Hadiah Boneka Mushmus untuk Guru

Peristiwa pemberian hadiah ini terjadi di kelas Etika tadi siang. Seperti sudah diumumkan sebelumnya melalui milis Etika, hari ini adalah saat pengumpulan laporan PET (Proyek Etika Terpuji). Hampir semua group sudah mengerjakan proyeknya, hanya ada ketinggalan satu group yg belum mengerjakan.
Group 3 dalam kegiatan proyeknya mengadakan Bimbel (Bimbingan Belajar) khusus untuk pelajar-pelajar yang tidak mampu selama empat hari di Bogor.
Kegiatan tsb ternyata sangat diapresiasi oleh mhs di Bogor (IPB) dan saat ditanya kepada salah seorang anggota group “Koq bisa mhs UI sampai menyelenggarakan bimbel gratis untuk anak tak mampu di Bogor”. Mereka menjawab bahwa ini adalah salahsatu kegiatan proyek Etika Terpuji yang menjadi tugas dalam mata kuliah ETIKA TERPUJI. “Koq ada ya kuliah semacam itu di UI, di Bogor tidak pernah ada tuh yang seperti itu”. Karena itu mereka menyampaikan sebuah hadiah untuk gurunya (dosennya). Nah inilah hadiahnya

Boneka Mushmus, souvenir boneka jamur tiram yang unik bersifat edible (dapat dikonsumsi).
Anggota group 3 dari peserta kuliah ETIKA TERPUJI semester genap tahun 2012 ini adalah: Riyadi Afdol, Anang Mandraguna, Iman Ramang, Abdullah Fahmi, M Dz Habibullah.

Mereka telah menyelesaikan proyeknya dengan berhasil dan dikelas tadi diadakan sedikit upacara serah-terima hadiah oleh Iman Ramang kepada guru Etika.

Kebijakan BBM di Cina

Oleh: Boby Surya

Cina, negara pemakai BBM terbanyak setelah AS, kembali menaikkan harga premium dan solar kedua kalinya dalam waktu kurang dari enam pekan. Harga premium naik 6,6 persen atau 0,44 Yuan per liter,solar naik 7,2 persen atau 0,51 Yuan .(ANTARA,2012)

Keputusan tersebut diambil menyusul naiknya harga minyak mentah ke Yuan-600 setara 95 dolar AS per metrik ton. National Development and Reform Commission-China, lembaga sejenis Bappenas di Indonesia, mencatat harga tiga jenis minyak mentah yang disurveinya telah naik rata-rata 10 persen.(ANTARA,2012)
Pemilik kilang minyak terbesar di Cina, Sinopec dan PetroChina, telah mendesak pemerintah menaikkan harga BBM agar sesuai dengan biaya produksi yang dikeluarkan.
Akibat kenaikan itu, beberapa hari kemudian harga sayur mayur di Beijing pun merambat naik.

Tak hanya itu, mulai akhir pekan ini warga masyarakat juga harus mulai membayar taksi lebih mahal jika bepergian lebih dari tiga kilometer. Jika sebelumnya mereka hanya membayar 2 Yuan (satu Yuan setara Rp1450), kini mereka harus membayar sekitar 3 Yuan. Kebijakan itu selain di Beijing akan mulai diberlakukan di kota-kota lain seperti Dalian, Kunming, Xiamen and Shaoxing.

Meski begitu, kenaikan harga BBM di China yang berlaku 21 Maret 2012 tidak disertai aksi penolakan apalagi unjukrasa besar di Beijing atau beberapa kota lainnya.
Semuanya berjalan seperti biasa tanpa gejolak. Semua memang dikendalikan oleh kewenangan terpusat yang merupakan bagian untuk menjaga stabillitas sosial ekonomi.
Kenaikan ini adalah kedua tahun ini dan datang saat pemerintah memiliki rentang yang lebih untuk menyesuaikan tingkat harga, sementara inflasi mereda dari tiga tahun tertinggi pada pertengahan 2011.

Komisi Reformasi dan Pembangunan Cina, dapat menyesuaikan harga BBM ketika harga minyak internasional bergerak dengan lebih lebih dari empat persen selama periode 22 hari kerja Beijing membatasi kenaikan dalam biaya bahan bakar untuk melindungi konsumen dalam negeri ketika harga internasional terus menanjak. Inflasi mereda bulan lalu menjadi 3,2 persen kecepatan yang paling lambat sejak Juni 2010 menyusul serangkaian kenaikan suku bunga dan langkah-langkah pengetatan moneter oleh Beijing.

“Inflasi tampaknya telah mereda, memberikan ruang untuk kenaikan harga minyak kedua (tahun ini),” kata Australia dan New Zealand Banking Group dalam sebuah catatan penelitian Selasa.

“Dampak langsung terhadap CPI (inflasi harga konsumen) akan dapat ditangani pada tahap ini.” Cina khawatir lonjakan inflasi membawa potensi untuk memicu kerusuhan sosial.

Sambil mengumumkan kenaikan harga BBM terbaru, pemerintah mengatakan akan menawarkan subsidi untuk sektor-sektor seperti mekanisasi pertanian dan sopir taksi untuk mengurangi dampak.

Inflasi yang melambat selama 20 bulan terakhir hingga Februari silam, membuat pemerintah China percaya diri untuk menaikkan harga BBM tanpa mempengaruhi tingkat daya beli masyarakat.

Pada Februari lalu, tingkat inflasi China sebesar 3,4 persen. Angka tersebut jauh dibawa target pemerintah sebesar 4 persen. “Ini langkah berani Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional kelihatannya inflasi turun cukup tajam akhir-akhir ini, jadi kebijakan ini diambil pada situasi politik yang pas,” kata analis Gordon Kwan dari Mirae Asset Management di Hong Kong.

Teknologi Anti-Gravitasi

Hmm… Anti-Gravitasi… Binatang apa itu kira-kira ? Kalau anda memegang sebuah benda ditangan anda dan kemudian anda melepaskannya… Apa yang terjadi ? Tentu benda itu akan jatuh kebawah atau dengan kata lain benda itu melayang kebawah. Namun bila yang terjadi kemudian adalah bila benda itu kemudian dari bawah melayang keatas lagi dan kemudian berhenti bergerak di dekat tangan anda tanpa anda memegangnya. Maka gerakan balik keatas dan kemudian berhenti yang berarti melayang atau ‘ngambang’ di udara itu adalah gerak Anti-Gravitasi.

Ya betul…Welcome…Selamat Datang di dunia Anti-Gravitasi. Di sini Anda akan menemukan inovasi Anti- Gravitasi, mesin Anti-gravitasi, penemuan gerak abadi (gerak terus menerus tanpa henti walau tidak ada sumber energinya spt batere), dan hal-hal yang jauh lebih menarik, terkait dengan teknologi Anti-Gravitasi.

Alasan utama untuk memperkenalkan teknologi ini karena keyakinan bahwa Anti-Gravitasi adalah mungkin. Seperti setiap fenomena alamiah lain, maka gravitasi sebagai sebuah gaya (force) haruslah juga memiliki reaksi berlawanan. Sama seperti panas-dingin, keras-lembut, muatan negative listrik dengan muatan positif listrik. Kutub utara pada magnet, kutub selatan magnet. Gelap-terang, Atas-bawah.

Dengan teknologi Anti-Gravitasi banyak hal bermanfaat yang dapat dilakukan. Kita bisa membuat wahana antariksa yang ringan di atmosfer bumi, membuat mesin propulsi pesawat dengan jauh lebih mudah dan dengan kinerja yang lebih hebat daripada apa yang dikenal masa sekarang ini. Penggunaan lain yang penting adalah untuk membuat bobot benda menjadi hilang, sehingga benda lebih mudah untuk diangkut kemana-mana, walau berat sekalipun.

Dengan teknologi anti-gravitasi orang tua jompo dan orang cacat yang tak bisa jalan bisa ‘melayang-layang’ tanpa masalah. Bobotnya akan menjadi ringan seperti kapas sehingga mereka bisa pergi kemana-mana dengan lebih mudah dan mereka akan banyak mendapat kenyamanan karenanya.

Dengan adanya problem Pemanasan Global sekarang ini, jelas hal ini akan banyak mempengaruhi kehidupan kita, dalam 20 atau 30 tahun ke depan, planet kita akan menjadi terlalu panas untuk ditinggali, kita bisa menggunakan teknologi Anti-Gravitasi dan wahana Anti-Gravitasi untuk mengeksplorasi banyak ruang antariksa yang lebih memadai dan menemukan planet yang cocok untuk kita bisa bermigrasi kesana. Bahkan dipihak lain, anda bisa membuat listrik gratis di rumah dengan teknologi ini.

Jika Anda sudah memahami bahwa teknologi Anti-Gravitasi adalah mungkin, maka kami sarankan Anda melihat penemuan-penemuan Anti-Gravitasi yang dibuat dalam 100 tahun terakhir ini.

Sebagai outcome dari Anti-Gravitasi ditemukan juga mesin gerak-abadi (perpetual), dimana mesin bergerak atau beroperasi selamanya tanpa baterai atau sumber listrik. Sebenarnya mesin semacam ini telah dibangun di alam ini, banyak fenomena alamiah yang memberikan kita contoh dari mulai gerakan yang tak berujung semisal badai tornado dan proses alam lainnya seperti aliran air yang konstan dan tidak pernah berhenti, juga rotasi bumi pada porosnya dan banyak lagi. Kita perlu mempelajari dan mencontoh proses-proses alam ke mesin-mesin yang perlu kita buat untuk keperluan manusia..

Konon ribuan tahun yang lalupun sudah ada teknologi ini (ingat tentang piramida Mesir atau teknologi suku Maya di Indian). Anti-Gravitasi muncul kembali di zaman modern kita melalui bantuan para inovator (penemu) di seluruh dunia. Mereka melakukan penelitian dan eksperimen yang tebaik untuk membuat Anti-Gravitasi menjadi kenyataan.

Anda ingin tahu rahasianya ?

Benar ingin tahu…?

Pejamkan mata dulu deh… Berdoa sebentar… Sudah ???

Nih ya rahasianya…

M.E..D…A…N……..M..A…G….N….E….T.

Tuh sudah ya… Berarti turunannya juga yaitu

Medan magnet, medan elektro-magnetik dan juga medan listrik.

Advice untuk orang muda:

Anak-anakku, inilah salah satu teknologi masa depan di era kalian nanti, pelajarilah sebaik-baiknya. Dan gunakanlah nanti untuk kemanfaatan manusia, Jangan merusak alam, tapi pelajarilah apa yang ada di alam ini, semua itu adalah tanda-tanda. Gunakanlah bagi kemaslahatan bangsa kita. Berdoalah agar selalu mendapat petunjuk Allah, karena ilmu itu hanya bisa dipahami atas ijin dan ridho Allah semata-mata.

Pelajariperlahan-lahan melalui video berikut:

-0-

Tulisan ini disadur dari web Anti-Gravitasi dan merupakan perkenalan dari buku AG tulisan Hatcher David.

Indonesia menolak minyak Iran

-0- salinan dari milis sebelah -0-

Re: (news) Produksi Minyak Minim, Tapi Kok RI Ekspor Minyak?
Posted by: “Iwan Husdiantama” niharder@yahoo.com niharder
Thu Apr 19, 2012 7:07 pm (PDT)

Saya suka email dari mas Irwan….

Intinya kita ini terutama kebanyakan orang2 migas menjadikan tuhannya adalah
begundal AS dan Tel Aviv…….

Tks.

From: Migas_Indonesia@yahoogroups.com
[mailto:Migas_Indonesia@yahoogroups.com] On Behalf Of Irwan Kurniawan
Sent: 11 April 2012 12:41
To: migas_indonesia
Subject: Re: [Oil&Gas] (news) Produksi Minyak Minim, Tapi Kok RI Ekspor
Minyak?

“..
Dengan jatuhnya sanksi ekonomi Amerika-Eropa kepada Iran maka Iran menjual
minyak
termurah dengan pembayaran termudah. Bisa dapat diskon 15% dan bayar pakai
Rupiah,
bukan dollar. Tapi semua tutup mulut. Peluang emas ini sirna begitu saja
karena taat dan
beriman kepada big boss di Washington-London-Tel Aviv. Retorika Indonesia
sebagai negara
yang bebas dan aktif cuma omong kosong. Padahal Rusia, India, China,
Pakistan, Turki,
Jepang, Korea dan terakhir Afrika Selatan menyambut dengan senyum sumringah
murah
meriah minyak Iran.

Tapi bagi Republik Indonesia? Tetap menjadi begundal AS. Sementara saat ini
pemerintah
gembar gembor akan mencabut subsidi BBM dan pasrah bahwa kenaikan harga BBM
sudah
takdir ilahi, bukan akibat akal bulus yang amat terang benderang.
..”

Kasihan nasib RakyatRI..Punya Presiden tapi takluk pada titah negara lain..

“I Love United States with All its faults, and consider it as my second
country”..

Gila!! Di jaman sebelum merdeka, orang kaya gini pantas/harusnya dihukum
mati.. :-(


Wassalam,

Irwan.K
“Better team works could lead us to better results”

http://irwank.blogspot.com

fb/twitter/skype: irwank2k2

http://www.amperanews.com/afrika-selatan-nikmati-minyak-murah-iran-indonesia

-malah-menolak/

Afrika Selatan Nikmati Minyak Murah Iran, Indonesia Malah Menolak

Pada :06/04/2012 Kategori :
HEADLINE, INTERNASIONAL
| Comments Off | 909 Pembaca

Amperanews.com : Retorika Indonesia sebagai negara yang
bebas dan aktif cuma omong kosong. Padahal Rusia, India, China, Pakistan,
Turki, Jepang, Korea dan terakhir Afrika Selatan menyambut dengan senyum
sumringah murahnya minyak Iran.

Malang benar nasib Republik Indonesia yang tetap
bersikukuh tunduk kepada komando yang diberlakukan AS terhadap Indonesia.
Pada Februari 2012 bulan lalu, kapal tanker minyak Iran lego jangkar di
Perairan Karimun, Batam, Indonesia yang oleh pemerintah hanya dianggap
wisata dan dolanan oleh pejabat negara.

Sementara dilaporkan, saat ini Afrika Selatan dilaporkan
terus meningkatkan impor minyak mentah dari Iran sebesar 364 juta dollar
pada Februari, naik dari nol pada bulan sebelumnya meskipun AS terus menekan
negara itu, dikatakannya Afrika Selatan dengan tegas mengabaikan embargo AS
yang dikenakan kepada Republik Islam, kata laporan resmi Afrika Selatan, The
South African Revenue Services (SARS).

The South African Revenue Services (SARS) pada Senin,
02/04/12 mengungkapkan bahwa pada bulan Februari 2012, negara itu sudah
mengimpor 417.000 ton minyak mentah Iran dimana mengalami sedikit penurunan
sejak bulan Oktober 2011 yang mengimpor 467.000 ton minyak mentah Iran,
Reuters melaporkan.

Pada bulan Januari 2012, perdagangan dan bea cukai
menunjukkan bahwa impor minyak mentah Afrika Selatan dari Iran berada pada
titik nol, dibandingkan dengan rata-rata bulanan sebesar USD 280 juta pada
tahun lalu.

AS dan Uni Eropa telah memberlakukan sanksi finansial dan
minyak terhadap Iran sejak awal 2012. Namun bagi Tehran, sanksi itu tidak
akan mampu menghentikan Republik Islam untuk mandiri dalam program energi
nuklir.

Dengan jatuhnya sanksi ekonomi Amerika-Eropa kepada Iran
maka Iran menjual minyak termurah dengan pembayaran termudah. Bisa dapat
diskon 15% dan bayar pakai Rupiah, bukan dollar. Tapi semua tutup mulut.
Peluang emas ini sirna begitu saja karena taat dan beriman kepada big boss
di Washington-London-Tel Aviv. Retorika Indonesia sebagai negara yang bebas
dan aktif cuma omong kosong. Padahal Rusia, India, China, Pakistan, Turki,
Jepang, Korea dan terakhir Afrika Selatan menyambut dengan senyum sumringah
murah meriah minyak Iran.

Tapi bagi Republik Indonesia? Tetap menjadi begundal AS.
Sementara saat ini pemerintah gembar gembor akan mencabut subsidi BBM dan
pasrah bahwa kenaikan harga BBM sudah takdir ilahi, bukan akibat akal bulus
yang amat terang benderang. [Islam Times/on/Press TV]

Pada 11 April 2012 10:55, Ahmad Mujib
menulis:

Selasa, 10/04/2012 12:33 WIB
Produksi Minyak Minim, Tapi Kok RI Ekspor Minyak?
Rista Rama Dhany – detikFinance

http://finance.detik.com/read/2012/04/10/123316/1888718/1034/produksi-minyak

-minim-tapi-kok-ri-ekspor-minyak

Jakarta – Produksi minyak Indonesia saat ini rata-rata
mencapai 930 ribu barel per hari (bph), namun dari jumlah tersebut sebagian
ternyata di ekspor ke luar negeri. Padahal jumlah kebutuhan bahan bakar
minyak (BBM) di dalam negeri rata-rata diperkirakan 1,4 juta bph.

Untuk mencukup kebutuhan BBM dalam negeri tersebut Indonesia harus mengimpor
minyak dari luar negeri. Lantas kebutuhan dalam negeri saja kurang mengapa
harus diekspor produksi minyak kita?

Dikutip dari situs Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), dikatakan
produksi minyak mentah Indonesia terutama ditujuan untuk memenuhi kebutuhan
domestik, namun sebagian diekspor keluar negeri karena spesifikasinya tidak
sesuai dengan kebutuhan kilang dalam negeri.

“Negara-negara yang membeli produksi minyak Indonesia di antaranya Jepang,
Amerika Serikat, Korea, Taiwan, Singapura dan lainnya. Jepang merupakan
negara terbesar pembeli minyak Indonesia yakni pada 2010 mencapai 19,3% dari
total ekspor minyak atau mencapai 23.407 ribu barel sedangkan pada 2011
sekitar 36.823 ribu barel (36,6%), sementara Amerika pada 2010 membeli
minyak Indonesia sebanyak 4.779 ribu barel dan pada 2011 sekitar 5.553 ribu
barel,” demikian pernyataan Ditjen Migas.

Namun sejak 2004 hingga 2011 ekspor minyak Indonesia cenderung menurun, pada
2004 ekspor minyak Indonesia total mencapai 178.869 ribu barel, 2005 turun
159.703 ribu barel terus turun terakhir pada 2011 hanya 100.744 ribu barel.

Terkait kebutuhan BBM dalam negeri rata-rata mencapai 1,4 juta barel per
hari artinya ada kekurangan pasokan BBM untuk dalam negeri, pemerintah
melakukan impor minyak yang sesuai spesifikasi kilang minyak di Indonesia.

Kilang minyak Indonesia dibangun pada saat produksi minyak Indonesia masih
sekitar 1,5 juta bph atau di atas kapasitas kilang (1,057 juta bph) dan
masih dapat memenuhi konsumsi dalam negeri. Namun pada perkembangan
selanjutnya menunjukkan bahwa produksi minyak semakin menurun dan di bawah
kapasitas kilang dalam negeri, sementara konsumsi meningkat namun
peningkatan kapasitas kilang sangat terbatas.

Terkait produksi 930 ribu bph tersebut, tidak seluruhnya dimiliki Negara,
namun dibagi dengan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dimana 60% hasil
produksi milik Negara 40% milik KKKS. Sehingga produksi 930 ribu bph
tersebut yang menjadi bagian Negara hanya 586 ribu bph.

Terkait impor minyak pada 2011, Indonesia mendapatkan pasokan tambahan
minyak dari sekitar 8 (delapan) Negara, pasokan terbesar ada dari Arab Saudi
yakni pada 2011 mencapai 35.485.274 bph, dari Azerbaijan sebesar 19.505.368
bph, Nigeria sebesar 16,689.013 bph.

“Save a Tree” – Keep it on screen – think before you print this email.

10 Negara dengan BBM Termurah

Oleh: A. Rizal Siswantoro

10 Negara dengan BBM Termurah di Dunia

Indonesia boleh mengklaim menjual BBM dengan nilai subsidi terbesar se Asia Tenggara. Tapi tetap saja harga BBM di negara penghasil minyak ini, terhitung cukup tinggi untuk dibeli rakyatnya. Sehingga isu kenaikan BBM, selalu menjadi hal sensitif. Fluktuatif harga minyak dunia karena berbagai gejolak, selalu menjadi alasan. Namun pada beberapa negara ini, harga BBM tetap menjadi komoditi yang stabil bahkan sangat rendah harganya.
Dimulai dari posisi 10 yakni Uni Emirat Arab (UEA). Sebagai salah satu negara pemasok minyak terbesar minyak di dunia, harga BBM di UEA hanya Rp4.300 per liter.Posisi ke-9 ditempati Bahrain, yang menjual BBM sekitar Rp3.159 per liter. 60 persen perekonomian negara berakar pada pemurnian minyak bumi, yang selama sepuluh tahun terakhir semakin kuat. Harga BBM murah juga terpengaruh karena luas negara pulau ini hanya sekitar 266 mil atau bila berkendaraan 100 mil/jam, maka hanya memerlukan jarak tempuh 161 Km. Jadi buat apa BBM mahal, sementara luas negara lebih kecil dari sebuah Provinsi di Indonesia.
Qatar, negara ke-8 yang menjual BBM murah. Di negara terkaya di dunia ini, harga minyak bagi rakyatnya hanya Rp2.575 per liter. Disusul Kuwait, yang menjual BBM dengan harga Rp2.457 per liter.
Sebagai negara dengan cadangan minyak terbesar di Afrika, Libya termasuk negara yang menjual BBM murah di dunia. Negara bekas rezim Khadafi ini menjual BBM hanya sekitar Rp1.636 per liter.
Posisi kelima, adalah Arab Saudi. Negara eksportir minyak terbesar di dunia ini menjual BBM sekitar Rp1.404 per liter. Selanjutnya adalah Iran. Di negara Ahmadinejad ini, pasokan minyak yang melimpah cukup mempengaruhi harga minyak dunia. Per liternya, BBM di Iran dihargai sekitar Rp1.287 per liter.
Nigeria menjadi negara ketiga dengan harga minyak termurah di dunia. Meski banyak konflik kekerasan dan perang saudara, namun salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia ini menjual BBM hanya sekitar Rp1.170 per liter.
Posisi kedua adalah Negara Turkmenistan yang mampu menjual BBM hanya sekitar Rp936 per liter. Yang menempati Salah satu negara di Amerika Selatan yang dipimpin oleh Hugo Chavez ini, meski tidak negara terkaya, namun mampu memberi harga BBM termurah bagi rakyatnya. Rakyat Indonesia boleh gigit jari, karena harga BBM per liter di negara ini dijual hanya sekitar Rp585 saja.

