SMS Nipu Jenis yang Lain

Tadi pagi saya terima salah satu jenis pesan SMS nipu.

Bunyinya seperti berikut:

Entar pagi berangkat dulu ke konter belikan mama pulsa As25ribu atau 50ribu di nomor baru mama ini nomornya 085215123818, soalnya mama ada masalah penting,.

-0-

Jangan pernah percaya SMS model begini. Nomor yang mengirim saya sertakan disini kali2 ada yang sama ngirim anda SMS nipu kaya gini: +6281998291261.-

Awas Hacker FB Nipu

-0-

Kiriman email dari seorang teman (named SS), untuk menjadi warning bagi kita bila kehilangan HP, atau Facebook kita di hacked orang.

-0-

Teman Mesin,

istri saya baru kena tipu di Face book, si pelaku bisa masuk ke face book atas nama teman SMA dan dia bilang dia ada di Singapur kehabisan pulsa dan minta kirimin pulsa, maka istriku mengirimnya, mula mula minta

Rp 100 000

lalu katanyakurang ditambahi jadi

500 000

lalu jadi

1 juta rupiah.

Setelah ditilpon ke temannya (ternyata lagi umroh di Mekah) baru ketahuan bahwa istri saya kena tipu hacker, dia bilang dia pernah kehilangan BB nya, mungkin terus dimanfaatkan oleh sihacker. Biar lebih waspada ini no hp si hacker

085297618542 dan 085262411212

(kali dia sudah ganti nomor)

Sepeda(han) di Kampus UI

Trayek sepeda santai tgl 27 sudah dijelajahi oleh pak Ardin. Lihat dalam video dan lagu (pasang speaker).-

Tim pendahulu sepedahan di kampus UI dbp Ardin Ichwan telah menyusuri trayek yang akan dilalui untuk acara alumni FTUI manminsib
tgl 27 Maret 2011
Routenya bisa dilihat dalam sajian video dan lagu termasuk pohon Baobab lambang kelestarian alam.
klik di http://koestoer.wordpress.com/2010/11/22/pohon-baobab-di-ui/
cerita lain bisa dilihat di:
lihat di http://koestoer.wordpress.com/

Solid Works Essential

TUJUAN

Dewasa ini perkembangan dunia desain dengan software SolidWorks sudah tidak bisa lagi kita pungkiri. Permintaan dunia industri manufaktur akan tenaga ahli teknik yg juga dibekali kemampuan SolidWorks semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya iklan – iklan lowongan kerja yg menyertakan keahlian SolidWorks sebagai salah satu persyaratanya. Silakan cari lowongan kerja untuk desain di google maupun situs pencari kerja semacam karir.com, b2b, jobindo, dan sebagainya.
Software Solidware memiliki kemampuan CAD dan CAE yang sangat baik. Kemampuan CAD dari Solidwork sangat cocok digunakan dalam industry yang berhubungan dengan Mold and Dies Design, Jig and Fixtures, Machine Design, dan Consumer Product Design.
Pelatihan ini bertujuan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada peserta untuk menguasai SolidWorks untuk perancangan Part, Assembly, dan Gambar 2D & 3D serta analisis CAE-nya.

OUTLINE PELATIHAN SOLIDWORK

  • Solid Works Intelligent Feature Technology (SWIFT)
  • User Interface
  • Part Modeling
  • Working with DWG
  • Advance Surfacing
  • Sheet metal Design Tools
  • Weldment Design
  • Mold Design Tools
  • Assembly Modeling
  • Large Assembly Management
  • 2D Drawing Creation
  • Bill Of Material

Keterangan lebih lanjut lihat di:

http://www.msrhijau.com/politeknik/website/training.php

KONTAK:

PT. ANUGERAH HUDAYA RAHARJA

Jl. Moh. Kahfi I Gang Asem No. 12

Ciganjur, Jakarta Selatan-Indonesia

Telp. +62-21-7270250

Fax. +62-21-7270250

HP. +62-81-10592887

Email: muslimin_almasta@yahoo.com

Bike to Campus Alumni FTUI

Tim Advance Bike to Campus for Alumni of Manminsib, dbp Ardin Ichwan sabtu 05 Maret telah mulai menyusuri trayek di UI baik ringroad maupun track for bikers yg akan dilalui tgl 27Maret 2011 dua minggu lagi.

Usulan FUN WALK:
Dari Dekanat FTUI,
menyusur kekanan kearah Fak Ekonomi.
Kekanan lagi lewat Engineering Center,
Menuju Jembatan TEKSAS (Teknik Ekonomi Sastra dan Sosial).. Pemandangan indah disini.
BAiknya semua bawa digital camera buat fotow memotow.
Lalu tembu ke FIB (Ilmu Budaya). Kekiri nuju Pusat Studi Jepang tembus jalan kekanan arah Fasilkom. Traverse DRPM Science Park disamping dananu seb balairung. Istirahat fotow2 lagi krn pemandangan bagus arah perpustakaan dan masjid diseberang danau… besok diterusin deh..

Lihat video (maaf bsk baru diisi…)

Doktor T Mesin Gatot Prayogo

Telah berhasil mempertahankan disertasinya dan memperoleh gelar DOKTOR dalam bidang Ilmu Teknik Mesin yang dipertahankan dalam sidang terbuka Senat Akademik Univ Indonesia dipimpin oleh Ketua Dewan Guru Besar FTUI Prof Dr Harry Sudibyo Sutjokro, pada hari Kamis 04 Maret 2011

GATOT PRAYOGO

Dengan judul disertasi

Kerusakan Awal Makro Bahan Komposit GFRP Akibat Beban Tumbukan Berulang RAINDROP.

Promotor Prof Dr Ir Tresna P Soemardi SE MS, Ko-promotor Dr Ir Danardono AS DEA, Dr Ir Gandjar Kiswanto MENG. Penguji Prof Dr Ir Satryo Soemantri Brodjonegoro, Prof Dr Ir Anne Zulfia S MSc, Prof Dr Ir Yanuar MSc M Eng, Prof Ir Jamasri PhD.

Lahir di Ponorogo pada 28 Maret 1959 (… sehingga oleh Prof B Suryawan sedikit dikomentari: ” Semestinya beliau lulus dari UNDIP… Universitas Di Ponorogo…”). Lulus dari Teknik Mesin FTUI tahun 1984, menikah dengan Dr Iriawati dan dikaruniai putra Genki Imam Prayogo dan putri Ghina Rahmadinia Prayogo. MEng di Toyohashi Univ of Technology.

Mechanical Fair 2011

Mechanical Fair 2011 merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bertemakan “Menuju Indonesia Mandiri” yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Mesin (IMM), Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Diselenggarakan di PUSAT STUDI JEPANG

3-4  Maret  2011

Saat ini ketergantungan terhadap energi fosil harus dikurangi dan dialihkan terhadap sumber-sumber energi terbarukan. Sudah diketahui bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya akan sumber daya alam. Melimpahnya air, angin, panas bumi, ataupun biomassa dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sumber energi alternatif pengganti BBM. Dengan eksploitasi dan pemberdayaan terhadap sumber energi alternatif ini akan membuat Indonesia lepas dari ketergantungan terhadap BBM yang akan secara tidak langsung juga akan mengurangi ketergantungan Indonesia dari negara lain.

Hal yang juga penting dalam membangun sebuah negara yang mandiri adalah mandiri dalam hal ekonomi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah terus mengembangkan industri-industri strategis dalam negeri. Saat ini dibutuhkan perhatian yang ekstra dari pemerintah untuk terus mengembangkan industri-industri dalam negeri. Dengan mengembangkan industri-industri ini akan membuat kebutuhan dalam negeri terpenuhi bahkan industri-industri tersebut dapat bersaing di perdagangan internasional. Dampaknya adalah Indonesia akan menjadi negara yang mandiri dalam ekonomi.

Perubahan, satu kata yang tak asing dilontarkan oleh masyarakat di Indonesia. Pria-wanita, tua-muda, kaya-miskin, semua menuntut perubahan terhadap negeri tercinta kita, Indonesia. Namun, satu hal yang perlu diketahui, perubahan tidak akan terjadi tanpa tindakan.

Saatnya Indonesia bangkit dengan penuh percaya diri. Melaksanakan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang telah tersedia dengan tepat sasaran. Sebagai anak bangsa sudah sepatutnya kita berkontribusi untuk membangun bangsa Indonesia menuju Indonesia Mandiri. Kontribusi tentunya tidak semata-mata dilihat dari seberapa banyak kontribusi kita tapi seberapa niat kita memberikan suatu kontribusi. Yakinilah bahwa Indonesia mampu bangkit dari segala keterpurukan, membawa rakyat dan bangsanya kepada kemakmuran dan kesejahteraan.

Mari menuju Indonesia mandiri!


-0-

Tadi waktu saya datang ada talkshow yang dipandu oleh Prof Yulianto. Pembicaranya adalah Ir H Ibnu Susilo dari PT Fin Komodo Teknologi dan Triono Priohutomo Deputy Direktur R&D PT PINDAD (Persero).

-0-

KEGIATANNYA ANTARA LAIN.

Pre-Event

  1. Uji emisi gratis yang akan diadakan di lingkungan Universitas Indonesia dan disertai dengan pembagian flyer-flyer acara mechanical fair.
  2. Mechanical Goes To HI yaitu kegiatan bersepeda pada waktu car free day dan bertujuan untuk mempublikasikan lebih luas acara Mechanical Fair 2011
  3. Donor darah yang akan diadakan pada tanggal 2 Maret 2011, di engineering center FT UI depok. Kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) depok

Lomba Fotografi

Lomba ini bertemakan “Human and Technology” (keterkaitan antara manusia dengan teknologi yang ada di sekitarnya) yang ditujukan kepada siswa/i SMA se-Jabodetabek, mahasiswa di tingkat Nasional, dan masyarakat umum . Kategori kamera yang digunakan adalah digital/DSLR dan lomo. Lomba akan diadakan pada masa pre-event, sedangkan pengumuman pemenang dan pemajangan hasil foto akan dilaksanakan pada masa event.

Lomba Karya Tulis Mahasiswa

Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) Mechanical Fair 2011 merupakan wadah nyata bagi rekan-rekan mahasiswa-mahasiswi universitas se-Indonesia untuk menyalurkan gagasan-gagasan kreatif guna mengatasi permasalahan transportasi kota-kota besar di Indonesia. Gagasan-gagasan yang bisa menjadi opsi solusi strategis transportasi darat, sebagai upaya mengakomodasi kepadatan penduduk Indonesia. Lomba ini bertemakan “Solusi Strategis Permasalahan Transportasi Darat, Sebagai Upaya Mengakomodasi Kepadatan Penduduk Kota Besar di Indonesia.” Lomba ini dilaksanakan pada masa pre-event dan pemenang akan diumumkan pada masa event.

Lomba Creative Design

Lomba ini mengambil tema “Design Your Own Machine” yang ditujukan kepada mahasiswa di tingkat Nasional. Desain alat mekanik yang inovatif dan berhubungan dengan teknik mekanikal. Lomba akan diadakan pada masa pre-event, sedangkan pengumuman pemenang dan pemajangan hasil design akan dilaksanakan pada masa event.

Seminar

  1. Seminar dengan tema : ” Peran Industri Strategis Dalam Negeri untuk Kemandirian Indonesia”
  2. Seminar Perkapalan dengan tema: “Mau Dibawa Kemana Industri Perkapalan Indonesia ?”
  3. Seminar dengan tema : ”Potensi Sumber Daya Lokal Untuk Kemandirian Energi Di Daerah”
  4. Seminar dengan tema : “Kemajuan Teknologi Eco Vehicle Indonesia”

Bazaar dan Expo

Bazaar merupakan area khusus yang digunakan oleh beberapa pihak untuk menjual produk-produk seperti makanan dan minuman. Expo merupakan ajang bagi beberapa perusahaan untuk melakukan display produk dan mendirikan stand yang bertujuan untuk mengenalkan produk dan melakukan promosi kepada para pengunjung. Expo juga digunakan untuk menunjukkan hasil karya peserta lomba Fotografi dan Creative Design, dan pameran karya-karya Departemen Teknik Mesin FTUI.


Awas SMS Nipu

Saya dapat kiriman SMS dari seseorang yang tidak bertanggung jawab. Modus tipu muslihat spt ini saya perkirakan banyak juga dipraktekkan untuk orang lain.

Harap berhati-hati dan ingatkan anak-anak anda jangan mudah percaya pada SMS tipuan, yang seperti dibawah ini:

-0-

ini Mama,lg pinjam hp org,tlng beliin pulsa 50rb,di nomor barunya Mama:

081386538235.

Mama lg ada mslh, jgn dlu tlp/sms.nnti Mama yg tlp,Penting

-0-

Adapun nomor yang mengirim SMS diatas adalah : +628170138904.

 

 

AMEDIC Produk Alat Kesehatan

FABRIKASI ALAT KESEHATAN

TRANSPORT INCUBATOR

INFANT INCUBATOR

 

Amedic Incubators

Tersedia 3 model

High-end incubator, Infant warmer dan Phototerapy

Untuk bisa melihat lebih jelas di klik saja

OXYGEN HOODS
AMX-501
AMX-A01x
Specification :
Dimension 730 (L)x 630mm (W)x 1400mm (H)
Power supply AC 50Hz;240 V, 250 Watt
Thermocontroller On/off
Thermocouple K-Type Censor
AMX-A011 Ø150mm
Ø200mm
Ø250mm
Specification :
Clear Acrylic Pipe 5mm thick
AMX-A012
AMX-A013
OXY Hoods is develop to deliver oxygen in a less restrictive and
stressful environment
AMX-503

Specification :

Stretcher Dimension 870 (W) x 430 (D) x 720mm (H)
Recirculating Humidifier
Wall Temperature
220 V, 50Hz AC & 12 V DC (Dry cell,max 3 hours)
Humidity Indicator

Dimension 980 (W) x 800mm (H)
AMEDIC is one of Indonesian Medical Manufacturer
that focused on delivering innovative medical product’s
solution that can improve your business process
in satisfying your customers
We always serve our customer to deliver
best products which compete in technology and ease
of operation and maintenance as well
As a technology company, we have developed
comprehensive know-how in the field
of Electro Medical Devices

AMEDIC
MEDICAL EQUIPMENT MANUFACTURER

BSD Plaza Sektor IV Blok RD/67
Telp : 62 21-538 7301 Facs : 62 21-538 7301

Contact:   Ramadita Budhi
Email :       ramaditabudhi@yahoo.com
HP:            +628161924335

amedic
MEDICAL EQUIPMENT MANUFACTURER
PRODUCT CATALOGUE

amedic
MEDICAL EQUIPMENT MANUFACTURER
Specification :
Dimension 1.000 (L) x 650 (W) x 1.350mm (H)
Low Energy Consumption, 300 Watt, 180-240V
Integrated Skin and Air Censors
Thermocouple K-Type Censor
Temperature Alarm
LED Indicator
INFANT INCUBATOR
AMX-505 AMX-701 AMX-903
INFANT WARMER PHOTOTHERAPY
AMEDIC’s Neonatal Products design with innovative and the latest future state-of-the-art technologies.
These are high-technology equipment that use intelligent control system and user friendly operation,
that especially designed to fully meet the user’s expectations.
Specification :
Dimension 600 (L) x 680 (W) x 1.200 – 1700mm (H)
Power Requirement AC 220 V, 50 HZ, 110-240 VA
Lamp house angle 30 degree to every direction
Blue light wave length 420-475 nm
Blue light radiation power min 450µ W/cm2
Timer can be used max 24 hours countdown
LCD digital timer to record patient time therapy and usage

Biofuel dari lumut

Salah satu pengembangan energi alternatif ii adalah Bahan Bakar Nabati. DI Depok telah dikembangkan Biofuel yang berasal dari lumut (algae atau ganggang). TPLIT Depok di desa Sukmajaya yaitu tempat pembuangan limah manusia… maaf ..tinja. Disitulah telah di kembangkan ganggang yang memakan kototran2 atau CO2 yang kemudian dengan melalui beberapa proses fermentasi bisa didapatkan minyaknya yaitu biofuel yang selanjutnya dipakai sebagai aditif premium. Oktan yang didapat dengan campuran 5-10% bisa meningkat menjadi setara pertamax bahkan pertamax-plus.
Kunjungan mahasiswa mesin FTUI diprakarsai oleh dosen KKE pak Raldi yang mendapat akses ke TPLIT ini dari ahli ganggangnya sendiri Prof Ricky S. Wee. Visit dilaksanakan pada tgl 26 Feb 2011 sebagai kelanjutan dari kuliah energi alternatif pada mata kuliah KKE (Konversi dan Konservasi Energi) dimana satu sessi diisi oleh pak Ricky dengan memperkenalkan Bahan Bakar Nabati dari ganggang ini. Ganggang ini menyerap banyak CO2 sehingga TPLIT ini tidak berbau samasekali… oke kan ?
Sudah lebih dari satu bulan mobil saya panther menggunakan biodiesel dari lumut ini dan walaupun hanya dirasakan saja (oleh supir saya) kelihatannya memang jadi lebih baik kinerjanya. Pertama yang jelas jadi lebih hemat, lalu getarannya lebih halus dan pada kecepatan tinggi terasa lebih stabil. Mereka yang memakai biofuel ganggang ini (premium), laju kecepatan jadi meningkat, apalagi motor. Mahasiswa semua motornya dikasi biofuel, dan ternyata mereka bilang jadi lebih enak dan lebih laju.
TPLIT – Tempat Pembuangan Limbah Terpadu.
-0-
Penelitian tentang bahan bakar nabati pada dasarnya telah dilakukan selama beberapa puluh tahun terakhir (teks ini bahannya ngambil sana sini dari internet terutama). Berbagai jenis bahan bakar nabati dikembangkan mulai dari Jagung, Singkong, Jarak dan beberapa bahan pangan lainnya juga telah dilakukan. Selain bahan pangan yang telah disebutkan tadi, pengembangan bahan bakar nabati dari Alga (ganggang) juga dilakukan, terutama oleh negara negara maju seperti Amerika, Jerman, Jepang dan negara maju lainnya.
Mereka telah membuat penelitian dan pengembangan alga secara alamiah dengan ataupun dengan bio reaktor yang dikelola secara modern dengan peralatan modern yang berharga milyaran dolar. Namun sampai saat ini terkait dengan isu global warming, banyak perusahaan-perusahaan di dunia yang berusaha mencari “alternative fuel” dengan prinsip ramah lingkungan alias ” Go Green”, contohnya, perusahaan penerbangan raksasa British Airways dan Airbus mensponsori penelitian yang dilakukan Universitas Cranfield, Inggris. Tim Peneliti ini mempelajari cara memanen ganggang (algae) untuk bahan bakar pesawat jet. Ganggang dapat dapat diolah menjadi bahan bakar ” biofuel” dengan kandungan karbon yang rendah, ekonomis, dan ramah lingkungan. Ganggang dipilih karena tidak bersinggungan langsung dengan kapasitas sumber pangan manusia. Ganggang juga tidak merampas lahan pertanian. Tantangannya adalah menyediakan bahan bakar bio dalam jumlah besar yang cocok untuk segala jenis pesawat yang ada tanpa mengubah mesin. Anggota Tim Peneliti dari Universitas Cranfield menyatakan bahwa ganggang dapat diproduksi secara komersil dalam kurun waktu 4 tahun mendatang. Ganggang memiliki keunggulan dibandingkan “biofuel” yang lain yakni bisa dipanen setelah berumur 7-12 hari, atau 30-50 kali dalam setahun. Penerbangan dengan biofuel diperkirakan dapat mengurangi emisi gas CO2 lebih dari 80 persen, dan biaya bahan bakar juga semakin ekonomis.
Kebanyakan penelitian yang dilakukan di negara-negara maju mengalami hambatan karena mereka hanya memiliki musim panas selama 4 (empat) bulan setiap tahun. Hal ini berdampak pada biaya operasional yang sangat tinggi karena pengembangbiakan alga tersebut harus dilakukan di dalam ruangan dalam kondisi temperatur yang harus dijaga agar alga dapat tumbuh dengan baik. Proses ini membutuhkan biaya yang sangat besar sehingga skala ekonomis untuk produksi massal belum tercapai.
Perbedaan sangat besar terjadi dengan kondisi alam di Indonesia. Matahari bersinar sepanjang tahun atau 365 hari setiap tahun selama lebih dari 10 jam per hari. Alga (ganggang) memerlukan sinar matahari untuk menghasilkan fotosintesa dengan menyerap CO2 dan menghasilkan O2 untuk pertumbuhannya. Oleh karena itu, iklim di Indonesia sangat cocok untuk produksi Alga dalam jumlah besar, baik untuk jenis alga air tawar ataupun alga air laut. Sumber daya alam yang melimpah juga mendukung produksi Alga dengan biaya murah dan hasil yang lebih besar dibandingkan dengan produksi di negara lain.
Dampak positif lain yang tidak kalah pentingnya dari pengembang biakan Alga ini adalah proses produksi akan mengurangi kadar CO2 di udara, dan menghasilkan O2 untuk lingkungan udara yang cukup baik.

Refrigerant Alternatif Suhu Rendah

Guna mendapatkan suhu sangat rendah (ultra low temperature) sampai dengan -80C digunakan campuran antara CO2 dengan ethane. Penelitian ini merupakan salah satu topik kajian Pendingin di Dep Teknik Mesin FTUI yang dipimpin oleh ustad Muhammad Idrus Alhamid. Campuran didaerah 60/40 menunjukkan COP yang baik sejauh ini. Demikian disampaikan oleh
DARWIN RB SAKYA
dalam ujian Penelitian II dalam rangka program S3 nya. Walaupun suhu rendah itu bisa dicapai dengan sistem kaskade namun kondisi pengujian sampai saat ini masih belum stabil. Berbagai kendala muncul yang belum sepenuhnya diantaranya kemungkinan terjadi pengkristalan di pipa kapiler. Penelitian masih dilanjutkan agar bisa menggantikan sistem fluida kerja HFC yang sampai saat ini masih digunakan. Kyoto protokol membatasi penggunaan HFC untuk suhu sangat rendah ini sampai tahun 2020.

Lihat video dan powerpoint:

(Ral).-

Kenapa koq gak kreatip ?

Mengapa bangsa Asia kalah kreatif dari bangsa Barat?

(Dikutip dari sebuah milis).-

Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya Why

Asians Are Less Creative Than Westerners (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi best seller.

(www.idearesort.com/trainers/T01.p) mengemukakan beberapa hal ttg bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang.

1. Bagi kebanyakan org Asia, dlm budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta thdp sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreatifitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang utk memiliki kekayaan banyak.

2. Bagi org Asia, banyaknya kekayaan yg dimiliki lbh dihargai drpd CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai ceritera, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran pula bila perilaku koruptif pun ditolerir/ diterima sbg sesuatu yg wajar.

—- ini contoh orang yg gak kreatip —

3. Bagi org Asia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis kunci jawaban bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk PT dll semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus2 Imu pasti dan ilmu hitung lainnya bukan diarahkan utk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus rumus tersebut.

4. Karena berbasis hafalan, murid2 di sekolah di Asia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi Jack of all trades, but master of none (tahu sedikit sedikit ttg banyak hal tapi tidak menguasai apapun).

