadi supaya kelihatan lebih egaliter, pakai bahasa Indonesia saja. Maklum, bahasa Jawa itu salah satu bahasa daerah di Indonesia yang sangat feodal. Ngomong saja di atur-atur, ada tingkatan-tingkatannya. Duh …. hidup yang sudah susah ini kok dibikin repot sih? Dengan latar belakang keturunan seperti itu, kalau ada kolom isian mengenai suku bangsa di formulir isian sekolah anak-anak, saya bingung mesti isi apa.

Pernikahan menyatukan dua orang yang memiliki latar-belakang dan keturunan yang berbeda ini, walaupun masih sama-sama anak teknik. Nah, akibatnya dalam mendidik anak seringkali terjadi benturan. Bukan terjadi pertengkaran, tetapi ada perbedaan prinsip dan pendekatan. Suami yang bapaknya psikolog, seolah-olah merasa sangat tahu cara mendidik anak dengan cara pendekatan psikologis. Ditambah, profesinya dosen lagi, yang alhamdulillah pernah diberi kesempatan oleh Allah menjelajahi universitas-universitas terkenal di seluruh belahan dunia kecuali benua Afrika dan Amerika latin. Jadi, komplit sudah! Jangan berbantahan soal pendidikan anak dengannya! Semua teori tentang pendidikan anak, dari A sampai Z. Dari metode pendidikan barat sampai pendidikan timur, yang terkadang masih juga dilengkapi dengan kutipan hadis dan ayat-ayat al Qur’an, bisa serta merta keluar dari mulutnya. Meja makan akan berubah jadi tempat ceramah pendidikan yang gratis selama berjam-jam. Tinggal anak lelaki saya bengong, namun masih menyimak dengan penuh minat.

Saya, yang didominasi darah matrilinial minang, lebih praktis, realitis tapi penuh perhitungan untung-rugi dan terkadang tidak mau mengalah. Harus bisa dan harus berhasil. Apalagi bapak saya, dulunya bankir. Bankir kelas ”cere” yang relatif sederhana di antara koleganya, pada ukuran jamannya dulu.

Apa keuntungan dari kondisi ini? Si anak, alhamculillah, kelihatan tidak bingung. Menurut saya, malah jadi agak ”opportunis”. Mau yang enak-enak saja. Karena metode pendidikan bapaknya yang ”sok ilmiah”, mengikuti teori psikologi anak maka dengan senang hati si anak mengadopsinya. Displin ibu dianggap sebagai kebawelan yang perlu dibuang jauh-jauh. Tutup kuping rapat-rapat, omongan ibu dianggap angin lalu, Maka, jadi si anak tumbuh ”seenaknya”. Mereka cenderung mengikuti sistem pendidikan bapaknya yang serba longgar dan permissif. Kalau hari minggu dan hari libur, boleh mandi siang karena tidak ada yang dikejar. Menjelang ujian, tidak perlu belajar. Kan, sekolahnya sudah dari jam 7 sampai jam 2 siang, jadi di rumah untuk istirahat dan senang-senang. Nonton tv, baca buku cerita atau dengar musik. Kalau ulangan dapat angka jelek (jelek versi ibu-ibu adalah di bawah angka delapan), dan saya mengomel karena keengganannya belajar menjelang ulangan, bapak dengan enteng bilang ; dapat enam juga sudah bagus, tidak perlu harus dapat angka sepuluh! Maka, jadilah saya mendapat komplain dari guru atau wali kelas bahwa prestasi anak saya kurang optimal. Bahkan anak gadis kecil saya bilang terus terang kepada guru kelasnya : ”Ibu guru, saya bosan dan malas jadi juara kelas. Ingin biasa-biasa saja”. Duh ’tu anak ….!! Gak tahu ya, kalau sekarang jamannya globalisasi. Jamannya bersaing ketat. Kalau nggak pintar … kamu ketinggalan lho!!!

Adakah keuntungan dari perdebatan dan keterbukaan keluarga seperti itu? Anak lelaki saya selalu mengeluh tentang sistem pendidikan di Indonesia dan jadi pemberontak di sekolahnya. Bacaan kesukaannya yang tadinya kelas komik jepang beralih jadi buku filsafat yang rada berat. Bahkan karya tulisnya di SMA mengambil judul ”Mencari Tuhan” yang agak filosofis sehingga dia kesulitan mencari guru pembimbing. Ini pasti gara-gara pada saat yang bersamaan, bapaknya kuliah lagi di jurusan filsafat, pasca sarjana UI, walau Cuma sempat mampir satu semester saja (kalah sama si Oneng… he..he…). Segala buku yang berkaitan dengan ilmu filsafat bertebaran diseluruh pojok rumah. Tidak ada sensor … semua boleh dibaca dan didiskusikan. Walaupun kalau urusan yang ilmiah-ilmiah begitu, pasti didominasi bapak.