-0-
A. Rizal Siswantoro, mahasiswa Teknik Mesin UI, angkatan masuk 2009, berasal dari Jawa Timur.-

Copernicus Scholarship

Scholarships – United States

Visiting Assistant Professor in Art History
Alfred University, New York, United States
Scholarship / Financial aid: undefined
Date: fall semester, 2012
Deadline: April 15, 2012
Open to: applicants with a PhD or ABD in Art History or related field
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=1889,us,sch&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

Galina Starovoitova Fellowships on Human Rights and Conflict Resolution
Kennan Institute, Washington, D.C., US
Scholarship / Financial aid: a stipend of $1,700 per month, plus transportation costs and a housing allowance
Date: 3 months / 6 months
Deadline: May 7, 2012
Open to: applicants at postdoctoral level
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=1890,us,sch&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

Scholarships – European Union

DoRa Master Programme
Tallinn, Estonia
Scholarship / Financial aid: monthly stipend of 288 EUR for degree students
Date: 10 months
Deadline: 20 May 2012
Open to: applicants that aren’t residents of the Republic of Estonia
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=1139,eu,sch&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

Copernicus Center Scholarship for PhD Researchers
Kraków, Poland
Scholarship / Financial aid: 2 scholarships in the amount of $1000
Date: 18 months
Deadline: May 15, 2012
Open to: individuals who hold a Master’s degree in physics, cosmology, astronomy, mathematics, philosophy of science, history of science
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=1140,eu,sch&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

Copernicus Center Scholarship for Postdoctoral Researchers
Kraków, Poland
Scholarship / Financial aid: one scholarship in the amount of $2000
Date: 12 months
Deadline: May, 15, 2012
Open to: researchers in the fields of: mathematics, mathematical physics, astrophysics and cosmology
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=1141,eu,sch&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

Copernicus Center Scholarship for PhD Researchers
Kraków, Poland
Scholarship / Financial aid: two scholarships in the amount of $1000 gross
Date: 18 months
Deadline: 31 August 2012
Open to: PhD Researchers who hold a Master’s degree in philosophy, theology, religious studies, anthropology, history
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=1142,eu,sch&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

NATO Internship Programme 2013
Bruxelles, Belgium
Scholarship / Financial aid: a lump sum of € 800 per month+travel expenses covered
Date: 6 months
Deadline: 30 April 2012
Open to: candidates with qualifications in Economics, Finance, or Human Resources
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=1143,eu,sch&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

PhD Grants@Max Planck Institute for Social Anthropolo​gy
Halle, Germany
Scholarship / Financial aid: grants available
Date: 2 years, with the possibility of two six-month extensions
Deadline: 7 May 2012
Open to: socio-cultural anthropologists, archaeologists, and historians
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=1144,eu,sch&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

Conferences – Small fee conferences

16th East European Conference on Advances in Databases and Informatio​n Systems
Poznan, Poland
Scholarship / Financial aid: none
Date: September 18-21, 2012
Deadline: May 27, 2012
Open to: Ph.D. students
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=600,sfe,int&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

Summer courses – United States

Scholarships for the ICPSR Summer Program
US
Scholarship / Financial aid: scholarships provided
Date: June – August, 2012
Deadline: May 14, 2012, 12:00 noon, EST
Open to: everyone interested
Website: http://www.eastchance.com/anunt.asp?q=42,us,sco&issue=20120410&utm_source=eastchanceMailing&utm_medium=email&utm_campaign=20120410

RSBI Kinerjanya Dipertanyakan

Semuanya ujung-ujungnya uang, dipungut dari orang tua yang anaknya masuk kelas reguler. Artinya rakyat-rakyat juga yang susah. Kalau sudah terendus korupsi, alih-alih pembuktiannya menjadi sulit karena semua pihak yang terkait akan tertutup, sama persis yang saya alami tahun lalu saat anak sekolah di SD RSBI Rawamangun Jakarta yang bekas SD Labschool dulu.

Sekarang banyak keluhan dari teman yang anaknya sekolah di SMP RSBI, bukan saja uang setoran macam-macam, tapi kehadiran guru yang terbatas karena guru banyak menghadiri undangan dan pelatihan-pelatihan. Belum lagi sekolah harus repot terus menerima tamu-tamu studi banding dari sekolah lain, bahkan dari daerah-daerah (wah ternyata bukan anggota DPR RI dan DPRD aja yang suka studi bandimg). Akhirnya yang stres adalah anak-anak murid dan orang tua, banyak mereka merogoh kocek untuk ikut Bimbel karena target sekolah terhadap prestasi akademis sangat tinggi.

Kalau sudah begini, rakyat lagi yang repot. Rasanya makin jauh sekali cita-cita mencerdaskan bangsa dengan fasilitas pendidikan murah dan berkualitas. Malang benar bangsaku ini…..

Salam prihatin,

Nia Sjarifudin
Dikirim dari Yahoo! Mail untuk Android
Posted by: “ninoy aja” ninoy_ngo@yahoo.com ninoy_ngo
Sat Apr 7, 2012 5:19 pm (PDT)

——— Ada komen baru yg panjang 11 April 2012 ————————-
Komentar baru pada tulisan Anda “RSBI Kinerjanya Dipertanyakan”
Penulis : Yudi Lubis (IP: 118.96.206.147 , 147.static.118-96-206.astinet.telkom.net.id)
E-mail : yudilubis@yahoo.com
URL :
Whois : http://whois.arin.net/rest/ip/118.96.206.147
Komentar:
JUDICIAL REVIEW RSBI : ANTARA CITA-CITA DAN FAKTA YANG ADA

Hari ini saya mengikuti sebuah acara yang sangat menarik, yaitu sidang Judicial Review program SBI di Mahkamah Konstitusi (MK). Seperti yang kita ketahui, program ini digugat oleh sekelompok masyarakat yang merasa dirugikan oleh program (R)SBI ini dan menganggap program ini bertentangan dengan UUD 1945. Koalisi Anti Komersialisasi Pendidikan (KAKP) meminta MK untuk melakukan judicial review terhadap UU Sisdiknas. Permohonan tersebut dilandasi alasan mereka yang menilai adanya sekolah RSBI bertentangan dengan semangat dan kewajiban negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan dualisme sistem pendidikan di Indonesia. Program prestisius pemerintah ini dianggap mendiskriminasi siswa miskin dan hanya diperuntukkkan bagi siswa-siswa kaya. Saya datang mewakili IGI yang masuk sebagai pihak terkait dalam perkara ini. Minggu sebelumnya sidang ini telah berjalan dan IGI diwakili oleh Puti dan Habe untuk mengikuti sidangnya. Menurut agenda saya diminta untuk datang menyampaikan pandangan saya tentang program RSBI ini. Sungguh kebetulan karena dua hari yang lalu saya baru saja datang dari Jogya mengikuti acara Dialog Kebijakan RSBI di Hotel Saphir yang diselenggarakan oleh Puslitjaknov Balitbang. Betul-betul merupakan ‘RSBI Week’ bagi saya. 
Kemdikbud sebagai pihak yang digugat kali ini datang dengan ‘full team’ dan dipimpin oleh Prof Dr. Suyanto, Dirjen Mandikdasmen, beserta beberapa direktur seperti Dr. Hamid, Dr Ibrahim Bafadal, Dr. Didik Suhardi, Dr. Andi Pangeran, Dr. Ana Erliana, Dr. Hendarman Anwar, dll. Saksi ahli yang diminta untuk hadir membela Kemdikbud yang terdiri atas Prof Slamet, Dr. Indra Djati Sidi, Dr. Udin S. Winata, Prof. Zamroni, dan Dr. Ibrahim Musa. Selain mereka hadir juga tim saksi dari para kepala sekolah dan guru RSBI. Pokoknya ini adalah ‘gelar perang’ yang menggetarkan dari Kemdikbud. So powerful…! 
Di pihak penggugat hadir Bambang Wisudo, mantan wartawan Kompas, Lody F. Paat, dll yang saya tidak kenal. IGI hadir dengan tiga orang yaitu Bu Itje, Puti dan saya sendiri.
Begitu masuk ruangan suasana mencekam langsung terasa karena jumlah pengunjung dibatasi sesuai dengan jumlah kursi dan hadirin diminta untuk mematikan HP-nya agar suasana sidang benar-benar khidmat. Tapi saya melihat bahwa para peserta sidang memang nampak tegang dan tak ada yang menunjukkan sikap rileks. Tentu saja karena ini adalah suasana sidang di mana kedua belah pihak berhadapan sebagai penggugat dan tergugat. Secara psikologis suasana ini memang tercipta menegangkan.
Acara kemarin itu adalah mendengarkan pendapat dari para saksi ahli yang dibawa oleh pihak tergugat. Meski pun ada lima orang saksi ahli yang dibawa oleh Kemdikbud tapi yang bisa memberikan kesaksiannya hanyalah tiga orang saja karena terbatasnya waktu. Artinya sidang ditunda bagi saksi ahli lainnya pada persidangan berikutnya pada tanggal 24 April 2012 yang akan datang.
Saksi ahli yang berbicara pada kali ini adalah Prof. Slamet, yang merupakan penggagas awal dari program ini, Dr. Indra Djati Sidi, sebagai mantan Dirjen Kemdiknas, dan Prof. Udin S. Winata. Saya akan menyampaikan beberapa poin yang disampaikan oleh masing-masing saksi ahli dan komentar saya tentang pendapat mereka.
Prof Slamet menyampaikan pandangannya bahwa program SBI ini adalah program yang digagas untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia sebagai jawaban dari era globalisasi dan upaya bangsa Indonesia untuk dapat bersaing secara internasional. Program sekolah unggulan semacam SBI ini adalah program yang juga dilakukan oleh negara-negara lain dan ia memberi contoh program Smart School atau Sekolah Bestari yang dilakukan oleh Malaysia.
Prof Slamet juga menjelaskan bahwa program ini tidak bertentangan dengan UU dan tidak berkiblat pada negara lain dan berakar pada budaya bangsa sendiri. Bahkan ia memberi contoh tentang sebuah program komputerisasi dari gamelan yang dijadikan sebagai bukti bahwa program SBI ini berupaya untuk mengembangkan kekayaan budaya Indonesia dan bukan berkiblat ke negara asing. Ia juga menjelaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah mutu pendidikan yang tinggi yang berakar pada Standar Nasional Pendidikan yang diperkaya dan diperdalam dengan materi dari negara lain agar sekolah Indonesia dapat bersaing dengan kurikulum negara maju lain. Tapi jika Standar Nasional Pendidikan ini sudah dianggap setara dengan negara maju maka tidak diperlukan lagi pengayaan dan pendalaman tersebut. Hal ini tentu mengherankan bagi saya karena rumusan dari SBI adalah SNP + X dimana X adalah ‘pendalaman’ dan ‘pengayaan’. Jika ‘pendalaman’ dan ‘pengayaan’ ini tidak perlu dilakukan karena dianggap sudah setara dengan mutu negara maju lain maka bukankah itu berarti bahwa program ini hanya SNP saja? Jika SNP saja dan tidak ada kelebihan lainnya maka apa beda program SBI dengan program SNP?
Pernyataan Prof Slamet ini semakin menguatkan dugaan saya bahwa program SBI ini benar-benar kacau konsepnya. Jika Prof Slamet yang dianggap sebagai penggagas ahli dari program ini saja ternyata mengeluarkan rumusan yang berbeda dengan rumusan awalnya yang SNP + X lantas sebenarnya bagaimana sih rumusan konseptual dari SBI ini? Prof Slamet menyatakan bahwa program RSBI ini tidaklah kebarat-baratan dan masih bertumpu pada budaya Indonesia sendiri. Tapi tentu saja hal ini bertentangan dengan fakta di lapangan bahwa kenyataannya sekolah-sekolah RSBI diminta untuk menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dan kurikulumnya diminta untuk berkiblat pada kurikulum Cambridge, IBO dan negara OECD. Justru hal inilah yang selalu dijadikan alasan oleh sekolah RSBI mengapa mereka mengenakan dana yang tinggi pada orang tua. Apa yang disampaikan oleh Prof Slamet itu TIDAK sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan. Menurutnya apa yang terjadi sekarang ini adalah kurang akuratnya komunikasi yang disampaikan oleh sekolah pada masyarakat.
Satu hal yang mungkin dilupakan oleh Prof Slamet ketika menyebut program Sekolah Bestari atau Smart School dari Malaysia adalah bahwa program tersebut dirancang, digagas dan dilaksanakan oleh pemerintah Malaysia tanpa mengenakan biaya pendidikan tambahan bagi para peserta didiknya. Program ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah Malaysia dan siswanya tidak dikenakan biaya tambahan untuk mengikuti program Sekolah Bestari ini. Hal ini tentu berbeda dengan pemerintah Indonesia yang justru mengomersialkan program SBI-nya. Justru karena program SBI ini menjadi komersial, di mana para orang tua harus membayar sejumlah besar dana jika memasukkan anaknya pada program ini, sehingga program ini digugat oleh masyarakat. Program RSBI ini telah membuat diskriminasi dan segregasi pada siswa yang RSBI dan yang non-RSBI. Program RSBI menjadi begitu elitis dan eksklusif sehingga hanya orang-orang kaya yang bisa mengikutinya karena sekolah memang mengenakan biaya yang tinggi pada pesertanya. Akibatnya siswa yang miskin menjadi tak mampu mengikuti program ini. Prof Slamet bersikukuh bahwa program RSBI ini harus diteruskan dengan alasan bahwa siswa yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata perlu mendapatkan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya. Tapi tentu saja ini dibantah dengan menunjukkan bukti-bukti bahwa apa yang diberikan pada sekolah-sekolah RSBI ternyata lebih kepada aksesori dan kosmetik belaka dan samasekali tidak mengakomodir cara belajar yang sesuai bagi anak-anak cerdas istimewa atau berbakat istimewa. Para guru sekolah RSBI ini samasekali tidak memiliki wawasan atau pun pengetahuan yang memadai untuk mendidik anak cerdas istimewa atau berbakat istimewa seperti yang disampaikan oleh Prof Slamet. Apa yang disampaikannya hanyalah semacam ‘wishful thinking’ belaka. Faktanya sekolah RSBI ini bukanlah sekolah yang dirancang khusus bagi siswa yang memiliki kecerdasan istimewa seperti yang disampaikannya. Program RSBI bahkan hanya mau enaknya saja dengan menunjuk sekolah-sekolah terbaik di setiap daerah untuk menjadi sekolah RSBI.
Salah satu hal yang membuat saya tercengang adalah ketika Prof Slamet kembali mengemukakan alasan perlunya Indonesia memiliki program RSBI ini. Menurutnya program ini akan dapat mencegah ‘capital flight’ dan ‘menghemat devisa’ dari para orang tua yang selama ini menyekolahkan anaknya di luar negeri. Jika Indonesia memiliki sekolah yang bermutu seperti RSBI ini maka para orang tua yang selama ini mengirim anaknya ke LN akan cukup menyekolahkan anaknya di sekolah RSBI ini sehingga ini akan mencegah ‘capital flight’ dan Indonesia akan ‘menghemat devisa’…! Terus terang saya selalu tercengang jika ada yang pejabat Kemdikbud yang menggunakan hal ini sebagai alasan untuk menjalankan program RBI ini. Pertama, istilah ‘devisa’ dan ‘capital flight’ yang digunakan adalah salah kaprah. Bagaimana mungkin biaya sekolah anak ke luar negeri disebut sebagai ‘devisa’? Tidak pahamkah para ahli itu dengan apa yang dimaksud dengan ‘devisa’? Mengapa pembiayaan orang tua yang dikeluarkan untuk anaknya yang bersekolah di LN disebut sebagai ‘capital flight’? ‘Capital flight’ itu biasanya kita gunakan untuk menyebut diboyongnya dana modal bisnis atau industri yang semula berada di Indonesia dan kemudian dialihkan ke luar negeri oleh para konglomerat atau pemilik modal. Pengeluaran pribadi baik untuk sekolah atau rekreasi tidak pernah disebut sebagi ‘capital flight’ (the expenditure itself is not even called capital). Jika itu disebut ‘capital flight’ maka kegiatan naik haji yang dilakukan tiap tahun secara massif oleh bangsa indonesia jauh lebih tepat disebut sebagai ‘capital flight’. Faktanya tak satu pun di antara kita yang pernah menyebut ‘naik haji’ sebagai ‘capital flight’.
Kedua, sama sekali tidak ada bukti bahwa dengan adanya sekolah RSBI maka para orang tua yang semula berpikir untuk menyekolahkan anaknya ke LN maka akhirnya membelokkannya ke sekolah RSBI. Sekali lagi, itu hanya ‘wishful thinking’ yang menurut saya menggelikan. Para orang tua yang ingin mengirimkan anaknya ke LN tentu tidak sebodoh itu untuk percaya begitu saja bahwa mutu pendidikan RSBI di Indonesia ternyata sudah setara dengan mutu pendidikan yang mereka cari di luar negeri dan kemudian membatalkan niatnya dan membelokkannya ke sekolah RSBI. Ini masih sangat jauh panggang dari api. Bahkan berdasarkan hasil survei Kemdikbud sendiri ternyata mutu sekolah RSBI tidak lebih istimewa daripada sekolah reguler (Kompas, 18 Februari 2012). Untuk beberapa skor, termasuk bahasa Inggris, siswa dan guru di sekolah reguler bahkan lebih unggul. Jadi apa yang disampaikan oleh Kemdikbud dan kemudian disampaikan lagi oleh Prof Slamet benar-benar hanya ‘wishful thinking’ yang tidak memiliki dasar.
Paparan saksi ahli kedua dilakukan oleh Dr. Indra Djati Sidi, yang merupakan mantan dirjen yang cukup lama di Depdiknas dulu. Ada beberapa hal menarik yang disampaikannya.
Dr. Indra Djati Sidi menjelaskan latar belakang sejarah mengapa program RSBI ini muncul. Menurutnya pemerintah Indonesia selalu berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikannya dengan berbagai cara agar bisa bersaing dengan negara-negara lain. Dr Indra menunjukkan statistik posisi mutu pendidikan dan indeks pembangunan manusia negara Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain yang ternyata masih di bawah. Hal ini mendorong upaya untuk mencari model dan sistem pendidikan yang unggul untuk dipelajari untuk dapat dijadikan sebagai model pengembangan mutu pendidikan sekolah Indonesia sendiri. Bahkan Dr. Indra datang ke Jakarta International School (JIS) bersama Jusuf Kalla yang waktu itu sebagai wapres untuk melihat sendiri bagaimana pendidikan bertaraf internasional itu diselenggarakan. Saya yakin mereka sangat terkesan karena apa yang dilakukan sekolah tersebut memang luar biasa jika dibandingkan dengan fakta yang ada di sekolah-sekolah kita. Ketika masih mengajar di sekolah internasional saya pernah beberapa kali datang ke sekolah elit ini.
Dari sini kemudian muncul ide bahwa Indonesia harus melakukan sesuatu untuk memperbaiki mutu pendidikannya seperti apa yang dilakukan oleh JIS, atau menimal mendekatinya. “Peningkatan mutu dan kompetensi harus dilakukan”, kata Dr Indra,”dan jika belum bisa dilakukan pada semua sekolah maka kita harus lakukan pada beberapa sekolah dulu karena kita tidak memiliki dana yang besar untuk melakukan pada semua sekolah. Sekolah-sekolah Indonesia yang memiliki kompetensi setara dengan sekolah-sekolah asing ini haruslah dapat diakses oleh semua golongan. Prinsipnya, sekolah indonesia bermutu internasional ini haruslah berdaya saing dan dapat diakses oleh semua siswa. Selain itu sekolah RSBI ini haruslah menekankan pada nasionalisme dan pembangunan karakter,” lanjutnya.
Terus terang saya selalu terkesan mendengarkan paparan Dr Indra Djati Sidi ini di mana pun dan kapan pun. Kami sering tampil bersama dalam berbagai acara baik di IGI, RSBI atau lainnya, tapi apa yang disampaikan dan penampilan beliau memang selalu menarik. Beliau bukan hanya cerdas tapi memang memiliki kharisma dan kemampuan dalam berkomunikasi yang mungkin tidak dimiliki oleh pejabat Kemdikbud lainnya. Segera saya kirim BBM ke beliau ‘Very convincing speech, Pak Indra!’
Tapi dari sini saya segera sadar bahwa memang ada kesalahan dalam pemilihan model yang dirujuk oleh program ini sejak dari awalnya. Program ini memang sejarahnya mengacu pada sekolah-sekolah internasional dan sekolah-sekolah national plus yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehingga tidak heran jika kemudian ciri itu yang muncul meski hanya diambil permukaannya. Dan ini memang kesalahan besar.
Selain Jakarta International School, Dr Indra juga memberi contoh tentang sekolah Gontor yang juga menggunakan bahasa asing sebagai bahasa pengantarnya dan ternyata tidak pernah digugat oleh masyarakat. Mungkin Dr Indra lupa bahwa contoh-contoh yang ditunjuknya adalah sekolah-sekolah swasta dengan tujuan pendidikan yang spesifik. Sekolah-sekolah tersebut adalah sekolah swasta yang disainnya memang ditujukan bagi siswa-siswa yang memiliki kebutuhan spesifik. JIS adalah sekolah internasional bagi anak-anak asing yang orang tuanya bekerja di Indonesia dan mahalnya memang luar biasa utk ukuran umum. Sekolah National Plus pun didesain bagi anak-anak yang orang tuanya memang sejak semula menginginkan anak-anaknya kelak akan melanjutkan sekolah ke luar negeri. Mereka adalah ‘segmented students’ yang pupulasinya sangat kecil dan berada sangat di atas (top tier). Sedangkan yang akan dilakukan oleh pemerintah adalah membuat sebuah desain bagi sekolah publik yang katanya, dan semestinya, harus ‘dapat diakses oleh semua siswa’. Jadi dari sini saja sudah jelas kesalahan berpikir pemerintah yang akhirnya memang membuat konsepnya itu sendiri jadi salah kaprah.
Presentasi Prof Ibrahim Musa yang menjelaskan hasil risetnya tentang pembiayaan sekolah RSBI di Surakarta dan Jakarta menampilkan data-data yang sungguh ‘wah’. Tingginya angka-angka pembiayaan sekolah yang ditunjukkannya justru semakin menegaskan bahwa sekolah RSBI ini TIDAK DAPAT DIAKSES OLEH SEMUA SISWA sehingga sesungguhnya apa yang ditampilkan oleh Prof Ibrahim Musa itu adalah fakta atau bukti langsung bahwa sekolah SBI ini sejatinya memang menjadikan siswa miskin terdiskriminasi. Saya bertanya-tanya dalam hati mengapa justru fakta ini yang dijadikan sebagai argumen untuk mendukung program RSBI? Bukankah itu justru menjadi bumerang bagi pemerintah yang menyatakan bahwa sekolah RSBI ini haruslah BERMUTU, BERDAYA SAING, dan DAPAT DIAKSES OLEH SEMUA SISWA jika ternyata menampilkan gambaran pembiayaan yang fantastis yang dikenakan pada orang tua?
Sekedar ilustrasi, sekolah RSBI ini akhirnya memang pembiayaannya sebagian besar dibebankan pada orang tua. Pada jenjang SMP pembiayaan terbesar memang dari orang tua dan bahkan pada jenjang SMA mencapai 78%…! Dan ini jelas-jelas merupakan bukti privatisasi pendidikan publik dengan menyerahkan pembiayaan terbesarnya pada orang tua. Paparan Prof Ibrahim Musa justru menunjukkan dengan gamblang betapa kapitalistiknya sekolah RSBI yang sejatinya adalah sekolah publik dan ini bisa dipakai oleh para penggugat sebagai bukti yang ditunjukkan sendiri oleh pemerintah melalui saksi ahlinya.  Kesaksian ini menurut saya justru melemahkan posisi pemerintah sendiri.
Lantas apa bedanya sekolah publik dan sekolah swasta jika ternyata di sekolah publik pun orang tua yang harus menyediakan dana terbesar bagi pendidikan putranya…?! Saya rasa di sinilah pemerintah, dalam hal ini Kemdikbud, kehilangan orientasinya dan lupa pada jatidirinya sebagai peneyelenggara pendidikan publik yang seharusnya justru memperluas akses bagi siswa miskin dan bukannya justru menyerahkan sekolah-sekolah terbaiknya pada ‘pasar’ yang bisa membelinya. Dengan mendorong sekolah RSBI untuk menarik pungutan semena-mena pada orang tua maka sebenarnya pemerintah telah mengkomersialkan pendidikan melalui sekolah-sekolah terbaiknya. Akibatnya siswa-siswa miskin secara otomatis tersisihkan oleh sistem yang keliru orientasi ini. Ini adalah ‘moral hazard’ yang membuat pemerintah digugat karena telah mengkhianati UUD 1945 yang mengamanatkan pendidikan yang tidak diskriminatif.
Tapi mendengarkan paparan dari Prof Slamet dan Dr Indra membuat saya sadar bahwa penggugat dan tergugat sebenarnya bicara tentang ‘binatang’ RSBI yang berbeda. Mereka berdua bicara tentang sekolah bermutu secara filosofis dan konseptual. Sebuah konsep yang ‘Das Sollen’. Sementara penggugatnya bicara tentang sekolah RSBI yang faktual, Das Sein. Jadi memang tidak akan ketemu.Saksi Ahli tergugat bicara tentang ‘cita-cita’ sedangkan penggugat menggugat fakta yang ada.