5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia bisa jadi juara dlm Olympiade Fisika, dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada org Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya yg berbasis inovasi dan kreativitas.

6. Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU). Akibat-nya sifat eksploratif sbg upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil resiko kurang dihargai.

7. Bagi kebanyakan bangsa Asia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah.

8. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi stlh sesi berakhir peserta mengerumuni guru / narasumber utk minta penjelasan tambahan.

Bila anda juga tertarik utk mengetahui lebih banyak silahkan search di Google .

Dalam bukunya Prof.Ng Aik Kwang menawarkan bbrp solusi sbb:

1. Hargai proses. Hargailah org krn pengabdiannya bukan karena kekayaannya.

2. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling disukainya.

3. Jangan jejali murid dgn banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X x Y harus dihapalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar2 dikuasainya.

4. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yg lebih cepat menghasilkan uang

5. Dasar kreativitas adlh rasa penasaran & berani ambil resiko. AYO BERTANYA!

6. Guru adlh fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dgn bangga kalau kita tidak tahu.

7. Passion manusia adalah anugerah Tuhan..sebagai orang tua kita bertanggung-jawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passionnya dan mensupportnya. Mudah2an dengan begitu, kita bisa memiliki anak-anak dan cucu yang kreatif, inovatif tapi juga memiliki integritas dan idealisme tinggi tanpa korupsi.

Training UKM Sukabumi

Program Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia, dilaksanakan dengan berbagai cara. Salah satunya proyek pengmas dosen dari FTUI adalah Training pembuatan Rancangan Bisnis dipimpin oleh:
Bapak Hendri DS Budiono
Dosen DTM-FTUI. Pelaksanaannya diatur oleh timnya beberapa orang diantaranya Dedi Rahmat, Dedi Heri dan M. Reza. Sedangkan pelaksanaannya dari tgl 16 s/d 18 Feb 2011.
Saya berpartisipasi dihari pertama untuk Ice-braking jam 9-12.
Seperti biasa, saya ambil video para peserta dari Sukabumi, diantaranya ada tiga wanita.

Kelas ETIKA 2011

Kelas ETIKA 2011 dengan jumlah students sebanyak 90 orang, membahas tentang tugas pertama

PEDULI KAUM MARGINAL.

Penjelasan oleh dosen sekaligus pemaparan contoh-contoh yang telah dilakukan oleh mahasiswa semester lalu.

Satu gambar bicara seribu kata.

Satu video bicara sejuta kata…

So… Lihat saja videonya.

Semoga kelas ini bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak dan pada saatnya nanti bermanfaat untuk bangsa dan negara.-

Alamat Baru PT SUI

PT Sekawan Utama Internasional
Bumi Serpong Damai
Sektor IV Blok RD/67
(dekat Plaza BSD)

Line of Business:

             – Medical Equipment

             - Green vehicle manufacturing

             – Mineral processing

Kontak person:

Ramadita Budhi Wardana

                 Email    Ramaditabudhi@ahoo.com

                  HP         0816 1924 335

Kasus Century Korbankan Seorang Ibu

Kasus Bank Century perlu kambing hitam seorang Ibu yang membantu suami menafkahi keluarga.

Assalamu alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh, salam sejahtera para hadirin sekalian. Yang Mulia Ketua Majelis Hakim Yang Mulia Anggota Majelis Hakim Yang saya hormati Penuntut Umum, Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang mengikuti persidangan ini dan Penasihat Hukum Suamiku, anak-anakku, Kakak-kakakku dan adik-adikku, Teman-teman Solidaritas 80 FHUI, teman-teman ILUNI FHUI, Teman-teman ex PT Bank Merincprp, teman-teman SMA St. Theresia angkatan 1977, teman-teman SMPN1 Jakarta angkatan 1976 dan para sahabat serta Hadirin yang budiman termasuk teman-teman media elektronik dan cetak yang meliput sidang ini Pertama-tama saya panjatkan puji syukur ke hadirat Allah swt dan shalawat kepada Rasulullah Muhammad Saw, disertai doa semoga Yang mulia Ketua Majelis Hakim, Yang Mulia Anggota Majelis Hakim beserta seluruh keluarga senantiasa dikaruniai nikmat sehat, berkah dan lindungan dari Allah swt. Doa yang sama saya panjatkan ke hadirat Allah swt untuk yang Mulia Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beserta seluruh jajaran Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beserta seluruh keluarga.

Doa yang sama saya panjatkan kepada Yang saya hormati Penuntut Umum, Penasihat Hukum, Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beserta keluarga. Dengan kerendahan hati saya menghaturkan terima kasih kepada Yang Mulia Majelis Hakim, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan Pledoi Pribadi sehingga saya dapat menjelaskan berbagai hal yang seberarnya terjadi di dalam kasus pemberian 4 kredit di PT Bank Century Tbk yang menimpa saya. Saya berharap pledoi ini dapat menjadi bahan pertimbangan sehingga putusan yang diambil YangMulia Majelis Hakim adalah putusan yang seadil-adilnya. Izinkanlah saya memulai Pledoi Pribadi ini dengan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada diri saya sehingga saya diajukan ke ruang sidang ini untuk di adili. Seorang isteri sekaligus ibu dari 3 orang anak yang ingin beribadah membantu suami menafkahi keluarganya : Pada tahun 2003 dikarena PT Bank Merincorp salah satu anak perusahan PT Bank Mandiri dimana saya bekerja harus ditutup dengan cara self liquidation, maka saya menjadi seorang pengangguran. Berbekal uang pisah dari PT Bank Merincorp saya membantu suami dengan menjual mukena dan bahan baju muslim dengan hiasan bordiran. Namun karena saya tidak pandai berdagang, usaha saya tidak berkembang dan malah tertipu oleh orang-orang yang mengambil dulu dagangan saya untuk dibayar kemudian namun tidak pernah terbayar dengan alasan macam-macam.

Kemudian saya bertanya ke beberapa teman yang sekiranya dapat membantu saya memberikan pekerjaan, namun dengan usia 42 tahun pada saat itu untuk seorang wanita kiranya agak sulit untuk diterima bekerja. Kemudian atas bantuan salah seorang teman angkatan 80 di FHUI pada tahun 2004 saya diterima bekerja di kantornya yang bergerak di agen property di Bintaro, namanya Raine n Horne. Kantor ini tidak memberikan gaji, tetapi hanya memberikan komisi apabila saya berhasil menjual rumah yang dititipjual disana. Bekerja beberapa bulan disana lagi-lagi karena saya tidak pandai berdagang maka saya menganggap saya tidak mampu menjadi pedagang padahal saat itu saya mulai hamil anak ke tiga yang menyebabkan saya pamit kepada teman saya untuk tidak bekerja lagi di kantor agen property itu. Kemudian pada bulan Maret 2005, putri ke tiga saya lahir. Gaji suami yang pada waktu itu sebagai seorang staf dirasa tidak mencukupi biaya hidup kami sehari-hari walaupun kami telah menjadi agen penjualan air dalam kemasan bermerek dagang Oso. Sebagai ibu rumah tangga dan pengangguran saat itu, benar-benar terasa hari demi hari keresahan di dalam hati saya untuk segera bekerja membantu suami. Namun kembali saya merasakan sulitnya sebagai seorang wanita di usia 44 tahun mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Dengan niat yang teramat tulus dari seorang isteri yang pada saat itu dalam usia 44 tahun dan baru melahirkan anak ke tiga dan ingin membantu suami, saya melamar di PT Bank Century tbk melalui seorang teman angkatan 83 di FHUI, dimana kebetulan pada saat itu suami saya sudah bekerja sebelumnya disana sebagai staff di Divisi Operasional. Saya diterima bekerja di PT Bank Century Tbk dan diangkat melalui keputusan direksi PT Bank Century berdasarkan …………. dan tindakan yang saya lakukan di PT Bank Century Tbk adalah sebagai Kuasa dari Direksi berdasarkan Surat Kuasa nomor…. tanggal…. yang ditandatangani oleh Hermanus Hermanus Hasan Muslim – Direktur Utama dan Hamidy – Wakil Direktur Utama. Dengan diterimanya saya di PT Bank Century Tbk, maka status karyawan tetap suami saya diubah menjadi karyawan kontrak atas suatu proyek pekerjaan tertentu. Saya kaget, karena ternyata di dalam Perjanjian Kerja Bersama PT Bank Century Tbk, pasangan suami-isteri diperbolehkan bekerja di PT Bank Century Tbk. Saya sempat mengajukan pertanyaan kepada Kepala Divisi SDM pada saat itu, dan dijawab bahwa pemutusan hubungan kerja atas suami saya dan dijadikan karyawan berbasis kontrak tersebut adalah atas saran dari Kepala Divisi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) yakni saksi Susana Coa. Karena membutuhkan pekerjaan ini, dengan rasa was-was dan berusaha berbesar hati karena toh suami saya masih dipekerjakan walaupun dalam rentang waktu yang tidak ditentukan saya tidak dapat mengajukan protes kepada Direksi pada saat itu dan menerima keputusan itu. Masuk ke dalam suatu Divisi Corporate Legal dengan kurang lebih 16 orang staf dengan 5 orang kepala bagian legal bukanlah hal yang mudah, bank pasca merger beberapa bulan sebelumnya masih terasa nuansa ketidak tertiban yang kental dari sebagian besar staf yang ada di Divisi Corporate Legal dan masing-masing staf masih membawa kultur lama bank mereka berasal. Dengan pesan dari kepala Divisi HRD bahwa anda akan masuk ke area dimana staf anda akan susah di atur terutama yang berasal dari ex mantan karyawan Bank CIC, saya tidak tahu mengapa Kepala Divisi SDM berpesan seperti itu, saya hanya berpikir apakah dikarenakan Kepala Divisi SDm berasal dari karyawan ex bank Pikko. Menjalani tugas sebagai Kepala Divisi Corporate Legal sebagai Kuasa Direksi : Yang pertama saya periksa adalah : 1. Keberadaan dokumen jaminan kredit, karena hal itu menurut hemat saya adalah merupakan hal yang krusial yang harus saya lakukan sehubungan dengan serah terima jabatan dengan pejabat Kepala Divisi Corporate. Ternyata saat itu, tidak ada administrasi pada dokumen jaminan kredit, berapa sertipikat dan dokumen lain yang disimpan tidak ada sama sekali. 2. Standard format perjanjian kredit dan jaminan termasuk format Analisa Aspek Legal , yang menurut penilaian saya teramat sederhana untuk mengcover kepentingan bank secara maksimal. Yang kedua menertibkan karyawan di lingkungan Divisi Corporate Legal, dari hal pemakaian seragam sampai urusan mangkir dari tempat kerja.

Hal ini tentu saja menuai ketidak senangan dari beberapa Kepala Bagian dan Staf di Divisi Corporate Legal yang kebanyakan berasal dari karyawan yang berasal dari Bank CIC, sehingga mengadukan saya kepada Bapak Hamidy, pada saat itu bertindak sebagai Wakil Direktur Utama yang berasal dari (juga) Bank CIC. Beberapa Kepala Bagian Legal dan staf yang kebanyakan berasal dari Bank CIC menyatakan keberatan mereka atas pengangkatan saya sebagai Kepala Divisi sehubungan dengan dipindahkannya Office Boy kesayangan mereka ( yang faktanya sering ditemukan tidur di kantor dan mangkir) dari Kantor Pusat ke kantor Cabang di Kuningan. Pada saat itu saya mengetahui ketidak senangan anak buah saya karena saya menegakkan tata tertib di lingkungan dimana mereka biasa makan (besar) seenaknya pada jam kerja, tidak mau menggunakan seragam dan lain sebagainya yang akhirnya menimbulkan ketidaksenangan mereka terhadap saya. Namun ketika saya dikonfirmasi oleh Wakil Direktur Utama pada saat itu, saya dapat menjelaskan duduk persoalan yang sebenarnya yakni untuk menegakkan disiplin dan ketertiban. Yang ketiga, saya mendapatkan tugas untuk mengecilkan struktur organisasi di Divisi Corporate Legal, dari 5 (lima) orang kepala bagian menjadi 3 (tiga) orang kepala bagian legal.

Sebelum hal ini terjadi, Direksi telah menawarkan pengunduran diri seorang kepala bagian legal ex Bank CIC yang belakangan saya ketahui orang ini banyak “mengetahui” banyak penyimpangan yang dilakukan management. Pemilihan kabag legal itu sendiri dibuat se fair mungkin oleh Divisi SDM pada saat itu, namun saya mendapat telpon dari Anton Tantular, yakni adik dari Robert Tantular untuk tetap mempertahankan Suhana Halim sebagai Kepala Bagian Legal. Saya tidak dapat bereaksi apa-apa pada saat itu karena saya tidak mempunyai kewenangan untuk menentukan hal tersebut dan hanya menyampaikan hal tersebut kepada kepala Divisi SDM pada saat itu. Selanjutnya yang saya ketahui keluarnya Surat Keputusan Direksi nomor 006.1/SK-DIR/Century/II/2006 tanggal 16 Februari 2006 tentang Struktur Organisasi Divisi Corporate Legalyang kemudian diubah dengan nomor 09/SK-DIR/Century/II/2008 dan tanggal 1 Februari 2008. Sedangkan Surat Keputusan tentang penetapan Kepala Bagian Legal terpilih diterima oleh masing-masing Kepala Bagian itu sendiri yakni Suhana Halim, Yanto Saloh dan Gunawan Wibisono pada tahun 2006 dan pada tahun 2008 ditambahkan seorang kepala Bagian Legal 4 yaitu Sakti Dharma. Selanjutnya saya menjalankan pekerjaan saya sebagai Kepala Divisi Corporate Legal tanpa diberikan job des yang ditandatangani oleh Direksi sebagai atasan langsung saya. Namun dari Surat Keputusan Direksi tentang struktur organisasi Divisi Legal sebagaimana saya sampaikan pada paragraf sebelumnya saya bukan orang yang melakukan Analisa Aspek Legal, Pembuatan Surat Penegasan Kredit, Surat Kuasa Direksi, Surat Persetujuan Komisaris, Perjanjian Kredit dan Perjanjian Jaminan.

Karena hal tersebut merupakan tanggung jawab dari Kepala Bagian Legal 1 atau Kepala Bagian Legal 2. Petikan dari pasal 2 Surat Keputusan Direksinomor 09/SK-DIR/Century/II/2008 dan tanggal 1 Februari 2008tentang Struktur Organisasi Divisi Corporate Legal. Pasal 2 Tugas dan Tanggung Jawab

(1) Bagian 1 bertanggung jawab atas seluruh proses legal kredit di cabang-cabang dan atau wilayah Bank yang ditentukan oleh Kepala Divisi Legal agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk kelengkapan dokumen jaminan serta kebenaran pengikatan kredit dan jaminannya; memberikan bantuan atau opini hukum dalam transaksi atau perjanjian antara unit kerja bank dengan pihak ketiga; memberikan bantuan atau opini hukum terkait dengan corporate legal.

(2) Bagian 2 bertanggung jawab atas seluruh proses legal kredit di cabang-cabang dan atau wilayah Bank yang ditentukan oleh Kepala Divisi Legal agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk kelengkapan dokumen jamiinan serta kebenaran pengikatan kredit dan jaminannya; memberikan bantuan atau opini hukum dalam transaksi atau perjanjian antara unit kerja bank lainnya dan atau manajemen bank dengan pihak ketiga; memberikan bantuan atau opini hukum terkait dengan corporate legal.

(3) Bagian 3 bertanggung jawab atas penyelesaikan kredit bermasalah dan pengambil alihah agunan (AYDA) diseluruh wilayah kerja Bank; membantu dan menangani perkara-perkara yang dihadapi Bank baik di dalam mapun di luar pengadilan; mengkoordinir dan memonitor konsultan dan atau pengacara Bank dalam penanganan masalah legal Bank.

(4) Bagian 4 bertanggung jawab dalam penyimpanan dan administrasi dokumen jaminan untuk seluruh wilayah Bank agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku termasuk bertanggung jawab atas kelengkapan dokumen yang menjadi tanggung jawabnya.

(5) Selain tugas dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) sampai dengan ayat (4), setiap bagian dalam Divisi Legal juga bertanggung jawab atas penyelesaian tugas-tugas lainnya terkait dengan Divisi Legal yang diberikan oleh Kepala Divisi Legal. Masing-masing tugas tersebut dilakukan oleh : Jenis Pekerjaan Dilakukan oleh Analisa Aspek Legal : Adalah review dokumen yang dilakukan oleh staf divisi legal dalam rangka penyampaian fotocopy dokumen legal atas suatu permohonan kredit yang diajukan oleh Debitur sebelum diajukan kepada Komite Kredit Yang Berwenang di PT Bank Century Tbk dimana kewenangan Komite Kredit itu sendiri akan mengacu kepada besaran kredit yang diajukan. Dalam Analisa Aspek Legal terdapat beberapa kolom yang berisi nama Debitur, kategori Debitur : perorangan atau perseroan, analisa dari dokumen legal (KTP pribadi atau pengurus, siapa yang berhak dan sah untuk menandatangani dokumen pengikatan kredit, akta pendirian, izin dari perseroan, npwp, dll) , bentuk pengikatan yang dianjurkan untuk pengikatan kredit dan jaminannya serta saran dari staf legal yang melakukan analisa tersebut Staf Legal yang bertugas, dalam hal ini Kepala Bagian Legal termasuk orang yang membuatnya.

Surat Penegasan Kredit : yakni surat pemberitahuan kepada calon Debitur yang berisi persetujuan Bank untuk memberikan fasilitas kredit dengan syarat dan ketentuan yang disetujui bank. Dalam Internal Memo Direksi nomor … tanggal… tentang…., Surat Penegasan Kredit ini tidak seluruhnya dibuat oleh Divisi Corporate Legal, karena tugas ini baru dibuat oleh Divisi Corporate Legal apabila jumlah fasilitas kredit yang diberikan kepada Debitur melebihi jumlah Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar Rupiah) Dibuat oleh staf administrasi Divisi Corporate Legal setelah memperoleh Formulir Persetujuan Kredit dari Cabang dimana fasilitas kredit itu akan dibukukan. Yang saya lakukan adalah membubuhkan paraf sebagai pemeriksa atas apa yang dibuat oleh staf administrasi Divisi Legal untuk kemudian ditandatangani oleh 2 anggota Direksi. Sebagai catatan : Pimpinan Cabang akan membubuhkan parafnya sebagai pemeriksa dari Surat Penegasan Kredit yang disiapkan untuk memastikan apakah ketentuan yang dicantumkan sudah sesuai dengan permohonan kredit yang diajukan debitur dan sudah disetujui oleh Komite Kredit. Surat Kuasa Direksi : Surat Kuasa Direksi adalah bentuk pendelegasian wewenang 2 anggota Direksi yang bertindak untuk dan atas nama perseroan kepada Pimpinan Cabang dan Staf Legal. Di PT Bank Century Tbk, sudah disiapkan Surat Kuasa Direksi dalam bentuk yang umum kepada setiap Pimpinan Cabang yang baru diangkat / ditempatkan disuatu cabang untuk bersama-sama dengan Staf Legal. Surat Kuasa yang umum dipersiapkan untuk pengikatan kredit sampai dengan jumlah Rp. 2.000.000.000.- (dua milyar Rupiah). Sedangkan untuk jumlah di atas itu, Direksi akan memberikan Surat Kuasa yang dibuat secara terpisah, dimana tanggal dan penomorannya ada dan dicatat pada Divisi Corporate Secretary yang mengadministrasikan surat menyurat Direksi dan Komisaris. Dibuat oleh staf administrasi Divisi Corporate Legal setelah memperoleh Formulir Persetujuan Kredit dari Cabang dimana fasilitas kredit itu akan dibukukan. Yang saya lakukan adalah membubuhkan paraf sebagai pemeriksa atas apa yang dibuat oleh staf administrasi Divisi Legal untuk kemudian ditandatangani oleh 2 anggota Direksi Surat Persetujuan Komisaris : Surat Persetujuan Komisaris dibuat sebagai kelengkapan bahwa atas jumlah fasilitas kredit yang diberikan kepada Debitur adalah jumlah yang disetujui oleh Komisaris, hal mana merupkan pencerminan daripada persetujuan 2 orang anggota Komisaris di dalam dokumen Formulir Persetujuan Kredit (FPK). Surat Persetujuan Komisaris tersebut dibuat untuk fasilitas kredit diatas jumlah Rp. 2.500.000.000,- (dua milyar lima ratus juta Rupiah). Persetujuan Komisaris ini dibuat sebagai bukti formal dari persetujuan komisaris nantinya akan diadminstrasikan bersama minuta akta notaris (apabila pengikatan kredit dilaksanakan dalam bentuk notarial) dan disimpan di bank bersama dengan akta perjanjian kredit yang dibuat di bawah tangan.

