Aplikasi Riset Termoelektrik Pada Pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium di Indonesia


***
Pidato pengukuhan Prof Dr.-Ing Nandy Putra tgl 13 Januari 2010.- di Univ Indonesia.-
***

Bismillahiraahmanirrahim.

Yang terhormat,

Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

Ketua dan para anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia

Rektor dan para Wakil Rektor serta jajarannya

Ketua dan para Anggota Senat Akademik Universitas Indonesia

Ketua dan para Anggota Dewan Guru Besar Universitas Indonesia

Para Dekan di lingkungan Universitas Indonesia

Dekan dan wakil Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia beserta jajarannya

Para Staf Akademik, non Akademik, dan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia

Para undangan, handai taulan dan hadirin yang saya hormati.

Assalamulaikum warah matullahi wabarakatuh,

Salam Sejahtera bagi kita semua,

Puji syukur dengan segala kerendahan hati kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya berupa kesehatan, kekuatan dan keselamatan sehingga kita dapat berkesempatan untuk hadir dalam forum yang sangat terhormat ini untuk melaksanakan upacara pengukuhan diri saya sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Terima kasih saya haturkan kepada Ibu, Bapak dan para undangan yang telah meluangkan waktu dan meringankan langkah untuk menghadiri peristiwa yang sangat bersejarah bagi saya dan keluarga.

Para hadirin yang saya hormati,

Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya menyampaikan pidato pengukuhan yang berkaitan dengan bidang ilmu keahlian saya, yang memiliki judul:

Aplikasi Riset Termoelektrik Pada Pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium di Indonesia

PENDAHULUAN

Judul pidato ini saya pilih karena sejak tahun 2004, grup riset perpindahan kalor dimana saya bersama mahasiswa-mahasiswa bimbingan saya mulai menekuni bidang  Ilmu Perpindahan Kalor yang berkaitan dengan aplikasi termoelektrik dan mencari ide-ide yang dapat diterapkan di bidang kedokteran khususnya, dimana Universitas Indonesia memiliki keunggulan di bidang ini. Kesadaran bahwa untuk membuat suatu keunggulan kita harus mulai berkolaborasi dengan bidang ilmu lain.

Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) berisikan tentang tujuan-tujuan kuantitatif yang harus dicapai dalam jangka waktu tertentu, terutama persoalan penanggulangan kemiskinan pada tahun 2015. Indonesia merupakan salah satu dari 189 negara penandatangan MDGs pada bulan September tahun 2000 lalu. Dimana didalamnya terdapat delapan Tujuan Pembangunan Milenium dan juga menjelaskan mengenai tujuan pembangunan manusia, yang secara langsung juga dapat memberikan dampak bagi penanggulangan kemiskinan ekstrim. Masing-masing tujuan MDGs terdiri dari target-target yang memiliki batas pencapaian minimum yang harus dicapai Indonesia pada 2015. Untuk mencapai tujuan MDGs tersebut diperlukan koordinasi, kerjasama serta komitmen dari seluruh pemangku kepentingan, utamanya pemerintah (nasional dan lokal), masyarakat sipil, media, sektor swasta dan komunitas donor serta akademisi.

Dari delapan tujuan pembangunan Milenium, mengurangi tingkat kematian anak dan meningkatkan kesehatan ibu menjadi perhatian bagi grup riset kami, karena kesehatan ibu dan anak merupakan jaminan masa depan suatu bangsa.  Di Indonesia, dari setiap 1.000 kelahiran hidup, 46 diantaranya meninggal sebelum mereka berusia 5 tahun. Menurut statistik, Angka kematian Balita (AKB) di Indonesia saat ini adalah yang tertinggi diantara Negara ASEAN lain [2]. Penyebab utama kematian adalah infeksi pernafasan akut, komplikasi kelahiran dan diare. beberapa penyakit menular seperti infeksi radang selaput otak (meningitis), typhus dan encephalitis juga cukup sering menjadi penyebab kematian bayi. Untuk menurunkan AKB akibat virus dapat dicegah dengan melakukan imunisasi yang terprogram.

Kemudian resiko kematian ibu karena proses melahirkan di Indonesia adalah 1 kematian dalam setiap 65 kelahiran. Setiap tahun diperkirakan terjadi 20.000 kematian ibu karena komplikasi sewaktu melahirkan dan selama kehamilan. Penyebab utama kematian ibu di Indonesia adalah haemorrhage, Eklampsia yang menyebabkan tekanan darah tinggi sewaktu kehamilan, komplikasi karena aborsi, infeksi dan komplikasi sewaktu melahirkan. Selain daripada itu penyakit kanker saat ini juga menghantui para ibu antara lain kanker payudara dan kanker servik, yang kasusnya semakin meningkat [3].

Lalu bagaimana ilmu perpindahan kalor dapat berkontribusi terhadap tujuan pembangunan Milenium?  Permasalahan-permasalahan apa yang dapat diselesaikan dengan ilmu perpindahan kalor?