Saya tidak tahu apakah Mahkamah Konstitusi perduli dan paham dengan perbedaan dua ‘binatang’ RSBI yang dibicarakan atau tidak karena baru sekali ini saya mengikuti sidang tentang gugatan hukum seperti ini. Tapi saya yakin bahwa Prof Dr Machfud MD yang memimpin sendiri tim hakimnya yang keren-keren dan berwibawa itu memiliki pemahaman yang komprehensif ttg materi yang diperdebatkan dan bukan sekedar melihat dan mendengar apa yang disampaikan di persidangan. Semoga…!

Surabaya, 12 April 2012

Salam
Satria Dharma

http://satriadharma.com/

Kurikulum SD harusnya begini

Subject Re: Bizinov2010-Community Re: the highest bridge in the world
Sender mnurhuda@ub.ac.id
Recipient bizinov2010@googlegroups.com
Copy Paulus Boen , Bivinov2012 – Satrio Arismunandar , Bizinov 2010 Pudjianto
Reply-To bizinov2010@googlegroups.com
Date 06.04.2012 11:15
Pak Ridwan Gunawan ysh,

Saya sangat setuju dengah tulisan Bapak.

Tulisan Bapak mencerminkan kebijakan seorang yang sudah kenyang makan garam.

Intinya memang pendidikan dan pendidikan.
Makanya, resouces kita yang sedikit, harusnya digunakan untuk mencerdaskan
bangsa, agar bangsa ini kelak mampu bersaing dengan Vietnam, Korea, Jepang
dan bangsa-bangsa lain di dunia.

Jangan resources yang tinggal sedikit ini dibuat bancakan, dibakar habis
dijalan. Coba bayangkan, misalkan subsidi BBM yang 127 trillyun itu
digunakan untuk membangun sekolah bermutu, lab yang bermutu, pengembangan
SDM yang handal…betapa besar impact yang ditimbulkan.

Coba misalkan, kurikulum SD diubah, ketimbang disuruh menghapalkan nama
menteri, wali kota sampai nama istrinya, diganti dengan kurikulum yang
lebih real, ketrampilan misalkan.

Ajari anak SD kelas pegang dan menggunakan obeng, gergaji, palu, kelas 3
perkenalkan dengan mesin-mesin sederhana, baik combustion maupun electric,
ajari mereka membuat mainan sendiri, betapa mereka akan berkembang di
kemudian hari menjadi manusia-manusia trampil. Nggak usah bikin,
keteratrikan mereka dari kecil pasti akan berbuah sikap mental yang sangat
mendukung inovasi di kemudian hari.

Semuanya tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit, dan itu bisa
diambilkan dari jatah subsidi BBM atau penghapusan subsii BBM.

Tapi tidak seperti sekarang. Peningkatan anggaran pendidikan sebesar 20%
APBN malah digunakan untuk foya-foya dan bancakan. Tiap tahun buku
pelajaran berubah. Yang namanya intensifikasi pendidikan cuma menyekoki
anak dengan pelajaran hapalan yang seabreg. Apa yang pada jaman kita dulu
diberikan pada saat kelas 2 SMP, sekarang diberikan pada anak kelas 2 SD.
Jadilah perkembangan mental anak sekarang seperti dibonzai.

Anak SD kelas 2 sudah diajari menghapal fotosintetis, tanpa pernah tahu
sebenarnya fotosintetis itu. Disuruh menghapal macam-macam energi,
sedangkan gurunya sendiri tak bisa mengerti secara benar apa itu energi.
Semuanya mau disuruh menjadi generalis, padahal dalam hidup yang yang
dibutuhkan adalah ketrampilan praktis, bukan hapalan model cepat tepat di
TV-RI.

Akibatnya, setelah besar, kita memang lebih suka menjadi broker, karena
menjadi broker yang dibutuhkan memang hanya omong besar, bukan kerja besar
seperti yang ditunjukkan oleh bangsa-bangsa maju.

Salam
M. Nurhuda

Teman teman,
Kita ini punya Pancasila dan prinsipnya Gotong Royong 30 tahu lalu kita
lebih kaya dari Tiongkok. Saya biasa memonitor sendiri semua negara
berlembang dengan membawa staff keiling secara intensive waktu di Astrta
bail ke negara berkembang maupun maju. Jadi saya tahu setidaknya dengan
mata kepala sendiri kemajuan Jepang sejak Astra partneran dengan Jepang
tahun 1968 nan mulai dengan pendirian Toyota Astra dan saya masuk resmi
(ahun 1972 dan pensiun total tahun 2008. Tahun 1976man saya “diundang”
Hyundai mau melihat bagaimana mereka mulai dengan model Pony. Kita sebagai
Astra sudah “lebih maju” dengan produksi Kijang kita. Kita masih sempat
“dijamu” dan tukar pikiran dengan pendiri unit mobilnya dan masih
“bangga” pabrik kita nggak kaah. Eh sekarang ja messkipun Astra secara
kollektif menguasai pasar mobil domestik barangkali 60% semua kendaraan
bermotor dari sepedamotor sampai traktor, dan jadi perusahan publik
“terbesar dengan 160,000 karyawan dan untung 2 Milliard Dollar lebih serta
jadi kandidat perusahan publik dengan “sejuta pemilik” dan terpandang di
regional dan international ( tanpa memikirkan ada porsi kepemiiklan
asingnya yang lebih dari 50%) dimana saya juga ikut bangga kerja selama r6
tahun; tetap saja bukan apa2nya Hyundai Group, bahkab bukan apa2nya
Hyundai-Kia Motors Group. Jadi mari kita mawas diri membangun negara kita
dengan baik. Dulu membandingkan dengan Korea dan Gaiwan, terus dengan Cina
dan India sekarfang dipecundangi dan dianggap ” A nation of coolies ” oleh
saudara serumpun dan tetangga. Jembatan Madura dipereteli. Jadi besi tua
dan Jembatak Kutai Kartanegara yang sarat korupsi roboh. Kalau di Cina
yang juga sangaty korupt, setidaknya koruptor yang proyek jembatannya
roboh benar2 digantung di Tien An Men Square ditonton publik supaya ada
efek jera. Memang Teng Siauw Ping bilang : “Tak perdfuli. Warna kuit
kucing apa; yang penting bisa menangkap tikus”. Padahal pilihan warna
“Kucing” angauta “KPK” sarat kepentingan partgai dan pressure group.
Bukan bohong meskipun saya yang dulu milih SBY kadang2 “kecewa” dengan
safety play dia. Namun juga kita insyaf demokrasi berdasarkan kabinet
Presidensiil kita sekarang kan banyak “dibajak” oleh DPR dan gerombolan
demonstran atau presssure group liar. Mereka kat mengindahkan lagi jabatan
presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Kepala Negara itu
simbol tertinggi bangsa. Jadi kalau kita tak menghormati ja siapa lagi.
Sebagai kepala pemerintahan kuita bebas mengeritik dan berdemo. Tapi
pasang speaker raksasa didepan Istana Negara waktu presiden SBY sebagai
Kepala Nagara menerima kepala negara asing ( Austria ? ) Maki2 SBY katus
turun bukanlah pelaksanaan demokrasi yang baik. Sekali lagi
kuncinya……….. Pendidikan. Namun kata pribahasa “Ignorance is not
innocent”.
Demokrasi kita sudah sangat baik. Japui jangan kebablasan dan tugas kita
para intelektual (katanya) yang beruntung mendapatkan pendidiklan tinngi
ja mengawalnya sesuai denga cita2 luhur Sumpah Pemuda 1928 dan Prolamasi
Kemerdekaan ’45. Namun janga sepotong sepotong mengartikan UUD45. UUD 45
itu yang penting adalah jiwanya, bukan pasal2nya. Kalau UUD45 dilakukan
tanpa perubahan, ja akan ada dikgator baik Soekarno dan diktator penuh
kritikl Soeharto. Mereka tentu ada baik dan buruknya sesuai zamannya.
Tanpa pemikiran2 angkatan Soekarno,m tak ada NKRI. Tanpa “tangan besi
Soeharto” yang banyak melanggar HAM dan ada korupsinya ( meskipun
totalnya korupsi Orde Baru barangkali jkanya 10% dari koprupsi ABPN zaman
“reformasi” yang diduga 30%). Ja susah juga kita survive sebagai NKRI
karena ada 650 suku bangsa dan sebagian besar kecewa ( meskipun
dibandingkan dengan jumah penduduk kecil karena suku Jawa jan 60%nan (?)).
Ja imilah tantangan kita membangun NKRI yang lebih baik. Kita kritis tpi
harus balans daam memberi penilaian. Talk masalah kita berbeda pandapat
karena namanya kaum “intlektual” maka ” We agree to disagree”.
Selamat berjuang terus untuk bangsa. Kadang2 b agi sebagian kita: “The
Journey Is The Destination”. Ja sampai negara NKFI adil dan makmur masih 3
generasi lagi kali. Perlajanan jauh dimulai dengan langkah pertama yang
benar.
Baiknya Pak Kristanto di BIC undang kita2 buat kegiatan “Ngobroldi Wrung
Kopi” karena one way discussion via internet ada baik dan limitasinya.
Kita pakai keduanya.
Sent from my BlackBerryŽ
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

—–Original Message—–
From: Paulus Boen
Date: Thu, 5 Apr 2012 22:12:00
To: Ridwan Gunawan Ir.
Subject: the highest bridge in the world

[image: Inline image 1]

The Aizhai suspension bridge was built as part of an expressway from
southwest China’s Chongqing Municipality to Changsha city in Hunan.

[image: Inline image 2]

Work started on the engineering feat in October 2007 and it has now
finally
opened to traffic.

[image: Inline image 3]

The completion of the bridge shortens the journey time between the two
cities from several days to just eight hours

[image: Inline image 4]

Driving across the bridge, which links two tunnels together, drivers are
offered a breathtaking view of the Dehang Canyon

[image: Inline image 5]

Pedestrians can also walk across the bridge, which is lit up at night with
1,888 lights, using a special walkway

Sentilan

Dalam acara sentilan-sentilun kemarin, ada satu yang saya ingat dari kata-katanya Mbah Tejo alias 0sujiwo Tejo. Sambil memegang saxofonenya dia bilang begini:

Kalau hemat adalah pangkal kaya,

Maka

Santun adalah pangkal KORUPSi.

Sudah sering saya kemukakan pada generasi muda, bahwa sopan-santun itu tidak identik dengan ETIKA. Contohnya sangat banyak kita lihat di TV negara kita ini. Tingkah laku yang sopan-santun itu malah diperlihatkan oleh para koruptor yang karena pandainya, maka korupsinya tidak bisa terungkap. Bahkan bisa balik menyerang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Sedangkan mereka yang jujur malah berkata apa adanya tanpa rekayasa dibuat-buat, sehingga kadang-kala terlihat kurang sopan. Jadi Etika itu berkaitan dengan tindakannya atau amal perbuatan, bukan soal kesantunan kelihatan tampak muka bagus tapi dibelakang justru berbuat curang atau korupsi yang merugikan masyarakat banyak.

Terimakasih dari Cilebut

Untuk yang ke sekian kalinya

Lab Perpindahan Kalor
Departemen Teknik mesin
Fak Teknik UI

menyumbangkan Alat Kesehatan yaitu INKUBATOR BAYI sebagai output dari penelitian dan pengembangan di kampus.
Tgl 18 Maret 2012 haari Senin telah diserahkan satu unit ke puskesmas ibu dan anak yang dikelola oleh ibu bidan Asri yang telah menunggu sejak satu bulan lalu brhubung karena masih ada beberapa masalah yang harus diselesaikan inkubator belum bisa diserahkan pada waktunya.

Sumbangan produk litbang dari DTM-FTUI diawali 2 tahunyang lalu melalui proyek IMHERE yang berakhir th 2010, kemudian dilanjutkan atas inisiatif dari staf di Laboratorium P. Kalor sehingga boleh dibilang sumbangan alkes kepada puskesmas di lingkungan depok ini merupakan CSR dari Departemen T. Mesin.
Berikut ini adalah surat terimakasih yang disampaikan panjang melalui SMS:

-0-

assalamualaikum..maap prof, rencananya mau telp prof langsung,saya takut prof lg sibuk, maap kalo lewat sms aja, saya mau bilang terimakasih atas sumbang inkubatornya, saya ga bisa membalas kebaikan prof, saya cuma bisa mendo’akan amal kebaikan prof di balas oleh Allah, keluarga prof di beri kesehatan, rezeki prof semoga bertambah dari yang di berikan, amin, insyaallah inkubator ini bermanfaat buat kami masyarakat cilebut timur, tuk laporannya nanti saya bareng bd.indrawani,cuma itu yg bisa saya ucapkan, maap kalo ada kata yg salah ya prof,trimakasih yg amat sangat,wassalam..
dari ibu Bidan Asri, Cilebut Timur
-0-

http://www.youtube.com/watch?v=ibfjqny60KM

Lihat juga beberapa artikel mengenai inkubator

http://koestoer.wordpress.com/2012/02/07/pinjam-pakai-gratis-inkubator-bayi/

http://koestoer.wordpress.com/2011/03/02/amedic-produk-alat-kesehatan/

http://koestoer.wordpress.com/2011/12/20/inkubator-selamatkan-bayi-lagi/

Mukti Wibowo Disainer Kapal

Pak Mukti dalam diskusi utk membuat kapal pelat datar di UI Depok. Kami masih kekurangan satu orang dalam rapat ini yaitu Hadi Tresno Wibowo, yang lagi sakit. Beliaulah penggagas kapal jenis ini (yg kami sebut kapal patah2). Tahap selanjutnya adalah membuat dokumen yang berkaitan dengan kapal atau juga dalam bentuk yg lebih bisa dibaca oleh investor yaitu Business Plan.
Diruangan yang sempit tapi bersejarah ini sudah banyak ditelorkan bisnis berbasis teknologi. Yang sudah eksis diantaranya adalah Alat Kesehatan (lihat inkubator yg ada diruangan), Dampak reklamasi pantura pada pembangkit, Water Treatment Plant. Sedangkan yang sudah lama dalam perintisan dan masih terus dicoba adalah Minyak nilam…
So… yang hadir disini adalah Mukti Wibowo, Aryadi, Yahya, Mirza dan Raldi.

Originally posted on Raldi Artono Koestoer:

Ini SMS 3 minggu y.l. tgl 17 Jan 2012 dari sahabat lama Ir EP.

(+) Prof sy sdh baca inkubator di blog anda, mau tanya inkubator itu dimana bs didapat dan estimate brp ya harganya? Cucuku mgg lalu lahir dini shg perlu di masukan ke inkubator. Wass (Edwiro n Yuli)

Mas ed.. Cucunya skrg tinggal dimana ? alamat persisnya dmn ?

(+) Skrg tinggal di rumah saya di jl. Batu kramat II/22 Rt 17 Rw 05 kel. Batuampar Kramat jati, Jak Tim.

Ini yg masuknya dari condet ya…

Masuknya dari condet ya ? Jam 10-11 an nanti insya Allah saya antar…

(+) Ya, tapi lebih lancar lewat jalan raya bogor msk ke kompl bulak rante (dpn smp 49) trs arah inerbang/condet. Di google map lbh jelas.

Ok nanti sy coba GPS dulu…

Sdh brkt staf saya GATOT 08161848410, mengantar inkubator mhn dibantu nuruninnya, boleh dipakai s/d bayi insya Allah SEMBUH…

View original 567 more words

UI no 1 Kampus Pintar

On Sat, 17 Mar 2012 15:53:25 +0700, Raldi Artono Koestoer wrote:

The top ten…

RANK JENIS PERGURUAN TINGGI TOTAL SCORE
1 Universitas Universitas Indonesia 4.871
2 Universitas Universitas Gunadarma 4.839
3 Universitas Universitas Bina Nusantara 4.473
4 Universitas Universitas Gadjah Mada 4.452
5 Institut Institut Teknologi Bandung 4.330
6 Universitas Universitas Komputer Indonesia 4.307
7 Universitas Universitas Pendidikan Indonesia 4.230
8 Institut Institut Pertanian Bogor 4.229
9 Politeknik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 4.195
10 Universitas Universitas Brawijaya 4.167

Intinya adalah dari layanan Sistem Informasi di kampus baik untuk Pendidikan dan Pengajaran maupun untuk Pelayanan Penelitian para dosennya dan juga Administrasi Pendidikan.