Sebagaimana Surat Kuasa Direksi tanggal dan penomoran Surat Persetujuan Komisaris ada dan dicatat pada Divisi Corporate Secretary yang mengadministrasikan surat menyurat Direksi dan Komisaris. Dibuat oleh staf administrasi Divisi Corporate Legal setelah memperoleh Formulir Persetujuan Kredit dari Cabang dimana fasilitas kredit itu akan dibukukan. Yang saya lakukan adalah membubuhkan paraf sebagai pemeriksa atas apa yang dibuat oleh staf administrasi Divisi Legal untuk kemudian ditandatangani oleh 2 anggota Komisaris Perjanjian Kredit (akta dibawah tangan) : Dalam Kebijakan Perkreditan bank PT Bank Cdntury Tbk yang disahkan oleh Keputusan Direksi tanggal .. nomor.. Perjanjian Kredit dapat dibuat secara notarial atau dibawah tangan. Untuk PT Bank Century Tbk (halaman… buitr…) ada sebuah kebijakan yang dibuat sebelum saya menjabat, bahwa atas perjanjian kredit yang dibuat secara notarial, Bank tetap menyiapkan perjanjian kredit yang dibuat dalam bentuk akta perjanjian di bawah tangan. Kedua bentuk Perjanjian Kredit tersebut untuk mengikat Debitur dalam memperoleh fasilitas kredit dari bank. Staf legal atau Kepala Bagian Legal Konsep perjanjian jaminan dalam bentuk akta dibawah tangan disiapkan oleh staf legal atau Kepala Bagian Legal yang bertugas dalam format standard yang telah ada di masing-maing computer. Staf legal atau Kepala Bagian Legal yang mengisi kolom-kolom yang kosong termasuk tanggal dan nomor dari buku registrasi untuk tanggal dan nomor perjanjian kredit serta mereka yang akan mencantumkan informasi mengenai jaminan, masa berlaku perjanjian dan nama-nama orang yang berhak untuk menandatangani akta tersebut, serta keterangan lain yang perlu untuk dicantumkan. Perjanjian Jaminan : Apabila telah ditentukan dalam halaman …. Formulir Persetujuan Kredit (FPK) bentuk pengikatan kreditnya oleh Komite Kredit, maka Divisi Corporate Legal akan melaksanakan pengikatan kredit dan jaminan sesuai dengan apa yang disetujui pada halaman tersebut Staf legal atau Kepala Bagian Legal Konsep perjanjian jaminan dalam bentuk akta dibawah tangan disiapkan oleh staf legal atau Kepala Bagian Legal yang bertugas dalam format standard yang telah ada di masing-masing computer. Mereka akan yang mengisi kolom-kolom yang kosong termasuk tanggal, informasi tentang jaminan dan nama-nama orang yang berhak untuk menandatangani akta tersebut, serta keterangan lain yang perlu untuk dicantumkan. Diperiksa sebagai saksi atas tersangka Hermanus Hasan Muslim dan Robert Tantular : Pada tanggal 13 November 2008, PT Bank Century Tbk. Mengalami gagal kliring disebabkan keterlambatan melakukan penyetoran ke Bank Indonesia sejumlah Rp. 5.000.000.000,- yang disebabkan keterlambatan Direksi PT Bank Century tbk, pada saat itu Hermanus Hasan Muslim – Direktur Utama dan Hamidy – Wakil Direktur Utama terlambat datang untuk ke Bank Sinar Mas yang terletak di jalan MH Thamrin. Pada pagi itu dilaksanakan perjanjian jual aset antara PT Bank Century Tbk dengan PT Bank Sinar Mas atas aset PT Bank Century Tbk, yang notabene masih berhubungan dengan fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh PT Bank Century Tbk kepada grup dari PT Bank Sinar Mas. Keterlambatan ini akhirnya tidak dapat menolong PT Bank Century Tbk, yang pada saat itu mengalami kesulitan pembayaran kepada nasabah-nasabahnya atas deposito atau fasilitas keuangan lainnya yang ada di PT Bank Century Tbk. Pada tanggal 14 November 2008, dinihari saya mendapat sms dari Hamidy yang mengatakan bahwa Bank Indonesia telah menyetujui pemberian fasilitas repo yang diajukan oleh PT Bank Century Tbk, yang belakangan disebut dengan FPJP atau Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek dan saya pada hari itu harus ikut ke Bank Indonesia membawa fotocopy dokumen jaminan yang akan diserahkan ke Bank Indonesia Siangnya saya bersama-sama anggota Komisaris, kecuali Bpk. Heeshaam Al Waraq, yakni 1. Bpk. Sulaiman AB – Komisaris Utama. 2. Bpk. Rusli Prakarsa – Komisaris Independen 3. Bpk. Poerwanto Kamsjadi – Komisaris Independen. seluruh anggota Direksi, kecuali Direktur Treasury Krishna Jagateesen (yang pada saat itu sudah tidak pernah kembali lagi ke Indonesia) ; 1. Hermanus Hasan Muslim – Direktur Utama 2. Hamidy – Wakil Direktur Utama 3. Edward Situmorang – Direktur Kepatuhan, Disertai beberapa Kepala Divisi pada saat itu : 1. I Nyoman Srinata – Kepala Divisi Operasional 2. Darso Wijaya – Staf ahli Direksi dan Care Taker Kepala Divisi Settlement Kredit dan Pelaporan Kredit 3. Alam G Cahyadi – Kepala Divisi Kredit I. Dan beberapa staf dari Divisi Corporate Legal juga ikut hadir bersama juga kehadiran dari Buntario Tigris Ng, Notaris dengan stafnya. Proses pemberian FPJP itu sendiri memakan waktu yang lama dari siang hari tanggal 14 November 2009 sampai dinihari keesokan harinya , karena PT Bank Century Tbk tidak mendapat cukup informasi mengenai apa yang harus disiapkan untuk penandatangan FPJP tersebut. Pada tanggal 15 November 2008 semua kepala Divisi dan Pimpinan Cabang PT Bank Century diharuskan hadir pada rapat yang diadakan Direksi. Yang hadir pada saat itu dari jajaran Direksi adalah Hermanus Hasan Muslim dan Hamidy, dari jajaran Komisaris yang hadir adalah Purwanto Kamsjadi, dan dihadiri oleh Robert Tantular sebagai pemegang saham. Pada saat itu dijelaskan oleh Robert Tantular situasi ketidakmampuan bayar PT Bank Century Tbk dikarenakan oleh beberapa hal yakni : Krisis Global, Penarikan Uang oleh grup Sampoerna di Cabang Surabaya yang besarnya kurang lebih sampai dengan Rp. 1,5 triliun. Pada saat itu Robert Tantular menjelaskan bahwa grup Sinar Mas akan segera mengambil alih sebagian saham PT Bank Century Tbk dan akan segera dilakukan Legal Due Diligence oleh calon Investor tersebut. Namun setelah penandatangan FPJP tersebut, ternyata kucuran yang diberikan oleh Bank Indonesia tidak pernah cukup walaupun telah diikuti dengan beberapa tahapan FPJP tambahan sehingga akhirnya pada tanggal 20 November 2008, permohonan FPJP dari PT Bank Century Tbk tidak dapat disetujui lagi oleh Bank Indonesia, begitu yang saya dengar dari teman-teman yang ikut ke Bank Indonesia pada malam itu. Keesokan harinya tanggal 21 November 2008 saya mendapat berita bahwa PT Bank Century Tbk, telah diambil alih oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Beberapa hari berikutnya, saya mendengar kabar bahwa pemegang saham PT Bank Century Tbk, Robert Tantular di tahan oleh Mabes Polri yang beberapa hari kemudian diikuti oleh penahanan Direktur Utama PT Bank Century Tbk, Hermanus Hasan Muslim. Pengambil alihan PT Bank Century Tbk oleh pemerintah qq LPS diikuti dengan masuknya tim dari Direktorat Investigasi Moneter Perbankan (DIMP) dari Bank Indonesiayang dipimpin oleh Ahmad Berlian. Saya dan beberapa teman dimintai keterangan bahkan saya sampai merasa tertekan dan saya sempat diperiksa sampai jam 2 (dua) pagi dinihari, sungguh suatu pengalaman yang memprihatinkan bagi saya. Dari hasil pemeriksaan DIMP yang disampaikan secara lisan oleh Ahmad Berlian kepada Ibu Linda Wangsadinata – mantan Pimpinan KPO Senayan (Terdakwa 1) dan saya bahwa saya dan Terdakwa 1 adalah karyawan yang dikorbankan oleh Robert Tantular – Pemegang Saham dan Hermanus Direktur Utamanya sehubungan dengan “kredit komando” yang terjadi di PT Bank Century Tbk. Pada tanggal 28 Januari 2009, sebagai warga negara yang baik saya datang ke Bareskrim Mabes Polri untuk memenuhi panggilan sebagai saksi. Dengan semangat membantu pihak Bareskrim dalam mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh Robert Tantular dan Hermanus Hasan Muslim. Pada saat pemeriksaan saya di dampingi oleh penasehat hukum dari kantor Pradjoto, SH and associate (PNA) dengan ketua timnya pada saat itu adalah Tito Hanamto, SH.

Panggilan untuk saya dan teman-teman dilaksanakan dalam beberapa hari, namun disatukan dalam satu Berita Acara Pemeriksaan. Pada bulan Februai 2009 (tanggalnya saya tidak ingat), didampingi oleh Gunawan Wibisono Kepala Bagian Legal dan satu orang pengacara dari Pradjoto and Associate, saya bersama-sama Terdakwa 1 dan Saksi Nofi memenuhi panggilan penyidik Karta, SH untuk di konfrontir dengan Hermanus Hasan Muslim yang pada saat itu berstatus tersangka dan menjadi tahanan di Bareskrim. Setelah dipertemukan dengan Hermanus Hasan Muslim, Penyidik membatalkan acara konfrontasi tersebut dan pergi keluar ruangan 314 unit perbankan. Pada saat itu Hermanus Hasan Muslim memarahi saya, Terdakwa I, saksi Nofi dan Gunawan Wibisono di depan meja kerja Penyidik Karta, SH, dan menyampaikan ancamannya “Lo semua pada bilang bahwa kreditnya gak sesuai prosedur, harusnya lo bilang semua sesuai prosedur. Gue udah tiga bulan di dalam (maksudnya tahanan bareskrim), lihat aja lo semua nanti gue tarik ke dalam mulai dari Account Officernya sampai yang bagian pencairan, siapa namanya yang dibagian pencairan?”. Ancaman ini kami sampaikan kepada penyidik Karta, SH, segera setelah Hermanus Hasan Muslim dimasukan kembali ke dalam ruang tahanan.Namun penyidik pada waktu itu tidak memberikan reaksi yang berarti hanya mengatakan : “Saya heran kenapa Hermanus gak mau nunjuk si Robert..” Selanjutnya saya mendapat surat panggilan ke untuk datang ke Bareskrim, pada tanggal 21 April 2009 sebagai Tersangka. Karena shock dizholimi seperti itu dan memikirkan nasib anak-anak saya, tidak mau makan sampai akhirnya harus dirawat dirumah sakit. Barulah ketika saya sudah agak kuat, saya datang memenuhi panggilan Bareskrim untuk dimintai keterangan kalau tidak salah pada tanggal 29 April 2009.

Terdengar para penyidik yang ada diruang perbankan mengatakan bahwa saya ditetapkan sebagai “tersangka” karena ada “bom” dari Hermanus. Namun karena pada saat itu saya amat merasa tertekan, saya tidak ingat siapa penyidik yang ada di ruang 314 Perbankan Bareskrim yang mengatakan itu. Sungguh sampai sekarang saya tidak mengerti maksud “bom dari Hermanus” itu maksudnya apa. Diperiksa atas 4 debitur kredit atas nama PT Canting Mas Persada (CMP). PT Wibowo Wadah Rejeki (WWR), PT Accent Investment Indonesia (AII) dan PT Signature Capital Indonesia (SCI). Saya tidak mengerti kenapa saya ditetapkan menjadi tersangka atas 4 debitur kredit tersebut di atas, karena sepengetahuan saya Hermanus Hasan Muslim diperiksa menjadi tersangka atas masalah: 1. Surat-surat berharga senilai USD 220.000.000,- .(United States Dollars dua ratus dua puluh juta) 2. 3 (tiga) Debitur kredit atas nama WWR, AII dan SCI Sedangkan Robert Tantular diperiksa menjadi tersangka atas masalah : 1. Surat-surat berharga senilai USD 220.000.000,- (United States Dollars dua ratus dua puluh juta) 2. 3 (tiga) Debitur kredit atas nama WWR, AII dan SCI. 3. USD 18.000.000,- (United States Dollars delapan belas juta) milik Budi Sampoerna 4. Commitment Letter dengan Bank Indonesia. Lalu kenapa saya harus diperiksa atas 4 kredit ? Mengapa kredit atas nama CMP yang sudah lunas dimasukkan kedalam pemeriksaan saya sebagai Tersangka. Hal yang tidak pernah terjawab sampai saat ini apabila dakwaan saya dikaitkan dengan pasal 55 KUHP dan dikaitkan dengan terpidana Hermanus Hasan Muslim dan Robert Tantular.

CMP dan WWR CMP dan WWR berdasarkan dokumen yang saya peroleh setelah diperiksa di Bareskrim : 1. Persetujuan Direksi dan Komisaris atas Memorandum dari Divisi Treasury tanggal 16 November 2006 perihal : Penjualan dan Repo Surat Berharga Valuta Asing, atas penjualan : a. USD 15,000,000,- Banca Populare di Milano, variable rate Certificates of Deposit, jatuh tempo tanggal 30 Oktober 2008 dengan harga 98,50. b. USD 3,000,000 Westdeusche Landesbank jatuh tempo tanggal 4 November 2008 dengan harga 100. c. USD 7,000,000 National Australia Bank variable rate certificates of Deposit jatuh tempo 3 November 2008 dengan harga 100. 2. Surat PT Bank Century tbk, kepada Treasury Department FBME Bank Ltd, tanggal 22 November 2006, perihal : Confirmation of our Sale to you. (atas Surat Berharga Westdeusche Landesbank senilai USD 3,000,000.- dan Surat Berharga National Australia Bank senilai USD 7,000,000.-). 3. Surat PT Bank Century tbk, kepada Treasury Department FBME Bank Ltd, tanggal 22 November 2006, perihal : Confirmation of our Sale to you. (atas Surat Berharga Banca Populare di Milano senilai USD 15,000,000.-) 4. Surat FBME BANK LTD, tanggal 29 November 2006 perihal : Transfer Authorization atas atas Surat Berharga Westdeusche Landesbank senilai USD 3,000,000.- dan Surat Berharga National Australia Bank senilai USD 7,000,000.-). 5. Surat FBME BANK LTD, tanggal 29 November 2006 perihal : Transfer Authorization atas Surat Berharga Banca Populare di Milano senilai USD 15,000,000.-) 6. Perjanjian Penjualan Dan Pembelian Kembali Surat Berharga Valuta Asing (Reurchase Agreement antara PT Canting Mas Persada dengan PT Bank Century Tbk. No. TSY-058/XI/2006, tanggal 28-11-2006 7. Perjanjian Penjualan Dan Pembelian Kembali Surat Berharga Valuta Asing (Reurchase Agreement antara PT Wibowo Wadah Rejeki dengan PT Bank Century Tbk. No. TSY-058/XI/2006, tanggal 28-11-2006 Artinya CMP dan WWR telah menjadi nasabah PT Bank Century Tbk sejak tahun 2006 dan pencairantelah dilakukan. Namun pada tahun itu transaksi CMP dan WWR tercatat sebagai nasabah di Divisi Treasury PT Bank Century Tbk dengan jenis transaksi REPO, dimana Surat Berharga milik PT Bank Century, tbk dijual kepada FBME Ltd dan FBME Ltd melepaskan haknya kepada CMP dan WWR untuk memperoleh fasilitas REPO di PT Bank Century Tbk. Selanjutnya yang saya ketahui tentang CMP dan WWR adalah ketika sekitar akhir bulan November 2007, ketika saya hendak masuk lift di lantai 2 untuk menghadiri rapat struktural kepala divisi yang berada dibawah Direktur Utama Hermanus Hasan Muslim (di lantai 16), yang diadakan setiap akhir bulan, saya ditemui oleh saksi Nofi yang menyampaikan pesan dari Terdakwa 1 : “Bu ini ada kredit yang harus dibukukan pada akhir bulan ini”. Saya sempat menjawab : “Ini sudah tanggal berapa Nofi, ini bulannya sudah mau habis 2 hari lagi. Coba kamu serahkan kepada ibu Suhana Halim (Kabag Legal yang bertanggung jawab untuk pengikatan kredit di Wilayah 3 PT Bank Century Tbk, dimana KPO Senayan berada dibawah wilayah 3 dan dipimpin oleh saksi Lisa Monalisa), agar dijalankan sesuai prosedur”. Didepan lift saya sempat memalingkan kepala saya ke area exim di Cabang KPO Senayan, dimana diujung ruangan itu saya melihat Terdakwa 1 dan saya sempat mengajak Terdakwa 1 untuk segera bergabung dengan saya untuk menghadiri rapat : “Ayo bu, kita naik”. Tapi saat itu Terdakwa 1 mengatakan :”Saya nyusul bu, saya lagi pusing nih disuruh bukukan kredit akhir bulan ini sama si Hermanus”. Lalu karena lift sudah terbuka, saya masuk ke dalam lift dan menghadiri rapat di lantai 16 gedung Sentral Senayan 1. Proses selanjutnya saya tidak mengetahui lagi, sampai pada tanggal 5 atau 6 Desember 2007, staf administrasi KPO Senayan Suswanto datang ke ruang kerja saya dengan membawa dokumen WWR. Dokumen tersebut berupa Perjanjian Kredit atas nama WWR yang sudah ditandatangani Debitur. Dalam dokumen perjanjian kredit tersebut kolom kosong tanggal dan nomor perjanjian kredit sudah diisi dengan ketikan manual. Yakni tanggal 3 Desember 2007 dengan nomor 10022/LD/XII/07.009 dan pada kolom nama wakil dari Direksi sudah dicantumkan nama Terdakwa 1 dan saya dan sudah ada paraf dari Suhana Halim, Kabag Legal 1 yang membuat konsep perjanjian kredit tersebut. Selain dokumen akta perjanjian kredit yang dibuat dibawah tangan ini saya melihat ada lampiran berupa Formulir Persetujuan Kredit (FPK) dan Memo Pumbukuan Fasilitas Kredit yang sudah ditandatangani oleh Terdakwa 1. Lalu saya membubuhkan tandatangan saya pada kolom yang ada di MPFK tersebut dalam kolomg “diperiksa”.

Tandatangan tersebut saya bubuhkan dengan pertimbangan bahwa : a. Ada perintah untuk membukukan transaksi REPO tersebut untuk menjadi transaksi kredit dari Hermanus. b. Sudah ada tandatangan terdakwa 1 pada FPK c. Sudah ada tandatangan Terdakwa 1 pada MPFK pada kolom “disetujui”. d. Harus membela kepentingan Bank dengan adanya perjanjian kredit dengan debitur, agar bank dapat melakukan penagihan berdasarkan perjanjian apabila debitur melakukan wanprestasi. Sebelum membubuhkan tandatangan tersebut saya menanyakan kepada Suswanto, mana tandatangan Suhana Halim, karena yang menyiapkan dokumen perjanjian dan kredit adalah Suhana Halim. Dijawab oleh Suswanto saat itu bahwa yang bersangkutan sedang keluar kantor dikarenakan ada pengikatan kredit diluar kantor dan WWR harus dibukukan segera.Saya tidak melihat ada analisa aspek legal yang dibuat oleh Suhana Halim pada saat itu.

Demikian pula dengan CMP, kejadiannya sama dengan di atas bahwa sudah ada dokumen perjanjian kredit tersebut kolom kosong tanggal dan nomor perjanjian kredit sudah diisi dengan ketikan manual. Yakni tanggal 3 Desember 2007 dengan nomor 10022/LD/XII/07.009 dan pada kolom nama wakil dari Direksi sudah dicantumkan nama Terdakwa 1 dan saya dan sudah ada paraf dari Suhana Halim, Kabag Legal 1 yang membuat konsep perjanjian kredit tersebut. Selain dokumen akta perjanjian kredit yang dibuat dibawah tangan ini saya melihat ada lampiran berupa Formulir Persetujuan Kredit (FPK) dan Memo Pumbukuan Fasilitas Kredit yang sudah ditandatangani oleh Terdakwa 1. Lalu saya membubuhkan tandatangan saya pada kolom yang ada di MPFK tersebut dalam kolomg “diperiksa”. Tandatangan tersebut saya bubuhkan dengan pertimbangan bahwa : a. Ada perintah untuk membukukan transaksi REPO tersebut untuk menjadi transaksi kredit dari Hermanus dan Robert Tantular. b. Sudah ada tandatangan terdakwa 1 pada FPK c. Sudah ada tandatangan Terdakwa 1 pada MPFK pada kolom “disetujui” d. Harus membela kepentingan Bank dengan adanya perjanjian kredit dengan debitur, agar bank dapat melakukan penagihan berdasarkan perjanjian apabila debitur melakukan wanprestasi. Selanjutnya saya tidak mengetahui proses transaksi dari CMP dan WWR dalam hal pencairan kredit karena hal tersebut bukan merupkan wewenang saya tetapi merupakan wewenang dari Divisi Setelmen Kredit dan Pelaporan Kredit (SKPK).

Saya tidak melihat adanya Analisa Aspek Legal yang dibuat oleh Ni Wayan Anik Parwati yang bertugas membuat Perjanjian Kredit. Tentang Surat Penegasan Kredit (SPK), Surat Kuasa Direksi (SK Dir) dan Surat Persetujuan Komisaris (SP Kom) atas nama debitur CMP dan WWR di buat belakangan dan dibubuhkan tanggal sebelum tanggal yang tercantum pada Perjanjian Kredit bukan dilakukan oleh saya tetapi oleh Dewi Ekowati staf administrasi divisi legal setelah memperoleh FPK yang telah disetujui Komite Kredit dari KPO Senayan. Saya membubuhkan paraf saya sebagai pemeriksa apakah yang dibuat oleh Dewi Ekowati, telah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang dicantumkan dalam FPK. Penanggalan dan penomoran surat ketiga dokumen tersebut, adalah koordinasi antara Dewi Ekowati dengan staf di sekertariat direksi, karena sekertariat direksi yang mengadministrasikan nomor surat keluar dari direksi maupun komisaris, tanpa melalui saya. AII : Dalam hal pemberian fasilitas kredit AII, yang saya ketahui adalah instruksi dari Hermanus Hasan Muslim untuk melakukan pengikatan kredit melalui Terdakwa 1, yakni ketika itu (saya tidak ingat tanggalnya) beberapa hari sebelum pengikatan kredit atas nama AII, Terdakwa 1 sedang berada di area kerja Divisi Corporate Legal, kebetulan saya keluar ruang kerja untuk melakukan sesuatu hal lalu Terdakwa 1, mengatakan kepada saya : “Bu ada kredit yang musti segera diikat”. Lalu saya bertanya kepada Terdakwa 1 :”Kredit apa bu?”, dan dijawab oleh Terdakwa 1 dengan : “Atas nama Accent Bu”. Lalu saya berjalan kepada staf administrasi legal Dewi Ekowati, yang melakukan register atas order dari Cabang yang ada di wilayah 2 dan 3 Bank dan menanyakan :”Mana Wi, FPKnya” dijawab oleh yang bersangkutan sambil memeriksa buku registernya dengan jawaban : “Ooh sudah saya kasih ke Cici Nana Bu”. (Cici Nana adalah panggilan akrab staf di Divisi Corporate Legal untuk Suhana Halim). Selanjutnya yang saya ketahui pada tanggal 18 April 2008, Suhana Halim masuk ke ruangan saya dan mengatakan : “Bu nanti ibu tandatangan ya Bu, ada pengikatan kredit”. Dan saya bertanya kepada Suhana : “Pengikatan apa?” Dan dijawab olehnya : “Pengikatan Kredit atas nama Accent Bu”. Lalu dia meninggalkan ruangan saya. Dihadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, Notaris, penandatanganan kredit dilaksanakan, pada waktu saya diperkenalkan kepada Debitur oleh Terdakwa 1, Desi Damayanti – Direktur, Suhadi – Komisaris dan Stela – Finance Managernya.