Para hadirin yang saya hormati,

Berkaitan dengan Ilmu Perpindahan Kalor, yakni berhubungan dengan memindahkan energi kalor satu medium ke medium yang lain, terdapat dua hal yang diteliti berkaitan dengan bidang kesehatan yakni pertama mengenai pemanasan, hal ini berhubungan dengan terapi-terapi pemanasan seperti misalnya Infant Incubator, tempat penghangat bayi yang baru lahir dan ternyata peralatan ini  masih banyak diimpor dari luar negeri. Salah satu grup di Laboratorium Perpindahan Kalor dibawah bimbingan Prof. RA  Koestoer telah menelurkan produk-produk infant incubator yang sudah dapat ditemui di rumah sakit- rumah sakit di seluruh Indonesia. Hal yang kedua yakni mengenai pendinginan, yakni berkaitan dengan terapi-terapi atau peralatan-peralatan yang membutuhkan temperatur rendah atau super rendah. Sehingga pada kesempatan ini akan diuraikan mengenai bagaimana riset grup perpindahan kalor dalam mengembangkan produk kotak penyimpan vaksin dan darah serta Sistem Cryosurgery atau teknik bedah beku.

Untuk mendapatkan temperatur yang rendah dan super rendah, kalor yang ada di dalam suatu volume kontrol harus diserap atau dibuang keluar volume kontrol sehingga temperaturnya menjadi lebih rendah. Dalam hal ini, riset grup ini tidak menggunakan sistem pendinginan konvensional, akan tetapi diterapkannya efek Peltier atau Termoelektrik yang lebih ramah lingkungan. Pada gambar 1(hal 5) dapat dilihat Road Map penelitian mengenai alat-alat kesehatan berbasis termoelektrik.  Penelitian dimulai dari tahun 2004 dengan target hanya mencapai temperatur ideal untuk penyimpan vaksin yakni 5oC. Kemudian penelitian terus dikembangkan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi perpindahan kalor sehingga pada tahun 2008 temperatur yang dicapai hingga -20 oC.  Penelitian lanjutan ditargetkan hingga tahun 2011 dapat dicapai temperatur pada tingkat cryogenic dan dapat diaplikasikan pada bedah beku atau cryosurgery.

Pengalaman riset dengan termoelektrik sendiri, sebenarnya sudah saya tekuni sejak tahun 1998 di Universitaet der Bundeswehr Hamburg. Beberapa publikasi dihasilkan telah dijadikan referensi oleh peneliti-peneliti di berbagai negara antara lain: Temperature Dependence of Thermal Conductivity Enhancement for Nanofluids[1] [9], dan Experiments and Analysis for Non-Fourier Conduction in Materials with Non-Homogeneous Inner Structure[2] [10] dimana dalam publikasi tersebut, termoelektrik digunakan sebagai alat ukur termal konduktivitas, termal difusivitas dan waktu relaxation dalam waktu yang bersamaan.

Para hadirin yang saya hormati,

Sejarah Penemuan Termoelektrik

Fenomena termoelektrik pertama kali ditemukan oleh ilmuwan Jerman, Thomas Johann Seebeck pada tahun 1821. Ia menghubungkan tembaga dan besi dalam sebuah rangkaian, dimana antara kedua logam tersebut lalu diletakkan jarum kompas . Kemudian jarum kompas tersebut bergerak, ketika salah satu sisi logam tersebut dipanaskan dan sisi logam yang lainnya didinginkan. Bergerakannya  jarum kompas tersebut oleh karena perbedaan temperatur yang terjadi, menyebabkan adanya aliran listrik pada logam dan menimbulkan medan magnet. Medan magnet inilah yang menggerakkan jarum kompas. Fenomena tersebut kemudian dikenal dengan efek Seebeck, yang kemudian digunakan sebagai prinsip pengukuran temperatur dengan termokopel.

Jean Charles Peltier kemudian memiliki inspirasi untuk melihat kebalikan dari fenomena penemuan Seebeck ini. Arus listrik dialirkan pada dua buah logam yang disambungkan  dalam sebuah rangkaian, maka terjadilah beda temperatur di kedua sambungan tersebut. Penemuan yang terjadi pada tahun 1934 ini kemudian dikenal dengan efek Peltier. Efek Seebeck dan Peltier inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan teknologi termoelektrik.

Susunan Sistem Pendingin Termoelektrik

Pendingin termoelektrik memerlukan heat sink yang berfungsi untuk menyerap kalor pada sisi dingin elemen peltier maupun membuang kalor pada sisi panas peltier. Susunan dasar pendingin termoelektrik seperti pada gambar 4 hal 10.

Pada gambar 5 hal 10, menggambarkan beberapa susunan pendingin termoelektrik dengan berbagai cara perpindahan kalor baik dari media udara, cairan dan padat.

Kunci desain dari pendinginan termoelektrik adalah bagaimana menyerap atau mengalirkan kalor sebanyak-banyaknya dari sisi panas termoelektrik keluar dari sistem. Dari pengalaman penelitian yang sudah dilakukan, penggunaan heat pipe pada sisi panas menunjukkan peningkatan efisiensi thermoelektrik. Pada gambar 6 hal  11 dapat dilihat kombinasi desain thermoelektrik dan heat pipe yang dikembangkan di Lab perpindahan kalor FTUI.