Di UI pelayanan ini berpusat di PPSI-UI (Pusat Pelayanan Sistem Informasi) yang dipimpin oleh

Prof Riri Fitri Sari

dari Dep Teknik Elektro FTUI.-

Berikut ini sedikit sambutan dari beliau:

Terimakasih Prof Raldy, Pak Hendri dan Prof Gotty, Pak Jaya dan semua..

Alhamdulillah semuanya karena kerja keras semua pemangku kepentingan.
Semoga menjadi penyemangat bahwa sebenarnya ‘langit kita masih biru’.
Kemarin di Rektorat Prof Emil Salim memberikan mimpi dan tugas kita
semua
“Indonesia 2045 dengan pendapatan perkapita USD 40000″. Amin ya Allah.

Semoga dapat terus dipertahankan dan juga bisa menjadi salah satu yang
terdepan ditingkat internasional
Sekarang memang zamannya di Ranking – sebuah kertas penghargaan yang
berharga.
Semoga kita melakukan sesuatu dengan lebih baik, bukan karena
kompetitor kita, tapi niat untuk memberikan yang terbaik yang kita bisa.

Salam hangat penuh semangat.

Riri Fitri Sari

-0-

Daftar lengkap Kampus Pintar indonesia versi Tesca:
http://tescaindonesia.org/top100.php

SMARTHOUSE Futuristik Teknologi

Wireless Teknologi yang memungkinkan node Veda Client hingga mencapai 2^16 node dalam satu area rumah atau gedung dan mencapai 2^64 node secara keseluruhan global node veda client
Mendukung terbentuknya Pervasive Computing disetiap rumah yang terpasang Veda Client
Secure Technology dengan enkripsi data AES 128 bit
High Reliable data dengan metode CSMA-CA untuk penanganan penyaluran data secara Wireless
Low Cost Computation, Cost Consumption, Cost Production, Data Rate
****************************
Kontak Person: Ramadita Budhi +628161924335 ramditabudhi@yahoo.com
****************************

English start again

English class start again. Eventhough with three peoples only in the beginning which were Gandjar, Ario and Raldi, teacher Susi decide to continue the lesson. Lately join Yulianto, Hendar, Tresna and Yudan.

nglish class of Mechanical Engineering lectures.
We were discussing also about the next trip to Yogyakarta… Ask the details to pak Gandjar…

Finnaly class finished with a lot of fun.

Fesbuk Twitter Produk Anak Bangsa

Facebook, tentu anda sudah mengenalnya dong. Twitter… anak muda kenal banget nih yang ini.
Nah Facebook ama Twitter bergabung jadi satu belum tahu kan ?
Dan yang hebatnya lagi ini produk anak bangsa sendiri lagi. Kalau anda alumni UI maka ini produk alumni UI lagi… luarbiasa. Itulah kerjaannya alumni FTUI. Alumni Mesin lagi, jadi saya wajib dong mendukungnya. Namanya:

Agi Yogiansyah

Jadi klik saja :

http://skyersworld.com/

Baru softlaunching minggu lalu. Cepat segera anda daftar deh, tentu masih ada kekurangan disana-sini tapi entu kita fahamlah untuk pengembangannya perlu waktu dan dukungan dari kita2 semua. Segera mendaftar jadi member biar ramai disitu.
Portal ini terutama buat JEJARING SOSIAL DAN PENDIDIKAN.
Berikut ini visi misinya yg saya salin dari webnya.-
-0-
What is SKYers World

SKYers World is place for skyers to enlarge vision, retrain brain, increase the confidence, attract the good around , seize the profitable opportunities in path,

step forward daily, make positive engage relationship, and the place that no “imposisible and give up” words.

Our Vision

We want each individual Indonesian youth have the opportunity to develop the potential, talent, desire, and their dreams with a quality education for a better Indonesia.

Our Mision

1. Equalize opportunities for youth of Indonesia get the best quality of education

2. Increased awareness of the potential of every youth Indonesia, talents, desires and dreams respectively.

3. Increased prosperity through the distribution of labor and entrepreneurship.

Our Value

1. We believe every individual is born with specific talent

2. We believe every individual is unique and special

3. Every individual has the right to a decent education and welfare

4. Every individual has the right to follow the wishes and dreams with their talent and potential .

UNTUK IBU

Ibu yang kami cintai

Allah SWT telah mentakdirkan engkau menjadi ibu kami.

Ibu yang telah melahirkan sebelas putera puteri yang sehat dan

yang menurunkan para cucu,

yang dikemudian hari menjadi anak serta cucu yang soleh soleha.

Kami bangga telah dipilih oleh Allah menjadi putera puterimu.

Ibu yang kami cintai.

Ibu telah merawat dan membesarkan kami dengan penuh keprihatinan dan bukannya tanpa kesulitan,

tanpa gelimang harta dan tahta.

Kesederhanaan, budi-pekerti dan kejujuran serta potensi diri, itulah yang ibu bangkitkan dalam diri kami.

Bangga kami akan kemuliaan hatimu, keluhuran budi pekerti, kedermawanan dan keikhlasan terhadap sesama hamba illahi.

Ibu yang kami cintai

Rasanya tak sanggup kami tuliskan kalimat apapun yang pantas kami torehkan untukmu.

Tak sanggup pula kami membalas budi baik dan pengorbananmu. Doa-doamu engkau rangkai hari demi hari untuk keberhasilan hidup kami.

Terimakasih ibu,

Tanpa doa-doamu kami tak akan menjadi seperti ini. Tak cukup waktu bagi kami membahagiakan dan membaktikan diri kami kepadamu.

Namun doa-doa kami selalu ada dalam setiap nafas dan shalat kami, mengiringi perjalananmu ke haribaan Illahi.

Semoga Allah SWT memberkahi jasa-jasa dan pengorbananmu untuk kami, mengampuni dosa-dosa dan kekhilafanmu, menerima iman islammu dan memberikan tempat yang layak disisi Allah SWT, selamat jalan ibu.

Ibu,

Kau telah pergi meninggalkan kami. Kau meninggalkan kami dengan sejuta kenangan penuh kasih.

Kau telah melahirkan kami dengan selamat, sehat dan sentosa.

Terimakasih Allah SWT mengirimkan perempuan terbaik untuk kami.

Kami bangga lahir dari rahim seorang ibu yang hebat, tegar dan berani melawan berbagai tantangan dan rintangan.

Kau adalah pahlawan kami.

Kau adalah sosok yang luarbiasa.

Kami belum dapat membalas semua pengorbananmu, kecuali dengan doa.

Semoga Allah SWT dapat membalas semua budi kasihmu.

Selamat jalan ibu, selamat beristirahat di kedamaian abadi.

Semoga ibu mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

Amiin Ya Robal Alamin.

-0-

Ibu wafat 20 Jan 2012.

Lihat di:

http://koestoer.wordpress.com/about/family-1-n-2/ibu-wafat-20jan12/

Surat Ujug-ujug dari Lebak

Satu pagi saya di telpon seseorang. Dia bilang KH TB AH dari pon-pes Hidayatul Ihwan di Lebak Rangkas Bitung Banten. Ngomongnya rada kurang jelas ini itu, tapi kira2 mau kasi oleh2 ama saya. Nanti ada anak santrinya yg akan dating ke kantor sy ngasi oleh2 itu.

Ya saya bilang oke aja kalau ada orang mau datang ngasi oleh2. Walau saya tanya kenapa atau apa sebabnya saya dikasi oleh2, dia menjawab brebet brebet brebet yg saya tidak begitu mengerti.

Okay saya tungguin aja, dan jam 11 an memang datang seorang anak, bernama Abdi dia ngaku pegawainya pak Haji AH dan memberi saya sehelai kain dengan bau parfum yg menyengat. Begitu saja dan waktu saya Tanya anak itu darimana datangnya dia bilang Cipanas… lho koq Cipanas ? Padahal si Haji dari Lebak ? Tapi anak ini nunduk aja tidak banyak bicara dan kliatannya susah utk di-tanya2. Saya bekalin duit aja dia buat pulang ama saya kasi baju koko.

Lalu saya bukalah surat Kyai Haji tadi, suratnya bisa dilihat di lampiran foto jpg dibawah ini. Isinya minta sumbangan 100 zak semen. Karena lagi bangun mesjid. Niat saya memang ingin bantu kalau ada kesempatan. Mau jugalah saya kalau memang ada masjid yg perlu bantuan. Jadi saya telponlah eh sorry smslah si bapak itu bilang kalau sy akan berkunjung utk lihat masjidnya. Dan ini jawab smsnya:

-0-

Wa. Alaikum salam wr wb, alhmdlah amiin pak . Anak sy sdh tatang ke bpk . Tks banyak peratian d niat mulia bpk untuk mempringan pembgunan yg sgt prihatin d bemutuhka skl biyaya . Inysa allah ke datangan bpk kmi tggu siang d malam . Salam do,a kmi seklrga di banten wasalam wr wb, kh tb ahmad hamdani kel .

-0-

Sambil iseng saya search di google nama pak haji itu dan keluarlah di blog seseorang yg k.l. isinya sama dengan surat yg saya terima dari si pak haji, bahkan namanya pak hajinya juga persis sama. Kejadiannya malah sudah lama th 2008.


Kamis 25 Desember,2008.-
saat sedang santai sore2, saya kedatangan seseorang yang nggak saya kenal,
katanya diutus oleh KH.TB Ahmad Hamdani, Pondok Pesantren Nurul Iman,
Kp.Guradog, Desa Guradog, Kec.Cibeber, kab.Lebak, Banten.
Hmmm.. jauh juga ya..
Dia (yang katanya santri di ponpes tersebut) selain menyampaikan sepucuk surat,
dia juga membawa titipan dari pak kiayi, berupa 3 buah benda pusaka:
keris, tasbih terbuat dari tulang dan semacam parfum yang wanginya sangat menyengat..
(dia bilang, ini kujang hikmah, koniba salwa yang katanya banyak khasiatnya,
diantaranya rejeki yang terus mengalir, dan dia sudah merasakan khasiat tersebut)
Isi suratnya menceritakan bahwa pak kiayi mendapat ilham dan ilapat serta pernah mimpi’ seolah2 harus memberikan benda pusaka kesayangannya kepada suami saya..
Di akhir suratnya dia tulis bahwa dia tidak bermaksud menjual pusaka2 ini, tapi saat ini dia sedang membangun mesjid, yang mana sangat membutuhkan semen 150 sak dan keramik 100 dus..
Karena saya dan suami nggak percaya pusaka2an, maka saya berinisiatif memberi si santri sejumlah uang dan suruh membawa lagi benda pusakanya, setelah saya sempet buka bungkusannya dan saya foto)
Duh Gusti..
mau minta sumbangan koq berbelit2 amat yak?

-0-

Nah gimana pendapat anda ?

Boleh kasi komen… Mungkin ini salah satu modus minta sumbangan dengan sebuah jalan cerita yang tidak jauh dari isi blog ditasa yaitu menggunakan modus pembangunan masjid ?

Atau bagaimana,…?

Salam Ral 21Feb2012.-

NB (Ini 2 SMS sebelumnya):

Ass wr wb . Bpk raldi artono yth sblmya sy mhn maaf mggu ke sibukan bpk . Pak inysa allah sy mau utus anak ke bpk ke depok ngantar oleh oleh dri sy husus buat bpk . Alhmdlah hasil pengajian d dorongan do,a para santri sudah sy rekes secara pribdi husus buat bpk pribadi . Mudah mudahan atas ijin d ridho allah swt ada barokah nya buat bpk sekluarga terutama kita semua amiin. Salam hormat d do,a kmi di banten wasalam wr wb, kh tb ahmad hamdani banten mhn kbrya .

Ass wr wb, tks banyak kbrya bpk . Inysa allah siang anak sy sampai ke bpk . Salam hormat dan do,a sy buat bpk seklrga di depok amiin . Kh tb ahmad hamdani banten wasalam wr wb,

-0-

Lebih baik gak usah diladenin lah, nyari duit aja ni orang….

 

 

Radja Ketjil

Malam minggu keluarga kecil pergi jalan2 ke Gansi. Lalulintas cukup macet terutama menjelang perempatan Poins Square nuju pondok indah. Namun setelah lampu merah walau padat kearah PI dst rada lancar.
Masuk Gansi cukup ruwet walaupun ternyata mall ini punya tempat parkir yg cukup luas bila kita masuk dari arah sebelahnya, tapi naik langsung ke L2 alias lantai 2. Boleh juga lah sehingga nyari parkirnya gak begitu stress.
Ramai juga Gandaria City ini banyak juga pengunjungnya. Restoran ada banyak dimana-mana.Tapi bo”… Yang namanya ngikutin ibu dan anak perempuannya ini…, rumah makan segitu banyak mulai dari UG-G-L1-L2 dst koq bisa sih gak ada yg cocok.
Wanita memang SULIT DIMENGERTIIII
sampe cape deh kaki ini ngikut kesana kemari, masi juga gak ketemu restoran yg cocok.
“Bapak aja deh yg milih…”
Mereka setuju, ok bapak millih cepet aja milihnya… But guyz… u know what happened ?
Ternyata mereka gak mau juga tuh…
Sarap semua.-
Yah terpaksa deh ngikut lagi jalan muter2. Haduh…pegel kaki nih…
Gak tahu gimana tahu2 ibu dan anak wanitanya ini masuk ke restoran Radja Ketjil begitu namanya. Ini bukan pertama kalinya kami masuk restoran ini, dan buat saya apalah pentingnya saya bisa makan dimana aja. Wong ini semua buat saya resto yang enak koq…
Bah… yang penting akhirnya saya bisa duduk. Lumayan sudah banyak orang didalam, tapi msh ada tempat utk kami.
Dan hebatnya ini resto udah sih kita cape jalan sana sini, eh.. mereka ngeladeninnya lluuaammaa banget.

Akhirnya keluar juga lah pesanannya… hmmm… ternyata enak juga. Atau karena kami udah kelamaan jalan2 ?

Pesanan saya seperti biasa … amat primitif… Nasi gowreng… bego ya… Mau makan dimana aja pesennya tetep ituh. Dan enak juga nasgornya… walhasil terhiburlah kami, sampai lama juga kami nongkrong di resto itu.

Saya gak ada hubungan lho dg yg punya resto itu… jadi ini bukan iklan, hanya sekedar crita aja… Salam 190212.-

ya9aYixu6U0

 

Internship di Taiwan

National Tsing Hua University (NTHU)

Bersama ini disampaikan informasi dari National Tsing Hua University (NTHU) - Taiwan, mengenai Internasional Internship Program dengan info sebagai berikut :

A. Outstanding Academic Performance
* NTHU was ranked first in Taiwan in 2012 by the U.K. Times.
* The world ranking of CoE is continuously increasing, from 114th in 2008, to 84th in 2009, and to 67th in 2010, according to the QS Times.
* Three Nobel Laureates, one Wolf Prize winner, and ten academicians (Academia Sinica, Taiwan) are from NTHU.

B. Excellent Research Environment
* State of the art research facilities
* 127 brilliant faculty members, 46 professional staff, and 3000 intelligent and friendly students
* Collaboration with 137 universities in 30 different countries

C. Attractive Surroundings
* NTHU is located in Hsinchu City; the world famous Science and Industrial Park is within walking distance; and it is just 90 minutes by car to Taipei 101 and the National Palace Museum
* The campus is beautiful, with abundant greenery, small hills, scenic lakes, Chinese Gardens, and ecological reserves
* The university's surroundings are superb, safe and convenient, providing gourmet food courts, bookstores, supermarkets, traditional markets, and shopping malls for electronics items

D. Academics :
* Department of Chemical Engineering
* Department of Power Mechanical Engineering
* Department of Materials Science and Engineering
* Department of Industrial Engineering and Engineering Management
* Institute of NanoEngineering and MicroSystems
* Institute of Biomedical Engineering

About Internship

A. High-Value Global Engineer Leadership Scholarship
* Subsidized round-trip airline ticket
* Monthly living allowance
* Free university accommodation

B. Program Application
* Worldwide undergraduate and graduate students with good academic performance are qualified to apply
* The internship duration is at least two months
* Applications can be submitted anytime

Demikian informasi ini disampaikan. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi link berikut http://www.eng.nthu.edu.tw/engineering/index.htm.

Atas perhatian Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.

Salam hormat,
Yunita D. Hapsari
Sekretaris Man. Pendidikan & Riset FTUI

Pinjam Pakai GRATIS Inkubator Bayi

Ini SMS 3 minggu y.l. tgl 17 Jan 2012 dari sahabat lama Ir EP.

(+) Prof sy sdh baca inkubator di blog anda, mau tanya inkubator itu dimana bs didapat dan estimate brp ya harganya? Cucuku mgg lalu lahir dini shg perlu di masukan ke inkubator. Wass (Edwiro n Yuli)

Mas ed.. Cucunya skrg tinggal dimana ? alamat persisnya dmn ?

(+) Skrg tinggal di rumah saya di jl. Batu kramat II/22 Rt 17 Rw 05 kel. Batuampar Kramat jati, Jak Tim.

Ini yg masuknya dari condet ya…

Masuknya dari condet ya ? Jam 10-11 an nanti insya Allah saya antar…

(+) Ya, tapi lebih lancar lewat jalan raya bogor msk ke kompl bulak rante (dpn smp 49) trs arah inerbang/condet. Di google map lbh jelas.

Ok nanti sy coba GPS dulu…

Sdh brkt staf saya GATOT 08161848410, mengantar inkubator mhn dibantu nuruninnya, boleh dipakai s/d bayi insya Allah SEMBUH dan SEHAT. Bila sudah selesai nanti tolong beritahu kami utk diambil kembali agar bisa digunakan utk menolong bayi prematur yang lain. Teriring doa smg bayi sgr sehat. Salam.-

(+) Matur nuwun Prof.

SMS an lagi tgl 18 Jan 2012

Mas Ed, apakah bayi sdh dimasukkan inkubator ? Gmn perkembangannya ?

(+) Ass Prof. Alatnya sdh dpt berfungsi bagus. Mudah2an bs cpt tumbuh berkembangnya si bayi. Waktu lahir 7 jan yl beratnya 1.8 kg td pg ditimbang sdh 2.2 kg. Mudah2an kalo sdh 3.5 kg tdk lagi di inkubator. Kira2 sebulan lagi. Terima kasih sekali lagi lho Prof. Salam buat kel. Wass

Ok pokoknya sampai sehat bayinya…

Dan ini SMS tgl 07 Feb 2012 (hari ini).

(+) Prof, alhamdulilah berkat inkubatornya cucu sy semakin sehat. Beratnya sdh 3 kg dr semula 1.8 kg. Mulai kemaren sdh tidak di inkubatos lagi. Mgkn ada yg membutuhkan lagi, maka inkubator akan kami kembalikan, kemana sy antar kan ? Sebelumnya sy sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan nya shg cucuku sehat dan tumbuh normal, semoga Allah swt membalas budi baik Prof Raldiartono. Amin.

Ok Alhamdulillah, sy coba ambil mgkn hari ini atau besok. Nanti sy kabarin lagi…

Mas Ed, staf sy Ir Gatot Warsono brkt skrg dari depok ambil inkubatornya… tlg dibantu ngangkat nanti. Salam.-

(+) Sudah diangkat oleh pak. Gatot. Sekali lagi terima kasih Prof.

—000—

Sudah lama terpikir oleh saya untuk membuat sebuah usaha sewa pakai incubator bayi. Mengapa begitu ? Ya tentunya banyak bayi premature yang tidak bisa tinggal lama2 di Rumah Sakit tapi masih membutuhkan lingkungan yang hangat sehingga harus masuk incubator. Biasanya karena berat bayi lahir rendah sehingga bayi menggigil kedinginan tak kuat menghadapi lingkungan barunya yang membutuhkan energy yang cukup. Kemudian bila bayi sudah selesai pakai insya Allah sudah sehat, kan inkubatornya bisa dimanfaatkan oleh bayi lain yg memerlukannya.

Dengan waktu berlalu sekian lama merubah pola pandang saya… Atau juga setelah umur semakin lanjut. Mengapa tidak saya gratisin saja semuanya jadi buat saya seperti sedekah dalam bentuk yang berbeda. Karena pasti masih banyak bayi premature yang memerlukan uluran tangan kita. Dari sebelumnya saya niat mencari untung, sekarang niat itu berubah untuk mencari untung juga… tapi untung di akhirat dengan menggunakan produk kami sendiri.

Mulainya bulan nopember th lalu. Satu unit inkubator saya sumbangkan untuk sebuah puskesmas di Bojong, yg dikelola oleh ibu bidan Idrawani. Lihat artikel waktu tertolongnya bayi pertama di incubator tsb. Klik di:

http://koestoer.wordpress.com/2011/12/20/inkubator-selamatkan-bayi-lagi/

Walhasil…dengan ini saya umumkan kepada bapak ibu, saudara/i, mahasiswa/i, alumni,  kalau ada anaknya atau cucunya atau adiknya, yang memerlukan incubator untuk bayi kontak saya saja cukup dengan SMS seperti contoh diatas.