Sebelum penandatanganan Notaris menanyakan SPK, SK Dir dan SPKom kepada Suhana Halim yang menyiapkan pengikatan kredit dan dijawab dengan : “Disusulkan pak”. Sebagaimana saya jelaskan di atas pada CMP dan WWR bahwa staf administrasi Divisi Corporate Legal yang membuat konsep SPK, SK Dir dan SP Kom adalah Dewi Ekowati dan untuk pengambilan nomor surat yang bersangkutan berkoordinasi dengan sekertariat direksi yang mengadministrasikan. Selanjutnya yang saya ketahui adalah pada tanggal 22 April 2008, Suhana Halim masuk ke ruangan saya dengan membawa MPFK atas nama AII, dengan dilampirkan dokumen sebagai berikut : 1. FPK yang sudah ditandatangani oleh Komite Kredit yang berwenang; 2. MPFK yang sudah ditandatangani oleh Terdakwa 1 pada kolom “disetujui” dan sudah ada tandatangan Suhana Halim pada kolom “diperiksa”. 3. Surat Keterangan bahwa Perjanjian Kredit a/n debitur AII telah ditandatangani – dari Buntario Tigris Darmawa Ng, SH Notaris 4. Surat PT Bank Century Tbk, Cabang KPO Senayan kepada PT Antaboga Delsta Sekuritas Indonesia tanggal 10 April 2008 nomor 733/C-SNY/KPO/ADSI/IV/08, perihal : Instruksi Blokir Saham. 5. Surat dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kepada PT Antaboga Delta Sekuritas Indonesia tanggal 21 April 2008, nomor : KSEI-5002/JKS/0408, tentang Konfirmasi Pemblokiran Subrekening. Pertimbangan saya membubuhkan tandatangan saya pada MPFK saat itu adalah : 1. Ada perintah dari Hermanus Hasan Muslim, untuk melakukan pengikatan kredit melalui Terdakwa 1. 2. Sudah ada tandatangan Komite Kredit pada FPK. 3. Sudah ada tandatangan Terdakwa 1 pada MPFK dalam kolom “disetujui” 4. Sudah surat konfirmasi blokir saham dari KSEI. Tentang Surat Penegasan Kredit (SPK), Surat Kuasa Direksi (SK Dir) dan Surat Persetujuan Komisaris (SP Kom) atas nama debitur AIIdi buat belakangan dan dibubuhkan tanggal sebelum tanggal yang tercantum pada Perjanjian Kredit bukan dilakukan oleh saya tetapi oleh Dewi Ekowati staf administrasi divisi legal setelah memperoleh FPK yang telah disetujui Komite Kredit dari KPO Senayan. Saya membubuhkan paraf saya sebagai pemeriksa apakah yang dibuat oleh Dewi Ekowati, telah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang dicantumkan dalam FPK. Penanggalan dan penomoran surat ketiga dokumen tersebut, adalah koordinasi antara Dewi Ekowati dengan staf di sekertariat direksi, karena sekertariat direksi yang mengadministrasikan nomor surat keluar dari direksi maupun komisaris, tanpa melalui saya. SCI Tanggal 14 Oktober 2008 menjelang maghrib, saya mendapat telpon dari Terdakwa 1 yang mengatakan bahwa ada kredit yang harus dicairkan hari itu juga bernama SCI. Lalu saya jawab dengan tidak bisa, lalu Terdakwa 1 mengatakan bahwa saya disuruh nelpon ibu sama Hermanus. Keesokan harinya ada konsep FPK atas nama SCI yang saya terima dari KPO Senayan, dan saya mendengar dari Terdakwa 1 bahwa atas SCI telah dilakukan pencairan kredit oleh Divisi SKPK pada tanggal 14 Oktober 2008. Dan Terdakwa 1 minta dibuatkan Perjanjian Kredit atas nama Debitur. Kemudian saya menanyakan kepada Senior Staf Divisi Legal bernama Ruhendi, siapa yang bisa membuatkan Perjanjian Kredit atas nama SCI yang katanya sudah dicairkan. Atas pertanyaan tersebut Ruhendi mengecek ke buku registrasi pembagian tugas dan mengatakan yang bisa bantu adalah saksi Susiati. Setelah melakukan pengecekan dokumen saksi Susiati mengatakan bahwa ia tidak melakukan Analisa Aspek Legal karena fotocopy dokumen SCI menurutnya tidak lengkap dan belum ada perubahan anggaran dasar yang disesuaikan dengan Undang Undang no. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Dan saya menganjurkan saksi Susiati agar Cabang KPO Senayan melengkapinya. Setelah itu saya tidak mengikuti proses selanjutnya sampai Terdakwa 1 beberapa hari kemudian menyampaikan informasi melalui saksi Nofi bahwa jaminan berupa Deposito yang dijaminkan SCI akan diubah dengan sebagian deposito dan sebagian saham. Lalu saya sampaikan bahwa, saya tunggu FPK yang sudah disetujui saja. Informasi ini kemudian berubah-ubah dikarenakan menurut Terdakwa 1, Hermanus Hasan Muslim menginstruksikan Terdakwa 1 untuk membuat beberapa tahapan perubahan jaminan yang diserahkan oleh SCI dalam satu FPK saja. Berdasarkan hal itu saksi Susiati beberapa kali diminta untuk membuat Perjanjian Kredit oleh KPO Senayan dengan melampiri draft FPK yang berisi perubahan-perubahan jaminan sebagaimana diminta dibuatkan oleh Cabang KPO Senayan. Namun perjanjian kredit tersebut belum diketik nomor dan tanggal perjanjian sampai PT Bank Century tbk, diambil oleh LPS pada tanggal 21 November 2008. Demikian pula halnya dengan SPK, SK Dir dan SP Kom SCI yang tidak pernah ditandatangani konsepnya, karena PT Bank Century Tbk diambil alih LPS. Pada tanggal 14 Oktober 2008, saya tidak menandatangani MPFK atas nama SCI dimana dana fasilitas kredit atas nama SCI menurut informasi dicairkan oleh SKPK ke dalam rekening SCI – hal ini ternyata dari bukti dokumen yang disita dari saksi Donny Yudha yang tidak dihadirkan dalam persidangan oleh JPU. Kredit Komando Dalam literatur manapun baik di dalam peraturan Bank Indonesia maupun Kebijkan Perkreditan Bank tidak pernah ditemukan definisi Kredit Komando. Namun pada praktek perbankan dimanapun saya yakin, Kredit Komando ini ada dan dipraktekan. Yang dimaksud dengan kredit komando dalam praktek perbankan ini adalah fasilitas kredit yang diberikan berdasarkan inisiatif atau instruksi Direksi dan atau Pemegang Saham Bank, bukan berasal dari kredit yang murni proses pengajuannya datang dari Cabang dikarenakan ada Debitur yang mohon fasilitas kredit. Pada Kredit Komando prosedur yang dijalankan tidak ada beda dengan proses kredit dari bank yang bersangkutan KECUALI ada instruksi bahwa Kredit tersebut harus segera dibuat persetujuannya tanpa melakukan survey kelayakan atas calon debitur atau ada instruksi untuk dibuatkan pengikatan kredit dengan segera atau ada instruksi untuk melakukan pencairan kredit dengan segera atau ada instruksi untuk menyusulkan dokumen-dokumen kredit belakangan atau dan lain-lain. Dalam perkara 4 kredit ini CMP, WWR, AII dan SCI yang kesemuanya adalah Kredit Komando, saya dan teman-teman lainnya yang dijadikan tersangka dalam perkara ini merasa terpukul dan tertekan. Saya sendiri merasa di zholimi bukan saja oleh saksi Hermanus dan saksi Robert Tantular yang tidak mau mengakui perbuatannya dan mencari kambing hitam saya dan teman-teman senasib, tetapi juga oleh institusi Bank Indonesia, Bareskrim dan Kejaksaan Agung qq Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat yang memeriksa perkara 4 kredit ini. Mengapa seorang saksi Hermanus dan saksi Robert Tantular dihukum atas 3 kredit WWR-AII-SCI, sedangkan saya dituntut 10 tahun penjara ditambah denda Rp. 10.000.000.000,-(sepuluh milyar Rupiah) subsider 6 bulan kurungan atas perkara 4 kredit. Pada kenyataannya kredit atas nama CMP telah dinyatakan lunas. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) : Dalam tuntutan JPU, disebutkan bahwa saya secara terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan Tindak Pidana Pebankan yaitu Pegawai bank dengan sengaja menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam dokumen suatu Bank atau Laporan Transaksi dst ….. (pada butir 1 halaman 105 Surat Tuntutan) dan Menjatuhkan pidana terhadap Terdaksa 1 dan Terdakwa 2 dengan dengan pidana penjara masing-masing 10(sepuluh) tahun penjara dengan perintah agar mereka Terdakwa segera ditahan dan denda masing-masing sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar) subsidair 6(enam) bulan kurungan (butir 2 halaman 105 Surat Tuntutan) menurut saya sungguh suatu kesalahan yang besar dengan menzholimi saya. Saya yakin JPU mendapatkan tekanan atau pesan dari pihak-pihak tertentu karena untuk kasus PT Bank Century Tbk, harus ada kambing hitam yang diajukan sebagai PENGALIHAN dari 2(dua) masalah mendasar yang terjadi, yakni : 1. Mengecilkan kesalahan Hermanus Hasan Muslim dan Robert Tantular dengan membagi potongan kuenya kepada para pegawai bank yang bekerja dengan sungguh-sungguh karena membutuhkan pekerjaan namun bekerja dibawah tekanan dan ketakutan akan kehilangan pekerjaannya (khusus untuk saya, karena saya maupun suami pernah merasakan menjadi seorang pengangguran). 2. Masalah pencairan atas dana LPS sebesar Rp. 6,7 Triliun, yang sampai saat ini masih menjadi polemik di negara ini sehingga hal ini membuat tekanan politik tertentu bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Tuntutan Hukum ini hanya melemparkan BOLA PANAS kepada Majelis Hakim agar bukan pihak kejaksaan lagi yang memegangnya, sama halnya seperti yang dilakukan oleh Bareskrim dengan melemparkan bola panas ini kepada Kejaksaan Agung sebagaimana ucapan yang disampaikan oleh Muhamad Huda penyidik di ruang perbankan : “Kalau saja Robert Tantular mau mengakui perbuatannya, ibu-ibu dua ini kan gak perlu kami naikkan statusnya jadi Tersangka”. Sungguh suatu pukulan bagi saya khususnya dan teman-teman yang dijadikan pesakitan dengan dijadikan Tersangka oleh Bareskrim, padahal mereka mengetahui siapa yang harus bertanggung jawab untuk perkara 4 kredit ini dan perkara-perkara lainnya yang masih dalam pemeriksaan Bareskrim. Bahkan salah satu penyidik di Bareskrim, Robertus Sulistyawan pernah berucap kepada saya, ketika saya ingin menyampaikan bukti dan keberatan saya ketika diperiksa di masalah LC : “Ibu, buktinya dibawa saja bu nanti disana, saya nanti disalahkan”. Saya tidak dapat mengerti mengapa seorang “penyidik” yang harusnya independen dapat berkata demikian. Lalu siapakah yang akan menyalahkan mereka kalau bukan sudah ada instruksi untuk menentukan orang-orang yang akan dijadikan pesakitan dalam kasus-kasus PT Bank Century Tbk. Siapa lagi kalau bukan para pegawai PT Bank Century Tbk, seperti saya. Sungguh suatu penzholiman. Siapakah sebenarnya harus dimintai pertanggung jawab atas perkara ini : 1. Hermanus Hasan Muslim dan Rober Tantular adalah Pihak yang harus bertanggung jawab atas perkara ini, karena semua kredit ini belakangan saya ketahui adalah untuk kepentingannya. Hal ini jelas disampaikan oleh Terdakwa 1 dalam keterangannya dihadapan kita semua dalam persidangan terdahulu. Saya tidak habis pikir mengapa saya dan Terdakwa 1 dituntut dengan tuntutan yang jauh lebih besar daripada tuntutan Hermanus Hasan Muslim dan Rebert Tantular dalam tingkat Pengadilan Negeri. Adakah markus dibalik semua ini. Wallahualam hanya Allah swt yang mengetahuinya. 2. Darso Wijaya, mantan direktur di Bank Pikoo seorang yang sengaja mengelak dengan mengatakan bahwa dirinya adalah staf ahli direksi yang diserahi tugas menjadi Care Taker Kepala Divisi SKPK dengan mengatakan bahwa Terdakwa 1 dan Terdakwa 2 melakukan persengkongkolan untuk menipu SKPK. Suatu hal yang harus dibuktikan, karena sistem sudah diatur sedemikian rupa sehingga katanya yang harus bertanggung jawab atas pencairan adalah saksi Yakobus, padahal jelas dalam usulan User IT, Darso Wijaya adalah orang yang mengusulkan agar Yakobus Triguna dapat memperoleh password untuk mencairkan kredit sampai dengan jumlah Rp. 300.000.000.000,- (tiga ratus milyar Rupiah) dengan “single entry” tanpa melibatkan checker atau counter password seperti lazimnya pada suatu struktur organisasi yang diberi kewenangan berjenjang. Dalam kesaksiannya Darso Wijaya mengatakan bahwa statusnya bukan menjadi seorang Tersangka di perkara 4 kredit ini, padahal panggilan sebagai tersangka pernah dilayangkan oleh pihak Bareskrim kepadanya. Darso Wijaya adalah orang yang ditunjuk oleh Hermanus Hasan Muslim dalam menemui pengawas Bank Indonesia, dengan alasan bahwa semua informasi dan dokumen yang akan dipinjam oleh pengawas Bank Indonesia “harus melalui 1 pintu”. 3. Pengawas Bank Indonesia yang harus bertanggung jawab atas disetujuinya merger PT Bank Century Tbk, yang mengetahui persoalan permodalan PT Bank Century Tbk yang diketahui sejak awal sudah tidak layak untuk di merger dengan dua bank lainnya, PT Bank Dancpac dan PT Bank Pikko. Mohon putusan yang seadil-adilnya. Dengan bergulirnya bola panas tuntutan kepada Yang Mulia Majelis Hakim, saya mohon agar yang mulia Majelis Hakim dapat memutuskan perkara 4 kredit di persidangan ini dengan putusan bebas dari tuntutan hukum dan hukuman. Karena saya percaya, bahwa yang mulia Majelis Hakim akan memperhatikan bukan Surat Tuntutan yang isinya menurut saya tidak tepat dan tidak memperhatikan pada fakta-fakta yang ada persidangan. Saya yakin seyakin yakinnya bahwa Yang Mulia Majelis Hakim akan memutuskan perkara ini dengan seadil-adilnya dan Yang Mulia Majelis Hakim mempunyai hati nurani dan akan melihat permasalahan ini dengan kepala dingin dan hati nurani serta secara obyektif tanpa tekanan dari pihak manapun yang berkepentingan. Perkara 4 kredit ini diajukan karena banyak pihak yang melihat permasalah PT Bank Century Tbk dari angle yang salah dan lebih pada kepentingan bahwa perlunya laporan kepada masyarakat luas bahwa ada pegawai-pegawai bank yang telah di gelandang ke meja hijau untuk kasus PT Bank Century Tbk, yang selama 2 tahun ini gaungnya telah menggema diseluruh negeri ini, terlebih lagi ketika Pansus Century bergaung di gedung Dewan Pewakilan Rakyat (DPR). Saya yakin yang diminta dibuka secara terang benderang adalah masalah pencairan Rp. 6.7 Triliun. Dan apabila ada kerugian yang disebabkan oleh ulah dari Robert Tantular dan Hermanus Hasan Muslim, apakah seorang pegawai bank, walaupun dalam pasal 49 Undang Undang Perbankan kategori pegawai disebutkan dalam pasal tersebut, apakah mungkin ada beberapa orang yang dijadikan “tersangka” dalam kasus PT Bank Century Tbk, adalah orang yang dengan sengaja melakukan tindak pidana perbankan apalagi dikaitkan dengan pasal penyertaan dalam KUHP. Sungguh hal ini harus menjadi pertimbangan dari Yang Mulia Majelis Hakim, dimana pegawai bank yang dimaksud dalam pengertian tersebut adalah orang yang melakukan fraud. Saya hanya pegawai bank yang sudah “dipola” atau “dipetakan” untuk dikorbankan. Apalagi tidak ada analisa risk management, KYC (know your customer) yang dilibatkan di awal pemberikan kredit dan dengan tidak pernah ada temuan dari Satuan Kerja Audit Intern di PT Bank Century Tbk – apakah pegawai bank yang melakukan pembiaran dengan alasan yang sama yakni ketakutan dan dibawah tekaan tidak dimintakan pertanggung jawabannya ? Lalu bagaimana dengan nasib ketiga putri saya yang masih dalam usia sekolah, yang terkecil masih berusia 5 tahun duduk di kelas B (nol besar) di Taman Kanak-Kanak, yang kedua masih berusia 8 tahun duduk di kelas 3 Sekolah Dasar, dan yang paling tua berusia 19 tahun duduk di bangku kuliah dan telah membawa harum nama Indonesia sebagai duta bangsa di forum Global Changemaker di Inggris.

Yang Mulia Majelis Hakim Saya yakin bahwa Allah swt tak penah lalai dan tertidur dalam menjaga umatnya dan pengadilan Nya lah adalah pengadilan yang seadil-adilnya. Oleh karenanya saya yakin sebagai sesama muslim, Yang Mulia Ketua Majelis Hakim akan memberikan putusan bebas, karena saya yakin Yang Mulia Ketua Majelis Hakim dan para anggota Majelis Hakim adalah orang-orang yang tidak akan berada dalam suatu pengaruh maupun tekanan dari pihak manapun. Insya Allah kebaikan akan bersama Yang Mulia Ketua Majelis Hakim dan para anggotanya. Aamiin Ya Robbal Alamiin. Demikian Pledoi Pribadi ini saya sampaikan, agar duduk perkaranya menjadi jelas dan untuk dipergunakan oleh Yang Mulia Majelis Hakim dalam pertimbangannya menyiapkan putusan bebas dari tuntutan hukum dan hukuman atas diri saya. Wassalamu alaikum warrahmatulhi wabarakatuh.

Ketakutan Ketemu Dosen

Ini ceritanya Marjo dan Wawan. Keduanya mahasiswa Tugas Akhir Skripsi saat ini di Dep Teknik Mesin FTUI.

***

THE MASSIVE: JANGAN MENYERAH

Nama saya Marjo, saya adalah salah satu mahasiswa Program Pendidikan Sarjana Ekstensi (PPSE) departemen teknik mesin Universitas Indonesia angkatan 2008. Saya mengenal Prof.Raldi AK dari seorang mahasiswa S3 yaitu Dr. Harun Al Rosyid. Tapi tidak hanya beliau yang bertanggungjawab dalam hal perkenalan saya dengan Prof Raldi, melainkan ada dua nama lagi yaitu Dr. Nasrudin dan Hilman Alfian ST.

awal cerita saya diberitahu oleh rekan saya yaitu saudara Hilman bahwa Dr. Nasrudin membutuhkan beberapa mahasiswa untuk membantu penelitian mahasiswa S3, dalam hal ini adalah penelitian yang sedang dilakukan oleh Pak Harun untuk mendapatkan gelar Doktor. Setelah mendapatkan izin dari orang tua, maka saya dan saudara Wawan Mardiyanto mendaftarkan diri dan langsung diterima tanpa ada tes tulis maupun wawancara. Sejak saat itu kami berdua resmi membantu pak Harun. Karena pak Harun juga sedang menjalani bimbingan dengan Prof Raldi, maka secara garis komando saya juga termasuk mahasiswa yang dibimbing oleh prof Raldi meskipun saat itu tugas saya hanya membantu pak Harun.
Interaksi pertama saya dengan prof Raldi adalah pada saat presentasi progress penelitian pak Harun, pada saat itu saya dan Wawan diminta menjelaskan progress mengenai rencana operasi lab PLTU mini yang berada di DTM. Sebagai mahasiswa tentu perasaan cemas, takut dan deg-degan tidak bisa saya hindari. Apa lagi ini adalah presentasi pertama saya di hadapan Prof Raldi. Jika mencari kiasan, maka saya akan ambil suara bedug malam lebaran, begitulah suasana yang terjadi di dalam dada saya. Suara gemetar tidak bisa saya sembunyikan.
Dalam beberapa kesempatan saya di ajak pak Harun untuk ikut serta menghadap prof Raldi di ruanganya. Kesan yang saya dapat jika berada di ruangan prof Raldi adalah horor, suasananya tidak jauh berbeda seperti waktu pertama kali saya belajar duck dive di laut pulau pramuka. Perasaan horor takut tiba-tiba ada piranha, takut tiba-tiba ada hiu dan ketakutan lain yang muncul ketika pertama kali berada di laut. Setiap kali pertemuan dengan prof Raldi, saya memposisikan diri diam tanpa bicara kecuali jika ditanya, dan saya yakin jawaban saya sangat tidak bermutu. Mungkin kecemasan saya ini tergolong stadium tiga, tapi apa mau dikata, ini adalah pengalaman yang luar bisa bagi saya berada diantara Professor dan calon Doktor yang sedang berdiskusi. Maka saya berfikir siapalah bocah PPSE ini.
Dua semester berlalu, dan tiba saatnya pak Harun untuk sidang Doktoral. Saya diminta membantu menyiapkan segala urusan yang berkaitan dengan sidang. Dan pengalaman yang tidak terlupakan dari persiapan itu adalah saya diminta menjemput Prof.Dr.Peng.A.Mohamad dari University of Calgary Canada di peninsula. Dengan modal informasi nama dan lokasi hotel, saya datang ke peninsula. Saya tidak tahu bagaimana wajah dari si professor ini, saya hanya diberi nama. Saya duduk di loby hotel, setiap ada mobil berhenti dan yang turun orang bule, maka saya pasang mata elang. Kejadian ini berulang-ulang sampai 4 kali. Tiba-tiba Wawan memberi ide brilliant mengetik nama si professor di google, maka muncullah beberapa photo. Sialnya Hp si Wawan bukan keluaran terbaru, jadi photo orang di layar kelihatan buram. Lengkap sudahlah penderitaan di penin sula. Saya telfon pak Harun menanyakan ciri-ciri perawakan dari si professor. Sekarang ciri-ciri fisik sudah saya tulis di note. Saatnya menunggu bule turun dari mobil, setengah jam berlalu dan tidak ada bule yang masuk hotel. Saya datangi meja recepsionist hotel meminta sedikit pertolongan. Sedang asik berbincang, muncul seorang bule. Si bule ini menyebutkan namanya dan menanyakan kamar yang sudah dipesan. Wah ini dia orang yang dicari, dengan modal bahasa inggris taman kanak-kanak saya beranikan menyapa beliau. Akhirnya target berhasil ditemukan dan suasana menjadi lega kembali. Saya ajak beliau duduk di loby. Kata pertama yang beliau ucapkan adalah “hot”. Oh iya mister, Jakarta emang hot.
Akhirnya pak Harun dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar Doktor. Sekarang giliran saya yang menjalani bimbingan dengan prof Raldi. Suasana hati kembali bergejolak, perasaan deg-degan tidak bisa dilenyapkan setiap kali bertemu dengan beliau. Saya ingin mengenal lebih dalam tentang beliau, tapi apa daya, keberanian selalu diam diparkiran setiap kali berada di kampus. Saya paksakan berkali-kali tapi tetap saja grogi. Saya teringat lagu “jangan menyerah” the massive. Ah tapi tetep aja deg-degan.
Suatu ketika dimeja beliau saya melihat ada buku bersampul warna kuning dengan judul “buku dua dekade”. Tring…tiba-tiba saya menemukan ide. Saya harus baca buku itu. Niat awalnya ingin pinjem, tapi tidak berani. Akhirnya saya temukan di blog beliau. Saya download dan mulai membacanya. Meskipun belum semua saya baca, tapi buku itu sudah menyelamatkan saya dari perasaan deg-degan yang berlebihan. Saya belum bisa bilang kalau perasaan itu sudah hilang, tapi setidaknya sekarang sudah berkurang dan keberanian untuk belajar dari beliau sudah muncul.
Proses bimbingan terus berlanjut dari minggu ke minggu. Berkat kesabaran beliau saya mulai memahami sedikit demi sedikit tentang PLTU. Satu hal yang selalu beliau tekankan adalah kita harus mengerti dan paham tentang masalah yang sedang dihadapi. Memang ada beberapa kendala ketika dunia buku dibawa kedalam kenyataan. Maka tidak heran jika untuk mengeplot diagram T-S saja saya membutuhkan waktu 4 minggu. Kendala yang dihadapi adalah dari titik pengukuran yang sesuai dengan diagram. Secara teori saya sedikit paham, tapi begitu mendapat data operasi dari lab PLTU mulai timbul permasalahan. Ada Sembilan titik pengukuran tekanan dan Sembilan titik pengukuran temperature. Saya jadi linglung titik mana yang harus dipakai untuk menggambar diagram T-S. Baru disuruh menggambar saja saya sudah bingung, apalagi nanti disuruh menghitung. Waduh lagu the massive terngiang kembali.
Datang lagi, salah lagi, bingung lagi. Kemudian datang lagi, salah lagi dan bingung lagi. Ini bimbingan terdahsyat yang pernah saya alami. Setelah menjalani 4 minggu akhirnya sekarang sudah mulai ada titik terang. Prof Raldi selalu memberi semangat untuk terus belajar. Soal dimarahin itu sudah resiko. Anggap saja ini sedang DIKLAT SAR atau LDK yang tentunya memiliki tujuan postif dan berguna dalam hidup saya ke depan.
Meskipun saya cenderung lambat dalam pergerakan, tapi beliau selalu sabar sedikit demi sedikit mengarahkan dan menjelaskan. Diskusi mengenai diagram T-S, P-h dan h-S sudah ada kemajuan. Tapi ini baru permulaan, katakanlah ini baru tes pendahuluan saja. Masih ada inti permasalahan yang harus di diskusikan dengan beliau. Semangat harus tetap membara, harapan harus tetap ada karena ridho guru adalah yang utama.
Ini sekedar tulisan, hanya ingin sharing tentang pengalaman. Jika kurang berkenan mohon dimaafkan. Scripta manent verba volant (Leo Tolstoy).