Para hadirin yang saya hormati,

Aplikasi Thermoelectric Sebagai Kotak Vaksin

Masyarakat yang sehat mencerminkan bangsa yang sehat dan kuat. Kesehatan masyarakat dimulai dari usia balita. Imunisasi adalah bagian terpenting dalam membuat generasi balita kita sehat, karena dengan imunisasi pada usia balita dapat mencegah penyakit dan infeksi yang menular dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh balita. Pencegahan ini dilakukan dalam program imunisasi nasional melalui pemberian vaksin pada balita secara serentak.

Komponen utama dalam imunisasi adalah vaksin. Vaksin ini sangat rentan karena tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung dan tidak boleh dibekukan. Untuk beberapa jenis vaksin harus disimpan pada temperatur tertentu yaitu 2oC -8oC.

Diskusi dengan dokter yang bertugas di Papua diperoleh informasi, bahwa alat yang biasa digunakan dalam pendistribusian jarak jauh adalah termos es yang menggunakan icepack untuk mendinginkan vaksin. Kelemahannya adalah tidak mampu menjaga temperatur dalam kondisi konstan serta daya tahan pendinginan yang tidak terukur kepastiannya, seringkali temperatur vaksin setelah perjalanan jauh ke pedalaman di Papua, melebihi temperatur yang dipersyaratkan sehingga vaksin yang dibawa untuk melakukan imunisasi tidak dapat dipergunakan. Keterbatasan waktu pendinginan inilah merupakan kelemahan utama dalam penggunaan termos es untuk membawa vaksin.

Sehingga dibutuhkan Vaccine Carrier Box yang diharapkan mampu untuk menyimpan vaksin untuk imunisasi pada anak-anak, sehingga dengan imunisasi penyakit-penyakit infeksi seperti TBC, polio, difteri, tetanus dan lainnya yang masih berjangkit di Indonesia dapat ditekan khususnya pada lapisan masyarakat yang tinggal di pedalaman yang sulit dijangkau dan tidak tersedianya energi listrik.

Pada gambar 7  hal 17 memperlihatkan Kotak Vaksin berbasis termoeletrik dan heat pipe yang telah dikembangkan dengan sumber energinya adalah DC power supply yang berasal dari baterai atau solar cell.

Kotak vaksin yang dihasilkan telah diuji di Lab dengan hasil terlihat pada gambar 8 hal 18. Setelah pengoperasian lebih dari 1 jam, temperatur ruang vaksin mencapai temperatur terendah yakni -10oC. Pencapaian temperatur ruang vaksin sampai -10 oC, ini lebih dari cukup untuk menjaga vaksin pada temperatur yang diijinkan.

Pada gambar  9 hal 19. dapat dilihat hasil pengujian dimana dengan penambahan heat pipe pada system, tanpa energi tambahan dapat menurunkan temperatur di dalam ruang vaksin 9 oC lebih rendah, hal ini membuat kotak vaksin yang dikembangan dapat lebih hemat energi.

Para hadirin yang saya hormati,

Aplikasi Termoelektrik pada system Cryosurgery

Baru-baru ini dicanangkan Kegiatan Nasional Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara untuk menyelamatkan perempuan Indonesia dari Penyakit Kanker melalui Deteksi Dini.  Kanker payudara dan kanker leher rahim ini menyerang kaum perempuan. Berdasarkan data dari Badan Registrasi Kanker Ikatan Dokter Ahli Patologi Indonesia (IAPI), tahun 1998 di 13 rumah sakit di Indonesia kanker leher rahim menduduki peringkat pertama dari seluruh kasus kanker sebesar 17,2% diikuti kanker payudara 12,2%. [23].

Para dokter saat ini sedang terus menguji suatu cara alternatif untuk menjinakan kanker antara lain dengan menggunakan cryosurgery. Teknik Cryosurgery bukanlah teknik baru, para dokter spesialis kulit telah menggunakan cryosurgery selama bertahun-tahun untuk memusnahkan tumor kulit. Teknologi cryosurgery yang ada sekarang ini memanfaatkan sifat dari nitrogen cair untuk menurunkan temperatur hingga -50oC. Sehingga ketika sel – sel jaringan sudah mengalami frost bite maka kanker serviks dapat dengan mudah diangkat.

Beberapa kelemahan dari nitrogen cair adalah:

-         Pada kondisi temperatur ruangan, nitrogen cair cepat menguap

-         Temperatur dari nitrogen cair tidak dapat diatur sehingga sangat berbahaya ketika akan digunakan ke tubuh manusia pada kondisi tertentu

-          nitrogen cair sangat sulit dalam penyimpanan.

Berpijak dari kekurangan nitrogen cair tersebut, penelitian ini melakukan perancangan dan pengujian cryosurgery berpendingin termolektrik bertingkat. Pada gambar 11 hal 24 dapat dilihat hasil pengujian yang telah dilakukan di Lab. Perpindahan Kalor FTUI dengan menggunakan sistem termoelektrik dan heat pipe. Dengan memvariasikan temperatur air pendingin CTB disisi panas termoelektrik (0oC  – 50 oC) dapat dilihat bahwa temperatur sisi dingin termoelektrik mampu mencapai temperatur -85oC. Hasil ini memberikan peluang untuk menerapkan termoelektrik sebagai pengganti nitrogen cair untuk mendapatkan temperatur cryogenic.