HP +6281619921xx – Email koestoer@eng.ui.ac.id

(Edited: Maaf sekarang ke SMS Center +62 856 5931 2070…hanya SMS, email tetap spt diatas)

Fanpage Facebook : Y BAYI PREMATUR

PINJAM PAKAI INKUBATOR BAYI GRATIS…

Sampai dengan bayinya sehat incubator boleh dipakai. Daripada mahal2 beli ginian kan mending telpon saya saja. Kalau Anda tinggal di JABODETABEK, insya Allah akan diantar. Kalau tinggalnya jauh dari TB Simatupang tolong saja usahakan kendaraannya (Kijang aja cukup koq) untuk mengangkut incubator ini. Ukurannya lumayan kira2 (txpxl) = 1,20mx1mx0,7m (Edited: Sekarang 40x50x60 cm3,  portable, enteng 13 kg).-

Barangsiapa menyelamatkan satu nyawa manusia, maka seperti dia menyelamatkan manusia semuanya. Siapa yang tahu kata-kata itu adanya dimana ? Plis terka,kalau benar jawabannya nanti saya kasi hadiah… tulis saja di komen artikel ini. Tapi tentu yang berhak dapat hadiah adalah yang menjawab pertamax. OK ? Ditunggu…

Edit 2013: Selanjutnya baca ,,, http://koestoer.wordpress.com/2011/12/20/inkubator-selamatkan-bayi-lagi/

Penyakit Guru

Gara-gara nonton Kick-Andy, saya jadi tergugah untuk menulis artikel di blog saya. Tentu ini karena saya concern dong…  sebagai dosen. Kan dosen=guru, namun kebanyakan dosen mengabaikan atau tidak tahu bahwa walaupun ditingkat Perguruan TInggi namun porsi pendidikan tetap harus lebih besar dari porsi ilmu.
Benarkah begitu ?
Mau lihat buktinya ?
Lihat tuh yg korupsi di siaran TV setiap hari akhir-akhir ini, mereka2 itu orang pinter2 semua. Tetapi ‘pendidikan’nya kurang banget bahkan minus tentu maksudnya pendidikan moral, makanya ilmu tinggi yang dimiliki kemudian digunakan di jalan yang sesat.
Nah inilah penyakit guru yang juga penyakit dosen.

TIPUS  : Tidak Punya Selera
MUAL  : Mutu Amat Lemah
KUDIS  : Kurang DISiplin
ASMA  : Asal Masuk Kelas
KUSTA : Kurang StrAtegi
TBC        : Tidak Bisa Computer
KRAM  : Kurang TRampil
ASAM URAT  : Asal Sampaikan Materi Urutan Kurang Akurat
LESU    : Lemah SUmber
DIARE : Di kelas Anak REmehkan
GINJAL : Gajinya Nihil Jarang Aktif Dan Lambat

Gak usah kita komentarin deh… dirasain aja. Kalo bisa ngurangin penyakit itu setengahnya saja, maka keadaan sudah menjadi bertambah baik. BTW saya komentar sedikit pada penyakit terakhir Ginjal… Kayanya kalo di Universitas saya sih sudah tidak terjadi lagi.. Malah kalaupun gaji sudah cukup tapi masih teriak2 minta ini itu malah jadi gak produktif tuh. Berarti penyakit lain yang timbul. GINJAL Gaji Nihil kalo disini gaji cukup tapi jarang aktif malah jarang nongol alias datang hanya utk ngajar doang, dan lambat sudah pasti berarti juga tidak peduli. Wah lebih parah ya…

Tuhan Sedang Sibuk

Buku “Tuhan Sedang Sibuk”
Posted by: “nanang” nanang60@yahoo.com nanang60
Fri Feb 3, 2012 1:21 am (PST)

Tuhan Sedang Sibuk
29 Januari 2012.-
JAKARTA, KOMPAS.com- Fenomena irasionalitas dalam pendidikan semakin memprihatinkan. Fenoma ini tidak hanya ditemui di kalangan siswa atau guru, tetapi juga banyak ditemui dalam kebijakan pendidikan nasional.

Persoalan irasionalitas yang merebak dalam pendidikan tersebut antara lain disorot dalam buku karya Ahmad Rizali, anggota Dewan Pembina Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang diluncurkan dalam rapat kerja nasional IGI. Buku kedua Ahmad Rizali berjudul “Catatan Waktu; Tuhan Sedang Sibuk” ini berisi kritik sosial dan pendidikan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Ahmad Rizali, Minggu (29/1/201) menjelaskan, tulisan dalam buku ini mengkritik kebijakan pendidikan yang menyebabkan jutaan siswa menjadi irasional. Sebagai contoh dalam pelaksanaan ujian nasional (UN).

Tuhan Sedang Sibuk merupakan salah satu judul tulisan yang berisi betapa sibuknya Tuhan ketika jutaan siswa beramai-ramai istighosah meminta Tuhan meluluskannya dalam menghadapi UN, tanpa ikhtiar, tanpa belajar.

Ahmad juga menyebut program rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI/SBI) juga irasional. Program ini menciptakan manusia-manusia yang terasing dengan negerinya sendiri, menumbuhkan kecemburan sosial, dan kastanisasi pendidikan.

“Pendidikan nasional semestinya kembali kepada pendidikan bernalar dan bermoral,” kata Ahmad.

Hasil survei asesmen siswa usia sekolah menengah pertama oleh lembaga dunia menempatkan Indonesia pada level terendah hanya karena siswa Indonesia dianggap lebih banyak menghafal, tetapi tidak bernalar. Akibatnya siswa Indonesia dinilai tidak bisa berkompetisi di era global.

“Karena itu, IGI yang fokus pada peningkatan kualitas dan profesionalisme guru, merekomendasikan pentingnya pendidikan bernalar,” papar Ahmad

3 Feb 2012
wasalam
Nanang

http://ahmadrizali.com

Berbagi Malam

Malam ini, seperti malam Jum’at lainnya saat tidak ada halangan atau acara, kami ”pisah ranjang” sementara. Saya tidur sendiri atau mengajak anak tidur di kamar kami mengisi bagian tempat tidur yang kosong. Sementara suami mengungsi ke rumah ibunya, menginap disana dan langsung berangkat ke kantor keesokan harinyanya, seusai menemani ibunya sarapan pagi.

Hal ini sudah berlangsung sekitar 4 tahun, yaitu sejak ibunya yang saat ini sudah berusia 85 tahun terkena stroke dan dirawat di RSCM. Jadi sejak itu, seluruh anak lelakinya yang berjumlah 6 orang bersepakat untuk secara bergantian menginap di rumah ibu mereka. Agar bila terjadi sesuatu di malam hari, ada lelaki yang ”bergerak” mengurusi berbagai hal yang diperlukan. Maklum saja, ibu mertua saya sekarang tinggal di rumah hanya dengan perawat  yang menemaninya selama 24 jam. Siang hari ada Nelly untuk membantu membereskan pekerjaan rumah. Sebetulnya ada Bayu cucunya yang ikut tinggal dengannya. Tapi … mana ada anak muda yang betah di rumah menemani nenek-nenek pikun. Jadi seusai kuliah, yang entar sampai jam berapa itu, dia umumnya baru akan tiba di rumah menjelang tengah malam atau rata-rata sekitar jam 22.00..
Entah sampai kapan jadwal menginap itu akan berlangsung dan masih dipatuhi mereka karena ternyata, tidak selamanya berjalan dengan lancar. Lama kelamaan, beberapa dari istri-istri mereka mengeluh akan ”kewajiban” berbagi malam dengan ibu mertua. Maklumlah, jaman sekarang jamannya ”kemandirian keluarga inti”. Anak-anak yang sudah menikah, terutama yang hidup di kota besar, membentuk keluarga inti yang solid. Keluarga yang betul-betul melepaskan diri dari ”pengaruh” keluarga besarnya. Begitu pula adanya dengan kehidupan kami pada lima belas tahun pertama perkawinan.
Seiring dengan berjalannya waktu, ada perubahan persepsi dalam melihat hubungan antara anak dan orangtua yang semakin lanjut usia. Suami saya, terutama, melihat bahwa menemani dan merawat orangtua saat mereka sudah tua dan pikun, ibarat mendapat kesempatan dari Allah SWT untuk meraih ”pahala surga”. Akankah kita kita raih dan dan genggam kesempatan itu atau kita tampik begitu saja. Itu sebabnya suami akan marah sekali kalau kami secara tidak sengaja ”salah ngomong” dan dianggap meledek rutinitasnya tidur di rumah ibunya.
”Nggak usah ngeledek!!! Bayangkan kalau kamu tua nanti dan anakmu sama sekali tidak mau merawat atau bahkan untuk sekedar menengok ibunya”, sahutnya ketus menanggapi ”kesalahan omong” itu. Padahal ledekan itu hanya karena keisengan kami saja. Bukan disebabkan karena kami (anak dan istrinya) berkeberatan.
Tapi… mungkin ada benarnya juga apa yang dikatakannya itu. Saya selalu meyakini bahwa orangtua adalah cermin bagi anak-anaknya dan apa yang dilakukan orangtua akan menjadi contoh bagi anak-anaknya. Bahkan perhatian dan kasih sayang serta kedekatan hubungan antara orangtua dengan anak akan berbalas dengan hal yang sama saat kita tua nanti. Artinya, bila saat anak-anak masih kecil lebih banyak diasuh dan diurus oleh pengasuhnya, maka kelak saat kita tua nanti maka si anak akan lebih suka menempatkan orangtuanya ke rumah jompo dibandingkan dengan mengurus orangtuanya di rumah dengan alasan yang sebetulnya sangat logis. Supaya para manula memiliki kegiatan bersama di lingkungan yang terjamin. Padahal .. tidak semua orangtua suka berada di panti jompo. Mereka tentu akan lebih suka berada di tengah keluarga bersama anak dan cucu-cucunya serta tinggal di lingkungan yang familiar. Kita mungkin akan berdalih macam-macam untuk menghindari ”kewajiban” mengurus atau tinggal dengan orangtua di kala mereka tua. Yang paling umum adalah dalih ”kemandirian” keluarga dan menghindari konfllik antara menantu-mertua. Memang inipun bukan hal yang mudah untuk dijalani.
Ketika usia sudah mencapai ½ abad, saya seringkali tepekur, bagaimana kelak kami akan menghabiskan masa tua. Akankah kami menghabiskan masa tua di tengah anak – menantu dan cucu-cucu? Ataukah harus menghabiskan waktu dalam kesendirian. Bisa jadi kemungkinan kedua yang akan terjadi. Anak lelaki dan menantu saya sudah memastikan tidak bermaksud tinggal di Indonesia. Tapi, banyak rahasia hidup yang berada di dalam genggaman Allah SWT. Siapa tahu saat kami tua nanti, si anak hilang itu akan kembali tinggal di Indonesia bersama anak – istrinya. Untuk sementara, yah… jalani saja hidup ini sebagaimana adanya.
Dua minggu yang lalu, mertuaku akhirnya meninggal dunia dalam usianya yang hampir 90 tahun. Mungkin lebih baik begitu karena sudah hampir 1 tahun terakhir beliau hanya terbaring di tempat tidur. Sudah tidak mampu lagi berkomunikasi dengan anak-cucu dan cicitnya, apalagi untuk beribadah. Jadi… kualitas hidup seperti apalagi yang bisa diharapkannya? Semoga beliau mendapat tempat yang layak disisiNya.
Lebak bulus, 25 Januari 2007 jam 23.45
reedit, 31 Januari 2012[1]
reedit

-0-

Cerita aslinya dan banyak cerita lain bisa dilihat di blog berikut (blog istri saya). klik saja:
Posting oleh Lina Alwi ke Catatan kecil dari sekitarku pada 2/01/2012 10:12:00 PM

Pahlawan dari Pinupahar

Subject: [keluargaunesa] Namanya Rizki Sugiarto
Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan akan tiba di tempat ini. Desa Ramuk, kecamatan Pinupahar. Tempat di mana seorang gadis bernama Rizki Sugiarto, salah seorang peserta SM-3T Unesa, ditugaskan. Namanya yang seperti nama laki-laki itulah yang telah ‘mengecoh’ kepala sub TK-SD Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dinas PPO) Sumba Timur, sehingga dia harus ‘nrimo’ ditugaskan di SD yang sangat-sangat terpencil. Sendirian. Jika Kasub TK-SD tahu bahwa dia sebenarnya berjenis kelamin perempuan, dia mungkin tidak akan ditugaskan di tempat seperti ini.

Saya menerima sms Rizki sekitar tiga minggu yang lalu, sehari setelah kami melakukan supervisi di semua kecamatan. Smsnya masuk sekitar pukul 21.00 WIB (pukul 22.00 WITA). ‘Ibu, saya Rizki. Saya ditugaskan di SD Ramuk, kecamatan Pinupahar. Ibu, tempat saya sangat jauh dari kecamatan. Saya harus berjalan melintasi bukit dan menembus hutan serta menyeberangi banyak sungai, jika saya akan ke kecamatan, dengan jarak tempuh lebih dari 5 jam. Makanya ketika ada supervisi tempo hari, saya tidak bisa menemui ibu di kecamatan. Ibu, sebenarnya saya sangat berat meninggalkan kepala sekolah, guru-guru, dan murid-murid saya di sini. Tapi saya tidak yakin saya kuat tinggal di sini.’

Intinya, Rizki meminta saya untuk mengusulkan ke dinas PPO supaya dia dipindahkan ke tempat yang lebih dekat dengan kecamatan Pinupahar. Tapi di sisi lain, dia merasa sangat berat meninggalkan sekolahnya. Saya merasakan ada pergumulan dalam batinnya. Antara tetap tinggal, dan keraguannya untuk bisa bertahan. Saya membesarkan hatinya: ‘Rizki, kalau aku jadi kamu, maka aku akan terus berusaha bertahan, demi anak-anak, demi sekolah, dan demi masyarakat desa Ramuk yang sudah terlanjur berharap banyak kepadamu. Kamu bisa memberi banyak manfaat bagi mereka. Coba pertimbangkan itu….’ Tapi malam itu, Rizki tetap pada keputusannya, minta dipindahkan.

Besok paginya, sms Rizki masuk lagi di ponsel saya. ‘Ibu, kalau memang tidak memungkinkan, saya tidak apa-apa tidak dipindahkan. Saya akan terus berusaha bertahan di desa Ramuk.’

Berhari-hari setelah itu, saya tidak pernah lagi menerima sms Rizki. Namun beberapa temannya yang justeru bersms ke saya. Menyampaikan keprihatinan mereka pada kondisi Rizki dan tempat tinggalnya. Dia tinggal sendirian di aula sekolah. Tanpa listrik. Pernah suatu hari, Rizki mendapati gembok pintu aula tempatnya tinggal seperti dicongkel orang. Malam hari, beberapa kali dia mendengar seseorang atau ‘sesuatu’ mengetuk-ngetuk pintu. Karena prihatin dengan kondisi Rizki, hampir seminggu dua kali, teman-temannya yang ada di desa Umandudu (desa yang terletak di atas desa Ramuk, bisa ditempuh sekitar 2 jam dengan berjalan kaki), bergantian menemaninya.

Kondisi itulah yang membuat saya memutuskan untuk menjangkau tempat Rizki. Selain itu juga saya merasa tidak fair kalau saya tidak tahu di mana tempat tugas para peserta SM-3T. Ketika kita menugaskan seseorang, maka seharusnya kita tahu seperti apa tempat mereka bertugas tersebut. Seperti itu jugalah pendapat bapak Rektor.

Maka sejak kemarin, di tengah perjalanan menuju Pinupahar (setelah menyusur Katala Hamulingu dan Tabundung, dua kecamatan sebelum Pinupahar), saya meminta pak Camat Pinupahar untuk mengusahakan 5 buah motor yang bisa mengantarkan kami ke Ramuk, dan mungkin sampai ke Umandudu. Waktu itu saya belum bisa memastikan berapa yang akan berangkat ke sana. Dalam rombongan kami ada pak Rektor, mas Amin (sekretaris rektor), mas Rukin, mas Bimo (humas Dikti), mbak Arifah (PIH Dikbud), Andra (admin SM-3T yang selalu membantu saya), dan dua crew Trans TV (Peter dan Fariz), serta Joko (peserta SM-3T yang bertugas di Umandudu, yang khusus turun ke Waingapu untuk mendampingi kami). Tapi saya punya keyakinan pak Rektor akan berangkat, begitu juga mas Rukin. Mas Amin juga berangkat, karena dia harus selalu mendampingi pak Rektor. Joko juga pasti ikut, karena Umandudu adalah lokasinya. Paslah. Tapi malam itu, setibanya kami di Pinupahar dan berembug tentang siapa yang akan berangkat ke Ramuk dan Umandudu, pak Rektor meminta mas Bimo juga sebaiknya ikut. Maka pak camat harus mencarikan sebuah motor lagi malam itu juga. Trans TV dan PIH Dikbud memutuskan tidak berangkat. Mereka akan fokus membuat profil peserta SM-3T, siswa, sekolah, guru, kepala sekolah, masyarakat, dan lingkungan alam di sekitar desa Tawui yang luar biasa indah, dengan pantai dan hamparan lembah dan bukit-bukitnya yang tinggi menjulang. Selepas makan malam di rumah pak Camat, ketika kami beristirahat di rumah panggung bermenara khas Sumba, orang-orang media itu bekerja lembur di mess peserta SM-3T yang sempit, membuat script, mewawancarai beberapa peserta, dan mengolah hasil rekaman mereka seharian tadi.

Kami berangkat dari Tawui, desa terdekat di Kecamatan Pinupahar, setelah pertemuan dengan camat, kepala desa, kepala sekolah, guru-guru, dan peserta SM-3T, dalam rangka pengisian instrumen monev serta menggali berbagai persoalan di lapangan. Pak Camat melepas kami dengan bekal makan siang yang sudah disiapkan oleh ibu camat. Dua mobil yang kami sewa mengantar kami menuju Lelunggi, desa yang masih bisa dijangkau dengan mobil. Kami diantar di bibir sungai, dan di seberang sungai yang cukup lebar itu, enam sepeda motor bersama pengendaranya sudah menunggu kami. Driver kami, mas Oscar, begitu mengkhawatirkan saya. Dia memaksa saya membawa payung yang ada di mobilnya karena dia pastikan saya akan memerlukan payung itu. Sebenarnya saya enggan membawanya, tapi saya tidak sampai hati menolaknya. Akhirnya Jokolah yang kuminta membawakan payung itu (tapi ternyata malah ‘hilang’ karena ketinggalan di suatu tempat ketika kami beristirahat di tengah perjalanan menuju desa Ramuk).

Itulah sungai pertama yang kami seberangi. Meskipun tidak terlalu dalam, namun arusnya cukup deras. Pak Rektor yang sudah ada di seberang berteriak ke Joko supaya menggandeng saya yang sudah ‘nyemplung’ ke sungai siap menyeberang. Pak Kepala Sekolah SD Okatana (Okatana, desa yang juga akan kami singgahi), juga langsung menangkap tangan saya, membantu mencapai Joko. Dan terjadilah momen ‘yuyu kangkang menyeberangkan kleting kuning’ itu (versi mas Rukin; kebetulan saya berjaket kuning, dan Joko berkalung kain Bali berwarna hijau).

Itu adalah sungai pertama. Setelah itu ada delapan sungai lagi yang harus kami ‘langgar’ (istilah orang Sumba). Selebihnya adalah jalan setapak, berbatu-batu terjal. Berlubang-lubang penuh kubangan, berlumpur, naik-turun, berkelok-kelok tajam, dan jurang-jurang menganga di sisi kiri-kanan. Saya melihat jurang-jurang yang hanya berjarak sekitar satu meter dari jalan setapak itu dengan ‘gagah berani’. Saya tidak mau membayangkan sepeda motor yang saya tumpangi terpeleset lalu tergelincir masuk jurang. Saya mengandalkan pikiran positif, doa dan sholawat yang terus saya gumamkan, serta kelihaian petugas kecamatan mengendalikan motor yang dikendarainya. Tak terhitung berapa kali kami yang dibonceng harus turun karena motor tidak kuat naik saking curamnya. Suaranya meraung-raung mengingatkan saya pada tontonan tong setan di mana seseorang mengendarai sebuah motor berputar-putar dalam sebuah ‘tong’ besar. Namun itu hanyalah sebuah tontonan. Sedangkan yang terjadi saat ini adalah benar-benar sebuah kenyataan. Kami sedang berada dalam kondisi dimana kami semua berkendara dengan kegilaan yang melebihi tong setan itu… Lebih-lebih bila kami baru saja ‘melanggar’ sungai, maka semua pengendara akan bersama-sama menarik gas sekuat-kuatnya untuk memastikan air sungai tidak mengganggu mesin motor. Raungannya yang keras memekakkan telinga, memecahkan kesunyian di tengah hutan belantara.

Selepas dari SD Okatana yang bisa kami capai dalam waktu sekitar 30 menit, pada pukul 13.00, kami berangkat menuju Ramuk. Perjalanan menuju Ramuk jauh lebih menegangkan. Betul-betul menguras emosi dan adrenalin. Saya suka berpetualang, tapi saya sungguh tidak pernah membayangkan saya akan melakukan petualangan segila ini. Namun hati saya menangis sepanjang perjalanan itu. Teringat sms-sms Rizki dan teman-temannya. Joko sudah sering menyampaikan seperti apa lokasi tempat dia dan Rizki ditugaskan, namun saya tidak menduga, lokasi tersebut begitu sulitnya untuk dicapai. Dan Rizki, anak gadis itu, ada di sini. Di tengah hutan belantara. Sendirian. Tanpa listrik. Tanpa teman untuk berbagi. Sempat mengeluh dan minta pindah, namun secepat itu pula dia mencabut keputusannya, dan memastikan untuk tetap bertahan. Betapa luar biasanya anak itu……

Sekitar satu kilometer dari tempat Rizki, kami semua berhenti di sebuah mata air di pinggir jalan. Semua mencuci muka dengan air yang luar biasa segar dan jernih itu. Saya berwudhu. Seperti kemarin ketika di perjalanan menuju Pinupahar, di mana saya sholat di tengah hutan, di pinggir jalan, saya berniat melakukan sholat jama’ takdim dhuhur ashar, namun segera saya urungkan karena tempat Rizki sudah dekat, artinya saya masih bisa mengejar waktu sholat.