Dalam menentukan sekolah, saya cenderung berpikiran praktis. Cari jurusan atau fakultas yang punya masa depan cerah. Segala alasan diberikan. Yang paling mendasar, tentunya, sebagai lelaki kelak anak saya harus mempunyai penghasilan yang baik (besar, maksudnya, malu-malu nyebutnya …) agar bisa memenuhi kebutuhan hidup yang layak sesuai dengan standar hidup kelas menengah … atas. Sebagai alumni fakultas teknik, maka dengan pakai kacamata kuda, pilihan sekolah buat anak, pasti juga yang dekat-dekat situ. Jadilah dia masuk jurusan elektro, sayangnya itu cuma berlangsung dua tahun. Pada tahun ke tiga, setelah lepas dari pengawasan ketat ibunya, dan merasa bebas menentukan masa depannya sendiri, dia pindah ke jurusan matematika. Untung tidak mengulang dari awal. Cuma kehilangan satu semester.

Sekarang dia sudah selesai dan sedang menimbang-nimbang mengambil magister pada bidang Pure Mathematics karena dia bercita-cita jadi dosen. Alamak ……. jauh-jauh sekolah, dipilihkan jurusan yang ”gemerlap” eh … profesi dosen juga yang diincar. Jangan-jangan itu ”kutukan” leluhurnya di Mojokerto sana … he..he. Bagaimana mungkin … ?? Kakeknya (mertua saya) dosen, bapaknya dosen …. ini, satu lagi, ada keturunan ”homo erectus mojokertensis” yang sedang merintis jalan menjadi dosen!!! Apalagi istrinya sudah jelas-jelas bercita-cita jadi guru (dia ambil double degree biochemistry dan education), mertua perempuan anak saya juga berprofesi sebagai guru – early childhood teacher. Lengkap sudah ….

Tapi, memangnya apa yang salah dengan profesi guru/dosen? Bukankah dalam Islam dikatakan bahwa guru/dosen mendapat pahala dari ilmu yang disebarkan dan bermanfaat bagi orang banyak? Jadi secara agama, profesi guru/dosen itu begitu mulia! Tapi, kita kan harus realistis … Kebutuhan hidup atau moralitas?

Saya teringat, salah satu teman saya pernah mengeluhkan ”kelakuan” mantan bosnya yang sering memeras orang dan tidak bermoral. Padahal bosnya itu anak jendral dan pejabat daerah yang kaya raya dan disegani orang. Teman saya yang lugu itu lupa, mungkin bosnya, sejak kecil, melihat nikmat dan mudahnya mendapat uang upeti dari contoh yang diperlihatkan orang tuanya. Dan toh, orang tuanya yang pejabat itu tetap dihormati (baca ”ditakuti”) orang. Jadi setelah besar dan dewasa, dia menganggap wajar saja bahwa sebagai anak jendral, dia harus juga dihormati dan kemudian menggantikan bapaknya menerima upeti untuk menghidupi keluarganya. Itu contoh cara survive yang dilihatnya sejak kecil. Toh soal kutip mengutip di negara ini, kan sampai sekarang merupakan hal yang biasa. Malah sekarang sudah dilakukan secara berjamaah … tidak malu-malu lagi. Kan sudah jadi juara dunia…

Kita saja yang lupa bahwa harta yang tidak halal akan membawa bala bagi pemakannya, sebagaimana hadis yang meriwayatkan bahwa shalat dan ibadah orang yang memakan harta tidak halal, tidak akan diterima selama 40 hari. Nah, kalau profesi kita menyebabkan kita memakan uang haram, kapan dong ibadah kita diterima? Padahal kita sudah bayar zakat lho….. sudah menyumbang mesjid di pojok sana …. sudah menyantuni anak yatim. Eh tapi tetangga, kerabat dan istri sekalipun mungkin nggak tahu lho asal muasal harta yang dikumpulkan ini!!!

Duh …., kalau begini, biarlah anak saya jadi dosen daripada nantinya dia nyerempet-nyerempet narik upeti atau kongkalikong. Mudah-mudahan dia termasuk golongan orang yang amal dan ibadahnya diterima Allah SWT, dan kami orang tuanya mendapat berkah dari kesalehannya. Kami hanya bisa berdo’a karena kami hanya bisa berusaha agar harta yang digunakan untuk menghidupi keluarga berasal dari cara-cara yang halal.