Hasil penelitian mengenai karakterisasi termoelektrik bertingkat dijadikan dasar untuk merancang bangun alat cryosurgery. Pada gambar 12 hal 25 dapat dilihat rancang bangun alat cryosurgery proto 1 yang saat ini unjuk kerjanya masih dalam pengujian dalam skala laboratorium. Dalam waktu yang tidak lama lagi diharapkan alat ini sudah dapat digunakan untuk tujuan pengobatan kanker servik sehingga dapat menolong ibu-ibu yang terkena kanker ini dan dapat menurunkan angka kematian ibu. (semoga.)

Ucapan Terima Kasih

Para hadirin yang saya hormati, akhirnya perkenankanlah saya pada akhir pidato ini memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas segala karunia dan nikmat yang telah Engkau berikan kepada saya dan keluarga selama ini.

Pada kesempatan ini perkenankanlah saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Pendidikan Nasional Prof.Dr.Ir. Muhammad Nuh DEA, yang telah mengangkat saya menjadi Guru Besar Tetap pada Fakultas Teknik Universitas Indonesia, serta kepada Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri dan kepada Dewan Guru Besar Universitas Indonesia yang telah mengukuhkan saya pada hari ini dan telah berkenan menerima saya dalam lingkungan akademik yang sangat terhormat ini.

Terima kasih saya ucapkan pada Dekan FTUI- Prof.Dr.Ir. Bambang Sugiarto, MEng. Ketua Dewan Guru Besar FTUI Prof. Dr.Ir. Harry Sudibyo beserta seluruh anggota Dewan Guru Besar FTUI, dan Ketua Kelompok Ilmiah Konversi Energi Dr.Ir. M. Idrus Alhamid beserta seluruh anggota KI KE yang telah mengusulkan dan mendukung saya sehingga proses pengusulan Guru Besar ini menjadi kenyataan. Kepada Pak Firman, Pak Mulyadi, Pak Maruih, Pak Nurul dan karyawan Fakultas Teknik Universitas Indonesia terima kasih atas bantuannya. Terima Kasih saya haturkan kepada Tim Penilai Karya Ilmiah Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer (dulu pembimbing akademis, dosen, pembimbing tugas akhir, senior, dan sahabat saya dalam berbagi dan berdiskusi tidak hanya dalam hal penelitian dan akademis, namun juga hal-hal berkaitan dengan hidup, bahkan saat ini menjadi mitra bisnis dalam merealisasikan hasil penelitian menjadi produk komersial),  Dr. Harinaldi, Dr. Gandjar, Prof. Dr. Yanuar, Dr.Ir. Budihardjo dan Prof.Dr. Bambang Teguh dari BTMP-BPPT PUSPIPTEK Serpong yang telah bersedia membaca dan menilai karya ilmiah yang saya hasilkan.

Terima kasih kepada Dr.Dedi Priadi, Dr.Sigit Pranowo Hadiwardoyo, Dr. Bondan Tiara, Prof.Dr. Anondho Wijanarko, Ir.Hendri DS Budiono, Dr.Mahmud Sudibandriyo, dan Seluruh Ketua Departemen dan Sekretaris Departemen di Lingkungan FTUI yang merupakan mitra dan sahabat seiring dalam melakukan aktivitas manajerial di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Secara khusus saya menghaturkan ucapan terimakasih kepada Prof. Nakoela Soenarta (berbeda umur persis 45 tahun dengan saya) yang selalu memotivasi, membimbing, menasehati dan merekomendasikan saya untuk melanjutkan studi ke Jerman.

Terima kasih juga saya sampaikan kepada Prof.Dr.-Ing. Wilfried Roetzel yang bersedia menjadi Doktor Vater saya selama melakukan studi di Universitaet der Bundeswehr Hamburg Jerman. Prof.Dr. S.K Das yang banyak membantu riset saya di bidang Nanofluid, Prof.Dr.-Ing S Kabelac yang telah bersedia menjadi koreference buku disertasi saya.  Apresiasi dan terima kasih saya ucapkan pula kepada Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD) yang telah memberikan scholarship award untuk pendidikan Doktor Ingenieur saya dan program reinvitation untuk melakukan penelitian lanjutan di Universitaet Duisburg Essen. Tidak Lupa saya haturkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) dan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UI (prof budiarso) atas kesempatan dana penelitian bagi saya sehingga saya dapat mempublikasikan hasil penelitian di publikasi ilmiah internasional dan pengusulan paten.

Terima kasih kepada guru-guru saya di SD Budi Mulia, SMP Van Lith, SMAN 1 Jakarta serta para dosen di Jurusan Teknik Mesin FTUI yang telah mendidik saya dengan tulus.

Terima kasih pada rekan-rekan Alumni SMAN 1 Boedoet 7 Jakarta angkatan 89, rekan-rekan Palasi SMAN 1, rekan-rekan alumni Mesin 89, Alumni DAAD Indonesia dan  masyarakat Indonesia di kota Hamburg, atas segala dukungan dan  persahabatan yang terus terjalin.

