Jaman dulunya Rocker terkenal, dekat dengan pesta hura-huranya orang muda. Dan seperti biasanya, temannya pesta itu… Ya Narkoba, walaupun bahasanya dan barangnya agak beda dengan yang sekarang. Dulu dibilang bo’at, semua mahfum barang apa itu adanya. Bangun Sugito sangat terkenal sebagai penyanyi band the Rollies dari Bandung. Dengan rambut kribonya, menyanyi dengan lincah dan urakan diatas panggung.
Hijrah
Itulah tepatnya sebuah kata dalam arti non-fisik untuk menunjukkan perubahan lifestyle dari satu style ke style yang lain yang sangat berbeda satu dengan lainnya. Dari musik hingar bingar dan kehidupan tak karuan Gito sejak 1994 berubah total. Menjadi orang yang soleh, solat lima waktu tak pernah putus. Kemudian juga berdakwah kemana-mana, mengajak umat hidup di jalan Allah.
Untuk mengenangnya, sebuah lagu the Rollies dulu judulnya -Kau yang Kusayang- sekarang dibawakan lagi oleh Gito bersama Arman Maulana dari band Gigi dengan judul -Cinta yan tulus-, dengan mengganti satu kalimat. Dulu ceritanya tentang Cinta muda-mudi tapi sekarang tentang cinta kepada Tuhan. Syair yang lebih cocok untuk Gito diakhir hidupnya. Kata pengarangnya memang dulu juga tujuannya itu. Demikian menurut berita TV.
Mari kita coba lagu itu dalam alunan gitar, coba di klik:
Remy Silado dalam kata akhirnya di Kompas 2 Maret 2008 menulis: "Saya percaya dia wafat di tangan Tuhan. Maka Innalillahi wainnailaihi rojiun."
Lebak Bulus - Raldi A. Koestoer - 02 Mar 08.-