Dan sampailah kami di SD Ramuk yang catnya sudah kusam serta bangunanya yang sangat sederhana. Rizki tinggal di aula SD itu. Pintu aula dalam keadaan tertutup ketika kami datang. Joko mengetuk pintu dan memanggil nama Rizki. Begitu pintu dibuka, muncullah tubuh mungil itu. Seperti tidak percaya dia menatap saya. Tangan saya langsung terkembang dan memeluknya. ‘Kamu luar biasa, Ki. Kamu kuat, Ki…’ Suaraku tertahan-tahan karena menahan tangis. ‘Ya, ibu, saya harus kuat, saya harus kuat…’ Matanya basah. Dan setengah berdesis dia berbisik di telinga saya. ‘Tapi beri saya teman, ibu, saya butuh teman…..’. Saya mengangguk dan memastikan dia akan saya carikan teman. Sedetik kemudian saya melepaskan pelukan saya dan membiarkan pak Rektor, mas Rukin, mas Bimo, dan mas Amin, menyalami Rizki dengan tatapan haru sekaligus takjub. Dada saya semakin sesak menahan emosi, dan saya bilang ke Rizki, kalau saya sudah berwudhu dan mau numpang sholat. Anak manis itu segera menyilakan kami semua masuk. Pak rektor dan yang lain duduk di tikar di dalam aula itu. Rizki membawa saya ke ‘kamar’nya, tentu saja ada di ruangan itu juga, hanya disekat dengan sebuah papan dan lemari plastik yang sudah koyak. Digelarnya sajadah untuk saya di tempat sholat yang sekaligus menjadi tempat tidurnya itu, di lantai kusam beralas tikar. Sebuah al-Quran yang mungkin menjadi temannya melewati malam-malamnya dalam kesendirian, tergeletak di dekat bantalnya. Meskipun semuanya serba terbatas, nampak sekali kalau Rizki menyukai kerapian.

Dan di atas sajadah Rizki, saya menyungkurkan kepala dan menangis sepuasnya. Tangis yang sudah saya tahan sejak tadi, pecah. Ketabahan perempuan muda itu mengoyak-ngoyak perasaan saya. Semangat pengabdiannya mencabik-cabik hati. Ketulusannya membuat emosi saya runtuh. Bahkan saya saja tidak yakin akan mampu melewati hari-hari saya dalam keadaan serba terbatas seperti ini. Tanpa teman. Dalam gelap yang hanya diterangi oleh sebuah pelita. Dalam ruangan besar yang jauh dari tetangga. Tidak ada TV, tape, radio, toko dan warung. Tidak ada alat transportasi apa pun, kecuali mau berjalan berjam-jam untuk mencapai tempat dimana ojek atau oto bisa dicapai.

Maka meluncurlah doa-doa saya siang itu khusus untuk Rizki. Saya mohonkan pada Allah agar ditambahkan kekuatan dan ketabahan baginya. Kemudahan untuknya dalam melaksanakan tugas pengabdiannya. Kemaslahatan bagi anak-anak didiknya, guru-guru, sekolah, masyarakat, karena kehadirannya. Dan keberhasilannya dalam mencapai cita-cita mulianya, menjadi guru. Rizki Sugiarto, gadis itu, insyaallah akan menjadi guru hebat dan luar biasa yang sudah teruji oleh alam….

Pinupahar, 27 Januari 2012

From: luthfiyahn@yahoo.com
Sender: keluargaunesa@yahoogroups.com
Date: Sat, 28 Jan 2012 17:20:03
To: keluargaunesa yahoogroups<keluargaunesa@yahoogroups.com>; Wahono widodo<wahonow@gmail.com>; Wasis<wasisfaa@yahoo.com>; Trisakti FBS<trisaktiunesa@yahoo.com>; Lucia Tri Pangesthi Primanto<luciapangesthi@yahoo.co.id>; Nanik Indahwati<nan.noick@gmail.com>; suwarno imam<suwarnoimams@yahoo.com>; amin sekrektor<amin_unesa@yahoo.co.id>; Aftika Andra<andramoon_04@yahoo.com>
Reply-To: keluargaunesa@yahoogroups.com

eko
wahyueko1989@yahoo.com
118.97.136.174
Submitted on 2012/04/10 at 5:35 pm

ananda rizki……
semoga ananda riski senantiasa dalam perlindungan ALLAH SWT
dulu saya tidak pernah percaya tentang adanya sosok pahlawan tanpa tanda jasa itu ada, namun melihat pengorbanan dan perjuangan riski, barulah saya sadar bahwa sosok itu memang ada meskipun terkadang terpinggirkanselamat bertugas riski

by teman sm3t dari aceh besar

Unapprove | Reply | Quick Edit | Edit | History | Spam | Trash
M. Jusuf Ismail
smaunggulan.sch.id x
adilcomp@yahoo.com
180.248.48.112
Submitted on 2012/03/02 at 6:46 am

Alhamdulillah, masih ada orang di Republik ini yg masih punya integritas yg kuat. Maju terus Rizky…, masa depan generasi yg akan datang ada di tanganmu.

Ading VanBasten
adynk.van.basten@hotmail.com
202.147.194.98
Submitted on 2012/02/06 at 8:56 am

hanya airmata yang keluar saat membaca kisah ini. semoga ananda rizki selalu dalam lindungan ALLAH SWT dan dijauhkan dari segala macam bahaya hingga tugas dan pengabdiannya selesai. dan semoga lahir atas anak2 didiknya putra-putri bangsa yang cerdas dan beriman yang kelak dapat membangun desa mereka tidak lagi menjadi desa yang tertinggal. Amiin.

ACHMAD SJAFI’I
gravatar.com/achsya x
achsya51@yahoo.co.id
180.251.91.181

Penghargaan bukan hanya sekedar dorongan dan pujian, namum setelah tugas mereka selesai dan kembali ketempatnya semula, maka apakah kita rela membioarkan Rizki dan Rizki yang lain tetap ditelantarkan.
Karena bukan rahasia lagi untuk menggapai menjadi guru yang pns dperlukan perjuangan berat bersaing tidak dengan ilmu dan kemampuan tetapi bersaing dengan meraka yang punya uang dan orang yang punya kedudukan dan kekusaan
Selamat ananda Riszki, semoga Allah Yang Maha Adil dan Maha Bijaksana selu meridhoi amal perbuatanmu
(salah seorang yanganaknya menjadi Guru SM 3 T di Sumba Timur)

EDOM Raldi A. Koestoer

EDOM Raldi A. Koestoer

EDOM adalah singkatan dari Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa. Semua dosen di UI di evaluasi juga oleh mhs. Survey ini anonim jadi hasilnya bisa dipercaya.

Kode Mata Kuliah : ENG300803 (2 SKS)
Nama Mata Kuliah : Etika Enjiniring (Etika Enjiniring-02)
Jumlah Responden : 91 Responden dari 91 Mahasiswa
Nilai Rata-Rata Keseluruhan : 5.0725 (Skala 1 – 6)

Keterangan Nilai:

  1. Sangat Tidak Sesuai, bila kenyataan di lapangan sangat tidak sesuai dengan komponen yang dinilai.
  2. Tidak Sesuai , bila kenyataan di lapangan kurang sesuai dengan komponen yang dinilai.
  3. Agak Tidak Sesuai , bila kenyataan di lapangan agak tidak sesuai dengan komponen yang dinilai.
  4. Agak Sesuai , bila kenyataan di lapangan agak sesuai dengan komponen yang dinilai.
  5. Sesuai, bila kenyataan di lapangan cukup sesuai dengan komponen yang dinilai.
  6. Sangat Sesuai, bila kenyataan di lapangan sangat sesuai dengan komponen yang dinilai.
Komponen Penilaian

Dr, Ir Raldiartono K M.Sc

A. Materi Pelajaran

5.07 (Rata-Rata)

1. Dosen menyampaikan rancangan pengajaran dengan jelas di awal perkuliahan.

5.04

2. Materi perkuliahan disusun secara sistematis sehingga mahasiswa dapat melihat kaitan antarmaterinya.

4.94

3. Metode pengajaran yang digunakan memfasilitasi mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam perkuliahan.

5.15

4. Metode pengajaran yang digunakan membantu mahasiswa memahami materi perkuliahan.

5.16

B. Proses Pembelajaran

5.09 (Rata-Rata)

5. Dosen menyampaikan materi perkuliahan dengan jelas.

4.98

6. Dosen menciptakan suasana kelas yang kondusif untuk belajar.

5.19

7. Dosen memberikan contoh yang membantu memahami konsep yang sulit.

4.99

8. Dosen menjawab pertanyaan mahasiswa dengan jelas.

5.15

9. Dosen memberikan umpan balik yang konstruktif.

5.14

10. Dosen menerapkan pembelajaran sesuai rancangan.

5.1

11. Dosen memanfaatkan alat bantu (misal LCD Proyektor/OHP/Papan Tulis/dll.) secara efektif.

5.12

C. Pengelolaan Kelas

5.15 (Rata-Rata)

12. Kuliah/praktikum dilaksanakan tepat waktu.

5.29

13. Dosen memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengajukan pendapat.

5.1

14. Dosen bersedia membantu mahasiswa mengatasi kesulitan dalam perkuliahan.

5.15

15. Dosen peka terhadap keadaan mahasiswa.

5.18

16. Dosen menerima masukan dari mahasiswa.

5.14

17. Dosen konsisten menerapkan peraturan perkuliahan.

5.07

D. Evaluasi Pembelajaran

4.98 (Rata-Rata)

18. Materi penilaian (misal Kuis, Tugas, UTS, UAS, praktik, dll.) sesuai dengan rancangan pengajaran

4.99

19 Bobot penilaian tiap materi penilaian sesuai dengan beban pengerjaannya.

4.97

20. Nilai-nilai tugas dan ujian yang telah saya peroleh menggambarkan kemampuan saya secara akurat.

4.97

Nilai Rata-Rata Keseluruhan

5.0725

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Etika Enjiniring (Etika Enjiniring-02)

dosen keren nan mendidik, serta seorang seniman inspiratif
Terimakasih Pak Raldi yang telah mengajarkan kepada saya kehidupan diluar sana, kepedulian, dan menanamkan sifat antikorupsi, semoga Pak Raldi diberikan kesehatan dan umur panjang untuk bisa melahirkan generasi-generasi terbaik bangsa
Terimakasih Pak Raldi yang telah mengajarkan kepada saya kehidupan diluar sana, kepedulian, dan menanamkan sifat antikorupsi, semoga Pak Raldi diberikan kesehatan dan umur panjang untuk bisa melahirkan generasi-generasi terbaik bangsa
sistem belajar mengajr yang diterapkan pak Raldi sangat jauh berbeda dengan pengajaran yang dilakukan oleh dosen lain, UNIK, MENARIK, INOVATIF dan KREATIF semoga sistem belajar mengajar yang dilakukan oleh Prof Raldi ini tetap terus seperti ini sehingga mahasiswa tidak lagi pasif melainkan aktif bukan hanya didakam kelas tetapi jiga dimasyarakat. terima kasih Prof Raldi karena telah menjadi SENIOR HIDUP yang selalu memberikan contoh bertindak nyata pada kami semua
super sekali pak ngajarnya
Prof. Raldi sangat dahsyat dalam memotivasi mahasiswanya melalui multiple intelegence, quantum learning, dan star of success. Beliau sangat memberikan nuansa perkuliahan yang sangat menarik, atraktif, dan mengompori mahasiswanya. Sangat berbeda dan menarik. Terima kasih.
may god bless you, sir :)
dalam mengajar, pak raldi sudah cukup bail. beliau mampu menciptakan suasana yang kondusif dan tiap perkataannya selalu didengar oleh mahasiswa. terima kasih atas bantuan bapak selama 1 semester ini
Pak Raldi cukup baik menyampaikan kuliah dan tugas dari beliau membuat saya mengerti kondisi masyarakat yang sebenarnya
saya sangat senang mengikuti kuliah etika terpuji ini. saya harap kuliah ini dapat terus berjalan dan terus diajarkan oleh Prof. Raldi karena beliau merupakan seorang pengajar yang sangat inspiratif
Kalo bisa banyakin permainan di dalam kelas pak :)
kuliah ini merupakan kuliah yang paling menyenangkan dan paling memberikan pelajaran yang sangat luas… bukan hanya belajar di dalam kelas, tetapi belajar dari lingkungan yang ada di sekitar kita, dan kita diharuskan melakukan sebuah tindakan terpuji yang bermanfaat bagi orang banyak.. gak ada bosannya mengikuti kuliah etika ini.. thanks buat Prof. Raldi atas pembelajarannya selama ini semoga apa yang Anda berikan kepada kami dapat kami implementasikan kelak setelah kami lulus dari perguruan tinggi ini.. sekali lagi terima kasih banyak atas apa yang telah Anda berikan kepada saya..
Terima kasih telah mengajarkan kami berbagai ilmu yang mencerahkan, semoga dapat kami manfaatkan dengan baik. amin saran: materi tentang etika enjinering di dunia kerja profesional juga disinggung. komentar: kelas ini hebat karena konkret tak hanya berkonsep di atas kertas tapi juga ada tindakan lapangan. semoga bisa di terapkan menjadi gaya belajar di kelas etijing yang lain.
mantap.. banyak ilmuu.. take action..
bagus se suai
Terima kasih Pak Raldi atas segala nasehat dan ilmu yang telah Bapak berikan kepada seluruh peserta kuliah Etika Enjiniring ini. Semoga kami semua dapat terus mengingat dan mengamalkan semua yang telah Bapak berika selama perkuliahan ini. Sekali lagi terima kasih Pak.
terima kasih pak
terima kasih atas pelajaran kehidupan yang telah bapak berikan selama satu semester ini.
Kelas terbaik lah ini
Tetap Semangat pak!!
proyeknya menyenangkan
terimakasih atas pengajarannya pak
Nilainya A semua dong
terima kasih pak untuk kelas etikanya..
Terimakasih Pak, semoga tetap dapat memberikan pesan motivasi di milis meskipun kelasnya sudah selesai. Kelas ini akan terus diingat karena masih ada tujuan dari kelas ini yang baru dapat dicapai saat kami sudah lulus nanti
lanjutkan pak bagus banget
Suasana kelas yang ceria serta tugas-tugas yang aplikatif membuat kelas ini menjadi salah satu kelas favorit saya.. Menurut saya semuanya sudah baik, jadi tinggal dipertahankan saja..terima kasih..
terimakasih Prof
makasih pak
Terima Kasih, Pak. Sukses
Terimakasih prof. atas olmu yang telah diberikan kepada kami.
Doakan saya pak, saya bisa mengerjakan pr yg bapak kasih..saya akan tahu tulisan apa yang ada di monumen di jembatan negri seberang sana.

Mengingat utk mata kuliah yang lain hasil kuantitatifnya k.l. sama maka yg lain saya tampilkan saran2nya saja.

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Etika Enjiniring (Etika Enjiniring-E)

kuliah yang luar biasa
pak, kalau bisa…..nilai nya disesuaikan dengan kapasitas mahasiswa dalam pengerjaan proyek pak.cos banyak mahasiswa yang aktiv kerjain proyek dari awal hingga akhir tapi nilainya lebih rendah dari mahasiswa yang cuma numpang nama doank dalam proyek..jadi jangan hanya menilai dari tugas paper yang dibuat mahasiswa… bearti orang yang pinter ngemeng doank bisa lebih baik donk…
Dear Pak Raldi Terima kasih atas bimbingannya selama kuliah di Mata kuliah Etika Engineering ini saya sangat senang dapat kesempatan di ajar oleh bapak, karena saya merasa pola pikir saya, keberanian saya untuk mengembangkan tulisan-tulisan harian saya semakin membaik dan cara pengajaran yang bapak berikan juga sangat menarik sekali. semoga saya bisa diajar lagi oleh bapak di lain kesempatan. sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas bimbingan dan kerja samanya. Regards Rinaldi Dewantara
saran : 1. sebaiknya memberikan rincian prosentase nilai (tugas & ujian) di awal perkuliahan agar mahasiswa bisa tahu dan menjadi gambaran usahanya selama 1 semster. 2. peraturan perkuliahan yang di buat berdasarkan kesepakatan 2 belah pihak (mahasiswa & dosen)
Terima kasih atas bimbingannya selama perkuliahan etika enjiniring Prof Ral, semoga ilmu yg bapak transfer dapat bermanfaat bagi kami dan dapat kami aplikasikan sesuai kondisi lingkungan sekitar kami. Regards -Ekstensi Metalurgi 2010-
selamat malam, pembelajaran yang aneh dan berbeda. lanjutkan konsep pembelajarannya. saran : lebih peka terhadap keadaan mahasiswa terimakasih mudah-mudahan ilmu yang bapak berikan bermanfaat.Amin dwisunuaji
Dalam memberikan materi kuliah sangat antusias, sehingga mahasiswa mudah menyerap maksud & tujuan tiap-tiap materi. pesan-pesan moral yang sangat bermanfaat didapatkan disetiap pertemuan. banyak hal yang dapat diambil, diterima, dan dipahami serta dilaksanakan dalam kegiatan sehari-hari khususnya untuk moral dan etika. terima kasih Pak Rald telah membimbing dan mengajarkan suatu pesan moral yang mungkin tidak dengan mudah saya dapatkan dimasyarakat, semoga ilmu yang diajarkan dapat bermanfaat untuk saya dan lingkungan disekitar saya.

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Desain Penelitian (Desain Penelitian)

terima kasih pak
Sistem penyampaian materi dan tugas kuliah sudah sesuai. Namun pelaksanaan kegiatan perkuliahan sebaiknya dilakukan secara tepat waktu agar waktu perkuliahan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
terima kasih Pak, semoga semakin bijak dan smakin rendah hati..
Terima Kasih, Prof
thanks
Terimakasih Pak.
mantap pak
Dosen 1 dan 2 telah mampu memberikan kemudahan kepada mahasiswa untuk memahami materi kuliah. perkuliahan akan lebih baik lagi jika perkuliahan dengan metode diskusi antar mahasiswa ditingkatkan.
terima ksih untuk semua ilmu dan arahan yang telah bapak beri kepada saya.. semoga smua bermanfaat dan kebaikan bapak dibbalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda.. Aamiin..
semoga ilmunya bermanfaat bagi saya
terima kasih Prof
makasih
Silabus tentang mata kuliah desain penelitian agar lebih diperjelas sehingga tidak ada redudance pengajaran sebelum dan sesudah UTS dengan dosen yang berbeda.
Terima kasih Prof atas bimbingannya, semoga kedepannya menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. Amin.
sebaiknya di pertahankan yang sudah ada saat ini, kemudian materi lapangan di perbanyak mengenai konsep penelitian bagi mahasiswa.
Saya menyukai cara pengajaran dengan bersepeda keliling kampus UI
tips dan trick untuk jurnal internasional mohon ditingkatkan

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Teknopreneur (Teknopreneur-01)

disiplin, berdedikasi.. humoris, dan penuh semangat.. mantap
very inspiring
mata kuliah yang sangat menarik pakk!!
Luar biasa pak terima kash untuk sharing2nya. Terima kasih.

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Pengukuran dan Metrologi (Pengukuran dan Metro)

lebih bisa menciptakan suasana belajar yg kondusif
terimakasih pak
Like this

-0-

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Introduction to Mechanical Engineering (Introduction to Mech)

dosen paling keren,,, sukses terus pak !!
Saya kalah gaul. Dan kalah keren. Thank you pak, you are my inspiration!
saya merasa mendapat ilmu yang cukup banyak dari mata kuliah ini

 

Video berikut ini, hanya utk intermezo dan hiburan kita semata-mata:

Kata kunci/tag:

EDOM, Evaluasi Dosen, Etika, Responden, Skala,

Saran, kritik, ide, komentar, kelas kuliah, Introduction to Mechanical Engineering,

Pengukuran dan Metro, inspiring, Teknopreneur,Desain Penelitian, Enjiniring

Untuk Adik Kelas di Kebumen

On Tue, 24 Jan 2012 08:57:21 +0700, angga fauzian wrote:

Asslamualaikum Prof :)

Alhamdulillah semester lalu saya banyak berjumpa dengan Bapak.. Dalam rentang waktu itu, ada banyak pelajaran yang bisa saya ambil.. Terimakasih untuk pesan-pesan moral yang diberikan..

Terimakasih untuk dorongan keberanian yang menuntut saya untuk terus
take action..

Kelas teknopreneur membuka lembaran baru rencana kehidupan saya..Maaf mungkin hingga hari ini belum bisa memenuhi syarat sebagai teknopreneur.. Tapi saya pastikan Pak, teknopreneur tak sekedar omong belaka..

Namun suatu hari teknopreneur menjadi nyata dalam kehidupan saya..

Hanya saja sekarang memang belum terfokus kesana.. Kelas etika enjinering mengajarkan saya akan kehidupan sosial dan

kepedulian.. Dari sana saya menemukan sesuatu dalam kehidupan saya Pak..

Indah sekali rasanya, bahagia sekali rasanya.. Saat bisa membuat orang lain berada dalam kondisi yang lebih baik dari

sebelum dan sesudah bertemu kita.. Mungkin itu yang menjadi passion dalam kehidupan saya Pak..