Sembah sujud dan rasa terimakasih yang tidak terhingga saya tujukan kepada Ibu saya, Hj Mariyasi yang kasih sayangnya diberikan seperti tanpa batas dan kepada ayah saya H. M Djohar Syukur SH yang penuh disiplin dan dedikasi. Tanpa didikan, doa dan dukungan Ibu dan Ayah sulit dibayangkan saya dapat meraih Jabatan Guru Besar ini.  Kepada Mama Mertua Hj Huriah dan papa mertua H. Chairunas Yusuf terima kasih banyak atas segala perhatian dan dukungan selama ini. Tak lupa terima kasih pula kepada Mas Iwan dan Dik Ratih atas kekompakan dan persaudaraan, juga kepada Bayu, Mbak Dhani, Mas Wasis, Kak Lily, Lucy dan Andi atas segala perhatiannya.

Untuk istriku dr Lela Dwi Sary tercinta, terima kasih atas kesabaran, pengorbanan dan kasih sayangnya khususnya pada perjuangan saya menuntut ilmu di Jerman dan hingga mencapai jabatan guru besar ini. Ini adalah awal perjuangan kita yang baru.  Anak-anakku Sarah, Audi, Thalia dan Naura, terima kasih daddy sampaikan atas pengertian kalian selama ini dan prestasi-prestasi kalian yang membahagiakan serta membanggakan daddy dan mama.

Akhir kata saya ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para hadirin yang hadir pada upacara pengukuhan ini, semoga Allah membalas budi baik Bapak dan Ibu sekalian. Saya juga menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kekeliruan dan kekhilafan dalam pidato pengukuhan saya ini. Terima kasih. Wabillahi Taufik Wal Hidayah, Wassalamualikum Warahmatullahi Wabaraktuh.

Publikasi :

Jurnal International

  1. Nandy Putra, Design, Manufacturing and Testing of a Portable Vaccine Carrier Box Employing Thermoelectric Module and Heat Pipe, Journal of Medical Engineering and Technology Vol 33 issue 3, 2009 pp. 232-237.
  2. Nandy Putra, W. Roetzel, Sarit K.Das, Natural Convection of Nano-Fluids,  Journal Heat and Mass Transfer, Vol.39, Numbers 8-9, 2003, pp. 775-784.

(dikutip oleh 88 penulis versi www.scholar.google.com , 13 Desember 2009)

  1. Sarit K Das, Nandy Putra, Wilfried Roetzel, Pool Boiling of Nano-Fluids on Horizontal Narrow Tubes,  Intl. Journal of Multiphase Flow, 29, 2003, pp. 1237 – 1247.

(dikutip oleh 56 penulis versi www.scholar.google.com , 13 Desember 2009)

  1. Sarit K. Das, Nandy Putra, Peter Thiesen, W.Roetzel, Temperature Dependence of Thermal Conductivity Enhancement for Nanofluids, ASME Journal Heat Transfer Vol. 125, 2003, pp. 567- 574.

(dikutip oleh 259 penulis versi www.scholar.google.com , 13 Desember 2009)

  1. Wilfried Roetzel, Nandy Putra, Sarit K.Das, Experiments and Analysis for Non-Fourier Conduction in Materials with Non-Homogeneous  Inner Structure, International Journal of Thermal Sciences, 42, 2003 pp. 541-552

(dikutip oleh 19 penulis versi www.scholar.google.com , 13 Desember 2009)

  1. Das SK, Nandy Putra, Kabelac S, An Experimental Investigation of Pool Boiling on Narrow Horizontal Tubes, Experimental Heat Transfer, 17, 2004, pp 131-146

(dikutip oleh 1 penulis versi www.scholar.google.com , 13 Desember 2009)

  1. Sarit  K. Das, Nandy Putra, Wilfried Roetzel, Pool Boiling Characteristic of Nanofluids, Int. Journal of  Heat and Mass Transfer  46, 2003, pp. 851-862

(dikutip oleh 173 penulis versi www.scholar.google.com , 13 Desember 2009)