Salam
Lebak bulus 12 juni 05


Posting oleh Lina Alwi ke Catatan kecil dari sekitarku pada 12/31/2011 05:39:00 PM

Beasiswa EROPA

TECHNO selection process sumary
TECHNO Project
July 2011- July 2015
Erasmus Mundus Partnership – Strand 1 lot 13
In order to facilitate your understanding of TECHNO selection process you will find in writing below
each step to take making selection process easier and successful.
1. ELIGIBILITY CRITERIA FOR APLICANTS
TO BE ELIGIBLE APPLICANT MUST REQUIRE BELOW CONDITIONS

 

Lihat lanjutannya di:

http://koestoer.wordpress.com/beasiswa-ln/beasiswa-erasmus-mundus/

 

Semoga bermanfaat.-

Kisruh UI

 

Dear All,

Sejarah panjang PT BHMN yang dimulai dari gagasan dosen2 UI,
dibahas oleh Satryo Soemantri, dalam tulisannya di harian KOMPAS
hari ini 03 Jan 2012.

Yang menarik disoroti adalah awal tulisan:

Kisruh yg terjadi di UI sebenarnya dpt diselesaikan dengan sangat elegan.
Seandainya saya dalam posisi rektor UI, saya akan segera mengundurkan diri
dengan menyerahkan kembali mandat yg pernah diamanatkan oleh MWA UI.

Dan diakhiri dengan:

Ironisnya UI sebagai penggagas BHMN  terpaksa harus menggagalkan sendiri
gagasannya.Mudah2an hal ini tidak terjadi.Dan sekali lagi seandainya saya dalam posisi
rektor UI, saya akan mengembalikan mandat saya demi keselamatan sivias akademika  UI
dan mengukuhkan keberadaan BHMN.

Sudahilah pertengkaran yg tidak berguna ini demi kepentingan sivitas akademika UI
khususnya dan kepentingan bangsa pada umumnya.

Salam Damai.-

Tergantung Laptop

Tergantung Laptop

Manusia-manusia urban sekarang ini amat bergantung hidupnya pada sebuah gadget yang namanya laptop atau notebook atau netbook alias computer jinjing atau apalah namanya…terserah anda saja.

Kalo gak ada laptop seakan dunia berhenti. Coba aja ponakan datang dari bandung bawa ransel backpack isinya baju sedikit dan laptopnya. Tak lupa juga 2 hp nya balcberry dan nokia e63. Ngechat ngetweet dan mesbuk itu aja kerjanya. Ponakan lagi dari pondok labu bawa juga notebooknya dan fesbukan terus update status pacar2an gak jelas arah. Anak sendiri gitu juga…asyik banget download dengan DELL nya yang baru seminggu. Eh taunya bini gitu juga sambil marah2 ama mac-pro nya “lambat banget sih ni mac…kata orang bagus laptop ginian…”

Beh ternyata si bapak meriksa hasil kerja praktek murid juga pake vaio bekas si ibu… wah lengkap deh nyambut akhir tahun dan tahun baru dengan teman gadget laptop dan handphone.

DTM-FTUI Foto Bersama

Hari ini tgl 28 Des 2011, rupanya merupakan hari yang istimewa bagi DTM-FTUI, karena ada beberapa hal. Yang pertama adalah adanya kunjungan dari bapak2 dari Puslitbang PLN Duren Tiga diantaranya, bapak2 Teguh, Hamdan, Dadas, Agoes, Hanggoro dan pak Putu. Tujuannya adalah untuk bekerjasama dalam Reverse Engineering untuk peralatan pembangkit.

foto bersama DTM-FTUI

Kemudian yang kedua adalah ulang tahun bapak tris Budiono M. Dosen senior DTM yang sudah mencapai usia 40 tahun (dikorting cukup banyak). Selanjutnya adalah hari foto bersama dosen-dosen DTM-FTUI sehingga terlihat mereka semua lebih ganteng dari hari biasanya karena semua lengkap dengan jas dan dasi panjang, dasi kurus dan dasi kupu2. Foto2 berlangsung di ruang DTM, dibelakan dengan backgroun rotor turbin dan di dekanat baik di tangga maupun di ruang meeting.

Inkubator Selamatkan Bayi Lagi

Bogor, 20 Desember 2011
Ass. War. Wab.