Yang pada akhirnya membuat saya memutuskan diri untuk mendarmabhaktikan hidup saya untuk bisa membantu orang lain terlepas dari beban kehidupannya melalui kegiatan yang bertajuk sosial dan pendidikan..

Perjumpaan yang sangat bermanfaat Pak..

Emm.. untuk masalah proyek yang pernah saya ceritakan ke Prof. Raldy
waktu itu.. Insya Allah akan dilaksanakan tanggal 29 Januari Pak..

Angga Fauzian no 2 dari kanan

AF no 2 dr kanan bawah... Kebumen banget ya..... Maju terus Kebumen.-

Bismillah.. Dengan segenap keberanian saya maju.. Entah bagaimana jadinya besok, namun saya akan berusaha memberikan yang terbaik..

Sebenarnya ada banyak sekali hal yang ingin saya tanyakan ke Prof.
Raldy terkait hal ini..

Namun sepertinya kemarin Pak Raldy lagi sangat sibuk..

Dan sepertinya tak pantas juga melibatkan Bapak dalam acara ecek-ecek
seperti ini..

Disini saya hanya ingin mohon doanya Pak..

Semoga apa yang telah saya coba siapkan, bermanfaat buat adik-adik
kelas di kampung..

Saya sangat berharap bisa membawa sebagian dari mereka melanjutkan
kuliah di Universitas Indonesia dan bisa mengenalkan mereka ke orang
hebat seperti Prof. Raldy ini..

Mohon maaf Pak mungkin pesan ini tak begitu penting..

Tapi saya merasa perlu menyampaikan hal ini..

Sekali lagi saya mengucapkan banyak terimakasih atas banyak hal yang
telah diajarkan..

Maaf kalau kata-kata saya amburadul..

Belum terbiasa menyusun kata-kata dengan baik dan benar..

Wassalamualaikum Prof :)

Best Regard..

Angga Fauzian Kebumen..

—————————————

Pada 24 Januari 2012 14:22, Raldi Artono Koestoer menulis:

Dear Angga,

Alhamdulillah kuliah yg saya sampaikan ada gunanya buat kamu.
BTW saya sendiri lupa, rencana apa yg pernah kamu sampaikan ke saya ?
Maklum kan Profesor HARUS LUPA…

Kalau boleh saya mohon ijin surat kamu ini saya posting di blog saya…
Buat ecek2 seru2an blog saya aja…

Salam.-

Q’lail di M Haram

Hari ini Qong Xi Fa Cai 23 Jan 2012 –

HAPPY LUNAR NEW YEAR 2563
Gong Xi Fa Cai ~ Xin Nian Kuai Le
恭喜发财
Wish You Prosperity
身体健康
Good Health
吉星高照
Good Luck
财源广进
May The Good Fortunes Come To You
万事如意,心想事成
May All Your Hopes And Dreams Come True
事业有成, 合家欢乐
Successful In Business And Happy Family

Karena libur gak kerja, dari pagi kami sekeluarga gak kemana-mana, hanya Lulu anak saya tadi ke rumah temannya yg ultah. Sambil buka-buka buku coret2an saya ketemu artikel yg saya tulis tgl 13 Sept 2009. Sudah dua thn lebih tapi waktu itu belum sempat dipindah ke komputer. Nah sembari ngoprek notebook ngisi2 fesbuk, bolehlah sy tulis perjalanan saya ke Mekah umroh bertiga dengan 2 kawan lama ini.

-0-

23 Rmd, Al mukarom doktor m idrus alhamid sudah melayang di peraduannya kelihatannya beliau tadi lelah sekali Itu terlihat sebelum qiyamulail yg makan waktu 2 jam dari jam 01 s/d jam 3. Menghabiskan satu jus ayat2 alquran dalam 13 rakaat termasuk witir. Sohibnya si ‘culik’ betawi bluntas juga sudah gak sanggup melek lagi. Dia cuma sanggup sedikit nanya:”Rencane kite pa’an ni ari?”. Belum juga dijawab dia uda narik selimut en tidur.

Begitulah ceritanya pagi ini sekembalinya saya dari Haram (masjidil haram di Mekah demikian disebutnya disana), kira2 jam 1/2-7 pagi bada subuh berjamaah, yang adzannya jam 5 kurang 5 menit sedangkan solat subuhnya mendekati 1/2-6. Tadi solat bersama Soni teman sesama jemaah Duta Faras, walaupun jemaah solat subuh pagi itu sangat penuh tapi kami malah kebagian di Multazam sama seperti waktu qiyamulail padahal awalnya kami terusir oleh askar (tentara arab saudi). Namun rupanya Allah ingin memberi tempat yaang lebih baik kepada kami dengan cara yang tidak terduga.

Kamis malam jumat kami tiba dari Madina menjelang sore malam. Kalau tak salah itu tgl 10 Sept sudah masuk 20  Ramadhan. Solat tarawih 20 rakaat tak lagi ditutup dengan witir karena mulai malam itu qiyamulail dimulai sejak jam 1 malam dan diakhir setelah 10 rakaat  solat malam ditutup dengan 3 rakaat langsung, pada jam 3 kurang.

Nampaknya mata saya juga sudah mulai kriyep2… ntar2 deh disambung.

-0-

Sementara sampe disini dulu ngetiknya.- (21.50 / 23 Jan 2012).-

ANDI NATA Juara Wirausaha M Mandiri

Andi Nata mhs Teknik Mesin UI angkatan 2007 berasal dari Cirebon, berhasil menjadi juara dalam lomba Wirausaha Muda yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri. Lihat berita harian Analisa berikut ini.

-0-

A A A
Terkini – Jumat, 20 Jan 2012 16:41 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Bank Mandiri melalui perhelatan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Technopreneur (MYT) menciptakan 26 wirausahawan muda terbaik yang siap memberikan kontribusi kepada pertumbuhan sektor riil.
“Program ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia, khususnya kalangan muda untuk mampu menjadi pencipta lapangan kerja bukan menjadi pencari kerja,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, dalam sambutan Wirausaha Mandiri, di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, program wirausaha ini layak dijadikan program unggulan karena mampu mengubah cara pandang mahasiswa tentang wirausaha. Juga menjadikan sektor UMKM sebagai sektor idaman untuk berkarya, meningkatkan kualitas dan jumlah pengusaha kecil.
“Kami optimis program WMM dan MYT, akan semakin menginspirasi generasi muda untuk menjadi pencipta lapangan kerja yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Perhelatan wirausaha muda mandiri ini diikuti oleh 3.751 peserta dari 385 perguruan tinggi, dimana dari jumlah tersebut sebanyak 69 peserta berhasil menjadi finalis.
Sementara, ajang mandiri young technopreneur yang mendorong penciptaan wirausaha bidang teknologi tepat guna untuk energi terbarukan, penyediaan air bersih dan informasi teknologi, diikuti 617 peserta dan melahirkan 19 finalis.

Para pemenang penghargaan wirausaha muda mandiri kelompok mahasiswa untuk kategori industri adalah Andi Nata dari Universitas Indonesia, kategori perdagangan dan jasa adalah Annur Budi Utama dari Universitas Gajah Mada.

Untuk kategori Boga pemenang adalah Fauzan Rachmansyah dari Universitas Islam Indonesia dan kategori industri kreatif adalah Fauzan A Efwandaputra dari Universitas Padjajaran.
Sedangkan pemenang terinovatif dan terdukatif untuk kategori kreatif diberikan kepada Anggi Hayani Harahap dari Universitas Sumatera Utara dan favorit versi youtube diberikan kepada Mahendra Ega Higuita dari Institut Teknologi Sepuluh November.
Para pemenang penghargaan wirausaha muda mandiri kelompok alumni dan pascasarjana untuk kategori industri adalah Cokro Anton Wibowo dari STIE Musi, kategori perdagangan dan jasa adalah Agung Sri Hendarsa dari Nagoya University Japan.
Untuk kategori boga, pemenang adalah Odi Anindito dari Institut Teknologi Sepuluh November dan untuk kategori industri kreatif adalah Sri Wahono dari STMIK-STIE Darma Raya.
Sedangkan pemenang terinovatif diberikan kepada Jessica Diana Kartika dari Universitas Kristen Petra dan favorit versi youtube diberikan kepada Sri Wahono dari STMIK-STIE Darma Raya.
Sementara pemenang dari Mandiri Young Technopreneur untuk kategori teknologi energi terbarukan adalah Nurana Indah Paramita dan Titus Deus Prizfelix dari Institut Teknologi Bandung, untuk kategori pengelolaan air bersih adalah Alven Haekal dan Indra Gunawan dari Institut Teknologi Bandung.
Untuk kategori teknologi informasi dan komunikasi, pemenang adalah Rizky Ario Nugroho dan M Endrie Irfanie dari Institut Teknologi Telkom, dan favorit versi youtube pemenang diberikan kepada Aditya Nugraha dari Institut Pertanian Bogor.  (S034)

Leiden Univ Scholarship

New Scholarships and Financial Aid Updates from Scholarship-Positions.com

January 17, 2012: Search Free Online College Scholarship, Financial Aid and Grants

Facebook
Twitter

Dear Student,

Please find recently updated scholarships on Scholarship-Positions.com. Help Others: Please forward this email to your friends if they are also interested in scholarships.

Leiden University Excellence Scholarship (LExS) for Non-EU/EEA Students, Netherlands
Master’s Excellence Scholarship (LExS)for Non-EU/EEA Students in the field of Law Advanced, International Relations and Diplomacy at Leiden University, Netherlands.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Leeds, UK Scholarships for Masters Degree in International Transport 2012/13
Masters Scholarship in Transport Studies at the Institute for Transport Studies, University of Leeds in UK 2012/2013 Study Subject(s):Transport Studies.. [Read Full Scholarship Detail]



ACU, Australia, Scholarships and Special Offers for International Students
Australian Catholic University is offering various international Scholarships and Grants for Foreign International Students. These Scholarships are available for various.. [Read Full Scholarship Detail]

UK Transport Master’s Scholarship at University of Leeds, 2012/13 UK
Institute for Transport Studies (ITS), University of Leeds offers Master’s Scholarship in Transport Studies for UK applicants 2012-2013 Study Subject(s):Transport.. [Read Full Scholarship Detail]


Joint Doctoral Programme in Neural Processing of Time funded by Erasmus Mundus 2012-2013
Erasmus Mundus Joint Doctoral studentship in the field of neuroscience at Europe and non-European Countries 2012 Study Subject(s):Developmental, Molecular, Cellular.. [Read Full Scholarship Detail]



University of Exeter Progression Scholarship for Postgraduate Scholarship, UK 2012
Postgraduate  Scholarship in Business , Humanities, Social Sciences and International Studies,Engineering and Physical Sciences, Life and Environmental Sciences at University.. [Read Full Scholarship Detail]



2012/13 European Transport Scholarship for Masters Students at University of Leeds, UK
Masters Scholarship in Transport Studies for EU applicants at the Institute for Transport Studies (ITS), University of Leeds, UK 2012.. [Read Full Scholarship Detail]



2012 Open Society Foundations / University of St Andrews Scholarships, UK
Master’s Scholarships in International Strategy & Economics, East and Central Asian Security Studies, Peace and Conflict Studies and Sustainable Development.. [Read Full Scholarship Detail]



Laurie Daniels Scholarship at Australian Catholic University, Australia 2012
Australian Catholic University offers Bachelor’s Scholarship in Nursing at the Canberra (Signadou) campus of the University, Australia 2012 Study Subject(s):Nursing Course.. [Read Full Scholarship Detail]



Open Society Foundations/University of York Scholarships, UK 2012
Master’s Scholarships in Arts for Afghanistan Students to study in UK funded by  Open Society Foundations/ University of York  2012.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Position in Physiology by Sao Paulo Research Foundation, Brazil
Postdoctoral scholarship in Plant Physiology to work on the thematic, Brazil Study Subject(s): Competence for Crassulacean Acid Metabolism (CAM) expression.. [Read Full Scholarship Detail]



2012-2013 Jean Monnet Scholarship Programme for Citizens of the Republic of Turkey
Graduate or Research Scholarship Programme in Various fields for Citizens of the Republic of Turkey to study at Universities and.. [Read Full Scholarship Detail]



Call for Applications: Women Scientists Scheme (WOS-C) Training, India 2012
Training for Indian Women in  various Fields at Department of Science & Technology funded by Government of India 2012 Study Subject(s):Chemistry, Chemical.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD/ JRF Program in Basic Sciences at Bhabha Atomic Research Centre (BARC), India 2012
Junior Research Fellowships/ PhD in Basic Science for Indian students at Bhabha Atomic Research Centre (BARC) Training School, India 2012.. [Read Full Scholarship Detail]



2012-2013 Chancellor’s Doctoral Fellowships at University of Missouri-Kansas City, USA
UMKC Graduate Fellowships at University of Missouri, USA 2012-2013 Study Subject(s):Courses offered by UMKC Course Level:Graduate Scholarship Provider: University of.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in the field of Metabolomics and Chemometrics at Leiden University, Netherlands
PhD Studentship in Neurochemistry of migraine in patients and models, zooming into the cause at Leiden University, Netherlands Study Subject(s):Metabolomics.. [Read Full Scholarship Detail]



Two PhD Positions in Fostering Reading Comprehension Skills at Leiden University, Netherlands
Department of Education and Child Studies, The section Educational Sciences offers wo PhD Positions Fostering Reading Comprehension Skills at Leiden.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in Bioinformatics at Chalmers University of Technology, Sweden
Doctoral Studentship in Bioinformatics at Department of Mathematical Sciences, University of Technology, Sweden Study Subject(s):Bioinformatics Course Level:PhD Scholarship Provider: Chalmers.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in Mathematics at Chalmers University of Technology, Sweden
The Department of Mathematical Sciences offers PhD Studentship in Mathematics at Chalmers University of Technology, Sweden Study Subject(s):Mathematics Course Level:PhD.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Position in Fundamental Physics at Chalmers University of Technology, Sweden
The Department of Fundamental Physics announce Postdoctoral Position in Fundamental Physics at Chalmers University of Technology, Sweden Study Subject(s):Fundamental physics.. [Read Full Scholarship Detail]



Elizabeth Ann McCall Scholarship at Australian Catholic University, Australia 2012
Bachelor Scholarship in Education for Australian citizens at the Brisbane campus, Australian Catholic University, Australia 2012 Study Subject(s):Education Course Level:Bachelor.. [Read Full Scholarship Detail]



Research Fellowship in Computational Biology and Simulation Modelling at University of St Andrews, UK 2012
Research Fellowship in Computational Biology and Simulation Modelling at School of Biology,University of St Andrews, UK 2012 Study Subject(s):Computational Biology.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Positions in the Database and Informations Systems Group of KIT, Germany
Karlsruhe Institute of Technology offers PhD Positions in the Database and Informations Systems Group of KIT, Germany Study Subject(s):Database and.. [Read Full Scholarship Detail]



Sister Assumption Neary Bursary at Australian Catholic University, Australia 2012
Bachelor’s Bursary in Nursing for Australian Citizens at the Ballarat campus , Australian Catholic University , Australia 2012 Study Subject(s):Nursing Course.. [Read Full Scholarship Detail]



Arthur Mag Graduate Fellowships at University of Missouri-Kansas City, USA
University of Missouri-Kansas City offers Arthur Mag Graduate Fellowships, USA 2012-2013 Study Subject(s):Courses offered by University of Missouri-Kansas City Course.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in the field of Electronics and Information Systems at Ghent University, Belgium
Department of Electronics and information systems offers PhD Scholarship at Ghent University, Belgium Study Subject(s):Electronics and information systems Course Level:PhD.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Scholarship in the Department of Pedagogy at Ghent University, Belgium
Department of Pedagogy offers PhD Scholarship at Ghent University, Belgium Study Subject(s):Pedagogy Course Level:PhD Scholarship Provider: Ghent University, Belgium Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Position in Information Security, University of Twente, Netherlands
University of Twente offers Postdoctoral Position in the field computer science, University of Twente, 2012 Netherlands Study Subject(s):Information Security Course.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Position in Computer Science, Electrical Engineering, Mathematics, University of Twente, Netherlands
The Centre for Telematics and Information Technology, University of Twente offers PhD Position in the field of computer science, electrical.. [Read Full Scholarship Detail]



Bliss-Karns-Schwemmlein Scholarship for Study Abroad
Bliss-Karns-Schwemmlein Scholarship for  full-time Juniata student to Study in France, Germany, Russia or Spain Study Subject(s):Courses offered by University Course.. [Read Full Scholarship Detail]



2012-2013 Need-Based Scholarships at California State University, Chico, USA
California State University, Chico offers Need-Based Scholarships for Undergraduate Students, USA 2012-2013 Study Subject(s):Courses offered by CSU, Chico Course Level:Undergraduate.. [Read Full Scholarship Detail]



2012-2013 Online Scholarship at California State University, Chico, USA
California State University, Chico offers Online Scholarship for Undergraduate Students, USA 2012-2013 Study Subject(s):Courses offered by CSU, Chico Course Level:Undergraduate.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Research Position in Sensing Emotion in Music at Utrecht University, Netherlands
The Department of Information and Computing Sciences of Utrecht University offers PhD Research Position in Sensing Emotion in Music, Netherlands.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in Biochemistry at Ghent University, Belgium
Doctoral Studentship in Biochemistry at Ghent University, Belgium Study Subject(s):Biochemistry Course Level:PhD Scholarship Provider: Ghent University, Belgium Scholarship can be.. [Read Full Scholarship Detail]



Research Position in Forest and Water Management at Ghent University, Belgium
Department of Forest and water management offers Research Position at Ghent University, Belgium Study Subject(s):Forest and water management Course Level:Research.. [Read Full Scholarship Detail]



Rinehart-Darkatsch Scholarship for International Study in Education at Juniata College, USA
Juniata College announce Rinehart-Darkatsch Scholarship for International Study in Education, USA Study Subject(s):Courses offered by University Course Level:Graduate Scholarship Provider:.. [Read Full Scholarship Detail]



Utrecht University offers PhD Position in Sensing Emotion in Video, Netherlands
The Department of Information and Computing Sciences of Utrecht University (Netherlands) announce PhD position in Video Analysis for Sensing Emotion.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Scholarship in Engineering at Technical University of Denmark, Denmark 2012
PhD scholarship in Safety Management in the Oil-Platforms at the Department of Management Engineering at the Technical University of Denmark.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Studentship in Multiple Source Stream Integration in Human Listeners, Radboud University, Netherlands
Radboud University offers Doctoral Studentship in the of Faculty of Arts at Radboud University, Netherlands Study Subject(s):Multiple Source Stream Integration.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Position in Bioinformatics at Umeå University, Sweden
2012 Postdoctoral Position in the Department of Chemistry and Computational Life Science Cluster Umeå University, Sweden Study Subject(s):Bioinformatics Course Level:Postdoctoral.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Fellowship in Welfare Research at Umeå University, 2012 Sweden
Umeå University offers Postdoctoral Fellowship in the Department of Sociology, 2012 Sweden Study Subject(s):Welfare Research Course Level:Postdoctoral Scholarship Provider: Welfare.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Research Fellowship in Molecular Medicine at University of Oslo, Norway
Postdoctoral Research offers in stem cell biology at Centre for Molecular Medicine, University of Oslo, Norway Study Subject(s):Stem cell biology.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Position in Physiology at University of Oslo, Norway
Doctoral Position in the Institute of Basic Medical Sciences, Department of Physiology at University of Oslo, Norway Study Subject(s):Physiology Course.. [Read Full Scholarship Detail]



English Doctoral Studentship at University of Exeter, UK 2012
English Doctoral Studentship at College of Humanities Graduate School, University of Exeter, UK 2012 Study Subject(s):English Course Level:Doctoral Scholarship Provider:AHRC.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Research Fellowship in Geology and Geophysics at University of Southampton, UK 2012
Postdoctoral Research Fellowship in Geology & Geophysics at the School of Ocean and Earth Science at the National Oceanography Centre,.. [Read Full Scholarship Detail]



Postdoctoral Research Position in Epigenetics at University of Southampton, UK 2012
Postdoctoral Research Position in Epigenetics at Faculty of Medicine, University of Southampton, UK 2012 Study Subject(s): Epigenetics Course Level:Postdoctoral Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]



Doctoral Student Position in Economic at Lund University, Sweden 2012
The Department of Economics announce Doctoral Student Position in Economic at Lund University, Sweden 2012 Study Subject(s):Economics Course Level:PhD Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]



Ron Clarke Memorial Scholarship at Australian Catholic University, Australia 2012
Undergraduate Scholarship in Nursing for Australian citizens at Australian Catholic University, Australia 2012 Study Subject(s):Nursing Course Level:Undergraduate Scholarship Provider: Yass.. [Read Full Scholarship Detail]



PhD Scholarship in Wind Turbine Aeroelasticity Using Vortex Based Methods, DTU, Denmark
Technical University of Denmark in the field of engineering, 2012 Denmark Study Subject(s):Wind Turbine Aeroelasticity Using Vortex Based Methods Course.. [Read Full Scholarship Detail]


Scholarship and Financial Aid Search

Stop pro kontra Nuklir

Stop pro kontra nuklir demikian judul dari diskusi ini. Diselenggarakan oleh bapak tris Budiono ketua Manminsib sebagai penggagas Sabtu 14 Jan 2012 di FTUI Depok, berbicara narasumber
Rinaldi Dalimi dari DEN (Dewan Energi Nasional), Adi Wardoyo (BATAN Badan Tenaga Nuklir Nasional), Jarman P dari ESDM (Enegi dan SD Mineral). Beberapa penyanggah diantaranya Martin Djamin dan Ryad Chairil. Semua sepakat bahwa Teknologi Nuklir harus dikembangkan. Yang tidak sepakat tidak usah diperdebatkan toh… Karena judulnya Stop pro-kontra…

Sementara videonya di klik dibwh ini…

diskusi nuklir

Diantara Dua Pilihan

Oleh: Lina Alwi

Krishna sudah meninggalkan Hastinapura. Demikian pula dengan para raja sekutu Kurawa. Mereka harus segera mempersiapkan para prajurit agar siap maju dalam Bharatayudha yang segera berlangsung, membantu sekutunya. Amanat yang dibebankan Pandawa kepada Krishna sebagai duta perdamaian yaitu melakukan perundingan agar Kurawa bersedia mengembalikan Indraprasta atau setidak-tidaknya lima desa saja kepada Pandawa, telah gagal total. Duryodana dan Kurawa sama sekali tidak akan mengembalikan sejengkal tanahpun kepada Pandawa. Demikianlah …., Bharatayudha, perang besar di antara keturunan Bharata, sudah dipastikan akan segera terjadi.