Seminar International

  1. Nandy Putra, RA Koestoer, M Adhitya, R M Agizna, Ricky F Gazali, Development of Thermoelectric Generator Utilization Waste Heat from Combustion Engine, The 11th International Conference Quality in Research 2004, 4-6 Agustus 2009. Universitas Indonesia, Jakarta Indonesia.
  2. Nandy Putra, Luky Christian, Dwi Ananto Pramudyo, Effectiveness Of Plate Heat Exchanger On Split Air Conditioning Water Heater System, The 11th International Conference Quality in Research 2004, 4-6 Agustus 2009. Universitas Indonesia, Jakarta Indonesia.
  3. Nandy Putra, Syahrial Maulana, Heat transfer enhancement of nanofluids in car radiator, The 7th JSME-KSME Thermal Fluids Engineering Conference, Sapporo 4-6 October 2008, Japan
  4. Nandy Putra, Heat Transfer of Nanofluids in Double Pipe Heat Exchanger, The Eighteenth International Symposium on Transport Phenomena, 27-30 August 2007, Daejeon Korea.
  5. Nandy Putra, Hiban Hardanu, Parlin Adi Sugiarto, Ferdiansyah, The Development Of Portable Blood Carrier by Using Thermoelectrics and Heat Pipes, 10th Quality in Research, 4-6 Dec 2007, FTUI Jakarta.
  6. Nandy Putra, P.M.A. Suryawan, V Harcya, Danardono, Development and Characterization of a Convection Heat Transfer Coefficient Apparatus, The 7th International Conference Quality in Research 2004, 4-5 Agustus 2004. Universitas Indonesia, Jakarta Indonesia.
  7. Nandy Putra, A Suryawijayanto, Y Tanuwijaya, II Hakim, The Measurement of Heat Transfer Coefficient of Nanofluids with Plate Heat Exchanger, The 7th International Conference Quality in Research 2004, 4-5 Agustus 2004. Universitas Indonesia, Jakarta Indonesia.
  8. Nandy Putra, Imansyah, H Noviandra, R Adiprana, Measurement of Heat Transfer Coefficient of Ice Slurry with Plate Heat Excahnger, The 7th International Conference Quality in Research 2004, 4-5 Agustus 2004. Universitas Indonesia, Jakarta Indonesia.
  9. Sarit K Das, Nandy Putra, Wilfried Roetzel, Pool Boiling of Nano-Fluids on Horizontal Narrow Tubes,IIR Conference Commission B1: Thermophysical Properties and Transfer Processes, October 3-5, 2001, Paderborn, Germany.
  10. Nandy Putra, Hamdy, Wanda A Akbar, Measurement of effective thermal conductivity of cereal by using transient hot wire method, The International Conference on Fluid and Thermal Energy Conversion 2003, Dec.7-11, 2003, Bali Indonesia.
  11. Nandy Putra, Volume Concentration and Temperature Dependence of Thermal Diffusivity of Fluid Containing Al2O3 Nanoparticles, 21st Conference of the Asean Federation of Engineering Organizations (CAFEO-21), Yogyakarta, Indonesia 22-23 October 2003.
  12. Nandy Putra, Mathematical Analysis of Temperature Oscillation on Semi-Infinite Body for determination of the thermo physical properties of material, Proceedings of 5th Indonesian Student’s Scientific Meeting: pp. 361-364 2000, ISSN 0855-8692, October 6th-7th, 2000, Paris, France.
  13. Nandy Putra, Danardono AS., Mathematical Analysis of Angstrom Methods on Semi-Infinite Body and Its experimental application for determination of the thermophysical properties of material, Proceedings of the 2000 FTUI Seminar Quality in Research, ISSN 1411-1284, August 30-31,  2000, Jakarta.
  14. Nandy Putra, W Roetzel, R.A. Koestoer, Simultaneous measurement of thermal diffusivity and thermal conductivity coefficient  of wood using temperature oscillation method, International Conference on Fluid and thermal energy conversion, July 2-6. 2000, Bandung, Indonesian
  15. R.A. Koestoer, Nandy S, 1997, Heat Transfer Coefficient and dropwise condensation on Vertical Condenser, Fluid and Thermal Energy Conversion 1997, July 21 – 24 1997, Yogyakarta Indonesia.
  16. R.A. Koestoer, Nandy S, Heat Transfer Correlation for combination R11, R123 and Water in Nucleate Pool Boiling Region with a Copper Heater, Fluid and Thermal Energy Conversion 1997, July 21 – 24 1997, Yogyakarta Indonesia
  17. RA Koestoer, Nandy S, Imansyah, Determination of Thermal fully Developed Region of Flow In Tube Using Experimental Method, The 14th  Conference of ASEAN Federation of Engineering Organisation, November 25-27, 1996, Malaysia.
  18. RA. Koestoer, Architrandi, Nandy Setiadi, Visualisation of Bubble Growth in Nucleate Pool Boiling of Water with Copper Heater, Regional Symposium Of Chemical Engineers 7 – 9 October 1996, Jakarta – Indonesia
  19. RA. Koestoer, S Nandy , IH Imansyah, Thermodynamic Analysis of A Cogeneration System From An Energy Conservation  Perspective, TIEES – 96 First Ttabzon  International  Energy  and  Environment Symposium, July 29 – 31, 1996, Trabzon-Turkey.
  20. RA Koestoer,M. Edwin,  Nandy  SetiadiHeat Transfer In  Nucleate Pool Boiling Region With Experimental Combination R11, R123 Versus  Copper, 9th International Symposium on Transport Phenomena in Thermal – Fluid  Engineering (ISTP 9),  25- 28  Juni 1996, Singapore
  21. Imansyah, RA Koestoer, Nandy S, Thermal Conductivity Measurement of the Local Material to Conserve Building Energy, The        13th  Conference of ASEAN Federation of Engineering Organisation, October 8-11, 1995, Bandung-Indonesia.
  22. RA Koestoer, Edwin Legi, Nandy SetiadiIsothermal  Curve Determination  In Water  To Air Concentric Tube Exchanger Using Finite Difference Method, ASME Computer Conference September 1995, BOSTON USA .