Kepada Yth.
Prof. Dr. Raldi A. Koestoer
di
Tempat
Bersama ini saya sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan Prof. Raldi berupa Inkubator pada hari Jum’at, 9 Desember 2011 beberapa waktu yang lalu. Inkubator tersebut sangat bermanfaat bagi kelengkapan klinik Bidan Praktek Swasta (BPS) yang masih sangat terbatas peralatannya seperti tempat paktek kebidanan yang kami miliki selama ini. Apalagi kondisi lingkungan desa masih cukup tertinggal dalam hal pelayanan kesehatan, ditambah lagi masih banyaknya keluarga miskin dan masyarakatnya boleh dikatakan umumnya tertinggal dalam hal pengetahuan. Oleh karena itu bantuan Inkubator dari Prof Raldi sangat bermanfaat dan semoga semakin dapat membantu warga di lingkungan Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor maupun bagi lingkungan sekitarnya.
Selain itu perlu saya sampaikan bahwa, pada tanggal 17 Desember 2011 yang lalu, kami didatangi seseorang yang minta tolong karena istrinya sedang melahirkan di rumahnya tepatnya di Kampung Babakan Sirna, Desa Cilebut Timur, satu wilayah Kecamatan (lain desa) dengan tempat saya membuka praktik. Setelah saya sampai di rumahnya, saya sangat prihatin karena ternyata kondisi sosial ekonomi pasangan suami istri tersebut sangat tertinggal, apalagi ternyata anak yang dilahirkan tersebut adalah kelahiran yang ke 10 dan yang dilahirkan terakhir ini adalah kembar 2 (dua) tanpa ada pertolongan sebelumnya, jadi ketika saya datang beserta bidan (asisten) saya untuk menolong bayi kembar tersebut, bayi sudah dilahirkan kira-kira satu jam sebelumnya (sekitar jam 09.30 sedangkan kami sampai ke rumahnya jam 10.30 wib) dan sedihnya lagi kondisi ke 2 (dua) bayi beserta ibunya yang melahirkan hanya terhampar di atas tikar di dalam rumahnya yang sangat sempit dan masih berlantai tanah serta ternyata keadaan bayi yang satu telah meninggal (saya menduga karena terlambat dilakukan pertolongan). Dengan kondisi darurat dan peralatan kebidanan seadanya yang kami bawa, kemudian kami lakukan pertolongan kepada ibu dan bayi kecil (berat badan lahir rendah/BBLR) yang masih hidup.
Kepada pasangan suami istri (Toing-Khaeroni) yang melahirkan tersebut saya sarankan agar bayinya dirawat di Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif, berulang-ulang kami yakinkan agar membawa bayinya ke Rumah Sakit, namun karena masalah biaya, mereka tidak mau membawa ke rumah sakit, akhirnya kami sarankan agar dibawa ke klinik (tempat kami praktik) dengan penjelasan bahwa “ini hanya sementara dan tidak usah memikirkan biaya” sehingga pasangan suami istri tersebut menyetujuinya meskipun dengan rasa cemas karena kahawatir akan biaya. Setelah sampai klinik bayi tersebut kemudian kami lakukan perawatan sesuai standar. Berat bayi yang baru lahir tersebut ternyata hanya 1700 gram sehingga sangat tepat untuk dilakukan perawatan dalam inkubator, dan bayi ini adalah merupakan bayi pertama yang menggunakan inkubator bantuan Prof. Raldi di tempat kami praktik. Alhamdulillah setelah dilakukan perawatan selama 3 (tiga) hari ditunjang dengan ibu bayi yang bersedia dirawat di klinik semakin memudahkan melakukan perawatan dan pemantauan kepada ibu dan bayinya, selain itu asupan air susu ibu (ASI) bagi bayi tersebut dapat selalu terjaga, kondisi inilah sehingga mempercepat menunjukkan kemajuan terhadap perkembangan bayi dan sampai saat kami menulis ini baik ibu maupun bayi telah pulang dirumahnya dengan kondisi sehat, namun sebelumnya untuk meyakinkan kesehatan si bayi tersebut, terlebih dahulu kami melakukan pemeriksaan bayi kepada dokter spesialis anak (dr. Markus, SPA) yang membuka praktik di kawasan kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor.
Perlu pula saya sampaikan bahwa selain si bayi mendapat pertolongan dengan bantuan inkubator hingga menunjukkan kemajuan perkembangannya, pasangan suami istri orang tua bayi tersebut semakin terharu karena ternyata mereka mendapat bantuan biaya dari Prof. Raldi sebesar 2.750.000,- hingga mereka tidak mampu berkata-kata saking terharunya (foto penyerahan bantuan dapat dilihat), dan mereka mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas bantuan yang diberikan oleh Prof Raldi yang dititipkan melalui saya sangatlah bermanfaat.
Demikianlah sekilas informasi yang dapat saya sampaikan, dan atas bantuannya selama ini kami beserta keluarga mengucapkan terima kasih banyak Prof. Raldi dan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT, semoga ke depan semakin bermanfaat bagi kita semua (maaf kami juga lampirkan beberapa foto bayi dalam inkubator maupun foto rumah pasangan suami istri orang tua bayi tersebut).
Bd. Idrawani, AM Keb

ARAH MENUJU RUMAH PASANGAN SUAMI ISTRI (TOING-KHAERONI) YANG MENDAPAT BANTUAN

RUMAH SUAMI ISTRI (PAK TOING-KHAERONI)

RUANGAN DALAM RUMAH TEMPAT BU KHAERONI MELAHIRKAN

BAYI YANG DITOLONG SEBELUM DITEMPATKAN DI INKUBATOR

BAYI DI DALAM INKUBATOR

BAYI DALAM INKUBATOR

SAYA (IDRAWANI BERSAMA BAYI YANG DITOLONG DAN DIRAWAT DALAM INKUBATOR)

MENYERAHKAN BANTUAN UANG TITIPAN PROF DR RALDI A KOESTOER DI RUMAH PASANGAN SUAMI-ISTRI (TOING-KHAERONI)

BAYI SETELAH SAMPAI RUMAH NENEKNYA (ORANG TUA DARI PASANGAN TOING-KHAERONI)

From Raldi: Pastilah Allah SWT yg menyelamatkan jiwa sang bayi…Subhanallah.-

—————————————-

Beberapa Komentar yg masuk.