Depok 05 Feb 11
Marjo

——————————————————-

Selingan video, kelas KKE 2011

——————————————————-

GAK PENTING LULUS YG PENTING NGERTI

Oleh: Wawan

Pada awalnya saya bertemu dengan Pak Harun, beliau merupakan salah satu mahasiswa S3 di UI lewat perantara Pak Nasrudin. Bersama teman saya Marjo, kami diminta untuk membantu Pak Harun dalam penelitian tentang PLTU mini yang dimiliki oleh Departemen Teknik Mesin UI. Meskipun pada akhirnya semua yang kami lakukan ternyata bukan sepenuhnya untuk penelitian Pak Harun tetapi untuk penelitian kami sendiri.
Perkenalan dengan Pak Nasrudin dimulai dari marjo yang tiba-tiba mengajak saya untuk bertemu dengan beliau untuk urusan tugas akhir. Tanpa berpikir panjang dan tidak tahu tugas akhir apa yang nanti akan diberikan kami langsung berangkat. Sampai diruangan dosen saya bertemu Pak Nasrudin, kemudian marjo memperkenalkan saya kepada beliau. Sambil bersalaman dengan saya beliau mengatakan “Selamat Bergabung”, tetapi saya berbicara dalam hati “bergabung???, bilang iya aja belum”. Mungkin saya sudah “kecemplung” dan tingggal satu cara untuk bertahan yaitu berenang, beruntung materi tugas akhirnya tentang PLTU yang sesuai dengan minat saya.
Pertemuan tersebut kemudian berlanjut hingga pada akhirnya kami dapat mengoperasikan PLTU dan sudah mulai untuk mengambil data untuk penelitian. Setelah sebelumnya kami telah melakukan beberapa perbaikan pada PLTU tersebut, dari mulai membersihkan sampai mengganti dan menambahkan beberapa komponen dari PLTU. Ada pengalaman menarik saat kami harus melakukan perbaikkan pada tangki kondensat dengan cara hot deep yaitu proses pelapisan dengan menggunakan logam. Untuk melakukan hal tersebut kami harus membawa tangki tersebut kesebuah tempat didekat terminal pasar senen. Dimulai dengan melepaskan mur dan baut yang terpasang pada tangki kemudian mengangkatnya keluar. Massa dari tangki tersebut yaitu 60 kg, lumayan berat tetapi kami yakin akan lebih berat lagi mengingat perjalanan yang cukup jauh. Kami berencana membawanya dengan menggunakan bis, karena keterbatasan alat transportasi dan dana pastinya.
Dari lab, kami membawa tangki tersebut dengan menggunakan lori menuju halte teknik kemudian menaiki bis kuning. Didalam bis tampak mahasiswa lain melihat kami dengan tatapan aneh, mungkin mereka berpikir “ngapain nih orang bawa tempat sampah?” karena bentuknya yang memang mirip ditambah lagi dengan warnanya yang kuning. Setelah itu kami berganti bis dengan jurusan senen yang tampak penuh sesak ditambah dengan seorang pengamen.
Tibanya di senen kami menggotong tangki seberat 60kg tersebut kesebuah perkampungan didalam gang yang sempit, jaraknya sekitar 100m dari pinggir jalan, lumayan jauh. Untung saja kami sudah melakukan survey terlebih dahulu, jadi kami lebih siap secara fisik dan mental. Tetapi tidak dikira akan seberat ini menggotongnya, baru setengah perjalanan keringat sudah menetes, tangan sudah gemetaran dan mati rasa. Memang sulit sekali mencari pegangan yang pas untuk menggotong tangki ini. Setelah beberapa kali istirahat sejenak akhirnya kami sampai dilokasi.
Setelah bernegosiasi harga dengan pemilik toko, kemudian ia bertanya “Mas, tadi tuh barang dibawa kesini pake apa?” lalu kami menjawab “ digotong pak”. Sambil tertawa dia komentar “ kenapa ga pake lori saya aja mas?” dengan ketawa yang lebih keras saya berkata “Siaaaal…..”
Setelah beberapa hari, tangki pun sudah jadi dan siap untuk diambil. Kami tidak melakukan kesalahan yang sama dua kali, akhirnya kami memakai lori dan diantarkan oleh kuli juga. Dengan menaiki bis jurusan depok akhirnya kami sampai dihalte dekat makara UI, melihat jembatan penyeberangan merupakan satu satunya jalan menuju halte bis kuning kami jadi ragu menaikinya. Dengan bermodal 20ribu kami lalu menggunakan taksi dan tibalah kami di lab, akhirnya…..
Setelah data dianggap cukup, kami harus mempresentasikan hasil kerja kami kepada seorang dosen, bukan kepada Pak Nasrudin tetapi kepada Prof. Raldi Artono Koestoer. Itu merupakan awal pertemuan dengan dosen pembimbing kami. Kesan pertama yang saya dapat dari pertemuan tersebut adalah “tegang” tetapi sedikit lebih rendah levelnya dibandingkan “horor” karena saya melakukan presentasi didepan professor yang belum saya kenal sebelumnya dan beserta handycam yang selalu dibawanya. Walaupun kami sering melakukan presentasi dikelas sebelumnya, entah mengapa yang ini berbeda.
Pertemuan tersebut mengawali pertemuan-pertemuan kami selanjutnya tetapi tidak merubah rasa “tegang”. Prof. Raldi merupakan orang yang sedikit sekali berbicara, tampaknya beliau lebih senang mendengarkan orang lain berbicara. Hal tersebut membuat kami harus lebih banyak berimprovisasi untuk mencairkan suasana. Tetapi ada hal unik dari beberapa kali kami presentasi, beliau dua kali saya catat sedang memejamkan matanya. Entah sedang mengantuk atau memang presentasi kami yang benar-benar membosankan. Kadang juga sering seperti diacuhkan, mungkin beliau sudah tahu apa yang akan kami bicarakan.
Buat saya, pertemuan dengan beliau serasa sedang mengahadapi ujian prasidang. Beliau banyak mengajukan pertanyaan yang membuat kami sampai pada suatu titik dimana kami sudah tidak bisa lagi menjawab pertanyaan tersebut. Yang paling memusingkan adalah beliau tidak akan memberikan jawabannya tetapi beliau hanya akan mengarahkan saja dan kami sendiri yang harus mencari tahu jawabannya. Tetapi saya senang dengan hal itu karena membuat kami lebih siap untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan pada saat sidang nanti.
Kata-kata yang paling saya ingat ketika kami keluar dari ruangan adalah “kalian jangan kapok ya saya marahi”, karena beliau memang lumayan sering memarahi kami terutama kalau kami memberikan jawaban yang salah. Untungnya hal tersebut hanya dilakukannya pada awal-awal kami bertemu, mungkin itu bagian dari ospek beliau pada mahasiswa bimbingannya. Ada juga kata-kata dari beliau yang berkesan yaitu ketika akhir dari semester ganjil kemarin beliau berkata kepada saya “buat apa kamu lulus cepat kalau kamu tidak mengerti apa-apa, lulus itu tidak penting yang penting kamu mengerti”. Perkataan itu membuat saya semakin semangat untuk lebih mendalami materi.
Sudah satu tahun lebih pengerjaan skripsi yang saya lakukan belum juga selesai, mungkin pada semester genap ini saya bisa menyelesaikannya. Tetapi empat minggu terakhir sebelum tulisan ini dibuat sepertinya angin segar sudah mulai berhembus, beliau sudah mulai terbuka dan berbicara banyak pada kami. Serta sedikit demi sedikit kami mulai mengerti apa yang beliau mau. Semoga ini menjadi awal yang baik.

Terima kasih

Wawan Mardiyanto

Tungku Pengecoran Kuningan dengan Bahan Bakar Batubara (via Raldi Artono Koestoer)

Perancangan Tungku Pengecoran Kuningan Menggunakan Bahan Bakar Briket Batubara Non Karbonisasi : Optimasi Teoritis dan Eksperimental  Oleh : Diah Kusuma Pratiwi Sumber energi panas yang biasa digunakan untuk melebur logam pada industri kecil pengecoran logam biasanya minyak tanah yang sekarang harganya semakin mahal. Penelitian  ini mencoba mengkaji bahan bakar lain yang lebih murah agar biaya produksi dapat dikurangi. Berdasarkan kajian ini … Read More

via Raldi Artono Koestoer

Tungku Pengecoran Kuningan dengan Bahan Bakar Batubara

Perancangan Tungku Pengecoran Kuningan Menggunakan Bahan Bakar Briket Batubara Non Karbonisasi : Optimasi Teoritis dan Eksperimental 

Oleh : Diah Kusuma Pratiwi

Sumber energi panas yang biasa digunakan untuk melebur logam pada industri kecil pengecoran logam biasanya minyak tanah yang sekarang harganya semakin mahal. Penelitian  ini mencoba mengkaji bahan bakar lain yang lebih murah agar biaya produksi dapat dikurangi. Berdasarkan kajian ini biaya energi cukup murah bila menggunakan briket batubara non karbonisasi. Namun bahan bakar ini mempunyai nilai kalor yang rendah sehingga perlu penelitian ini untuk perancangan dan pengembangan prototip tungku pengecoran kuningan yang mampu menghasilkan temperatur operasi 1200 °C.

Pada penelitian ini dilakukan kajian desain tungku pengecoran kuningan berdasarkan data hasil eksperimen terhadap pembakaran briket batubara non karbonisasi yang mempunyai nilai kalor 6214 kcal/kg. Kajian desain tungku dilakukan untuk empat jenis kowi, yaitu :

kowi baja Do = 203.2 mm dan Do = 266.7 mm, kowi silikon karbida, dan kowi grafit,

masing-masing pada kapasitas peleburan kuningan sebanyak 60 kg, 100 kg, 150 kg, dan khusus untuk tungku yang menggunakan kowi grafit  kajian desain juga dilakukan untuk kapasitas peleburan 18 kg.

Kajian analitis desain ini manghasilkan alat bantu desain tungku pengecoran kuningan menggunakan bahan bakar briket batubara non karbonisasi yang disebut dengan

Multi-Chart Diagram

sebanyak 26 jenis untuk keempat jenis kowi pada masing-masing kapasitas peleburan bila menggunakan refraktori bata tahan api atau semen tahan api mid-cast.

Guna melakukan validasi terhadap Multi-Chart Diagram ini maka dilakukan pengembangan terhadap dua prototip tungku yaitu : tungku yang memakai kowi grafit berkapasitas 18 kg menggunakan refraktori semen tahan api mid-cast dan tungku yang memakai kowi silikon karbida berkapasitas 150 kg menggunakan refraktori bata tahan api. Kedua prototip ini menggunakan bahan bakar briket batubara non karbonisasi yang mempunyai nilai kalor yang lebih rendah, yaitu : hanya 5223 kcal/kg. Dengan memasukkan konsep losses management maka pada kedua prototip ini dapat dilakukan penyempurnaan desain tungku dan berhasil melebur kuningan hingga temperatur tuangnya.

Kajian terhadap kedua prototip ini menunjukkan  bahwa tungku yang menggunakan kowi grafit berkapasitas 18 kg mempunyai effisiensi 22.96 %, dan tungku yang menggunakan kowi silikon karbida berkapasitas 150 kg mempunyai effisiensi 41.48 %.

Berdasarkan kajian analitis dan eksperimental dengan  penelitian ini :

1. Dapat ditentukan spesifikasi desain tungku dan elemen-elemen kunci yang berpengaruh kepada performance atau kinerja tungku.

2. Dapat diketahui kinerja tungku dan telah dilakukan penyempurnaan terhadap desain tungku dengan memasukkan faktor losses management.

3. Telah dibuktikan bahwa tungku yang berkapasitas rendah akan mempunyai effisiensi ± 20% dan tungku yang berkapasitas tinggi akan mempunyai effisiensi ± 40%.

4. Dperoleh konsep optimasi atau perancangan optimum tungku yang memberikan kinerja temperatur maksimum, rugi-rugi kalor yang minimum, dan harga yang murah dengan menggunakan  Multi-Chart Diagram dalam perancangan dan pengembangan tungku.

5. Dapat dibuktikan bahwa briket batubara non karbonisasi dengan nilai kalor 5000-6000 kcal/kg layak dan dapat digunakan sebagai bahan bakar tungku pengecoran logam-logam kuningan dan mampu menghasilkan temperatur  sekitar 1200 °C.

Kata Kunci : tungku pengecoran kuningan, briket batubara non karbonisasi, eksperimen pembakaran, kajian desain, kajian thermal dan performance, Multi-Chart Diagram, prototype tungku, biaya minimum,  effisiensi optimum

Prom, koprom, reviewer: Tresna PS, Raldi AK, Yulianto SN, IM Kartika, B Suharno, Supono AD, Sukma SH, B Sugiarto.-

Hibah Insentif Dikti

Yth. Bapak/Ibu,

Menyampaikan informasi mengenai Hibah/Insentif Dikti:

1. Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Nasional à bagi staff yang sudah
punya draft artikel dapat mengikuti pelatihan. Peserta akan diseleksi, so,
silahkan masukkan usulan sesuai Panduan. Seluruh biaya ditanggung Dikti.
Deadline usulan: 24 Feb 2011 jam 16.00

2. Hibah Pengabdian Masyarakat Satu Tahun, yaitu Ipteks bagi
Masyarakar, @ Rp. 50 juta. Deadline: 29 Maret 2011, jam 16.00

3. Hibah Uber HKI, yaitu Hibah untuk melakukan penelitian agar layak
diajukan paten (@ Rp. 20 juta), atau untuk mendaftarkan patennya (@Rp. 7.5
juta). Deadline 29 Maret 2011 jam 16.00

4. Hibah Penulisan Buku Teks. Ini Hibah untuk membantu menyelesaikan
Buku Teks. Draft min. 200 halaman. Hibah @ Rp. 20 juta. Deadline: 30 Maret
2011, jam 16.00.

5. Pelatihan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah International à bagi
staff yang sudah punya draft artikel dapat mengikuti pelatihan. Peserta akan
diseleksi, so, silahkan masukkan usulan sesuai Panduan. Seluruh biaya
ditanggung Dikti. Deadline usulan: 27 April 2011 jam 16.00

6. Hibah Pengabdian Masyarakat Multi Tahun, ada 4 skema: Ipteks bagi
Kewirausahaan, Ipteks bagi Produk Ekspor, Ipteks bagi Inovasi dan
Kreativitas Kampus, Ipteks bagi Wilayah. Masing-masing dapat didanai hingga
Rp. 100 juta / tahun. Deadline: 27 Mei 2011, jam 16.00

7. Insentif Penulisan Buku Ajar. Ini Insentif untuk Buku Ajar yang
sudah terbit. Besar insentif maks Rp. 15 juta. Deadline: 27 Juli 2011 pukul
16.00.

8. Bantuan Penulisan / Publikasi Artikel Jurnal International.
Insentif hingga Rp. 20 juta. Dapat juga diajukan untuk mendapat
reimbursement atas pembiayaan penerbitan jurnal. Deadline, Kamis 28 Juli
2011, jam 16.00

Seluruh Panduan dan surat edaran terlampir, kecuali Panduan dan Surat Edaran
Hibah Pengmas, dan Insentif Buku Ajar, dan Uber HKI (no. 2, 3, 6, dan 7 di
atas, akan diemailkan di email berikutnya). Deadline di atas adalah deadline
di DRPM.

Please mark the deadline on your agenda! Deadline terdekat adalah 24 Feb
2011, untuk pelatihan penulisan jurnal nasional……. Silahkan, ikut pelatihan
sekaligus membuka jaringan pertemanan dengan dosen-dosen se Indonesia.

Keep typing and finalizing your proposals and beat the deadlines!

Salam hormat, Bondan

Wisuda UI 05Feb2011

Lulusan program pendidikan akademik jenjang sarjana reguler UI semester gasal 2010-2011 berpredikat cumlaude ada 111 orang.-
Lulusan program Doktor yang ikut wisuda semester gasal 2010-2011 ada 54 orang 7 diantaranya dari Fak Teknik. Cumlauder Doktor dari FTUI yaitu:

DR Nahry

LUARBIASA…. Selamat utk bu Nahri dari Dep Tek Sipil.-

Coba tebak berapa IP nya ?

Tebak dulu dong berapa ?

Nih ya… tiga koma sembilan sembilan…

Nyaris bo’… nyaris empat.-

-0-

Berikut ini adalah berita salinan dari bisnisdotcom.

DEPOK: Universitas Indonesia hari ini meluluskan 3.498 wisudawan dari berbagai program studi di Balairung UI Kampus Depok, yang dipimpin langsung oleh Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri, di Balairung UI Kampus Depok.

Mahasiswa yang diwisuda pada tahun akademik 2010/2011 ini berasal dari program profesi, spesialis, magister, dan doktoral, serta program sarjana dan diploma/vokasi semester gasal.

Vishnu Juwono, Kepala Kantor Komunikasi UI, menuturkan para wisudawan tersebut sebanyak 203 orang dari program profesi, 143 program spesialis, 1.061 program magister, dan 67 wisudawan dari program doktor.

Pada upacara wisuda kali ini, katanya, sebanyak 28 wisudawan dari program profesi mendapatkan predikat cumlaude, dengan IPK tertinggi 3,80, diraih oleh Mario Hertanto dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).

Adapun, lulusan termuda  adalah Theodorus Hedwin Kadrianto, yang berhasil menyelesaikan studinya di FKG pada usia 22 tahun 7 bulan.

Sebanyak 12 wisudawan program spesialis, lanjutnya, meraih predikat cumlaude, dan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi mencapai 3,88 diraih oleh Dina Fauzia dari Fakultas Kedokteran.

Adapun, 127 wisudawan program magister meraih predikat cumlaude dan IPK 4.00 (IPK sempurna) diraih oleh Aini Suri Talita dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Pande Nyoman Laksmi Kusumawati dari Fakultas Ekonomi.

Pada program doktor, sebanyak enam wisudawan mendapatkan predikat cumlaude, dan IPK tertinggi diperoleh Nahry dari Fakultas Teknik dengan IPK 3,99.

Vishnu menuturkan acara wisuda dibagi dalam beberapa tahap dari pagi hingga sore. Untuk acara pukul 14.00-16.00 WIB,  UI akan mewisuda 1.072 peserta program sarjana reguler, 29 program sarjana kelas internasional, 787 program sarjana ekstensi, dan 136 program diploma.

Pada upacara wisuda kali ini, total wisudawan berpredikat cumlaude dari program sarjana reguler sebanyak 111 orang, dengan IPK tertinggi 3,87 diraih oleh Doni Jaya dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya.

Adapun, wisudawan termuda diraih Linda Puspita dengan IPK 3,52 dari Fakultas Kedokteran Gigi, yang berhasil menyelesaikan studinya pada usia 20 tahun 1 bulan. (yes)

Kunci Bisnis

Dalam Bisnis atau dalam pekerjaan apapun, pastikan Anda MEMBERI (berinfak) nilai yang setara dengan uang yang anda terima dari keuntungan atau gaji anda.
Setiap saat berikan (pada orang lain) nilai yang setara dengan apa yang anda terima. Satu satunya cara untuk memastikannya adalah dengan memberikan nilai lebih besar ketimbang uang yang anda terima. Bila anda memberikan pada orang lain sejumlah nilai lebih daripada yang anda terima, maka bisnis dan karier atau apa saja yang anda kerjakan akan melesat.

Kasus Suap Piala AFF Malaysia

Kiriman dari milis tetangga…

-0-

http://bola.kompas.com/read/2011/01/31/13164626/Inilah.Email.Eli.Cohen

31 Januari 2011 | 13.16 WIB

Inilah Email Eli Cohen

JAKARTA, KOMPAS.com – Surat elektronik yang dikirimkan Eli Cohen cukup
mengejutkan publik. Sekretaris Umum PSSI, Nugraha Besoes, menyebutnya
tudingan yang kejam. Bagaimana surat itu? Inilah surat tersebut.

From: eli cohen

Date: Sun, 30 Jan 2011 14:36:16 +0700

To: <sby@presiden.go.id >;
<redaksi@bolanews.com>;
<topskor@cbn.net.id >

Subject: Mohon Penyelidikan Skandal Suap saat Piala AFF di Malaysia

Kepada Yth. Bapak Susilo Bambang Yudhoyono Presiden Republik Indonesia

Di Jakarta

Dengan Hormat, Perkenalkan nama saya Eli Cohen, pegawai pajak dilingkungan
kementrian Keuangan Republik Indonesia. Semoga Bapak Presiden dalam keadaan
sehat selalu.

Minggu ini saya membaca majalah tempo, yang mengangkat tema khusus soal
PSSI. Saya ingin menyampaikan informasi terkait dengan apa yang saya dengar
dari salah satu wajib pajak yang saya periksa dan kebetulan adalah pengurus
PSSI (maaf saya tidak bisa menyebutkan namanya) . Dari testimony yang
disampaikan ternyata sangat mengejutkan yaitu adanya dugaan skandal suap
yang terjadi dalam Final Piala AFF yang dilangsungkan di Malaysia.

Disampaikan bahwa kekalahan tim sepak bola Indonesia dari tuan rumah
Malaysia saat itu adalah sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai. Hal
ini terjadi karena adanya permainan atau skandal suap yang dilakukan oleh
Bandar Judi di Malaysia dengan petinggi penting di PSSI yaitu XX dan XXX (ia
menulis inisial dua nama, Red).

Dari kekalahan tim Indonesia ini baik Bandar judi maupun 2 orang oknum PSSI
ini meraup untung puluhan miliar rupiah.

Informasi dari kawan saya, saat dikamar ganti dua orang oknum PSSI ini masuk
ke ruang ganti pemain (menurut aturan resmi seharusnya hal ini dilarang)
untuk memberikan instruksi kepada oknum pemain. Insiden “laser” dinilai
sebagai salah satu desain dan pemicunya untuk mematahkan semangat
bertanding.