Jurnal Nasional

  1. Nandy Putra, RA Koestoer, M Adhitya, Ardian Roekettino, dan Bayu Trianto, Potensi pembangkit daya termoelektrik untuk kendaraan hybrid, Jurnal Makara, Seri Teknologi, Volume 13 No.2 November 2009 ISSN 1693-6698
  2. Danardono AS, Nandy S. Putra, Haolia Rahman, Budiman Bela, Penggunaan Modul Termoelektrik pada Proses Agarose Gel Electrophoresis untuk Mempercepat Pemisahan Fragmen Asam Nukleat ( DNA ) Jurnal Teknologi Edisi No.4 Tahun XXII, Desember 2008, ISSN: 0215-1685
  3. Nandy Putra, Nasruddin, Handi, Agus LMS, Kajian Eksperimen pada Split Air Conditioning Water Heater dengan Alat Penukar Kalor Tipe Plat untuk penyediaan air panas di Apartemen,  Jurnal Teknologi, edisi No. 4 Tahun XXI, Desember 2007 ISSN 0215-1685.
  4. Nandy Putra, Aziz Oktianto, Idam B, Fery Y, Penggunaan Heatsink Fan sebagai pendingin sisi panas Elemen Peltier Pada Pengembangan Vaccine carrier, Jurnal Teknologi, edisi No. 1 Tahun XXI, Maret 2007 ISSN 0215-1685.
  5. Imansyah, Nandy P, Burhanudin, Studi Experimen Elemen Peltier untuk Pendingin Power IC pada Mini Kompo, Jurnal Teknologi, edisi No. 1 Tahun XXI, Maret 2007 ISSN 0215-1685.
  6. Nandy Putra, Syahrial Maulana, Danardono AS, RA Koestoer, Pengukuran Koefisien Perpindahan kalor konveksi Fluida Air bersuspensi Nano Partikel (Al2O3) pada Fintube Heat Exchanger, Jurnal Teknologi, Edisi No2. Tahun XIX, Juni 2005, ISSN 0215-1685
  7. Nandy Putra, Fred S. Noviar, Hery Wijaya, RA. Koestoer, Kenaikan Koefisien Perpindahan Kalor Kondensasi Film Pada Kondenser Silinder Vertikal Dengan Nanofluida Al2O3 – Air sebagai Fluida Pendingin, Jurnal Teknologi, Edisi No1. Tahun XIX, Maret 2005, ISSN 0215-1685
  8. Nandy Putra, R Ferky, RA Koestoer, Peningkatan Koefisien Perpindahan kalor Konveksi dari Nanofluida Al2O3-Air, Jurnal Teknologi, Edisi No 2. Tahun XVIII, Juni 2004.
  9. Nandy Putra, Pengujian Eksperimen Didih Kolam Pada Pipa Pemanas Horizontal Berdiameter Kecil dengan Air sebagai Fluida Kerja, Jurnal Teknologi, Edisi No1. Tahun XVIII, Maret 2004.
  10. Nandy Putra, Danandono AS, RA. Koetoer, Yanuar, Konduksi Kalor Hiperbolik : Menentukan Nilai Thermal Diffusivitas, Waktu Thermal Relaksai dan Thermal Konduktivitas menggunakan Temperatur Osilasi, Jurnal Teknologi. Edisi No.1 Tahun XV, Maret 2001, Hal. 26-34.
  11. Nandy Putra, RA. Koestoer, Danardono AS., Pengukuran Koefisien Thermal Diffusivity dan Konduktivitas Kayu menggunakan Methode Temperatur Osilasi, Jurnal Teknologi. Edisi No.4 Tahun XIII, Desember 1999, Hal. 359-364.

Seminar nasional

  1. Nandy Putra, Ferdiansyah Nurudin, Ricky FG, Agizna A., Pemanfaatan Panas Buang Motor Bakar untuk Produksi Hidrogen Berbasis Pembangkit Termoelektrik, Seminar Nasional Kluster Riset Teknik Mesin 2009, Solo, Universitas Sebelas Maret Surakarta,
  2. Nandy Putra, Ferdiyansyah, Pengujian Kemampuan Pendinginan Prototipe Kotak Sampel Darah Berbasis Thermoelektrik dan Heat Pipe, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin 8, 2009, Semarang, Universitas Diponegoro, 10-14 Agustus 2009, ISBN 979 97726-8-0
  3. Nandy Putra, Nasruddin, Handi, Agus LMS, Sistem Air Conditioner Water Heater dengan Tiga Alat Penukar Kalor Tipe Koil disusun Seri, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin 6, 2007, Banda Aceh, Universitas Syah Kuala, 20-22 Nopember 2007, ISBN 979 97726-8-0
  4. Nandy Putra, Penerapan Sel Surya sebagai sumber energi alternatif pada kotak vaksin untuk daerah pedalaman, Seminar Nasional Mesin dan Industri III, September 2007, Univ Tarumanegara.
  5. Nandy Putra, Nasruddin, Angga Permana, I Made Arya Jatmika, Rancang Bangun dan Karakterisasi Ice Slurry Generator, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin V, Universitas Indonesia, 21-23 November 2006, ISBN 979-977726-8-0.
  6. Nandy Putra, Axel Hidayat, Pengembangan Alat Uji Kualitas dan Karakteristik Elemen Peltier, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin V, Universitas Indonesia, 21-23 November 2006, ISBN 979-977726-8-0.
  7. Nandy Putra, Rita Maria Veranika, Danardono AS, Perancangan dan Pengembangan Produk Kotak Vaksin untuk daerah Pedalaman, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin V, Universitas Indonesia, 21-23 November 2006, ISBN 979-977726-8-0.
  8. Nandy Putra, Amry D Hidayat, Nasruddin, Karakteristik Unjuk Kerja Penukar kalor Double Shell pada sistem aur conditioniner Water Heater, Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri   Universitas Gajah Mada Yogyakarta, 27 Juni 2006. ISBN 979-99266-1-0
  9. Nandy Putra, Uji Unjuk Kerja Kotak Vaksin berbasis Elemen Peltier Ganda, Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri   Universitas Gajah Mada Yogyakarta, 27 Juni 2006. ISBN 979-99266-1-0
  10. Nandy Putra, Dian Mardiana, Muliyanto, Kinerja Alat Penukar Kalor pada Air Conditoner Water Heater, Prosiding Seminar Nasional Efisiensi dan Konservasi Energi (FISERGI) 2005, 12 Desember 2005, ISSN 1907-0063, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia.
  11. Nandy Putra, Haryo Tedjo, RA Koestoer, Pemanfaatan Elemen Peltier Bertingkat dua pada aplikasi Kotak Vaksin, Prosiding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin IV, 21-22 November 2005, ISBN 979-97158-0-6, Universitas Udayana, Bali, Indonesia.
  12. Nandy Putra, Syahrial Maulana, Danardono AS, Menentukan Koefisien Perpindahan Kalor Menentukan Koefisien Perpindahan Kalor Konveksi Paksa dengan Menggunakan Metode Wilson Plot , Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri    Universitas Gajah Mada Yogyakarta, 25 Mei 2005. ISBN 979-99266-1-0
  13. Nandy Putra, Tri Jayadi, RA Koestoer, Perbandingan Koefisien Perpindahan Kalor Kondensasi Tetes Pada Plat Kondenser Permukaan Rata dan Beralur, Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri    Universitas Gajah Mada Yogyakarta, 25 Mei 2005. ISBN 979-99266-1-0
  14. Nandy Putra, Pattas P. Siregar, RA Koestoer, Pengembangan “VACCINE CARRIER” dengan memanfaatkan efek Peltier, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin III, 6-7 Desember 2004, ISBN 979-97158-0-6, Universitas Hasannudin Makasar Indonesia
  15. Raldi Artono Koestoer, Nandy Putra, Iwan Setyawan,  Perpindahan Kalor Konveksi Paksa dari Nanofluida pada Pipa Horizontal dengan Fluks Kalor Konstan, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin III, 6-7 Desember 2004, ISBN 979-97158-0-6, Universitas Hasannudin Makasar Indonesia