-0-

Hamdy M’99
hamdim99@yahoo.com
180.246.225.136

Assalamu’alaikum,

Sangat mengharukan dan menggugah yang lain untuk beramal yang baik juga…….Mudah2an amalnya diterima oleh Allah (karena buah dari keikhlasan)…mudah2an kita yang belum berbuat tergugah untuk berbuat……..

Nggak terbayang pahala (jika diterima amalnya oleh Allah…), coba bandingkan ini yang diselamatkan 1 nyawa manusia……..bagaimana dengan seorang pelacur yang menyelamatkan seekor anjing yang kehausan dengan memberi air dengan mengambilkan air dari sumur dengan sepatunya, diberi ganjara oleh Allah dengan Surga…apalagi manusia yang diselamatkan……Subhanallah….begiitu mulia dan indah sekali amalan ini…….

Fashtabikul khairat ya kullu akhiikum.

Wassalamu’alaikum

-0-

M. Fauzan (M2000)

ilmu yang bermanfaat akan tak ternilai harganya jika banyak orang yang merasakan apa yang telah kita perbuat.

tak terasa jerih payah semua teman-teman 6 tahun yang lalu sangat besar manfaatnya bagi masyarakat. sebuah ide yang pada awalnya hanya untuk mengisi waktu luang ketika kuliah, kini bermanfaat besar bagi masyarakat.
ayo teman-teman banyak hal yang bisa kita perbuat untuk kemajuan bangsa.
mari melihat lebih dalam apa yang bisa kita perbuat untuk masyarakat indonesia tercinta.
M.Fauzan ---Mesin 2000

-0-
Sri Bramantoro Abdinagoro (SMS 22Des11)
Luar biasa dan terharu membaca posting blog inkubator. Alhamdulillah, semoga Allah memberi kesempatan kita berbuat lebih banyak lagi
-0-

ibnu roihan
ibnu.roihan@yahoo.com
Submitted on 2011/12/21 at 11:16 pm
senangnya bisa membantu orang lain..
apalagi dengan membantu keselamatan calon penerus dan pemimpin bangsa,.
salut untuk bapak prof. raldi.
semoga anak didiknya bisa mencontoh perjuangan bapak.
aamiin.
-0-

marjo
marjojh85@gmail.com
Submitted on 2011/12/21 at 10:50 pm
alhamdulillah… prof Ral emang JUARA. semoga lekas go international produknya
-0-

Admin
salafymks@yahoo.co.id
bi idznillaah.
-0-
Dear Bapaks,

Alhamdulillah, ketekunan Pak Ral dalam mengembangkan inkubator telah memberikan manfaat dan mampu menterjemahkan makna pengabdian masyarakat yang sesungguhnya.

Mengikuti jejak Pak Raldi, melailui kesempatan ini, saya mengajak Bapaks Dosen DTM untuk mulai memikirkan pengembangan produk jadi, yang dalam 2 s.d. 5 tahun ke depan bisa dikembangkan, dibuat, untuk kemudian diabdikan bagi masyarakat dan kemanusiaan.

Untuk memulainya, pada semester Genap yang akan datang, melalui m.k. Tugas Merancang, Bapaks dapat mengembangkan konsep produk tersebut bersama dengan 3 s.d. 4 mahasiswa bimbingan. Boleh jadi ide pengembangan produk tersebut bisa menjadi benchmark bagi para mahasiswa yang memberikan usulan baru. Jika Bapaks sudah memulai pengembangan produk, melalui m.k. Tugas Merancang, bisa lebih dimantapkan lagi.

Sudah masuk waktu Subuh ….