Keuntungan yang diperoleh oleh dua oknum ini dari Bandar judi ini digunakan
untuk kepentingan kongres PSSI yang dilangsungkan pada tahun ini. Uang
tersebut untuk menyuap peserta kongres agar memilih XX kembali sebagai Ketua
Umum PSSI pada periode berikutnya.

Saya bukan penggemar sepak bola, namun sebagai seorang nasionalis dan cinta
tanah air saya sangat marah atas informasi ini. Nasionalisme kita seakan
sudah dijual kepada bandar judi untuk kepentingan pribadi oleh oknum PSSI
yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karenanya saya meminta Bapak Presiden untuk melakukan penyelidikan atas
skandal suap yang sangat memalukan ini.

Semoga Tuhan memberkati Negara ini.

Hormat Kami, Eli Cohen Pegawai Pajak

Tembusan 1. Menteri Olah Raga 2. Ketua KPK 3. Ketua DPR 4. Ketua KONI

​Penulis: Hery Prasetyo ​ ​Editor: Hery Prasetyo

Siapa Eli Cohen, Pengirim Email Suap di Piala AFF? —>

http://bola.kompas.com/read/2011/01/31/13305788/Siapa.Eli.Cohen..Pengirim.Email.Suap.di.Piala.AFF.

31 Januari 2011 | 13.30 WIB

Siapa Eli Cohen, Pengirim Email Suap di Piala AFF?

JAKARTA, KOMPAS.com – Surat kaleng yang dialamatkan kepada Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono dan ditembuskan kepada Menteri Olahraga, Ketua KPK, Ketua
DPR, serta Ketua KONI yang menyebutkan sejumlah dugaan adanya praktik jual
beli pertandingan timnas Indonesia yang dilakukan pejabat teras PSSI kepada
bandar judi kelas kakap di Malaysia mulai beredar luas di dunia maya.

Tidak hanya menuding oknum PSSI telah dengan tega membuat Indonesia kalah
telak dari Malaysia 0-3, surat yang dikirimkan seseorang bernama Eli Cohen
tersebut juga menuding sejumlah nama pejabat teras PSSI yang mendapatkan
keuntungan dengan jumlah sangat besar dengan kekalahan Indonesia tersebut.

Siapa Eli Cohen sebetulnya? Mengapa penulis surat kaleng ini memilih Eli
Cohen sebagai nama samarannya, apakah ini ada kaitanya dengan intelijen?
Semua masih tanda tanya. Seperti diketahui, Eli Cohen yang lahir pada 26
Desember 1924 dan wafat pada 18 Mei 1965 adalah seorang agen rahasia Mossad,
Israel, dan diangggap sebagai salah satu mata-mata paling sukses setelah
Perang Dunia II.

Cohen lahir di Mesir dan ikut serta dalam setiap aktivitas pro Israel di
Mesir selama tahun 1950-an. Ia direkrut Mossad pada tahun 1960 dan diberi
identitas palsu sebagai orang Syria yang kembali pulang setelah lama hidup
di Argentina. Untuk memperkuat penyamarannya ini, ia bahkan pindah ke
Argentina pada tahun 1961.

Kesuksesan terbesar Cohen di dunia mata-mata adalah kedekatannya dengan
pejabat politik dan militer Suriah. Ia bahkan dijadikan penasehat Menteri
Pertahanan Suriah dan nyaris dipromosikan menjadi menteri.

Aksinya sebagai mata-mata ketahuan pada 1965 dan Cohen dijatuhi hukuman
mati. Namun informasi yang diperolehnya selama menjadi mata-mata menjadi
salah satu penentu kemenangan Israel dalam ‘Perang Enam Hari’ antara Israel
dan Arab.

​Editor: Hery Prasetyo ​ ​Sumber : tribunnews.com

31 Januari 2011 | 12.21 WIB

Besoes: Tudingan Jual Partai Final Piala AFF Itu Kejam!

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Umum PSSI Nugraha Besoes membantah keras
adanya dugaan PSSI telah menjual laga final antara Malaysia dan Indonesia di
Piala AFF 2010.

Dugaan tersebut muncul berkat pengakuan seseorang bernama Eli Cohen yang
mengaku sebagai pegawai pajak di Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Eli menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
dengan akun e-mail sby@presiden.go.id .

“Kekalahan tim sepak bola Indonesia dari tuan rumah Malaysia saat itu (26
Desember 2010) adalah sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai,” tulis
Eli dalam e-mail-nya sebagaimana diterima redaksi bolanews.com dan Top Skor
dengan akun redaksi@bolanews.com dan
topskor@cbn.net.id .

“Hal ini terjadi karena adanya permainan atau skandal suap yang dilakukan
oleh bandar judi di Malaysia dengan petinggi penting di PSSI (Eli
menyebutkan dua inisial pejabat PSSI dalam skandal tersebut). Dari kekalahan
tim Indonesia ini baik bandar judi maupun dua orang oknum PSSI ini meraup
untung puluhan miliar rupiah,” tulis Eli.

Mendengar hal ini, Nugraha Besoes berang. Ia menganggap perbuatan ini sangat
keji sekaligus menginjak-injak harga diri bangsa.

“Saya heran. (Dengan menjual hasil pertandingan), apa harga diri kita jual
begitu. Itu menyakitkan, kejam itu. Enggak mungkinlah,” tegas Besoes kepada
Kompas.com.

“Jangan tanya saya dulu. Pastikan memang orangnya itu ada enggak? Apakah
betul itu dari instansi pajak? Kalau benar, apa itu tidak mencoreng
instansinya?” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid belum dapat dihubungi.

​Penulis: Laksono Hari Wiwoho ​ ​Editor: Hery Prasetyo
“Everything that doesn’t kills us, will only make us stronger, inshaallah.”

Komen EDOM

Komentar EDOM kelas Etika

EDOM adalah singkatan dari Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa. Artinya semua Dosen dinilai berdasarkan beberapa criteria evaluasi. Diantaranya tentang materi pembelajaran, Proses Pembelajaran, pengelolaan kelas dan evaluasi. Semua ini dalam system SIAK di Univ Indonesia (Sistem Informasi Administrasi dan Keuangan UI, yang ada di jaringan computer UI).

Dosen diberi rating dari 1 s/d 6. Nilai 1 berarti jelek dan nilai 6 sangat baik. Nilai saya untuk rating ini 4,9/6. Sedangkan proses pembelajarannya berlangsung pada semester ganjil 2010-2011, atau September s/d Desember 2010.

Bagus atau jelek gak begitu saya perhatikan. Toh dosen lain juga akan dapat segitu (mungkin muridnya takut takut). Tapi yang seru dibagian akhir ada komentar mhs (anonym, jadi namanya tdk kelihatan, jadi mhs berani komen yang negative sekalipun) terhadap proses pembelajaran yang berlangsung. Lihat saran dan komen dibawah ini. Sedikit tambahan dari saya: Keluarkanlah dan pertahankanlah GAYA ANDA.-

***

Saran, kritik, ide, dan komentar untuk kelas kuliah: Etika Enjiniring (Etika Enjiniring)

seru

-0-

semangat pak dengan segala misinya,, :)

-0-

pak raldi mantap! Saran: Saya masih terngiang kata2 pak prof bahwa orang2 seperti kita (mahasiswa dan dosen) yang bisa melobby dan mengajukan proposal pro-rakyat ke pihak birokrat (pemerintah). Tapi dari 12 kelompok di kelas ini, hanya sedikit yang menggunakan haknya ini dalam merencakan proyek etika terpujinya. Bahkan kelompok saya urung membuat acara di dalam teknik UI karena tidak mau ribet berurusan dengan pihak birokrat (dekanat). Saya harapkan, di kelas etijing selanjutnya, pak Prof bisa membangkitkan kepercayadiri  para mahasiswa agar tidak takut dan ragu untuk berurusan dengan pihak birokrat.

-0-

terima kasih pak raldi, terima kasih banyak pak. secara umum, saya sangat senang mengikuti perkuliahan bapak.. ada 1 hal yang mungkin bisa jadi masukan: penguatan aspek teori tentang etika enjiniring. selama ini, yang saya lihat bapak hanya menitik beratkan kuliah pada praktik, group projek, dan sebagainya. namun teori tentang etika enjiniring itu sendiri kurang mendapat perhatian. itu saja dari saya pak, terima kasih banyak. wassalam wr wb.

-0-

terima kasih banyak pak sudah oke deh prof.raldi mengajarnya. Mata kuliah yang sangat berbeda metode belajarnya,tetapi asik,inspiratif dan banyak membuka wawasan yang tidak pernah terpikirkan sebelumny sistematika pembelajaran baik Menurut saya, metode pembelajaran yang diterapkan sudah sangat baik. Saran saya, akan lebih baik lagi jika dalam pembelajaran Etika Engineering, dosen memberikan materi-materi yang mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke lapangan.

-0-

Terima kasih. kelas yang mengasyikan pak raldi hebat, suasana kelas jadi gak motonon. kelas jadinya asik terima kasih atas ilmunya pak…^^v Materi yang kami dapat hampir 100% praktek lapangan, akan terasa cukup kontras jika dibanding dengan kelas sebelah. akan lebih baik jika disisipi dengan materi teori yang mendukung penerapan praktek. terima kasih kuliahnya asik bgt pak, suasananya fun bgt :) oiya, yg lebih penting adalah dari perkuliahan ini banyak sekali memberikan manfaat pada mahasiswa, lebih lagi bagi para masyarakat marginal. excelent. .. . . . dosen seperti ini yang semestinya dipertahanin sama ui….

-0-

senang pernah merasakan belajar dengan dosen seperti Pak Raldi

Dosen Mesin UI Nyanyi Bersama

Setelah lelah ber-rapat-kerja dari pagi sampai malam, dosen mesin UI bersantai dengan acara – singing together -, dengan diiringi organ tunggal dan seorang biduan lokal Cisarua. Tokoh-tokoh dosen yang aktif menjadi penyanyi dadakan adalah Engkos Kosasih (dg lagunya Ticket to Ride…), Bambang Prianto (Do’t forget to remember…wuih…), Tresna Sumardi, Harinaldi, Yulianto Tak lupa pimpinan joget bersama Budiarso, Imansyah, danardono. Penonton setia Ganjar, Baqi, Gunawan, Nandy…

Sedangkan acara paginya adalah curhat menyurhat yang telah berlangsung dengan sukses.

Video ini juga merupakan laporan kegiatan dari achievement beberapa KPI pada dosen2 yang berada di Luar Negeri (jerman, Italy, Korea… halo apa kabar ? komen ya…).-

Prof Slamet dan Prof Yusuf Latief

Prof Slamet Prof Yusuf

Dikukuhkan pada hari Rabu 26 Jan 2011, dua orang Guru Besar Tetap dari Fak Teknik UI, yaitu

Prof Dr Ir Slamet MT

Dari Departemen Teknik Kimia FTUI.

Dan

Prof Dr Ir Yusuf Latief MT

Dari Departemen Teknik Sipil FTUI.

Dengan judul pidatonya masing-masing

Rekayasa Nan0-Fotokalisis dan Prospek Aplikasinya di Indonesia

Dan

Daya Saing Cluster Konstruksi nasional.

Sidang Terbuka dipimpin oleh Ketua Dewan Guru Besar UI Prof Biran affandi sedangkan bapak Dekan FTUI diwakili oleh Wakil Dekan I Dr Ir Dedi Priadi.-

klik videonya

http://www.dailymotion.com/video/xgqy10_prof-slamet-n-prof-yusuf-latief_school

Sifat fotokatalitik dan superhidrolifik, sangat suka air sudut kontak tetesan <5 derajat, pada permukaan TiO2 yang diiluminasi sinar UV dapat dimanfaatkan untuk merekayasa suatu material agar bersifat swa-bersih (self cleaning). Fotokatalitik ini bisa juga digunakan untuk material anti kabut, swa-steril dan untuk pemurnian air. Demikian disampaikan olrh Prof Slamet.

Sedangkan Prof Yusuf Latief menyatakan bahwa pemetaan cluster bertujuan untuk menidentifikasi pengelompokkan (agglomeration) dari aktivitas produksi dalam sebuah lokasi geografis tertentu. Cluster bisa memilii dua orientasi yaitu orientasi regional dan orientasi pada aktifitas industrinya.

Scholarship from China

New Scholarships from Scholarship-Positions.com

January 24, 2011

Please forward this email to your friends if they are also interested in
scholarships.

Chinese Government Scholarship Program for International Students

Full and Partial Funded Scholarships for International Students by the Government
of China Study Subject:Any(Applicants can choose one academic program.. [Read Full
Scholarship Detail]

China/UNESCO-The Great Wall Fellowship 2011

UNESCO/People’s Republic of China – The Great Wall Co-Sponsored Fellowships
Programme for International Students Study Subject:Any(Applicants can choose one
academic.. [Read Full Scholarship Detail]

The WFI Fellowship Program 2011
The WFI Fellowship Program for International Students Study Subject: Forestry
Employer: World Forestry center Level: Postgraduate Scholarship Description: The
WFI.. [Read Full Scholarship Detail]

European Union Research Excellence Scholarship in University of Nottingham, UK

European Union Research Excellence Scholarship in University Of Nottingham, European
Student-2011 Study Subject:Any. Employer: University Of Nottingham, UK Level:
Masters.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Hong Kong Master’s Scholarship in Computer Science

Masters Scholarship in Computer Science 2011, University of Hong Kong Study Subject:
Computer Science Employer:University of Hong Kong Scholarship Description:.. [Read
Full Scholarship Detail]

Developing Solutions Masters Scholarship Positions in University Of Nottingham, UK

Developing Solutions Masters Scholarship in University Of Nottingham for Africa,
India & countries of Commonwealth Study Subject: Medicine & Health.. [Read Full
Scholarship Detail]

Scholar Program in Science and Technology for Africa, 2011

Fulbright Program for, U.S. Institutions Study Subject: Science And Technology,
Engineering, Engineering, Environmental /Earth Sciences, Agriculture/Food Security,
Information Technology Employer.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Edinburgh, PhD Scholarship in Engineering Sciences 2011 in UK

PhD Studentship Engineering Sciences Study Subject:Engineering Employer: University
of Edinburgh Level:PhD Scholarship Description: A PhD studentship is now available
in the.. [Read Full Scholarship Detail]

Fulbright Program for U.S. Scholars

Fulbright Program for U.S. Scholars Study Subject: Any Employer The Council For
International Exchange Of Scholars Level: Ph.D. Degree Scholarship.. [Read Full
Scholarship Detail]

Government of India co-sponsored Tagore Fellowships for foreign scholars

India – Tagore Fellowships for foreign scholars Study Subject: Research Projects.
Employer: Government of India Level: Graduate Scholarship Description: The.. [Read
Full Scholarship Detail]

IDB Prize for Women’s Contribution to Development “Promoting Women in Science”

IDB Prize for Women’s Contribution to Development to enhance women’s participation
in the socioeconomic development process. Study Subject: Science Employer:IDB..
[Read Full Scholarship Detail]

University of Kent, PhD Scholarships in Antique Archaeology 2011 in UK

Full 3-year PhD Scholarships in Centre for Late Antique Archaeology Study Subject:
Archaeology Employer: University of Kent Level: PhD Scholarship Description: Thanks
to.. [Read Full Scholarship Detail]

Singapore Technologies Engineering Scholarships at The S. Rajaratnam School Of
International Studies, Nanyang Technological University

S. Rajaratnam School Of International Studies, Nanyang Technological University
Co-sponsored Singapore Technologies Engineering Scholarships Study Subject: Asian
Studies, International Political.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Sheffield, Santander Management Scholarship,UK 2011

Scholarship in Santander Management in UK Study Subject: Management Employer:
University of Sheffield Level:Postgraduate Scholarship Description:We are very proud
of.. [Read Full Scholarship Detail]

Postdoctoral Position at The Structural System Laboratory, Kunsan National
University, Korea

Postdoctoral Fellowship in the field of Civil Engineering , Korea Study
Subject:Researches in the field of Civil Engineering Employer:Kunsan National..
[Read Full Scholarship Detail]

Katharine H. Putnam Fellowships in Plant Science

Katharine H. Putnam Fellowships in Plant Science, Harvard University Study Subject:
plant science, plant ecology, horticulture Employer: The Arnold Arboretum.. [Read
Full Scholarship Detail]

Curatorial Fellowships Positions in Harvard University

The Arnold Arboretum of Harvard University Co-sponsored Curatorial Fellowship Study
Subject: Plant Science Employer: The Arnold Arboretum of Harvard University.. [Read
Full Scholarship Detail]

Kevin Kaplan Foundation Scholarships by Hinsdale South High School

Kevin Kaplan Foundation Scholarships by Hinsdale South High School for Undergraduate
Study Subject: Any Employer: Hinsdale South High School Level.. [Read Full
Scholarship Detail]

ENITS Scholarships 2011, Institute of Thai Studies, Thailand

Call for the availability of scholarships for graduate students and scholars
working on Thai studies or related disciplines. Study Subject:Thai.. [Read Full
Scholarship Detail]

University Of Leicester Co-sponsored Fellowship in Science & Engineering, UK

Science & Engineering Fellowship Support Scheme : Leicester, United Kingdom Study
Subject: Environment Employer: University Of Leicester Level : Research.. [Read Full
Scholarship Detail]

Media Fellowships Positions in British Science Association, London

Media Fellowships Positions in British Science Association, London Study Subject:
Media Employer: British Science Association Level: Media Fellowships Scholarship
Description:.. [Read Full Scholarship Detail]

CUHK Faculty of Law Juris Doctor Scholarship Scheme 2011/12, China

CUHK Faculty of Law Juris Doctor Scholarship Scheme for Outstanding Full-time JD
Students Admitted in 2010/11 Study Subject: Law Employer:.. [Read Full Scholarship
Detail]

University of Cambridge, Scholarships in Small Animal Surgery 2011, UK

Scholarship in Department of Veterinary Medicine Study Subject: Animal Surgery
Employer: University of Cambridge Level: Postgraduate Scholarship Description:
SCHOLARSHIP AWARD.. [Read Full Scholarship Detail]

ISEF International Graduate Fellowships for Israeli Citizens 2011-2012

Fellowship program for outstanding Israeli graduate and postdoctoral students to
study and research at accredited universities in United States or.. [Read Full
Scholarship Detail]

Faculty of Law- CUHK Master of Laws Scholarship Scheme 2011

CUHK Master of Laws Scholarship Scheme For Non-local Applicants from Europe, India
and North America (US and Canada) Study Subject:.. [Read Full Scholarship Detail]

StuNed Scholarships Programme 2011, Netherlands

StuNed Scholarships Programme for Indonesian Mid-career Professionals Study Subject:
Various Employer: Nuffic Level: Master’s, Short courses Scholarship Description:
StuNed, Studeren.. [Read Full Scholarship Detail]

Scholarships Positions In University Of Nottingham-2011, UK

Whitworth Scholarship Awards (Top Class Entry Scholarships) For, UK And EU Students
Study Subject: Any Employer: University of Nottingham scholarships.. [Read Full
Scholarship Detail]

University of Cambridge, Research scholarship in Veterinary Medicine 2011 in UK

Research Associate in B-cell Immunology and Vaccinology Study Subject:Veterinary
Medicine Employer: University of Cambridge Level: Postdoctoral Scholarship
Description: Grade 7:.. [Read Full Scholarship Detail]

Indian government scholarships to Malaysians, 2011-2012

The Indian government has offered 20 scholarships to Malaysians Study Subject:
Ayurveda, Medicine and Surgery ,Siddha Medicine and Sciences ,.. [Read Full
Scholarship Detail]

2011 Academic Merit Scholarships for Indonesian Citizens

Scholarships for Indonesian Students by Melbourne Institute of Business and
Technology in Commerce, Communication, Management , Computing Study Subject:
Commerce,.. [Read Full Scholarship Detail]

IITM- Summer Fellowship Programme 2011, India

IITM- Summer Fellowship Programme for Candidates Pursuing III year of
B.E./B.Tech/B.Sc. (Engg.) / Integrated M.E. / M.Tech. Programme and First.. [Read
Full Scholarship Detail]

DATACOM ITS Undergraduate Scholarship 2011, Australia

Scholarships for Australian citizens or permanent residents of Australia and are
undertaking their final or Honours year in Computer Science… [Read Full
Scholarship Detail]

The MC Ainsworth Scholarship in Neurosciences, Australia

The MC Ainsworth Scholarship in Neurosciences for Applicants Having Local Residency
Study Subject: Neurosciences Employer: UNSW Level: Postgraduate Research
Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]

Dutkiewicz Family Scholarship for Post-Graduate Study in Energy Research, South
Africa

Funding for students who will register for full-time study for a student pursuing a
post-graduate degree in Energy Research, University.. [Read Full Scholarship Detail]

India Commonwealth Scholarships for UK

India Commonwealth Scholarships for, UK citizens Study Subject: Science. Employer
:India Commonwealth Scholarships Level: Graduate Scholarship Description: As part
of.. [Read Full Scholarship Detail]

Institute Post Doctoral Fellowship at IIT Madras, India

Institute Post Doctoral Fellowship for Temporary Research Position Study Subject:
Any Employer: IITM Level: Postdoctoral Scholarship Description: It is proposed..
[Read Full Scholarship Detail]

EUROSA – Europe & South Africa Partnership Scholarship Program for Human
Development

An Erasmus Mundus Action 2 Partnerships (EMA2) scholarship programme for South
Africans for studying, research and training in Europe Study.. [Read Full
Scholarship Detail]

University of Edinburgh, PhD Scholarship in History 2011 in UK

McFarlane PhD Scholarship in Graduate School of History, Classics and Archaeology
Study Subject:History Employer: University of Edinburgh Level: PhD Scholarship..
[Read Full Scholarship Detail]

University of Nottingham Phd Scholarship in Law 2011in UK

Phd Scholarship in Nottingham School of Law Study Subject: Law Employer: University
of Nottingham Level:Phd Scholarship Description:The School of Law.. [Read Full
Scholarship Detail]

2011 Lestrade Scholarship for the Study of Languages, University of Cape Town, South
Africa

Scholarships for Postgraduate studies at University of Cape Town for the study of
Languages Study Subject:Languages Employer:University of Cape Town.. [Read Full
Scholarship Detail]

Canadian Post-Doctoral Research Fellowships (PDRF) for, UK

Canadian Post-Doctoral Research Fellowships (PDRF) for citizens of the United
Kingdom for 2011 Study Subject: Research. Employer: Commonwealth Scholarship
Level:.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Edinburgh,Research Scholarships in Chemistry 2011 in UK

EaStCHEM Research Excellence Scholarships in chemistry Study Subject: Chemistry
Employer: University of Edinburgh Level: Phd Scholarship Description: The
Chemistry/Biology Interface.. [Read Full Scholarship Detail]

Ajinomoto Scholarship for ASEAN International Students 2012, Japan

Ajinomoto Scholarship program 2012 for citizens of Thailand, Indonesia, Malaysia,
the Philippines, or Vietnam for Pursuing their Masters studies at.. [Read Full
Scholarship Detail]

PhD Studentship in Atmospheric Science, Cambridge University, UK

Studentship program for EU nationals at University of Cambridge for PhD studies in
Atmospheric Science Study Subject: Atmospheric Science Employer:.. [Read Full
Scholarship Detail]

Robert L. Platzman Memorial Fellowships, USA

University of Chicago Library Special Collections Research Center Robert L. Platzman
Memorial Fellowships Study Subject: Medieval culture, Nineteenth-century American
politics,.. [Read Full Scholarship Detail]

PhD Position in Quantum Sensing, DTU, Denmark

Applications are invited for a three-year PhD scholarship within the field of
quantum optics at the Department of Physics at.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Sheffield, White Rose Fully Funded Scholarships in Geography in UK 2011

Scholarship in Hydropolitical Adaptation: Post-tsunami ‘Sustainabilities’ in Sri
Lanka for UK, EU and International Applicants Study Subject: Geography Employer:
University.. [Read Full Scholarship Detail]

Student Research Assistantships at the S. Rajaratnam School of International
Studies, Nanyang Technological University

Nanyang Technological University Sponsored Student Research Assistantships Study
Subject: Any Employer: Nanyang Technological University Level: Graduate Scholarship
Description: As a.. [Read Full Scholarship Detail]

QUAI D’ORSAY / ENTREPRISES CA International Talents Scholarship Programme 2011/2012,
France

Masters Scholarship Programme 2011/2012 in Finance, Risks, Marketing,
Communication,Human resources for students enrolled in an overseas institution of
higher education.. [Read Full Scholarship Detail]

International PhD Scholarship in Heat Storage in Hot Aquifers , Denmark

Funding opportunities for national and international applicants at DTU Study
Subject:Rock physics, Reservoir geology and Geotechnics Employer:DTU Level:PhD
Scholarship Description:.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Sheffield Scholarships Faculty Prize, UK 2011

University Prize Scholarships for UK, EU and International Applicants in
Postgraduate Study Subject: Any Employer: University of Sheffield Level:
Postgraduate.. [Read Full Scholarship Detail]

PhD Studentship: Exeter Graduate Fellowship in UK

PhD Studentship: Exeter Graduate Fellowship, Mood Disorders Centre : Exeter, United
Kingdom Study Subject: Psychology Employer: University of Exeter Level:.. [Read Full
Scholarship Detail]

Postdoctoral Fellowships Positions in Memorial Sloan Kettering Cancer Center, New
York, USA.