16.  Rezza Prayogi, Nandy Putra, Gandjar Kiswanto, Pengembangan Perangkat Lunak Disain Termal Indirect Evaporative Cooler dan Air Cooled Heat Exchanger , Seminar Nasional Teknologi & Aplikasi Piping Engineering, 9 September 2004, ISBN : 979-98888-0-8, KPTU Fak Teknik UGM, Yogyakarta, Indonesia

  1. Nandy Putra, Adhi Saputra, Fiqi Tresandhi, Pengukuran konduktivitas kalor batubara dengan metode Line – Source Technique Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin 2003, 15-16 Desember 2003, Universitas Andalas, Padang Indonesia.
  2. Nandy Putra,  Menentukan Koefisien Perpindahan Kalor Konveksi dari Nanofluida dengan korelasi Dittus Boelter, Seminar Nasional Perkembangan Riset dan Teknologi di Bidang Industri    Universitas Gajah Mada Yogyakarta, 13 Mei 2003.
  3. Nandy Putra, Pengukuran sifat-sifat termal dari nano fluida Al2O3-air dan CuO air, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin 2002, October 2002, ITS Surabaya.

PATENT :

2008 Pendaftaran Paten : Alat Pendingin Vaksin Portabel dan Hemat Energi (P00200800380)

2009 Pendaftaran Paten : Alat Bedah Beku Ringkas dan Praktis (P00200900500)

Buku :

1        RA. Koestoer, Nandy Putra, 2004, Fenomena Pendidihan, Departemen Teknik Mesin,Jakarta, ISBN : 979-97726-3-X

2        Nandy Putra, Heat Transfer in Dispersed Media, 2002, Shaker Verlag, Aachen Germany, ISBN : 3-8322-0429-6

3        RA. Koestoer, Nandy Putra, Dewi R, Perpindahan Kalor secara Radiasi, 1998, FTUI, Jakarta, ISBN : 979-8427-07-6

4        RA.Koestoer, Yulianto SN, Iwan Masri, Martino, Nandy, Studi tentang Batubara Indonesia, Potensi, Teknologi, dan Prospek Pemanfaatannya, FTUI, Jakarta, ISBN 979-8427-04-1


[1] Dikutip oleh  259 penulis (versi www.scholar.google.com tgl 13 Desember 2009) dan most downloaded paper di ASME Journal Heat Transfer.

[2] Dikutip oleh 19 penulis (versi www.scholar.google.com tgl 13 Desember 2009)

About these ads

Satu tanggapan

  1. Saya sangat terkesan dengan penelitian Pak Nandy, kebetulan saya banyak bergerak dalam bidang pendinginan, yang selama ini saya pakai banyak bergelut dalam sistem kompresi uap saja, saya sangat tertarik dalam bidang thermoelektrik.
    Yang jadi pertanyaan saya selama ini adalah sulitnya mendapatkan Chip termoelektrik tersebut.
    Apakah sudah ada pengembangan atau produsen chip tersebut di negara kita?
    Ataukah kita masih mengimpor chip tersebut.

    Mohon petunjukknya pak.

    Terima kasih

    LamHot

Leave a Reply (boleh kasi komentar)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s