Wassalam, yulianto.
-0-
Wasabi’s blog
subhanalloh…the real professor…
-0-
Juarsa
semoga Prof. Ral selalu diberikan kesehatan dan barokah, amin.
-0-
teknologiberkelanjutan
Submitted on 2011/12/20 at 8:46 pm
Izin dishare Pak Ral..
Submitted on 2011/12/20 at 8:43 pm
Subhanallah.. Pak Ral, semoga menjadi inspirasi untuk membangkitkan semangat mengabdi untuk kami..
-0-
sayrif DTM-UI
Submitted on 2011/12/20 at 4:01 pm
Subhanallah, berkat pertolonganmu Ya Allah, mudah2an menjadi anak yang Sholeh dan berbakti pada kedua orang tua, semoga Allah memberikan pahala yang lebih atas kebaikan antara sasama hamba allah
-0-
Sandi Sufiandi
facebook.com/sandi.sufiandi
Submitted on 2011/12/20 at 11:19 am
Subhanallah Prof. Raldi…
-0-
Sender arfiandi and-1
waw,, selama bayi ituh bertumub menjadi bayi dewasa sampai meninggal usia tua, tak terputus pahalanya ,
jadi ngiri..
buat apa yah saya kira2.
otak kanan kiri on process,, otak tengahnya konslet nihh,,
-0-
Dari: Heri Hidayat
terharu..
super sekali….
-0-

Fakta ttg Freeport

Disalin dari sebuah milis.
–0–
From: Wayan Wira Saputra
Date: 04.12.2011 10:09:52
Subject: [rumpi3] Satu lagi fakta tentang Freeport

Lisa Pease menulis artikel berjudul “JFK, Indonesia, CIA, and Freeport” dan
dimuat dalam majalah Probe. Tulisan bagus ini disimpan di dalam National
Archive di Washington DC. Dalam artikelnya, Lisa Pease menulis jika dominasi
Freeport atas gunung emas di Papua dimulai sejak tahun 1967, namun kiprahnya
di Indonesia sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya. Freeport Sulphur,
demikian nama perusahaan itu awalnya, nyaris bangkrut berkeping-keping
ketika terjadi pergantian kekuasaan di Kuba tahun 1959. Saat itu Fidel
Castro berhasil menghancurkan rezim diktator Batista. Oleh Castro, seluruh
perusahaan asing di negeri itu dinasionalisasikan. Freeport Sulphur yang
baru saja hendak melakukan pengapalan nikel produksi perdananya terkena
imbasnya. Ketegangan terjadi. Menurut Lisa Pease, berkali-kali CEO Freeport
Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Castro, namun berkali-kali
pula menemui kegagalan. Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, pada
Agustus 1959, Forbes Wilson yang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur
melakukan pertemuan dengan Direktur Pelaksana East Borneo Company, Jan van
Gruisen.

Dalam pertemuan itu Gruisen bercerita jika dirinya menemukan sebuah laporan
penelitian atas Gunung Ersberg (Gunung Tembaga) di Irian Barat yang ditulis
Jean Jaques Dozy di tahun 1936. Uniknya, laporan itu sebenarnya sudah
dianggap tidak berguna dan tersimpan selama bertahun-tahun begitu saja di
Perpusatakaan Belanda. Van Gruisen tertarik dengan laporan penelitian yang
sudah berdebu itu dan membacanya. Dengan berapi-api, Van Gruisen bercerita
kepada pimpinan Freeport Sulphur itu jika selain memaparkan tentang
keindahan alamnya, Jean Jaques Dozy juga menulis tentang kekayaan alamnya
yang begitu melimpah.

Tidak seperti wilayah lainnya di seluruh dunia, maka kandungan biji tembaga
yang ada di sekujur Gunung Ersberg itu terhampar di atas permukaan tanah,
jadi tidak tersembunyi di dalam tanah. Mendengar hal itu, Wilson sangat
antusias dan segera melakukan perjalanan ke Irian Barat untuk mengecek
kebenaran cerita itu. Di dalam benaknya, jika kisah laporan ini benar, maka
perusahaannya akan bisa bangkit kembali dan selamat dari kebangkrutan yang
sudah di depan mata. Selama beberapa bulan, Forbes Wilson melakukan survei
dengan seksama atas Gunung Ersberg dan juga wilayah sekitarnya.
Penelitiannya ini kelak ditulisnya dalam sebuah buku berjudul The Conquest
of Cooper Mountain. Wilson menyebut gunung tersebut sebagai harta karun
terbesar yang untuk memperolehnya tidak perlu menyelam lagi karena semua
harta karun itu telah terhampar di permukaan tanah.

Dari udara, tanah di sekujur gunung tersebut berkilauan ditimpa sinar
matahari. Wilson juga mendapatkan temuan yang nyaris membuatnya gila. Karena
selain dipenuhi bijih tembaga, gunung tersebut ternyata juga dipenuhi bijih
emas dan perak! Menurut Wilson, seharusnya gunung tersebut diberi nama Gold
Mountain, bukan Gunung Tembaga.