Postdoctoral Fellowship by Memorial Sloan Kettering Cancer Center, New York, USA.
Study Subject: Proteomics, Cytology, Organic Synthesis, Monoclonal Antibodies And..
[Read Full Scholarship Detail]

2011-2012 Steinbeck Fellows Program, USA

2011-2012 Steinbeck Fellows Program for New Writers of Any Age and Background Study
Subject: Creative writing, including drama, creative nonfiction,.. [Read Full
Scholarship Detail]

University of Edinburgh, Tercentenary PhD Scholarships in UK 2011

Tercentenary International PhD Scholarships in Chemistry Study Subject: Chemistry
Employer: University of Edinburgh Level: PhD Scholarship Description: In 2013, the
School of.. [Read Full Scholarship Detail]

Pilot Research Cooperation Program (PRCP)Between Ghana and Denmark 2011–2013

Research Funding for research institutes and universities in the private and public
sectors throughout Ghana ,Denmark Ministry of Foreign Affairs.. [Read Full
Scholarship Detail]
The Wightman Postgraduate Scholarship in Architecture, Australia

The Wightman Postgraduate Scholarship in Architecture for Both Local and
International Students Study Subject: Architecture Employer: UNSW Level:
Postgraduate Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]

The LH Ainsworth Cancer Research Scholarship, Australia

The LH Ainsworth Cancer Research Scholarship for Australian Citizens Study Subject:
Understanding, prevention, treatment or cure of cancer Employer: UNSW.. [Read Full
Scholarship Detail]

Adrian Lee Travel Scholarship, Australia

Adrian Lee Travel Scholarship to Undertake a Period of Overseas Study Study Subject:
Biotechnology and Biomolecular Sciences Employer: UNSW Level:.. [Read Full
Scholarship Detail]

The Beth Yarrow Memorial Award In Medical Science, Australia

The Beth Yarrow Memorial Award In Medical Science for Applicants of All Residence
Study Subject: Understanding, early detection, treatment and.. [Read Full
Scholarship Detail]

The Harvey Carey Memorial Scholarship, Australia

The Harvey Carey Memorial Scholarship Based on Academic Merit Study Subject: Medical
Sciences/Women’s & Children’s Health/Medicine Employer: UNSW Level: Postgraduate..
[Read Full Scholarship Detail]

University of Sheffield PhD Studentship in Cardiovascular Science in UK 2011

Phd Studentship in Department of Cardiovascular Science, Medical School Study
Subject:Cardivascual science Employer: University of Sheffield Level:PhD Scholarship
Description: he.. [Read Full Scholarship Detail]

PhD Scholarships in Management 2011, UK

PhD Scholarships in Management for Research in Any Area of: Accounting,
Accountability and Governance, Banking, Corporate Social Responsibility,
Entrepreneurship, Financial.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Nanyang, Fellowship in History in 2011, Singapore

Post doctoral Fellowship in History of Science, Technology, Medicine and Business
StudySubject:History Employer:University of Nanyang Level:Postdoctoral Fellowship
Description: Cross-disciplinary research.. [Read Full Scholarship Detail]

Willis Research Fellow Position in Marine Cargo Exposure, Singapore

Willis Research Fellow Position in Marine Cargo Exposure for PhD Holders Study
Subject: Marine Cargo Exposure Employer: NTU Level: Research.. [Read Full
Scholarship Detail]

Willis Research Fellow Position 2011, Singapore

Willis Research Fellow Position in Marine Cargo Vulnerability for PhD Holders Study
Subject: Marine Cargo Vulnerability Employer: NTU Level: Research.. [Read Full
Scholarship Detail]

Central Sector Scheme of Scholarships for College and University Students, India

Scholarships for Indian Nationals for graduate and Postgraduate studies Study
Subject:Any Subject Employer:Central Board of Secondary Education Level:Graduate,
Postgraduate Scholarship.. [Read Full Scholarship Detail]

SA/China Research Collaboration in Science and Technology Programme 2011

Research Grants for full-time employed researchers at a recognised higher education
or research institution such as a university, university of.. [Read Full Scholarship
Detail]

Post-Doctoral Fellowship in Transitional Media, New York

Post-Doctoral Fellowship in Communication and Media Studies, United States Study
Subject: Transnational Media Cultural Studies & Media Department. Employer:
Communication.. [Read Full Scholarship Detail]

2011 E. C. Hallbeck Scholarship Program, USA

2011 E. C. Hallbeck Scholarship Program for the Child of the Member of the American
Postal Workers Union Study Subject:.. [Read Full Scholarship Detail]

2011 Vocational Scholarship Program, USA

2011 Vocational Scholarship Program for the Child of the Member of the American
Postal Workers Union Study Subject: Culinary Arts,.. [Read Full Scholarship Detail]

The NRF’s Knowledge Interchange and Collaboration Programme (KIC) Call, Africa

Travel grants for researchers Study Subject:Travel grants for internationalise
research, enhance networking and foster collaboration in order to improve the..
[Read Full Scholarship Detail]

UNESCO/ Poland Co-Sponsored Fellowships Programme 2011 – “Ecohydrology” for Africa
region

United Nation Educational Scientific And Cultural Organization Sponsored Fellowship
in Ecohydrology Study Subject: Ecohydrology Employer: United Nation Educational
Scientific And.. [Read Full Scholarship Detail]

Indicorps Fellowships for People of Indian Origin 2011

The Indicorps fellowship program 2011 is a profound personal experience and an
opportunity to understand participatory development through intense voluntary..
[Read Full Scholarship Detail]

PhD Scholarships for Wind Energy Research, University of Brunei Darussalam, Brunei
Darussalam

University of Brunei Darussalam offers PhD Scholarships for Wind Energy Research
Study Subject:Wind Energy Research Employer:University of Brunei Darussalam
Level:PhD.. [Read Full Scholarship Detail]

International Bremen Peace Award 2011, Germany

International Bremen Peace Award for Exemplary Commitments to Justice, Peace and the
Integrity of Creation for the Fifth Time Study.. [Read Full Scholarship Detail]

University of Sheffield, Scholarships in Postgraduate in Arts and Humanities in UK
2011

Scholarship in Masters Arts & Humanities Study Subject: Arts & Humanities
Employer: University of Sheffield Level: Postgraduate Scholarship Description: The
University.. [Read Full Scholarship Detail]

UNESCO/Israel (MASHAV) Co-sponsored Fellowships Programme – “Slum Upgrading and
Delivery of Services to the Urban Poor”

United Nation Educational’ Scientific And Cultural Organization/Israel (MASHAV)
Co-sponsored Fellowships Programme Study Subject: Slum Upgrading, Delivery Of
Services Employer: United.. [Read Full Scholarship Detail]

Major Research Fellowships in the Humanities and Social Sciences, UK

Major Research Fellowships in the Humanities and Social Sciences for Applicants
Employed by a University or Other Institution of Higher.. [Read Full Scholarship
Detail]

Senior Researcher- Environmental Sciences in Accra, Ghana

International Research funding for senior researchers in Environmental Sciences, The
International Water Management Institute, Ghana Study Subject: Environmental
Sciences Employer:IWMI.. [Read Full Scholarship Detail]

Early Career Fellowships 2011, UK

Early Career Fellowships for Those Who are at a Relatively Early Stage of their
Academic Careers but With a Proven.. [Read Full Scholarship Detail]

PhD Positions Available at CERE-DTU, Denmark

Doctoral Scholarship position focused around behavior and effects of microorganisms
in reservoir engineering, at Denmark Technical University Study Subject: Reservoir..
[Read Full Scholarship Detail]

Fukunaga Scholarship Undergraduate Scholarship, USA

Scholarships for high school students in the State of Hawaii for Undergraduate
studies . Study Subject:Accounting / Business Administration /.. [Read Full
Scholarship Detail]

Akreditasi A

Baru-baru ini beberapa departemen di Fak Teknik UI di-asses oleh BAN (Badan Akreditasi Nasional). Dep Teknik Mesin dan Dep Teknik Industri telah mendapatkan nilai

Akreditasi A.

Selamat untuk dua departemen tsb, lihat email dari manager pendidikan dibawah ini

———————–

Yth. Bapak/Ibu,

Meng-update data Akreditasi terbaru. Selamat untuk akreditasi yang diperoleh.

1.       S1 Teknik Industri: A
2.       S1 Teknik Mesin: A

Sementara hasil AUN yang terakhir baru keluar:

Teknik Elektro dengan nilai 4.3

Semoga ini semua terus memacu kita mengedepankan kualitas dan layanan kepada
major stakeholders kita, mahasiswa!

Salam kualitas, Bondan
---------------
 



Rasa Syukur Bikin Sehat

Perasaan bersyukur adalah merupakan kekuatan positif yang dahsyat. Maka bersyukurlah atas kesehatan anda setiap hari.
SELURUH UANG YANG ADA DI DUNIA INI

tidak akan akan sanggup membeli kesehatan, karena kesehatan adalah karunia kehidupan dari Allah. Maka lebih dari apapun juga,

BERSYUKURLAH ATAS KESEHATAN ANDA !

Itulah asuransi kesehatan terbaik yang dapat anda pilih, karena rasa syukur adalah JAMINAN KESEHATAN !

Tertawa Cegah Penggumpalan Darah

Manfaat Tertawa

Tertawa bisa mencegah penggumpalan darah. Ah… Mana mungkin, apa hubungannya tertawa dengan penggumpalan darah  ?

Anda pasti tahu bahwa menjalani hidup sehat dengan berolahraga, meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayur serta menjalankan diet rendah natrium (garam). Semua itu dapat membuat jantung kuat. Kini para peneliti juga menemukan cara SUPEREFEKTIF untuk menjaga jantung dalam kondisi prima. Jika anak atau cucu anda menonton film kartun, ikutlah segera menonton bersama mereka. Setiap kali anda tertawa, pembuluh-pembuluh darah anda akan melebar hingga 22%… Nah itu kan luarbiasa…

Dengar nih selanjutnya… Proses tersebut dapat membantu MERONTOKKAN gumpalan darah, kolesterol, dan inflamasi. Khasiat ini akan terjadi hanya dalam 15 menit. Efek pelebaran pembuluh darah ini sama dengan yang anda dapatkan dari  berolahraga tapi tanpa sakit dan tanpa nyeri.

Jadi mau apalagi… sssstt jangan cemberut dong… senyum… dan tertawa…

(F. Olivia dan A. Noverina).-

Gayus Main Judi di Makau

Ternyata Gayus jalan2 ke Luar Negeri , bukan sekedar jalan2 tapi juga main judi di Makau. Berikut ini adalah salinan dari berita majalah TEMPO minggu ini.

***
10 Januari 2011
Episode Gayus di Meja Judi

TERNYATA ketika mendekam di bui, Gayus H.P. Tambunan tak hanya pernah pelesir ke Bali, tapi juga mengadakan tur keliling Singapura, Kuala Lumpur, dan Makau. Artinya, terdakwa mafia pajak ini sudah mendemonstrasikan betapa banyak aparat hukum yang gampang disogok. Dengan akal busuk, nyali gede, dan duit besarnya, Gayus menyuap petugas penjara, petugas imigrasi untuk membuat paspor asli tapi palsu atas nama Sony Laksono, dan sangat mungkin lebih banyak petugas hukum yang lain. Hukum seperti tak mempan untuk Gayus-dan pasti sejumlah pemilik duit besar yang lain.

Secuil informasi yang kami terima dari seorang petinggi kepolisian rasanya perlu dicermati. Di tiga kota metropolitan itu, sang terdakwa sederet kasus pidana ini mengaku bermain judi di Pulau Sentosa, Genting Highland, dan Makau. Hebat nian kalau ternyata bekas pegawai rendahan di Direktorat Jenderal Pajak yang dipecat ini bisa berjudi.

Jika pengakuan ini benar, cocok sudah cerita bahwa ia mendapatkan “modal” untuk bermain kasino dari uang jasa yang diberikan sejumlah perusahaan yang terbelit kasus pajak. Tidak perlu pembuktian terlalu pelik tentang duit yang digembol Gayus, ia sudah terang-terangan mengakui sumbernya, antara lain dari tiga perusahaan yang terafiliasi dengan Grup Bakrie. Yang menarik sekarang mencari tahu, dengan siapa Gayus berada selama tur kelilingnya itu.

Kalau polisi serius hendak membongkar otak di balik pelariannya selama ini, informasi ihwal siapa pendamping Gayus di ruang kasino tentu penting diketahui. Barangkali pendamping Gayus di sana adalah cukong salah satu atau beberapa perusahaan yang dia bantu untuk meringankan perkara pajak. Polisi rasanya perlu mengupayakan rekaman kamera pengintai di meja tempat Gayus berjudi.

Skandal Gayus masih belum berakhir walau episode di rumah kasino itu akhirnya terbongkar. Kisah bagaimana dia mendapatkan paspor “aspal” juga menunjukkan buruknya kinerja imigrasi. Pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi tak perlu dibenahi rasanya diucapkan terlalu dini. Sulit mengatakan kebetulan belaka bila paspor atas nama bocah Margaretha-yang entah kenapa batal diambil-tak dimusnahkan dan dipakai untuk “Sony Laksono”. Aneh juga “Sony” boleh berfoto tanpa melepas kacamata-yang sebelumnya dilarang.

Skandal ini jelas menunjukkan bahwa Gayus tak bergerak seorang diri. Dalam melakukan kejahatan, dia bekerja sama dengan kolega dan atasannya di kantor pajak, polisi, jaksa, bahkan hakim. Semua peristiwa sarat dengan bau amis korupsi, suap, dan penyalahgunaan wewenang untuk memanipulasi tuntutan, juga vonis perkara. Ini tak cuma menampar, tapi sekaligus menjadi pertanda bobroknya proses penegakan hukum kita.

Yang menyedihkan, semua aksi Gayus ini terang-benderang, bahkan diakui dalam persidangan. Tapi aparat hukum kita berpikir berputar-putar, membuat kasus terang ini seolah-olah gelap, entah demi melindungi diri sendiri, kolega, entah orang kuat di balik skandal pajak Gayus Tambunan. Rada aneh juga bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi juga seakan alergi untuk mengambil oper kasus ini.

Sudahlah, kita tak usah repot-repot mengukur indikasi tegaknya hukum di negeri ini. Cukuplah skandal Gayus dijadikan barometer. Jika kelak skandal ini terbongkar dan semua pelakunya tak lepas dari jerat hukum, masih ada harapan bagi masa depan keadilan. Bila tidak, ini pertanda hukum telah bersujud kepada Gayus dan para mafia yang bergentayangan di mana-mana.

Fun East Europe

FUN EAST EUROPE

From Vienna to Munich

Departure by EK 35x: 23 Dec 2010

Beberapa Negara dikunjungi antara lain: Austria, Hungary, Czech republic, Germany.

CHRISTMAS: BUDAPEST, NEW YEAR: MUNICH

HARI 01  tgl 23 Dec 2010, jam 22.00 malam: BERKUMPUL DI AIRPORT CENGKARENG

di Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk berangkat bersama-sama menuju ibukota negara Austria, Vienna.

HARI 02 : JAKARTA – VIENNA ( tgl 24 Des 2010)

Tiba di Vienna, langsung menikmati suasana kota sambil melihat Schonbrunn Palace (istana musim panas). Schonburnn sebenarnya nulis huruf ‘o’ nya pakai titik dua diatas… jadi bacanya… gak tahu gimana ? Tanya aja deh ama orang yang ngerti bah Jerman. Tapi yang jelas istananya besar sekali dan mirip2 banget dengan istana Versailles di dekat Paris Perancis. Dan kalau kita masuk kedalamnya… wah penuh dengan benda2 seni dan lukisan jaman kerajaan yang kuasa di Austria itu. Dibelakangnya ada taman yang luaaaasss sekali dan indah. Waktu kami datang semua tertutup salju. Tentu yang banyak tumbuh saat musim dingin itu hanya natal alias cemara. Yang tentunya juga sangat indah karena tertutup salju yang seperti kapas. Namun dinginnya ampun… 24 Desember suhunya -3 dgC.

Terrace  Gardens, Hofburg Palace (istana musim dingin), State Opera sebuah gedung opera dengan peralatan  terlengkap di dunia, dan lain lain. Selesai tour, acara bebas untuk berbelanja di jalan Kartnerstrasse yang merupakan pusat keramaian.

Yang hebat rajanya perempuan MARIA THERESIA. Beliau punya 16 anak wanita dan semua dinikahkan dengan raja2 Eropa. Salah satunya yg terkenal di Prancis Maria Antoinnette (yg akhirnya di Guillotinne juga karena masalah pertikaian politik). Mungkin itu jaman Louis 16 (kali ya…) aduh… rasanya musti baca deh sejarah Eropa nih…(MM)

HARI 03 : VIENNA – BUDAPEST (25 Des 2010)

Menuju kota Budapest, ibukota Hungaria. Tiba di Budapest diantar ke hotel untuk beristirahat. (MP/MM)

HARI 04 : BUDAPEST (26 Des 2010)

Orientasi di dalam kota Budapest, jalan-jalan walaupun dingin dengan suhu minus 3 dgC untuk melihat Fishermen Bastion,di Hungary tak ada laut jadi danau digunakan untuk nelayan mincing.

Pemandangan indah Citadel Hill, St. Mathias Coronation Church.

Sore hari dilanjutkan menyaksikan keindahan Parliament House, Royal Palace dan Hero Square .

Cruisse Sungai Danube di sore hari melewati tiga jembatan antara kota Buda dan kota Pest. Indah dan menarik, mirip kaya pemngan wisata sungai Seinne di Paris.

(MP/MM)

HARI 05 : BUDAPEST – BRNO – PRAHA

Perjalanan dilanjutkan menuju kota Praha di negara REP CEKO. Dalam perjalanan singgah di kota kuno BRNO di tepi perbatasan REP. CEKO. Sore hari tiba di PRAHA untuk bermalam. (MP/MM)

HARI 06 : PRAHA 27 Des 2010

Acara kali ini mengunjungi/melewati tempat-tempat penting di PRAHA meliputi Castle Area, St. Vitus Chatedral, Tomb Of St. John & Royal Crypt. dan lain lain. (MP/MM)

HARI 07 : PRAHA – DRESDEN – BERLIN

Hari ini perjalanan dilanjutkan menyusuri sungai Elbe menuju sebuah lembah dimana kota DRESDEN yang pernah menjadi pusat kerajaan Jerman berada. Kota yg indah di Jerman Timur dengan promenade yang lebar dan transportasi massa nya yang teratur menggunakan kereta listrik (tram) yang terdiri dari 3 gerbong.

Kemudian dilanjutkan menuju BERLIN salah satu kota bersejarah terbesar di JERMAN. (MP/MM)

HARI 08 : BERLIN – 30 Des 2010

Pagi ini  diajak city tour dengan melihat The Pergamon Museum, berisi benda dan bangunan (tembok2 jaman dulu yg diangkut dari Turki peninggalan babilon). Wisatawan semua dibekali dg sejenis Ipod utk mendengar penjelasan melalui earphone.

Unter Der Linden, BrandenBurg Gate, Victory Column yang berada di Tiergarten Park, CHarlottenburg Palace.  (MP/MM)

HARI 09 : BERLIN – MUNICH, 01 Jan 2011, New Year.

Hari ini perjalanan dilanjutkan menuju kota Munich, Jerman. Yang terkenal akan atmosfir kotanya yang ramah. Bermalam di kota MUNICH. (MP/MM)

HARI 10 : MUNICH – 02 Jan 2011

Setelah sarapan pagi,  mengunjungi pusat keramaian kota Munich yaitu Marianplatz, Nymphenburg  sebuah kastil pribadi yang sangat indah, serta melewati National Theater, Olympic Stadium.

BMW World …. Luarbiasa semua model ada disitu. Baik yang terlama maupun model yang terbaru. Dan bukan mobil aja, ada juga motor BMW dari jaman dulu sampai sekarang yang kap silindernya s/d 1200 cc udah sama gedenya sama mobil.

Munich-Salzburg.

Perjalanan lambat walau jaraknya Cuma 200 an kilo. Tapi jalanan bersalju dan macet, rupanya orang Munchen liburannya ke Salzburg juga.

Ada rumah MOZART

yang penuh dengan cerita sejarah music masa itutahun 1880 an. Mozart umurnya hanya s/d 35 th saja tapi karya2 besarnya sangat banyak dan dikenal dan dihargai 50 th kemudian setelah wafatnya.

(MP/MM)

HARI 11 : MUNICH – JAKARTA

Hari ini acara bebas sampai tiba saatnya diantar ke Airport untuk penerbangan  kembali ke Jakarta. (MP)

HARI 12 : TIBA DI JAKARTA

04Jan11 jam 21.30 datang kembali di Jakarta dengan EK 358 setelah stopover di Dubai selama 4 jam, Fun East Europe yang menyenangkan bersama. Ketemu juga sama Yahya Saleh sekeluarga yang juga tour ke Eropa Barat (anak betawi yang udah nginjek2 Menara Eiffel).-

Top Tour Guide Mr POLLO SALIM,

A wellknown people yang namanya ada di T-shirt di koper di toko2 dan di mana2. Ini bukannya iklan tapi kalo mau tour ke Cina, Tanya dia deh kemana2nya karena dia org yg paling tahu ttg obyek2 turis di Cina selatan utara barat selatan.-

sampai jumpa pada wisata  lain yang tentu saja akan menyenangkan kita semua.