Dewi Kunti sangat bersedih hati. Ngeri membayangkan peperangan yang akan segera terjadi. Apa yang akan tersisa dari perang besar ini, kelak? Bagaimana mungkin Pandawa Lima mampu melawan Mahaguru Kripa dan Mahaguru Drona, guru yang sangat mereka hormati dan cintai? Dan Bhisma putra Gangga yang sangat masyhur, kakek yang disayangi dan sangat menyayangi Pandawa?. Mereka semua adalah senapati mumpuni yang tak pernah terkalahkan. Dan mereka berada di pihak Kurawa. Memang betul, Mahaguru Kripa, Mahaguru Drona dan Maharesi Bhisma tidak akan sampai hati melukai dan menewaskan Pandawa yang mereka cintai, Tetapi bagaimana dengan Karna? Anak kusir Adhirata yang telah bersumpah untuk membunuh Arjuna terkasih? Karna tentu akan berusaha menyenangkan hati dan membalas budi Duryodhana atas kemewahan, kehormatan dan kemuliaan yang dikecapnya selama ini. Apakah aku harus menumpahkan kepada Karna, segala kegalauan yang bersemayam dalam hati?. Haruskah kukatakan semua rahasia yang selama ini dipendamnya, kepada Pandawa ?: Atau ….
”Wahai putra-putraku, Terimalah segala penghinaan. Sebaiknya kita tidak usah meminta kembali Indraprasta demi menghindari peperangan….”
Namun…. bagaimana mungkin Pandawa bisa menerima usulan ini? Bukankah ini bertentangan dengan dharma para ksatria?

Berbagai pikiran dan perasaan berkecamuk di benak Dewi Kunti. Kesedihannya semakin mendalam manakala teringat akan Karna. Haruskah mereka saling berbunuhan? Rasa cinta kepada anak-anaknya dan kegalauan menjelang Bharatayudha membuatnya tak dapat tidur…
”Aku harus menemui Karna ….”
Keesokan hari, sang Dewi keluar istana menuju tepi sungai Gangga, tempat biasa Karna melakukan pemujaan pada dewata. Dari kejauhan, tampaklah sosok gagah, khusu’ bersemadi sehingga tak disadarinya kehadiran Dewi Kunti. Dengan sabar, sang dewi menunggu Karna hingga selesai.

Matahari telah terik saat Karna selesai melakukan pemujaan dan menyadari kehadiran Dewi Kunti. Kaget dan bingung melanda pikirannya, Gerangan apa yang membawa permaisuri Pandhu merendahkan diri menemui anak kusir Adhirata?
”Anak Radha dan Adhirata, kusir kereta menghaturkan sembahnya padamu, wahai Ratu Kunti. Apa yang dapat hamba persembahkan kepada Paduka?”, sapa Karna penuh hormat.
”Wahai ksatria yang gagah perkasa … janganlah engkau merendahkan dirimu seperti itu. Engkau bukanlah anak Radha dan kusir Adhirata. Sesungguhnya, engkau putra Batara Surya – dewa Matahari yang lahir dari rahim Pritha, putri bangsawan yang terhormat.”

Karna terkejut dan tak mampu berkata-kata mendengar berita tak terduga ini, Namun penderitaan yang dialami akibat penghinaan putra-putra Pandhu selama ini, telah membuatnya keras hati dan merasa curiga akan maksud Kunti menceritakan hal ini.
”Engkau dilahirkan lengkap dengan senjata suci dan anting-anting emas di telingamu akibat keteledoran Pritha muda menggunakan mantra pemanggil dewata.”
”Wahai dewi… apa yang sesungguhnya Paduka inginkan dariku dan siapa Pritha?”
”Aduhai anakku tercinta…. maafkanlah ibumu ini, Pritha yang malang… Kemarilah anakku… marilah bergabung dengan adik-adikmu untuk memerintah Hastinapura, melaksanakan dharma seorang ksatria. Aku yakin, adik-adikmu akan merelakan tahta kerajaan untukmu, manakala mereka mengetahui bahwa engkau adalah saudara tua Pandawa….”

Karna tercekat … tak pernah disangkanya bahwa ia adalah anak sulung permaisuri Pandhu Dewanata. Apalagi mata batinnya menerima firasat bahwa Batara Surya membenarkan pengakuan Kunti. Batin Karna bergolak, kerinduan pada kasih ibu berbenturan dengan sakit hati dan kesedihan atas nasib malang yang dialaminya selama ini.
”Ibuku… engkaukah ibuku…, Engkaukah perempuan yang sanggup membuang aku… anakmu…. bayi tak berdaya ke sungai… ? Mengapa baru sekarang kau ungkapkan rahasia ini? Tahukah ibu, engkau telah merampas dan menghilangkan hak kelahiranku sebagai ksatria. Membuatku hidup menderita dengan penuh kehinaan. Mengapa sekarang engkau mengingatkanku akan tugas-tugasku sebagai ksatria ?”.
”Maafkan aku, anakku …….. Mari kita lupakan masa silam!”.

Karna tercenung….. berbagai perasaan berkecamuk dalam hati. Keinginan membalas cinta ibu kandung yang baru diketahuinya berbenturan dengan kewajiban diri untuk melaksanakan dharma seorang ksatria … membalas budi Duryodana yang selama ini telah memuliakannya. Kegembiraan mengetahui kebenaran atas asal usulnya terpaksa ditelannya manakala teringat betapa seringnya ia menerima hinaan para ksatria semasa hidupnya. Sebelum ia memperoleh kemuliaan dari Duryodana,
”Ibu, maafkanlah anakmu! Engkau sesungguhnya tidak mencintaiku… Kehadiranmu di sini lebih dikarenakan rasa sayangmu kepada Arjuna dan jangan kau ingkari itu!. Selama ini, aku hidup dalam naungan Duryodana dan Kurawa… Aku diangkat dan dimuliakan saat anak-anakmu menghina dan menghardikku. Dimanakah engkau saat itu…? Mengapa tak kau katakan rahasiamu pada kesempatan itu? Selama ini aku dihidupi anak-anak Dristarata. Aku dipercaya mereka sebagai sekutu yang setia. Kemuliaan dan harta yang kumiliki berasal dari mereka. Bagaimana mungkin aku meninggalkan mereka dan berkhianat saat perang pecah? Bagaimana engkau mampu menyuruhku mengkhianati dharmaku…?”
Dewi Kunti terdiam… tak mampu berkata-kata. Penyesalan selalu datang terlambat.

Karna masih menumpahkan segala perasaan yang selama ini mengcengkeram hatinya.
”Katakan ibu… apakah ada yang lebih hina daripada orang yang mengkhianati orang yang telah menolong kita? Katakan… adakah yang lebih hina daripada orang yang tak tahu membalas budi? Ibuku tercinta… aku harus membalas budi… membayar hutangku… Bila perlu, semua kubayar dengan nyawaku… Karenanya, tentu aku akan melawan anak-anakmu dalam Bharatayudha, dengan segala kekuatanku. Kalau tidak, maka aku bagaikan perampok.. yang bertahun-tahun menikmati harta kerajaan Hastinapura.”
”Aku tidak akan mengkhianati siapapun.. Aku tidak akan menipu siapapun… tidak pula menipumu, ibu.. apalagi menipu diriku sendiri. Maafkanlah anakmu ini…!”
”Oh… Karna anakku ……”
”Biarpun begitu… aku tidak akan menyia-nyiakan permintaanmu, ibu. Aku berjanji tidak akan membunuh anak-anakmu yang lain dalam peperangan kelak…, apapun yang mereka perbuat kepadaku. Namun ibu…. ini soal aku dan Arjuna… Aku atau Arjuna…. salah satu pasti akan mati dalam peperangan besar ini.”
”Wahai ibu para ksatria…. Aku berjanji, anakmu tak akan berkurang satupun juga, saat Bharatayudha usai nanti. Salah satu dari kami, Arjuna atau aku akan tetap hidup usai perang kelak dan anakmu akan tetap berjumlah lima orang. Tidak berkurang satupun juga. Percayalah…!”

Mendengar ketegasan Karna, hati Dewi Kunti semakin sedih. Ia tak kuasa berkata-kata lagi. Dipeluknya Karna dengan penuh kasih seolah melunasi seluruh hak Karna sebagai anak, yang belum pernah dicicipinya. Hatinya semakin sedih membayangkan kedua anaknya yang gagah perkasa, Karna dan Arjuna bertempur, mempertahankan dharma mereka sebagai ksatria dan saling berbunuhan. Namun diapun terharu akan keteguhan hati Karna menjalan takdir kehidupannya. Akhirnya, diapun meninggalkan sang putra Matahari yang teguh. Dengan langkah gontai Kunti kembali ke istana.
”Siapakah yang sanggup menentang suratan nasibnya? Semoga Dewata melindungimu, anakku sayang!”, doanya tulus bagi putra dewa matahari.

Lebak bulus 30 november 2006 – 23.20
Diceritakan kembali berdasarkan Mahabharata – Nyoman S Pendit dan film Mahabharata versi India.


Posting oleh Lina Alwi ke Catatan kecil dari sekitarku pada 1/11/2012 09:45:00 PM

Thermal Eng Science and Two Phase Flow

Course of Thermal Engineering Science and Two Phase Flow, conducted by Raldi A. Koestoer. Attended by student of undergraduate, Master and doctorate students, in Fac of Engineering Univ of Indonesia. Held 10 January 2012, at the third floor of Engineering Center.
They are all from Thermal Eng Discipline. A sort of scientific discussion will be much easier for student to understand the thermal phenomena and they can always compare the theorethical in thermal science with the practical engineering problem.

The two phase flow and boiling, encountered frequently in industrial practice. Furthermore such boiling exchange heat  has always been applied in safety and security of nuclear power plant.

 

The content of the course can be read from blog of Mulya Juarsa, please continue with the following text.

How High and How Low can we go with Heat Transfer

11012012

(a lecture note from : Course of Thermal Engineering Science and Two Phase Flow, conducted by Professor Dr. Raldi Artono Koestoer,DEA in Eng.Faculty, Indonesia University, Depok, January 10, 2012)

Kecelakaan reaktor nuklir pada tahun 1979 di USA yang menyebabkan melelehnya sebagian teras di PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) Three Mile Island unit 2 (TMI-2) telah menjadi kejadian yang terus dievaluasi untuk peningkatan performa keselamatan reaktor nuklir. Penyebab dasar dari kejadian TMI-2 adalah gagalnya sistem pendinginan[1]. Kemudian peristiwa yang sangat mengejutkan yang terjadi pada tahun 2011, adalah kejadian kecelakaan di PLTN Fukushima Dai-ichi yang sekaligus menimpa 3 unit PLTN akibat gempa[2]. Meskipun skala gempa mencapai 9 skala Ritcher namun sistem pengendalian teras berjalan baik, dimana teras mengalami pemadaman reaksi fisi (shutdown) dan listrik di PLTN padam (station blackout). Sementara, panas peluruhan (decay heat) yang tersisa sekitar 7% dari daya nominal harus didinginkan melalui pompa sirkulasi yang merupakan sistem pendinginan aktif. Pompa pendingin bersumber dari listrik genset dan berjalan sekitar 40 menit, namun ketinggian air tsunami melebihi prediksi dan masuk ke area PLTN. Banjir akibat tsunami ternyata menghantam instalasi genset dan sekaligus merusak genset yang berlanjut pada padamnya sistem pendingian panas peluruhan diteras. Kejadian ini menyebabkan gagalnya sistem pendinginan aktif. Gagalnya manajemen termal pada akhirnya menyebabkan ledakan gas hydrogen dan menyebarnya radiasi ke lingkungan (manajemen penahan radiasi gagal).

So, kelihatan banget kalo ngeliat tulisan gue di atas (diambil dari pendahuluan buwat proposal riset ristek), betapa pentingnya memahami konsep kalor. Sebagian kita memandang bahwa persoalan perpindahan kalor hanya bagian dari kehidupan saja, seperti pepatah untuk api, kecil jadi kawan besar jadi lawan. Untuk kalor saya punya pepatah sendiri, kecil berguna dan besar jauh lebih berguna, kecil tetep panas dan besar pasti lebih panas. Rata-rata sistem konversi energi yang mengkonversi energi termal menjadi energi kinteik-eletrik, selalu berhadapan dengan persoalan bagaimana kalor itu berpindah. Setelah itu bagaimana mengelolanya (thermal management). Kali ini di Lab. Applied Heat Transfer Research Groups DTM-FTUI, Prof. Dr. Raldi A. Koestoer, DEA berkenan memberikan semacam kursus singkat namun padat. Judul kursusnya keren juga : “Course of Thermal Engineering Science and Two Phase Flow”. Kalo ngebaca judulnye pasti kite kepikiran bahwa, yg diomongin melulu rumus-rumus dan gambar2 yg ngejelimetkan, tetapi Prof. Ral menyampaikannya kepada kita tetunya dengan dimensi yg berbeda dari yg mungkin dosen lain lakukan. Ada sih coret2annya dari lecture beliyau, sbb.: Dari gambar bahwa, persoalan Heat Transfer (HT) memang tidak bisa berdiri sendiri, menyangkut indisipliner keilmuan, dari teknik, mipa sampe sosbud. Bujug deh, gimana bisa ya? Gini, dari yg saya tangkep, selama kalor itu mengalami proses perpindahan dari sumbernya (katakanlah dari teras reactor) kemudian manasisn air dan air jadi uap buwat muter turbin, terus di konversi ke listrik dan terus dialirin ke mana-mana, pabrik, rumah tangga, sekolahan dll., ternayata selama proses perpindahan dan konversi energinya, banyak melibatkan interdisipliner keilmuan. Gak mungkin dunk PLTN di bangun kalo masalah sosbudpol-nya gak diselesaikan, lha wong pembangkit biasa2 aje juga kadang di demo terkait pembebasan lahan dan kesempatan kerja oleh masyarakat sekitar, lom lagi ada oknum2 yg mau jual bangsanya agar kita gak kan pernah mandiri energi, refot emang. Makanya, terkait soal itu kerjasama dan penerapan berbagai disiplin keilmuan kudu digunakan, gak bisa melulu orang mechanical or nuclear engineering yg ngatasin. Balik lagi ke HT, aspek keilmuan tekniknya saja udah berjibun yg kudu digunakan, belum lagi sciencenya. Namun Prof Ral menjelaskan dengan caranya sendiri, bahwa tidak semua persoalan dasar atau hulu istilahnya kudu kita lakukan dulu, bisa bypass, dan mencari apa saja yg kita perlukan. Konsep HT dalam penguasaannya sebenarnya bagaimana memahami secara benar dan gambling (komprehensif) perilaku kalor saat berpindah baik itu kondisi stedi (stabil) atau un-steady/gak stabil/transien. Bagagaiman kalor itu berpindah jika difahami buntutnya akan lari juga ke arah geometric, luasan. Sehingga, jika ke peralatan konversi skala mini pemikirannya adalah bagaimana kita bisa pindahkan kalor secara besar-besaran melalui volume yg kecil, dengan memperluas bidang pelepasan kalornya. Ini tantangan untuk perkembangan ke arah pendinginan pralatan elektronika dan sistem pembangkit mini lainnya. Sedangkan pada kondisi massif, kondisi transien, bagiamana suatu kuatitas kalor yang begitu besar dengan sesegera mungkin bisa kita kurangi hingga ke batas aman melalui media dan geometri yg khusus.  Ini kasus pada kecelakaan PLTN atau pembangkit lain seperti yg disampaikan pada pendahuluan di atas. Selain, bahwa studi terkait keilmuan dan engineering adalah diutamakan dalam pemahaman dan penguasaan metode, sehingga nanti saat mengembangkan atau bekerja pada institusi masing-masing semua bisa dilakukan dengan metode sendiri-sendiri.

So, selain HT juga beliau mengkaitkannya dengan persoalan filosfi dan kereligian, bahwa kunci pokoknya selain pada usaha dan kerja keras juga ada pada dikabulkannya apa yg kita tuju. Untuk lengkapnya, saya sampaikan sajian presentasi Prof. Raldi.

Dikutip dari blog:

http://juarsa.wordpress.com/2012/01/11/how-high-and-how-low-can-we-go-with-heat-transfer/

ANDI NATA

Anak muda ini adalah mahasiswa Mesin angkatan 2007. Saya kenal sudah sejak dia mulai masuk di DTM-FTUI (Dep Tek Mesin), kami sering diskusi tentang persoalan macam2. Dari mulai agama sampai bisnis. Dan nasehat saya untuk dia lain dengan orang2.

Jadi saya bilang begini: ” Andi, kamu gak usah kelarin sekolah deh, kan kamu sudah berhasil jadi wirausahawan, ngapain lagi sekolah ? Daripada kamu bolos2 melulu, sana bingung sini bingung, jadi brenti aja. Toh uang udah banyak..”

Tapi memang kalau anda lihat orang2 yang rajin di sekolah bahkan berprestasi excellent, biasanya gak jadi orang kaya. Mereka yang sekolah di jalanan (gak sekolah) malah sukses di bisnis. Ini seperti apa yang dikatakan oleh Robert Kiyosaki gurunya semua wirausahawan:

IF YOU WANT TO BE RICH…

DON’T GO TO SCHOOL.-

Nah baru saja si ANDI ini ngirim sms minta dukungan ama saya mau jadi juara favorit Wirausaha Muda Mandiri se Indonesia. Ya saya tolongin deh dengan menulis di blog ini agar teman2nya mendukung melalui Youtube katanya.

Ini SMS nya dibawah.-

-0-

Aslkm.. Pak, mhn do’a dn dkungan trs dr bpk,. Disampaikan kepada seluruh teman2, kluarga, dan kolega,

Dukung saya Andi Nata untuk menjadi Juara Favorit Wirausaha Muda Mandiri se Indonesia.

video sy mulai d publish pada tanggal 9-18 Januari 2012 di akun YouTube http://www.youtube.com/andi nata/wirausahamudamandiri

Persiapkan diri teman, kluarga dan kolega untuk mendukung dengan cara membuat akun Youtube dan memberi komentar positif kepada kami.

Oh iya, komentar terbaik ada insentif/hadiah yang disiapkan oleh Mandiri lohh.. :D

Salam Wirausaha Muda. Dan temui sy d Expo Wirausaha Muda Mandiri d Jakarta Convention Centre 19-22 Jan 2012. Andi Nata-Finalis nasional wirausaha muda mandiri wakil jabodetabek. Tks

Anak Kembar

Kemarin sore waktu sya lihat report blog ini, saya terheran2 koq banyak orang yang searching Donny Gahral. Beliau ini bos-nya Filsafat UI yang saya kenal sejak tahun 1999. Waktu saya di DO dari situ. Gak biasanya kaya gini, kalaupun ada orang yang mencari namanya, paling hanya satu dua saja sehari. Lho koq sekarang ada lebih dari 20 orang search nama itu…

Ada apa gerangan ?

Sambil baca email  sore2 saya buka detik.com, ada berita selebriti melahirkan anak kembar. Waktu saya klik ternyata Rieke Diah Pitaloka melahirkan anak kembar dengan proses Caesar. Nah… Barulah saya ngeh oh kalo gitu tadi pagi dia ini yang kirim SMS, Donny kan suaminya RDP itu. Karena gak keluar nama cuma nomornya saja, jadi saya gak tahu siapa yang ngirim.

Bunyi sms nya begini:

Alhamdulilah, telah lahir putra kembar kami, jalumanon badrika adiansyah & jalumanon wisesa adiansyah, di RSPI pagi ini, semoga kelak jadi anak yg saleh dan marhaenis.

Rada aneh nama anaknya… Konon itu berarti sesuatu dalam bahasa sunda kuno. Saya sendiri gak tahu tapi kaya2nya ada hubungannya sama banteng dan gajah.. gitu deh. Tanya sendiri sama ybs.

Wah rupanya beliau  ini pencinta Bung Karno juga makanya berharap anaknya jadi Marhaenis. Mungkin orang muda jaman kini gak begitu tahu Marhaenis itu apa. Daripada saya repot ngejelasinnya, saya anjurkan anak muda untuk membaca buku yang berkaitan dengan Presiden pertama Indonesia ini yang saya panggil Bung Karno. Karena memang demikianlah panggilannya jaman dulu.

BTW sms nya Donny saya balas lagi dimalam hari, setelah tahu kalo itu sms nya dari dia:  Slamet ya dapet anak kembar, luarbiasa… jangan lupa biarkan otak kanannya berkembang biar jadi orang yg berakal-budi… (Raldi).-