Sebagai seorang pakar pertambangan, Wilson memperkirakan jika Freeport akan
untung besar dan dalam waktu tiga tahun sudah kembali modal. Piminan
Freeport Sulphur ini pun bergerak dengan cepat. Pada 1 Februari 1960,
Freeport Sulphur menekan kerjasama dengan East Borneo Company untuk
mengeksplorasi gunung tersebut. Namun lagi-lagi Freeport Sulphur mengalami
kenyataan yang hampir sama dengan yang pernah dialaminya di Kuba. Perubahan
eskalasi politik atas tanah Irian Barat tengah mengancam. Hubungan Indonesia
dan Belanda telah memanas dan Soekarno malah mulai menerjunkan pasukannya di
Irian Barat. Tadinya Wilson ingin meminta bantuan kepada Presiden AS John
Fitzgerald Kennedy agar mendinginkan Irian Barat. Namun ironisnya, JFK malah
sepertinya mendukung Soekarno. Kennedy mengancam Belanda akan menghentikan
bantuan Marshall Plan jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Belanda yang
saat itu memerlukan bantuan dana segar untuk membangun kembali negerinya
dari puing-puing kehancuran akibat Perang Dunia II terpaksa mengalah dan
mundur dari Irian Barat.

Ketika itu sepertinya Belanda tidak tahu jika Gunung Ersberg sesungguhnya
mengandung banyak emas, bukan tembaga. Sebab jika saja Belanda mengetahui
fakta sesungguhnya, maka nilai bantuan Marshall Plan yang diterimanya dari
AS tidak ada apa-apanya dibanding nilai emas yang ada di gunung tersebut.
Dampak dari sikap Belanda untuk mundur dari Irian Barat menyebabkan
perjanjian kerjasama dengan East Borneo Company mentah kembali. Para
pimpinan Freeport jelas marah besar. Apalagi mendengar Kennedy akan
menyiapkan paket bantuan ekonomi kepada Indonesia sebesar 11 juta AS dengan
melibatkan IMF dan Bank Dunia. Semua ini jelas harus dihentikan!

Segalanya berubah seratus delapan puluh derajat ketika Presiden Kennedy
tewas ditembak pada 22 November 1963. Banyak kalangan menyatakan penembakan
Kenndey merupakan sebuah konspirasi besar menyangkut kepentingan kaum
Globalis yang hendak mempertahankan hegemoninya atas kebijakan politik di
Amerika.

Presiden Johnson yang menggantikan Kennedy mengambil siap yang
bertolak-belakang dengan pendahulunya. Johnson malah mengurangi bantuan
ekonomi kepada Indonesia, kecuali kepada militernya. Salah seorang tokoh di
belakang keberhasilan Johnson, termasuk dalam kampanye pemilihan presiden AS
tahun 1964, adalah Augustus C. Long, salah seorang anggota dewan direksi
Freeport. Tokoh yang satu ini memang punya kepentingan besar atas Indonesia.

Selain kaitannya dengan Freeport, Long juga memimpin Texaco, yang membawahi
Caltex (patungan dengan Standard Oil of California). Soekarno pada tahun
1961 memutuskan kebijakan baru kontrak perminyakan yang mengharuskan 60
persen labanya diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Caltex sebagai salah
satu dari tiga operator perminyakan di Indonesia jelas sangat terpukul oleh
kebijakan Soekarno ini. Augustus C. Long amat marah terhadap Soekarno dan
amat berkepentingan agar orang ini disingkirkan secepatnya. Mungkin suatu
kebetulan yang ajaib. Augustus C. Long juga aktif di Presbysterian Hospital
NY di mana dia pernah dua kali menjadi presidennya (1961-1962). Sudah bukan
rahasia umum lagi jika tempat ini merupakan salah satu simpul pertemuan
tokoh CIA. Lisa Pease dengan cermat menelusuri riwayat kehidupan tokoh ini.
Antara tahun 1964 sampai 1970, Long pensiun sementara sebagai pimpinan
Texaco.

Apa saja yang dilakukan orang ini dalam masa itu yang di Indonesia dikenal
sebagai masa yang paling krusial. Pease mendapakan data jika pada Maret 1965
Augustus C. Long terpilih sebagai Direktur Chemical Bank, salah satu
perusahaan Rockefeller. Agustus 1965, Long diangkat menjadi anggota dewan
penasehat intelijen kepresidenan AS untuk masalah luar negeri. Badan ini
memiliki pengaruh sangat besar untuk menentukan operasi rahasia AS di
negara-negara tertentu. Long diyakini salah satu tokoh yang merancang kudeta
terhadap Soekarno, yang dilakukan AS dengan menggerakkan sejumlah perwira
Angkatan Darat yang disebutnya sebagai Our Local Army Friend. Salah satu
bukti adalah sebuah telegram rahasia Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21
48, yang menyatakan jika kelompok Jenderal Suharto akan mendesak angkatan
darat agar mengambil-alih kekuasaan tanpa menunggu Soekarno berhalangan.