Narcissus dalam Etika

*** a beautiful youth in Greek mythology who pines away for love of
his own reflection and is then turned into the narcissus flower ***

MAM Siregar.-

Pada dasarnya, jujur pikiran yang ada di benak saya tentang apa yang akan saya pelajari di kelas etika enjiniring adalah semua hal yang berbau tentang etika keteknikan saja dan akan banyak teori-teori serta hafalan-hafalan tentang etika yang akan diberikan oleh dosen. Saya juga membayangkan pelajaran etika enjiniring ini akan membosankan dan sangat mirip dengan pelajaran etika di sosiologi, dimana mahasiswa akan dituntut untuk menghafal tentang apa itu etika, pasal-pasal apa saja yang mengatur tentang etika dan sebagainya. Menurut saya pemikiran tersebut sangat wajar terlintas di pikiran semua orang apabila mendengar kata “etika”, sesuatu hal yang membosankan bagi anak teknik untuk dipelajari karena anak teknik jelas lebih suka pelajaran tentang hal-hal yang berbau hitung-hitungan (eksak).

Namun semua hal yang ada dipikiran saya tersebut ternyata salah, bahkan ketika saya baru pertama kali mengikuti kelas etika enjiniring bersama Prof. Raldi. Tidak ada hafal-hafalan yang membosankan, tidak ada teori-teori yang panjang lebar, dan tidak ada kata-kata yang hanya sebatas retorika. Prof. Raldi membawa nuansa baru bagi kami dalam mempelajari etika. Bahkan sangat jauh dari teori-teori etika di sosiologi. Dalam kuliah etika enjiniring ini juga tidak hanya dipelajari tentang penerapan etika yang terspesifikasi di lingkup keteknikan saja, namun jauh lebih luas dari pada itu sampai menyentuh masyrakat marginal. Sesuatu hal yang menurut saya luar biasa, karena dengan terjun langsung, saya dapat mempelajari tentang arti etika itu sendiri dari alam yang tidak dapat berbohong. Beliau mengajak kami memahami tentang etika dengan satu penjelasan penting, Konkrit ! Just do it !.

Intinya ternyata apa yang saya pikirkan sebelumnya tentang kuliah etika enjiniring berbeda dengan setelah saya mengikuti perkuliahannya. Tetapi, saya justru mensyukuri bahwa persepsi saya yang di awal tadi salah. Karena dengan tugas-tugas konkrit yang bersifat terjun langsung ke lapangan saya dapat merasakan langsung apa yang dialami oleh orang-orang di luar sana, bahkan sampai ikut larut dalam penderitaan kaum marginal. Prof. Raldi pun menjadikan kuliah etika enjiniring menjadi lebih aplikatif. Hal ini jelas berbeda rasanya apabila kita hanya berbicara tentang teori-teori di ruang kelas saja tanpa penerapan konkrit. Istilahnya dengan hanya berbicara sok tahu di kelas saja tentang kondisi yang belum kita lihat itu kata Prof. Raldi adalah NATO ( No Action Talk Only, or NAPO No Action Plan Only, Red… ), hanya berteori tanpa ada tindakan pasti. Dari sinilah saya memahami bahwa dalam mempelajari etika itu yang diperlukan adalah tindakan langsung ke lapangan, karena dengan begitu kita dapat langsung belajar dari apa yang kita alami, bukan berbicara tentang sesuatu yang tidak kita alami. Sebab pada dasarnya sebuah teori itu bisa sangat berbeda dengan kejadian aslinya. Disinilah menurut saya kelebihan dari konsep Prof. Raldi mengajar, beliau membuat saya bertanya “ apa yang sudah saya lakukan bagi masyarakat disekitar saya ?” bukan bertanya tentang “ apa yang sudah diberikan masyarakat untuk saya ?”.  Dengan praktek langsung ke lapangan, nilai-nilai yang kita dapat dari etika enjiniring tersebut justru dapat lebih tersalurkan. Beliau dengan caranya memicu kami untuk berfikir kreatif tentang bagaimana memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, bukan berfikir dengan cara tukang ojek.

Selain itu, bukti yang lebih nyata dari kebermanfaatan kuliah etika enjiniring ini adalah ketika terjadi bencana gempa di Mentawai. Secara kolektif kami menyumbah dengan jumlah yang cukup besar untuk meringankan beban korban gempa disana. Hal itu menjadikan kebermanfaatan kelas etika enjiniring ini tidak terbatas hanya di lingkungan sekitar saja, tetapi juga sampai ke masyarakat lain yang mebutuhkan di luar sana. Pemahaman akan pentingnya etika pun secara bertahap dapat dimaknai oleh masing-masing mahasiswa dari berbagai tindakan langsung ke lapangan, sebuah makna dari etika enjiniring yang belum tentu didapat hanya dengan berteori.

PERJALANAN…

Oleh: Ranggi S. Ramadhan

Bogor kawan, sekali lagi. Bukan! Bukan untuk pulang kali ini. Sore ini adalah untuk sebuah perjalanan yang diharapkan mampu menginspirasi. Perjalanan yang mampu membuka pikir yang terjeruji, menggerakan hati yang tidak peduli. Dan tercapaikah tujuan dari perjalanan ini?

Bersabarlah kawan, akau kan ceritakan semuanya. “Sudah lama, Mas?” Tanya seorang wanita usia tigapuluhan pada pria berkaus merah yang sedari tadi berpolah jenaka didepannya. Yang ditanya memasang wajah bingung. “Sudah lama ya nggak waras?” wanita tadi melanjutkan pertanyaannya, yang disambut riuh tawa orang-orang di sekitarnya. Pria tadi ikut tergelak tawa dan langsung menimpali dengan candaannya.

Aku pun ikut tersenyum. Sepotong percakapan jenaka itu ku dapatkan di gerbong KRL ekonomi tujuan Bogor pukul lima sore. Dan jika engkau mengerti, kawan, pukul lima sore di gerbong ekonomi tujuan Bogor bukanlah hal yang menyehatkan badan. Gerbong akan sarat penumpang yang akan pulang dari Jakarta. Para penumpang akan terjepit di antara penumpang lainnya, terdesak dari arah depan, belakang, kiri, kanan, atas—ya, atas dan bawah. Wajah lelah para karyawan, teriakan para pedagang, bau debu gerbong yang tak sering dibersihkan, keringat yang meleleh di leher para tukang, kaki di kepala, kepala di kaki.

Semua serba menyedihkan. Sepotong kipas angin lapuk yang tergantung di langit-langit gerbong pun menyedihkan, berputar-putar sekuat tenaga, namun tak berdaya meniup-niup para penumpang yang tetap kegerahan. Aku sendiri tak tega melihatnya. Beginilah kawan, KRL ekonomi tujuan Bogor pukul lima sore. Karena itulah, sepotong percakapan jenaka tadi dan berbagai interaksi lain antar penumpang di KRL ekonomi selalu menarik hatiku. KRL ekonomi berharga karcis dua ribu rupiah sehingga hampir seluruh tingkatan masyarakat hadir dan bertemu di kereta ini. Mulai dari pengusaha berada yang ketinggalan kereta eksekutifnya, rakyat jelata berekonomi pas-pasan, sampai mahasiswa yang berhemat uang saku bertemu dalam satu gerbong dan dipaksa menempati jarak yang intim satu sama lain. Dalam keadaan ini, tak jarang terjadi saling tegur sapa antar orang yang baru pertama kali dijumpa. Bahkan tegursapa tadi acap berlanjut menjadi percakapan sekedarnya.

Para penumpang yang berjadwal pulang sama menjadi ruti berjumpa. Kereta pun menjadi wadah sosial yang menghubungkan mereka. Sekedar membagi kisah dan sedikit canda, untuk melupakan bosan dan letih di perjalanan yang melelahkan ini. Bogor pun menjelang bersama senja yang cepat sekali turun menggantikan terang. Mentari akan segera menarik selimut malamnya sebentar lagi. Apalagi hujan sedari tadi turun melengkapi mrumnya malam minggu kami. Oh, ya kawan aktu tidak sendiri di perjalanan ini. Aku bersama seorang rekan. Aku bahkan belum bercerita padamu tentang asal mula perjalanan ini. Perjalanan ini diawali oleh tugas dari seorang Profesor. “Berkunjunglah ke tempat-tempat yang dapat membuat anda melihat lebih dalam kehidupan kaum miskin dan tersingkirkan.” Begitu bunyi tugas yang kemudian harus dilaporkan di tiga halaman folio bergaris. Ya kawan, tiga, dan karena itulah aku berpanjang lebar bercerita sedari tadi. Mengapa Bogor? Karena aku mengenal baik kota ini. Aku dan rekan perjalananku berencana mengunjungi salah satu panti yang ada di kota ini. Namun hari yang mulai malam dan hujan yang terus turun mengubah haluan kami. Akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi daerah di pinggiran stasiun Bogor.

Sore itu, daerah pinggiran stasiun masih ramai oleh para pedagang yang membuka lapaknya di trotoar-toar jalan. Trotoar yang lebarnya hampir lima meter ini menjadi sempit akibat keberadaan para pedagang ini. Bermacam-macam dagangan yang dijajakan mulai dari pakaian, remote TV, alat elektronik hingga buku bajakan dapat ditemukan. Kebanyakan dari pedagang ini adalah perantau dan mengontrak tempat tinggal di daerah sekitar stasiun. Selain pemandangan para pedagang yang membuka lapak, kami berjumpa dengan seorang penjual buah yang memanggul dagangannya, berjalan menyusuri jalan menuju stasiun. Sempat terbesit dalam banak kami untuk menggali informasi dari pedagang renta itu tentang kehidupannya, namun kami dua orang mahasiswa teknik yang masih belia, kalah tangkas dengan penjual renta yang memanggul dagangan sarat muatan tersebut. Ia telah mendahului kami dan menghilang dibalik keriuhan stasiun.

Senja itu juga diwarnai oleh warna-warni payung yang dijajakan para ojek payung. Beberapa dari penjaja jasa tersebut berusia anak sekolah dasar, namun ada juga yang seusia, bahkan lebih tua dari kami. Mulai bingung dengan target wawancara yang tepat untuk dimintai kisahnya, dan hari yang terus bertambah gelap, kami akhirnya menemukan Pak Kristiono, seorang tukang becak dengan becaknya sedang mangkal di daerah dekat stasiun. Namun baru saja sempat berkenalan… “Sebentar ya nak, ada sewa dulu,” ujar Pak Kristiono yang kemudian dengan sigap menyambut seorang ibu yang turun dari angkutan umum beserta dagangannya, dan kemudian meninggalkan kami berdua. Kami yang ditinggal hanya melongo saja tidak percaya. Namun dari percakapan yang sebentar tadi, kami kagum dengan keramahan Pak Kristiono. Ia langsung dengan ‘sumringah’ mengiyakan saat diminta kesediaannya untuk diajak berbincang. Pak Kristiono juga memberikan kesan bahwa ia adalah orang yang informatif dan komunikatif. Begitu pentingnya kesan pertama. Dan karena itulah kami memutuskan untuk menunggunya dan berharap ia kembali. Dan benar saja! Ia kembali, dan tanpa tunggu lebih lama, kami sewa becaknya dan kami tujukan ke tempat yang tepat untuk berkisah ria.

Hujan masih turun malam itu dan kami bertiga berteduh di pinggir sebuah sekolah dasar, duduk berteduh disana, dan mendengar sekelumit kisah hidup Pak Kristiono. Tidak salah kesan pertama yang diberikan Pak Kris pada awal jupa tadi. Ia memang seorang yang ramah, supel, juga cerdas. Aku terkesan dengan kalimat pertama yang ia ucapkan. “Bapak senang bisa bantu, yang namanya orang kalau nggak bisa bantu secara materi, tapi bisa bantu dengan bantu ngomong begini kenapa nggak?” Kemudian ia bercerita sedikit tentang hidupnya. Di usia menjelang lima puluh tiga, ia masih menarik becak sebagai profesi satu-satunya. Dengan area operasi sekitar stasiun Bogor yaitu daerah Matahari, Pasar Anyar, serta Ramayana, ia bekerja tujuh hari seminggu mulai pukul Sembilan pagi hingga pukul tujuh malam. Pak kris adalah seorang perantau.

Dulu di desanya di Cilacap, ia dapat bekerja sebagai buruh tani. Di masa-masa pertanian sedang jaya, hidup di desa cukup untuk menghidupi keluarga. Namun kemudian datang masa-masa paceklik yang memaksanya untuk merantau ke Bogor. Di kota ini, ia tinggal mengontrak dengan uang sewa Rp150.000 per bulan. Becak ia dapat dengan cara menyewa. Sebuah becak ia sewa dengan harga Rp5000 per hari. Dengan penghasilan yang tidak menentu di kisaran 20 sampai 30 ribu rupiah per harinya, Pak Kris harus pintar-pintar membelanjakan uangnya. Terkadang hasil pendapatannya dalam sehari hanya mampu menutupi kebutuhannya di hari itu. Hidup, bagi Pak Kristiono, adalah perih. Ia sendiri menyebutnya seperti itu. Dalam lebih dari setengah abad hidupnya, ia hidup amat pas-pasan. Di cukup-cukupkan walau sebenarnya tidak cukup. Namun ia tetap menjalaninya dengan lapang. Ia hanya menginginkan kedua anakanya sukses. Pak Kristiono telah berhasil menamatkan sekolah anak pertamanya hingga lulus SMEA, dan sedang menyekolahkan anak keduanya di bangku kelas tiga SD.

Ia bersyukur anaknya mengerti dengan kondisi kedua orangtuanya dan turut prihatin dalam hidup. Dengan Pak Kristiono yang hanya menarik becak dan istrinya tidak bekerja, sang anak tidak pernah meminta macam-macam pada kedua orang tuanya. Selesai berbincang, kami kembali diantar Pak Kristiono ke dekat stasiun. Setelah mengucap terima kasih dan membayat sewa ongkos becak, kami pamit pulang. Kami memutuskan untuk naik kereta Ekonomi AC untuk perjalanan pulang menuju Depok.

Begitu bernilainya kata AC di depan kata ekonomi. Kata AC berarti kereta yang lebih bagus, harum, terang, dingin, pintu dapat ditutup, dan tentu ongkos lebih. Di dalam gerbong yang lengang, seorang paruh baya terlihat sedang menyapu lantai kereta yang penuh sampah berserakan. Wajahnya kuyu dengan tubuh kurus dan baju seadanya, ia tampak kedinginian. Namun ia terus menyapu, menyerok sampah dan memasukannya ke kantong sampah. Terus begitu. Dari gerbong satu hingga delapan. Bagaimana jika Tuhan membalik peruntunganku? Aku ada di posisi tukang sapu tadi, kedinginan. Atau aku menjadi anak Pak Kristiono yang harus siap menerima apa adanya. Ya Tuhan, panjang sekali perjalanan hari ini.

Demo Huru Hara

Kemarin 9 Des 2010 banyak Demo Huru Hara. Mhs Pemuda dan rakyat semua protes kepada pemerintah agar Korupsi diberantas. Mereka berhadapan saling lempar batu dan gebuk2an dengan Polisi rendahan, satpam dan poltramtib, yang notabene juga ‘rakyat miskin’. Akhirnya Rakyat Miskin berkelahi dengan sesama Rakyat Miskin… Dan Siapa yang tertawa terbahak-bahak ?
Ya si KORUPTOR… Katanya begini ” Rasain deh lu pada brantem, orang2 goblok… biar gue yg enak2an nikmatin duit elu2 pade… biar mampus lu orang miskin “.

Ironis memang… tapi itulah kenyataannya.-
Ral 10des10.

Kapal Patah-Patah updated

Disain Baru Kapal Patah-Patah Sebuah ide baru yang diperkenalkan oleh

Hadi Tresna Wibowo

Salah seorang dosen di Teknik Perkapalan Fak Teknik UI, yaitu kapal Patah-patah.

Biasanya orang merancang kapal dengan spline yg halus pada haluan, lambung dan buritan kapal, tapi sekarang tidak perlu begitu, bikinnya susah dan lama.

Cukup dengan memotong dalam bentuk plat yg terukur, lalu dilas…maka jadilah kapal dengan biaya yang murah dan waktu pembuatan yang singkat.

–00–

(Sayang gambarnya masih belum bisa di upload. Ada bbrp kendala teknis).-

(Ya’ ini gambarnya sdh di update)

Deklarasi Djoeanda pada tahun 1957 yang menyatakan Indonesia sebagai satu Negara Kepulauan, dimana laut antar Pulau bukan lagi pemisah namun menjadi satu dengan daratan sebagai kesatuan wilayah yang utuh. Deklarasi Djoeanda tersebut menunjukkan dengan tegas geopolitik bangsa Indonesia yang selanjutnya disebut sebagai Wawasan Nusantara. Konsep geopolitik tersebut menjadi sangat penting karena menjadi dasar pemikiran seluruh komponen bangsa dalam mengatur ruang hidup untuk mewujudkan kesejahteraan dan keamanan. Pengakuan dunia atas Azas Negara Kepulauan (UNCLOS -82/ Article – IV) harus dimaknai oleh Indonesia sebagai pengakuan dunia atas hak-hak Indonesia didalam mengelola laut dan perairannya sesuai dengan kaidah-kaidah hukum international serta hukum hukum nasional yang tidak bertentangan dengan hukum internasional.

Pengelolaan laut dan perairan dalam arti pendayagunaan perairan kedaulatan dan yuridiksi nasional haruslah dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif, yang pada dasarnya dititik beratkan kepada 2 orientasi utama yaitu Geopolitik dan Geoekonomi.

- Geopolitik berorientasi kepada kepentingan jaminan pendayagunaan laut bagi tegaknya kedaulatan Negara dan integritas wilayah.

- Geoekonomi berorientasi kepada kepentingan jaminan pendayagunaan laut bagi dinamisasi pembangunan nasional untuk mewujudkan cita-cita nasional. Dalam konteks diatas , maka pembangunan kemampuan dan kekuatan guna mewujudkan 2 orientasi di atas merupakan tuntutan wajar yang harus direalisasikan, yaitu :

- Kekuatan armada yang mampu menjamin tegaknya kedaulatan dan hukum di laut. – Kekuatan armada yang mampu mendinamisasikan pembangunan sektor kelautan.

- Kekuatan industri maritime nasional yang professional dan kompetitif. Dapat disimpulkan bahwa Kekuatan Armada yang didukung Industri Maritim Nasional yang professional dan kompetitif jelas sangat dibutuhkan untuk menunjang konsep Geopolitik dan Geoekonomi bangsa Indonesia dalam rangka mewujudkan pertahanan, keamanan dan integrasi bangsa.

Terpisah dari masalah utama dalam pengelolaan laut saat ini, yaitu belum solidnya kebijaksanaan nasional yang menjamin terwujudnya pemanfaatan laut secara optimal dilihat dari perspektif pertahanan keamanan, ekonomi, sosial dan kelestarian lingkungan; peran lembaga penelitian dari perguruan tinggi juga belum menunjukkan hasilnya secara nyata untuk kebutuhan tersebut diatas.

APA YANG DAPAT MENJADI SOLUSI ATAS SEMUA PERMASALAHAN KEMARITIMAN INDONESIA?? APA YANG BISA KEMBALI MEMBANGUN JIWA MARITIM INDONESIA?? INILAH JAWABANNYA!!!

Ada dua konsep untuk rancang bangun Armada Nasional ini :

1. Desain kapal yang sederhana sehingga mudah dibangun di wilayah manapun di seluruh Nusantara. 2. Biaya investasi dan operasional yang sangat bersaing dibandingkan dengan pembangunan armada yang sama ukurannya. Dengan ini kami mengajukan sebuah alternative desain kapal yang kami sebut kapal pelat datar. Kapal kapal pelat datar adalah sebuah kapal yang bentuk lambungnya terdiri dari pelat datar yang disusun sedemikian rupa membentuk lambung kapal. Aspek bentuk lambung kapal yang stream line tetap diperhitungkan dengan cermat dengan tujuan untuk mengurangi hambatan kapal. Kekurangan dan kelebihan desain kapal Pelat Datar dibandingkan dengan kapal umumnya (kapal dengan lambung lengkung) adalah sebagai berikut : Kapal Pelat datar Kapal umumnya Prose Pembuatan Mudah dan sederhana Lebih rumit Peralatan yang digunakan Mesin potong dan mesin las Mesin potong, roll, bending dan mesin las Kontruksi Lurus, datar Lengkung Waktu pembuatan Lebih cepat – Biaya pembuatan Lebih murah – Hambatan kapal – Sedikit lebih rendah Penggunaan Pelat Lebih Efisien.

– MODIFIKASI YANG TELAH  DILAKUKAN:

1. AIR CUSHION MENGGUNAKAN GIANT BUBBLE Air cushion atau Bantalan Udara merupakan inovasi untuk mengurangi hambatan kapal yang menjadi kelemahan utama pada kapal pelat datar, dengan adanya bantalan udara, aliran air tidak akan langsung menghantam pelat kapal namun akan bergesekan dengan bantalan udara terlebih dahulu yang notabene koefisien geseknya sangat kecil. Air Cushion diproduksi dari gas buang dari motor seperti pada system turbocharger namun perbedaannya gas buang ini akan ditransfer menuju wadah air cushion di bawah lambung kapal yang dibuat sedemikian rupa.

2. WATER NOZZLE

Untuk lebih mengurangi hambatan sekaligus menambah efisiensi propulsi, dapat digunakan water nozzle yang ter

dapat di belakang wadah air cushion, sehingga aliran air yang terbuang setelah bergesek dengan air cushion

dapat termanfaatkan maksimal dengan ditransfer menuju propeller. Dengan percobaan yang kami lakukan didapat hasil efisiensi propeller meningkat 15-30% Dengan demikian, kapal Pelat Datar inilah merupakan jawaban atas majunya kemaritiman Nusantara yang bisa memecahkan segala permasalahan maritime di negara kita.

Prof Noam Lior and Master Students

Prof Noam Lior from Pennsylvania univ  USA, expert in thermodynamic and reviewer of many scientific journal, visited Univ of Indonesia Mechanical Engineering Dept. A session has been presented about ‘How to write a better scientific papers for journal’. Hosted by Prof M Idrus Alhamid expert in cooling refrigeration system from FTUI.:

Noam Lior lior@seas.upenn.edu

University of Pennsylvania, Philadelphia, USA

Editor-in-Chief (1998-2009), ENERGY – The International Journal,

Editorial Boards of:

Energy Conversion and Management

Frontiers of Energy and Power Engineering in China

Desalination, The Int. Journal of Desalting & Water Purification

Desalination and Water Treatment Journal

Thermal Science and Engineering journal (Japan)

Russian Journal of Engineering Thermophysics, 1990-2001

ASME Journal of Solar Energy Engineering, 1983‑1989

–**–

UI Master Students

Master Students year 2010 in the class meeting of Research Design, cnducted by Raldi A. Koestoer. THe discussion includest background of research, objective, methodology, literature study, hypothesis, Data measurement, data processing, Analysis, discussion as well as conclussion and abstract.