Mantan pejabat CIA Ralph Mc Gehee juga pernah bersaksi jika hal itu benar
adanya. Awal November 1965, satu bulan setelah tragedi 1 Oktober 1965,
Forbes Wilson mendapat telpon dari Ketua Dewan Direktur Freeport, Langbourne
Williams, yang menanyakan apakah Freeport sudah siap mengeksplorasi gunung
emas di Irian Barat. Wilson jelas kaget. Ketika itu Soekarno masih sah
sebagai presiden Indonesia bahkan hingga 1967, lalu darimana Williams yakin
gunung emas di Irian Barat akan jatuh ke tangan Freeport? Lisa Pease
mendapatkan jawabannya. Para petinggi Freeport ternyata sudah mempunyai
kontak tokoh penting di dalam lingkaran elit Indonesia.

Mereka adalah Menteri Pertambangan dan Perminyakan Ibnu Soetowo dan Julius
Tahija. Orang yang terakhir ini berperan sebagai penghubung antara Ibnu
Soetowo dengan Freeport. Ibnu Soetowo sendiri sangat berpengaruh di dalam
angkatan darat karena dialah yang menutup seluruh anggaran operasionil
mereka. Sebab itulah, ketika ketika UU No. 1/1967 tentang Penanaman Modal
Asing (PMA) yang draftnya dirancang di Jenewa-Swiss yang didiktekan
Rockefeller, disahkan tahun 1967, maka perusahaan asing pertama yang
kontraknya ditandatangani Suharto adalah Freeport. Inilah kali pertama
kontrak pertambangan yang baru dibuat.

Jika di zaman Soekarno kontrak-kontrak dengan perusahaan asing selalu
menguntungkan Indonesia, maka sejak Suharto berkuasa, kontrak-kontrak
seperti itu malah banyak merugikan Indonesia. Untuk membangun konstruksi
pertambangan emasnya itu, Freeport menggandeng Bechtel, perusahaan AS yang
banyak mempekerjakan pentolan CIA. Direktur CIA John McCone memiliki saham
di Bechtel, sedangkan mantan Direktur CIA Richards Helms bekerja sebagai
konsultan internasional di tahun 1978. Tahun 1980, Freeport menggandeng
McMoran milik “Jim Bob” Moffet dan menjadi perusahaan raksasa dunia dengan
laba lebih dari 1,5 miliar dollar AS pertahun. Tahun 1996, seorang eksekutif
Freeport-McMoran, George A. Maley, menulis sebuah buku berjudul “Grasberg”
setebal 384 halaman dan memaparkan jika tambang emas di Irian Barat itu
memiliki depost terbesar di dunia, sedangkan untuk bijih tembaganya
menempati urutan ketiga terbesar.

Maley menulis, data tahun 1995 menunjukkan jika di areal ini tersimpan
cadangan bijih tembaga sebesar 40,3 miliar pon dan emas sebesar 52,1 juta
ons. Nilai jualnya 77 miliar dollar AS dan masih akan menguntungkan 45 tahun
ke depan. Ironisnya, Maley dengan bangga juga menulis jika biaya produksi
tambang emas dan tembaga terbesar dunia yang ada di Irian Barat itu
merupakan yang termurah di dunia. Istilah Kota Tembagapura itu sebenarnya
salah.

Seharusnya Emaspura. Karena gunung tersebut memang gunung emas, walau juga
mengandung tembaga. Karena kandungan emas dan tembaga terserak di permukaan
tanah, maka Freeport tinggal memungutinya dan kemudian baru menggalinya
dengan sangat mudah. Freeport sama sekali tidak mau kehilangan emasnya itu
dan membangun pipa-pipa raksasa dan kuat dari Grasberg-Tembagapura sepanjang
100 kilometer langsung menuju ke Laut Arafuru di mana telah menunggu
kapal-kapal besar yang akan langsung mengangkut emas dan tembaga itu ke
Amerika.

“Perampokan legal” ini masih terjadi sampai sekarang. Kisah Freeport
merupakan salah satu dari banyak sekali kisah sedih tentang bagaimana
kekayaan alam Indonesia, oleh para penguasanya malah digadaikan bulat-bulat
untuk dirampok imperialisme asing, demi memperkaya diri, keluarga, dan
kelompoknya sendiri. Kenyataan memilukan ini masih berlangsung sampai
sekarang. Pertemuan Mafia Berkeley dengan Rockefeller dan kawan-kawannya di
Jenewa-Swiss di bulan November 1967 menjadi bukti tak terbantahkan tentang
permufakatan tersebut.

Di saat itulah, rezim Jenderal Soeharto mencabut kemerdekaan negeri ini dan
menjadikan Indonesia kembali sebagai negeri terjajah. Ironisnya, penjajahan
asing atas Indonesia diteruskan oleh rezim yang tengah berkuasa saat ini
yang ternyata “jauh lebih edan” ketimbang Jenderal Soeharto dulu.

Anton